Walikota Bandung Farhan Gelar Peringatan Hari Pancasila : Kota Bandung Jadi Saksi Lahirnya Gagasan Besar yang Mengguncang Dunia

YUTELNEWS.com | Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Kota Bandung memiliki peran penting dalam perjalanan ideologis dan sejarah perjuangan Bung Karno, khususnya dalam momen peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Hal itu disampaikannya di sela-sela kegiatan Napak Tilas ke Museum Penjara Banceuy bersama jajaran Forkopimda, Minggu 1 Juni 2025.

“Di Surabaya Bung Karno lahir. Di Blitar beliau disemayamkan. Tapi di Bandung, Bung Besar (julukan Soekarno) lahir,” ujarnya.

“Lahir secara ideologis, dari keyakinan dan perjuangan,” katanya menambahkan.

Menurutnya, Kota Bandung menjadi saksi lahirnya gagasan besar yang mengguncang dunia, termasuk saat Soekarno dipenjara di Banceuy bersama tiga sahabatnya.

Dari balik jeruji sel yang sempit dan gelap, Bung Karno menyusun pleidoi legendaris Indonesia Menggugat yang kemudian disampaikan di Gedung Indonesia Menggugat.

“Pleidoi itu menginspirasi banyak bangsa di dunia untuk memperjuangkan kemerdekaan, dan mengenalkan konsep nation-state atau negara-bangsa. Di sinilah kita bisa menyatakan bahwa Bandung adalah tempat kelahiran ide besar kemerdekaan Indonesia,” jelas Farhan.

Ia menambahkan, perjuangan Soekarno menjadi simbol bahwa ide dan keyakinan tidak bisa dipatahkan oleh tekanan fisik.

“Dari Desember 1929 hingga Agustus 1930, beliau dipenjara di sel ukuran 2,1 x 1,46 meter tanpa listrik. Tapi semangatnya justru semakin kuat. Dari situlah lahir karya tulis yang mengguncang,” ujarnya.

Farhan juga memberikan apresiasi kepada generasi muda Kota Bandung yang menurutnya menunjukkan kepedulian terhadap sejarah, meski dengan cara yang berbeda.

Ia menyoroti penampilan Paskibraka dalam upacara pagi itu sebagai bukti nyata semangat kebangsaan anak muda.

“Saya tidak sendiri. Kami di Pemerintah Kota Bandung didukung penuh oleh Forkopimda, dari TNI, Polri, hingga DPRD. Bersama-sama, kami memastikan bahwa sejarah ini terus hidup. Karena dari Bandung lah, Bung Besar lahir untuk Indonesia.”Pungkasnya.

Yans.

Tegas 100 Napi Berisiko Tinggi di Riau Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

YUTELNEWS.com | Pekanbaru,- Kakanwil Ditjenpas Riau Maizar dengan langkah tegas melakukan pemindahan narapidana ke Lapas Nusakambangan, ini merupakan komitmen nyata kami untuk membersihkan Lapas dan Rutan dari peredaran handphone ilegal serta narkoba. Jika masih ada yang nekat terlibat dalam praktik-praktik menyimpang ini, maka satu-satunya tempat yang layak bagi mereka adalah Nusakambangan. Kami ingin memastikan bahwa Lapas dan Rutan kembali menjadi tempat pembinaan yang bersih dan aman, 30 mei 2025.

Kegiatan ini sesuai dengan instruksi perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan Brigjen Mashudi menekankan zero narkoba dan HP di dalam Lapas adalah harga mati.

Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangannya mengatakan bahwa pemindahan ratusan napi dari 11 Lapas dan Rutan di wilayah Riau ke Nusakambangan tersebut, bukan hanya penindakan dan hukuman. Dia berharap dengan pemindahan tersebut bisa menjadi pelajaran bagi napi lainnya yang masih menjalani pidana supaya tidak ikut berulah. Rika menyampaikan pemindahan ini memiliki dasar dan alasan yang jelas, sesuai dengan hasil penyelidikan dan pemeriksaan serta assessment, juga aturan yang berlaku.

“Jadi memindahkan warga binaan yang kerap berulah terkait narkoba dan HP ini pastinya memiliki tujuan, yaitu penindakan tegas bagi warga binaan yang masih berani main-main, mengamankan Lapas dari pengaruh buruk khususnya narkoba, dan yang tidak kalah penting adalah pelajaran bagi warga binaan lain agar tidak melakukan kesalahan yang sama,” ujarnya.

“Sehingga Lapas dan rutan dapat menjadi rumah aman bagi pembinaan warga binaan sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan, agar pada saatnya mereka kembali ke masyarakat, berhasil menjadi pribadi yang utuh menyadari kesalahannya dan bermanfaat bagi masyarakat,” ucapnya.

100 narapidana tersebut tiba di Nusakambangan Jum’at petang (30/05/2025). Mereka ditempatkan di Lapas dengan tingkat keamanan maksimum dan super maksimum. Lapas Super Maksimum menerapkan penempatan warga binaan one man one cell, dengan interaksi yang sangat terbatas, dan diawasi penuh melalui CCTV.

Pemindahan dipimpin langsung Direktur Pengamanan dan Intelijen bersama tim dan Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Satopspatnal Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, dukungan dan kerjasama Ka. UPT PAS Riau, Polda Riau (Brimobda Riau), Lanud RSN, Avsec, Imigrasi Riau dan para pihak yang membantu kelancaran kegiatan pemindahan.

Langkah ini juga diharapkan dapat mengembalikan marwah lembaga pemasyarakatan sebagai tempat memperbaiki diri, bukan memperluas jaringan kejahatan.

AS

Pancasila: Jiwa Bangsa, Jalan Perjuangan Menyongsong Masa Depan

YUTELNEWS.com | Hari ini, 1 Juni, kita bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila—sebuah tonggak sejarah yang bukan hanya menjadi dasar negara, tetapi juga napas perjuangan dan jati diri kita sebagai bangsa merdeka.

Sebagai kader PDI Perjuangan di Jepara, saya meyakini bahwa Pancasila adalah pusaka ideologis bangsa yang harus kita rawat dan hidupkan dalam tindakan nyata, bukan hanya dalam pidato atau slogan.

PDI Perjuangan, partai ideologis yang berpijak pada ajaran Bung Karno, telah lama menjadikan Pancasila sebagai roh perjuangan kerakyatan. Kami tidak pernah absen dalam memperjuangkan nilai-nilai gotong royong, kemanusiaan, dan keadilan sosial di tengah kehidupan masyarakat.

Bung Karno pernah dengan lantang berkata:

> “Pancasila adalah dasar yang tidak boleh digoyahkan oleh siapa pun juga. Ia adalah dasar negara dan dasar hidup bangsa Indonesia.”

Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri juga selalu mengingatkan:

> “Kalau kita ingin Indonesia kuat, maka tegakkan Pancasila secara utuh. Jangan hanya diucapkan, tetapi harus dijalankan.”

Kami, kader PDI Perjuangan di Jepara, memaknainya melalui kerja-kerja nyata:
– Mendampingi nelayan dan petani agar hidup lebih sejahtera.
– Membantu pelaku UMKM dan industri mebel Jepara naik kelas.
– Mengawal kebijakan pro-rakyat di tingkat desa dan kabupaten.
– Menanamkan semangat kebangsaan dan toleransi di tengah keberagaman.

Jepara adalah tanah yang melahirkan RA. Kartini, simbol perjuangan keadilan dan kemanusiaan. Semangat Kartini adalah semangat Pancasila. Maka bagi kami, membela rakyat kecil, memajukan pendidikan, dan memberdayakan perempuan adalah bagian dari pengamalan sila demi sila.

Pancasila adalah rumah kita bersama. Dalam rumah itu, tak boleh ada yang tertindas. Tak boleh ada yang dilupakan. Dan tak boleh ada yang dikhianati.

Menyongsong masa depan, kita butuh generasi muda yang tidak tercerabut dari akar ideologinya. Generasi yang berpikir global tapi berjiwa nasionalis. Yang siap berdiri teguh saat Pancasila digoyang oleh fanatisme sempit, individualisme, atau politik transaksional.

Sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan, saya akan terus berada di barisan depan:

– Menjaga Pancasila.
– Membumikan nilai-nilainya.
– Mengajak seluruh elemen rakyat untuk bersama membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.

Salam Pancasila!
Salam Merah Putih!
Merdeka!

Andang Wahyu Triyanto
Ketua DPC PDI Perjuangan Jepara
#HariLahirPancasila
#PDIPerjuangan
#JeparaBerideologi
#PancasilaAbadi
#BangkitBersamaRakyat

(Singgih)

Polda Jateng Komitmen Lindungi Pelaku Usaha dan UMKM Dari Aksi Premanisme dan Parkir Liar

YUTELNEWS.com | Semarang,- Dalam upaya menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mencegah aksi premanisme yang kerap mengganggu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Polda Jawa Tengah menggelar acara Silaturahmi Kamtibmas bertajuk “Penataan dan Pengawasan Juru Parkir di Area Usaha Mikro Kecil dan Menengah”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, (27/5/2025) pagi, di Hotel Quest, Jalan Plampitan, Kota Semarang.

Kegiatan yang dipimpin oleh Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman didampingi Dirbinmas Kombes Pol Siti Rondhijah ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Jateng, serta para Kasat Binmas dari seluruh Polres jajaran. Turut hadir pula Kadishub Provinsi Jateng, perwakilan Apindo dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, Wakil Rektor III Universitas Semarang, serta perwakilan juru parkir yang berafiliasi dengan ormas.

Dalam sambutannya, Waka Polda Jateng Brigjen Pol Latif Usman mengungkap bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kolaboratif Polda Jateng dalam menata sistem perparkiran dan memberantas praktik premanisme yang meresahkan pelaku UMKM di berbagai daerah.

Dirinya menegaskan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting dalam mendukung penguatan UMKM. Hal ini karena UMKM disebutnya sebagai pilar vital perekonomian nasional yang mampu bertahan bahkan menjadi motor pemulihan saat krisis.

“Namun kebijakan pemerintah untuk memberdayakan UMKM seringkali terkendala oleh adanya aksi premanisme seperti pungutan liar dan parkir liar dengan tarif tidak wajar, yang justru meresahkan pelaku usaha,” tegasnya.

Brigjen Latif juga menekankan bahwa penataan dan pengawasan terhadap juru parkir harus dilakukan secara efektif agar lingkungan usaha menjadi lebih nyaman dan aman, sehingga kepercayaan publik dan investor terhadap sektor UMKM dapat terus terjaga.

“Kita harus sadar betul bahwa UMKM sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di lapisan terbawah. Oleh sebab itu, gangguan sekecil apapun terhadap UMKM harus kita hilangkan,” tandasnya.

Dirinya berharap peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mendukung keberlangsungan sektor ini. Ia juga mengimbau para pelaku usaha yang merasa terganggu oleh aksi premanisme agar tak ragu melapor ke pihak kepolisian.

“Insyaallah kalau UMKM ini kuat, Indonesia akan kuat. Para pengusaha yang merasa terganggu dalam menjalankan usahanya agar segera melapor ke polisi. Jika tidak direspons, silakan lapor ke Polda Jateng, pasti akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Jateng berharap dapat memantik kesadaran kolektif dan memperkuat komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan usaha yang bersih dari praktik premanisme, serta meningkatkan peran UMKM sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif di Jawa Tengah.

“Ini adalah komitmen Polda Jateng untuk mendukung UMKM berjalan dengan baik dan mendorong pertumbuhan di masyarakat.”Pungkas Wakapolda.

(Singgih)

100 Hari Kerja 88,77 Persen Masyarakat Puas Terhadap Kinerja Bupati Bandung HM Dadang Supriatna

YUTELNEWS.com | Bandung,- Mayoritas masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna-Ali Syakieb pada awal periode kedua ini.

Hal ini tercermin dari hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap kinerja pemerintahan Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Wakil Bupati Ali Syakieb di awal periode kedua, atau tepatnya 100 hari kerja yang mencapai angka yang sangat memuaskan, yaitu 88,77 persen.

Hasil survei yang melibatkan 99.578 responden masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan itu menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap kinerja, pelayanan publik dan program pembangunan yang telah dijalankan Dadang Supriatna-Ali Syakieb hingga 31 Mei 2025.

Tingginya angka kepuasan ini mencerminkan apresiasi tinggi masyarakat Kabupaten Bandung terhadap kinerja Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS.

Berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik yang telah dijalankan selama 100 hari tersebut dinilai berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Total selama 100 hari kerja, Bupati Bandung telah melaksanakan 166 program kerja yang tersebar di seluruh OPD Pemkab Bandung, mulai dari penataan kawasan kumuh, penanganan banjir, perbaikan dan pembangunan infrastruktur hingga penciptaan ribuan lapangan kerja baru.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas tingginya angka kepuasan masyarakat Kabupaten Bandung pada 100 hari kerja pemerintahannya tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena masyarakat merasa sangat puas dengan kinerja kami pada awal periode kedua ini atau pada masa 100 hari kerja ini. Ini sangat membanggakan,” ujar Bupati Bandung Dadang, Minggu (1/6/2025).

Menurutnya, tingginya angka kepuasan masyarakat ini menunjukkan komitmen tinggi Pemkab Bandung dalam merealisasikan berbagai inovasi dan program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik yang berkualitas dan merata.

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut, apresiasi masyarakat merupakan sebuah tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjalankan pembangunan yang berkeadilan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjalankan berbagai program pembangunan terutama pada masa 100 hari kerja Bupati Bandung ini.

“Terima kasih kepada jajaran Forkopimda, yang terhormat DPRD Kabupaten Bandung, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemkab Bandung, serta seluruh masyarakat Kabupaten Bandung atas kolaborasi dan sinergitas selama ini,” tutur Kang DS, sapaan akrabnya.

Tingginya angka IKM itu, lanjut Kang DS, merupakan bukti nyata dari komitmen jajaran Pemkab Bandung dalam membangun sinergi dan kolaborasi dalam upaya merealisasikan janji politik dan peningkatan pelayanan publik.

“Apresiasi dari masyarakat ini merupakan penghargaan tertinggi karena bagaimana pun yang menikmati pembangunan yang kami lakukan adalah masyarakat Kabupaten Bandung sendiri. Ini jadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan pelayanan publik,” tutur Kang DS.

Yans.

Ini Dia Deretan Apresiasi KPK Bagi Pemkab Bandung dalam Komitmen Pencegahan Korupsi

Bandung – YUTELNEWS.com Deretan prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di bawah pemerintahan Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Kepala Inspektorat atau Inspektur Kabupaten Bandung, Marlan Nirsyamsu mengungkapkan berdasarkan capaian hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, nilai Kabupaten Bandung meningkat dari 92% pada tahun 2023, menjadi 93% pada tahun 2024.

“Peningkatan penilaian MCP KPK menjadi 93 persen ini menempatkan Kabupaten Bandung sebagai salah satu yang terbaik di Provinsi Jawa Barat dalam komitmen pencegahan korupsi,” jelas Marlan Nirsyamsu, dalam keterangan resminya di Soreang, Minggu (1/6/2025).

Selain itu, raihan Sistem Penilaian Integritas (SPI) KPK Kabupaten Bandung naik dari peringkat ke-4 (tahun 2023) menjadi peringkat ke-2 pada tahun 2024 dengan nilai 74,04. Bahkan nilai SPI eksternal Kabupaten Bandung adalah 87,77.

Ini merupakan nilai terbaik se-Jawa Barat karena nilai rata-rata Jabar adalah 69.

SPI adalah survei tahunan yang dilakukan KPK untuk mengukur Indeks Integritas Nasional (IIN). Tujuannya menilai risiko korupsi, integritas layanan publik, dan kualitas pelayanan di instansi pemerintah.

“Alhamdulillah Pemkab Bandung juga, saat ini berada di peringkat 2 terbaik se-Jawa Barat dalam Sistem Penilaian Integritas dari KPK. Ini menunjukkan meningkatnya budaya integritas di lingkungan birokrasi,” tuturnya.

Predikat MCP KPK dan SPI terbaik ke-2 yang diraih Pemkab Bandung dari KPK ini, lanjut Marlan, merupakan bukti nyata dari komitmen Bupati Bandung Dadang Supriatna, dalam membangun sinergi, akuntabilitas dan penguatan peran Inspektorat Daerah dalam upaya peningkatan kinerja pengawasan internal.

“Tak hanya itu, dalam program 100 hari kerja Bupati Bandung, langkah-langkah strategis penguatan tata kelola pemerintahan terus menunjukkan hasil yang menggembirakan,” tambah Marlan.

Deretan prestasi membanggakan dan apresiasi atas kinerja luar biasa Pemkab Bandung lainnya, kata Marlan, yakni raihan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) telah dicapai sebanyak 9 kali berturut-turut.

Raihan Opini WTP kesembilan kalinya secara beruntun itu menjadi bukti konsistensi dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kabupaten Bandung telah mencapai Level 3, menandakan bahwa pengendalian internal telah berjalan efektif dan terdokumentasi dengan baik.

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut Marlan juga menyebut Indeks Manajemen Risiko (MR) dari Kementerian PAN-RB meningkat dari Level 2 pada tahun 2023, menjadi Level 3 pada 2024. Hal ini, jelas Marlan, mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih sistematis dan berkelanjutan.

Hal ini didukung pula dengan kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kabupaten Bandung juga telah berada pada Level 3, yang berarti APIP mampu melakukan pengawasan yang independen, objektif, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah bagi organisasi.

“Melalui transformasi pengawasan berbasis integritas, digitalisasi, dan manajemen risiko, Pemkab Bandung terus memperkuat pondasi pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ungkap Marlan.

“Ini adalah bukti nyata bahwa visi Lebih Bedas bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata untuk membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan terpercaya,” tambah pria berkacamata itu sambil tersenyum. (**)



Yans.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Peringati Hari Lahir Pancasila dengan Upacara dan Sarasehan.

Bandung – YUTELNEWS.com|| DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025.

Upacara yang digelar di halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung di Jl.Jasamaranata no 10, Kelurahan Balaendah, Kecamatan Balaendah, ini dipimpin langsung ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Hj Nia Purnakania SH.M.K.N.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya anggota DPRD Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI, Yayat Sumirat SH, Dadan Hermawan S.Sos, Pironi Knight Grimaldi SH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung, serta jajaran pengurus DPC dan pengurus PAC serta kader partai PDI Perjuangan lainnya.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan dan diskusi kebangsaan sebagai ajang refleksi dan penguatan ideologi Pancasila di tengah tantangan zaman yang terus berubah.

Hj Nia Purnakania SH M.K.N juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung

Menurutnya, peringatan ini sangat penting agar kader partai tidak melupakan sejarah dan nilai-nilai dasar bangsa yang telah dirumuskan oleh para pendiri negara.

“Pancasila itu penting dalam semua aspek kehidupan. Karena itu, bagi kader PDI Perjuangan, memperingati Hari Lahir Pancasila adalah sebuah kewajiban,” papar ketua DPC hj Nia Purnakania SH.M.K.N yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.

Dia berharap, seluruh kader partai tidak hanya semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, tapi juga mengamalkan dan mengetuk-tularkan kepada masyarakat.

“Agar masyarakat betul-betul paham terhadap nilai-nilai Pancasila dan betapa penting menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.



Yans.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Angie Natesha Goenadi Go S.Ked,M.HI : Selamat Hari Lahir Pancasila, Perkokoh Ideologi Bangsa.

Bandung – YUTELNEWS.com Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2025, Anggota DPRD Kabupaten Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI dari fraksi PDI Perjuangan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat serta menegaskan kembali komitmen untuk menjaga, mengamalkan, dan memperkokoh ideologi Pancasila sebagai dasar negara.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Angie Natesha menyatakan komitmennya dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap kebijakan dan pembangunan daerah.

Menurut anggota DPRD Kabupaten Bandung, Angie Natesha, menyampaikan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol kenegaraan, tetapi merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk merefleksikan jati diri bangsa. Di tengah tantangan zaman, Pancasila adalah kompas moral dan ideologi pemersatu bangsa,” ujar Angie Natesha.

menegaskan juga bahwa Pancasila adalah perekat kebhinekaan dan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan zaman.

“Kami di DPRD dan di partai PDI Perjuangan berkomitmen agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam proses legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga harmoni sosial, memperkuat semangat gotong royong, dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Perkokoh Pancasila berarti merawat ke-Indonesia-an. Kami berharap semangat kebersamaan dan toleransi semakin mengakar di tengah masyarakat,” katanya.

Mengusung tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa tantangan kebangsaan harus dijawab dengan persatuan, kerja sama, dan pengamalan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendiri bangsa.

Partai PDI Perjuangan di Kabupaten Bandung menyatakan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara melalui implementasi nilai-nilai Pancasila di setiap aspek pembangunan daerah.,”tukasnya.



Yans.

Refleksi 1 Tahun Kepengurusan, Lebih dari 70 Agenda Telah diselesaikan Pemuda PUI Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Ngamprah, Bandung Barat,- Pengurus Daerah Pemuda Persatuan Ummat Islam Kabupaten Bandung Barat (Pemuda PUI KBB) menyelenggarakan Rapat kerja Daerah II (RAKERDA II). Kegiatan ini dilaksanakan di aula gedung B Lt. 4 komplek Pemda KBB desa Mekarsari Kecamatan Ngamprah. Sabtu, (31/05/2025)

RAKERDA II kali ini mengangkat tema Your Dedication to Make History. Pemilihan tema ini diharapkan pengurus dan kader Pemuda PUI KBB lebih meningkat semangat pengabdiannya untuk membesarkan organisasi. Diharapkan pula setiap pengabdian yang diberikan menjadi lembar sejarah yang akan terukir oleh setiap kader dan pengurus bagi generasi selanjutnya.

Perwakilan dari Ketua DPD PUI Kabupaten Bandung Barat, Ketua PW Pemuda PUI Jabar, Ketua DPD KNPI KBB, Ketua Sofia Cahaya Bangsa, Ketua HIMA PUI KBB turut hadir member samai. Tamu kehormatan sekaligus key note speech Irfan Ahmad Fauzi, M.Hum Komisaris PT Pupuk Indonesia memberikan motivasi dan pemaparan menambah semangat peserta.

Momentum rakerda kali ini sekaligus sebagai refleksi satu tahun kepengurusan Pemuda PUI KBB. Setidaknya dalam satu tahun yang telah dilewati sudah lebih dari 70 agenda yang telah dilewati oleh Pengurus Daerah Pemuda PUI KBB.

Agenda ini meliputi kegiatan yang diinisiasi langsung, kegiatan kolaborasi, undangan acara tingkat daerah hingga internasional, maupun penyikapan isu hangat lainnya seperti isu daerah Bandung Barat, Jawa Barat, nasional hingga isu global.

Dien

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dari Fraksi Partai Gerindra Teddi Setiadi Mengucapkan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025

Sukabumi — Yutelnews.com ,Peringatan Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni 2025 menjadi momen penting bagi seluruh elemen bangsa Indonesia untuk menegaskan kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddi Setiadi , Minggu, ( 1/6/2026 ).

Menurut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddi Setiadi,Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai landasan utama dalam mewujudkan demokrasi yang sehat serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah momentum untuk menegaskan kembali komitmen kita semua dalam menjaga demokrasi yang berlandaskan musyawarah dan mufakat,” terang Teddi Setiadi.

“Selain itu, Pancasila juga mengajarkan pentingnya keadilan sosial yang harus dirasakan oleh setiap warga negara tanpa terkecuali,” sambungnya.

Legislator Gerindra Teddi Setiadi ini juga menekankan, penerapan nilai-nilai Pancasila sangat vital dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Sukabumi dan Indonesia secara keseluruhan,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Satgas PRIMA Dayeuhkolot Bersama Warga Keruk pasir Anak Sungai Akibat Dangkal Jln Raya Propinsi Dayeuhkolot,Peduli Lingkungan Bersih, Aman Sehat.

Bandung — YUTELNEWS.com || Dalam semangat gotong royong dan kebersamaan, Satgas Sosial Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan karya bakti membersihkan dan mengeruk pasir dan sampah di Anak sungai Cipalasari jalan raya propinsi Moeh Toha Dayeuhkolot bersama warga masyarakat Palasari Rw 04, Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Minggu 01/06/2025.

Dalam Kegiatan karya bakti ini hadir pula Lurah pasawahan Tatang Mulyana SH, Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Serta PRIMA, Kanit Tantrib Pasawahan Agus Ali SE, Ketua Rw 04, para ketua Rt dan warga lainnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Tokoh masyarakat Tri Rahmanto bersama Satgas Prima terhadap masyarakat di wilayah palasari kelurahan pasawahan, sekaligus memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat.

Personel Satgas Prima bersama warga bahu membahu mengangkat pasir dari anak sungai yang sudah dangkal dan mengeruk/ bersihkan sampah di aliran anak sungai atau di jalan raya wilayah Palasari .

Satgas Prima menyampaikan bahwa karya bakti tersebut bukan hanya kegiatan fisik semata, tetapi juga merupakan wujud nyata pengabdian dan semangat kebersamaan yang menjadi landasan kekuatan bersama masyarakat.

Kami hadir bukan hanya silahturohim wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. ” Melalui karya bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa PRIMA dan masyarakat selalu berdiri bersama dalam suka dan duka,” ujar Hendra.

Warga Palasari kelurahan pasawahan selaku ketua Rw 04 Palasari Suherman menyambut dengan antusias kehadiran Satgas Prima dalam kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dan bangga bisa bekerja bersama sama bekerja karya bakti sosial membersihkan aliran anak sungai yang sudah dangkal,” ucapnya Rw Suherman

Melalui karya bakti ini, Satgas Prima tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan fisik warga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa saling peduli di wilayah desa atau pun desa lainnya,”tukasnya Rw Suherman.

Yans.

SMK Negeri Kalibaru: Jejak Perjalanan dari Lahan SPMA ke Sekolah Mandiri

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Terletak di pinggir jalan raya Jember–Banyuwangi, SMK Negeri Kalibaru kini menjadi salah satu lembaga pendidikan menengah kejuruan yang diperhitungkan di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur. Namun, tak banyak yang tahu bahwa sekolah ini lahir dari serangkaian perjuangan panjang dan kolaborasi berbagai pihak.

Awalnya, lahan seluas 3 hektare yang kini ditempati SMK Negeri Kalibaru adalah bekas gedung Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) Blambangan Kalibaru milik Pemerintah Daerah Banyuwangi. SPMA tersebut kemudian dipindahkan ke daerah Licin, Glagah, menempati lahan seluas 20 hektare. Gedung lama di Kalibaru sempat dimanfaatkan oleh SMEA Wiyata 2, milik KORPRI Banyuwangi.

Tahun 2002 menjadi titik balik. Sejumlah tokoh masyarakat Kalibaru, antara lain Ir. Wahyudi dari DPRD, Rudy Suharto dari LSM Maharani, Kepala Desa Kalibaru Wetan H. Arifin, SE, serta Camat Drs. Yunus Hamzah, mengajukan proposal pendirian sekolah baru kepada Dinas Pendidikan dan Bupati Banyuwangi. Usulan tersebut diterima dan berdirilah SMK Negeri Kalibaru sebagai filial dari SMK Negeri Glagah.

Empat tahun kemudian, SMK Negeri Kalibaru resmi berdiri sebagai institusi mandiri dengan tiga jurusan awal: Ekonomi, Perikanan, dan Peternakan. Pada angkatan pertamanya, sekolah ini menerima 63 siswa. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 13 siswa yang lulus ujian akhir. Berkat bantuan Kepala SMK Negeri Glagah, Drs. H. Sabari, M.Pd, dilakukan ujian ulang sehingga seluruh siswa akhirnya dinyatakan lulus.

Kini, SMK Negeri Kalibaru telah berkembang pesat. Jumlah jurusan bertambah menjadi delapan, dengan total siswa mencapai 1.400 orang dan didukung oleh sekitar 100 guru dan staf. Di bawah kepemimpinan Drs. Gatot Kurnianta, MM, yang dijuluki “komandan kompi” karena kedisiplinannya, sekolah ini terus berbenah dan menunjukkan peningkatan mutu pendidikan secara signifikan.

Kisah berdirinya SMK Negeri Kalibaru menjadi bukti bahwa komitmen masyarakat, dukungan pemerintah, dan semangat kebersamaan dapat melahirkan lembaga pendidikan yang memberi manfaat nyata bagi generasi muda.

Dalam kenangannya, Rudy Suharto, tokoh LSM Maharani yang turut menggagas pendirian SMK Negeri Kalibaru, kepada media ini, Minggu 1 Juni 2025, menyampaikan bahwa perjuangan mendirikan sekolah ini bukan hal yang mudah. Ia menuturkan:

“Saat itu kami melihat kebutuhan nyata masyarakat Kalibaru akan pendidikan kejuruan yang terjangkau dan relevan. Banyak anak muda yang tidak melanjutkan sekolah karena faktor biaya dan akses. Maka bersama DPRD, kepala desa, dan camat, kami nekat mengajukan proposal. Alhamdulillah, meski penuh perjuangan, akhirnya dikabulkan.”

Rudy mengenang bagaimana langkah awal sekolah berjalan dengan fasilitas terbatas dan semangat yang luar biasa:
“Kami mulai dari nol. Gedungnya bekas, kursi pun seadanya. Tapi semangat anak-anak dan para guru luar biasa. Bahkan saat hanya 13 dari 63 siswa yang lulus ujian pertama, kami tidak menyerah. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Sabari dari SMK Glagah yang membantu agar anak-anak bisa ikut ujian ulang dan akhirnya lulus semua. Itu bentuk kepedulian yang tak ternilai.”

Ia menambahkan, kini melihat SMK Negeri Kalibaru berkembang pesat dengan ratusan guru dan ribuan siswa, adalah kebanggaan tersendiri.
“Kalau sekarang orang lihat SMK Kalibaru besar, punya delapan jurusan dan ribuan murid, jangan lupa sejarahnya. Ini buah dari gotong royong, doa masyarakat, dan keinginan kuat untuk memajukan pendidikan di Kalibaru. Saya bangga pernah menjadi bagian dari perjuangan itu,” tutup Rudy Suharto.

(Tim Red)

Membangun Kembali Kejayaan Minahasa: Perhimpunan Minahasa Raya sebagai Wadah Pemberdayaan

YUTELNEWS.com | Jakarta – 31 Mei 2025 – Di tengah arus globalisasi dan mobilitas tinggi, menjaga identitas budaya serta semangat kebersamaan menjadi tantangan tersendiri bagi setiap komunitas. Namun, bagi masyarakat Minahasa, baik yang tinggal di tanah leluhur Sulawesi Utara maupun yang tersebar di perantauan hingga mancanegara, sebuah inisiatif baru muncul sebagai mercusuar harapan: Perhimpunan Minahasa Raya (PMR). Wadah ini bukan sekadar organisasi biasa, melainkan sebuah platform strategis untuk memberdayakan dan menyatukan seluruh elemen masyarakat Minahasa.

Sebagai putra daerah, saya melihat PMR memiliki potensi besar untuk mengulang kejayaan masa lalu Minahasa yang dikenal dengan semangat juang, intelektualitas, dan kontribusinya bagi bangsa. Ini adalah langkah maju yang esensial dalam menjaga warisan leluhur sekaligus merajut masa depan yang lebih cerah.
_________________

Mengapa Perhimpunan Minahasa Raya Begitu Penting.?

Pentingnya PMR terletak pada kemampuannya untuk mengatasi terpecahnya masyarakat Minahasa yang tersebar. Berikut adalah alasan-alasan kuat mengapa wadah ini sangat dibutuhkan:

Menjaga Identitas dan Budaya di Tengah Arus Globalisasi : Dengan semakin derasnya arus informasi dan budaya global, identitas lokal seringkali tergerus. PMR dapat menjadi benteng pertahanan untuk melestarikan bahasa, adat istiadat, seni, dan nilai-nilai luhur Minahasa. Ini penting bagi generasi muda di perantauan yang mungkin kehilangan kontak dengan akar budaya mereka.

Optimalisasi Potensi SDM Minahasa di Seluruh Dunia: Masyarakat Minahasa dikenal memiliki etos kerja dan semangat merantau yang tinggi. Banyak individu Minahasa yang sukses di berbagai bidang, mulai dari akademisi, profesional, pengusaha, hingga seniman, di dalam dan luar negeri. PMR dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan potensi-potensi ini, menciptakan jaringan kolaborasi, dan saling mendukung.

Membangun Jembatan antara Perantau dan Tanah Leluhur*: Seringkali, diaspora Minahasa memiliki kerinduan untuk berkontribusi pada kemajuan daerah asalnya, namun terkendala informasi dan saluran yang tepat. PMR dapat memfasilitasi transfer pengetahuan, investasi, dan program-program pembangunan yang digagas oleh perantau untuk kemajuan Sulawesi Utara.

Representasi dan Advokasi Kolektif : Sebagai wadah yang terorganisir, PMR dapat menjadi suara kolektif masyarakat Minahasa dalam menyuarakan aspirasi, beradvokasi untuk kepentingan bersama, dan menjalin komunikasi yang efektif dengan pemerintah daerah maupun pusat.
_________________
Manfaat Nyata Perhimpunan Minahasa Raya.

Dengan berdirinya PMR, berbagai manfaat konkret dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Minahasa:

Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi: Melalui jaringan PMR, anggota dapat saling bertukar informasi bisnis, peluang investasi, dan bahkan membentuk koperasi atau usaha bersama. Program-program pelatihan keterampilan dan pengembangan UMKM juga dapat diinisiasi.

Pengembangan Sumber Daya Manusia: PMR bisa menjadi platform untuk program mentoring, beasiswa, dan pengembangan profesional. Para profesional Minahasa yang sukses dapat berbagi ilmu dan pengalaman kepada generasi muda, menciptakan regenerasi pemimpin dan ahli di berbagai bidang.

Pelestarian dan Inovasi Budaya: Selain melestarikan tradisi, PMR juga dapat mendorong inovasi dalam seni dan budaya Minahasa, memastikan relevansinya di era modern. Festival budaya, pameran seni, atau lokakarya dapat diadakan secara rutin.

Memperkuat Solidaritas dan Persatuan: Di atas segalanya, PMR akan memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan di antara masyarakat Minahasa, menghilangkan sekat geografis, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap identitas kolektif mereka.

Dampak Positif bagi Pembangunan Daerah dan Dukungan Program Nasional: Dengan sinergi antara yang di daerah dan di perantauan, PMR dapat menjadi motor penggerak pembangunan di Sulawesi Utara, baik dalam aspek ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Lebih jauh lagi, PMR juga mendukung penuh program-program strategis pemerintah untuk kesejahteraan rakyat, termasuk Astacitayang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Dukungan ini sangat relevan mengingat Bapak Prabowo memiliki akar kuat di Minahasa, berasal dari Langowan, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dan perhatian khusus bagi kemajuan masyarakat Minahasa secara keseluruhan.
__________________
Perhimpunan Minahasa Raya adalah lebih dari sekadar organisasi, ia adalah sebuah visi.
Visi untuk menyatukan kekuatan, merajut asa, dan membangun kembali kejayaan Minahasa yang cemerlang di kancah nasional maupun internasional. Ini adalah panggilan bagi setiap individu Minahasa untuk bergabung, berkontribusi, dan menjadi bagian dari sejarah baru yang akan diukir. Dengan semangat ‘Torang Samua Basudara’ yang dijiwai, PMR akan menjadi pilar utama dalam pemberdayaan masyarakat Minahasa demi masa depan yang lebih gemilang.

PERHIMPUNAN MINAHASA RAYA
Jak Tumewan
(Founder).

(Singgih)

Dugaan Perjudian Siji/Togel Mencuat di Sungai Jodoh

YUTELNEWS.com / Aktivitas dugaan perjudian Siji/Togel mulai mencuat setelah tim media melakukan investigasi di Sungai Jodoh, Kec. Batu Ampar yang tidak jauh dari Pasar Jodoh.

Kegiatan tersebut Diduga sudah lama beroperasi dan tidak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Terpantau dari rekam Video, seseorang perempuan yang pakai baju hitam berambut Panjang menerima Angka dari pemain untuk dipasangkan pada nomor yang akan keluar nantinya. Angka yang dipasang tersebut bervariasi mulai dari Rp. 5.000 yang langsung dibayarkan Cash kepada Pencatat nomor dan jika nomor keluar maka akan mendapatkan keuntungan berupa uang.

Dugaan Perjudian Siji/Togel Mencuat di Sungai Jodoh
Angka yang Keluar

Kegiatan tersebut termasuk 303 KUHP tentang “Perjudian” yang bisa menjerat para pelaku.

Informasi yang di himpun bahwa Togel 4D/ Siji tersebut berasal dari Singapur. Namun kegiatan tersebut di Batam tidak dilegalkan/ dilarang.

Pasal 303 KUHP mengatur tentang perjudian,
Ayat 1:
“Barangsiapa di tempat umum atau dalam tempat yang dapat dilihat orang banyak, mengadakan atau ikut serta dalam perjudian, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun.”
Ayat 3:
“Yang disebut permainan judi adalah tiap-tiap permainan, di mana pada umumnya kemungkinan mendapat untung bergantung kepada peruntungan belaka, juga karena pemainnya lebih terlatih atau lebih mahir.”

Hingga berita ini diturunkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada Penelola Lokasi dan meminta kepada Pihak APH untuk melakukan pengecekan dan menindak para pelaku Bandar ataupun pemain bila itu terbukti adanya tindak pidana perjudian. /Red

Part 1, bersambung …

Banyak Izin PBG Kota Medan Tak Terdaftar di Situs Resmi, Dugaan Pelanggaran Mulai Disorot

YUTELNEWS.com | Lonjakan pembangunan gedung di Kota Medan belakangan ini menimbulkan kekhawatiran. Sejumlah proyek yang memasang papan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diketahui tidak terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), situs resmi milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (31/5/ 2025)

Hasil penelusuran terhadap beberapa nomor SK-PBG di lapangan menunjukkan bahwa data tersebut tidak ditemukan dalam sistem SIMBG. Hal ini memunculkan dugaan bahwa sebagian izin bangunan bermasalah, atau bahkan dipalsukan.

Salah satu warga Kecamatan Medan Denai, berinisial R (35), mengungkapkan kecurigaannya terhadap sebuah proyek pembangunan toko bertingkat di wilayahnya.

> “Papan PBG-nya memang terpasang, tapi QR Code-nya tidak bisa dipindai. Setelah kami coba cek langsung di situs SIMBG, nomor SK-nya tidak ada,” ujarnya kepada wartawan Sabtu (31/5).

Temuan ini semakin menguatkan kekhawatiran masyarakat soal lemahnya pengawasan dan potensi pelanggaran dalam proses perizinan bangunan. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (Perkimtaru) Kota Medan menegaskan bahwa seluruh izin bangunan yang sah wajib terdaftar secara daring.

> “Kalau tidak muncul di SIMBG, itu patut dicurigai. Kami minta masyarakat melapor bila menemukan hal seperti ini,” kata seorang staf bidang tata bangunan saat dikonfirmasi.

Tak hanya itu, fenomena ini muncul di tengah sorotan publik terhadap DPRD Kota Medan, yang sebelumnya disebut-sebut dalam dugaan suap pencabutan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Perubahan regulasi tersebut dinilai membuka celah untuk alih fungsi lahan dan percepatan perizinan di sejumlah lokasi strategis.

Aktivis antikorupsi Fandi Ginting dari Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GMAK) meminta pemerintah kota segera bertindak. Ia menilai perlu adanya audit menyeluruh terhadap semua PBG yang diterbitkan dalam 12 bulan terakhir.

> “Kalau ini dibiarkan, bukan hanya merusak wajah kota, tapi juga bisa jadi ladang baru bagi praktik korupsi. Kami desak Pemko dan aparat penegak hukum bertindak tegas,” ujarnya.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.