Pengembang Dinilai Abaikan Teguran, Pembangunan terus Berjalan namun Drainase tidak Diperhatikan, Diminta Wali Kota Batam Berikan Sanksi Tegas

YUTELNEWS.com | Diminta kepada Pemerintah Kota Batam,  Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota ex-officio Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra agar menindak tegas kepada para Pengembang yang tidak mengikuti aturan dalam Pembangunan. Seperti di Jalan Utama memanjang terpantau belum lengkap dengan drainase; di Jalan Sudirman, yang menghubungkan Simpang Kepri Mall hingga Bundaran Telaga Punggur sepanjang sekitar 3 km. Meskipun jalan utama beraspal itu telah selesai dibangun oleh BP Batam dan sudah dilalui pengguna kendaraan, ternyata belum dilengkapi dengan sistem drainase permanen.

Jalan utama di Batam dengan dua jalur berbeda arah yang masing-masing terdiri dari lima lajur ini, kerap dibanggakan BP Batam. Tapi faktanya hanya dilengkapi dengan parit seadanya di sisi kiri dan kanan jalan, yang kondisinya memprihatinkan.

Pantauan BatamNow.com sepanjang Jalan Sudirman pada Sabtu (10/5/2025), parit-parit yang ada banyak telah amblas dan mengalami abrasi, yang berpotensi meruntuhkan badan jalan utama yang beraspal tersebut karena berpotensi tergerus aliran air. Meskipun proyek peningkatan jalan tersebut telah selesai, beberapa bagian penting dari infrastruktur jalan, seperti drainase, median (pemisah jalur), bahu jalan (shoulder), dan trotoar (sidewalk), seolah didiamkan dan belum tuntas dibangun.

Belum ada penjelasan resmi apakah pembangunan drainase dan infrastruktur pendukung lainnya akan dilanjutkan pada tahap berikutnya? Atau apakah anggaran untuk itu terpisah dari proyek jalan utama yang menelan biaya puluhan hingga seratus miliar rupiah?

Beberapa sumber yang dimintai pendapat oleh BatamNow.com mengkritisi tidak adanya drainase yang memadai pada proyek jalan utama tersebut, yang seharusnya dilaksanakan secara sepaket dengan pembangunan jalan. Sebagian kalangan menyayangkan dan mempertanyakan kondisi drainase yang buruk pada jalan utama ini, yang seringkali disebut sebagai proyek spektakuler nan sukses BP Batam.

Wali Kota Batam ex-officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota ex-officio Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, sebelumnya sudah menegur pengembang (developer) perumahan untuk memperhatikan sistem drainase yang berwawasan lingkungan dan memenuhi ketentuan cut and fill.

Pengembang yang tidak mematuhi ketentuan, katanya, akan dikenakan sanksi tegas. Teguran itu diapresiasi banyak pihak, namun mengapa teguran serupa tidak diterapkan pada para pelaksana proyek pembangunan jalan utama ini, yang hingga kini belum dilengkapi dengan drainase permanen.

“Jalan utama dengan anggaran besar seperti ini seharusnya sudah dilengkapi dengan drainase yang mumpuni. Mengapa pembangunannya tidak diselesaikan dengan baik? Apakah ini tidak berpotensi memicu banjir atau bahkan merusak badan jalan?” kata Sebastian, seorang pengamat perlindungan konsumen.

Kondisi Serupa di Bundaran Telaga Punggur

Begitu juga dengan kondisi Bundaran Telaga Punggur. Meskipun jalan utama di kawasan ini sebagian telah selesai dibangun pada 2024, namun drainase, median, dan lampu penerangan jalan belum sepenuhnya berfungsi. Pantauan wartawan media ini, jalan dan bundaran di sana juga tidak dilengkapi perangkat CCTV.

Sebelumnya, pada Senin (05/05/2025), Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra meninjau sejumlah kawasan perumahan yang tergenang banjir.

Pada momen tersebut, keduanya menegur pengembang perumahan yang belum membangun drainase sesuai ketentuan dan berjanji akan menjatuhkan sanksi jika pengembang tak melaksanakannya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi kepada Developer, Pemko Batam dan Dinas terkait. /Red

Sumber : Batamnow.com

Hj. Tiktik Kartika S.Pd Anggota DPRD Kabupaten Bandung Telah Wafat, Camat Pameungpeuk H. Agus Hindar Ruswanto Belasungkawa Mendalam

YUTELNEWS.com | Bandung,- Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari fraksi PKB Hj Tiktik Kartika S.Pd , telah meninggal dunia di kediaman nya.Desa Gajah Mekar Kecamatan Kutawaringin.Kabupaten Bandung. Pada Senin, (12/05/2025).

Hal ini membuat camat Pameungpeuk Agus Hindar Ruswanto dan seluruh masyarakat kabupaten bandung merasa sedih dan kehilangan atas kepergian tokoh almarhumah hj Tiktik Kartika S.Pd.

Tak ketinggalan, Camat Pameungpeuk Agus Hindar Ruswanto. Ia menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam atas meninggalnya anggota DPRD kabupaten bandung hj Tiktik Kartika, tersebut.

“Innalillahi Waina Ilaihi Rojiun, atas nama pribadi dan atas nama para camat dan jajaran , saya mengucapkan turut berdukacita semoga almarhumah husnul khotimah, diampuni segala salah dan dosanya, dilapangkan kuburnya serta di tempatkan pada tempat yang baik disisi Allah SWT,” ucap camat Agus HR,ke awak media. Senin(12/05/2025).

“Secara pribadi dan jajaran kecamatan, saya kenal baik dengan Almarhumah ,” sambung camat agus.

“Kami sering berkomunikasi, berkoordinasi dan membangun silaturrahmi terkait terkait kinerja sebagai anggota DPRD , apalagi almarhum merupakan kader terbaik di Partai PKB kabupaten bandung,”ungkapnya.

“Kepada almarhumah Hj Tiktik Kartika S.Pd, saya ucapkan terimakasih atas pengabdian dan dedikasinya selama menjadi anggota DPRD kabupaten bandung yang juga ikut memberikan perhatian terhadap kemasyarakatan di kabupaten bandung ini,” ujarnya.

Menurut, H.Agus Hindar Ruswanto,dengan kepergian almarhumah Hj Tiktik Kartika tentunya para camat se-kabupaten Bandung, khususnya Kabupaten bandung telah kehilangan salah satu sosok tokoh yang selama ini selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat kabupaten bandung dimanapun berada, mari bersama kita memberikan doa khusus kepada almarhumah Hj Tiktik Kartika S.Pd dan keluarganya yang ditinggalkan untuk tetap sabar serta tabah menghadapi musibah ini,” ajaknya.

“Selamat selamat jalan tokoh tangguh, segala jasa dan kebaikanmu, pengabdiannya untuk masyarakat kabupaten bandung, akan selalu kami kenang dan semoga dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” tukasnya..

Yans.

Beredar Video Peredaran Obat Terlarang Berkedok Warung di Garut Jawa Barat 

YUTELNEWS.com | Garut, Jawa Barat,- Beredar Rekaman video yang memperlihatkan sejumlah toko kelontong yang dinarasikan diduga jadi lokasi penjualan obat terlarang viral di media sosial. Dinarasikan penjualan obat-obatan terlarang berkedok toko kelontong marak di Garut. Senin, (12/5/2025).

Awak media mencoba mendatangi toko tersebut untuk mengkonfirmasi mengenai adanya dugaan penjualan obat-obatan Eximer dan Tramadol. Penjaga toko yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan,”Ya benar saya menjual obat-obatan jenis Eximer dan Tramadol, dan ini juga saya baru jaga pak,”kata penjaga Toko.

Toko yang menjual obat-obatan jenis Eximer dan Tramadol tersebut beralamat di Jalan Siliwangi No.21, Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Obat keras Golongan-G tersebut penggunaannya harus dalam pengawasan Badan POM dan resep dokter, karena apabila salah dalam penggunaan akan menyebabkan efek samping pada kesehatan.

Namun bagi para pelaku usaha yang memperjualbelikan jenis obat tersebut tanpa ijin, dapat dijerat dengan pasal 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara, dan pasal 197 UU kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Exsel Mochamad Wiki, S.H

H Yayat Hidayat Peduli Warga Bojong Manggu, Hibahkan Tanah 98 Tumbak Untuk Pemakaman (TPU).

Bandung – Yutelnews.com || H Yayat Hidayat dan keluarga besar almarhum bapak Drs H. S.Sutisna dan ibu hj Eti Suharyati, pada hari ini menghibahkan sebidang tanah seluas 98 tumbak,yang bertepatan di Rw10 desa bojongmanggu,di mana tanah tersebut di peruntukan TPU yang akan di alokasikan untuk seluruh warga desa bojongmanggu, Kecamatan Pamempeuk,Kabupaten Bandung, pada hari Minggu 11/05/2025.

Alasan kami memberikan hibah, bukan karena kami merasa punya atau apa-apa,tapi kami merasa terpanggil ,sehubungan TPU yang ada di wilayah desa Bojong manggu sudah sangat penuh dan di TPU yang lama kalaupun itu di gali itu adalah bekas daripada pemakaman lain, sehingga kami berinisiatip di mana tanah tersebut dengan keluarga, dan alhamdulilah saya bisa membeli tanah nya sekitar 98 tumbak dan kami sekaligus ikrar mewakapkan peruntukkan untuk TPU, kami alokasikan untuk seluruh warga desa bojongmangu,” ucapnya.

Dan kami menyampaikan kepada ke awak media, bahwa pak camat kemudian kepala desa sangat berjasa juga ,berjasanya kalau kami harus jujur , terkait pembuatan suratnya dibuatkan oleh pak camat dan pak Kades tanpa Satu sen pun untuk administrasi nya, itu Semua Karena pak camat dan pak Kades berpikir bahwa ini adalah untuk kemaslahatan umat, Saya sangat mengucapkan terima kasih banyak yang sudah membantu untuk membuat surat tampa administrasi, dimana tadi pada saat penyerahan wakaf ini itu dihadiri oleh 10 Rw , dari Rw01 sampai Rw10 pada hadir semua, serta tokoh masyarakat dan kami menyerahkan surat tanah itu ke ketua DKM masjid Al mabrur, ini adalah supaya dikelola dimana pengelolaan untuk tanah wakafnya nanti akan diserahkan kepada ketua Rw10 ,Karena lokasi tanah nya ada di wilayah Rw 10,” ujarnya.

mudah-mudahan apa yang saya lakukan kepada warga masyarakat dengan keluarga besar didampingi kakak saya haji Wawan Sudirman ,serahkan secara simbolis surat tanahnya termasuk ikrarnya, sudah saya serahkan juga di hadapan pak camat pamempeuk Agus Hindar, Kepala Desa Bojongmanggu…
Tokoh masyarakat serta seluruh Rw yang ada di Bojong manggu, tadi juga pak camat sudah berjanji bahwa surat akta itu akan dirubah dan akan didaftarkan ke KUA , tanah tersebut adalah tanah wakaf untuk warga desa bojongmanggu , meskipun tanah itu milik Saya sendiri yang membeli nya, tapi saya sebagai keluarga besarnya, menyerahkan secara simbolis kepada ketua dkm masjid Al- Mabrur dan ketua Rw10″ pungksanya.



Yans.

Ditreskrimum Polda Riau Tegas Debt Collector Brutal Siap-Siap Diproses Hukum

Pekanbaru – yutelnews.com Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau menegaskan komitmen kuat untuk memberantas segala bentuk kekerasan dan aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum debt collector dalam proses penagihan utang. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Direktur Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol. Asep Darmawan, SH, SIK usai acara Coaching Clinic Hukum Perdata, Sabtu (10/5).

“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik penagihan utang yang disertai kekerasan atau intimidasi. Siapa pun pelakunya, akan kami proses hukum tanpa pandang bulu,” tegas Asep.

Pernyataan ini merupakan respon keras atas maraknya laporan masyarakat terkait kekerasan oleh debt collector yang meresahkan di wilayah hukum Polda Riau.

Asep mengingatkan, sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tenaga penagih utang wajib dilengkapi dokumen resmi, seperti surat tugas, sertifikat fidusia, dan sertifikat kompetensi. Tanpa itu, aktivitas penagihan dianggap melanggar hukum.

“Penarikan kendaraan atau barang jaminan fidusia secara paksa tanpa dasar hukum adalah tindak pidana. Bahkan, pemberi perintah yang membiarkan praktik ini juga bisa kami jerat,” tegasnya lagi.

Coaching Clinic Hukum Perdata ini digelar sebagai bagian dari strategi preventif Polda Riau dalam mengedukasi publik, perusahaan pembiayaan, dan aparat penegak hukum agar proses penagihan dilakukan secara profesional dan beradab.

“Di bawah kepemimpinan Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, kami menjadikan hukum sebagai alat perlindungan masyarakat, bukan alat intimidasi,” tutup Asep.

Polda Riau pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menjadi korban kekerasan debt collector. Komitmen ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi rakyat dari praktik-praktik yang mencederai rasa keadilan.|| AS

Dengan tegas Kapolres Lahat menyatakan , Premanisme Harus Hilang dari Kabupaten Lahat .

Lahat Sumsel – Yutelnews.com
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK.MIK, menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, menekankan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap pelaku premanisme di wilayah hukum Polres Lahat.

Premanisme tidak akan kami biarkan tumbuh di Kabupaten Lahat. Kami berkomitmen penuh untuk memberantasnya sampai tuntas, ini sudah menjadi penegasan atas sikap keras Polres Lahat terhadap kejahatan jalanan yang mengganggu ketertiban umum.

Kapolres menjelaskan bahwa premanisme merupakan ancaman nyata terhadap rasa aman bagi masyarakat. Tindakan seperti pemalakan, intimidasi, dan pungutan liar tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menciptakan rasa ketakutan di ruang publik. Oleh karena itu, pihak Polres Lahat akan terus melakukan penindakan di lapangan, terutama di titik-titik rawan seperti pasar, terminal, dan pusat keramaian.

Dalam sepekan terakhir, Polres Lahat gencar melaksanakan razia dan patroli dalam rangkaian Operasi Sikat Musi I 2025. Hasilnya, sejumlah pelaku yang terlibat dalam aksi premanisme telah diamankan. Langkah tersebut adalah bagian dari strategi berkelanjutan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kami ingin masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas. Polres Lahat hadir untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh lapisan masyarakat, dan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak takut melapor jika menemukan tindakan mencurigakan atau premanisme di sekitarnya.

Masyarakat Lahat menyambut baik komitmen Polres Lahat tersebut. Beberapa warga menilai bahwa kehadiran polisi di lapangan memberikan rasa tenang dan mampu menekan aksi premanisme yang selama ini sering meresahkan. Mereka berharap tindakan tegas ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi upaya berkelanjutan.

Polres Lahat akan terus memperkuat upaya preventif dan represif dalam memberantas premanisme, ini bukan hanya sekadar penindakan, tapi gerakan bersama untuk menjadikan Lahat sebagai kabupaten yang aman, tertib, dan bebas dari premanisme.oleh karena itu mari kita kerja sama dalam menciptakan kabupaten lahat sebagai kota yang aman dan damai.””ungkapnya.”” ( Abdul / Asmuni )

Bupati Pelalawan Dampingi Menteri LHK Tinjau TPA Desa Kemang Zukri Minta Dukungan Pemerintah Pusat Dan Komisi XII DPR RI 

YUTELNEWS.com | Bupati Pelalawan H. Zukri SM mendampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq tinjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan tata kelola sampah di Kabupaten Pelalawan yang lebih berkelanjutan, partisipatif, dan modern.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi daerahnya, termasuk infrastruktur menuju TPA yang rusak dan kerap  terendam banjir.

“Jalan menuju TPA Desa Kemang telah beberapa tahun terendam banjir setiap musim hujan, menyebabkan truk sampah tidak bisa melintas dan pengiriman sampah terganggu hingga berminggu-minggu. Hal ini memperburuk kondisi pengelolaan sampah di hilir,” ucapa Bupati H Zukri, Ahad (11/5/2025).

Lanjut Bupati H Zukri, juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah menyiapkan langkah strategis jangka panjang.

“Kami sedang menyiapkan konsep environmental social sustainability yang mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Tujuannya yakni mengurangi beban TPA, meningkatkan daur ulang, dan menuju Pelalawan bebas sampah,” terang mantan pimpinan DPRD Riau in

Disamping itu, Bupati H Zukri juga berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk penguatan sistem. Beliau juga meminta dukungan kepada Kementrian LH dan Komisi XII DPR RI untuk mensupport pengelolaan sampah di Kabupaten Pelalawan.

Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq dalam arahannya menegaskan bahwa pengelolaan TPA merupakan tanggung jawab penuh setiap kepala daerah.

“Kalau pengelolaan sampah menimbulkan pencemaran dan konflik sosial, maka sesuai amanat Undang-Undang, ada konsekuensi hukum dan administratif yang melekat. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri LHK menekankan pentingnya membangun sistem yang menyeluruh.

“Kita tidak bisa lagi mengelola sampah dengan pendekatan darurat. Harus ada transformasi dari hulu ke hilir, mulai dari pengurangan, pemilahan, hingga daur ulang,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen konkret, Kementerian LHK akan mengirimkan dua tenaga ahli untuk mendampingi Kabupaten Pelalawan dalam mengelola Bank Sampah.

“Kami akan bantu merancang sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, termasuk pengembangan bank sampah, skema insentif, dan pelibatan komunitas,” pungkasnya.

(AS)

Polda Jateng Tegaskan Komitmen Berantas Premanisme, Ratusan Orang Diamankan dalam Sehari

Polda Jateng-YUTELNEWS.com

Kota Semarang| Polda Jawa Tengah menunjukkan komitmen serius dalam memberantas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat dan menghambat iklim investasi di daerah. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menekankan pentingnya memberantas segala bentuk kriminalitas yang mengganggu keamanan dan kenyamanan publik.

Dalam keterangan nya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyatakan bahwa premanisme tak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi stabilitas sosial dan ekonomi.

“Premanisme yang melanggar hukum akan kami tindak tegas. Selain masalah penegakan hukum, ini juga terkait perlindungan terhadap hak-hak masyarakat kecil,” tegas Kabid Humas. Minggu (11/5)

Di rencanakan Polda Jateng akan menggelar Operasi yang diberi sandi Aman Candi 2025, diawali dengan rapat koordinasi pada 6 Mei 2024 lalu, dipimpin oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dan menghadirkan Karo Ops Kombes Pol Basya Radyananda sebagai pemateri. Kegiatan ini melibatkan seluruh Kasatgas dan Kasubsatgas dari jajaran Polda Jateng.

Pelaksanaan operasi mengedepankan tiga pendekatan utama: preemtif, preventif, dan represif. Edukasi hukum melalui penyuluhan serta patroli dialogis di titik-titik rawan seperti pasar, terminal, dan kawasan parkir liar menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran masyarakat.

“Patroli rutin kami lakukan secara konsisten. Bila ditemukan indikasi praktik premanisme, kami akan bertindak secara profesional dan proporsional,” jelas Kombes Pol Artanto.

Juga di sampaikan oleh Kabid Humas bahwa dalam sebuah kegiatan rutin Kepolisian pada Sabtu, 10 Mei 2025, Sebanyak 360 orang diamankan dari berbagai kategori pelanggaran dari seluruh Polres jajaran di Polda Jateng, antara lain
1. Juru parkir liar: 131 orang
2. Pelaku pungli : 11 orang
3. Pengamen/anak punk: 59 orang
4. Pelaku mabuk di tempat umum: 18 orang
5. Penjual miras ilegal: 6 orang
6. Balap liar: 134 orang
7. Terduga pelaku tawuran: 1 orang

Kombes Pol Artanto mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan praktik pungli, pemalakan, maupun intimidasi. Layanan pengaduan 24 jam disediakan melalui Call Center 110 serta jaringan Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Jawa Tengah.

“Premanisme adalah musuh bersama. Ini bagian dari upaya kolektif dalam membangun lingkungan yang aman,”pungkasnya.

Singgih

Tim Pemenangan Desa Bungamas Gelar Syukuran Atas Di Lantik Bupati dan Wakil Bupati Lahat

Lahat Sumatra Selatan – yutelnews.com
Tim Pemenangan mengelar syukuran atas di lantiknya Bapak H. Bursah Sarnubi SE, sebagai Bupati lahat dan Ibu Widia Ningsih SH MH, sebagai wakil Bupati lahat Periode tahun 2025-2030, Bertempat di Desa Bungamas kecamatan kikim timur, kabupaten lahat.

Kegiatan acara tersebut di hadiri oleh Bapak Bursah Sarnubi SE, Bupati lahat dan Ibu Widia Ningsih SH MH, wakil Bupati lahat, Panglima Pemenangan Pak Sudarman bersama seluruh tim relawan pemenangan, kikim raya dan 8 kepala dinas yang hadir, seperti kepala dinas PUPR, kepala dinas kesehatan, Dandim 0405, danramil 405-03/Kikim, Kapolres lahat, Kapolsek, Porum Kades 32 kecamatan kikim timur, di tambah kades penandingan Pseksu, kades Kikim tengah tanjung Aur, dan kades Kikim raya, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lapisan masyarakat desa Bungamas.

Saat di sambangi MARDANSYAH SH ketua pemenangan BZ-WIN selaku ketua panitia acara, dirinya menerangkan” Saya selaku ketua tim kemenangan dari bapak Bursah sarnubi dan widia ini acara bahwa kita terima kasih kepada bapak Bursah Sarnubi dan selaku kami pemilik di sini kami bayar nassar bahwa bapak Bursah Sarnubi sudah dilantik menjadi bupati dan widia Ningsih sudah menjadi wakil bupati dari 2025 – 2030. Dan di sini juga kami sangat bangga dengan bapak bupati dan wakil bupati belum 100 hari bekerja sudah dilaksanakan masalah jalur 2 di kabupaten lahat,” terangnya, minggu (11/5/25).

Dan trotoar sudah dibongkar dan meletakkan batu pertama pembuatan irigasi di daerah Pagar Jati lengseng dan pangi. Di samping itu juga kami cukup bangga karena baru kali ini orang kikim putra daerah asli yang menjadi bupati Kabupaten Lahat selama 79 tahun indonesia merdeka di sini kebanggaan kami selaku warga kikim dan selaku tim relawan dari Pak bursa sanubi dan Widia ningsih di samping itu juga kami bayar Nassar dan kami diberi satu ekor sapi untuk acara pesta kita pada hari ini. Di samping itu juga kami berharap banyak program yang di wancana oleh pak Bursah sarmubi dan Widia Ningsih, selama 5 tahun ini akan berhasil terima kasih,” katanya.

Sementara Bapak BURSAH SARNUBI SE, selaku Bupati lahat, ia menyampaikan” Alhamdulillah kita syukuri nikmat karena kabupaten lahat sudah berhasil melewati pesta demokrasi alhamdulillah pesta dream ini pesta bursah dan widia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten lahat khususnya Kikim area pada hari ini yang mana pada hari ini pesta demokrasi sudah selesai pesan kami dengan widia kepada masyarakat tidak ada lagi 1, 2 dan 3 mari dukung pemerintah melaksanakan pembangunan menuntaskan kemiskinan mengurangi pengangguran meningkatkan kesejahteraan ekonomi rakyat,” ujarnya.

“Insya Allah saya dengan Widia berkomitmen seluruh jiwa raga kami akan kami dedikasikan kami abdikan untuk masyarakat kabupaten lahat, terutama ekonomi dan pendidikan yang bagus pelayanan kesehatan yang prima dan lain-lain. Kepada seluruh masyarakat kikim kami ucapkan terima kasih atas semua dukungannya mohon doa kami akan bekerja cepat tahun depan salam gas pol,” pungkas bupati lahat.

Selain itu Ibu WIDIA NINGSIH SH.MH selaku wakil Bupati lahat, menambahkan” Semoga Kabupaten Lahat semakin baik lagi menjadi kabupaten percontohan di provinsi Sumatera Selatan dengan dipimpin oleh Pak bursah dan saya Insya Allah Kabupaten Lahat dari segi apapun semakin lebih baik lagi,” tambah wakil Bupati, imbuhnya. ( Abdul / Asmuni )

MKP Championship VI Gelar Ciptakan Atlet Pencak Silat Muda Berkualitas Dalam Kompetisi Bergengsi

YUTELNEWS.com | Bandung – Pagelaran Kompetisi bergengsi dalami kejuaraan Pencak Silat MKP (Macan Kumbang Padjajaran) Championship VI resmi dibuka di Balerame Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung , pada sabtu 10 mei 2025.

Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi ratusan pesilat dari berbagai tingkatan usia, namun juga menjadi panggung uji tanding krusial bagi para atlet pencak silat yang akan berlaga di Babak Kualifikasi,Pekan Olahraga Daerah (BK – Porda).

Kejuaraan yang mengusung tagline “Jadilah Pemenang di Setiap Tantangan, Sportivitas adalah Kualitas Kehormatan” ini akan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (10-11 Mei 2025). Sebanyak tiga gelanggang pertandingan disiapkan untuk mengakomodir antusiasme para peserta atlet.

Ketua pelaksana pertandingan H Asep Saeful Bahri, mewakili ketua umum ipsi Jawa barat, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya MKP Championship VI. Beliau menjelaskan bahwa pada hari pertama, pertandingan akan mempertandingkan kategori usia remaja dan pra-remaja. Sementara , gelanggang lainnya menjadi ajang try out atau uji tanding bagi para atlet BK Porda dari berbagai Kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Mereka mempersiapkan diri menjelang BK Porprov dan kegiatan ini sebagai momentum yang tepat untuk mengukur hasil pembinaan mereka,” ujarnya H Asep. “Dari hasil latihan dan proses pembinaan, jika tidak diukur, tidak bisa dilihat. Ini harus dievaluasi kemampuannya sudah sejauh mana dalam menghadapi BK Porda ini, dan inilah momentum yang tepat.

H Asep Saeful Bahri juga menyampaikan optimisme bahwa kejuaraan MKP Championship VI ini akan mampu melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang berkualitas, tidak hanya di tingkat Jawa Barat dan Nasional, tetapi juga berpotensi untuk bersinar di kancah Internasional.

“Kami selalu komitmen terhadap pencak silat di Jawa Barat. Kami ingin selalu mempunyai rasa tanggung jawab moral untuk selalu berkontribusi bagaimana atlet Jawa Barat itu mekanismenya yang benar, salah satunya mereka berlatih di paguron masing-masing dan diukur hasilnya melalui kejuaraan pertandingan,” tegasnya.

Dalam kejuaraan MKP Championship VI kali ini mempertandingkan dari berbagai kategori usia, mulai dari usia dini (1 dan 2), SD, SMP, pra-remaja, remaja, hingga dewasa. Sebanyak kurang lebih 750 pesilat turut ambil bagian dalam ajang ini,”pungkasnya.

 

Yans

Tinjau Pemberantasan Premanisme di Jawa Timur, Kemenko Polhukam Tegaskan Komitmen Bersama

YUTELNEWS.com | Polkam, Surabaya – Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kemenko Polkam, Marsekal Muda TNI Eko Dono Indarto menegaskan bahwa pentingnya komitmen bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat dalam memberantas premanisme dan aktivitas organisasi masyarakat (ormas) yang mengganggu masyarakat.

“Komitmen ini perlu kita bangun bersama, karena hal ini berpotensi nyata untuk mengganggu investasi serta ketertiban umum, yang mana berdampak untuk kelangsungan hidup kita bersama,” ujar Marsda Eko saat meninjau langsung penanganan pemberantasan premanisme di wilayah Jawa Timur, Sabtu (10/05/2025).

Deputi Kominfo menekankan bahwa tindakan premanisme menjadi hambatan serius bagi target-target pembangunan yang telah digariskan Presiden Prabowo Subianto. “Sesuai dengan Asta Cita Bapak Presiden yaitu membangun investasi yang bagus di dalam dan luar negeri, sehingga jangan sampai terganggu dengan keberadaan ormas yang memanfaatkan aksi premanismenya,” tegas Marsda Eko.

Sesuai dengan arahan Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, Deputi Kominfo menyampaikan bahwa pemerintah tidak ragu untuk menindak tegas kepada oknum ormas tertentu. “Penindakan hukum adalah arah pertama, arah yang kedua tentunya adalah pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut,” jelas Marsda Eko.

Pemberantasan premanisme di Jawa Timur dinilai sudah baik dan tanggap. “Saya mengapresiasi dan tentunya mendukung penuh terhadap apa saja yang sudah dilakukan, namun tetap perlu adanya upaya-upaya lanjutan,” ujar Deputi Kominfo.

“Kita perlu melokalisir dan memetakan dimana saja titik-titik rawan premanisme di wilayah ini dan langkah apa yang tepat untuk mengatasinya,” tambah Deputi Kominfo.

Marsda Eko menerangkan bahwa selain berbagai kegiatan preemtif dan preventif, juga terkait penegakan dan penindakan hukum yang harus terus dilakukan, sosialisasi dengan media massa merupakan salah satu bentuk kerja sama yang berdampak baik bagi masyarakat.

Deputi Kominfo mengharapkan Polri dapat terus berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI, Badan Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat Pemda Jatim serta masyarakat. Beliau juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pelaporan aksi premanisme. Masyarakat diharapkan untuk tidak takut melapor aksi premanisme kepada polisi.

“Mari kita berantas premanisme bersama-sama. Kebersamaan ini akan membantu membangun komitmen untuk mengurangi aksi premanisme, sehingga ormas nakal menjadi ormas yang bermanfaat bagi masyarakat,” harap Marsda Eko.

Pada kesempatan yang sama, Karo Ops Polda Jatim, Kombes Pol. Jimmy Agustinus Anes melaporkan bahwa Polda Jatim secara intensif menangani kasus premanisme di wilayah ini. Jimmy juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus premanisme yang terjadi di dalam 10 hari terakhir.

“Hingga saat ini, sebanyak 1.200 kasus telah berhasil ditangani, dengan 276 kasus di antaranya telah naik ke penyidikan, selebihnya tindak pidana ringan dan kita lakukan pembinaan,” terang Jimmy.

Karo Ops Polda Jatim juga menjelaskan bahwa Operasi Pekat II Semeru 2025 akan berakhir pada 14 Mei 2025, namun operasi ini akan terus dilanjutkan menjadi kegiatan operasi rutin yang akan terus ditingkatkan.

Peninjauan akan dilanjutkan dengan melihat langsung titik kerawanan di Provinsi Jatim, seperti pelabuhan, daerah industri, dan pusat ekonomi pada 11-12 Mei 2025.

(Singgih)

Rapat konsolidasi Internal DPC PDIP Kabupaten Sukabumi Bersama PDIP. ketua PAC SE KSB Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Sabtu,10 mei 2025 Sukabumi dalam upaya memperkuat soliditas internal partai,DPC dan PAC ,PDI perjuangan Se kabupaten Sukabumi. Menggelar rapat konsolidasi bersama tokoh senior PDI -P, Ribka Ciptaning ,dan politasi nasional ONO Surono. Kegiatan yang berlangsung Penuh semangat ini bertempat di Sukabumi dan di hadiri oleh seluruh jajaran Pengurus partai di tingkat cabang dan anak cabang.

Dalam arahan nya,Ribka Ciptaning menegaskan kan Penting nya menjaga soliditas dan loyalitas kader terhadap garis perjuangan partai di bawah kepemimpinan Megawati Sukarnoputri.
Ia menekan kan bahwa konsistensi idologi dan kedisiplinan stuktural adalah kunci dalam menghadapi berbagi tantangan politik ke depan.

“Di tengah dinamika nasional yang dinamis, kader PDI perjuangan harus tetap tegak garis partai setia di bawah kepemimpinan ibu Megawati Sukarnoputri.,” ujar Ribka Dengan tegas.

Senada dengan itu Ono Surono mengajak seluruh kader untuk memperkuat basis Perjuangan di tingkat Akar rumput dan meningkat kan peran serta masyarakat dalam mengawal nilai nilai kerakyatan.

Hari ini rakyat tidak baik baik saja kondisi ekonomi sedang memburuk. PHK Di mna mana dan sebagai nya.
Kita berharap
Soliditas organisasi adalah kekuatan utama kita , dengan kerja keras dan kesetiaan ideologis,PDP perjuangan akan terus menjadi plopor dalam membela kepentingan rakyat,” kata Ono

Rapat konsolidasi ini juga membahas strategi pemenangan partai untuk menghadapi kontestasi politik mendatang, dengan menekan kan penting nya konsolidasi stuktural dan program program kerakyatan yang berbasis kebutuhan lokal.

Acara di tutup dengan pernyataan sikap bersama seluruh pengurus DPC dan PAC PDI perjuangan sekabupaten Sukabumi untuk terus berkomitmen memperkuat PDI perjuangan di bawah kepemimpin Megawati Sukarnoputri.

Alhamdullah dalam rapat hari ini kita kedatangan dari DPP dan DPD sekaligus deklarasi hari ini dari tiap Ranting insyallah PDI perjuangan Sukabumi lebih baik lebih maju, kedepan nya Di 2025 sampe 2030 bisa Menang.

Reporter : Mirna

Pelantikan IBI dan Launching Srikandi, Bupati” Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri pelantikan pengurus harian cabang dan ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi di Gedong Mahoni, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 10 Mei 2025. Kehadiran H. Asep Japar yang didamping Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman ini, sekaligus meluncurkan Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI (Srikandi).

H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi IBI Kabupaten Sukabumi. Terutama atas dedikasinya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bidan merupakan garda terdepan mendampingi keselamatan, kesehatan, dan kelahiran generasi bangsa,” ujarnya.

Bahkan, bidan menjadi ujung tombak dalam memajukan bidang kesehatan dan kelahiran generasi bangsa. Selain itu, secara profesi bidan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan pun berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik harus semakin terjalin. Terutama dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah).

“Kami telah meluncurkan program kesehatan gratis di Puskesmas. Di mana, dalam program ini ada peran serta para bidan. Mari kita memberikan kemudahan dalam pelayanan. Fasilitasi sebaik mungkin setiap orang yang ingin berobat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, kepengurusan yang terbaru ini bisa lebih baik lagi.

“Paling penting, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Ketua IBI Kabupaten Sukabumi Ani Andriyani mengatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.

“Melalui semangat kebersamaan, kami akan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepengurusan ini dapat membuat organisasinya semakin handal dan profesional. Bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mari kita jaga solidaritas dan semangat profesionalitas untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Ketika Ibadah Tak Menyentuh Jiwa Sosial

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Di tengah masyarakat yang religius secara ritual, sering kali muncul pertanyaan mendasar: mengapa masih banyak orang yang rajin shalat, tetapi lisannya kasar ? Mengapa ada yang tekun puasa, tapi ringan menyakiti hati sesama ? Inilah ironi yang kerap terjadi ketika hablumminallah tidak berbuah menjadi hablumminannas.

Padahal, kedekatan seseorang kepada Allah SWT sejatinya akan menciptakan pribadi yang lembut, bijak, jujur, dan penuh kasih. Ibadah yang benar seharusnya menjadi cermin akhlak yang mulia. Allah SWT sendiri menegaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-Ankabut: 45)

Shalat, sebagai rukun Islam yang paling utama, bukan sekadar gerakan tubuh, melainkan penyucian jiwa. Jika seseorang benar-benar menghayati shalatnya, maka ia akan menjaga lisan, menghindari ghibah, tidak zalim, dan gemar menolong.

Rasulullah SAW, yang paling tekun dalam ibadah kepada Allah, juga adalah manusia paling santun, paling adil, dan paling peduli terhadap sesama. Beliau bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)

Artinya, semakin dekat seseorang dengan Allah, seharusnya semakin tinggi pula manfaatnya bagi orang lain.

Namun dalam realitas sosial, kita kadang menemukan orang yang gemar menghakimi, menyebar kebencian, atau merasa paling benar, padahal dari sisi ibadah mereka sangat tekun. Ini menunjukkan adanya ketimpangan antara hubungan vertikal dan horizontal.

Kesalehan yang sejati adalah yang menyatukan keduanya. Seorang mukmin ideal adalah dia yang hatinya khusyuk dalam dzikir, namun tangannya ringan membantu tetangga. Lisannya basah menyebut nama Allah, namun juga lembut dalam menasihati saudaranya.

Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana cara kita bersujud kepada Allah, tetapi juga bagaimana cara kita bersikap terhadap manusia. Jika hablumminallah telah tertunaikan dengan baik, maka hablumminannas adalah buah manis yang seharusnya tumbuh. Inilah esensi Islam yang rahmatan lil ‘alamin: mendekat kepada Tuhan, dan bermanfaat bagi semesta.

Opini publik Oleh: KH. Moh. Ikrom Hasan

Penulis adalah mantan Ketua PPP dan anggota DPRD 3 periode di Kabupaten Banyuwangi.

( Tim Red )

Bamsoet Desak Menteri Ekonomi Bertindak Cepat Tangani Pengangguran

YUTELNEWS.com | Jakarta,- Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo mendesak para menteri ekonomi di kabinet untuk segera mengambil langkah konkret dalam menghadapi peningkatan angka pengangguran yang kian mengkhawatirkan. Ketidakseriusan dalam menanggapi masalah ini dapat menciptakan krisis sosial ekonomi yang lebih dalam, terutama karena mayoritas pengangguran berasal dari kelompok usia produktif.

“Sudah sepatutnya para menteri ekonomi untuk tidak lagi bersikap reaktif, tetapi proaktif dan segera berkoordinasi dalam merancang program-program solutif yang dapat menahan laju peningkatan pengangguran. Negara tidak bisa pasif ketika angkatan kerja baru terus bermunculan setiap tahun,” tegas Bamsoet di Jakarta. Sabtu, (10/5/2025).

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran per Februari 2025 tercatat mencapai 7,28 juta orang, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Padahal, Dana Moneter Internasional (IMF) dalam World Economic Outlook 2025 menyebutkan bahwa tingkat pengangguran Indonesia menurun dari 5,2% menjadi 5%. Fakta ini memperlihatkan adanya ketimpangan antara pertumbuhan ekonomi makro dan kondisi riil masyarakat pekerja.

“Setiap tahun kita menghadapi penambahan sekitar 3,3 juta calon tenaga kerja baru. Total angkatan kerja kita saat ini sudah menembus 149 juta orang. Jika tidak ada kebijakan yang berpihak pada penyerapan tenaga kerja, terutama dari sektor informal dan UMKM, ledakan pengangguran hanya tinggal menunggu waktu,”kata Bamsoet.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja tidak harus menunggu datangnya investasi besar yang realisasinya kerap terhambat oleh berbagai prosedur birokrasi. Sebaliknya, pemerintah bisa memulihkan daya tahan ekonomi nasional melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terbukti tangguh dalam situasi krisis.

“UMKM kita pernah menjadi tulang punggung ekonomi nasional, terutama saat krisis ekonomi melanda. Mereka menyerap puluhan juta tenaga kerja. Maka langkah realistis saat ini adalah menghidupkan kembali produktivitas UMKM, bukan hanya menaruh harapan pada investasi asing,”urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengkritisi kebijakan perdagangan yang dinilainya justru menekan UMKM. Ia mencontohkan praktik dumping produk impor murah yang telah menghancurkan pasar bagi pelaku UMKM domestik. Tanpa perlindungan yang jelas, UMKM akan sulit bersaing dan terancam bangkrut.

“Ketika UMKM gulung tikar akibat dihantam produk dumping, otomatis akan terjadi pemutusan hubungan kerja. Itu sebabnya kita tidak bisa membiarkan pasar dalam negeri dibanjiri produk asing murah yang tidak sebanding dengan biaya produksi lokal,”jelasnya.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia dan Ketua Umum Keluarga Besar Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, suara kegelisahan masyarakat sudah terlalu jelas untuk diabaikan. Fakta-fakta di lapangan harus dijadikan bahan introspeksi serius oleh para pengambil kebijakan, bukan hanya menjadi statistik dalam laporan tahunan.

“Ini saatnya para menteri ekonomi duduk bersama dan bertindak cepat. Kita tidak bisa terus menunggu, apalagi saat ancaman pengangguran mulai menyentuh lapisan masyarakat paling rentan. Waktunya berpihak pada sektor yang nyata-nyata mampu menghidupi rakyat.”Pungkas Bamsoet.

(Singgih)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.