Kades H Ruswan Apresiasi: Komitment Kang DS, Berikan Pelayanan Terhadap Warga, Dibuktikan Dengan Nyata Peningkatan Infrastruktur Jalan Keneng – Londok

Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung H. Ruswan Buchori mengapresiasi realiasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam peningkatan Infrastruktur Jalan Keneng – Londok.

Menurut H Ruswan, setelah pengerjaan yang dilakukan Bupati Bandung Dr HM. Dadang Supriatna melalui Dinas PUTR, kini menyisakan kurang lebih 7 kilometer hingga sampai ke perbatasan antara Kabupaten Bandung – Kabupaten Cianjur.

” Jalan Keneng – Londok merupakan akses penghubung antara 2 Kabupaten yaitu Cianjur – Kabupaten Bandung, “. Ujarnya, pada Minggu 12 Oktober 2025.

Pengerjaan tahun 2025 ini, yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung baru sampai ke perbatasan simpang lima tepatnya di persimpangan arah ke Kampung Dewata Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung kurang lebih ada 5 kilometer kalau dari Kampung Camara,” Jelasnya.

Semoga tahun 2026 yang akan datang progres peningkatan Infrastruktur ini bisa sampai hingga perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Cianjur,” Harapnya.

Diketahui sejak 82 Tahun Indonesia memproklamasikan Kemerdekaannya, ” Baru kali ini ada perhatian untuk warga Kampung Londok dan Dewata ” Khusunya peningkatan Infrastruktur Jalan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung dibawah kepemimpinan Bupati Bandung Dr HM. Dadang Supriatna yang akrab di sapa Kang Ds.

Bahkan selain merealisasikan keinginan warga jalan nya menjadi mulus, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS ini, merupakan Bupati pertama yang sudi peduli menginjakan kakinya di Kampung Londok dan bertemu langsung dengan warga saat melakukan kunjungan kerjanya.

Oleh hal tersebut atas nama warga masyarakat Desa Sugihmukti H. Ruswan, sangat mengapresiasi Langkah dan perhatian Bupati Bandung Kang DS, semoga apa yang dilakukan Pemeritah Kabupaten Bandung dapat pula mendapatkan perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat khususnya Bapak Gubernur Kang Dedi Mulyadi, karena ini merupakan Jalan penghubung antara dua Kabupaten antara Cianjur dan Kabupaten Bandung.

Semoga Bupati Bandung kang DS, diberikan kelancaran dan kekuatan dalam memimpin roda Pemerintahan di Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas lagi, demi untuk peningkatan pembangunan dan pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Bandung,” Pungkas Ruswan ****

 

Yans

,

Bupati Bandung Kang DS, Orang Pertama Yang Menginjakan Kakinya di Kp. Londok

Bandung – YUTELNEWS com|| Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menargetkan seluruh jalan rusak yang berada di 31 kecamatan akan rampung dan mulus diperbaiki dalam 3 tahun ke depan.

” Ini sebagai komitment Bupati Bandung dalam meningkatkan Infrastruktur penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat, “.

Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengalokasi anggaran sebesar Rp 1 triliun, akan dibagi ke dalam 3 tahun anggaran, yakni mulai tahun anggaran 2025 hingga 2027 mendatang, menyesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung”, Ujarnya.

“Saat ini tersisa sekitar 500 kilometer jalan rusak. Insya Allah seluruhnya akan mulus total dalam tiga tahun ke depan. Akan kita bereskan semuanya sehingga tidak ada jalan yang rusak lagi,” Ucap Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung, beberapa waktu lalu.

” Diakui Kang DS, selama 3,5 tahun memimpin Kabupaten Bandung pada periode pertama sebagai Bupati Bandung, Ia telah berhasil memperbaiki sekitar 1.000 kilometer jalan rusak yang merupakan ‘warisan’ bupati sebelumnya, “.

Namun karena adanya kenaikan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, jumlah jalan rusak kembali bertambah. Total panjang jalan rusak yang tersisa sekitar 500 kilometer,” Terang Kang DS.

Pada tahun ini, Kang DS akan fokus memperbaiki akses jalan menuju tempat wisata dan perbatasan antar daerah. Diantara ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, kata Kang DS, adalah ruas jalan Kendeng-Dewata-Londok di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu.

Ruas jalan sepanjang 22 kilometer ini merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur. ‘ Bupati menargetkan dua sampai tiga tahun, ruas jalan Kendeng-Londok yang membutuhkan anggaran Rp 44 miliar tuntas diperbaiki,” Tegasnya.

Jalan Kendeng–Londok, urat nadi yang menghubungkan Kampung Kendeng – Londok Desa Sugihmukti dan Tenjolaya Kampung Dewata, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Jalur ini juga menjadi akses penting menuju wilayah perbatasan Kabupaten Cianjur.

Seorang warga Kp. Dewata Fajar (25 Tahun) menuturkan Ia sangat bersyukur dengan adanya program perbaikan Jalan Keneng – Pondok, karena ini saya satuya akses yang dipergunakan untuk menuju tempat kerjanya, Tutur FaJar .pada Minggu 12 Oktober 2025.

Menurutnya, baru kali ini jalan Keneng – Londok ada perbaikan, sebelumnya bagaikan kolam lumpur disaat hujan, dan Debu saat musim kemarau.

” Mudah mudahan perbaikan jalan Keneng – Londok ini dapat segera tuntas pengerjaannya, “.

Kami selaku warga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Bedas,Kang DS, semoga Kabupaten Bandung Lebih Bedas lagi dibawah Pimpinan bapak Bupati Kang Dadang Supriatna.

Hal senada disampaikan pengguna jalan Supratman ( 50 tahun) warga Kp. Londok Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung, Alhamdulillah kami bisa bertemu langsung dengan orang nomer satu di kabupaten Bandung saat melakukan kunjungan kerja ke Kp. Londok beberapa bulan ke belakang.

Aspirasi warga kampung Londok didengar dan direalisasikan langsung Oleh Bapak Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, ” Beliau satu satu nya Bupati Bandung yang menginjakan kaki di Kampung Londok, serta menginap di rumah warga, ” Ulasnya.

Semoga kebaikan Bapak Bupati Bandung, Kang DS, mendapatkan balasan yang setimpal dari Alloh SWT, dan Kabupaten Bandung bisa lebih maju dan maju lagi dibawah Kepemimpinanya,” Tukasnya ( ** )

 

Yans

Camat PasirJambu Nia Kania, Menegaskan Proses Pemberhentian Kades Tidak Bisa Dilakukan Secara Spontan

Bandung – YUTELNEWS com|| Menaggapi Musdesus yang digelar BPD Desa Cukanggenteng Camat Pasirjambu Kabupaten Bandung Nia Kania, mengatakan bahwa kegiatan ini sengaja digelar untuk melaksanakan mediasi antara warga RW 13 dengan Pemerintah Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung.

Dalam keterangannya kepada awak media di lokasi, Camat Nia Kania menyampaikan bahwa hasil mediasi tersebut akan segera ditindaklanjuti dan dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Bandung”, Ujarnya ,10 Oktober 2025.

“Jadi hasil mediasi hari ini akan kita tindak lanjuti. Kami juga akan membuat pelaporan kepada pimpinan kami di Pemerintah Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan aspirasi yang disampaikan warga bisa secepatnya ditindaklanjuti,” Tutur camat Nia.

Ia menjelaskan, dalam mediasi itu warga sempat menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya permintaan maaf dari Kepala Desa Cukanggenteng Rosiman.

“Yang pertama tadi, hasil mediasi meminta permohonan maaf dari Pak Kades. Alhamdulillah, Pak Kades sudah menyampaikan permohonan maafnya dan siap memperbaiki tindakannya maupun ucapannya ke depan,” jelasnya.

Terkait persoalan lain seperti pengelolaan BUMDes dan hal-hal administratif di desa, Nia menuturkan bahwa pembahasan akan dilanjutkan pada musyawarah tingkat desa berikutnya.

“Masalah BUMDes dan lainnya akan diselesaikan melalui musyawarah desa. Pertemuan kali ini tidak membahas itu agar fokus satu per satu,” katanya.

Saat ditanya soal adanya aspirasi warga yang meminta kepala desa mengundurkan diri, Camat Nia Kania menegaskan bahwa proses pemberhentian kepala desa tidak bisa dilakukan secara spontan, karena ada tahapan dan prosedur hukum yang harus ditempuh.

“Memang tadi ada aspirasi warga soal permintaan pengunduran diri, tapi pemberhentian kepala desa tidak bisa serta-merta dilakukan. Ada prosedur yang diatur dalam peraturan perundangan yang harus ditempuh,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, warga juga menyerahkan dokumen berisi harapan dan aspirasi masyarakat kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mendapatkan tindak lanjut resmi.

“Itu tadi penyampaian dokumen dari warga yang berisi harapan-harapan mereka. Disampaikan kepada BPD agar bisa ditindaklanjuti sesuai mekanisme,” ucapnya.

Camat Nia Kania juga berharap situasi di Desa Cukanggenteng tetap kondusif dan masyarakat dapat mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan berharap kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Mari bersama menjaga persatuan dan kesatuan dalam menyelesaikan masalah,” tutupnya

Sementara kepala Desa Cukang Genteng Kecamatan Pasir Jambu Rosiman menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada warga masyarakat khususnya kepada ketua RW di mana sudah terjadinya kegaduhan dikarenakan adanya miskomunikasi,” Ucapnya.

Melalui audiensi bersama masyarakat, dimana ini merupakan sebuah komunikasi bersama dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi, saya sebagai kepala desa kedepannya akan memperbaiki dan akan lebih transparan dalam setiap kebijakan program yang dijalankan,” katanya.

Dalam kesempatannya, Kades Rosiman juga menjelaskan terkait beberapa persoalan yang dikeluhkan masyarakat, salah satunya terkait tukar guling tanah Carik desa. Menurutnya, tukar guling desa yang telah dilakukan, pada dasarnya kita telah mengikuti aturan dan regulasi yang telah ditetapkan sesuai undang-undang sehingga terpenuhi aspek legalitas.

“Jadi kita dalam melakukan kegiatan pembangunan di desa, tentunya berdasarkan musdes, termasuk tanah aset desa yang kurang bermanfaat ahirnya ditukar gulingkan ke lebih yang bermanfaat dan itu tentunya untuk kemajuan pembangunan bagi masyarakat” ujar kades.

Lanjut kades Rosiman, Saya sebagai kepala desa ingin mengabdi memajukan wilayah desa
Cukang genteng, dimana kita selalu melakukan musyawarah dengan masyarakat apalagi yang menjadi prioritas,” tambahnya.

Saat ditanya terkait ketua RW 13 yang akan mengajukan gugatan hukum yang akan ditujukan kepada dirinya, kades Rosiman pun sangat menyayangkan, seharusnya permasalahan ini kita bisa duduk bersama dan secara kekeluargaan.

Tetapi itu kan haknya dia sebagai warga negara, namun apa yang menjadi kesalahan saya sebetulnya di mana bahasa saya itu sebetulnya tidak ada maksud untuk menyinggung, namun itu merupakan sebuah kontek pembinaan di mana ketua RT itu seharusnya bisa melaporkan kalau ada tugas yang dilakukan di wilayah,” Ujar kades.

Dengan Tegas Rosiman, menuturkan bahwa ini sebuah miskomunikasi, di mana pada waktu itu ada sebuah kegiatan kunjungan dari salah satu Dewan memberikan bantuan Rutilahu, yang seharusnya bisa dikoordinasikan langsung dan saya bisa mengetahuinya hasilnya.

” tidak Ngahep-hep” atau malah diam saja, seharusnya memberikan laporan gitu,” ungkap kades, ****

 

Yans

Warga Desa Cukanggenteng Pasirjambu Sampaikan Pernyataan Sikap, Tolak Kekerasan dan Arogansi Kepala Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Dihadapan Muspika Kecamatan Pasirjambu Warga Desa Cukanggenteng, Kabupaten Bandung, secara tegas menyatakan sikap menolak segala bentuk kekerasan, penghinaan, dan arogansi kekuasaan yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa terhadap warga maupun aparatur desa.

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan, warga juga menuntut klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka dari Kepala Desa terkait ucapan yang menyinggung Ketua RW 13 dan tindakan-tindakan yang dianggap meresahkan masyarakat. Jumat 10/10/2025.

Warga Desa Cukanggenteng juga mendesak Pemerintah Kabupaten Bandung dan Gubernur Jawa Barat untuk segera melakukan evaluasi kinerja serta pemeriksaan etika jabatan Kepala Desa.

Mereka meminta keterlibatan Inspektorat Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, dan Ombudsman Republik Indonesia untuk melakukan audit investigatif terhadap proses tukar guling dan rencana penjualan lahan Carik Ciakar yang menjadi perhatian warga.

Selain itu, warga memohon agar aparat hukum dan pemerintah kabupaten melakukan pemeriksaan terkait praktik pergantian perangkat desa yang dinilai tidak transparan, kekosongan jabatan RT/RW, serta dugaan adanya double jabatan yang melanggar aturan.

Pernyataan sikap tersebut juga menuntut agar Bupati Bandung menegakkan Pasal 30 Undang-Undang Desa dan Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 dengan memberhentikan Kepala Desa apabila terbukti melanggar hukum dan etika pemerintahan.

Di akhir pernyataannya, warga sepakat memberikan mosi tidak percaya kepada Kepala Desa, Sdr. Rosiman, dan menuntut agar yang bersangkutan segera mengundurkan diri dari jabatannya.

Pernyataan sikap ini merupakan bentuk kekecewaan dan aspirasi warga yang ingin terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel demi kemajuan Desa Cukanggenteng.***

 

Yans.

Kang DS Perkuat Koperasi Desa Merah Putih di Kecamatan Bojongsoang sebagai Motor Ekonomi Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi tulang punggung penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Kang DS dalam road show kunjungan kerja sekaligus rapat koordinasi KDMP yang digelar di Kecamatan Bojongsoang, pada Kamis (09/10/2025).

Dalam kegiatan bertajuk “Road Show Kunjungan Kerja Bupati Bandung: Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” Kang DS didampingi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Didin Syahidin, Camat Bojongsoang Kankan Taufik, Camat Baleendah Eef Hidayatullah, para kepala desa, serta ketua-ketua KDMP dari berbagai wilayah.

Di hadapan para kepala desa dan pengurus koperasi, Kang DS menjelaskan bahwa pembentukan KDMP merupakan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“KDMP ini bukan koperasi biasa. Ini adalah gerakan ekonomi rakyat di tingkat desa yang menjadi fondasi kemandirian ekonomi nasional,” ujar Kang DS.

Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Program MBG untuk menolak kerja sama dengan KDMP, khususnya dalam pengadaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan untuk dapur MBG.

“Jika ada pihak, termasuk Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP, kami tidak segan melaporkannya ke Kepala BGN Pusat,” tegasnya.

Menurut Kang DS, KDMP harus menjadi wadah produktif bagi masyarakat desa untuk meningkatkan taraf hidup melalui sinergi dengan SPPG, yang berpotensi membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Ketua KDMP dan kepala desa harus jeli melihat peluang. KDMP bisa menjadi tempat warga berproduksi, berdagang, dan berdaya. Jika dikelola serius, koperasi ini bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa,” tambahnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya penataan administrasi yang rapi dan penguatan sumber daya manusia di lingkungan koperasi.

“KDMP harus dikelola dengan baik, tertib administrasi, dan memiliki SDM yang mumpuni. Jika manajemennya bagus dan harga produknya kompetitif, saya akan merekomendasikan kerja sama dengan SPPG,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kang DS juga memberikan apresiasi atas aktivitas produktif KDMP di berbagai wilayah, namun mengingatkan agar setiap langkah tetap dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait.

“Langkah KDMP sangat positif, tetapi jangan berjalan sendiri. Harus ada sinergi dengan pemerintah daerah supaya arah dan manfaatnya jelas untuk masyarakat,” ujarnya.

Hingga kini, Kabupaten Bandung telah membentuk 270 KDMP di desa dan 10 di kelurahan. Program ini dijalankan serentak dengan dukungan APBD Kabupaten Bandung, sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Menurut Kang DS, keberadaan KDMP di setiap desa diharapkan dapat memperkuat perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja.

“Kita tidak bisa menunggu. Ini perintah langsung dari Bapak Presiden. KDMP harus hadir di setiap desa sebagai penggerak ekonomi rakyat,” tegasnya.

Selain KDMP, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus menjalankan program lain seperti Sekolah Rakyat dan Sentra Pelayanan Pangan Gratis (SPPG) yang terintegrasi dalam satu arah kebijakan. Program ini menyasar masyarakat kecil melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, hingga bantuan modal usaha.

“Kalau orang tuanya tidak punya rumah, kita bantu rumah. Kalau belum punya kegiatan, kita latih. Kalau tidak punya modal, kita bantu modal. Semua ini bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” jelas Kang DS.

Menurutnya, KDMP menjadi wadah produksi rakyat, SPPG jalur distribusi, dan Sekolah Rakyat sarana pemberdayaan masyarakat desa.

“Ini bukan sekadar program, tapi gerakan besar membangun ekonomi rakyat dari bawah,” pungkas Kang DS.***

 

Yan

Komitmen Nyata Lestarikan Seni Budaya, Pemkab Bandung Luncurkan 3 Inovasi Unggulan

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bandung meluncurkan tiga inovasi unggulan dalam mendukung pemajuan dan pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung Irvan Ahmad mengatakan tiga inovasi besar tersebut merupakan bagian dari program prioritas kebudayaan yang sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung dan bagian dari 57 rencana aksi Bupati Bandung.

Menurut Irvan, ketiga inovasi unggulan ini adalah jawaban atas tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat akan pelestarian serta pengembangan budaya yang adaptif.

“Kami sangat bangga dapat mempersembahkan tiga inovasi ini sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Bandung dalam memajukan dan melestarikan kebudayaan di Kabupaten Bandung. Insya Allah kita wujudkan di tahun 2026,” ujar Irvan kepada awak media di kantornya, pafa Kamis (09/10/2025).

Inovasi pertama yang diperkenalkan adalah Museum Digital Sejarah (MDS) Kabupaten Bandung. MDS hadir sebagai media edukasi sejarah yang inovatif, menggabungkan teknologi modern dengan nilai-nilai luhur sejarah Kabupaten Bandung.

“MDS ini adalah cara kami untuk mendekatkan sejarah serta kecintaan terhadap sejarah daerah kepada generasi muda. Kami ingin mereka belajar sejarah dengan cara yang menyenangkan yang relevan dengan perkembangan teknologi digital,” jelas Irvan.

Salah satunya yakni dengan pemanfaataan film sebagai media untuk pemajuan kebudayaan, pengembangan kreativitas dan industri digital di Kabupaten Bandung.

Tak hanya itu, di Museum Sejarah Digital ini masyarakat juga dapat menjelajahi situs-situs bersejarah di Kabupaten Bandung secara virtual lengkap dengan informasi dan foto-foto.

Inovasi kedua adalah Sistem Aplikasi Database Kebudayaan BEDAS (Sadaya Bedas). Program ini hadir sebagai instrumen penting untuk menjawab kebutuhan data kebudayaan yang akurat dan komprehensif.

Melalui pendataan yang sistematis, data yang terkumpul akan berfungsi sebagai big data kebudayaan. Big data kebudayaan ini nantinya dimanfaatkan sebagai dasar perumusan kebijakan, perencanaan program pemajuan dan pelestarian hingga pendidikan kebudayaan.

“Sadaya Bedas ini adalah fondasi dari semua program kebudayaan kami. Dengan data yang akurat, kami dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan efektif dalam memajukan kebudayaan di Kabupaten Bandung,” kata Irvan Ahmad.

Sebagai contoh, Sadaya Bedas akan mencatat secara detail jumlah sanggar seni yang aktif di setiap kecamatan, jenis kesenian yang mereka geluti, jumlah anggota, hingga jadwal latihan.

Inovasi unggulan ketiga yang diluncurkan adalah Sapa Pesona Budaya BEDAS. Program ini dirancang untuk menghadirkan ruang ekspresi seni budaya bagi masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal di Kabupaten Bandung.

Melalui berbagai kegiatan seperti festival seni, pertunjukan budaya, dan workshop, masyarakat dapat aktif terlibat dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya lokal.

“Sapa Pesona Budaya BEDAS adalah wadah bagi masyarakat untuk berkreasi dan berekspresi. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan bakat dan potensi dalam bidang seni dan budaya,” tutur Irvan.

Dengan peluncuran tiga inovasi ini, Pemkab Bandung berharap dapat menciptakan ekosistem kebudayaan yang dinamis dan berkelanjutan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam memajukan dan mengembangkan seni dan budaya lokal Kabupaten Bandung.

“Ketiga inovasi yang akan diluncurkan ini memiliki tujuan yang berbeda, namun saling melengkapi dalam ekosistem kebudayaan yang kami bangun,” tambah Irvan. (**)

Yans.

Bupati Kang DS Gerak Cepat Bantu Warga Penderita Tumor Rahim 12 CM

YUTELNEWS.com | Banyak warga yang kurang diuntungkan dengan kebijakan BPJS Kesehatan. Meski bertahun-tahun menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan rutin membayar iuran bulanan tanpa pernah menggunakan fasilitasnya, ketika kondisi ekonomi menurun dan iuran tertunggak, peserta justru menghadapi kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kasus serupa terjadi di Kabupaten Bandung. Salah satunya dialami oleh Novianti Safitri, warga Kecamatan Pameungpeuk. Ia menderita tumor berukuran 12 cm di rahimnya. Namun, karena status kepesertaan BPJS Kesehatannya tertunda akibat tunggakan iuran, ia tidak dapat segera mendapatkan penanganan medis.

Mendengar keluhan tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, langsung turun tangan membantu. Dengan kepedulian dan respon cepatnya, Kang DS melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan Novianti sehingga kepesertaannya kembali aktif.

Berbekal kepesertaan yang telah aktif, Novianti akhirnya dapat segera menjalani pemeriksaan dan pengobatan lanjutan tanpa kendala administrasi. Hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa tumor berukuran 12 cm di rahimnya tersebut harus segera dioperasi agar nyawanya dapat terselamatkan.

Melalui pesan singkat, Novianti dan keluarganya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Bandung.

“Terima kasih Pak Bupati Bandung atas bantuan nyata yang telah diberikan kepada saya. Ya Allah, semoga Pak Bupati selalu diberi kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang melimpah. Rasanya seperti mimpi mendapat pertolongan ini,” ungkapnya haru.

Kang DS menegaskan bahwa pemerintah daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

“ASN harus selalu hadir untuk masyarakat, terutama dalam hal kesehatan. Tidak boleh ada warga Kabupaten Bandung yang kesulitan berobat hanya karena kendala administrasi. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegas Kang DS.

Kejadian ini menegaskan komitmen Kang DS dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), di mana masyarakat senantiasa mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang layak.

Yans.

Relawan Prabowo dan LSM LIRA Berikan Usulan Menteri Pemuda dan Olahraga Baru

MEDAN, YUTELNEWS.COM — Relawan Prabowo dan LSM LIRA mengusulkan Ryano Panjaitan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga baru Indonesia. Mereka percaya Ryano memiliki pengetahuan dan komitmen untuk memajukan kepemudaan dan olahraga di Tanah Air pada, Senin (15/09/2025).

Pentingnya Pemahaman Kanjeng Raden Haryo (KRH), H.M. Jusuf Rizal, mengungkapkan bahwa Menpora harus memahami isu-isu kepemudaan dan olahraga serta mampu menjadi pemimpin untuk semua kelompok pemuda.

Kondisi Olahraga dan Pemuda Saat ini, prestasi olahraga Indonesia menurun di hampir semua cabang. Jusuf Rizal menekankan bahwa kepemudaan juga membutuhkan perhatian lebih karena organisasi kepemudaan kurang terkelola dengan baik, membuat banyak dari mereka menjadi tidak produktif.

Angan-angan Generasi Emas Jusuf Rizal meragukan kemampuan Indonesia untuk mencapai Generasi Emas 2045 jika program kepemudaan tidak diterapkan dengan baik. Ia menyatakan bahwa kondisi saat ini berisiko menghasilkan generasi yang cemas, bukan generasi yang sukses.

Rekomendasi Ryano Panjaitan, Relawan dan LSM LIRA merekomendasikan Ryano Panjaitan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum KNPI, sebagai Menpora karena rekam jejaknya yang baik di dunia olahraga dan kepemudaan,” ujarnya.

Jusuf Rizal, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang olahraga dan kepemudaan, mendesak agar Prabowo Subianto hati-hati dalam memilih Menpora baru. Mereka yakin Ryano Panjaitan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pemuda dan olahraga di Indonesia,” ungkapnya.

(RED)

Enam Posisi Berganti, Presiden Prabowo Segarkan Kabinet di Tengah Tantangan Global

YUTELNEWS.com
Jakarta, 8 September 2025 – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet (reshuffle) untuk kedua kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025) sore, dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran pimpinan lembaga tinggi negara, serta sejumlah tokoh politik nasional.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa reshuffle ini bukan sekadar pergantian kursi, tetapi langkah strategis memperkuat kinerja pemerintahan di tengah tantangan global. Fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat perlindungan pekerja migran, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan pemerataan kesejahteraan.

Yutelnews.com mengutip dari Republikbersuara.com, berikut daftar pejabat yang dilantik:

Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan

Mukhtarudin – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Ferry Juliantono – Menteri Koperasi

Mochamad Irfan Yusuf – Menteri Haji dan Umrah

Dahnil Anzar Simanjuntak – Wakil Menteri Haji dan Umrah

Reshuffle ini menjadi sorotan publik karena menyentuh kementerian strategis yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan rakyat. Presiden Prabowo menegaskan, langkah ini diambil demi mempercepat pencapaian visi besar Indonesia yang berdaulat, adil, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Dalam keberagaman suku, agama, dan budaya, rakyat berharap reshuffle ini benar-benar dijalankan dengan amanah, membawa kebaikan, serta menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian untuk bangsa dan negara Indonesia tercinta.

Red:Darmansyah

Wawako Elzadaswarman Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi ke Pasar Payakumbuh Pasca Kebakaran

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, mengunjungi lokasi kebakaran besar di Pasar Payakumbuh pada, Jum’at (29/08/2025)

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada ratusan pedagang yang terdampak musibah.

Gubernur didampingi oleh beberapa pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Sosial dan Kasat Pol PP.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kunjungan yang membawa semangat bagi pedagang,” ujar Wawako Elzadaswarman.

Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat tetap bersabar dan tabah serta menjaga persatuan dalam menghadapi musibah ini,” kata Mahyeldi.

Selanjutnya, Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mempercepat proses pemulihan,” ucapnya.

Masyarakat juga diminta untuk bersabar menunggu hasil investigasi mengenai penyebab kebakaran.

Perwakilan pedagang, H. Esa Muhardanil, berharap Pemprov Sumbar segera memberikan bantuan konkret untuk pemulihan,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda, melaporkan kebutuhan anggaran Rp4 Miliar untuk relokasi sementara dan mengajukan permohonan bantuan kepada Gubernur dan pemerintah pusat,” Laporan Rida Ananda.

Kunjungan Gubernur Mahyeldi diharapkan dapat mempercepat langkah pemulihan bagi pedagang yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran.

Dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat dianggap sangat penting dalam meringankan beban mereka.

(Mamad)

Rapat Paripurna DPRD dan Pemkab Kab. Nias Utara Tentang Pidato Presiden RI HUT KEMRI Ke-80

YUTELNEWS.com | Pelaksanaan rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nias Utara dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI,

Bertempat di ruang rapat Paripurnaa DPRD Nias Utara dalam Rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI Memperingati HUT Ke 80 KEMRI Tahun 2025, Hari Jumat 15/08/2025.

Dalam pidatonya yang disiarkan secara langsung dari Gedung Nusantara MPR/DPR RI di Jakarta, Presiden Republik Indonesia menyampaikan capaian pembangunan nasional, arah kebijakan strategis, serta pesan persatuan dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Turut hadir di ruang rapat DPRD Nias Utara ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Pj. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Instansi Vertikal BUMN/BUMD, para staf ahli/asisten, para kepala perangkat daerah, serta undangan lainnya. /K.Gea

Pembangunan Tembok Penahan Tanah Desa Wangunjaya di Sambut Positif Oleh Warga Cisarua

CISARUA, YUTELNEWS.COM —Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Wangunjaya pada tahun 2025 mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama di Kp Cisarua.

Pembangunan TPT dilaksanakan pada 14 Agustus 2025 dengan melibatkan masyarakat dan berdana Rp33.600.000,-

TPT penting untuk mencegah longsor saat musim hujan.

Kepala Desa, Ipin Aripin, menyatakan proyek ini bertujuan meningkatkan keamanan warga.

Petani di sekitar merasakan manfaat, merasa lebih aman dari risiko tanah ambles.

Pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong dan diharapkan selesai tepat waktu untuk manfaat jangka panjang.

Pembangunan TPT di Desa Wangunjaya mencerminkan komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur dan keselamatan warga, dengan transparansi dalam penggunaan Dana Desa.

(Mirna Kabiro Sukabumi)

Ny Maria Ratna Indah Yaatulo Gulo Dilantik sebagai Bunda Literasi Bunda Paud dan Ketua Dekranasda Kabupaten Nias Bakti 2025-2030

YUTELNEWS.com | Bunda Literasi, Bunda PAUD, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Nias masa bakti 2025-2030, Ny. Maria Ratna Indah Yaatulo Gulo resmi dikukuhkan oleh Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Dewi Bobby Nasution. Rabu, 13 Agustus 2025.

Pengukuhan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, Bupati Nias beserta Bupati/Walikota lainnya se-Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution mengucapkan selamat kepada Bunda Literasi, Bunda PAUD sekaligus Ketua Dekranasda Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang telah dilantik.

Ia mengajak untuk bersama-sama menjalankan amanah dengan penuh rasa tanggungjawab dan menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak terutama pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran Dekranasda, Bunda PAUD, dan Bunda Literasi.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga mengucapkan selamat dan sukses kepada ibu-ibu yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap semoga selama 5 tahun kedepan ibu-ibu dapat menjalankan tugas sebagai Ketua Dekranasda, Bunda PAUD dan Bunda Literasi dengan penuh dedikasi.

Ia juga menyampaikan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting sebagai pondasi awal dalam membentuk karakter kecerdasan terhadap sosial anak-anak dan kita tingkatkan lagi kegiatan membaca melalui perpustakaan, pojok baca dan menghadirkan konten-konten bacaan yang menarik dan mendidik.

Di tengah tantangan teknologi, tantangan Bunda Literasi pun semakin besar. Ia menghimbau agar dapat mengambil peran dan tanggung jawab ini dengan penuh semangat sehingga angka literasi di Provinsi Sumatera Utara dapat meningkat.

Terkait Dekranasda, disampaikannya bahwa Dekranasda memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah. Tidak hanya mendorong usaha kecil, tetapi juga menjadi wadah kreatifitas dan inovasi yang mencerminkan kemajuan peradaban dan berbasis kearifan lokal.

Mengakhiri arahannya, Bobby Nasution berpesan agar apa yang dikerjakan bertujuan demi kebaikan serta dapat menjadi teladan bagi Masyarakat, Pemerintah maupun Daerahnya masing-masing.

(Yz)

Zonwir Ragukan Klaim Wakil Walikota Elzadaswarman Mengenai Lahan Monumen Kota Sehat

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Klaim Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman ( Om Zet) mengenai lahan Monumen Kota Sehat di Payakumbuh dipertanyakan oleh Zonwir, perwakilan Ahli Waris Pasukuan Kutianyia. Ia mencurigai keabsahan klaim tersebut berdasarkan beberapa faktor.

Identitas Penerima Ganti Rugi Tidak Jelas: Zonwir tidak menemukan identitas penerima ganti rugi, Ir. H. Edi Sumardi, di kampungnya, menimbulkan dugaan bahwa nama tersebut fiktif,” Kata Zonwir.

Perbedaan Nama dalam Notulen Rakor: Dalam rapat, tanah disebut dibeli dari Rahanun (Rosmainar), yang juga tidak dikenal Zonwir.

Keterangan Resmi Pemko yang Berubah-ubah: Ia mempertanyakan apakah tanah dibeli dari H. Edi Sumardi atau diserahkan oleh Rahanun.

Zonwir menegaskan bahwa janji pembayaran ganti rugi tidak pernah dipenuhi dan ingin mengambil hak mereka yang merasa ditipu,” Tegasnya.

Zonwir meragukan klaim Om Zet bahwa tanah telah dikuasai sejak 2003 dan menginginkan klarifikasi serta penghormatan atas hak-hak Pasukuan Kutianyia,” Pungkas Zonwir.

(Mahwel)

Permintaan Klarifikasi Kepemilikan Tanah dari Kaum Dt. Parmato Indo Koto Nan Ompek

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kaum Dt. Parmato Indo (Zonwir) Koto Nan Ompek meminta klarifikasi tentang kepemilikan tanah yang sedang disengketakan.

Mereka meminta pihak Pemko Kota Payakumbuh yang mengaku sebagai pemilik tanah untuk menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti sertifikat tanah.

Kaum Dt. Parmato Indo telah beberapa kali meminta klarifikasi, tetapi merasa bahwa pemko tidak transparan dalam menunjukkan bukti tersebut.

Mereka menegaskan bahwa jika pemko dapat menunjukkan bukti yang sah, mereka tidak akan melanjutkan tuntutan.

Mereka berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus dipersulit.

Di sisi lain awak media/wartawan konfirmasi beberapa kali kepada sekda kota payakumbuh Rida ananda, masalah tanah di simpang bypass dan tugu sehat di kelurahan pakan sinayan, tidak ada jawaban
alias “Bungkam”.

Awak media mencoba lagi konfirmasi kepada walikota payakumbuh Zumaeta setidaknya ada jln keluarnya.
Allhamdulillah, awak media menerima balasan konfirmasi dari walikota balasan jawabnya,
“Apa dasar saya menjawab pertanyaan bpk,” Ujar Zulmaeta Walikota payakumbuh.

(Mahwel)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.