Reklame Liar Disegel! Satgas Kabupaten Bandung Tak Lagi Toleransi Pelanggar Tampa Berizin

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Tak ada lagi ruang bagi para pengusaha nakal yang memasang reklame tanpa izin di Kabupaten Bandung. Satuan Tugas Kepatuhan Pajak dan Retribusi serta Pengawasan dan Pengendalian Perizinan kini bergerak tanpa kompromi.

Tim gabungan kembali turun ke lapangan. Sejak pagi, mereka menyisir ruas Jalan Raya Katapang hingga Jalan Terusan Kopo Sayati, Kecamatan Margahayu. Titik titik strategis disapu bersih, papan reklame tanpa izin disegel, sebagian dipasangi spanduk peringatan keras, Pada Kamis 23 Oktober 2025.

” Bukan sekadar operasi rutinitas, tapi peringatan keras dari pemerintah, era reklame ilegal sudah berakhir, “.

Tim gabungan ini tidak main-main. Mereka berasal dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Satpol PP, Dinas Perhubungan, unsur TNI–Polri, serta Kejaksaan Negeri Bale Bandung. Semua bergerak serentak, menunjukkan bahwa pelanggaran perizinan bukan lagi dianggap sepele.

Kasatpol PP Kabupaten Bandung Uwais Qorni menegaskan, reklame liar yang tidak memiliki Perizinan Bangunan Gedung (PBG) bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan publik.

“Banyak reklame dibangun asal-asalan, tanpa hitungan struktur, tanpa izin. Ketika angin kencang datang, siapa yang bertanggung jawab jika roboh dan menimpa pengendara?” sindir Uwais tajam.

“Kami tidak ingin menunggu korban. Lebih baik dibongkar sekarang daripada memakan nyawa kemudian,” tegasnya.

Langkah tegas ini menjadi lanjutan dari operasi sebelumnya di Stadion Si Jalak Harupat, Exit Tol Soroja, dan Perempatan Gading Soreang dan lainnya. Pemerintah benar-benar ingin menata wajah Kabupaten Bandung agar bersih dari kesemrawutan reklame ilegal yang merusak estetika kota sekaligus merugikan PAD.

Dalam setiap titik yang melanggar, Satgas memasang segel resmi dan spanduk peringatan besar bertuliskan bahwa papan reklame tersebut melanggar hukum. Bagi yang tak segera menyesuaikan izin, pembongkaran menanti.

“Kami sudah cukup sabar. Pengusaha diberi waktu untuk mengurus izin, tapi kalau tetap bandel, kami tindak tegas. Tidak ada tawar-menawar,” ujar Uwais.

Menurutnya, tindakan ini bukan sekadar razia, melainkan gerakan moral untuk mengembalikan ketertiban ruang publik. Kabupaten Bandung tidak boleh dikuasai oleh papan reklame liar yang berdiri di atas pelanggaran hukum dan kepentingan pribadi.

“Kalau sudah berizin, pajaknya jelas, konstruksinya aman, dan estetikanya tertata. Tapi kalau dibiarkan liar, yang rugi masyarakat dan daerah,” ucapnya.

Uwais juga mengungkap, setelah dua kali operasi sebelumnya, beberapa pengusaha mulai sadar dan memperbaiki izinnya. Namun, masih ada segelintir yang menganggap aturan bisa dinegosiasikan.

“Kami ingin tegaskan — aturan bukan untuk ditawar, tapi untuk ditaati. Dan mulai hari ini, Satgas tidak akan mundur satu langkah pun,” katanya menutup tegas.

Gerakan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Bandung serius menertibkan wajah kabupaten dari pelanggaran. Tidak hanya soal papan reklame, tetapi soal keberanian menegakkan keadilan di ruang publik.

Reklame tanpa izin bukan lagi sekadar pelanggaran kecil, melainkan simbol ketidakpatuhan yang kini sedang dihancurkan oleh ketegasan.***

 

Yans

Akhirnya Sri Mulyani Diterima di Yayasan, Ucapan Terimakasih oleh Team LIBAS Kepri kepada Dinsos Batam dan Apresiasi atas Kerjasama yang Baik

YUTELNEWS.com | Menindak lanjuti laporan warga atas anak terlantar beberapa minggu yang lalu kepada Team Light Independen Bersatu (LIBAS) DPW Kepri akhirnya, Ananda Sri Mulyani anak berkebutuhan khusus (Disabilitas) mendapatkan tempat baru untuk kehidupan barunya.

Setelah Ibu angkatnya meninggal dunia, sekarang Ananda Sri telah mendapatkan naungan dan tempat nyaman di LKSA Bina Ummah di daerah Batu Aji.

Berita Awal

Team Libas DPW Kepri Apresiasi Dinsos Batam atas Respon Cepat terhadap Anak Disabilitas

https://gibrancenterkepri.com/2025/10/16/team-libas-dpw-kepri-apresiasi-dinsos-batam-atas-respon-cepat-terhadap-anak-disabilitas/

Ucapan Terimakasih oleh Team LIBAS Kepri kepada Dinsos Batam dan Apresiasi atas Kerjasama yang Baik

TINDAKLANJUT KEGIATAN DINSOS HINGGA PENJEMPUTAN SRI WAHYUNI KE YAYASAN LKSA BINA UMMAH

– Rabu 15 oktober tim rehabilitasi sosial dari Dinas Sosial (Dinsos) yang berisi staf rehsos dan ASN Kemensos melakukan home visit menindaklanjuti laporan warga terkait adanya anak disabilitas terlantar atas nama Sri Wahyuni serta melakukan asesment kebutuhan.

– Jumat 17 oktober 2025 Kabid Rehsos Drs. Zul Arif, MH didampingi tim rehabilitasi sosial memberikan bantuan kebutuhan dasar, nutrisi beserta alat kebersihan diri;

– 21 oktober tim rehabilitasi sosial DINSOS melakukan koordinasi pada LKSA Bina Ummah di daerah Batu Aji terkait rujukan pengasuhan terhadap Sri dan diterima dengan baik oleh yayasan;

– 22 oktober anak Sri dirujuk ke LKSA Bina Ummah untuk mendapatkan pengasuhan dan diterima langsung oleh ibu Ithru Darina selaku pengurus yayasan.

UCAPAN TERIMAKASIH

Bunda Saeni alias Bunda Wan Adam Kabid Sosial dan Kebudayaan Team LIBAS mengapresiasi Kinerja Dinsos atas respon cepatnya.

Terima kasih Kami ucapkan dari Team LIBAS DPW Kepri kepada :

– Bapak Drs. Zul Arif

– Bapak Ahmad Yani

– Bunda Hartini

– bunda Yesi Lapian

– Bapak Andry Ochtora

– Bunda Qotimah Esti

– Bunda Khusnah

– Bapak Hengky

– Bunda Eva Magdarena

Terkhusus untuk Yayasan LKSA Bina Ummah yang telah menerima Ananda Sri, dari Keluarga Ananda Sri dan terlebih lebih kepada  Kabid Rehsos Drs. Zul Arif, MH Kami mengucapkan terimakasih banyak, semoga menjadi Berkat dan juga kebahagiaan untuk Ananda Sri. Semua atas kerja Sama Dinsos Kota Batam (Team Reaksi Capat) dan Tim.

Semoga kedepannya Dinsos Kota Batam beserta Team semakin jaya. /Tim

, ,

PRIMA Lamajang Pentas,Meroket! Hari Santri di Masjid Miftahul Jannah: Gebyar Ilmu,Amal dan Semangat Juang Tampa Henti.

Bandung —YUTELNEWS com|| Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Masjid Miftahul Jannah, Kampung Lamajang, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (22/10/2025).

Ratusan santri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah berkumpul memperingati Hari Santri Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Desa Citeureup.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah namun tetap khidmat. Selain memperingati Hari Santri, acara ini juga memperkuat silaturahmi antara santri, remaja masjid, dan pemerintah daerah.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, hadir secara langsung untuk memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri muda.

Dalam sambutannya, Ali menekankan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momen ini harus menjadi titik balik bagi santri untuk menunjukkan kiprah nyata di masyarakat.

“Atas nama Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Bandung, saya mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2025,” kata Ali Syakieb. “Hari ini bukan hanya tentang peringatan, tetapi tentang gerakan dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa sejarah perjuangan bangsa tidak lepas dari peran para santri dan ulama. Karena itu, ia berharap santri masa kini mampu menjaga nilai perjuangan tersebut dengan semangat yang sama.

“Banyak tokoh bangsa berawal dari pesantren, termasuk Bupati Bandung sekarang. Itu bukti bahwa pendidikan santri mampu membentuk karakter pemimpin,” ujarnya.

Kemudian, Ali mengajak para santri untuk memperkuat keimanan sekaligus mengasah keterampilan hidup. Ia percaya, santri yang beriman kuat akan siap menghadapi tantangan zaman.

“Kalau agama kita kuat, sejauh apa pun melangkah, arah hidup tetap jelas,” ucapnya. “Saya ingin santri di Kabupaten Bandung tumbuh sebagai agen perubahan dan penggerak kemajuan daerah.”

Selain itu, Ali juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Menurutnya, pembangunan tidak akan berhasil tanpa partisipasi warga.

“Jangan serahkan semua urusan kepada pemerintah. Masyarakat perlu ikut bergerak, membaca visi pembangunan, dan berkontribusi secara aktif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PRIMA Desa Citeureup, Rasyid Syawaludin, menilai Hari Santri menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan antara santri, ulama, dan masyarakat.

“Santri dan ulama sejak dulu berjuang bersama merebut kemerdekaan. Sekarang saatnya kita bersatu kembali untuk membangun Kabupaten Bandung yang lebih Bedas,” ujar Rasyid.

Ia menambahkan bahwa PRIMA terus berupaya menciptakan kegiatan positif bagi remaja masjid. Melalui program pembinaan dan pengabdian, PRIMA mendorong santri agar berperan aktif dalam kegiatan sosial dan dakwah.

“PRIMA ingin mencetak generasi yang cerdas, religius, dan peduli terhadap lingkungannya. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus kita jaga,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Rasyid juga berharap pemerintah daerah terus mendukung kegiatan santri di tingkat desa. Dengan dukungan bersama, ia yakin para santri akan berkembang menjadi sumber daya unggul di masa depan.

Di sisi lain, Ketua DKM Masjid Miftahul Jannah, Ustad Adi Setiadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta. Ia mengaku bangga karena kegiatan tersebut berjalan lancar dan mendapat perhatian dari berbagai pihak.

“Kami bersyukur karena kegiatan ini berhasil menggugah semangat masyarakat. Dukungan Wakil Bupati memberi motivasi baru bagi para santri,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan Hari Santri tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menanamkan tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda.

“Kami berharap para santri terus belajar dan berkontribusi bagi bangsa. Mereka calon pemimpin yang akan menjaga nilai-nilai Islam dan persatuan,” tambahnya.

Selanjutnya, H. Tri Hermanto, selaku pembina PRIMA, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan keagamaan di tingkat desa.

“Kehadiran Wakil Bupati memberi energi baru bagi santri. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh agama Abah Ayi mengungkapkan rasa bangga terhadap kekompakan warga. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan santri mencerminkan kekuatan sosial yang luar biasa.

“Kami senang karena pemerintah tidak hanya hadir di kota, tetapi juga datang langsung ke masyarakat desa. Ini bukti kepedulian yang patut diapresiasi,” katanya.

Setelah seluruh sambutan selesai, panitia melanjutkan acara dengan pelantikan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Citeureup oleh MUI Kecamatan Dayeuhkolot.
Pelantikan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Bandung.

Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Desa Citeureup tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan. Para santri, tokoh agama, dan masyarakat berkomitmen melanjutkan perjuangan para ulama melalui dakwah, pendidikan, dan pengabdian sosial.

Ali Syakieb menutup pesannya dengan ajakan penuh harapan. “Santri adalah penjaga moral bangsa. Jika mereka bergerak bersama, Kabupaten Bandung pasti semakin Bedas — Bangkit, Edukatif,, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera,” tuturnya.

Yans.

Forum Wartawan Kebangsaan Usulkan Resuffle Kabinet

Jakarta – YUTELNEWS com|| Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle terhadap 10 menteri dengan tingkat kepuasan publik terendah berdasarkan hasil Survei Index Politica yang mengevaluasi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran.
Demikian hasil diskusi FWK di Kantor Harian Suara Merdeka, di Tebet, Jakarta Selatan Rabu siang (22-10-2025).

Koordinator Nasional FWK Raja Palindungan Pane menyampaikan hasil diskusi FWK: bahwa 10 (sepuluh) menteri dari Kabinet Merah Putih tersebut perlu segera diganti untuk memperkuat efektivitas pemerintahan, meningkatkan kredibilitas kebijakan publik, dan memperbaiki persepsi masyarakat terhadap kabinet.

“Reshuffle bukan sekadar pergantian posisi, tapi momentum untuk memperbaiki tata kelola, menegakkan disiplin kerja, dan menumbuhkan kembali kepercayaan publik terhadap pemerintahan,” kata Raja menyampaikan hasil diskusi FWK.

Mengutip hasil survei Indeks Politica, kesepuluh Menteri atau pejabat setingkat menteri dengan tingkat kepuasan publik terendah adalah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo 15,23%, Menteri Hukum dan HAM Natalius Pigai 16,68%, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana 17,56%, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia 18,85%, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 19,65%, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait 20,35%, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Yandri Susanto 21,12%, Kepala Kantor Komunikasi Presiden Hasan Nasbi 22,45%, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi 23,75% dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid 34,34%.

Selain mengevaluasi kinerja menteri, survei Index Politica juga memotret program-program prioritas yang paling diminati masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menempati posisi teratas dengan dukungan tertinggi publik sebanyak 25,34% disusul Pemeriksaan kesehatan gratis sebesar 12,35% dan Bantuan Subsidi Upah 10,70%. Sedangkan program Koperasi Desa Merah Putih hanya mendapat 4,65%.

FWK menilai temuan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat, seperti gizi, pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan subsidi upah. “Program Makan Bergizi Gratis terbukti mendapat dukungan publik tertinggi. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan meningkatkan standar keamanan pangan untuk mencegah kasus keracunan di sekolah,” ujar Raja menjelaskan hasil diskusi FWK yang dihadiri 12 jurnalis senior.

Sementara Direktur Eksekutif Indeks Politica Denny Charter mengungkapkan, survei Index Politica dilaksanakan pada 1–10 Oktober 2025 terhadap 1.600 responden pada 34 provinsi Indonesia dengan metode wawancara dan penarikan sampel menggunakan cara multistage random sampling dengan margin of error ±1,6% dan tingkat kepercayaan 95%. Sampel adalah warga negara Indonesia berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di Daftar Pemilih Tetap dan bukan anggota TNI-Polri dan gender pria sebanyak 50% dan wanita 50%. “Hasil wawancara sampel ternyata 90,8% mengetahui kegiatan yang sudah atau sedang dilakukan Presiden Prabowo melalui me BIdia massa. Dan sebanyak 83,5% menyatakan puas dengan kinerja Prabowo,” kata Denny menjelaskan hasil Survei Index Politica.***

 

Yans.

Pemerintah Cikalongwetan Tingkatkan Kesiapsiagaan Linmas Melalui Pembinaan di Desa Ganjarsari

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Kasi Trantibum Kecamatan Cikalongwetan, Pipin Irawan, S.Sos, bersama Kepala Desa Ganjarsari, Hasanuddin Bashori, melaksanakan kegiatan pembinaan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (22/10/2025) kemarin.

Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah kecamatan dalam memperkuat peran Linmas di tingkat desa agar lebih sigap dan tanggap dalam menjaga ketentraman, ketertiban, serta keamanan lingkungan masyarakat.

Dalam arahannya, Pipin Irawan menekankan bahwa Linmas memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Linmas juga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, terutama dalam menghadapi potensi bencana alam seperti longsor dan banjir yang kerap terjadi di wilayah Cikalongwetan.

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta koordinasi yang kuat antara Linmas, pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas guna menjaga stabilitas wilayah.

“Linmas harus menjadi teladan di masyarakat. Disiplin, tangguh, dan siap membantu kapan pun dibutuhkan. Mereka bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga simbol kepedulian sosial dan semangat gotong royong,” ujar Pipin.

Sementara itu, Kepala Desa Ganjarsari, Hasanuddin Bashori, menyampaikan apresiasi atas kegiatan pembinaan yang digelar oleh pihak kecamatan. Menurutnya, pelatihan dan pengarahan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas anggota Linmas agar lebih profesional dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kecamatan atas pembinaan ini. Semoga Linmas Ganjarsari semakin solid, disiplin, dan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Melalui pembinaan ini, diharapkan anggota Linmas di Desa Ganjarsari dapat terus berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat semangat nasionalisme, dan menumbuhkan jiwa gotong royong sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

Dien Yoyo

Tingkah Lucu Anak-Anak Penerima Manfaat MBG: Tulis “Pesanan Menu” di Food Tray

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Ada pemandangan unik dan menggemaskan di Dapur MBG milik Yayasan Tunas Lentera Pakuan, saat para karyawan tengah membersihkan sisa makanan dari food tray anak-anak penerima manfaat program tersebut. Di sela-sela proses pembersihan, para petugas menemukan beberapa sobekan kertas kecil yang diselipkan di tray makanan dan isinya membuat siapa pun yang membaca tersenyum. Rabu, (22/10/2025).

Salah satu kertas tersebut diduga berasal dari seorang siswa SD Karyajati, dengan tulisan tangan sederhana dalam bahasa Sunda: “Mang hoyong spageti, susu, anggur.”(Saya mau spageti, susu, dan anggur.)

Tulisan polos itu menggambarkan betapa tulus dan jujurnya keinginan anak-anak dalam menikmati makanan yang disajikan oleh Dapur MBG. Tak hanya satu, ternyata ditemukan pula beberapa kertas lain dengan permintaan serupa, seperti “nasi goreng”, “ayam goreng kriuk”, hingga “es coklat”.

Menurut pantauan awak media, momen ini menjadi hiburan tersendiri bagi para karyawan dapur. Mereka tertawa kecil sambil membaca satu per satu pesan lucu dari anak-anak. “Lucu pisan, aya nu nulis siga nu mesen di restoran,” ujar salah satu petugas sambil tersenyum.

Program Dapur MBG dari Yayasan Tunas Lentera Pakuan sendiri merupakan bagian dari kegiatan sosial yang berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak di wilayah sekitar. Setiap hari, dapur ini menyiapkan makanan bergizi untuk dibagikan kepada anak-anak penerima manfaat dari berbagai sekolah.

Ketua Yayasan Tunas Lentera Pakuan menyampaikan bahwa tingkah polos anak-anak seperti ini menjadi pengingat betapa pentingnya peran lembaga sosial dalam mendampingi tumbuh kembang mereka.

“Kami senang melihat anak-anak merasa nyaman dan bahagia dengan makanan yang kami sediakan. Pesan-pesan kecil itu justru membuat kami semakin semangat untuk terus berbagi,” ujarnya.

Keceriaan dan keluguan anak-anak penerima manfaat MBG bukan hanya mengundang tawa, tetapi juga menggugah hati. Dari selembar kertas kecil bertuliskan “Mang hoyong spageti, susu, anggur”, tersirat harapan sederhana dari anak-anak yang penuh mimpi dan semangat hidup.

Dien Yoyo

Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. menghadiri kegiatan Upacara Bendera yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Rabu (22/10/2025).

Peringatan HSN tahun ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, yang menjadi refleksi semangat para santri dalam menjaga keutuhan NKRI serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Kecamatan Cikalongwetan.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cikalongwetan ini dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kecamatan, Ustaz Sobur Supardi. Turut hadir dalam upacara tersebut, Sekcam Cikalongwetan Dadang Romansyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda yang ikut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional.

Selain di Lapangan Wangunjaya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lain di wilayah Cikalongwetan, seperti di Pondok Pesantren Al-Islamiyah Desa Mandalamukti yang dipimpin oleh KH. Muhammad Ridwan selaku Ketua MUI Kabupaten Bandung Barat, kemudian di Pondok Pesantren Al-Alim Tanjung Baru Desa Mandalamukti dengan penanggung jawab Prof. Dr. KH. Nurwadjah Ahmad, EQ. Lapangan Desa Tenjolaut yang dilaksanakan oleh panitia PHBI di bawah koordinasi Dedih Supriyadi, S.Pd.I.

Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional di Cikalongwetan dimulai sejak pagi dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan kirab santri yang menempuh rute dari Lapangan Desa Wangunjaya menuju Ciptagumati, Cigentur, Alun-alun Cikalong, Rendeh, hingga kembali ke Wangunjaya.

Setelah itu, digelar berbagai kegiatan seni dan keagamaan seperti festival qasidah, hadroh, pencak silat, lomba adzan, dan ditutup dengan tablig akbar pada malam harinya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Hari Santri Nasional di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan. Ia menegaskan bahwa Polri selalu hadir untuk mendukung kegiatan keagamaan yang bernilai positif bagi masyarakat.

“Peringatan Hari Santri Nasional ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap perjuangan para santri di masa lalu, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi muda agar terus menjaga semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Kami dari jajaran kepolisian siap mendukung agar seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar AKP Deden Indrajaya.

Kapolsek juga mengungkapkan bahwa kegiatan peringatan HSN di wilayah Cikalongwetan berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini tidak lepas dari sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, panitia penyelenggara, serta masyarakat.

Sementara itu, Sekcam Cikalongwetan, Dadang Romansyah, dalam keterangannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Ia berharap momentum Hari Santri Nasional ini menjadi penguat silaturahmi dan semangat persatuan di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2025 di Kecamatan Cikalongwetan menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, ulama, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta menjaga ketertiban dan keharmonisan di wilayah Bandung Barat.

Dien Yoyo. 

Kerja Nyata, Presiden Prabowo  Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan

YUTELNEWS.com | Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto menghapus tunggakan premi BPJS Kesehatan bagi jutaan peserta.

“Presiden Prabowo luar biasa. Dengan penghapusan tunggakan ini, jutaan keluarga kembali bisa mengakses layanan kesehatan tanpa rasa khawatir,” kata Ketua Umum Rekan Indonesia Agung Nugroho melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 22 Oktober 2025.

Agung mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan nyata Presiden terhadap rakyat kecil yang selama ini kesulitan memenuhi kewajiban iuran karena tekanan ekonomi.

Dari sisi ilmiah dan ekonomi, kata Agung, kebijakan ini memiliki dampak besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan peningkatan 10 persen cakupan jaminan kesehatan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 1,2 persen karena meningkatnya produktivitas tenaga kerja.

“Kesehatan dan ekonomi saling berkaitan. Masyarakat yang sehat lebih produktif, dan produktivitas rakyat menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Agung.

Rekan Indonesia menilai kebijakan penghapusan tunggakan premi BPJS Kesehatan sejalan dengan semangat sila kelima Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, serta menjadi wujud nyata politik kemanusiaan Presiden Prabowo dalam membangun sistem jaminan sosial yang inklusif.

Menurut data BPJS Kesehatan, terdapat sekitar 23 juta peserta dengan tunggakan iuran mencapai Rp7,6 triliun. Kebijakan pemutihan tersebut akan mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat dan memastikan mereka tetap terlindungi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Sumber rmol.id

Kerja Nyata, Presiden Prabowo  Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan
Foto Istimewa

Ketua KONI Targetkan 100 Medali Emas Porprov 2026

Bandung – YUTELNEWS com|| Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) yang diselenggarakan tahun 2026, kini sudah memasuki Babak Kualifikasi (BK). Salah satu cabang olahraga yang melaksanakan BK Porprov itu adalah cabang Drum Band. Cabor yang yang hanya diikuti oleh 11 kabupaten dan kota se Jabar ini, tua rumahnya Kabupaten Bandung. BK cabor ini diselenggarakan di Plaza Upakarti Komplek Pemkab. Bandung, mulai Selasa (21/10/25) hingga Rabu (22/10/2025).

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bandung sudah otomatis sudah langsung mendapatkan tiket untuk Porprov tahun 2026 di Bogor.

Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung, H. Yana Suryana S.Pd.I yang hadir di lokasi perlombaan mengaku memberikan dukungan penuh kepada tim Drum Band Kabupaten Bandung yang tengah berlomba tersebut.

Dia menegaskan medali emas untuk kabupaten Bandung di multi event olahraga empat tahunan itu harus diraih. Dia menegaskan enggan kehilangan medali emas di Porprov nanti.

“Kita pada Porprov lalu mendapatkan medali emas, karenanya untuk Porprov nanti di Bogor, kita harus membuktikan kembali bahwa Drum Band akan menunjukkan yang terkaik dengan meraih medali emas. Karena pada Porprov sebelumnya tahun 2022, kita mencanangkan 3 medali emas, namun yang diraih 1 medali emas 1 perak dan 1 perunggu,” terang Ustad Persib, sapaan akrab Ketua KONI Kabupaten Bandung ini.

Dia percaya, asuhan tangan dingin pelatih PDBI Kabupaten Bandung akan kembali mendulang emas untuk Porprov mendatang, sehingga target KONI One Hundred Medalion atau Raihan 100 medali emas akan tercapai.

“Ya karena memang kita punya target menggapai juara umum dengan mendulang 100 medali emas. Karena itu Haqul yakin saja bahwa cabor lainnya juga akan menunjukkan yang terbaik di Porprov mendatang,” tukasnya.

BK Cabor Drum Band ini mengusung materi Lomba Ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB). Para peserta dinilai ketahanan fisik dan ketepatan berbarisnya dengan menempuh rute perjalanan sepanjang 8 KM dengan mengambil Start dan Finish di Upakarti Komplek Pemda Kabupaten Bandung. Kemudian dengan melalui lintasan pada jalur rute di sepanjang jalan Raya Al- Fathu dan Jalan Baru, desa Sadu kecamatan Soreang.

“Sebenarnya target kami untuk Cabor Drum Band ini bisa 3 medali emas,” tambahnya.

Dia mengaku bangga kabupaten Bandung ditunjuknya tuan rumah Babak Kualifikasi Porprov 2026 cabor PDBI ini.

Ketua Umum Persatuan Drum Band Indonesia Jawa Barat, Doni Wiranata Kusumah mengatakan materi lomba Drum Band hari ini adalah LKKB sepanjang 8 KM. Kabupaten dan kota yang berlomba adalah Kabupaten/Kota Bekasi, Kabupaten/Kota Bogor, kota Depok, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kabuoaten Karawang, kabupaten Garut, kabupaten Cirebon dan tuan rumah, Kabupaten Bandung.

Hari pertama sudah dilaksanakan materi Lomba Baris Berbaris (LBB) dan Rabu, (22/10) akan dilanjutkan dengan materi Lomba LBJP (Lomba Berbaris Jarak Pendek) yang berlangsung di Stadion Jalak Harupat, kecamatan Kutawaringin.

“Dari 11 kontingen Kabupaten/Kota ini, akan memperebutkan sebanyak 8 tim yang lolos ke Porprov saja. Jadi untuk tuan rumah sudah jelas langsung dapat tiket Porprov 2026 nanti, ” kata Doni.

Dia berharap kegiatan BK PDBI Porprov ini berjalan lancar, sehingga seluruh kontingen dapat mengikuti perlombaannya dengan penuh semangat.

“Saya berharap seluruh atlet dalam keadaan sehat dan lancar dalam mengikuti BK Porprov dengan baik,” pungkasnya.

 

Yans

Museum Pendidikan Nasional UPI Akan Menjalin Kerjasama Dengan Fakultas Arkeologi Cairo University dan The National Museum of Egyptian Civilization Mesir.

Bandung – YUTELNEWS com|| Museum Pendidikan Nasional Universitas Pendidikan Indonesia UPI, gelar karya pada ajang Innovation Expo 2025 yang diselenggarakan di Gedung Achmad Sanusi Universitas Pendidikan Indonesia, Selasa 21 Oktober 2025.

Kepala Museum Pendidikan Nasional UPI, Prof. Dr. Lely Yulifar, M. Pd., mengemukakan keikutsertaan Museum yang dipimpinnya dalam Innovation Expo tahun ini untuk lebih mendekatkan museum tidak hanya kepada civitas akademika UPI tetapi juga kepada masyarakat luas. Pada ajang ini, kami tampilkan karya inovatif berupa proyek digitalisasi koleksi museum dan hasil riset yang kami laksanakan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Salah satu yang kami tampilkan adalah film dokumenter tentang sosok R.A.A. Martanagara Sang Pembaharu Bandung, serta PAA. Soeria Atmadja, Sang Pemakmur Sumedang. Hasil riset mendalam kami tampilkan dalam bentuk film dokudrama, yang memadukan sejarah lokal, teknologi digital, dan pembelajaran interaktif melalui video dokumenter dari dua tokoh penting dalam sejarah Sumedang pada era kolonial, ujar Guru Besar UPI asal Ciamis ini.

Kami juga telah berhasil membuat serial dokudrama “Bisnis, Asmara, dan Isola” dari sosok pembangun dan pemilik Vila Isola, Dominique Willem Berretty (1891-1934). Berretty adalah sosok yang memadukan ambisi, cinta, dan kemewahan dalam satu kehidupan penuh warna. Sebagai pendiri dan pemilik Villa Isola dan kantor bertia Aneta, ia menjelma menjadi simbol modernitas dan kemajuan komunikasi di Hindia Belanda.

Kisah Berretty ini dimulai dari riset mendalam kepada keluarga Berretty di Portugal dan Belanda, lalu pengumpulan benda-benda koleksi dan surat surat bersejarah, hingga dokumentasi film yang mengkombinasikan antara media cetak, teknologi digital, dan konten edukatif. Inilah inovasi baru dalam menikmati sejarah yang lebih interaktif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui kolaborasi dengan PT Rumah Media Interaksi, Production House (PH) yang dipimpin duo Billy, Billy dan Billy Muhammad kami berhasil melahirkan inovasi yang menjembatani memori masa lalu dengan teknologi masa kini. Inovasi ini menjadi contoh nyata bagaimana inovasi dapat menghidupkan kembali kisah masa lalu melalui sentuhan teknologi masa kini serta artificial intelligence, ungkap Prof. Lely.

Tidak berhenti sampai di situ, sebagai bentuk inovasi dalam penyajian informasi sejarah, karya ini dilengkapi dengan bookmark interaktif dan aplikasi android berbasis Augmented Reality (AR). Melalui aplikasi ini, pengunjung dapat memindai (scan) bookmark untuk menonton langsung video dokumenter dalam bentuk virtual yang imersif dan menarik. Inilah yang kami sajikan kepada para pengunjung Museum Pendidikan Nasional.

Dalam waktu dekat, Museum Pendidikan Nasional UPI akan menjalin kerjasama melalui kolaborasi riset dengan Fakultas Arkeologi Cairo University dan The National Museum of Egyptian Civilization, Mesir. Komunikasi intensif telah kami lakukan dengan kedua lembaga itu melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan, KBRI Kairo Mesir. Semua itu kami lakukan untuk mengubah wajah museum di era digital. Alhamdulillah, jumlah pengunjung museum kami lebih dari 50.000 orang setiap tahunnya, tutup Prof. Lely.(**)

 

Yans

Aksi Panas di Medan! Black Owl Diduga Langgar Izin Usaha

MEDAN, YUTELNEWS.COM —Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (DPP GEMAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan tempat usaha Black Owl di Medan pada, Senin (21/10/2025).

Aksi ini berfokus pada dugaan pelanggaran izin usaha oleh Black Owl, yang dituduh menyalahgunakan izin restoran untuk beroperasi sebagai tempat hiburan malam.

Massa membawa spanduk yang menyerukan penutupan Black Owl, dengan klaim bahwa tempat itu hanya memiliki izin restoran dan penjualan minuman beralkohol.

Lokasi Black Owl dekat dengan rumah ibadah dan permukiman, yang melanggar Peraturan Daerah Kota Medan No. 7 Tahun 2015.

DPP GEMAK menekankan bahwa mereka tidak menolak hiburan, tetapi menolak pelanggaran izin.

Mereka menyebutkan beberapa dasar hukum, termasuk peraturan yang membedakan izin restoran dan tempat hiburan malam.

Tuntutan Aksi
1. Tutup dan cabut izin usaha Black Owl.
2. Panggil dan periksa pemilik Black Owl.
3. Tindak tegas tempat hiburan malam ilegal di Medan.
4. Lindungi rumah ibadah dan warga dari dampak negatif.
5. Usut dugaan pungutan liar oleh aparat.

Ketua DPP GEMAK mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika pemerintah tidak segera merespons.

Aksi ini berjalan damai dan menarik perhatian masyarakat, tetapi pihak Black Owl belum memberikan tanggapan resmi.

(Redaksi Rizal Hsb)

PENGUMUMAN PENTING: Kehilangan Surat Ganti Rugi Tanah di Labuhanbatu An Niastina Butar Butar

LABUAHAN BATU, YUTELNEWS.COM —Telah diumumkan bahwa Surat Ganti Rugi Tanah atas nama Niastina Butar Butar hilang di Rantau Prapat, Labuhanbatu. Dokumen tersebut penting sebagai bukti kepemilikan tanah.

Detail Dokumen Hilang:
• Jenis Dokumen: Surat Ganti Rugi Tanah
• Atas Nama: Niastina Butar Butar
• Tanggal: 23 November 2020
• Nomor: 593/239/PEM/2020
• Lokasi: Lingkungan Sibuaya, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan

Keluarga pemilik mengharapkan bantuan masyarakat jika ada informasi mengenai dokumen ini.

Surat yang hilang tidak berlaku lagi jika ditemukan oleh pihak lain. Penemu diminta untuk menghubungi nomor 0811-6780-535 untuk mengembalikan surat tersebut.

(Anshori Pohan)

Sari Ater Hotel & Resort: Harmoni Alam, Relaksasi, dan Kenyamanan di Kaki Gunung Tangkuban Parahu

YUTELNEWS.com | Subang, Jawa Barat- Ditengah kesejukan udara pegunungan dan rimbunnya pepohonan pinus di kaki Gunung Tangkuban Parahu, terdapat sebuah tempat wisata yang memadukan keindahan alam, relaksasi, dan kenyamanan modern dalam satu kawasan: Sari Ater Hotel & Resort.

Terletak di Desa Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, destinasi ini sudah puluhan tahun menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Nama “Sari Ater” kini identik dengan air panas alami dan suasana alam yang menenangkan. Namun di balik itu, tempat ini juga merupakan saksi sejarah perkembangan pariwisata Jawa Barat yang mampu mempertahankan pesonanya di tengah arus modernisasi.

Pesona Alam dari Gunung Tangkuban Parahu

Berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut, Sari Ater menawarkan udara sejuk yang menyegarkan, dengan suhu berkisar antara 17 hingga 22 derajat Celsius. Pemandangan pegunungan hijau, kabut tipis yang turun di pagi hari, serta aliran sungai jernih yang berpadu dengan aroma belerang alami menciptakan suasana khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

Air panas di kawasan ini berasal langsung dari Gunung Tangkuban Parahu, gunung berapi aktif yang terkenal dalam legenda rakyat Sunda. Air tersebut mengandung belerang dan mineral alami yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, seperti melancarkan peredaran darah, mengatasi nyeri otot, serta membantu penyembuhan penyakit kulit ringan. Tak heran, banyak wisatawan datang ke sini bukan hanya untuk rekreasi, tetapi juga untuk terapi relaksasi dan kebugaran.

Pemandian Air Panas: Relaksasi di Tengah Alam

Salah satu ikon utama kawasan ini adalah pemandian air panas alami. Kolam-kolam berisi air panas mengalir langsung dari sumber mata air di lereng gunung, dengan suhu yang terjaga agar tetap nyaman untuk berendam.

Pengunjung dapat memilih berbagai jenis kolam sesuai kebutuhan, mulai dari kolam umum, kolam keluarga, hingga kolam privat yang lebih eksklusif. Saat air hangat menyentuh kulit dan uap lembut membelai wajah, tubuh terasa rileks dan pikiran pun tenang.

Pada malam hari, pengalaman berendam di bawah cahaya lampu temaram dengan udara dingin pegunungan menciptakan sensasi tersendiri. Banyak wisatawan menyebut momen ini sebagai “pengalaman spa alami terbaik di Jawa Barat”.

Fasilitas Lengkap untuk Liburan Keluarga

Selain pemandian air panas, Sari Ater Hotel & Resort dikenal dengan fasilitas rekreasi yang sangat lengkap. Kawasan ini berdiri di atas lahan yang luas, menghadirkan berbagai pilihan akomodasi, wahana, serta ruang terbuka untuk bersantai.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, tersedia hotel berbintang, cottage, dan vila dengan berbagai tipe dan harga. Setiap unit dirancang dengan nuansa alami, dikelilingi pepohonan dan taman yang asri, menghadirkan ketenangan bagi tamu yang ingin beristirahat jauh dari hiruk pikuk kota.

Untuk keluarga, tersedia area taman bermain anak, kolam renang air dingin, hingga arena outbound yang aman dan seru. Di sisi lain, bagi pencinta petualangan, Sari Ater juga menawarkan aktivitas ATV, berkuda, hingga Panahan.

Bagi komunitas atau perusahaan, kawasan ini menyediakan fasilitas gathering, camping ground, dan area outbound korporat yang sering digunakan untuk pelatihan kepemimpinan atau kegiatan team building.

Kuliner Khas Sunda di Sari Ater Resto

Tak lengkap rasanya jika berkunjung tanpa mencicipi kuliner khasnya. Di kawasan ini terdapat Sari Ater Resto, restoran dengan konsep semi terbuka yang menawarkan sajian kuliner Sunda otentik.

Dari nasi liwet, gurame bakar, pepes ikan, ayam goreng kampung, sayur asem, sambal terasi segar, hingga aneka lalapan, semuanya disajikan hangat dengan pemandangan alam terbuka dan udara pegunungan yang menggoda selera.

Selain makanan tradisional, restoran ini juga menyediakan menu modern dan internasional, cocok untuk wisatawan yang datang dari berbagai latar belakang. Tak jarang, pengunjung memilih duduk di teras sambil menyeruput teh panas, menikmati kabut yang perlahan turun di sore hari, momen sederhana yang begitu berkesan.

Sejarah dan Transformasi Wisata Sari Ater

Sari Ater Hotel & Resort bukanlah destinasi baru. Tempat ini sudah dikembangkan sejak tahun 1970-an, saat pemerintah daerah dan investor lokal melihat potensi besar dari sumber air panas alami Ciater.

Dari pemandian sederhana, kawasan ini berkembang menjadi resor wisata modern yang kini menjadi salah satu ikon pariwisata Jawa Barat. Meski telah bertransformasi dengan fasilitas modern, Sari Ater tetap mempertahankan nilai-nilai lokal dan kelestarian alamnya.

Penataan kawasan yang rapi, penghijauan berkelanjutan, serta pengelolaan limbah ramah lingkungan menjadi bukti bahwa wisata ini tak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem dan masyarakat sekitar.

Akses Mudah dan Strategis

Secara geografis, Sari Ater terletak di jalur wisata Bandung – Subang, dan dapat ditempuh sekitar 30 menit dari Lembang atau 2,5 jam dari Jakarta melalui Tol Cipali. Jalan menuju lokasi relatif mulus dengan pemandangan perkebunan teh yang indah di sepanjang perjalanan.

Bagi wisatawan yang datang rombongan, tersedia area parkir luas dan akses mudah bagi bus besar. Tidak sedikit wisatawan mancanegara, terutama dari Malaysia dan Singapura, yang menjadikan Sari Ater sebagai tujuan wisata utama setelah berkunjung ke Bandung.

Kenyamanan dan Pelayanan yang Berkesan

Selain keindahan alam dan fasilitas lengkap, salah satu alasan wisatawan terus kembali ke Sari Ater adalah keramahan pelayanannya. Staf hotel dan petugas wisata dikenal ramah serta sigap membantu pengunjung.

Kebersihan kawasan juga menjadi perhatian utama.

Kolam air panas rutin dibersihkan, jalur pejalan kaki dijaga rapi, dan petugas keamanan siaga selama 24 jam. Semua itu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dari segala usia.

Aktivitas Seru di Sekitar Kawasan

Selain menikmati pemandian dan fasilitas resort, pengunjung juga bisa menjelajahi kawasan sekitar Ciater.

Beberapa aktivitas favorit wisatawan antara lain:

Wisata kebun teh Ciater, tempat ideal untuk berfoto dengan latar hamparan hijau luas. Menikmati sunrise atau sunset di Bukit Ciater, yang menawarkan panorama menakjubkan dari ketinggian. Mengunjungi kawah Gunung Tangkuban Parahu, yang berjarak hanya sekitar 20 menit dari Sari Ater. Berbelanja oleh-oleh khas Subang, seperti nanas madu, keripik, dan souvenir kayu.

Dengan kombinasi wisata alam, edukasi, dan rekreasi, Sari Ater menjadi paket lengkap untuk semua kalangan, mulai dari pasangan muda, keluarga, hingga komunitas wisata.

Menyatu dengan Alam dan Budaya Lokal

Salah satu daya tarik yang membedakan Sari Ater dari destinasi lain adalah kemampuannya menyatu dengan alam dan budaya lokal. Banyak kegiatan budaya dan tradisi Sunda yang masih dilestarikan, seperti pertunjukan musik tradisional, angklung, serta seni tari daerah yang sering digelar di area resort saat akhir pekan atau hari libur nasional.

Selain itu, Sari Ater juga melibatkan masyarakat sekitar dalam berbagai kegiatan, seperti pengelolaan kebun bunga, penyediaan kuliner lokal, hingga program pemberdayaan ekonomi kreatif.

Dengan begitu, pariwisata di Sari Ater tidak hanya memberikan manfaat bagi pengunjung, tetapi juga memberi dampak positif bagi warga sekitar.

Kesimpulan: Harmoni Alam dan Kenyamanan Modern

Sari Ater Hotel & Resort bukan sekadar tempat untuk berendam di air panas. Lebih dari itu, tempat ini adalah simbol harmoni antara alam, budaya, dan modernitas. Di sini, wisatawan bisa menemukan keseimbangan antara kesenangan dan ketenangan, antara petualangan dan relaksasi.

Dengan segala keindahan dan fasilitasnya, Sari Ater layak disebut sebagai permata wisata alam Jawa Barat, destinasi yang tak pernah kehilangan pesonanya dari waktu ke waktu.

Jadi, jika Anda sedang merencanakan liburan yang menyegarkan tubuh dan menenangkan pikiran, Sari Ater Hotel & Resort di Ciater, Subang, adalah pilihan sempurna. Disinilah alam, kenyamanan, dan keramahan berpadu dalam satu pengalaman yang tak terlupakan.

Dien Yoyo

Kadieli Gea Bantah Berita Dari Media, Telah Keluar Surat Pemberhentian Penyelidikan Polisi.

Meafu – YUTELNEWS.com
Kadieli Gea membantah keras berita dari Media (asiatimes.id) yang menyatakan bahwa penyelidikan kasus terkait kompor gas Elpiji 3 kg belum dihentikan, Senin 21 Oktober 2025.

Menurut Kadieli Gea, surat pemberhentian penyelidikan telah dikeluarkan oleh Polres Nias melalui Kepala Kepolisian Sektor Lahewa selaku penyidik dengan Nomor : S. Tap/01/VII/2019/Reskrim, Tentang Penghentian Penyelidikan.

Proses hukum, kata dia, telah berjalan sesuai prosedur dan tidak ada upaya penghambatan atau intervensi. “Surat pemberhentian penyelidikan tersebut merupakan bukti bahwa proses hukum telah selesai dan tidak ada tindakan lebih lanjut yang perlu dilakukan,” tegas Kadieli Gea.

Ucap , Kadieli Gea berharap kepada masyarakat memahami situasi sebenarnya dan tidak terpengaruh berita (asiatimes.id,) terkait masalah Gas Elpiji 3 Kg di Desa Meafu yang tidak akurat.

Lanjut Beliau juga meminta agar masyarakat mempercayai proses hukum yang telah berjalan bahwa Penghentian perkara tersebut Tidak cukup Bukti dan tidak melakukan spekulasi yang tidak perlu.

(Kharisman Gea)

, , ,

Bandung Raya Net ,Genjot Wartawan Pra UKW diRancaekek,Rileks Hadapi Ujian, Nyatakan Untuk Layak

Bandung – YUTELNEWS com|| Redaksi dan Rekan rekan wartawan Bandungraya.net mengadakan Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Warung Euceu, Jalan Raya Rancaekek–Majalaya, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kegiatan berlangsung pada hari Senin (20/10/2025)

Acara ini bertujuan memperkuat kesiapan wartawan sebelum mengikuti UKW di Indramayu. Bandung Raya Net menghadirkan dua narasumber dari PWI Jawa Barat, yaitu Drs. H. Suherlan dan H. Agus Dinar. Keduanya membagikan pengalaman sekaligus memberi motivasi.

Pemimpin Redaksi Bandung Raya Net, H. Awing, menilai kegiatan ini sangat penting. Ia ingin seluruh peserta memahami teknis dan etika sebelum menghadapi ujian kompetensi.

“Kami ingin rekan-rekan punya bekal yang cukup. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan pelaksanaannya berjalan lancar,” kata Awing.

Peserta mendengarkan penjelasan pemateri dengan antusias. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi selama kegiatan berlangsung.

Melalui pelaksanaan Pembekalan Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ini kita berharap para pekerja media di Kabupaten Bandung dapat terus meningkatkan kompetensinya,” ujar H.Awing

Persoalan kompetensi wartawan, tambah H.Awing merupakan hal mendasar bagi wartawan dalam menjalankan tugasnya. Mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang akurat dan layak dipercaya di tengah era sosial media dan keterbukaan informasi

Anggota Dewan Kehormatan PWI Jabar sekaligus penguji UKW PWI Pusat, Drs. H. Suherlan, mengingatkan peserta agar tidak takut mengikuti ujian. Ia menegaskan bahwa UKW hanya menguji kemampuan yang sudah mereka jalani setiap hari.

“UKW bukan hal menakutkan. Jalani dengan senang hati karena yang diuji adalah pekerjaan wartawan sehari-hari,” ujar Suherlan.

Ia juga meminta peserta memperdalam kembali dasar-dasar profesi sebelum pelaksanaan UKW.

“Pelajari Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Nomor 40, dan pedoman media siber. Jika memahami itu, peserta akan lebih siap,” tambahnya.

Sementara itu, H. Agus Dinar, dari bidang Advokasi PWI Jawa Barat, menegaskan pentingnya pemahaman hukum dan etika dalam pekerjaan wartawan. Ia menyebut pengetahuan tersebut menjadi pelindung saat bertugas di lapangan.

“Pra UKW membantu teman-teman memperkuat pemahaman terhadap aturan main. Wartawan yang memahami kode etik dan undang-undang pasti lebih aman,” jelas Agus Dinar.

Ia juga mengingatkan agar peserta tetap tenang menghadapi ujian. Menurutnya, materi UKW sesuai dengan pekerjaan wartawan sehari-hari.

“Kata ‘uji’ sering membuat grogi. Padahal UKW hanya menilai kemampuan yang biasa wartawan lakukan. Jadi hadapi dengan tenang dan percaya diri,” ujarnya.

Kegiatan berjalan lancar hingga selesai. Para peserta merasa lebih siap menghadapi UKW setelah mendapatkan bimbingan dari para pemateri.

Bandung Raya Net berkomitmen meningkatkan profesionalisme wartawan di Bandung Raya. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap setiap wartawan dapat bekerja lebih terarah, beretika, dan berintegritas.***

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.