YUTELNEWS.com – KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang seimbang, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (14/01/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan yang telah ditetapkan sebagai penerima Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Kuantan Mudik. Program ini menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK, serta balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Ridwan Butar Butar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah pusat dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Menurutnya, pemenuhan gizi sejak usia dini sangat menentukan kualitas kesehatan dan kecerdasan anak di masa depan. Oleh karena itu, Polri memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut agar berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Kuantan Mudik dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dari beberapa yayasan. Menu makanan yang disajikan telah disesuaikan dengan standar gizi, di antaranya nasi putih, lauk pauk berupa ikan lele goreng tepung atau ayam goreng lengkuas, tahu goreng, sayuran segar maupun tumis sayur, serta buah-buahan seperti salak dan pisang.
Program ini menjangkau ribuan penerima manfaat yang tersebar di berbagai satuan pendidikan dan posyandu. Total penerima manfaat di wilayah Kecamatan Kuantan Mudik mencapai lebih dari empat ribu orang, yang terdiri dari peserta didik, tenaga pendidik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Kapolres Kuansing melalui Kapolsek Kuantan Mudik menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program nasional. Polsek Kuantan Mudik melakukan monitoring langsung guna memastikan pendistribusian makanan berjalan tertib dan diterima oleh pihak yang berhak.
Monitoring kegiatan di lapangan dilakukan oleh AIPTU Roni Pasla, S.H., selaku Ps Kanit Intelkam Polsek Kuantan Mudik. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.
Program Makan Bergizi Gratis ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah, tenaga pendidik, serta masyarakat. Diharapkan melalui program ini kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda di Kecamatan Kuantan Mudik dapat terus meningkat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas di masa mendatang.
Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)
NEWS
Lapas Narkotika Rumbai Terima Kunjungan Tim Kantor Wilayah Kerja Kementerian HAM Riau
YUTELNEWS.com
Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai Menerima Kunjungan dari Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kerja Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Riau pada hari Selasa (13/1/2026). Kunjungan ini dalam rangka silahturahmi dan peninjauan lokasi Kanwil HAM pada lahan depan Lapas Narkotika Rumbai.
Dari Tim Kemenham Wilayah Kerja Riau, Koordinator Bidang IDP HAM, Mex Mahdy dan Koordinator Bidang PDK HAM, Jenni Manalu serta Jajaran disambut dengan hangat oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Ade Kurniawan dan Kepala Urusan Umum, Andy Ilham serta jajaran.
Peninjauan ini dilakukan guna melihat komposisi lahan, kontur tanah serta akses menuju lokasi. Hal ini erat kaitannya dengan mobilitas dan aktivitas nantinya guna menyederhanakan proses pembangunannya.
(Desi Kabiro)
Perkuat Layanan Pertanahan, 21 Camat Sukabumi Dilantik sebagai PPATS
YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi mendapatkan tugas baru sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). Hal itu pasca dilantiknya mereka oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan di Pendopo Sukabumi, Rabu, 14 Januari 2026.
Proses pelantikan tersebut disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Berdasarkan data yang dihimpun, 21 camat yang dilantik berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten, Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional.
“Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Selain itu, jalin sinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah.
“Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi.
“Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.
Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
“PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,” bebernya
Di sisi lain, dirinya pun meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah.
“Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik. Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” ajaknya.
Sebanyak 21 camat di Kabupaten Sukabumi mendapatkan tugas baru sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS). Hal itu pasca dilantiknya mereka oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan di Pendopo Sukabumi, Rabu, 14 Januari 2026.
Proses pelantikan tersebut disaksikan langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Berdasarkan data yang dihimpun, 21 camat yang dilantik berasal dari Kecamatan Purabaya, Bojonggenteng, Cikembar, Caringin, Sukabumi, Kadudampit, Kalapanunggal, Sagaranten, Cidolog, Pabuaran, Simpenan, Bantargadung, Gegerbitung, Kalibunder, Waluran, Cireunghas, Cisolok, Warungkiara, Parungkuda, Kabandungan, dan Cibitung.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengatakan, camat memiliki tugas baru pasca dilantik sebagai PPATS. Berkaitan hal tersebut, sekda berpesan agar memberikan layanan prima dan profesional.
“Laksanakan tugas pembuatan akta tanah dengan jujur, teliti, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Selain itu, jalin sinergi dengan BPN agar setiap peralihan hak atas tanah sesuai aturan yang berlaku. Tak hanya itu saja, jaga pula integritas sebagai aparatur pemerintah.
“Camat sebagai PPATS harus patuh pada kode etik dan aturan yang berlaku. PPATS harus menjadi solusi bagi permasalahan agraria,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi Wendi Isnawan mengatakan, PPATS ini bekerja di lingkup kecamatan. Hal itu berbeda dengan PPAT yang ruang kerjanya mencakup seluruh Kabupaten Sukabumi.
“Meskipun luang lingkupnya kecamatan, namun tetap PPATS merupakan mitra Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi untuk melayani masyarakat,” ungkapnya.
Bahkan PPATS pun berperan penting dalam memberikan kepastian hukum pertanahan. Termasuk berperan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Sukabumi.
“PPATS ini merupakan amanah mulia yang diberikan untuk melayani masyarakat di bidang pertanahan.Namun perlu diingat, terdapat kode etik yang harus dipatuhi setelah menjadi PPATS,” bebernya
Di sisi lain, dirinya pun meminta PPATS tersebut dapat membantu Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program strategis nasional, PTSL, redistribusi tanah, hingga sertipikasi tempat ibadah.
“Bantu kami pula dalam menyosialisasikan kepada masyarakat terkait sertipikat yang berbasis elektronik. Mari kita bangun Sukabumi menjadi lebih maju dan modern,” ajaknya.
Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )
Diminta Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri Cabut Izin SPBU 14.283.6109 Diduga Kuat Kerap Layani Pelangsir
Pelalawan – yutelnews.com ||
Pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIB, sejumlah konsumen lain yang baru pulang dari Dundangan mendapati antrean kendaraan mencurigakan di SPBU 14.283.6109 PT KSO Pangkalan Kerinci, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera menuju Desa Kemang, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tidak jauh dari Kantor Polres Pelalawan.
Berdasarkan dokumentasi yang diperoleh di lokasi, aktivitas pengisian BBM tersebut terekam pada Selasa, 13 Januari 2026 sekitar pukul 03.06 WIB, di titik koordinat 0,3668 LU dan 101,8849 BT. Foto menunjukkan salah satu dispenser BBM dengan kode 135, yang berada dalam kondisi aktif pada waktu kejadian.
Menurut keterangan konsumen lain bernama Juni di lokasi, terdapat empat unit kendaraan yang mengantri, di antaranya satu unit colt diesel berkepala kuning dengan tenda hitam, satu unit colt diesel warna kuning, serta satu unit truk dengan kepala dan bak berwarna kuning. Seluruh kendaraan tersebut diduga mengantri untuk mengisi BBM jenis solar.
Di tengah antrian itu, terlihat satu unit mobil Toyota Fortuner berwarna hitam yang melakukan pengisian BBM dalam durasi tidak wajar. Konsumen lain menyebut proses pengisian berlangsung hampir 30 menit. Pada layar dispenser BBM yang terdokumentasi, terlihat nominal transaksi mencapai sekitar Rp238.340, meski jenis dan volume BBM yang diisikan tidak dapat dipastikan secara resmi.
Merasa janggal, Juni kemudian mencoba meminta penjelasan kepada petugas SPBU. “Bang, Fortuner itu ngisi berapa? Kok hampir setengah jam,” tanya seorang konsumen. Namun, petugas SPBU justru mengarahkan agar pertanyaan tersebut disampaikan langsung kepada sopir kendaraan.
Ketika konsumen lain mencoba mendatangi sopir Fortuner untuk meminta klarifikasi, situasi berubah. Seluruh pihak yang berada di sekitar SPBU, termasuk kendaraan yang sebelumnya mengantri, mendadak membubarkan diri. Upaya konfirmasi kepada sopir maupun petugas SPBU tidak berhasil karena mereka meninggalkan lokasi.
Tak lama berselang, sebuah mobil L300 bertenda melintas di depan SPBU dan kemudian berhenti, salah satu warga dan awak media yang ada di lokasi meminta keterangan. “Bang, minyak dari mana?” tanya wartawan kepada sopir. Sopir yang mengaku bernama Sapri menjawab, “Dari SPBU PT KSO, Bang.”
Dalam percakapan lanjutan, wartawan kembali bertanya, “Biasanya angkut berapa banyak?” Sapri menjawab, “Biasanya dua ton, Bang. Tapi sudah dua hari ini belum penuh.” Pernyataan tersebut memunculkan dugaan adanya distribusi BBM dalam jumlah besar.
Saat ditanya mengenai pihak pemilik atau penanggung jawab pengangkutan BBM, Sapri mengaku tidak mengetahui secara pasti.
“Bosnya saya tidak tahu, Bang. Saya cuma antar ke gudang Pasir Putih. Di sana katanya yang punya namanya Bule,” ujarnya kepada wartawan.
Setelah kejadian tersebut, seluruh kendaraan yang sebelumnya terlihat mengantri tidak lagi berada di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola SPBU PT KSO Pangkalan Kerinci.
Sementara hasil konfirmasi kepada Polres Pelalawan melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata, S.Tr.K., S.IK, belum memberikan respon.
Dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi tersebut. Tim Redaksi media ini menegaskan bahwa seluruh informasi disajikan berdasarkan keterangan konsumen di lokasi dan dokumentasi visual, serta tetap membuka ruang klarifikasi demi memenuhi prinsip keberimbangan dan asas praduga tak bersalah.|| TIM
Rutan Batam Pastikan Aman Dan Kondusif, Karutan Kontrol Blok Hunian Dan Sapa Warga Binaan
YUTELNEWS.com | Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIA Batam didampingi Kepala Pengamanan Rutan (KPR) melaksanakan kontrol langsung ke sejumlah blok hunian warga binaan, sebagai upaya memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap aman dan kondusif, Selasa, [13/01].
Dalam kegiatan tersebut, Karutan Batam bersama Kepala Pengamanan Rutan meninjau kondisi blok hunian, kebersihan lingkungan, serta sarana dan prasarana pendukung keamanan. Selain itu, Karutan juga menyapa dan berdialog langsung dengan warga binaan untuk mendengarkan aspirasi, masukan, maupun keluhan terkait pelayanan dan pembinaan di dalam rutan.
Kepala Rutan Batam, fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa kontrol rutin ini merupakan bagian dari komitmen jajaran Rutan Batam dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan humanis. Kehadiran pimpinan bersama jajaran pengamanan di blok hunian diharapkan mampu memberikan rasa aman, baik bagi warga binaan maupun petugas.
“Dengan melakukan kontrol langsung, kami dapat memastikan kondisi rutan tetap aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Karutan Batam.
Sementara itu, Kepala Pengamanan Rutan menegaskan bahwa jajaran pengamanan akan terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan, sehingga pelaksanaan pembinaan di Rutan Batam dapat berjalan secara optimal. /Red
Pelatihan Penjamah Makanan, SPPG Batununggal Pastikan Layanan Gizi Aman dan Berkualitas
YUTELNEWS.com | Batununggal, Sukabumi – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batununggal menggelar Pelatihan Penjamah Makanan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui LLHS (Laboratorium Lingkungan Hidup dan Sanitasi) sebagai upaya memastikan layanan pemenuhan gizi yang aman, higienis, dan berkualitas bagi masyarakat.Selasa ( 13/01/2026 ),
Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Haji Boy, yang memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas layanan gizi di SPPG Batununggal.
Kehadiran Haji Boy menjadi bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam mendukung penguatan standar keamanan pangan bagi penerima manfaat.
Pelatihan diikuti oleh para penjamah makanan dan petugas dapur. Tim LLHS Dinas Kesehatan menyampaikan materi terkait higiene sanitasi, keamanan pangan, pengolahan dan penyajian makanan yang baik, serta pencegahan kontaminasi makanan.
Sebagai hasil dari pelatihan tersebut, para peserta yang dinyatakan memenuhi standar diberikan Sertifikat Penjamah Makanan sebagai bukti kompetensi dan kelayakan dalam mengelola makanan sesuai ketentuan kesehatan.
SPPG Batununggal menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga mutu layanan pemenuhan gizi, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program gizi yang dijalankan.
Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )
Desa Warnajati Bersiap Jadi Sentra Domba Garut Unggul dan Agribisnis Terpadu
SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Desa Warnajati memiliki potensi untuk menjadi pusat domba Garut unggul dan agribisnis pada, Selasa (13/01/2026)
Dua kelompok peternak lokal telah berhasil mengembangkan budidaya domba ini secara berkelanjutan, didukung oleh ketersediaan rumput odot berkualitas tinggi.
Rumput ini tidak hanya cukup untuk peternak lokal, tetapi juga dipasarkan hingga ke Taman Safari.
Selain peternakan, desa ini juga dikenal sebagai penghasil durian dan cempedak dengan kualitas yang sangat baik.
Sinergi antara peternakan, pakan ternak, dan hasil perkebunan memberikan peluang besar untuk meningkatkan ekonomi desa.
Kerjasama antara pemerintah desa, peternak, dan sektor lain diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Kabiro Mirna )
Tuai Pujian Warga, Program Makan Bergizi Gratis Tunas Lentera Pakuan Terus Dirasakan Manfaatnya
YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Tunas Lentera Pakuan Mandalamukti 2 terus menuai apresiasi dari masyarakat. Kali ini, ungkapan terima kasih datang dari orang tua murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
Apresiasi tersebut disampaikan secara terbuka melalui unggahan status WhatsApp pribadi salah satu orang tua murid PAUD. Dalam unggahannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah menerima paket MBG yang dinilai sangat membantu, terutama selama masa libur sekolah.
“Panen😁 masa Alloh selama libur sekolah. Terima kasih SPPG Mandalamukti 2,” tulisnya, disertai foto paket Makan Bergizi Gratis yang diterima.
Paket MBG yang disalurkan oleh dapur SPPG Yayasan Tunas Lentera Pakuan Mandalamukti 2 berisi berbagai makanan bergizi dan buah-buahan, antara lain dua bungkus roti tawar, tiga buah roti, delapan butir telur, empat buah apel, dua buah jeruk, dua buah pisang, serta lima kotak susu.
Kelengkapan isi paket tersebut mencerminkan keseriusan dan komitmen Yayasan Tunas Lentera Pakuan melalui SPPG Mandalamukti 2 dalam memenuhi kebutuhan gizi anak sejak usia dini, dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi, kebersihan, dan kelayakan konsumsi.
Orang tua murid PAUD penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya program MBG, khususnya dalam menjaga asupan gizi anak selama masa libur sekolah, ketika aktivitas pembelajaran di satuan pendidikan tidak berlangsung.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga memberikan rasa tenang karena anak tetap memperoleh makanan sehat.
Dien Yoyo
Bupati Sukabumi” Bangun Karakter, SPORTIVITAS Dan Persaudaraan Buka Kejuaraan Daerah Kerate
Yutelnews.com//
Sukabumi ,Bupati Sukabumi H Asep Japar membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Tournament dan Festival Karate Piala Bupati Sukabumi III Se-Jawa Barat Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di GOR Venue Tinju, Palabuhanratu, Sabtu (10/1/2026).
Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam, jajaran Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi. Kejuaraan yang diselenggarakan Forki Kabupaten Sukabumi ini diikuti ratusan atlet karate dari beberapa Kabupaten/kota.
Bupati Sukabumi H Asep Japar menyebut Kejurda Karate Piala Bupati Sukabumi III menjadi agenda penting dalam pembinaan dan pengembangan atlet, khususnya cabang olahraga karate di daerah. Menurutnya, ajang ini bukan hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar karateka di Jawa Barat.
“Kejuaraan ini tidak semata-mata untuk mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, dan persaudaraan di antara para atlet,” kata Bupati.
Bupati berpesan kepada seluruh atlet agar menampilkan kemampuan terbaik, bertanding secara optimal, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play. Menurutnya, kemenangan harus diraih secara terhormat, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada.
“Persaingan hanya ada di arena pertandingan. Di luar arena, kita semua adalah saudara, yakni bagian dari keluarga besar karate Indonesia,” ujarnya.
Tak lupa, Bupati juga mengingatkan para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, dan adil sesuai aturan yang berlaku.
“Semoga kejuaraan ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” harapnya.
Sementara itu, Ketua FORKI Kabupaten Sukabumi, H. M Kamaludin Zen menilai para atlet karate di Sukabumi memiliki potensi besar untuk berkembang. Ia optimis, Forki Kabupaten Sukabumi untuk terus membenahi manajemen pembinaan atlet, termasuk dukungan pembiayaan bagi perguruan dan dojo.
“Saat ini terdapat delapan dojo aktif di Kabupaten Sukabumi. Pada 2026, kami fokus mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dengan target meraih medali emas, perak, maupun perunggu,” tegasnya.
Kamaludin pun memberikan motivasi kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan tidak mudah menyerah selama kompetisi berlangsung.
Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara, Budiarkah, menjelaskan kejuaraan ini diikuti delapan perguruan karate yang ada di Sukabumi, yakni BKC, Budokai, Gabdika, Gokasi, Inkai, Inkanas, Shokaido, dan Wadokai. Dojo-dojo tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.
Secara keseluruhan, kejuaraan ini diikuti 608 atlet yang bertanding di 704 kelas. Panitia juga menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp29 juta. Rinciannya, Juara Umum I berhak atas Piala Bupati Sukabumi dan uang pembinaan Rp10 juta, Juara Umum II memperoleh Piala Kadispora dan uang pembinaan Rp7 juta, serta Juara Umum III mendapatkan Piala Ketua Forki Kabupaten Sukabumi dan uang pembinaan Rp5 juta.
Selain itu, penghargaan Best of the Best Kumite Under 21 Putra disertai uang pembinaan Rp1 juta. Panitia juga memberikan uang pembinaan masing-masing Rp2,5 juta untuk dojo asal Kabupaten Sukabumi dan luar dari Kabupaten Sukabumi.
Pada kesempatan itu, Bupati Sukabumi bersama jajaran menyerahkan medali secara simbolis kepada para atlet di sejumlah kategori, di antaranya Pra Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri serta Usia Dini Kata Perorangan Putra dan Putri.
Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )
Awali Tahun dengan Semangat Integritas, Lapas Kelas IIA Pekanbaru Ikuti Apel Gabungan Kemenko Kumham Imipas
YUTELNEWS.com
Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut mengikuti Apel Gabungan Awal Tahun yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh jajaran dalam mengawali pelaksanaan tugas dan fungsi di tahun berjalan, Senin (12/01/2026).
Apel gabungan tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, yang dipusatkan di Lapangan Upacara Kementerian Hukum. Selain dilaksanakan secara langsung, kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh ASN di berbagai kantor wilayah dan unit pelaksana teknis, termasuk jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Dalam amanatnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, serta sinergi lintas sektor dalam menjalankan tugas pemerintahan. “Seluruh ASN harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta berorientasi pada pelayanan publik yang adil, transparan, dan berkeadilan hukum,” tegas Yusril.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan awal tahun sebagai momentum memperkuat komitmen reformasi birokrasi dan meningkatkan kinerja yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Keberhasilan pelaksanaan tugas kementerian tidak hanya diukur dari kepatuhan administratif, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Apel Pegawai Awal Tahun 2026 ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Lapas Pekanbaru untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan. Diharapkan, melalui apel dan penguatan dari pimpinan kementerian, seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Pekanbaru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berkontribusi positif dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan humanis.
Dengan dilaksanakannya apel ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru siap mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, komitmen bersama, serta tekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan warga binaan.
(Desi Kabiro)
Polres Kuansing Intensifkan KRYD, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Teluk Kuantan
Yutelnews.com KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Kuantan Singingi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kota Teluk Kuantan, pukul 22.00 WIB. Sabtu, (10/01/2025).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Mapolsek Kuantan Tengah dan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Kuansing KOMPOL Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H., dengan melibatkan sejumlah pejabat utama serta personel gabungan Polres Kuansing.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM KOMPOL Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H. menyampaikan bahwa pelaksanaan KRYD merupakan langkah konkret Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya pada malam hari.
“Kegiatan KRYD ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk balap liar dan tindak kriminal lainnya,” ujar KOMPOL Y. Emanuel menyampaikan arahan Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan melakukan patroli secara mobile menggunakan kendaraan roda empat dengan menyasar sejumlah lokasi strategis dan rawan gangguan Kamtibmas, seperti Jalan Proklamasi Teluk Kuantan, kawasan Sport Center, perkantoran Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta perbankan di seputaran Kota Teluk Kuantan.
Selain patroli, personel juga memberikan imbauan Kamtibmas kepada masyarakat serta melakukan pengecekan terhadap pengamanan objek vital. Personel turut diarahkan untuk melakukan penindakan tegas dan terukur terhadap pelaku balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kapolres Kuansing melalui Kabag SDM juga menekankan pentingnya profesionalisme dan keselamatan personel selama bertugas di lapangan.
“Seluruh personel diinstruksikan untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, humanis, serta tetap mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan KRYD ditutup dengan apel konsolidasi yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut, pimpinan memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan guna menekan angka pelanggaran dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.
Secara umum, pelaksanaan KRYD Polres Kuantan Singingi berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respon positif dari masyarakat yang merasakan langsung kehadiran Polri di lapangan.
Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi
(Desi Kabiro)
Terlapor Dugaan Penyerangan di Desa Ombolata Berakhir dengan Permintaaan Maaf, Restorative Justice Diselesaikan dengan Perdamaian
YUTELNEWS.com | Peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi pada Senin (5/1/2026) sekira pukul 19.00 wib di Dusun 3, Desa Ombolata yang dilakukan oleh Martin Iman Jaya Tel Alias Ama Rojer kepada B. Tel telah berakhir dengan Restorative Justice (RJ) di Polsek Lahewa, Nias Utara. Sabtu (10/1/2026) sekira pukul 17.00 wib.
Pada acara tersebut, masing-masing pihak hadirkan keluarga untuk menyaksikan berjalannya Restorative Justice. Martin sebagai terlapor diketahui tinggal di Desa Sihene’asi, Kec. Lahewa, Nias Utara. Alasan Martin Melapor karena ia juga mengalami Luka berat di Mata hingga merah, dan beberapa luka lainnya. Namun penganiayaan yang dialaminya tanpa saksinya saat kejadian. Sementara B. Tel juga Diserang di rumahnya sendiri dan diakui oleh beberapa saksi melihat langsung.
Menurut keterangan korban (Btel) bahwa pada tahun lalu Ama Rojer juga pernah membuat rusuh di rumah korban waktu orangtua Btel meninggal. Disaksikan oleh beberapa orang. Namun saat itu berhasil diredam oleh pihak keluarga Btel.

Pada acara RJ, Martin (terduga/ terlapor) pun menyampaikan permintaan maaf, ia sadar diri atas perbuatannya. Ternyata Terlapor dan Pelapor ada kaitan hubungan keluarga sehingga memilih jalan damai.
“Mohon maaf Kalau ada yang salah,” Katanya.
Pak Pinta, Keluarga dari korban mengapresiasi Kapolsek Lahewa telah membuka ruang Mediasi (Restorative justice).

Dalam forum Mediasi, Kapolsek Sinema Harefa S.Pd, M.H Lahewa mengatakan bahwa sebelum dilakukan Penyelidikan dan Penyidikan oleh Pelapor ataupun terlapor, pihak Korban ataupun Pelaku maka Pihak Kepolisian membuka dulu ruang Restorative justice.
“Yang bisa membuktikan/ yang memutuskan benar dan salah dalam Masalah ini adalah Hakim di persidangan,” ucapnya. Sinema juga berharap agar ke depan Hubungan keluarga tetap terjaga.

Perlu diketahui bahwa arti dari Restorative justice (keadilan restoratif) adalah pendekatan penyelesaian konflik atau tindak pidana yang berfokus pada pemulihan kerusakan dan membangun kembali hubungan, bukan hanya pada hukuman. Proses ini melibatkan pelaku, korban, keluarga, serta komunitas untuk mencari solusi adil melalui dialog dan mediasi, bertujuan mengembalikan keadaan seperti semula dan memulihkan korban, sambil memberi pelaku kesempatan bertanggung jawab.
Ironisnya, Kepala desa ombolata/ perwakilan tidak menghadiri mediasi tersebut meskipun telah diundang oleh Polsek Lahewa.
“Saat Mediasi, kades /Perwakilan desa ombolata tidak ada yang menghadiri padahal sudah diberitahukan melalui kasus maupun Polsek Lahewa. Ini sangat kita sayangkan selaku kades tidak ada tanggungjawab kepada warganya, ini juga sebagai bahan evaluasi kedepan,” ujar Ama pinta, keluarga korban.

Dalam perdamaian tersebut sepakat bahwa tidak ada tuntutan lagi dan tidak diulangi lagi perbuatan yang serupa. Di surat kesepakatan perdamaian ditanda tangani oleh beberapa saksi masing-masing pihak, Terlapor dan Pelapor pun membuat pernyataan, mencabut Laporan yang digratiskan oleh Kapolsek Lahewa. /Kharisman Gea
Video
Kepala Desa Mandalamukti Bantah Proyek Aula Desa Mangkrak
YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Kepala Desa Mandalamukti, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Riqi Cholqia Tamam, memberikan klarifikasi sekaligus sanggahan atas pemberitaan salah satu media online yang terbit pada 9 Januari 2026, yang menyebut proyek pembangunan Aula Desa Mandalamukti mangkrak.
Riqi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Ia menyayangkan pemberitaan tersebut terbit tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak pemerintah desa, baik kepada dirinya selaku kepala desa maupun kepada perangkat desa lainnya.
“Apabila dilakukan konfirmasi, tentu informasi yang disampaikan kepada publik bisa lebih utuh dan berimbang,” ujar Riqi saat menyampaikan klarifikasi, Sabtu (10/1/2026), di Aula Desa Mandalamukti.
Menurut Riqi, pemberitaan tersebut juga mengandung sejumlah kekeliruan mendasar, di antaranya kesalahan penulisan identitas dirinya. Ia menegaskan bahwa nama yang benar adalah Riqi Cholqia Tamam, dan dirinya tidak memiliki gelar S.IP, sebagaimana yang dituliskan dalam berita.
“Kesalahan penulisan nama dan gelar ini menunjukkan bahwa proses verifikasi belum dilakukan secara maksimal,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti kesalahan penulisan tahun dalam pemberitaan yang mencantumkan 9 Januari 2025, padahal peristiwa dan pemberitaan terjadi pada tahun 2026, yang berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Terkait pembangunan Aula Desa Mandalamukti, Riqi menjelaskan bahwa proyek tersebut bersumber dari Dana Desa dengan total pagu anggaran sebesar Rp84.400.000. Anggaran tersebut dialokasikan untuk biaya umum sebesar 7,5 persen atau Rp6.330.000, pajak sebesar 12,5 persen atau Rp10.550.000, serta belanja modal sebesar Rp67.520.000.
Ia mengakui bahwa pembangunan aula desa saat ini belum sepenuhnya rampung. Namun, hal tersebut bukan disebabkan proyek terhenti, melainkan karena keterbatasan anggaran desa sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan aula desa ini bukan mangkrak. Ini merupakan program berkelanjutan yang dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anggaran desa,” jelasnya.
Riqi juga menambahkan bahwa hingga berita tersebut dipublikasikan, pihak desa belum pernah dihubungi oleh media terkait untuk dimintai klarifikasi atau diberikan ruang hak jawab, yang seharusnya menjadi bagian dari penerapan Kode Etik Jurnalistik.
Ia berharap media yang bersangkutan dapat melakukan koreksi serta meluruskan informasi yang telah disampaikan kepada publik, agar tidak menimbulkan persepsi keliru di masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun kami juga berharap setiap informasi yang disampaikan benar-benar berdasarkan fakta dan melalui proses jurnalistik yang profesional,” pungkasnya.
Dien Yoyo
Polres Kuansing Laksanakan Penanaman Bibit Eukaliptus dan Matoa, Kapolres: Wujud Nyata Dukung Green Policing Kapolda Riau
Yutelnews.com KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Kapolda Riau tentang Green Policing melalui kegiatan penanaman bibit pohon di sejumlah wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (10/01/2026).
Kegiatan penanaman bibit pohon tersebut dilaksanakan di dua lokasi berbeda, yakni penanaman bibit pohon Eukaliptus di Desa Rawang Bonto, Kecamatan Kuantan Hilir, serta penanaman bibit pohon Matoa di pekarangan rumah warga atas nama Sadri di Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penghijauan lingkungan serta bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi langsung dari Program Kapolda Riau.
“Penanaman bibit pohon ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polres Kuantan Singingi, dalam mendukung Program Kapolda Riau tentang Green Policing. Melalui kegiatan ini, kami ingin berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam, memperbaiki kualitas lingkungan hidup, serta menciptakan keseimbangan ekosistem,” ujar AKBP R. Ricky Pratidiningrat.
Kapolres menjelaskan bahwa penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang, mulai dari mengurangi polusi udara, mencegah kerusakan lingkungan, hingga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk generasi mendatang. Kami berharap bibit Eukaliptus dan Matoa yang ditanam dapat tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKBP R. Ricky Pratidiningrat menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan agar tetap lestari dan sehat,” tegas Kapolres.
Kegiatan penanaman bibit pohon ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat, yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga alam di Kabupaten Kuantan Singingi.
Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)
Deklarasi Integritas Awali 2026, Lapas Pekanbaru Siap Hadirkan Layanan PRIMA
YUTELNEWS.com — Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengawali tahun 2026 dengan menggelar kegiatan pembacaan deklarasi dan penandatanganan janji kinerja oleh seluruh pegawai. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang PRIMA bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Dalam arahannya, Yuniarto menegaskan bahwa pembacaan deklarasi dan penandatanganan janji kinerja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk tekad bersama untuk bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab sejak awal tahun.
“Komitmen ini merupakan langkah awal untuk bekerja nyata, menjunjung tinggi integritas, serta memastikan seluruh layanan pemasyarakatan di Lapas Pekanbaru berjalan optimal dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima,” ujar Yuniarto.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting dalam memperkuat dukungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026. Seluruh jajaran diharapkan mampu mengimplementasikan program-program tersebut secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan layanan pemasyarakatan yang berintegritas, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan publik sepanjang tahun 2026.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- …
- 551
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.































