Sertijab Piket Fungsi Polda Riau

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Kegiatan serah terima piket fungsi di Polda Riau diadakan untuk memastikan disiplin dan kesiapan personel kepolisian.

AKBP Jhon Feridaus memimpin serah terima piket fungsi di Mapolda Riau pada, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tugas kepolisian, termasuk pelayanan masyarakat dan pengamanan markas.

Dalam arahannya, Jhon Feridaus menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas,” tekannya.

Setiap petugas diingatkan untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dan mengedepankan pelayanan humanis.

Kegiatan selesai dengan pengecekan kesiapan personel serta dokumentasi untuk laporan kepada pimpinan.

Sertijab ini penting untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik terhadap kepolisian, serta memastikan kesiapan semua personel di Polda Riau.

(AS)

Brimob Polda Riau Tegaskan Komitmen, Program Makan Bergizi Gratis Polri Diawasi Ketat

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Personel Provos Satuan Brimob Polda Riau melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Polri sebagai bentuk komitmen dalam memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran pada, Kamis (18/12/2025).

Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses penyiapan, kebersihan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Hal ini bertujuan agar kualitas makanan yang disalurkan tetap terjaga dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., dalam penyampaiannya menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan langkah penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan program Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus diawasi dengan baik agar benar-benar memberikan manfaat, tepat sasaran, dan sesuai dengan standar kesehatan serta gizi,” tegas Kombes Pol Ketut.

Lebih lanjut, Dansat Brimob menyampaikan bahwa kehadiran personel Provos di lapangan juga menjadi bentuk penguatan disiplin serta tanggung jawab personel dalam menjalankan program-program kemanusiaan Polri,” ucap Dansat.

Dengan adanya pengawasan yang berkelanjutan Satuan Brimob Polda Riau berharap Program Makan Bergizi Gratis Polri dapat berjalan secara optimal, transparan, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

(AS)

Panitia Pentahelix Gandeng Prima dan Masyarakat Gerak Cepat Pasang Pintu Air di Sukabirus Dayeuhkolot

KAB BANDUNG – Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berkolaborasi dengan tokoh masyarakat (Tomas) dan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) melaksanakan pemasangan pintu air di Kampung Sukabirus, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada kamis (18/12/2025).

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi dampak banjir, terutama saat musim hujan tiba.

Ketua Panitia Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menjelaskan bahwa pemasangan pintu air ini merupakan langkah strategis untuk meminimalkan risiko genangan air yang selama ini menjadi momok bagi warga Sukabirus dan sekitarnya.

“Dengan adanya pintu air ini, kami berharap aliran air dapat dikendalikan dengan lebih baik, sehingga genangan air dapat dihindari atau setidaknya diminimalkan,” ujar Tri Rahmanto saat ditemui di lokasi pemasangan.

Tri Rahmanto juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix dalam upaya penanggulangan banjir di Dayeuhkolot.
Hal ini sebagai upaya konkret dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah Dayeuhkolot.

“Kolaborasi Pentahelix ini memungkinkan kita mempersingkat proses perencanaan dan pelaksanaan. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat sipil, hingga media, memungkinkan kita untuk bergerak lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

Pintu air yang dipasang memiliki kapasitas aliran air yang lebih besar dibandingkan dengan sistem drainase sebelumnya. Hal ini memungkinkan pintu air untuk mengarahkan limpasan air hujan secara optimal ke saluran pembuangan yang telah disiapkan.

“Kami telah melakukan kajian teknis untuk memastikan bahwa pintu air ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi wilayah Sukabirus,” tambah Tri Rahmanto.

Partisipasi aktif dari masyarakat sekitar, termasuk tokoh masyarakat dan anggota PRIMA, menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Mereka tidak hanya membantu dalam proses pemasangan pintu air, tetapi juga memberikan masukan dan dukungan penuh terhadap upaya penanggulangan banjir di wilayah mereka.

“Masyarakat sekitar sangat menyambut positif kegiatan ini, karena wilayah tersebut sering mengalami genangan parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan adanya pintu air ini, kami berharap kehidupan kami akan menjadi lebih baik,” ungkap Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot ini.

Selain pemasangan pintu air di Sukabirus, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot juga melakukan normalisasi drainase di sepanjang Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Upaya normalisasi drainase ini bertujuan untuk memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat oleh sampah atau sedimentasi tanah. Tak hanya itu, panitia juga melakukan pembersihan saluran pembuangan di kawasan Sukabirus untuk memperlancar aliran air.

“Kami menyadari bahwa penanggulangan banjir membutuhkan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami tidak hanya fokus pada pemasangan pintu air dan normalisasi drainase, tetapi juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Panitia Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot berharap dapat memberikan solusi nyata bagi permasalahan banjir yang selama ini menghantui warga Dayeuhkolot. Kolaborasi yang solid antara berbagai pihak menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.(**)

Yans.

Pemdes Wangunjaya dan Warga Gotong Royong Bangun Rutilahu Dampak Musibah Hujan Lebat di Desa Wangunjaya

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Pemerintah Desa Wangunjaya bersama masyarakat melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga terdampak musibah hujan lebat yang mengakibatkan bagian belakang rumah roboh. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan. Kamis, (18/12/2025).

Adapun penerima manfaat pembangunan Rutilahu tersebut adalah Ibu Wati, seorang janda lansia, yang beralamat di Kampung Tenggek RT 02 RW 08, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Status tanah tempat tinggal penerima manfaat merupakan milik Pemerintah Desa Wangunjaya.

Pembangunan Rutilahu ini dilaksanakan dengan biaya swadaya masyarakat, sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan warga Desa Wangunjaya dalam merespons musibah yang menimpa salah satu warganya.

Melalui partisipasi aktif masyarakat, diharapkan rumah yang dibangun dapat kembali menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman bagi penerima manfaat.

Kepala Desa Wangunjaya, Samsudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Wangunjaya yang telah bergotong royong dan berpartisipasi dalam pembangunan Rutilahu ini. Semoga kepedulian dan kebersamaan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, serta dapat meringankan beban Ibu Wati yang terdampak musibah,” ujar Samsudin.

Pemerintah Desa Wangunjaya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu warga yang terdampak bencana, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

Dien Yoyo.

Polsek Cikalongwetan Laksanakan Operasi Miras, Sejumlah Minuman Keras Ilegal Diamankan

YUTELNEWS.com| Kab. Bandung Barat – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan Operasi Minuman Keras (Ops Miras) di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (18/12/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M, dan melibatkan Kanit Reskrim selaku Perwira Pengawas (Pawas/Bawas) serta personel piket fungsi Polsek Cikalongwetan. Sasaran operasi adalah toko atau kios yang tidak memiliki izin resmi penjualan minuman beralkohol.

Dalam pelaksanaan operasi, petugas menemukan adanya aktivitas penjualan minuman keras tanpa izin yang dilakukan oleh seorang warga berinisial A.S., kelahiran Subang, 4 September 1978, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh dan berdomisili di Perum Mandalasari Permai RT 03/18, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga botol anggur merah, empat botol arak, dan tiga botol minuman keras jenis intisari. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M, mengatakan bahwa operasi miras ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Cikalongwetan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Operasi ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran minuman keras ilegal yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas. Kami akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polsek Cikalongwetan mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kamtibmas serta tidak melakukan penjualan minuman keras tanpa izin resmi.

Dien Yoyo

Normalisasi Drainase di Jalan Menger Sangat Terganggu, Semberawut Banyak Kabel Fiber Optik, Ketua Pentahelik Dayeuhkolot Kritik Keras Pemasangan Yang Asal-asalan

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemasangan kabel fiber optik tidak tertata pada tiang-tiang utilitas yang berdiri rapat di sisi jalan. Bahkan, ada beberapa tiang yang terpasang disaluran drainase dibeberapa titik sepanjang jalan Menger, Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung.pada rabu 17/12/2025.

Dalam pelaksanaan normalisasi drainase yang dilakukan team Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot bersama Perhimpunan Remaja Medjid (PRIMA) Citeureup pada hari Rabu 17 Desember, sejumlah kabel ditemukan Pemasangan semberawut dalam kondisi tergeletak di bawah dan melintang di area saluran drainase yang mengakibatkan penyumbatan dan mengakibatkan menumpuk sampah dan tanah.

Dengan ditemukan beberapa kabel optik tergeletak di bawah saluran air, yang mana ini, jelas – jelas mengganggu fungsi drainase. Sudah bertahun-tahun untuk wilayah ini, jika terjadi hujan dipastikan banjir dan airnya masuk kebadan jalan raya dikarenakan saluran airnya tidak berjalan.

Buruknya penataan utilitas tersebut, mencerminkan lemahnya penataan utilitas publik dan dikhawatirkan berdampak pada keselamatan warga para pengguna jalan serta meningkatkan potensi genangan dan banjir yang lebih besar.

Berdasarkan regulasi, penataan jaringan telekomunikasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi serta Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, yang menegaskan bahwa pembangunan jaringan wajib menjamin keselamatan, ketertiban umum, serta tidak mengganggu fasilitas publik.

Selain itu, Permen PUPR Nomor 20/PRT/M/2010 mengatur bahwa utilitas jalan tidak boleh menghambat fungsi jalan maupun saluran drainase.

Kejadian tersebut mendapat kritikan keras dari Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, H. Tri Rahmanto yang juga seorang tokoh masyarakat. Menurutnya kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan dan koordinasi antar pihak terkait.

Penataan kabel optik dan tiang utilitas harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Jangan hanya dirapikan sementara, tetapi pastikan tidak mengganggu saluran drainase. Jika dibiarkan, persoalan ini akan terus berulang dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, sebagai kawasan industri, Jalan Mengger seharusnya menjadi penataan infrastruktur yang tertib, aman, dan ramah lingkungan, ujar Tri.

Warga masyarakat berharap Pemerintah Daerah bersama perusahaan pemilik utilitas telekomunikasi segera melakukan penataan terpadu, termasuk relokasi tiang dan kabel yang menghambat saluran drainase.” tukasnya.

Yans

Bedas Pisan! Pentahelix Dayeuhkolot Bersama PRIMA , Terus Lakukan Normalisasi Drainase Jalan Mengger,Tangani Banjir, Di Hari Yang Ke-2.

Bandung – YUTELNEWS com|| Pentahelix Dayeuhkolot Terus berupaya dalam penanganan banjir diwilayah Dayeuhkolot, Pentahelix percepatan penanganan banjir, bersama puluhan anggota perhimpunan remaja masjid (PRIMA) Dayeuhkolot, terus melakukan normalisasi drainase di sepanjang jalan Menger wilayah industri di hari yang ke-2 nya, berada di wilayah Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. pada rabu (17/12/2025).

Dalam saluran Drainase yang berada di lingkungan industri jalan memger ini, Karena sudah bertaun-taun tertutup tanah dan pasir, bahkan saat ini nyaris rata dengan badan jalan dan juga banyak kabel telkom semberawut tertimbun tanah, yang mengakibatkan saluran air tersumbat dan ketika hujan datang mengakibatkan banjir menutupi area jalan.

Semangat Bedas puluhan anggota Prima secara kebersamaan bergotong royong untuk membersihkan mengangkat tanah dan pasir, bahkan kabel telkom yang menutupi Drainase sepanjang jalan Menger yang mencapai ratusan meter dan kedalaman 50 cm.

Dalam pembersihan saluran drainase ini, para relawan Prima berhasil menemukan kabel telkom yang tertanam tanah di saluran dranase yang sembarawut dan mengumpulkan ratusan karung pasir dan tanah bercampur sampah, yang mana nantinya akan di angkat Dum truk untuk dibuang.

Ketua Pentahelik Dayeuhkolot, H.Tri Rahmanto pun mengatakan bahwa kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari program yang telah kita rencanakan sebelumnya, program normalisasi jalan menger ini di hari yang ke-2, Kegiatan ini bagian dari langkah-langkah kita dalam upaya terus penanganan banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot.

“Hari yang ke-2 ini, pengerukan dranase jalan menger ini kita bersama elemen masyarakat dari organisasi Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) yang ada diwilayah Desa Citeureup , berkelanjutan melakukan pembersihan saluran drainase yang ada di wilayah jalan menger Palasari,” ungkap Tri.

Wilayah ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan juga masyarakat para pengguna jalan, karena setiap hujan datang pasti terjadi banjir menutupi badan jalan dan kemacetan kendaraan diakibatkan saluran drainasenya tidak berfungsi .

Kita pentahelix Dayeuhkolot terus melakukan normalisasi ini, semoga saluranya bisa berjalan normal dan nantinya jika ada hujan, airnya bisa tersalurkan melalui pembuangan menuju ke sungai,” tambah Tri.

Dalam kesempatannya, Tri Rahmanto yang juga merupakan tokoh masyarakat, berharap agar pasca pembersihan drainase di jalan Menger yang merupakan wilayah industri, agar kedepannya para pemilik perusahaan bisa berkoordinasi bila ada hal menyangkut masalah lingkungan yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan terjadinya banjir.

Komunikasi berkelanjutan antara pemilik perusahaan dengan kami sebagai team percepatan penanganan banjir, itu sangat kami harapkan, karena tujuan untuk wilayah Dayeuhkolot terbebas dari banjir itu merupakan harapan kita bersama dan harus bersama-sama dalam penanganannya,” tukasnya.

 

Yans.

Jalankan Arahan Mendagri, Apkasi Bergerak Bantu Daerah Bencana.

Banda Aceh – YUTELNEWS.com|| Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) bergerak cepat membantu daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang mengimbau seluruh daerah di Indonesia untuk membantu wilayah terdampak bencana. Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi menilai, surat edaran tersebut bukan sekadar instruksi administratif, melainkan panggilan moral untuk memperkuat empati dan persaudaraan nasional di tengah musibah besar.

Selain menindaklanjuti arahan Mendagri, gerakan kemanusiaan ini juga merupakan wujud komitmen Apkasi dalam memberikan bantuan kepada daerah bencana. “Ini memang komitmen Apkasi seluruh Indonesia berpartisipasi, kreatif, komitmen [membantu daerah bencana],” ujar Bursah.

Dalam misi kemanusiaan tersebut, Apkasi menyalurkan berbagai kebutuhan dasar, seperti bahan pangan, pakaian, serta logistik penting lainnya, sekaligus mengajak seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia untuk berpartisipasi aktif.

Meski bantuan yang disalurkan tidak begitu banyak, pihaknya meyakini bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban para korban. “Mudah-mudahan kedatangan kami ini bisa membuat kegembiraan dari kawan-kawan yang terkena bencana,” ujar Bursah.

Puspen Kemendagri.

 

Yans.

Dituding Serobot Lahan Warga, PT MMI Serahkan Penanganan Kasus ke Proses Hukum

Natuna | YUTELNES.com — Manajemen PT MMI akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi resmi atas tudingan dugaan penyerobotan lahan milik warga yang terjadi di Desa Kelarik Utara, Kabupaten Natuna. Pihak perusahaan menegaskan komitmennya untuk menghormati mekanisme hukum yang kini sedang berjalan.

Direktur PT MMI, Ady Indra Pawennari, menyampaikan bahwa laporan yang telah dibuat oleh salah seorang warga bernama Baharudin merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang harus dihormati oleh semua pihak.

“Pak Baharudin sudah menyampaikan laporan secara resmi. Kami menghargai langkah tersebut dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan ini melalui jalur hukum yang berlaku,” ujar Ady dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Ady menegaskan, sebagai investor yang telah menanamkan modal dan menunjukkan keseriusan berusaha di Kabupaten Natuna, PT MMI tidak memiliki kepentingan untuk melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, terlebih yang berpotensi menimbulkan konflik agraria.

Menurutnya, investasi yang dijalankan perusahaan justru diarahkan agar memberikan manfaat bersama, baik bagi masyarakat sekitar, pemerintah daerah, maupun negara.

“Setiap investasi harus membawa dampak positif, membuka peluang ekonomi, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan nasional. Prinsip itulah yang kami pegang selama beroperasi di Natuna,” jelasnya.

Ady yang juga tercatat sebagai pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat kemudian memaparkan kronologi awal masuknya PT MMI dalam kegiatan penambangan pasir kuarsa di wilayah Kelarik Utara sejak tahun 2023.

Ia menjelaskan bahwa lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan fasilitas pencucian pasir kuarsa berada cukup jauh dari akses jalan utama dan memerlukan waktu tempuh sekitar 3,5 jam berjalan kaki melewati kawasan semak belukar yang relatif padat.

“Saat awal peninjauan lokasi, kami tidak menemukan adanya tanaman atau tanda-tanda pengelolaan lahan yang menunjukkan kepemilikan aktif oleh masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, PT MMI kemudian melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kelarik Utara untuk menyampaikan rencana investasi sekaligus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki lahan di sekitar area rencana kegiatan.

“Seluruh tahapan kami lakukan sesuai prosedur. Prinsip kami jelas, tidak ingin menggunakan lahan masyarakat tanpa mekanisme ganti rugi yang sah. Bahkan lahan Pak Baharudin yang masuk dalam wilayah penambangan telah kami lakukan ganti rugi,” katanya.

Terkait lahan yang kini menjadi objek laporan, Ady menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal dari Pemerintah Desa Kelarik Utara, lahan tersebut tidak tercatat memiliki pemilik yang sah.

Atas dasar itu, pemerintah desa memberikan izin kepada PT MMI untuk melanjutkan pembangunan fasilitas pencucian pasir kuarsa, dengan kesepakatan bahwa apabila di kemudian hari muncul klaim kepemilikan dari warga, maka penyelesaiannya akan dilakukan melalui mekanisme ganti rugi.

“Pak Baharudin kemudian datang dan mengaku sebagai pemilik lahan dengan menunjukkan fotokopi sertipikat hak milik tahun 2001. Namun setelah dilakukan pengecekan titik koordinat, lokasi dalam sertipikat tersebut tidak berada di area yang dipersoalkan,” terang Ady.

Untuk menghindari potensi permasalahan hukum di kemudian hari, pihak PT MMI menyarankan agar yang bersangkutan berkoordinasi dengan Kepala Desa Kelarik Utara serta Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna guna memperjelas status dan letak lahan dimaksud.

“Kami bahkan membantu dengan meminjamkan dana sebesar Rp10 juta untuk pengurusan sertipikat agar proses ganti rugi bisa dilakukan secara resmi. Namun setelah sertipikat terbit, nilai ganti rugi yang diminta mencapai Rp50 ribu per meter persegi, di luar perhitungan dan kesepakatan awal,” ujarnya.

Menanggapi kemungkinan penyelesaian secara kekeluargaan, Ady menyatakan bahwa PT MMI tetap membuka ruang dialog dan musyawarah, namun juga menghormati pilihan hukum yang telah ditempuh oleh pelapor.

“Kami terbuka terhadap penyelesaian secara baik-baik. Namun karena persoalan ini sudah masuk ke proses hukum, tentu kami menghormati mekanisme yang sedang berjalan,” pungkasnya.

Red: Darmansyah

Kejari Gunungsitoli Diminta Segera Bertindak Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Anggaran BOSP SMK Negeri 1 Lahewa

GunungsitoliYUTELNEWS.com.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungsitoli didesak segera memproses laporan kasus dugaan korupsi di SMK Negeri 1 Lahewa Kabupaten Nias Utara (Nisut)Sumatera Utara (Sumut) Yang di laporkan Lembaga Gemantara Raya Kepulauan Nias pada 23 April 2025.

Fasaaro Zalukhu,SH Sebagai Kuasa Hukum Pelapor Menyampaikan Surat Kepada Kajari Gunungsitoli tertanggal 16 Desember 2025 Nomor 12/Tindaklanjut/KH-CN/XII/2025
Perihal : MOHON PENJELASAN DAN TINDAKLANJUT

Fasaaro Zalukhu,SH dalam surat tersebut bertindak sebagai Penasehat Hukum berdasarkan Surat Kuasa Khusus Tanggal 30 April 2025, yang di tanda tangani oleh Ketua DPD Lembaga Gemantara Raya Kepulauan Nias Febeanus Zalukhu.

Menurut Kuasa hukum pelapor,menyampaikan kepada beberapa awak Media di Gunungsitoli pada hari Rabu,16 Desember 2025 bahwa tujuan kita menyurati Kajari Gunungsitoli,
meminta penjelasan dan tindak lanjut laporan Klien Kami yang telah Membuat laporan/pengaduan secara tertulis di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Perihal Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP di SMK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024, yang diduga dilakukan oleh SULAIMAN HAREFA, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lahewa dan RELASI NAZARA, S.Pd sebagai Bendahara SMK Negeri 1 Lahewa yang beralamat di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Kami menyurati Kapala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Mengingat bahwa sejak tanggal 23 April 2025 hingga pada saat ini,Kami melihat bahwa tidak ada perkembangan penanganan terhadap laporan/pengaduan tertulis yang Klien Kami laporkan tersebut,maka Kami meminta kepada Kejaksaan Negeri Gunungsitoli agar memberikan penjelasan perkembangan proses penyelidikan yang sudah di lakukan oleh kejaksaan Negeri Gunungsitoli mengenai penanganan Laporan Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP MK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024 dan kita mendesak segera menindaklanjuti untuk mendapatkan kepastian hukum.

Ketua DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias.Febeanus Zalukhu.Salah seorang pegiat Anti korupsi di Kepulauan Nias, menyampaikan kepada wartawan, Rabu (17/12) menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Kejari Gunungsitoli yang dinilai lamban memproses laporan kasus korupsi yang di laporkan nya beberapa bulan lalu.

Febeanus mengatakan, bahwa kita telah menyampaikan laporan resmi secara tertulis pada 23 April 2025 di kejaksaan Negeri Gunungsitoli terkait kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Anggaran BOSP di SMK Negeri 1 Lahewa TA.2023-2024, yang diduga dilakukan oleh SULAIMAN HAREFA, S.Pd sebagai Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Lahewa dan RELASI NAZARA, S.Pd sebagai Bendahara SMK Negeri 1 Lahewa yang beralamat di Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara,kedua Terlapor ini,merupakan Suami Istri yang mengelola Anggaran Dana BOSP Selama dua tahun yang di duga tidak jelas penggunaannya.Sehingga Ratusan juta keuangan Negara yang di duga telah di kurupsikan kedua Terlapor (Suami Istri)

Dia juga menyebutkan, maraknya praktek korupsi di daerah karena tidak diimbangi dengan gerak cepat aparat penegak hukum termasuk jaksa dalam menyikapi setiap laporan masyarakat termasuk laporan Lembaga Swadaya Masyarakat “


Febeanus Zalukhu meminta agar laporan kasus dugaaan korupsi yang telah disampaikan diproses dengan segera demi memberi kepastian hukum.Menurutnya kita sudah beberapa kali mempertanyakan,kepada Kajari Gunungsitoli yang menangani Kasus ini Atas Nama Teosofi Lase,SH,mengatakan bahwa sudah melakukan tahapan pemanggilan melalui surat resmi kedua Terlapor dan juga beberapa Saksi.

Ketika kita mempertanyakan lagi kira kira apa kendala kenapa lamban mengungkap kasus ini, katanya sedang menunggu hasil audit dari pihak Inspektorat provinsi sumatera Utara karena tingkat SMA/K di bawah pengawasan dan kewenangan Dinas Pendidikan provinsi.Kami tidak ada kewenangan untuk melakukan audit tentang Sekolah SMA/K terkecuali Tingkat SD atau SMP.Namun demikian tahapan penyelidikan yang sudah di lakukan telah menemukan beberapa pelanggan hukum, pertama yakni secara aturan tidak boleh mengelola keuangan Negara yang ada hubungan darah atau hubungan keluarga tapi ternyata kedua Terlapor adalah suami istri kemudian beberapa keterangan terkait dugaan yang di laporkan kedua terlapor telah mengakuinya dan tinggal menunggu hasil audit dari inspektorat provinsi sumatera Utara bila.

Maka Febeanus menyampaikan kepada kuasa hukum nya untuk mendesak pihak kepala kejaksaan Negeri Gunungsitoli segera mengungkap kasus ini dan bila sudah terbukti sesuai dengan pengakuan terlapor maka diminta segera menetapkan sebagai tersangka, karena saya duga bahwa apa yang di sampaikan oleh jaksa itu hanya alasan untuk memperlambat proses penyelidikan.

(ED / Kaperwil)

Kapolres Rohil Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan Pengungkapan Narkotika Terbesar Se-Polda Riau Tahun 2025

Rohil – yutelnews.com ||
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H memimpin langsung Upacara Pemberian Penghargaan kepada personel Sat Narkoba dan Polsek Bangko Polres Rokan Hilir yang berprestasi atas keberhasilan pengungkapan tindak pidana narkotika dengan total barang bukti seberat 79,970 kilogram sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (17/12/2025) pukul 07.30 WIB di Gedung Tunggal Panaluan Polres Rokan Hilir.

Upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolres Rokan Hilir Kompol Rikky Operiady, S.Sos., S.I.K., M.I.K, para Kabag, Kasat, Perwira, serta seluruh personel Polres Rokan Hilir. Bertindak sebagai Perwira Upacara AKP Sahdin Damanik dan Komandan Upacara IPDA J. Harefa.

Sebanyak 22 personel dari Sat Narkoba dan Polsek Bangko menerima piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan prestasi kerja dalam pengungkapan kasus narkotika terbesar se-Polda Riau pada tahun 2025. Selain piagam penghargaan, Kapolres Rohil juga menyerahkan bibit pohon sebagai simbol komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan sejalan dengan semangat Green Policing.

Dalam amanatnya, Kapolres Rohil menyampaikan bahwa capaian pengungkapan narkotika seberat 79,970 kilogram merupakan prestasi luar biasa yang patut dibanggakan dan diapresiasi bersama. Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan institusi terhadap kinerja personel, namun juga menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.

Kapolres juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin, keimanan, serta sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Ia mengajak seluruh personel untuk menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi dan pemacu semangat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Menjelang akhir tahun dan pelaksanaan Operasi Lilin, Kapolres Rohil mengingatkan seluruh jajaran, khususnya Sat Narkoba dan Polsek di wilayah pesisir, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya peredaran narkotika ke wilayah Kabupaten Rokan Hilir.

Upacara pemberian penghargaan tersebut berakhir pada pukul 08.20 WIB dan selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.|| AS

Bupati Bandung Kang DS Hadiri Khitanan Massal Di Arjasari, Diwakili Kadinsos Langsung,Kegiatan Terlaksana Kolaborasi GBPP2.

Kab.Bandung – Wujud kepedulian terhadap kesehatan sekaligus masa depan generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan khitanan massal yang digelar oleh Grup Banjaran Putra Putri (GBPP 2) di Kampung Babakan Tarogong, Desa Baros, Kecamatan Arjasari,Kabupaten Bandung, pada Rabu (17/12/2025).

Kegiatan sosial yang sarat nilai kemanusiaan ini dihadiri oleh Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang diwakili langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, hj Ningning Hendasyah, Kehadiran Pemerintah Daerah dalam kegiatan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan sosial.

Dalam sambutannya,hj Ningning Hendasyah menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, khitanan massal bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami hadir mewakili Bapak Bupati Bandung. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia. Kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya Dinas Sosial, dalam memberikan pelayanan yang nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa khitanan massal memiliki makna yang lebih luas, tidak hanya berdampak pada aspek kesehatan anak, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan nilai keagamaan generasi penerus.

“Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berbakti kepada orang tua, serta kelak menjadi generasi yang berakhlakul karimah dan mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Khitanan Massal GBPP 2, Gugum Ganjar Kartanegara, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan perhatian yang terus mengalir terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya kepada Kang DS, yang senantiasa hadir dan memberi dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat,” ujar Gugum.

Ia berharap kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan bersama.

“Semoga Kabupaten Bandung ke depan semakin maju, semakin sejahtera, dan tentu saja semakin BEDAS lagi. Well!” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Masih pada kesempatan yang sama Toti, S.H., M.H., selaku Pelindung GBPP 2. Ia mengungkapkan rasa syukur atas soliditas dan kekompakan seluruh keluarga besar GBPP 2, serta dukungan nyata dari Bupati Bandung dan berbagai pihak lainnya.

“Alhamdulillah, berkat kekompakan GBPP dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung serta para pihak yang peduli, kegiatan khitanan massal ini dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar meskipun dalam berbagai keterbatasan,” ungkapnya.

Ia berharap GBPP 2 ke depan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan GBPP ke depannya semakin maju dan mampu ikut berperan aktif dalam memajukan Kabupaten Bandung,” tutupnya ( *** )

 

Yans.

PT Indra Jaya Prakarsa Wujudkan Komitmen Sosial dan Keagamaan di Cikalongwetan, Salurkan Bantuan untuk 13 Masjid

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – PT Indra Jaya Prakarsa, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan jasa kontraktor utama, terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan nilai sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program sosial dan keagamaan di Desa Cipta Gumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, (17/12/2025).

Dalam program tersebut, PT Indra Jaya Prakarsa menyalurkan bantuan keagamaan kepada 13 masjid yang berada di wilayah Desa Cipta Gumati. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh aktivitas perusahaan ke depan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Owner PT Indra Jaya Prakarsa, Indra S. Brahmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud niat baik perusahaan untuk berbagi serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak awal dimulainya kegiatan operasional.

“Alhamdulillah, program bantuan dan perbaikan untuk 13 masjid di Desa Cipta Gumati telah terlaksana dengan baik. Ke depan, seiring dimulainya aktivitas pekerjaan, kami juga berkomitmen membantu perbaikan musholla serta jalan-jalan warga yang terdampak, agar akses masyarakat tetap nyaman dan aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain program keagamaan, PT Indra Jaya Prakarsa juga menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal dengan menyerap minimal 50 persen tenaga kerja dari wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata perusahaan dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kami meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.

Seluruh kegiatan perusahaan juga dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Program Pembangunan 3 Juta Rumah sebagai upaya pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Provinsi Jawa Barat.

Komitmen tersebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui penguatan ekosistem perumahan bertema “Imah Merenah, Hirup Tumaninah”, yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan asosiasi perumahan dalam memperkuat perekonomian daerah. Program ini sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat bersamaan dengan sosialisasi KUR Perumahan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung.

Sebagai bentuk kepedulian sosial di tingkat lokal, PT Indra Jaya Prakarsa juga merencanakan kegiatan doa bersama sebagai ungkapan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Lapangan Sepak Bola Mandalamukti dengan tema “Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Kepedulian”, melibatkan masyarakat serta unsur pemerintahan setempat.

Dalam agenda tersebut, perusahaan berencana mengundang para ulama, kiai, MUI, serta sejumlah pejabat daerah dan aparat negara, mulai dari Bupati, Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, hingga Kapolres.

“Kami berharap doa bersama ini menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Semoga seluruh rencana dan pekerjaan yang kami laksanakan mendapat keberkahan serta berjalan sesuai harapan,” tutupnya.

Di balik kepemimpinan PT Indra Jaya Prakarsa, sosok Indra S. Brahmana dikenal sebagai mantan atlet sekaligus pelatih Tarung Derajat yang memiliki jiwa sportivitas tinggi. Berangkat dari latar belakang tersebut, ia berkomitmen mengembangkan olahraga Tarung Derajat di Kecamatan Cikalongwetan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi atlet berprestasi sekaligus berkarakter.

Selain aktif di dunia olahraga dan sosial, Indra S. Brahmana juga merupakan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung Barat, yang terus mendorong sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Melalui berbagai program keagamaan, sosial, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta pembinaan generasi muda, PT Indra Jaya Prakarsa berharap dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.

Dien Yoyo

Kang DS Tekankan Pembinaan Generasi Muda Berkarakter dan Peduli Sosial pada 906 Kader PMR se-Kabupaten Bandung

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS com|| Kegiatan Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2025 digelar di Awana Resort Ciwidey, Kecamatan Rancabali, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 906 kader PMR dari jenjang Muda, Madya, dan PMR Wira tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Bandung, sebagai ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan jiwa kemanusiaan bagi generasi muda.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan bahwa Palang Merah Remaja merupakan aset strategis dalam membentuk generasi muda yang peduli, berkarakter, dan berjiwa sosial tinggi.

“Cuaca dingin hari ini menjadi saksi bahwa PMR Kabupaten Bandung masih peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dari PMR inilah nilai kepedulian sosial, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat kerelawanan ditanamkan sejak dini,” ujar bupati yang akrab disapa Kang DS.

Ia menilai, nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini, di mana generasi muda dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.

Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pembinaan PMI yang Terstruktur, Sistematis, dan Berkesinambungan di Lingkungan PMI Menuju Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas”, JUMBARA ini disebut sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun pembinaan PMR yang berkelanjutan, terarah, dan terintegrasi dengan dunia pendidikan serta pembangunan daerah.

“Sejalan dengan visi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, saya berharap PMR menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang berakhlak, empati, tangguh, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyerahkan secara simbolis 1 unit ambulans operasional kepada PMI Kabupaten Bandung. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi dan dukungan Pemkab Bandung dalam penguatan layanan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan, kebencanaan, dan penanganan situasi darurat.

“Saya berharap ambulans ini dapat digunakan secara profesional untuk meningkatkan pelayanan PMI kepada masyarakat Kabupaten Bandung,” tambah Kang DS.

Sementara itu, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Barat, Kombes Pol. (Purn.) H. Ruhanda menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap PMI.

“Kami sangat bangga karena dukungan Pak Bupati terhadap PMI luar biasa. Ini menjadi contoh sinergi pemerintah daerah dengan organisasi kemanusiaan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan PMR sebagai kader palang merah masa depan. Menurutnya, PMR harus dibekali keterampilan kepalangmerahan sesuai jenjang pendidikan, serta nilai-nilai akhlak dan budi pekerti yang berkarakter, termasuk nilai-nilai kesundaan.

“Kegiatan JUMBARA ini menjadi sarana evaluasi pembinaan PMR sekaligus wadah silaturahmi untuk berbagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah masing-masing,” jelasnya.

 

Yans.

Camat Cikalongwetan Tekankan Pelayanan Prima dan Pola Hospitality bagi Perangkat Desa

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan Bandung Barat – Perangkat desa merupakan aparatur pemerintah yang berada pada level teknis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat yang memiliki beragam kepentingan. Karena itu, setiap perangkat desa dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kepuasan warga.

Hal tersebut disampaikan Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perangkat Desa yang digelar di Aula Desa Ganjarsari, Selasa (16/12/2025).

Menurut H. Dadang, perangkat desa mulai dari kepala desa hingga kepala dusun pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas pelayanan, perangkat desa harus mengesampingkan sikap superioritas dan pola otoritas yang dapat menghambat kualitas pelayanan publik.

“Perangkat desa harus melayani warga dengan baik agar mereka merasa puas. Kita ini pelayan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta Bimtek yang terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, kaur, kasi, serta staf Desa Ganjarsari.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas pelayanan perangkat desa tidak boleh kalah dibandingkan dengan pelayanan di gerai-gerai swasta. Untuk itu, H. Dadang mendorong penerapan pola hospitality dalam setiap layanan kepada warga.

Pola hospitality tersebut, lanjutnya, menitikberatkan pada keramahan, interaksi yang baik, serta pemenuhan kebutuhan warga secara efisien dan profesional sehingga mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang positif.

“Terapkan pola hospitality agar warga yang dilayani merasakan pengalaman positif,” tegasnya.

Selain pelayanan, Camat Cikalongwetan juga berpesan agar perangkat desa memanfaatkan posisinya sebagai ujung tombak pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat. Ia menilai masih banyak warga desa yang belum memahami prosedur pelayanan, khususnya terkait bantuan sosial dan berbagai kebijakan pemerintah lainnya.

“Kita jangan bosan-bosan mengedukasi warga terkait berbagai program pemerintah agar mereka memahami secara komprehensif,” pungkasnya.

Dien Yoyo. 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.