Bupati Amizaro Inspektur Upacara Penaikan Bendera di Nias Utara

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Pemerintah Kabupaten Nias Utara mengadakan upacara penaikan Bendera Merah Putih dengan Bupati Amizaro Waruwu sebagai Inspektur Upacara pada, Senin (08/09/2025).

Acara berlangsung di halaman Kantor Bupati dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Staf Ahli, serta pegawai lainnya.

Bupati mengarahkan semua perangkat daerah untuk menjaga kondusifitas dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Setelah upacara, diadakan pertemuan singkat antara Kepala OPD di dalam kantor.

(Kharisma Gea)

Ketua DPRD Wirman Putra Hadiri Pembukaan Pelatihan Adat

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menegaskan pentingnya menjaga adat Minangkabau sebagai bagian dari jati diri masyarakat,” tegasnya. Senin (08/09/2025).

Ia berbicara dalam Pelatihan Adat Kota Payakumbuh dengan tema “Penguatan Peran dan Fungsi Niniak Mamak” yang diadakan di Ruang Perpustakaan Umum,” ujarnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 niniak mamak dari 10 nagari dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam melestarikan budaya dan berperan dalam pembangunan lokal.

Wirman mengungkapkan bahwa adat mencerminkan identitas dan nilai luhur yang harus dipahami dan diamalkan,” ungkapnya.

 

Acara ini juga dihadiri oleh pejabat pemerintah termasuk Wakil Wali Kota yang menggaris bawahi pentingnya peran niniak mamak.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam kebudayaan Minangkabau.

(MMD)

Kunjungan Kerja PEMKAB Nias Utara di Desa Lauru Fadoro

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Bupati dan Wakil Ketua DPRD Nias Utara melakukan kunjungan kerja di Desa Lauru Fadoro untuk menghadiri kegiatan Bumdes Gawu Safusi dan meninjau hasil Tanam Jagung Manis pada, Senin (08/09/2025).

Toloni Waruwu, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas kehadiran dan inovasi yang memberikan informasi melalui grup, serta kemajuan yang dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kepala Dinas PMD A’Aro’o Zalukhu, menyatakan bahwa program tanam jagung sesuai dengan alokasi dana desa untuk ketahanan pangan, yang membantu perekonomian desa,” kata A’Aro’o Zalukhu.

Wakil Ketua II DPRD Bedali Lase, mengapresiasi Pemdes Lauru Fadoro yang menindaklanjuti program ketahanan pangan dari Presiden serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan PKK,” ucapnya.

Yusman Zega mengatakan,” mendorong inovasi dan semangat dalam mendukung ketahanan pangan serta harapan untuk hasil yang baik dari program Pemdes dan PKK,” ungkap Yusman.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Desa Lauru Fadoro.

(Kharisma Gea)

Rapat Kerja DPRD Kabupaten Nias Utara Terkait PDAM Tirtanadi

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Rapat kerja DPRD Kabupaten Nias Utara diadakan untuk membahas operasional PDAM Tirtanadi di wilayah tersebut pada, Senin (08/09/2025).

Ketua DPRD, Ya’aman Telaumbanua, menjawab pertanyaan masyarakat tentang perekrutan karyawan PDAM Tirtanadi,” ujarnya.

Kepala Dinas PUTR Onahia Telaumbanua menyatakan bahwa pembangunan air bersih didanai oleh APBN dan Pemkab bekerja sama dengan PDAM Tirtanadi untuk kegiatan di lapangan,” kata Onahia.

Arham Gea dari PDAM Tirtanadi menjelaskan bahwa proses seleksi perekrutan diserahkan kepada Pemkab Nias Utara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Arham Gea.

Pemkab Nias Utara berkomitmen untuk melaksanakan perekrutan secara transparan dengan tim seleksi independen.

Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi dengan informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui media resmi.

Pentingnya kerja sama antara PDAM Tirtanadi dan Pemkab Nias Utara dalam pembangunan layanan air serta perekrutan karyawan yang berkualitas dan akuntabel.

(Kharisman Gea)

Rezka Oktoberia Tinjau 26 Titik Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Limapuluh Kota dan Payakumbuh ‎

YUTELNEWS.COM / Limapuluh Kota, 6 September 2025 — Mantan Anggota DPR-RI Rezka Oktoberia meninjau langsung pelaksanaan pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, pada Sabtu (6/9). Dalam peninjauan tersebut, Rezka memastikan sebanyak 26 titik proyek irigasi yang tersebar di dua daerah tersebut berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.

‎Tercatat, terdapat 20 titik pembangunan di Kabupaten Limapuluh Kota dan 6 titik di Kota Payakumbuh. Seluruh proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah pusat sebesar Rp195 juta per lokasi, yang bersumber dari Kementerian PUPR melalui aspirasi Rezka Oktoberia ketika masih menjabat sebagai Anggota DPR-RI.

‎Rezka menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmennya membangun kampung halaman, meski saat ini ia tidak lagi duduk di Senayan. “Bagaimanapun, Limapuluh Kota dan Payakumbuh adalah tanah kelahiran saya. Selama masih diberi kesempatan, saya ingin terus memberikan kontribusi nyata. Program P3-TGAI ini adalah bentuk kepedulian saya terhadap petani kita, agar air irigasi lebih merata dan produktivitas pertanian semakin meningkat,” ujarnya.

‎Kegiatan peninjauan ini turut didampingi oleh Kapolsek beserta jajaran, wali nagari, Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, serta para kepala jorong di lokasi masing-masing. Kehadiran unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat tersebut menambah semangat dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program.

‎Menurut Rezka, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program swakelola berbasis padat karya. “Ini bentuk kolaborasi yang baik. Aparat, nagari, dan masyarakat bekerja sama untuk memastikan program berjalan transparan dan tepat sasaran,” tegasnya.

‎Program Swakelola Berbasis Padat Karya

‎Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera Barat menjelaskan, program P3-TGAI berbeda dengan proyek kontraktual pada umumnya. Pembangunan dilakukan dengan sistem swakelola padat karya berbasis masyarakat. Perencanaan, pengerjaan, hingga pengawasan diserahkan kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), atau Induk P3A (IP3A).

‎“Proses pelaksanaan fisik di lapangan direncanakan selama 60 hari kalender oleh P3A, didampingi Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Dari total anggaran Rp195 juta, sekitar 95 persen digunakan untuk fisik pekerjaan, sementara sisanya untuk persiapan administrasi, rapat, hingga laporan. Jadi program ini benar-benar dikelola oleh masyarakat sendiri,” jelasnya.

‎Dengan pola tersebut, diharapkan pembangunan saluran irigasi lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu menumbuhkan rasa memiliki di kalangan petani. “Karena masyarakat yang merencanakan, mengerjakan, hingga mengawasi, maka hasilnya lebih transparan dan sesuai kebutuhan di lapangan,” tambahnya.

‎Petani Merasakan Manfaat Langsung

‎Ketua P3-TGAI Bangun Nagari dan Suka Damai, Medisa Putra dan Andi Zuhri AR, menyambut baik program ini. Menurut mereka, keterlibatan langsung petani dalam pembangunan membawa banyak keuntungan. “Sawah-sawah mereka akan lebih baik, karena saluran ini mereka sendiri yang membangun. Dengan begitu, tidak ada lagi saling menyalahkan jika air tidak mengalir ke sawah tertentu. Semua bisa merasakan manfaatnya secara merata,” kata Medisa putra dan Andi zuhri. AR, yang akrab disapa Medi dan Andin.

‎Mereka juga menegaskan, program ini tidak hanya memberikan solusi teknis, tetapi juga membangun semangat gotong royong masyarakat. “Ini sekaligus mendidik petani kita agar lebih bertanggung jawab terhadap jaringan irigasi yang ada. Karena mereka yang mengerjakan, otomatis mereka juga akan menjaga dan merawatnya,” tambahnya.

‎Dorong Ketahanan Pangan

‎Rezka menilai, program P3-TGAI sejalan dengan agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan. Distribusi air yang merata diyakini akan meningkatkan produktivitas pertanian, terutama padi, yang menjadi tulang punggung pangan di Sumatera Barat.

‎“Kalau irigasi berjalan lancar, maka hasil panen akan meningkat. Kita berharap sawah-sawah di Limapuluh Kota dan Payakumbuh menjadi lebih produktif, sehingga kesejahteraan petani ikut terdongkrak. Pada akhirnya, ketahanan pangan daerah bahkan nasional bisa terjaga,” ungkap Rezka.

‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program P3-TGAI di Sumatera Barat telah memasuki tahap ketiga pelaksanaan. Melalui berbagai tahap tersebut, program dinilai sukses meningkatkan kualitas infrastruktur pertanian sekaligus menumbuhkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

‎“Program ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga pemberdayaan. Saya percaya, dengan semangat gotong royong dan keterlibatan masyarakat, hasilnya akan lebih maksimal dan berkelanjutan,” pungkas Rezka.

‎Wartawan : YORI DESPIANTO

Sosialisasi Pameran Seni Ukir dan Mebel Jepara 2026

JEPARA, YUTELNEWS.COM —Bupati Jepara, Witiarso Utomo (Mas Wiwit), menghadiri sosialisasi mengenai Pameran Seni Ukir Jepara (TATAH 2026), IFEX 2026, dan Index Dubai 2026 di Gedung Shima, Jepara pada, Kamis (04/09/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan organisasi pelaku usaha bertujuan sosialisasi sebagai langkah awal untuk memfasilitasi pameran di tahun 2026 sebagai persiapan untuk memasuki pasar global.

Fasilitasi oleh Pemkab Jepara akan melakukan kurasi untuk peserta pameran agar sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Sebanyak 6 perusahaan akan mengikuti Index Dubai 2026 sedangkan 20 perusahaan akan berpartisipasi di IFEX 2026.

Dukungan bagi Pelaku Usaha Mas Wiwit menekankan dukungan pemerintah dalam memajukan produk seni ukir dan mebel Jepara, terutama saat efisiensi fiskal diterapkan.

Selanjutnya, Ia menghargai kontribusi DPD HIMKI Jepara Raya dan pelaku usaha,” ujar Wiwit.

Pameran TATAH untuk melestarikan ukiran Jepara yang memiliki nilai seni berharga yang bisa dihargai dari Rp100 ribu hingga Rp1 miliar,” ujarnya.

Acara Pameran TATAH dijadwalkan pada April 2026 dan diharapkan diikuti oleh banyak pengusaha serta pelaku seni ukir di Jepara.

Kegiatan ini dapat mengembalikan kejayaan seni ukir Jepara memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang melalui partisipasi dalam pameran internasional.

(Eko Yumantoro)

Perkuat Silaturahmi, Tokoh Muda Guguak VIII Koto Bahas Eksistensi Kemajuan Nagari

LUAK KAB50 KOTA, YUTELNEWS.COM — Sejumlah tokoh muda di Nagari Guguak VIII Koto, Sumatera Barat, mengadakan diskusi terbuka pada Sabtu (30/8) untuk memperkuat silaturahmi dan membahas kemajuan daerah pada, Sabtu (30/08/2025).

Diskusi dihadiri oleh pemuda dan tokoh masyarakat membahas tantangan dan peluang nagari termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pengembangan ekonomi kreatif, dan potensi pertanian serta pariwisata.

Aak Sutrisna salah satu tokoh muda menekankan pentingnya partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nagari.

Fokus utama juga adalah meningkatkan literasi dan keterampilan pemuda untuk menghadapi tantangan zamanbserta memperkuat sinergi antara pemerintah nagari, tokoh adat, dan pemuda.

Diskusi ini juga berfungsi untuk mempererat hubungan sosial antarwarga dengan kolaborasi lintas generasi sebagai kunci kemajuan nagari.

Mantan kepala Jorong Aulia Montana, mendukung inisiatif anak muda dan menyatakan pentingnya energi dan ide segar dari mereka dalam pembangunan,” ucapnya.

Diskusi menghasilkan kesepakatan untuk membentuk forum rutin yang merancang program pemberdayaan UMKM dan kegiatan sosial serta edukasi bagi pemuda.

Inisiatif tokoh muda di Guguak VIII Koto diharapkan menjadi langkah awal untuk pembangunan nagari yang mandiri dan berdaya saing dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kearifan lokal.

(Yori)

Ketua Koperasi Sekunder Dukung Langkah PT Global Emas Bupolo Pulihkan Kali Anhoni

YUTELNEWS.Com | Ketua Koperasi Sekunder, Ruslan Arief Soamole, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT Global Emas Bupolo dalam pemulihan lingkungan, khususnya upaya pengangkatan sedimen berbahaya di Kali Anhoni.
Menurut Ruslan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata dari perusahaan tambang yang patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama mereka yang selama ini terdampak oleh kerusakan lingkungan
akibat aktivitas tambang ilegal.
“Kami menyambut baik komitmen PT Global Emas Bupolo. Sudah saatnya ada tindakan nyata untuk memulihkan kerusakan yang terjadi, terutama di Kali Anhoni yang sangat penting bagi masyarakat,” ujar Ruslan, didampingi Sekretaris Koperasi Sekunder Nico Nurlatu, Imam Adat Kaiely Onyong Wael, dan Kepala Adat Wapasalit Gebat Wael. Jumat, (29/8/2025)
Ruslan menegaskan bahwa Koperasi Sekunder siap mendukung penuh langkah-langkah pemulihan yang berbasis pada prinsip pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Komitmen Rp 50 Miliar untuk Lingkungan
PT Global Emas Bupolo telah mengalokasikan dana sebesar Rp 40 hingga Rp 50 miliar untuk memulai proses pemulihan, dengan fokus utama pada pengangkatan sedimen tercemar merkuri di Kali Anhoni. Sungai ini merupakan sumber air penting bagi masyarakat dan ekosistem sekitar, namun saat ini terancam akibat aktivitas penambangan tanpa kendali selama bertahun-tahun.
Direktur Utama PT Global Emas Bupolo, Mansur Latakka, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud dari komitmen sosial dan lingkungan perusahaan.
“Kami ingin memulai dengan perbaikan. Ini bukan tentang eksploitasi, tapi rehabilitasi. Dan dukungan masyarakat, termasuk koperasi lokal, sangat kami apresiasi,” ujar Mansur.
Peran Masyarakat dan Pengawasan Ilmiah
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, perusahaan juga menggandeng Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai mitra ilmiah untuk mengawasi seluruh proses dengan pendekatan riset dan berbasis data. Langkah ini dinilai Ruslan sebagai bentuk keterbukaan dan niat baik yang perlu dikawal bersama.
Harapan untuk Masa Depan
Ruslan Arief Soamole berharap proyek ini bisa menjadi model pemulihan tambang yang dapat direplikasi di daerah lain, dan menjadi titik balik bagi masyarakat Buru untuk bangkit dari kerusakan lingkungan yang selama ini mereka hadapi.
“Kalau perusahaan sudah siap dengan pendanaan, kajian, dan pengawasan ilmiah, maka masyarakat juga harus ikut menjaga dan mendukung. Ini bukan lagi soal bisnis semata, tapi soal masa depan bersama,” tutup Ruslan.
Kabiro buru..
(M.Masuku)

Bangkit Bersatu, PWI Gelar Kongres Menuju Indonesia Emas 2045:  Satukan Langkah Jaga Marwah PERS

YUTELNEWS.com | Bekasi, Jabar- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia, Nezar Patria, secara resmi membuka acara Silaturahmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sekaligus Kongres Bangkit Bersatu yang digelar di Gedung BPPTIK KOMDIGI, Jalan Sekolah Hijau No. 2, Cikarang, Bekasi, pada Sabtu (30/08/2025).

Pemerintah melalui Kemenkomdigi menyatakan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden serta komitmen memperkuat ekosistem pers nasional. Dalam sambutannya, Nezar menekankan bahwa silaturahmi ini harus menjadi wadah penguatan organisasi dan penguatan peran pers ke depan.

“Kita berkumpul untuk memperkuat ekosistem pers, berdiskusi tentang langkah ke depan, dan meneguhkan visi bersama. PWI memiliki nilai sejarah besar. Sejak awal, pers turut berperan dalam mendirikan Republik ini,” ujar Nezar.

Nezar juga mengajak seluruh anggota PWI menyelesaikan persoalan internal dan membangun kembali soliditas organisasi. Ia menegaskan bahwa tantangan pers di abad ke-21 semakin kompleks dan menuntut sinergi antar organisasi wartawan yang berada di bawah satu payung, yaitu Dewan Pers, sesuai amanat Undang-Undang No. 40 Tahun 1999.

“Dewan Pers adalah otoritas tertinggi. Pemerintah tidak lagi membuat regulasi untuk pers sejak Dewan Pers hadir. Maka jangan berharap ada peraturan menteri yang mengatur pers; semuanya kini ada di tangan Dewan Pers,” jelasnya.

Mewakili Menteri Hukum dan HAM, Direktur Jenderal HAM, Gusti Ayu Putu Suwardani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai insan pers berperan vital dalam menjaga demokrasi dan mendorong transparansi pemerintahan.

“Wartawan selalu kritis dalam memberikan masukan. Ada yang halus, pedas, bahkan keras, tapi semua itu bagian dari demokrasi yang sehat. Kritik yang konstruktif akan melahirkan pemerintahan yang responsif dan akuntabel,” katanya.

Gusti Ayu juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan mengedepankan profesionalisme dalam menyajikan berita.

“Jangan tergoda oleh viralitas atau hoaks. Jurnalisme sejati harus setia pada Pancasila, menjaga keutuhan NKRI, dan mengawal cita-cita para pendiri bangsa,” tegasnya.

Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, menyampaikan bahwa PWI memiliki peran historis yang sangat signifikan dalam perjalanan bangsa.

“PWI punya pengaruh besar. Bisa dianalogikan seperti NU atau Muhammadiyah dalam bidang keagamaan. Sejak awal kemerdekaan, pers adalah kekuatan kata-kata yang membentuk sejarah. Tanpa berita dan diplomasi, dunia tidak akan mengakui kemerdekaan kita,” ujarnya.

Komaruddin mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Kongres sebagai titik balik penyatuan organisasi.

“Mari kita satukan kembali langkah PWI demi masa depan pers yang kokoh,” tambahnya.

Kandidat Ketua Umum PWI Pusat, Hendrik CH Bangun, dalam pidatonya menekankan pentingnya soliditas organisasi demi efektivitas fungsi kontrol sosial.

“Kalau kita sendiri tidak bersatu, bagaimana bisa memberi masukan kepada pihak lain? Kongres ini momentum untuk kembali guyub demi menjaga kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, H. Anton Charlian, dari Dewan Penasehat (Wanhat) PWI Jawa Barat, mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban nasional.

“Ketertiban bukan hanya tugas aparat, tetapi seluruh rakyat. Jika terjadi kerusuhan, seluruh bangsa akan merugi. Maka mari bersatu dan menjaga kondusivitas,” pesannya.

Tokoh pers senior Jawa Barat, H. Tatang Suherman, turut menyuarakan harapan agar Kongres 2025 ini mengakhiri dualisme dalam tubuh PWI.

“Mari kita kembalikan marwah PWI sebagai organisasi wartawan tertua yang menjunjung tinggi kode etik dan memperjuangkan kesejahteraan insan pers,” ujarnya.

Silaturahmi dan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkuat barisan insan pers nasional. Kehadiran pemerintah, Dewan Pers, tokoh masyarakat, dan ratusan wartawan dari berbagai daerah menandai komitmen bersama untuk mengawal pembangunan bangsa.

Kongres ini juga mengagendakan pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat. Diharapkan, dengan lahirnya kepemimpinan baru, PWI kembali solid, menjaga marwah organisasi, dan siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.

 

Yans

Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Satuan Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad melaksanakan upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon dari Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurahman, M.Han kepada Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos, bertempat di Mako Yonarmed 13 pada, Sabtu (30/8/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan tetap menjunjung tinggi nilai tradisi dan kehormatan satuan.

Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan personel dan organisasi dalam rangka regenerasi kepemimpinan serta upaya meningkatkan kinerja satuan agar semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika tugas ke depan.

Dalam sambutannya, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurahman, M.Han menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh prajurit Yonarmed 13/Nanggala selama masa kepemimpinannya.

Sementara itu, pejabat baru, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang sudah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi demi meningkatkan prestasi dan soliditas satuan.

Serah terima jabatan ini diharapkan mampu memperkokoh semangat pengabdian prajurit Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat, serta terus memberikan dharma bakti terbaik kepada bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
• Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin (Danmenarmed 1/SY/1 Kostrad).
• Letkol Cpm A. Sapik, S.H (Dandenpom 1/Kostrad).
• Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han (Danyonif 310/KK).
• Bpk. H. Andreas, S.H (Wakil Bupati Sukabumi).
• H. Usep (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi).
• Mayor Arm Bayu Wira Pratama (Danyon Armed 9/Pasopati).
• Mayor Inf Indra Bagus Ariyoko (Kasdim 0607/Kota Sukabumi).
• Mayor Inf Sutanto (Kasdim 0622/Kabupaten Sukabumi).
• Mayor Mar Jemi Warongangan (Pasiops 6 Marinir Antralina).
• Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K (Wakapolres Sukabumi).
• Kompol Bambang Kristiono, S.H., M.H (Kabagsumda Polres Sukabumi Kota).
• Kapten Cpl Dase Sobarnas (Kabenglap III/1-1 Sukabumi).
• Bpk. Drs. Tri Romadhono S, M.AP (Kaban Kesbangpol Kabupaten Sukabumi).
• Bpk. Drs. H. Budianto, M.Si (Kadishub Kabupaten Sukabumi).
• Ibu Lenni Nurliah, S.Pd., S.IP (Plt Camat Cikembar).
• Bpk. Dudun Ibrahim, S.Ag (Kepala Desa Sukamulya).
• Para rekanan Yonarmed 13/Nanggala.

Kehadiran para pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan moral dan sinergi lintas sektor dalam menjaga soliditas dan kebersamaan untuk kemajuan bangsa.

(Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

‎Pemerintah Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman ( Perkim) Perbaki jalan Lingkungan Parungkuda

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sedang melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Sundawenang RT 25/11 Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda pada, Sabtu (30/8/2025).

‎Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Dewa Rizki Yudistira ini menelan anggaran sebesar Rp144.849.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

Adapun waktu pengerjaan ditargetkan selama 45 hari kalender sejak 12 Agustus 2025. Hendrik Mewakili Masyarakat menyambut baik adanya pembangunan jalan ini.

Pasalnya, kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah akses warga dalam beraktivitas sehari-hari, mulai dari kelancaran transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah.

Selain itu, jalan lingkungan yang tertata juga mendukung peningkatan kualitas permukiman. Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan roda perekonomian warga Desa Sundawenang dapat semakin berkembang.

‎(Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Dukungan Terhadap Pemulihan Lingkungan oleh PT Global Emas Bupolo

MALUKU, KALI ANHONI, YUTELNEWS.COM —Ketua Koperasi Sekunder, Ruslan Arief Soamole, memberikan dukungan terhadap PT Global Emas Bupolo yang berupaya memulihkan Kali Anhoni dengan mengangkat sedimen berbahaya pada, Jum’at (29/08/2025).

Dukungan Koperasi, Ruslan menegaskan bahwa langkah PT Global Emas Bupolo merupakan tanggung jawab perusahaan tambang yang harus didukung oleh masyarakat terutama yang terdampak oleh kerusakan lingkungan,” tegas Ruslan.

Dana untuk Pemulihan Perusahaan mengalokasikan dana sebesar Rp 40 hingga Rp 50 miliar untuk mengangkat sedimen tercemar merkuri di Kali Anhoni yang penting bagi masyarakat dan ekosistem,” ujarnya.

Komitmen Sosial Direktur Utama PT Global Emas Bupolo Mansur Latakka menekankan proyek ini sebagai rehabilitasi bukan eksploitasi dan sangat menghargai dukungan koperasi lokal,” ucap Mansur.

Pengawasan Ilmiah, Perusahaan menggandeng Universitas Pattimura untuk mengawasi proses pemulihan secara ilmiah dan berbasis data.

Harapan Masa Depan, Ruslan berharap proyek ini bisa menjadi contoh pemulihan tambang yang dapat diterapkan di daerah lain dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendukung upaya lingkungan,” ungkapnya.

Dengan dukungan masyarakat dan dana yang disediakan proyek ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi Kali Anhoni dan mengembalikan kesejahteraan lokal.

(M.Masuku)

Wawako Elzadaswarman Bersama Forkopimda Sambut Kunjungan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi ke Pasar Payakumbuh Pasca Kebakaran

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi Ansharullah, mengunjungi lokasi kebakaran besar di Pasar Payakumbuh pada, Jum’at (29/08/2025)

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada ratusan pedagang yang terdampak musibah.

Gubernur didampingi oleh beberapa pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Sosial dan Kasat Pol PP.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur atas kunjungan yang membawa semangat bagi pedagang,” ujar Wawako Elzadaswarman.

Gubernur Mahyeldi mengajak masyarakat tetap bersabar dan tabah serta menjaga persatuan dalam menghadapi musibah ini,” kata Mahyeldi.

Selanjutnya, Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mempercepat proses pemulihan,” ucapnya.

Masyarakat juga diminta untuk bersabar menunggu hasil investigasi mengenai penyebab kebakaran.

Perwakilan pedagang, H. Esa Muhardanil, berharap Pemprov Sumbar segera memberikan bantuan konkret untuk pemulihan,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Payakumbuh, Rida Ananda, melaporkan kebutuhan anggaran Rp4 Miliar untuk relokasi sementara dan mengajukan permohonan bantuan kepada Gubernur dan pemerintah pusat,” Laporan Rida Ananda.

Kunjungan Gubernur Mahyeldi diharapkan dapat mempercepat langkah pemulihan bagi pedagang yang kehilangan mata pencaharian akibat kebakaran.

Dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat dianggap sangat penting dalam meringankan beban mereka.

(Mamad)

Cut and Fill di Batu Besar Nongsa Diduga Tanpa Mengantongi Izin, Menunggu Tindakan dari APH dan Instansi Terkait

YUTELNEWS.com – Diduga Tidak tersentuh Hukum Aktivitas pematangan lahan dan cut and fill di Jl. Hang Kesturi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau dan diduga tanpa izin resmi. Kegiatan tersebut diduga mencemarkan lingkungan, Sabtu (29/8/25).

Dari pantauan tim media, Proyek tersebut menjadi sorotan karena tidak memasang papan informasi proyek, sebagaimana diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan. Terpantau kegiatan berlangsung di sore hari, alat berat seperti excavator telah siap untuk menggali dan memotong lahan tersebut.

Di lokasi menunjukkan bahwa sejumlah truk besar hilir-mudik mengangkut tanah dari lokasi proyek dan ditimbun tidak jauh dari lokasi pemotongan. Namun tidak terlihat adanya pengawasan atau penindakan dari pihak berwenang.

Video Cut and Fill:👇

1.

https://youtu.be/mltlrobJK6o?si=UCX-KXBw3Zj44xd-

2. https://youtu.be/5x2rM3wlWhQ?si=7xBRrbQVH7czr4lv cut and fill di Nongsa

Praktik Cut and fill tanpa izin ini berpotensi melanggar Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana 1–3 tahun dan denda hingga Rp3 miliar. Selain itu, penyerobotan lahan negara juga dapat dijerat melalui Pasal 385 KUHP.

Pencemaran lingkungan diatur dalam berbagai pasal, terutama dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH).

Beberapa pasal penting terkait pencemaran lingkungan antara lain:

Pasal 1 angka 14 UU PPLH:

Mendefinisikan pencemaran lingkungan hidup.

Pasal 60 UU PPLH:

Menjelaskan larangan melakukan kegiatan yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup.

Pasal 98 UU PPLH:

Mengatur sanksi pidana bagi pelaku pencemaran lingkungan hidup yang disengaja.

Pasal 99 UU PPLH:

Mengatur sanksi pidana bagi pelaku pencemaran lingkungan hidup yang karena kealpaan.

Pasal 100 UU PPLH:

Mengatur sanksi pidana bagi pelaku pencemaran lingkungan hidup yang mengakibatkan luka berat atau kematian.

Pasal 101 UU PPLH:

Mengatur sanksi pidana bagi pelaku pencemaran lingkungan hidup yang melepaskan atau mengedarkan produk rekayasa genetik.

Pasal 102 UU PPLH:

Mengatur sanksi pidana bagi pelaku pencemaran lingkungan hidup yang melanggar ketentuan perizinan.

Masyarakat dan pemerhati lingkungan mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan menghentikan aktivitas ilegal ini. Mereka juga meminta transparansi dari BP Batam dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam terkait status izin proyek tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dan instansi terkait mengenai legalitas proyek ini. Namun, tekanan publik semakin meningkat agar tindakan tegas segera diambil untuk menertibkan aktivitas pematangan lahan ilegal segera ditertibkan. Tidak berhenti sampai disini, tim media akan menyurati BP Batam dan APH terkait perizinan dan pemilik lahan tersebut. /Red

bersambung….

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Hurisna Jamhur Hadiri Langsung Prosesi Adat Batanam Ukhi

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COMWakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hurisna Jamhur menghadiri langsung prosesi adat Batanam Ukhi dalam rangkaian kegiatan Satu Nagari Satu Event di Kanagarian Payobasuang pada,  Minggu (24/8/2025).

Kehadiran unsur pimpinan DPRD tersebut sekaligus menunjukkan dukungan legislatif terhadap pelestarian adat dan budaya Minangkabau di tengah kehidupan modern.

Prosesi adat berlangsung meriah dan sakral rombongan pihak bako datang membawa berbagai simbol adat, mulai dari talam berisi Galamai, lopek tanak, ladu, ikan paweh, hingga pisang cik minyak.

Perempuan dari pihak bako tampil dengan busana adat lengkap, berjalan tujuh langkah menancapkan ladiang sebagai simbol kesuburan.

Selanjutnya prosesi dilanjutkan dengan babodak di bawah payung pembagian botiah kepada anak-anak serta makan basamo dengan gulai pisang batu campur ayam yang sarat makna kehidupan.

Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang penuh nilai filosofis tersebut,” ucapnya.

“Adat salingka nagari adalah pusako yang harus kita jaga bersama. Prosesi Batanam Ukhi mengajarkan kita menanamkan nilai baik kepada anak kemenakan.

DPRD tentu mendukung langkah pemerintah kota bersama lembaga adat dalam melestarikan tradisi ini karena adat adalah identitas sekaligus benteng moral bagi generasi muda,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan Satu Nagari Satu Event tidak hanya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap adat, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui sektor wisata budaya,” ucapnya.

“Kegiatan ini memberi dampak ganda. Selain memperkuat silaturahmi antar warga nagari juga bisa menarik wisatawan datang ke Payakumbuh, Kalau adat dan budaya terjaga, maka ekonomi masyarakat pun akan ikut bergerak,” ujarnya.

Acara turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Yunida Fatwa, Ketua GOW Ny. Rosmayeni Elzadaswarman, Ketua LKAAM YB Dt. Parmato Alam, Ketua Bundo Kanduang Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Timur, KAN 10 Nagori se-Kota Payakumbuh, Bundo Kanduang, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, tokoh masyarakat, hingga generasi muda Payobasuang.

Suasana penuh keakraban terasa ketika seluruh tamu dan warga nagari larut dalam makan basamo.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan rang mudo, bujang selamat, hingga puti bungsu yang menyemarakkan prosesi adat.

Dengan semangat kebersamaan, Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur menegaskan bahwa DPRD siap bersinergi dengan pemerintah kota, lembaga adat, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga warisan budaya.

( Hms DPRD Payakumbuh)

(MMD)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.