Ketua Umum Formas Yohanes Handojo B. Tekankan Pentingnya Organisasi PNI, Menunjang Program Pemerintah 

YUTELNEWS.com | Jakarta – Ketua Umum Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI), Dr. Jan S. Maringka, SH, MH, menginginkan, masyarakat langsung bisa merasakan manfaat keberadaan organisasi yang dipimpinnya.

“Ketika membentuk pengurus di daerah, kita harus segera action, agar masyarakat langsung merasakan manfaat adanya organisasi kita di tengah kehidupan mereka,” tegas Jan Maringka saat memberikan pengarahan dalam Rapat Pleno I Tahun 2025 Presidium PNI di Rarampa Resto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2025) sore.

Tekad tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen 2017-2020 itu terkait rencana PNI untuk membentuk kepengurusan di daerah, mulai dari provinsi sampai kabupaten dan kota, dalam waktu dekat.

Rapat Pleno I Tahun 2025 PNI membahas sejumlah hal penting. Selain rencana pembentukan pengurus di daerah, ikut dibahas soal penguatan divisi Lembaga Bantuan Hukum, kegiatan-kegiatan ekonomi, dan aksi-aksi sosial organisasi.

Jan Maringka mempersilakan pengurus untuk memanfaatkan jaringan atau networking yang ada melalui figur-figur pengurus yang ada di dewan-dewan (kehormatan, pembina, penasihat, pakar, dan pengawas), juga para simpatisan, dalam berbagai bidang. “Mari kita isi kegiatan dari potensi kita sendiri,” ajak Jan Maringka.

Ikut memberikan sambutan dalam Rapat Pleno PNI itu adalah Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati, SH.CCP. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya organisasi seperti PNI berperan besar menunjang program kerja Presiden RI Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih. PNI sendiri sudah menjadi anggota Formas sejak 30 Desember 2024.

Tokoh-Tokoh Besar Terlibat di PNI

Diketahui, kepengurusan Presidium PNI yang dideklarasikan pada 1 Maret 2025 di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, itu melibatkan tokoh-tokoh besar Indonesia. Ketua Dewan Kehormatan adalah Hashim Djojohadikusumo, dan salah satu anggotanya adalah Letjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Utara.

Pada jajaran Dewan Pembina, Rosan Perkasa Roeslani, BA, MBA (Menteri Investasi) duduk sebagai Ketua, didukung wakil-wakil, satu di antaranya mantan Dirjen Imigrasi, Irjenpol (Purn) Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH.
Dewan Penasihat diketuai mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dr. Bambang Soesatyo, SE, SH, MBA, dan Dewan Pakar diketuai mantan Menteri Kesehatan, Letjen TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI. Dewan Pengawas diisi Dr. Ir. S. Milton Pakpahan, MM. CERG, sebagai ketua.

Pada jajaran Dewan Pengurus Harian, Ketua Umum adalah Jan S. Maringka, Ketua Harian Dr. Drs. Ruddy Sumampouw, MBA, Sekretaris Jenderal Surya Kusumanegara, SE, MM, Bendahara Umum M.H.L. Vera Sanger, SE.
Kepengurusan Presidium PNI diperkuat 10 Wakil Ketua Umum, 10 Wakil Sekretaris Jenderal, dan lima Wakil Bendahara Umum, serta 21 pengurus tingkat Departemen.

Selain itu, dibentuk pula tiga Divisi yaitu Hubungan Masyarakat (Humas), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Tanggap Darurat, serta Kesekretariatan dan Logistik.

Menurut Wakil Ketua Umum yang membidangi Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Tedy A. Matheos, SE, MM, kepengurusan masih akan dilengkapi dan disempurnakan agar lebih efisien dan efektif.

Acara Rapat Pleno I Tahun 2025 Presidium PNI dengan Ketua Panitia Yan Kaunang itu, dirangkai dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H. Setelah mendengarkan tauziah singkat Ustad Ali Nugraha, S.Ag, M.Pd, pengurus dan simpatisan Presidium PNI berjumlah lebih dari 100 orang bermaaf-maafan dan beramah-tamah. (red)

Keterangan Foto:
1. Ketua Umum Presidium PNI, Jan Maringka. (Foto: Humas Presidium PNI)

2. Pengurus Harian DPP Presidium PNI, antara lain Ketua Umum Jan Maringka (ke-4 dari kiri), Dewan Pembina Ronny F. Sompie (ke-4 dari kanan), Sekretaris Jenderal Surya Kusumanegara (ke-2 dari kiri) berfoto bersama Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo Budhisedjati (ke-3 dari kiri) dalam Rapat Pleno I PNI di Jakarta. (Foto: Humas Presidium PNI)
3. Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati, SH.CCP.

(Singgih)

Sapi Mati Setelah Minum Air Limbah Tong Pengolahan Emas, GMNI: Copo Kades Widit

YUTELNEWS.com | Kabupaten Buru – Seekor sapi besar ditemukan mati setelah meminum air limbah pembuangan dari tong pengolahan emas di desa Widit, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, beberapa waktu lalu.

Atas kejadian itu, Kabid Advokasi GMNI Buru, minta kepala desa Widit dicopot
dari jabatannya karena diduga terlibat dalam kegiatan ilegal tong yang beroperasi di sekitaran desa yang menyebabkan ternak sapi milik warga mati.

Kabid Advokasi GMNI, Moksen Umasugi juga meminta agar Polres Buru mengambil tindakan serius untuk membatasi dan menghentikan kegiatan ilegal tersebut serta memproses kepala desa Widit sesuai hukum yang berlaku.

GMNI menduga bahwa Kepala Desa Widit terlibat dalam kegiatan ilegal tong-tong yang beroperasi di sekitaran desa yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan hewan ternak warga.

“Kegiatan ilegal tong-tong dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan membahayakan masyarakat desa dan hewan ternak yang ada”, ujar Moksen, Rabu, (23/4/2025).

Moksen meminta aparat penagak hukum untuk memanggil dan memproses kepada desa Widit sesuai hukum yang berlaku.

 

(Kabiro buru m.masuku)

Rutan Batam Terima Kunjungan Sekretaris Kemenko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan

YUTELNEWS.com | Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam menerima kunjungan Kerja dari Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, R. Andika Dwi Prasetya, pada Kamis (24/04).

Dalam kunjungannya, Sesmenko Kumham Imipas didampingi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Batam. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, beserta jajaran.

Dalam kunjungannya, Sesmenko melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas di dalam rutan, termasuk blok hunian warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyapa dan berbincang dengan para warga binaan secara langsung, mendengarkan cerita mereka, serta memberikan semangat dan motivasi.

Di akhir kunjungannya, Sesmenko Kumham Imipas juga berpesan kepada jajaran petugas Rutan Batam untuk senantiasa menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan.

Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh bapak Sesmenko Kumham Imipas. “Kunjungan ini memberikan motivasi dan semangat bagi seluruh jajaran kami untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan dan pembinaan di Rutan Batam,” ujar Karutan.

Kegiatan kunjungan berlangsung dengan lancar, mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan pemasyarakatan yang humanis, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. /Red

RKPD Kabupaten Bandung 2026 Disepakati, Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Bandung – Yutelnews com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menyepakati Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bandung 2026 dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD2026 yang digelar di Grand Sunshine Soreang, Kamis 24 April 2024.

Selaku Pimpinan Musrenbang RKPD 2026, pada prinsipnya Bupati Bandung menyepakati tiga poin kesepakatan Musrenbang RKPD yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung ini.

Namun seperti pada beberapa kesempatan lainnya di forum, Bupati Dadang Supriatna tetap mengingatkan, agar perencanaan pembangunan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan infratruktur.

“Tema yang kita usung pada RKPD 2026 ini adalah untuk peningkatan kualitas SDM dan infrastruktur dalam menunjang kesejahteraan masyarakat,” kata bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Bupati Kang DS menyatakan, disepakatinya Musrenbang RKPD ini karena sudah melalui beberapa tahapan proses, merupakan hasil penggodokan mulai dari tingkat RT, RW, Desa/Kelurahan dan delegasi untuk tingkat kecamatan di Forum Perangkat Daerah.

Di Musrenbang RKPD 2026 inilah, kata Kang DS, para delegasi tingkat kecamatan mempertahankan hasil keputusan di tingkat masing-masing kecamatan.

“Tapi kita juga menetapkan skala prioritas yang disepakati pada Musrenbang RKPD ini. Kendati ada skala prioritas, tetap kita butuhkan data dari tingkat RT, RW, desa, dan kecamatan karena sewaktu-waktu kita ke lapangan dan ternyata data tersebut merupakan priortas, maka bisa langsung dianggarkan atau dijadikan suatu program lanjutan nanti ke depannya,” tukas Kang DS.

Adapun tiga poin yang disepakati dalam Musrenbang RKPD 2026 ini antara lain;

Pertama, sasaran dan prioritas pembangunan daerah, arah kebijakan serta rencana program, kegiatan dan sub kegiatan yang disertai indikator dan target kinerja, serta kebutuhan pendanaan dalam rancangan RKPD 2026.

Kedua, hasil Forum Perangkat Daerah yang terdiri dari usulan kegiatan yang telah diakomodir dan yang belum dapat diakomodir dalam RKPD 2026.

Ketiga, rumusan yang tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hasil kesepakatan Pra Musrenbang RKPD 2026 untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan Rancangan Akhir RKPB 2026.

Lebih dari itu Bupati Kang DS berharap, Musrenbang RKPD 2026 ini juga harus mampu menjawab berbagai isu strategis. Mulai dari isu lingkungan, pengendalian inflasi, pengurangan kemiskinan ekstrem, pengangguran, stunting, pemerataan pembangunan infrastruktur, isu kesehatan, sampai dengan kesiapsiagaan terhadap bencana dan perubahan iklim

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Marlan menambahkan, Musrenbang RKPD 2026 merupakan puncak acara dari rangkaian proses perencanaan yang sebelumnya telah diawali dengan sejumlah kegiatan.

“Beberapa kegiatan sebelumnya antara lain musrenbang di tingkat desa dan kelurahan sebagai bahan masukan pada musrenbang tingkat kecamatan,” sebut Marlan.

Kemudian Musrenbang RKPD tingkat kecamatan yang menghasilkan Daftar Skala Prioritas (DSP) kecamatan. “Sebelumnya juga ada Forum Perangkat Daerah, guna menyelaraskan DSP kecamatan, serta mempertajam target dan indikator kinerja perangkat daerah berdasarkan kewenangannya,” papar Marlan.

Musrenbang RKPD 2026 ini selain dihadiri Forkopimda, dihadiri pula Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, para asisten Setda Kabupaten Bandung, para kepala perangkat daerah, para camat dan delegasi kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, aktivis organisasi kemasyarakatan, perwakilan instansi vertikal, insan pers, unsur perguruan tinggi, unsur pengusaha serta tamu undangan peserta musrenbang.(*)



Yans.

Berhasil Ciptakan Situasi Kondisif Kajati Sulsel Agus Salim Puji Kinerja Kajari Sinjai Zulkarnaen

Yutelnews.com —  Sulsel
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Sinjai, Kamis (24/4/2025). Kunjungan ini untuk mengecek personil serta sarana dan prasarana di Kejari Sinjai.


Kajati Sulsel didampingi 5 asisten dalam kunjungan kerja ini, Plt Asisten Pembinaan Andi Sundari, Asisten Intelijen Ardiansyah, Asisten Tindak Pidana Khusus Jabal Nur,  Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Fery Tas serta Asisten Pidana Militer M Asri Arief.


Rombongan Kajati Sulsel, Agus Salim disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai Zulkarnaen, Forkopimda Bumi Panrita Kitta dan jajaran Kejati Sinjai.


Kajari Sinjai, Zulkarnaen, menyampaikan laporan kepada Kajati Sulsel bahwa kekuatan personil sebanyak 40 orang pegawai, terdiri 13 orang Jaksa dan 27 orang Tata Usaha.


“Insya allah KN Sinjai akan mendapatkan hibah bangunan dari Kejaksaan Agung senilai 1 miliar rupiah, dimana pembangunan gedungnya sesuai rencana akan dikerjakan pada tahun 2026,” kata Zulkarnaen.


Kajati Sulsel Agus Salim mengucapkan terima kasih dengan penyambutan Kajari Sinjai yang mampu menciptakan situasi yang kondusif di Sinjai. 


Kajati Sulsel memotivasi Kajari Sinjai dan jajaran agar lebih membangun hubungan sinergi kolaborasi dengan Pemda Sinjai. “Semoga ada sinergi dengan Pemkab Sinjai guna memberikan dukungan dalam penegakan hukum,” tutup Agus Salim. (Abu Algifari)

Pemerintah Desa Darmareja Salurkan BLT Dana Desa Tahap Satu sebanyak 35 KPM Periode 2025

Nagrak — Yutelnews.com, Pemerintah Desa (Pemdes) Daramareja melaksanakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk periode Januari sampai April Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung sebagai bentuk komitmen pemerintah desa Daramareja dalam membantu masyarakat miskin dan rentan secara ekonomi, Kamis, (24/4/2025).

Acara penyaluran ini juga dihadiri oleh Camat Nagrak , Kepala Desa Darmareja, Stap Desa Darmareja,Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan langsung terhadap program-program pemerintah desa yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Turut hadir pula para Pendamping Desa yang juga memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan.

Ketua BPD Desa Darmareja, dan Babinsa Desa Darmareja, Bhabinkamtibmas Darmareja,juga turut menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Kolaborasi seluruh elemen bantuan ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah desa, kecamatan, dan lembaga pendukung dalam menjalankan program sosial bagi warga.

Adapun besaran BLT Dana Desa yang disalurkan kepada masyarakat yaitu sebesar Rp300.000 per bulan , sehingga total yang diterima setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tiga bulan adalah Rp1.200.000 . Dana ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar harian.

Kepala Desa Darmareja H. Cecep berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan secara bijak oleh para penerima. Sementara itu, pemberian insentif kepada kader desa menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, dengan harapan program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi warga desa Darmareja,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Personel Polres Jepara Ikuti Donor Darah di Kodim 0719/Jepara

Jepara -Yutelnews.com Polres Jepara | Sinergitas TNI dan Polri di Kabupaten Jepara semakin kokoh dengan partisipasi personel Kepolisian Resor (Polres) mengikuti donor darah.

Terlihat pada hari ini, personel Polres Jepara yang dipimpin langsung Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso yang diwakili oleh Kabag SDM Kompol Karman menyumbangkan darahnya saat kegiatan sosial yang digelar Kodim 0719/Jepara dalam memperingati Hari Kartini 2025, pada hari Kamis (24/4/2025).

Dalam kesempatan itu, Kabag SDM Kompol Karman bersama Kasdim 0719/Jepara Mayor Arm Syarifuddin Widianto beserta jajaran turut menyumbangkan darah mereka sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Sebelum dilakukan donor darah, para peserta terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti tensi. Selanjutnya, bagi para peserta donor darah yang dinyatakan memenuhi syarat langsung melaksanakan proses pengambilan darah.

Saat ditemui disela-sela kegiatan, Kabag SDM Kompol Karman mengatakan, bahwa keikutsertaannya dalam aksi donor darah tersebut merupakan bentuk nyata dukungan dari Polres Jepara terhadap TNI dalam upaya menjaga ketersediaan darah untuk kepentingan medis dan kemanusiaan.

“Dalam rangka memperingati hari Kartini 2025, hari ini kami bersama dengan jajaran anggota Polres Jepara mengikuti donor darah yang digelar Kodim 0719/Jepara,” ujar Kompol Karman.

Dalam acara itu, berbagai elemen masyarakat juga turut berpartisipasi untuk mengikuti kegiatan donor darah.

“Dengan mengikuti donor darah, kami berharap dapat membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jepara yang membutuhkan darah,” ucapnya.

Selama kegiatan donor darah berlangsung, antusiasme para peserta sangat tinggi. Hal itu, menunjukkan kesadaran akan pentingnya mendukung stok darah yang cukup untuk keperluan medis di wilayah ini.

Kabag SDM berharap semangat kepedulian dan kerjasama antara TNI dan Polri khususnya Kodim 0719/Jepara dan Polres Jepara dalam kegiatan positif seperti ini akan terus berlanjut.

“Semoga kekompakan TNI Polri di Jepara, selalu terjaga dengan baik,” tandasnya. 

(Singgih)

Dalam Musyawarah RDKK, Kepala Desa Ciptagumati Tedi Irawan Harapkan Program Berkelanjutan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Pemerintah Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar acara musyawarah Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) ketahanan pangan melalui program Ternak Tani. Acara ini di laksanakan di Gedung Serbaguna Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan. Kamis, (24/04/2025).

Acara Musyawarah ini dihadiri langsung oleh kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, Camat Cikalongwetan, Bhabinkamtibmas serta perwakilan kelompok tani, dan stakeholder terkait.

Musyawarah ini bertujuan untuk menyusun rencana definitif kebutuhan kelompok ketahanan pangan melalui program Ternak Tani, sehingga dapat meningkatkan produksi dan ketersediaan pangan di daerah. Program Ternak Tani diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan peternak.

Tedi Irawan, selaku kepala Desa Ciptagumati mengungkapkan rasa syukurnya karna acara musyawarah tersebut berjalan dengan lancar. “Alhmdllah pada hari ini kita mengadakan musyawarah tentang Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang mana untuk program ketahanan pangan di tahun anggaran 2025,”ungkap Tedi Irawan.

Tedi Irawan berharap dengan adanya program ini dirinya memprioritaskan kepada aturan yang ada dan dengan adanya program ini bisa terasa manfaatnya bagi masyarakat.

“Yang mana harapan kami dari pemerintah Desa Ciptagumati dengan adanya program ini, yang pertama kita memprioritaskan kepada aturan yang ada, dan yang kedua saya berharap dengan program ketahanan pangan ini harus ternilai kemanfaatannya itu harus terasa oleh masyarakat desa dan oleh kelompok tani ternak yang ada di desa ini,” harapnya.

Selain itu, Tedi Irawan juga berharap bahwa program tersebut bisa berkelanjutan dan bisa menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Saya berharap program ini berkelanjutan, dengan adanya 20 persen ketahanan pangan dari sumber dana desa, mudah-mudahan bisa berkelanjutan dan bisa menghasilkan pendapat asli desa,” tuturnya.

“Dengan pendapatan itu nanti bisa kita kolaborasi kan kembali dengan program-program yang ada di desa ciptagumati dan ini akan menjadi unit baru di bumdes desa ciptagumati, dengan unit untuk ketahanan pangan yang ada di desa ciptagumati.” Pungkasnya.

DY

Anggota DPR RI Komisi VII Iman Adi Nugraha Akan Berikan Bantuan Uang Sebesar 25 jt Pertahun KPPI

Sukabumi – Yutelnews.com ,Bentuk Kepeduliannya Iman Adi Nugraha anggota DPR RI Komisi VII kepada Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kabupaten Sukabumi, ia akan memberikan bantuan uang sebesar 25 Juta pertahun dari Pribadinya, Kamis, (24/4/2025).

hal tersebut disampaikan Iman saat menjadi Narasumber di acara Sosialisasi Empat Pilar Tahap II 2025 Dapil VI Jabar Kota/Kabupaten Sukabumi. Yang gelar di Aula BK3D Cibadak, yang diikuti KPPI dan DMI (Diaga Muda Indonesia) Kabupaten Sukabumi

” mereka mengeluh terkait anggaran katanya ada pemangkasan anggaran yang sebelumnya mendapat anggaran 50 juta pertahun menjadi 15 juta pertahun, makannya saya akan memberikan sebesar 25 Juta dari pribadi saya” Kata Iman Adi Nugraha Kepda Awak Media.

Selain itu Iman juga mengajak kepada Fraksi Partai demokrat Kabupaten sukabumi anggarannya ditingkatkan karena sangat penting untuk Penggodogan Politisi perempuan karena susai Undang-undang partisipasi perempuan untuk ikut serta berpolitik sebesar 30 Persen.

“Kepada Kaukus Politisi Perempuan Indonesia semangat ya, saya juga apresiasi tadi saya liat politisi perempuan yang senior usianya 70 tahun lebih masih ikut berkiprah atau berpolitik”tamdasnya.


Reporter : Mirna

Efisiensi, Inovasi, dan Ketahanan: Strategi Baru BBPBAP Jepara dalam Budidaya Udang Be rkelanjutan

YUTELNEWS.com – Jepara
Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Kelautan dan Perikanan RI memegang peran vital dalam pengembangan komoditas strategis nasional, khususnya udang vaname dan udang windu. Namun, dalam menghadapi era efisiensi anggaran dan berbagai tantangan eksternal seperti dampak perubahan iklim, fluktuasi harga pakan, serta ancaman penyakit akut udang (AHPND, EHP), BBPBAP harus mampu menyusun strategi adaptif dan inovatif.
Situasi ini menuntut pendekatan strategis yang lebih tangguh, berbasis mitigasi risiko dan adaptasi lingkungan budidaya.
Upaya mempertahankan bahkan meningkatkan produktivitas tidak hanya dilakukan melalui efisiensi operasional, tetapi juga lewat transformasi digital, kemitraan strategis, serta pendekatan budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Artikel ini menguraikan strategi-strategi utama BBPBAP Jepara dalam menjawab tantangan tersebut.

*TUJUAN STRATEGIS*

– Menjamin keberlanjutan produksi benih dan budidaya udang vaname dan windu.
– Menekan biaya operasional melalui efisiensi sistem, manajemen, dan digitalisasi.
– Mengoptimalkan peran SDM dan pemanfaatan infrastruktur secara produktif.
– Mengembangkan model budidaya efisien, adaptif, dan tahan terhadap perubahan iklim.
– Meningkatkan sinergi dengan pihak luar (swasta, akademisi, pemerintah daerah, pembudidaya).
– Memperluas akses pasar dan rantai nilai budidaya udang secara inklusif.

*STRATEGI POKOK*

*Efisiensi Produksi Benih*

– Produksi benur berkualitas tinggi (SPF/SPR) menggunakan induk unggul dan standar CPIP.
– Optimalisasi siklus kolam indukan dan pendederan secara bergilir.
– Pengurangan penggunaan bahan kimia melalui penerapan mikroba dan probiotik alami.

*Efisiensi Budidaya*

– Penerapan sistem bioflok untuk efisiensi pakan dan kualitas air.
– Integrasi prinsip low water exchange (LWE) untuk penghematan air dan energi.
– Segmentasi teknis antara tahap pengglondongan dan pembesaran.
– Otomatisasi pemberian pakan dengan teknologi berbasis timer atau sensor sederhana.

*Digitalisasi Monitoring dan Manajemen Produksi*

– Pemanfaatan teknologi IoT untuk pemantauan kualitas air secara real-time.
– Dashboard digital untuk mencatat FCR, produktivitas harian, dan indikasi dini penyakit.
– Digitalisasi pencatatan untuk memudahkan pelaporan dan pengambilan kebijakan teknis.

*Peningkatan Kapasitas SDM Internal*

– Pelatihan teknis lintas bidang untuk fleksibilitas dan adaptabilitas tugas.
– Rotasi SDM berbasis kebutuhan operasional untuk efisiensi dan motivasi kerja.

*Kemitraan dan Kolaborasi*

– Kolaborasi co-funding dengan mitra riset dan swasta.
– Pendekatan CSR untuk pendanaan kegiatan non-APBN.
– Pengembangan sistem pembinaan pembudidaya berbasis klaster (inti-plasma).
– Kemitraan dengan pemerintah daerah, koperasi, dan BUMDes untuk penguatan sistem pemasaran.

*Pendampingan Teknis Siklus Penuh*

– Pendampingan intensif pada program bantuan maupun mitra usaha budidaya, termasuk tambak udang, bandeng, nila, kepiting rajungan, dan rumput laut.
– Monitoring siklus produksi dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan survival rate dan efisiensi biaya.

*Mitigasi Risiko dan Adaptasi Iklim*

– Penerapan early warning system untuk perubahan kualitas air dan cuaca.
– Desain tambak adaptif berbasis iklim (climate-resilient farming).
– Diversifikasi komoditas sebagai cadangan ekonomi saat pasar udang fluktuatif.

*Penguatan Pasar dan Rantai Nilai*
– Sertifikasi CBIB dan eco-label untuk meningkatkan akses pasar domestik dan ekspor.
– Digitalisasi pasar dengan platform e-commerce hasil budidaya.
– Sistem resi gudang dan offtaker lokal sebagai solusi kestabilan harga.

*TEROBOSAN UTAMA*

*Model Budidaya Demonstratif “Low Cost High Yield”*
– Sistem tambak mini edukatif yang hemat air, pakan, dan waktu panen, sangat cocok untuk pembudidaya kecil dan pemula.

*Sistem Hatchery Modular Portabel*

– Hatchery portabel dengan biaya operasional rendah untuk mendekatkan pusat benih ke wilayah pesisir dan terpencil.

*Platform Edukasi dan Sosialisasi Digital*

– Pelatihan daring dan penyebaran konten edukasi teknis melalui media sosial, webinar, dan video tutorial.

*Pengembangan Produk Siap Saji dan Bernilai Tambah*
– Diversifikasi olahan hasil budidaya seperti udang beku, bakso udang, abon, hingga nugget berbasis komunitas.

*PENUTUP*

BBPBAP Jepara terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan budidaya air payau nasional di tengah tekanan anggaran dan tantangan global. Transformasi strategi yang dilakukan tidak hanya menjawab efisiensi, tetapi juga menjadi jalan menuju kemandirian dan keberlanjutan sistem budidaya nasional.
Dengan pendekatan yang berbasis inovasi, digitalisasi, kemitraan, dan adaptasi iklim, BBPBAP Jepara diharapkan menjadi role model bagi balai-balai budidaya lainnya di Indonesia, sekaligus garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan dan ekonomi biru yang berkelanjutan.
Apakah ingin saya ubah menjadi file Word siap cetak atau langsung dijadikan materi rilis media/publikasi? Saya juga bisa bantu buatkan versi singkat untuk siaran pers jika dibutuhkan.

(Singgih)

Melalui Musdesus, Desa Lembur Sawah Kec. Cantayan, kabupaten Sukabumi, Resmi Bentuk Koperasi Merah Putih

Sukabumi, – Yutelnews.com ,Pemerintah Lembur Sawah ( Pemdes) Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) , untuk membentuk Koperasi Merah Putih. Kegiatan yang dilangsungkan di Aula balai desa Lembur Sawah ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari aparatur desa hingga tokoh masyarakat, kamis, (24/4/2025).

Musdesus dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Turut hadir Kepala Desa Lembur Sawah Endin Ruswandi S,ip beserta perangkatnya, Ketua dan anggota BPD, Camat, Dinas Koperasi, Dinas DPMD dan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh pemuda dan lembaga masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya Kepala Desa Lembur Sawah Endin Ruswandi S,ip menegaskan pentingnya koperasi sebagai alat penggerak ekonomi desa. “Kami mendukung penuh pembentukan dan tata kelola koperasi ini. Setelah terbentuk, kami akan berkonsultasi lebih lanjut dengan pihak yang berkompeten agar koperasi ini berjalan sesuai arahan program Koperasi Merah Putih dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Dalam musyawarah, peserta mufakat Koperasi Merah Putih Desa Lembur sawah Sebagai Berikut :
Ketua : H. Haris Syafei M,si
Sekretaris : Abdul Azis Mawardi S,Pdi
Bendahara : Rini Nur hidayati S.tp
Wakil Ketua Bidang : Aep Dasehhudin
Ketua Bidang Peternakan : H. Ismat Rohimat
Ketua Bidang UMKM Dan Industri : Rizal Agus Salam
Ketua Bidang pertanian dan Perikanan : Hendi Suhendi


Selaku Pengawas Kami berharap koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beberapa tahun ke depan, semoga Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak,bisa menjadi desa mandiri sejahtera dan barokah,” Tandasnya.


Reporter : Mirna

Sidang Korupsi Di Proyek Pembangunan Pipa Air Limbah Kota Makassar JPU Hadirkan Saksi

Yutelnews.com – Sulsel Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar melakukan sidang pemeriksaan saksi atas perkara korupsi Proyek Pembangunan Perpipaan Air Limbah Kota Makassar Zona Barat Laut (Paket C) Tahun 2020-2021, Rabu (23/4/2025).
Adapun ketiga terdakwa yang menjalani sidang yaitu Jaluh Ramjani (Direktur Cabang PT Karaga Indonusa Pratama/PT.KIP), Setia Dinnor (Penjabat Pembuat Komitmen/PPK Paket C) dan  Enos Bandaso (Ketua Pokja Pemilihan Paket C3). 
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan pada sidang pemeriksaan saksi, JPU menghadirkan satu orang saksi, yaitu Imam Musta’in sebagai Pimpinan Cabang Makassar Bank KB Bukopin Syariah
“Saksi yang dihadirkan merupakan pejabat Bank KB Bukopin Syariah. Dia memberikan keterangan di pengadilan untuk ketiga terdakwa,” kata Soetarmi, Kamis (24/4/2025).
Imam Musta’in dalam keterangannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar menjelaskan terkait proses permohonan garansi bank atas  proyek perpipaaan Air Limbah Kota Makassar yang dilakukan PT Laraga Indonusa Pratama.
Dari total nilai proyek Rp.68,78 miliar, Imam Musta’in menyebutkan nilai jaminan pelaksanaan yang diterbitkan oleh Bank KB Bukopin Syariah sebesar Rp3.439.430.150.
Adapun nilai jaminan pelaksaan tersebut kemudian dilakukan pencairan pada tanggal 20 November 2023. Setelah Setia Dinnor selaku PPK proyek mengajukan pencairan atau pembayaran bank garansi untuk jaminan pelaksanaan.
Soetarmi menyebut sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi akan dijadwalkan pada hari Selasa tanggal 30 April 2025 di PN Makassar.
Diketahui, perbuatan terdakwa Jaluh Ramjani Jannuar bersama Setia Dinnor dan Enos Bandoso telah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp. 7.293.867.808,96.

Perbuatan ketiga terdakwa melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam :
Primair:
Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Undang-undang RI Nomor : 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Undang-Undang RI Nomor : 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP.
Subsidair: 
Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor : 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Undang-Undang RI Nomor : 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor : 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP.

(Abu Algifari)

Resmikan Mess Adhyaksa Kejari Bulukumba dan Serahkan 7 Sertifikat Tanah Wakaf Masjid, Ini Penyampaian Kajati Sulsel

Yutelnews.com – Sulsel
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melanjutkan kunjunan kerja ke Kejaksaan Negeri Bulukumba, Rabu (23/4/2025). Berbagai kegiatan dilakukan Kajati Sulsel di Bumi Panrita Lopi.


Mulai dari peresmian Mess Adhyaksa Kejari Bulukumba. Kajari Bulukumba, Banu Laksmana mengatakan mess ini sebelumnya dibangun sejak tahun 1983 dan baru direnovasi pada tahun 2023/2024 berkat bantuan hibah dari Pemkab Bulukumba.


Selain itu, Pemkab Bulukumba juga memberikan hibah tanah seluas 3.464 meter persegi yang akan digunakan untuk pembangunan rumah dinas Kajari dan lokasi pembangunan Kantor Kejari Bulukumba. Proses penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf kepada Kajati Sulsel, Agus Salim.


Dalam kesempatan itu, Kajati Sulsel juga menyerahkan 7 sertifikat tanah wakaf kepada pengurus masjid. Sertifikat ini merupakan hasil kinerja Tim Terpadu Penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf di Kabupaten Bulukumba. Tim ini digagas oleh Kajati Sulsel, Agus Salim dengan melibatkan Kementerian Agama dan Kementerian ATR/BPN.


Adapun sertifikat tanah wakaf yang diserahkan yaitu Masjid Nurul Yaqin Desa Bontobiraeng, Masjid Miftahul Mubarak Desa Pangalloang, Masjil Al Ikhlas Desa Tamalanrea, Masjid Al Munawarah Desa Batukaropa, Masjid Al Insyirah Desa Tritiro, Masjid Nurussalam Kelurahan Palampang dan Masjid Kelurahan Bonto Marannu.


Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf menyebut kunjungan Kajati Sulsel, Agus Salim ke Bulukumba erupakan suatu kehormatan. Pihaknya menyebut hubungan Kejaksaan dengan Pemka Bulukumba berjalan harmonis.


“Komitmen Pemda Bulukumba saat ini berupaya meningkatkan ekonomi dan pendapatan masyarakat dengan memanfaatkan potensi daerah. Mulai dari sektor pariwisata hingga pertanian. Untuk itu, kami butuh pengawalan dari Kejaksaan agar tata Kelola pemerintahan bisa berjalan baik,” kata Andi Utta, sapaan akrab Bupati Bulukumba.


Sementara itu, Kajati Sulsel Agus Salim terkesan dengan penyambutan Kajari Bulukumba yang telah mempersiapkan kegiatan peresmian Mess Adhyaksa dan serah tetima sertifikat tanah wakaf dan hibah. 
Kegiatan ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati, Ketua DPRD serta forkopimda. Kajati Sulsel sendiri didampingi 5 asisten dalam kunjungan kerja ini, Plt Asisten Pembinaan Andi Sundari, Asisten Intelijen Ardiansyah, Asisten Tindak Pidana Khusus Jabal Nur,  Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Fery Tas serta Asisten Pidana Militer, M Asri Arief.
“Alhamdulillah ide dan gagasan saya terkait sertifikasi tanah wakaf/rumah ibadah ini sebagai bentuk kepastian hukum dapat direalisasikan di Kabupaten Bulukumba,” kata Agus Salim. (Abu Algifari)

Komjen Pol Purn Iwan Bule Menanggapi Aksi Teror Pada KDM: Setiap Aksi Teror Merupakan Menggangu NKRI Harus di Libas

Jakarta – Yutelnews.com|| Ancaman Teror Bom & Penculikan Terhadap KDM Gubernur Jawa barat di Akun Tiktok , Menuai Berbagai Tanggapan Keras dari berbagai Kalangan , Salah satunya dari Komjen Pol Purn H Moch Iriawan, yang lebih dikenal Sebagai Kang Ibul atau Iwan Bule , Tokoh Jabar yang pernah jadi PJ Gub Jabar Mengutuk keras Aksi Pengancaman terswbut dan mengatakan Kepada Awak media : Bahwa ancaman tersebut merupakan Salah satu Bentuk Teror yang Bodoh , karena KDM sebagai GubernurJawa barat Adalah Pemimpin yang dipilih rakyat jawa barat , mengancam KDM sebagai Gubernur Jawa barat sama dengan mengancam Warga Sunda Jawa barat,” ujarnya.

Maka Kang Ibul yang pernah jadi Kapolda Metro dan juga Kapolda Jabar tersebut melanjutkan : Saya sebagai Mantan Penegak Hukum Menyatakan Perang Terhadap para pelaku Aksi Teror dan Radikalisme , dan saya juga sebagai salah satu insan Prajurit Bhayangkara Mengutuk keras Aksi Teror tersebut dan Siap melibas setiap orang yang mengancam NKRI . karena Jawa barat yang merupakan Propinsi yang berpenduduk terbesar di Indonesia , merupakan Aset Vital NKRI .
Mengancam KDM sebagai Gubernur kepala daerah Jawa barat sama saja dengan mengancam rakyat Jawa barat , sama juga dengan menantang NKRI.
maka siapapun yang menantang NKRI harus dilibas dan jangan diberi ampun,” ujarnya dengan nada kesal dan berapi api .
Lebih lanjut, Kang Iwan bule yang pernah menjabat Ketum PSSI ,berpesan bahwa dirinya dan seluruh warga Sunda jawa barat akan selalu ada dibelakang KDM dan siap berperang total melawan setiap bentuk aksi Radikalisme dan Terorisme . Kemudian satu hal lagi yang ingin saya sampaikan Agar aparat terkait Khususnya Tim Densus 88 , Tim Anti Teror TNI , Kapolda Jabar dan Pangdam Siliwangi agar segera , Menangkap dan menindak tegas Pelaku Teror terhadap KDM “, Pungkasnya mengakhiri keteranganya dengan awak media.



Yans.

Abah Anton Charliyan : “Ancaman Teror Kepada Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi , Sama Saja Dengan Ancaman Terhadap Masyarakat Jabar

Bandung,Jabar – Yutelnews.com|| Pada hari Rabu 23 April 2025 , menanggapi adanya ancaman bom terhadap Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebagai Gubernur Jawa Barat dalam akun tiktoknya baru baru ini, mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Dr.H. Anton Charliyan mengatakan bahwa : segala bentuk ancaman yang dapat menimbulkan keresahan dalam bentuk kekerasan apalagi ancaman bom, kepada siapapun termasuk ke dalam tindakan terorisme, apalagi ditujukan kepada seorang pejabat negara setingkat gubernur, ini sama saja sudah merupakan tindakan melawan negara,
Untuk itu, Abah Anton Charliyan, tokoh masyarakat Jawa Barat yang juga merupakan Lulusan Pendidikan Anti Teror di New Mexico Socoro USA yang saat ini sebagai anggota PPIR, mendesak agar tim anti teror baik TNI maupun Polri khususnya dibawah komando Pangdam III/ Siliwangi dan Kapolda Jawa Barat untuk sesegara mungkin bertindak tegas , cepat dan keras menindak pelaku teror tsb .

“Kami berharap, agar tim anti teror baik TNI maupun Polri khususnya dibawah komando Pangdam III/ Siliwangi dan Kapolda Jawa Barat untuk sesegara mungkin bertindak tegas , cepat dan keras menindak pelaku teror tsb.Apalagi mengancam keselamatan pejabat negara dalam hal ini Gubernur Jabar kang Dedi Mulyadi.” Jelas Abah Anton panggilan akrabnya.

Mantan Kadiv Humas Polri ini menghimbau seluruh elemen masyarakat Jawa barat mulai dari ulama, santri, kaum budaya, ormas LSM dll , untuk bersatu bergerak Bersama-sama memerangi setiap sikap dan tindakan radikalisme & terorisme dari kelompok manapun dari dari siapapun yang berusaha mengancam wilayah Jawa Barat. Karena mengancam seorang kepala daerah sama saja dengan mengancam seluruh masyarakat wilayah daerah tsb dalam hal ini wilayah Jabar. Dan siapapun yang berani mengancam wilayah Jabar, maka otomatis akan berhadapan dengan seluruh masyarakat Jabar. Kita semua sudah bertekad jangan beri ruang sekecil apapun untuk gerakan gerakan intoleran radikalisme dan terorisme. ”tegasnya

Abah Anton Charliyan menambahkan: agar Kang Dedi Mulyadi selaku Gubernur Jabar tidak perlu takut dan khawatir, karena seluruh masyarakat Jawa Barat ada di belakang Kang Dedi Mulyadi, baik secara pribadi maupun sebagai Gubernur. ”Bahkan untuk TNI – Polri Bukan hanya akan melindungi, tapi akan terus memburu para pelaku teror ini sampai ke akar-akarnya. Karena kalau tidak sesegera mungkin diburu, jangan sampai daerah Jawa barat ini dilabeli sebagai daerah Sarang Teroris. ini sebuah tantangan yang harus kita jawab bersama untuk memerangi radikalisme dan terorisme.”pungkas jenderal bintang dua ini.



Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.