Bupati Kang DS, Persembahkan Penghargaan Pembangunan Daerah untuk Masyarakat Kabupaten Bandung

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih peringkat ke-4 terbaik nasional dalam Penghargaan Khusus Pembangunan Daerah Tahun 2025 kategori Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah Tingkat Kabupaten.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan diterima langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan gembira atas penghargaan ini. Ini salah satu prestasi membanggakan karena Kabupaten Bandung meraih peringkat 4 secara nasional,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Sebelumnya, pada tahun 2025 Kabupaten Bandung mengikuti Penilaian Pembangunan Daerah (PPD) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan berhasil meraih Juara 1.

Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung berhak mengikuti Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Dalam ajang nasional tersebut, Kabupaten Bandung berhasil meraih predikat Juara 4 Nasional dan memperoleh sertifikat penghargaan dari Kementerian PPN/Bappenas.

Sertifikat tersebut diserahkan oleh Sekretaris Utama Bappenas dan diterima langsung oleh Bupati Bandung pada Senin, (15/12/2025) di Bappenas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua ASN dan pegawai Pemkab Bandung. Prestasi ini saya persembahan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ungkap Kang DS.

Keberhasilan Kabupaten Bandung meraih penghargaan ini menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat.

Melalui perencanaan yang partisipatif dan terintegrasi, Kabupaten Bandung dinilai mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan ke dalam program dan kegiatan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap semoga prestasi ini daoat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi di masa depan. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” jelas orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu.

Partisipasi Kabupaten Bandung dalam forum Knowledge Sharing Praktik Baik Pembangunan Daerah juga menjadi sarana strategis untuk berbagi pengalaman dan inovasi pembangunan dengan daerah lain di Indonesia.

Praktik baik yang dipresentasikan mencerminkan komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menghadirkan kebijakan pembangunan yang adaptif dan responsif.

Ke depan, Pemkab Bandung berkomitmen menjaga kualitas perencanaan pembangunan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih bedas, maju, dan berkelanjutan. (**)

 

Yans.

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang Transparan

YUTELNEWS.com | Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri yang melibatkan oknum polisi di Batam bernama Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen (YAAS) di Polda Kepri berlangsung tertutup. Sidang etik digelar di gedung sidang Polda Kepri.

Perwakilan keluarga berinisial Fm (28) beserta kuasa hukum yang datang ke Polda Kepri membawa harapan besar bisa melihat langsung jalannya sidang itu.

Namun, pelaksanaan sidang berlangsung tertutup sehingga menuai sorotan, khususnya dari kuasa hukum keluarga yang sejak awal mengawal kasus ini.

Pantauan di lokasi, sejumlah keluarga hanya bisa menunggu di gedung. Sejumlah awak media juga tak diizinkan masuk ke ruang sidang.

Polisi yang berjaga di depan pintu dan melarang mengambil gambar maupun peliputan langsung ke dalam ruang sidang.

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang TransparanPertemuan Kuasa Hukum dengan Korban

“Tidak boleh masuk, Pak. Aturannya memang begitu. Sidang tertutup. Tidak boleh memotret karena yang masuk sidang juga handphone-nya dikumpulkan,” ujar seorang polisi yang menjaga di lokasi itu.

Kebijakan sidang tertutup tersebut mendapat perhatian serius dari penasihat hukum korban, Leo Halawa.

Ia menyayangkan proses persidangan yang dinilai tidak transparan.

“Yang pertama, kami sangat menyayangkan kenapa sidang ini tertutup sepenuhnya. Kami sebagai penasihat hukum ada lima orang, tetapi yang diperbolehkan masuk hanya dua orang. Ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujar Leo.

Meski begitu, pihaknya masih berupaya berpikir positif dan berharap majelis sidang dapat bertindak profesional dan objektif.

“Kami tetap berpikir positif bahwa mereka akan profesional. Tapi kalau semuanya ditutup, tentu kami tidak bisa menerima. Apalagi dalam beberapa kasus besar lainnya, sidang etik bisa dibuka untuk umum. Kita bisa lihat contohnya pada kasus Ferdy Sambo yang disiarkan oleh berbagai media nasional,” tegasnya.

Menurut Leo, yang terpenting bukan soal siapa yang boleh masuk ke ruang sidang, melainkan jaminan keadilan bagi korban yang menurutnya telah mengalami dampak luar biasa akibat kasus tersebut.

“Poinnya adalah bagaimana klien kami mendapatkan keadilan. Semua sudah hilang. Pekerjaannya, misalnya, satu bulan setelah perkara ini berjalan, klien kami diberhentikan dari tempat kerja karena dampak kasus ini. Bahkan atasannya juga menyinggung masalah ini, hingga akhirnya dia dipecat,” jelas Leo. menambahkan, dampak psikologis dan sosial yang dialami korban sangat berat.

Bahkan, kata Leo, keluarga korban juga mengalami kehilangan besar.

“Masa depan klien kami sudah hancur. Anaknya sudah meninggal dunia. Ini yang harus digarisbawahi. Oleh karena itu, satu kata: harus diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Pelaku tidak layak lagi bergabung di Korps Bhayangkara,” tegasnya.

Leo menegaskan, tuntutan pemecatan tersebut merupakan keinginan keluarga dan korban demi rasa keadilan dan pemulihan martabat korban.

Pelaku Iming-iming dan Janji-Janji Nikah

Seperti Apa Kasus Oknum Polisi di Batam Ini?

Kasus ini berawal dari hubungan asmara antara FM dan oknum polisi di Batam itu sejak awal 2024. Keduanya bahkan telah sepakat melangsungkan pesta adat pernikahan di Batam pada Juli 2025 dengan sinamot senilai Rp40 juta.

Persiapan baju pernikahan hingga administrasi kedinasan juga telah dilakukan. Namun, janji tinggal janji.

Setelah korban hamil, bukannya mendapat pertanggungjawaban, ia justru mengalami penganiayaan. Kasus ini mencuat setelah FM memberanikan diri melapor ke Propam Polda Kepri, Senin (22/9/2025), sekira pukul 11.30 WIB, dengan Nomor SPSP2/41/IX/2025/Subbagyanduan.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik oleh Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen.

Di hari yang sama, FM juga membuat laporan kedua ke SPKT Polda Kepri terkait dugaan penganiayaan.

Laporan resmi tercatat dengan Nomor STTLP/B/184/IX/2025/SPKT/Polda Kepri.

Dikutip dari Tribunnews, Wanita itu mengaku awalnya enggan melapor karena berharap persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, karena tidak ada itikad baik dari pihak terlapor maupun keluarganya, akhirnya ia memilih menempuh jalur hukum.

Hingga Fm alami keguguran di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (7/10/2025).

Oleh keluarga, janin berusia 4 bulan itu mereka beri nama ‘Bhayangkara’, serta dikebumikan di TPU Sei Temiang Rabu (8/10/2025) malam.

Korban yang masih mengalami trauma makin sedih setelah tahu oknum polisi di Batam itu kembali berdinas di Polsek Sagulung.

Lisman Hulu Kuasa Hukum Korban menyampaikan bahwa pelaku sudah seharusnya di PTDH -kan.

” Masa depan klien kami sudah hancur, anaknya meninggal, kehilangan pekerjaan, oleh karena itu harus diberi sanksi PTDH karena sudah mengulangi perbuatan asusila 2x korban yg pertama tahun 2021 dan dikonfirmasi oleh propam polda,” ucap kuasa Hukum Korban Lisman Hulu, S.H.

Lisman menyampaikan bahwa persiapan baju pengantin wanita tidak disiapakan seperti janji pelaku, hingga administrasi kedinasan untuk pernikahan sudah disiapkan FM dari awal namun tidak di ajukan oleh Arga.

Ia menambahkan bahwa telah dikonfirmasi oleh propam polda kepri bahwa arga pernah dilaporkan kasus asusila tahun 2021 dan di demosi 2 tahun, namun setelah demosi Arga kembali mencari korban lain nya

Kesimpulan dan Fakta persidangan KKEP Oknum Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen

1. Pada awal perkenalan dgn Korban beribu janji-janji manis kepada korban akan dinikahi, ternyata hingga keguguran dua kali sampai dilaporkan ke Propam tidak ada etikad baik dari Pelaku

2. Perbuatan Terlapor tersebut Korban tidak memaafkannya.

3. Terlapor pernah melakukan perbuatan yg sama dengan wanita lain hingga demosi 2 tahun.

4. Dalam sidang Kode etik Penuntut menuntut Terlapor utk PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)

5. Putusan akhir akan dibacakan pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2025.

“Jangan ada intervensi dari Manapun terlebih lebih dari internal Polri. Kami meminta agar Hakim jangan ragu

ragu mengambil Keputusan,” Harap Lisman Hulu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Kepri terkait hasil maupun agenda lanjutan persidangan.

Sumber Tribunnews

Sidang KKEP Oknum Polisi Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen di Polda Kepri Tertutup, Terbatas dan Dinilai Kurang Transparan
YAAS Oknum Polisi (Pelaku)

Peringatan Hari Ibu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Luncurkan Gerakan Perempuan Menanam

Jakarta – YUTELNEWS com|| Kegiatan bertajuk Merawat Pertiwi Perempuan Tangguh, Pertiwi Utuh ini merupakan kolaborasi DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak dengan DPP PDI Perjuangan bidang Kebudayaan,
di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta Selatan, Kamis (18/12/2025).

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menyerahkan bibit pohon kepada Kepala Daerah dan Ketua DPRD Perempuan Kader PDI Perjuangan, menjadi simbol dimulainya Gerakan Perempuan Menanam yang akan digelorakan oleh kader perempuan PDI Perjuangan di seluruh Indonesia.

Dalam Memperingati Hari Ibu Megawati Juga memberikan apresiasi kepada 3 wanita Veteran serta Tokoh Inspiratif, Dengan
​Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat Megawati memberikan apresiasi khusus kepada tiga perempuan veteran Indonesia yakni :
Ibu Sriatun, Ibu Sofiatun dan Ibu Murtinah.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi luar biasa mereka dalam sejarah perjuangan bangsa, ​Tak hanya Veteran, Megawati juga memberikan apresiasi kepada dua tokoh inspiratif perempuan, yakni Mahariah, penjaga lingkungan dari Kepulauan Seribu, serta Maria Loretha, Pejuang Pangan asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran para tokoh ini mempertegas pesan bahwa perempuan adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan lingkungan
dan pangan Indonesia.

Wujud Solidaritas, Kader Perempuan PDI Perjuangan dalam Hari Ibu juga menggelar Doa Lintas Agama untuk Korban Bencana Sumatera.

Peringatan Hari Ibu DPP PDI Perjuangan juga meluncurkan dua buku berjudul “Rahasia Rasa Nusantara” dan “Pedoman Pelatihan Perempuan Penggerak Akar Rumput”

Peluncuran buku ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran perempuan dalam pelestarian budaya dan pembangunan sosial berbasis komunitas.

Melalui peringatan Hari Ibu ini, PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan bangsa, baik di bidang sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan.

Peluncuran Dua Buku ini Juga Menegaskan Komitmen PDI Perjuangan Bahwa Peran Perempuan Sebagai Pilar Utama Pembangunan Bangsa.

Red.

Danlanud RSA Hadiri Sosialisasi Program Jaga Desa di Natuna

Yutelnews.com – NATUNA
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) di Gedung Sri Serindit, Ranai, Kabupaten Natuna, Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas Kepala Desa se-Kabupaten Natuna.

Sosialisasi dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N., sebagai upaya penguatan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Acara turut dihadiri Bupati Natuna Cen Sui Lan, Wakil Bupati Natuna Jarmin, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, pimpinan instansi vertikal, camat, lurah, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Natuna.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan unsur pertahanan dalam mendukung pembangunan desa yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan.

Reporter: Bani

Kajati Kepri Kunjungi Natuna, Perkuat Program Jaga Desa, Supervisi Kejari, dan Gelar Bakti Sosial

NATUNA – YUTELNEWS.com Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kajati Kepri) J. Devy Sudarso melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna dalam rangka menjalankan tiga agenda strategis, yakni menjadi Keynote Speaker Sosialisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa), melaksanakan bakti sosial, serta melakukan supervisi, monitoring, dan evaluasi kinerja di Kejaksaan Negeri Natuna, Senin (19/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan mendorong optimalisasi pelayanan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, khususnya di wilayah perbatasan negara.

Kajati Kepri tiba di Bandara Raden Sadjad Natuna sekitar pukul 09.30 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna Erwin Indra Praja, S.H., M.H., Bupati Natuna Cen Sui Lan, unsur Forkopimda, serta Ketua LAM Natuna. Penyambutan dilakukan secara adat melalui pemasangan tanjak dan prosesi tepuk tepung tawar sebagai bentuk penghormatan.

Agenda utama kunjungan diawali dengan Sosialisasi Program Jaga Desa di Gedung Sri Serindit yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Natuna. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Natuna, serta dihadiri unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Bupati Natuna Cen Sui Lan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kajati Kepri dan jajaran, yang dinilai sebagai bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam mengawal pembangunan desa, khususnya di daerah perbatasan seperti Natuna.

Sebagai Keynote Speaker, Kajati Kepri menyampaikan materi berjudul “Program Jaga Desa sebagai Solusi Penguatan Kelembagaan Desa”. Ia menegaskan bahwa dana desa merupakan instrumen penting pembangunan yang harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat.

Pada tahun anggaran 2025, Kabupaten Natuna menerima dana desa sekitar Rp52,25 miliar yang tersebar di 70 desa, dengan rata-rata pengelolaan sekitar Rp746 juta per desa. Berdasarkan data Kejaksaan Agung dan Kementerian Dalam Negeri, sejak 2015 hingga 2024 tercatat lebih dari 2.000 kasus dugaan penyalahgunaan dana desa secara nasional.

“Keberhasilan Program Jaga Desa sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Kejaksaan hadir untuk memberikan pendampingan hukum, pelatihan, dan bimbingan agar tata kelola desa berjalan bersih dan berintegritas,” tegas Kajati.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas Kepala Desa serta pemaparan materi oleh Asisten Intelijen Kejati Kepri Yovandi Yazid, S.H., M.H., yang menekankan peran Kejaksaan sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam upaya pencegahan penyimpangan dana desa melalui pendekatan edukatif dan pemanfaatan teknologi informasi.

Rangkaian kunjungan kerja dilanjutkan dengan Bakti Sosial di halaman Kantor Kejari Natuna, meliputi penyerahan 20 Kartu Identitas Anak (KIA), penetapan perwalian bagi 4 anak, serta bantuan sembako kepada 50 keluarga. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Kepri menegaskan bahwa penegakan hukum tidak semata bersifat represif, tetapi juga harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

Agenda terakhir diisi dengan supervisi dan evaluasi kinerja di Kejaksaan Negeri Natuna. Kajati Kepri mengapresiasi capaian kinerja Kejari Natuna, termasuk prestasi Juara I Bidang Tindak Pidana Umum pada Rakerda Kejati Kepri Tahun 2025. Capaian tersebut dinilai mencerminkan profesionalisme, ketepatan pelaporan, serta soliditas koordinasi meski berada di wilayah 3T.

Kunjungan kerja ditutup sekitar pukul 17.00 WIB dan diharapkan mampu memberikan motivasi serta memperkuat semangat jajaran Kejari Natuna dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang profesional, modern, dan terpercaya bagi masyarakat Natuna.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com

Forkopimda Kabupaten Bandung,Apel Gelar Pasukan Operasi “Lilin 2025”: Beri Rasa Aman dan Nyaman Kepada Masyarakat

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025” dalam rangka pelayanan pengamanan perayaaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Dome Bale Rame Soreang, Jumat (19/12/2025).

Apel gelar pasukan ini diikuti jajaran Polresta Bandung, Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Lanud Sulaeman, Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Badan Kesbangpol, dan ribuan personel gabungan lainnya.

Apel gelar pasukan ini dipimpin Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, dan dihadiri Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah dan para pihak lainnya.

Usai Apel Gelar Pasukan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan bahwa untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan wisata di Kabupaten Bandung memasuki Tahun Baru 2026, Pemkab Bandung sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan para camat se-Kabupaten Bandung pada Jumat pagi.

“Terutama camat yang mempunyai wilayah, harus stand by di lokasi sampai selesainya perayaaan Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026),” kata Bupati Dadang Supriatna di Dome Bale Rame Soreang.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna, mulai hari ini terhitung 14 hari kedepan digelar pasukan untuk pelayanan pengamanan Nataru 2025-2026.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih yang sudah mempersiapkan personel demi keamanan, kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya.

Kang DS berharap jelang Tahun Baru 2026 semoga semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran. Adapun musibah yang terjadi di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi di tahun berikutnya.

“Saya akan menggelar doa bersama pada malam Tahun Baru 2026. Insya Allah akan di satu titikkan, gelar doa bersama itu. Tapi untuk personel disebar ke masing-masing pos,” ucapnya.

Kang DS mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung yang hendak merayakan Tahun Baru 2026 tidak dirayakan dengan cara hura-hura.

“Lebih baik dengan cara doa bersama dan ini akan lebih efektif. Semoga saya doakan dan sama-sama berdoa menyambut Natal 2025 ini seluruh warga negara Indonesia diberikan kesehatan dan keberkahan. Kemudian jelang Tahun Baru 2026, semoga apa yang kita cita-citakan bisa tercapai, Indonesia tetap stabil, dan Indonesia tetap jaya, dan Indonesia tetap maju untuk menuju Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan bahwa pada hari ini dari mulai jajaran Polri, TNI, dan unsur lainnya melaksanakan kegiatan apel pergeseran pasukan untuk pelayanan pengaman Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Para personel yang terlibat kurang lebih 1.303 personel, baik dari Polri, TNI dan unsur lainnya, yaitu dari Dinas Kesehatan, Damkar, BPBD, Basarnas, Jasa Raharja dan lainnya lengkap,” ujar Kapolresta Bandung.

“Hari ini kita geser ke pos-pos yang telah dibangun, ada sekitar 17 pos. 1 pos terpadu, 1 pos pelayanan, dan 17 pos pelayanan pengamanan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung,” jelas Kombes Pol Aldi.

Kombes Pol Aldi mengatakan seluruh personel yang bertugas di lapangan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal atau masyarakat lainnya yang berwisata di wilayah Kabupaten Bandung.

“Dengan kesiapsiagaan kami semua di sini lengkap, mudah-mudahan bisa memberikan rasa aman dan nyaman, baik kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Baik kepada masyarakat yang akan berwisata di wilayah Kabupaten Bandung,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi jalur rawan bencana, lanjut Kombes Pol Aldi, jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung sudah memetakan atau mapping daerah rawan longsor.

“Pertama ada imbauan kepada masyarakat agar menghindari jalur yang rawan longsor. Kedua, kami sudah menyiapkan Tim SAR termasuk peralatannya, seperti alat derek, excavator dan alat-alat lainnya, ketika ada bencana kita siap langsung ke lokasi. Tapi kita doakan jangan sampai ada bencana di wilayah kita,” tuturnya.

Kapolresta Bandung menyebutkan di Kabupaten Bandung yang menjadi tujuan wisata kawasan Ciwidey, Pangalengan dan Dago. Sehingga di tiga area ini akan ada perhatian khusus, di antaranya ditambah jumlah personel, mobil derek, ambulan untuk mengantisipasi ketika ada masyarakat butuh bantuan.

Ia menyebutkan di pos terpadu ada 30 CCTV (Closed Circuit Television), yang terkonek se-wilayah Kabupaten Bandung. Baik itu di kawasan wisata, tempat ibadah, sehingga nanti di Pos Terpadu Al Fathu Soreang bisa memantau semua aktivitas masyarakat.

Cara Bertindak (CB) ketika ada kepadatan kendaraan, kata dia, mungkin nanti ada CB sepenggal dan lain sebagainya. Tergantung bagaimana situasi di lapangan.

“Kita juga akan komunikasi dengan Polda Jabar,” katanya.

Terkait dengan kendaraan dengan sumbu tiga sudah ada keputusan menteri. “Kita akan sosialisasikan dan berikan imbauan kepada para pelaku usaha,” ucapnya.**

 

Yans.

Sekda Nias Utara Lantik Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Lingkungan PEMKAB Nias Utara Tahun 2025

Lotu — Yutelmews.com ||
Sekretaris Daerah Kab. Nias Utara melaksanakan Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara sebanyak 9 (sembilan) orang yang yang di laksanakan di Aula Aman Kantor Bupati Nias Utara, 19/12/2025.

“Ucap Sekda Nias Utara Bazatulo Sebuah, SE, M.Ec.Dev pada arahannya bahwa pelantikan bagi 9 orang Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, dan berharap melalui pelantikan ini dapat meningkatkan kualitas layanan publik di Kab. Nias Utara.

“Lebih lanjut Sekda menyampaikan bahwa mutasi pejabat struktural maupun pengangkatan PNS dalam jabatan baru bertujuan untuk peningkatan kinerja dan efektivitas, pengembangan karir dan kompetensi, penyegaran organisasi dan distribusi SDM yang merata, seraya menyampaikan selamat kepada pejabat yang dilantik serta berpesan bahwa pelantikan ini bukan hanya sekedar seremoni, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab.

Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara yang dilantik sebagai berikut :

1. Faozanolo Gea, S.AP, M.I.P. Jabatan Lama Kepala Sub Bagian Program, Evaluasi dan Pelaporan pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabatan Baru Camat Namohalu Esiwa

2. Baharudin Hulu, S.Pd, M.Si Jabatan Lama Sekretaris Kecamatan Alasa Jabatan Baru Camat Alasa.

3. Ya’aro Nazara, SE, MM Jabatan Lama Camat Lotu Jabatan Baru Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Nias Utara.

4. Abidonego Waruwu, SH Jabatan Lama Kabag Hukum Setda Nias Utara Jabatan Baru Kabag Administrasi Pembangunan Setda Nias Utara.

5. Erlius Hulu, SH Jabatan Lama Kepala Sub Bidang Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jabatan Baru Kabag Hukum Setda Nias Utara.

6. Yostinus Hulu, S.Pd.SD Jabatan Lama Camat Alasa Jabatan Baru Sekretaris Dinas Sosial Kab. Nias Utara.

7. Evan Margaretha Nazara, SE jabatan lama Kabag Adminstrasi Pembangunan Setda Nias Utara Jabatan Baru Sekretaris Kec. Alasa.

8. Onemar Zega, SKM, MKM jabatan lama
Kepala Seksi Data, Informasi dan Permodalan Koperasi pada Dinas Ketenagakerjaan dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jabatan Baru Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum pada Kantor Kecamatan Tugala Oyo.

9. Teolo Bemawati Telaumnanua, SH, M.P.A jabatan lama Penelaah Teknis Kebijakan pada BKPSDM Nias Utara Jabatan Baru Kepala Sub Bagian Perundang-Undangan pada Bagian Hukum Setda Nias Utara.

Turut hadir pada pelantikan ini, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Asisten Adminstrasi Pembangunan, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Lingkup Setda, Rohaniawan dan Keluarga pejabat yang dilantik.

Kharisman Gea

Wamendagri Wiyagus: Reformasi Birokrasi Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Sumedang – YUTELNEWS com|| Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus berdampak nyata terhadap peningkatan layanan kepada masyarakat. Karena itu, reformasi birokrasi tidak boleh hanya berhenti pada urusan administrasi.

“Bukan hanya patuh administrasi tetapi benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat ya sebagai outcome. Karena ujung-ujungnya kesejahteraan masyarakat adalah menjadi goal kita, tujuan kita,” ujar Wiyagus saat menjadi pembicara pada acara Reformasi Birokrasi Berdampak di Gedung Negara Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/12/2025). Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Kepatuhan Administratif Menuju Kinerja yang Mengubah Kehidupan Rakyat”.

Ia mengatakan, reformasi birokrasi di daerah harus sejalan dengan visi dan misi Presiden, baik untuk lima tahun ke depan maupun dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, reformasi birokrasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan yang berdampak dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Tentunya reformasi birokrasi ini tujuannya tidak ada lain adalah untuk menciptakan pemerintahan yang berdampak, sebuah sistem yang hadir saat rakyat membutuhkan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dalam menjalankan reformasi birokrasi. Salah satunya ditunjukkan dengan keberanian membuka tata kelola pemerintahan secara transparan, khususnya dalam pengelolaan anggaran daerah.

“Kalau seorang pemimpin berani membuka secara keseluruhan, khususnya masalah pengelolaan anggaran, karena Bapak Presiden juga sering menyampaikan bahwa yakinkan pengelolaan anggaran ini sepeser pun benar-benar untuk kepentingan rakyat. Jadi tidak boleh di luar itu,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi capaian realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumedang yang dinilai tinggi. Selain itu, angka inflasi di daerah tersebut juga masih terkendali dengan baik. Ia meminta agar capaian tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain.

“Tadi angka-angkanya jelas semua, realisasi pendapatan sudah di atas target nasional, kemudian juga realisasi belanja juga sudah di atas target nasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiyagus menekankan bahwa reformasi birokrasi merupakan agenda wajib yang harus dilaksanakan oleh pemerintah, termasuk pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa arah reformasi birokrasi berkaitan langsung dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi guna pemberantasan korupsi.

Ia mencontohkan reformasi birokrasi berbasis digital yang dilakukan Pemkab Sumedang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui sistem pelayanan tersebut, interaksi langsung antara pejabat publik dan masyarakat dapat dikurangi sehingga mencegah terjadinya praktik korupsi.

“Tidak ada kesempatan untuk berinteraksi antara kita sebagai pejabat publik dengan masyarakat ya, khususnya pelayanan publik yang berkonsekuensi dengan masalah budget,” jelasnya.

Turut hadir dalam forum tersebut Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jawa Barat Dan Satriana, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Kemendagri Gelar Upacara HBN Ke-77, Tekankan Semangat Bela Negara sebagai Kekuatan Kolektif Bangsa

Jakarta – YUTELNEWS com|| Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77. Dalam upacara tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik selaku Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Dalam amanat yang dibacakan Akmal, Presiden Prabowo menegaskan bahwa semangat bela negara merupakan fondasi utama yang menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap berdiri hingga saat ini, baik dalam menghadapi ancaman dari dalam maupun luar negeri. Ia mengingatkan kembali sejarah berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 1948 saat Agresi Militer II, sebagai bukti nyata kekuatan semangat bela negara dalam mempertahankan keberlangsungan republik.

Sejalan dengan hal tersebut, ditegaskan pula bahwa penguatan semangat bela negara pada masa kini harus diwujudkan melalui sikap kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen masyarakat. Hal ini menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang berlangsung cepat dan penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

“Dalam situasi seperti ini semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” kata Presiden seperti yang dibacakan Akmal di Plaza Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Pada kesempatan yang sama, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diajak untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas nasional, khususnya kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam. Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki peran strategis sekaligus historis dalam perjalanan bangsa Indonesia.

“Tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara dan tanpa Sumatera Barat sejarah Bela Negara tidak akan lengkap. Mereka bukan hanya bagian dari perjalanan masa lalu tetapi fondasi yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa dan negara ini,” tegasnya.

Selanjutnya, seluruh ASN dan elemen bangsa juga diminta untuk menjadikan peringatan HBN ke-77 sebagai momentum mewujudkan cinta tanah air melalui tindakan nyata. Hal tersebut dapat diwujudkan, antara lain dengan membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks dan disinformasi, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.

“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” pungkasnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Sekjen Kemendagri Lantik 43 Pejabat Fungsional dan Tekankan Pentingnya Budaya Bekerja Baik di Birokrasi

Jakarta – YUTELNEWS com|| Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir resmi melantik 43 pejabat fungsional di lingkungan Kemendagri. Prosesi pelantikan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya pegawai menerapkan budaya bekerja baik di birokrasi dengan cara meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menilai, sejatinya melayani masyarakat sama halnya dengan membantu diri sendiri.

“Semua kebaikan kita ini, balik lagi, bukan buat orang lain, tapi balik lagi untuk mereka yang berbuat baik, yang bekerja baik, yang rajin, yang memikirkan masyarakatnya,” katanya.

Menurutnya, seorang pejabat harus mampu bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Semangat bekerja keras merupakan modal dasar bagi seseorang untuk dapat menyelamatkan diri dari berbagai sikap yang tidak terpuji dan merugikan orang lain. “Pokoknya sudah kerja baik semuanya, yang penting kerjanya betul-betul baik, jangan tanggung-tanggung. Iya kan, bekerja maksimal,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Tomsi juga meminta kepada mereka yang baru dilantik untuk berani memberikan masukan positif di unit kerjanya masing-masing. Dengan demikian, seluruh pegawai dapat merasa bahwa keberhasilan suatu tugas pekerjaan merupakan bentuk tanggung jawab bersama.

“Jadi, yang dinamakan pekerja itu, untuk saling ngisi-mengisi, bukan merasa ini bukan tangung jawab saya, itu salah,” tegasnya.

Terakhir, Tomsi mengingatkan agar semua yang dilantik terus berinovasi serta mengembangkan ide dan gagasan terbaik untuk membangun organisasi. Ia juga meminta masukan dan solusi dari seluruh pegawai guna mengoptimalkan kinerja.

“Saya selalu minta, kalau memang ada solusi yang terbaik, tulis selembar, dua lembar, nanti saya baca. Setiap perubahan hari itu, saya baca, apa ini isinya,” pungkasnya.

Adapun para pejabat fungsional yang dilantik berasal dari penyetaraan jabatan sebanyak 24 orang, pengangkatan pertama sebanyak 10 orang, serta perpindahan jabatan sebanyak 9 orang. Turut hadir dalam pelantikan tersebut Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri Dian Andy Permana, Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Evan Nur Setya Hadi, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Bupati Kang DS, Melalui Dinas PUTR Aksi Wujud Nyata Projek Peninggian Jalan di Sukabirus Menjadi Solusi Efrktif Untuk Masyarakat.

Kab.Bandung – YUTELNEWS com|| Persiapan Proyek pengecoran Peninggian jalan yang berada di Kp.Sukabirus Rw 07 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, merupakan sebuah tindakan nyata yang dilakukan Pemerintahan Kabupaten Bandung melalui Dinas PUTR dalam merespon cepat setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat.pada jumat 19/12/2025.

Sepanjang 60 meter perbaikan jalan yang saat ini sedang di garap merupakan wilayah yang sering tergenang air. Genangan air ini sering terjadi baik disaat terjadi banjir maupun jika adanya hujan yang mana kondisi ini,menjadi permasalahan bagi masyarakat sekitar dan para pengguna jalan lainnya, karena jalan ini merupakan penghubung antar desa juga merupakan jalan alternatif bagi masyarakat.

Bupati Bandung Kang DS, melalui Dinas PUTR berinisiatif melaksanakan peningkatan dengan peninggian jalan sekitar 30 cm dari permukaan jalan.

Upaya ini dilakukan karena jalan tersebut selalu tergenang air dan menjadi permasalahan yang sering dikeluhkan warga juga merupakan daerah yang padat penduduk serta ramainya aktipitas anak sekolah karena tepat didepan jalan tersebut menjadi pintu masuk untuk 3 sekolah Dasar Negri.

Untuk itu dengan adanya Peninggian jalan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam penanganan banjir diwilayah tersebut.

Seperti yang disampaikan Ibu Titin (55thn) seorang pedagang warung warga RW 07 kp.Sukabirus juga mengatakan sangat merespon baik dengan adanya Peninggian badan jalan yang tepat di depan warungnya.

Dirinya merasa senang kalau jalan ini tinggikan, yang mana akan memudahkan aktifitasnya jika terjadi banjir.

“Alhamdulilah dengan adanya kegiatan pembangunan jalan ini tentunya saya merasa senang, karena sudah lama jalan ini selalu tergenang air dan menjadi hambatan bagi saya jika sungai Cigeude meluap dan terjadi banjir. Kalau saya mengungsi untuk evakuasi kerumah soudara sangat kesulitan karena airnya sangat dalam,” ucap Titin saat di temui awak media.

Tokoh Masyarakat H.Tri Rahmanto dalam kesempatan yang sama menyampaikan, Saya berharap, dengan di bangunya jalan ini kedepanya akan mempermudah akses jalan bagi masyarakat dan juga orang pengguna jalan akan memperlancar transportasi bagi penduduk lainya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten
Bandung khususnya untuk bapak Bupati Bandung Dr HM.Dadang Dupriatna yang telah memperhatikan sarana transportasi bagi warga, terutama dalam penanganan banjir di wilayah Sukabirus ini,” ungkapnya.

Mudah-mudahan upaya penangan banjir yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung saat ini bisa terlaksana dengan baik dan membawa dampak yang nyata bagi masyarakat.”pungkasnya.

 

Yans.

Kang DS Fokus Arahkan Pada Pelayanan dan Ekonomi Lokal, Strategi Pembangunan di 2026

KAB. BANDUNG –YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mengoptimalkan potensi daerah untuk memperkuat perekonomian lokal dan mempertahankan kinerja pemerintahan yang baik. Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan pentingnya menjaga integritas dan keberlanjutan pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan yang ada.

Dalam rapat koordinasi bulanan yang diadakan pada Jumat (19/12/2025) Bupati Dadang mengapresiasi pencapaian Kabupaten Bandung yang berhasil mempertahankan predikat zero corruption menurut Survei Pengendalian Internal (SPI) KPK.

“Kami harus terus menjaga ini. Jangan sampai ada celah untuk korupsi, karena jika satu orang terjerat, itu bisa membuka pintu bagi yang lainnya. Kabupaten Bandung harus tetap menjadi contoh dalam hal integritas dan transparansi,” ujar Kang DS, sapaan akrab bupati.

Prestasi lainnya yang membanggakan adalah peringkat MCP KPK Kabupaten Bandung yang kini berada di posisi ke-4 secara nasional dengan angka 94% dan menduduki ranking ke-1 di Jawa Barat.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua. Saya berharap semua OPD tetap menjaga kinerja tinggi ini, agar kita terus berada di jalur yang benar,” tambah Kang DS.

Namun, di tengah prestasi yang telah diraih, Kang DS mengingatkan pentingnya fokus pada pelayanan publik yang berkualitas dan pengelolaan keuangan daerah yang optimal. Meski pendapatan daerah mengalami tantangan di akhir tahun 2025, Kang DS optimistis bahwa upaya maksimal dari semua pihak akan memastikan Kabupaten Bandung tetap mencapai predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) untuk 10 tahun berturut-turut.

“Jangan sampai ada gagal bayar atau kas defisit. Saya akan memantau terus hingga detik-detik terakhir akhir tahun ini,” tegas Kang DS.

Rapat koordinasi tersebut diadakan di Rumah Dinas Bupati, Soreang dengan dihadiri oleh seluruh kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bandung. Dalam rapat ini, Kang DS juga mengingatkan bahwa meskipun ada tantangan, kerja keras semua pihak akan memastikan pencapaian visi-misi pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

“Mari kita semua terus bekerja dengan penuh dedikasi, fokus pada pelayanan publik yang terbaik, dan tetap menjaga integritas dalam setiap langkah kita,” ajak Kang DS.

Sebagai langkah untuk memperkuat ekonomi daerah, Kang DS juga mendorong pengembangan sektor pertanian dan peternakan sebagai peluang usaha baru bagi masyarakat pada awal tahun 2026.

“Kita akan membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi peternak ayam petelur serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan halaman rumah mereka untuk berkebun dan menanam sayuran. Ini adalah langkah kecil yang bisa berdampak besar bagi ketahanan pangan dan perekonomian lokal kita,” ujar Kang DS.

Sementara itu, Cakra Amiyana, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, dalam rapat koordinasi tersebut menekankan pentingnya memastikan kas daerah aman, terutama terkait dengan Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum sepenuhnya diterima dari pusat dan provinsi. Cakra juga mengingatkan agar target pajak daerah seperti pajak restoran, pajak perhotelan, dan pajak lainnya dapat segera dipenuhi untuk menghindari defisit anggaran.

 

Yans.

Kades Alam Endah, Apresiasi Kegiatan Jumbara 2025, Siswa Telahendapatkan Pendidikan Kepemimpinan Sedah Dini

Bandung -YUTELNEWS com|| Setelah mengikuti kegiatan sejak Selasa-Jum’at 16-19 Desember 2025 Jumpa Bakti Bergembira ( Jumbara) 2025, para anggota Palang Merah Remaja (PMR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung secara resmi kegiatan ditutup oleh Ketua PMI Kab. Bandung H. Asep Deni, Pada Jumat 19 Desember 2025.

Menurut Ketua PMI Kabupaten Bandung H. Asep Deni menuturkan kegiatan Jumbara 2025 yang digelar diawali oleh pelaksanaan sejak pagi hari, diawali dengan senam sehat pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB (18/13), kemudian dilanjutkan dengan berbagai rangkaian aktivitas edukatif dan kemanusiaan. Para peserta mengikuti praktik memfasilitasi tujuh materi kepalangmerahan, lokakarya jero baling, penyuluhan donor darah, serta pemeriksaan kesehatan dan pengecekan golongan darah, Jelasnya.

Jero baling, seharusnya Zero Bullying
Yod Stasion Wira, Youth Stasion Wira, Yod Conference, Youth Conference
Selain itu terdapat pula pemberian bantuan dan donasi yang berasal dari program kewirausahaan sosial anak-anak PMR.

” Untuk mempererat kebersamaan, panitia juga menggelar olahraga persahabatan, serta memfasilitasi perekaman KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para peserta PMR. Rangkaian kegiatan setiap hari ditutup dengan panggung budaya yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB, “.

Masih Kata Asep Deni, meski sempat diguyur hujan secara bergantian, seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Para peserta tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian acara sebagai bagian dari proses pembinaan dan penguatan karakter dalam gerakan kepalangmerahan dan kemanusiaan, khususnya di Kabupaten Bandung, tuturnya.

Panitia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik hingga hari terakhir. Penutupan kegiatan dijadwalkan pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB, yang akan diisi dengan pengumuman serta pembagian piala dan hadiah penghargaan kepada para peserta, Ujarnya Ketua PMI Kabupaten Bandung Asep Deni,.

Diakhir kegiatan Jumara 2025 ini sambungnya, nanti kita akan sampaikan tropy dan Piagam kepada perwakilan PMR yang sudah memperlihatkan prestasi dan keuletannya serta disiplin dalam mengikuti berbagai kegiatan yang suguhkan Panitia.

Sementara Kepala Desa Alamendah Awan menyampaikan bahwa JUMBARA PMR ke-X ini merupakan sarana strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kapasitas serta kualitas pembinaan PMR di seluruh Kabupaten Bandung.serta mendidik kepada anak mulai dari SMP,SMK,dan SMA yang ada di PMR agar lebih solid lagi dan menjadi jiwa kepemimpinan serta jiwa membantu di bidang sosial yaitu kesehatan.Mandiri serta menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

” Jumbara 2025 Semangat kemanusiaan membara di tengah sejuknya Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, saat Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung menggelar Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Tahun 2025. Acara akbar ini dihadiri oleh 906 peserta PMR dari berbagai jenjang, mulai dari Mula (SD) hingga Wira (SMA), sebagai ajang penanaman karakter, kepemimpinan, dan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini, “.

Saya selaku Kepala Desa Alamendah sangat berterima kasih dalam Kegiatan ini juga melakukan penanaman pohon yaitu dari mulai pohon dari mulai buah buahan, tanaman pohon keras yang dilingkungan desa Alamendah dan lingkungan sekitar alam ini dan ada Bhakti Sosial santunan lansia dan panti jompo.

Ini merupakan bukti kepedulian,dan donasinya pun dari anak anak peserta yang ikut Jumbara yang betul betul disalurkan kepada anak anak SD Barutunggul 3 dan kegiatan sosial yang lainya”terang kades

Dan tadi saya lihat dari sponsor Nestle terimakasih telah memberikan sumbangsih dan diharapkan kepada perusahaan perusahaan yang lain untuk bergabung juga dalam kegiatan PMI dan supaya lebih merasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Kades,berharap PMR dapat menjadi garda terdepan dalam membangun generasi yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat.kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat layanan kemanusiaan, terutama dalam penanganan kebencanaan dan situasi darurat”pungkasnya ***

Yans.

Mempersiapkan Kader Partai Hanura Nias Utara Gelar Konsolidasi Pengurus DPC dan PAC Berdemokrasi.

Nias Utara – Yutelnews.com || Partai Hanura Kabupaten Nias Utara menggelar konsolidasi yang dihadiri oleh Bapak DR. Hepy Krisman Laia S.H.,M.H tokoh dari Sumatera Utara sekaligus Plt.Ketua Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Kabupaten Nias Utara . Kehadiran Beliau bertujuan untuk memperkuat struktur kepengurusan partai yang solidn dan meningkatkan kinerja partai dalam menghadapi tantangan politik di masa depan, Hari Selasa (16/12/ 2025).

“Ujar DR. Hepy Krisman Laia SH MH menekankan pentingnya peran partai dalam membangun demokrasi di Indonesia. “Partai Hanura harus menjadi partai yang kuat dan solid, serta mampu menghasilkan kader-kader yang berkualitas dan berintegritas,” Baik dari Pusat Propinsi sampai ke tingkat Kabupaten.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Nias Utara, termasuk Ketua DPC Bedali Lase, S.Pd.K, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara, Juga Ketua FRAKSI HANURA Dusman Zebua, “Ujar Bedali Lase menyampaikan bahwa Partai Hanura akan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nias Utara Kita berterima kasih Kepada Masyarakat Nias Utara yang memberikan dukungan penuh Pada Pemilihan umum Tahun Lalu.

“Ucap Pak Bedali Lase bahwa Partai Hanura berkomitmen untuk menjadi partai yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” sehingga Partai Hanura masuk Rangking tiga di Kabupaten Nias Utara.

Saya himbau semua Kader Hanura dari Setiap PAC Tingkat Kecamatan se-kabupaten Nias Utara tunjukkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah-tengah masyarakat kita.

Konsolidasi ini merupakan bagian dari upaya Partai Hanura untuk meningkatkan kapasitas kader dan pengurus partai, serta memperkuat struktur kepengurusan partai di tingkat daerah. Dengan demikian, partai dapat lebih efektif dalam menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai partai politik.

DR. Hepy Laia SH MH juga menambahkan bahwa Partai Hanura harus menjadi partai yang pro-aktif dalam menghadapi tantangan politik di masa depan. “Kita harus siap menghadapi perubahan dan tantangan, serta menjadi partai yang terbaik dan dicintai masyarakat.

Turut hadir dalam acara ini Pengurus DPD Partai HANURA SUMUT, Pengurus DPC Tingkat Kabupaten Nias Utara, Pengurus PAC Tingkat Kecamatan se-kabupaten Nias Utara dan Ibu Pendeta.

(Kharisman Gea)

Bupati dan DPRD Nias Utara Hadir Ke Lahan, Tanam Jagung Manis Demi Perkuat Ketahanan Pangan Desa La’aya

Nias Utara – YUTELNEWS.com Komitmen memperkuat ketahanan pangan terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Nias Utara bersama DPRD. Hal itu tampak dalam kegiatan penanaman jagung manis di lahan Ketapang, Desa La’aya, Kecamatan Tuhemberua, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Nias Utara bersama Anggota DPRD Dapil II Nias Utara, Junianto Zega, sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang menyasar desa-desa produktif. Kehadiran pimpinan daerah dan wakil rakyat di tengah masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa program pangan tidak berhenti di atas kertas, tetapi dijalankan hingga ke lahan pertanian.

Anggota DPRD Dapil II Junianto Zega menegaskan, program ini harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa La’aya. Ia mendorong warga untuk terlibat aktif dan menjadikan kegiatan ini sebagai pemicu kemandirian pangan Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mendapatkan edukasi lengkap, mulai dari penanaman benih, perawatan, hingga panen. Harapannya, keluarga di Desa La’aya mampu bertani secara mandiri untuk memenuhi ke pangan.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mendapatkan edukasi lengkap, mulai dari penanaman benih, perawatan, hingga panen. Harapannya, keluarga di Desa La’aya mampu bertani secara mandiri untuk kemandirian untuk memenuhi kebutuhan pangan”ujar junianto zega

Ia juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendampingi masyarakat. Menurutnya, komunikasi antara petani dan penyuluh harus terus dibangun agar pengetahuan dan keterampilan bertani masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Bupati Nias Utara menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan prioritas daerah yang harus dijalankan secara kolaboratif, melibatkan pemerintah, DPRD, TNI-Polri, serta masyarakat desa. Penanaman jagung manis ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala OPD terkait, Camat Tuhemberua, Danramil 06 Tuhemberua, Kapolsek Tuhemberua, tokoh masyarakat Desa La’aya, TP PKK Desa La’aya, serta masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat jelas, menandai harapan baru agar Desa La’aya menjadi salah satu contoh desa tangguh pangan di Kabupaten Nias Utara.

Emanuel y gea

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.