You Tell News

Tindakan Oknum Guru di SMAN 1 Pamarican kepada Murid Dinilai Tidak Sesuai SOP, Diminta kepada Kepsek, Disdik Segera Menindak

SIAGA02.com – Yusman TB, CBJ., CPS Ketua Umum dari Media Siaga02.com dan beberapa Media mengutuk keras tindakan oknum guru di SMAN 1 Pamarican. Diminta agar Kepala Sekolah (Kepsek) dinas pendidikan (Disdik)  provinsi segera menindak oknum guru tersebut yang dinilai melakukan bullying kepada murid yang mengakibatkan efek buruk pada anak tersebut.

Bullying merupakan tragedi miris yang sering menelan beberapa korban baik di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi, hal ini sempat menjadi perbincangan hangat dan heboh di beberapa tahun silam. Mirisnya ini terjadi dimana larangan bullying sudah ditetapkan tapi masih saja terjadi dan merupakan pukulan sangat menohok bagi orang tua murid karena tindakan bullying tersebut dilakukan oleh seorang guru yang merupakan guru PPPK mata pelajaran olah raga.

Salah satu orang tua murid bernama Iin yang merupakan wartawan dari media online siaga.com mengatakan dirinya tidak menerima tindakan guru berinisial HLI tersebut. Ia menuturkan bahwa kondisi mental anaknya sedang tidak baik-baik saja karena memang baru ditinggal mendiang ayahnya. Bukan hanya itu, Iin mengatakan anaknya punya penyakit sejak kecil hingga sekarang yang masih berstatus rawat jalan.

“Anak saya baru ditinggal mendiang ayahnya dan juga punya penyakit bronchitis dan asam lambung yang masih berstatus rawat jalan,” ujar Iin saat diwawancara.

“Saya sangat marah dan murka karena pasca tragedi perundungan (bullying) yang dilakukan saudara HLI sebagai guru Olah Raga SMA N 1 Pamarican, anak saya langsung drop sakit.

Menyikapi hal ini ketua umum bidang SDM DPP Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) Ade Sapujagat, menunjuk Bidang Biro Hukum Dan Advokasi Forwapi DPC Kab. Ciamis untuk mendampingi saudari Iin untuk memperjuangkan perlindungan hukum atas tragedi yang terjadi pada anaknya.

Tindakan-tindakan yang telah dilakukan oleh saudara HLI dibenarkan oleh Wakasek Kesiswaan dan Kepala Sekolah SMAN 1 Pamarican.

“Saya baru tau ada tindakan guru menjemur murid tersebut, saya cukup kaget dan sudah menegur yang bersangkutan. Kami tidak ada SOP pendidikan dan pembinaan seperti itu, itu murni dari tindakan gurunya sendiri ” Ujar Bambang Sukarsono Sebagai Kepala Sekolah Kepada Crew Forwapi.

” Kejadian ini akan kami laporkan ke KCD Kabupaten Ciamis, Tambahnya.

Sumber : Ade Spjgt (Bidang SDM DPP Forwapi Kabupaten Ciamis)/ Tim

MKP Championship VI Gelar Ciptakan Atlet Pencak Silat Muda Berkualitas Dalam Kompetisi Bergengsi

YUTELNEWS.com | Bandung – Pagelaran Kompetisi bergengsi dalami kejuaraan Pencak Silat MKP (Macan Kumbang Padjajaran) Championship VI resmi dibuka di Balerame Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung , pada sabtu 10 mei 2025.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi ratusan pesilat dari berbagai tingkatan usia, namun juga menjadi panggung uji tanding krusial bagi para atlet pencak silat yang akan berlaga di Babak Kualifikasi,Pekan Olahraga Daerah (BK – Porda).

Kejuaraan yang mengusung tagline “Jadilah Pemenang di Setiap Tantangan, Sportivitas adalah Kualitas Kehormatan” ini akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10-11 Mei 2025). Sebanyak tiga gelanggang pertandingan disiapkan untuk mengakomodir antusiasme para peserta atlet.

Ketua pelaksana pertandingan H Asep Saeful Bahri, mewakili ketua umum ipsi Jawa barat, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya MKP Championship VI. Beliau menjelaskan bahwa pada hari pertama, pertandingan akan mempertandingkan kategori usia remaja dan pra-remaja. Sementara , gelanggang lainnya menjadi ajang try out atau uji tanding bagi para atlet BK Porda dari berbagai Kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Mereka mempersiapkan diri menjelang BK Porprov dan kegiatan ini sebagai momentum yang tepat untuk mengukur hasil pembinaan mereka,” ujarnya H Asep. “Dari hasil latihan dan proses pembinaan, jika tidak diukur, tidak bisa dilihat. Ini harus dievaluasi kemampuannya sudah sejauh mana dalam menghadapi BK Porda ini, dan inilah momentum yang tepat.

H Asep Saeful Bahri juga menyampaikan optimisme bahwa kejuaraan MKP Championship VI ini akan mampu melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang berkualitas, tidak hanya di tingkat Jawa Barat dan Nasional, tetapi juga berpotensi untuk bersinar di kancah Internasional.

“Kami selalu komitmen terhadap pencak silat di Jawa Barat. Kami ingin selalu mempunyai rasa tanggung jawab moral untuk selalu berkontribusi bagaimana atlet Jawa Barat itu mekanismenya yang benar, salah satunya mereka berlatih di paguron masing-masing dan diukur hasilnya melalui kejuaraan pertandingan,” tegasnya.

Dalam kejuaraan MKP Championship VI kali ini mempertandingkan dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini (1 dan 2), SD, SMP, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Sebanyak kurang lebih 750 pesilat turut ambil bagian dalam ajang ini,”pungkasnya.

 

Yans

Tinjau Pemberantasan Premanisme di Jawa Timur, Kemenko Polhukam Tegaskan Komitmen Bersama

YUTELNEWS.com | Polkam, Surabaya – Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kemenko Polkam, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto menegaskan bahwa pentingnya komitmen bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam memberantas premanisme dan aktivitas organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu masyarakat.

“Komitmen ini perlu kita bangun bersama, karena hal ini berpotensi nyata untuk mengganggu investasi serta ketertiban umum, yang mana berdampak untuk kelangsungan hidup kita bersama,” ujar Marsda Eko saat meninjau langsung penanganan pemberantasan premanisme di wilayah Jawa Timur, Sabtu (10/05/2025).

Deputi Kominfo menekankan bahwa tindakan premanisme menjadi hambatan serius bagi target-target pembangunan yang telah digariskan Presiden Prabowo Subianto. “Sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden yaitu membangun investasi yang bagus di dalam dan luar negeri, sehingga jangan sampai terganggu dengan keberadaan ormas yang memanfaatkan aksi premanismenya,” tegas Marsda Eko.

Sesuai dengan arahan Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, Deputi Kominfo menyampaikan bahwa pemerintah tidak ragu untuk menindak tegas kepada oknum ormas tertentu. “Penindakan hukum adalah arah pertama, arah yang kedua tentunya adalah pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut,” jelas Marsda Eko.

Pemberantasan premanisme di Jawa Timur dinilai sudah baik dan tanggap. “Saya mengapresiasi dan tentunya mendukung penuh terhadap apa saja yang sudah dilakukan, namun tetap perlu adanya upaya-upaya lanjutan,” ujar Deputi Kominfo.

“Kita perlu melokalisir dan memetakan dimana saja titik-titik rawan premanisme di wilayah ini dan langkah apa yang tepat untuk mengatasinya,” tambah Deputi Kominfo.

Marsda Eko menerangkan bahwa selain berbagai kegiatan preemtif dan preventif, juga terkait penegakan dan penindakan hukum yang harus terus dilakukan, sosialisasi dengan media massa merupakan salah satu bentuk kerja sama yang berdampak baik bagi masyarakat.

Deputi Kominfo mengharapkan Polri dapat terus berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI, Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Pemda Jatim serta masyarakat. Beliau juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan aksi premanisme. Masyarakat diharapkan untuk tidak takut melapor aksi premanisme kepada polisi.

“Mari kita berantas premanisme bersama-sama. Kebersamaan ini akan membantu membangun komitmen untuk mengurangi aksi premanisme, sehingga ormas nakal menjadi ormas yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Marsda Eko.

Pada kesempatan yang sama, Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol. Jimmy Agustinus Anes melaporkan bahwa Polda Jatim secara intensif menangani kasus premanisme di wilayah ini. Jimmy juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus premanisme yang terjadi di dalam 10 hari terakhir.

“Hingga saat ini, sebanyak 1.200 kasus telah berhasil ditangani, dengan 276 kasus di antaranya telah naik ke penyidikan, selebihnya tindak pidana ringan dan kita lakukan pembinaan,” terang Jimmy.

Karo Ops Polda Jatim juga menjelaskan bahwa Operasi Pekat II Semeru 2025 akan berakhir pada 14 Mei 2025, namun operasi ini akan terus dilanjutkan menjadi kegiatan operasi rutin yang akan terus ditingkatkan.

Peninjauan akan dilanjutkan dengan melihat langsung titik kerawanan di Provinsi Jatim, seperti pelabuhan, daerah industri, dan pusat ekonomi pada 11-12 Mei 2025.

(Singgih)

Rapat konsolidasi Internal DPC PDIP Kabupaten Sukabumi Bersama PDIP. ketua PAC SE KSB Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Sabtu,10 mei 2025 Sukabumi dalam upaya memperkuat soliditas internal partai,DPC dan PAC ,PDI perjuangan Se kabupaten Sukabumi. Menggelar rapat konsolidasi bersama tokoh senior PDI -P, Ribka Ciptaning ,dan politasi nasional ONO Surono. Kegiatan yang berlangsung Penuh semangat ini bertempat di Sukabumi dan di hadiri oleh seluruh jajaran Pengurus partai di tingkat cabang dan anak cabang.

Dalam arahan nya,Ribka Ciptaning menegaskan kan Penting nya menjaga soliditas dan loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai di bawah kepemimpinan Megawati Sukarnoputri.
Ia menekan kan bahwa konsistensi idologi dan kedisiplinan stuktural adalah kunci dalam menghadapi berbagi tantangan politik ke depan.

“Di tengah dinamika nasional yang dinamis, kader PDI perjuangan harus tetap tegak garis partai setia di bawah kepemimpinan ibu Megawati Sukarnoputri.,” ujar Ribka Dengan tegas.

Senada dengan itu Ono Surono mengajak seluruh kader untuk memperkuat basis Perjuangan di tingkat Akar rumput dan meningkat kan peran serta masyarakat dalam mengawal nilai nilai kerakyatan.

Hari ini rakyat tidak baik baik saja kondisi ekonomi sedang memburuk. PHK Di mna mana dan sebagai nya.
Kita berharap
Soliditas organisasi adalah kekuatan utama kita , dengan kerja keras dan kesetiaan ideologis,PDP perjuangan akan terus menjadi plopor dalam membela kepentingan rakyat,” kata Ono

Rapat konsolidasi ini juga membahas strategi pemenangan partai untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, dengan menekan kan penting nya konsolidasi stuktural dan program program kerakyatan yang berbasis kebutuhan lokal.

Acara di tutup dengan pernyataan sikap bersama seluruh pengurus DPC dan PAC PDI perjuangan sekabupaten Sukabumi untuk terus berkomitmen memperkuat PDI perjuangan di bawah kepemimpin Megawati Sukarnoputri.

Alhamdullah dalam rapat hari ini kita kedatangan dari DPP dan DPD sekaligus deklarasi hari ini dari tiap Ranting insyallah PDI perjuangan Sukabumi lebih baik lebih maju, kedepan nya Di 2025 sampe 2030 bisa Menang.

Reporter : Mirna

Pelantikan IBI dan Launching Srikandi, Bupati” Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri pelantikan pengurus harian cabang dan ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi di Gedong Mahoni, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 10 Mei 2025. Kehadiran H. Asep Japar yang didamping Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman ini, sekaligus meluncurkan Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI (Srikandi).

H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi IBI Kabupaten Sukabumi. Terutama atas dedikasinya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bidan merupakan garda terdepan mendampingi keselamatan, kesehatan, dan kelahiran generasi bangsa,” ujarnya.

Bahkan, bidan menjadi ujung tombak dalam memajukan bidang kesehatan dan kelahiran generasi bangsa. Selain itu, secara profesi bidan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan pun berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik harus semakin terjalin. Terutama dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah).

“Kami telah meluncurkan program kesehatan gratis di Puskesmas. Di mana, dalam program ini ada peran serta para bidan. Mari kita memberikan kemudahan dalam pelayanan. Fasilitasi sebaik mungkin setiap orang yang ingin berobat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, kepengurusan yang terbaru ini bisa lebih baik lagi.

“Paling penting, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Ketua IBI Kabupaten Sukabumi Ani Andriyani mengatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.

“Melalui semangat kebersamaan, kami akan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepengurusan ini dapat membuat organisasinya semakin handal dan profesional. Bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mari kita jaga solidaritas dan semangat profesionalitas untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Ketika Ibadah Tak Menyentuh Jiwa Sosial

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Di tengah masyarakat yang religius secara ritual, sering kali muncul pertanyaan mendasar: mengapa masih banyak orang yang rajin shalat, tetapi lisannya kasar ? Mengapa ada yang tekun puasa, tapi ringan menyakiti hati sesama ? Inilah ironi yang kerap terjadi ketika hablumminallah tidak berbuah menjadi hablumminannas.

Padahal, kedekatan seseorang kepada Allah SWT sejatinya akan menciptakan pribadi yang lembut, bijak, jujur, dan penuh kasih. Ibadah yang benar seharusnya menjadi cermin akhlak yang mulia. Allah SWT sendiri menegaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-Ankabut: 45)

Shalat, sebagai rukun Islam yang paling utama, bukan sekadar gerakan tubuh, melainkan penyucian jiwa. Jika seseorang benar-benar menghayati shalatnya, maka ia akan menjaga lisan, menghindari ghibah, tidak zalim, dan gemar menolong.

Rasulullah SAW, yang paling tekun dalam ibadah kepada Allah, juga adalah manusia paling santun, paling adil, dan paling peduli terhadap sesama. Beliau bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)

Artinya, semakin dekat seseorang dengan Allah, seharusnya semakin tinggi pula manfaatnya bagi orang lain.

Namun dalam realitas sosial, kita kadang menemukan orang yang gemar menghakimi, menyebar kebencian, atau merasa paling benar, padahal dari sisi ibadah mereka sangat tekun. Ini menunjukkan adanya ketimpangan antara hubungan vertikal dan horizontal.

Kesalehan yang sejati adalah yang menyatukan keduanya. Seorang mukmin ideal adalah dia yang hatinya khusyuk dalam dzikir, namun tangannya ringan membantu tetangga. Lisannya basah menyebut nama Allah, namun juga lembut dalam menasihati saudaranya.

Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana cara kita bersujud kepada Allah, tetapi juga bagaimana cara kita bersikap terhadap manusia. Jika hablumminallah telah tertunaikan dengan baik, maka hablumminannas adalah buah manis yang seharusnya tumbuh. Inilah esensi Islam yang rahmatan lil ‘alamin: mendekat kepada Tuhan, dan bermanfaat bagi semesta.

Opini publik Oleh: KH. Moh. Ikrom Hasan

Penulis adalah mantan Ketua PPP dan anggota DPRD 3 periode di Kabupaten Banyuwangi.

( Tim Red )

Bamsoet Desak Menteri Ekonomi Bertindak Cepat Tangani Pengangguran

YUTELNEWS.com | Jakarta,- Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo mendesak para menteri ekonomi di kabinet untuk segera mengambil langkah konkret dalam menghadapi peningkatan angka pengangguran yang kian mengkhawatirkan. Ketidakseriusan dalam menanggapi masalah ini dapat menciptakan krisis sosial ekonomi yang lebih dalam, terutama karena mayoritas pengangguran berasal dari kelompok usia produktif.

“Sudah sepatutnya para menteri ekonomi untuk tidak lagi bersikap reaktif, tetapi proaktif dan segera berkoordinasi dalam merancang program-program solutif yang dapat menahan laju peningkatan pengangguran. Negara tidak bisa pasif ketika angkatan kerja baru terus bermunculan setiap tahun,” tegas Bamsoet di Jakarta. Sabtu, (10/5/2025).

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran per Februari 2025 tercatat mencapai 7,28 juta orang, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Padahal, Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook 2025 menyebutkan bahwa tingkat pengangguran Indonesia menurun dari 5,2% menjadi 5%. Fakta ini memperlihatkan adanya ketimpangan antara pertumbuhan ekonomi makro dan kondisi riil masyarakat pekerja.

“Setiap tahun kita menghadapi penambahan sekitar 3,3 juta calon tenaga kerja baru. Total angkatan kerja kita saat ini sudah menembus 149 juta orang. Jika tidak ada kebijakan yang berpihak pada penyerapan tenaga kerja, terutama dari sektor informal dan UMKM, ledakan pengangguran hanya tinggal menunggu waktu,”kata Bamsoet.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja tidak harus menunggu datangnya investasi besar yang realisasinya kerap terhambat oleh berbagai prosedur birokrasi. Sebaliknya, pemerintah bisa memulihkan daya tahan ekonomi nasional melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terbukti tangguh dalam situasi krisis.

“UMKM kita pernah menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama saat krisis ekonomi melanda. Mereka menyerap puluhan juta tenaga kerja. Maka langkah realistis saat ini adalah menghidupkan kembali produktivitas UMKM, bukan hanya menaruh harapan pada investasi asing,”urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengkritisi kebijakan perdagangan yang dinilainya justru menekan UMKM. Ia mencontohkan praktik dumping produk impor murah yang telah menghancurkan pasar bagi pelaku UMKM domestik. Tanpa perlindungan yang jelas, UMKM akan sulit bersaing dan terancam bangkrut.

“Ketika UMKM gulung tikar akibat dihantam produk dumping, otomatis akan terjadi pemutusan hubungan kerja. Itu sebabnya kita tidak bisa membiarkan pasar dalam negeri dibanjiri produk asing murah yang tidak sebanding dengan biaya produksi lokal,”jelasnya.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia dan Ketua Umum Keluarga Besar Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, suara kegelisahan masyarakat sudah terlalu jelas untuk diabaikan. Fakta-fakta di lapangan harus dijadikan bahan introspeksi serius oleh para pengambil kebijakan, bukan hanya menjadi statistik dalam laporan tahunan.

“Ini saatnya para menteri ekonomi duduk bersama dan bertindak cepat. Kita tidak bisa terus menunggu, apalagi saat ancaman pengangguran mulai menyentuh lapisan masyarakat paling rentan. Waktunya berpihak pada sektor yang nyata-nyata mampu menghidupi rakyat.”Pungkas Bamsoet.

(Singgih)

Tinjau Pemberantasan Premanisme di Jawa Timur, Kemenko Polhukam Tegaskan Komitmen Bersama

YUTELNEWS.com | Polkam, Surabaya,- Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kemenko Polkam, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto menegaskan bahwa pentingnya komitmen bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam memberantas premanisme dan aktivitas organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu masyarakat.

“Komitmen ini perlu kita bangun bersama, karena hal ini berpotensi nyata untuk mengganggu investasi serta ketertiban umum, yang mana berdampak untuk kelangsungan hidup kita bersama,” ujar Marsda Eko saat meninjau langsung penanganan pemberantasan premanisme di wilayah Jawa Timur. Sabtu, (10/05/2025).

Deputi Kominfo menekankan bahwa tindakan premanisme menjadi hambatan serius bagi target-target pembangunan yang telah digariskan Presiden Prabowo Subianto. “Sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden yaitu membangun investasi yang bagus di dalam dan luar negeri, sehingga jangan sampai terganggu dengan keberadaan ormas yang memanfaatkan aksi premanisme nya,” tegas Marsda Eko.

Sesuai dengan arahan Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, Deputi Kominfo menyampaikan bahwa pemerintah tidak ragu untuk menindak tegas kepada oknum ormas tertentu. “Penindakan hukum adalah arah pertama, arah yang kedua tentunya adalah pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut,” jelas Marsda Eko.

Pemberantasan premanisme di Jawa Timur dinilai sudah baik dan tanggap. “Saya mengapresiasi dan tentunya mendukung penuh terhadap apa saja yang sudah dilakukan, namun tetap perlu adanya upaya-upaya lanjutan,” ujar Deputi Kominfo.

“Kita perlu melokalisir dan memetakan dimana saja titik-titik rawan premanisme di wilayah ini dan langkah apa yang tepat untuk mengatasinya,” tambah Deputi Kominfo.

Marsda Eko menerangkan bahwa selain berbagai kegiatan preemtif dan preventif, juga terkait penegakan dan penindakan hukum yang harus terus dilakukan, sosialisasi dengan media massa merupakan salah satu bentuk kerja sama yang berdampak baik bagi masyarakat.

Deputi Kominfo mengharapkan Polri dapat terus berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI, Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Pemda Jatim serta masyarakat. Beliau juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan aksi premanisme. Masyarakat diharapkan untuk tidak takut melapor aksi premanisme kepada polisi.

“Mari kita berantas premanisme bersama-sama. Kebersamaan ini akan membantu membangun komitmen untuk mengurangi aksi premanisme, sehingga ormas nakal menjadi ormas yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Marsda Eko.

Pada kesempatan yang sama, Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol. Jimmy Agustinus Anes melaporkan bahwa Polda Jatim secara intensif menangani kasus premanisme di wilayah ini. Jimmy juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus premanisme yang terjadi di dalam 10 hari terakhir.

“Hingga saat ini, sebanyak 1.200 kasus telah berhasil ditangani, dengan 276 kasus di antaranya telah naik ke penyidikan, selebihnya tindak pidana ringan dan kita lakukan pembinaan,” terang Jimmy.

Karo Ops Polda Jatim juga menjelaskan bahwa Operasi Pekat II Semeru 2025 akan berakhir pada 14 Mei 2025, namun operasi ini akan terus dilanjutkan menjadi kegiatan operasi rutin yang akan terus ditingkatkan.

Peninjauan akan dilanjutkan dengan melihat langsung titik kerawanan di Provinsi Jatim, seperti pelabuhan, daerah industri, dan pusat ekonomi pada 11-12 Mei 2025.

(Singgih)

MKP Championship VI Gelar Ciptakan Atlet Pencak Silat Muda Berkualitas Dalam Kompetisi Bergengsi

YUTELNEWS.com | Bandung,- Pagelaran Kompetisi bergengsi dalami kejuaraan Pencak Silat MKP (Macan Kumbang Padjajaran) Championship VI resmi dibuka di Balerame Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung. Pada Sabtu, (10/5/2025).

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi ratusan pesilat dari berbagai tingkatan usia, namun juga menjadi panggung uji tanding krusial bagi para atlet pencak silat yang akan berlaga di Babak Kualifikasi,Pekan Olahraga Daerah (BK – Porda).

Kejuaraan yang mengusung tagline “Jadilah Pemenang di Setiap Tantangan, Sportivitas adalah Kualitas Kehormatan” ini akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10-11 Mei 2025). Sebanyak tiga gelanggang pertandingan disiapkan untuk mengakomodir antusiasme para peserta atlet.

Ketua pelaksana pertandingan H Asep Saeful Bahri, mewakili ketua umum ipsi Jawa barat, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya MKP Championship VI. Beliau menjelaskan bahwa pada hari pertama, pertandingan akan mempertandingkan kategori usia remaja dan pra-remaja. Sementara , gelanggang lainnya menjadi ajang try out atau uji tanding bagi para atlet BK Porda dari berbagai Kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Mereka mempersiapkan diri menjelang BK Porprov dan kegiatan ini sebagai momentum yang tepat untuk mengukur hasil pembinaan mereka,” ujarnya H Asep. “Dari hasil latihan dan proses pembinaan, jika tidak diukur, tidak bisa dilihat. Ini harus dievaluasi kemampuannya sudah sejauh mana dalam menghadapi BK Porda ini, dan inilah momentum yang tepat.

H. Asep Saeful Bahri juga menyampaikan optimisme bahwa kejuaraan MKP Championship VI ini akan mampu melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang berkualitas, tidak hanya di tingkat Jawa Barat dan Nasional, tetapi juga berpotensi untuk bersinar di kancah Internasional.

“Kami selalu komitmen terhadap pencak silat di Jawa Barat. Kami ingin selalu mempunyai rasa tanggung jawab moral untuk selalu berkontribusi bagaimana atlet Jawa Barat itu mekanismenya yang benar, salah satunya mereka berlatih di paguron masing-masing dan diukur hasilnya melalui kejuaraan pertandingan,” tegasnya.

Dalam kejuaraan MKP Championship VI kali ini mempertandingkan dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini (1 dan 2), SD, SMP, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Sebanyak kurang lebih 750 pesilat turut ambil bagian dalam ajang ini,”pungkasnya.

Yans.

Rapat Konsolidasi Internal DPC PDIP Kabupaten Sukabumi Bersama PDIP Ketua PAC SE KSB Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sabtu,10 mei 2025 Sukabumi dalam upaya memperkuat soliditas internal partai,DPC dan PAC, PDI perjuangan Se kabupaten Sukabumi. Menggelar rapat konsolidasi bersama tokoh senior PDI -P, Ribka Ciptaning dan politasi nasional ONO Surono. Kegiatan yang berlangsung Penuh semangat ini bertempat di Sukabumi dan di hadiri oleh seluruh jajaran Pengurus partai di tingkat cabang dan anak cabang.

Dalam arahan nya,Ribka Ciptaning menegaskan kan Penting nya menjaga soliditas dan loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai di bawah kepemimpinan Megawati Sukarnoputri.

Ia menekan kan bahwa konsistensi idologi dan kedisiplinan stuktural adalah kunci dalam menghadapi berbagi tantangan politik ke depan.

“Di tengah dinamika nasional yang dinamis, kader PDI perjuangan harus tetap tegak garis partai setia di bawah kepemimpinan ibu Megawati Sukarnoputri.,” ujar Ribka Dengan tegas.

Senada dengan itu Ono Surono mengajak seluruh kader untuk memperkuat basis Perjuangan di tingkat Akar rumput dan meningkat kan peran serta masyarakat dalam mengawal nilai nilai kerakyatan.

Hari ini rakyat tidak baik baik saja kondisi ekonomi sedang memburuk. PHK Di mna mana dan sebagai nya.

Kita berharap Soliditas organisasi adalah kekuatan utama kita , dengan kerja keras dan kesetiaan ideologis,PDP perjuangan akan terus menjadi plopor dalam membela kepentingan rakyat,” kata Ono.

Rapat konsolidasi ini juga membahas strategi pemenangan partai untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, dengan menekan kan penting nya konsolidasi stuktural dan program program kerakyatan yang berbasis kebutuhan lokal.

Acara di tutup dengan pernyataan sikap bersama seluruh pengurus DPC dan PAC PDI perjuangan sekabupaten Sukabumi untuk terus berkomitmen memperkuat PDI perjuangan di bawah kepemimpin Megawati Sukarnoputri.

Alhamdullah dalam rapat hari ini kita kedatangan dari DPP dan DPD sekaligus deklarasi hari ini dari tiap Ranting insyallah PDI perjuangan Sukabumi lebih baik lebih maju, kedepan nya Di 2025 sampe 2030 bisa Menang.

Reporter : Mirna

Pelantikan IBI Dan Launching Srikandi, Bupati : ” Bidan Garda Terdepan Keselamatan Dan Kesehatan Generasi Bangsa” 

YUTELNEWS.com | Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri pelantikan pengurus harian cabang dan ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi di Gedong Mahoni, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 10 Mei 2025. Kehadiran H. Asep Japar yang didamping Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman ini, sekaligus meluncurkan Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI (Srikandi).

H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi IBI Kabupaten Sukabumi. Terutama atas dedikasinya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bidan merupakan garda terdepan mendampingi keselamatan, kesehatan, dan kelahiran generasi bangsa,” ujarnya.

Bahkan, bidan menjadi ujung tombak dalam memajukan bidang kesehatan dan kelahiran generasi bangsa. Selain itu, secara profesi bidan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan pun berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik harus semakin terjalin. Terutama dalam menbangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Kami telah meluncurkan program kesehatan gratis di Puskesmas. Di mana, dalam program ini ada peran serta para bidan. Mari kita memberikan kemudahan dalam pelayanan. Fasilitasi sebaik mungkin setiap orang yang ingin berobat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, kepengurusan yang terbaru ini bisa lebih baik lagi.

“Paling penting, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Ketua IBI Kabupaten Sukabumi Ani Andriyani mengatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

“Melalui semangat kebersamaan, kami akan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepengurusan ini dapat membuat organisasinya semakin handal dan profesional. Bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mari kita jaga solidaritas dan semangat profesionalitas untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Siti Zaleha Bersama Ibu ibu PKK Lahat Sosialisasi Program Kampung Iklim

Lahat Sumsel – yutelnews.com
Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengurangi dampak perubahan iklim, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Lingkungan Hidup Bidang 4 bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lahat. Melakukan sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim).digedung PKK yang bertempat di Jl Letkol Barlian Lahat.

Siti zaleha, ST. MT mengajak tim PKK kabupaten Lahat untuk bergabung bersama dalam mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca atau Emisi GRK, melalui edukasi dalam kegiatan sosialisasi untuk Tim PKK Kabupaten Lahat dengan menghadirkan Narasumber Tenaga Ahli Profesional dibidang lingkungan yakni Ir. Clara Sofiana Primartuti, Dpl.Kim.”Alhamdulillah disambut dengan Antusias sekali oleh ketua tim penggerak PKk yakni ibu Bupati Ir .Meliyana.

Ibu Bupati Ir Meliyana Meskipun beliau tidak dapat hadir tetapi beliau tetap mensuport kegiatan tersebut. Beliau berpendapat bahwa kegiatan proklim ini terhubung dengan program program PKK. POKJA 2,3 dan POKJA 4. serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada ibu-ibu PKK tentang pentingnya mengatasi perubahan iklim dan bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam mengurangi dampaknya.” Ucap

Kegiatan sosialisasi ini diisi dengan penyampaian materi tentang perubahan iklim, dampaknya, dan cara menguranginya.

Selain itu, ibu-ibu PKK juga diberikan pelatihan tentang bagaimana mengolah sampah plastik menjadi barang yg dapat bermanfaat atau mengolah sampah menjadi sebuah karya kreatif.

Dengan adanya sosialisasi ini, ibu-ibu PKK diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam masyarakat untuk mengatasi perubahan iklim. Mereka dapat membagikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh. kepada masyarakat lainnya.

“Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Lahat melalui DLH Bidang 4 dan Tim Penggerak PKK dalam sosialisasi Pro Klim ini menunjukkan komitmen bersama untuk mengatasi perubahan iklim dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya ( Abd / wan / Asm )

Aktivitas Galian C Ilegal Merajalela di Pelalawan, Aparat Penegak Hukum dan DLH Dinilai Mandul

Pelalawan – yutelnews.com Aktivitas pertambangan mineral bukan logam, jenis tanah urug (galian C) secara ilegal terus berlangsung secara terang-terangan di wilayah SP6, Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Sabtu (10/5/2025).

Ironisnya, hingga hari ini belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Praktik ini semakin membuat publik geram dan mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap hukum dan kelestarian lingkungan.

Diduga kuat, para pelaku usaha pertambangan tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah. Mulai dari izin lingkungan, hingga izin usaha pertambangan, bahkan izin persetujuan akhir yang diatur dalam regulasi perundang-undangan pertambangan, tidak dimiliki oleh pihak-pihak tersebut. Mereka tetap leluasa menjalankan kegiatan yang merusak alam dan berpotensi membahayakan masyarakat sekitar.

Salah satu warga yang melintas di sekitar lokasi, menemukan adanya aktivitas galian C dengan menggunakan Alat berat yang sedang memuat tanah galian diatas puluhan dump truk.

“Hari ini saya melihat pertambangan masih jalan, beberapa foto yang ada titik koordinat ada. Kita pikir sudah berhenti. Malah kedatangan orang DLH kemaren justru tidak di indahkan,” jelasnya dan tidak mau disebutkan namanya.

Kedatangan tim pengawas lingkungan hidup dari perwakilan Siak-Pelalawan ke lokasi galian pada hari Jumat tanggal 9 Mei 2025 sempat memberi harapan. Tim tersebut langsung turun ke beberapa titik lokasi tambang, menunjukkan bahwa masih ada pihak pemerintah yang serius menjalankan tugasnya. Namun, aksi tersebut tak membuahkan hasil konkret. Aktivitas galian ilegal itu masih terus beroperasi tanpa hambatan.

Peristiwa ini juga telah resmi dilaporkan kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, sebagai lembaga yang memiliki kewenangan dalam memberikan rekomendasi perizinan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Surat laporan diterima oleh Holi, staf ESDM Provinsi, dari Amri selaku Ketua DPD Aliansi Jurnalis dan Pemerhati Lingkungan Hidup (AJPLH) Kabupaten Pelalawan.

Tujuan laporan tersebut sangat jelas, agar pemerintah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga bertindak nyata dengan mengawasi, mengevaluasi, dan jika perlu menindak tegas pelaku usaha ilegal. Masyarakat meminta agar mereka yang belum memiliki izin diberikan edukasi hukum, dan mereka yang sengaja melanggar ditindak tanpa kompromi. Namun sampai saat ini, suara masyarakat tersebut seolah hanya masuk ke telinga yang tuli.

Menurut Amri, Ketua DPD AJPLH Kabupaten Pelalawan bahwa Kondisi ini menimbulkan kekecewaan mendalam.

“DLH dan APH Kabupaten Pelalawan dinilai mandul, tak memiliki ketegasan dan keberanian dalam menjalankan amanat undang-undang. Padahal, kewajiban pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan sudah sangat jelas diatur dalam regulasi. Lantas, apa yang menghambat penindakan ini, Apakah ada pembiaran yang disengaja,” cetusnya dengan berharap ada tindakan tegas dari APH dan Pemerintah.

Publik kini mendesak aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan, untuk turun tangan secara menyeluruh. Tak hanya memeriksa pelaku usaha, tetapi juga membongkar kemungkinan adanya oknum yang terlibat atau “bermain mata” dalam kasus ini. Aktivitas galian ilegal bukan hanya persoalan administrasi, tetapi juga menyangkut kerusakan ekosistem dan masa depan lingkungan hidup masyarakat Pelalawan.

Jika negara ini masih mengaku sebagai negara hukum, maka hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Jangan sampai rakyat mengambil kesimpulan bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas! Kasus galian C ilegal di SP6 Desa Makmur ini harus menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah dan menjadi ujian integritas bagi penegak hukum di Pelalawan,” tutupnya.|| TIM

“Deputi Bidang Pelayanan Umum Tinjau Klinik Baloi, Harapkan Mutu Pelayanan dan Fasilitas Meningkat”

YUTELNEWS.com | Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, meninjau Klinik Baloi yang terletak di salah satu titik tersibuk di Kota Batam, tepatnya di Jl. Bunga Raya No.1, Baloi Indah, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, pada Jum’at sore (9/5/2025).

Kunjungan ini merupakan upaya untuk mengevaluasi program, pelayanan dan fasilitas Klinik Pratama Baloi, agar dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul, berkualitas dan profesional.

Klinik Baloi merupakan Klinik Pratama yang berdiri sejak tahun 1985 dan merupakan klinik satelit RS BP Batam (sebelumnya RSOB BP Batam).

“Klinik Baloi berada di wilayah yang sangat strategis dan merupakan klinik Pratama, sehingga penting untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan mutu pelayanan.” Kata Tuty.

Klinik Baloi yang melayani layanan BPJS dan non BPJS saat ini memiliki 3 pelayanan yakni Poli Umum dengan dua shift pelayanan yakni pagi dan sore, Poli Kebidanan serta Poli Gigi.

“Poli Umum melayani masyarakat tidak hanya di pelayanan pagi tapi juga pelayanan sore. Silahkan masyarakat yang ingin berobat di jam pulang bekerja dapat memanfaatkan layanan ini.” Kata Tuty.

Selain itu, klinik Baloi berpotensi untuk dikembangkan karena terdapat beberapa perusahaan di pusat kota, salah satunya telah menjadi pasien utama di klinik ini.

“Melihat potensi yang ada dari segi infrastruktur gedung, luas area, lokasi strategis dan SDM yang kita miliki, kita punya kesempatan untuk menambah sejumlah layanan. Tentu kami akan sampaikan potensi ini kepada Bapak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil Kepala.” Kata Tuty.

Menurutnya, Klinik Baloi harus berinovasi dengan menambah fasilitas-fasilitas khusus seperti klinik estetika, klinik anak, layanan USG pada Poli Kebidanan, penambahan jam pada Poli Gigi hingga peremajaan area klinik agar pengunjung merasa lebih nyaman.

“Harapan besar kita, tentu bagaimana klinik baloi dapat memberikan pelayanan mutu lebih baik dengan manfaat lebih luas dan pelayanan maksimal untuk masyarakat Kota Batam.” Pungkas Tuty.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait didampingi oleh Dokter Riyo Firsan dan Manager SDM dan Umum RSBP Batam Eva Rosalina Nababan melanjutkan tinjauan secara mendetail ke seluruh ruangan pelayanan dan tindakan hingga area parkir pengunjung./ Red

Batam, 10 Mei 2025
Plt. Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait

Website: bpbatam.go.id
Email: humas@bpbatam.go.id
X: @bp_batam
Facebook: BIFZA
Instagram: BPBatam
Youtube: BPBatam

PJ Kades Cangkul Agus Ali SE, Hadiri Nobar Persib Bandung Vs Barito Putra Bersama Bobotoh di Halaman Polsek Dayeuhkolot.

Bandung – Yutelnews com || PJ kepala desa Cangkuang kulon Agus Ali SE menghadiri sukacita bersama bobotoh memadati halaman Polsek Dayeuhkolot pada Jumat,malam (09/05/2025) untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Barito Putera, melalui acara nonton bareng (nobar). Kegiatan ini digelar dalam rangka merayakan keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara Liga 1 musim 2024–2025.

Selain sebagai bentuk euforia bersama, acara ini juga bertujuan mengalihkan konsentrasi massa dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), guna menjaga kenyamanan dan keamanan wilayah hukum Polsek Dayeuhkolot.

Kepala desa Cangkuang kulon Agus Ali SE , menjelaskan bahwa nobar ini digelar secara serentak di tiap Polsek sebagai sarana berbagi kegembiraan bersama masyarakat khususnya para Bobotoh.

Melalui kegiatan ini, saya ingin merasakan suka cita bersama Bobotoh dari wilayah kecamatan dayeuhkolot. Ini juga sebagai alternatif bagi mereka yang tidak bisa hadir langsung di stadion,” ujar nya Kades.

Acara nobar ini juga turut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, termasuk Forkopimcam Dayeuhkolot ,Tokoh masyarakat, para kepala desa serta para ormas,LSM, Pemuda Pancasila dari wilayah kecamatan dayeuhkolot.

“Semoga kehadiran berbagai pihak ini mampu menjadi sarana penyaluran antusiasme yang aman dan tertib,” tambahnya.

Kades Agus Ali juga menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama momen perayaan. Untuk itu, pihaknya tidak di jalur konvoi ,guna monitoring kegiatan Bobotoh. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga keselamatan dan ketertiban bersama di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, kades Agus Ali, berharap dapat menciptakan suasana perayaan yang aman dan nyaman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat di tengah kebanggaan atas prestasi tim Persib Bandung,”Pungkasnya.



Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.