Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo,Apresiasi Komunitas Ojol sebagai Mitra Kamtibmas dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

BANDUNG –YUTELNEWS com|| Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas ojek online (ojol) yang telah mendeklarasikan diri sebagai mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal itu disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan Apel Ojol Kamtibmas di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung,pada Sabtu (08/11/2025).

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan pentingnya peran komunitas ojol yang tidak hanya berkontribusi dalam sektor ekonomi, tetapi juga turut membantu menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap komunitas ojol yang telah bergerak bersama-sama dengan Polri dalam kegiatan kamtibmas. Teman-teman ojol juga ikut membantu mengabarkan peristiwa-peristiwa di jalan, seperti kecelakaan atau tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat,” ujar Kapolri.

Selain menjadi mitra kamtibmas, komunitas ojol dinilai memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi masyarakat.

“Kami berterima kasih karena teman-teman ojol menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat sekaligus penghubung antara UMKM dan konsumen. Peran ini menjadi rantai penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga meninjau kesiapan Polda Jawa Barat dalam menghadapi potensi bencana alam. Ia menyebutkan bahwa wilayah Jawa Barat termasuk daerah dengan tingkat kejadian bencana cukup tinggi, sehingga kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi hal krusial.

“Kami sudah mengecek kesiapan Polda Jabar bersama BPBD, Basarnas, serta satuan kepolisian seperti Brimob, Sabhara, dan Polair. Dari hasil pengecekan, peralatan satgas sudah cukup memadai untuk penanganan awal bencana,” jelasnya.

Kapolri juga mengapresiasi jajaran Polda Jabar yang telah memberikan pelatihan penanganan hidup dasar bagi masyarakat dan komunitas ojol kamtibmas, agar mereka dapat berperan dalam penyelamatan korban kecelakaan lalu lintas.

“Saya harap kolaborasi ini bisa terus berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tutupnya.

 

Yans.

Tindakan Pemerintah atas Fenomena Ikan Mati di Sungai Kerinci

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Fenomena ikan mati mendadak di sungai Kerinci, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau pada 5 November 2025, memicu perhatian masyarakat dan pemerintah setempat.

Bupati Pelalawan menanggapi situasi ini dengan meminta Dinas terkait untuk menyelidiki penyebab kematian ribuan ikan tersebut.

Pentingnya Tindakan Serius Pemerintah daerah diharapkan dapat menangani fenomena ikan mati ini dengan serius. Kematian ikan dapat berdampak negatif pada lingkungan, kesehatan manusia, dan ekosistem.

Kekhawatiran Masyarakat Ketua PW FRN, Dedy Rizaldi, mengungkapkan perlunya pengawasan ketat agar kejadian serupa tidak terulang,” terang Dedi.

Selanjutnya Dedi mengatakan,”Terdapat kekhawatiran bahwa kematian ikan disebabkan oleh bahan berbahaya seperti limbah atau penyakit,” ungkapnya.

Keterbukaan Informasi Dedy menekankan pentingnya transparansi dari pemerintah mengenai penyebab kematian ikan. Jika ada dugaan pencemaran, perlu ada sanksi bagi pihak yang bertanggung jawab,” tekan Dedy.

Respons Bupati Pelalawan langsung meninjau lokasi dan memerintahkan pengambilan sampel untuk analisis. Dedy berharap tindakan ini diikuti dengan pengumuman hasil kepada publik.

Dukungan untuk Pemeriksaan Air Dedy mendukung peran Perhimpunan Pemuda Peduli Kampung (P3K) dalam mengawasi proses pemeriksaan air untuk mengklarifikasi fenomena ikan mati ini,” ucap Dedi.

Fenomena ikan mati di sungai Kerinci memerlukan perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah.

Publik berharap untuk mendapatkan informasi yang jelas dan transparan mengenai penyebab serta langkah-langkah perbaikan yang akan diambil.

(Sumber PW FRN Riau)

Keberlangsungan Masyarakat, Bupati Kang DS Siap Dukung Program Menko Gus Muhaimin

BANDUNG -YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna memberikan perhatian khusus kepada para guru ngaji yang mencapai 16 ribu orang. Ia juga memberikan perhatian kepada anggota Linmas, ojek pangkalan, ojek online atau ojol, pengemudi angkot, kusir delman, kelompok tani, tukang becak, dan para buruh yang mencapai puluhan ribu orang di Kabupaten Bandung.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menyampaikan hal itu saat penyambutan/penerimaan kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI A. Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Gus Muhaimin. Pada kesempatan itu, Menko Gus Muhaimin bersama Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Bupati Kang DS menyerahkan bantuan sosial kepada para penerima manfaat tersebut di Dome Bale Rame Soreang, pada Rabu (5/11/2025) pagi.

Kang DS mengucapkan selamat datang kepada Menko Gus Muhaimin yang melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Bandung. Kabupaten Bandung salah satu wilayah di Jawa Barat dengan jumlah penduduk 3,8 jiwa yang tersebar di 31 kecamatan, 270 desa dan 10 kelurahan, 4.325 RW, dan 17.567 RT.

“Dalam rangka menggerakkan pemberdayaan masyarakat, kami selaras dengan Program Pak Presiden Prabowo Subianto, bahwa bagaimana untuk melakukan inovasi dan langkah-langkah dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati Kang DS dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini menyatakan kesiapannya dan insya Allah menciptakan lapangan kerja dan lapangan usaha pada setiap tahunnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa seluruh yang mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dari APBD kurang lebih sekitar 200 ribu jiwa. Dan juga melalui PBI (Penerima Bantuan Iuran) kita memberikan melalui APBD sekitar 560 ribuan jiwa. Yang tentunya, ini setiap tahunnya kita siapkan, walaupun fiskal kita berkurang sebesar sekitar Rp1 triliun. Tetapi kami tetap berkomitmen untuk terus membantu kepada masyarakat Kabupaten Bandung, terutama yang sudah rutin mendapatkan pelayanan kesehatan. Karena masalah kesehatan adalah hak dasar masyarakat,” tutur Kang DS.

Bupati Bandung kembali mengucapkan selamat datang kepada Menko Gus Muhaimin, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan seluruh jajaran di Kabupaten Bandung.

“Pemkab Bandung siap melakukan berbagai inovasi dan siap mendukung program Pak Menko untuk keberlangsungan masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.**

 

Yans

Pengaduan Ketua AJISU Mengenai Dapur MBG yang Tidak Sesuai

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Ketua Aliansi Jurnalis Sukabumi (AJISU), Jaya Taruna, menyoroti masalah lokasi dapur MBG yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengoperasian dapur tersebut diduga melanggar prosedur dan dapat merugikan penerima manfaat pada, Minggu (02/11/2025).

Lokasi MBG seharusnya di Kecamatan Parungkuda, namun saat ini beroperasi di Kecamatan Nagrak.

Pelanggaran Jaya Taruna mengungkapkan kekhawatiran bahwa dapur tersebut tidak memenuhi semua prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Tindakan Diperlukan Harapannya, harus ada tim monitoring dari pihak berwenang untuk memverifikasi lokasi dapur dan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran.

Keterlibatan ASN Jaya menekankan bahwa pemilik dapur yang diduga ASN jelas melanggar prosedur, berpotensi menciptakan konflik dan sorotan publik yang negatif,” ucapnya.

Jaya Taruna mendesak pihak BGN untuk bertindak dengan tegas dan profesional agar masalah ini diselesaikan dan reputasi program tidak rusak. Diharapkan dapur yang tidak sesuai dapat dibenahi agar tetap mengikuti SOP yang berlaku,” kata Jaya Taruna.

(Tim Red)

(Mirna)

Wakil Ketua DPR RI Dorong Penguatan Komitmen Nasional dalam Program Pangan dan Gizi

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Rapat Koordinasi Satuan Pelaksana Program Pangan dan Gizi (SPPG) Kabupaten Bandung Barat yang digelar pada Sabtu malam menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen nasional mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, bergizi, dan sejahtera. Sabtu, (1/11/2025).

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, H. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag, menegaskan bahwa seluruh pelaksana SPPG harus bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi integritas, karena program ini merupakan amanat konstitusi, bukan sekadar proyek pemerintah.

“Sahabat-sahabat, di tangan kalianlah keberhasilan program ini ditentukan. Negara sudah hadir, membuka peluang kerja, menghadirkan dapur bergizi di berbagai daerah. Jangan sia-siakan amanah ini,” tegas Cucun di hadapan peserta rapat.

Ia memaparkan bahwa hingga kini program pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan SPPG telah berhasil membangun hampir 14.000 dapur bergizi aktif di seluruh Indonesia. Jika target 30.000 dapur tercapai, jutaan masyarakat akan merasakan manfaat langsung, mulai dari peningkatan gizi keluarga, kesejahteraan masyarakat, hingga penciptaan lapangan kerja baru.

“Di tengah naiknya angka pengangguran, program ini justru membuka pintu kerja baru. Ini bukan sekadar soal pangan dan gizi, tapi tentang kehadiran negara secara nyata di tengah rakyatnya,” ujarnya.

Cucun menegaskan bahwa program SPPG sejalan dengan amanat Pasal 28A hingga 28C UUD 1945 yang menegaskan hak setiap warga negara untuk hidup sehat dan sejahtera. Ia mengingatkan seluruh pelaksana agar bekerja dengan semangat tanggung jawab konstitusional.

“Kalian sedang menjalankan amanah konstitusi. Ini bukan bisnis, ini perjuangan kemanusiaan. Presiden Prabowo ingin APBN dirasakan langsung oleh rakyat, dan melalui SPPG, cita-cita itu mulai terwujud,” tuturnya.

Tata Kelola Transparan Jadi Kunci Keberhasilan

Kepala Badan Gizi Nasional, Dr. Ir. Dadan Hindayana, menambahkan bahwa keberhasilan program pangan dan gizi nasional sangat bergantung pada tata kelola yang transparan dan kolaboratif.

“Kunci keberhasilan SPPG adalah akuntabilitas dan sinergi. Semua kegiatan yang menggunakan APBN harus dipertanggungjawabkan dengan jujur, karena ini uang rakyat yang harus kembali menjadi manfaat bagi rakyat,” jelasnya.

Menurut Dadan, keberadaan dapur bergizi bukan sekadar agenda pangan, tetapi juga strategi pembangunan manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

“Setiap sendok makanan bergizi yang disiapkan di dapur SPPG adalah investasi bagi masa depan bangsa. Kita tidak hanya memberi makan, tapi membangun kualitas manusia Indonesia,” tambahnya.

Jaga Amanah, Hindari Penyimpangan

Sementara itu, Wakil Ketua BGN, Nanik S. Deyang, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap pelaksanaan program memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“SPPG ini bukan sekadar struktur kerja, tapi garda terdepan negara. Kita harus pastikan setiap rupiah dari anggaran bergizi ini sampai ke masyarakat dengan manfaat yang nyata. Jaga amanah, jaga marwah lembaga, dan pastikan tidak ada celah penyimpangan,” tegasnya.

Nanik juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas lapangan yang bekerja di wilayah terpencil dan menilai bahwa semangat pengabdian mereka menjadi fondasi penting keberhasilan program.

“Kita bekerja bukan untuk dilihat, tapi untuk dirasakan hasilnya. Masyarakat yang bergizi baik adalah pondasi bagi Indonesia yang kuat,” pungkasnya.

Dien Yoyo

YutelNews Kutip TintaJurnalisNews: Langkah Presiden Prabowo Jadi Motivasi Generasi Muda untuk Tingkatkan SDM Pendidikan Indonesia

Foto ilustrasi: AI / YutelNews.com – menggambarkan suasana pertemuan diplomatik Presiden Prabowo Subianto dengan PM Selandia Baru Christopher Luxon pada KTT APEC 2025 di Gyeongju, Republik Korea.

YUTELNEWS.com Mengutip pemberitaan dari TintaJurnalisNews, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Christopher Luxon, di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 yang digelar di Gyeongju, Republik Korea, Jumat (31/10/2025).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat kemitraan komprehensif antara Indonesia dan Selandia Baru, terutama dalam bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Presiden Prabowo menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan dan SDM merupakan fokus utama pemerintah dalam mempersiapkan masa depan bangsa yang unggul dan berdaya saing.

“Kita ingin mengirim lebih banyak mahasiswa untuk belajar kedokteran dan kedokteran gigi. Kita sangat membutuhkan dokter dan dokter gigi. Saya juga berharap guru dari Selandia Baru dapat membantu memperkuat pendidikan Bahasa Inggris bagi para pekerja Indonesia,” ujar Presiden Prabowo, sebagaimana dikutip dari TintaJurnalisNews.

Menanggapi hal tersebut, awak media YUTELNEWS.com mengutip kembali pemberitaan ini sebagai bentuk apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo dalam mendorong peningkatan SDM dan mutu pendidikan nasional.

Langkah yang dilakukan Presiden Prabowo dinilai spesifik dan strategis bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia, terutama dalam membangun generasi penerus yang cerdas, terampil, dan berakhlak baik.

“Sebagai bagian dari masyarakat dan insan pers, kami dari YUTELNEWS.com menilai langkah Presiden Prabowo ini sangat positif dan visioner. Kebijakan beliau menjadi inspirasi bagi seluruh generasi penerus bangsa untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” tulis redaksi YutelNews.

Melalui publikasi ini, YutelNews.com berharap semangat dan kebijakan Presiden Prabowo dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di seluruh tanah air untuk terus meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kepedulian terhadap dunia pendidikan Indonesia.

“Sebagai rakyat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai demokrasi, kami berupaya memberikan dukungan moral dan informasi melalui publikasi yang membangun serta edukatif,” tutup redaksi YUTELNEWS.com.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna – YUTELNEWS.com

Ketua DPD Nasdem Irmaizar Selenggarakan Kegiatan Sosial Partai Nasdem Kota Payakumbuh dalam Memperingati HUT ke-14

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Payakumbuh menyelenggarakan kegiatan sosial meriah untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 pada 28 Oktober 2025.

Acara ini bertujuan untuk menunjukkan komitmen Nasdem terhadap masyarakat dan memberikan solusi nyata bagi berbagai kebutuhan mereka.

Partai Nasdem bekerjasama dengan Puskesmas setempat menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk konsultasi medis dan deteksi dini penyakit. Masyarakat menunjukkan antusiasme dengan antrean panjang sejak pagi hari.

Aksi donor darah dilakukan dengan tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan” untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian Nasdem. Kegiatan ini juga berfungsi untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya donor darah.

Ratusan paket sembako dibagikan kepada keluarga kurang mampu untuk membantu meringankan beban ekonomi mereka. Pembagian dilakukan dengan terorganisir agar sampai kepada yang benar-benar membutuhkan.

Ketua DPD Partai Nasdem, Irmaizar, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung acara ini dan menekankan pentingnya kebersamaan,” ucap Irmaizar.

Irmaizar menggarisbawahi bahwa acara ini adalah bagian dari peringatan HUT ke-14 yang puncaknya akan berlangsung pada 11 November 2025,” Ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan perhatian dari media, yang menunjukkan transparansi dan akuntabilitas program Nasdem. Warga, termasuk insan pers, memberikan apresiasi atas kepedulian Nasdem terhadap masyarakat.

Sebagai penutup, Irmaizar mengundang masyarakat Payakumbuh untuk merayakan puncak HUT ke-14 dengan acara jalan sehat, lomba domino, dan pembagian hadiah,” ungkapnya.

Nasdem Payakumbuh akan terus berkomitmen memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan kebijakan pro-rakyat.

(MMD)

Plt. Kadisdik Bandung Barat Ajak Mahasiswa Baru Universitas Al-Ghifari Jadi Generasi Akademis dan Aktivis

YUTELNEWS.com | Bandung– Ada dua pilihan yang dapat diambil oleh mahasiswa ketika pertama kali menapaki gerbang dunia perkuliahan, yakni menjadi mahasiswa akademis atau mahasiswa aktivis. Mahasiswa akademis biasanya fokus pada kegiatan perkuliahan dan studi, sementara mahasiswa aktivis mengisi hari-harinya dengan aktivitas organisasi baik intra maupun ekstra kampus.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., saat menjadi pemateri dalam kegiatan Opspek Mahasiswa Baru Program Studi Hubungan Internasional Universitas Al-Ghifari Bandung, Sabtu (25/10/2025).

Dalam paparannya yang mengangkat tema “Kepemimpinan Masa Kini”, Dadang memberikan motivasi kepada para mahasiswa baru agar terus membangun komunikasi dan kolaborasi, dua hal yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi dinamika kehidupan modern selain kemampuan berpikir kritis dan kreativitas.

“Mahasiswa baru yang saat ini mengikuti Opspek agar terus menguatkan komunikasi dan kolaborasi. Keduanya bukan hanya penting dalam konteks organisasi, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan Opspek yang dikemas dalam tema HI FIVE 25 ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Universitas Al-Ghifari dan diikuti oleh para mahasiswa baru beserta pengurus Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Hima HI).

Lebih lanjut, Dadang menambahkan bahwa pelaksanaan Opspek bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajang strategis bagi mahasiswa untuk memahami secara mendalam program studi yang dipilih serta merancang langkah-langkah lanjutan setelah lulus nanti.

“Opspek menjadi momen penting untuk menyelami karakter Prodi yang diambil, memahami tahapan perkuliahan, dan menyiapkan arah karier pasca wisuda,” pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan, menjadi awal bagi mahasiswa baru Hubungan Internasional Universitas Al-Ghifari untuk menapaki perjalanan akademik dan kepemimpinan di masa depan.

Dien Yoyo

Alih Fungsi Jalan kampung Cino Pemko ‘Sembunyikan’ Surat, Transparansi Dipertanyakan

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM — 24 Oktober 2025 Transparansi Pemerintah Kota Payakumbuh terkait alih fungsi jalan di kawasan Kampung Cino menjadi sorotan. Hingga berita ini diturunkan, surat alih fungsi dari Walikota Payakumbuh yang telah tiga hari diminta oleh awak media belum juga diberikan oleh pihak Pemko pada, Jum’at (24/10/2025).

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengingat lokasi tersebut dulunya adalah jalan umum yang kini telah berdiri lapak-lapak untuk berjualan.

Awak media telah berupaya mendapatkan surat resmi yang menjelaskan perubahan fungsi jalan tersebut, namun permintaan ini seolah terganjal di meja Pemko Payakumbuh.

Ketiadaan dokumen ini menghambat upaya publik untuk memahami dasar hukum dan kebijakan di balik penggunaan jalan umum sebagai area komersil.

Jalan Umum Bukan untuk Relokasi Permanen

Secara regulasi, jalan umum memiliki fungsi utama sebagai jalur lalu lintas dan tidak diperkenankan untuk digunakan sebagai tempat relokasi permanen.

Penggunaan jalan secara permanen untuk aktivitas komersial seperti lapak jualan, berpotensi besar mengganggu ketertiban umum, kelancaran lalu lintas, dan bahkan merusak tujuan penataan kawasan yang seharusnya lebih teratur.

Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenakan sanksi administratif.

Meskipun relokasi sementara di tepi jalan atau trotoar bisa saja dilakukan, namun hal itu harus disertai dengan izin resmi dari pemerintah daerah yang berwenang.

Contohnya adalah relokasi pedagang kaki lima selama pembangunan pasar atau penggunaan jalan untuk pasar yang direvitalisasi, namun sifatnya tidak permanen dan memiliki batas waktu yang jelas.

Prosedur dan Landasan Hukum yang Harus Dipatuhi:

Penggunaan jalan untuk keperluan selain lalu lintas harus mengikuti prosedur ketat:

– Izin Berwenang: Wajib ada izin dari instansi terkait untuk penggunaan jalan sementara.
– Keamanan: Pemasangan tanda peringatan diperlukan demi keselamatan pengguna jalan dan masyarakat.
– Batas Waktu: Penggunaan jalan harus bersifat sementara dan memiliki batas waktu yang tegas.
– Mediasi Masyarakat: Mediasi dengan masyarakat sekitar sangat penting jika relokasi berpotensi mengganggu akses warga.

Landasan hukum yang mengatur penyelenggaraan dan perubahan fungsi jalan sangat jelas, antara lain:

– Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
– Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan.
– Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ketidakjelasan status dan dasar hukum penggunaan jalan umum di Kampung Cino ini menuntut respons cepat dan transparan dari Pemerintah Kota Payakumbuh.

Publik berhak mengetahui apakah penggunaan jalan tersebut telah sesuai dengan peraturan yang berlaku demi menjamin ketertiban, keamanan, dan keadilan bagi semua pihak.

( MWL )

Kunjungan Kajari Gunungsitoli Parada Situmorang SH MH ke Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega 

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, menerima kunjungan Kajari Gunungsitoli, Parada Situmorang, dalam rangka temu pisah setelah berakhirnya masa jabatan beliau. Acara berlangsung pada 22 Oktober 2025 di rumah dinas Wakil Bupati.

Tujuan kunjungan ini adalah untuk bersilaturahmi dan meminta doa restu dari Pemkab Nias Utara sebelum pindah tugas ke Provinsi Babel.

Serah terima jabatan antara Kajari yang lama dan baru dijadwalkan pada 4 atau 5 November di Medan.

Kajari juga meninggalkan kenang-kenangan berupa foto karikatur dengan Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara.

(Kharisma Gea)

Pelantikan Dr. Didik Farkhan Alisyahdi sebagai Kajati Sulsel

SUL-SEL, YUTELNEWS.COM —Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melakukan mutasi jabatan besar-besaran di Kejaksaan Agung, termasuk pelantikan 17 Kepala Kejaksaan Tinggi baru termasuk di Sulawesi Selatan pada, Kamis (23/10/2025).

Dr. Didik Farkhan Alisyahdi dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menggantikan Agus Salim.

Agus Salim kini menjabat sebagai Inspektur Keuangan II di Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan.

Robert M. Tacoy juga mengalami promosi menjadi Direktur E di Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum.

Mutasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan integritas Kejaksaan, serta memenuhi harapan masyarakat.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menekankan pentingnya keadilan, profesionalisme, dan integritas dalam penegakan hukum,” Ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Kejati Sulsel dalam memberantas korupsi dan memastikan penegakan hukum yang lebih baik.

Jaksa Agung berharap para pejabat baru dapat segera beradaptasi dan berkontribusi dalam mencapai tujuan tersebut,” Harap ST Burhanuddin.

(Abu Algifari)

Aksi Panas di Medan! Black Owl Diduga Langgar Izin Usaha

MEDAN, YUTELNEWS.COM —Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (DPP GEMAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan tempat usaha Black Owl di Medan pada, Senin (21/10/2025).

Aksi ini berfokus pada dugaan pelanggaran izin usaha oleh Black Owl, yang dituduh menyalahgunakan izin restoran untuk beroperasi sebagai tempat hiburan malam.

Massa membawa spanduk yang menyerukan penutupan Black Owl, dengan klaim bahwa tempat itu hanya memiliki izin restoran dan penjualan minuman beralkohol.

Lokasi Black Owl dekat dengan rumah ibadah dan permukiman, yang melanggar Peraturan Daerah Kota Medan No. 7 Tahun 2015.

DPP GEMAK menekankan bahwa mereka tidak menolak hiburan, tetapi menolak pelanggaran izin.

Mereka menyebutkan beberapa dasar hukum, termasuk peraturan yang membedakan izin restoran dan tempat hiburan malam.

Tuntutan Aksi
1. Tutup dan cabut izin usaha Black Owl.
2. Panggil dan periksa pemilik Black Owl.
3. Tindak tegas tempat hiburan malam ilegal di Medan.
4. Lindungi rumah ibadah dan warga dari dampak negatif.
5. Usut dugaan pungutan liar oleh aparat.

Ketua DPP GEMAK mengancam akan melakukan aksi lebih besar jika pemerintah tidak segera merespons.

Aksi ini berjalan damai dan menarik perhatian masyarakat, tetapi pihak Black Owl belum memberikan tanggapan resmi.

(Redaksi Rizal Hsb)

PENGUMUMAN PENTING: Kehilangan Surat Ganti Rugi Tanah di Labuhanbatu An Niastina Butar Butar

LABUAHAN BATU, YUTELNEWS.COM —Telah diumumkan bahwa Surat Ganti Rugi Tanah atas nama Niastina Butar Butar hilang di Rantau Prapat, Labuhanbatu. Dokumen tersebut penting sebagai bukti kepemilikan tanah.

Detail Dokumen Hilang:
• Jenis Dokumen: Surat Ganti Rugi Tanah
• Atas Nama: Niastina Butar Butar
• Tanggal: 23 November 2020
• Nomor: 593/239/PEM/2020
• Lokasi: Lingkungan Sibuaya, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan

Keluarga pemilik mengharapkan bantuan masyarakat jika ada informasi mengenai dokumen ini.

Surat yang hilang tidak berlaku lagi jika ditemukan oleh pihak lain. Penemu diminta untuk menghubungi nomor 0811-6780-535 untuk mengembalikan surat tersebut.

(Anshori Pohan)

Sikap Kadieli Gea Terhadap Akun Palsu di Facebook

NIAS UTARA, YUTELNEWS.COM —Kadieli Gea mengungkapkan pendapatnya tentang adanya akun palsu di Facebook yang menyerang dirinya dengan fitnah,” ungkapnya.

Ia menyatakan bahwa tindakan ini tidak dapat diterima dan merupakan pelanggaran hukum serius pada, Kamis (16/10/2025).

Gea meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini dan mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi palsu,” pinta Gea.

Ia juga menghimbau agar masyarakat dapat membedakan akun asli dan konfirmasi ke pengguna akun tersebut.

Gea mendesak penyebar akun palsu untuk segera menghentikan aksinya dan meminta maaf,” ujarnya.

Selanjutnya Ia berencana menempuh langkah hukum agar masalah ini dapat menjadi pelajaran bagi semua dalam penggunaan media sosial yang bertanggung jawab,” ucapnya.

(Kharisma Gea)

Kang DS: Implementasi Visi Misi Dikolaborasikan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jakarta – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna tampil menjadi narasumber pada Leadership Forum:
Pilar Nusantara Penopang Asta Cita: “Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Perspektif
Daerah”.

Leadership Forum ini digelar CNN Indonesia di Studio 2 CNN Indonesia (Gedung Trans TV Lt.Ground Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025).

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin menjadi narasumber pada bahasan Menerjemahkan Asta Cita: Kepemimpinan Lokal dan Inovasi Daerah.

Di hadapan Menteri Dalam Negeri RI M. Tito Karnavian dan sejumlah pejabat dari Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi DKI Jakarta dan pejabat pemerintahan lainnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan paparannya mendukung Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan visi misi dan rencana aksi pada pemerintahannya di Kabupaten Bandung. Karena Pemilunya lebih awal, dan Pilkada dilaksanakan pada bulan November 2024, artinya para kepala daerah harus mengadopsi visi misi presiden terpilih.

“Sehingga kami dalam menentukan visi misi, ini seluruhnya masuk pada visi misi Pak Presiden. Sehingga dalam implementasinya kami tidak mengalami kesulitan. Hampir 40 persen dari misi kami ada lima itu yang sesuai dengan delapan Asta Cita itu sesuai semuanya,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati Bandung mengucapkan syukur alhamdulillah walaupun kondisi saat ini ada transisi sistem yang dilakukan oleh pemerintah pusat, tetapi pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin sehingga roda pemerintahan tidak stag.

“Karena tujuan pemerintah yang utama itu ada tiga hal yang harus kita persiapkan. Pertama adalah bagaimana untuk bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat. Kedua, meningkatkan pelayanan, yang ketiga membuat aman dan tentram. Ini tentu tugas pokok utama pemerintah,” tuturnya.

Dadang Supriatna mengatakan, dalam implementasi melaksanakan visi misi Presiden, ia tidak mengalami kesulitan karena semua alat negara sudah berada di tiap-tiap daerah.

“Tinggal kolaborasi dengan TNI-Polri, sudah selesai,” katanya.

Untuk menuju Asta Cita, disebutkan, ada program yang sifatnya penugasan langsung dari Presiden, yang notabene pemerintah daerah tidak bisa menolak karena program prioritas yang harus disukseskan.

“Sehingga tugas pemerintah daerah dalam hal ini, diminta ataupun tidak diminta sudah menjadi kewajiban. Karena selaku pembina langsung adalah Pak Mendagri, sehingga apa yang dilakukan Pak Presiden maka pemerintah daerah harus bisa mendukung dan mensuport bahkan mensukseskannya,” tuturnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa ia tidak mengalami kesulitan karena selalu komunikasi dan konsolidasi, sehingga program-program yang diberikan Presiden tidak ada hambatan di lapangan.

“Kami pemerintah daerah harus bisa menjalankan tugas pokok selaku kepala daerah. Salah satunya mensukseskan program pemerintah pusat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kang DS menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung adalah daerah terluas dan terpadat penduduknya kedua di Jawa Barat. Penduduk 3,8 juta jiwa, luas wilayah 174 ribu hektare, dengan sumber daya alam yang sangat luar biasa.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bandung mempunyai lahan pertanian dan juga mempunyai sumber daya manusia di antaranya 77 ribu petani. Selain itu ada beberapa destinasi wisata, sehingga sumber daya alam ini bisa memberikan kontribusi.

“Kita lihat perbandingan dan perkembangan pada tahun 2021, pengunjung ke Kabupaten Bandung baik domestik maupun internasional itu sekitar 2 juta pengunjung. Kemarin Desember 2024 mencapai 7 juta pengunjung. Artinya, keindahan di Kabupaten Bandung sangat prospek dan sangat diminati baik domestik maupun internasional,” ujarnya.

Bupati Bedas mengatakan, program Presiden betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat, walaupun secara faktual merasa kebingungan adanya pengurangan tentang TKD (Transfer ke Daerah). Tetapi kalau TKD ini dikonversikan, contoh Kabupaten Bandung saat ini tahun 2026 akan mengalami pengurangan sekitar Rp1 triliun. Dari Rp3,6 triliun, jadi Rp2,6 triliun, secara sekilas memang bingung.

“Tetapi kalau dikonversikan dengan program Pak Presiden, contohnya program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Saya hitung dari 361 titik dapur MBG, itu sekitar 1,253 juta jiwa penerima manfaat dikonversikan dengan uang mencapai Rp5,4 triliun,” jelasnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa pemerintah daerah ada yang melaksanakan sesuai dengan visi misi lokal. “Visi kami adalah mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS), maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kang DS mengungkapkan ada tiga program prioritas yang sifatnya penting, dan sangat dinantikan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya, program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan setelah dihitung Kabupaten Bandung potensi penerima manfaatnya 1,253 juta jiwa atau dihitung per dapurnya 3.000 sampai 3.500 jiwa.

“Ada 361 titik dapur. Dan ada daerah tertinggal, dalam artian daerah terjauh, perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur misalnya. Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung dengan Bandung Barat, Kabupaten Bandung dengan Sumedang,” jelasnya.

Kemudian dikolaborasikan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga dua program ini tidak bisa dipisahkan.

Ia mengatakan dampak program MBG mengurangi angka pengangguran. Pertama, menambah pengusaha baru, selaras dengan program Pemkab Bandung setiap tahunnya akan menciptakan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja.

“Setelah dihitung angka pengangguran di Kabupaten Bandung yang saat ini 6,32 persen, artinya hampir 123.000 jiwa masyarakat Kabupaten Bandung sampai saat ini belum mempunyai pekerjaan,” ujarnya.

Namun realitasnya, lanjut Kang DS, dengan masuknya program MBG di Kabupaten Bandung justru terbantu. Salah satu contoh setiap dapur itu membutuhkan 47 tenaga relawan dan dikali 361 titip dapur MBG, sehingga sekitar 18.000 orang masyarakat Kabupaten Bandung sudah bisa bekerja.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus hadir bagaimana masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan. “Nah kita berikan edukasi dan modal. Kita ada program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Kenapa ini dihadirkan, karena bank emok masih ada di lapangan. Pinjol masih merajalela, ini harus hadir pemerintah,” ujarnya.

Menghadapi Indonesia Emas 2045, kata Kang DS, tidak lepas dari lima hal. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi. Maka pemerintah harus hadir bagaimana untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Ketiga, riset and development. Kajian dan inovasi ini penting, sehingga belanja isu ini penting. Solusinya seperti apa, sehingga riset and development ini salah satu acuan untuk bisa melakukan suatu program yang disesuaikan dengan visi misi daerah.

“Tentunya setiap daerah memiliki visi misi yang berbeda,” katanya.

Keempat, institusi yang kuat. Tentu, mental ini penting. Integritas penting, karena suatu program tidak akan sukses kalau karakter dan mental tidak mumpuni.

“Sehingga organisasi yang kuat perlu ditingkatkan, harus ada kekompakan, kerja sama yang baik dan kolaborasi,” ujarnya.

Kelima, pengelolaan keuangan yang baik. Program sebagus apapun, kalau pengelolaan keuangan tidak baik, pasti pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tidak WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

“Saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat mari kita manfaatkan program yang konkrit untuk kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai,” tutupnya.**

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.