Demo di SPBU Lahewa, Protes Operasional Ditutup

YUTELNEWS.com | Hari ini terjadi kemacetan padat di SPBU Lahewa. Salah satu Pemerhati Lingkungan terlihat di rekaman video melakukan protes kepada pihak SPBU atas tutupnya operasional yang mengakibatkan antrian panjang. Jumat, 20/2/26.

Dalam rekaman video milik FZ mengatakan bahwa ada sekitar 12 drum dan mobil pickup telah diamankan oleh pihak berwajib.

Diduga penutupan SPBU tersebut diakibatkan adanya Penyalahgunaan BBM oleh pihak SPBU Lahewa dan Pihak Terkait.

Informasi yang dihimpun bahwa Pelaku Pembeli BBM Bersubsidi tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib.

Penyalahgunaan BBM, baik subsidi maupun non-subsidi yang tidak sesuai peruntukannya, merupakan tindak pidana yang diatur dalam UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Berikut adalah beberapa modus operandi ilegal yang mungkin terkait dengan BBM non-subsidi seperti Dexlite, berdasarkan kasus-kasus umum penyalahgunaan BBM:

Penyalahgunaan untuk Keperluan Industri: Perusahaan atau individu di sektor industri (seperti pertambangan, perkebunan, atau perkapalan) membeli Dexlite dengan harga non-subsidi yang sah, namun menggunakannya untuk operasional yang tidak sesuai dengan izin atau peruntukannya untuk menghindari biaya yang lebih tinggi dari bahan bakar industri yang sebenarnya.

Pengoplosan (Pencampuran): Modus ini melibatkan pembelian BBM berkualitas rendah (misalnya, Solar bersubsidi yang lebih murah) dalam jumlah besar, lalu mencampurnya dengan sedikit Dexlite atau bahan kimia lain untuk dijual kembali seolah-olah sebagai Dexlite asli dengan harga non-subsidi. Tujuannya adalah meraup keuntungan dari selisih harga yang signifikan.

Penjualan Tanpa Izin Usaha Niaga: Pihak-pihak yang tidak memiliki izin resmi untuk menjual BBM (izin usaha niaga dari pemerintah) melakukan penjualan Dexlite secara eceran atau dalam jumlah besar, yang merupakan pelanggaran hukum.

Modifikasi Tangki (Kasus Penimbunan Umum): Meskipun lebih sering terjadi pada BBM subsidi, modus ini melibatkan modifikasi tangki kendaraan atau penggunaan jeriken berulang kali untuk mengakumulasi volume BBM di luar batas wajar untuk dijual kembali atau ditimbun, meskipun untuk Dexlite hal ini lebih jarang terjadi karena margin keuntungan yang lebih kecil dibanding menyelewengkan BBM subsidi.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan terus mengawal kasus tersebut. /Tim

Berita sebelumnya..

Susahnya Mendapatkan BBM Bersubsidi, Ternyata SPBU di Kelurahan Lahewa Diduga Konspirasi dengan Pembeli

https://yutelnews.com/2026/02/20/diminta-spbu-lahewa-nias-utara-diperiksa-diduga-lemahnya-pengawasan/

Klik tautan di bawah dan tonton segera

👇

https://youtube.com/shorts/WuB-O-CDC8w?si=K7ThkI26hKMS6vlp

Fb

https://www.facebook.com/share/r/1BBuerfpfF/

Tiktok

https://vt.tiktok.com/ZSm5u9Nd5/

 

Ket. Foto (SS FB FZ- Ist)

Kejari Natuna Luncurkan KITA PENDEKAR KMP, Program Percepatan Pembangunan Aset Koperasi Merah Putih

YUTELNEWS.com /Kejaksaan Negeri Natuna secara resmi melaksanakan Launching Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembentukan Tim KITA PENDEKAR KMP (Kolaborasi Integrasi Pertanahan, Pemerintah Daerah, dan Kejaksaan dalam Percepatan Sertifikasi Koperasi Merah Putih) pada Kamis (19/02/2026), bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Natuna. (Ranai, 19 Februari 2026)

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dukungan terhadap program prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program KITA PENDEKAR KMP merupakan inovasi kolaboratif yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna. Program ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum atas aset tanah dan bangunan Koperasi Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Natuna. Program ini menjadi yang pertama di Indonesia sebagai model kolaborasi lintas sektor secara terpadu dalam percepatan legalitas aset koperasi.

Kegiatan launching dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Ketua Pengadilan Negeri Natuna, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna, perwakilan Kapolres Natuna, perwakilan Dandim 0318/Natuna, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, dan cerdik pandai.

Selain itu, kegiatan juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, yakni Mayjen TNI Yuda Airlangga, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program strategis tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan Tim KITA PENDEKAR KMP merupakan langkah konkret Kejaksaan dalam menjalankan fungsi pengawalan dan pengamanan pembangunan strategis nasional.

“Kejaksaan hadir untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai regulasi dan memiliki kepastian hukum. Legalitas atas tanah, AMDAL, dan bangunan menjadi fondasi utama agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Melalui program ini, Kejaksaan Negeri Natuna akan melakukan pengawalan dan pengamanan hukum terhadap 22 titik pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Natuna. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala signifikan dalam pelaksanaan program. Namun demikian, terdapat potensi permasalahan pada sejumlah aset tanah yang masih berstatus hibah dan belum dilakukan proses balik nama menjadi aset Koperasi Merah Putih. Permasalahan tersebut akan didorong dan dipercepat penyelesaiannya guna memastikan seluruh aset memiliki alas hak yang sah dan berkekuatan hukum.

Dalam implementasinya, Pemerintah Kabupaten Natuna berperan dalam percepatan perizinan dan fasilitasi administrasi, Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna bertugas melakukan percepatan penerbitan sertifikat tanah, sementara Kejaksaan Negeri Natuna melalui fungsi Intelijen serta Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melaksanakan pengawalan, mitigasi risiko hukum, dan pengamanan terhadap seluruh tahapan program.

Sebagai wilayah perbatasan dan garda terdepan di ujung utara Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kabupaten Natuna memiliki posisi strategis dalam menyukseskan program nasional tersebut. Keberhasilan pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara yang kuat dan berdaulat.

Kejaksaan Negeri Natuna meyakini bahwa keberhasilan program KITA PENDEKAR KMP tidak hanya diukur dari jumlah sertifikat yang diterbitkan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap penguatan ekonomi desa, peningkatan kemandirian masyarakat, pembukaan lapangan kerja, serta terwujudnya kepastian hukum yang berkelanjutan.

Dengan diluncurkannya KITA PENDEKAR KMP sebagai program perdana di Indonesia, Kejaksaan Negeri Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor secara transparan, akuntabel, dan profesional dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna.

Kejaksaan Negeri Natuna

Bidang Intelijen

#KejariNatuna

#KitaPendekarKMP

#KoperasiMerahPutih

#NatunaPerbatasan

(Bani)

Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Harapan Saat Imlek 2026, Kapolres Pastikan Pengamanan Maksimal

YUTELNEWS.com – Arus mudik dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang terpantau ramai, Senin (16/2/2026). Sejak pagi hingga sore hari, aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang berlangsung intens. Tercatat sebanyak 2.310 penumpang melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional.

Meski terjadi lonjakan mobilitas, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Kepulauan Meranti.

Personel disiagakan sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.30 WIB untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Pengamanan dipimpin Padal Pam Pelabuhan Tanjung Harapan dengan melibatkan tujuh personel, yakni Ipda Sabar Bernard Alexsander, Aiptu Dwi Padianto, Aipda Joko Sani, Aipda Yurnaldi, Bripda Yohanes Sitompul, Bripda Kevin Imanuel Simanjuntak (Raga), dan Bripda M. Rizky Wahyudi.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus penumpang, memantau aktivitas bongkar muat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan bahwa pengamanan difokuskan pada keselamatan penumpang, kelancaran arus kapal, serta pencegahan gangguan kamtibmas.

“Momentum perayaan Imlek identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang bepergian melalui Pelabuhan Tanjung Harapan,” ujar AKBP Aldi.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 29 armada beroperasi pada hari tersebut, terdiri dari 3 kapal internasional dan 26 kapal domestik.

Untuk rute internasional, tercatat 417 penumpang dengan rincian 404 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 13 Warga Negara Asing (WNA). Sebanyak 210 penumpang turun dan 207 penumpang berangkat.

Sementara pada rute domestik, jumlah penumpang mencapai 1.893 orang, dengan 1.410 penumpang turun dan 483 penumpang naik menuju berbagai daerah tujuan.

Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang yang turun dan naik, baik domestik maupun internasional, mencapai 2.310 orang, terdiri dari 1.620 penumpang turun dan 690 penumpang berangkat.

AKBP Aldi Alfa Faroqi menambahkan, selama pelaksanaan pengamanan tidak ditemukan tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol. Seluruh aktivitas di pelabuhan berlangsung tertib tanpa kendala berarti. /Red

Batununggal Menggeliat! Desa UMKM Moci hingga Pabrik Tahu Penyem Ketan Jadi Motor Ekonomi Cibadak

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kini tak lagi sekadar desa penyangga. Di balik geliat aktivitas warganya, Batununggal menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis UMKM dan industri olahan pangan yang patut diperhitungkan.Rabu ( 18/2/2026 )

Dikenal sebagai desa UMKM moci, Batununggal terus mempertahankan cita rasa tradisi yang menjadi identitas kuliner Sukabumi. Produk moci rumahan yang dikelola warga setempat tak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga mulai merambah pasar luar daerah, bahkan menjadi oleh-oleh favorit khas Sukabumi.

Tak hanya itu, keberadaan PT Pabrik Cosmo Tahu Penyem Ketan di wilayah ini menjadi penguat sektor industri kecil dan menengah. Produksi tahu penyem ketan yang khas dengan tekstur lembut dan cita rasa gurih-manis ini turut menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Kombinasi antara UMKM tradisional dan industri pengolahan pangan modern menjadikan Batununggal sebagai desa yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
Kepala Desa Batununggal menegaskan bahwa potensi desa tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Batununggal memiliki kekuatan di sektor UMKM dan industri pangan. Kami terus mendorong pelaku usaha untuk berkembang, meningkatkan kualitas produksi, serta memperluas jaringan pemasaran. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, bukan hanya pelengkap,” tegas Kepala Desa Batununggal.

Ia juga menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan wilayah.

“Kami ingin Batununggal dikenal bukan hanya sebagai desa biasa, tetapi sebagai desa produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warganya. Dengan kolaborasi yang solid, kami optimistis Batununggal bisa menjadi percontohan desa UMKM di Kecamatan Cibadak,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Batununggal membuktikan bahwa desa bisa menjadi episentrum ekonomi rakyat. Dari moci yang legit hingga tahu penyem ketan yang menggoda selera, Batununggal terus melangkah maju, mengukuhkan diri sebagai desa yang bangkit

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Kepala Desa Pawenang Hilman Nulhakim Ucapkan Marhaban ya Ramadhan, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

YUTELNEWS.com | Sukabumi Pawenang ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Pawenang. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ajakan kepada seluruh warga untuk menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, dan semangat memperbaiki diri. Selasa ( 17/2/2026 ),

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menuturkan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Bulan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa dan seluruh amalan di bulan suci ini,” ujar Hilman Nulhakim.

Ia menambahkan, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati, menjaga lisan, serta memperbaiki hubungan antar sesama. Menurutnya, suasana Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Desa Pawenang.

Kepala Desa Pawenang juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci. Ia berharap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Selain itu, Pemerintah Desa Pawenang berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang digelar masyarakat selama Ramadhan. Dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun desa yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

“Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Pawenang. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” tutup Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang semakin kuat, masyarakat Desa Pawenang diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan penuh khidmat dan menjadikannya sebagai ladang amal untuk meraih keberkahan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Marhaban Ya Ramadan 1447 H, Ketua UKA GROUP H. Uka Tegaskan Kebangkitan Iman dan Solidaritas Masyarakat

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Ketua UKA GROUP, H. Uka, menyampaikan ucapan Marhaban Ya Ramadan kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya. Selasa ( 17/2/2026 ),

Dalam pernyataannya, H. Uka mengungkapkan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk membangkitkan keimanan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Marhaban Ya Ramadan. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, serta mampu meningkatkan kualitas diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar H. Uka.

Menurutnya, esensi Ramadan terletak pada kemampuan setiap individu dalam mengendalikan diri, menjaga sikap dan ucapan, serta mempererat tali silaturahmi. Nilai kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab harus semakin diperkuat dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai pimpinan UKA GROUP, H. Uka juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan amanah dalam setiap aktivitas, termasuk dalam dunia usaha. Ia berharap semangat Ramadan dapat menjadi landasan moral untuk membangun kepercayaan serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat persatuan dan kebersamaan. Dengan solidaritas yang kokoh, berbagai tantangan sosial diyakini dapat dihadapi dengan lebih baik.

Menutup pernyataannya, H. Uka berharap Ramadan 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Semoga bulan suci ini menjadi jalan bagi kita semua untuk meningkatkan iman dan mempererat solidaritas,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pengangkatan Prof. Bahtiyar Efendi, Langkah Strategis IKAMA Menuju Organisasi Modern

YUTELNEWS.com | Madura ,Struktur Kepengusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) periode 2025-2030 resmi diumumkan.Selasa ( 17/2/2026 )

H. Muhammad Rawi kembali dipercaya menduduki posisi Ketua Umum. Hal ini berarti, untuk kali ketiga, pria yang akrab disapa Abah ini menakhodai organisasi IKAMA.

Di posisi Sekretaris Jenderal, didapuk H. Hanafi. Sedangkan tugas Bendahara Umum diemban H. Ach. Arif Efendi.
Guna memperkuat reorganisasi, IKAMA juga mengangkat Profesor Bahtiyar Efendi sebagai Dewan Pakar.

Abah H. Muhammad Rawi mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh anggota IKAMI kepada dirinya untuk kembali memimpin organisasi.

“Dengan dibentuknya kepengurusan yang baru, kami ingin menegaskan soliditas internal organisasi, sekaligus menjadi momentum konsolidasi menuju peran yang lebih strategis. Tentunya tidak hanya bagi warga Madura, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap dinamika sosial dan pembangunan nasional,” ungkapnya, Senin (16/2/2026).

Dirinya mengajak seluruh anggota untuk bahu-membahu membesarkan organisasi, untuk bisa berkiprah dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Tentunya, pengurus tidak bisa bergerak sendiri. Butuh dukungan, masukan, dan kritik membangun dari seluruh anggota, agar kiprah organisasi bisa dirasakan,” tuturnya.

Profesor Bahtiyar Efendi selaku Dewan Pakar IKAMA menyambut baik reorganisasi yang dilakukan Ikatan Keluarga Madura. Menurutnya, hal ini dapat memotivasi anggota untuk bisa berbuat maksimal bagi organisasi.

“Selain itu, tentunya diharapkan melalui reorganisasi ini semakin menjadi magnet bagi keluarga besar Madura di manapun berada untuk ikut bergabung, sehingga makin menguatkan pondasi organisasi dan silaturahmi,” tutur Prof. Bahtiyar.

Dikatakannya, warga Madura tersebar di seluruh penjuru nusantara. Dengan bergabung di IKAMA diharapkan warga Madura di perantauan tidak melupakan tanah kelahiran dan bisa ikut membangun kampung halaman.

“IKAMA aktif dalam bidang pembangunan dan sosial. Mudah-mudahan warga Madura bisa terus berkiprah ikut memajukan kampung halaman dan wilayah tempatnya berdomisili sekarang,” tuturnya.

Sekjen, H. Hanafi menambahkan kepengurusan baru akan memprioritaskan empat sektor utama, yakni pendidikan, penguatan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta pendampingan hukum.

“Fokus tersebut dirancang sebagai layanan konkret organisasi bagi anggota maupun masyarakat luas, dengan pendekatan inklusif tanpa membedakan latar belakang etnis,” katanya.

Pada sektor pendidikan, katanya lagi, IKAMA menargetkan pengembangan lembaga pendidikan formal dan nonformal, baik di dalam maupun luar negeri.

“Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan,” tuturnya.

Di bidang ekonomi, penguatan peran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi strategi utama dalam membangun jaringan ekonomi berbasis komunitas.

“Model kolaborasi antarwilayah diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi anggota sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara pada sektor sosial, kepedulian organisasi telah diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berskala nasional.

“DPP IKAMA tercatat menyalurkan bantuan senilai Rp750 juta bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta Rp300 juta untuk korban bencana di Kabupaten Cianjur,” paparnya.

“Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong DPW IKAMA di seluruh Indonesia, termasuk kontribusi signifikan dari DPW IKAMA Arab Saudi senilai Rp80 juta,” imbuhnya.

Pada aspek hukum, IKAMA menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendampingan hukum gratis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH), baik dalam proses litigasi maupun nonlitigasi.
“Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan,” katanya.

“Periode 2025–2030 harusmana menjadi fase penguatan peran organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat posisi IKAMA sebagai organisasi sosial yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

SUBUH BERDARAH! Sepasang Suami Istri Jadi Korban Begal Golok di Pakuwon Parungkuda

YUTELNEWS.com. /Aksi kejahatan jalanan kembali mencoreng rasa aman warga Kabupaten Sukabumi. Sepasang suami istri menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Pakuwon, Parungkuda, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban berinisial F bersama istrinya saat itu hendak berangkat ke Pasar Parungkuda untuk mencari nafkah. Namun perjalanan mereka berubah menjadi tragedi ketika sebuah Yamaha Vixion warna biru memepet kendaraan yang mereka tumpangi.

Pelaku dengan brutal mengacungkan golok panjang dan melakukan pengejaran. Dalam upaya menyelamatkan diri, korban menarik gas, namun pelaku terus memburu hingga bacokan mengenai punggung kanan korban. Tidak berhenti di situ, motor korban ditendang hingga pasangan suami istri tersebut terjatuh ke aspal.

Dalam kondisi terluka dan syok, sepeda motor Honda Vario putih bernopol F 2995 OQ milik korban langsung dibawa kabur pelaku.

Luka Fisik dan Trauma Mendalam

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini kondisinya dilaporkan membaik dan menjalani pemulihan di rumah. Meski demikian, trauma akibat kejadian tersebut masih membekas, terutama karena peristiwa itu terjadi saat mereka hendak mencari rezeki di waktu subuh.

Alarm Keras Keamanan Dini Hari

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa jalur Pakuwon-Parungkuda merupakan titik rawan pada jam-jam tertentu, terutama dini hari yang minim penerangan dan sepi aktivitas.

Masyarakat mendesak aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli rutin pada rentang waktu 02.00–05.00 WIB, memperketat pengawasan di titik rawan, serta segera mengungkap dan menangkap pelaku.

Subuh seharusnya menjadi waktu penuh harapan, bukan menjadi saksi bisu aksi kekerasan di jalanan. Warga berhak merasa aman, terlebih saat berjuang mencari nafkah bersama keluarga.

Wowo : Sumber Kontributor Dede

Bupati H.Zukri Bersama Sultan Pelalawan X Ziarah ke Makam Sultan Pelalawan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Pelalawan – Yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM bersama Sultan Pelalawan X, Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan melaksanakan Ziarah Makam Sultan Pelalawan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Majelis Belimau Sultan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Kecamatan Pelalawan, Minggu (15/2/2026). Adapun Makam Sultan Pelalawan ini berada di lingkungan Masjid Hibbah.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Pelalawan mengikuti rangkaian doa bersama serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Kesultanan Pelalawan, bersama Sultan Pelalawan X Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Zukri menyampaikan bahwa ziarah makam Sultan memiliki makna penting sebagai pengingat sejarah dan perjuangan para pendiri negeri, sekaligus menjadi momentum refleksi diri menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan.

“Melalui ziarah ini kita mendoakan para pendahulu sekaligus mengambil nilai keteladanan dari perjuangan mereka dalam membangun negeri.” ujarnya.

Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya serta religi yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Pelalawan.

Ziarah Makam Sultan Pelalawan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian doa selesai dilaksanakan.|| AS

Menyambut Bulan Suci Ramadhan Bupati Zukri Hadiri Rangkaian Tradisi Belimau Sultan di Pelalawan

Pelalawan – Yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM menghadiri rangkaian prosesi adat Belimau Sultan dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (15/2/2026).

Prosesi ini dilaksanakan bersama Sultan Pelalawan X Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan dan dihadiri Anggota DPD RI Abdul Hamid, unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Lembaga Adat Melayu Riau, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan adat yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Pelalawan tersebut dipusatkan di Istana Sayap Pelalawan, kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Tepian Sungai Kampar, tepatnya di anjungan yang telah disiapkan di wilayah Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawa, yakni kawasan yang memiliki nilai historis sebagai pusat Kerajaan Pelalawan.

Kehadiran Bupati Zukri dalam prosesi ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pelestarian adat dan budaya Melayu yang sarat nilai religius, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Sultan Kerajaan Pelalawan yang dilaksanakan pada pagi hari, dilanjutkan dengan makan beradat di Ruang Tamu Istana Sayap Pelalawan, sebelum kemudian mengikuti puncak prosesi adat Mandi Belimau Sultan di tepian Sungai Kampar.

Bupati Zukri menyampaikan bahwa tradisi Belimau Sultan bukan sekadar seremoni budaya, melainkan memiliki makna spiritual sebagai sarana penyucian diri lahir dan batin menjelang Ramadan.

“Melalui prosesi ini kita diingatkan untuk membersihkan diri, mempererat silaturahmi, serta mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk.” ujarnya.

Bupati juga berharap tradisi adat seperti Belimau Sultan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan jalannya rangkaian adat hingga selesai dilaksanakan.|| AS

Peringati HPN 2026, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial Bagi Masyarakat Desa Gandasari,Katapang dan Pangalengan

Bandung – YUTELNEWS.com // Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, insan pers Kabupaten Bandung menggelar kegiatan bakti sosial di dua titik lokasi berbeda pada hari ini. Dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian wartawan terhadap kondisi masyarakat di lapangan.

​Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, aksi sosial ini diawali di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang. Di lokasi tersebut, sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada orang tua jompo dan warga yang membutuhkan.
​Aksi serupa berlanjut di Desa Tribakti Mulya ,Kecamatan Pangalengan di mana jumlah bantuan bertambah berkat dukungan donatur lain dari Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Citeureup yang memberikan paket tambahan berupa mi instan.

​”Kami ingin rekan-rekan wartawan lebih menjiwai tugas mereka di lapangan dengan melihat langsung kondisi masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah menjelang Ramadan,” ujar H. Asep Sahrial .

H.Asep Sahrial yang akrab di sapa kang Awing juga menjelaskankan, Selain warga lanjut usia, bantuan juga disalurkan kepada para pengemudi ojek pangkalan yang ditemui di lokasi.

Pemberian ini didasari atas apresiasi terhadap peran pengemudi ojek dalam membantu mobilisasi masyarakat, meskipun tidak semuanya memiliki kondisi ekonomi yang berkecukupan.

​Menindaklanjuti aksi hari ini, Kang Awing juga menegaskan, insan pers Kabupaten Bandung berencana untuk mengadakan kegiatan pembagian takjil selama bulan Ramadhan mendatang. Target bantuan tersebut direncanakan menyasar sekitar 300 orang di wilayah Kabupaten Bandung,” ujar Awing.

Dalam kesempatan yang sama kepala Dusun 3 Desa Tribaktimulya bapak Andi menyampaikan ​banyak terima kasih kepada rekan media semuanya pada Hari Pers Nasional tahun 2026 yang sudah memberikan bakti sosial kepada warga masyarakat Desa Tribaktimulya yang membutuhkan.

“Bahwa bantuan ini sangat berarti dan dirasakan manfaatnya oleh warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.

Ia juga berharap sinergitas antara media, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan masyarakat luas.

​”Insyaallah mereka merasa terbantu oleh program bakti sosial yang dilaksanakan oleh rekan-rekan media Kabupaten Bandung.

Saya juga berterima kasih mewakili pemerintah desa kepada segenap rekan media yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dan Dinas terkait,” pungkasnya.***



Yans.

Sinergi Membangun Daerah : PRIMA Citeurep Dukung Aksi Sosial Insan Pers Kabupaten Bandung di Desa Tribakti Mulya

BANDUNG – YUTELNEWS.com // Organisasi Pemuda keagamaan Perhimpunan Remaja Mesjid (Prima) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan insan pers dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Bandung.
Hal ini disampaikan oleh Pembina Prima Citeureup Dayeuhkolot Ustad Setiadi, di sela-sela acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung yang berlangsung di Desa Tribakti Pangalengan, pada Senin (16/02/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan tersebut diisi dengan aksi sosial pembagian sembako kepada masyarakat setempat. Acara ini juga sekaligus menjadi momentum menyambut bulan suci Ramadhan melalui kolaborasi nyata antara jurnalis dan organisasi kepemudaan.

​ Dalam kehadirannya, Ustad Setiadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas undangan kolaborasi dari Insan Pers PWI. Ia menilai peran pers sangat krusial dalam kemajuan daerah.

​”Kami sangat mendukung acara tersebut guna untuk lebih meningkatkan hubungan antara pers dan masyarakat, serta bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Bandung,” ujar Setiadi.

​Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini hubungan antara Prima dan insan pers di Kabupaten Bandung berjalan sangat harmonis dan saling mendukung.

Dirinya menekankan ​Komitmen Sosial dan Lingkungan, ​Selain berpartisipasi dalam bakti sosial HPN, Prima juga tengah bersiap melaksanakan serangkaian aksi nyata lainnya.

Setiadi mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Prima akan fokus pada kegiatan bantuan kemanusiaan dan lingkungan.

Dirinya menjelaskan ada ​beberapa agenda prioritas Prima meliputi dalam ​penanganan banjir dimana ini melakukan aksi bantuan dalam rangka penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot.

Selain itu ada ​Kegiatan prioritas Lingkungan melaksanakan berbagai aktivitas bertema lingkungan hidup secara berkesinambungan dalam Sinergi Pentahelix untuk memperkuat kerja sama lintas sektor untuk membantu program-program pemerintah dan kebutuhan masyarakat.

​Menutup pembicaraannya, Setiadi berharap agar kegiatan sosial seperti yang dilakukan Insan Pers PWI ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu meringankan beban masyarakat.



Yans.

Wartawan Natuna Somasi Akun Anonim, Diduga Cemarkan Profesi

NATUNAYUTELNEWS.com || Gabungan organisasi profesi wartawan di Kabupaten Natuna resmi melayangkan somasi kepada pemilik akun anonim di grup WhatsApp “Berita Natuna–Grup CCTV-Nya Masyarakat Natuna”. Somasi dilayangkan atas dugaan pencemaran kehormatan profesi wartawan dan potensi pelanggaran UU ITE.

Gabungan organisasi yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia, Persatuan Jurnalis Natuna, Ikatan Wartawan Online Indonesia, dan Serikat Media Siber Indonesia menilai pernyataan akun anonim pada 14 Februari 2026 mengandung tudingan yang merendahkan profesi wartawan.

Somasi bernomor 001/WARTAWAN NATUNA/II/2026 tertanggal 16 Februari 2026 itu ditembuskan kepada admin grup WhatsApp serta Kasat Reskrim Polres Natuna.

Dalam surat somasi disebutkan, pernyataan akun anonim tersebut berpotensi melanggar Pasal 27A jo. Pasal 45 ayat (4) serta Pasal 28 UU ITE sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 2024.

Gabungan organisasi wartawan menuntut klarifikasi terbuka, permohonan maaf, serta penjelasan dan pembuktian atas tudingan yang disampaikan. Tenggat waktu 3 x 24 jam diberikan untuk menunjukkan itikad baik. Jika diabaikan, langkah hukum akan ditempuh melalui pengaduan resmi hingga laporan polisi.

Para ketua organisasi wartawan menegaskan, somasi bukan bentuk anti kritik, melainkan upaya menjaga marwah profesi pers serta memastikan ruang digital tetap beretika dan bertanggung jawab.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

Jelang Ramadan 1447 H, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi Siti Eni Nuraeni Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Kepedulian

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, Siti Eni Nuraeni, menyampaikan ucapan Marhaban Ya Ramadan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Dalam keterangannya, ia mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.

“Marhaban ya Ramadan. Mari kita sambut bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat untuk mempererat kebersamaan,” ungkapnya.

Siti Eni Nuraeni menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membangun karakter keluarga yang lebih harmonis, memperkuat nilai kesabaran, serta menumbuhkan rasa empati di tengah masyarakat.

Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Sukabumi, ia juga mendorong seluruh kader PKK hingga tingkat desa untuk terus aktif dalam kegiatan sosial, berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, serta menjadi penggerak dalam menciptakan suasana Ramadan yang penuh kedamaian.

Menurutnya, keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berdaya. Oleh karena itu, Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkokoh ketahanan keluarga serta mempererat hubungan antarwarga.

“Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua, memperkuat persatuan, dan menjadikan Kabupaten Sukabumi semakin religius, harmonis, serta sejahtera,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Ramadan 1447 H diharapkan menjadi titik awal lahirnya energi positif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Gabungan organisasi wartawan di Kabupaten Natuna resmi melayangkan somasi terhadap akun anonim yang diduga menyerang kehormatan profesi dan melanggar ketentuan UU ITE.”

YUTELNEWS.com
NATUNA – Gabungan organisasi profesi wartawan di Kabupaten Natuna yang terdiri dari PWI, PJN, IWOI, dan SMSI resmi melayangkan somasi kepada pemilik akun anonim di grup WhatsApp “Berita Natuna-Grup CCTV-Nya Masyarakat Natuna” atas dugaan penyerangan kehormatan profesi wartawan dan potensi pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Somasi bernomor 001/WARTAWAN NATUNA/II/2026 tersebut disampaikan pada 16 Februari 2026. Tembusan surat telah diterima oleh admin grup WhatsApp, Sayed Mukhtarhadi (Abib Jong), serta Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Natuna, Iptu Richie Putra.

Dalam surat itu, gabungan organisasi wartawan menilai pernyataan akun anonim tertanggal 14 Februari 2026 mengandung frasa yang menyerang kehormatan profesi, termasuk penyebutan “oknum wartawan abal-abal” dan tudingan bahwa wartawan merusak serta menghambat pembangunan.

Organisasi wartawan menegaskan bahwa pernyataan tersebut berpotensi melanggar Pasal 27A jo. Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Pasal 28 UU ITE yang mengatur larangan penyebaran informasi yang dapat menimbulkan kebencian, permusuhan, atau merugikan pihak lain melalui media elektronik.

Dalam somasi juga ditegaskan bahwa gabungan organisasi wartawan menuntut agar pihak yang bersangkutan memberikan klarifikasi secara terbuka, menyampaikan permohonan maaf, serta membuktikan atau secara jelas menyebutkan pihak yang dimaksud sebagai “oknum” dalam pernyataan tersebut. Apabila tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan atau tidak disertai penjelasan yang jelas, maka pernyataan dimaksud dinilai sebagai tuduhan tanpa dasar yang berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gabungan organisasi wartawan memberikan waktu 3 x 24 jam kepada pihak yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi. Apabila dalam tenggat waktu tersebut tidak terdapat itikad baik, organisasi wartawan menyatakan akan terlebih dahulu menyampaikan aduan resmi kepada aparat penegak hukum sebagai langkah awal penanganan perkara. Jika dari proses aduan ditemukan unsur pidana yang memenuhi ketentuan hukum, maka langkah tersebut akan ditingkatkan menjadi Laporan Polisi secara resmi sesuai prosedur yang berlaku.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Natuna, Muhammad Rapi, menegaskan bahwa somasi tersebut bukan bentuk anti kritik. “Kami terbuka terhadap kritik. Namun tuduhan tanpa dasar yang menyerang kehormatan profesi tidak dapat dibiarkan. Ini soal menjaga marwah pers,” ujarnya.

Ketua Persatuan Jurnalis Natuna, Roy Parlin Sianipar, menyatakan bahwa ruang digital harus dijaga sebagai ruang yang sehat dan bertanggung jawab. “Kebebasan berpendapat dilindungi, tetapi tidak boleh digunakan untuk mendeligitimasi profesi tanpa bukti,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Natuna, Baharullazi, menyebut penggunaan akun anonim untuk menyerang profesi berpotensi menjadi preseden buruk bagi demokrasi lokal. “Jika ini dibiarkan, maka ruang publik akan dipenuhi narasi yang tidak akuntabel,” tegasnya.

Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Natuna, Doni Papilius, menambahkan bahwa langkah somasi merupakan upaya proporsional sebelum ditempuh jalur hukum. “Kami memilih langkah hukum yang terukur dan sesuai prosedur. Kami berharap ada klarifikasi dan penyelesaian yang baik,” ujarnya.

Gabungan organisasi wartawan menegaskan, mereka berdiri untuk menjaga independensi pers dan profesionalisme jurnalistik di daerah, serta memastikan ruang publik tetap beretika dan berimbang. (Bani)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.