Agus Yasmin Puji Langkah Bupati Bandung Kang DS: Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, hingga Penanganan Bencana, Buktikan Talenta Pimpin Ditengah Keterbatasan Anggaran

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com !! Politisi senior asal Kabupaten Bandung, Agus Yasmin atau yang akrab disapa Kang AY menyatakan jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Bandung mengalami dinamika luar biasa di penghujung tahun 2025.

Meski demikian, Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb serta jajaran aparatur Pemkab Bandung dinilai terus bekerja keras untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.

“Namun, adanya efisiensi pemerintah pusat atau transfer keuangan daerah (TKD) sebesar hampir Rp 1 triliun, tentu berdampak signifikan bagi Kabupaten Bandung, sehingga penyusunan APBD dilakukan dengan lebih cermat dan tepat, hanya untuk kegiatan prioritas dan urusan wajib,” tutur Kang AY kepada awak media, Minggu (28/12/2025).

Dalam kondisi seperti ini, menurutnya, wajar jika Bupati dan Wakil Bupati mengurangi kegiatan-kegiatan dalam langkah keseharian.
Namun Kang DS selaku Bupati dan Kang Ali sebagai Wakil Bupati, nampaknya tidak terpengaruh oleh pengurangan anggaran tersebut.

Mereka tetap Bedas berkegiatan, turun ke masyarakat dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Langkah-langkah Kang Ds yang #lebihbedas, lanjut Kang AY, tetap terlihat, seperti dalam upaya menguatkan pemerataan Dapur MBG, Koperasi Merah Putih, dan penuntasan Sekolah Rakyat sebagai program unggulan Presiden RI di Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pengamatannya, dengan penuh kesungguhan Kang DS memetakan pemerataan dapur MBG agar perbaikan gizi generasi emas dapat mencapai sasaran. Bahkan, secara nyata, upaya kehadiran Dapur MBG diperkuat dengan berdirinya Koperasi Merah Putih untuk menjadi penopang sirkulasi ekonomi riil di masyarakat.

“Di penghujung tahun ini, Kang DS juga mengoptimalkan pekarangan rumah dengan mengajak masyarakat menanam pohon sayuran, sebuah gerakan yang dapat meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menjaga inflasi,” jelas mantan Ketua DPRD Kabupaten Bandung ini.

Langkah tersebut yang sebelumnya juga ditopang dengan berbagai gerakan seperti operasi pasar murah, pembagian senbako bagi masyarakat rentan, berhasil dilakukan oleh Kang DS, sehingga inflasi di Kabupaten Bandung terkendali bahkan cenderung turun.

“Talenta kepemimpinan yang mampu menangkap peluang di tengah tantangan tidaklah mudah jika niat tidak ikhlas dalam melayani masyarakat,” ungkap Kang AY lagi.

Ia menilai meskipun sebagian orang tidak puas, hal ini bukan karena kinerja Kang DS dan Kang Ali Syakieb tidak baik, melainkan karena super aktifnya kepemimpinan pasangan sejati Kang DS dan Ali Syakieb dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, termasuk penanganan kemanusiaan terutama bencana.

Ia menyebut, dalam setiap bencana yang terjadi, Kang DS selalu hadir lebih awal dan berbuat semaksimal mungkin agar lingkungan segera pulih dan kehidupan masyarakat segera membaik. Bahkan, seringkali Kang DS menginap di daerah bencana.

Dalam bidang lingkungan hidup, Bupati Bandung tegak lurus dengan Gubernur Jawa Barat untuk melakukan evaluasi atas tambang yang tidak berizin dan perumahan yang melanggar LSDI atau Perda Tata Ruang.

“Saya melihat setiap langkah ini dipersembahkan untuk menguatkan visi dan misi dalam implementasi yang nyata. Semoga kita semua dapat semakin baik dalam peran serta kenegaraan, Kabupaten Bandung menjadi Lebih Bedas di segala aspek, dan para pemimpin kita diberi kekuatan yang konsisten dan ikhlas melayani masyarakat,” tutur Agus Yasmin. (**)

 

Yans.

Kang DS, Akan Tebar Langsung 5,2 Juta Bibit Pohon Melalui Pesawat, Karena Lokasi Terjal, Ajak Warga Cintai LingkunganAtasi Hutan Gundul

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam menangani Hutan yang gundul bukan hanya kehilangan pepohonannya, tetapi juga kehilangan suara kehidupan.

Dari kegelisahan itulah Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah melakukan ikhtiar pemulihan dengan menyiapkan 5,2 juta bibit biji-bijian untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di Kabupaten Bandung.

Bagi Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS, hutan adalah penyangga kehidupan, tempat air bermula, tanah bertahan, dan manusia bergantung. Ketika hutan rusak, ancaman banjir dan longsor menjadi nyata. Karena itu, upaya penghijauan ini bukan sekadar program, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat.

Yang membuat langkah ini bernilai lebih, jutaan bibit tersebut lahir dari partisipasi para pelajar tingkat SD hingga SMP. Dari ruang-ruang kelas, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas bersama. Di tangan anak-anak itu, benih kecil disemai dengan harapan besar, bahwa masa depan harus diwariskan dalam keadaan lebih hijau, Ujarnya pada Jumat 26 Desember 2025.

Karena medan hutan yang terjal dan sulit dijangkau, penyebaran bibit akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat. Cara ini dipilih agar kawasan yang selama ini sunyi dari sentuhan manusia tetap memiliki kesempatan untuk kembali bernapas. Dari langit, benih-benih harapan akan jatuh ke bumi, menunggu waktu untuk tumbuh, Jelasnya.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran,” Tagas Kang DS.

Hutan yang kita jaga hari ini adalah penyangga kehidupan esok hari. Kalau alam kita rawat dengan sungguh-sungguh, maka alam pun akan menjaga kita dan anak cucu kita di masa depan, tuturnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan sekadar wacana, melainkan perjalanan panjang yang dimulai dari kepedulian, dijaga dengan konsistensi, dan diwariskan sebagai amanah kehidupan. Dari udara, harapan ditebar, untuk hutan yang kembali hijau, dan masa depan yang lebih lestari, pungkas Kang DS.***

 

 

Yans.

Kapolresta Bandung, Kami Berjalan Tegak Lurus Dalam Menangani Kasus Alih Fungsi Lahan di Pangalengan, Tidak Tebang Pilih

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Terkait perusakan lahan PTPN di Pangalengan langkah cepat jajaran kepolisian Polresta Bandung menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan lahan perkebunan teh milik PTPN di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Keenam tersangka itu ialah AM (42), UI (28), AS (43), US (38), AD (44), dan AB (55).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan, satu di antaranya merupakan aktor utama yang berperan sebagai donatur yang membiayai kegiatan alih fungsi lahan tersebut.

Aldi menyebut, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan rangkaian alat bukti bukti dan keterangan para saksi.

Sampai hari ini kami telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Satu orang merupakan aktor utama sekaligus donatur berinisial AB,” ujar Aldi pada wartawan Pada Jumat 26 Desember 2025.

Dikatakan Aldi, tersangka AB memberikan dana kepada para pekerja untuk melakukan penebangan dan pemotongan tanaman teh di area konsesi PTPN.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para pekerja melalui seorang mandor berinisial AD yang juga ditetapkan sebagai tersangka. “AD ini bertugas membagi uang kepada para pekerja. Empat tersangka lainnya adalah pekerja lapangan yang melakukan pemotongan kebun teh,” Tutur Kapolresta.

Disamping itu, Polisi turut menyita sejumlah alat bukti berupa beberapa gergaji yang digunakan dalam aksi perusakan tersebut.

Namun, kasus yang kini ditangani Polresta Bandung merupakan tindak pidana yang terjadi pada 2024. Selain itu, terdapat beberapa laporan polisi lain yang pernah ditangani baik oleh Polresta Bandung maupun Polda Jawa Barat.

Aldi menjelaskan, hasil penyidikan menemukan bahwa lahan teh yang dirusak telah beralih fungsi menjadi area tanaman sayuran seperti kentang dan wortel.

“Kalau kita lihat di lapangan, kebun teh ini sudah berubah menjadi kebun sayur. Ini sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya. Pernyataan para saksi turut menguatkan bahwa area yang kini menjadi kebun sayur sebelumnya merupakan kebun teh yang sah milik PTPN., Jelasnya.

Ditegaskan Kapolresta, kami dalam menyikapi kasus yang terjadi berjalan Tegak lurus tanpa pilih pilih kalau memang terbukti kita amankan dan kita lakukan Penahanan, Tegas Aldi. (***)

 

Yans.

Usut Tuntas Pihak PTPN dan Petani Berdasi Pangalengan, Jangan Biarkan Lingkungan Pangalengan Hancur

Bandung — YUTELNEWS com|| Lemahnya tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian terhadap para Petani Berdasi, yang bertindak sebagai Donatur dan pemodal di Kawasan PTPN Pangalengan ini memicu pihak Mabes Polri sebaiknya turun langsung dalam menyikapi kasus yang terjadi.

” Meski sempat viral di berbagai media sosial dan media cetak, elektronik dan online ” Para Bos bos masih bebas berkeliaran tanpa ada tindakan yang nyata baik dari Kepolisian Polresta Bandung maupun Polda Jabar.

“Warga meminta kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bisa turun langsung ke Pangalengan Kabupaten Bandung “.

Kasus alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi area pertanian di wilayah Pangalengan terus menuai sorotan publik.

Pasalnya meski aparat penegak hukum telah menetapkan enam tersangka, tapi perkara tersebut dinilai belum sepenuhnya menyentuh aktor utama, termasuk pihak yang diduga membiayai dan mengoordinasikan perusakan kebun teh dalam skala luas.

Seiring terjadinya alih fungsi lahan tersebut, dampak sosial dan lingkungan mulai dirasakan langsung oleh para pekerja kebun dan masyarakat sekitar.

Salah seorang pemetik teh, Elis (45 thn) warga kp. Tirtasari Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan mengaku sangat sedih atas rusaknya kebun teh yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan warga.

“Saya merasa sedih dengan adanya pengalihan lahan perkebunan teh dijadikan lahan pertanian. Dampaknya sangat luas bagi karyawan dan masyarakat,” katanya pada Kamis (25/12/2025)

Elis menjelaskan, setelah terjadinya perusakan kebun teh, wilayah Kampung Lakbong sempat dilanda banjir.

“Setelah kebun dirusak, pernah terjadi banjir di Kampung Lakbong. Dulu tidak pernah seperti itu,” ucapnya.

Ia berharap agar lahan yang telah rusak dapat dipulihkan kembali. “Harapan saya kebun ini dikembalikan lagi menjadi kebun teh,” imbuhnya.

Menurut Elis, luas lahan kebun teh yang dialihfungsikan mencapai lebih dari 150 hektare. Ia juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak internal.

“Ada oknum pengurus perkebunan yang bermain dengan para perusak tanah kebun tersebut,” tukasnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Nanang, karyawan kebun teh di Afdelling Cinyiruan, Sektor Tirtasari, yang telah bekerja lebih dari 35 tahun.

Ia mengaku sangat terpukul melihat kebun teh yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarganya kini rusak.

“Saya sedih sekali. Dari kebun teh ini saya bisa makan dan menyekolahkan anak,” jelas Nanang.

Ia menuturkan bahwa bekerja di perkebunan teh telah menjadi bagian dari sejarah keluarganya lintas generasi.

“Dari buyut, kakek, nenek, semuanya bekerja di kebun teh ini,” katanya.

Lebih jauh, Nanang mengungkap fakta penting terkait pelaku perusakan.

“Yang merusak lahan teh itu bukan karyawan kebun, tetapi masyarakat sekitar yang diperintah oleh oknum pengusaha,” ucapnya.

Menurutnya, para pekerja kebun justru menjadi pihak yang paling dirugikan akibat alih fungsi lahan tersebut.

Sejalan dengan itu, Dayat, karyawan kebun lainnya, berharap agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Saya berharap oknum perkebunan dan pengusaha yang memodali alih fungsi lahan teh ini diproses sesuai hukum yang berlaku sampai ke akar-akarnya,” imbuhnya.

Selain itu, dari kalangan generasi muda, Eva, seorang Gen Z yang orang tuanya bekerja di perkebunan teh, juga mengungkapkan kesedihannya.

“Saya bisa sekolah sampai tamat karena hasil kerja orang tua di kebun teh ini. Jadi sangat sedih melihat kebun teh dirusak,” tuturnya.

Kendati demikian, hingga kini masyarakat menilai proses hukum masih belum sepenuhnya transparan.. Dengan tuntutan publik yang semakin menguat, para pekerja kebun dan warga sekitar berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas.

Dugaan keterlibatan oknum pengusaha, termasuk pihak-pihak yang diduga membiayai dan membekingi perusakan kebun teh tersebut.

Selain itu, mereka juga mendesak agar dilakukan pemulihan fungsi lahan untuk mencegah kerusakan ling

 

 

Yans.

Rombongan Bupati Bandung Kang DS dan Ketua DPRD Hj Reni,Tiba di Geraja Katolik Santo Martinus Sulaiman

Kab.Bandung -YUTELNEWS com||  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melakukan monitoring kesiapan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gereja di wilayah lapangan udara Sulaiman Margahayu pada Rabu (24/12/2025).

Monitoring dilakukan bersama Kapolresta Bandung,serta Ketua DPRD Kabupaten Bandung para OPD sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan tentunya ini menjelang natal yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Bandung yang mana dari hari Senin sudah gelar pasukan dan mereka mengajak melaksanakan Nataru, tentunya malam ini malam natal yang mungkin setiap tempat tempat ibadah gereja sedang berlangsung ibadah”, ucapnya

Lanjut Bupati Bandung yang akrab disapa kang DS, pemerintah daerah dan forkopimda ada pak Kapolresta,ada Danlanud, Ketua DPRD,para OPD hadir dalam rangka memberikan situasi aman dan kondusif tentu dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan selamat natal 2025 semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan berkah,dan tentunya selalu ada dalam Lindungan Tuhan yang maha kuasa” tuturnya.

Hasil pemantauan menunjukkan persiapan di gereja-gereja yang dikunjungi telah berjalan dengan baik dan matang. Tercatat, terdapat dua gereja yang menjadi lokasi peninjauan langsung oleh rombongan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini semuanya berjalan lancar. Ada dua gereja yang kami tinjau dan persiapannya cukup matang. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 berlangsung” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauziah menuturkan semoga perayaaan Natal yang tengah dilakukan umat Ktistriani diberikan kelancaran.

” Selamat Hari Natal 2025, bagi yang merayakannya, Damai senantiasa melindungi kita semua, dan semoga Kabupaten Bandung Damai terkendali tidak terjadi hal hal yang kita harapkan, ” Tandasnya.

Kami juga akan selalu mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bandung, termasuk Umat Kristiani agar senantiasa selalu wasapada dengan Kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Bila terjadi bencana dimanapun, segera mencari tempat yang lebih amat agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Pungkasnya.***

 

 

Yans.

Anggota MPR RI,Dr.H.Dadang M.Naser, Sosialisasikan 4 Pilar, Tekankan Persatuan, Kenegarawanan, dan Pengelolaan SDA

Kab. Bandung Barat – YUTELNEWS com|| Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar bersama Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol di Saung Makan TNT, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta menanamkan kembali nilai-nilai persatuan di tengah tantangan sosial, politik, dan kebencanaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Dadang M. Naser menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kenegarawanan. Ia menyoroti pentingnya etika politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun partai.

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski seseorang berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun cinta tanah air dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Dadang juga menyinggung pengalaman Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa.

“Empat pilar ini sejatinya motivasi untuk mencintai tanah air. Korea bisa maju karena konsisten membangun bangsanya. Indonesia sebenarnya sudah punya nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering kali tergerus oleh konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Menurutnya, kekayaan alam seperti hutan harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan diserahkan secara serampangan yang justru memicu kerusakan lingkungan dan bencana.

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi karena kebijakan yang keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung arah sistem ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Sistem ekonomi kita terlalu jauh bergeser. Koperasi harus diperkuat, tapi bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus punya karya dan usaha nyata, sehingga koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Hormati ibadah masing-masing. Jangan saling mengganggu. Toleransi itu bukan ikut-ikutan ibadah, tapi saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desa hingga tingkat nasional, demi memperkuat persatuan bangsa dan mengurangi konflik sosial maupun dampak bencana.

 

Yans.

Den Gegana Brimob Polda Jabar Laksanakan Sterilisasi Gereja St. Fransiskus Xaverius Jelang Perayaan Natal 2025

Kab Bandung — YUTELNEWS com||Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat pelaksanaan ibadah Natal 2025, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan sterilisasi di Gereja St. Fransiskus Xaverius, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan sterilisasi dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB hingga 16.45 WIB bertempat di Gereja St. Fransiskus Xaverius yang berlokasi di Jalan Raya Bojongsoang No. 17, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Sterilisasi dipimpin langsung oleh AKP Heri Purwanto selaku Wakasubden Den Gegana Brimob Polda Jabar bersama 10 personel Den Gegana, serta didampingi oleh Kapolsek Dayeuhkolot yang juga selaku Kepala Pos Pengamanan Aloen Dayeuhkolot, AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Padal Gereja AKP Agus Yunus, anggota pengamanan gereja beserta penebalan sebanyak 10 personel, serta Saudara Wasis selaku pengurus Gereja St. Fransiskus Xaverius.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya sterilisasi ini adalah untuk memastikan lokasi gereja dalam keadaan aman serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Misa Natal Tahun 2025.

Dari hasil kegiatan sterilisasi yang dilakukan secara menyeluruh, tidak ditemukan barang, benda, maupun material mencurigakan yang diduga berbahaya atau mengarah pada ancaman bahan peledak.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan sterilisasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya umat Kristiani, agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat.

 

 

Yans.

Mendagri Minta Pemda Gaspol Realisasikan APBD untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta – YUTELNEWS com|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mengejar target realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjelang akhir tahun anggaran. Ia menegaskan bahwa realisasi belanja pemerintah merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Target pendapatan tentunya diharapkan bisa 100 persen atau mendekati itu, kalau ada misalnya [pendapatannya] lebih, itu pasti prestasi. Dan kemudian belanja juga diharapkan bisa didorong tinggi,” ujar Mendagri pada Rapat Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama seluruh kepala daerah yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Mendagri mengungkapkan, belanja pemerintah yang tinggi akan membuat peredaran uang di masyarakat meningkat, sehingga daya beli dan konsumsi rumah tangga pun menguat. Konsumsi rumah tangga ini berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, belanja pemerintah juga menjadi stimulus bagi sektor swasta agar dapat terus bergerak.

Ia mengatakan, sektor swasta penting diperhatikan karena merupakan salah satu pendukung pertumbuhan ekonomi selain belanja pemerintah. Hal ini termasuk peran sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Daerah yang swastanya hidup itu pasti pertumbuhan ekonominya akan tinggi, dan kemudian PAD-nya (Pendapatan Asli Daerah) juga akan bisa bertambah,” ujarnya.

Berdasarkan data per 30 November 2025, Mendagri mengungkapkan total realisasi pendapatan provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.200 triliun atau 88,35 persen. Sementara itu, total realisasi belanja provinsi, kabupaten, dan kota mencapai Rp1.082 triliun atau 75,43 persen.

Ia berharap angka tersebut terus meningkat mengingat capaian total realisasi pendapatan seluruh daerah per 31 Desember 2024 mencapai Rp1.367 triliun atau 97,29 persen. Begitu pula dengan capaian total realisasi belanja seluruh daerah pada periode yang sama sebanyak Rp1.365 triliun atau 91,72 persen. “Mudah-mudahan saja di akhir Desember nanti angkanya lebih baik lagi, lebih tinggi,” ujarnya.

Mendagri membeberkan daerah dengan realisasi APBD tertinggi hingga terendah. Ia mengapresiasi daerah yang realisasi APBD-nya terbilang memuaskan serta mengingatkan daerah yang realisasinya masih rendah agar melakukan upaya peningkatan.

Adapun 10 daerah di tingkat provinsi dengan realisasi pendapatan tertinggi yaitu Bali, Kalimantan Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Maluku Utara, Jawa Timur, Papua Selatan, Kalimantan Barat, Papua Barat Daya, dan Sumatera Barat. Di tingkat kabupaten, yakni Sumbawa Barat, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu, Banjar, Hulu Sungai Utara, Tabalong, Bojonegoro, Batang, dan Tana Tidung. Sementara di tingkat kota, yaitu Banjarbaru, Banjarmasin, Denpasar, Solok, Pekalongan, Bukittinggi, Payakumbuh, Tangerang Selatan, Kediri, dan Tangerang.

Sementara itu, 10 daerah dengan realisasi pendapatan terendah di tingkat provinsi yakni Riau, Papua Pegunungan, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Maluku, Kalimantan Utara, Papua Barat, Lampung, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah. Di tingkat kabupaten, yaitu Halmahera Barat, Aceh Tenggara, Halmahera Utara, Manggarai Timur, Sorong Selatan, Yalimo, Kuantan Singingi, Sorong, Pulau Taliabu, dan Lingga. Adapun di tingkat kota, yakni Dumai, Lubuklinggau, Bandar Lampung, Lhokseumawe, Langsa, Sorong, Ternate, Kupang, Sabang, dan Tual.

Di sisi lain, 10 daerah dengan realisasi belanja tertinggi di tingkat provinsi yaitu Jawa Barat, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Barat, Jawa Tengah, Bali, Papua Pegunungan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat. Di tingkat kabupaten, yakni Mamberamo Tengah, Jayawijaya, Probolinggo, Bengkayang, Melawi, Deiyai, Waropen, Tangerang, Buleleng, dan Gorontalo Utara. Sementara di tingkat kota, yaitu Sukabumi, Banjar, Serang, Sawahlunto, Cimahi, Yogyakarta, Banda Aceh, Jambi, Semarang, dan Pariaman.

Sedangkan untuk 10 daerah dengan realisasi belanja terendah di tingkat provinsi, yakni Papua Tengah, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Papua Selatan, Kalimantan Utara, DKI Jakarta, Papua Barat, dan Jambi. Untuk tingkat kabupaten terendah, yaitu Kutai Barat, Badung, Sorong Selatan, Pulau Taliabu, Dogiyai, Teluk Bintuni, Tana Tidung, Barito Utara, Mappi, dan Kepulauan Aru. Sementara di tingkat kota, yakni Subulussalam, Bandar Lampung, Gunungsitoli, Pagaralam, Pematangsiantar, Lubuklinggau, Tarakan, Bontang, Bengkulu, dan Lhokseumawe.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans

Bupati Bandung Kang DS, Usul Swasembada Telur untuk Perkuat Kemandirian Pangan Kabupaten Bandung

JAKARTA —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Kang DS memaparkan strategi swasembada telur Kabupaten Bandung dalam audiensi bersama Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah di Kantor Kementerian Koperasi RI, Jakarta, pada Selasa (23/12/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Kang DS menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan sektor peternakan ayam petelur berbasis pemberdayaan masyarakat.

Ia menyampaikan, Pemkab Bandung akan memulai program ketahanan pangan pada Januari mendatang dengan target pengembangan minimal satu titik peternakan di setiap desa. Dalam jangka panjang, program ini ditargetkan mampu menghadirkan 4.328 titik kandang, baik kandang individu maupun kandang per RW.

“Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan konsumsi telur masyarakat Kabupaten Bandung yang mencapai sekitar 1.000 ton per bulan atau setara 16 juta butir telur,” ujar Kang DS.

Lebih jauh, Kang DS menjelaskan bahwa peluang pengembangan sektor ini sangat besar, terutama seiring dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang perputaran ekonominya di Kabupaten Bandung diperkirakan dapat mencapai Rp5,4 triliun.

“Kami melihat peluang ini sebagai momentum untuk mendorong kemandirian pangan agar tidak lagi bergantung pada pasokan luar daerah, sekaligus memberdayakan pemuda melalui Karang Taruna,” tambahnya.

Dalam skema teknis pelaksanaannya, program ini melibatkan Bank BJB, Karang Taruna, dan Kementerian Koperasi sebagai offtaker, dengan mengadopsi model keberhasilan sentra peternakan di Kabupaten Blora.

Kang DS juga menegaskan bahwa Kabupaten Bandung telah siap dari sisi ketersediaan lahan dan sumber daya manusia di 280 desa dan kelurahan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan Kementerian Koperasi dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan.

Menanggapi ide tersebut, Wamen Koperasi RI, Farida Farichah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut, khususnya dalam hal penguatan infrastruktur dan akses permodalan bagi para peternak yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama pelaku usaha pemula.

 

Yans.

Forkopimcam Solokanjeruk Dampingi Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurizal di Desa Padamukti

Bandung – YUTELNEWS com|| Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Solokanjeruk dan pemdes Padamukti mendampingi kegiatan reses Wakil Ketua DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurizal, yang dilaksanakan di Desa Padamukti, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus meninjau berbagai program yang telah berjalan di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan reses diawali dengan pelaksanaan pasar murah yang disambut antusias oleh warga Desa Padamukti dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi warga.

Camat Solokanjeruk, Prabowo, menyampaikan bahwa kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Kegiatan reses ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung kepada Wakil Ketua DPR RI. Kami dari Forkopimcam Solokanjeruk mendukung penuh kegiatan ini agar program-program pemerintah dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Prabowo.

Usai pelaksanaan pasar murah, Wakil Ketua DPR RI bersama Forkopimcam Solokanjeruk melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Padamukti.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal melihat secara langsung proses pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus berdialog dengan para pengelola terkait kendala dan potensi pengembangan ke depan.

Menurut H. Cucun Ahmad Syamsurizal, TPS3R merupakan salah satu solusi strategis dalam penanganan persoalan lingkungan di tingkat desa.

“Pengelolaan sampah berbasis masyarakat seperti TPS3R ini harus terus didorong. Selain menjaga kebersihan lingkungan, program ini juga memiliki potensi ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga jika dikelola secara berkelanjutan,” ungkapnya.

“Peninjauan TPS3R ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga lingkungan. Kami berharap pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat terus dikembangkan untuk meningkatkan kebersihan dan kesejahteraan warga,” katanya.

Rangkaian kegiatan reses kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah warga penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang telah selesai direhabilitasi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

Dalam kesempatan tersebut, H. Cucun Ahmad Syamsurizal menegaskan pentingnya program Rutilahu bagi masyarakat kurang mampu.

“Program Rutilahu ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan hunian yang layak bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.

Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua DPR RI juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, saran, dan masukan yang disampaikan warga.

“Aspirasi masyarakat yang kami terima hari ini akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di tingkat pusat agar program-program pembangunan semakin tepat sasaran,” tambah H. Cucun.

Forkopimcam Solokanjeruk berharap melalui kegiatan reses wakil ketua DPR RI ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin demi mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Solokanjeruk.

 

Yans.

Sah! Pemkab Bandung Rekomendasikan Kenaikan UMK 2026, UMSK Segera Dikaji

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dewan Pengupahan Kabupaten Bandung telah menyelesaikan rapat pleno terkait rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bandung Tahun 2026. Rapat pleno tersebut dilaksanakan pada Senin malam (22/12/2025) dan menghasilkan tiga usulan nilai kenaikan UMK serta pandangan terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK).

Hasil rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Bandung tersebut dituangkan dalam Berita Acara Rapat Pleno tanggal 22 Desember 2025 dan disampaikan kepada Bupati Bandung sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rekomendasi UMK Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat.

Berdasarkan hasil tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS) menerbitkan Rekomendasi Penetapan Upah Minimum Kabupaten Bandung Nomor: 561/3739A–Disnaker/2025 dengan nilai kenaikan UMK sebesar 5,72% atau Rp214.917. Dengan demikian, Upah Minimum Kabupaten Bandung Tahun 2026 direkomendasikan menjadi sebesar Rp3.972.202.

Kang DS berharap penetapannya tetap mengacu pada ketentuan PP Nomor 49 Tahun 2025 yang mengatur batas minimum dan maksimum kenaikan upah.

Sementara itu, hingga saat ini, Kabupaten Bandung belum memiliki serikat pekerja sektor sektoral serta belum pernah dilakukan kajian mendalam terkait sektor-sektor unggulan yang berpotensi diberlakukan UMSK.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung, Dadang Komara menjelaskan bahwa kondisi tersebut menyebabkan Kabupaten Bandung belum termasuk ke dalam daftar Keputusan Gubernur Jawa Barat mengenai UMSK, berbeda dengan 17 kabupaten/kota lain di Jawa Barat.

“Serikat pekerja sektor sektoral ini nantinya akan bermusyawarah bersama APINDO dan Dewan Pengupahan dalam penetapan UMSK. Selain itu, sejauh ini belum pernah dilakukan kajian terkait sektor mana saja yang masuk kategori sektoral,” jelas Dadang Komara saat Rapat Koordinasi Pengupahan di Rumah Dinas Bupati Bandung, Minggu (21/12/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 yang mulai berlaku pada 18 Desember 2025, Upah Minimum Sektoral mulai diberlakukan bersamaan dengan UMP/UMK, yakni efektif per 1 Januari 2026. Namun, dalam regulasi tersebut, UMSK bersifat tidak wajib, berbeda dengan UMK yang bersifat wajib.***

 

 

Yans.

Terima Kasih Pemkab Karawang, Ipik Pachrurrozi (Anggota Satpol PP) Diangkat Menjadi P3KPW, Harapan Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah

Karawang,Jabar – YUTELNEWS com || Suasana penuh syukur meliputi Ipik Pachrurrozi, seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang, setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang secara resmi mengangkatnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW). pada senin 22/12/2025.

Kejadian ini bukan hanya menjadi momen pribadi yang berharga bagi Ipik, melainkan juga bukti apresiasi Pemkab Karawang terhadap dedikasi dan prestasi aparatur yang telah mengemban tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Sebagai anggota Satpol PP yang telah beberapa waktu berkecimpung dalam dunia kepemasyarakatan, Ipik Pachrurrozi telah terlibat dalam berbagai kegiatan penting yang bertujuan menjaga ketertiban umum dan melindungi kepentingan masyarakat. Mulai dari penegakan peraturan daerah terkait kebersihan lingkungan, pengendalian pedagang liar, hingga penanganan situasi yang membutuhkan kecepatan tanggapan, ia selalu menunjukkan komitmen yang tinggi. Banyak warga yang mengenalnya sebagai sosok yang ramah namun tegas, yang selalu berusaha menemukan solusi yang adil dalam setiap kasus yang dihadapinya.

Pengumuman pengangkatan ini datang sebagai kebahagiaan setelah proses seleksi yang ketat, di mana calon P3KPW dinilai berdasarkan kinerja, pengetahuan, dan kemampuan untuk mengemban tugas baru. Menurut sumber terkait di Pemkab Karawang, pengangkatan P3KPW merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberdayakan aparatur muda dan berprestasi, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk berkembang lebih jauh dalam karir pemerintahan.

Dengan status P3KPW,
Dalam kesempatan yang diperoleh, Ipik Pachrurrozi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Karawang, khususnya kepada pimpinan yang telah memberikan kepercayaan. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Selama ini, saya hanya berusaha melakukan tugas saya sebaik mungkin sebagai anggota Satpol PP, dan tidak menyangka akan mendapatkan pengakuan seperti ini,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, “Mulai sekarang, saya akan bekerja lebih giat lagi, memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan Kabupaten Karawang dan kesejahteraan warganya.”

Diharapkan dengan pengangkatannya sebagai P3KPW, Ipik Pachrurrozi dapat menjadi contoh bagi rekan-rekannya di Satpol PP dan aparatur pemerintah lainnya. Selain itu, upaya Pemkab Karawang dalam mempromosikan aparatur berprestasi diharapkan dapat menumbuhkan budaya kerja yang lebih profesional, tanggung jawab, dan berorientasi pada hasil di lingkungan pemerintahan daerah.

Semoga langkah ini dapat menjadi tonggak dalam perjalanan karir Ipik dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Karawang secara keseluruhan,” tukasnya.

 

Yans.

Asep Romy: Sapma Pemuda Pancasila, Harus Jadi Garda Terdepan Bantu Masyarakat Kabupaten Bandung

KAB BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna resmi melantik Pengurus Cabang Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bandung periode 2025-2028 di Gedung Moh Toha, Komplek Pemkab Bandung,pada Selasa (23/12/2025).

Pelantikan Pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung yang diketuai oleh Erick Khaerudin Anwar Rasmana dihadiri oleh Bupati Dadang Supriatna, Anggota DPR RI yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung H Asep Romy Romaya, Ketua KNPI, Ketua Karang Taruna dan jajaran OPD terkait.

Bupati Bandung H Dadang Supriatna mengatakan Pelantikan Pengurus Sapma PP Kabupaten Bandung itu merupakan awal untuk memulai pergerakan dan program-program dalam membantu pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Saya ucapkan selamat untuk seluruh Pengurus Sapma Pemuda Pancasila yang sudah dilantik. Saya berharap Sapma dapat bersinergi dengan Pemkab Bandung dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Bupati yang akrab disapa Kang DS juga menekankan bahwa Sapma PP Kabupaten Bandung harus berkontribusi dan hadir untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di masyarakat.

“Semoga Sapma dapat tetap berkontribusi untuk masyarakat dengan berbagai kegiatan dan program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kang DS.

Selain itu, ia juga meminta agar Pengurus dan anggota Sapma dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam berbagai bidang. Sebab, jika tidak memiliki kompetensi dan SDM mumpuni, bukan tidak mungkin para pemuda akan jadi penonton di masa yang akan datang.

“Saya titip teruslah belajar dan tingkatkan terus kualitas SDM. Sebab, kalau punya SDM maka kalian lah yang akan menjadi pemimpin masa depan 2045,” ungkap Kang DS.

Tak hanya itu, Kang DS juga meminta Pengurus dan anggota Sapma untuk terus melakukan sosialisasi untuk mengawal ideologi dan karakter Pancasila.

“Saya titip yang paling utama tolong jaga keutuhan NKRI, jaga ideologi Pancasila dan karakter Pancasila yang sudah mulai hilang.
Oleh karena itu, saya minta Sapma PP terus sosialisasi kepada para pemuda agar para pemuda paham dengan Pancasila,” tegas Kang DS.

Hal senada juga diungkapkan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung yang juga anggota DPR RI Asep Romy Romaya. Asep Romy berharap Sapma Pemuda Pancasila harus jadi garda terdepan dalam membantu masyarakat.

“Mulai sekarang jangan berleha-leha. Ke depan Sapma harus mampu berkolaborasi untuk melaksanakan program-program yang sudah dibuat,” ujar Ketua PP Kabupaten Bandung itu.
Tak lupa, Asep Romy juga meminta para Pengurus dan anggota Sapma untuk selalu menjaga nama baik dan marwah organisasi dengan tidak melakukan hal-hal merugikan pribadi maupun organisasi.

“Kalau ada penilaian masyarakat PP yang kurang baik, maka mulai sekarang buktikan bahwa Pemuda Pancasila akan selalu hadir membantu masyarakat. Laksanakan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Asep Romy.

Sementara itu, Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung Erick Khaerudin Anwar Rasmana mengatakan pihaknya siap menjawab tantangan untuk mengubah imej dan ‘wajah’ Pemuda Pancasila yang lebih baik.

“Mungkin ada stigma yang kurang baik di masyarakat. Tapi kami akan buktikan bisa memberikan manfaat dan hadir untuk membantu masyarakat melalui kolaborasi dengan Pemkab Bandung,” ujar Erick.

Pada periode kedua masa kepemimpinannya, Erick berjanji akan mengevaluasi berbagai kekurangan serta merancang program-program yang lebih bermanfaat untuk masyarakat sekaligus membantu program Pemkab Bandung.

Erick menyatakan Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan kebermanfataan bagi masyarakat. Salah satunya dengan berkontribusi untuk menyelesaikan masalah persampahan.

“Insya Allah awal tahun 2026 kami akan membantu masyarakat serta Pemkab Bandung untuk membantu mengurangi sampah melalui program Sapma Bedas. Untuk tahap awal rencananya,”tukasnya.

 

 

Yans.

Jalan Sukabirus Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Bupati Bandung Kang DS dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna pada tahun anggaran 2025 lebih fokus kepada peningkatan Infrastruktur Jalan yang ada diwilayah Dayeuhkolot, Jalan Sukabirus Desa Citeurep,Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada Selasa 23/12/2025.

Dalam setiap moment dan kesempatan Bupati H Dadang Supriatna baik saat pertemuan dengan pada pimpinan OPD, Camat, serta Kepala Desa Ia selalu menyampaikan, bahwa pemkab Bandung tengah fokus terhadap peningkatan infrastruktur Jalan dan Gang-gang serta bangunan Pelayanan Masyarakat.

Kali ini apresiasi disampaikan warga Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. yang sangat mengapresiasi dan ucapkan rasa terima kasih kepada Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Dr Ir H Zeis Zultaqawa ST. M.M. atas terealisasinya pembangunan jalan Raya Sukabirus Desa Citeurep.

Ungkapan terima kasih tersebut disampaikan secara langsung oleh Warga Dayeuhkolot dan warga setempat melalui spanduk bertuliskan “Terima kasih kepada Bupati Bandung Bapak Dr.H.M.Dadang Supriatna ,S.Ip.M.Si atas pembangunan jalan Raya Sukabirus di wilayah kecamatan dayeuhkolot.

Disampaikan pula kepada jajajaran tim Pentahelix Dayeuhkolot pasalnya Pembangunan jalan tersebut termasuk kepedulian tim pentahelix serta sangat disambut antusias oleh warga, karena selama ini kondisi jalan yang selalu hujan lebat pasti banjir, menggeunang, menjadi kendala bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Dengan adanya perbaikan, warga berharap akses jalan Sukabirus menjadi lebih lancar dan mendorong pertumbuhan ekonomi, “.

Salah satu warga Desa Citeurep mengatakan, pembangunan jalan Sukabirus ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati H Dadang Supriatna. Sekarang pembangunan jalan sukabirus ini khususnya masyarakat akan lebih berkembang lagi ” ujarnya.

“Semoga ini menjadi kebaikan Bapak Bupati Bandung dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Semoga Allah SWT membalasnya,

Mudah mudahan atas kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah,Pentahelix dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

“Pembangunan jalan Sukabirus di Desa Citeurep ini adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kami tim pentahelix akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur bisa dirasakan secara merata di seluruh Kabupaten Bandung

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memelihara jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” tambahnya.

Dengan terealisasinya pembangunan jalan sukabirus ini, masyarakat Desa Citeurep optimistis aktivitas ekonomi, sosial dan pendidikan di wilayah mereka akan semakin lancar dan berkembang.”tukasnya.

 

Yans

Kepala UPTD Dalduk PK Kecamatan Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah : Hari Ibu Momentum Menguatkan Peran Perempuan dalam Keluarga dan Pembangunan Daerah

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala UPTD Dalduk PK Kecamatan Dayeuhkolot Hj Wahidatun Nikmah , menyampaikan ucapan ” Selamat Hari Ibu” yang diperingati setiap tanggal 22 Desember. Peringatan Hari Ibu tahun 2025 yang jatuh pada Senin (22/12/2025) dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penghormatan atas peran strategis perempuan, khususnya para ibu, dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa.

Menurut hj Wahidatun Nikmah, keberadaan seorang ibu memiliki makna yang sangat mendasar dalam kehidupan manusia. Ibu tidak hanya berperan sebagai sumber kasih sayang, tetapi juga menjadi pendidik pertama dan utama yang menanamkan nilai-nilai moral, etika, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada generasi penerus bangsa.

“Ibu bukan hanya sumber kasih sayang, tetapi juga sosok pendidik pertama yang menanamkan nilai, etika, dan semangat pengabdian sejak dini. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang menentukan masa depan bangsa,” ujar hj Wahidatun.

Sebagai perempuan sekaligus Kepala Uptd Dalduk Pk Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Nikmah, menegaskan bahwa kekuatan dan ketangguhan seorang ibu memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang berkarakter, berdaya saing, serta berakhlak mulia. Ia meyakini bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berawal dari pendidikan dalam keluarga.

Hj Wahidatun Nikmah juga menekankan bahwa peran ibu dan perempuan saat ini tidak lagi terbatas pada lingkup domestik. Seiring perkembangan zaman, perempuan semakin aktif berkontribusi di berbagai sektor, termasuk pendidikan, sosial, ekonomi, hingga pemerintahan dan pengambilan kebijakan publik.

“Peran ibu tidak berhenti di rumah. Perempuan juga berkontribusi nyata dalam pembangunan, dalam dunia kerja, sosial kemasyarakatan, bahkan dalam pengambilan keputusan strategis demi kemajuan daerah,” tuturnya.

Ia menilai, keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan keadilan gender serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, Hj Wahidatun pun mendorong agar perempuan kabupaten bandung, khususnya di Kecamatan dayeuhkolot , terus diberi ruang, kesempatan, dan dukungan yang setara untuk mengembangkan potensi diri.

Dalam momentum Hari Ibu ini, Hj Wahidatun Nikmah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih menghargai, mendukung, dan melindungi peran perempuan, baik di lingkungan keluarga maupun di ruang publik. Menurutnya, dukungan terhadap perempuan berarti turut memperkuat fondasi bangsa.

“Menghargai peran ibu dan perempuan berarti kita sedang memperkuat masa depan bangsa. Karena dari ibu yang kuat, lahir generasi yang tangguh dan berdaya saing,” katanya.

Menutup pernyataannya, Kepala Uptd Dalduk PK Kecamatan dayeuhkolot, hj Wahidatun Nikmah tersebut menyampaikan harapan agar peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam seluruh aspek kehidupan.

“Selamat Hari Ibu ” . Semoga perempuan Kabupaten Bandung senantiasa diberikan ruang, kesempatan, dan dukungan untuk terus berkarya, berdaya, dan mengabdi bagi bangsa serta daerah tercinta,” pungkasnya.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.