Dansat Brimob Polda Riau Tanam Pohon di Kabupaten Agam, Pulihkan Alam Pasca Banjir Bandang

Pekanbaruyutelnews.com ||
Dalam upaya memulihkan kembali lingkungan pasca banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Agam, Dansat Brimob Polda Riau memimpin langsung kegiatan penanaman pohon di daerah terdampak, Langkah ini merupakan bagian dari dukungan penuh terhadap program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian alam dan pencegahan bencana.
Jumat (12/12/2025)

Puluhan pohon ditanam di sejumlah titik rawan longsor dan kawasan yang mengalami kerusakan ekosistem akibat terpaan banjir.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memulihkan kondisi alam, tetapi juga mengurangi risiko bencana serupa di masa yang akan datang dengan memperkuat struktur tanah, meningkatkan daya serap air, serta mengembalikan vegetasi yang hilang.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menyampaikan bahwa aksi ini adalah wujud konkret pelaksanaan instruksi Kapolda Riau dalam menggerakkan Green Policing, yaitu mengedepankan kepedulian lingkungan dalam setiap tugas kepolisian.

“Program Green Policing bukan hanya gerakan menanam pohon, tetapi komitmen untuk menjaga keberlanjutan alam. Dengan menanam pohon di wilayah terdampak banjir, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa Polri hadir tidak hanya saat bencana, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka panjang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut melibatkan sinergi antara personel Brimob dan masyarakat setempat, Kolaborasi ini menciptakan suasana kebersamaan dan optimisme di tengah proses bangkitnya warga dari musibah. Penanaman pohon menjadi simbol harapan baru bahwa kehidupan di Agam akan kembali pulih dan lebih kuat.

Warga mengapresiasi langkah tersebut, menyebut kehadiran Brimob Polda Riau sebagai bentuk kepedulian yang memberi kekuatan moral bagi masyarakat. Implementasi program Green Policing di lapangan menunjukkan bahwa kepedulian lingkungan adalah bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat.|| AS

Mendagri Terbitkan SE Penggunaan Bantuan Keuangan dan Pergeseran Anggaran pada Daerah Bencana

Jakarta – YUTELNEWS com|| Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 900.1.1/9772/SJ tentang Penggunaan Bantuan Pemerintah Pusat dan Bantuan Keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) serta Pergeseran Anggaran dalam APBD Daerah Bencana. Surat yang ditujukan kepada kepala daerah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) tersebut diteken Mendagri pada Kamis, 11 Desember 2025.

SE tersebut memberikan pedoman kepada Pemda terdampak bencana dalam menggunakan bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan Pemda lainnya. Selain itu, surat tersebut juga mengatur mekanisme pergeseran anggaran dalam APBD untuk percepatan penanganan bencana. SE ini diterbitkan untuk memastikan dukungan anggaran dapat segera digunakan secara tepat, akuntabel, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dalam surat tersebut, Mendagri menekankan agar bantuan keuangan dari pemerintah pusat maupun Pemda dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga sarana dan prasarana dasar. Surat ini juga merinci berbagai kebutuhan yang mencakup tiga komponen tersebut.

“Penampungan dan hunian sementara, seperti tenda, terpal, matras, tali tambang,” tulis Mendagri mengenai salah satu sarana dan prasarana dasar yang perlu diperhatikan daerah terdampak bencana.

Lebih lanjut, bagi Pemda yang masih menetapkan kondisi tanggap darurat, penggunaan bantuan dapat dianggarkan pada Belanja Tidak Terduga (BTT) melalui pembebanan langsung dengan sejumlah tahapan yang diatur dalam surat.

Apabila kondisi tanggap darurat telah berakhir, penggunaan bantuan dari pemerintah pusat maupun Pemda lainnya dianggarkan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, sesuai dengan kewenangannya pada program, kegiatan, dan subkegiatan, serta kode rekening belanja berkenaan dengan tahapan yang diatur dalam surat.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Di Tengah Banjir dan Longsor, Kang DS Gelar Istigasah dan Tegaskan Prioritas Keselamatan Warga

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, banjir telah melanda 15 kecamatan di Kabupaten Bandung sejak awal Desember 2025. Beberapa wilayah seperti Kecamatan Baleendah, Bojongsoang, Dayeuhkolot, dan Kutawaringin terendam banjir, sementara longsor terjadi di Kecamatan Arjasari, Kampung Condong, Desa Wargaluyu, yang menimbun tiga warga.

Upaya evakuasi dan pencarian korban sudah dilakukan meski terpaksa dihentikan akibat kondisi di lapangan yang sudah tidak memungkinkan. Namun, Bupati Bandung, Dadang Supriatna melakukan upaya lain dengan menggelar doa bersama dan istigosah demi memohon perlindungan Allah SWT agar Kabupaten Bandung dijauhkan dari bencana serta masyarakatnya senantiasa diberi keselamatan. Kegiatan ini menghadirkan Ketua MUI Kabupaten Bandung, Ketua BAZNAS, serta Pimpinan Pondok Pesantren Al Maarif, K.H. Sofyan Yahya. Selain itu, ratusan ASN, perangkat daerah, dan berbagai elemen masyarakat juga hadir di Masjid Al Fathu, Soreang, Jumat (12/12/2025).

Akibat bencana yang terjadi, Pemerintah Kabupaten Bandung menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari untuk mempercepat respons dan penanganan banjir dan longsor.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyatakan bahwa pola banjir yang terjadi saat ini berbeda dibanding periode sebelumnya.

“Banjir ini bukan lagi siklus 20 tahunan. Sekarang muncul setiap lima tahun dan curah hujannya sangat tinggi. Kami menetapkan tanggap darurat karena anggaran tidak bisa keluar tanpa status tersebut. Kebutuhan di lapangan sangat mendesak, jadi kami harus cepat,” ujar beliau seusai rapat koordinasi penanganan banjir bersama Gubernur Jawa Barat dan jajaran terkait beberapa waktu lalu.

Kang DS, saat memimpin langsung pencarian tiga warga yang tertimbun longsor di Arjasari, Bupati Dadang mengimbau masyarakat di zona rawan untuk mengutamakan keselamatan.

“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau masyarakat tidak memasuki area longsor maupun zona pencarian. Hanya petugas yang boleh masuk,” ucapnya kepada wartawan, mengingat kondisi tanah yang masih labil di lokasi kejadian, Tegasnya.

Upaya penanggulangan bencana ini juga sejalan dengan langkah pemerintahan provinsi dan pusat untuk memperbaiki tata ruang dan menghentikan sementara pemberian izin pembangunan baru guna mengantisipasi risiko yang lebih besar di masa depan. ***

 

Yans.

Bhabinkamtibmas Bripka Azwan Anas Kawal Ketat Penyaluran BLT-DD Triwulan Akhir 2025 di Desa Ganjarsari

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2025 di Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung lancar dan kondusif pada Jumat, (12/12/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di GOR Desa Ganjarsari ini mendapat perhatian dan pengamanan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Ganjarsari, Bripka Azwan Anas, S.H., yang memegang peran penting dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan transparan.

Sebanyak 43 keluarga penerima manfaat (KPM) hadir menerima bantuan sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan sekaligus. Penyaluran ini turut dihadiri Kepala Desa Ganjarsari Basori, Kasi Kesejahteraan Nazar, serta Kasi Pemerintahan Daroji.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Azwan Anas juga memimpin sesi silaturahmi kamtibmas serta menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan bahwa BLT-DD adalah hak warga dan disalurkan tanpa potongan apa pun. “Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi, tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta aktif menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling,” ujar Bripka Azwan dalam arahannya.

Selain pengamanan penyaluran BLT, Bripka Azwan juga menyampaikan informasi mengenai program beras pangan murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meringankan kebutuhan pokok.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., memberikan apresiasi atas peran aktif Bripka Azwan Anas di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan desa merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

Kegiatan penyaluran BLT-DD di Desa Ganjarsari berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari seluruh penerima manfaat.

Dien Yoyo

Malam Ketika Adzan Menyelamatkan Kami: Kisah Nyata Banjir Aceh Tamiang

YUTELNEWS.com
Ditulis oleh :
Sahal Muhammad AR
Penyuluh Agama Islam – Aceh Tamiang

Penulis secara resmi memperbolehkan dan meminta agar kisah nyata ini diteruskan serta dimuat oleh berbagai media, termasuk YUTELNEWS.com.

Bertahan dalam Gelap, Berharap pada Tuhan

Kisah Nyata Banjir Aceh Tamiang, 26 November 2025

Aceh Tamiang Dilanda Banjir Besar

Banjir besar melanda Aceh Tamiang sejak Rabu dini hari, 26 November 2025. Angin kencang menumbangkan pepohonan, listrik padam, dan hujan deras sejak Selasa membuat wilayah Seruway, Sekerak, dan Bukit Rata mulai terendam.

Sekitar pukul 21.00, air tiba-tiba memasuki Kampung Dalam—wilayah yang selama ini tidak pernah terendam banjir. Arus deras dari pegunungan berubah menjadi banjir bandang dan hanya dalam hitungan menit menerobos masuk ke rumah-rumah warga.

Kami terpaksa mengungsi ke lantai dua. Listrik padam total, sinyal hilang, dan air terus naik hingga mencapai 1,5 meter pada Kamis pagi.

Arus Mengamuk, Rumah-Rumah Roboh

Arus semakin ganas. Beberapa rumah ambruk, termasuk sebuah gerai Alfamart yang runtuh dan seluruh isinya hanyut terbawa banjir. Makanan yang tersangkut di pagar dan atap rumah menjadi penyelamat bagi warga yang kelaparan.

Sejumlah narapidana dari Lapas setempat yang dilepas karena kondisi darurat mencari tempat berlindung. Meski sebagian warga takut menerima, beberapa toko justru membuka pintu. Para narapidana ini kemudian membantu warga dengan berenang mengumpulkan makanan apa pun yang tersangkut di tengah arus.

Menjelang waktu Asar, air mencapai tiga meter. Upaya menghubungi SAR dan BPBD hanya mendapat jawaban singkat:
“Evakuasi mandiri. Bertahan di lantai dua.”

Tidak ada perahu. Tidak ada helikopter. Tidak ada sirene penyelamat. Dalam situasi mencekam itu, seorang anak kecil dan seorang dewasa hanyut terbawa arus.

Adzan di Tengah Gelap

Malam semakin mencekam. Air hampir mencapai lantai dua. Dalam kegelapan, saya mengumandangkan adzan sekuat tenaga. Kami memohon agar Allah menurunkan pertolongan-Nya.

Ketika Subuh tiba, air berhenti naik. Kami menangis penuh syukur.

Bertahan Tanpa Bantuan

Stok makanan habis. Air minum tidak ada. Bayi-bayi menangis kehausan. Sebagian warga terpaksa merebus air banjir untuk bertahan hidup, sementara yang lain berusaha menampung air hujan agar bisa diminum.

Para narapidana terus membantu, menjemput makanan apa saja yang tersangkut di tengah arus deras demi menyelamatkan warga.

Air mulai surut perlahan sejak Jumat hingga Ahad, 30 November 2025. Saat tanah akhirnya terlihat, warga turun mencari apa pun yang masih tersisa.

Pada 3 Desember 2025, saya menuju Langsa. Ketika sinyal ponsel kembali, ratusan pesan dari keluarga dan sahabat memenuhi layar, semuanya cemas mencari kabar.

Pelajaran dari Musibah Ini

Musibah ini mengingatkan kita bahwa harta, rumah, dan kemewahan bisa hilang dalam sekejap. Yang tersisa hanyalah iman, keluarga, dan nyawa yang Allah selamatkan.

Kami warga Aceh Tamiang memohon kepada pemerintah dan pihak berwenang:

Turunlah melihat rakyatmu. Jangan biarkan bantuan terhambat birokrasi. Satu detik keterlambatan dapat merenggut satu nyawa.

Doa untuk Aceh Tamiang

Meski luka masih terasa, kami tetap mengucapkan:
Alhamdulillah.
Allah masih memberi kesempatan untuk hidup dan memperbaiki diri.

(Red: Darmansyah, Kabiro Natuna YUTELNEWS.com)

Wisata Dirgantara Lanud RSA Natuna, Tanamkan Cinta TNI AU Sejak Kecil

Natuna yutelnews.com
Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Ny. Marni Onesmus Pasaribu menyambut wisata dirgantara di Lanud RSA, Natuna.

Kegiatan diikuti siswa-siswi Taman Kanak-Kanak dan PAUD Angkasa Lanud RSA sebagai upaya mengenalkan dunia kedirgantaraan dan TNI Angkatan Udara sejak usia dini.

Wisata dirgantara berlangsung di Kantin DAAU Baseops Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (10/12/2025), dalam suasana edukatif, ramah anak, dan penuh keceriaan.

Siswa-siswi hadir didampingi kepala sekolah serta para guru TK Angkasa Lanud RSA untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai tujuan pembelajaran.

Danlanud RSA menjelaskan dirgantara dan alutsista TNI AU melalui media seni lukis dinding bergambar Pesawat Hercules, Pesawat Boeing, serta Pesawat Airbus A400M sebagai pesawat angkut terbaru TNI AU.

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud RSA juga didampingi para Kepala Dinas Lanud RSA yang turut berinteraksi, mendukung kegiatan edukatif, serta memastikan wisata dirgantara berjalan lancar dan bermakna.

Penjelasan tersebut disambut antusias para siswa-siswi yang tampak aktif, ceria, dan tertarik mengenal dunia penerbangan serta peran TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara. Reporter:BANI

FGD KUHAP BARU: Tantangan dan Harapan untuk Sistem Peradilan Pidana Modern

SUL-SEL, YUTELNEWS.COM  —Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dan seminar dengan tema “KUHAP BARU: Tantangan dan Harapan pada, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pembaruan sistem peradilan pidana yang lebih modern, akuntabel, dan adil.

Seminar ini mempertemukan akademisi, praktisi hukum, dan penegak hukum di Sulawesi Selatan untuk membahas penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Acara dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Dr. Didik Farkhan Alisyahdi yang menekankan pentingnya terobosan dalam KUHAP baru termasuk proses, Deferred Prosecution Agreement (DPA) untuk perusahaan yang harus disetujui oleh hakim,” Ujarnya.

Dalam sambutan Ketua Panitia Teguh Suhendro, disampaikan bahwa KUHAP baru membawa perubahan seperti peningkatan hak tersangka dan peran penyidik, penuntut umum, serta hakim,” kata Suhendro.

FGD ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan kelembagaan dalam pelaksanaan KUHP dan KUHAP serta diharapkan dapat memberikan solusi untuk transisi sistem peradilan di Indonesia.

Diskusi diisi oleh narasumber yang kompeten dan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk mewujudkan sistem peradilan yang berorientasi pada keadilan.

(Abu Algifari)

Dewan Teddy Setiadi Ucapkan Selamat Hari Juang Siliwangi 2025, Ajak Masyarakat Warisi Semangat Pejuang

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPRD yang juga tokoh muda Sukabumi, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Juang Siliwangi 2025 sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu. Kamis, (11/12/2025).

Dalam keterangannya, Teddy Setiadi menegaskan bahwa Hari Juang Siliwangi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali sejarah panjang perjuangan prajurit Siliwangi dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.

Hari Juang Siliwangi adalah napas perjuangan yang harus terus hidup di setiap diri masyarakat Jawa Barat. Semangat pantang menyerah, keberanian, dan kebersamaan prajurit Siliwangi harus kita warisi dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa,” ujar Teddy Setiadi.

Ia juga menegaskan bahwa semangat Siliwangi selaras dengan nilai-nilai yang terus dibangun di Jawa Barat, terutama dalam mempererat kedekatan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Soliditas TNI–rakyat adalah kekuatan besar yang harus terus dijaga. Tanpa kebersamaan, sulit mencapai pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Teddy berharap peringatan Hari Juang Siliwangi 2025 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti pada catatan sejarah, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata membangun daerah.

Semoga semangat juang ini menginspirasi kita untuk bekerja lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih kompak demi Sukabumi dan Jawa Barat yang lebih maju,” tutupnya.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Serah Terima Sementara (PHO) Kepada Pemerintah Kota Payakumbuh Dalam Pembangunan Kios Relokasi untuk Pedagang Kebakaran

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Pengerjaan kios yang akan menjadi tempat relokasi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Payakumbuh telah selesai pada, Rabu (10/12/2025).

Pembangunan ini dilakukan oleh CV. Lintas Roda Baru dan mencakup ratusan kios di dua lokasi, yaitu di belakang Pos Lantas dan Jalan Sutan Usman dengan total biaya Rp1.594.560.000.-

Proyek ini telah dilakukan Serah Terima Sementara (PHO) kepada Pemerintah Kota Payakumbuh. Sebanyak 180 kios telah selesai dibangun, dengan 132 dari dana APBD dan 48 dari donasi.

Tahun 2025 direncanakan membangun 202 kios, dengan 22 kios masih dalam proses. Pengelola proyek, CV. Lintas Roda Baru, menyelesaikan pengerjaan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, yaitu 45 hari.

Kios memiliki ukuran 2×2,5 m dan terbuat dari rangka baja ringan serta dinding triplek. Setelah penyelesaian, pemerintah akan segera melakukan undian untuk penempatan kios bagi pedagang yang terkena dampak kebakaran.

Pembangunan kios relokasi telah selesai lebih awal dan akan segera dilaksanakan proses penempatan untuk pedagang. Ini diharapkan dapat membantu pedagang kembali berjualan setelah kebakaran yang terjadi.

(MMD)

Reaksi Cepat Polres Nias selatan Dalam Menagani Bencana Alam Di Kabupaten Nias selatan

Nias Selatan – YUTELNEWS.com Polres Nias Selatan melakukan Reaksi Cepat penanganan bencana di jalan Lintas Desa Ndraso Kecamatan maniamolo Menuju Lolowau dan Longsor Di Kecamatan Gomo (10/12/2025).
Upaya ini merupakan Reaksi Cepat polres Nias Selatan dan Kemanusiaan untuk Memastikan Masyarakat tetap merasa aman dan baik. Melalui ini Polres Nias Selatan Memberikan Kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat.

Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulayana Sunarya, S.I.K., M,H menegaskan bahwa Polres Nias Selatan bergerak cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat. Ia menyampaikan bahwa Kapolri telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk membantu masyarakat dalam penanganan Bencana Alam Yang ada di jajaran.

Hari ini, ketika akses jalan di sejumlah wilayah Nias Selatan Terjadi Banjir dan Longsor serta cuaca berubah-ubah, Polres Nias Selatan langung ke lokasi untuk membantu masyarakat dan memastikan masyarakat aman serta menghidari hal-hal yang tidak diinginkan. Ujar Akbp Ferry

Seorang warga Desa Ndraso mengungkapkan rasa syukurnya setelah Polres Nias Selatan Melakukan reaksi cepat bantuan tersebut. “Kami terputus sejak banjir besar itu. Bantuan Polri dalam menangani benar-benar sangat membantu kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

AKBP Ferry menegaskan kami dari kepolisian akan memberikan bantuan dan pelayanan yang terbaik untuk masyarkat, hingga seluruh wilayah terdampak mendapatkan bantuan secara merata. Selain untuk masyarakat, sebagian bantuan juga diperuntukkan memperkuat operasional kepolisian di lapangan yang berjibaku membantu evakuasi dan penanganan bencana.

(ED MENDROFA)

Bupati Bandung Kang DS, Apresiasi Dukungan KDM Atasi Banjir Dayeuhkolot -Bojongsoang, Normalisasi Sungai Hingga Relokasi Warga.

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan siap membantu upaya Bupati Bandung Dadang Supriatna untuk menyelesaikan permasalahan banjir yang kerap melanda Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

KDM menyatakan Pemprov Jabar bersama Pemkab Bandung telah menyiapkan beberapa solusi untuk menyelesaikan banjir di Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot, baik solusi jangka pendek maupun jangka panjang

“Kami siap membantu Kabupaten Bandung agar tidak menjadi beban terus menerus. Bupati Bandung kan pusing jika setiap musim hujan air naik. Ini kan permukaan air Citarum di Bandung itu sudah di bawah laut,” ujar Gubernur KDM saat mengunjungi Kantor Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Rabu (10/12/2025).

Fokus utama penanganan banjir di Bojongsoang dan Dayeuhkolot, kata Dedi Mulyadi, adalah normalisasi Sungai Citarum yang menjadi penyebab utama banjir, termasuk aliran sungai-sungai lain di wilayah Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

“Normalisasi Sungai ini meliputi pengerukan sungai karena sedimentasinya sudah sangat tebal. Kemudian nanti sungainya diperlebar,” jelas KDM.

Untuk mendukung upaya pelebaran sungai, Pemprov Jabar dan Pemkab Bandung akan menertibkan bangunan-bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum maupun aliran sungai lainnya.

Sementara, warga yang nenempati bangunan atau rumah di sepanjang bantaran sungai dipastikan akan direlokasi. Relokasi ini bukan hanya sekadar memindahkan warga, tetapi juga memberikan solusi yang manusiawi.

“Solusinya, sekarang cariin rumah kontrakan dulu sambil Pemprov dan Pemkab nanti menyiapkan tempat relokasi,” ungkap KDM.

“Nanti jika sungai sudah diperlebar, kalaupun airnya meluap tidak pusing lagi karena sudah tidak ada lagi warga di bantaran sungai. Pokoknya seluruh wilayah yang ada di bantaran sungai akan kita relokasi semua,” tambahnya.

Sedangkan solusi jangka panjang yang telah disiapkan oleh kolaborasi KDM dan Bupati Bandung Kang DS adalah pembangunan embung-embung atau kolam retensi sebagai pengendali banjir di wilayah Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan terima kasih atas dukungan langsung dari Gubernur KDM dalam upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Bandung terutama di Kecamatan Bojongsoang dan Dayeuhkolot.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menambahkan pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Pemprov Jabar untuk membantu menyelesaikan permasalahan banjir ini.

Di lapangan, lanjut Kang DS, pihaknya langsung bergerak untuk menyosialisasikan kepada masyarakat terkait rencana relokasi terhadap hunian warga yang terletak di bantaran sungai sesuai instruksi Gubernur KDM.

Sesuai hasil peninjauan langsung di lapangan dan data dari pihak desa maupun RT/RW, Kang DS mengatakan masih banyak rumah warga yang berdiri di atas lahan bantaran sungai. Seperti di RW 8, 9 dan RW 10 Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot.

“Seperti kata Pak Gubernur, nanti warga yang di bantaran sungai ini akan direlokasi tempat tinggalnya. Tapi untuk sementara dengan cara memberi rumah kontrakan dulu,” kata Kang DS.

Sementara di Kecamatan Bojongsoang, terdapat 372 kepala keluarga korban banjir yang akan direlokasi. Mereka, kata Bupati, terhimpit oleh dua sungai yaitu Sungai Citarum dan Cikapundung sehingga hampir setiap musim hukan kebanjiran.

Setiap keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Cikapundung mendapat bantuan Rp10 juta untuk biaya sewa kontrak sementara di lokasi aman. Hal itu sesuai yang disampaikan KDM saat berkunjung ke Bojongsoang beberapa hari lalu.

“Mudah-mudahan dengan dorongan Pak Gubernur akan ada percepatan. Kami akan terus mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan banjir ini baik dengan pentahelix maupun kolaborasi lainnya,” tegas Kang DS. (**)

Yans.

Sekjen Kemendagri Tekankan Optimalisasi APBD dan Penguatan Inovasi Daerah

Jakarta – YUTELNEWS com|| Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan pentingnya optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penguatan inovasi daerah, serta percepatan reformasi layanan publik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Pesan tersebut disampaikannya saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Keynote Speaker pada BeritaSatu Regional Forum 2025 bertema “Empowering Regions, from Local to Global” yang digelar oleh B-Universe di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Tomsi menegaskan bahwa belanja pemerintah berperan penting dalam menjaga perputaran ekonomi, memperkuat daya beli, dan mendorong konsumsi rumah tangga. Pemerintah daerah (Pemda), kata dia, memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan belanja publik terserap secara cepat dan tepat. “Hal ini penting karena menjadi kontributor terbesar untuk angka pertumbuhan nasional dan menstimulasi investasi swasta,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar daerah masih memiliki kapasitas fiskal yang lemah sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian fiskal. Salah satunya melalui inovasi daerah yang setiap tahun menunjukkan peningkatan. Ia mengapresiasi berbagai terobosan yang telah lahir, termasuk pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang mempermudah masyarakat dan pelaku usaha mengakses beragam layanan dalam satu tempat.

Selain itu, menjelang kebijakan anggaran tahun 2026, Tomsi menyampaikan empat strategi yang perlu menjadi perhatian Pemda. Pertama, efisiensi dan optimalisasi belanja daerah, terutama melalui percepatan realisasi APBD untuk mendorong perputaran ekonomi lokal. Kedua, pengembangan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan potensi lokal dan teknologi digital.

Ketiga, pemanfaatan Program Strategis Nasional sebagai peluang pertumbuhan daerah melalui integrasi proyek-proyek besar ke dalam kebijakan daerah. Keempat, penguatan peran swasta melalui kemudahan perizinan, termasuk penyederhanaan, percepatan, dan peningkatan transparansi proses perizinan.

“Hal ini akan mendorong tumbuhnya sektor swasta, memperkuat investasi, serta menciptakan lapangan kerja baru. Daerah-daerah kita dorong untuk mengecek kembali seluruh persyaratan perizinan yang memang bisa dipangkas, dikurangi, dipercepat waktunya, dan ini akan tentunya membantu percepatan daripada pelaksanaan investasi tersebut,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Executive Chairman B-Universe Enggartiasto Lukita, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud.

Puspen Kemendagri

 

Yans.

Kemendagri Dorong Percepatan Pembangunan KDKMP Jadi Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Desa.

Pekanbaru — YUTELNEWS com || Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan sarana pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa. Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa Edi Mardianto saat menghadiri kegiatan supervisi dan monitoring evaluasi Satuan Tugas (Satgas) Pendataan Lahan KDKMP Wilayah Sumatra di Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, Selasa (9/12/2025).

Dalam paparannya, Edi menekankan pentingnya koordinasi terpadu antara pemerintah daerah (Pemda), Satgas kecamatan, Komando Rayon Militer (Koramil), dan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk memastikan ketersediaan lahan sesuai kriteria teknis serta mempercepat pembangunan gerai KDKMP di desa dan kelurahan.

Ia menjelaskan bahwa KDKMP merupakan instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Karena itu, Pemda diminta menyediakan lahan minimal 1.000 meter persegi yang memenuhi persyaratan, seperti akses jalan, listrik, air, dan internet. Pemda juga diminta memastikan kemudahan perizinan serta menyelesaikan potensi sengketa lahan.

“Penyelesaian sengketa lahan dan percepatan perizinan harus difasilitasi agar pembangunan tidak terhambat,” kata Edi.

Ia menambahkan bahwa percepatan pembangunan gerai dan pergudangan bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan fondasi penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan masyarakat. Satgas di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan kecamatan diminta mempercepat pendataan serta pelaporan lahan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), termasuk berkoordinasi dengan PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai mitra verifikasi.

“Saya minta Pemprov Riau mendorong pemerintah desa untuk mengoptimalkan aset desa, termasuk hibah tanah dari masyarakat, guna mendukung percepatan pembangunan gerai,” ujar Edi.

Ia kembali menegaskan bahwa percepatan pembangunan KDKMP merupakan bagian dari strategi besar pemberdayaan ekonomi desa. Langkah ini, kata Edi, perlu dijalankan dengan semangat kolaboratif oleh seluruh pihak terkait.

“Koperasi Merah Putih adalah instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Dengan kolaborasi lintas lembaga, kita wujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi melaporkan perkembangan program KDKMP di wilayahnya. Dari total 1.896 desa/kelurahan, 99 persen telah berbadan hukum. “Adapun yang sudah memiliki akun Simkopdes mencapai 98 persen, sementara jumlah lahan yang siap dimanfaatkan untuk KDKMP tercatat 1.231 lokasi,” ungkapnya.

Syahrial menambahkan bahwa 283 desa (13 persen) telah memiliki gerai aktif berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), sementara proses pembangunan gerai telah mencapai 26 persen. “Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendukung program nasional Koperasi Merah Putih,” ujarnya.

Puspen Kemendagri

Yans.

Mentang-Mentang Dekat dengan Wabup Banyuwangi CV tidak Jelas Mengerjakan Proyek Irigasi Milik Dinas PU Pengairan Semau-Maunya tidak Menjaga Mutu dan Kwalitasnya

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Dugaan proyek pembangunan saluran irigasi di Dusun Sumber Jeruk Desa Taman agung kecamatan Cluring kabupaten Banyuwangi, Kurangnya pengawasan pihak dinas terkait suatu pekerjaan saluran irigasi yang tidak ada papan infomasi dan galian kurang dari 40 cm bahan material pun pasirnya campur lebo di duga pekerjaan tidak sesuai spesifikasi. Rabo 10/12/2025.

Seorang pejabat di Dinas PU Pengairan Banyuwangi yang dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp alip enggan memberikan keterangan detail. Ia menyatakan bukan merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut dan meminta agar dikonfirmasi ke pihak lain. Sikap tidak jelas dari pihak dinas ini, semakin memperkuat dugaan bahwa proyek tersebut kurang mendapat pengawasan memadai, bisa dikatakan proyek siluman

“Jika temuan lapangan ini benar dan terbukti, rekanan kerja mentang- mentang dekat dengan pak wabup imron sraten, ini proyek bukan sekadar kesalahan teknis. Ada potensi pelanggaran yang dapat merugikan keuangan negara,” tegas uny saputra.

Ketua Pendopo Semar Nusantara, Uny Saputra, dengan tegas menilai serangkaian temuan tersebut bukan sekadar kelalaian teknis, tetapi berpotensi mengarah pada kerugian negara jika benar terbukti tidak sesuai aturan. “Pungkasnya.

Ia mendesak, Dinas PU Pengairan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rekanan atau CV yang mengerjakan proyek tersebut. Jika terbukti tidak transparan dan tidak mampu memenuhi standar mutu, ia meminta agar perusahaan tersebut diblacklist sebagai langkah pembelajaran dan efek jera.

Jika ada dugaan penyimpangan kualitas material terbukti, hal tersebut dapat masuk dalam kategori pelanggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara sebagaimana di atur dalam UU nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Bahkan, apabila ada unsur kesengajaan menurunkan kualitas atau mengurangi spesifikasi pekerjaan, hal itu dapat di periksa berdasarkan UU Nomor 31 Tahun1999 jo.UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

(Red)

Muhammad Ilham Laporkan ke Polres Labuhan Batu Tentang Pencemaran Nama Baik Terhadap Dirinya 

LABUHAN BATU, YUTELNEWS.COM —Muhammad Ilham, seorang wiraswasta berusia 35 tahun telah melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE ke Polres Labuhan batu pada, Rabu (10/12/2025).

Laporannya terdaftar dengan nomor LP/B/1544/XII/2025. Ia mendesak polisi agar segera mengambil tindakan hukum terhadap pelaku yang merusak reputasinya melalui media sosial,” kata Muhammad Ilham.

Kasus ini bermula dari sebuah postingan di TikTok oleh akun Rio Tan yang memposting rekaman percakapan serta menampilkan foto Muhammad Ilham, sambil mengaitkan dirinya dengan penuntutan uang kepada bandar narkoba.

Muhammad Ilham menyatakan bahwa informasi tersebut adalah fitnah yang merugikan namanya,” ucapnya.

Ia meminta,” Agar Polres Labuhan batu segera memproses laporan ini dan mengusut tuntas pelaku pencemaran nama baik tersebut,” pinta Muhammad Ilham.

( Anshori Pohan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.