Organisasi Omefa Batam Dukung Pemecatan Brigpol Arga Silaen Oleh Komisi Kode Etik Polda Kepri

YUTELNEWS.com – Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen resmi dilakukan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) alias dipecat oleh Komisi Kode Etik Polda Kepri, pada Selasa 23 Desember2025. Hal itu dinilai karena terbukti dan meyakinkan melanggar kode etik Polri yang dilaporkan oleh korban wanita berinisial FM (27) yang tak lain mantan pacar Arga.

Dukungan elemen masyarat terkait pemecatan Arga Silaen terus datang. Selain datang Gerakan Angkatan Muda Nias Indonesia (GAMNIS) Kepulauan Riau, juga datang dari Serikat Tolong Menolong Orahua Mado Mandrofa Talifuso Onombeneo Kota Batam (STM Omefa Kota Batam) atau organisasi marga Mendrofa.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi kinerja Komisi Kode Etik Polda Kepri tersebut. Kami yakin bahwa pertimbangan hukum telah dikaji mengingat keluarga kami yakni adik FM mengalami kekerasan fisik dan persetubuhan diluar perkawinan yang sah. Selain itu mengalami keguguran dua kali,” ujar Ketua STM Omefa Kota Batam, Rahmat Fati Mendrofa, Jumat (26/12/2025) yang dimintai tanggapannya oleh awak media.

Selanjutnya, kata Rahmat, terkait banding yang dilakukan oleh tervonis Arga Silaen adalah sah sah saja sepanjang diberikan hak itu oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Namun dengan tidak mengurangi rasa hormat dan tidak maksud memberikan tekanan namun ini hanya permohonan agar majelis banding melihat pertimbangan hukum tingkat pertama majelis kode etik. Karena fakta persidangan yang kami dengar selain anak kami yang menjadi korban masih ada wanita lain yang menjadi korban tervonis. Artinya bahwa ini perbuatan yang berulang-ulang. Jadi ngapain dipertahankan polisi bernama Arga Silaen jika terbukti. Masih banyak polisi yang berkelakuan baik. Jadi dengan pemecatan Arga Silaen bukti keseriusan bapak Kapolri menjunjung tinggi visi POLRI YANG PRESISI,” terang Rahmat .

Selanjutnya, Rahmat juga meminta Marga Mendrofa seluruh Indonesia khususnya yang di Jakarta untuk mengawal proses hukum banding dan peninjauan kembali oleh tervonis tingkat pertama Polda Kepri, pelanggar Arga Silaen.

“Agar ini bisa on the track. Kami minta saudara kami bantu adik kita FM. Dia perempuan tidak berdaya ini persoalan rasa kemanusiaan karena bagaimanapun pun FM adalah bagian dari keluarga besar kita,” pinta Rahmat.

Rahmad meneruskan katanya, pihaknya meminta dan mendesak Ditreskrimum Polda Kepri juga segera memproses Laporan Dugaan Kekerasan Seksual tanggal 26 September 2025 dan Dugaan Penganiayaan tanggal 22 September 2025. “Jangan sampai terlena kita. Kami mohon dan meminta Polda Kepri melalui Direskrimum untuk memprose dua laporan adik kami FM lagi. Itu permintaan kami,” ucap Rahmat.

Sebagaimana diketahui, Brigadir Polisi Yesaya Arga Aprianto Silaen merupakan anggota Babhinkabtimas Polsek Sagulung Polresta Barelang. Dia dilaporkan oleh FM bidan asal Medan yang tak lain mantan pacarnya. Tiga laporan yang masuk Polda Kepri yang dilayangkan FM pada tanggal 22 September 2025, yakni Kode Etik, Laporan Dugaan Kekerasan Seksual tanggal 26 September 2025 dan Dugaan Penganiayaan tanggal 22 September 2025.

‎Korban FM dijanjikan menikah namun hanya bohong-bohongan dari Arga. FM sudah dua kali hamil atas tindakan Arga. Hamil pertama keguguran dan hamil kedua di RS Bhayangkara Polda Kepri pada Oktober 2025 lalu. Janinnya dikuburkan di Sei Tamiang Batam dinamakan keluarga sebagai “Bhayangkara”

‎FM kehilangan pekerjaan dan janinnya. FM berharap dua laporan polisi yang ia ajukan segera dinaikan ke Penyidikan. Fakta lain, korban Arga Silaen tidak hanya FM namun masih ada korban lain. Harapan keluarga besar, dan GAMNIS Kepulauan Riau segera menyeret Yesaya Arga Aprianto Silaen ke pengadilan apabila terbukti melanggar Laporan Dugaan Kekerasan Seksual tanggal 26 September 2025 dan Dugaan Penganiayaan tanggal 22 September 2025.

Terpisah, Kuasa Hukum dari Kantor Lisman Hulu and Partner Filemon Halawa SH MH ketika dimintai tanggapan mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan tim untuk upaya hukum lebih lanjut. Termasuk laporan lain apabila ada dugaan keterlibatan pihak lain selain terlapor.

“Karena menurut kami dan bukti yang kami terima, ternyata klien kami dibawah terlapor ke rumahnya dan diketahui keluarganya. Jika ke rumah tentu yang menjadi pertanyaan apakah saat menginap di sana sudah ada ikatan perkawinan yang sah? Ingat klien kami menuruti kemauan terlapor atas daya yang dilancarkan termasuk iming-iming akan dinikahi. Sekarang buktinya mana? Mana? Jadi kami sedang pertimbangkan upaya hukum lain sembari mendukung dua laporan yang sudah jadi LP,” ujar Leo Halawa sapaan akrab Filemon Halawa Jumat malam.

“Makanya satu per satu dulu. Kami yakin bahwa laporan dua pidana yang telah kami laporkan penyidik Polda Kepri tentu sangat profesional. Kami tunggu waktu baik untuk seluruh upaya hukum,” timpa Lisman Hulu kuasa hukum FM.

Bukti adanya dugaan keterlibatan kerabat terlapor ada di media. “Kami sudah print out semua,” tambah Lisman Hulu dengan tinggi.

Katanya, lanjut Leo, selain laporan pidana pihaknya memastikan Kliennya akan mengajukan upaya hukum secara perdata. “Arahnya ke sana. Tapi ini nanti semua tergantung klien. Kami hanya atas nama dan untuk kepentingan klien. Jika jika klien merasa dirugikan dan ada dasar hukum dan ketika hasil rapat tim kuasa hukum nantinya ada maka kami akan mengajukannya. Tapi kami dahulukan dulu laporan pidana. Begitu bang,” terang Leo Halawa.

‎Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berusaha mengkonfirmasi kepada Brigpol Arga tersebut. (tim)

Kang DS, Akan Tebar Langsung 5,2 Juta Bibit Pohon Melalui Pesawat, Karena Lokasi Terjal, Ajak Warga Cintai LingkunganAtasi Hutan Gundul

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Upaya pemerintah Kabupaten Bandung dalam menangani Hutan yang gundul bukan hanya kehilangan pepohonannya, tetapi juga kehilangan suara kehidupan.

Dari kegelisahan itulah Bupati Bandung Dadang Supriatna melangkah melakukan ikhtiar pemulihan dengan menyiapkan 5,2 juta bibit biji-bijian untuk menghidupkan kembali hutan-hutan yang meranggas di Kabupaten Bandung.

Bagi Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS, hutan adalah penyangga kehidupan, tempat air bermula, tanah bertahan, dan manusia bergantung. Ketika hutan rusak, ancaman banjir dan longsor menjadi nyata. Karena itu, upaya penghijauan ini bukan sekadar program, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan alam dan keselamatan masyarakat.

Yang membuat langkah ini bernilai lebih, jutaan bibit tersebut lahir dari partisipasi para pelajar tingkat SD hingga SMP. Dari ruang-ruang kelas, tumbuh kesadaran bahwa menjaga alam adalah tugas bersama. Di tangan anak-anak itu, benih kecil disemai dengan harapan besar, bahwa masa depan harus diwariskan dalam keadaan lebih hijau, Ujarnya pada Jumat 26 Desember 2025.

Karena medan hutan yang terjal dan sulit dijangkau, penyebaran bibit akan dilakukan melalui jalur udara menggunakan pesawat. Cara ini dipilih agar kawasan yang selama ini sunyi dari sentuhan manusia tetap memiliki kesempatan untuk kembali bernapas. Dari langit, benih-benih harapan akan jatuh ke bumi, menunggu waktu untuk tumbuh, Jelasnya.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam kesadaran,” Tagas Kang DS.

Hutan yang kita jaga hari ini adalah penyangga kehidupan esok hari. Kalau alam kita rawat dengan sungguh-sungguh, maka alam pun akan menjaga kita dan anak cucu kita di masa depan, tuturnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan sekadar wacana, melainkan perjalanan panjang yang dimulai dari kepedulian, dijaga dengan konsistensi, dan diwariskan sebagai amanah kehidupan. Dari udara, harapan ditebar, untuk hutan yang kembali hijau, dan masa depan yang lebih lestari, pungkas Kang DS.***

 

 

Yans.

Kapolresta Bandung, Kami Berjalan Tegak Lurus Dalam Menangani Kasus Alih Fungsi Lahan di Pangalengan, Tidak Tebang Pilih

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Terkait perusakan lahan PTPN di Pangalengan langkah cepat jajaran kepolisian Polresta Bandung menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus perusakan lahan perkebunan teh milik PTPN di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Keenam tersangka itu ialah AM (42), UI (28), AS (43), US (38), AD (44), dan AB (55).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyatakan, satu di antaranya merupakan aktor utama yang berperan sebagai donatur yang membiayai kegiatan alih fungsi lahan tersebut.

Aldi menyebut, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan rangkaian alat bukti bukti dan keterangan para saksi.

Sampai hari ini kami telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Satu orang merupakan aktor utama sekaligus donatur berinisial AB,” ujar Aldi pada wartawan Pada Jumat 26 Desember 2025.

Dikatakan Aldi, tersangka AB memberikan dana kepada para pekerja untuk melakukan penebangan dan pemotongan tanaman teh di area konsesi PTPN.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para pekerja melalui seorang mandor berinisial AD yang juga ditetapkan sebagai tersangka. “AD ini bertugas membagi uang kepada para pekerja. Empat tersangka lainnya adalah pekerja lapangan yang melakukan pemotongan kebun teh,” Tutur Kapolresta.

Disamping itu, Polisi turut menyita sejumlah alat bukti berupa beberapa gergaji yang digunakan dalam aksi perusakan tersebut.

Namun, kasus yang kini ditangani Polresta Bandung merupakan tindak pidana yang terjadi pada 2024. Selain itu, terdapat beberapa laporan polisi lain yang pernah ditangani baik oleh Polresta Bandung maupun Polda Jawa Barat.

Aldi menjelaskan, hasil penyidikan menemukan bahwa lahan teh yang dirusak telah beralih fungsi menjadi area tanaman sayuran seperti kentang dan wortel.

“Kalau kita lihat di lapangan, kebun teh ini sudah berubah menjadi kebun sayur. Ini sudah berlangsung cukup lama,” ujarnya. Pernyataan para saksi turut menguatkan bahwa area yang kini menjadi kebun sayur sebelumnya merupakan kebun teh yang sah milik PTPN., Jelasnya.

Ditegaskan Kapolresta, kami dalam menyikapi kasus yang terjadi berjalan Tegak lurus tanpa pilih pilih kalau memang terbukti kita amankan dan kita lakukan Penahanan, Tegas Aldi. (***)

 

Yans.

TNI–Polri Gelar Apel Gabungan Ops Lilin Lodaya 2025 di Cikalongwetan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru, Polsek Cikalongwetan menggelar apel gabungan TNI–Polri dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis malam, (25/12/2025), sekitar pukul 20.00 WIB di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.

Apel gabungan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan kesiapan personel dalam pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam. Sejumlah personel Polsek Cikalongwetan bersama anggota TNI dari Koramil setempat diterjunkan guna memperkuat pengamanan dan meningkatkan kehadiran negara di tengah masyarakat.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan apel gabungan tersebut merupakan wujud sinergitas TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan dan libur akhir tahun yang rawan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat.

“Melalui apel gabungan ini, kami memastikan seluruh personel siap melaksanakan tugas pengamanan dan patroli guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor antara TNI dan Polri menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum Polsek Cikalongwetan. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan keamanan serta memberikan respons cepat apabila ditemukan potensi kerawanan.

Selama pelaksanaan apel hingga kegiatan patroli malam, situasi di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan terpantau aman, lancar, dan kondusif.

Aparat keamanan berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat selama Operasi Lilin Lodaya 2025 berlangsung.

Dien Yoyo

Jalan PLN Subi Masih Rusak Parah, Rehat Jalan dengan Alat Seadanya Belum Maksimal

YUTELNEWS.com | Natuna – Kondisi Jalan PLN Subi yang berada di Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, hingga kini masih memprihatinkan. Meski telah dilakukan rehat jalan menggunakan alat seadanya, kerusakan di sejumlah titik tetap terlihat dan belum memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat.

Pantauan di lapangan pada Jumat, (26/12/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, menunjukkan permukaan jalan yang berlubang, bergelombang, serta tidak rata. Rehat jalan yang dilakukan hanya bersifat sementara karena keterbatasan peralatan dan material, sehingga jalan kembali rusak dalam waktu singkat, terutama saat hujan turun.

Warga Desa Subi menyampaikan bahwa pengajuan perbaikan jalan telah diajukan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada pembangunan permanen yang direalisasikan. Upaya perbaikan dengan alat seadanya dinilai belum mampu menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Kerusakan Jalan PLN Subi berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari akses transportasi harian, distribusi kebutuhan pokok, hingga keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Natuna melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan pembangunan jalan secara menyeluruh dan menggunakan peralatan serta metode yang memadai.

Masyarakat Desa Subi menegaskan bahwa Jalan PLN Subi merupakan akses vital yang membutuhkan penanganan nyata dan berkelanjutan. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar infrastruktur jalan di Kecamatan Subi dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.

Bani

Semangat Gotong Royong Warga Desa Subi Cerminkan Kebersamaan dan Kepedulian Lingkungan

YUTELNEWS.com | Kab. Natuna – Pemerintah Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna kembali menunjukkan semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada Jumat, (26/12/2025), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat hubungan sosial antar warga.

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Subi, Bapak Asuadi, didampingi Ibu Kepala Desa, Dewi. Turut berpartisipasi perangkat desa, kepala dusun, unsur Suderi, RW, RT, serta ibu-ibu kader desa yang dengan penuh antusias ikut serta dalam membersihkan lingkungan sekitar desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Subi, Bapak Asuadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga. Ia menegaskan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus dijaga, karena selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.

Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan tercipta lingkungan Desa Subi yang bersih, nyaman, dan asri, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kerja sama dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Bani

Peringati Hari Raya Natal 2025, Rutan Batam Laksanakan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal

YUTELNEWS.com /Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 pada Kamis, 25 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Rutan Batam dan diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan yang beragama Kristen dan telah memenuhi syarat untuk memperoleh remisi.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, beserta jajaran pejabat struktural. Turut hadir seluruh warga binaan Rutan Batam yang berhak menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2025.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia tentang Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 yang dibacakan oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Surya Kusuma. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia secara simbolis oleh Kepala Rutan Batam kepada perwakilan warga binaan penerima remisi.

Peringati Hari Raya Natal 2025, Rutan Batam Laksanakan Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal

Pada peringatan Hari Raya Natal Tahun 2025 ini, sebanyak 57 orang warga binaan Rutan Kelas IIA Batam menerima Remisi Khusus Natal, dengan rincian Remisi Khusus I sebanyak 55 orang dan Remisi Khusus II sebanyak 2 orang. Dari jumlah tersebut, 37 orang memperoleh pengurangan masa pidana selama 15 hari, sementara 20 orang lainnya mendapatkan pengurangan masa pidana selama 1 bulan.

Pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal ini merupakan bentuk pemenuhan hak warga binaan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik./ Red

Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall,M.Si., Melaksanakan Patroli Bersama Pengamanan Natal Tahun 2025

Natuna — Yutelnews.com
Patroli bersama dilaksanakan dengan meninjau sejumlah tempat ibadah gereja di wilayah Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal Tahun 2025 berjalan aman, tertib, dan kondusif.Rabu,24/12/2025

Dalam kegiatan tersebut, Lanud RSA mengerahkan personel Satpomau, Intelijen, Babinterau, serta satu regu personel pengamanan Natal dan Tahun Baru, bersinergi dengan unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Kegiatan patroli dihadiri Forkopimda Kabupaten Natuna, antara lain Bupati Natuna, Ketua DPRD, unsur TNI-Polri, Basarnas, Kemenag, serta instansi terkait lainnya.

Patroli bersama bertujuan menjamin keamanan umat Kristiani, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memperkuat sinergi antar instansi. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali.

Reporter : bani

Patroli Malam Polsek Cikalongwetan Jaga Kondusifitas Wilayah Selama Ops Lilin Lodaya 2025

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli malam preventif dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025. Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah kejahatan jalanan serta tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.

Patroli dilaksanakan pada Rabu malam, 24 Desember 2025, mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., bersama sejumlah personel Polsek Cikalongwetan.

Rute patroli meliputi Mapolsek Cikawet, Desa Ciptagumati, Desa Cikolong, hingga Pertigaan Cikalongwetan. Sasaran patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang berpotensi rawan terjadinya gangguan kamtibmas, seperti tempat keramaian, kawasan pemukiman, pasar, ruko, toko, minimarket, serta perkantoran dan objek vital lainnya.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas, khususnya pada malam hari.

Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi wilayah hukum Polsek Cikalongwetan terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol, aktivitas masyarakat berjalan normal, serta kondisi cuaca terpantau cerah.

Polsek Cikalongwetan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan selama berlangsungnya Operasi Lilin Lodaya 2025 sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dien Yoyo

Polsek Cikalongwetan Gelar Apel Pratugas Pengamanan Natal 2025 di Gereja GGP Solideo Pentakosta

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan apel gabungan pratugas dalam rangka pengamanan Perayaan Natal Jemaat Gereja GGP Solideo Pentakosta Tahun 2025, Kamis (25/12/2025) pagi.

Apel pratugas tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Kampung Jambe Tilu RT 03 RW 03, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, yakni 12 personel Polsek Cikalongwetan, 7 personel KIC Cikalongwetan, 4 personel Satpol PP Kabupaten Bandung Barat, serta 15 anggota Pramuka Kwaran Cikalongwetan.

Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menjelaskan bahwa apel pratugas dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam mengamankan jalannya perayaan Natal agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel pengamanan, sekaligus menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai perwakilan negara dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” ujarnya.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan sterilisasi rumah ibadah GGP Solideo Pentakosta, baik di bagian dalam maupun luar gedung gereja. Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur tetap (protap) pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah Natal.

Adapun area sterilisasi meliputi ruang utama ibadah, mimbar, pohon Natal, mikrofon, sistem suara, meja, kursi, taman hias, tempat sampah, lemari, patung, hingga halaman dan lingkungan sekitar rumah ibadah.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya perayaan Natal.

Polsek Cikalongwetan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momen perayaan hari besar keagamaan, demi terciptanya suasana yang damai dan harmonis.

Dien Yoyo

Ulang Tahun ke-49, Kades Iing Didoakan Terus Kuat dan Bijaksana Pimpin Desa Pawenang

YUTELNEWS.comSukabumi ,Momentum ulang tahun ke-49 Kepala Desa Pawenang, Iing, Kamis (25/12/2025), menjadi ungkapan doa dan harapan dari berbagai elemen masyarakat serta Pemerintah Desa Pawenang. Ucapan selamat dan dukungan mengalir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian beliau dalam memimpin desa menuju arah yang lebih maju.

Dalam suasana penuh kehangatan, masyarakat mendoakan agar Kades Iing senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah kepemimpinan. Di usia yang semakin matang, Kades Iing diharapkan terus menjadi figur pemimpin yang tegas, mengayomi, dan konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam setiap langkah pengabdian, serta terus membawa Desa Pawenang menuju kemajuan dan kesejahteraan,” demikian harapan yang disampaikan dalam ucapan resmi Pemdes Pawenang.

Di bawah kepemimpinan Kades Iing, Desa Pawenang dikenal aktif mendorong pembangunan desa, penguatan pelayanan publik, serta kebersamaan masyarakat. Komitmen tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan desa yang mandiri, aman, dan sejahtera.

Momentum ulang tahun ini bukan sekadar perayaan usia, tetapi juga refleksi perjalanan pengabdian seorang kepala desa yang terus berupaya hadir dan bekerja untuk warganya.

#PemdesPawenang
#PawenangMencrang



Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Usut Tuntas Pihak PTPN dan Petani Berdasi Pangalengan, Jangan Biarkan Lingkungan Pangalengan Hancur

Bandung — YUTELNEWS com|| Lemahnya tindakan yang dilakukan pihak Kepolisian terhadap para Petani Berdasi, yang bertindak sebagai Donatur dan pemodal di Kawasan PTPN Pangalengan ini memicu pihak Mabes Polri sebaiknya turun langsung dalam menyikapi kasus yang terjadi.

” Meski sempat viral di berbagai media sosial dan media cetak, elektronik dan online ” Para Bos bos masih bebas berkeliaran tanpa ada tindakan yang nyata baik dari Kepolisian Polresta Bandung maupun Polda Jabar.

“Warga meminta kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bisa turun langsung ke Pangalengan Kabupaten Bandung “.

Kasus alih fungsi lahan perkebunan teh menjadi area pertanian di wilayah Pangalengan terus menuai sorotan publik.

Pasalnya meski aparat penegak hukum telah menetapkan enam tersangka, tapi perkara tersebut dinilai belum sepenuhnya menyentuh aktor utama, termasuk pihak yang diduga membiayai dan mengoordinasikan perusakan kebun teh dalam skala luas.

Seiring terjadinya alih fungsi lahan tersebut, dampak sosial dan lingkungan mulai dirasakan langsung oleh para pekerja kebun dan masyarakat sekitar.

Salah seorang pemetik teh, Elis (45 thn) warga kp. Tirtasari Desa Margamulya Kecamatan Pangalengan mengaku sangat sedih atas rusaknya kebun teh yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan warga.

“Saya merasa sedih dengan adanya pengalihan lahan perkebunan teh dijadikan lahan pertanian. Dampaknya sangat luas bagi karyawan dan masyarakat,” katanya pada Kamis (25/12/2025)

Elis menjelaskan, setelah terjadinya perusakan kebun teh, wilayah Kampung Lakbong sempat dilanda banjir.

“Setelah kebun dirusak, pernah terjadi banjir di Kampung Lakbong. Dulu tidak pernah seperti itu,” ucapnya.

Ia berharap agar lahan yang telah rusak dapat dipulihkan kembali. “Harapan saya kebun ini dikembalikan lagi menjadi kebun teh,” imbuhnya.

Menurut Elis, luas lahan kebun teh yang dialihfungsikan mencapai lebih dari 150 hektare. Ia juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak internal.

“Ada oknum pengurus perkebunan yang bermain dengan para perusak tanah kebun tersebut,” tukasnya.

Pernyataan senada disampaikan oleh Nanang, karyawan kebun teh di Afdelling Cinyiruan, Sektor Tirtasari, yang telah bekerja lebih dari 35 tahun.

Ia mengaku sangat terpukul melihat kebun teh yang selama ini menjadi tumpuan hidup keluarganya kini rusak.

“Saya sedih sekali. Dari kebun teh ini saya bisa makan dan menyekolahkan anak,” jelas Nanang.

Ia menuturkan bahwa bekerja di perkebunan teh telah menjadi bagian dari sejarah keluarganya lintas generasi.

“Dari buyut, kakek, nenek, semuanya bekerja di kebun teh ini,” katanya.

Lebih jauh, Nanang mengungkap fakta penting terkait pelaku perusakan.

“Yang merusak lahan teh itu bukan karyawan kebun, tetapi masyarakat sekitar yang diperintah oleh oknum pengusaha,” ucapnya.

Menurutnya, para pekerja kebun justru menjadi pihak yang paling dirugikan akibat alih fungsi lahan tersebut.

Sejalan dengan itu, Dayat, karyawan kebun lainnya, berharap agar penegakan hukum tidak berhenti pada pelaku lapangan semata.

“Saya berharap oknum perkebunan dan pengusaha yang memodali alih fungsi lahan teh ini diproses sesuai hukum yang berlaku sampai ke akar-akarnya,” imbuhnya.

Selain itu, dari kalangan generasi muda, Eva, seorang Gen Z yang orang tuanya bekerja di perkebunan teh, juga mengungkapkan kesedihannya.

“Saya bisa sekolah sampai tamat karena hasil kerja orang tua di kebun teh ini. Jadi sangat sedih melihat kebun teh dirusak,” tuturnya.

Kendati demikian, hingga kini masyarakat menilai proses hukum masih belum sepenuhnya transparan.. Dengan tuntutan publik yang semakin menguat, para pekerja kebun dan warga sekitar berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas.

Dugaan keterlibatan oknum pengusaha, termasuk pihak-pihak yang diduga membiayai dan membekingi perusakan kebun teh tersebut.

Selain itu, mereka juga mendesak agar dilakukan pemulihan fungsi lahan untuk mencegah kerusakan ling

 

 

Yans.

Rombongan Bupati Bandung Kang DS dan Ketua DPRD Hj Reni,Tiba di Geraja Katolik Santo Martinus Sulaiman

Kab.Bandung -YUTELNEWS com||  Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melakukan monitoring kesiapan pengamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah menjelang perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gereja di wilayah lapangan udara Sulaiman Margahayu pada Rabu (24/12/2025).

Monitoring dilakukan bersama Kapolresta Bandung,serta Ketua DPRD Kabupaten Bandung para OPD sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang akan melaksanakan ibadah Natal.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan tentunya ini menjelang natal yang rutin dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Bandung yang mana dari hari Senin sudah gelar pasukan dan mereka mengajak melaksanakan Nataru, tentunya malam ini malam natal yang mungkin setiap tempat tempat ibadah gereja sedang berlangsung ibadah”, ucapnya

Lanjut Bupati Bandung yang akrab disapa kang DS, pemerintah daerah dan forkopimda ada pak Kapolresta,ada Danlanud, Ketua DPRD,para OPD hadir dalam rangka memberikan situasi aman dan kondusif tentu dalam kesempatan ini kami atas nama pemerintah kabupaten Bandung mengucapkan selamat natal 2025 semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan berkah,dan tentunya selalu ada dalam Lindungan Tuhan yang maha kuasa” tuturnya.

Hasil pemantauan menunjukkan persiapan di gereja-gereja yang dikunjungi telah berjalan dengan baik dan matang. Tercatat, terdapat dua gereja yang menjadi lokasi peninjauan langsung oleh rombongan.

“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini semuanya berjalan lancar. Ada dua gereja yang kami tinjau dan persiapannya cukup matang. Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah Natal dapat berjalan khidmat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bandung menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2025 berlangsung” Ujarnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauziah menuturkan semoga perayaaan Natal yang tengah dilakukan umat Ktistriani diberikan kelancaran.

” Selamat Hari Natal 2025, bagi yang merayakannya, Damai senantiasa melindungi kita semua, dan semoga Kabupaten Bandung Damai terkendali tidak terjadi hal hal yang kita harapkan, ” Tandasnya.

Kami juga akan selalu mengingatkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Bandung, termasuk Umat Kristiani agar senantiasa selalu wasapada dengan Kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Bila terjadi bencana dimanapun, segera mencari tempat yang lebih amat agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan, Pungkasnya.***

 

 

Yans.

Rutan Kelas II A Batam Ikuti Zoom Meeting Pengarahan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan, Persiapan NATARU serta Program Aksi Tahun 2026

YITELNEWS.com /Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Batam mengikuti kegiatan Zoom Meeting pengarahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait tugas dan fungsi pemasyarakatan, persiapan Natal dan Tahun Baru (NATARU), serta Program Aksi Tahun 2026, yang diselenggarakan pada Senin (22/12).

Kepala Rutan Kelas II A Batam, Fajar Teguh Wibowo bersam jajaran pada kesempatan yang sama mengikuti pengarahan kegiatan Zoom Meeting di Rutan Kelas II A Batam secara virtual.

Kegiatan ini bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen jajaran pemasyarakatan dalam menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia turut mengikuti kegiatan ini secara daring.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menyampaikan bahwa dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, poin ke-enam hingga ke-tiga belas merupakan program yang berkaitan langsung dengan pemasyarakatan. Selain itu, disampaikan pula terkait tata kelola penyediaan bahan makanan (BAMA) Tahun Anggaran 2026 agar dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Makanan di UPT Pemasyarakatan.

Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan juga menekankan pentingnya kesiapan UPT Pemasyarakatan dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (NATARU). Pelayanan kunjungan keluarga warga binaan serta pemberian remisi khusus Natal diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal dengan tetap berpedoman pada SOP. Pengamanan selama perayaan NATARU dapat melibatkan sinergi dengan pihak Kepolisian dan TNI, serta dukungan dari Balai Pemasyarakatan dalam perbantuan pengamanan layanan kunjungan.

Melalui pengarahan kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran rutan kelas IIA dapat menyamakan persepsi dan mengimplementasikan arahan pimpinan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kemasyarakatan guna meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis dan berorientasi pada pembinaan. /Red

Anggota MPR RI,Dr.H.Dadang M.Naser, Sosialisasikan 4 Pilar, Tekankan Persatuan, Kenegarawanan, dan Pengelolaan SDA

Kab. Bandung Barat – YUTELNEWS com|| Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika digelar bersama Dr. H. Dadang M. Naser, S.H., S.I.P., M.I.Pol di Saung Makan TNT, Desa Pasir Halang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (24/12/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta menanamkan kembali nilai-nilai persatuan di tengah tantangan sosial, politik, dan kebencanaan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

Dalam pemaparannya, Dr. H. Dadang M. Naser menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekuatan bangsa apabila dikelola dengan semangat persatuan dan kenegarawanan. Ia menyoroti pentingnya etika politik yang mengedepankan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun partai.

“Berbeda-beda itu untuk bersatu, bukan untuk saling gontok-gontokan. Dalam politik kebangsaan hari ini, yang dibutuhkan adalah sikap negarawan. Meski seseorang berasal dari partai politik, 80 persen harus negarawan, baru 20 persen membawa misi partainya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ruh dari Empat Pilar MPR RI adalah membangun cinta tanah air dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Dadang juga menyinggung pengalaman Korea Selatan yang mampu bangkit dari negara miskin menjadi negara maju karena konsistensi dalam membangun karakter bangsa.

“Empat pilar ini sejatinya motivasi untuk mencintai tanah air. Korea bisa maju karena konsisten membangun bangsanya. Indonesia sebenarnya sudah punya nilai luhur seperti sabilulungan, tetapi sering kali tergerus oleh konflik dan saling serang, terutama di era gawai dan media sosial,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dadang juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan. Menurutnya, kekayaan alam seperti hutan harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat, bukan diserahkan secara serampangan yang justru memicu kerusakan lingkungan dan bencana.

“Hutan harus dijaga bersama. Banyak bencana terjadi karena kebijakan yang keliru, termasuk alih fungsi lahan di daerah pegunungan. Ini harus menjadi perhatian serius, khususnya di wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat,” tegasnya.

Ia juga menyinggung arah sistem ekonomi nasional yang menurutnya perlu kembali pada amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni ekonomi berbasis koperasi dan kemandirian rakyat.

“Sistem ekonomi kita terlalu jauh bergeser. Koperasi harus diperkuat, tapi bukan sekadar formalitas. Anggota koperasi harus punya karya dan usaha nyata, sehingga koperasi benar-benar menjadi sokoguru ekonomi rakyat,” jelasnya.

Dalam konteks Bhinneka Tunggal Ika, Dadang menekankan pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama tanpa mencampuradukkan keyakinan.

“Hormati ibadah masing-masing. Jangan saling mengganggu. Toleransi itu bukan ikut-ikutan ibadah, tapi saling menghormati dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia menutup dengan ajakan agar nilai-nilai Empat Pilar MPR RI benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari desa hingga tingkat nasional, demi memperkuat persatuan bangsa dan mengurangi konflik sosial maupun dampak bencana.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.