Doa Bersama Warnai Peringatan Milangkala ke-14 Kecamatan Saguling

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam rangka memperingati Milangkala ke-14 Tahun Kecamatan Saguling, jajaran pemerintahan kecamatan menggelar kegiatan doa bersama di Masjid Kantor Kecamatan Saguling, Rabu (9/10/2025). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para ketua RW dan RT, unsur Forkopimcam, para kepala desa, UPTD, serta anggota BPD se-Kecamatan Saguling.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang Kecamatan Saguling yang telah berdiri selama 14 tahun. Melalui momentum tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenang berbagai capaian pembangunan serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Camat Saguling, Bambang Wijanarko Ischan, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Saguling hadir. Pada milangkala ke-14 ini, kami melakukan doa bersama agar Kecamatan Saguling senantiasa dijauhkan dari segala musibah dan terus mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bambang.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan milangkala bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momen evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan di semua tingkatan.

“Melalui milangkala ini, kami berharap semangat bekerja dan mengabdi bisa terus tumbuh. Insyaallah ke depan, Kecamatan Saguling akan semakin baik dengan berbagai program yang sudah dan akan kami jalankan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah desa, lembaga masyarakat, maupun instansi vertikal, dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang optimal serta pembangunan berkelanjutan di wilayah Saguling.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah, mulai dari bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal.

Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, peringatan milangkala ke-14 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Saguling, sekaligus memperkuat tekad untuk menjadikan Saguling sebagai wilayah yang berdaya, mandiri, dan berkeadilan.

Dien Yoyo

Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Wilayah Hukum Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan

 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Polres Cimahi menggelar kegiatan Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Kampung Cimenteng, RT 001 RW 009, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati KBB, H. Asep Ismail, Danramil 0907/Cikalongwetan, Kapten Inf. Yudi Komara, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB Lukmanul Hakim, S.Sos., M.Si., Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., Camat Cikalongwetan, H. Dadang A Sapardan M.Pd., Kp., dan Kepala Desa Kanangasari Endang Rusmana, S.IP.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembukaan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 5 hektare. Penanaman serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan di daerah.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kemandirian pangan dan memanfaatkan lahan produktif,” ujar AKBP Niko.

Kegiatan penanaman serentak ini berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Diharapkan, hasil penanaman jagung tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor di wilayah hukum Polres Cimahi.

Sumber: Polsek Cikalongwetan

Dien Yoyo

Gordon Hassler dan Ujian Keadilan: Ketika Suara Rakyat Menggema di Depan Pengadilan

YUTELNEWS.com | Batam — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Melawan Kriminalisasi (ARMK) menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (7/10/2025). Mereka membawa spanduk, poster, dan mengibarkan bendera One Peace, simbol perjuangan melawan ketidakadilan dan penindasan terhadap rakyat yaang dikriminalisasi.

Aksi itu digelar sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan kriminalisasi terhadap wartawan senior Gordon Hassler Silalahi, yang kini tengah menjalani persidangan di PN Batam atas dugaan pelanggaran Pasal 378 dan 372 KUHP.

Tokoh masyarakat Batam, Moody Arnold Timisela, memimpin langsung jalannya orasi. Dengan suara bergetar namun tegas, Moody menyampaikan bahwa perjuangan hari itu bukan sekadar membela seorang individu, melainkan membela keadilan rakyat.

“Kami hadir di sini bukan untuk mencampuri urusan hukum, tapi untuk menuntut keadilan yang bersih dari rekayasa. Kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap saudara kami, Gordon,” tegas Moody melalui pengeras suara, disambut sorak dukungan massa.

Moody, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat asal Indonesia Timur, juga menegaskan pentingnya integritas para penegak hukum. Ia menyampaikan pesan keras kepada majelis hakim yang memimpin perkara tersebut.

“Yang mulia, jaga integritasmu! Jangan biarkan keadilan dibeli oleh kepentingan. Rakyat menanti keputusan yang benar-benar berpihak pada kebenaran,” serunya lantang.

Suasana makin memanas ketika aktivis 98, Paul Lin, tiba-tiba hadir di tengah kerumunan.

Kedatangannya sontak disambut sorak riuh dan tepuk tangan para pendukung Gordon yang sejak pagi memenuhi halaman pengadilan.

Dengan gaya khasnya yang berapi-api, Paul Lin langsung memegang pengeras suara dan memimpin orasi spontan.

“Bebaskan Gordon! Hakim harus tegakkan keadilan, jangan berpihak pada kekuasaan!” pekiknya.

Aksi Paul Lin sempat menarik perhatian publik dan aparat keamanan. Ia bahkan nyaris menerobos masuk ke ruang utama PN Batam, namun langkahnya dihalangi oleh rekan-rekan aktivis untuk menjaga ketertiban.

Dalam wawancara singkat usai aksi, Paul Lin menegaskan bahwa kasus Gordon bukan sekadar perkara individu, melainkan cerminan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang Gordon, tapi tentang kita semua. Bila kriminalisasi terhadap rakyat dibiarkan, maka rakyat akan kehilangan harapan pada keadilan,” ujarnya dengan nada tegas.Kasus yang menjerat Gordon Hassler Silalahi kini menjadi perhatian publik luas. Jurnalis yang dikenal kritis dan vokal terhadap dugaan penyimpangan di Batam itu didakwa melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.
Namun, di mata para pendukungnya, Gordon adalah simbol perjuangan rakyat yang tengah menghadapi tekanan dari sistem hukum yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil.

Nada Perlawanan yang Tak Padam

Aksi ARMK di PN Batam hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam, namun gema suaranya menandai sesuatu yang lebih besar, perlawanan rakyat terhadap dugaan kriminalisasi.

Seperti yang diserukan Moody sebelum aksi berakhir.

“Selama keadilan belum ditegakkan, rakyat tidak akan diam. Kami akan terus berdiri bersama Gordon, bersama kebenaran.”/ Red

Gordon Hassler dan Ujian Keadilan: Ketika Suara Rakyat Menggema di Depan Pengadilan
Screenshot Video Ketua Aksi Solidaritas Moody Arnold Timisela (Ist)

Bupati Pelalawan dan Kapolres Pelalawan Lepas Pawai Helat Pelalawan

Pelalawan – yutelnews.com ||
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan ke-26 tahun 2025, Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Wakil Bupati H. Husni Tamrin secara resmi melepas Pawai Budaya yang digelar di Taman Kenangan, Pangkalan Kerinci, Rabu (8/10/2025).

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Zukri disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan Taman Kenangan. Pawai tersebut menjadi salah satu rangkaian utama Helat Kabupaten Pelalawan ke-26 yang setiap tahunnya selalu dinantikan oleh masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Provinsi Riau Sella Pitaloka, S.Ap., M.Si, Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, Pj. Sekda Pelalawan Tengku Zulfan, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Pawai budaya mengambil rute dari Taman Kenangan menuju Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci. Sepanjang jalan lintas timur tampak dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan berbagai penampilan peserta pawai dengan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Pangkalan Kerinci, kecamatan dan desa se-Kabupaten Pelalawan, organisasi masyarakat, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Para peserta menampilkan busana adat, alat musik tradisional, hasil bumi, hingga miniatur rumah adat dan tari-tarian daerah yang menggambarkan kekayaan budaya nusantara dan potensi alam yang ada di Bumi Amanah ini.

Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat masyarakat yang ikut memeriahkan peringatan hari jadi kabupaten tahun ini.

“Pawai budaya ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi wujud rasa cinta kita terhadap keberagaman dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Pelalawan. Melalui kegiatan ini, kita tunjukkan semangat persatuan dan kebersamaan untuk membangun Pelalawan yang lebih maju,” ujar Zukri.

Sementara itu, Wakil Bupati Husni Tamrin menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda.

“Anak-anak sekolah yang ikut pawai ini adalah generasi penerus. Mereka harus mengenal dan mencintai budaya sendiri agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Pawai budaya berlangsung meriah dan tertib berkat dukungan personel gabungan dari Polres Pelalawan, Polsek Pangkalan Kerinci, Satpol PP, dan TNI yang mengatur arus lalu lintas di sepanjang rute.

Masyarakat tampak antusias mengabadikan momen-momen menarik menggunakan ponsel mereka. Banyak pula warga yang membawa anak-anak untuk menyaksikan langsung keragaman budaya Indonesia yang ditampilkan di Pelalawan.|| AS

Masyarakat Kepulauan Nias Apresiasi Pemkot Gunungsitoli Tolak Babi Luar Untuk Cegah Penyebaran Virus ASF

GunungsitoliYUTELNEWS.com
Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan perhatian serius terhadap maraknya permasalahan lalu lintas ternak babi di wilayah Kota Gunungsitoli. Pada awal Oktober 2025, tercatat dua kejadian menonjol, yaitu pemasukan ternak babi tanpa dokumen resmi melalui Pelabuhan Kota Gunungsitoli dan penemuan bangkai ternak babi yang dibuang sembarangan di Desa Lasara Sowu, Kecamatan Gunungsitoli Utara.

Kasus pertama terjadi pada Rabu, 1 Oktober 2025, ketika Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) bersama Petugas Karantina berupaya memeriksa dokumen dua unit truk pengangkut babi. Namun, sopir truk tidak mengindahkan arahan petugas dan bahkan nyaris menabrak petugas sebelum melarikan diri ke Desa Sisarahili Gamo. Pemeriksaan di lokasi pembongkaran juga mendapat penolakan dari pemilik ternak yang bahkan melontarkan ancaman kepada petugas.

Beberapa hari kemudian, Selasa, 6 Oktober 2025, masyarakat melaporkan adanya bangkai babi yang dibuang di bawah jembatan Desa Lasara Sowu. Tim Terpadu segera turun ke lokasi, mengambil sampel, dan melibatkan Balai Veteriner Medan untuk pemeriksaan laboratorium. Selanjutnya, pada Kamis dini hari, 8 Oktober 2025, sebanyak ±25 ekor bangkai babi berhasil dievakuasi dan dikubur secara massal melibatkan Pemko Gunungsitoli, aparat kepolisian, perangkat desa, serta masyarakat.

Menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa langkah pengawasan lalu lintas ternak babi telah lebih dulu diatur melalui kebijakan pusat dan daerah. Dasarnya adalah Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 8492/SE/PK.320/F/08/2025 tanggal 19 Agustus 2025 tentang Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Terhadap Peningkatan Kasus African Swine Fever (ASF) di Wilayah Asia Pasifik. Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Gunungsitoli telah menerbitkan Surat Nomor 500.7.2.5/5518/Diskeptan/2025 tanggal 3 September 2025 tentang Penutupan Sementara Pemasukan Hewan Pembawa Masuk (HPM) yaitu Ternak Babi. Surat tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi dan mengamankan Kota Gunungsitoli dari ancaman penyakit ASF yang hingga kini masih menjadi wabah di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli juga telah menyurati Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sibolga, PT. ASDP Cabang Sibolga, serta PT. Wira Jaya Lines (WJL) agar mendukung langkah kebijakan dengan tidak mengangkut truk pengangkut ternak babi yang tidak memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan yang diterbitkan oleh Badan Karantina Indonesia melalui Satuan Pelayanan Karantina Pelabuhan Laut Sibolga.

Pemko Gunungsitoli mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak memasukkan ternak tanpa dokumen dan tidak membuang bangkai sembarangan. Wali Kota juga menugaskan Diskeptan untuk mensosialisasikan sanksi atas ternak ilegal. Pemko berkomitmen memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan aparat terkait demi menjaga kesehatan hewan, masyarakat, dan lingkungan.

(EMEN)

Empati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kunjungan Kerja Di Kepulauan Nias.

Gunungsitoli, Yutelnews.com ||
Bertempat di Pendopo Bupati Nias dilaksanakan Penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Bapak DR. HARLI SIREGAR, SH.,M.HUM) & Ibu Ketua IAD Wilayah Sumut (Ny. Tiurmaida Harli Siregar) bersama rombongan oleh FORKADA di wilayah Kepulauan Nias,Selasa 07/10/2025

Arahan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Bapak DR. HARLI SIREGAR, SH.,M.HUM) menyampaikan bahwa kehadiran saya di Kepulauan Nias ini bukan semata-mata menjalankan tugas kedinasan saja melainkan untuk lebih dekat dengan masyarakat dengan mendengar aspirasi dari masyarakat. Pentingnya tanah di Kepulauan Nias ini untuk terus dikembangkan dan diberdayakan dengan baik, karena Kepulauan Nias memiliki daya tarik yang sangat luar biasa. Melalui wadah FORKADA dapat menjadi tempat bekerjasama saling menopang, saling menguatkan dalam kehidupan Pemerintahan agar terus bersinergi dan berkolaborasi. Kejaksaan Negeri Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam mendukung asta cita Presiden Republik Indonesia salah satu fokus terpenting adalah terwujudnya ketahanan pangan, energy, ekonomi hijau dan ekonomi biru. Untuk itu Kejaksaan siap mendukung penuh melalui pengawasan peran pembangunan strategis, pendampingan hukum dan tata kelola pemerintahan, tugas kami bukan hanya menindak tetapi mencegah dan kami berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Kejaksaan akan terus melaksanakan pemberantasan korupsi dengan berbagai langkah demi memulihkan kerugian negara, pentingnya juga penerapan yang humanis dan adil yang dapat diterima oleh setiap elemen masyarakat demi penegakan hukum yang bermartabat bukan penegakan hukum yang menakutkan. Untuk itu kami akan terus bekerja dan setelah ini kami akan ke Kabupaten Nias Utara akan ada panen bersama, kunjungan kerja ini sebagai momentum untuk mempererat koordinasi, sinergi, serta membangun komunikasi yang lebih intensif antar kejaksaan dengan segenap pemangku kepentingan di Kepulauan ini dan mari kita jadikan ini menjadi tolak untuk membangun tata kelola untuk pemerintahan yang baik serta penegakan hukum yang berkeadilan.

Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten/Kota Se-Kepulauan Nias, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Se-Kepulauan Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, Kapolres Nias, Mewakili Dandim Brimob, Mewakili Danlanal Nias, mewakili Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli beserta jajaran, Kajari Gunungsitoli beserta Ibu, Kepala OPD Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, Instansi Vertikal BUMN dan BUMD, Tokoh Agama, Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama beserta Undangan Lainnya.

(Kharisman Gea)

Enam Mobil Polres Kuansing Dirusak dan Satu Wartawan Terluka Saat Razia PETI Ilegal di Kuansing, Ketua LSM PKA-PPD RIAU Taufik Angkat Bicara

Pekanbaru – yutelnews.com ||
Aksi berani jajaran Polres Kuansing menertibkan praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, pada Selasa (07/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, berakhir ricuh mencekam. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Raden Ricky Pratidiningrat dan didampingi awak media, justru menjadi sasaran serangan brutal dan anarkis dari sekelompok preman PETI.

Dalam insiden yang menunjukkan betapa bahayanya liputan di ‘sarang’ tambang ilegal, seorang wartawan lokal Kuansing, Ayub Kelana, menjadi korban pengeroyokan keji. Ayub, yang bertugas mendokumentasikan penertiban, harus dilarikan ke puskesmas karena wajahnya babak belur dihantam bogem mentah.

Ayub Kelana kepada Awak media menuturkan momen mengerikan ketika dirinya diserang. Meskipun berada dalam rombongan kepolisian yang seharusnya menjamin keamanan, ia justru diincar.
“Saat penertiban PETI itu, saya lagi liputan yang dipimpin Pak Kapolres Kuansing. Tiba-tiba ada salah satu oknum preman yang saya kenal, memprovokasi dan menghasut oknum preman lainnya untuk menyerang saya,” tutur Ayub.

Penyerangan tersebut menunjukkan betapa beraninya para pelaku kriminal yang diduga kuat membekingi aktivitas ilegal ini. Mereka tak gentar menyerang wartawan yang menjalankan tugas mulia pers.

Aksi brutal sekelompok preman di Desa Pulau Bayur ini tidak hanya melukai jurnalis, tetapi juga menargetkan lambang negara. Menurut Ayub, para pelaku merusak mobil dinas Kapolres Kuansing serta sejumlah mobil operasional Polres lainnya LSM PKA-PPD RIAU

Kerusakan pada kendaraan dinas kepolisian ini menjadi bukti nyata tingkat anarkisme dan perlawanan keras dari sindikat tambang ilegal terhadap upaya penegakan hukum. Ini adalah tantangan terbuka terhadap otoritas negara di wilayah tersebut.
“Kita berharap aparat kepolisian untuk mengusut tuntas cara-cara premanisme ini. Ini sudah anarkis dan tidak boleh dibiarkan. Nanti saya juga akan membuat laporan resmi di kepolisian,” tegas Ayub, menyuarakan tuntutan agar kebebasan pers dan martabat penegak hukum dihormati.

Insiden ini menjadi lonceng peringatan keras akan besarnya kekuatan dan keberanian para pelaku PETI di Kuansing, serta mempertanyakan seberapa aman wartawan dan aparat dalam menjalankan tugas di zona merah tambang ilegal. 07/10/2025.

Taufik Hidayat, Ketua divisi investigasi dan observasi LSM PEMANTAU KINERJA APARATUR PEMERITAH PUSAT DAN DAERAH (LSM PKA-PPD RIAU) minta kepada bapak Kapolri Lisryo Sigit Prabowo agar benar-benar dan seriusnya untuk menghentikan kegiatan ilegal di riua.

Ketua LSM PKA – PPD Riau Taufik Hidayat mengatakan.

“Kasihan ucapan kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo Di publik Karena di provinsi Riau ini masih berjalan nya ilegal salah satunya yg terjadi di kabupaten Kuansing provinsi Riau, Mobil Kapolres saja di hancurkan dan mobil dinas polri di hancurkan”. Ucap Taufik.

Kemudian Taufik menambahkan, Seperti lebih kuat nya Mafia ilegal dari pada penegak hukum di Riau ini , alangkah sedih nya kita melihat mobil Kapolres dan mobil dinas polri di rusak oleh pemain ilegal.Ucap Taufik Prihatin.

“Kami berharap hentikan semuanya atas nama kegiatan ilegal di Riau , dan kami yakin kapolri jenderal pol Listyo Sigit Prabowo orang yg komite dalam menyampaikan kepublik , bawa ilegal dan ilegal logging perjudian mesin harus hentikan, teryata ucapan Kapolri Listyo Sigit Prabowo belum dilakukan dengan maksimal masih bayak nya ilegal dan ilegal logging perjudian di Riau ini kapolri Jendral pol Listyo Sigit Prabowo ” Ucap Taufik Tegas.|| AS

Enam Mobil Rusak dan Satu Motor Dibakar Saat Penertiban PETI di Cerenti, Kapolres Kuansing: Kami Tetap Tegas Tindak Penambang Ilegal

YUTELNEWS.com | Kuantan Singingi – Suasana mencekam mewarnai jalannya penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sedikitnya enam unit mobil mengalami kerusakan dan satu unit sepeda motor dibakar oleh sekelompok warga yang diduga kuat dipengaruhi para pelaku PETI.

Dalam insiden tersebut, mobil dinas Kapolres Kuantan Singingi AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., ikut menjadi sasaran amukan massa. Selain itu, mobil Kabag Ops Kompol Teguh Wiyono, mobil Sat Lantas Polres Kuansing, satu bus Polres Kuansing, dan satu unit sepeda motor turut dibakar oleh kelompok yang menolak penertiban.

Petugas yang tengah berjaga di sekitar lokasi segera mengamankan diri ke Mapolsek Cerenti untuk menghindari korban jiwa. Beruntung, mobil dinas Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, A.K., M.M., yang turut berada di lokasi berhasil diselamatkan dari amukan warga.

Sebelum kejadian, rombongan Bupati, Kapolres, dan tim gabungan telah memarkir kendaraan mereka di Pasar Cerenti sebelum menyusuri Sungai Kuantan menuju Desa Pulau Bayur untuk melakukan penertiban serta pemusnahan puluhan rakit PETI. Saat perusakan terjadi, rombongan sedang berada di sungai memimpin langsung proses pemusnahan alat tambang ilegal tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan penertiban dilakukan karena aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Cerenti, khususnya di Desa Pulau Bayur, masih terus berlangsung dan telah meresahkan masyarakat serta merusak lingkungan.

“Penertiban ini kami lakukan karena aktivitas PETI masih marak di sepanjang aliran Sungai Kuantan, meskipun sudah sering diingatkan. Banyak warga yang justru mendukung kegiatan penertiban ini karena dampaknya sudah sangat merusak lingkungan,” ujar AKBP R. Ricky Pratidiningrat.

Namun, Kapolres menambahkan, terdapat sebagian pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak penertiban dan menimbulkan kericuhan.

“Para pemilik PETI ini mencoba menghasut warga agar menentang petugas. Akibatnya terjadi aksi anarkis yang merusak kendaraan milik petugas dan pemerintah,” jelasnya.

AKBP R. Ricky menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam menindak aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi. Menurutnya, kegiatan tersebut selain melanggar hukum juga berdampak buruk terhadap ekosistem dan kualitas air sungai.

“Kami tetap berkomitmen untuk menertibkan seluruh aktivitas PETI di Kuansing. Penegakan hukum akan terus dilakukan meski mendapat perlawanan. Ini juga bentuk komitmen Polri untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, yang turut hadir langsung di lapangan membantu proses penertiban.

“Bupati Kuansing bahkan turun langsung ke lapangan untuk membantu membongkar rakit-rakit PETI sebelum dimusnahkan. Hal ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara Pemda dan Polri dalam memberantas penambangan ilegal,” ujar AKBP R. Ricky.

Kapolres memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah kejadian, situasi berangsur kondusif berkat kesigapan aparat gabungan dalam melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan saat ini situasi sudah berangsur kondusif. Kami tetap siaga untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas AKBP R. Ricky Pratidiningrat.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi.

 

AS

Ketua FRN Counter Polri Adam Silaen Mengapresiasi Tujuh Personil Polda Riau Terpilih

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – ketua perkumpulan wartawan fast respon nusantara ( FRN ) counter polri DPW Riau, Adam Silaen sangat mengapresiasi ketujuh ( 7 ) personil Polda Riau yang terpilih untuk melaksanakan tugas misi perdamaian PBB di Afrika tengah , Selasa 07 Oktober 2025.

Dimana ke tujuh ( 7 ) Personel Polda Riau lulus terpilih untuk melaksanakan Tugas Misi perdamaian PBB di Afrika Tengah dibawah pimpinan KASATGAS FPU 7 MINUSCA AKBP NORHAYAT, S.I.K yang saat ini menjabat sebagai Wadir Samapta Polda Riau,

Berikut daftar nama personil yang lulus Terpilih :

– AKBP NORHAYAT, S.I.K Wadir Samapta Polda Riau.

– IPTU ALFITRA YADI, S.H. PS. Kanit Subden 1 Den Gegana Sat Brimob Polda Riau.

– IPDA Martin Alvian Paur Subbagkerma Polres Kepulauan Meranti Polda Riau

– BRIPTU M. DEFARIESTA ANANDA S.H Banit Sat Reskrim Polresta Pekanbaru

– BRIPTU RUBENJOS SOROS SIPAYUNG, S.H. Ba Dit Reskrimum Polda Riau
– BRIPTU Ns.Absalom Nalenan, S. Kep BAMIN Bid Dokkes Polda Riau.

– BHARATU DEDEK GANDA PUTRA Ta unit 2 Subden 1 Wanteror Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Riau

Keberangkatan ketujuh (7 ) personil Polda Riau yang terpilih untuk melaksanakan tugas misi perdamaian PBB di Afrika tengah di pimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, ini suatu prestasi yang sangat membanggakan kepolisian Polda Riau di bawah pimpinan Irjen pol Herry Heryawan , PW FRN DPW Riau sangat mengapresiasi.

 

AS

Irmaizar Pimpin DPD Nasdem Payakumbuh, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat baru saja menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang krusial, bersamaan dengan pelantikan pengurus DPW dan DPD se-Sumatera Barat pada, Senin (06/10/2025).

Acara yang berlangsung di Kota Padang ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi partai, termasuk penunjukan figur kunci di berbagai daerah.

Dalam pelantikan tersebut, satu nama yang mencuri perhatian adalah H. Irmaizar, S.Pd., Dt Rajo Mangkuto yang secara resmi didapuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Payakumbuh.

Irmaizar, yang juga dikenal sebagai Anggota DPRD Kota Payakumbuh diharapkan membawa angin segar dan strategi baru bagi partai di tingkat lokal.

Kehadiran Irmaizar di pucuk pimpinan DPD NasDem Kota Payakumbuh bukan tanpa alasan. Dengan pengalaman dan jaringan yang dimilikinya, ia diharapkan mampu memperkuat mesin partai di tingkat daerah memperluas gerakan restorasi hingga ke akar rumput serta meningkatkan elektabilitas NasDem di Payakumbuh.

Menanggapi amanah yang diberikan, Irmaizar menyatakan kesiapannya untuk bekerja keras membesarkan Partai NasDem di Kota Payakumbuh.

“Kami siap menjalankan amanah dan bekerja untuk membesarkan Partai NasDem di Kota Payakumbuh. Ini saatnya kita bergerak bersama demi kejayaan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya usai pelantikan.

Pelantikan Irmaizar sebagai Ketua DPD NasDem Kota Payakumbuh adalah bagian dari rangkaian acara Rakerwil yang mengusung tema “Gerakan Restorasi untuk Kejayaan Sumatera Barat”.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Willy Aditya, yang juga melantik jajaran pengurus DPW Partai NasDem Sumatera Barat.

Willy Aditya dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat restorasi dan kerja nyata dalam mewujudkan kejayaan Sumatera Barat. Ia juga menyoroti peran penting DPD di setiap daerah dalam mengimplementasikan visi dan misi partai.

Dengan tersusunnya kepengurusan DPW dan DPD se-Sumatera Barat, Partai NasDem optimistis mampu menghadapi berbagai agenda politik ke depan, termasuk pemantapan strategi menuju Pemilu mendatang.

Fokus kini tertuju pada daerah-daerah seperti Payakumbuh di mana figur seperti Irmaizar diharapkan mampu membawa perubahan signifikan.

( mahwel )

Lapas Kelas IIB Buka Kegiatan Pembinaan Kemandirian di Bidang Pertanian, Bekerja Sama dengan DPPKP Kota Langsa

Lapas Kelas IIB Buka Kegiatan Pembinaan Kemandirian di Bidang Pertanian, Bekerja Sama dengan DPPKP Kota Langsa

YUTELNEWS.com | Kota Langsa, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Langsa resmi membuka kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bidang pertanian. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara Lapas Kelas IIB Langsa dan Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kota Langsa, Senin (06/10/2025)

Acara pembukaan berlangsung di halaman Lapas Kelas IIB Langsa dan dihadiri oleh Bapak A. Halim Faisal, selaku Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir Bapak Azhari, Kabid Prasarana, Sarana, dan Penyuluhan DPPKP Kota Langsa, yang mewakili Kadis DPPKP Kota Langsa, beserta para penyuluh pertanian dan pejabat struktural Lapas.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Kalapas A. Halim Faisal kepada perwakilan WBP peserta pelatihan sebagai tanda dimulainya program pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Kalapas A. Halim Faisal dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata fungsi pembinaan di lembaga pemasyarakatan dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan warga binaan.

“Kegiatan ini bukan hanya mengisi waktu selama menjalani pidana, tetapi juga menjadi media transformasi mental dan pembekalan keterampilan hidup agar warga binaan dapat mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPPKP Kota Langsa atas sinergi dan dukungan yang diberikan dalam pelaksanaan pelatihan ini.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kolaborasi positif antara instansi pemerintah dalam mendukung proses pembinaan di Lapas,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Azhari mewakili Kepala DPPKP Kota Langsa menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan kemandirian yang bermanfaat bagi WBP. Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan mempraktikkan ilmu yang diperoleh.

Kegiatan pelatihan pertanian ini diikuti oleh warga binaan terpilih dan dibimbing langsung oleh para penyuluh pertanian dari DPPKP Kota Langsa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis, menumbuhkan semangat wirausaha, serta menjadi bekal positif bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

(Said Yan Rizal) 

Polsek Cibadak Ajak Pelajar Sofarina Jauhi Narkoba dan Bullying

YUTELNEWS.com  | Sukabumi- Dalam rangka mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bebas dari pelanggaran hukum, Polsek Cibadak melaksanakan kegiatan “Police Goes to School” di MA dan SMP Yayasan Sofarina, Kampung Situ Saeur, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Senin, (6/10/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, Aipda Emin, yang bertindak sebagai pembina upacara. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cibadak, AKP I. Djubaedi, S.H., untuk secara masif melaksanakan kegiatan edukatif kepada pelajar di wilayah hukum Polres Sukabumi.

Dalam amanatnya, Aipda Emin menyampaikan pesan penting agar para pelajar menjauhi penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), dan tawuran antar pelajar. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam membentuk lingkungan belajar yang aman dan nyaman, sejalan dengan imbauan Gubernur Jawa Barat terkait pembatasan jam malam bagi pelajar.

Selain itu, Bhabinkamtibmas juga menyinggung soal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum diterima oleh sekolah Yayasan Sofarina. Ia berharap agar program tersebut segera terealisasi demi menjaga semangat belajar para siswa.

“Bagi penerima manfaat MBG, bila menemukan masalah seperti menu makan yang tidak sesuai, sebaiknya disampaikan melalui guru atau pihak sekolah, bukan melalui media sosial. Ini untuk mencegah timbulnya opini publik yang salah,” ujar Aipda Emin dalam arahannya.

Kapolsek Cibadak, AKP I. Djubaedi, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung terciptanya “Indonesia Emas 2045”, dengan membina generasi muda yang disiplin, beretika, dan berakhlak baik.

“Polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tapi juga membimbing dan mendidik generasi penerus bangsa agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan,” ujar AKP Djubaedi.

Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian semakin kuat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan produktif.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Ulang Tahun Partai Golkar Ke 61, Dadang Naser: Golkar Harus Hadir di Tengah Rakyat, Bukan Hanya Saat Pemilu

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Ribuan warga tumpah ruah memenuhi kawasan Ruko Cibatu, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (5/10/2025). Mereka antusias mengikuti rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar yang mengusung tema nasional “Golkar Solid, Indonesia Maju.” Acara berlangsung meriah dan sarat dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat.

Perayaan yang digagas oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat ini bukan sekadar seremoni politik, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan pengabdian sosial. Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi untuk mendapatkan layanan pengobatan gratis, paket sembako murah, serta mengikuti sarasehan kebangsaan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, H. Dadang Naser, anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III sekaligus tokoh nasional yang juga mantan Bupati Bandung dua periode. Kehadiran beliau disambut hangat oleh masyarakat dan jajaran pengurus partai, menambah semarak perayaan ulang tahun partai berlambang pohon beringin itu.

Dalam peringatan kali ini, DPD Golkar Bandung Barat menunjukkan bahwa partai politik dapat hadir secara nyata di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti pasar murah dan pengobatan gratis, Golkar berupaya meringankan beban ekonomi warga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Panitia menyediakan paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng yang dijual dengan harga simbolik Rp61.000, sesuai dengan usia Partai Golkar. “Kenapa Rp61.000? Karena ini melambangkan usia Golkar ke-61. Kalau beli di toko bisa di atas Rp100.000, tapi panitia ingin rakyat benar-benar merasakan manfaat dari perayaan ini,” ujar H. Dadang Naser kepada awak media.

Ia menegaskan, kegiatan sosial ini bukan ajang pencitraan, melainkan wujud pengabdian nyata partai kepada rakyat. “Golkar ingin selalu dekat dengan rakyat. Kalau rakyat sehat, sejahtera, dan ekonominya terbantu, itulah tujuan utama perjuangan kita,” katanya.

Selain kegiatan sosial, acara juga diisi dengan sarasehan kebangsaan yang membahas pentingnya edukasi politik bagi masyarakat. Dadang Naser menilai, demokrasi yang sehat harus diimbangi dengan kecerdasan politik rakyat.

“Kita menganut demokrasi luar biasa. Tapi kalau rakyat tidak diberi edukasi yang baik, bisa menimbulkan kebebasan tanpa batas. Tugas partai politik dan media adalah mendidik masyarakat agar cerdas dalam berpolitik dan bernegara,” tegasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah tantangan bangsa ke depan seperti globalisasi, ketahanan pangan, dan perang budaya. “Kita ini negara agraris dan maritim yang kaya sumber daya. Jangan sampai terus bergantung pada impor beras, garam, atau ikan. Kalau dikelola dengan baik, rakyat pasti sejahtera. Pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang berupaya memperkuat kemandirian nasional,” ujarnya.

Dalam sesi wawancara, Dadang Naser menyoroti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bandung Barat yang masih perlu ditingkatkan. Ia mendukung penuh program Sekolah Beringin, inisiatif DPD Golkar Bandung Barat yang menyediakan pendidikan alternatif bagi warga yang belum menamatkan pendidikan formal.

“Banyak warga belum punya ijazah SMP atau SMA. Sekolah Beringin hadir untuk membantu mereka belajar secara fleksibel dan cepat. Ini langkah konkret meningkatkan IPM dan daya saing daerah,” jelasnya.

Selain bidang pendidikan, ia juga menekankan pentingnya penguatan UMKM lokal agar ekonomi Bandung Barat tumbuh dari bawah. “Kalau semua belanja dari UMKM, ekonomi akan berputar di sini. Golkar akan terus mendorong agar program pemberdayaan seperti ini benar-benar berjalan di lapangan,” tambahnya.

Acara yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan tausiyah dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Momen tersebut menjadi refleksi spiritual bagi seluruh kader agar tetap rendah hati dan konsisten berjuang untuk rakyat.

Ketua DPD Golkar Bandung Barat dalam sambutannya menegaskan, semangat ulang tahun ke-61 menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen politik kesejahteraan. “Golkar bukan hanya hadir saat pemilu. Golkar harus hadir setiap saat di tengah rakyat, membantu, mendengar, dan bekerja. Inilah politik gotong royong yang sejati,” ujarnya.

Menutup kegiatan, H. Dadang Naser menyerukan agar seluruh kader Golkar menjaga soliditas dan konsolidasi menuju Pemilu 2029, serta mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

“Semoga semangat ulang tahun ke-61 ini menjadi momentum bagi kita semua untuk terus berbuat nyata bagi bangsa dan negara. Golkar harus solid, rakyat harus maju,” pungkasnya.

Dien Yoyo

Jalan Rusak di Padalarang–Pangheotan Ancam Keselamatan Warga, Pemda KBB Diminta Bertindak

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi infrastruktur jalan. Jalur Padalarang–Pangheotan yang melintasi Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, hingga Desa Sadangmekar, Kecamatan Cisarua, mengalami kerusakan parah dan membahayakan pengguna jalan, Sabtu (4/10/2025).

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan cukup serius. Jalan dipenuhi retakan, lubang menganga, dan permukaan bergelombang menyerupai sungai kering. Kondisi ini kian berbahaya saat musim hujan karena jalan menjadi licin, sehingga sering menyebabkan pengendara, terutama sepeda motor, tergelincir.

Kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 800 meter tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial warga. Jalur ini merupakan akses utama yang menghubungkan tiga desa, yakni Cipada, Mekarjaya, dan Sadangmekar, sehingga setiap hari dilewati warga untuk bekerja, bersekolah, berdagang, hingga mengangkut hasil pertanian.

“Setiap hari saya melewati jalan ini. Kalau kering, jalannya seperti sungai penuh batu. Kalau hujan, licinnya luar biasa. Banyak motor tergelincir. Kami sudah sering menyampaikan keluhan, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” kata Dedi (38), warga pengguna jalan.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Yani (45), seorang ibu rumah tangga. “Anak-anak sekolah harus melewati jalan ini tiap hari. Kalau musim hujan, saya selalu waswas. Kami sangat berharap pemerintah segera memperhatikan keselamatan kami,” ujarnya.

Warga mendesak pemerintah daerah maupun dinas terkait untuk segera turun tangan memperbaiki kerusakan tersebut. Mereka menegaskan, perbaikan jalan tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut keselamatan jiwa dan kelancaran aktivitas ribuan masyarakat di tiga desa.

Red

Diduga Ketua Kelompok Tani Fahasara Dodo Desa Meafu Menggelapkan Hak Anggota Kelompok.

Yutelnews.com//

Lotu, Nias Utara || Ketua Kelompok Tani Fahasara Dodo di Desa Meafu Berinisial EF Gea Desa Meafu di duga kuat menggelapkan hak-hak anggota kelompok terungkap pada rapat di Ruang Rapat Dinas perhubungan Kabupaten Nias Utara dengan Agenda Rapat : Penyelesaian Moda Tranportasi Darat Pedesaan pada Kelompok Tani Fahasara Dodo Desa Meafu, Pelapor anggotanya bernama : Satieli Gea, Demaaro Gea, Yasojisokhi Gea dan Setia Kurniati Lahagu, Jumat 03/10 2025, Waktu Jam 09.30-selesai.

“Ungkap Satieli Gea menyampaikan bahwa sejak terbentuknya Kelompok Tani Fahasara Dodo di Desa Meafu Tahun 2015 sampai sekarang, mulai ada rapat ada hasil pertama Rp.50.000, Kedua Rp.50.000, Ketiga 25.000 +Kain sampai sekarang belum ada pertemuan kami duga, Ketua Kelompok Tani Fahasara Dodo menghilangkan Hak Anggota sampai Tahun 2025, ada empat orang anggota yang sudah meninggal dunia, dua orang pindah Penduduk ke Deliserdang dan kami empat orang Pelapor, jadi total anggota kehilangan hak total sepuluh orang.

“Ketua Kopan Fahasara Dodo di Desa Meafu Berinisial EF. Gea menyatakan pada rapat tersebut diatas bahwa anggota berjumlah 20 Orang kami telah beberapa kali laksanakan rapat berdasarkan AD/ART terakhir Tahun 2017, sampai sekarang saya yang kelola sampai sekarang namun tidak tertutupi biaya kerusakan, “Ujarnya.

Ketua BPD Desa Meafu Mukaria Gea menyatakan bahwa Ketua Kopan Fahasara Dodo belum pernah mengundang BPD Desa Meafu dalam kegiatan rapat.

“Ucap Pj.Kades Meafu Syukur Setia Gea bahwa saya merasa kecewa atas pengaduan ini, Dishup Kab.Nias Utara menyesuaikan Juknis.

Ka.Plt.Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Utara Yasozisokhi Zai bahwa pelaporan Anggota Kelompok tani Fahasara Dodo perlu kami tanggapi dan juga pihak terlapor adalah menyalahi ketentuan AD/ART kelompok Tani Fahasara Dodo bisa kami adakan penarikan dari moda transportasi Darat Pedesaan sesuai dengan Perda Bupati Nias Utara nomor 33 tahun 2023.

Hasil rapat bahwa diberikan kesempatan untuk penyegaran Pengurus/Anggota Kelompok Tani Fahasara Dodo di Desa Meafu dengan jangka waktu sampai Tanggal 15/10/2025 dan apabila tidak diindahkan oleh Ketua dan anggota Fahasara Dodo Desa Meafu di lakukan penarikan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Utara.

Pelapor tidak setuju hasil keputusan Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Utara sebab hak sebagai anggota kelompok tani Fahasara Dodo di duga telah menggelapkan hak anggota, “Setuju pelapor kalau Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Utara menarik kembali moda transportasi Darat Pedesaan karena kami duga ketua Kelompok sengaja mengabaikan hak anggota, “Ujar mereka kepada Media.

(Kharisman Gea)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.