Pendiri LSM Bungoeng Lam Jaroe Memohon Kepada DPRK Langsa Jangan Mati Suri dan Memejamkan Mata Terhadap PDAM yang Beberapa Hari Ini Padam

Pendiri LSM Bungoeng Lam Jaroe Memohon Kepada DPRK Langsa Jangan Mati Suri dan Memejamkan Mata Terhadap PDAM yang Beberapa Hari Ini Padam

YUTELNEWS.Com | KOTA LANGSA – Aktivis Zulfadli.S.sos.l. MM sekaligus pendiri LSM BUNGOENG LAM JAROE meminta kepada DPRK Langsa selaku wakil rakyat jangan mati suri terhadap air PDAM yang sudah lama padam di Kota Langsa,

“Seharusnya DPRK Langsa menekan kan Direktur PDAM agar dapat bisa memutar otak mencari solusi agar air PDAM bisa hidup kembali jangan terima pasrah saja seperti tidak merasa bersalah, ingat kita itu punya otak untuk berfikir bukan ada otak cuman tingal duduk-duduk saja, kalau begitu banyak orang yang bisa jadi direktur PDAM,” ujar Zul dengan tegas.

Lanjut Zulfadli kembali, apabila penyebabnya listrik di Kota Langsa mati memangnya genset pengganti listrik padam apa memang tidak ada dan kalau pun rusak tentunya harus ada cadangan, jangan taunya menikmati hasil PAD daerah saja yang pandainya tapi solusi tidak ada disaat masyarakat Kota Langsa membutuhkan.

“Ingat ya PDAM itu berdiri sudah pada masa Belanda dulu tinggal kita yang menjalankan saja susahnya minta ampun jadi buat apa ada DPRK Langsa kalau hanya menikmati hasil gaji PAD Kota Langsa saja, lebih baik DPRK Langsa di bubarkan saja karena rugi membayar gaji DPRK Langsa dan masyarakat Kota Langsa harus cerdas,” jelasnya.

DPR Kota Langsa itu sebenarnya honor daerah gaji mereka di bayar pakai PAD di daerah jadi wajar-wajar saja masyarakat Kota Langsa menuntut kinerja wakil rakyatnya,” tandas Zulfadli dengan nada kesal.

(Red) 

 

Pimpinan Redaksi Media RajaNews: Saat Listrik Mati, Sinyal pun Ikut Padam Masa Perusahaan Raksasa Telkomsel Tak Mampu Siapkan Genset

Pimpinan Redaksi Media RajaNews: Saat Listrik Mati, Sinyal pun Ikut Padam Masa Perusahaan Raksasa Telkomsel Tak Mampu Siapkan Genset

YUTELNEWS.com | KOTA LANGSA – Keluhan warga terhadap Telkomsel kembali memuncak. Setiap kali listrik padam di Kota Langsa dan Aceh Timur, jaringan Telkomsel ikut hilang tanpa perlawanan. Situasi ini terasa semakin menyesakkan karena terjadi di tengah kondisi bencana di beberapa wilayah Aceh, ketika komunikasi justru sangat diperlukan untuk koordinasi dan keselamatan warga.

Pimpinan Redaksi RajaNews, Said Yan Rizal mengaku bingung sekaligus kesal. Baginya, perusahaan sebesar Telkomsel semestinya mampu memastikan jaringan tetap hidup melalui pasokan listrik cadangan di setiap Base Transceiver Station (BTS).

“Begitu lampu mati, sinyal Telkomsel ikut padam. Kami sudah sangat kecewa. Telkomsel perusahaan besar dengan keuntungan triliunan, tapi masa siapkan genset saja tidak sanggup…..? Masyarakat bayar mahal, pelayanan malah makin turun,” ungkapnya.

“Pimred menekankan bahwa dalam situasi darurat seperti sekarang, fungsi komunikasi bukan lagi soal kenyamanan, melainkan kebutuhan mendesak untuk keselamatan dan koordinasi. Ia menilai hilangnya jaringan saat listrik padam menunjukkan lemahnya antisipasi,” jelasnya.

“Ketika bencana, jaringanlah yang paling dibutuhkan. Bagaimana kami menghubungi keluarga? Bagaimana koordinasi bantuan? Ini bukan permintaan mewah, ini kebutuhan dasar,” tegasnya.

Warga lainnya pun menyampaikan keluhan serupa, mempertanyakan kesiapan Telkomsel dalam memenuhi standar layanan komunikasi yang stabil. Mereka mendesak perusahaan segera memperbaiki sistem cadangan daya agar BTS tetap berfungsi meski listrik padam berhari hari.

Hingga berita ini diterbitkan, Telkomsel belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan ataupun langkah perbaikan yang akan dilakukan.

(Red)

FGD KUHAP BARU: Tantangan dan Harapan untuk Sistem Peradilan Pidana Modern

SUL-SEL, YUTELNEWS.COM  —Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dan seminar dengan tema “KUHAP BARU: Tantangan dan Harapan pada, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pembaruan sistem peradilan pidana yang lebih modern, akuntabel, dan adil.

Seminar ini mempertemukan akademisi, praktisi hukum, dan penegak hukum di Sulawesi Selatan untuk membahas penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Acara dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Dr. Didik Farkhan Alisyahdi yang menekankan pentingnya terobosan dalam KUHAP baru termasuk proses, Deferred Prosecution Agreement (DPA) untuk perusahaan yang harus disetujui oleh hakim,” Ujarnya.

Dalam sambutan Ketua Panitia Teguh Suhendro, disampaikan bahwa KUHAP baru membawa perubahan seperti peningkatan hak tersangka dan peran penyidik, penuntut umum, serta hakim,” kata Suhendro.

FGD ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan kelembagaan dalam pelaksanaan KUHP dan KUHAP serta diharapkan dapat memberikan solusi untuk transisi sistem peradilan di Indonesia.

Diskusi diisi oleh narasumber yang kompeten dan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk mewujudkan sistem peradilan yang berorientasi pada keadilan.

(Abu Algifari)

Serah Terima Sementara (PHO) Kepada Pemerintah Kota Payakumbuh Dalam Pembangunan Kios Relokasi untuk Pedagang Kebakaran

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Pengerjaan kios yang akan menjadi tempat relokasi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Payakumbuh telah selesai pada, Rabu (10/12/2025).

Pembangunan ini dilakukan oleh CV. Lintas Roda Baru dan mencakup ratusan kios di dua lokasi, yaitu di belakang Pos Lantas dan Jalan Sutan Usman dengan total biaya Rp1.594.560.000.-

Proyek ini telah dilakukan Serah Terima Sementara (PHO) kepada Pemerintah Kota Payakumbuh. Sebanyak 180 kios telah selesai dibangun, dengan 132 dari dana APBD dan 48 dari donasi.

Tahun 2025 direncanakan membangun 202 kios, dengan 22 kios masih dalam proses. Pengelola proyek, CV. Lintas Roda Baru, menyelesaikan pengerjaan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, yaitu 45 hari.

Kios memiliki ukuran 2×2,5 m dan terbuat dari rangka baja ringan serta dinding triplek. Setelah penyelesaian, pemerintah akan segera melakukan undian untuk penempatan kios bagi pedagang yang terkena dampak kebakaran.

Pembangunan kios relokasi telah selesai lebih awal dan akan segera dilaksanakan proses penempatan untuk pedagang. Ini diharapkan dapat membantu pedagang kembali berjualan setelah kebakaran yang terjadi.

(MMD)

Bupati Bandung Kang DS, Apresiasi Dukungan KDM Atasi Banjir Dayeuhkolot -Bojongsoang, Normalisasi Sungai Hingga Relokasi Warga.

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan siap membantu upaya Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap melanda Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

KDM menyatakan Pemprov Jabar bersama Pemkab Bandung telah menyiapkan beberapa solusi untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot, baik solusi jangka pendek maupun jangka panjang

“Kami siap membantu Kabupaten Bandung agar tidak menjadi beban terus menerus. Bupati Bandung kan pusing jika setiap musim hujan air naik. Ini kan permukaan air Citarum di Bandung itu sudah di bawah laut,” ujar Gubernur KDM saat mengunjungi Kantor Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Fokus utama penanganan banjir di Bojongsoang dan Dayeuhkolot, kata Dedi Mulyadi, adalah normalisasi Sungai Citarum yang menjadi penyebab utama banjir, termasuk aliran sungai-sungai lain di wilayah Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

“Normalisasi Sungai ini meliputi pengerukan sungai karena sedimentasinya sudah sangat tebal. Kemudian nanti sungainya diperlebar,” jelas KDM.

Untuk mendukung upaya pelebaran sungai, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung akan menertibkan bangunan-bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum maupun aliran sungai lainnya.

Sementara, warga yang nenempati bangunan atau rumah di sepanjang bantaran sungai dipastikan akan direlokasi. Relokasi ini bukan hanya sekadar memindahkan warga, tetapi juga memberikan solusi yang manusiawi.

“Solusinya, sekarang cariin rumah kontrakan dulu sambil Pemprov dan Pemkab nanti menyiapkan tempat relokasi,” ungkap KDM.

“Nanti jika sungai sudah diperlebar, kalaupun airnya meluap tidak pusing lagi karena sudah tidak ada lagi warga di bantaran sungai. Pokoknya seluruh wilayah yang ada di bantaran sungai akan kita relokasi semua,” tambahnya.

Sedangkan solusi jangka panjang yang telah disiapkan oleh kolaborasi KDM dan Bupati Bandung Kang DS adalah pembangunan embung-embung atau kolam retensi sebagai pengendali banjir di wilayah Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan terima kasih atas dukungan langsung dari Gubernur KDM dalam upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Bandung terutama di Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menambahkan pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Pemprov Jabar untuk membantu menyelesaikan permasalahan banjir ini.

Di lapangan, lanjut Kang DS, pihaknya langsung bergerak untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait rencana relokasi terhadap hunian warga yang terletak di bantaran sungai sesuai instruksi Gubernur KDM.

Sesuai hasil peninjauan langsung di lapangan dan data dari pihak desa maupun RT/RW, Kang DS mengatakan masih banyak rumah warga yang berdiri di atas lahan bantaran sungai. Seperti di RW 8, 9 dan RW 10 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot.

“Seperti kata Pak Gubernur, nanti warga yang di bantaran sungai ini akan direlokasi tempat tinggalnya. Tapi untuk sementara dengan cara memberi rumah kontrakan dulu,” kata Kang DS.

Sementara di Kecamatan Bojongsoang, terdapat 372 kepala keluarga korban banjir yang akan direlokasi. Mereka, kata Bupati, terhimpit oleh dua sungai yaitu Sungai Citarum dan Cikapundung sehingga hampir setiap musim hukan kebanjiran.

Setiap keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung mendapat bantuan Rp10 juta untuk biaya sewa kontrak sementara di lokasi aman. Hal itu sesuai yang disampaikan KDM saat berkunjung ke Bojongsoang beberapa hari lalu.

“Mudah-mudahan dengan dorongan Pak Gubernur akan ada percepatan. Kami akan terus mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan banjir ini baik dengan pentahelix maupun kolaborasi lainnya,” tegas Kang DS. (**)

Yans.

Sekjen Kemendagri Tekankan Optimalisasi APBD dan Penguatan Inovasi Daerah

Jakarta – YUTELNEWS com|| Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan pentingnya optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penguatan inovasi daerah, serta percepatan reformasi layanan publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pesan tersebut disampaikannya saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Keynote Speaker pada BeritaSatu Regional Forum 2025 bertema “Empowering Regions, from Local to Global” yang digelar oleh B-Universe di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Tomsi menegaskan bahwa belanja pemerintah berperan penting dalam menjaga perputaran ekonomi, memperkuat daya beli, dan mendorong konsumsi rumah tangga. Pemerintah daerah (Pemda), kata dia, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan belanja publik terserap secara cepat dan tepat. “Hal ini penting karena menjadi kontributor terbesar untuk angka pertumbuhan nasional dan menstimulasi investasi swasta,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar daerah masih memiliki kapasitas fiskal yang lemah sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal. Salah satunya melalui inovasi daerah yang setiap tahun menunjukkan peningkatan. Ia mengapresiasi berbagai terobosan yang telah lahir, termasuk pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang mempermudah masyarakat dan pelaku usaha mengakses beragam layanan dalam satu tempat.

Selain itu, menjelang kebijakan anggaran tahun 2026, Tomsi menyampaikan empat strategi yang perlu menjadi perhatian Pemda. Pertama, efisiensi dan optimalisasi belanja daerah, terutama melalui percepatan realisasi APBD untuk mendorong perputaran ekonomi lokal. Kedua, pengembangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan potensi lokal dan teknologi digital.

Ketiga, pemanfaatan Program Strategis Nasional sebagai peluang pertumbuhan daerah melalui integrasi proyek-proyek besar ke dalam kebijakan daerah. Keempat, penguatan peran swasta melalui kemudahan perizinan, termasuk penyederhanaan, percepatan, dan peningkatan transparansi proses perizinan.

“Hal ini akan mendorong tumbuhnya sektor swasta, memperkuat investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru. Daerah-daerah kita dorong untuk mengecek kembali seluruh persyaratan perizinan yang memang bisa dipangkas, dikurangi, dipercepat waktunya, dan ini akan tentunya membantu percepatan daripada pelaksanaan investasi tersebut,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Muhammad Ilham Laporkan ke Polres Labuhan Batu Tentang Pencemaran Nama Baik Terhadap Dirinya 

LABUHAN BATU, YUTELNEWS.COM —Muhammad Ilham, seorang wiraswasta berusia 35 tahun telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE ke Polres Labuhan batu pada, Rabu (10/12/2025).

Laporannya terdaftar dengan nomor LP/B/1544/XII/2025. Ia mendesak polisi agar segera mengambil tindakan hukum terhadap pelaku yang merusak reputasinya melalui media sosial,” kata Muhammad Ilham.

Kasus ini bermula dari sebuah postingan di TikTok oleh akun Rio Tan yang memposting rekaman percakapan serta menampilkan foto Muhammad Ilham, sambil mengaitkan dirinya dengan penuntutan uang kepada bandar narkoba.

Muhammad Ilham menyatakan bahwa informasi tersebut adalah fitnah yang merugikan namanya,” ucapnya.

Ia meminta,” Agar Polres Labuhan batu segera memproses laporan ini dan mengusut tuntas pelaku pencemaran nama baik tersebut,” pinta Muhammad Ilham.

( Anshori Pohan)

Kejar Target Perekaman Penduduk 100 Persen, Mendagri Minta Ditjen Dukcapil Lebih Agresif

Jakarta – YUTELNEW com || Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar lebih agresif dalam mempercepat perekaman data kependudukan. Pasalnya, tingkat perekaman saat ini baru mencapai 97 persen dari total penduduk Indonesia, sehingga perlu ditingkatkan.

“Harapan kita yang bisa terdata ya idealnya impian kita 100 persen warga negara Indonesia dan siapa pun yang tinggal di Indonesia dia terdata dalam server kita, itu target kita,” ujarnya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Lembaga Pengguna 2025 di Pullman Jakarta Central Park, Selasa (9/12/2025).

Mendagri meminta jajaran Dukcapil menyusun program yang dapat mendorong percepatan pendataan dengan lebih agresif. Ia menegaskan agar seluruh Dinas Dukcapil kabupaten/kota menerapkan pendekatan jemput bola, terutama bagi kelompok masyarakat yang sulit dijangkau. “Saya ingin agar lebih agresif untuk mengidentifikasi warga negara atau non-warga negara yang tinggal di Indonesia untuk mendaftar,” ujarnya.

Menurutnya, kelompok masyarakat adat di pedalaman, masyarakat prasejahtera, hingga tunawisma yang tidak memiliki domisili harus menjadi sasaran prioritas. Ia mengingatkan bahwa undang-undang menjamin pelindungan bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang tergolong prasejahtera.

Mendagri juga menyoroti persoalan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang kesulitan memperpanjang dokumen kependudukan karena harus pulang ke Indonesia. Ia mengapresiasi kerja sama Dukcapil dengan perwakilan Republik Indonesia di berbagai negara untuk mempermudah layanan bagi diaspora.

“Sedih kadang-kadang kalau misalnya mereka untuk memperpanjang KTP-nya, mereka harus pulang ke Indonesia. Berapa biayanya?” ujar Mendagri.

Selain itu, Mendagri menekankan pentingnya penguatan infrastruktur teknologi informasi Dukcapil, meliputi server, storage, bandwidth, hingga keamanan siber. “Tolong perkuat betul selain tata kelola adalah infrastruktur IT-nya,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa data kependudukan merupakan aset strategis negara yang perlu dilindungi. Data tersebut telah dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, dan menjadi basis penyusunan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.

Di sisi lain, Mendagri juga memerintahkan jajaran Dukcapil untuk bergerak cepat memberikan layanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia memastikan masyarakat terdampak sangat membutuhkan layanan tersebut. Mendagri juga telah menginstruksikan Ditjen Dukcapil untuk segera menurunkan tim ke daerah bencana guna memberikan pelayanan langsung.

Turut hadir dalam Rakornas tersebut Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, perwakilan Bank Dunia Jonathan Marskell, Kepala Dinas Dukcapil se-Jabodetabek, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

Yans

Wamendagri Ribka Haluk Terima Penghargaan Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

Jakarta – YUTELNEWS com|| Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) sekaligus Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Ribka Haluk menerima penghargaan Papua Special Autonomy Development Accelerator pada ajang Big 40 Awards yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (8/12/2025). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah dan kontribusi Ribka dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah Papua.

Dalam sambutannya, Wamendagri Ribka menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi dirinya untuk terus memperkuat transformasi pembangunan di Papua.

“Saya Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bisnis Indonesia yang telah memberikan reward kepada kami pada malam hari ini,” ujar Ribka.

Ribka juga menekankan peran strategis media dalam pembangunan nasional. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan media dapat semakin menguat demi terwujudnya Indonesia Emas. “Tentunya Bisnis Indonesia akan menjadi pilar pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas, dan kami titipkan kepada Bisnis Indonesia terus maju, berprestasi bagi Indonesia,” jelasnya.

Adapun penghargaan tersebut diberikan kepada Ribka karena dinilai konsisten memperkuat implementasi Otsus secara inklusif dan konstruktif. Selain itu, Ribka juga berperan penting dalam penguatan pemberdayaan masyarakat, tata kelola pemerintahan daerah, hingga percepatan layanan publik di Tanah Papua. Ribka juga dikenal sebagai salah satu figur perempuan Papua yang berpengaruh dalam agenda pembangunan kawasan timur Indonesia.

“Sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri dan Anggota Komite [Eksekutif] Percepatan Pembangunan Otsus Papua, beliau fokus pada pemberdayaan masyarakat, tata kelola pemerintah daerah, dan percepatan pelayanan publik. Dan beliau menjadi salah satu figur perempuan Papua yang paling berpengaruh dalam agenda pembangunan kawasan timur Indonesia,” ujar pihak penyelenggara.

Puspen Kemendagri

Yans

Sekjen Kemendagri Soroti Kenaikan Harga Komoditas Pangan di Daerah dengan Lahan Subur.

Jakarta – YUTELNEWS.com|| Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti bawang merah dan cabai rawit di beberapa daerah. Pasalnya, tak sedikit dari daerah tersebut merupakan wilayah yang memiliki lahan subur.

Hal itu disampaikan Tomsi pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Inventarisasi Jembatan Pejalan Kaki ke Satuan Pendidikan dan Sarana Publik Lainnya, serta Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Rapat berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada Senin (8/12/2025).

“Kami minta untuk teman-teman daerah atau yang mewakili agar segera mengambil langkah, berkomunikasi dengan daerah-daerah yang bawangnya surplus atau tidak naik sehingga dapat menurunkan harga,” jelas Tomsi.

Berdasarkan data yang dikantonginya, sebanyak 276 daerah mengalami kenaikan harga bawang pada minggu pertama Desember 2025. Kemudian, 261 daerah mengalami kenaikan harga cabai rawit pada periode yang sama. Sementara itu, cabai merah mengalami kenaikan harga di 257 daerah.

Tomsi memaklumi apabila kenaikan tersebut terjadi di daerah-daerah terdampak bencana. Namun, dari daftar daerah yang mengalami kenaikan harga, banyak di antaranya bukanlah daerah terdampak dan justru memiliki lahan yang subur. Karena itu, dirinya mempertanyakan keinginan pemerintah daerah (Pemda) setempat dalam mengendalikan harga yang terbilang tinggi.

“Ini daerah-daerah subur semua, ini naiknya 200 persen, 100 persen,” ungkapnya.

Ia berharap Pemda sadar dan segera berupaya mengatasi kenaikan harga komoditas pangan. Berdasarkan data Kemendagri per 8 Desember 2025, terdapat 335 daerah yang merencanakan gerakan menanam. Ia mengimbau daerah-daerah tersebut agar memperhatikan jenis komoditas yang ditanam sesuai kebutuhan.

Dalam kesempatan itu, Tomsi juga mengimbau daerah agar mendukung berbagai program pemerintah. Termasuk pendataan jembatan pejalan kaki yang rusak dan menghubungkan ke satuan pendidikan maupun pelayanan publik. Dukungan juga perlu diberikan terhadap Program 3 Juta Rumah yang merupakan bagian dari prioritas nasional.

Turut hadir langsung dalam kesempatan itu sejumlah pembicara, di antaranya Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andriko Noto Susanto, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Telisa Aulia Falianty. Sejumlah pembicara lainnya dari kementerian dan lembaga turut bergabung secara virtual. Forum ini juga diikuti oleh jajaran Pemda termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Puspen Kemendagri

Yans.

Respons Cepat Brimob Polda Riau : Dua Korban Banjir Ditemukan di Agam

Pekanbaru – yutelnews.com ||
Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam BKO Aman Nusa II kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pada pukul 14.10 WIB, petugas menemukan dua korban banjir, seorang ibu dan anak, di kawasan Kampung Kunyik, Kecamatan Palembayan.
Senin (01/12/2025)

Korban masing-masing diketahui bernama Fany Rama Putri (31) dan putranya Faris Al-Fatih (6). Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang melanda area pemukiman.

Setelah ditemukan, personel Brimob segera melakukan proses evakuasi dan membawa kedua jenazah ke Mushola Baitul Ikhlas TPA/MDA Jorong Subarang untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak terkait.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, menyampaikan bahwa seluruh personel Brimob yang diterjunkan terus bekerja maksimal di lapangan guna membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami turut berduka cita atas korban yang ditemukan hari ini. Personel di lapangan tetap melakukan penyisiran di titik-titik rawan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti dengan cepat. Brimob hadir untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan memastikan keselamatan warga,” ujarnya.

Hingga saat ini, tim Brimob Polda Riau bersama unsur SAR lainnya masih melanjutkan operasi pencarian dengan menyisir area terdampak banjir. Kondisi medan yang licin serta adanya material lumpur tidak mengurangi semangat personel untuk mengefektifkan upaya penyelamatan dan penanganan bencana.|| AS

Kapolres Labuhan Batu dan Satgas Inti Prabowo Berikan Bantuan untuk Korban Banjir di Sei Mencirim

DELI SERDANG, YUTELNEWS.COM —Banjir yang terjadi di Sei Mencirim, Desa Lalang, telah menyebabkan kerugian serius bagi warga. Kapolres Labuhan Batu dan Satgas Inti Prabowo segera memberikan bantuan.

Kapolres Labuhan Batu bekerja sama dengan Satgas Inti Prabowo, yang diketuai oleh Bunda Kumala, dalam menangani keadaan darurat ini.

Satgas mendirikan dapur umum dan menyalurkan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.

Bantuan ini bertujuan tidak hanya untuk aspek material, tetapi juga untuk membangun rasa aman dan kepercayaan masyarakat.

Kehadiran dapur umum memberikan efek psikologis positif, membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan organisasi sosial dalam mengatasi bencana.

Bantuan yang diberikan memperkuat solidaritas sosial dan menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif dapat mengurangi dampak bencana.

(Redaksi Rizal Hsb)

Epy Kusnandar Telah meninggal dunia ,Aktor Senior Pemeran ‘ Kang Mus’, Serial Preman Pensiun

Jakarta – YUTELNEWS com || Aktor senior Epy Kusnandar, yang populer lewat perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron ” Preman Pensiun”, meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025). Kabar duka itu disampaikan langsung oleh sang istri, Karina Ranau, melalui akun media sosialnya pada sore hari.

Dalam unggahan tersebut, Karina memastikan bahwa Epy menghembuskan napas terakhir pada pukul 14.24 WIB. Ia menuliskan pesan duka singkat yang menyiratkan kehilangan mendalam. “Telah berpulang ke Rahmatullah Epy Kusnandar bin Erning Sutarsa,” demikian penggalan informasi yang ia bagikan.

Rumah Duka dan Jadwal Pemakaman
Karina turut menyampaikan lokasi rumah duka yang berada di Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sejumlah kerabat, sahabat sesama artis, serta para penggemar sudah mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/12/2025) pukul 08.00 WIB di TPU Jeruk Purut. Salah satu kerabat keluarga menyebut bahwa almarhum akan dimakamkan secara sederhana. “Kami mengikuti amanah keluarga untuk memakamkan beliau besok pagi,” ungkap seorang kerabat yang meminta namanya disingkat, HRS.

Perjalanan Karier: Dari Teater hingga Ikon Televisi, Lahir sebagai seniman dengan latar belakang teater, Epy Kusnandar telah puluhan tahun berkarya di dunia seni peran Indonesia. Namanya melambung tinggi berkat karakter Kang Mus, sosok yang kemudian melekat kuat di hati penonton.

Epy dikenal sebagai aktor yang mampu memainkan karakter unik, penuh ekspresi, dan dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Ia juga beberapa kali membintangi film layar lebar serta terlibat dalam sejumlah proyek musik.

Seorang rekan sesama pemain Preman Pensiun yang disingkat RN, mengenang Epy sebagai sosok yang hangat. “ Bang Epy itu orangnya penyayang dan selalu serius saat bekerja. Kami sangat kehilangan,” ujarnya.

Kehidupan Pribadi dan Sorotan Beberapa Tahun Terakhir
Epy Kusnandar menikah dengan Karina Ranau pada 2008. Dari pernikahan tersebut, keduanya dianugerahi tiga orang anak. Kehidupan keluarga mereka dikenal harmonis, meski beberapa kali menjadi sorotan publik.

Pada Mei 2024, Epy sempat menghebohkan pemberitaan nasional setelah ditangkap aparat kepolisian terkait kasus penyalahgunaan narkotika golongan I (ganja). Ia kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Meski begitu, banyak sahabat menyebut bahwa Epy berupaya memperbaiki diri setelah kejadian tersebut.

Kini, kepergian Epy Kusnandar menyisakan duka mendalam bagi dunia seni Indonesia. Sosok Kang Mus yang ikonik menjadi warisan yang akan selalu diingat oleh publik.

Penggemar Sampaikan Duka Mendalam Di berbagai platform media sosial, ribuan ucapan duka mengalir dari para penggemar. Banyak yang merasa kehilangan aktor yang dianggap mampu menghadirkan karakter realistis dan dekat dengan kehidupan masyarakat kecil.

Salah satu penggemar menuliskan pesan menyentuh, “Terima kasih telah menghibur kami bertahun-tahun. Kang Mus, akan selalu hidup lewat karya-karyanya.”

Kepergian Epy Kusnandar bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia hiburan Tanah Air yang selama ini mendapat warna tersendiri dari kehadirannya.

 

Yans.

Kasus Hilangnya Ribuan Minyak Goreng Batang dan Respons Publik

BATANG, JAWA TENGAH, YUTELNEWS.COM —Kasus hilangnya ribuan minyak goreng di Batang, Jawa Tengah, senilai sekitar Rp400 juta, menjadi sorotan publik. Sudah 17 hari sejak laporan dilaporkan namun belum ada penangkapan pelaku meski bukti sudah ada pada, Rabu (26/11/2025).

Kejadian Agung Tirtayasa membeli minyak dari PT Abim yang diangkut oleh sopir Slamet Muhammad Hidayat. Sopir meminta tambahan biaya dan setelah komunikasi terputus truk ditemukan di Indramayu tanpa muatan.

Tim Polres Batang memiliki bukti seperti rekaman video dan pengakuan sopir serta menemukan barang bukti minyak di rumah pelaku bernama Andi.

Hingga 26 Oktober 2025 belum ada pelaku yang ditahan termasuk sopir dan pelaku utama Andi yang melarikan diri.

Publik mempertanyakan mengapa sopir yang berinformasi vital dilepas identitas pelaku diketahui tetapi tidak ditindak dan mengapa pelapor tidak mendapatkan salinan laporan.

Korban Agung Tirtayasa, sebagai pelapor merasa kecewa karena tidak ada kemajuan serta tidak mendapatkan salinan laporan resmi.

Kasus ini menimbulkan kekecewaan dan dugaan hambatan dalam penyidikan serta menjadi ujian bagi integritas Polres Batang dalam menangani kasus.

Publik mendesak perhatian dari Kapolda Jateng / Kapolri agar penyidikan dapat dilakukan secara transparan dan adil.

(M.Effendi)

Apresiasi untuk Guru Muhammadiyah dalam Perayaan Milad ke-113 di Mranggen

DEMAK, YUTELNEWS.COM —Pimpinan Cabang Muhammadiyah Mranggen menyelenggarakan acara akbar, Tabligh Akbar, dalam rangka memperingati Milad ke-113 Muhammadiyah di Masjid Al-Asyhar. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pengabdian masyarakat dan bakti sosial pada, (23/11/2025).

Dr. Fuad Al-Hamidy menyampaikan pesan penting tentang peran warga Muhammadiyah dalam memberi manfaat bagi masyarakat, mengibaratkan semangat mereka sebagai matahari yang menerangi dunia.

Acara ini mencakup berbagai bakti sosial seperti:

-Apresiasi untuk Guru Muhammadiyah

-Pengobatan Gratis

-Pijat Punggung Gratis

-Pembagian Sayur kepada Warga

Dr. H. Zubaidi, Ketua PCM Mranggen, menekankan perlunya persatuan dan kolaborasi untuk meningkatkan kontribusi kepada masyarakat,” ucapnya.

Panitia penyelenggara, Jasno, S.Pd, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini dan mengumumkan bahwa kegiatan peringatan HUT ke-113 akan terus berlanjut, termasuk jalan sehat yang direncanakan pada, (30/11/2025),” ujarnya.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dan PCM Mranggen menegaskan kembali komitmennya untuk terus berdakwah dan memberikan program sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

(M. Effendi)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.