Pemerintah Targetkan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Seluas 2 Juta Hektare Tahun Ini

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Ratusan hektar sawah di Desa Kertamukti, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, belum bisa ditanami karena masalah irigasi.

Untuk menangani masalah ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Yudi Sastro, mengadakan diskusi dengan kelompok tani “Harapan Mekar” di Kampung Cilulumpang pada 31 Mei.

Diskusi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan puluhan petani setempat. Para petani mengeluhkan kerusakan saluran irigasi sekunder di Daerah Irigasi (DI) Warungkiara sepanjang sekitar 9 kilometer.

Kerusakan ini menyebabkan sekitar 500 hektare sawah tidak dapat dikerjakan dan ditanami. Petani berharap untuk normalisasi total saluran irigasi agar dapat kembali berproduksi.

Yudi Sastro menegaskan bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti arahan Presiden untuk mempercepat tanam dan meningkatkan produksi beras.

Dia menyebutkan bahwa masalah kekurangan air adalah tantangan utama bagi petani di Warungkiara. Pada 2 Juni, akan ada diskusi lebih lanjut dengan Kementerian PUPR dan BBWS untuk menyelesaikan masalah ini.

Pemerintah menargetkan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 2 juta hektare tahun ini. Yudi berharap normalisasi irigasi segera dimulai jika instruksi presiden keluar.

(Mirna)

Kepsek SMPN 26 Batam akan Segera Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi, Pungli dan Diskriminasi

YUTELNEWS.com | Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, terkuak adanya beberapa Pungli dan Dugaan Korupsi dana BOS (Bantuan Oprasional Sekolah) yang dilakukan oleh oknum kepala sekolah bernama Zefmon Prima Putri, S.Pd di SMP Negeri 26 Batam.

Dari tahun ke tahun, fenomena Pungli dan Korupsi di sektor pendidikan begitu meresahkan, seperti tak ada hentinya; ibarat mati satu, tumbuh seribu. Mereka para oknum yang terlibat pungli dan korupsi seperti tak pernah belajar dengan kasus-kasus sebelumnya. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat menimba ilmu dan membentuk karakter generasi bangsa, ternyata dicemari oleh tindakan pungli dan korupsi oleh oknum kepala sekolah sehingga telah mencoreng nama baik institusi pendidikan dan menggugah keprihatinan masyarakat luas.

Dalam hal ini, Tim Investigsasi LSM AJAR (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) dan awak Media langsung turun ke lapangan untuk mencari fakta atas informasi yang beredar di masyarakat perihal adanya beberapa Pungli yang sudah terjadi bertahun-tahun yang dilakukan oleh kepsek Zefmon. Dimana akhirnya kami mendapatkan narasumber terpercaya dan bukti yang valid.

Adapun modus Pungli berupa Infak melalui Amplop yang disediakan sekolah dan diberikan kepada siswa satu hari sebelum pembagian Raport untuk pembangunan Mushola. Pungli ini sendiri dilakukan saat pembagian Raport Mid Semester dan Semester alias 4 kali setahun. Dan juga tidak ada Palakat Keterangan pembangunan Mushola, serta Alur Kas yang terkumpul dan penggunaannya tidak pernah dipublikasikan ke warga sekolah alias senyap, sampai akhirnya kami datang mengkonfirmasi ke SMPN 26 dan barulah Plakat & Pembukuan alur Kas dibuat.

Adanya kutipan uang dari para murid dan para guru untuk membeli Kado bagi guru-guru yang lulus P3K yang penggunaannya tidak transparan. Serta Kewajiban menyumbangkan buku Literasi ke Perpustakaan yang juga terjadi bertahun-tahun sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh siswa untuk mendapatkan Kartu Bebas Pustaka agar bisa mengambil Ijazah & Raport bagi siswa kelas 9 yang Lulus. Dan saat pengembalian buku-buku Paket oleh siswa yang lulus, apabila ada buku yang hilang maka dikenakan Denda Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) per buku.

Dari penuturan narasumber kami bahwa adanya Diskriminasi kepada beberapa guru yang dilakukan oleh ibu kepsek Zefmon selama memimpin hingga sekarang, yang mana hal ini sangat disayangkan sekali terjadi di sekolah.

Hukuman pidana bagi pelaku pungli bisa dijerat dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Pidana Korupsi, khususnya Pasal 12 E dengan ancaman hukuman penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun. Pelaku pungli juga bisa dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan. Pelaku pungli berstatus PNS dengan dijerat dengan Pasal 423 KUHP dengan ancaman maksimal enam tahun penjara.

Sedangkan hukuman administratif bagi pelaku pelanggaran maladministrasi termasuk bagi pelaku pungli bisa dikenakan Pasal 54 hingga Pasal 58 dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Dan juga dugaan kuat Korupsi dana BOS dari tahun 2020 s/d 2024 yang dilakukan oleh ibu kepsek Zefmon berdasarkan data penggunaan dana BOS yang diterbitkan oleh Kemendikbud, terkhusus tahun 2020 s/d 2022 saat terjadi pandemik virus Covid-19 dimana kurangnya pengawasan terhadap pengguanaan dana BOS, serta di tahun 2020 s/d 2022 Belanja dana BOS belum menggunakan Aplikasi Belanja Online SIPLah alias masih Belanja Manual.

Saat awak LSM AJAR & media mengkonfirmasi langsung bertemu dengan kepsek Zefmon, beliau memberikan pembelaaan dengan berujar “bahwa benar adanya pungutan Infak untuk pembangunan Mushola sekolah sebagai bentuk pembelajaran bagi siswa dalam beragama. Serta membenarkan juga adanya sumbangan buku Literasi bagi siswa kelas 9 yang lulus, denda Rp 50.000,- bagi buku yang hilang dan kutipan untuk membeli kado tapi sifatnya tidak Wajib”. Tentunya pengakuan beliau ini sangat bertolak belakang dengan pengakuan dari beberapa orang narasumber kami dan bukti-bukti yang kami kumpulkan. Serta saat kami konfirmasi dan minta bukti mengenai penggunaan dana BOS tahun 2020 s/d 2024, beliau hanya berujar “penggunaan Dana BOS sudah diaudit Inspektorat Batam”.

Dalam waktu dekat ini, kami akan melaporkan kepsek Zefmon ke Aparat Penegak Hukum untuk dapat diperiksa secara menyeluruh dan terbuka atas beberapa Pungli, Diskriminasi dan Dugaan Korupsi Dana BOS selama menjabat sesuai peraturan dan UU yang berlaku.

Atas kejadian di atas, maka kami meminta kepada Kepala Dinas Pendidkan kota Batam bapak Tri Wahyu Rubianto, S.T., M.Si dan Kaharingan (Kejaksaan Negeri) Kota batam agar segera memeriksa bila perlu mencopot atau menonaktifkan kepsek Zefmon Prima Putri, S.Pd sebagai kepala SMPN 26 Batam untuk memberikan rasa kepercayaan masyarakat kepada institusi pendidikan kota Batam yang bapak pimpin saat ini. /Red

Sumber Pikiranrakyatnusantara.com

Babinsa Koramil 10/ Kodim 0607/ Kota Sukabumi Melaksanakan Pendampingan Pengaspalan jalan Lingkungan

CiambarYUTELNEWS.com ,Babinsa Koramil 10/ Nagrak Kodim 0607/ Kota Sukabumi Serda Edy Sukoyo Melaksanakan pendampingan Pengaspalan Jalan Lingkungan Yang Bersumber Anggaran Desa Tahun 2025 Kp. sekar sari Rt 01 Rw 06 Desa Munjul Kecamatan Ciambar, Sabtu, (31/5/2025).




SerdaEdy Sukoyo menuturkan, Pengaspalan ini untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak dan meningkatkan aksesibilitas bagi warga setempat.

Di lokasi kegiatan, Serda Edy Sukoyo menyampaikan bahwa pendampingan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi jalan yang rusak parah. “Kami hadir di sini untuk memastikan proses pengaspalan berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. Kondisi jalan yang rusak memang sangat mengganggu aktivitas warga, dan kami berkomitmen untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” ujar Serda Edy Sukoyo.

Warga setempat, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan yang diberikan oleh Babinsa. “Kami sangat berterima kasih kepada Serda Edy Sukoyo dan seluruh jajaran yang telah membantu memperbaiki jalan di kampung kami. Ini akan sangat bermanfaat bagi warga, terutama dalam mempermudah akses dan meningkatkan kenyamanan dalam beraktivitas,” katanya.

Di Tempat terpisah Danramil 10/ Nagrak Lettu Inf. Dwi Suhartoyo saat di mintai keterangan, juga membenarkan kegiatan tersebut dan berpesan agar masyarakat turut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki. “Kami berharap warga dapat bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah diperbaiki ini agar bisa bertahan lama dan memberikan manfaat yang maksimal,” pesan Danramil

Kegiatan pengaspalan jalan ini diharapkan dapat selesai dalam waktu singkat dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Desa Munjul khususnya di Kampung Sekarsari,”Pungkasnya Danramil.

Reporter : Mirna

KH. Abdul Ghofar: Ulama Adalah Pelita Umat, Jangan Padamkan Warisannya

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Ratusan jamaah memadati halaman Pondok Pesantren Darul Hikmah, di JL. Tegalsari Dusun Gembolo Kulon, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, pada Jumat malam (30/5/2025), dalam rangka Haul ke-6 Al-Maghfurlah KH. Imam Muhdi dan Haul ke-4 Ny. Hj. Siti Hamdanah. Suasana khidmat dan haru menyelimuti acara yang mengusung tema keteladanan dan perjuangan ulama dalam membangun umat dan bangsa.

Acara yang dimulai selepas Isya ini dihadiri oleh jajaran Forkopimka Gambiran, antara lain Kapolsek AKP Badrodin Hidayat, Danramil Gambiran, Camat Gambiran, serta Kepala Desa Purwodadi. Tampak pula para alumni PP Darul Hikmah, tokoh masyarakat, pengurus Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, Ketua Hakim Said, SH, bersama dewan penasehat H. Salam Bikwanto.

Dalam tausiyah utamanya, KH. Abdul Ghofar dari Rogojampi menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya merawat warisan perjuangan ulama. Ia menegaskan bahwa peran ulama tidak boleh dilupakan, karena mereka adalah pelita yang menerangi jalan umat di tengah kegelapan zaman.

“Haul bukan sekadar mengenang wafatnya seorang tokoh. Ini adalah momen spiritual untuk menguatkan kembali cinta kita kepada ulama. KH. Imam Muhdi bukan hanya pendiri pesantren, tetapi penggerak peradaban lokal yang membimbing umat dalam keilmuan dan akhlak. Meneladani beliau, berarti menjaga cahaya Islam tetap bersinar di bumi,” tutur KH. Abdul Ghofar dalam tausiyahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya ukhuwah (persaudaraan) dan menjaga persatuan di tengah perbedaan.

“Jangan sampai umat Islam terpecah hanya karena beda pilihan atau pandangan. Ulama kita dulu mengajarkan adab dalam perbedaan, bukan permusuhan. Kalau kita mencintai ulama, cintailah juga nilai-nilai yang mereka perjuangkan: keilmuan, kebersamaan, dan kasih sayang,” lanjutnya.

Acara haul berjalan dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Pembacaan tahlil dan doa bersama dipimpin oleh pengasuh pesantren serta para kiai yang hadir. Suasana haru tercipta ketika salah satu putra tertua KH. Imam Muhdi, yakni KH. Imam Chasanun, menyampaikan sambutan dan mengisahkan perjuangan sang muassis dalam merintis pondok dari nol hingga menjadi pusat pendidikan agama di wilayah selatan Banyuwangi.

Haul ini menjadi ajang silaturahmi lintas generasi dan institusi. Selain tokoh agama, hadir pula perwakilan ormas Islam dan lembaga kepemudaan yang selama ini bersinergi dalam kegiatan sosial dan dakwah.

Hakim Said, SH, selaku Ketua RKBK menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan haul yang merangkul seluruh elemen masyarakat.

“Kami melihat haul ini sebagai pengikat nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan. Darul Hikmah bukan hanya milik pesantren, tapi juga menjadi bagian dari perjuangan warga masyarakat luas dalam membangun masyarakat yang beradab dan religius,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Syamhudi alumni ponpes Kediri, Jatim. Para jamaah tampak larut dalam kekhusyukan, memanjatkan doa untuk para pendiri pesantren dan kemaslahatan umat Islam secara luas.

(‘Tim Red)

Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra mendorong kepengurusan baru Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Payakumbuh

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra mendorong kepengurusan baru Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Payakumbuh untuk menjadi motor kebangkitan olahraga basket di daerah itu.

Menurutnya, Perbasi memiliki posisi strategis dalam pembinaan atlet dan penguatan karakter generasi muda.

“Perbasi harus hadir tidak hanya untuk mencetak prestasi, tapi juga membangun mentalitas dan karakter atlet muda kita. Basket punya potensi besar untuk dikembangkan, dan kami di DPRD siap mendukung ,” ujar Wirman saat menghadiri pengukuhan pengurus Perbasi Kota Payakumbuh periode 2025–2029 di De La Jadi Cafe & Eatery, Labuah Basilang, Minggu (25/05/2025) malam.

Ia mengingatkan, Payakumbuh pernah dikenal sebagai kota dengan atlet basket yang disegani.

Harapan besar kini disematkan kepada pengurus baru untuk mengembalikan kejayaan tersebut melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Kita ingin kejayaan itu kembali terulang. Kita punya sejarah, tinggal bagaimana momentum ini dijaga dan dijalankan secara profesional,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wirman meminta agar kepengurusan Perbasi ke depan mampu menghadirkan program-program yang menyentuh langsung ke masyarakat khususnya pembinaan generasi muda,” Pinta Wirman.

“Kami berharap pengurus baru ini membawa angin segar. Susun program kerja yang konkret, jalin kemitraan dengan sekolah dan komunitas, dan ajak anak-anak muda kembali mencintai basket. Itu kunci agar semangat olahraga ini tumbuh dari akar rumput,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan organisasi sebagai wadah yang inklusif, terbuka, dan bisa menjadi tempat berkembangnya talenta lokal secara berkelanjutan.

“Bangun organisasi yang sehat dan profesional dengan begitu akan lahir peluang-peluang baru baik prestasi maupun ekonomi. Kami di DPRD siap mendampingi dan mengawal langkah-langkah ke arah itu,” tegas Wirman.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menambahkan bahwa profesionalisme harus menjadi landasan utama dalam mengelola organisasi olahraga.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap susunan pengurus yang dinilainya sudah berpengalaman di bidang basket.

“Kami melihat nama-nama pengurus yang dibacakan adalah mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia basket. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk mengangkat kembali karisma basket Payakumbuh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti menurunnya gairah basket di Payakumbuh dalam beberapa waktu terakhir dan berharap dengan pembinaan yang baik olahraga ini dapat kembali bangkit dan melahirkan atlet profesional yang juga mampu menciptakan nilai ekonomi.

Ketua KONI Kota Payakumbuh yang diwakili Yusra Maiza turut memberikan dukungan kepada pengurus baru. Ia berharap Perbasi bisa kembali aktif dalam pembinaan dan menjadi bagian penting dari ekosistem olahraga di kota tersebut.

Berikut susunan lengkap pengurus Perbasi Kota Payakumbuh periode 2025–2029;

Ketua: Roni Anas
Wakil Ketua I: Robi Prakarsa
Wakil Ketua II: Alhamra
Sekretaris: Roni Saputra
Bendahara: Mario Guswandi M

(*)

(MMD)

Polisi Lahat Tangkap Pelaku Penganiayaan yang Akibatkan Kematian

YUTELNEWS.com | Lahat,- Kurang dari 12 jam setelah kejadian, Satreskrim Polres Lahat berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian korban, Husen Apendi. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025, sekitar pukul 13.00 WIB di Warung Makan Mbak Narti, Kelurahan Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Jum’at, (30/05/2025).

Pelaku, Manizar Malik (40), warga Desa Keroya, Kecamatan Pagar Jati, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu, ditangkap saat hendak berobat di Rumah Sakit Rabain, Kabupaten Muara Enim.

Korban, Husen Apendi (lahir 04 Juli 1974), seorang petani asal Desa Ulak Kembahang, Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, meninggal dunia akibat luka tusuk di dada dan lengan.

Kasat Reskrim Polres Lahat, Iptu Redho Rizki Pratama, S.Tr.k.SIK.MSI, memimpin langsung penangkapan yang dibantu oleh Kanit Reskrim Polsek Merapi. Berdasarkan keterangan saksi, Usdek (50), Alan (25), dan Narti (55), perselisihan berawal dari cekcok mulut antara korban dan pelaku, yang kemudian berujung perkelahian menggunakan senjata tajam.

Korban dilaporkan terlebih dahulu menusuk pelaku, sebelum pelaku berhasil merebut pisau dan menusuk korban.

Barang bukti yang diamankan meliputi senjata tajam, pakaian korban, handphone Xiaomi milik korban, dan kendaraan pickup Mega Carry hitam nopol BD 9024 YB.

Pelaku saat ini dirawat di Rumah Sakit Rabain di bawah pengawasan pihak kepolisian, sementara kasus ini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Merapi Barat.

Polisi mengungkapkan bahwa korban dan pelaku merupakan rekan kerja.

Red

Disperindag Kabupaten Lahat Laksanakan Pasar Murah Jelang Idul Adha 

YUTELNEWS.com | Selasa 27 meli 2025, Dipusatkan dikantor Camat Kikim Timur Gebyar Pasar Murah menjelang lebaran Idul Adha dipadati masyarakat kikim timur yang terdiri dari 32 desa dengan kesiapan 1000 paket siap tuk dibagikan pada masyarakat yg hadir dengan harga yg murah cukup membawa kartu keluarga dan KTP-el untuk didata serta langsung diberikan kupon pengambilan sembako di outlet yang sudah disiapkan oleh tim.

Plt Kadis Perindag Damhari S.E., M.M., melalui kabid pemasaran tarmidi mengatakan akan selalu siap melaksanakan program pasar murah yang nanti nya tetap di laksanakan di kecamatan kecamatan sesuai schedule pelaksanaan bekerja sama dengan pihak ke tiga dalam melaksanakan program-program bantuan menjelang idul adha ini tutur nya.

Selain sembako dan telor dan belanjaan lain nya juga disiapkan disperindag dan pihak ke tiga yg bersatu padu memenuhi kebutuhan sehari hari masyarakat setempat berjalan dengan teratur dan aman di kawal langsung pihak tni dan polri dalam pelaksanaan pembagian paket sembako di wilayah Kecamatan Kikim Timur, Egawati, S.P., M.M.

Mengucapkan banyak terima kasih dengan disperindag kabupaten lahat yang telah.membantu.masyrakat nya di kecamatan kikim timur dengan telah diadakan pasar murah menjelang lebaran idul adha tutup nya.

Wan/Asm/Wan

Hasil Munas VI Apkasi Sepakati Bupati Lahat Bursah Zarnubi Ketua Umum, Bupati Bandung Dadang Supriatna Ketua Harian

YUTELNEWS.com | Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia Ke 6 (Munas VI Apkasi) digelar di Sentra Hotel Minut, Kabupaten Minahasa Utara, pada Jumat (30/5/2025).

Munas VI Apkasi yang berlangsung alot seharian dan dipimpin Dewan Pimpinan Sidang ini akhirnya menghasilkan kesepakatan Bupati Lahat Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum.

Sementara Bupati Minahasa Utara Joune Ganda sebagai Sekretaris Jenderal, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai Ketua Harian.

Saat proses pemilihan dimulai, Bursah Zarnubi seketika maju dan mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum. Saking alotnya munas pun sempat diskorsing. Pimpinan Sidang kemudian memberikan kesempatan kepada perwakilan bupati menyampaikan aspirasinya.

Sebelumnya Munas VI Apkasi dibuka Kepala Staf Presiden, AM Putranto, bersama Gubernur Sulut Yulius Selvanus, dan Bupati Minut, Joune Ganda, ditandai dengan memukul tetengkoren yang menandai dimulainya Munas Apkasi.

Putranto mengucapkan selamat kepada Minahasa Utara karena sukses menjadi tuan rumah Munas Apkasi VI dan menyampaikan salam hangat Presiden Prabowo Subianto, yang begitu mengapresiasi pelaksanaan Munas di Minut, Sulawesi Utara.

“Terima kasih dan salam dari Pak Presiden. Mohon maaf karena belum bisa hadir. Beliau senang dengan terselenggaranya Munas Apkasi digelar di sini, yang juga kampung halaman beliau,” kata Putranto.

Dibukanya Munas VI, membuat Minut resmi menjadi kabupaten tuan rumah pertama pelaksanaan Munas di luar Jakarta.

Selain memilih ketua umum, Munas Apkasi akan mengevaluasi program kerja, sekaligus menentukan arah kebijakan prioritas mendukung program Indonesia Emas dari Presiden Prabowo Subianto.

Pada kesempatan yang sama Apkasi juga merayakan HUT Ke 25 di Minut serta menggelar malam Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia 2025 dan berbagai agenda lainnya.

Yans.

Bentuk Kepedulian Terhadap Warga, Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto Takziah ke Warga yang Meninggal

YUTELNEWS com | Salah satu bentuk kepedulian Tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto bersama para Anggota Prima, terhadap warga yang mengalami musibah kematian adalah ikut melaksanakan takziah ke pemakaman , karena dengan takziah diharapkan seorang Tokoh masyarakat lebih dekat dengan warga dan bisa merasakan kesedihan warga yang terkena musibah. kamis (28/05/2025).

Tokoh masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto bersama para anggota Prima mendatangi kediaman rumah duka dan ketempat pemakaman nya, hal tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian dan ungkapan bela sungkawa terhadap warga yang sedang mengalami musibah meninggalnya salah satu warga, dalam kesempatan tersebut pak Tri Rahmanto mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya almarhum H Iya A Hidayat.

Tri pun menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini yang selalu kami lakukan kepada warga yang mengalami musibah meninggal dunia, hal tersebut dilakukan bertujuan guna mendoakan almarhum atau almarhumah dan memberikan dukungan moril pada keluarga yang ditinggalkan serta mempererat hubungan emosional antara tokoh masyarakat dan masyarakat, sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Takziah yang dilakukan tokoh masyarakat merupakan salah satu bentuk bentuk empati dan kepedulian kepada masyarakat, kami ingin menunjukkan selalu hadir untuk masyarakat, terutama di saat-saat sulit serta mendekatkan diri dengan masyarakat dan menunjukkan bahwa tokoh masyarakat selalu hadir untuk masyarakat, terutama di saat-saat sulit” tuturnya.

“Kami dari jajaran Prima ,Perhimpunan Remaja Masjid, mengucapkan turut berduka cita kepada Keluarga atas meninggalnya Alamarhumah, semoga diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin YRA” tutupnya

Yans.

Polisi Tangkap Sejumlah Pencuri Mesin Traktor di Batealit Jepara

YUTELNEWS.com | Polres Jepara – Tiga orang warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, harus berurusan dengan aparat kepolisian Jepara usai melakukan pencurian belasan mesin traktor milik sejumlah petani Jepara.

Ketiganya warga Ciancur pencuri belasan mesin traktor itu ialah adalah AS, CU dan HO. Mereka ditangkap Satreskrim Polres Jepara bersama Jatanras Polda Jateng. CU dan HO kini sedang ditahan di Mapolda Jateng, sedang AS ditahan Polres Jepara.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno menerangkan, aksi pencurian mesin traktor Jepara ini dilakukan di sejumlah wilayah Kota Ukir sejak April 2025 lalu. Aksi terakhirnya yaitu pada 22 Mei 2025, pelaku menggasak mesin traktor milik warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit.

Sebelumnya, sejumlah warga dari berbagai kecamatan di Jepara malapor kepada pihak Kepolisian terkait hilangnya mesin traktor mereka. Rata-rata, mereka kehilangan traktor yang ditinggal di sawah.

”Para pelaku mencuri mesin traktor milik petani yang ditinggal di sawah,” ujar Kompol Edy Sutrisno saat menggelar konferensi pers didampingi Kasatreskrim AKP M Faizal Wildan Umar Rela dan Kasihumas AKP Dwi Prayitna di Mapolres Jepara, pada Jumat (30/5/2025).

Wakapolres Jepara menyebutkan, para pelaku sudah melakukan pencurian mesin traktor Jepara lebih dari 15 kali tempat kejadian perkara (TKP).

”Ada 17 barang bukti berupa traktor yang kami amankan,” sebut Kompol Edy Sutrisno.

Aksi pencurian tersebut rupanya tak hanya dilakukan di wilayah Kabupaten Jepara. Melainkan di sejumlah daerah lain di Jateng.

”Untuk itu, pihak Polda Jateng sedang mendalami kasus ini. Karena aksinya lintas kabupaten,” katanya.

Dari pengakuan pelaku pencuri traktor Jepara, lanjut Kompol Edy Sutrisno, traktor-traktor itu dijual ke wilayah Jawa Barat. Traktor curian itu dijual berkisar Rp 3 – 4 juta per unit. Harga traktor dipatok berdasarkan kondisi mesin

Atas aksi tersebut, pencuri mesin traktor Jeprara itu diancam dengan Pasal 363 KUHP Ayat 1 tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan. Mereka diancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

(Singgih)

Musyawarah pembentukan koperasi merah putih di kelurahan pusat pasar kecamatan Medan kota berjalan sukses

Yutelnews.com//

Medan – pemerintah kelurahan pusat pasar kecamatan Medan kota provinsi Sumatra Utara, menggelar musyawarah kelurahan pusat pasar dalam rangka pembentukan koperasi merah putih pada hari jumat (30/05/2025) bertempat di kantor aula kecamatan Medan kota

Rapat ini di gelar dalam rangka menindaklanjuti program kementrian desa, terkait pembentukan koperasi merah putih di tingkat desa dan kelurahan

Yang dihadiri oleh camat Medan kota Dr.H. raja Ian andos Lubis, S.STP., M.AP yang didampingi ibu lurah Latifah Anum,SH, ketua dan anggota badan permusyawaratan kelurahan/kec (BPK) serta tokoh masyarakat, Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan rapat

Dalam arahannya camat Medan kota yang didampingi buk lurah Latifah Anum,SH menyampaikan pentingnya kehadiran koperasi di desa/kelurahan sebagai pilar ekonomi yang dikelola secara mandiri dan kolektif oleh masyarakat.

Berdirinya koperasi di desa/kelurahan sangat penting, sebagai wujut lembaga ekonomi yang nantinya mampu mensejahterakan masyarakat desa. Koperasi harus dikelola secara bersama dan mandiri,” ujar Latifah Anum,SH lurah pusat pasar

Iya juga menekankan bahwa prinsip transparansi dan profesionalisme harus menjadi dasar dalam pengelolahan koperasi, agar tujuan pembangunan ekonomi desa/kelurahan dapat tercapai secara berkelanjutan.

“Namun tranparansi dan profesional juga tidak kalah penting dalam mengelola usaha koperasi yang mandiri.” Tambahnya.

Latifah Anum, SH mengingatkan agar dalam proses pembentukan koperasi merah putih nantinya, seluruh pihak memperhatikan regulasi yang berlaku, termasuk terkait sumber permodalan, perekrutan anggota, dan struktur kepengurusan.

“Rapat berlangsung lancar dan produktif, dari pantauan awak media yang bertugas dilokasi, forum musyawarah menghasilkan kesepakatan bersama untuk membentuk koperasi merah putih di kelurahan pusat pasar. Kec.medan kota, selanjutnya proses pembentukan koperasi akan mengikuti tahapan administratif dan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Pembentukan koperasi merah putih merupakan bagian dari program stategis pemerintah pusat, dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa/kelurahan

Dengan adanya koperasi yang berbasis gotong-royong dan partisipasi warga, diharapkan masyarakat desa/kelurahan mampu menciptakan sistem ekonomi yang berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. Pemerintah kelurahan pusat pasar optimistis langka ini dapat menjadikan pondasi penguatan ekonomi lokal berbasis kelompok
(Ade Saputra)

Hitachi Dari Brand Hingga Joke, Oleh : Dr. M.J. Latuconsina, S.IP, MA, Staf Dosen Fisipol, Universitas Pattimura

YUTELNEWS.com | Mendahuluinya mengutip suatu ungkapan kontemplatif bahwa, “apa yang kita sebut kebetulan mungkin adalah logika Tuhan.”. Kata-kata ini merupakan qoutes Georges Bernanos (1888-1948). Ia seorang penulis berkebangsaan Perancis, yang populer memalui novelnya berjudul : “The Diary of a Country Priest”, yang mengisahkan seorang Pendeta yang tidak saja konsen dengan urusan spritual, tapi ia juga fokus pada urusan sosial kemanusiaan nun di suatu desa di Perancis.

Kondisi mereka penuh dengan dinamika kehidupan seperti : kepapaan, konflik, apatis, penderitaan dan sikap ambisius. Dari qoutes sastrawan kelahiran Paris tersebut, menandaskan bahwa ada suatu kebetulan yang kita hadapi, dimana tidak saja tentang aktifitas keseharian kita, tapi juga menyangkut dengan diksi yang sering hadir di tengah-tengah kita sebagai wujud rill interaksi kita.

Misalnya saja kata Hitachi, dimana bukan sekedar suatu brand (merk) Televisi (TV) terkemuka made in (buatan) Jepang yang selama ini kita kenal, tapi di Kepulauan Maluku memiliki makna yang bisa diartikan lain. Hal ini tergantung pada konteks mana warga masyarakat menggunakan diksi Hitachi. Sehingga kemudian dianggap sebagai suatu joke (candaan) tatkala dilontarkan dihadapan publik, yang tentu mengudang tawa kita bersama.

***

Terlepas dari itu, dulu di tahun 1980-an TV mulai mewarnai hari-hari warga masyarakat di tanah air, dimana sangat digandrungi dan menjadi saingan dari radio. Pasalnya TV merupakan revolusi teknologi penyiaran, yang telah menghadirkan tayangan dalam bentuk gambar bergerak, dengan penemunya John Mc. Graham pada abad ke-18 lampau.

Meskipun warna dari TV tersebut masih hitam putih, tapi tetap saja mengundang perhatian para tetangga dekat, dan jauh untuk datang menonton TV. Dampaknya, ruang tamu pun menjadi ramai, yang dipenuhi semua usia, dari anak-anak, remaja hingga para orang tua.

Masih teringat Abner Mage, kawan saya dari Pulau Sumba Nusa Tenggara Timur (NTT) saat di Sekolah Pascasarjana di Universitas Gadja Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 2008 lampau. Ia mengisahkan dulu bersama kawannya mengayuh sepeda belasan km, dari desa mereka ke Waingapu, hanya untuk menonton TV. Bekal mereka saat perjalanan sangat sederhana yakni buah kelapa, yang diikat bergandengan mirip lato-lato mainan anak-anak, dan dipikul dibahu mereka saat diatas sepeda.

Rupanya ada yang menarik, yang disajikan dalam TV, sehingga mereka begitu bersusah payah, menempuh belasan km untuk dapat menonton siaran TV, dari kampunya ke Waingapu. Tak lain antusiasme mereka, untuk menonton pertandingan tinju Ellyas Pical, petinju nasional legendaris Indonesia asal Saparua Maluku, yang berlangsung di Stadion Utama Senayan, Jakarta pada 28 Februari 1987.

Namun antusiasme menonton TV kawan saya ini tidak lagi bersemangat seperti pada awalnya. Hal ini lantaran putra dari Mama Ana ini dikalahkan Khaosai Galaxy petinju Thailand pada ronde ke-14. Kekecewaan kawan saya ini pun dilampiaskannya, dimana ketika balik dari Waingapu ke desanya, dengan membuang sepeda mereka di sungai di penghujung desa mereka.

Saya tanya kepadanya dalam dialeg Melayu Ambon-Timor ”bu Ner mangapa ale buang speda ?”. Balas kawan saya ini, “nyong Jen beta marah nah buang speda di kali di ujung kampong, abis Ellyas Pical. Padahal beta deng tamang trap speda jaoh-jaoh deng jalan sonde bagus. Abis itu baru beta lompat mandi di kali malam itu jua.”

***

Terlepas dari itu, pada era 1980 salah satu merk TV yang terkenal disamping : Sharp, Nasional, Crown, Royal, Grundig, Blaupunk, Loxor, Sony, ITT, Saba, Solitron dan Telefunken adalah brand Hitachi. TV merk ini banyak menempati ruang-ruang tamu warga masyarakat di tanah air. Dari nama brand TV kita sudah pasti mengetahuinya, dimana merupakan produk elektronik Negeri Matahari Terbit, Jepang yang diproduksi Hitachi Group.

Hitachi Group hingga kini tetap konsisten ditengah dinamika perkembangan zaman pada Era 4.0 atau Revolusi Industri 4.0, yang semakin pesat, dimana menggarap teknologi sedari awal bisnisnya sampai saat ini. Hal ini terlihat sampai dengan tahun 2020, Hitachi masih berbisnis di bidang teknologi informasi, seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan mahadata, hingga infrastruktur.

***

Rupanya bukan sekedar brand TV terkenal di era 80-an saja, tapi dalam dinamiknya Hitachi merupakan sebutan bagi warga keturunan Cina di Kepulauan Maluku di era 90 an lalu. Dimana ada sebagian kecil dari mereka tidak lagi memiliki warna kulit putih ala ras Monggoloid sebagaimana ciri khasnya, tapi telah memiliki warna kulit sawo matang agak hitam.

Warna kulit mereka yang demikian, lantaran leluhur atau orang tua mereka sudah kawin silang dengan warga pribumi di Kepulauan Maluku. Sehingga jika dalam percakapan warga masyarakat sehari-hari dalam dialeg bahasa Melayu Ambon, sering dikatakan : “dia itu Hitachi lai”, yang memiliki arti singkatannya “hitam tapi Cina”.

Mereka yang bercakap-cakap dalam dialeg bahasa Melayu Ambon tersebut lantas mengatakan, “ia dia Hitachi karna dia pung mama orang negeri, sedang dia pung bapa orang Cina”. Namun ada juga yang sering diplesetkan dengan tujuan joke di tengah-tengah warga masyarakat. Hal ini bukan semata-mata merupakan bagian dari body shaming (celaan fisik).

Dimana biasanya terjadi antar satu idividu, dan satu individu yang lainnya di tengah-tengah warga masyarakat, sebagai bentuk perseteruan mereka. Namun benar-benar merupakan suatu joke. Hal ini berkaitan dengan kolega atau handaitaulan warga masyarakat pribumi di Kepulauan Maluku, yang memiliki ciri-ciri fisik hampir menyerupai orang Cina, seperti : rambut bak landak, bibir yang tipis, dan mata agak cipit.

Hanya yang membedakannya yakni, warna kulit sawo matang yang agak hitam. Mereka ini juga rata-rata bukan merupakan generasi kawin silang antara orang Cina dan pribumi, yang mendiami Kepulauan Maluku. Tapi mereka adalah benar-benar para sosok warga pribumi Kepulauan Maluku. Sehingga joke dengan sebutan Hitachi pun sering kali muncul dalam percakapan warga masyarakat di Kepulauan Maluku, dengan menggunakan dialeg bahasa Melayu Ambon tersebut.

Mengakhirinya meminjam ungkapan Odette Pollar, Seorang wirausahawan berkewarganegraan Amerika Serikat, yang tingga di Oakland bahwa, ”tertawa membuat rileks. Ini setara dengan menarik napas dalam-dalam, mengeluarkannya..”. Ungkapan tersebut, tentu sesuai dengan realitas, dimana kita perlu sebanyak-banyaknya menyampaikan joke tatkala kita berinteraksi dengan kolega atau handaitaulan kita. Hal ini akan membuat kita bisa tertawa beramai-ramai, yang memiliki dampak positif untuk kesehatan kita bersama.

Kaperwil Maluku (SP)

Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung, Disdukcapil Gelar Kampung Tertib Adminduk

YUTELNEWS.com | Bandung,- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung menggulirkan Program Kampung Tertib Adminduk. Program ini sebagai salah satu dari Program 100 Hari Kerja Bupati/Wakil Bupati Bandung, dengan cara layanan jemput bola ke pelosok kampung.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung Yudi Abdurahman mengatakan, administrasi kependudukan (adminduk) merupakan hak sipil yang wajib dipenuhi oleh negara terhadap warga negara. Untuk itu program jemput bola Kampung Tertib Adminduk ini digelar dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat akan kependudukan menuju masyarakat tertib adminduk.

“Program Kampung Tertib Adminduk ini merupakan program 100 Hari Kerja Bapak Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Kami menjemput bola terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan pelayanan adminduk, sampai ke pelosok perkampungan yang sulit diakses dan terkendala jaringan internet maupun akibat jarak yang jauh dari unit-unit layanan,” kata Yudi dalam keterangan resminya, Jumat 30 Mei 2025.

Bukan hanya untuk pembuatan KTP-el, KK, akta kelahiran maupun kematian maupun KIA bagi warga yang belum memilikinya, Program Kampung Tertib Adminduk juga melaksanakan sosialisasi, edukasi, konsultasi soal layanan Adminduk. Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil berkolaborasi dengan kepala desa, para Ketua RW dan RT serta tokoh masyarakat setempat.

“Sosialisasi dan edukasi tertib adminduk ini untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga terhadap pentingnya tertib Adminduk. Selain kondisi dukungan sarana dan prasarana yang masih menjadi kendala seperti jaringan internet maupun yang secara geografis akibat jauhnya jarak unit layanan,” terang Yudi.

Program Kampung Tertib KB ini telah digelar di berbagai kampung antara lain di Kecamatan Cangkuang, Pasirjambu, Kutawaringin, dan Kecamatan Pangalengan.

Yudi lantas menguraikan total dokumen yang telah diterbitkan di empat lokasi Kampung Tertib Adminduk hingga, antara lain; Cetak KTP el (468); Perekaman KTP el (107); Kartu Keluarga (908); KIA (551); Akta Kelahiran (294); Akta Kematian (70); dan Aktivasi IKD (52).

“Mengingat efektifitas dan antusiame warga yang cukup tinggi, Program Kampung Tertib Adminduk akan dilanjutkan secara periodik untuk di daerah- daerah yang sulit dijangkau oleh unit-unit layanan dengan format yang lebih baik,” pungkas Yudi.

Yans.

TPT Sukabirus Ambruk, Bupati HM Dadang Supriatna Respon Cepat Beri Solusi Korban Banjir Pemasangan TPT

YUTELNEWS.com | Bandung,- Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak banjir bandang akibat tanggul jebol di wilayah Sukabirus bantaran sungai cipurut desa citeurep.

Salah satu bentuk kepedulian Bupati Bandung HM Dadang Supriatna ditunjukkan dengan gerak cepat (gercep) pemasangan tanggul bekas banjir bandang akibat jebolnya Tembok Sungai Cipurut Sukabirus, Desa citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, pada kamis, (28/05/2025).

Jebolnya tanggul akibat luapan Sungai Cipurut tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga di wilayah desa citeurep terutama di Sukabirus dan Lamajang pentas terendam banjir hingga ketinggian 90 sentimeter.

Respon Cepat Bupati Bandung Dadang Supriatna yang di wakili tokoh masyarakat Tri Rahmanto, ” Beri solusi dampak banjir Bandang salah satunya pemasangan TPT tanggul yang ambruk di bantaran sungai Cipurut Sukabirus dan di lakukan pengerjaan nya oleh CV Arta Jaya.

Saya ikut prihatin dengan musibah jebolnya tanggul Sungai Cipurut ini. Insya Allah saya sesudah berkoordinasi dengan para pihak terkait, sedang berlangsung memperbaiki tanggul ini. Dikhawatirkan hujan deras akan kembali terjadi,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS itu juga menginstruksikan kepada tokoh masyarakat Tri Rahmanto dan jajaran anggota Perhimpunan Remaja Masjid ( PRIMA) untuk memberikan solusi menangani musibah dampak banjir tersebut.

Jajaran anggota Prima sudah beberapa hari ini juga, langsung membantu pengerjaan TPT demi memberikan rasa aman bagi warga terdampak banjir.

Hingga saat ini dari hari kamis ada tindakan perbaikan tembok penahan tanah (TPT) yang ambruk di bantaran sungai Cipurut Sukabirus desa citeurep yang menimbulkan kekhawatiran serius atas potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat, terutama mengingat lokasi TPT yang ambruk,” pungkasnya.

Yans.

Polisi di Jepara Gelar Cooling System, Edukasi Warga Antisipasi Aksi Premanisme dan Hoaks

YUTELNEWS.com | Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Bhabinkamtibmas Desa Sowan Lor Polsek Kedung Bripka Sumali melaksanakan kegiatan cooling system dan sambang kamtibmas bersama warga, Jumat (30/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sowan Lor ini dilakukan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk aksi premanisme dan penyebaran informasi hoaks.

Dalam sambangnya, Bripka Sumali menyampaikan kepada warga agar senantiasa menjaga kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengimbau agar jika terjadi permasalahan sekecil apapun, dapat diselesaikan bersama secara musyawarah dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak kepolisian.

“Permasalahan di lingkungan desa sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut. Libatkan semua unsur untuk mencari jalan keluar bersama, agar tidak menimbulkan konflik lebih besar,” ujarnya.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks yang kerap beredar di media sosial. Bripka Sumali mengajak masyarakat untuk selalu menyaring informasi dan memastikan kebenarannya sebelum menyebarkannya ke orang lain.

Dengan menggunakan kendaraan dinas roda dua, kegiatan ini berlangsung lancar, aman dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah mereka, dan menyatakan kesiapan untuk ikut menjaga keamanan lingkungan.

(Singgih)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.