Somasi Kedua Diabaikan, Warga Kiab Jaya Desak PT Kina Balu Perkasa Bertanggung Jawab atas Serangan Hama di Kebun Sawit

Pelalawanyutelnews.com ||
Konflik antara warga Desa Kiab Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan dengan PT Kina Balu Perkasa kembali memanas. Somasi kedua yang dilayangkan warga pada 11 April 2026 pukul 19.59 WIB melalui salah satu karyawan perusahaan, hingga kini belum mendapat respons dari pimpinan perusahaan.

Somasi tersebut ditembuskan kepada tiga unsur pimpinan wilayah: Kapolsek Bandar Sekijang AKP Abdul Halim, S.E., M.H., Camat Bandar Sekijang Yasri Budu, dan Kepala Desa Kiab Jaya Herman. Langkah ini diambil warga sebagai upaya terakhir sebelum menempuh jalur hukum lebih lanjut.

Tuntutan Mediasi Tak Digubris
Menurut perwakilan warga, inti somasi adalah meminta kehadiran langsung pimpinan PT Kina Balu Perkasa, Bapak Yoko, untuk melakukan mediasi terbuka. Warga yang terdampak serangan hama kumbang tanduk atau wawung di kebun kelapa sawit menuntut pertanggungjawaban perusahaan.

“Sudah dua kali kami somasi, tapi tidak ada itikad baik. Kami hanya minta duduk bersama, bicara, dan perusahaan bertanggung jawab. Kebun kami habis dimakan hama, sementara kebun perusahaan aman-aman saja,” kata salah satu warga terdampak yang enggan disebutkan namanya, Senin 21 April 2026.

Dampak serangan hama disebut sudah berlangsung berbulan-bulan dan menggerogoti batang hingga pucuk sawit milik warga. Akibatnya, produktivitas tandan buah segar anjlok dan banyak petani terancam gagal panen.

Perusahaan Klaim Sudah Ganti Rugi, Kuasa Hukum Warga Bantah
Pada 14 April 2026, manajemen PT Kina Balu Perkasa justru menyurati kuasa hukum warga, Nila Hermawati, S.H. Dalam surat itu, perusahaan menyatakan telah memberikan kompensasi kepada seluruh 16 warga terdampak pada 18 Maret 2026 di kediaman Sekretaris Desa Kiab Jaya, Padrianto.

Pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh Nila Hermawati.

“Yang saya tuntut bersama masyarakat adalah warga yang belum dapat ganti rugi. Pertanyaannya sederhana: kenapa sebagian dapat dan sebagian tidak? Klien saya termasuk yang tidak menerima, dan tidak ada tanda terima uang ganti rugi tertanggal 18 Maret 2026 itu,” tegas Nila saat dihubungi tim media, Senin 21 April 2026.

Nila menambahkan, pihaknya mengantongi daftar nama warga yang belum menerima kompensasi dan siap membawa bukti tersebut ke ranah hukum jika mediasi kembali buntu.

“Jangan sampai ada kesan tebang pilih. Kalau memang sudah bayar semua, tunjukkan buktinya,” ujarnya.

Tembusan ke Aparat, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Dengan diabaikannya dua kali somasi, warga berharap Polsek, Camat, dan Kepala Desa sebagai pihak yang menerima tembusan dapat memfasilitasi pertemuan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari AKP Abdul Halim, Yasri Budu, maupun Kepala Desa Herman terkait langkah yang akan diambil.

Upaya konfirmasi kepada pimpinan PT Kina Balu Perkasa, Bapak Yoko, juga belum membuahkan hasil. Nomor telepon yang biasa dihubungi warga tidak aktif, dan kantor perusahaan di lapangan tertutup saat didatangi.

Potensi Eskalasi Konflik
Pengamat konflik agraria menilai diamnya perusahaan berpotensi memperkeruh keadaan.

“Somasi itu ruang dialog. Kalau dua kali diabaikan, artinya perusahaan menutup pintu komunikasi. Warga bisa melapor ke DLHK terkait dugaan pencemaran atau kelalaian pengendalian hama, ke Disbun untuk aspek budidaya, bahkan gugatan perdata,” kata pengamat yang meminta namanya tidak ditulis.

Warga menyatakan tidak akan berhenti sampai ada kejelasan. Opsi aksi damai ke kantor perusahaan dan laporan ke Polda Riau tengah dipertimbangkan bila dalam sepekan tidak ada tanggapan.

“Kami kooperatif, kami pakai jalur somasi. Justru perusahaan yang sekarang dianggap tidak kooperatif,” tutup Nila Hermawati.|| TIM

Begal Sadis Siang Hari di Marelan-Belawan Dibongkar, Jatanras Polda Sumut Kejar Pelaku hingga Aceh

Yutelnews.com//

Medan -22 April 2026 — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara bersama Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) bermodus begal yang sempat meresahkan warga Kota Medan. Aksi kriminal tersebut terjadi di siang hari dan bahkan sempat viral di media sosial.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers oleh Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, didampingi Kabid Humas Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan serta Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, Rabu (22/4).

Kasus ini bermula dari laporan polisi tertanggal 15 April 2026, terkait aksi begal yang terjadi di Jalan Ileng Uki, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Korban bernama Juliana (43), seorang ibu rumah tangga, diserang saat pulang mengantar anaknya sekolah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika korban tiba-tiba dipepet dua pelaku yang berboncengan sepeda motor. Tanpa banyak kata, pelaku langsung melancarkan aksinya dengan menyayat lengan korban menggunakan pisau cutter.

Setelah melukai korban, pelaku dengan cepat merampas tas milik korban sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayat di bagian lengan kanan serta kerugian materiil.

Aksi begal di siang hari ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian, terlebih setelah rekaman dan pemberitaan terkait kejadian tersebut viral di media sosial. Polisi pun bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif.

Tim gabungan dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan melakukan olah tempat kejadian perkara serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi.

Dari hasil analisis dan penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi tiga orang pelaku. Dua di antaranya berhasil ditangkap, yakni IH (29) dan JS (30), sementara satu pelaku lainnya masih buron.

IH ditangkap di kawasan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada 20 April 2026. Sementara JS berhasil diringkus sehari kemudian di wilayah Aceh Tamiang setelah dilakukan pengejaran lintas provinsi.

Polisi menyebut, JS merupakan otak pelaku yang merencanakan aksi, sementara Irfan berperan sebagai joki yang mengendarai sepeda motor dan memepet korban saat kejadian.

Keduanya diketahui merupakan residivis dengan riwayat kasus kriminal sebelumnya. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut telah direncanakan secara matang.

Dalam proses pengembangan, kedua pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.

Saat ini, kedua pelaku telah diamankan dan menjalani perawatan medis sebelum diproses lebih lanjut. Polisi juga masih memburu satu pelaku lainnya yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat serta meningkatkan keamanan di wilayah rawan kriminalitas.
(Ade Saputra)

Solusi Nyata di Jalanan : Bengkel Gratis Brimob Polda Riau Ringankan Beban Ojol

Yutelnews.com//

Pekanbaru –Pasca resmi diluncurkan, program bengkel gratis untuk ojek online (ojol) yang digagas Satuan Brimob Polda Riau langsung mendapat sambutan luar biasa dari para driver di Kota Pekanbaru. Sejak hari pertama operasional, puluhan ojol tampak memadati lokasi bengkel untuk memanfaatkan layanan servis dan penggantian oli tanpa biaya.
Rabu (22/04/2026)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi solusi atas kebutuhan perawatan kendaraan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan antara personel Brimob dan para mitra ojol. Para driver terlihat antusias menunggu giliran servis sambil beristirahat di fasilitas yang telah disediakan.

Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., menyampaikan bahwa tingginya minat ojol menjadi indikator bahwa program ini tepat sasaran dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal yang bergantung pada kondisi kendaraan mereka.

“Kita melihat langsung bagaimana antusiasme rekan-rekan ojol. Ini membuktikan bahwa program ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Ke depan, kita akan terus melakukan evaluasi agar pelayanan bisa semakin maksimal dan menjangkau lebih banyak lagi,” ujarnya.

Selain memberikan layanan teknis, kegiatan di bengkel gratis ini juga dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan edukasi kamtibmas.

Personel Brimob turut memberikan imbauan kepada para driver agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara serta berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.

Tak hanya itu, keberadaan kantin sederhana di area bengkel juga menjadi nilai tambah bagi para ojol. Sambil menunggu kendaraan diservis, mereka dapat beristirahat dengan nyaman, sekaligus mempererat hubungan sosial antar sesama driver.

Salah satu driver ojol, Novan mengungkapkan rasa puasnya terhadap pelayanan yang diberikan. Ia mengaku proses servis berjalan cepat dan ditangani oleh mekanik yang profesional.

“Pelayanannya bagus, cepat, dan yang paling penting gratis. Ini sangat membantu kami yang setiap hari bekerja di jalan. Semoga program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Dengan keberhasilan di tahap awal ini, Satbrimob Polda Riau berkomitmen untuk terus mengembangkan program bengkel gratis sebagai bagian dari pelayanan humanis Polri kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi contoh nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat.
(AS)

Sampah di TPS Warlob Setelah 3 Bulan Menumpuk, Ahir nya Baru Diangkut DLH

Bandung – YUTELNEWS.com// Penduduk RW 01 Warunglobak desa Gandasari kecamatan Katapang Kabupaten Bandung mengaku lega, setelah sampah di TPS Warlob, diangkut armada sampah dinas Lingkungan Hidup, Selasa (21/04/2026).

Sekitar 4 Dump Truck pengangkut sampah dipergunakan untuk membersihkan gunungan sampah di TPS Warlob. Sampah tersebut dikeruk dari TPS dengan menggunakan armada alat berat roader, dengan biaya tidak kurang dari Rp4 juta. Kini sampah di TPS Warlob sudah nyaris bersih karena upaya pihak RW setempat dan kecamatan Katapang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 01 Anwar Abow, kepada wartawan di lokasi TPS Warlob. Dia menjelaskan
gunungan sampah tersebut selama tiga bulan lama nya tidak diangkut. Padahal pihakn ya selalu melakukan pembayaran kepada pihak DLH melalui UPT kebersihan. “Kesabaran kami ada batasnya, makanya kami pihak pengurus RW 01 melakukan langkah terbaik kepada pihak DLH dan kecamatan agar sampah segera diangkut. Jadi setelah kami lobi-lobi ke pihak kecamatan dan direspon bapak camat, akhirnya hari ini, Selasa, 21 April, baru ada aksi pihak DLH, mengakut sampah hingga bersih,” terang Anwar Abow.

Kekecewaan pihak pengurus RW sempat memuncak setelah pihaknya tidak diperhatikan DLH. Pengurus RW 01 bahkan menantang akan membayar berapapun yang diminta pihak DLH asalkan sampah di TPS itu diangkut.

“Terus terang kami tidak bosan walau keluhan yang disampaikan kepada pihak terkait dan tidak pernah digubris. Hal ini tidak membuat kami, pengurus RW patah arang apalagi frustasi. Kami terus berupaya melakukan langkah dan minta petunjuk kepada pihak desa dan kecamatan. Kami mendesak sampah segera diangkut, agar tidak semakin hari semakin menggunung.
Kalau sudah menggunung kan menimbulkan penyakit, ini berbahaya. Kami juga mulai khawatir karena warga terus mempertanyakan soal pengangkutan sampah ini, dikiranya iuran sampah warga tidak dialokasikan. Makanya kami sebelumnya sempat kecewa oleh DLH,” bebernya.

Pihaknya mengaku bersyukur karena akhirnya sampah diangkut, itupun setelah pihak RW dan DLH sepakat soal pembayaran armada.

Sementara itu Camat Katapang Rahmat Hidayat S.STP.,M.AP., mengatakan pihaknya selalu memberikan perhatian soal penanganan sampah di wilayah yang dipimpinnya. Bahkan sebelumnya dia melakukan upaya pengangkutan sampah yang berada di pinggir jalan Gandasari tepatnya jalan menuju RM. Kampung Sawah. Bersama aparat desa Gandasari, dan relawan kebersihan pihaknya mengangkut sampah di lokasi tersebut hingga bersih.

“Termasuk pengangkutan sampah di TPS Warlob ini, kami terus melakukan upaya kordinasi dengan UPT Kebersihan pada dinas Lingkungan Hidup. Dan akhirnya sampah di TPS ini diangkut. Kami bersyukur pihak RW melakukan langkah terbaik agar sampah di TPS segera diangkut karena sampah di lingkungan sekitar TPS telah menimbulkan bau tak sedap,” katanya.

Rahmat mengaku setelah mendapatkan keluhan dari ketua RW 01 pihaknya gercep melaksanakan upaya kordinasi. Selanjutnya kata Rahmat, pihak nya akan mengundang instansi terkait dan pengurus RW dan desa, agar TPS Warlob tidak lagi dijadikan lahan pembuangan sampah sementara. Pihak dinas akan didorong agar lokasi tersebut dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Ya ke depan lahan TPS ini akan diajukan untuk dibuat RTH sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke lokasi itu. Karenanya kita akan undangan yang berkepentingan untuk membicarakan Masalah lahan TPS menjadi RTH,” pungkasnya.

Yans.

Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi Komandan Lanud Raden Sadjad, Rapat Rencana Kegiatan Bakti Sosial

KABUPATEN NATUNA, YUTELNEWS.COM —Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) mengadakan rapat untuk merencanakan kegiatan bakti sosial, sosialisasi, pengamanan aset di Pulau Serasan dan Subi, Kabupaten Natuna pada, Selasa (21/04/2026).

Rapat ini dipimpin oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

Rapat dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Kepala Kantor SAR Natuna dan Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Tujuan kegiatan adalah untuk memastikan bakti sosial berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan akan melibatkan banyak instansi dengan tema “Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

Pelaksanaan meliputi pengobatan massal, penyaluran sembako, serta pembersihan pantai.

Tim medis, termasuk dokter spesialis, akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menyemarakkan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara yang berfokus pada pengabdian di wilayah perbatasan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Serasan dan Subi serta merespons perayaan HUT TNI Angkatan Udara.

(Beni)

Bupati Bandung Kang DS Temui Mentri PUTR, Usulkan Percepatan Terkait Solusi Banjir di Kabupaten Bandung, Disetujui .

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/4/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Banjir Kembali Melanda di Jalan Utama Kabil-Punggur 

BATAM KEP.RIAU, YUTELNEWS.COM —Banjir kembali melanda jalan utama Kabil menuju Punggur, khususnya di sekitar Polsek Nongsa pada, Selasa (21/04/2026).

Hujan deras selama 1-2 jam menyebabkan air meluap dan menutupi jalan.

Aliran air tercampur tanah merah dari area yang belum tertata, memperparah genangan.

Masalah ini telah ada bertahun-tahun tanpa penanganan menyeluruh.

Akses lalu lintas terganggu; kesulitan bagi pengendara dan dampak pada bangunan serta pedagang.

Masyarakat meminta Wali Kota Batam dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan.

Diharapkan DPRD Kota Batam dapat memantau dan mendorong solusi permanen.

Masalah banjir di Kabil-Punggur memerlukan perhatian dan solusi dari pihak berwenang agar tidak terus terjadi setiap tahun.

(Saeni)

Acep Koswara Kades Cangkuang Kulon Terpilih, Pro Rakyat Turun Langsung Eksekusi Rutilahu, Gandeng Disperkimtan, Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot

Bandung – YUTELNEWS.com// Meskipun Belum ada pelantikan , Kades terpilih Cangkuang Kulon Acep Koswara langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, program Rutilahu di RW 14, RT 04 langsung dieksekusi.

Aksi cepat ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan baru di Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, tidak ingin berlama-lama dalam wacana. Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mulai direalisasikan pada Selasa (21/04/2026), menyasar warga yang membutuhkan hunian layak.

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), serta didukung langsung oleh Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot, memperkuat sinergi dalam pelaksanaan di lapangan.

Bagi warga RW 14 RT 04, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak, kini mulai diperbaiki menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Kades terpilih Acep Koswara pun menegaskan, langkah cepat ini adalah bentuk komitmen kesimpulan nya, bahwa pembangunan harus langsung dirasakan masyarakat.
“Tidak ada alasan untuk menunda. Kebutuhan warga harus jadi prioritas dan segera diwujudkan,” tegasnya.

Program ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pembangunan desa yang lebih responsif, kolaboratif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.” tukasnya.

Yans.

Legislator PKB Dadang Hemayana S.I.P,Mengapresiasi Langkah Bupati Kang DS Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Banjir di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P, mengapresiasi langkah gerak cepat Bupati Bandung, H Dadang Supriatna, dalam mencari solusi penanganan banjir dengan menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) RI di Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Dadang Hemayana menilai, langkah yang dilakukan Bupati Bandung H Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Ini langkah konkret dan strategis. saya selaku anggota DPRD tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bupati Bandung dalam mempercepat penanganan banjir,” kata Dadang Hemayana dalam keterangannya.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari upaya mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah .

Dalam pertemuan itu, Bupati Bandung Kang DS memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya rencana normalisasi aliran sungai Cisunggalah yang melintasi Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, bojongsoang , kawasan yang kerap terdampak banjir di saat musim hujan.

Selain normalisasi aliran sungai, Pemkab Bandung juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di titik strategis, yakni di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, serta Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
“Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan debit air berlebih sekaligus mengurangi potensi genangan.

Dadang Hemayana juga berharap, komunikasi intensif yang telah dibangun dengan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai program penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Persoalan banjir ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit. ” Karena itu, kolaborasi antara Bupati Bandung Kang DS dan wakil ketua H Cucun harus terus diperkuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana akan terus mengawal program penanganan banjir agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Bandung Kang DS ke pemerintah pusat dinilai sebagai strategi efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah pun berharap, dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Yans.

Kabar Gembira! Atensi Kang H Cucun Bawa Hasil, Menteri PU Setujui Normalisasi Cisungalah dan Dua Kolam Retensi

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/04/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Judi Tembak Ikan Pasar 7 Desa Manunggal Disulap Jadi Judi Online

Medan – YUTELNEWS.com
Markas Perjudian Online (Judol) skala besar ditemukan bebas beroperasi di Pasar 7 Marelan, Jalan Desa Manunggal, Kecamatan Medan Labuhan, Sumatera Utara (Sumut).

Tak tanggung – tanggung, untuk mengoperasikan judi online dilokasi ini dilaporkan sedikitnya terduga bandar Judol menggunakan tenaga kerja karyawan sebanyak 30-an pekerja.

Terdiri dari dua puluh karyawan bagian operator dan sepuluh lainnya bertugas menghitung penghasilan dari kunjungan situs yang telah meraup keuntungan pertiap harinya.

Informasi dihimpun dari sumber terpercaya yang meminta namanya agar dirahasiakan menuturkan bahwa, sejak judi dadu putar samkwan beroperasi, bahwa judi online tersebut juga sebelumnya sudah beroperasi secara bersamaan.

Akan tetapi kata sumber, kalau sebelumnya judi dadu dibuka di pasar 7, para pemain maupun pekerja masuk lewat pintu depan. Setelah judi dadu sudah ditutup, maka para pekerja judi online masuk lewat pintu bagian belakang.

” Kenapa pasar 7 dijuluki kawasan perjudian lasvegasnya di Sumut, ya karena aktivitas judi disana itu lengkap. Dulu dadu, sekarang judi online ” ujar Sumber.

Hasil pantauan dilokasi, dari gerbang pintu masuk ke areal lokasi perjudian online tampak tertutup rapat. Akan tetapi dari sisi jalan bagian belakang tampak terlihat aktivitas tersebut berlangsung aman.

Diduga pengelola Judol sengaja menutup gerbang utama dan beraktivitas melalui jalur pintu belakang untuk mengelabui sorotan masyarakat.

Informasi lainnya dihimpun di lokasi, perjudian online ini disebut – sebut dibekingi oknum berseragam loreng berinisial nama Hen.

Inisial Hen merupakan bagian keamanan dilokasi ini. Pemilik lokasi judi online ini disebutkan sumber berinisial nama AK.

Dikonfirmasi terpisah Dirreskrimum Kombes Pol.Ricko Taruna Mauruh, S.I.K.,.S.E.,M.M, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo, akan tetapi pejabat berwenang enggan untuk berkomentar.

Sementara itu, pihak kru media ini masih berupaya meminta tanggapan Kodam l/Bukit Barisan mengenai adanya dugaan oknum terlibat dalam pengoperasian Judi Online tersebut.

TIM

Proyek Gardu Induk PLN di Jepara Disorot, Warga Pertanyakan Status Lahan dan Keselamatan

Jepara, yutelnews.com – Pembangunan Gardu Induk (GI) milik PT PLN (Persero) di Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, menuai sorotan dari masyarakat setempat. Proyek tersebut diduga berdiri di atas tanah bengkok atau bondo desa yang berstatus sebagai kawasan tanaman pangan.

Sejumlah warga mempertanyakan proses alih fungsi lahan tersebut. Mereka menilai perubahan penggunaan tanah dari lahan pertanian menjadi lokasi instalasi listrik bertegangan tinggi tidak dilakukan secara terbuka. Kondisi ini memunculkan keraguan terkait legalitas dan prosedur perizinan yang ditempuh dalam proyek tersebut.

Selain persoalan status lahan, penolakan warga juga dipicu oleh lokasi pembangunan yang dinilai berada terlalu dekat dengan permukiman padat penduduk. Seorang warga yang ditemui di lokasi menyatakan sejak awal masyarakat telah menyampaikan keberatan atas proyek tersebut.

Menurutnya, keberadaan gardu induk di tengah lingkungan tempat tinggal warga menimbulkan kekhawatiran serius terkait keselamatan. Instalasi listrik bertegangan tinggi dianggap memiliki potensi risiko yang dapat mengancam keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Tanah bengkok sendiri merupakan aset desa yang pengelolaannya berada di bawah kewenangan pemerintah desa dan umumnya dimanfaatkan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, status sebagai kawasan tanaman pangan semestinya memberikan perlindungan terhadap alih fungsi menjadi penggunaan non-pertanian.

Masyarakat berharap pemerintah daerah Kabupaten Jepara bersama instansi terkait dapat memberikan penjelasan yang transparan mengenai proses perizinan proyek tersebut. Warga juga meminta adanya kajian menyeluruh terkait dampak lingkungan serta aspek keselamatan sebelum pembangunan dilakukan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait, termasuk dari PT PLN (Persero) maupun pemerintah setempat, mengenai status lahan dan proses perizinan pembangunan gardu induk tersebut.

M. Efendi

Pelayanan Responsif! Gerak Cepat ABH Tindaklanjuti Kebocoran Pipa di Senjulung Baru III Kabil

Yutelnews.com – Batam, Kepulauan Riau – PT Air Batam Hilir (ABH) menunjukkan respons cepat dan kinerja profesional dalam menangani kebocoran pipa di wilayah layanan.

Peristiwa terjadi pada Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 14.00 WIB saat berlangsung pekerjaan galian saluran air menggunakan mini ekskavator. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut permohonan dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPW Kepri dalam rangka pendampingan terhadap warga setempat. Dalam proses pengerjaan, alat berat tanpa sengaja mengenai pipa utama di Gang 1, Lingkungan Senjulung Baru III, RT 002 RW 010, Kelurahan Kabil.

Akibatnya, terjadi kebocoran bertekanan tinggi hingga air muncrat sekitar dua meter dan mengalir deras di lokasi kejadian.

Seorang relawan JPKP yang berada di lokasi segera melakukan penanganan awal dengan menutup titik kebocoran menggunakan batu besar untuk mengurangi debit air, sekaligus melaporkan kejadian kepada layanan pengaduan resmi ABH melalui WhatsApp di +62 811-7780-155.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti. Tim teknis ABH bergerak menuju lokasi dan melakukan penanganan hingga malam hari.

Respons cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan ABH dalam menangani gangguan layanan secara cepat, tepat, dan terukur di lapangan.

Saeni

HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah Bandung Raya sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Bandung, khususnya banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, seperti anggota DPR RI Ahmad Heryawan, unsur DPRD Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Forkopimda, para kepala OPD, serta para camat.

Menurut KDS, kompleksitas persoalan di Kabupaten Bandung tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja, mengingat keterkaitan historis dan geografis kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang pernah menjadi kekuatan Kabupaten Bandung di masa lalu perlu kembali dihidupkan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini. Dengan sinergi antardaerah, diharapkan berbagai isu strategis dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, KDS juga memaparkan bahwa pembangunan daerah terus diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung menunjukkan tren positif, dari minus 7,5 persen pada 2021 menjadi 6,38 persen pada 2025, yang ditopang sektor industri, pertanian, pariwisata, dan UMKM.

Selain itu, Pemkab Bandung juga memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya melalui program beasiswa BESTI, penguatan tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap program nasional seperti Sekolah Rakyat dan koperasi desa/kelurahan merah putih.

KDS juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Pangalengan dan Pacira. Ia menyebut, kondisi tersebut banyak dialami oleh pensiunan dengan penghasilan terbatas, sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa peran pemerintah provinsi adalah mengorkestrasi pembangunan antardaerah agar berjalan selaras. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan konsep pembangunan berbasis lingkungan, khususnya dalam pengelolaan kawasan Bandung yang dikenal sebagai wilayah peradaban air.

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM.

Ia juga mendorong penguatan sektor pertanian dan penghijauan di wilayah Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong kebijakan penghijauan di kawasan Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, dengan dukungan insentif bagi masyarakat. Selain itu, konsep pemberdayaan petani melalui pengembangan homestay dinilai dapat menjadi peluang ekonomi baru berbasis masyarakat pada sektor pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Dengan berbagai tantangan yang ada, sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya secara menyeluruh.

Yans.

Wamendagri Akhmad Wiyagus : Negara Pastikan Hak Disabilitas Tak Diabaikan.

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan komitmen negara untuk memastikan tidak ada penyandang disabilitas yang terabaikan dalam pemenuhan hak asasi maupun pendataan kependudukan. Ia menekankan bahwa pendataan bukan sekadar urusan administratif, tetapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengakui dan melindungi seluruh warganya.

“Tidak boleh ada satu pun penyandang disabilitas yang tidak terdata, dan tidak boleh ada satu pun yang tidak mendapatkan haknya. Ini bukan slogan. Ini adalah standar kerja kita,” tegasnya dalam Kegiatan Advokasi Hak Pendataan Penyandang Disabilitas di Gedung Bangkit, Universitas Telkom, Bandung, Senin (20/04/2026).

Wiyagus menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat sistem pendataan yang inklusif dengan pendekatan berbasis nama, alamat, serta kondisi, termasuk pencatatan jenis disabilitas secara spesifik. Data tersebut diarahkan menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan dan layanan publik lebih tepat sasaran.

“Integrasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan berbagai sumber data menjadi satu rujukan nasional yang dapat digunakan oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui penerbitan Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 yang merevisi Permendagri Nomor 109 Tahun 2019, pemerintah resmi mengganti istilah “penyandang cacat” menjadi “penyandang disabilitas” sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Kebijakan ini juga didukung melalui kerja sama dengan Yayasan Thisable guna memperkuat pemenuhan hak serta akurasi pendataan penyandang disabilitas.

Dari sisi implementasi, Wiyagus turut memaparkan capaian Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) hingga 31 Desember 2025. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di berbagai daerah, pemerintah telah menerbitkan dokumen kependudukan bagi 722.229 penyandang disabilitas melalui pendekatan jemput bola, yaitu petugas secara aktif mendatangi langsung untuk melakukan perekaman data dan pembaruan administrasi.

“Pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal,” tambah Wiyagus.

Di akhir kegiatan, Wamendagri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi agar pemenuhan hak penyandang disabilitas menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. Ia juga memberikan apresiasi kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Universitas Telkom atas peluncuran video edukasi terkait pemutakhiran data disabilitas.

“Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor Telkom University Suyanto, Ketua KND Rigmalia, Direktur Bandung Independent Living Center (BILiC) Zulhamka Julianto Kadir, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah.

Puspen Kemendagri.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.