You Tell News

Miris: Pengelolaan Perkebunan Pohon Kelapa Toyolawa Tak Memiliki Izin HGU Yang Sah, Berujung Sanksi Pidana Dan Perdata

Nias Utara, – YUTELNEWS.com
Ketua DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias Sumatera Utara (Sumut), Febeanus Zalukhu, mengungkapkan bahwa PT Sedar Abadi Jaya telah mengelola aset negara tanpa Hak Guna Usaha (HGU) yang sah selama beberapa puluh tahun di wilayah Desa Holigawolo, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

Febeanus Zalukhu menjelaskan bahwa pengelolaan aset negara tanpa HGU yang sah dapat menghadapi sanksi pidana dan perdata, termasuk penyerobotan tanah, penggelapan, dan perusakan aset negara.

“Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak memiliki izin HGU yang sah. Kami menuntut agar PT Sedar Abadi Jaya di proses secara hukum dan jika terbukti bersalah, agar di hukum sesuai dengan UU yang berlaku di NKRI,” tegas Febeanus Zalukhu.

Febeanus Zalukhu juga mengungkapkan bahwa ada tiga lokasi perkebunan kelapa yang dikelola oleh PT Sedar Abadi Jaya tanpa izin HGU yang sah, yaitu Perkebunan Kelapa Toyolawa, Perkebunan Kelapa Pulau Mause, dan Perkebunan Kelapa Turego’o.

Menurut Febeanus Zalukhu, bahwa.Yang di ketahui selama ini,ada tiga Lokasi Perkebunan kelapa yang merupakan milik Negara yang di kelola oleh PT Sedar Abadi jaya selama beberapa puluh tahun, Namun setelah di ketahui ternyata Izin Hak Guna Usaha (HGU) Telah Berakhir pada 28 Maret 2024 sampai sekarang tidak ada perpanjangan Izin HGU Yang di miliki perusahaan PT sedar abadi jaya.

Ketika di telusuri sampai pusat bahkan kementrian pertanian dan perkebunan turun kelokasi bersama Dirjen Kehutanan RI yang di dampingi oleh Pemerintah Daerah Nias Utara pada 23 Juni 2025 yang di terima oleh Rasali zalukhu yang mengaku sebagai Penanggung jawab lapangan tidak dapat menunjukkan legalitas Perusahaan dan Izin HGU.

Sesuai dengan pantauan kita beberapa sumber yang di percaya menjelaskan bahwa ada tiga Lokasi Perkebunan Kelapa yang di kelola oleh perusahaan PT Sedar Abadi jaya antara lain: Perkebunan Kelapa Toyolawa yang ada didesa hiligawolo yang di Kelola oleh Oknum RZ,dan Perkebunan Kelapa Pulau Mause yang ada didepan pantai toyolawa di kelola oleh Oknum IH,dan Perkebunan kelapa Turego’o yang ada di depan pelabuhan lahewa di kelola oleh Oknum MS.Diduga bahwa ketiga oknum ini telah mengelola Ast Negara tanpa memiliki Izin HGU Yang Sah selama beberapa puluh tahun.”jelas Febeanus”

Pihaknya telah berkonsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mendampingi dan akan membuat laporan resmi kepada pihak penegak hukum baik secara pidana maupun perdata.

(EM)

Kades Pawenang Hilman Nurhakim (AA IING) Hadiri Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Istiqomah, Ajak Warga Perkuat Iman dan Persatuan

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Al-Istiqomah, Desa Pawenang, berlangsung khidmat dan penuh makna.

Acara keagamaan ini turut dihadiri Kepala Desa Pawenang, Hilman Nurhakim (AA IING), yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual masyarakat.

Dalam sambutannya, AA IING menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama. Ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, menjaga persatuan, dan membangun desa dengan nilai-nilai keislaman,” ujar AA IING di
hadapan jamaah.

Acara yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta jamaah masjid ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengajak umat Islam meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah tantangan sosial saat ini.

Warga menyambut baik kehadiran Kepala Desa Pawenang dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran pemimpin desa di acara keagamaan menjadi simbol kedekatan pemerintah desa dengan masyarakat sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap syiar Islam.

Peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al-Istiqomah ditutup dengan doa bersama, berharap Desa Pawenang senantiasa diberkahi, dijauhkan dari musibah, serta masyarakatnya hidup rukun, aman, dan sejahtera.


Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Jamaah Padati Masjid Adz Zikra Sedanau

YUTELNEWS.com
Sedanau – Natuna ||
Dalam suasana penuh kekhusyukan dan nuansa keimanan, Masjid Adz Zikra yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Karang Kasmir, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, dipadati jamaah pada Jumat malam, 16 Januari 2026, dalam rangka Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah.

Acara diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema dengan penuh kekhusyukan, dibacakan oleh Disita Ahzuhra, sebelum dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Said Sukrillah, S.Pd.I. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai masjid dan musala di wilayah Sedanau, meliputi tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelajar tingkat SD, SLTP hingga SLTA, serta perwakilan berbagai instansi setempat. Antusiasme jamaah mencerminkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Said Sukrillah menyampaikan sejarah agung Isra dan Mikraj Nabi Muhammad SAW, dimulai dari perjalanan Isra dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga peristiwa Mikraj ke Sidratul Muntaha. Pada peristiwa tersebut, Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu, yang ditegaskan sebagai hadiah dan amanah langsung dari Allah SWT bagi umat Islam.

Ia menekankan bahwa shalat merupakan tiang agama dan ibadah utama yang wajib dijaga dan dilaksanakan secara konsisten. Shalat menjadi penghubung antara hamba dengan Allah SWT serta bekal keselamatan di dunia dan akhirat.

Lebih lanjut, Ustadz Said Sukrillah menegaskan keutamaan shalat berjamaah bagi kaum laki-laki di masjid. Ia mengajak umat Islam untuk memakmurkan rumah Allah, karena masjid yang senantiasa dipenuhi jamaah akan menghadirkan keberkahan, ketenteraman, dan rahmat Allah SWT bagi masyarakat dan daerah.

Dalam ceramah tersebut, Ustadz Said Sukrillah juga mengingatkan jamaah tentang berbagai perbuatan dosa yang harus dijauhi, seperti fitnah, tuduhan zina, serta kecurangan dalam timbangan dan takaran dalam berdagang. Ia menyampaikan bahwa dalam perjalanan Isra Mikraj, Rasulullah SAW diperlihatkan sebagian manusia yang berubah rupa sebagai balasan atas perbuatan dosa yang mereka lakukan semasa hidup di dunia, sebagai peringatan agar umat Islam senantiasa taat dan menjauhi maksiat.

Peringatan Isra Mikraj ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarumat Islam di wilayah Sedanau.

Acara ditutup dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan santap hidangan sederhana sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.

Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com

Serah Terima Jabatan Kapolres Kuansing, Farewell Parade Berlangsung Aman dan Lancar

YUTELNEWS.comKUANTANSINGINGI
Kepolisian Resor Kuantan Singingi menggelar kegiatan Farewell Parade Kapolres Kuansing sebagai rangkaian serah terima jabatan dari Kapolres lama kepada Kapolres baru, Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolres Kuansing, Jalan Proklamasi, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Jumat (16/1/2026)

Acara yang dimulai sekitar pukul 08.15 WIB itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Farewell Parade menjadi simbol penghormatan atas pengabdian Kapolres lama sekaligus penyambutan pimpinan baru Polres Kuantan Singingi.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kuansing yang baru AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Kuansing lama AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masri, S.H, pejabat utama Polres Kuansing, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta pengurus Bhayangkari Polres Kuansing.

Setibanya di Mapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana disambut langsung oleh AKBP Raden Ricky Pratidiningrat beserta Ibu melalui prosesi Tari Persembahan, pengalungan bunga, dan tradisi Pedang Pora.

Dalam Apel Farewell dan Welcome Parade yang digelar di Lapangan Apel Polres Kuansing, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel atas loyalitas dan dedikasi selama dirinya menjabat sebagai Kapolres Kuantan Singingi. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama masa kepemimpinannya serta mengajak seluruh personel untuk mendukung Kapolres Kuansing yang baru.

Sementara itu, AKBP Hidayat Perdana dalam amanatnya menyampaikan penghargaan atas pengabdian Kapolres lama dan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program serta meningkatkan kinerja Polres Kuantan Singingi. Ia juga mengajak seluruh personel menjaga soliditas, profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Presisi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan laporan kesatuan, penandatanganan memori serah terima jabatan, serta acara pisah sambut yang berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Kuansing. Pada kesempatan tersebut, kedua pejabat saling menyampaikan pesan dan harapan demi keberlanjutan tugas Polri di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sebagai penutup, dilaksanakan pemasangan foto Kapolres lama serta tradisi Pedang Pora pelepasan AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, Polres Kuantan Singingi diharapkan semakin profesional, solid, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)

Tim Elang Kuantan Polres Kuansing Ungkap Peredaran Ganja Kering 17,18 Gram di Singingi, Pelaku Terancam Hukuman Berat

YUTELMEWS.com | kuantansingingi,– Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Melalui Tim Elang Kuantan Satuan Reserse Narkoba, Polres Kuansing berhasil mengungkap tindak pidana narkotika jenis daun ganja kering dengan berat kotor 17,18 gram di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi. Kamis (15/01/2026)

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reserse Narkoba Polres Kuansing AKP Hasan Basri, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Singingi.

“Berdasarkan laporan masyarakat, Tim Elang Kuantan Satresnarkoba Polres Kuansing melakukan penyelidikan intensif dan berhasil mengamankan seorang tersangka yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis ganja,” ungkap AKP Hasan Basri.

Pengungkapan dilakukan pada Kamis, 15 Januari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Sejak pukul 13.00 WIB, Tim Elang Kuantan yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba telah melakukan pemantauan terhadap sebuah rumah yang kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Saat dilakukan penggerebekan, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial R (19) yang berada di dalam rumah tersebut.

Tersangka sempat mencoba melarikan diri ke arah belakang rumah sejauh kurang lebih 100 meter, namun berhasil diamankan oleh petugas. Dari hasil penggeledahan di gudang rumah tersangka, petugas menemukan empat paket diduga narkotika jenis daun ganja kering yang disimpan dalam plastik polybag warna hitam.

“Total berat kotor barang bukti ganja yang diamankan sebesar 17,18 gram. Selain itu, petugas juga mengamankan satu botol kosong merek Happydent dan satu unit handphone merek Oppo A3x warna ungu yang digunakan tersangka untuk aktivitas peredaran narkotika,” jelas AKP Hasan Basri.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui memperoleh narkotika jenis ganja tersebut dari seseorang berinisial F yang saat ini masih dalam penyelidikan. Tersangka membeli ganja sebanyak 10 paket seharga Rp400.000 dan berperan sebagai penjual atau pengedar.

Lebih lanjut, hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka R (19) menunjukkan positif mengandung Amphetamine, yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam penyalahgunaan narkotika.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas AKP Hasan Basri.

Pasal tersebut mengatur bahwa setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

Sementara itu, Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika mengatur ancaman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun, serta denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polres Kuantan Singingi untuk proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Kapolres Kuantan Singingi mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungannya.

“Perang terhadap narkoba adalah komitmen bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari bahaya narkotika,” tutup AKP Hasan Basri mewakili Kapolres Kuansing.

Sumber Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi Kabiro)

Diduga Tetap Terima TPG Meski Hampir Setahun Tidak Mengajar, Oknum Guru MAN 2 Natuna Belum Beri Klarifikasi

NATUNAYUTELNEWS.com
Terkait dugaan penerimaan Tunjangan Profesi Guru (TPG) oleh oknum guru MAN 2 Natuna yang hampir satu tahun tidak menjalankan tugas mengajar, persoalan ini kembali mencuat sebagaimana pemberitaan yang telah dimuat di Yutelnews.com.

Seorang wali murid berinisial Abdul (bukan nama sebenarnya) memberikan keterangan kepada awak media pada Januari 2026. Ia menyebutkan bahwa oknum guru tersebut diduga tetap menerima TPG meskipun sejak Februari 2025 hingga Januari 2026 tidak pernah masuk mengajar di tempat ia ditugaskan.

Guna menjaga prinsip klarifikasi dan keberimbangan berita, awak media telah berulang kali mencoba mengonfirmasi langsung oknum guru yang bersangkutan. Namun hingga berita ini disusun, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil. Panggilan telepon tidak diangkat, meski nomor kontak diketahui masih aktif, sehingga menimbulkan tanda tanya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Natuna saat dikonfirmasi pada Januari 2026, dalam hari dan waktu yang berbeda, menyanggah adanya pembayaran TPG kepada guru tersebut. Dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp, pihak kepala sekolah menyebutkan bahwa oknum guru tersebut baru lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG), sehingga pada tahun 2025 TPG belum dibayarkan.

Meski demikian, awak media akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada oknum guru terkait guna menghindari kesimpangsiuran fakta. Pemberitaan ini belum berhenti sampai di sini dan akan dilanjutkan dengan informasi terbaru setelah adanya klarifikasi langsung dari yang bersangkutan.

Red: Darmansyah

Dewan Teddy Setiadi Ajak Jadikan Isra Mi’raj Momentum Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan dan pesan penuh makna kepada seluruh umat Muslim.

Teddy Setiadi menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan momentum spiritual yang sarat hikmah dan nilai perjuangan. Menurutnya, Isra Mi’raj mengajarkan pentingnya keteguhan iman, kedisiplinan ibadah, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah kehidupan, baik sebagai individu maupun sebagai pelayan masyarakat.

“Isra Mi’raj adalah peristiwa agung yang mengingatkan kita tentang kewajiban salat sebagai tiang agama, sekaligus menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita hidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Teddy Setiadi, Jumat (16/01/2026).

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana mempererat persatuan dan kebersamaan, khususnya di tengah tantangan sosial dan dinamika kehidupan saat ini.

Teddy menekankan bahwa semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW harus tercermin dalam sikap saling menghormati, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama.

Menutup pernyataannya, Teddy Setiadi menyampaikan harapan agar peringatan Isra Mi’raj tahun ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat.

“Semoga dengan meneladani perjalanan spiritual Rasulullah SAW, kita semua diberikan kekuatan iman, kelapangan hati, serta kemampuan untuk terus berbuat kebaikan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan umat,” pungkasnya.

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pun diharapkan menjadi energi baru bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menebarkan nilai-nilai rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Kenal Pamit Kapolres Kuantan Singingi Bersama Pemda Kuansing, Perkuat Sinergitas dan Soliditas Forkopimda

Yutelnews.comKUANTANSINGINGI,– Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi bersama Kepolisian Resor Kuantan Singingi menggelar kegiatan Kenal Pamit Kapolres Kuantan Singingi, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Jalan Abdoer Rauf, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, pukul 20.00 WIB. Kamis (15/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian serah terima jabatan Kapolres Kuantan Singingi, sekaligus sebagai momentum mempererat sinergitas dan soliditas antara Polri, Pemerintah Daerah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuantan Singingi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, AK, MM, Kapolres Kuansing yang baru AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H beserta Ketua Bhayangkari Cabang Kuansing Ny. Tari Hidayat, serta Kapolres Kuansing lama AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H beserta istri Ny. Rima Sari Andriana.

Turut hadir unsur Forkopimda dan pejabat instansi vertikal, di antaranya Dandim 0302/Inhu Letkol Inf Emick Chandra Nasution, M.P.M, Pabung Inhu Kuansing Mayor Inf Legimin, Kajari Kuansing Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Teluk Kuantan Subiar Teguh Wijaya, S.H, Wakil Bupati Kuansing H. Mukhlisin, S.Pd, Kepala BNNK Kuansing AKBP Usril, S.H., M.H, Ketua Kemenag Kuansing H. Suhelmon, MA, Ketua MUI Kuansing H. Bakhtiar Saleh, S.Ag., M.H, Ketua FKUB Kuansing H. Armadis, S.Ag., M.Pd, Ketua KPU Kuansing Wawan Ardi, S.Psi, Ketua Bawaslu Kuansing Ade Indra Sakti, S.E, Ketua LAMR Kuansing Datuk Aherson, S.Sos., M.Si, Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masri, S.H, para pejabat utama Polres Kuansing, para Kapolsek jajaran, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan makan malam bersama dalam suasana penuh keakraban, kemudian dilanjutkan dengan penayangan video perjalanan tugas AKBP Raden Ricky Pratidiningrat selama menjabat sebagai Kapolres Kuantan Singingi. Selanjutnya seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, serta pembacaan doa.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menyampaikan kesan dan pesan selama menjalankan tugas di Kabupaten Kuantan Singingi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan seluruh unsur Forkopimda atas dukungan serta kerja sama yang terjalin dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Selama saya bertugas di Kabupaten Kuantan Singingi, banyak pengalaman dan kenangan yang tidak akan saya lupakan. Saya mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kebersamaan yang telah terjalin, serta memohon maaf apabila terdapat kekhilafan selama berinteraksi,” ujarnya. Ia juga berharap agar Kapolres Kuansing yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian positif yang telah diraih.

Sementara itu, Kapolres Kuantan Singingi yang baru AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Daerah dan seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Kuantan Singingi.

“Saya memohon dukungan, kerja sama, dan sinergi dari seluruh pihak dalam mengemban amanah sebagai Kapolres Kuantan Singingi. Kami siap melanjutkan pengabdian dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi,” tegasnya.

Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, AK, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Raden Ricky Pratidiningrat atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kapolres Kuansing.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Selama kepemimpinan beliau, situasi kamtibmas di Kuantan Singingi terjaga aman dan kondusif,” ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat bertugas di tempat yang baru kepada AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, serta selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Hidayat Perdana sebagai Kapolres Kuantan Singingi yang baru. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh unsur Forkopimda dapat terus terjaga dan semakin ditingkatkan.

Sebagai bentuk penghargaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian cenderamata dari Bupati dan Wakil Bupati Kuansing, Dandim 0302/Inhu, serta unsur Forkopimda kepada AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.

Kegiatan Kenal Pamit Kapolres Kuantan Singingi berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh keakraban, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas dan sinergitas lintas sektor guna mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi yang aman, damai, dan kondusif.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi
(Desi Kabiro)

Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas

YUTELNEWS.com | Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara nasional dan terpusat dari Lapas Kelas I Cirebon. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata jajaran Pemasyarakatan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus optimalisasi pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Kamis (15/01/2026).

Dalam pelaksanaannya, seluruh jajaran pejabat struktural Lapas Pekanbaru mengikuti kegiatan Panen Raya Serentak melalui Zoom Meeting yang dipusatkan dari area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Pekanbaru. Sementara itu, Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, mengikuti kegiatan tersebut secara langsung bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau, Maizar, serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Riau yang terpusat di area SAE Rutan Kelas I Pekanbaru.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, memimpin langsung acara yang memanen hasil pertanian, perkebunan, peternakan, hingga perikanan dan diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah serta UPT Pemasyarakatan se-Indonesia. Ia didampingi oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenimipas Yan Sultra, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi, dan Plt Direktur Jenderal Imigrasi (Ditjenim).

Total hasil Panen Raya Serentak Kemenimipas se-Indonesia mencapai 123.557 kg pangan. Capaian ini merupakan hasil pembinaan kemandirian warga binaan dan UPT Pemsyarakatan.

Di Lapas Kelas IIA Pekanbaru sendiri, komoditas pangan yang dipanen adalah Sayur Pakcoy dan Ayam Petelur. Sayur Pakcoy yang dipanen mencapai 50 kg sedangkan untuk telur ayam yang dipanen sebanyak 300 butir.

Selain Ketahanan Pangan, Menteri Agus juga menggenjot kemampuan para warga binaan di sektor UMKM. Ia menegaskan bengkel-bengkel pelatihan kerja yang ada di dalam Lapas tak sekadar fasilitas untuk formalitas, tetapi sungguh-sungguh diberdayakan sehingga mendatangkan keuntungan ekonomi yang bisa berdampak bagi kesejahteraan warga binaan.

“Kami ingin mewujudkan konsep sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Di satu sisi, kami membina warga binaan dengan pelatihan dan pemberdayaan. Di sisi lain, kami turut berkontribusi nyata dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo Subianto,” jelas Menteri Agus.

Melalui kegiatan ini, Lapas Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat peran Pemasyarakatan dalam pembinaan dan pemberdayaan warga binaan agar lebih produktif dan mandiri.

(Desi Kabiro)

Orasi di Hadapan 1.000 Siswa se-Provinsi Riau, Kapolda: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam, Kepercayaan, dan Masa Depan

YUTELNEWS.com, Pekanbaru- Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa masa depan lingkungan, kualitas kehidupan sosial, dan keberlanjutan Provinsi Riau sangat bergantung pada keberanian generasi muda untuk peduli dan bertanggung jawab.

Hal itu disampaikannya saat memberikan orasi pada kegiatan Youth Green Policing Eco Academy (YGPEA) 2026 di GOR Tri Buana, Pekanbaru, Kamis (15/1/2026).

Dalam YGPEA 2026, hadir juga sebagai orator, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Guru Besar Filsafat Sosial UNJ Robet, dan Aktivis Lingkungan Sherly Annavita.

Dalam orasinya, Kapolda menyampaikan bahwa perubahan besar dalam sejarah selalu dimulai dari anak-anak muda yang memilih untuk tidak diam.

Menurutnya, kepemimpinan tidak identik dengan jabatan atau kekuasaan, melainkan lahir dari keberanian untuk bertindak ketika banyak orang memilih bersikap pasif.

“Kalian tidak harus menjadi pejabat untuk berdampak, dan tidak harus menjadi tokoh terkenal untuk berarti. Kalian hanya perlu menjadi generasi yang peduli, berani, dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Herry.

Ia mencontohkan tindakan-tindakan sederhana yang memiliki dampak besar seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk menjaga sungai, tidak menyebarkan hoaks sebagai cara merawat kedamaian sosial, serta berani melaporkan perusakan lingkungan sebagai wujud menjaga masa depan.

Menurut lulusan Akpol 1996 ini, kepemimpinan yang paling murni justru lahir dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Kapolda Riau juga menekankan bahwa generasi muda hari ini hidup di tengah tiga krisis besar sekaligus, yakni krisis iklim, krisis kepercayaan, dan krisis kepedulian.

Krisis iklim, kata dia, tidak lagi menjadi isu yang jauh, melainkan hadir dalam banjir yang semakin sering, kemarau yang makin panjang, serta kabut asap yang pernah menutup langit Riau.

Namun, ia menegaskan bahwa arah krisis tersebut ditentukan oleh pilihan manusia, antara merawat atau merusak, peduli atau mengabaikan.

“Cara kita memperlakukan alam hari ini akan menentukan kualitas hidup generasi setelah kita. Hutan ini bukan warisan dari leluhur kita, tetapi titipan dari anak cucu kita di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pada aspek sosial, Irjen Herry mengingatkan bahwa krisis kepercayaan ditandai dengan mudahnya hoaks menyebar dan kebencian menjadi lebih viral dibandingkan kebaikan.

Ia menekankan pentingnya etika digital, verifikasi informasi, serta keberanian untuk bersikap jujur sebagai fondasi membangun kembali kepercayaan publik, baik antarwarga maupun terhadap institusi.

“Setiap kali kalian memilih berkata jujur, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, dan mendengar sebelum menghakimi, kalian sedang menenun kembali benang kepercayaan yang rapuh itu. Itu adalah kerja kepemimpinan, meskipun sering tidak terlihat,” ucap Kapolda Riau.

Lebih lanjut, Kapolda yang akrab disapa Herinen ini menyoroti krisis kepedulian sebagai tantangan yang paling berbahaya.

Menurutnya, dunia tidak runtuh karena terlalu banyak orang jahat, melainkan karena terlalu banyak orang baik yang memilih diam.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk menjadi generasi yang merawat di tengah krisis iklim, menjadi generasi yang jujur di tengah krisis kepercayaan, serta menjadi generasi yang berani peduli di tengah krisis kepedulian.

“Kalian tidak harus menyelamatkan dunia dalam satu hari. Kalian hanya perlu melakukan bagian kalian dengan konsisten, dengan integritas, dan dengan hati. Percayalah, itu sudah cukup untuk mengubah arah sejarah hijaunya Provinsi Riau ini,” tuturnya.

Mengakhiri orasi, Kapolda Riau menegaskan bahwa masa depan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan dibangun oleh pilihan-pilihan kecil yang dibuat setiap hari dengan memilih untuk peduli, memilih untuk jujur, menjaga alam, dan menjaga sesama.

Pilihan-pilihan itulah, menurutnya, yang akan menentukan masa depan Riau dan Indonesia.

“Kalian bukan hanya sedang membangun masa depan kalian sendiri. Kalian sedang membangun masa depan Riau dan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

(Desi Kabiro)

Penangkapan Ratusan Ekor Babi, ABK dan Kapal di Nias Utara oleh TNI AL masih Tahap Pengembangan

YUTELNEWS.com / Pada Kamis dini hari (15/1), TNI AL kembali menunjukkan komitmennya menjaga kedaulatan perairan Nusantara. Kali ini, Tim Patroli Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias berhasil menggagalkan upaya pelanggaran hukum di laut dengan menangkap dua unit kapal tanpa nama yang mengangkut ratusan ekor babi tanpa dilengkapi dokumen resmi kekarantinaan di perairan Nias Utara,

Dari hasil pemeriksaan awal, kapal pertama dinakhodai oleh oknum berinisial NT dengan 6 orang anak buah kapal (ABK) dan memuat 108 ekor babi. Sementara kapal kedua dinakhodai oleh oknum berinisial PT dengan jumlah ABK yang sama serta membawa 119 ekor babi. Kedua kapal diketahui tidak memiliki Surat Persetujuan Berlayar (SPB) maupun dokumen kapal, dokumen awak kapal, dan dokumen muatan yang sah.

Komandan Lanal Nias Kolonel Laut (P) Lexy Efraim Dumais menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit hewan melalui lalu lintas ternak ilegal antarwilayah. Seluruh barang bukti beserta kedua kapal telah diamankan dan dikawal menuju Lanal Nias untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, para pelaku diduga melanggar Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, khususnya Pasal 88 huruf a dan c jo Pasal 35 ayat (1) huruf a dan c, dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun dan denda maksimal Rp2 miliar. Selain itu, pelaku juga disangkakan melanggar Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, Pasal 323 ayat (1) jo Pasal 219 ayat (1), terkait pelayaran tanpa SPB yang dikeluarkan oleh syahbandar, dengan ancaman pidana penjara hingga lima tahun dan denda maksimal Rp600 juta.

TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan yurisdiksi nasional guna menegakkan hukum di laut, melindungi kepentingan nasional, serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

HASIL UPDATE KONFIRMASI

Hal ini tim media Yutelnews.com telah melakukan konfirmasi kepada pihak TNI AL dan membenarkan telah dilakukan penangkapan.

“Masih dalam pengembangan, akan kita infokan update selanjutnya ya, penangkapan nya di perairan Nias Utara, tepatnya di Helera. ABK nya sudah ditahan di LANAL, teluk Dalam, Nias Selatan. Kapalnya sudah ditahan di perairan Teluk Tahan . Kita masih Interogasi ABK Kapal,” jawabnya.

“Untuk muatannya sudah kordinasi dengan Karantina, dokumen kapan dan muatan tidak dilengkapi. Pemiliknya masih dalam tahap pengembangan,” tambahnya./ Red

Sumber : Pen Lanal Nias

Diduga Mangkir Hampir Setahun, Guru PNS MAN 2 Natuna Tetap Terima Gaji dan TPG

NATUNAYUTELNEWS.com || Dugaan pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali mencuat di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Natuna. Seorang oknum guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial AR diduga tidak melaksanakan kewajiban mengajar hampir satu tahun, sejak Februari 2025 hingga Januari 2026.

Informasi ini diperoleh awak media dari seorang wali murid MAN 2 Natuna yang enggan disebutkan namanya. Ia mengaku kecewa karena anaknya tidak mendapatkan hak pembelajaran secara maksimal akibat ketidakhadiran guru tersebut.

“Kami menyekolahkan anak untuk menuntut ilmu. Kalau guru tidak masuk hampir setahun, bagaimana nasib anak kami?” keluhnya.

Ironisnya, meski tidak menjalankan tugas, oknum guru tersebut diduga tetap menerima gaji serta Tunjangan Profesi Guru (TPG), sehingga menimbulkan tanda tanya besar di kalangan wali murid.

Untuk mengonfirmasi hal tersebut, awak media menghubungi Kepala MAN 2 Natuna, Qomariya, pada Januari 2026 di hari dan waktu yang berbeda. Ia membenarkan bahwa oknum guru tersebut memang sudah lama tidak melaksanakan tugas.

“Kami dari pihak sekolah sudah melaporkan hal ini ke Kanwil, dan laporan itu sudah ditindaklanjuti,” ujar Qomariya.

Awak media kemudian mengonfirmasi langsung kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Subadi. Ia juga membenarkan bahwa oknum guru PNS MAN 2 Natuna tersebut sudah lama tidak menjalankan kewajibannya.

“Benar, yang bersangkutan sudah lama tidak melaksanakan tugasnya dan kasus ini sudah kami laporkan ke Kanwil,” tegas Subadi.

Untuk mendapatkan klarifikasi langsung, awak media mencoba menghubungi oknum guru tersebut melalui sambungan telepon pada Januari 2026. Dalam keterangannya, yang bersangkutan mengakui telah lama tidak masuk mengajar dengan alasan mendampingi ayahnya. Namun saat awak media mencoba menggali lebih jauh, yang bersangkutan meminta pembicaraan dihentikan sementara dan hingga kini tidak kembali memberikan respons.

Dalam rangka keberimbangan pemberitaan, awak media kembali meminta data absensi kepada Kepala MAN 2 Natuna. Qomariya menjelaskan bahwa sistem absensi kini menggunakan aplikasi Pusaka yang bersifat daring.

“Akses aplikasi itu hanya dimiliki oleh guru yang bersangkutan. Hanya dia yang mengetahui user dan password-nya,” jelasnya.

Awak media kembali mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Kemenag Natuna, Subadi. Ia menyatakan bahwa data kehadiran dan pembayaran TPG termasuk informasi yang dikecualikan.

“Data kehadiran dan TPG berada di madrasah, karena madrasah mengelola SDM dan anggarannya sendiri. Sistemnya sudah online, secara teknis yang memahami adalah Kepala TU dan operator madrasah,” ujarnya.

Untuk memastikan perkembangan penanganan kasus, Subadi kemudian memberikan nomor kontak Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag, Edi Batara, kepada awak media karena kewenangan kasus tersebut kini berada di tingkat Kanwil.

Awak media menghubungi Edi Batara melalui pesan WhatsApp pada 15 Januari 2026, namun yang bersangkutan tidak memberikan keterangan. Edi Batara justru mengarahkan awak media kepada Widarto, pejabat pada Bidang Kepegawaian Kanwil Kemenag.

Upaya konfirmasi kepada Widarto juga dilakukan pada 15 Januari 2026 melalui pesan WhatsApp di waktu yang berbeda. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan dari yang bersangkutan meskipun pesan telah terbaca.

Sikap tertutup dari pihak Kanwil ini semakin menambah tanda tanya publik terkait transparansi dan keseriusan penanganan dugaan pelanggaran disiplin ASN tersebut.

Para wali murid MAN 2 Natuna pun berharap agar pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama RI, turun tangan secara serius.

“Kalau memang terbukti bersalah, harus ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Jangan ada toleransi. Ini menyangkut masa depan anak-anak kami, apalagi kami berada di daerah 3T,” ungkap salah seorang wali murid.

Dengan belum adanya kejelasan dari pihak Kanwil, sementara oknum guru tersebut diduga hampir setahun tidak menjalankan tugas namun tetap tercatat aktif, publik kini menunggu ketegasan pemerintah pusat. Kasus ini bukan hanya menyangkut satu orang ASN, tetapi menyentuh wibawa negara, disiplin aparatur, dan masa depan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal seperti Natuna.

Red: Darmansayah Kabiro Natuna Yutelnews.com

Bhabinkamtibmas Cibadak Hadiri Isra Mi’raj, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Waspada Bencana

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan jajaran Polsek Cibadak sebagai ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi keamanan dengan masyarakat.

Bertempat di Masjid Al Falah, Kampung Cipanas RT 001/023, Kelurahan Cibadak, Kamis malam (15/1/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak Aipda Emin menghadiri langsung kegiatan keagamaan yang diikuti ratusan jamaah dari RW 023.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diisi tausiyah oleh KH Abdul Muhaemin, serta dihadiri Ketua DKM Masjid Al Falah, para Ketua RT dan RW, tokoh agama (toga), dan tokoh masyarakat (tokmas) setempat.

Dalam kesempatan itu, Aipda Emin menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan tugas formal, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan emosional dengan warga.

“Mari jadikan kegiatan keagamaan seperti ini sebagai sarana silaturahmi dan interaksi positif, agar tercipta komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat,” ujarnya di hadapan jamaah.

Tak hanya itu, Bhabinkamtibmas juga mengajak seluruh warga untuk berperan aktif dalam menjaga Harkamtibmas. Ia menekankan bahwa keamanan lingkungan bukan semata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Mengingat intensitas curah hujan di wilayah hukum Polsek Cibadak masih tergolong tinggi, Aipda Emin turut mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah perbukitan agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan longsor.

Ia juga mendorong para Ketua RT dan RW agar kembali mengaktifkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di masing-masing kampung, sebagai langkah preventif menekan potensi tindak kriminalitas.

Langkah ini sejalan dengan arahan AKBP Dr Samian yang disampaikan melalui Kompol I Djubaedi, guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Peringatan Isra Mi’raj malam itu pun berlangsung khidmat, aman, dan penuh kebersamaan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat adalah kunci utama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Lanud RSA Natuna Dukung Pembangunan Desa, Kadister Hadiri Hari Desa Nasional di Bunguran Timur Laut

NatunaYutelnews.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diwakili Kepala Dinas teritorial (Kadister) Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Upacara tersebut dipusatkan di Kecamatan Bunguran Timur Laut dan berlangsung khidmat di halaman Kantor Camat Bunguran Timur Laut, Kamis (15/1/2026).

Upacara peringatan diikuti oleh aparatur pemerintah desa se-Bunguran Besar, serta perwakilan pejabat Natuna. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dan sinergi antar perangkat desa dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Natuna.

Wakil Bupati Natuna, Jarmin Sidik, S.E., menyampaikan pentingnya peran desa sebagai ujung tombak pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan desa akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan Kabupaten Natuna secara keseluruhan.

Wakil bupati juga mengingatkan seluruh pemerintah desa agar mengelola dana desa secara transparan dan akuntabel. Ia menekankan bahwa dana desa harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan desa.

“Pengelolaan dana desa harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegasnya.

Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh aparatur desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Natuna.

(Bani)

Wujud Sinergi TNI, Danlanud RSA Ikuti Tabur Bunga Hari Dharma Samudera di Faslabuh Selat Lampa Natuna

NatunaYutelnews.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri upacara tabur bunga peringatan Hari Dharma Samudera 2025 di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Hasan Basri (HBS)-382/Faslabuh Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (15/1/2025).

Peringatan Hari Dharma Samudera 2025 mengusung tema, Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena Yang Tangguh, Profesional dan Modern”.

Upacara dipimpin Komandan Lanal Ranai,Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, S.IP., P.S.C., diawali penghormatan kepada arwah pahlawan dan mengheningkan cipta, diikuti prajurit TNI AL, ASN Lanal Ranai, serta Jalasenastri.

Dalam sambutannya, Komandan Lanal Ranai menyampaikan bahwa tabur bunga menjadi bentuk penghormatan atas pengorbanan para pahlawan laut, khususnya Komodor Yos Sudarso, demi keutuhan NKRI.

Peringatan Hari Dharma Samudera menjadi momentum untuk meneladani nilai kepahlawanan, semangat pengabdian, serta memperkuat sinergi TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.

(Bani)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.