RSBK Batam Diduga Tolak Calon Pasien Namun RSHB Terima Apresiasi Peraturan Dinilai Amburadur 

YUTELNEWS.com | Seorang Calon Pasien (SW) sangat kecewa dengan RS Budi Kemuliaan (RSBK) yang tidak melayani pengguna BPJS yang masih aktiv. Dinilai peraturan tersebut amburadur.  Minggu (6/7/2025).

Sekitar pukul 03.00 malam hari, SW mengalami penyakit dalam yang bisa dikatakan sangat parah. Karena merasa sakit berat, SW langsung ke RSBK tersebut untuk berobat. Namun sayangnya, pihak RS menolak calon pasien tersebut.

“Saya pengguna BPJS aktiv, saya ditolak untuk berobat disini kecuali jika Bayar. Akhirnya saya ke RSHB dan diterima disana,” ujar SW ke awak media. Ia mengatakan salah salah satu Dokter Eng (inisial) mengatakan kepada calon pasien jika berobat harus bayar.

Akhirnya Calon pasien tersebut ditangani oleh pihak RSHB tanpa ada kendala.

Tim media pun telah meminta tanggapan kepada Kepala Dinas Kesehatan dr. Didi Kusmarjadi, Sp.OG, MM. terkait persoalan tersebut, namun belum memberikan jawaban.

Undang-Undang Kesehatan (UU No. 36 Tahun 2009):

Pasal 190 UU Kesehatan mengatur sanksi pidana bagi tenaga medis atau pimpinan rumah sakit yang dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama pada pasien gawat darurat. Sanksinya bisa berupa pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp200 juta.

Undang-Undang Rumah Sakit (UU No. 44 Tahun 2009):

Pasal 29 ayat (1) huruf f UU Rumah Sakit mewajibkan rumah sakit untuk memberikan pelayanan gawat darurat tanpa uang muka, terutama pada pasien yang tidak mampu.

Sanksi Lebih Berat:

Jika penolakan tersebut mengakibatkan kecacatan atau kematian, sanksinya bisa lebih berat, yaitu pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar atau bahkan Rp2 miliar, tergantung pada UU yang berlaku.

SW pun mengucapkan terimakasih kepada pihak RSHB karena telah melayani dan menangani dengan serius sehingga pulih seperti biasa.

“Saya apresiasi kepada Pihak RSHB, WaDirut bapak Wisnu yang telah rekomendasikan sehingga saya bisa berobat dan sehat kembali,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada pihak RSBK, Dinas Kesehatan. /AL.

Jadi Solusi Dampak Banjir, Warga Citeureup Apresiasi, Solusi Pasang Pintu Penahan Air Dari Bupati Bandung.

BandungYUTELNEWS.com

Masalah banjir kiriman yang kerap meresahkan warga Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kini mulai teratasi.

Salah satu penyebab utama banjir selama ini adalah sampah kiriman yang terbawa aliran air dari wilayah Kota Bandung dan sekitarnya, terutama saat hujan deras turun.

Wilayah terdampak seperti RW 17, RW 09 Pasigaran, hingga RW 13 Kampung Sukabirus sempat menjadi langganan luapan air yang bercampur sampah.

Namun, kini kondisinya jauh lebih baik berkat pembangunan langkah konkret Bupati Bandung Dadang Supriatna yang membangun Pintu Penahan Air di sekitar Jembatan Pasigaran Dayeuhkolot.

“Dulu tiap hujan besar, sampah-sampah dari aliran atas masuk semua ke lingkungan warga. Plastik, kayu, bahkan limbah rumah tangga ikut terbawa. Tapi sekarang alhamdulillah sudah tertahan, sampah enggak masuk lagi ke pemukiman,” ujar Nana (55), warga RW 17 Desa Citeureup.

Pembangunan pintu air berbahan besi ini merupakan hasil dari gerak cepat Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang menginstruksikan langsung kepada Dinas PUTR serta dibantu oleh Tri Rahmanto, tokoh masyarakat Lamajang Peuntas, untuk segera mencari solusi teknis di lapangan.

Warga Desa Citeureup bahkan menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dadang Supriatna dan Tri Rahmanto atas kepedulian nyata yang mereka lakukan. Langkah konkret yang dilakukan terbukti memberi dampak positif bagi keselamatan dan kenyamanan warga.

“Kami merasa punya pemimpin yang mau mendengar dan turun langsung. Terima kasih Pak Bupati, terima kasih Kang Tri. Semoga makin banyak wilayah yang terbantu seperti kami,” tutur Mimin, warga lainnya.

Tri Rahmanto yang juga pembina remaja masjid (Prima) bersama warga dan dukungan dari Bhabinkamtibmas Polsek Dayeuhkolot, kerap melakukan kontrol harian serta gotong royong di lokasi rawan banjir dan sumbatan sampah.

“Alhamdulillah, Pak Tri itu cepat merespons keluhan warga. Beliau langsung turun, bantu koordinasi dengan PRIMA , sampai informasi juga cepat sampai ke Pak Bupati,” ujar salah satu tokoh RW, Nana.

Di wilayah RW 13 Kampung Sukabirus, Komarudin (58) juga mengungkapkan hal serupa. Sebelumnya, air dari selokan mudah meluap karena banyak sumbatan sampah dan saluran yang dangkal.

Namun kini, kondisi tersebut berhasil diatasi setelah dilakukan normalisasi saluran TPT yang bermuara ke Sungai Cigede.

“Dulu air suka ngumpul di sini karena jalannya mampet. Sekarang sudah dibersihkan, dinormalisasi, alirannya lancar lagi. Terima kasih kepada Pak Tri yang sudah bantu koordinasi dengan pihak terkait,” ucap Komarudin.

Sampah Kiriman Harus Jadi Perhatian Bersama

Meski kondisi membaik, warga berharap agar masalah sampah kiriman tetap menjadi perhatian serius semua pihak. Menurut warga, penanganan di hulu sangat menentukan keberhasilan penanggulangan banjir di hilir.

“Masalahnya bukan cuma air hujan, tapi limbah rumah tangga dari atas yang terbawa. Kalau di atas enggak dikontrol, kami yang di bawah terus jadi korban,” ujar Komarudin. (**)



Yans.

Ketua Umum PBB Ucapkan Selamat dan Harap PBB Buru Semakin Bersinar di Bawah Kepemimpinan Ruslan Arif Soamole

YUTELNEWS.com | Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho Putra, SH, MH, menyampaikan ucapan selamat dan harapannya kepada Ruslan Arif Soamole atas terpilihnya kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Kabupaten Buru periode 2025-2030. Pemilihan kembali Ruslan melalui aklamasi dalam Musyawarah Cabang PBB ke-VI di Namlea, mencerminkan kepercayaan besar kader dan struktur partai di Kabupaten Buru terhadap kepemimpinannya. Minggu, (6/7/2025).

Gugum menyatakan, “Selamat kepada Bapak Ruslan Arif Soamole atas amanah yang kembali diemban. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, PBB Kabupaten Buru semakin solid, progresif, dan gemilang dalam kontribusi politik dan pengabdian kepada masyarakat.” Ia menekankan pentingnya konsolidasi partai di tingkat daerah sebagai strategi PBB menghadapi tantangan politik mendatang.

Dukungan terhadap kepemimpinan Ruslan Arif Soamole juga datang dari berbagai pihak, termasuk anggota DPRD dari Gerindra yang turut menyampaikan ucapan selamat. Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Ruslan menjadi harapan baru bagi kemajuan PBB di Kabupaten Buru.

M. Masuku

Anggota Komisi III Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum di Jepara, Demak, dan Kudus

YUTELNEWS.com | Dalam kunjungan Kerja di wilayah Jepara, Demak, dan Kudus, Gilang Dhielafararez, Anggota Komisi III DPR RI, menegaskan komitmennya untuk mendukung penegakan hukum yang berintegritas dan independen. Sebagai perwakilan rakyat yang membidangi *Penegakan Hukum*, Gilang menyatakan dengan tegas bahwa tidak boleh ada intervensi atau “back up” dari pihak manapun yang dapat melemahkan proses penegakan hukum di ketiga wilayah tersebut.

Penegakan hukum harus berjalan secara adil, transparan, dan tanpa campur tangan kepentingan politik atau kelompok tertentu, ungkapnya. Kami menolak segala bentuk tekanan atau upaya memengaruhi proses hukum, termasuk praktik ‘back up’ yang dapat merusak prinsip keadilan, tegasnya kembali dalam pertemuan dengan masyarakat dan aparat penegak hukum setempat.

Anggota komisi III itu juga mendorong aparat hukum untuk bekerja secara profesional dan berpegang pada prinsip supremasi hukum, tanpa diskriminasi.

Komisi III DPR RI akan terus mengawal proses penegakan hukum di daerah ini. Kami mendukung langkah-langkah tegas terhadap pelanggaran hukum, sekaligus memastikan bahwa hak-hak masyarakat dilindungi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, tambahnya.

Gilang juga berujar agar seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, adat, dan pemuda, untuk bersama-sama menciptakan budaya taat hukum guna memperkuat stabilitas dan keadilan di wilayah tersebut.

Diharapkan dengan komitmen ini, penegakan hukum di Jepara, Demak, dan Kudus dapat berjalan lebih efektif dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat, pungkasnya.

(Singgih)

Dalam Rangka Hut KBB Ke18: Pecatur Ciptagumati Raih Gelar Juara di Lomba Catur Antar Desa Se-Kecamatan

YUTELNEWS.com | Kab.Bandung Barat,- Suasana meriah dan penuh persaingan mewarnai perhelatan Pekan Rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Kecamatan Cikalongwetan. Puncak acara ditandai dengan pertandingan catur antar desa yang menegangkan, yang dimenangkan oleh Nandang Supriatna, seorang pecatur handal dari Desa Ciptagumati. Pendopo Kecamatan Cikalongwetan menjadi saksi bisu atas perjuangan para pecatur yang memperebutkan gelar juara. Sabtu, (5/7/2025).

Nandang, dengan strategi dan ketenangannya yang luar biasa, berhasil melewati babak penyisihan dengan sistem gugur. Ia menunjukkan kemampuannya dalam membaca strategi lawan dan mengambil langkah-langkah tepat di setiap pertandingan. Di babak final, ia berhadapan dengan Safrudin, pecatur tangguh dari Desa Mandalasari, yang juga telah menunjukkan performa impresif sepanjang pertandingan.

Pertarungan final antara Nandang dan Safrudin berlangsung sangat ketat dan menegangkan. Kedua pecatur menunjukkan kemampuan terbaiknya, saling menyerang dan bertahan dengan strategi yang cerdik.

Babak pertama dimenangkan oleh Nandang dengan langkah-langkah brilian yang membuat Safrudin kewalahan. Namun, Safrudin bangkit di babak kedua, membalikkan keadaan dan menyamakan kedudukan. Pertandingan pun harus ditentukan di babak ketiga yang menegangkan.

Di babak penentuan, Nandang kembali menunjukkan kelasnya. Meskipun Safrudin memberikan perlawanan sengit, Nandang mampu mempertahankan konsentrasinya dan akhirnya berhasil meraih kemenangan.

“Saya sangat bersyukur bisa memenangkan pertandingan ini,” ujar Nandang Supriatna seusai menerima hadiah dari Camat dan Sekcam Cikalongwetan.

“Lawan saya sangat kuat dan bermain dengan sangat baik. Pertandingan ini sangat menantang dan menguji kemampuan saya.” Ia juga menambahkan rasa terima kasihnya kepada pelatih dan warga Desa Ciptagumati atas dukungannya.

Safrudin, meskipun harus mengakui keunggulan Nandang, juga menyatakan kekagumannya terhadap permainan lawan.

“Nandang bermain dengan sangat bagus dan pantas menjadi juara,” katanya. “Saya belajar banyak dari pertandingan ini dan akan terus berlatih untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.

Pesta Rakyat di Cikalongwetan tidak hanya dimeriahkan oleh pertandingan catur. Berbagai kegiatan lain juga turut memeriahkan acara, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, dan aneka hiburan rakyat, termasuk penampilan seni tradisional seperti hadroh, musik akustik, tari tradisional, dan electone. Hadiah menarik juga diberikan kepada para penonton yang beruntung.

Dadang Romansah, Sekcam Cikalongwetan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara tersebut dengan lancar dan aman. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya Pesta Rakyat di Cikalongwetan.

“Semoga acara ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang dapat menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar warga,”tutupnya.

Dien Yoyo.

Pemkab Bandung Rekrut Ratusan Calon Pelajar Sekolah Rakyat, 6 Kelas Sementara Disiapkan

YUTELNEWS.com | Bandung – Pemkab Bandung telah merekrut pelajar Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2025-2026. Ratusan pelajar itu terbagi menjadi enam rombongan belajar (rombel) di mana satu rombel terdiri dari 25 pelajar. Mereka terdiri dari 75 siswa SMP (3 kelas), 75 siswa SMA (3 kelas).

Sementara untuk jenjang SD, pendekatan khusus kepada orang tua sedang dilakukan, mengingat anak usia dini perlu penyesuaian sebelum tinggal terpisah dari keluarga. Kegiatan pembelajaran direncanakan mulai Agustus 2025.

Bahkan karena Kabupaten Bandung dinilai memiliki sarana dan prasarana cukup lengkap untuk percontohan Sekolah Rakyat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial pun meminta lagi penambahan rombongan belajar.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan untuk sementara saat ini sudah ada 6 kelas di Wisma Atlet kawasan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kecamatan Kutawaringin.

“Pemerintah pusat kemarin meminta lagi bahkan sampai 4 lokal. Maka kami sudah siapkan agar tempatnya di BLK Baleendah meski baru bisa menyediakan 3 lokal,” kata Bupati Bandung kepada wartawan, Sabtu (5/7/2025).

Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Pemkab Bandung juga sedang menyiapkan lokasi Sekolah Rakyat yang permanen di Desa Lebakmuncang Kecamatan Ciwidey di mana terdapat lahan milik Pemkab seluas 7,6 hektare.

Lokasi ini menurut bupati disiapkan untuk penerimaan calon pelajar Sekolah Rakyat mulai tahun 2026. Saat ini pembangunan sekolah di lokasi tersebut sedang disiapkan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR, dengan target selesai pada akhir tahun ajaran 2025.

“Untuk yang di Ciwidey kita harus perbaiki dulu tata ruangnya yang masih dalam tahap penyelesaian dengan Kementerian ATR/BPN masih dibahas. Sehingga mungkin pelaksanaan pembangunan bangunan sekolahnya bisa dimulai tahun 2026,” jelas Bupati Dadang Supriatna.

Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengunjungi lokasi Sekolah Rakyat (SR) di Wisma Atlet Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (29/05/2025).

Program Sekolah Rakyat dari Presiden Prabowo menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui pendekatan asrama dan penguatan karakter.

Sedikitnya 100 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia akan didirikan sebagai percontohan. Kabupaten Bandung menjadi salah satu dari 11 titik pelaksanaan program tahap awal di Jawa Barat.

Pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung pun disambut dengan antusias oleh warga. Sebanyak 50 siswa bersama 50 orang tua telah mengikuti kegiatan awal yang melibatkan total 150 peserta.

Gedung berkapasitas 184 orang dengan 44 kamar ini dipilih karena kondisi bangunannya sangat layak, baru, dan representatif untuk dijadikan asrama sekaligus ruang belajar bagi para siswa. Selain bangunan utama, terdapat pula gedung terpisah yang akan digunakan sebagai ruang kelas, laboratorium komputer, perpustakaan, ruang guru, serta fasilitas pembelajaran pendukung lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Supardian menyatakan alasan di balik pemilihan lokasi Sekolah Rakyat untuk sementara.

“Kami menyiasati waktu yang sempit. Wisma Atlet SJH ini paling siap dan paling layak. Semua kebutuhan dasar pembelajaran bisa dipenuhi di sini,” terang Kepala Dinsos.

Keunggulan lokasi ini tidak hanya dari sisi infrastruktur. Wisma Atlet berada dalam kawasan olahraga yang dilengkapi dengan lapangan sepak bola, kolam renang, dan arena softball. Fasilitas ini akan dimanfaatkan sebagai bagian dari kegiatan pengembangan karakter dan kebugaran siswa Sekolah Rakyat.

Terkait potensi tumpang tindih penggunaan dengan kegiatan keolahragaan, Supardian memastikan hal tersebut telah diantisipasi. Wisma Atlet saat ini masih berstatus sebagai aset Kementerian PUPR, dan penggunaannya untuk Sekolah Rakyat tidak akan mengganggu agenda olahraga yang ada.

“Kalau ada event olahraga besar, atlet bisa ditempatkan di lokasi lain yang sudah kami siapkan. Bahkan, siswa Sekolah Rakyat bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat yang berolahraga di kawasan ini, terutama saat akhir pekan,” ungkap Supardian.

Sementara untuk lokasi permanen Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Ciwidey, menurut Kadinsos lokasinya jauh dari kebisingan, cocok untuk sistem boarding school.

“Insya Allah gedung Sekolah Rakyat yang di Ciwidey nantinya akan menjadi tempat belajar yang kondusif untuk jenjang SD, SMP, dan SMA,” ucap Supardian.

Sekolah Rakyat di Desa Lebak Muncang nantinya dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa, lengkap dengan berbagai fasilitas pendidikan dan pengasuhan yang sesuai standar. Untuk jenjang SD, pendekatan khusus kepada orang tua sedang dilakukan, mengingat anak usia dini perlu penyesuaian sebelum tinggal terpisah dari keluarga.

 

Yans

Apresiasi Bupati Natuna kepada Penjaga Laut Dinilai Salah Tempat

YUTELNEWS.com | Di tengah maraknya aktivitas kapal ikan asing (KIA) yang semakin merajalela di perairan Laut Natuna, ucapan apresiasi dan terima kasih dari Bupati Natuna kepada salah satu instansi penjaga laut justru memantik kekecewaan dan tanda tanya besar dari masyarakat nelayan.

Alih-alih menyoroti lemahnya pengawasan dan meningkatnya rasa takut nelayan lokal untuk melaut, sang bupati memilih memberikan pujian atas apa yang disebut sebagai “penjagaan laut”. Sayangnya, ucapan ini dinilai jauh dari kenyataan di lapangan. Kapal-kapal asing berukuran besar terus melanggar batas wilayah tangkap, sementara nelayan lokal merasa makin tersingkir dan tidak terlindungi.

“Keamanan yang mana yang dimaksud Pak Bupati? Kami justru takut melaut karena banyaknya kapal asing. Kalau laut benar-benar dijaga, kenapa kami yang orang Natuna malah kalah di kampung sendiri?” ungkap seorang nelayan berinisial JK, mewakili suara sejumlah nelayan yang menyampaikan keluhan mereka ke media melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 4 Juli 2025.

JK juga mempertanyakan apakah Bupati Natuna benar-benar tidak mengetahui kondisi di lapangan, mengingat berbagai keluhan nelayan sering kali viral di media sosial seperti Facebook dan TikTok. “Kalau beliau aktif mengikuti media, pasti tahu nelayan sering unggah video dan foto kapal KIA yang beroperasi di wilayah tangkap kami. Tapi kenapa tetap seolah tak tahu?” katanya heran.

Lebih jauh, JK berharap bupati tidak hanya mendengar laporan atas meja, tetapi juga turun langsung berdialog dengan nelayan-nelayan yang benar-benar berlayar ke perbatasan, yang tahu persis apa yang terjadi di laut.

Ucapan terima kasih dari kepala daerah ini justru dianggap sebagai bentuk ketidakpekaan terhadap penderitaan para nelayan. Saat para pejuang laut kecil berjuang untuk bertahan, sang pemimpin malah terlihat seperti menutup mata dan bertepuk tangan.

Ini bukan semata soal simbolik, tetapi menyangkut keberpihakan. Apakah pemimpin akan berdiri bersama rakyatnya yang kecil, atau justru larut dalam permainan pencitraan belaka?

Nelayan Natuna kini menunggu tindakan nyata. Bukan janji, bukan basa-basi, dan bukan pula apresiasi yang salah arah. Sebab jika laut sendiri sudah tidak lagi aman bagi nelayan, lalu kepada siapa mereka harus berharap? /Tim

Kepsek SMPN 1 Dayeuhkolot Ujang Juhana, Apresiasi Aksi PWI dan PRIMA, Peduli Perbaiki dan Normalisasi Lingkungan Sekolah

YUTELNEWS.com | Kepala Sekolah SMPN 1 Dayeuhkolot, Ujang Juhana, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas aksi nyata yang dilakukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung dan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah dalam kegiatan bakti sosial yang digelar,pada Sabtu (05/07/2025).

Kegiatan tersebut berupa perbaiki , pembersihan dan normalisasi saluran air (solokan) di sekitar lingkungan sekolah yang kerap menjadi penyebab banjir saat hujan deras, hingga menyebabkan ruang kelas tergenang dan aktivitas belajar mengajar terganggu.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Awing selaku Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung bersama tim, serta kepada tokoh masyarakat Dayeuhkolot Bapak Tri Rahmanto selaku penasehat PRIMA, atas kepeduliannya terhadap lingkungan sekolah kami,” ujar Ujang di sela kegiatan.

Ia menyebut kolaborasi lintas elemen masyarakat seperti ini sangat berdampak positif, terlebih ketika menyentuh persoalan-persoalan krusial yang selama ini belum tertangani dengan baik. Salah satunya adalah saluran air yang tersumbat dan menyebabkan banjir musiman di ruang kelas.

“Dengan adanya kerja karya bakti ini, kami berharap saluran air di samping dan belakang sekolah kembali normal dan lancar, sehingga tidak lagi menimbulkan genangan yang merusak fasilitas sekolah dan mengganggu proses belajar mengajar,” tambahnya.

Kepsek Ujang Juhana juga berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta menjaga dan merawat lingkungan, terutama di kawasan pendidikan.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga rumah kedua bagi anak-anak. Ketika lingkungannya bersih dan aman,nyaman, maka semangat belajar mereka pun akan tumbuh dengan sendirinya,” pungkasnya.

Yans.

Bedas Pisan! Kolaborasi PWI Kabupaten Bandung Bersama PRIMA Turun Langsung Bantu Masyarakat Normalisasi Saluran Air

YUTELNEWS.com| Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, Lamajang Pentas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dalam kegiatan karya bakti sosial (baksos) perbaiki dan normalisasi saluran air di belakang SMPN 1 Dayeuhkolot, pada Sabtu (05/07/2025).

Kegiatan baksos ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program unggulan Bandung Bedas yang diusung oleh Bupati Bandung H Dadang Supriatna dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan bebas banjir.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Bandung, H. Asep Awing, serta Tri Rahmanto selaku penasehat PRIMA, sekaligus penasehat PWI Kabupaten Bandung serta Stafsus Bupati Bandung M Zezen Zainal.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh sekitar 30 orang anggota PRIMA dan anggota PWI Kabupaten Bandung serta tokoh dan masyarakat setempat.

Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung H Asep Awing mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk sinergi antara insan pers dan generasi muda untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu wujud peran aktif PWI dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui kolaborasi seperti ini,” ujar Kang Awing, sapaan akrabnya.

Kegiatan baksos ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian aksi kolaboratif berikutnya yang digagas PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari komitmen untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Terlebih selama ini SMPN 1 Dayeuhkolot ini sering kebanjiran. Semoga langkah kecil yang kami lakukan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk keluarga besar SMPN 1 Dayeuhkolot,” tutur Kang Awing.

Sementara itu, Tri Rahmanto penasehat PRIMA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Kabupaten Bandung yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya kepada Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung, H Awing, yang hadir langsung bersama anggotanya.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan langkah nyata PWI Kabupaten Bandung di bawah pimpinan Kang Awing yang mau berkolaborasi dengan masyarakat untuk sedikit berkontribusi untuk lingkungan,” ujar Tri Rahmanto.

Tri optimistis kegiatan bakti sosial ini untuk memperbaiki sekaligus menormalisasi saluran air di belakang SMPN 1 Dayeuhkolot ini dapat menanggulangi genangan air yang biasa menggenangi SMPN 1 Dayeuhkolot.

“Harapannya, setelah kegiatan ini, genangan air yang biasa terjadi dapat berkurang bahkan tertanggulangi,” ungkap Tri Rahmanto.

“Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar. Saya bangga bisa melihat sinergi dan kolaborasi antara remaja masjid dan insan pers yang bergerak bersama untuk kepentingan masyarakat luas,” tambah Tri yang juga seorang pengusaha sukses ini. (**)

Yans.

Tanggapan Insan Pers Natuna Terhadap Pernyataan Bupati Cen Sui Lan Mengenai Anggaran Publikasi Media Tahun 2024

Yutelnews.com
Natuna, 5 Juli 2025 – Pada tanggal 5 Juni 2025, sejumlah perwakilan insan pers di Kabupaten Natuna yang terdiri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Natuna dan Perkumpulan Jurnalistik Natuna (PJN), melakukan audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna guna mempertanyakan status pencairan anggaran publikasi pemberitaan tahun anggaran 2024 yang hingga kini belum direalisasikan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna, Ibu Cen Sui Lan, memberikan tanggapan yang secara verbal menyampaikan, “sudah lapar ya,” saat menanggapi pertanyaan wartawan. Walaupun pernyataan tersebut kemudian disebut sebagai bentuk candaan oleh yang bersangkutan, sejumlah wartawan yang hadir merasa tersinggung dan menganggap bahwa ucapan tersebut tidak layak disampaikan oleh seorang pejabat publik, khususnya dalam forum resmi bersama mitra kerja pemerintah.

Pernyataan Sikap Insan Pers Natuna

Sebagai insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, kami merasa bahwa ucapan tersebut telah mencederai semangat kemitraan yang selama ini dijalin bersama Pemerintah Kabupaten Natuna.

Pernyataan tersebut dinilai merendahkan profesi wartawan, yang seharusnya dihargai sebagai pilar keempat demokrasi. Wartawan bukanlah peminta-minta, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mendorong keterbukaan informasi, mendukung pembangunan daerah, serta menyampaikan informasi yang akurat dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Pandangan dari Kabiro Yutelnews.com Natuna

Sebagai bagian dari media yang turut hadir dalam momen tersebut, awak media Yutelnews.com, melalui Kepala Biro (Kabiro) Natuna, menyampaikan bahwa:

> “Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut. Walau disampaikan dalam konteks candaan, ucapan seperti itu tidak pantas keluar dari seorang pejabat negara kepada rekan media. Kami berharap pejabat publik, khususnya Bupati, menjaga etika berkomunikasi, apalagi dalam forum yang resmi. Kami dari Yutelnews.com turut merasakan kekecewaan yang sama dengan rekan-rekan media lainnya, dan berharap kemitraan ini bisa dibangun dengan saling menghargai.”

Informasi yang Diperoleh Yutelnews.com

Hingga berita ini diluncurkan, awak media Yutelnews.com memperoleh informasi tambahan mengenai publikasi pemberitaan tersebut melalui unggahan media online Sidikfokusnews.com yang dibagikan di grup WhatsApp “Berita Natuna” pada tanggal 5 Juli 2025. Informasi ini semakin memperkuat pentingnya klarifikasi dan keterbukaan pihak pemerintah dalam menyikapi persoalan anggaran publikasi media.

Penegasan Tugas Pers dan Mekanisme Kerja Sama

Sebagai pengingat, kerja sama publikasi antara media massa dan pemerintah daerah merupakan mekanisme resmi dan sah, yang diatur melalui regulasi keuangan dan kontrak kerja sama yang transparan. Dana publikasi adalah bagian dari komunikasi publik pemerintah, bukan bentuk gratifikasi, dan bertujuan untuk menyampaikan capaian serta kebijakan pembangunan daerah kepada masyarakat luas.

Harapan kepada Pemerintah Kabupaten Natuna

Kami dari insan pers Kabupaten Natuna berharap:

1. Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Bupati, dapat memberikan klarifikasi dan menjaga etika komunikasi publik.

2. Kemitraan antara media dan pemerintah tetap dijaga secara sehat, profesional, dan saling menghargai.

3. Pencairan anggaran publikasi media segera direalisasikan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Kami, sebagai bagian dari pers nasional dan daerah, berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi kami sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Hormat kami,

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Natuna
Perkumpulan Jurnalistik Natuna (PJN)
Redaksi Yutelnews.com – Kabiro Natuna

(Darmansyah)

SAH! Engkos Kosasih Nahkodai PWI Serang Raya, Langsung Beri Ultimatum Soal Stigma ‘Wartawan Bodrex’

Serang – YUTELNEWS.com || Penetapannya dilakukan secara aklamasi dalam konferensi luar biasa yang digelar di sebuah hotel di Tangerang Selatan, Jumat (04/07/2025).

Konferensi ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan Ketua PWI Provinsi Banten Mashudi.

Ketua Steering Committee (SC), Delfion Saputra, menyatakan Engkos menjadi calon tunggal. Hal ini membuatnya terpilih secara aklamasi sekaligus ditunjuk sebagai formatur tunggal untuk menyusun jajaran pengurus baru.

“Engkos terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Serang Raya sekaligus formatur tunggal kepengurusan,” ujar Delfion saat memimpin sidang.

Dalam pidato perdananya, Engkos Kosasih langsung menekankan pentingnya persatuan internal.

Menurutnya, soliditas adalah kunci untuk menghadapi beratnya tantangan organisasi di wilayah Serang Raya yang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Banten.

“Kalau sampai ada dua calon, itu bukan persatuan. Kita harus bersatu karena tugas kita cukup berat,” tegas Engkos.

Ia juga menyoroti isu krusial mengenai citra wartawan di mata publik. Engkos secara terbuka mengakui adanya stigma negatif yang muncul akibat praktik-praktik oknum yang tidak profesional.

“Saya hanya berupaya menjalankan roda organisasi agar PWI semakin kuat. Tidak bisa dipungkiri, citra wartawan semakin hari menurun. Istilah ‘wartawan Bodrex’ pun muncul dan sangat familiar di lapangan.”

“Akan tetapi sejatinya tidak ada istilah ‘Wartawan Bodrex’ dalam kamus jurnalistik yang ada hanyalah wartawan kompeten dan tidak kompeten,” ungkapnya.

Sebagai pondasi utama profesionalisme, Engkos menegaskan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan menjadi prioritas.

Ia mengajak seluruh anggota PWI Serang Raya untuk meningkatkan kompetensi melalui program sertifikasi tersebut.

Dukungan Penuh PWI Banten
Ketua PWI Banten, Mashudi, menyambut baik terpilihnya Engkos Kosasih.

Ia optimistis kepemimpinan baru ini akan membawa PWI Serang Raya menjadi lebih maju dan solid.

“Selamat atas terpilihnya Engkos. Mudah-mudahan ini pilihan yang tepat. Saya meyakini Engkos mampu membawa PWI Serang Raya lebih maju,” kata Mashudi.

Mashudi mengingatkan bahwa PWI adalah rumah bersama untuk meningkatkan kapasitas wartawan, tidak hanya dalam teknis penulisan, tetapi juga dalam wawasan yang luas.

Ia menekankan pentingnya kekompakan tanpa memandang latar belakang media tempat bernaung.

“Di PWI, kita harus kompak. Tidak memandang dari media mana, siapa pun kita, kita adalah satu,” pesannya.



Yans.

Bedas Pisan! Kolaborasi PWI Kabupaten Bandung Bersama PRIMA Turun Langsung Bantu Masyarakat Normalisasi Saluran Air

YUTELNEWS.com | Bandung,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, Lamajang Pentas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, dalam kegiatan karya bakti sosial (baksos) perbaiki dan normalisasi saluran air di belakang SMPN 1 Dayeuhkolot, pada Sabtu (05/07/2025).

Kegiatan baksos ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program unggulan Bandung Bedas yang diusung oleh Bupati Bandung H Dadang Supriatna dalam rangka menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan bebas banjir.

Turut hadir dalam kegiatan ini Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Kabupaten Bandung, H. Asep Awing, serta Tri Rahmanto selaku penasehat PRIMA, sekaligus penasehat PWI Kabupaten Bandung serta Stafsus Bupati Bandung M Zezen Zainal.

Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh sekitar 30 orang anggota PRIMA dan anggota PWI Kabupaten Bandung serta tokoh dan masyarakat setempat.

Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung H Asep Awing mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk sinergi antara insan pers dan generasi muda untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen perubahan.

“Kegiatan ini menjadi salah satu wujud peran aktif PWI dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin memberikan kontribusi nyata melalui kolaborasi seperti ini,” ujar Kang Awing, sapaan akrabnya.

Kegiatan baksos ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian aksi kolaboratif berikutnya yang digagas PWI Kabupaten Bandung, sebagai bagian dari komitmen untuk terus hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Terlebih selama ini SMPN 1 Dayeuhkolot ini sering kebanjiran. Semoga langkah kecil yang kami lakukan bermanfaat untuk masyarakat, khususnya untuk keluarga besar SMPN 1 Dayeuhkolot,” tutur Kang Awing.

Sementara itu, Tri Rahmanto penasehat PRIMA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWI Kabupaten Bandung yang telah mendukung penuh kegiatan ini, khususnya kepada Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung, H Awing, yang hadir langsung bersama anggotanya.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dan langkah nyata PWI Kabupaten Bandung di bawah pimpinan Kang Awing yang mau berkolaborasi dengan masyarakat untuk sedikit berkontribusi untuk lingkungan,” ujar Tri Rahmanto.

Tri optimistis kegiatan bakti sosial ini untuk memperbaiki sekaligus menormalisasi saluran air di belakang SMPN 1 Dayeuhkolot ini dapat menanggulangi genangan air yang biasa menggenangi SMPN 1 Dayeuhkolot.

“Harapannya, setelah kegiatan ini, genangan air yang biasa terjadi dapat berkurang bahkan tertanggulangi,” ungkap Tri Rahmanto.

“Ini adalah langkah kecil dengan dampak besar. Saya bangga bisa melihat sinergi dan kolaborasi antara remaja masjid dan insan pers yang bergerak bersama untuk kepentingan masyarakat luas,” tambah Tri yang juga seorang pengusaha sukses ini.

Yans.

Semarak HUT KBB ke-18: Lomba Catur, Bazar UMKM, dan Hiburan Meriah Ramaikan Pesta Rakyat Cikalongwetan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Suasana meriah dan penuh antusiasme menyelimuti Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat yang ke-18, Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan menggelar Pesta Rakyat yang sukses menyedot perhatian warga. Sabtu, (5/7/2025).

Acara tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Cikalongwetan, acara ini menyajikan beragam kegiatan dan hiburan yang menghibur masyarakat dari berbagai kalangan.

Pesta Rakyat dibuka dengan penampilan seni budaya lokal yang memukau. Tari Jaipong yang energik dan dinamis berhasil memikat para penonton, disusul dengan lantunan musik akustik yang syahdu dan penampilan hadroh yang khidmat.

Suasana semakin meriah dengan hadirnya bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Cikalongwetan. Para pengunjung dapat menikmati dan membeli berbagai macam produk, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan.

Photo; Dokumentasi Yutelnews.com

Tidak hanya hiburan, Pesta Rakyat juga dimeriahkan dengan lomba catur yang cukup menegangkan. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari unsur Forkopimcam Cikalongwetan, yakni Camat H. Dadang A Sapardan, M.Pd., Kapolsek AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., dan Danramil Kapten Inf Yudi Komara, serta perwakilan dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Pertandingan antara Camat dan Kapolsek berlangsung sengit, akhirnya dimenangkan oleh Kapolsek. Sementara itu, pertandingan antara Danramil dan perwakilan Apdesi berakhir imbang, menunjukkan persaingan yang ketat dan sportif.
Acara ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimcam Cikalongwetan, para Kepala Desa se-Kecamatan Cikalongwetan, Ketua TP-PKK se-Kecamatan Cikalongwetan, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Photo; (Dokumentasi) Penampilan Kreasi Seni Jaipong.

Dalam sambutannya, Camat Cikalongwetan H. Dadang A Sapardan menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya Pesta Rakyat ini. Ia juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Bandung Barat terus berkembang dan maju, serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Pesta Rakyat ini tidak hanya sebagai perayaan HUT KBB, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar warga Cikalongwetan. Kesuksesan acara ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya.

Cunarya

Narkoba Dibungkus Minyak Goreng, diduga Yasir Arafat dan Oknum TNI Jadi Sorotan

Deli serdang//Yutelnews.com
Kasus peredaran narkoba dengan modus penyamaran dalam kemasan minyak goreng menghebohkan warga deli serdang dan jagat maya. temuan 45 kilogram sabu yang diselundupkan dalam botol dan plastik minyak goreng membuka babak baru dalam jaringan narkotika di sumatera utara.

Yang lebih mencengangkan, dari hasil penelusuran visual dan laporan media, muncul nama Yasir Arafat, yang diduga sebagai salah satu aktor penting dalam sindikat ini,bersamaan dengan itu, beredar pula identitas seorang oknum tni aktif bernama serda novi ari wibowo, yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan jaringan pelaku.

Video dan foto yang viral di tiktok dan facebook memperlihatkan puluhan paket sabu dalam bungkus mirip minyak goreng yang diduga berasal dari malaysia,barang haram itu disebut akan disebar ke berbagai wilayah sumatera dan luar pulau.

Dalam sebuah unggahan, terlihat yasir arafat berpose bersama beberapa figur keluarga, nama akun ayunda wibowo, yang diyakini memiliki hubungan dekat dengan serda novi, turut muncul dalam investigasi netizen dan menjadi bahan perbincangan publik.

> “Ini bukan kasus biasa. ada dugaan kuat keterlibatan aparat. Kami mendesak pom tni bnn dan Polda Sumut bertindak cepat dan terbuka kepada rakyat,” tegas aktivis antinarkoba kepada media yutel news


(Red/HSB)

PT PLN Batam Hadirkan Solusi Percepatan Produksi dan Kualitas Tinggi bagi Pelanggan Industri

YUTELNEWS.com | Di tengah ketatnya persaingan industri yang menuntut kecepatan produksi dan kualitas tinggi, pasokan listrik yang andal menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku usaha. Menjawab tantangan tersebut, PT PLN Batam menghadirkan Layanan Khusus Platinum sebagai solusi premium bagi pelanggan industri.

Layanan ini secara resmi ditujukan untuk pelanggan dengan daya minimum 240 kVA, dengan berbagai keunggulan seperti jaminan kontinuitas pasokan energi, sistem suplai ganda dari dua gardu induk, dan bebas dari pemadaman bergilir (load curtailment) maupun pemutus otomatis frekuensi rendah (UFR). PLN Batam juga menjamin layanan listrik tanpa gangguan melalui perjanjian tingkat layanan (SLA) yang menetapkan zero outage dalam satu bulan.

“Industri masa kini tak bisa lagi bertoleransi terhadap listrik yang fluktuatif,” ujar Syahrial Bakhtiar, perwakilan dari PT McDermott Indonesia, salah satu pelanggan industri pertama yang menggunakan layanan Platinum.

“Kebutuhan kami sangat spesifik, dan layanan ini menjawab semuanya. Kami merasa lebih nyaman dalam menjalankan kegiatan usaha dari sisi kelistrikan,” tambahnya.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan bahwa layanan ini tidak hanya bersifat teknis, melainkan merupakan bentuk komitmen PLN Batam untuk menjadi mitra strategis dunia usaha.

“Layanan khusus ini adalah wujud sinergi antara PLN Batam dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

PLN Batam mencatat tren peningkatan minat dari berbagai kawasan industri di Batam terhadap layanan Platinum sepanjang tahun ini. Hal ini mencerminkan tingginya kepercayaan sektor industri terhadap keandalan dan kualitas infrastruktur kelistrikan yang ditawarkan.

Ke depan, PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan memperluas cakupan layanan ke lebih banyak kawasan industri, guna memastikan pasokan listrik yang stabil, berkualitas, dan mendukung ekspansi bisnis pelanggan.

Dengan hadirnya layanan Platinum, energi andal kini tak lagi menjadi wacana, melainkan sebuah kenyataan yang menopang laju pertumbuhan ekonomi Kota Batam sebagai salah satu pusat industri nasional. /Red

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.