Plt. Kadisdik Bandung Barat Ajak Mahasiswa Baru Universitas Al-Ghifari Jadi Generasi Akademis dan Aktivis

YUTELNEWS.com | Bandung– Ada dua pilihan yang dapat diambil oleh mahasiswa ketika pertama kali menapaki gerbang dunia perkuliahan, yakni menjadi mahasiswa akademis atau mahasiswa aktivis. Mahasiswa akademis biasanya fokus pada kegiatan perkuliahan dan studi, sementara mahasiswa aktivis mengisi hari-harinya dengan aktivitas organisasi baik intra maupun ekstra kampus.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., saat menjadi pemateri dalam kegiatan Opspek Mahasiswa Baru Program Studi Hubungan Internasional Universitas Al-Ghifari Bandung, Sabtu (25/10/2025).

Dalam paparannya yang mengangkat tema “Kepemimpinan Masa Kini”, Dadang memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru agar terus membangun komunikasi dan kolaborasi, dua hal yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dinamika kehidupan modern selain kemampuan berpikir kritis dan kreativitas.

“Mahasiswa baru yang saat ini mengikuti Opspek agar terus menguatkan komunikasi dan kolaborasi. Keduanya bukan hanya penting dalam konteks organisasi, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan Opspek yang dikemas dalam tema HI FIVE 25 ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Universitas Al-Ghifari dan diikuti oleh para mahasiswa baru beserta pengurus Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Hima HI).

Lebih lanjut, Dadang menambahkan bahwa pelaksanaan Opspek bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajang strategis bagi mahasiswa untuk memahami secara mendalam program studi yang dipilih serta merancang langkah-langkah lanjutan setelah lulus nanti.

“Opspek menjadi momen penting untuk menyelami karakter Prodi yang diambil, memahami tahapan perkuliahan, dan menyiapkan arah karier pasca wisuda,” pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan, menjadi awal bagi mahasiswa baru Hubungan Internasional Universitas Al-Ghifari untuk menapaki perjalanan akademik dan kepemimpinan di masa depan.

Dien Yoyo

,

Meski Anggaran Pusat Berkurang Rp 1 Triliun, Kang DS Jamin Pelayanan Publik Tetap Sama

BANDUNG —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menggelar kegiatan Istigosah dan doa bersama yang dihadiri para camat, kepala dinas, kepala badan, serta tokoh agama di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Soreang,pada Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh KH. Sofyan Yahya selaku penceramah dan pemimpin doa. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa agar Kabupaten Bandung senantiasa aman, kondusif, dan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, meski kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang mengalami tekanan.

“Pemerintahan harus tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat harus terus diberikan dengan baik, walaupun kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang tidak baik-baik saja,” ujar Kang DS.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Kabupaten Bandung akan mengalami pengurangan anggaran dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang bersumber dari APBN, mencapai sekitar Rp 1 triliun. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih keras mencari potensi pendapatan baru.

“Para camat harus turun langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan Bapenda, mencari peluang sumber pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh,” tegasnya.

Dorong Optimalisasi KDMP

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga mengapresiasi terbentuknya 271 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikan terima kasih kepada para camat, kepala desa, lurah, dan dinas terkait yang telah mendukung program kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya menyejahterakan masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk modal KDMP.

“Syaratnya, kepala desa segera berkoordinasi dengan pengurus inti KDMP, melengkapi laporan dan data pendirian. Jika tidak, maka akan kami tinggalkan,” tegasnya.

Kang DS juga mendorong agar KDMP dapat berkolaborasi dengan SPPG di masing-masing wilayah untuk penyediaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah, seperti Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Sosial agar tidak berjalan secara ego sektoral.

Himbauan Cerdas Bermedia Sosial

Kang DS juga mengingatkan ASN dan masyarakat agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menyoroti kasus viral seorang warga di Selokan Jeruk yang disalahpahami publik akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

“Kasus seperti itu harus menjadi pelajaran. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya. Media sosial bisa jadi alat kebaikan, tapi juga bisa menyesatkan jika digunakan tanpa bijak,” pesan Kang DS.

Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, Kang DS berharap Kabupaten Bandung senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam kondisi keterbatasan anggaran di tahun mendatang.

Yans

Brimob Polda Riau Hadirkan Program Bus Sekolah Gratis untuk Anak Personel dan Masyarakat

Pekanbaru – Yutelnews.com ||
Satuan Brimob Polda Riau melalui Batalyon B Pelopor kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Lewat Program Bus Sekolah Gratis yang diinisiasi langsung oleh Danyon B Pelopor AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas, atas perintah Dansat Brimobda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa.

Program ini bertujuan membantu para pelajar, khususnya anak-anak personel Brimob dan masyarakat sekitar Menggala Junction, agar dapat berangkat ke sekolah dengan aman, nyaman, dan tepat waktu tanpa kendala transportasi.

Dalam pelaksanaan hari ini, tercatat sebanyak 20 siswa dan siswi turut memanfaatkan layanan bus sekolah gratis tersebut.

Adapun rute yang ditempuh Bus Sekolah Gratis ini dimulai dari Mako Batalyon B Pelopor, menuju Yayasan Pendidikan Pelita Kasih Menggala Junction, dan berakhir di SMP Negeri 5 Tanah Putih, Cempedak Rahuk Banjar XII, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Dalam keterangannya, Danyon B Pelopor AKBP Efadhoni Lilik Pamungkas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Brimob terhadap pendidikan generasi muda, baik dari keluarga besar Brimob maupun masyarakat umum.

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak, baik putra-putri personel maupun masyarakat sekitar, memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan tanpa hambatan transportasi”.

“Program ini juga merupakan bentuk pengabdian Brimob kepada masyarakat di sekitar wilayah tugas,” ujar AKBP Efadhoni, Jumat, 24 Oktober 2025.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan harmonis antara Brimob dan masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap hubungan antara Brimob dan masyarakat semakin dekat dan terjalin rasa saling percaya,” tambahnya.

Situasi kegiatan dilaporkan aman dan terkendali, dengan pengawasan langsung dari personel Batalyon B Pelopor. Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pimpinan Satbrimob Polda Riau.

“Program Bus Sekolah Gratis ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang terus berjalan, membawa manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkokoh citra Brimob sebagai pelindung dan pengayom rakyat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang turut serta dalam program ini mengungkapkan rasa terima kasih atas inisiatif tersebut.

“Kami sangat terbantu dengan adanya bus sekolah gratis dari Brimob. Anak-anak jadi bisa berangkat sekolah dengan aman dan tidak perlu khawatir terlambat,” singkat Siti Rahma, warga Menggala Junction.|| AS

,

Meski Anggaran Pusat Berkurang Rp 1 Triliun, Kang DS Jamin Pelayanan Publik Tetap Sama

BANDUNG —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menggelar kegiatan Istigosah dan doa bersama yang dihadiri para camat, kepala dinas, kepala badan, serta tokoh agama di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Soreang,pada Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh KH. Sofyan Yahya selaku penceramah dan pemimpin doa. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa agar Kabupaten Bandung senantiasa aman, kondusif, dan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, meski kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang mengalami tekanan.

“Pemerintahan harus tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat harus terus diberikan dengan baik, walaupun kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang tidak baik-baik saja,” ujar Kang DS.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Kabupaten Bandung akan mengalami pengurangan anggaran dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang bersumber dari APBN, mencapai sekitar Rp 1 triliun. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih keras mencari potensi pendapatan baru.

“Para camat harus turun langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan Bapenda, mencari peluang sumber pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh,” tegasnya.

Dorong Optimalisasi KDMP

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga mengapresiasi terbentuknya 271 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikan terima kasih kepada para camat, kepala desa, lurah, dan dinas terkait yang telah mendukung program kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya menyejahterakan masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk modal KDMP.

“Syaratnya, kepala desa segera berkoordinasi dengan pengurus inti KDMP, melengkapi laporan dan data pendirian. Jika tidak, maka akan kami tinggalkan,” tegasnya.

Kang DS juga mendorong agar KDMP dapat berkolaborasi dengan SPPG di masing-masing wilayah untuk penyediaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah, seperti Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Sosial agar tidak berjalan secara ego sektoral.

Himbauan Cerdas Bermedia Sosial

Kang DS juga mengingatkan ASN dan masyarakat agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menyoroti kasus viral seorang warga di Selokan Jeruk yang disalahpahami publik akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

“Kasus seperti itu harus menjadi pelajaran. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya. Media sosial bisa jadi alat kebaikan, tapi juga bisa menyesatkan jika digunakan tanpa bijak,” pesan Kang DS.

Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, Kang DS berharap Kabupaten Bandung senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam kondisi keterbatasan anggaran di tahun mendatang.

Yans

Alih Fungsi Jalan kampung Cino Pemko ‘Sembunyikan’ Surat, Transparansi Dipertanyakan

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM — 24 Oktober 2025 Transparansi Pemerintah Kota Payakumbuh terkait alih fungsi jalan di kawasan Kampung Cino menjadi sorotan. Hingga berita ini diturunkan, surat alih fungsi dari Walikota Payakumbuh yang telah tiga hari diminta oleh awak media belum juga diberikan oleh pihak Pemko pada, Jum’at (24/10/2025).

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengingat lokasi tersebut dulunya adalah jalan umum yang kini telah berdiri lapak-lapak untuk berjualan.

Awak media telah berupaya mendapatkan surat resmi yang menjelaskan perubahan fungsi jalan tersebut, namun permintaan ini seolah terganjal di meja Pemko Payakumbuh.

Ketiadaan dokumen ini menghambat upaya publik untuk memahami dasar hukum dan kebijakan di balik penggunaan jalan umum sebagai area komersil.

Jalan Umum Bukan untuk Relokasi Permanen

Secara regulasi, jalan umum memiliki fungsi utama sebagai jalur lalu lintas dan tidak diperkenankan untuk digunakan sebagai tempat relokasi permanen.

Penggunaan jalan secara permanen untuk aktivitas komersial seperti lapak jualan, berpotensi besar mengganggu ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, dan bahkan merusak tujuan penataan kawasan yang seharusnya lebih teratur.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi administratif.

Meskipun relokasi sementara di tepi jalan atau trotoar bisa saja dilakukan, namun hal itu harus disertai dengan izin resmi dari pemerintah daerah yang berwenang.

Contohnya adalah relokasi pedagang kaki lima selama pembangunan pasar atau penggunaan jalan untuk pasar yang direvitalisasi, namun sifatnya tidak permanen dan memiliki batas waktu yang jelas.

Prosedur dan Landasan Hukum yang Harus Dipatuhi:

Penggunaan jalan untuk keperluan selain lalu lintas harus mengikuti prosedur ketat:

– Izin Berwenang: Wajib ada izin dari instansi terkait untuk penggunaan jalan sementara.
– Keamanan: Pemasangan tanda peringatan diperlukan demi keselamatan pengguna jalan dan masyarakat.
– Batas Waktu: Penggunaan jalan harus bersifat sementara dan memiliki batas waktu yang tegas.
– Mediasi Masyarakat: Mediasi dengan masyarakat sekitar sangat penting jika relokasi berpotensi mengganggu akses warga.

Landasan hukum yang mengatur penyelenggaraan dan perubahan fungsi jalan sangat jelas, antara lain:

– Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
– Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.
– Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ketidakjelasan status dan dasar hukum penggunaan jalan umum di Kampung Cino ini menuntut respons cepat dan transparan dari Pemerintah Kota Payakumbuh.

Publik berhak mengetahui apakah penggunaan jalan tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku demi menjamin ketertiban, keamanan, dan keadilan bagi semua pihak.

( MWL )

Kunjungan Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH ke Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega 

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, menerima kunjungan Kajari Gunungsitoli, Parada Situmorang, dalam rangka temu pisah setelah berakhirnya masa jabatan beliau. Acara berlangsung pada 22 Oktober 2025 di rumah dinas Wakil Bupati.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi dan meminta doa restu dari Pemkab Nias Utara sebelum pindah tugas ke Provinsi Babel.

Serah terima jabatan antara Kajari yang lama dan baru dijadwalkan pada 4 atau 5 November di Medan.

Kajari juga meninggalkan kenang-kenangan berupa foto karikatur dengan Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara.

(Kharisma Gea)

,

Kasus Dugaan Rudapaksa Terhadap Anak Dibawah Umur, Sudah Diselesaikan Secara Musyawarah Oleh Kepala Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Cikoneng Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung M. Ihsan Nurjaman Sulaeman angkat bicara terkait kasus Rudapaksa yang terjadi di wilayahnya.

Menurut Ihsan, Pengakuan anak terhadap orang tua dengan ramainya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap siswi SD, yang mana beredar di media online.

Bahwasannya saya mengkonfirmasi kejadian tersebut terjadi 2 tahun ke belakang dan itu pun belum tentu gitu itu hanya baru terduga atau praduga gitu ” baru praduga “, Tegas Kades., Pada Jumat 24 Oktober 2025.

Siswi tersebut itu kelas 1 SD dan si siswanya itu kelas 2 SD, dan itu belum tentu apakah itu terjadi kekerasan seksual atau tidak ! kami sebagai pemerintah Desa setelah menerima laporan tersebut langsung menindaklanjuti, Aku Ihsan.

Kami Undang kedua belah pihak untuk musyawarahkan, kedua belah pihak keluarga ternyata hanya kesalahpahaman hanya kesalahpahaman, Papar Ihsan.

Dalam musyawarahkan kita selaku pemerintah Desa dan disaksikan oleh Babinkamtibmas dibuatlah kesepakatan hitam di atas putih bahwa kedua belah pihak keluarga membuat pernyataan bahwa itu hanya kesalahpahaman, Ujar Ihsan.

” Musyawarah dilaksanakan Pada Hari Kamis sore (23/10/25) dan dihadiri kedua belak pihak Keluarga menghasilkan kesepakatan Bersama, ” Jelas Kades.

Dalam pemberitaan sebelumnya Orang Tua Korban mengatakan Dirinya, merasa kaget ketika mendengar cerita teman teman sepermainan anaknya, bahwa anaknya sudah tidak suci atau sudah tidak perawan lagi di usia dini karena perbuatan bejat dua durjana tersebut harus mendapatkan pelajaran dan sanksi.

Menurut keterangan Orangtua Korban yang didapat dari rekan seusianya, Orangtua menjelaskan bahwa awalnya Tersangka mengajak berhubungan badan kepada Teman Anaknya, namun korban menolak malah menyuruh dan memarahi serta mengancam Korban untuk melayani Napsu bejatnya tersangka.

Akibat kejadian tersebut Diduga keperwanan Korban di renggut dan dirudapaksa oleh tersangka di balik tenda tendaan, terang Orangtua korban kepada Awak Media di rumah saudaranya.

Kenyataan yang menyakitkan bagi keluarga korban adalah ketika Orangtua mendengar informasi bahwa dua Orang yang diduga pelaku dan masih berusia dibawah umur tersebut, telah mengakui memang benar pernah melakukan perbuatan yang dilakukan oleh dirinya kepada Korban ketika di interogasi oleh guru ngajinya, Jelas Orangtua Korban.

Menurut Orangtua Korban setelah menanyakan kepada Korban, memang benar pernah di masukin kelaminnya Tersangka ke kelamin Korban dengan paksa sebanyak dua Kali dan tersangka lainnya melakukan 1 Kali kepada korban yang sama, terang Orangtua.

Dan Berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan di puskesmas, perawat puskesmas menerangkan bahwa ada luka dalam di kelamin Korban, dan pihak Puskesmas menyarankan untuk di lakukan visum supaya benar benar diketahui kejelasannya, lanjut Orang Tua.

“Pokoknya Saya ingin menempuh jalur hukum dan tidak ingin ada musyawarah kekeluargaan” Pungkas Orang Tua ***

Yans

,

Yomi S Apresiasi ,Prima Miftahul Jannah Hadirkan Arsitektur Lokal “Pilsopot Tumpeng”

BANDUNG –YUTELNEWS com|| Perhimpunan Remaja Masjid ( PRIMA) Masjid Miftahul Jannah di Lamajang Pentas, Desa Citeureup, tampil semakin memikat dengan sentuhan arsitektur lokal yang menonjolkan identitas budaya Sunda. Keindahan bangunan ini terlihat jelas sejak diterapkannya elemen khas bernama pilsopot tumpeng, yang kini menjadi ikon baru kebanggaan warga sekitar.

Dalam acara tersebut di hadiri wakil Bupati Bandung Ali Syakieb , Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja ,Tokoh masyarakat Tri Rahmanto, Tokoh agama MUI, DMI , tokoh pemuda dan Pengurus, Anggota Prima serta masyarakat desa citeurep.

Momentum tersebut bersamaan dengan peringatan Hari Santri yang digelar oleh komunitas Prima pada Rabu, 22 Oktober 2025. Acara itu dihadiri ratusan jamaah dan tokoh masyarakat yang antusias menyambut perubahan wajah masjid.

Menurut keterangan Yomi S, selaku Ketua Rw 01,menyampaikan konsep Prima ini pilsopot tumpeng bukan hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang kuat.

“Kami dari Ketua rw 01 lewibandung sangat apresiasi dan bangga Prima bisa menghadirkan elemen arsitektur lokal seperti pilsopot tumpeng di Masjid Miftahul Jannah,” ujar Yomi . Ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi bentuk nyata pelestarian budaya daerah yang selaras dengan semangat keagamaan di masyarakat Kabupaten Bandung husus nya masyarakat desa citeurep.

Lebih jauh, Yomi pun menjelaskan makna filosofis di balik desain tersebut. Menurutnya, tumpeng ini melambangkan tahapan spiritualitas dalam Islam. “Setiap lapisan tumpeng menggambarkan perjalanan manusia menuju kesempurnaan iman. Kami berharap Prima dan para jamaah termotivasi untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Selain memperkuat identitas arsitektur, pengurus Prima juga menyiapkan sejumlah program pengembangan fasilitas masjid. Mereka berencana memperluas area belajar Al-Qur’an dan menambah kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin masjid ini hidup sepanjang waktu. Tidak hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu dan mempererat persaudaraan,” tutur Yomi

Program itu meliputi pembinaan remaja masjid, pelatihan keterampilan, serta kajian rutin yang terbuka bagi umum. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap masyarakat lebih dekat dengan masjid dan menjadikannya pusat kegiatan positif.

lebih lanjut, kami dan Warga Desa citeurep pun menyambut baik inisiatif Prima ini. Banyak di antara mereka merasa bangga karena Prima masjid miftahul janah menjadi kebanggaan mereka kini tampil elegan dan nyaman tanpa meninggalkan akar tradisi.

“Desain baru ini bikin adem. Nuansa lokalnya terasa, tapi tetap islami,” ungkap salah satu jamaah yang hadir dalam acara Hari Santri.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Masjid Miftahul Jannah kini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol harmoni antara keindahan arsitektur dan nilai-nilai spiritual. Inovasi pilsopot tumpeng menjadi bukti nyata bahwa tradisi bisa bersanding dengan kemajuan tanpa kehilangan makna.

Prima Masjid Miftahul Jannah diharapkan terus berkembang menjadi pusat pembinaan umat sekaligus kebanggaan warga Kabupaten Bandung, khususnya masyarakat Lamajang Pentas.

 

Yans

Prima Miftahul Jannah Hadirkan Arsitektur Lokal “Pilsopot Tumpeng” di Lamajang Pentas Citeureup

BANDUNG –YUTELNEWS com ||Perhimpunan Remaja Masjid ( PRIMA) Masjid Miftahul Jannah di Lamajang Pentas, Desa Citeureup, tampil semakin memikat dengan sentuhan arsitektur lokal yang menonjolkan identitas budaya Sunda. Keindahan bangunan ini terlihat jelas sejak diterapkannya elemen khas bernama pilsopot tumpeng, yang kini menjadi ikon baru kebanggaan warga sekitar.

Dalam acara tersebut di hadiri wakil Bupati Bandung Ali Syakieb , Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja ,Tokoh masyarakat Tri Rahmanto, Tokoh agama MUI, DMI , tokoh pemuda dan Pengurus, Anggota Prima serta masyarakat desa citeurep.

Momentum tersebut bersamaan dengan peringatan Hari Santri yang digelar oleh komunitas Prima pada Rabu, 22 Oktober 2025. Acara itu dihadiri ratusan jamaah dan tokoh masyarakat yang antusias menyambut perubahan wajah masjid.

Menurut keterangan Yomi S, selaku Ketua Rw 01,menyampaikan konsep Prima ini pilsopot tumpeng bukan hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang kuat.

“Kami dari Ketua rw 01 lewibandung sangat apresiasi dan bangga Prima bisa menghadirkan elemen arsitektur lokal seperti pilsopot tumpeng di Masjid Miftahul Jannah,” ujar Yomi . Ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi bentuk nyata pelestarian budaya daerah yang selaras dengan semangat keagamaan di masyarakat Kabupaten Bandung husus nya masyarakat desa citeurep.

Lebih jauh, Yomi pun menjelaskan makna filosofis di balik desain tersebut. Menurutnya, tumpeng ini melambangkan tahapan spiritualitas dalam Islam. “Setiap lapisan tumpeng menggambarkan perjalanan manusia menuju kesempurnaan iman. Kami berharap Prima dan para jamaah termotivasi untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Selain memperkuat identitas arsitektur, pengurus Prima juga menyiapkan sejumlah program pengembangan fasilitas masjid. Mereka berencana memperluas area belajar Al-Qur’an dan menambah kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin masjid ini hidup sepanjang waktu. Tidak hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu dan mempererat persaudaraan,” tutur Yomi

Program itu meliputi pembinaan remaja masjid, pelatihan keterampilan, serta kajian rutin yang terbuka bagi umum. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap masyarakat lebih dekat dengan masjid dan menjadikannya pusat kegiatan positif.

lebih lanjut, kami dan Warga Desa citeurep pun menyambut baik inisiatif Prima ini. Banyak di antara mereka merasa bangga karena Prima masjid miftahul janah menjadi kebanggaan mereka kini tampil elegan dan nyaman tanpa meninggalkan akar tradisi.

“Desain baru ini bikin adem. Nuansa lokalnya terasa, tapi tetap islami,” ungkap salah satu jamaah yang hadir dalam acara Hari Santri.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Masjid Miftahul Jannah kini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol harmoni antara keindahan arsitektur dan nilai-nilai spiritual. Inovasi pilsopot tumpeng menjadi bukti nyata bahwa tradisi bisa bersanding dengan kemajuan tanpa kehilangan makna.

Prima Masjid Miftahul Jannah diharapkan terus berkembang menjadi pusat pembinaan umat sekaligus kebanggaan warga Kabupaten Bandung, khususnya masyarakat Lamajang Pentas.

 

 

Yans

Kecamatan Cikalongwetan Gelar Pembinaan Linmas di Tiga Desa, Perkuat Ketertiban dan Kesiapsiagaan Warga

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Kecamatan Cikalongwetan melalui Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) yang dipimpin oleh Pipin Irawan, S.Sos., melaksanakan kegiatan pembinaan bagi anggota Linmas di tiga desa, yaitu Desa Cipada, Desa Mekarjaya, dan Desa Kanangasari, pada Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh anggota Linmas serta perangkat desa setempat dengan tujuan memperkuat peran Linmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat desa. Desa Kanangasari menjadi titik terakhir kegiatan hari ini, sementara untuk esok hari pembinaan dijadwalkan berlangsung di Desa Puteran dan Rende.

Dalam arahannya, Kasi Trantibum Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan, menekankan pentingnya peran Linmas sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Ia mengimbau agar seluruh anggota Linmas terus aktif menjaga ketentraman masyarakat, meningkatkan koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya di musim hujan.

“Linmas harus tetap disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab. Selain menjaga keamanan, Linmas juga berperan penting dalam mendukung program-program pembangunan di desa,” ujar Pipin.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyaluran insentif bagi anggota Linmas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan wilayah.

Kepala Desa Kanangasari, Endang Rusmana, S.IP., yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kecamatan Cikalongwetan dalam melaksanakan pembinaan tersebut.

“Kami di Desa Kanangasari sangat mendukung kegiatan pembinaan Linmas ini. Linmas adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan adanya arahan langsung dari pihak kecamatan serta pemberian insentif, tentu semakin menumbuhkan motivasi dan tanggung jawab anggota Linmas,” ujarnya.

Menurut Endang, Linmas di Desa Kanangasari selama ini telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan penanganan kondisi darurat di wilayahnya. Pemerintah desa pun berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dalam bentuk pembinaan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas personel Linmas.

Kegiatan pembinaan dan penyaluran insentif ini berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, Kecamatan Cikalongwetan berharap seluruh anggota Linmas semakin siap siaga, tangguh, dan berperan aktif dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayahnya.

(Dien Yoyo)

Pelantikan Dr. Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Kajati Sulsel

SUL-SEL, YUTELNEWS.COM —Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melakukan mutasi jabatan besar-besaran di Kejaksaan Agung, termasuk pelantikan 17 Kepala Kejaksaan Tinggi baru termasuk di Sulawesi Selatan pada, Kamis (23/10/2025).

Dr. Didik Farkhan Alisyahdi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menggantikan Agus Salim.

Agus Salim kini menjabat sebagai Inspektur Keuangan II di Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

Robert M. Tacoy juga mengalami promosi menjadi Direktur E di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

Mutasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan integritas Kejaksaan, serta memenuhi harapan masyarakat.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menekankan pentingnya keadilan, profesionalisme, dan integritas dalam penegakan hukum,” Ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kejati Sulsel dalam memberantas korupsi dan memastikan penegakan hukum yang lebih baik.

Jaksa Agung berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut,” Harap ST Burhanuddin.

(Abu Algifari)

Kepala BP Batam Sidak PT ASL Tanjunguncang, Tekankan Pembenahan dan Penanganan Korban Pasca Kebakaran

YUTELNEWS.com | Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra melakukan sidak ke perusahaan galangan kapal PT. ASL Tanjunguncang, Kamis siang (16/10/2025).

Sidak dilakukan atas kejadian kebakaran kapal MT Federal II yang menyebabkan korban jiwa saat proses pengerjaan kapal (15/10/2025).

Bertemu dengan Manajemen PT ASL Audrey, Amsakar Achmad secara tegas menekankan harus dilakukan pembenahan tata kelola dan evaluasi standar SOP dalam pelaksanaan kegiatan usaha di PT. ASL.

“Sebagai pimpinan daerah, saya tidak ingin kejadian ini terulang lagi. Tentu tidak ada yang menginginkan kejadian seperti ini, namun demikian harus segera dilakukan pembenahan dan perubahan. Tata kelola dan standar harus dirubah. Harus dilakukan evaluasi dan pembenahan SOP bagi PT ASL. ” Tegas Amsakar.

Ia juga meminta PT. ASL melaksanakan tanggung jawab penanganan terbaik kepada korban dan keluarga, serta langkah pendampingan psikis terhadap keluarga korban juga harus dilakukan.

“kami tentu meminta agar Penanganan korban dan keluarga harus dilakukan secara baik, termasuk langkah-langkah pendampingan psikis kepada keluarga korban juga harus dilakukan.” kata Amsakar.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra mengatakan keselamatan kerja adalah hal mutlak yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha.

“Sudah ada dua kejadian, artinya harus dilakukan evaluasi. Kami tidak ingin lagi terulang kejadian seperti ini. Keselamatan mereka adalah hal utama.” Pesan Li Claudia kepada Manajemen ASL.

Sebagai kawasan industri dan investasi, BP Batam menegaskan komitmen kepada seluruh pihak untuk bersama menjaga iklim investasi tetap kondusif dengan menghadirkan kegiatan berusaha yang aman dan nyaman bagi Keselamatan dan Kesehatan para pekerja sesuai standar keselamatan kerja.

BP Batam dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan belasungkawa, teruntuk para korban jiwa, para keluarga korban dan belasan pekerja yang masih mendapatkan perawatan intensif.

“Saya Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam Amsakar Achmad, beserta Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra dan segenap jajaran mengucapkan belasungkawa bagi korban Kapal MT Federal II. Semoga keluarga yang ditingalkan diberikan ketabahan. Dan bagi pekerja yang masih mendapat perawatan, semoga lekas segera pulih kembali.” Pungkas Amsakar didampingi Li Claudia Chandra.

Turut hadir Anggota DPR RI Rizky Faisal, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan, Kapolresta Barelang Kombespol Zainal Arifin, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan Sudirman Saad dan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur Mouris Limanto.

RSBP Batam dan Kemenkes RI Bahas Tindak Lanjut Kerja Sama dan Dukungan Peralatan RS

YUTELNEWS.com | Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bersama Kementerian Kesehatan RI menggelar pertemuan di Ruang Pertemuan, lt. 2, Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Jumat (10/10).

Pertemuan itu membahas tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara BP Batam dengan Kemenkes yang telah berlaku sejak tahun 2022, sekaligus peluang dukungan peralatan dan program penguatan layanan rumah sakit.

Delegasi BP Batam dipimpin langsung Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, PhD.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait mengungkapkan pihaknya mendorong agar MoU kerja sama yang telah disepakati bersama Kemenkes segera diturunkan ke dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) operasional, sehingga implementasi kolaborasi di bidang kesehatan dapat berjalan lebih konkret.

Menurutnya, PKS tersebut nantinya dapat menjadi payung hukum bagi penguatan layanan RSBP Batam di KPBPB Batam.

“BP Batam bersama jajaran RSBP berkomitmen meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Batam dan kawasan sekitarnya. Dengan adanya PKS, sinergi dengan Kemenkes akan semakin jelas, terutama dalam peningkatan fasilitas, peralatan medis, serta pengembangan SDM,” ujarnya.

Sementara, Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante, menyambut positif langkah BP Batam dan RSBP dalam menindaklanjuti kerja sama itu. Ia menerangkan bahwa Kemenkes memiliki program dukungan berupa bantuan peralatan medis dan penguatan layanan yang selama ini dialokasikan ke RSUD di seluruh Indonesia.

“Kami menyambut baik upaya RSBP Batam. Pemerintah terus mendorong pemerataan fasilitas kesehatan di berbagai daerah, termasuk Batam sebagai pintu gerbang Indonesia. Kami akan menindaklanjuti secara teknis agar RSBP dapat masuk dalam skema program dukungan yang sesuai aturan,” kata Wamen.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemenkes. Menurutnya, keberadaan RSBP Batam sebagai rumah sakit rujukan di kawasan strategis sangat memerlukan dukungan peralatan medis modern dan penguatan layanan agar dapat memberikan pelayanan yang setara dengan standar nasional maupun internasional.

“RSBP Batam siap menyesuaikan dan mempersiapkan diri sesuai arahan Kemenkes. Kami berharap dukungan yang diberikan dapat meningkatkan kapasitas layanan, sehingga masyarakat Batam tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar daerah bahkan ke luar negeri,” ungkap dr. Tanto.

Pertemuan akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis, baik secara offline maupun online, antara tim BP Batam, RSBP, dan Kemenkes untuk merumuskan langkah-langkah implementasi di lapangan.

Turut mendampingi Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum yaitu Direktur RSBP Batam dr. Tanto Budiharto, SpJP; Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan dr. Muhammad Yanto; Wakil Direktur Keuangan dan Umum, Evi Elfiana Bangun.

Penulis : Bp Batam

,

Heboh! Pelecehan Terhadap Siswa SD Kembali Terjadi, Anak Kelas Tiga SD Jadi Korban Rudapaksa

Bandung – YUTELNEWS com|| Kasus rudapaksa terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, berawal dari pengakuan korban terhadap Orangtuanya (Ibu Kandung) yang membeberkan kejadian yang menimpa diri korban.

Sebagai ibu kandung tentu sangat kaget dan sedih, mendengar musibah yang menimpa anak kesayangannya yang baru duduk di Sekolah Dasar kelas III ( Tiga) sudah harus kehilangan Mahkotanya.

Menurut Ibu Kandung Korban yang tinggal di wilayah kecamatan Pasirjambu kabupaten Bandung, sebelumnya dirinya tidak merasa curiga dengan apa yang dikeluhkan oleh putrinya ketika buang air kecil.

Namun setelah putrinya mengeluh beberapa kali dan berkata sering terasa nyeri ketika buang air kecil, Ia menyarankan mencuci bagian yang nyeri (Vagina) memakai air hangat biar nyeri atau gatalnya hilang, Ungkapnya.

Sebenarnya saya sudah mengetahui dari bibinya yang pernah melihat bercak darah di celana dalam yang dipakai oleh putrinya, namun Sang Ibu tidak begitu menghiraukan ,Karena dirinya merasa tidak mungkin kalau sudah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan telah menimpa anak kesayangannya.

Orang Tua Korban, baru merasa kaget ketika mendengar cerita teman teman sepermainan anaknya, bahwa anaknya sudah tidak suci atau sudah tidak perawan lagi di usia dini karena perbuatan bejat dua durjana tersebut harus mendapatkan pelajaran dan sanksi.

” Dengan adanya kejadian itu Orang Tua korban segera mencari tau dan mempertanyakan kepada teman teman sepermainan anaknya, “.

Dan menurut keterangan Orangtua Korban yang didapat dari rekan seusianya, Orangtua menjelaskan bahwa awalnya Tersangka mengajak berhubungan badan kepada Teman Anaknya, namun korban menolak malah menyuruh dan memarahi serta mengancam Korban untuk melayani Napsu bejatnya tersangka.

Akibat kejadian tersebut diduga keperwanan Korban di renggut dan dirudapaksa oleh tersangka di balik tenda tendaan, terang Orangtua korban kepada Awak Media di rumah saudaranya, Pada Kamis (23/10/25).

Kenyataan yang menyakitkan bagi keluarga korban adalah ketika Orangtua mendengar informasi bahwa dua Orang yang diduga pelaku dan masih berusia dibawah umur tersebut, telah mengakui memang benar pernah melakukan perbuatan yang dilakukan oleh dirinya kepada Korban ketika di interogasi oleh guru ngajinya, Jelas Orangtua Korban.

Untuk meyakinkan apa yang telah di perbuat oleh kedua durjana itu, Orangtua membujuk serta merayu anak kesayangannya untuk menceritakan apa yang sebenarnya telah terjadi pada anaknya.

Menurut Orangtua Korban setelah menanyakan kepada Korban, memang benar pernah di masukin kelaminnya Tersangka ke kelamin Korban dengan paksa sebanyak dua Kali dan tersangka lainnya melakukan 1 Kali kepada korban yang sama, terang Orangtua.

Untuk menghilangkan keraguan dan ingin kepastian Orangtua Korban membawa anaknya untuk melakukan pemeriksaan ke Puskesmas.

Dan Berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan di puskesmas, perawat puskesmas menerangkan bahwa ada luka dalam di kelamin Korban, dan pihak Puskesmas menyarankan untuk di lakukan visum supaya benar benar diketahui kejelasannya, lanjut Orang Tua.

Dengan adanya pengakuan dari Korban, Orangtua menginginkan permasalahan ini di tempuh melalui jalur hukum yang berlaku di negeri ini, namun ketua RW malah menyarankan permasalahan ini di tempuh secara musyawarah dan kekeluargaan, saya sudah berusaha lapor ke desa, cuma pihak desa seperti lalai menanggapi permasalahan ini, ujar Yati.

“Pokoknya Saya ingin menempuh jalur hukum dan tidak ingin ada musyawarah kekeluargaan” Tegas Orang Tua *****

 

Yans

Pemkab Bandung Barat Gelar Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji: Wujudkan Relawan MBG yang Profesional

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan pangan bergizi sekaligus meningkatkan kapasitas para penjamah makanan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui Dinas Kesehatan kembali menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi para penjamah makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan yang digelar di GOR Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, pada Kamis (23/10/2025) ini diikuti oleh sekitar 200 peserta dari empat dapur Sentra Pangan Program Gizi (SPPG). Mereka berasal dari Dapur Wangunjaya, Mandalamukti, dan Cikalong (Kecamatan Cikalongwetan), serta Dapur Ciharashas (Kecamatan Cipeundeuy).

Acara turut dihadiri oleh Kepala Puskesmas Cikalongwetan, dr. Yulius Stepanus, dan perwakilan dari Puskesmas Cipendeuy, Forkopimcam Cikalongwetan serta Cipeundeuy.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi langsung dengan para narasumber, serta mencatat berbagai poin penting mengenai tata cara pengolahan makanan yang higienis dan aman.

Antusiasme tersebut mencerminkan tingginya kesadaran relawan MBG terhadap pentingnya menjaga kualitas pangan sehat dan aman konsumsi, terutama bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pelatihan ini dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan yang mewajibkan setiap penyelenggara pangan siap saji memiliki sertifikat laik higiene sanitasi pangan. Sertifikasi ini menjadi bukti kelayakan dapur dalam menjamin keamanan dan mutu makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Mawadah, SKM., MM., yang membahas kebijakan dan regulasi terkait pembinaan serta pengawasan higiene sanitasi pangan di wilayah Bandung Barat.

Menurut perwakilan Dinas Kesehatan KBB, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari upaya penguatan sistem keamanan pangan daerah.

“Hari ini kami melatih sekitar 200 relawan dari empat dapur di wilayah Cipeundeuy dan Cikalongwetan. Pelatihan ini dilaksanakan sesuai regulasi Kementerian Kesehatan, di mana setiap penyelenggara pangan siap saji wajib memiliki sertifikat penjamah pangan,” ujar perwakilan Dinkes KBB saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan, pelatihan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan makanan, yang dapat berdampak luas terhadap penerima manfaat program.

“Setiap hari, relawan MBG menyiapkan sekitar 3.500 porsi makanan bergizi untuk anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. Selain nilai gizi, aspek keamanan pangan harus menjadi prioritas, mulai dari kebersihan pribadi relawan, lingkungan dapur, pemilihan bahan baku, hingga proses pengolahan, penyajian, dan distribusi makanan,” jelasnya.

Dinas Kesehatan juga telah menjadwalkan roadshow dan bimbingan teknis hingga akhir Oktober 2025 di berbagai kecamatan agar seluruh dapur MBG di Bandung Barat mendapatkan pelatihan serupa.

“Kami akan terus melakukan pembinaan di seluruh kecamatan sampai tanggal 30 Oktober. Harapannya, semua relawan memperoleh ilmu yang sama agar kualitas dan keamanan pangan di seluruh dapur MBG tetap terjaga,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya menyoroti pentingnya keberlanjutan pelatihan dengan memastikan setiap relawan yang bekerja di dapur MBG memiliki sertifikat penjamah makanan.

“Ke depan, kami berharap setiap SPPG memiliki relawan yang sudah terlatih dan bersertifikat. Jika ada pergantian tenaga, sebaiknya direkrut dari yang sudah pernah mengikuti pelatihan. Dengan begitu, mutu dan keamanan pangan bisa tetap terjamin,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa ilmu keamanan pangan tidak hanya penting bagi relawan MBG, tetapi juga bagi masyarakat umum yang terlibat dalam penyediaan makanan dalam jumlah besar, seperti jasa katering, rumah makan, hingga penyelenggara hajatan.

“Ilmu ini berlaku umum. Semua orang yang menyiapkan makanan seperti tidak mencuci tangan, berbicara sambil memasak, atau merokok di dapur bisa menjadi sumber kontaminasi dan membahayakan kesehatan konsumen,” pungkasnya.

Dien Yoyo.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.