Wakil Ketua DPRD Erlinda Dengarkan Jawaban Walikota di Wakili Sekdako Rida Ananda 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh diadakan untuk mendengarkan jawaban Wali Kota atas pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 pada, Kamis (13/11/2025).

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, Erlindawati, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Rida Ananda.

Erlindawati menekankan pentingnya pembahasan APBD yang melampaui angka, fokus pada pembangunan yang menguntungkan masyarakat,” ujarnya.

DPRD mengapresiasi respons Pemko Payakumbuh terhadap berbagai isu, seperti pengaturan jam operasional kafe dan digitalisasi sistem retribusi pasar.

Komitmen pemerintah untuk menjaga transparansi dan menekan potensi kebocoran pendapatan daerah diakui.

Isu lainnya yang diperhatikan adalah penyelesaian sengketa lahan wisata dan perbaikan Pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Erlindawati menegaskan dukungan DPRD terhadap langkah pemerintah namun mengingatkan pentingnya pengawasan agar kebijakan tidak hanya berada di tataran perencanaan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Payakumbuh,” ungkapnya.

Hubungan yang baik antara eksekutif dan legislatif sangat penting untuk mencapai tujuan bersama.

(MMD)

Wirman Putra Pimpin Rapat Paripurna Dalam Pandangan Umum Tujuh Fraksi Tentang Nota Keuangan Walikota Payakumbuh

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Tujuh fraksi di DPRD Kota Payakumbuh memberikan pandangan umum mengenai Nota Keuangan Wali Kota terkait,” Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Wirman Putra pada, Selasa (11/11/2025).

Pertimbangan Fiskal Wirman menyatakan, “RAPBD 2026 disusun dengan memperhatikan penyesuaian kondisi fiskal nasional dan penurunan dana transfer dari pemerintah pusat,” ucap Wirman Putra.

Pandangan Fraksi sebagai berikut
Fraksi Partai Golkar Mengkhawatirkan Car Free Day mengganggu UMKM, meminta evaluasi dan pemindahan lokasi.

Fraksi Partai NasDem Menyoroti ketidakteraturan pungutan retribusi di Pasar Ibuh dan meminta penertiban.

Fraksi KIR Mendorong keseimbangan pendapatan dan belanja untuk program prioritas.

Fraksi PKS Memperhatikan masalah kenakalan remaja dan permintaan revitalisasi objek wisata.

Fraksi Partai Demokrat Menegaskan pentingnya kualitas pelayanan publik, terutama BPJS Kesehatan.

Fraksi PAN Menyokong digitalisasi layanan pajak dan peningkatan sumber daya manusia.

Fraksi PPP mendorong efisiensi anggaran dan pembangunan kembali Pasar Payakumbuh.

Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, berkomitmen untuk mengkaji semua masukan dari fraksi-fraksi dan akan memberikan jawaban resmi pada rapat paripurna berikutnya,” ungkap Elzadaswarman.

(MMD)

Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.I.P, Dorong, Pentingnya Dukungan Bersama Atasi Banjir Dayeuhkolot

Bandung – YUTELNEWS com || Upaya penanganan banjir di kawasan Dayeuhkolot kembali menjadi fokus pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sejumlah instansi wilayah teknis dan pemangku kepentingan,

Kegitan berlangsung di Gedung Pinus Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Selulosa (BBSPJIS), Jalan Moch.Toha, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (11/11/2025).

Rapat tersebut dihadiri ,Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, Dinas DLH, Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Forkopimcam Dayeuhkolot, Danki Kompi A Zipur, perwakilan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) citarum, BPBD, PSDA Provinsi Jawa Barat, serta tokoh masyarakat dan kalangan pengusaha yang beroperasi di kawasan industri Dayeuhkolot.

Kepala Desa sekaligus ketua Apdesi Dayeuhkolot Ganjar Sukma Wibawa S.I.P, menjelaskan bahwa kawasan Dayeuhkolot memiliki kondisi geografis yang cukup menantang. Sebagian wilayahnya berada di dataran rendah dengan elevasi lebih rendah dari permukaan Sungai Citarum.

“Kondisi geografis ini menjadi tantangan tersendiri. Karena posisi wilayah lebih rendah dari permukaan sungai, potensi genangan sangat tinggi setiap musim hujan,” ujar ketua Ganjar

Menurut Ganjar pun menyatakan, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum telah memetakan sekitar 20 titik kolam retensi (folder) yang berfungsi menampung limpasan air saat curah hujan tinggi. Dari jumlah tersebut, 11 kolam sudah selesai dibangun, sementara sisanya masih dalam tahap perencanaan.

Selain itu, sejumlah langkah teknis juga tengah disiapkan, seperti normalisasi saluran drainase, perbaikan pompa air di kawasan Bojong Asih dan Cipalasari, Dranase, serta pembuatan sistem resapan air di area permukiman padat penduduk.

Dengan dukungan semua pihak melalui konsep pentahelix, kami optimistis penanganan banjir di Dayeuhkolot bisa dilakukan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya Ganjar.

Dari hasil musyawarah tersebut, tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, terpilih sebagai Ketua Pentahelix Penanganan Banjir di kecamatan Dayeuhkolot.

Tri Rahmanto pun menyatakan kesiapannya menjalankan amanah tersebut. Ia juga mengajak seluruh perusahaan dan masyarakat untuk aktif berkontribusi saling mendukung langkah pemerintah daerah dalam penanganan banjir.

Kita siap melaksanakan arahan Bupati Bandung Kang DS. ‘ Setiap perusahaan harus berkontribusi, jangan hanya duduk manis. Mari bantu pemerintah menyelesaikan persoalan banjir ini,” tegas Tri Rahmanto.

Rapat koordinasi tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah, instansi teknis, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam mewujudkan wilayah kecamatan dayeuhkolot bebas banjir melalui kolaborasi pentahelix.” tukasnya.

 

Yans.

Ketua Umum FBK Acil Lakukan Aksi Demontrasi Tuntut Upah Minimum Kabupaten di Garut

GARUT, YUTELNEWS.COM —Aliansi Buruh Gruduk Garut melaksanakan aksi demonstrasi untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK), penghapusan sistem magang yang dianggap eksploitatif, dan penegakan keadilan sosial, sesuai dengan UUD 1945.

Aksi ini merupakan respon terhadap sistem upah murah yang dinilai merugikan buruh pada, Selasa(11/11/2025).

Tuntutan Kenaikan UMK Aliansi Buruh agar UMK Garut naik sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), yang dalam survei mereka mencapai Rp7 juta per bulan, sedangkan UMK saat ini hanya Rp2.300.000.-

Mereka percaya bahwa upah murah mengancam daya beli buruh dan menurunkan kesejahteraan ekonomi wilayah.

Desakan kepada DPRD dan Pemerintah Daerah, Mereka meminta DPRD Garut untuk menanggapi RUU Ketenagakerjaan yang dinilai semakin menyulitkan pekerja.

Tuntutan juga mencakup pemisahan upah sektor alas kaki dari perusahaan multinasional dan perlindungan hak eks karyawan PT Danbi Internasional.

Penolakan terhadap Sistem Magang, Buruh menolak Permenaker No. 6 Tahun 2020 yang dianggap sebagai legalisasi eksploitasi di mana perusahaan dapat mempekerjakan buruh dengan upah rendah tanpa jaminan.

Buruh menuntut agar magang memberikan pendidikan yang benar dan bukan sekadar cara untuk mengurangi biaya.

Solidaritas Buruh Berbagai serikat pekerja di Garut bersatu dalam perjuangan ini, menekankan bahwa ini lebih dari sekadar tuntutan angka UMK ini adalah tentang martabat buruh.

Mereka menyerukan reforma agraria, pendidikan gratis, penghapusan sistem outsourcing, penciptaan lapangan kerja, dan penolakan PHK.

Aksi Aliansi Buruh Gruduk Garut menggambarkan harapan dan kebutuhan buruh akan keadilan sosial dan kehidupan yang layak.

Buruh telah bersuara keras, dan kini tantangan ada pada Pemkab Garut dan DPRD untuk merespons tuntutan ini.

Aliansi Buruh berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak mereka hingga keadilan sosial terwujud di Garut.

(Jurnalis : Exsel Mochamad Wiki.S.H.,C.PFW)

Ketua DPRD Wirman Putra Lanjutkan Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 di Payakumbuh

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —DPRD Kota Payakumbuh siap melanjutkan pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2026 setelah Wali Kota menyampaikan Nota Keuangan dalam rapat paripurna pada, Senin (10/11/2025).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Wirman Putra, adalah langkah awal untuk membahas dokumen keuangan daerah.
Wali Kota Zulmaeta menjelaskan bahwa penyusunan RAPBD mempertimbangkan kondisi fiskal nasional, termasuk penurunan Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat sebesar Rp116,88 miliar dibandingkan tahun sebelumnya,” ucap Zulmaeta.
Wirman Putra mengungkapkan bahwa DPRD akan segera menjadwalkan pemandangan umum fraksi-fraksi tentang Nota Keuangan tersebut,” Ungkap Wirman Putra.

DPRD berkomitmen agar pembahasan RAPBD berlangsung konstruktif dan fokus pada kepentingan masyarakat.

Mereka juga akan memastikan proses penetapan APBD sesuai jadwal agar dapat mendukung pembangunan di Kota Payakumbuh. Rapat paripurna berikutnya akan membahas pandangan umum fraksi-fraksi.

(Hms DPRD Payakumbuh)

(MMD)

Legislator Fraksi PKB Dadang Hemayana S.I.P , Semangat Pahlawan Jangan Hanya Jadi Seremonial, Tapi Harus Hidup Dalam Tindakan

BANDUNG – YUTELNEWS.com ,Momentum “Hari Pahlawan 10 November 2025” menjadi pengingat kuat bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan semangat juang para pahlawan bangsa. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB ,Dadang Hemayana S.I.P , saat memberikan ucapan peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Bandung,pada senin (10/11/2025).

“Hari Pahlawan bukan sekadar upacara dan ucapan semata. Semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air harus kita wujudkan dalam kerja nyata untuk masyarakat,” tegas Dadang Hemayana dengan nada berapi-api.

Menurutnya, generasi sekarang harus berani mengambil peran menjadi pahlawan masa kini, mulai dari menjaga persatuan, berbuat baik, hingga aktif membangun daerah tanpa pamrih.

“Kalau dulu pahlawan angkat senjata, sekarang kita berjuang dengan karya, kejujuran, dan kepedulian terhadap rakyat,” ujarnya.

Politisi Partai PKB itu juga mengajak masyarakat Kabupaten Bandung untuk tidak kehilangan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Mari kita buktikan, semangat pahlawan tetap hidup di kabupaten bandung. Dari desa sampai kota, kita semua bisa menjadi bagian dari perubahan,” tandasnya.

Dengan penuh semangat nasionalisme, Dadang Hemayana menutup pesannya dengan harapan agar peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan cinta tanah air.

“Bangsa ini butuh aksi nyata, bukan hanya seremoni. Jadilah pahlawan di bidang masing-masing,” pungkasnya.

 

Yans.

Kabupaten Bandung Punya Ikon Baru : Patung Panglima Besar Jenderal Soedirman Hadir di Soreang

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Kabupaten Bandung kini memiliki landmark atau ikon baru, yaitu monumen patung Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berdiri gagah di Jalan Bojong yang kini resmi berganti nama menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Desa/Kecamatan Soreang.

Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman ini diresmikan langsung oleh Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) Letjend TNI Iwan Setiawan yang juga pemrakarsa monumen ini didampingi Kapolda Jabar, Ketua DPRD Jabar, Bupati Bandung Dadang Supriatna dan jajaran Forkopimda serta tamu undangan lainnya.

Menariknya lagi, peresmian ikon baru Kabupaten Bandung itu juga dihadiri oleh ribuan warga yang sudah menyemut dan memenuhi areal peresmian sejak pagi. Masyarakat Soreang dan sekitarnya tampak antusias ingin menyaksikan peresmian monumen patung Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut.

Pemrakarsa Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, Letjend Iwan Setiawan yang juga putra daerah Soreang mengaku sangat bersyukur Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut akhirnya dapat diresmikan.

“Saya Letnan Jenderal Iwan Setiawan lahir dan besar di sini, di Soreang. Saya sejak dulu sangat mengidolakan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berjuang gagah berani untuk kemerdekaan Indonesia,” ujar Letjend Iwan dalam sambutannya.

Menurutnya, sejak sebelum menjadi anggota TNI, Jenderal Soedirman merupakan figur teladan dalam mempertahankan prinsip dan semangat perjuangannya dalam merebut kemerdekaan dari para penjajah.

“Makanya saya bersyukur, dapat meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman ini di momen yang sangat penting dan bersejarah yaitu di Hari Pahlawan Nasional 10 November,” ungkap Jenderal Iwan sapaan akrabnya.

“Beliau (Jenderal Soedirman) adalah Panglima Besar yang kiprahnya sudah tidak diragukan lagi bagi bangsa ini. Bayangkan, walau dengan paru-paru hanya sebelah, beliau terus berjuang melawan penjajah. Selama berjuang, beliau selalu punya wudhu,” tambahnya.

Komandan Pussenif Letjend TNI Iwan Setiawan menambahkan bahwa pembangunan monumen ini merupakan wujud penghormatan kepada Panglima Besar Jenderal Soedirman sebagai salah satu tokoh militer paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Acara peresmian Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November ini dibalut dengan berbagai kegiatan bakti sosial seperti pengobatan gratis bagi masyarakat, pembagian 8.200 paket sembako, pembagian paket makanan gratis hingga pembagian sparepart sepeda motor bagi pengemudi ojek online (ojol).

“Kami berharap monumen ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya nilai-nilai perjuangan, disiplin, dan cinta tanah air yang telah dicontohkan oleh Jenderal Soedirman. Saya juga sudah meminta izin kepada cucu Jenderal Soedirman dan beliau memantau langsung pembangunan monumen ini,” katanya

Selain meresmikan Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman, pada kesempatan tersebut Letjend Iwan Setiawan juga meresmikan nama Jalan Bojong yang diubah menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Letjend Iwan juga berencana akan membangun sebuah monumen lagi yaitu Monumen Helikopter yang melambangkan kesiapan alutsista TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI.

“Setelah diresmikan, kita akan rawat dan jaga bersama-sama. Ini jadi simbol perjuangan dan menjadi tempat membanggakan di Soreang. Monumen dan jalan ini saya serahkan ke Pak Bupati untuk bisa terus dirawat,” ujar Jenderal Iwan.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Setiawan menambahkan dirinya sebagai junior sangat bangga dengan apa yang dilakukan Letjend Iwan yang menginisiasi pembangunan monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Soreang tersebut.

“Sebagai Kapolda saya sangat bangga dan salut bisa menyaksikan putra terbaik Soreang yang sangat menghargai para pahlawan, dapat mewujudkan pembangunan monumen monumental ini di kota kelahirannya,” ujar Kapolda Jabar.

“Saya kagum karena Kang Iwan lahir dan besar di sini. Beliau orang yang bersyukur dan tidak lupa tanah kelahirannya. Ini sesuatu yang menginspirasi kita semua. Semoga kita semua juga bisa berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran seperti abang saya Letjend Iwan,” tambah Kapolda Irjen Rudy Setiawan.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan selamat dan terima kasih atas peresmian Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman tersebut. Menurutnya, monumen tersebut akan menjadi ikon baru Kabupaten Bandung khususnya kawasan Soreang.

“Saya sangat berterima kasih dan merasa bangga atas diresmikannya Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman ini. Saya juga sepakat Jalan Bojong diubah menjadi Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu juga berterima kasih karena Pussenif TNI telah menyerahkan Monumen dan Jalan Panglima Besar Jenderal Soedirman itu kepada Pemkab Bandung. Kang DS berjanji akan merawat dengan baik monumen tersebut.

“Monumen ini bukan hanya sekadar monumen, tetapi juga simbol semangat perjuangan dan pengorbanan yang harus terus kita teladani. Jenderal Soedirman adalah sosok yang sangat inspiratif. Kita berharap generasi muda Kabupaten Bandung dapat semakin mengenal dan menghargai sejarah bangsanya,” ungkap Kang DS. (**)

Yans.

Momentum  Hari Pahlawan, Kejaksaan Negeri Luw Utara Dan  Pemda Lutra Wujudkan  Kepedulian  Pada  Generasi Bangsa 

Yutelnews.com, Lutra — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Senin, 10 November 2025, Kejaksaan Negeri Luwu Utara melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara menggelar kegiatan Penyerahan Penetapan Perwalian Anak Khusus Bidang Pendidikan bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Luwu Utara.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., Ketua Pengadilan Negeri Masamba, Kapolres Luwu Utara, Ketua DPRD Luwu Utara, serta para pemangku kepentingan yang peduli terhadap masa depan anak-anak bangsa. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan hukum dan kepastian hak pendidikan bagi anak-anak yang memerlukan perwalian khusus.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara, Harwanto S.H., MAP., memberi dukungan yang sangat bositif bahwa di momen Hari Pahlawan ini, setiap langkah kecil untuk melindungi dan mendidik anak bangsa adalah bentuk kepahlawanan modern. Pahlawan masa kini bukan hanya mereka yang mengangkat senjata, tetapi juga mereka yang memastikan generasi penerus mendapatkan hak dan masa depan yang layak.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, S.T., juga mengapresiasi sinergi antara Kejaksaan dan Dinas Sosial, seraya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar administratif, tetapi manifestasi nyata nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang mencerminkan kehidupan berbangsa dan bertanah air yang menjadi cerminan semangat perjuangan demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan Penetapan Perwalian Anak oleh Kepala Kejari Luwu Utara kepada Bupati Luwu Utara, diikuti penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak penerima perwalian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak yang menerima penetapan perwalian khusus dapat memperoleh hak pendidikan secara layak, terlindungi secara hukum, dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berprestasi, mennjunjung tiggi nasionalisme dan berjiwa pahlawan

(Abu Algifari)

Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kota Gunungsitoli berlangsung Khidmat, Tabur Bunga menjadi Puncak Acara

Gunungsitoli, Yutelnews.com || Upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kota Gunungsitoli berlangsung khidmat di Halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Kapolres Nias AKBP Agung S.C.D., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P bertindak sebagai Pembina Upacara, Senin (10/11/2025).

Pada amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Saifullah Yusuf, yang dibacakan oleh Kapolres Nias, menyampaikan bahwa para pahlawan memberi teladan bahwa kemerdekaan tidak diraih secara instan, melainkan melalui kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan. Terdapat tiga nilai utama perjuangan para pahlawan: kesabaran dalam berjuang dengan menuntut ilmu dan membangun persatuan hingga meraih kemerdekaan; mendahulukan kepentingan bangsa dengan kembali mengabdi tanpa berebut jabatan; serta berpandangan jauh ke depan demi kesejahteraan generasi mendatang.

Dalam Perjuangan di masa kini tidak lagi menggunakan senjata, tetapi dilakukan melalui ilmu, empati, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan. Nilai perjuangan harus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, antara lain melalui penguatan ketahanan nasional, peningkatan pendidikan, penegakan keadilan sosial, serta pembangunan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

Pada upacara diakhiri dengan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Gunungsitoli sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah gugur.

Upacara dan tabur bunga dihadiri langsung oleh Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE., M.Si., Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, SH., Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, perwakilan Dandim 0213/Nias, perwakilan Danlanal Nias, Ketua I TP PKK dan Ketua DWP Kota Gunungsitoli, para Kepala OPD Lingkup Pemko Gunungsitoli.

(Kharisman Gea)

Sekda Kab.Nias Utara melaksanakan Penaikan Bendera Merah Putih

‎Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
‎Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Bertindak Sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara yang dikoordinir Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias utara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Hari Senin 10/11/2025

‎Pada arahan Sekda Kab.Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.EC,Dev menyampaikan bahwa Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 sudah siap pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Nias Utara, namun beberapa kondisi yang menjadi catatan tentang kondisi keuangan tahun 2026 dan Pimpinan DPRD juga akan terus berjuang untuk mengkoordinasikan di Provinsi maupun dipusat mengingat dana transfer di daerah sangat terbatas dan tidak mampu membiayai Belanja Daerah yang sifatnya harus dipenuhi oleh daerah sehingga hal ini dapat diatasi untuk kesulitan anggaran Tahun 2026 kedepan.
“Ucap Sekda juga mengingatkan seluruh Perangkat Daerah agar Kegiaatan yang sifatnya segera agar secepatnya dilaksanakan mengingat efektifitas kegiatan untuk tahun 2025 tinggal dua bulan lagi, untuk itu segala bentuk laporan-laporan agar secepatnya diselesaikan agar tidak menjadi kendala diakhir tahun.

Turut hadir pada upacara tersebut, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat Lotu, Kabag, dan ASN dan THL Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara.

(Kharisman Gea)

Sekda Kab.Nias Utara melaksanakan Penaikan Bendera Merah Putih ‎

Lotu, Nias Utara, Yutelnews.com ||
‎Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Bertindak Sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Penaikan Bendera Merah Putih di Lingkungan Pemerintah Kab. Nias Utara yang dikoordinir Oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias utara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Utara, Hari Senin 10/11/2025

‎Pada arahan Sekda Kab.Nias Utara Bazatulo Zebua, SE, M.EC,Dev menyampaikan bahwa Pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 sudah siap pembahasan dengan Badan Anggaran DPRD Nias Utara, namun beberapa kondisi yang menjadi catatan tentang kondisi keuangan tahun 2026 dan Pimpinan DPRD juga akan terus berjuang untuk mengkoordinasikan di Provinsi maupun dipusat mengingat dana transfer di daerah sangat terbatas dan tidak mampu membiayai Belanja Daerah yang sifatnya harus dipenuhi oleh daerah sehingga hal ini dapat diatasi untuk kesulitan anggaran Tahun 2026 kedepan.
“Ucap Sekda juga mengingatkan seluruh Perangkat Daerah agar Kegiaatan yang sifatnya segera agar secepatnya dilaksanakan mengingat efektifitas kegiatan untuk tahun 2025 tinggal dua bulan lagi, untuk itu segala bentuk laporan-laporan agar secepatnya diselesaikan agar tidak menjadi kendala diakhir tahun.

Turut hadir pada upacara tersebut, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Camat Lotu, Kabag, dan ASN dan THL Lingkup Pemerintahan Kab. Nias Utara.

(Kharisman Gea)

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Kabupaten Pelalawan Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan

Pelalawanyutelnews.com ||
Pada hari Senin tanggal 10 November 2025, Kabupaten Pelalawan memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Upacara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Wakil Bupati Pelalawan Husni Thamrin, dan Ketua PN Kab. Pelalawan yang diwakili Hakim Lady Arianita.

Dalam amanatnya, Bupati Pelalawan H. Zukri Misran menekankan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa dan negara. “Kita harus terus bergerak dan berjuang untuk mencapai cita-cita bangsa, yaitu masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Upacara ini juga dihadiri oleh Kajari Kab. Pelalawan Siswanti A.S, Sekda Kab. Pelalawan Tengku Zulfan, Pabung 0313/KPR Mayor Inf Lilik Haryono, dan para OPD Kab. Pelalawan. Pengurus Hulubalang LAMR Kab. Pelalawan dan tamu undangan lainnya juga hadir dalam upacara ini.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan naskah pembukaan UUD 1945. Pesan pahlawan juga dibacakan oleh siswa SMAN Bernas Kab. Pelalawan. Upacara diakhiri dengan pembacaan doa dan penghormatan pasukan.

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan tertib, serta diakhiri dengan situasi yang kondusif. Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Kab. Pelalawan ini merupakan momentum untuk mengenang jasa para pahlawan dan meningkatkan semangat perjuangan dalam membangun bangsa dan negara.

Dengan berakhirnya upacara ini, diharapkan masyarakat Kab. Pelalawan dapat terus melanjutkan perjuangan para pahlawan dan mencapai cita-cita bangsa.|| AS

Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kabupaten Pelalawan

KABUPATEN PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Mengadakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan. ” Upacara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, seperti Bupati H. Zukri Misran dan Kapolres AKBP John Louis Letedara pada, Senin (10/11/2025.

Bupati H. Zukri Misran mengingatkan pentingnya mengenang jasa pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengajak masyarakat untuk melanjutkan perjuangan mereka dalam membangun bangsa.

Upacara tersebut terdiri dari pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, serta pembacaan Pancasila dan naskah UUD 1945. Siswa dari SMAN Bernas membacakan pesan pahlawan.

Acara berlangsung tertib dan diakhiri dengan doa. Di harapkan masyarakat Pelalawan dapat terus melanjutkan perjuangan pahlawan untuk mencapai cita-cita bangsa.

(AS)

Ketua DPRD Wirman Putra Ikuti Parade Onthel Payakumbuh 2025: Memperkuat Budaya dan Pariwisata

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Parade Onthel Payakumbuh 2025 merupakan acara budaya yang menarik perhatian banyak peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirnan Putra, menilai acara ini berdampak positif bagi pariwisata dan ekonomi lokal pada, Minggu (09/11/2025).

Bukti Kekuatan Budaya Wirman Putra menyatakan bahwa Parade Onthel menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap budaya. Acara ini diharapkan dapat memperkenalkan Payakumbuh sebagai kota wisata budaya yang kreatif dan ramah,” kata Wirman Putra.

Partisipasi dan Penampilan Selama dua hari, acara ini dihadiri sekitar 500 peserta yang menampilkan sepeda klasik dan busana tradisional. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan tradisi, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal.

Dampak Ekonomi Event ini memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan sektor kuliner, serta mendorong DPRD untuk mendukung kegiatan berbasis budaya di masa mendatang.

Pentingnya Promosi Budaya Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menekankan bahwa Parade Onthel dikenal sebagai cara untuk mengenalkan nilai budaya dan keramahan kota, serta mengajak masyarakat untuk menghargai lingkungan,” ujarnya.

Peningkatan Silaturahmi Kegiatan ini menciptakan ikatan antara pecinta sepeda ontel dari berbagai generasi dan daerah.

Parade Onthel Payakumbuh diharapkan menjadi agenda tetap dalam kalender pariwisata kota dan berkontribusi terhadap pengembangan identitas budaya Payakumbuh sebagai destinasi wisata.

(Hms DPRD)

(MMD)

Teddi Setiadi,Semangat Pahlawan Jangan Hanya Jadi Seremonial, Tapi Harus Hidup Dalam Tindakan

SukabumiYUTELNEWS.com ,Momentum Hari Pahlawan 10 November 2025 menjadi pengingat kuat bagi seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda, untuk tidak melupakan semangat juang para pahlawan bangsa. Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddi Setiadi, saat memberikan ucapan peringatan Hari Pahlawan di Sukabumi, Minggu (9/11/2025).

“Hari Pahlawan bukan sekadar upacara dan ucapan semata. Semangat juang, pengorbanan, dan cinta tanah air harus kita wujudkan dalam kerja nyata untuk masyarakat,” tegas Teddi dengan nada berapi-api.

Menurutnya, generasi sekarang harus berani mengambil peran menjadi pahlawan masa kini,mulai dari menjaga persatuan, berbuat baik, hingga aktif membangun daerah tanpa pamrih.

“Kalau dulu pahlawan angkat senjata, sekarang kita berjuang dengan karya, kejujuran, dan kepedulian terhadap rakyat,” ujarnya.

Politisi muda Gerindra itu juga mengajak masyarakat Sukabumi untuk tidak kehilangan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

“Mari kita buktikan, semangat pahlawan tetap hidup di Sukabumi. Dari desa sampai kota, kita semua bisa menjadi bagian dari perubahan,” tandasnya.

Dengan penuh semangat nasionalisme, Teddi menutup pesannya dengan harapan agar peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum memperkuat solidaritas dan cinta tanah air.

“Bangsa ini butuh aksi nyata, bukan hanya seremoni. Jadilah pahlawan di bidang masing-masing,” pungkasnya.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.