Kepala Desa Soreang Hendra, Datangi Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Soreang, Yang Mengakibatkan Banjir Menerjang Warga

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Soreang, Hendra, bersama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RW, dan tokoh masyarakat, langsung menggeruduk proyek Pembangunan Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Kampung Cipetir RW 15. Tindakan ini diambil setelah muncul laporan serius terkait banjir yang menyerang warga akibat proyek SR yang telah berjalan beberapa minggu lalu.

Dampak banjir terswbut yang mengkhawatirkan menyerang warga RT 03 RW 14 dan RW 15 Kampung Bandawa serta Cipetir. Para ketua RW 14 dan RW 15 kemudian melaporkan langsung ke kepala desa bapak Hendra, bahwa sebelum proyek tersebut dimulai, belom pernah terjadi banjir yang sampai ke rumah . Namun, sejak adanya proyek beroperasi, setiap kali hujan deras, rumah-rumah warga menjadi terendam banjir.

Berangkat dari laporan warga tersebut, Kades Hendra langsung mengumpulkan aparatur desa, tokoh masyarakat, dan para ketua RW/Rt untuk langsung mendatangi lokasi proyek. Di sana, dia juga mengakui ketidaktahuan tentang keadaan proyek pembangunan SR ini sudah berjalan. “Surat pemberitahuan ada beberapa minggu lalu yang diserahkan Pak RW 14, tapi saya tidak tahu keadaan proyeknya sudah seperti ini,” ungkapnya.

Kades Hendra pun menyampaikan bahwa keluhan warga masyarakat yang terdampak banjir akibat adanya proyek tersebut kepada Dani yang selaku penanggungjawab dari pelaksana proyek tersebut, ” mohon maaf Pak Dani saya datang bersama warga mau sampaikan keluhan warga yang ada di RW 14 dan RW 15 Bandawa yang mengeluhkan rumahnya trrdampak banjir,karena katanya sebelum proyek ini ada rumahnya tidak pernah kebanjiran,maka dari itu saya mohon agar menjadi bahan evaluasi dari pihak pelaksana proyek”,katanya.

Lebih lanjut, Kades Hendra juga menegaskan bahwa perizinan proyek bukan ranah kewenangannya, namun menekankan pentingnya koordinasi awal. “Pihak pelaksana seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparatur setempat dan mensosialisasikan proyek,” katanya. Tujuannya adalah agar masyarakat dan pelaksana dapat memahami dampak lingkungan yang mungkin terjadi, serta melakukan antisipasi dan minimalisasi sejak awal.

Selama kunjungan pemerintahan desa dan para tokoh, masyagakat, Dani juga selaku penanggungjawab pihak ketiga menyampaikan bahwa kasus banjir akan menjadi perhatian utama. “Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencari solusi agar proyek dapat dilaksanakan tanpa dampak lingkungan seperti yang diminta Kades Hendra,” jelas Dani.

 

Yans

Wamendagri Wiyagus Imbau Pemda Lakukan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi Basah

Jakarta – YUTELNEWS com|| Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengimbau seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk segera melakukan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana hidrometeorologi basah. Wiyagus menilai, kesadaran mitigasi merupakan upaya proaktif yang dapat dilakukan masyarakat dan Pemda untuk mengurangi dampak serta kerugian akibat bencana.

“Antisipasi bencana hidrometeorologi basah di daerah, tadi sudah dijelaskan oleh Kepala BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) secara detail, ini tolong benar-benar dipedomani oleh seluruh kepala daerah dan diikuti detik per detik bila perlu, karena ini dinamikanya sangat cepat sekali,” katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Basah yang berlangsung secara virtual dari Jakarta, Senin (29/12/2025).

Wiyagus menegaskan, guna mengantisipasi dampak bencana alam dalam eskalasi besar, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian juga telah menginstruksikan beberapa langkah kebijakan bagi Pemda. Langkah itu di antaranya kepala daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diminta melakukan apel siaga bencana melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan stakeholder seperti Palang Merah Indonesia (PMI) agar penanganan dapat berlangsung cepat jika terjadi bencana.

Selain itu, Pemda yang curah hujannya cukup tinggi diminta segera mendata dan memitigasi wilayah-wilayah yang rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. “Masyarakat yang ada di daerah rawan banjir, longsor, agar direlokasi sejak awal, tidak menunggu terjadi bencana, ini penting,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wiyagus, Pemda diharapkan dapat melakukan pencegahan dini untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Kepala daerah juga perlu menyosialisasikan, mengedukasi, serta melakukan simulasi tanggap bencana guna meningkatkan respons masyarakat. Kemudian menentukan langkah-langkah kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.

“Beliau (Mendagri) menekankan bahwa rentetan kejadian ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh jajaran pemerintahan daerah sehingga kita tidak mendadak,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wiyagus mengimbau kepala daerah agar menyiapkan logistik dan peralatan yang memadai untuk mendukung layanan penanggulangan bencana. Kepala daerah juga harus melakukan pemantauan secara cermat dan berkelanjutan untuk mengetahui situasi terkini.

“Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ini sangat intens menginformasikan situasi terkini terkait dengan perubahan cuaca. Jangan lupa, segera disosialisasikan dan disebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat dengan menggunakan media elektronik,” jelasnya.

Terakhir, kepala daerah diharapkan agar melakukan pemantauan dan perbaikan infrastruktur serta normalisasi sungai sebagai upaya pengendalian banjir dan tanah longsor. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) yang tidak pernah lelah, untuk mengingatkan kita semua agar bisa mengantisipasi dan melakukan penanggulangan jika bencana itu benar terjadi,” pungkasnya.

Rapat tersebut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Menko PMK Pratikno, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta sejumlah kepala daerah.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Kapolda Jabar : Kamtibmas Sepanjang Tahun 2025 Dinilai Tetap Kondusif.

Bandung – YUTELNEWS com|| Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat sepanjang tahun 2025 dinilai tetap kondusif. Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam paparan evaluasi akhir tahun Polda Jabar, Senin (29/12/2025)

Kapolda Jabar menyebut stabilitas keamanan dapat terjaga meski Jawa Barat menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting.

“Secara umum situasi kamtibmas Jawa Barat masih terkendali dan kondusif,” kata Rudi dalam keterangannya. Ia menegaskan Polri terus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini.

Data Polda Jabar mencatat jumlah tindak pidana sepanjang 2025 mencapai 38.520 perkara. Angka tersebut naik sekitar dua persen dibandingkan tahun 2024.

Kapolda Jabar menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dikendalikan. “Kenaikan ini lebih banyak disumbang kejahatan konvensional,” ujarnya.

Rudi menjelaskan kejahatan konvensional seperti pencurian dan penganiayaan masih mendominasi laporan masyarakat. Namun demikian, kejahatan transnasional justru mengalami penurunan signifikan.

Sepanjang 2025, Polda Jabar hanya mencatat 12 perkara kejahatan transnasional. Jumlah tersebut menurun jauh dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolda Jabar menyebut penurunan itu mencerminkan efektivitas penguatan pengawasan wilayah dan kerja sama lintas sektor. Ia menilai langkah tersebut perlu terus diperkuat.

Selain itu, kejahatan yang berimplikasi kontinjensi juga menunjukkan tren penurunan. Kondisi tersebut menandakan stabilitas sosial di Jawa Barat relatif terjaga.

“Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutup Kapolda Jabar.

Bandung, 30 Desember 2025

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar.

Yans.

Kang DS Komitmen Perkuat Kaderisasi Ulama Desa untuk Pemulasaraan Jenazah yang Layak

KAB. BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali mempertegas komitmennya dalam penguatan kapasitas ulama dan masyarakat melalui program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa. Program ini diadakan di Pondok Pesantren Al Huda, Cicalengka, Selasa (30/12/2025) dan dihadiri oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, Camat Cicalengka, serta Ketua MUI Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini mengutamakan pelatihan pemulasaraan jenazah yang bertujuan untuk memastikan agar setiap desa di Kabupaten Bandung memiliki kader yang terlatih dalam mengurus jenazah warganya. Hal ini menjadi sangat penting mengingat pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan mendasar yang pasti dibutuhkan oleh seluruh penduduk, baik laki-laki maupun perempuan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menjelaskan bahwa pemahaman tentang pemulasaraan jenazah ini telah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak di Kabupaten Bandung.

“Berdasarkan data, dalam 1.000 jiwa populasi rata-rata ada 3-4 orang yang meninggal per tahun. Jika di sebuah desa yang memiliki populasi sekitar 10.000 jiwa maka ada sekitar 30 hingga 40 jenazah yang harus dipulasara setiap tahunnya, sedangkan kader yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemulasaraan jenazah sangat terbatas. Tentu ini akan menjadi masalah besar. Oleh sebab itu, MUI Desa memainkan peran penting dalam memastikan pelatihan ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Bandung, Kang DS menyampaikan bahwa program ini berakar dari pengalaman pribadinya ketika menjabat sebagai kepala desa. Saat itu, ia menyaksikan langsung sebuah tragedi ketika seorang warganya meninggal dunia dan tidak memiliki kemampuan finansial untuk membeli kain kafan. Insiden ini menjadi titik balik yang mengilhami Kang DS agar memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan dengan menyediakan kader terlatih di setiap desa.

“Kejadian itu membuat saya bertekad untuk memastikan bahwa setiap desa memiliki kader yang mampu mengurus jenazah. Ini bukan hanya urusan bapak-bapak, tapi juga ibu-ibu karena pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan bersama yang harus dipenuhi,” jelas Kang DS

Sejak diluncurkan pada November lalu, program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini telah melibatkan 4.886 peserta yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bandung. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, sekaligus memperkuat pengetahuan keagamaan setiap kader agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kang DS juga menegaskan bahwa Pemkab Bandung akan terus berkomitmen untuk mendukung program ini meskipun anggaran daerah mengalami penurunan.

“Kami berkomitmen agar dukungan pemerintah untuk insentif guru ngaji dan kegiatan keagamaan tidak akan berkurang meskipun tahun depan dana transfer ke daerah (TKD) kita berkurang hampir 1 triliun, tapi doakan juga agar pendapatan asli daerah (PAD) kita tahun depan bisa naik sebab alokasi dana kegiatan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh PAD Kabupaten Bandung,” jelas Kang DS.

Kang DS juga mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama di masjid-masjid dan menghindari perayaan yang hanya bersifat hura-hura.

“Lebih baik kita mengisi malam tahun baru dengan doa bersama dan ceramah yang menyejukkan, daripada kegiatan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.

Kegiatan roadshow Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini merupakan tindak lanjut dari program serupa yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah sebelumnya, termasuk di Gedung Ormas Islam dan Pesantren Al Ihsan Baleendah. Acara di Cicalengka ini juga menjadi bukti keseriusan Pemkab Bandung dan MUI dalam membekali kader ulama di tingkat desa, memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Bandung dapat menerima pemulasaraan jenazah yang layak sesuai dengan ajaran Islam.

 

 

Yans

Wujud Nyata Kepedulian Kang DS, Lakukan Kunjungan Ke Satuan Pendidikan Baik Tingkat SD maupun SMP

Kab.Bandung – YUTELNEWS com||Wujud nyata kepedulian dan Perhatian Bupati Bandung Dadang Supriatna, saat ini tengah melakukan Road Show ke seluruh wilayah dan Rayon satuan Pendidikan yang ada di Kabupaten Bandung.

” Untuk pertama kalinya Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung singgah di SDN Sapan 1 dan 2 Kecamatan Bojongsoang, “.

Kali ini Kang DS melakukan kunjungan kerjanya di Wilayah Soreang dan Rayon 3 SMP, dengan mengambil tempat di SMP 1 Soreang Kabupaten Bandung.

Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya penanaman karakter sejak usia dini sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045. Pesan tersebut disampaikannya dalam kunjungan kerja sekaligus deklarasi moral pada kegiatan evaluasi proses pembelajaran tiga muatan lokal di Kabupaten Bandung, yang berlangsung di SMP Negeri 1 Soreang, Selasa (30/12/2025).

Bagi Kang DS, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan ruang pembentukan manusia seutuhnya. Ia menekankan bahwa pendidikan dasar merupakan fase paling menentukan, karena pada masa inilah anak-anak mulai mengenal nilai, rasa aman, serta makna dihargai sebagai manusia.

“Apa yang dialami anak di pendidikan dasar akan membekas hingga dewasa. Pendidikan menengah dan atas hanyalah pengembangan dari fondasi yang telah dibangun sejak awal,” ujar Kang DS.

Berangkat dari keyakinan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung secara konsisten memperkuat pendidikan 3 muatan lokal yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, budaya, dan spiritualitas. Tiga pilar utama yang terus dikembangkan meliputi pendidikan moral Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, pelestarian budaya dan bahasa Sunda, serta penguatan pendidikan keagamaan melalui pembiasaan mengaji dan menghafal Al-Qur’an.

Komitmen tersebut, lanjut Kang DS, akan diperkuat melalui kebijakan baru mulai tahun 2026. Kepala sekolah dan guru diwajibkan hadir lebih awal sebelum siswa datang, bukan semata untuk mengawasi, tetapi untuk menyambut. Melalui budaya 3S yaitu Sapa, Senyum, dan Salam, sekolah diharapkan menjadi ruang yang ramah, aman, dan penuh empati.

“Kita ingin anak-anak merasa disambut, bukan dihakimi. Ketika mereka merasa diperhatikan dan disayangi, potensi perundungan dan kenakalan bisa ditekan secara alami,” tuturnya.

Menurut Kang DS, pendekatan persuasif dan humanis jauh lebih efektif dalam membangun karakter dibandingkan pendekatan yang semata-mata bersifat represif. Nilai-nilai yang dibiasakan di sekolah diyakini akan tumbuh menjadi kebiasaan hidup yang terbawa hingga ke rumah dan lingkungan sosial anak.

Dalam kesempatan itu, Kang DS juga menyinggung hasil survei Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menunjukkan bahwa capaian kemampuan membaca Al-Qur’an di Kabupaten Bandung masih berada di angka 23 persen. Temuan tersebut menjadi bahan refleksi sekaligus pemicu untuk melakukan perbaikan secara sistematis.

Menurut survei UPI anak anak siswa sekolah kabupaten Bandung dalam hal pengetahuan ilmu Al Qur’an baru mencapai 23 persen kata dalam tiga kategori, mulai dari yang baru mengenal Iqra, yang telah lancar membaca Al-Qur’an, hingga yang sudah menghafal.

Dengan hasil survei tersebut yang mayoritas penduduk kabupaten Bandung beragama Islam. Tentunya kami pemerintah daerah menargetkan sedikitnya mencapai 80 persen anak-anak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, bahkan memahami maknanya.

“Ini bukan sekadar soal kemampuan membaca, tetapi tentang membangun akhlak, ketenangan batin, dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Pemkab Bandung akan terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia guna merumuskan langkah-langkah strategis berbasis kajian akademik. Seluruh kebijakan ini dirancang untuk mulai diterapkan secara menyeluruh pada 2026 sebagai bagian dari ikhtiar jangka panjang membentuk generasi yang berkarakter, berbudaya, dan berakhlak mulia.

Kang DS menyampaikan harapan yang mendalam agar dunia pendidikan di Kabupaten Bandung benar-benar menjadi ruang yang memanusiakan anak. Ia optimistis, pendidikan yang dibangun dengan keteladanan, kehangatan, dan nilai-nilai moral yang kuat akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.

“Jika sekolah mampu menghadirkan rasa aman, kasih sayang, dan nilai-nilai kebaikan sejak dini, maka kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang tangguh. Dari ruang-ruang kelas inilah, Indonesia Emas 2045 kita bangun bersama,” ***

Yans.

Ketua Rw 03 Palasari Gunawan, Cetak Sejarah Baru, Resmikan Kantor Rw Yang Di Idamkan Masyarakat Selama-Lama.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Ketua RW 03 Palasari Gunawan mencatat momen bersejarah ketika kantor RW yang telah lama diidamkan warga akhirnya secara resmi diresmikan. ” Acara yang diisi dengan semangat kebanggaan dan kegembiraan seluruh warga ini menjadi bukti kerja keras bersama antara aparat RW, tokoh masyarakat, dan warga setempat dalam mewujudkan harapan bersama untuk fasilitas publik yang lebih baik. pada senin 29/12/2025.

Acara dimulai pukul 09.30 WIB di halaman kantor Rw baru dengan upacara tahlilan dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama lokal, sebagai tanda syukur atas terwujudnya impian yang telah dirindukan selama bertahun-tahun. Seiring dengan bunyi gong yang dimukulkan oleh Ketua RW 03 Palasari, Gunawan, “ini momen sejarah baru bagi Warga wilayah palasari Rw 03 tersebut pun tercipta.

“hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi kita semua. Kantor RW yang kita dambakan selama ini akhirnya ada. Ini bukan hanya milik aparat RW, tapi milik seluruh warga RW 03 Palasari . Ini bukti nyata bahwa jika kita bersatu, tidak ada yang tidak mungkin dicapai,” ujar Iwan Setiawan dengan nada emosional saat pembukaan acara.

Sejarah permintaan akan adanya kantor RW , dimulai sejak sepuluh tahun yang lalu, ketika warga mulai menyadari bahwa di palasari Rw 03 keinginan mempunyai adanya kantor Rw , yang dulu tidak adanya Kantor Rw. Banyak warga mengajukan usulan kepada aparat Rw untuk membangun kantor Rw, namun keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama.

Tetapi adanya ketua Rw baru Gunawan, ia tidak ingin menyerah, sebagai Ketua Rw Gunawan bersama warga nya kemudian melaksanakan berbagai upaya untuk mengumpulkan dana. Mereka mengadakan acara kerja bakti bersama, dan bahkan menghubungi lembaga swadaya masyarakat serta tokoh bisnis lokal untuk meminta dukungan. Setiap warga juga berpartisipasi dengan cara memberikan bantuan tenaga kerja sukarela selama proses pembangunan.

Kantor Rw baru yang dibangun dengan luas persegi memiliki desain yang modern dan fungsional. Fasilitas yang disediakan meliputi ruang pelayanan publik yang luas, ruang rapat untuk pertemuan warga, ruang penyimpanan dokumen dengan sistem keamanan, dan juga ruang tamu untuk tamu yang datang. Lantai dasar dirancang agar mudah diakses oleh warga dengan disabilitas, sedangkan halaman depan dibuat sebagai tempat berkumpul .

“Saya sudah lama tinggal di sini, dan selama ini kita tidak pernah punya kantor RW yang benar-benar memadai. Sekarang lihat, kantornya cantik dan lengkap. Ini bukti bahwa generasi muda sekarang lebih tangguh dan memiliki tekad yang kuat untuk memperbaiki lingkungan kita,” ujar Neng sri sambil mengusap air mata bahagia.

Dalam acara resmikan tersebut, Lurah Pasawahan, Gandung Audi, bersama jajaran juga hadir untuk memberikan dukungan dan apresiasi. Dalam pidatonya, beliau menyatakan bahwa upaya warga Rw 03 Palasari menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mewujudkan fasilitas publik melalui kerja sama bersama.

“Kita sering mendengar keluhan tentang kurangnya fasilitas, tapi di sini warga tidak hanya mengeluh, mereka bertindak. Ini adalah contoh yang luar biasa yang harus ditiru oleh seluruh warga Kelurahan Pasawahan. Pemerintah akan selalu mendukung upaya semacam ini,” jelas Lurah Gandung Audi.

“Kantor ini tidak hanya untuk bertugas aparat, tapi juga untuk semua warga. Kita akan menyelenggarakan pelatihan, lokakarya, dan acara bersama di sini. Tujuan kita adalah membuat warga Rw 03 Palasari menjadi wilayah yang sejahtera, harmonis, dan penuh semangat,” tegasnya.

Dengan terwujudnya kantor Rw yang diidamkan, warga menyatakan bahwa mereka siap untuk bekerja bersama lebih erat dalam membangun wilayah yang lebih baik. Semua berharap bahwa ini adalah awal dari perubahan yang lebih besar, di mana Rw 03 Palasari akan menjadi contoh wilayah yang maju dan sejahtera di Kelurahan Pasawahan.” pungkasnya.

 

Yans.

Bedas Pisan! Kantor RW 03 Palasari Program PSPKB ,Berjalan Lancar, Warga Apresiasi Ucapan Terimakasih Bupati Bandung Kang DS

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur ,Salah satunya pembuatan kantor RW, Jalan gang yang ada diwilayah palasari Rw03 Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada senin 29/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa, Kepala Kelurahan, Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur serta pembangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Palasari. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna atas terealisasinya pembangunan kantor Rw 03 plasari, Kelurahan Pasawahan,telah rampung.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Rw 03 Palasari Bapak Wawan warga setempat lewat pemerintah kelurahan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan kantor Rw dan jalan gangtelah rampung.

Disampaikan pula kepada kepala Kelurahan pasawahan Bapak Gandung, serta Ketua Lpm Om Pipik, beserta jajajaran, pasalnya Pembangunan kantor Rw dan jalan gang tersebut termasuk kepedulian pemerintah kelurahan pasawahan terhadap lingkungan dan masyarakatnya , serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan gang, sudah bolong2, serta Palasari Rw 03 tidak mempunyai kantor Rw ,yang selalu , menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan jalan gang dan kantor Rw tersebut, warga berharap akses kantor Rw dan jalan gang ini menjadi lebih baik untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu warga Palasari yang bernama Dudi mengatakan, pembangunan kantor Rw dan jalan gang ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan kantor dan jalan ini, khususnya masyarakat akan lebih bermangpaat lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung H Dadang Supriatna sering panggilan akrab nya Kang DS,Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pemerintah Kelurahan Pasawahan dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan kantor Rw dan jalan gang di pqlasari kelurahan pasawahan ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara ini, Lurah Pasawahan Gandung , menyatakan kami Pemerintah kelurahan akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah Kelurahan pasawahan

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara kantor Rw dan jalan gang ,yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan kantor Rw dan jalan gang ini, masyarakat palasari optimistis aktivitas ekonomi, sosial di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

Yans.

Usai Direvitalisasi, Bupati Bandung Kang DS, Resmikan SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melaksanakan peresmian bangunan baru SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 yang digelar di lingkungan SDN Sapan 1 Jalan Raya Sapan No.79 Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, pada Senin (29/12/2025).

Usai meresmikan pembangunan tiga sekolah baru SDN itu, Bupati Bandung menyaksikan pelaksanaan “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” melalui Kegiatan Evaluasi Proses Pembelajaran 3 Muatan Lokal di wilayah Kabupaten Bandung. Para kepala sekolah pun langsung menandatangani deklarasi tersebut di atas spanduk yang sudah disiapkan, sebagai bentuk komitmen mereka dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pelaksanaan peresmian SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung ini hasil kolaborasi antar revitalisasi dari program Presiden dengan program revitalisasi Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Setelah kita kolaborasikan, ternyata hasilnya sangat kelihatan ada perbedaan yang sangat luar biasa dibanding dengan sebelumnya,” kata Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna dalam keterangannya.

Sebelumnya, lanjut Kang DS, tiga sekolah ini ruangannya tidak jelas, tempat atau lapangan upacara tidak ada, tempat bermain anak tidak ada dan toilet pun tampak kumuh.

“Hari ini alhamdulillah secara bertahap bahwa SDN Sapan 1, SDN Sapan 2 dan SDN Cipamokolan 4 ini sudah selesai kita revitalisasi. Alhamdulillah, termasuk toilet sudah direvitalisasi dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang ada di sekolah tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pengadaan toilet itu satu toilet berbanding 50 siswa. Misalnya, kalau di sekolah ini ada 300 siswa, artinya harus ada enam pintu toilet, dan antara toilet laki-laki dan perempuan di pisah.

“Nanti akan kita tertibkan semua sekolah di Kabupaten Bandung,” katanya.

Lebih lanjut Bupati Kang DS mengungkapkan, ia sebelumnya bercita-cita pada tahun 2026 menganggarkan sebesar Rp 400 miliar untuk revitalisasi pembangunan fisik gedung sekolah di Kabupaten Bandung. Karena ada pengurangan TKD atau (transfer ke daerah), akhirnya tinggal Rp 100 miliar dan ada pengurangan anggaran sebesar Rp 300 miliar pada tahun 2026.

“Tapi saya upayakan lagi dari potensi yang mana dan sambil berjalan, nanti di perubahan mudah-mudahan kita akan tambah lagi Rp 100 miliar,” harapnya.

Untuk pembangunan sapras (sarana prasarana), Kang DS sebelumnya sudah merencanakan dalam lima tahun kedepan sebesar Rp 2 triliun untuk kebutuhan pembangunan fisik sapras sekolah di Kabupaten Bandung tersebut.

“Saya bagi dalam lima tahun kedepan itu sebesar Rp 400 miliar per tahun, dengan adanya pengurangan TKD, jujur saya merasa terganggu dalam perencanaan revitalisasi sekolah maupun kebutuhan sapras lainnya. Maka nanti kita akan penyesuaian RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) karena ini sudah masuk RPJMD. Dengan adanya pengurangan ini otomatis mengganggu,” ujarnya.

Meski demikian, Kang DS akan terus mengupayakan, walaupun dari TKD ini berkurang, tapi minimal dari Mendikdasmen (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) RI ini masuk melalui program revitalisasinya. Sehingga rencana dan cita-cita seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Bandung bisa selesai dalam kurun waktu lima tahun kedepan bersamaan dengan program Presiden.

Lebih lanjut Kang DS berharap dari jumlah 1.258 Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung ini semua bisa revitalisasi, terutama untuk sekolah-sekolah yang saat ini memang layak dan sifatnya urgent harus segera diperbaiki.

“Nanti kita akan lihat sekolah mana yang kira-kira lebih parah, dibandingkan dengan di antara sekolah yang ada. Memang kita akui bahwa Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung ini masih perlu ada revitalisasi,” ujarnya.

Kang DS juga turut mengucapkan menghaturkan terima kasih kepada Presiden yang sudah merevitalisasi sekolah-sekolah yang tentunya sama seperti yang tadi. Bahkan baik dengan sapras maupun dengan kelengkapan utilitas dan sebagainya.

“Termasuk mungkin ada alat revitalisasi yang akan diberikan untuk Sekolah-sekolah Dasar,” katanya.

“Tentu, saya sangat menyambut baik program Pak Presiden ini. Mudah-mudahan ini bisa berkelanjutan dan tentunya saya optimis dengan adanya kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi. Walaupun pemerintah provinsi kewenangannya SMA, tapi kali-kali lirik lah Sekolah Dasar. Tentunya, bukan hanya tanggung jawab Kabupaten Bandung saja, tapi seluruh APBD Provinsi Jawa Barat juga ikut membantu APBD Kabupaten Bandung. Apalagi yang namanya kewajiban,” imbuhnya.

Kang DS kembali mengucapkan terima kasih kepada Presiden melalui APBN atau pemerintah pusat yang sudah mengucurkan anggaran ke Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Tentu kami akan terus mengakses sekolah dan jumlah sekolah yang kiranya perlu dibantu,” katanya.

Bupati Bandung pun titip pesan kepada para kepala sekolah dengan adanya pelaksanaan “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045” yang disampaikan secara bersama-sama oleh para kepala sekolah asal Gugus 8 Kabupaten Bandung, yang meliputi Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Pacet dan Kecamatan Kertasari.

“Yang tentunya, bukan hanya deklarasi hanya diucap saja. Tapi itu untuk diimplementasikan. Saya instruksikan dan sekaligus akan saya lombakan. Mulai tahun 2026, kepala sekolah yang menjadi ranking pertama hingga tiga besar, saya akan berangkatkan umrah ke Tanah Suci Makkah Arab Saudi,” tuturnya.

Penghargaan itu akan diberikan dengan berbagai syarat yang harus dilaksanakan oleh para kepala sekolah maupun guru-gurunya. Pertama, bagi kepala sekolah dan gurunya yang datang sebelum siswa siswinya hadir di sekolah.

“Baik mengadakan sapa, salam dan sebagainya. Sehingga secara emosional antara kepala sekolah dengan guru ini dekat dengan siswa dan siswinya,” harapnya.

Bupati mencontohkan sekolah di Medan, ada salah satu sekolah menjadi juara internasional karena menggunakan pembentukan karakternya adalah menyapa dan salam kepada anak-anak didiknya.

“Sehingga terbangun chemistry, terbangun emosional sehingga tidak ada perundungan, tidak ada lagi seorang siswa campelak ke gurunya. Hal itu tidak terjadi,” ungkapnya.

Ia berharap untuk membangun emosional itu dimulai di sekolah, karena pendidikan dasar adalah pendidikan karakter yang harus dikawal secara serius.

Ini Isi “Deklarasi Moral Kepala Sekolah Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pemimpin Ikrar;
“Apakah Saudara-saudara Kepala Sekolah bersedia mengikrarkan komitmen moral kepemimpinan Pendidikan?“
Peserta;
“Bersedia“
Pemimpin Ikrar;
“Ikuti dan ucapkan ikrar ini dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab“
Peserta; (serentak)
Kami Kepala Sekolah di Kabupaten Bandung, sebagai Pemimpin Pembelajaran dan Penanggungjawab Satuan Pendidikan, dengan penuh kesadaran, kejujuran dan tanggungjawab moral, menyatakan Deklarasi Moral Kepala Sekolah sebagai komitmen kepemimpinan Pendidikan menuju terwujudnya Kabupaten Bandung yang Lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045, berikrar;

1. Menjunjung tinggi nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Etika Kepemimpinan, serta menjadi teladan integritas, kejujuran dan tanggungjawab di satuan pendidikan.

2. Menjamin Hak Peserta Didik atas Pendidikan yang Aman, Inklusif dan Bermutu, serta menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi dan praktek tidak bermartabat.

3. Memimpin Pembelajaran dan Menguatkan Profesionalisme Guru serta Tenaga Kependidikan, melalui pembelajaran sepanjang hayat, refleksi diri, inovasi pembelajaran dan budaya belajar yang berkarakter, literat dan bernalar kritis.

4. Mengelola Sekolah secara Transparan, Akuntabel dan Patuh Regulasi, termasuk pengelolaan keuangan, data, sumber daya dan layanan Pendidikan.

5. Membangun Kolaborasi dan Ekosistem Pendidikan yang Berkelanjutan, dengan orang tua, masyarakat dan pemangku kepentingan.

Demikian ikrar ini kami ucapkan untuk diwujudkan dalam tindakan nyata.**

 

Yans.

HKS Serasan Salurkan 30 Nasi Kotak untuk Pos Operasi Lilin Seligi 2025

Yutelnews.com
Natuna – Himpunan Keluarga Serasan (HKS) menyalurkan sebanyak 30 nasi Bungkus utuk siang hari dan malam nanti akan di antar 30 bungkus lagi kepada petugas Pos Operasi Lilin Seligi 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pengamanan Natal dan Tahun Baru, Senin (29/12/2025).

Bantuan tersebut diserahkan melalui anggota DPRD Kabupaten Natuna Daerah Pemilihan (Dapil) 2, Erimuddin, yang mewakili HKS Serasan, dan diterima langsung oleh petugas pos yang diwakili Bripka Birwan PY.

Erimuddin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian HKS Serasan yang diketuai oleh H. Darwandi Rais, S.Sos terhadap aparat keamanan yang tengah bertugas menjaga kelancaran serta keamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Ini bentuk dukungan dan apresiasi kami kepada para petugas yang siang dan malam berjaga demi keamanan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla mengapresiasi dukungan yang diberikan HKS Serasan.

Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari HKS Serasan melalui Bapak Erimuddin. Dukungan ini menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Natuna yang tergabung dalam Operasi Lilin Seligi 2025 untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Kapolres.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan semakin erat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Natuna selama pelaksanaan Operasi Lilin Seligi 2025.

Reporter:Bani

Mendagri Minta Pemda Percepat Pendataan Rumah Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Jakarta – YUTELNEWS com|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) segera mengumpulkan dan menyelaraskan data kerusakan rumah warga terdampak bencana di wilayah Sumatera. Pendataan yang cepat dan akurat dinilai menjadi kunci utama percepatan penyaluran bantuan serta pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak.

Instruksi tersebut disampaikan Mendagri saat Rapat Lanjutan Pembahasan Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Pascabencana di Wilayah Sumatera yang digelar secara daring dari Jakarta, Minggu (28/12/2025).

Mendagri menjelaskan, pemerintah telah menetapkan tiga kategori kerusakan rumah akibat bencana, yakni rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat, termasuk rumah yang hilang. Untuk rumah dengan kategori rusak ringan dan sedang, pemerintah akan menyalurkan bantuan tunai agar masyarakat dapat segera memperbaiki rumah dan kembali menempatinya.

Sementara itu, bagi rumah rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian melalui tahapan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Pembangunan huntara akan dilaksanakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Daya Anagata Nusantara (Danantara), sedangkan huntap dibangun oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Mendagri menegaskan, percepatan penanganan sangat bergantung pada kelengkapan dan kecepatan data yang dikumpulkan di daerah. Oleh karena itu, Pemda diminta menjadi ujung tombak pendataan hingga tingkat paling bawah.

“Kita bisa tentukan yang [kategori rusak] ringan dan sedang, [datanya harus] by name by address. Itu [harus] sudah betul-betul clear. Meskipun kita paham namanya bencana yang cukup luas seperti ini, ada yang di gunung-gunung dan lain-lain [pasti sulit]. Paling tidak data yang sementara ini, kecepatan ini untuk data baseline dulu,” tandas Mendagri.

Selain Pemda, pendataan juga dilakukan secara paralel oleh BNPB melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Seluruh data tersebut akan direkonsiliasi sebagai dasar penyaluran bantuan dan pengambilan keputusan anggaran secara tepat sasaran.

Sebagai informasi rapat tersebut turut dihadiri Menteri PKP Maruarar Sirait, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala BNPB Suharyanto, serta pihak terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Kang DS Ajak PKK Perkuat GERTAMAN dan Doa Bersama Ahir Tahun Jadi Penguat Sinergi Pemkab Bandung

KAB. BANDUNG — YUTELNEWS com|| Peran TP PKK Kabupaten Bandung semakin menguat sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan Gerakan Tanami Halaman (GERTAMAN). Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan Pengajian Bulanan dan Doa Bersama Akhir Tahun 2025, pada Senin (29/12/2025), di Gedung Moh. Toha, Soreang yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis bantuan kebencanaan dari Bank BJB melalui Pemerintah Kabupaten Bandung.

Kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi dan doa bersama untuk memohon pertolongan, perlindungan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, agar daerah ini senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, serta kemampuan untuk pulih dan bangkit dari berbagai tantangan, termasuk bencana alam, serta memasuki tahun 2026 dengan harapan dan optimisme baru.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan bahwa PKK memiliki peran krusial dalam menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus menopang kesiapan daerah menghadapi pelaksanaan Program MBG tahun 2026.

“Kabupaten Bandung tahun depan akan memiliki 361 dapur SPPG untuk Program MBG dengan sasaran sekitar 2,5 juta jiwa. Nilai ekonominya mencapai Rp5,6 triliun dan bisa menyerap 18 ribu tenaga kerja. Ini peluang besar. PKK yang telah bekerja sama dengan Dinas Pertanian melalui GERTAMAN bisa menjadi pemasok bahan pangan untuk SPPG. Hanya kader PKK yang tanggap dan siap menjalankan ini,” tegas Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Bandung untuk terus memperkuat PKK sebagai garda terdepan pembangunan keluarga.

“Saya berusaha agar anggaran PKK tidak dikurangi karena PKK adalah garda terdepan. Terbukti, inflasi Kabupaten Bandung kini berada di posisi ke-4 terbaik nasional karena stabilitas kebutuhan pokok terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati menekankan bahwa GERTAMAN bukan hanya gerakan lingkungan, tetapi menjadi strategi nyata PKK dalam mendukung agenda nasional ketahanan gizi.

“Melalui GERTAMAN, kita dorong keluarga lebih berdaya, halaman rumah menjadi sumber pangan, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi UMKM keluarga. Ini kontribusi nyata PKK dalam menyukseskan MBG,” ujar Emma.

Ia menambahkan, menyongsong 2026, PKK mengajak seluruh kader untuk memperkuat tiga pilar utama gerakan: keluarga berdaya, generasi sehat, dan kader modern.

“Generasi sehat harus kita siapkan dari keluarga, lewat penguatan posyandu agar anak-anak bebas stunting. Kader modern harus siap belajar teknologi agar PKK tetap relevan dan adaptif,” tambahnya.

Kegiatan yang diisi dengan pengajian bersama KH. Sofyan Yahya ini sekaligus menjadi ruang penguatan moral dan spiritual seluruh kader PKK serta masyarakat, dengan harapan Kabupaten Bandung ke depan semakin tangguh, sejahtera, sehat, dan berdaya saing, serta senantiasa berada dalam lindungan dan ridho Allah SWT.

 

Yans.

Personel Polsek Dayeuhkolot Laksanakan Pengamanan Pemberangkatan Perwakilan Serikat Pekerja ke Kantor Gubernur Jabar

Kab.Bandung – YUTELNEWS com || Personel Polsek Dayeuhkolot beserta Babinsa melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan pemberangkatan perwakilan Pengurus Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) se-Wilayah Kecamatan Dayeuhkolot yang akan mengikuti Rapat Pleno Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai, bertempat di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Pengamanan dilakukan guna memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban selama proses pemberangkatan menuju Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat.

Adapun jumlah perwakilan yang diberangkatkan sebanyak 25 orang, terdiri dari 18 orang dari Pengurus Pimpinan Unit Kerja SP TSK SPSI dan 7 orang dari SP RTMM SPSI (Ceres).

Teknis pemberangkatan dilakukan dari dua titik kumpul, yakni perwakilan SP TSK SPSI berkumpul di depan PT Hakatex, Jalan Moch. Toha KM 5,6, sedangkan SP RTMM SPSI (Ceres) berkumpul di PT Ceres, Jalan Moch. Toha No. 92–94, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot.

Selanjutnya seluruh peserta bergabung dengan perwakilan SP/SB dari wilayah Pameungpeuk, kemudian bergerak bersama menuju Monumen Juang Kota Bandung dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pengawalan aspirasi terkait Rapat Pleno Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat mengenai penetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota Tahun 2026.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot selaku Kapos Pam, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memberikan pengamanan maksimal demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

“Polsek Dayeuhkolot melaksanakan pengamanan dan pengawalan guna memastikan kegiatan pemberangkatan perwakilan serikat pekerja berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta sebagai bentuk pelayanan Polri dalam menjamin keamanan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi,” ujar AKP Triyono Raharja.

 

Yans.

Bhabinkamtibmas/Bhabinsa Desa Dayeuhkolot Laksanakan Sambang Kamtibmas dan Monitoring Penyaluran BLTS Kesejahteraan Rakyat 2025

Kab. Bandung — YUTELNEWS com|| Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tertib dan tepat sasaran, Bhabinkamtibmas Desa Dayeuhkolot, Aiptu Dadang Suryana, melaksanakan kegiatan sambang kamtibmas serta monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat Tahun 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Serba Guna Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Dadang Suryana melakukan sambang dan silaturahmi kamtibmas kepada warga masyarakat Desa Dayeuhkolot, sekaligus memantau langsung proses penyaluran BLTS dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada 383 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Masing-masing KPM menerima bantuan tunai sebesar Rp900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah).

Adapun sasaran kegiatan meliputi petugas Pos Indonesia, petugas Puskesos Desa, serta warga masyarakat penerima bantuan, guna memastikan seluruh tahapan penyaluran berjalan aman, lancar, dan transparan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, sejuk, dan kondusif. Selain itu, sambang kamtibmas juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Bhabinkamtibmas, petugas Puskesos, petugas Pos Indonesia, serta masyarakat sebagai mitra Polri.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., selaku Kapos Pam, menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyaluran bantuan sosial, merupakan bentuk pelayanan dan pengawasan agar kegiatan berjalan tertib, aman, serta tepat sasaran.

“Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta memastikan bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat yang berhak secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi Program Kapolri Transformasi Menuju Polri PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Yans.

Jalan Kampung Tarajusari Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Bandung Kang DS dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung.

Kab.Bandung – Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah jlan Kampung Rw 11 , Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, pada kamis 25/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan dan Gang-gang, serta pembangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Desa Tarajusari Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Dr Ir H Zeis Zultaqawa ST. M.M. atas terealisasinya pembangunan jalan Kampung Rw 11 tarajusari Desa Tarajusari menjadi mulus.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Tarajusari dan warga setempat lewat pemerintah desa “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Raya Kampung tarajusari di wilayah kecamatan banjaran.

Disampaikan pula kepada kepala Desa Tarajusari bapak Uli Mulia beserta jajajaran, pasalnya Pembangunan jalan tersebut termasuk kepedulian pemerintah desa tarajusari terhadap lingkungan dan masyarakatnya , serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang selalu hujan lebat pasti banjir, menggeunang, menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan jalan terswbut, warga berharap akses jalan kampung tarajusari ini menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Tarajusari mengatakan, pembangunan jalan kampung ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan kampung ini, khususnya masyarakat akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pemerintah Desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalankampung di Desa Tarajusari ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami Pemerintah Desa akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh wilayah desa tarajusari.

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan kampung ini, masyarakat Desa Tarajusari optimistis aktivitas ekonomi, sosial dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

 

Yans

Apel Pagi Ops Lilin Lodaya 2025 Digelar di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, Pastikan Keamanan Jelang Nataru.

Kab. Bandung — YUTELNEWS com|| Dalam rangka memberikan pelayanan serta menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, jajaran Polresta Bandung melaksanakan Apel Pagi Pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Pos Pengamanan (Pos Pam) Aloen Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Senin (29/12/2025) pagi.

Apel pagi tersebut dilaksanakan sekitar pukul 08.00 WIB bertempat di Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, Jalan Raya Dayeuhkolot.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ka Pos Pam Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H., didampingi Pa Pos Pam IPTU Burhan, Padal Gereja, serta Padal Jalur.
Sebanyak 47 personel gabungan turut mengikuti apel pengamanan, dengan rincian personel Pos Pam sebanyak 8 personel, pengamanan gereja 29 personel, Padal Jalur 4 personel, unsur TNI 2 personel, serta Satpol PP 4 personel.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H selaku Ka Pos Pam menyampaikan bahwa apel pagi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam rangka pengamanan rangkaian kegiatan Natal dan Tahun Baru.

“Apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh anggota memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025,” ujar AKP Triyono Raharja.

Ia juga menekankan agar seluruh personel tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta meningkatkan kewaspadaan dalam bertugas, baik dalam pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus lalu lintas, maupun patroli di wilayah rawan gangguan kamtibmas.

Dengan dilaksanakannya apel pagi pengamanan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Dayeuhkolot dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.