Sinergi Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara Kian Kuat, Jalan Menuju SAE Kini Makin Optimal

 

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara terus diperkuat. Hal ini terlihat dari kunjungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi ke Lapas Warungkiara pada kamis (16/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung kondisi infrastruktur jalan menuju Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang sebelumnya telah dilakukan pengerasan menggunakan hot mix. Jalan tersebut menjadi akses utama dalam menunjang aktivitas pembinaan warga binaan di lingkungan lapas.

Dalam peninjauan itu, tim Disperkim bersama jajaran Lapas Warungkiara melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas jalan, mulai dari kondisi fisik hingga aspek keberlanjutan infrastruktur. Hal ini dilakukan guna memastikan jalan tetap layak digunakan dan mampu mendukung kegiatan pembinaan secara optimal.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan menuju SAE merupakan langkah strategis dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian.

“Dengan akses jalan yang baik, kegiatan pembinaan di lahan SAE bisa berjalan lebih maksimal. Ini sangat membantu kami dalam menciptakan warga binaan yang mandiri dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Disperkim Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana yang berdampak luas, termasuk bagi lembaga pemasyarakatan.

Peninjauan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada masyarakat umum, tetapi juga menyentuh sektor pembinaan sebagai bagian penting dalam sistem pemasyarakatan nasional.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan hubungan antara Pemkab Sukabumi dan Lapas Warungkiara semakin solid, serta mampu menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan memberikan manfaat nyata di masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

FORUM JAMSOS INGATKAN DIREKSI BPJS TK WASPADAI KETAHANAN DANA JAMSOS AKIBAT PERANG IRAN-AS

YUTELNEWS.com | Jakarta — Forum Jamsos lintas Federasi dan Konfederasi Pekerja dan Buruh ingatkan Direksi dan Dewas BPJS Ketenagakerjaan (TK) waspadai menurunnya ketahanan dana Jamsos akibat perang Iran vs Amerika yang terus berlangsung.

“Konflik yang terus berlanjut antara Iran dan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2026 memiliki korelasi langsung dan signifikan terhadap ketahanan dana BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK),” tegas Koordinator Forum Jamsos, KRH.HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

Menurut Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo itu, dampak utamanya merambat bisa melalui jalur volatilitas pasar keuangan dan stabilitas sektor riil (ketenagakerjaan) di Indonesia.

Berikut disampaikan Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) korelasi ketahanan dana BPJS TK dengan perang Iran vs Amerika Serikat

Pertama, berdampak pada Investasi dan Hasil Pengembangan Dana (Yield)

BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana ratusan triliun rupiah yang ditempatkan di berbagai instrumen (SBN, saham, obligasi, deposito).

• Volatilitas Pasar Modal: Konflik Iran-AS memicu ketidakpastian global, menyebabkan investor asing melakukan capital outflow (penarikan modal) dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Hal ini berpotensi menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang dapat menurunkan nilai investasi BPJS Ketenagakerjaan di sektor saham.

• Tekanan pada Obligasi: Kenaikan harga minyak dunia akibat krisis ini berisiko memicu inflasi tinggi dan memaksa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga tinggi, yang dapat menekan harga obligasi (instrumen portofolio terbesar BPJS TK).

Kedua, kemungkinan bisa terjadi lonjakan Klaim Akibat PHK (Sisi Kewajiban) Korelasi langsung lainnya adalah meningkatnya risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

• Gangguan Ekonomi Global: Konflik Iran-AS mengganggu jalur pasokan energi (Selat Hormuz) dan memicu inflasi biaya hidup.

• PHK Imbas Konflik: Lonjakan harga energi dan ketidakpastian ekonomi global membuat perusahaan melakukan efisiensi, yang berdampak pada meningkatnya kasus PHK di Indonesia.

• Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP): Lonjakan PHK memaksa BPJS Ketenagakerjaan membayarkan klaim manfaat JKP dan Jaminan Hari Tua (JHT) lebih besar dari biasanya, yang menuntut ketersediaan likuiditas yang tinggi.

Namun kedepan akibat perang Iran vs AS yang berkelanjutan menurut Forum Jamsos akan dapat meningkatkan risiko penurunan hasil investasi (karena volatilitas pasar) sekaligus meningkatkan beban klaim (karena PHK).

“Direksi dan Dewas harus memiliki kiat menjaga ketahanan dana Jamsos. Punya strategi yan jitu, jangan sampai klaim terhadap produknya gagal bayar,” tegas Jusuf Rizal, salah satu tokoh terkemuka Madura, Ketum Ormas Madas Nusantara itu. (*)

Hadiri Ziarah Bupati Bandung, Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot Hj Wahidatun Hikmah Ikuti Doa Bersama

Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dalduk Pelayanan Kependudukan (PK) Kecamatan Dayeuhkolot hj Wahidatun Hikmah menghadiri kegiatan ziarah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung di makam Bupati pertama Kabupaten Bandung.di Kqmpung Kaum Rw 11 Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada kamis 16/04/2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan, dan doa bersama bagi para pendahulu yang telah berjasa besar dalam memimpin dan membangun daerah Kabupqten Bandung di masa lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna beserta jajaran pejabat, termasuk perwakilan dari UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot, memanjatkan doa keselamatan dan ketenangan bagi Almarhum Bupati pertama. Selain itu, momen ini juga dijadikan sebagai sarana untuk mengambil hikmah dan semangat pengabdian dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ziarah ke makam para pendiri bangsa dan pemimpin terdahulu mengingatkan kita untuk terus meneladani dedikasi dan kerja keras mereka dalam melayani masyarakat,” ujar Kepala UPTD Dalduk PK Dayeuhkolot hj wahidatun usai kegiatan.

Hadirnya jajaran pemerintahan kecamatan dalam kegiatan ini juga menunjukkan sinergi dan kesatuan dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta mempererat tali silaturahmi antar instansi demi kemajuan daerah.

Yans.

Langkah Tegas! Puskesmas Cicantayan Kebut Pendataan Balita Rawan Stunting

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan. Kali ini, Puskesmas Kecamatan Cicantayan menggelar kegiatan screening dan pendataan bagi anak-anak yang masuk kategori rawan stunting sebagai langkah awal sebelum penyaluran bantuan Pangan Makanan Tambahan (PMT) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kegiatan screening ini merupakan rangkaian pemeriksaan medis untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan, faktor risiko, hingga potensi gangguan tumbuh kembang pada anak, bahkan sebelum muncul gejala klinis.

Program ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap di delapan desa wilayah kerja Puskesmas Cicantayan, yakni Desa Cicantayan, Sukadamai, Hegarmanah, Cimanggis, Cimahi, Cisande, Cijalingan, dan Lembur Sawah. Masing-masing desa menjadi lokasi kegiatan selama delapan hari.
Pada Kamis (16/4/2026), kegiatan dipusatkan di Aula Kantor Desa Sukadamai.

Tercatat lebih dari 80 balita mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, serta indikator tumbuh kembang lainnya.

Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat kolaborasi tim medis Puskesmas Cicantayan bersama kader Posyandu, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukadamai yang dipimpin Kepala Desa Rudi Hartono.
Para balita tampak mengikuti proses pemeriksaan secara bergiliran di bawah pengawasan tenaga medis, sementara para orang tua turut mendampingi dengan antusias.

Bidan Risma dari tim medis Puskesmas Cicantayan menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum bantuan disalurkan.

“Screening ini bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat. Nantinya, data tersebut menjadi acuan utama dalam penyaluran bantuan PMT dari Kemenkes agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, bantuan PMT akan disalurkan melalui Pokja IV dan kader Posyandu di masing-masing desa, sehingga distribusinya lebih efektif dan tepat guna.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadamai, Rudi Hartono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Desa Sukadamai mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Dengan adanya screening ini, balita yang rawan stunting dapat terdata dengan baik dan selanjutnya mendapatkan bantuan PMT melalui Puskesmas yang disalurkan oleh kader Posyandu. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat membantu dalam meningkatkan kesehatan anak dan mengurangi jumlah balita yang berisiko stunting,” ungkapnya.

Melalui langkah terstruktur ini, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan stunting di Kecamatan Cicantayan semakin efektif, tepat sasaran, dan mampu meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

Di Sela Ziarah ,Tengah Musibah Banjir, Bupati Kang DS: Kita Kerja Keras Selesaikan Masalah Bersama Pentahelix

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama Forkopimda, para Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemkab Bandung melaksanakan silaturahmi dan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung.

Rombongan Bupati Bandung mengawali ziarah ke Taman Makan Pahlawan (TMP) Cikutra. Dari Cikutra, rombongan kemudian menuju Makam Para Bupati Bandung di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung, Makam Karang Anyar, TPU Porib dan Situs Makam Bupati Bandung pertama, R TMG Wira Angun Angun di Dayeuhkolot.

Selain memanjatkan do’a untuk para mantan Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat, Bupati Dadang Supriatna beserta rombongan secara bergantian melakukan tabur bunga di pusara sebagai simbol penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa-jasa para pemimpin terdahulu.

Usai tabur bunga, Bupati yang akrab disapa KDS itu menyempatkan untuk menyimpan karangan bunga. Suasana haru dan penuh khidmat terasa di setiap tempat peristirahatan terakhir para mantan Bupati Bandung tersebut.

Bupati yang akrab disapa KDS itu mengatakan kunjungan ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung ini bukan sekadar ritual seremonial, melainkan refleksi untuk mengenang jasa dan pengabdian para pemimpin terdahulu yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung.

“Kita do’akan para pahlawan terutama para pendiri Kabupaten Bandung, para Bupati Bandung terdahulu yang telah wafat semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Banyak sekali yang telah diberikan dan diwariskan para alrmahum para Bupati Bandung terdahulu untuk perkembangan Kabupaten Bandung saat ini,” tutur KDS.

Selain itu, KDS mendo’akan para mantan Bupati Bandung yang masih hidup yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser agar selalu diberikan kesehatan dan dapat bersama-sama membangun Kabupaten Bandung.

Ziarah ke makam para Bupati Bandung yang telah menjadi agenda rutin Pemkab Bandung ini adalah bentuk penghormatan atas jasa-jasa para mantan Bupati Bandung terdahulu. Oleh karena, KDS menekankan kepada para ASN mengenai pentingnya meneladani kepemimpinan dan dedikasi para mantan Bupati Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS mengaku sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna tak lupa menyampaikan rasa duka cita yang mendalam untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang tengah dirundung bencana alam banjir terutama kepada korban dan keluarga korban banjir di Ciapus Banjaran.

“Mengingat saat ini kita sedang dikepung musibah bencana alam, kami berdo’a semoga musibah bencana alam ini cepat selesai,” tambah KDS.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga memberikan instruksi khusus kepada para camat agar tidak meninggalkan wilayah masing-masing serta cepat tanggap dan turun langsung melihat kondisi masyarakat.

“Tolong kepada para Kepala OPD dan para camat untuk turun ke lapangan. Bantu masyarakat. Jangan ada yang terpaksa. Ini adalah kewajiban kita. Niatkan lillahi ta’ala,” ucap Bupati.

KDS menegaskan Pemkab Bandung serta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam akan berupaya keras menyelesaikan permasalahan banjir ini melalui kolaborasi pentahelix baik dengan pemerintah pusat maupun provinsi serta memastikan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (**)

Yans

Detik-Detik Mencekam di Laut Natuna: 11 Awak KM Timbul Barokah 2 Lolos dari Kobaran Api”

YUTELNEWS.COM |
Natuna, 16 April 2026 – Aksi sigap unsur TNI AL kembali diuji. Sebanyak 11 awak kapal KM Timbul Barokah 2 berhasil diselamatkan setelah kapal yang mereka tumpangi dilalap api di perairan utara Natuna.

Insiden kebakaran terjadi pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di koordinat 05°46.936′ LU dan 107°29.840′ BT, atau sekitar 81 mil laut dari perairan Pulau Laut, Natuna. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan di tengah kondisi laut yang cukup dinamis.

Pangkalan TNI AL (Lanal) Ranai langsung merespons cepat setelah menerima laporan dari nelayan dan kapal yang lebih dahulu melakukan pertolongan awal.

Komandan Lanal Ranai, Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, menegaskan bahwa unsur patroli terdekat, KRI WIR-379, segera digerakkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi evakuasi.

“Begitu menerima distress call, KRI WIR-379 langsung kami arahkan ke titik koordinat guna melaksanakan SAR dan evakuasi korban,” ujarnya.

Sebelumnya, seluruh korban telah dievakuasi lebih dahulu oleh kapal nelayan KM Cahaya Abadi. Selanjutnya, dilakukan proses ship to ship transfer ke KRI WIR-379 guna memastikan penanganan lanjutan yang lebih optimal.

Setelah menempuh pelayaran, para korban tiba di Posal Sabang Mawang pada Kamis (16/4/2026) pukul 06.45 WIB. Tim medis Lanal Ranai langsung melakukan pemeriksaan kesehatan awal (initial assessment) terhadap seluruh korban.

Hasilnya, seluruh awak kapal dinyatakan selamat dengan kondisi stabil. Meski demikian, beberapa korban mengalami trauma ringan dan luka lecet akibat insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu oleh kompor minyak tanah yang masih menyala. Guncangan gelombang menyebabkan kompor terjatuh dan memicu api yang dengan cepat membesar hingga menghanguskan kapal berbobot 28 GT tersebut.

Namun demikian, penyebab pasti (root cause) masih dalam tahap investigasi oleh pihak berwenang.

Nahkoda kapal, Abdul Malik, mengungkapkan rasa syukur atas keselamatan seluruh awak.

“Kami sangat bersyukur bisa selamat. Terima kasih kepada nelayan dan TNI AL yang cepat membantu,” ucapnya.

Danlanal Ranai juga menekankan pentingnya standar keselamatan pelayaran (safety compliance), khususnya bagi nelayan yang beroperasi di wilayah perairan Natuna yang dikenal memiliki karakter gelombang yang fluktuatif.

“TNI AL akan terus hadir dalam misi kemanusiaan. Kami mengimbau agar setiap kapal dilengkapi alat keselamatan, termasuk APAR, guna mitigasi risiko kebakaran di laut,” tegasnya.

Selanjutnya, para korban akan dipulangkan kepada keluarga masing-masing setelah proses administrasi dan koordinasi lintas instansi rampung.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan TNI AL dalam menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pada misi Search and Rescue (SAR) di wilayah perbatasan.

Sumber: Tim IWO-I
Redaksi: Yutelnews.com
Editor: Darmansyah
Kabiro Natuna

Dijanjikan Waterboom, Kini Batal! Warga Fitra Pratama Residence Layangkan Somasi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kekecewaan mendalam dirasakan warga Perumahan Fitra Pratama Residence, Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Janji pembangunan fasilitas umum berupa kolam renang (waterboom) dan aula yang sempat menjadi daya tarik utama saat pemasaran, hingga kini tak kunjung direalisasikan oleh pihak pengembang. Kamis ( 16/4/2026 )

Ketua lingkungan, Roni Melias, mengungkapkan bahwa sejak awal, developer menjanjikan pembangunan fasilitas tersebut sebagai bagian dari sarana dan prasarana (fasos dan fasum) perumahan. Namun, setelah sebagian besar unit hunian terjual, rencana tersebut justru dibatalkan.

“Awalnya dijanjikan akan dibangun waterboom. Tapi setelah kami datangi kantor developer dan menggelar pertemuan, pihak manajemen justru menyatakan tidak akan membangunnya. Ini tentu sangat mengecewakan warga,” ujar Roni.

Merasa dirugikan, warga telah menempuh berbagai upaya, mulai dari komunikasi langsung hingga rapat bersama pihak pengembang. Namun karena tidak membuahkan hasil, warga akhirnya melayangkan surat somasi pada 17 Maret 2026 sebagai bentuk peringatan resmi.

“Somasi sudah kami kirimkan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan ataupun komitmen dari developer. Padahal fasilitas itu menjadi salah satu alasan utama warga membeli rumah di sini,” tambahnya.

Selain waterboom, warga juga menuntut realisasi pembangunan aula sebagai fasilitas penunjang kegiatan sosial dan kemasyarakatan di lingkungan perumahan. Ketiadaan fasilitas tersebut dinilai mengurangi hak konsumen yang seharusnya dipenuhi oleh pengembang.

Warga berharap pihak developer dapat segera memberikan kejelasan dan bertanggung jawab atas janji yang telah disampaikan di awal pemasaran.

“Kami hanya menuntut apa yang sudah dijanjikan. Jangan sampai konsumen merasa dirugikan karena janji yang tidak ditepati,” tegas Roni.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak developer Fitra Pratama Residence belum memberikan keterangan resmi terkait somasi dan tuntutan warga tersebut.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Polda riau hadir menjembatin harapan Masyarakat kandis

Yutelnews.com//

Siak — Kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan doa bersama dalam rangka pembangunan/renovasi jembatan oleh Polda Riau di wilayah hukum Polsek Kandis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (16/04/2026) pagi, bertempat di Jalan Mutiara RT 002 RW 004, Kelurahan Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.

Kegiatan yang mengusung tema “Menjembatani Peradaban Menggapai Harapan Melalui Jembatan Merah Putih Presisi” tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kandis, KOMPOL Herman Pelani, S.H., M.H., serta dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, anggota DPRD Kabupaten Siak, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Kandis menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam merespons kebutuhan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap aktivitas warga.

“Jembatan ini menjadi akses utama bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan keselamatan dan kenyamanan warga tetap terjaga,” ujarnya.

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Kandis Kompol Herman Pelani, S.H.,M.H turut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata program Polri Presisi dalam memberikan pelayanan yang responsif dan humanis kepada masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai solusi atas kebutuhan masyarakat. Pembangunan jembatan ini adalah bentuk kepedulian kami untuk mendukung aktivitas warga agar berjalan lancar, aman, dan produktif,” ungkap Kapolsek Kandis mewakili Kapolres Siak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan para tokoh, doa bersama, hingga pemasangan kayu cerucuk secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan dan sinergitas.

Pembangunan jembatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki akses transportasi warga, namun juga mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polri juga menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), dengan menghadirkan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Masyarakat Kelurahan Telaga Sam Sam pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Polda Riau bersama jajaran Polres Siak dan Polsek Kandis.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif, serta diharapkan pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat secara optimal.
(Ade Saputra)

PHK Superitendent di PT RAPI, Tripartit Ketiga Masih Berproses di Disnaker Pelalawan

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kasus pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan besar PT RAPI yang beroperasi di lingkungan April Group Pangkalan Kerinci, kini terus bergulir pada tahap Tripartit ketiga di kantor dinas ketenagakerjaan Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau pada, Senin (13/4/2026).

Pekerja yang menjabat sebagai Superitendent hampir 6 tahun masa kerja di perusahaan itu mengungkapkan saat ini sedang meminta haknya dan kehilangan pekerjaan. Namun atas perselisihan hubungan industrial yang dialaminya berharap pemerintah andil dan bisa menegakkan hukum yang berlaku atas alasan perusahaan dalam melakukan pemutusan hubungan kerja berdasarkan pasal 43 ayat 2 PP 35 tahun 2021 tentang efisiensi mencegah kerugian.

Iyus Timotius, saat dimintai keterangannya menyampaikan bahwa di ruangan mediasi mediator Disnaker Pelalawan, Idrus terlihat tegas menegakkan hukum dan undang-undang ketenagakerjaan, bahkan sempat meminta kepada perusahaan untuk menyampaikan apa saja yang menjadi hal yang dialami perusahaan terkait alasan PHK terhadap Iyus Timotius pada Pasal 43 ayat 2 untuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap seorang jabatan superitendent itu,” jelasnya.

Bahkan Disnaker Kabupaten Pelalawan memberikan kesempatan kepada perwakilan perusahaan yang dihadiri oleh Firdaus sebagai IR PT. RAPI, untuk menjelaskan peristiwa yang berkaitan dengan apa yang dialami perusahaan mulai dari sisi performance pekerja, hasil produksi, maupun operasional dan hasil audit internal atau eksternal,” tambahnya.

“Namun perusahaan menyampaikan terkait efesiensi mencegah kerugian, tidak dibutuhkan hasil Audit internal ataupun eksternal tentang kondisi PT. RAPI hingga melakukan pemutusan hubungan kerja,” bebernya.

Dalam Tripartit ketiga dihadiri oleh Kabid PHI Disnaker Kabupaten Pelalawan, Zulkifli, SE., President FSP2KI, H. Hamdani, Ketua DPW Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Riau, Arbaa Silalahi, dan Iyus Timotius Sebagai Superitendent yang sedang memperjuangkan haknya dan  kehilangan pekerjaan.

Di tempat yang sama President FSP2KI, H. Hamdani menegaskan bahwa PHK Iyus Timotius adalah salah satu anggota Federasi Serikat Pekerja (FSP2KI).

“Hari Ini agenda mediasi ketiga, tadi dihadiri oleh perusahaan. Yang pertama mereka tidak hadir, yang kedua tidak ada titik temu kesepakatan, hari ini mediasi ketiga juga belum ada titik temu. Perusahaan tetap kekeh pada putusannya menawarkan 1 kali ketentuan jika alasannya efesiensi untuk mencegah kerugian,” jelasnya.

“Lalu menurut kami, itu sesuai dengan peraturan pemerintah, PP 35 Tahun 2021 bahwa alasan efesiensi itu tidak masuk dalam kategori yang dianjurkan pada PP 35 tersebut. Jadi pada intinya kami Serikat Pekerja mengikuti aturan pemerintah, ” tutur Hamdani.

“Kita masih berharap ada diskusi sebelum ada kesimpulan mediator dan kesepakatan di tingkat mediasi Disnaker. Menunggu informasi dari Disnaker sebab tadi perusahaan meminta waktu sekali lagi untuk mediasi pada hari Rabu depan tanggal 15 April 2026,” tambahnya.

Selain itu, Hamdani mengungkapkan bahwa dalam mediasi pihak perusahaan tersebut menyampaikan alasan dasar PHK berawal adanya warning later kesatu, kedua dan ketiga, dan dimediasi kedua yang lalu itu kita bantah. Bahwa itu tidak bisa dijadikan alasan untuk efesiensi mencegah kerugian. Kemudian terkait performa pekerja dan juga pihak perusahaan menyampaikan saat ini produksi yang tidak produktif, banyak produksi mereka saat ini tercancel. Itu yang dijadikan alasan sehingga mereka melakukan PHK,” pungkasnya.

“Tuntutan pekerja agar disnaker netral. Posisi pekerja  secara sosial ekonomi itu dibawah dari pada pengusaha, maka netral itu pemerintah harus membela orang yang lemah, bukan membiarkan saja, dan itu di Aminin oleh pihak disnaker. Mereka siap dan selama ini juga mereka membantu memastikan hak-hak pekerja,” lanjutnya.

Menanggapi alasan perusahaan di ruang mediasi, Ketua DPW KPBU Provinsi Riau, Arbaa Silalahi, menegaskan terkait tidak perlu diaudit performance produktivitas terkait efesiensi mencegah kerugian mengatakan “Ini kan pasal yang mengada-ngada dan sebagai case senjata pamungkas perusahaan untuk memPHK. Maka karena tidak ada titik terangnya kemungkinan kita lanjut:

1. PHI apa bila keluar anjuran

2. Aksi unjuk rasa di kantor perusahaan atau di lingkungan perusahaan.

Hingga MAYDAY akan kita jelaskan ke perusahaan bahwa PHK model seperti ini sangat mengada-ngada dan harus dilawan. Melalui aksi 1 mayday akan kami suarakan,” ucapnya.

Konfirmasi kepada pihak perusahaan melalui Budi sebagai Humas perusahaan menanggapi sebagai berikut:

“Perusahaan menghormati perhatian publik terhadap pemberitaan yang beredar terkait proses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di salah satu entitas usaha kami. Namun demikian, kami menegaskan bahwa informasi yang berkembang di ruang publik perlu dipahami secara utuh dan berdasarkan fakta yang akurat,” jawabnya. Rabu (15/4/2026).

“Dapat kami tegaskan bahwa setiap keputusan PHK yang dilakukan oleh Perusahaan, termasuk dalam kasus ini, telah melalui mekanisme internal yang berlaku secara prosedural serta mengacu pada peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan di Indonesia. Keputusan tersebut juga mempertimbangkan hasil evaluasi internal yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian terhadap standar kinerja dan kepatuhan terhadap ketentuan perusahaan, setelah melalui proses pembinaan sesuai mekanisme yang berlaku,” terangnya.

“Perusahaan memastikan bahwa seluruh hak karyawan yang terdampak telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Kami juga tetap mengedepankan prinsip hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan, serta terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan oleh pihak berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Disra Alldrick sebagai Corporate Communications Manager.

Pihak Disnaker Kabupaten Pelalawan melalui Kabid PHI Zulkifli, SE, saat di konfirmasi belum memberikan tanggapannya.

Mediasi Tripartit ketiga Di Kantor Disnaker Kabupaten Pelalawan masih menunggu keterangan resmi. Pekerja berharap pemerintah dapat memberikan kepastian penyelesaian mediasi ini agar tidak berlarut-larut.||

(TIM)

Kang DS Pimpin Ziarah ke Makam Para Mantan Bupati Bandung, Doakan Jasa Pendahulu di Hari Jadi ke-385

Kab.Bandung — YUTELNEWS.com// Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) memimpin langsung rangkaian ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung, pada Kamis (16/04/2026).

Ziarah dilakukan di lima lokasi, yakni Tempat Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Situs Makam Dalem Kaum, Situs Makam Karang Anyar, TPU Porib, dan Situs Makam Dayeuhkolot.

KDS hadir bersama rombongan yang terdiri dari Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati, Ketua DWP Kabupaten Bandung, Ketua MUI, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati (RA) Wiranatakusumah II, yaitu tokoh pendiri Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Tidak terasa, saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun. Almarhum RA Wiranatakusumah II dahulu memimpin Kabupaten Bandung dari tahun 1794 hingga 1829, kemudian dilanjutkan oleh para bupati berikutnya yang telah mendahului kita semua,” ujar KDS.

Ia berharap seluruh amal ibadah dan pengabdian para pemimpin terdahulu diterima di sisi Allah SWT, serta keteladanan mereka dapat menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.

KDS juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat dua mantan Bupati Bandung yang masih hidup, yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser. Ia mendoakan keduanya senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta bisa terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Semoga semakin shalih dan panjang umur untuk terus mendukung Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Di TMP Cikutra, KDS menegaskan bahwa para pemimpin terdahulu merupakan pahlawan daerah yang telah memberikan kontribusi besar, bahkan pengorbanan, demi kemajuan Kabupaten Bandung.

“Para pemimpin Bandung ini adalah pahlawan. Banyak hal yang telah mereka lakukan dan korbankan. Maka sudah sepatutnya kita mendoakan mereka, sekaligus meneladani nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan,” ungkapnya.

KDS juga menyampaikan rencananya untuk melanjutkan ziarah ke wilayah Dayeuhkolot dan Baleendah, sekaligus melakukan takziah kepada para korban terdampak banjir yang terjadi di kawasan tersebut, termasuk di Banjaran.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi melalui pendekatan pentahelix dalam menangani persoalan banjir di Kabupaten Bandung.

“Saya mengajak para camat untuk kembali mengusulkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kami bersama Forkopimda berkomitmen memberikan yang terbaik dalam mencari solusi penanganan banjir. Mari kita berdoa agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal, serta mengajak pemerintah pusat dan provinsi untuk bersama-sama menangani persoalan ini,” pungkasnya.

Yans.

Oknum Polda Sumut dan Oknum Polres Pelabuhan Belawan DIDUGA Lindunggi Judi GBM 99 Dibelakang KFC Jalan Veteran

Deli Serdang – YUTELNEWS.com
Hasil pantauan langsung dilokasi tersebut terlihat sangat jelas kendaraan roda dua dan roda empat parkir tepatnya disebuah tempat mirip gudang cat berwarna biru yang disebut tempat arena judi dadu ketangkasan.

Para pemain yang datang dari berbagai penjuru tampak tenang dan aman bermain judi yang beromzet puluhan juta sampai ratusan juta tersebut, Karena dijaga ketat oleh pria berbadan tegap mirip sekali dengan aparat penegak hukum.

Masyarakat sudah merasah sangat resah dikarenakan lokasinya dekat sekali areal sekolah. Selain itu mereka menaruh merasah sangat heran sekali, sebab aktivitas perjudian sudah lama beroperasi sama sekali tidak ada tersentuh oleh hukum.

Warga pun sudah menduga adanya keterlibatan oknum kepolisian yang ikut untuk mengamankan lokasi perjudian tersebut.

Warga minta kepolisian Polda Sumatera Utara untuk segera memberantas lokasi perjudian disebut – sebut milik AK dan CP itu.

Warga mengatakan orang – orang bergantian datang kesitu untuk bermain judi hingga sampai larut malam bang, Ujar salah seorang warga setempat ketika dijumpai di lokasi tersebut.

Warga mengatakan tidak hanya aparat penegak hukum saja untuk membumi hanguskan perjudian itu warga juga meminta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution turun ke lokasi untuk menghancurkan praktik perjudian tersebut.

Warga mengatakan jika lokasi perjudian tersebut masih saja ada (beroperasi), kami takut anak – anak kami jadi korban pecandu judi., Ucap warga

EMEN / TIM

Tuntutan dan Turunkan Walinagari dalam Aksi Unjuk Rasa Pemuda Nagari di Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota

KABUPATEN 50 KOTA, YUTELNEWS.COM —Halaman Kantor Wali Nagari Sungai Kamuyang menjadi pusat keramaian saat pemuda lokal menggelar unjuk rasa dengan pengamanan 150 anggota kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Linmas pada, Rabu (15/04/2026).

Meskipun hanya dihadiri sekitar 50 orang aksi tersebut tetap berlangsung semangat.

Koordinator lapangan, Alleho Mahesa dan Darius, menyampaikan orasi terkait dugaan penyimpangan di nagari, termasuk masalah pembentukan Komite Adat Nagari (KAN), penyalahgunaan Peraturan Nagari tentang hak pengelolaan lahan, dan pengeluaran dana yang tidak wajar,” ungkap Alleho Mahesa.

Pada saat beberapa demonstran mencoba memasuki kantor nagari, aparat keamanan dengan cepat mencegahnya dan menjaga ketertiban.

Menanggapi tuntutan mereka akan transparansi, Inspektorat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota menyatakan bahwa audit terhadap laporan masyarakat telah selesai.

Meski hasil audit tidak dapat diungkap secara penuh beberapa laporan terbukti benar. Rekomendasi untuk menindaklanjuti hasil audit tersebut telah disampaikan kepada instansi terkait.

Aksi unjuk rasa yang damai ini diawasi oleh sejumlah pejabat daerah dan kini pengawasan atas rekomendasi Inspektorat menjadi perhatian warga untuk memastikan keadilan di nagari mereka.

(MD)

Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor, Polsek Sekupang Amankan Pelaku di Rusun Muka Kuning

YUTELNEWS.com | Polresta Barelang – Polsek Sekupang melalui Unit Reskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah hukumnya. Pelaku berhasil diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan intensif berdasarkan laporan korban. Kejadian ini menjadi bukti kesigapan jajaran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Batam. Rabu, (15/04/2026).

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi di Perum Kartini VI Blok D No. 09, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Korban berinisial R.S. (25) melaporkan bahwa sepeda motor miliknya hilang pada Selasa, 07 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, korban baru menyadari kendaraannya tidak lagi berada di tempat parkir di depan kosnya.

Berdasarkan kronologis kejadian, pada Senin, 06 April 2026 sekitar pukul 18.20 WIB, korban baru pulang bekerja dan memarkirkan sepeda motornya di halaman kos dalam kondisi terkunci stang. Namun keesokan harinya, saat korban hendak keluar untuk membeli makan, kendaraan tersebut telah hilang. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Sekupang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sekupang melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku di kawasan Rusun Muka Kuning. Tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA Riyanto, S.H., M.H. segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka berinisial R.L. (26).

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor milik korban. Tidak hanya itu, tersangka juga mengungkapkan bahwa sepeda motor hasil curian tersebut sempat digunakan untuk melakukan aksi pencurian handphone di wilayah Kecamatan Batam Kota. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polsek Sekupang guna proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor dan 1 lembar STNK. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 477 Ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Kapolsek Sekupang menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja cepat dan responsif jajaran Unit Reskrim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, dengan memastikan kendaraan dalam kondisi aman dan menggunakan kunci tambahan. (*)

 

Humas Polresta Barelang

Kadinsos,Hj. Ningning Hendasah Survey Langsung Pastikan Pematangan Lahan SR Rp6,2 M di Ciwidey Berjalan Sesuai Target

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si., memastikan proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat (SR) di Kampung Baru Sampe, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, berjalan sesuai target. Ia turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev), Rabu (15/04/2026).

Langkah ini memperkuat pengawasan terhadap proyek senilai Rp6,2 miliar tersebut. Selain itu, pemerintah daerah ingin menjaga kesesuaian progres pekerjaan dengan rencana awal, baik dari sisi kualitas, waktu, maupun penggunaan anggaran.

Ningning menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Ia juga mengingatkan pelaksana agar menjadikan timeline sebagai acuan utama.

“Kita monitoring langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan pematangan lahan Sekolah Rakyat. Kita ingin semua berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa Dinas Sosial tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Pihaknya mulai menyiapkan calon siswa yang akan menempati sekolah tersebut pada 2027.

“Dinas Sosial menyiapkan anak-anak yang akan belajar di sini. Karena itu, timeline pembangunan harus tepat agar semua tahapan berjalan sinkron,” katanya.

Di sisi lain, Ningning menjelaskan bahwa total lahan mencapai 7,6 hektare. Namun, tim pelaksana saat ini mengerjakan pematangan lahan seluas 5,5 hektare sebagai tahap awal.

Kemudian, ia memaparkan mekanisme rekrutmen siswa Sekolah Rakyat. Pemerintah memprioritaskan anak dari kelompok desil 1 dan 2, yaitu kategori miskin dan miskin ekstrem, termasuk anak putus sekolah.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, Dinas Sosial menggandeng berbagai lembaga. Mereka bekerja sama dengan Sentra Bioso, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Dinas Pendidikan. Selain itu, para pendamping sosial seperti PKH, TKSK, dan KPSM ikut terlibat dalam proses assessment.

“Kita memastikan siswa yang masuk benar-benar membutuhkan. Karena itu, kita lakukan assessment secara kolaboratif dan menyeluruh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ningning menargetkan pematangan lahan rampung pada 24 Juni 2026. Oleh karena itu, seluruh pihak harus menjaga ritme kerja agar target tercapai.
Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Hanip Ahmad, menjelaskan kondisi terkini pekerjaan di lapangan. Ia menyebut progres fisik saat ini berada di kisaran 5 persen.

“Pekerjaan ini berupa pematangan lahan dengan metode cut and fill. Tim memotong bagian bukit dan mengisi area lereng. Secara teknis sederhana, tetapi kondisi lapangan cukup menantang,” jelasnya.

Namun demikian, Hanip mengakui cuaca menjadi kendala utama. Hujan yang turun pada siang hari kerap menghambat aktivitas pekerjaan.

Meski begitu, tim pelaksana tidak tinggal diam. Mereka terus melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan progres.

“Kami terus berkoordinasi dengan kontraktor dan pengawas. Kami juga menyesuaikan metode kerja agar lebih efektif,” ujarnya.

Selain itu, tim menambah jumlah alat berat dan personel di lapangan. Saat ini, mereka mengoperasikan enam unit alat berat, terdiri dari dua excavator dan empat bulldozer.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan deviasi minus sekaligus mempercepat progres pekerjaan. Di samping itu, evaluasi rutin terus dilakukan agar setiap kendala cepat teratasi.

Pemerintah daerah menargetkan proyek ini selesai tepat waktu. Lebih jauh, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bandung.

Yans.

Kadinsos Hj.Ningning Hendasah Survey Langsung,Pastikan Pematangan Lahan SR Rp6,2 M di Ciwidey Berjalan Sesuai Target

Kab.Bandung – InfoNesia.me// Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ir. Hj. Ningning Hendasah, M.Si., memastikan proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat (SR) di Kampung Baru Sampe, Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, berjalan sesuai target. Ia turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev), pada Rabu (15/04/2026).

Langkah ini memperkuat pengawasan terhadap proyek senilai Rp6,2 miliar tersebut. Selain itu, pemerintah daerah ingin menjaga kesesuaian progres pekerjaan dengan rencana awal, baik dari sisi kualitas, waktu, maupun penggunaan anggaran.

Ningning menegaskan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di lapangan. Ia juga mengingatkan pelaksana agar menjadikan timeline sebagai acuan utama.

“Kita monitoring langsung ke lapangan untuk melihat perkembangan pematangan lahan Sekolah Rakyat. Kita ingin semua berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa Dinas Sosial tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Pihaknya mulai menyiapkan calon siswa yang akan menempati sekolah tersebut pada 2027.

“Dinas Sosial menyiapkan anak-anak yang akan belajar di sini. Karena itu, timeline pembangunan harus tepat agar semua tahapan berjalan sinkron,” katanya.

Di sisi lain, Ningning menjelaskan bahwa total lahan mencapai 7,6 hektare. Namun, tim pelaksana saat ini mengerjakan pematangan lahan seluas 5,5 hektare sebagai tahap awal.

Kemudian, ia memaparkan mekanisme rekrutmen siswa Sekolah Rakyat. Pemerintah memprioritaskan anak dari kelompok desil 1 dan 2, yaitu kategori miskin dan miskin ekstrem, termasuk anak putus sekolah.

Untuk memastikan ketepatan sasaran, Dinas Sosial menggandeng berbagai lembaga. Mereka bekerja sama dengan Sentra Bioso, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Dinas Pendidikan. Selain itu, para pendamping sosial seperti PKH, TKSK, dan KPSM ikut terlibat dalam proses assessment.

“Kita memastikan siswa yang masuk benar-benar membutuhkan. Karena itu, kita lakukan assessment secara kolaboratif dan menyeluruh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ningning menargetkan pematangan lahan rampung pada 24 Juni 2026. Oleh karena itu, seluruh pihak harus menjaga ritme kerja agar target tercapai.
Sementara itu, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Hanip Ahmad, menjelaskan kondisi terkini pekerjaan di lapangan. Ia menyebut progres fisik saat ini berada di kisaran 5 persen.

“Pekerjaan ini berupa pematangan lahan dengan metode cut and fill. Tim memotong bagian bukit dan mengisi area lereng. Secara teknis sederhana, tetapi kondisi lapangan cukup menantang,” jelasnya.

Namun demikian, Hanip mengakui cuaca menjadi kendala utama. Hujan yang turun pada siang hari kerap menghambat aktivitas pekerjaan.

Meski begitu, tim pelaksana tidak tinggal diam. Mereka terus melakukan percepatan untuk mengejar ketertinggalan progres.

“Kami terus berkoordinasi dengan kontraktor dan pengawas. Kami juga menyesuaikan metode kerja agar lebih efektif,” ujarnya.

Selain itu, tim menambah jumlah alat berat dan personel di lapangan. Saat ini, mereka mengoperasikan enam unit alat berat, terdiri dari dua excavator dan empat bulldozer.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan deviasi minus sekaligus mempercepat progres pekerjaan. Di samping itu, evaluasi rutin terus dilakukan agar setiap kendala cepat teratasi.

Pemerintah daerah menargetkan proyek ini selesai tepat waktu. Lebih jauh, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Bandung.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.