Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Sukabumi “Jaga Alam, Sumber Kehidupan Manusia”

YUTELNEWS.com | Bupati Sukabumi H. Asep Japar menanam pohon di kawasan Bukit Kurma Baruajol, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Selasa, 22 April 2025. Penanaman pohon tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia tahun 2025 tingkat Kabupaten Sukabumi.

Namun tak sekadar menanam, H. Asep Japar pun bercengkrama dengan para petani di sekitar. Terutama yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Penggarap Bagja Sutra.

H. Asep Japar mengatakan, kegiatan yang dilakukannya hari ini untuk lebih menggairahkan para petani. Apalagi, Kabupaten Sukabumi punya sumber daya alam yang luar biasa.

“Ini merupakan momentum untuk meningkatkan sinergitas antara petani dengan pemerintah terutama dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan lahan tanam,” ujarnya.

Di mana, hasil akhirnya ialah peningkatan kesejahteraan petani. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berusaha untuk mewujudkan hal tersebut

“Pemerintah akan selalu pro petani. Maka dari itu, kami berusaha agar kehidupan para petani sejahtera,” ucapnya.

Di sisi lain, H. Asep pun mengajak masyarakat untuk menjaga alam. Mengingat, alam adalah sumber kehidupan umat manusia.

“Mari kita menjadi yang terdepan dalam pelestarian lingkungan. Setiap tindakan kecil kita berdampak besar terhadap keberlangsungan alam Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Sementara itu,Ketua Perkumpulan Petani Penggarap Bagja Sutra Edi Rahmat mengatakan, silatutahmi ini menjadi momen untuk bersama -sama menggerakan para petani. Terutama dalam membantu menjaga penyediaan pangan yang memadai.

“Pekerjaan paling utama adalah pertanian. Manakala pertanian ditinggalkan, ke depan kemungkinan akan susah,” bebernya.

Dirinya berharap, melalui silaturahmi dapat menguatkan sosial dan ekonomi para petani.

“Kami berharap, alam terjaga, petani bagja, masyarakat sejahtera, dan Sukabumi mubarakah,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar memanen jeruk dan meninjau tanaman di wilayah itu.

Reporter : Mirna

Ini Tujuan Kunjungan Kajati Sulsel Ke Kejari Takalar

Yutelnews.com // Sulsel— Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Takalar, Selasa (22/4/2025). Didampingi Plt Asisten Pembinaan Andi Sundari, Asisten Intelijen Ardiansyah, Asisten Tindak Pidana Khusus Jabal Nur, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Fery Tas serta Asisten Pidana Militer M Asri Arief.


Rombongan Kajati Sulsel disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Tenriawaru serta jajaran pegawai Kejari Takalar. Kunjungan ini dilakukan untuk pengecekan personil serta sarana dan prasarana di Kantor Kejari Takalar. 


Kajari Takalar, Tenriawaru mengucapkan selamat datang kepada Kajati Sulsel dan rombongan di Kantor Kejari Takalar. Dirinya berharap Kajati Sulsel bisa memberikan semangat dan arahan untuk peningkatan kinerja di Kejari Takalar


Kajati Sulsel, Agus Salim dalam kunjungan kerja ke Kejari Takalar menyempatkan menyerahkan Sertifikat Tanah Wakaf untuk sekolah Islam dan Masjid. Sertifikat ini merupakan hasil kinerja Tim Terpadu Penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf yang digagas Kajati Sulsel, Agus Salim dengan menggandeng Kementerian Agama dan Kememterian ATR/BPN.


Kajati Sulsel Agus Salim menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada Yayasan Pendidikan Sekolah Islam Al Araat Nur Shofia, beralamat di Desa Cakura Kecamatan Pulongbangkeng Selatan seluas 492 meter persegi. Dan sertifikat tanah wakaf Masjid Nurul Aisyah beralamat di Desa Bonto Lebang Kecamatan Galesong Utara seluas 301 meter persegi.


Agus Salim mengatakan bahwa kinerja Kejari Takalar cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan penyerapan anggaran tertinggi di Sulsel.


“Ini merupakan penilaian pimpinan sehingga harus diberikan apresiasi. Ada pepatah mengatakan berat mempertahankan daripada meraih. Olehnya itu keberhasilan yang telah dirah harus dipertahankan kalau perlu ditingkatkan,” kata Agus Salim.


Dalam pengarahan ke jajaran Kejari Takalar, Kajati Sulsel Agus Salim mengajak untuk menjaga hubungan emosional. Dimanapun kita bertugas harus menjaga hirarki senior dan junior dengan menanamkan jiwa korsa.


“Saya lihat kekompakan jajaran Kejari Takalar sudah sangat baik. Sisa ditingkatkan dalam mendukung proses penilaian untuk zona integritas (WBK/WBBM),” tutup Agus Salim. (Abu Algifari)

Cegah Tindak Kekerasan, Direktorat PPA Dan PPO Bareskrim Polri Sambangi Jepara, Gencarkan Kampanye Rise And Speak Ke Masyarakat

Jepara – YUTELNEWS.com Polres Jepara | Dalam momentum peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Gedung Wanita Jepara, pada Senin (21/4/2025). Direktur Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, S.I.K., M.Si., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi dan edukasi RISE AND SPEAK: Berani Bicara, Selamatkan Sesama.

Acara ini juga dihadiri Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso yang diwakili oleh Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, serta perwakilan instansi pemerintahan dan penegak hukum hingga narasumber, dengan tujuan menggelorakan semangat keberanian masyarakat untuk bicara, bertindak, dan melindungi kelompok rentan dari tindak kekerasan.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Nurul Azizah mengatakan, “Hari ini, dari Jepara, kita nyatakan bersama bahwa membiarkan kekerasan berarti mengingkari semangat Kartini. Mari kita hadirkan solusi, bukan hanya simpati. Jadilah pelaku perubahan, bukan penonton penderitaan,” tegasnya.

Direktur PPA dan PPO menjelaskan, bahwa paradigma penanganan kasus kekerasan kini telah bergeser. Tidak lagi semata fokus pada penegakan hukum, melainkan pada pendekatan yang inklusif, berperspektif gender, serta mengedepankan keadilan bagi korban.

“Penanganan kasus tidak cukup hanya dengan proses hukum. Kita perlu pendekatan yang berempati, berkeadilan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan, keprihatinan atas tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual terhadap anak, serta pernikahan dini di wilayah Jepara. Oleh karena itu, Brigjen Nurul mendorong peran aktif lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga lembaga pendidikan.

Direktur PPA dan PPO merinci sejumlah langkah nyata yang dapat dilakukan bersama, seperti penguatan posko aduan di desa, edukasi melalui posyandu dan tempat ibadah, penyediaan pojok konseling di sekolah, hingga pelatihan ‘Ayah Hebat dan Ibu Cerdas’ bagi keluarga di komunitas.

“Semua pihak perlu menyadari: diam berarti membiarkan. Dan pembiaran hanya akan mewariskan trauma antar generasi. Mari cegah kekerasan dimulai dari diri sendiri-ubah cara berpikir, berbicara, dan bertindak,” ajaknya.

Mengakhiri sambutan, Brigjen Nurul memberikan apresiasi kepada Polda Jawa Tengah, Polres Jepara, dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kampanye RISE AND SPEAK dapat menjadi gerakan lintas batas yang menyatukan langkah dan nurani dalam membangun bangsa yang aman dan bermartabat.

(Singgih)

Terdakwa Tunggal Staf Humas Bank Sumut 6,5 tahun di Vonis Selewengkan Dana Publikasi

YUTELNEWS.com | Medan,- Rini Rafika Sari, staf di Public Relation (PR) Atau kehumasan PT Bank Sumut periode 2019 hingga Maret 2024, terdakwa tunggal perkara korupsi mencapai Rp.6 miliar Senin petang (21/4/2025) di ruang sidang Kartika Pengadilan Tipikor Medan akhirnya diganjar 6,5 tahun penjara.

Selain itu, warga Jalan Merpati, Dusun VI, Desa Bandar Kalipah, Kecamatan Percir Seituan, Kabupaten Deliserdang tersebut dipidana denda Rp300 juta subsider (bila denda tidak dibayar diganti dengan kurungan) selama 4 bulan.Dari fakta-fakta terungkap di persidangan, majelis hakim diketuai As’ad Rahim Lubis menyatakan sependapat dengan JPU pada Kejaksaan Tinggi Sumut ( kejati sumut)

Terdakwa diyakini telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pasal 2 jo Pasal 18 Ayat (1), (2) dan (3) UU No 20 Tahun 2001 perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana, sebagaimana dakwaan primair.Yakni secara berlanjut tanpa hak dan melawan hukum memperkaya diri sendiri yang mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam hal ini PT Bank Sumut sebesar Rp.6 miliar.Oleh karenanya, Rini Rafika Sari dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti (UP) kerugian keuangan negara sebesar Rp.6 miliar.

Dengan ketentuan, sebulan setelah perkaranya memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, harta benda terpidana nantinya disita dan dilelang JPU. Bila nilainya juga tidak mencukupi menutupi UP tersebut, maka diganti dengan penjara 3 tahun,Baik JPU, terdakwa maupun tim penasihat hukumnya sama-sama memiliki hak untuk pikir-pikir selama 7 hari.

Apakah menerima atau banding atas putusan yang baru dibacakan majelis hakim.Sementara pada persidangan pekan lalu, terdakwa Rini Rafika Sari dituntut JPU agar dipidana 8,5 tahun penjara dan dipidana denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan serta dikenakan UP

sebesar Rp.6 miliar dengan ketentuan serupa, sebulan setelah berkekuatan hukum tetap, dipidana 4 tahun penjara.

Saat diperiksa sebagai terdakwa, Rini Rafika Sari sempat mengajukan pertanyaan kepada tim JPU dan majelis hakim.

“Bagaimana mungkin selama lima tahun sejak 2019 Saya korupsi sendirian? Sementara ada 3 bidang dan tujuh kamar yang harus dilewati untuk permohonan memorandum sampai pencairan kegiatan kehumasan maupun iklan layanan sosial dan pers rilis,” tuturnya.RekayasaDalam dakwaan disebutkan, di tahun 2019, atasan langsung terdakwa adalah Sulaiman selaku Pemimpin Bidang PR dan Sekper PT Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar. Rini Rafika Sari telah melakukan proses pencairan dana untuk kegiatan di bidang PR, dengan lebih dulu merekayasa sejumlah dokumen.Antara lain, memorandum persetujuan, memorandum persetujuan pembayaran, invoice dari penyedia dan bukti pendukung pertanggungjawaban atas pengeluaran biaya pembelian langsung. Dokumen dimaksud diteruskannya kepada Sulaiman dan Syahdan Ridwan.

Belakangan terungkap ratusan kegiatan Bidang PR PT Bank Sumut sejak 2019 hingga 2024 tidak bisa dipertanggungjawabkan dan di antaranya beraroma pekerjaan fiktif mengakibatkan kerugian keuangan negara mencapai Rp6.070.723.167.Dengan rincian, Agustus hingga Desember 2019 sebanyak 33 transaksi dengan nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp79.290.000. Tahun 2020 dengan 79 transaksi (Rp410.325.095)Kegiatan di tahun 2021 dengan 57 transaksi (Rp510.001.864) tahun 2022 dengan 90 transaksi (Rp1.185.002.286). Tahun 2023 dengan 165 transaksi (Rp2.651.352.122). Puncaknya, di tahun 2024 dengan 473 transaksi (Rp1.234.741.800).

(Redaksi Rizal hasibuan)

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan oleh Dewi Asmara di Sukabumi

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Anggota MPR RI Dewi Asmara mengadakan sosialisasi mengenai empat pilar kebangsaan di Gedung BK3D Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dihadiri oleh ratusan masyarakat setempat pada, Selasa (22/04/2025).

Dewi Asmara menekankan pentingnya menjaga kedaulatan NKRI dan bangga terhadap Pancasila sebagai nilai luhur,” ujarnya.

Ia mengingatkan,” bahwa Bhineka Tunggal Ika merupakan warisan nenek moyang dan merupakan identitas bangsa Indonesia yang dihormati,” ungkap Dewi.

Dewi Asmara menegaskan tanggung jawab generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan demi keutuhan empat pilar Pancasila dan mengajak masyarakat untuk memahami arti hakiki Pancasila dalam bingkai demokrasi yang berkesatuan.

(Mirna)

Pengelola CV Dagga Handal Prima Bantah Tuduhan Tambang Ilegal Tunjukkan Bukti Izin Resmi

SEMARANG, YUTELNEWS.COM – Pengelola CV Dagga Handal Prima yang berlokasi di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang angkat bicara terkait sejumlah pemberitaan media yang menyebutkan aktivitas tambang miliknya di Jl. Kompol R. Soekamto diduga ilegal.

Reno, selaku pengelola menyayangkan tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa kegiatan tambang yang ia kelola telah mengantongi izin resmi dari pemerintah.

“Saya kaget setelah membaca beberapa media online yang menyebut usaha saya diduga ilegal. Meski hanya dugaan, bagi masyarakat yang kurang memahami bahasa jurnalistik berita seperti itu bisa membentuk opini yang keliru,” ujar Reno saat ditemui di kediamannya pada Senin (21/4/2025).

Ia menjelaskan, izin usaha tambang telah diterbitkan oleh Dinas Penataan Ruang dengan nomor B/3344.2/591/VII/2022 pada 29 Juli 2022 dan berlaku selama tiga tahun. Reno juga menegaskan bahwa alamat yang tercantum dalam surat izin sesuai dengan lokasi tambang di Desa Mangunharjo, “Di surat izin itu juga jelas tertera alamat usaha kami di Desa Mangunharjo,” tambahnya.

Reno berharap agar media dapat memberitakan secara berimbang dan tidak hanya mencari kesalahan tanpa klarifikasi. Ia menyayangkan bahwa sejumlah pemberitaan yang beredar dinilai tidak memberikan ruang untuk memberikan penjelasan.

“Saya ingin menjelaskan kepada para awak media yang memberitakan sepihak terkait lahan tambang yang saya kelola. Biar jelas dan transparan, bukan hanya berita sepihak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Reno menilai pemberitaan tersebut salah sasaran dan berpotensi mencemarkan nama baik karena tidak ada upaya konfirmasi dari media yang bersangkutan.

“Menurut saya, pemberitaan terkait lahan tambang ini salah sasaran. Karena para media tersebut tidak pernah klarifikasi menemui saya di lapangan, jadi malah terindikasi mencemarkan nama baik orang,” pungkasnya.

Ia berharap ke depannya tidak ada lagi pemberitaan yang tidak berimbang dan meminta agar media lebih mengedepankan etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada publik.

(M. Efendi)

Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Perumda Air Minum Tirta Sago

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COMKomisi B DPRD Kota Payakumbuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Perumda Air Minum Tirta Sago, Senin pagi (21/4/2024) di Ruang Rapat Komisi B. RDP tersebut membahas evaluasi realisasi kegiatan tahun 2024 dan rencana kerja tahun 2025.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi B, Hamdi Agus, S.T., didampingi Koordinator Hj. Hurisna Jamhur, S.Pd., Wakil Ketua Afviandi, S.Pt., Sekretaris Ainul Farhan J, serta anggota Komisi B lainnya yaitu Ryan Made Hanesty, S.E., Nasmi, Toa Libra, dan Armen Faindal, S.H.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh dalam pemaparannya menjelaskan sejumlah realisasi kegiatan tahun 2024, di antaranya penambahan jaringan instalasi WTP Batang Agam penanganan kebocoran pipa pemasangan air valve untuk manajemen tekanan serta rekondisi water meter pelanggan. Selain itu, pihaknya juga tengah menyelesaikan perpanjangan perjanjian Batak Tabik untuk periode 2025/2029 dan mengikuti proses persidangan terkait sumber Batang Tabik.

Namun demikian, jumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sago pada 2024 mengalami penurunan menjadi 33.847 pelanggan, dari sebelumnya 34.424 pelanggan pada 2023. Direktur Utama menjelaskan penurunan tersebut salah satunya disebabkan oleh berkurangnya debit air, yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan daerah tersebut.

“Kita terus berupaya memaksimalkan sumber air yang ada, terutama saat momentum lebaran di mana konsumsi air meningkat hingga empat kali lipat dari hari biasa,” ujar Direktur Utama.

Dalam rapat, beberapa anggota Komisi B menyampaikan catatan dan pertanyaan. Afviandi, S.Pt., mengungkapkan meskipun laporan tampak baik masyarakat masih banyak mengeluhkan distribusi air yang tidak optimal. Ainul Farhan J mempertanyakan penyebab penurunan jumlah pelanggan sementara Toa Libra menyoroti kebijakan denda bagi pelanggan di tengah pelayanan yang belum maksimal.

“Kalau kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi, sebaiknya kebijakan denda bisa dipertimbangkan kembali agar lebih menguntungkan masyarakat,” tegas Toa Libra.

Anggota Komisi B lainnya, Armen Faindal, S.H., juga meminta agar laporan keuangan tiga tahun terakhir dilampirkan secara lengkap. Sementara itu, Ryan Made Hanesty, S.E., menyoroti ketiadaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Perumda Air Minum Tirta Sago pada tahun 2020. Kepala Bagian Keuangan perusahaan menjelaskan hal tersebut akibat kebijakan penggratisan air bagi masyarakat berpenghasilan menengah saat pandemi Covid-19.

Ketua Komisi B, Hamdi Agus, S.T., dalam penutupannya menekankan bahwa sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama, disertai pertanggungjawaban yang baik.

“Pelayanan adalah hal yang utama dalam BUMD, dan tanggung jawab atas pelayanan tersebut juga harus berjalan dengan maksimal,” ujar Hamdi.

Rapat ditutup dengan sejumlah rekomendasi kepada Perumda Air Minum Tirta Sago untuk segera mengakomodasi aspirasi masyarakat, memperbaiki layanan, serta meningkatkan kinerja dalam menghadapi tantangan distribusi air bersih di Kota Payakumbuh.

(Rilis DPRD)

(MMD)

Komisi A DPRD Kota Payakumbuh Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama Koordinator PSM Seluruh Payakumbuh

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Komisi A DPRD Kota Payakumbuh menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Koordinator Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari seluruh kelurahan se-Kota Payakumbuh. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 DPRD Kota Payakumbuh, Senin pagi (21/4/2025).

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi A Sri Joko Purwanto didampingi Koordinator Komisi A, Erlindawati, serta dihadiri oleh delapan anggota Komisi A yakni Sri Joko P, Irman Dt Sati, Boy Sandi, Firman Salasa, Capt. Harmen, Heri Iswandi, Irmaizar, dan Erlindawati sendiri. Sebanyak 50 orang PSM turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Sri Joko Purwanto menyampaikan pentingnya keberadaan PSM sebagai tokoh masyarakat yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial di lapangan. Ia juga menegaskan bahwa rapat kali ini bertujuan mendengar langsung aspirasi serta permasalahan yang dihadapi PSM dalam pelaksanaan tugas.

“Kami membutuhkan informasi dari Bapak dan Ibu sekalian terkait kebutuhan serta persoalan yang dihadapi di lapangan. Walaupun tidak semua bisa langsung mendapat solusi hari ini, kami berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan yang diterima,” ujar Ketua Komisi A tersebut.

Koordinator Komisi A, Erlindawati, dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh PSM dan mendorong agar semua menyampaikan masukan demi perbaikan layanan sosial di Kota Payakumbuh.

Sejumlah perwakilan PSM menyampaikan berbagai keluhan di antaranya terkait pemangkasan anggaran, minimnya tali asih, keterbatasan fasilitas kerja, dan penanganan masalah sosial seperti anak punk serta masalah pendidikan. Retno Febri Rastuti dari Kelurahan Tanah Mati mempertanyakan penanganan anak punk yang belum tuntas serta pengurangan anggaran PSM. Sementara Purwanti dari Kelurahan Nunang Daya Bangun berharap adanya bantuan modal usaha dan pengembalian tali asih yang pernah diterima.

Hasra Nika menyampaikan harapannya agar anggota DPRD lebih objektif dalam menerima laporan masyarakat terkait kinerja PSM.

“Kami berharap ada penelusuran terhadap persoalan yang terjadi, bukan serta merta menyalahkan kami,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi A, Heri Iswandi Dt Muntiko Alam, menyatakan pentingnya RDP sebagai wadah mendengarkan keluhan PSM. Ia mengusulkan agar RDP serupa digelar secara berkala setiap enam bulan. Firman Salasa menambahkan, pentingnya verifikasi data terkait permasalahan sosial di masyarakat.

Sementara itu, Capt. Harmen, M.Mar., menyatakan pihaknya akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan PSM melalui pembicaraan dengan dinas terkait. “Kami akan berusaha mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan Bapak dan Ibu semua,” ucapnya.

Anggota Komisi A lainnya, Sri Joko P, menekankan perlunya dasar hukum terkait pemberian tali asih, sementara Boy Sandi menyatakan dukungannya untuk pengadaan seragam bagi seluruh PSM Kota Payakumbuh.

Sebagai penutup, Erlindawati menyampaikan bahwa pengurangan anggaran bukan disengaja melainkan akibat kebijakan pemerintah pusat.

“Kami memahami keresahan yang disampaikan. Masukan dari Bapak dan Ibu akan kami tindaklanjuti untuk dicarikan jalan keluar bersama,” ujarnya.

Rapat ditutup dengan kesimpulan bahwa seluruh keluhan dan usulan dari PSM akan diupayakan untuk ditindaklanjuti dan dicari solusinya melalui koordinasi lintas sektor.

(Rilis DPRD)

(MMD)

Anggota MPR RI Dewi Asmara Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada Masyarakat di Gedung BK3D Cibadak Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Ratusan Masyarakat Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, digembleng tentang wawasan empat pilar kebangsaan oleh anggota MPR RI Komisi Partai Golkar Dewi Asmara di gedung BK3D Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa, (22/4/2025).

 

“Hari ini kita sengaja undang para Masyarakat penerus bangsa untuk sharing dan memberikan wawasan tentang keteguhan terhadap empat pilar, bahwa kita harus bisa memperteguh kedaulatan NKRI agar terjaga,”ujar Anggota MPR RI Dewi Asmara.

Menurut Dewi Asmara Masyarakat masa kini harus bangga bahwa butiran Pancasila karena memiliki nilai luhur bagi kehidupan bangsa dan bernegara.

“Artinya Bhineka Tunggal Ika adalah warisan nenek moyang para pejuang bangsa, hingga saat ini di mata negara bangsa Indonesia adalah bangsa yang disegani,” jelasnya.

Dewi Asmara mengungkapkan, untuk itu sebagi penerus-penerus bangsa harus bisa menjaga dan meneruskan perjuangan para pahlawan dalam keutuhan empat pilar Pancasila.

“Ini salah satu tugas kami sebagai Anggota MPR RI untuk menyampaikan aplikasi berdemokrasi yang bebas dalam persatuan dengan mengedepan yang ada dalam isi empat pilar, “katanya.

 

Dewi Asmara berharap, dengan sosialisasi empat pilar saat ini kepada Masyarakat bisa menjadikan demokrasi Pancasila yang mengedepankan Bhineka Tunggal Ika.

“Meski dalam demokrasi kita berbeda-beda pendapat tapi kita harus mengedepankan kesatuan agar tunas dan melatih bangsa Masyarakat bisa melihat arti Pancasila yang sesungguhnya,” tandasnya.

Reporter : Mirna

Momentum Hari Kartini; Polwan Polresta Banyuwangi Dampingi Warga Tanam Seledri di Polybag Dukung Ketahanan Pangan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dengan pemanfaatan lahan pekarangan, Polisi Wanita (Polwan) Polresta Banyuwangi Polsek Kota mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan sebagai solusi nyata dalam meningkatkan ketersediaan pangan sehat dan bergizi. Pada Senin (21/4/2025)

Dimomentun Hari Kartini, Polwan Polresta Banyuwangi Terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan pemdampingan dan monitoring pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk ditanami seledri di polybag oleh Bu Siti di Kelurahan Sobo Banyuwangi.

Kapolsek Bamyuwangi AKP Hendry Christianto,S.Sos. mengatakan bahwa Anggota Polwan Brigadir Sulis melakukan monitoring dan pendampingan warga dengan budi daya Seledri dilahan pekarangan rumahnya dengan mengunakan media Polybag.

Brigadir Sulis juga memberikan motivasi kepada dan memberikan solusi terkait hambatan yang dialami warganya dan semoga hal yang baik ini bisa di kembangkan oleh warga lain,” ujarnya

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa program ini dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, dengan dukungan dari berbagai pihak.

“Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga memastikan setiap warga memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi. Kami juga mendorong pemanfaatan pekarangan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapolresta Banyuwangi menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas akan mendampingi warga untuk pengembangan tanaman seledri yang di kembangkan dipekarangan dengan harapan dapat memberikan manfaat.”tambahnya

Pemilik tanaman seledri Bu Siti mengaku senang dan terbantu atas peranan pak Bhabinkamtibmas yang langsung sambang untuk memantau tanaman Seledri dilahan pekarangannya.

Kami terbantu atas peranan Bu Sulis dari Polsek Kota Banyuwangi yang telah memberikan pendampingan kepada kami,” ujarnya

Dengan pemanfaatan lahan Pekarangan semaksimal mungkin, dapat menjadi solusi efektif dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Tim Red)

Hari Kartini 21 April 2025: Ketika Langit dan Perempuan Menari dalam Harmoni Kosmik

YUTELNEWS.com | Tiga Fenomena dalam Satu Hari:Tanggal 21 April selalu spesial bagi Indonesia—hari di mana kita merayakan R.A. Kartini, sang pelopor emansipasi perempuan. Namun tahun 2025,hari ini menjadi istimewa bukan hanya karena makna historisnya, tetapi juga karena langit sedang menari dalam harmoni yang langka:

1.Konjungsi Saturnus – Planet penguji karma dan disiplin bersatu dengan Matahari.

2.Elongasi Maksimum Merkurius– Planet komunikasi dan kebijaksanaan mencapai titik terjauh dari silau sang surya.

3.Hari Kartini– Perayaan kebangkitan kesadaran perempuan khususnya membentuk kesadaran kolektif.

Apa pesan semesta di balik pertemuan tiga energi besar ini?

1. Kartini & Saturnus: Perempuan sebagai Guru Karma

Saturnus (Shani dalam astrologi Hindu) adalah simbol disiplin, struktur, dan hukum karma.Dalam konteks Hari Kartini,energi Saturnus mengingatkan kita pada perjuangan Kartini yang:

-Melawan struktur feodal yang membelenggu perempuan Jawa di masanya&masa sekarang.

-Berkorban demi generasi mendatang—sebuah bentuk “karma baik” yang terus berbuah hingga kini.

-Mengajarkan kesabaran (nilai Saturnus) melalui surat-suratnya yang ditulis dalam kesunyian.

Surat-surat Kartini adalah ‘cahaya Saturnus’—tulisan yang lahir dari ujian, tetapi justru menerangi jalan perubahan.”

Pertanyaan Reflektif:

-Apa “rantai karma” modern yang masih membelenggu perempuan&masyarakat hari ini?

-Bagaimana kita bisa menggunakan disiplin Saturnus untuk melepaskannya?

2. Merkurius&Suara Perempuan yang Sempat Terbungkam

Merkurius, sang planet komunikasi dan intelektual, sedang dalam elongasi terbesar—artinya suara-suara yang selama ini tenggelam kini punya ruang untuk didengar.Ini selaras dengan perjuangan Kartini yang:

-Memiliki pikiran brilian, tetapi awalnya terpenjara oleh tradisi.

-Menulis sebagai bentuk pemberontakan—seperti Merkurius yang membawa pesan semesta ke dunia manusia.

-Mengajarkan bahwa pena (komunikasi) bisa lebih tajam dari pedang.

Fenomena Kini:

Di era digital 2025, di mana algoritma seringkali meminggirkan suara perempuan,elongasi Merkurius mengingatkan kita untuk:

-Berani berbicara jujur, sekalipun tak populer.

-Mendengar lebih dalam karena di balik elongasi Merkurius, ada ajaran:kadang kebenaran justru terdengar jelas saat kita menjauh dari kebisingan.

3. Tiga Pesan Kosmik untuk Perempuan Modern

a. “Ujilah Dirimu” (Saturnus)

-Seperti Kartini yang berani mengkritik tradisi, saatnya mengevaluasi:

– Apakah kita sudah bebas,atau justru terpenjara oleh standar baru (like, followers, beauty myth)?

Apa yang perlu “dilepas” agar lebih autentik?

b. “Sampaikan Kebenaranmu” (Merkurius)

-Gunakan media sosial, seni, atau tulisan bukan untuk pencitraan, tapi untuk menyuarakan perubahan seperti Kartini dengan surat-suratnya.

c. “Satukan Langit dan Bumi” (Kartini)

– Kartini bukan hanya pejuang gender,beliau juga pencinta alam (suratnya sering menggambarkan keindahan Jawa).Di 2025,di mana krisis ekologis makin nyata, semangat Kartini mengajak perempuan untuk memimpin gerakan harmoni dengan bumi.Terjadinya evolusi jiwa,habis gelap terbitlah terang.

Kartini,Saturnus,dan Merkurius Berbisik

Di hari di mana:

-Saturnus mengingatkan kita akan tanggung jawab,

-Merkurius membisikkan cara menyampaikannya,

-Kartini menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari keberanian satu suara.

“Selamat Hari Kartini 2025 hari di mana langit dan bumi bersaksi:perempuan adalah mitra sejati evolusi manusia.teleskop dan perempuan mikroskop semesta mereka melihat yang jauh (masa depan) dan yang kecil (isu tersembunyi), lalu mengubahnya menjadi aksi.”

Selamat Hari Kartini 2025 hari di mana langit dan bumi bersaksi: perempuan adalah mitra sejati evolusi manusia.

Ditulis di bawah konjungsi Saturnus & elongasi Merkurius

“Bintang-bintang tak pernah membatasi langit—dan Kartini mengajarkan kita untuk tak pernah membatasi diri.

(Singgih)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Peringati Hari Kartini, Dewan Teddi Setiadi Apresiasi Peran Perempuan

YUTELNEWS.com | Sukabumi,– Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddi Setiadi bersama segenap pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan Indonesia, khususnya para perempuan hebat di Kabupaten Sukabumi. Senin,(21/04/2025).

Teddi Setiadi menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini merupakan tonggak penting dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, dan nilai-nilai tersebut harus terus dilestarikan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, sosial, hingga politik. Kami di DPRD Kabupaten Sukabumi sangat mendukung terwujudnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan yang berkeadilan,” ujar teddi Setiadi.

Ia juga menambahkan bahwa Hari Kartini bukan hanya momentum peringatan, tetapi menjadi pengingat pentingnya perjuangan menuju keadilan sosial dan kesetaraan hak.

Dalam suasana peringatan Hari Kartini yang berlangsung hangat dan penuh semangat, DPRD Kabupaten Sukabumi turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat Kartini sebagai inspirasi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih inklusif dan maju.

“Semangat Kartini adalah semangat perubahan. Kami berharap para perempuan di Kabupaten Sukabumi terus menjadi agen perubahan dan terus berkontribusi dalam membangun daerah,” tutupnya.

Mirna

Pemdes  Sukadamai Gelar Musdessus Bentuk Kopdes Merah Putih

YUTELNEWS.com | Cantayan – Pemdes Sukadamai, Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi, menggelar Musdessus percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Aula balai desa setempat pada Kamis, (17/4/2025).

Kades Sukadamai Rudi Hartono mengatakan Musdessus diikuti unsur perangkat desa, BPD, LPMD, RT/RW, Karangtaruna, TP PKK, Linmas, Poktan,Gapoktan ,Bumdes,tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pendidikan.

Desa Sukadamai mengawali pelaksanaan Musdessus dalam rangka pembentukan koperasi desa Merah Putih untuk kali pertama di Kabupaten Sukabumi.

“Dasar pelaksanaan Musdessus adalah Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musdes. Dimana  Musdes yang menyelenggarakan pemerintah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” kata Rudi Hartano.

Kepala Desa Sukadamai Rudi Hartono mengatakan Musdessus digelar dalam mendukung upaya percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Upaya percepatan ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang ditandatangani pada tanggal 27 Maret 2025.

Koperasi Desa Merah Putih adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan berkelanjutan dan pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2025

Beberapa agenda dalam Musdessus tersebut, adalah pembentukan kelembagaan koperasi, penyertaan modal koperasi dan kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih.

Nantinya, dia menambahkan kepengurusan koperasi akan diisi oleh masyarakat desa setempat. Pihaknya menargetkan Koperasi Desa Merah Putih Desa Sukadamai terbentuk pada akhir bulan ini.

“Musdessus berjalan lancar selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pembentukan kelembagaan sampai nanti kepengurusan koperasi. Target kami di akhir bulan ini selesai,” katanya.

Reporter : Mirna

 

Jalan Rusak di Jantung Sedanau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

YUTELNEWS.com – Natuna
Sedanau Natuna 20 April 2025-
Kerusakan parah yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, kini menjadi sorotan serius masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama menuju pusat pasar ini tak hanya rusak, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan setiap harinya.

Pantauan awak media di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan, khususnya di kawasan simpang empat poros utama Sedanau. Aspal yang mengelupas, besi cor yang patah, hingga permukaan jalan yang tidak rata menjadi pemandangan sehari-hari di sana.

Sekitar pukul 07.15 pagi
beberapa minggu lalu sudah ada pengendara motor yang saling bertabrakan di sini. Untungnya tidak sampai memakan korban jiwa. Tapi sampai kapan kita harus menunggu sebelum ada tindakan nyata dari pemerintah?” keluh seorang warga yang ditemui di lokasi.

Kerusakan jalan ini tak hanya menyulitkan pengendara roda dua, tapi juga membuat kendaraan roda tiga seperti Tosa dan mobil sulit melintas. “Kalau dilewati kendaraan berat, jalannya goyang. Itu karena struktur di bawahnya sudah rusak parah, besi lantai cornya putus dan hancur,” tambah warga lainnya.

Situasi ini jelas mengganggu aktivitas warga, terutama karena lokasi kerusakan berada di titik vital pusat ekonomi masyarakat Sedanau. Jalan tersebut merupakan jalur utama yang setiap harinya dilalui pedagang, pembeli, pelajar, hingga kendaraan pengangkut barang.

Masyarakat setempat meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera turun tangan memperbaiki jalan rusak tersebut. Mereka berharap ada perhatian serius sebelum jatuh korban jiwa.

“Kami tidak ingin hanya jadi berita setelah ada korban. Tolong segera diperbaiki. Ini jalan utama, bukan jalan kecil di pelosok,” tegas seorang tokoh masyarakat.

Seruan ini menjadi tamparan bagi pihak terkait agar lebih tanggap terhadap kondisi infrastruktur yang membahayakan warganya. Warga berharap, bukan hanya janji, tapi aksi nyata demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Desa Tertua di Kecamatan Cipeundeuy, Pemdes Nanggeleng Peringati Milangkala Ke 235 Tahun

YUTELNEWS.com | Kab.Bandung Barat,- Pemerintah Desa (Pemdes) Nanggeleng, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, menggelar acara Milangkala (Ulang Tahun) yang Ke 235 Tahun. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipendeuy, (KBB). Minggu, (20/04/2025).

Desa Nanggeleng merupakan Desa tertua yang ada di Kecamatan Cipeundeuy. Desa Nanggeleng berdiri sejak Tahun 1700 M, sebagai desa paling tua di wilayah Kecamatan Cipendeuy, kini menginjak usia Ke- 325 Tahun.

Selain itu, Desa Nanggeleng terkenal dengan Kekayaan Budaya dan Kearifan Lokal. Sebelum menggelar acara Milangkala, terlebih dahulu Pemdes Nanggeleng berziarah akbar ke makam pendirian karomah kasepuhan Rd. Arsa Wiraksadireja dan ke makam tokoh kasepuhan di Kedusunan Nanggeleng.

Acara Milangkala Ke-325 tersebut mengusung tema” Rancage Dina Ngurus Lembur, Nata Desa, Miara Seni Budaya, Ngembangken Potensi Agrowisata” dengan demikian acara tersebut tidak hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga membangkitkan inspirasi untuk terus melangkah maju.

Acara Milangkala tersebut di hadiri langsung oleh, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kapolsek Cipeundeuy dan Danramil Cipeundeuy dan tamu undangan lainnya.

Oteng Sutisna, selaku Kepala Desa Nanggeleng menyampaikan rasa syukurnya karna acara tersebut berjalan dengan lancar dan di sambut oleh antusiasme masyarakat.

“Milangkala desa Nanggeleng yang ke 325 ini, allhamdulilah disambut dengan antusias oleh masyarakat, untuk mendoakan kepada leluhur yang telah mendirikan Desa Nanggeleng dari 1700 M,”ucap Kepala Desa.

“Alhamdulillah para sesepuh yang telah mendirikan Desa Nanggeleng. Sekarang telah memperingati hari jadi Desa Nanggeleng yg ke 2 di masa pemerintahan saya,” tambahnya.

Oteng Sutisna juga menjelaskan bahwa, Masyarakat semua ikut serta dengan begitu antusiasnya. Sebanyak 2000 orang ikut menghadiri milangkala atau hari jadi desa Nanggeleng ini.

Menurutnya acara milangkala tersebut di isi dengan bermacam-macam perlombaan yang pesertanya berasal dari 16 RW, 67 RT.

“Acara kegiatan milangkala ini di isi dengan berbagai acara perlombaan yang diikuti oleh ibu-ibu kader dan masyarakat setempat di lingkungan desa nanggelang yang berjumlah 16 RW dan 67 Rt. Semuanya ikut serta untuk mengikuti hari jadi desa nanggeleng, adapun perlombaan yang di selenggarakan antara lain, lomba gerak jalan santai, lomba pencak silat, lomba senam, dan lainnya,”jelasnya kembali.

Oteng Sutisna berharap untuk kedepannya mudah-mudahan Desa Nanggeleng lebih maju lagi dan lebih antusias lagi untuk memperingati hari besar dan bersejarah ini.

“Harapan buat kedepan mudah mudahan desa nanggeleng lebih maju lagi lebih antusias lagi untuk memperingati hari besar dan bersejarah dari peninggalan leluhur nenek moyang kita yang telah berjuang untuk mendirikan desa Nanggeleng.” Pungkasnya.

DY

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.