‎Dana Umat BAZNAS Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi Anggaran.

YUTELNEWS.com | ‎SUKABUMI ,Aliran dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi sepanjang Januari hingga Agustus 2025 memantik sorotan publik. Di tengah angka penghimpunan yang mencapai puluhan miliar rupiah, muncul kritik tajam terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat tersebut.

‎Berdasarkan data yang dihimpun, total penerimaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS & DSKL) tercatat sebesar Rp 41.440.433.742,-. Komposisi terbesar berasal dari zakat fitrah sebesar Rp 25.148.255.791,- atau sekitar 60,5 persen. Disusul zakat maal perorangan sebesar Rp 12.732.790.609,- (31 persen), infak/sedekah tidak terikat sebesar Rp 3.346.556.955,- (8,5 persen), serta infak/sedekah terikat sebesar Rp 212.830.387,- (0,5 persen).

‎Sementara itu, total dana yang telah disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Sukabumi mencapai Rp 38.823.926.764,-. Dari jumlah tersebut, program kemanusiaan mendominasi dengan nilai Rp 32.606.904.767,- atau sekitar 75 persen dari total penyaluran.

‎Adapun rincian program lainnya meliputi sektor kesehatan sebesar Rp 5.365.556.997,- (12 persen), dakwah dan advokasi sebesar Rp 4.720.225.400,- (11 persen), pendidikan sebesar Rp 473.865.000,- (1 persen), dan ekonomi sebesar Rp 377.600.000,- (1 persen).

‎Namun, di balik angka-angka yang tampak impresif tersebut, muncul tanda tanya besar. Praktisi hukum, Arman Panji, S.H., secara terbuka menyoroti dugaan adanya permainan oknum dalam pengelolaan dan alokasi anggaran di tubuh BAZNAS Kabupaten Sukabumi.

‎“Nilainya sangat fantastis. Ini bukan hanya soal menghimpun dana umat, tapi bagaimana dana itu dikelola secara transparan dan akuntabel. Kami menduga ada potensi penyimpangan yang harus diusut,” tegas Arman saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (29/4/2026).

‎Tak hanya itu, Arman juga mengungkap bahwa selain dari penghimpunan ZIS, BAZNAS Kabupaten Sukabumi diketahui menerima dana hibah dari pemerintah pada tahun 2025 sebesar Rp 6,5 miliar. Menurutnya, tambahan dana tersebut semakin memperbesar urgensi pengawasan publik.

‎“Dana hibah Rp 6,5 miliar ini juga harus dibuka secara terang. Jangan sampai ada ruang gelap dalam pengelolaan dana keagamaan yang seharusnya menjadi amanah umat,” tambahnya.

‎Sorotan ini membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai tata kelola lembaga pengelola zakat, khususnya dalam hal transparansi laporan keuangan, distribusi program, hingga mekanisme pengawasan internal dan eksternal.

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, kepercayaan publik menjadi faktor kunci yang tidak bisa ditawar.

‎Sejumlah kalangan pun mulai mendorong agar dilakukan audit independen terhadap pengelolaan dana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, guna memastikan tidak adanya penyimpangan serta menjamin bahwa seluruh dana benar-benar sampai kepada pihak yang berhak.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak BAZNAS Kabupaten Sukabumi belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang disampaikan oleh praktisi hukum tersebut.

‎Jika tidak segera dijawab dengan transparansi, persoalan ini berpotensi menggerus kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat. Padahal, di tengah ketimpangan sosial dan ekonomi yang masih tinggi, keberadaan BAZNAS seharusnya menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas dan keadilan sosial berbasis nilai-nilai keagamaan.

‎Tim Red

Staf Khusus ATR/BTN Rezka Oktoberia Bersama Bupati H Zukri Misran Hadiri Pembukaan Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat

KABUPATEN PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kegiatan sosialisasi mengenai pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat di Kabupaten Pelalawan dibuka oleh Bupati H. Zukri Misran pada, Selasa (28/04/2026).

Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan tanah ulayat.

Bupati Zukri menyampaikan,” Berikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas pelaksanaan sosialisasi ini dan berharap peserta dari camat, kepala desa, dan pemangku adat dapat memahami cara pengadministrasian tanah ulayat,” ujarnya.

Bupati H Zukri Misran menekankan perlunya kepastian hukum untuk tanah ulayat agar dapat diwariskan dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat adat,” ucap Bupati H Zukri Misran.

Selanjutnya Bupati H Zukri Misran mengajak pemangku adat untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi guna menyelesaikan masalah pertanahan dan mencari solusi bersama Kementerian ATR/BPN,” ungkapnya.

Staf Khusus Kementerian ATR/BPN, Rezka Oktoberia, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mengakui keberadaan tanah ulayat tanpa niat melakukan pengambilalihan. Pendaftaran tanah ulayat merupakan hak, bukan kewajiban,” ujar Rezka Oktoberia.

Rezka juga mendorong pemangku adat untuk aktif bertanya dan menggali informasi mengenai pendaftaran tanah ulayat,” ulasnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam mengakui dan melindungi tanah ulayat masyarakat adat di Pelalawan, membantu mereka memahami proses pendaftaran yang dapat menjaga hak atas tanah ulayat demi masa depan.

(AS)

Arinal Djunaidi Ditahan Kejati Lampung, Terseret Kasus Korupsi Dana PI Rp271 Miliar.

Yutelnews.com//

Bandar Lampung – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung resmi menahan mantan Gubernur Lampung periode 2019–2024, Arinal Djunaidi, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen wilayah kerja offshore Southeast Sumatera (WK OSES) senilai Rp271 miliar.

Penahanan dilakukan pada 28 April 2026 usai Arinal menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik. Ia kini menjalani masa tahanan selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara Kelas I Bandar Lampung (Way Hui), terhitung sejak 28
April hingga 17 Mei 2026.

Kasus ini berawal dari dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana PI sebesar 17,28 juta dolar Amerika Serikat melalui PT Lampung Energi Berjaya, yang merupakan anak usaha dari PT Lampung Jasa Utama. Saat itu, Arinal diketahui menjabat sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) dan diduga memiliki peran penting dalam kebijakan perusahaan yang berujung pada kerugian negara.

Dalam proses penyidikan, Kejati Lampung juga telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset bernilai tinggi. Barang bukti yang diamankan meliputi tujuh unit mobil, logam mulia seberat 648 gram, uang tunai, deposito, hingga 29 sertifikat hak milik dengan total nilai mencapai
Rp35,58 miliar.

Atas dugaan tindak pidana tersebut, Arinal dijerat Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta pasal subsidair Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pengelolaan dana strategis daerah yang nilainya sangat besar. Kejati Lampung menegaskan akan terus menelusuri aliran dana serta membuka kemungkinan adanya tersangka lain dalam perkara tersebut.

Wowo

Olahraga Bersama FORKOPIMDA dan Pemkab Bandung Semarakkan Hari K3 Sedunia 2026

KAB. BANDUNG – YUTRLNEWS.com// Dalam rangka memperingati Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sedunia Tahun 2026, jajaran TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar kegiatan olahraga bersama di Lapangan Upakarti, Soreang. pada Selasa (28/04/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh unsur TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung, serta masyarakat umum. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan lintas sektor dalam membangun budaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung.

“Terima kasih atas terselenggaranya olahraga bersama pada pagi hari ini. Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Kondisi Kabupaten Bandung yang aman dan terkendali ini tentunya merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama Forkopimda, termasuk Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, dan seluruh unsur terkait,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa KDS itu juga mengajak seluruh peserta untuk menikmati momentum kebersamaan ini dengan penuh semangat.

“Selamat berolahraga bersama Forkopimda Kabupaten Bandung. Nikmati, tetap happy, sehat, bugar, dan luar biasa,” tambahnya.

Kegiatan olahraga bersama ini berlangsung semarak dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati area Lapangan Upakarti untuk mengikuti rangkaian kegiatan.

Berbagai aktivitas digelar untuk menyemarakkan acara, mulai dari senam bersama yang diikuti secara massal hingga kegiatan jalan santai dan jogging di sekitar area lapangan. Para peserta dari berbagai latar belakang tampak berbaur tanpa sekat.

Selain menjadi ajang menjaga kebugaran, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarinstansi dan masyarakat. Interaksi yang terjalin secara santai tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam berbagai program pembangunan ke depan.

Momentum ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga menjadi bentuk nyata soliditas antarlembaga sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari budaya kerja yang aman dan produktif.

Peringatan Hari K3 Sedunia ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak akan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan kerja dalam setiap aktivitas. Dengan tubuh yang sehat dan lingkungan kerja yang aman, produktivitas dan kualitas hidup masyarakat diharapkan dapat terus meningkat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin solid, serta mampu mendorong terciptanya Kabupaten Bandung yang kondusif dan lebih bedas.

Yans.

Petani Menjerit, Irigasi Tak Kunjung Diperbaiki: Advokat Muda Riki Iswandi Soroti Kinerja Dinas Pertanian Aceh Utara

YUTELNEWS.com / Kondisi memprihatinkan tengah dirasakan para petani di Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. Harapan untuk mengairi sawah justru berubah menjadi kekecewaan akibat saluran irigasi yang tak kunjung diperbaiki oleh Dinas Pertanian setempat.

Padahal, masyarakat di sejumlah desa telah menunjukkan itikad baik dan semangat gotong royong dengan mengumpulkan dana hingga Rp10 juta per desa. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki saluran utama Krueng Lancang yang mengalir hingga ke Krueng Kuala Pasee Blang Mee, sebagai upaya menghidupkan kembali aliran air ke persawahan.

Namun ironisnya, meski saluran utama telah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat, saluran lanjutan yang menjadi tanggung jawab pemerintah justru terbengkalai hampir satu tahun lamanya. Akibatnya, air tak kunjung mengalir ke sawah-sawah warga yang kini mulai mengering dan terancam gagal panen.

Advokat muda, Riki Iswandi, menyampaikan kegeramannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai adanya kelalaian serius dari Dinas Pertanian Aceh Utara dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat petani.

“Ini sangat memprihatinkan. Masyarakat sudah berkorban, mengumpulkan dana sendiri untuk memperbaiki saluran utama. Tapi pemerintah justru terkesan tutup mata. Hampir satu tahun saluran tak diperbaiki, sawah-sawah kering, petani dirugikan,” tegas Riki.

Ia juga meminta agar pihak terkait tidak hanya hadir dalam program seremonial semata, tetapi benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat, khususnya petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya petani yang merugi, tetapi juga berdampak pada perekonomian daerah secara keseluruhan. /*

Pemko Payakumbuh Bersama Kalaksa BPBD Devitra Lakukan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat setelah Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana pada, Senin (27/04/2026).

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana, diikuti Sekretaris BPBD Hermanto, Kabid  PK Arman Riska, Kasi Syafrizal, Kabid RR Andenitral, Kasi Yuliman, Kabid KL HEPI, Kasi Yoserizal beserta staf lainnya.

Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Staf Ahli pemko, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk masyarakat.

Staf Ahli pemko menjelaskan, bahwa bencana dapat terjadi kapan saja sehingga keterlibatan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Linmas, dan relawan sangat penting di 5 Kecamatan serta Seluruh Kelurahan yang ada dikota Payakumbuh,” ujarnya.

Pelatihan ini dihadiri oleh 150 perwakilan yang akan dilengkapi dengan pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD, Devitra, menyatakan bahwa masyarakat di area rawan bencana harus memiliki pengetahuan cukup melalui sosialisasi dan latihan,” kata Devitra.

Masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan pohon tumbang.

Selanjutnya Devitra mengatakan, “Materi pelatihan mencakup berbagai perspektif, termasuk dari sudut pandang Islam dan kesiapsiagaan terhadap likuifaksi,” ungkap Devitra.

Peserta pelatihan berharap program serupa dapat diadakan hingga ke tingkat kelurahan untuk meningkatkan kesiapan masyarakat.

Dengan demikian pelatihan mitigasi ini merupakan langkah penting dalam membekali masyarakat Payakumbuh agar lebih siap menghadapi bencana yang mungkin terjadi,” ungkapnya .

Kalaksa BPBD Devitra menyampaikan, Kerja sama antara semua elemen masyarakat dan pemerintah sangat diperlukan dalam penanggulangan bencana,” ujar Devitra.

(MMD)

Tabrakan KRL dan KAJJ di Bekasi Timur, Jalur Lumpuh Total Kecelakaan hebat terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Yutelnews.comkota Bekasi. Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.55 WIB. KRL Commuter Line yang berhenti darurat diduga akibat mobil mogok di perlintasan, ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Benturan keras menyebabkan gerbong khusus wanita di bagian belakang KRL ringsek parah, bahkan tertembus moncong lokomotif. Asap tebal dan kepanikan melanda lokasi, dengan sejumlah penumpang dilaporkan masih terjepit saat evakuasi berlangsung.
Insiden ini melumpuhkan total jalur kereta di lintas Bekasi, memicu keterlambatan hingga pembatalan perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan fokus pada evakuasi dan penanganan korban, serta menyampaikan permohonan maaf.
Jumlah korban masih dalam pendataan, sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi akan menyelidiki penyebab kecelakaan.

Wowo

Apresiasi Capaian Pemkab Bandung, Tri Rahmanto: Ini Bukti Bukti Nyata Kepemimpinan Bupati KDS

KAB BANDUNG – YUTELNEWS.com// Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, dengan menempati peringkat ketiga terbaik secara nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan terbaik di Indonesia.

Pencapaian luar biasa ini disambut antusias dan mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk dari Tri Rahmanto, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot sekaligus tokoh masyarakat Dayeuhkolot.

Menurutnya, capaian ini adalah bukti nyata transformasi dan kemajuan signifikan yang terjadi di berbagai sektor pemerintahan selama masa kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi dan capaian luar biasa yang diraih oleh Pemkab Bandung. Menjadi yang terbaik ketiga secara nasional adalah sebuah kehormatan besar dan bukti bahwa arah kebijakan serta kepemimpinan Bapak Bupati Dadang Supriatna sudah sangat tepat dan membawa perubahan positif,” ujar Tri Rahmanto kepada awak media, Senin (27/4/2026).

Tri Rahmanto menilai bahwa salah satu faktor utama di balik capaian gemilang ini adalah membaiknya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh elemen pemerintahan.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna yang menerapkan disiplin, profesionalisme kepada para ASN dan karyawan Pemkab Bandung. Menurutnya, KDS menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan pelayanan publik hingga hasilnya dapat dirasakan serta diakui secara nasional.

“Kemajuan ini tidak lepas dari kepemimpinan KDS yang secara konsisten terus mendorong etos kerja dan peningkatan kinerja ASN Pemkab Bandung. Prestasi ini bukan hanya angka, ini membuktikan kerja nyata Bupati KDS yang dinilai baik oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi yang solid dari seluruh stakeholder di Kabupaten Bandung.

“Prestasi ini merupakan buah kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dedikasi seluruh ASN dan karyawan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Bandung. Ini adalah kebanggaan bersama. Saya ucapkan selamat,” ungkapnya.

Tri berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Semoga capaian ini semakin memacu semangat bagi jajaran Pemkab Bandung dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih optimal, transparan, dan memuaskan masyarakat,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan raihan ini, Kabupaten Bandung membuktikan diri sebagai daerah yang mampu melakukan transformasi tata kelola pemerintahan yang baik dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.(**)

Yans.

Apresiasi Capaian Pemkab Bandung, Tri Rahmanto: Ini Bukti Bukti Nyata Kepemimpinan Bupati KDS

KAB BANDUNG – YUTELNEWS.com// Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, dengan menempati peringkat ketiga terbaik secara nasional dalam penyelenggaraan pemerintahan terbaik di Indonesia.

Pencapaian luar biasa ini disambut antusias dan mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai kalangan, termasuk dari Tri Rahmanto, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot sekaligus tokoh masyarakat Dayeuhkolot.

Menurutnya, capaian ini adalah bukti nyata transformasi dan kemajuan signifikan yang terjadi di berbagai sektor pemerintahan selama masa kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna.

“Kami sangat mengapresiasi prestasi dan capaian luar biasa yang diraih oleh Pemkab Bandung. Menjadi yang terbaik ketiga secara nasional adalah sebuah kehormatan besar dan bukti bahwa arah kebijakan serta kepemimpinan Bapak Bupati Dadang Supriatna sudah sangat tepat dan membawa perubahan positif,” ujar Tri Rahmanto kepada awak media, Senin (27/4/2026).

Tri Rahmanto menilai bahwa salah satu faktor utama di balik capaian gemilang ini adalah membaiknya kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh elemen pemerintahan.

Ia mengapresiasi kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna yang menerapkan disiplin, profesionalisme kepada para ASN dan karyawan Pemkab Bandung. Menurutnya, KDS menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan pelayanan publik hingga hasilnya dapat dirasakan serta diakui secara nasional.

“Kemajuan ini tidak lepas dari kepemimpinan KDS yang secara konsisten terus mendorong etos kerja dan peningkatan kinerja ASN Pemkab Bandung. Prestasi ini bukan hanya angka, ini membuktikan kerja nyata Bupati KDS yang dinilai baik oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tri menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi yang solid dari seluruh stakeholder di Kabupaten Bandung.

“Prestasi ini merupakan buah kerja keras seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dedikasi seluruh ASN dan karyawan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat Kabupaten Bandung. Ini adalah kebanggaan bersama. Saya ucapkan selamat,” ungkapnya.

Tri berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pihak untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

“Semoga capaian ini semakin memacu semangat bagi jajaran Pemkab Bandung dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih optimal, transparan, dan memuaskan masyarakat,” pungkas Tri Rahmanto.

Dengan raihan ini, Kabupaten Bandung membuktikan diri sebagai daerah yang mampu melakukan transformasi tata kelola pemerintahan yang baik dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.(**)

Yans.

Implementasi MBG di Kabupaten Bandung Diakui, KDS Sabet Penghargaan pada Food Summit 2026

JAKARTA – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award pada ajang Food Summit 2026 yang digelar oleh CNBC, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam keterangannya, KDS menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program MBG di Kabupaten Bandung tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang terbangun secara solid. Pemerintah daerah bahkan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang terintegrasi dalam dashboard pimpinan, sehingga seluruh data di lapangan dapat terpantau secara real-time.

“Kami bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memiliki kantor bersama, bahkan ini yang pertama di Indonesia. Dengan begitu, jika ada permasalahan di lapangan, dapat langsung ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Dinas Kesehatan pun bisa berkoordinasi langsung dengan BGN, termasuk memastikan kelayakan para penjamah makanan,” ujar KDS.

Lebih lanjut, KDS mengungkapkan bahwa program MBG memiliki dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Bandung, potensi serapan anggaran program ini bahkan mencapai Rp5,4 triliun, dengan nilai perputaran ekonomi bersih di masyarakat sekitar Rp3,7 triliun setelah dikurangi biaya operasional.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

“Kebutuhan protein seperti telur di Kabupaten Bandung bisa mencapai 1.000 ton per bulan. Sementara kondisi peternakan di kami berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur. Artinya, perlu kerja sama antardaerah untuk saling melengkapi kebutuhan pangan,” jelasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, KDS menegaskan bahwa produksi beras Kabupaten Bandung yang mencapai 328.000 ton per tahun masih mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, untuk komoditas lain seperti sayur mayur, pihaknya masih membutuhkan dukungan dari daerah lain.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Bandung menggencarkan program GERTAMAN (Gerakan Tanami Halaman) guna mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

“Minimal kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi sendiri. Jika berlebih, hasilnya bisa dijual ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau langsung ke SPPG,” tambahnya.

KDS juga mendorong adanya regulasi yang dapat memperkuat sinergi antara program MBG dan kebijakan nasional, termasuk perlunya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tercipta keselarasan harga antara KDKMP dan pasar.

“Kalau ini terwujud, saya yakin ekonomi sirkular di masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan ketersediaan bahan baku program MBG. Menurutnya, program ini sekaligus menjadi off taker bagi hasil pertanian masyarakat.

“Peran kepala daerah sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan baku. MBG ini pada dasarnya dibeli oleh negara, sehingga menjadi pasar bagi hasil tani masyarakat. Namun, masyarakat juga tetap perlu ikut mengawasi pelaksanaannya,” pungkasnya ***

Yans.

Upaya Penanganan Pasca Banjir, Kolaborasi Pentahelix Dayeuhkolot Sedot Genangan Air Di Depan Ria Busana.

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Sebagai bagian dari rangkaian penanganan dampak bencana banjir yang melanda wilayahnya, kolaborasi Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot melakukan tindakan nyata dengan melakukan penyedotan genangan air yang masih menggenang di kawasan depan Ria Busana. pada senin 27/04/2026. Langkah ini diambil agar kawasan tersebut dapat segera berfungsi kembali dan terhindar dari risiko munculnya berbagai penyakit akibat genangan air yang mengendap.

Kegiatan ini melibatkan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) dayeuhkolot yang tergabung dalam Pentahelix, serta warga masyarakat dan juga didukung oleh unsur media massa yang turut menyebarkan informasi penting kepada publik. Semua pihak bersatu padu memadukan sumber daya, tenaga, dan pikiran agar proses penanganan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Sejak pagi hari, peralatan penyedot air telah didatangkan dan dipasang di lokasi yang tergenang. Para anggota prima dan warga yang terlibat bekerja secara terkoordinasi, mengatur aliran air yang disedot agar dapat mengalir menuju saluran pembuangan yang telah disiapkan. Kegiatan ini menjadi prioritas karena kawasan depan Ria Busana merupakan daerah yang padat aktivitas, baik sebagai jalur lalu lintas kendaraan maupun pejalan kaki, serta lokasi pusat kegiatan usaha warga.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyampaikan bahwa upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam memulihkan kondisi wilayah pasca terjadinya banjir. “Kami menyadari bahwa genangan air yang tertinggal tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan kerusakan lingkungan. Melalui kerja sama lintas unsur ini, kami berusaha meminimalisir dampak buruk yang ditimbulkan dan memulihkan kondisi wilayah secepatnya,” ujarnya.

Perwakilan dari unsur dunia usaha juga menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih atas perhatian dan upaya yang dilakukan ini. Kawasan yang bersih dan bebas genangan tentu akan membuat aktivitas usaha dan kehidupan warga kembali berjalan dengan lancar seperti sediakala,” ujarnya.

Warga yang melintas dan beraktivitas di lokasi menyambut baik langkah yang diambil tersebut. Mereka menyampaikan rasa syukur karena masalah yang mereka hadapi segera mendapatkan penanganan yang serius dan terkoordinasi.

Setelah proses penyedotan selesai, tim yang bertugas juga melakukan pembersihan sisa lumpur dan sampah yang terbawa air banjir agar kawasan tersebut kembali bersih dan layak digunakan. Para anggota prima bersama seluruh unsur yang tergabung dalam Pentahelix berkomitmen untuk terus memantau kondisi wilayah dan menangani berbagai masalah yang muncul pasca bencana hingga kondisi pulih sepenuhnya.

Yans.

Bedas Pisan! KDS Sabet Penghargaan Nasional, MBG Kabupaten Bandung Jadi Model Ketahanan Pangan

JAKARTA -YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Outstanding Achievement in Free Nutritious Meals & Food Security Award pada ajang Food Summit 2026 yang digelar oleh CNBC, Senin (27/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam keterangannya, KDS menegaskan bahwa keberhasilan implementasi program MBG di Kabupaten Bandung tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang terbangun secara solid. Pemerintah daerah bahkan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang terintegrasi dalam dashboard pimpinan, sehingga seluruh data di lapangan dapat terpantau secara real-time.

“Kami bersama Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah memiliki kantor bersama, bahkan ini yang pertama di Indonesia. Dengan begitu, jika ada permasalahan di lapangan, dapat langsung ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Dinas Kesehatan pun bisa berkoordinasi langsung dengan BGN, termasuk memastikan kelayakan para penjamah makanan,” ujar KDS.

Lebih lanjut, KDS mengungkapkan bahwa program MBG memiliki dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Bandung, potensi serapan anggaran program ini bahkan mencapai Rp5,4 triliun, dengan nilai perputaran ekonomi bersih di masyarakat sekitar Rp3,7 triliun setelah dikurangi biaya operasional.

Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian inflasi seiring meningkatnya kebutuhan pangan.

“Kebutuhan protein seperti telur di Kabupaten Bandung bisa mencapai 1.000 ton per bulan. Sementara kondisi peternakan di kami berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Tengah atau Jawa Timur. Artinya, perlu kerja sama antardaerah untuk saling melengkapi kebutuhan pangan,” jelasnya.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, KDS menegaskan bahwa produksi beras Kabupaten Bandung yang mencapai 328.000 ton per tahun masih mampu memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, untuk komoditas lain seperti sayur mayur, pihaknya masih membutuhkan dukungan dari daerah lain.

Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Bandung menggencarkan program GERTAMAN (Gerakan Tanami Halaman) guna mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

“Minimal kebutuhan pangan keluarga bisa terpenuhi sendiri. Jika berlebih, hasilnya bisa dijual ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau langsung ke SPPG,” tambahnya.

KDS juga mendorong adanya regulasi yang dapat memperkuat sinergi antara program MBG dan kebijakan nasional, termasuk perlunya penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) agar tercipta keselarasan harga antara KDKMP dan pasar.

“Kalau ini terwujud, saya yakin ekonomi sirkular di masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam memastikan ketersediaan bahan baku program MBG. Menurutnya, program ini sekaligus menjadi off taker bagi hasil pertanian masyarakat.

“Peran kepala daerah sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan baku. MBG ini pada dasarnya dibeli oleh negara, sehingga menjadi pasar bagi hasil tani masyarakat. Namun, masyarakat juga tetap perlu ikut mengawasi pelaksanaannya,” pungkasnya ***

Yans.

Lapas Kelas IIA Warungkiara Ikuti Rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Salurkan Bantuan Sosial bagi Masyarakat

YUTELNEWS.com | Warungkiara ,Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan nasional yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom bersama jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.Senin (27/04/2026)

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Pemasyarakatan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sejalan dengan semangat pengabdian dan pelayanan yang humanis.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Warungkiara melaksanakan aksi sosial dengan menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan. Selain itu, bantuan berupa gerobak usaha juga diberikan kepada keluarga warga binaan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi dan kemandirian keluarga.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pemasyarakatan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga warga binaan. Bantuan gerobak ini diharapkan dapat menjadi sarana usaha yang produktif sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta menjadi bekal ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kurnia Panji Pamekas.

Lebih lanjut, Kurnia menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung reintegrasi sosial warga binaan melalui pemberdayaan keluarga.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat yang merasa terbantu dengan adanya bantuan tersebut, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari serta membuka peluang usaha.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Warungkiara berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta memperkuat peran Pemasyarakatan sebagai institusi yang tidak hanya membina, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

56 Anggota Baru ORARI Lokal Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadan Konjala Mengaku Senang Ada Penambahan Anggota.

Bandung -YUTELNEWS.com// Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Bandung, melaksanakan agenda pengukuhan anggota baru, bertempat di Sekolah Alam SMP Prima Cendekia Islami, Desa Warnasari Pangalengan, Sabtu dan Minggu 25-26 April 2026.

Menurut Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bandung, H. Dadan Konjala, SH pengukuhan anggota baru ORARI dilaksanakan setelah calon anggota ORARI menyelesaikan persyaratan administrasi dan teknis. Untuk sampai pada tahap pengukuhan, calon anggota harus melewati beberapa langkah sesuai panduan dari ORARI Lokal. Dimulai dari proses pendaftaran Ujian Amatir Radio (UNAR) melalui sistem e-Licensing SDPPI. Kemudian mengikuti UNAR sesuai jadwal yang ditentukan. Setelah dinyatakan lulus UNAR, calon anggota akan mendapatkan Izin Amatir Radio (IAR) lalu dikukuhkan sebagai anggora ujar pemegang Callsign YB1MYT.

H. Dadan Konjala mengaku senang dan gembira dengan kehadiran anggota baru ORARI Kabupaten Bandung sebanyak 56 orang dari angkatan 67. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat akan kegiatan amatir radio yang tidak pernah berkurang. Meskipun saat ini kita berada pada era teknologi digital, namun aktivitas amatir radio terus berkembang. Para insan amatir radio terus menyesuaikan keterampilan dan kemampuan beradaptasi dengan era digital. Insan amatir radio juga terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa para insan amatir radio tidak ditinggalkan oleh zaman digital, melainkan terus beradaptasi dan berinovasi dengan memanfaatkan teknologi tersebut ungkap Dadan Konjala yang sudah menjadi anggota ORARI sejak tahun 1984 atau 42 tahun.

Senada dengan Ketua ORARI Lokal Kabupaten Bandung, Ketua ORARI Daerah Jawa Barat Ir. H. Yana Koryana, MP yang hadir dalam pengukuhan itu mengatakan,
di era digital saat ini, amatir radio tidak lagi hanya mengandalkan komunikasi suara analog, melainkan telah bertransformasi menjadi hobi yang memadukan teknologi komputer dan jaringan global.
Saat ini, insan insan amatir radio telah mengadopsi mode digital. Komunitas kini telah melampaui telegrafi manual (kode Morse) dan banyak beralih ke mode digital seperti FT8, JS8Call, dan DMR (Digital Mobile Radio). Mode ini memungkinkan pengiriman data yang lebih efisien dan audio yang jauh lebih jernih.

Tidak hanya itu, kita sudah melakukan pula
konvergensi dengan Internet. Para insan amatir radio kini memanfaatkan internet untuk memperluas jangkauan melalui teknologi seperti Echolink atau sistem gateway digital, yang memungkinkan komunikasi antar-benua hanya dengan perangkat genggam. Kita juga manfaatkan
komunikasi Satelit Amatir. Kemudahan akses ke teknologi membuat para amatir kini lebih sering berkomunikasi melalui satelit amatir yang mengorbit bumi, ungkap pemegang Callsign YB1AR.

Selain menyesuaikan dengan perkembangan digital, insan amatir radio juga tetap memainkan peran sosial kemasyarakatan. ORARI juga bukan sekadar wadah hobi, melainkan mitra strategis pemerintah dan masyarakat yang memiliki peran vital dalam berbagai situasi, terutama saat infrastruktur komunikasi publik tidak memadai. Dalam penanggulangan bencana dan kedaruratan
ORARI menjadi garda terdepan dalam menyediakan komunikasi darurat (emergency communication) ketika jaringan seluler atau internet lumpuh akibat bencana alam.

Kami juga memiliki CORE ORARI (Communications & Rescue), satuan khusus yang diterjunkan untuk memberikan dukungan komunikasi dalam operasi pencarian, pertolongan (SAR), dan koordinasi bantuan logistik di lokasi bencana, ungkap Ir. Yana Koryana, MP.

Ketua ORARI Daerah Jawa Barat ini juga mengapresiasi peran ORARI Kabupaten Bandung yang tetap eksis setelah penggabungan dua lokal ORARI Bandung Selatan dan Bandung Timur. Dengan motto “Kagok Edan Jawara Sakalian” ORARI Kabupaten Bandung selalu tampil dalam berbagai kegiatan, baik kegiatan amatir radio maupun tanggal darurat kebencanaan. Bahkan ORARI Lokal Kabupaten Bandung satu satunya lokal yang selalu berjaya dalam even Jawa Barat Field Day dengan meraih empat kali juara umum secara berturut-turut. Jabar Field Day merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh ORARI Daerah Jawa Barat untuk mengasah keterampilan teknis amatir radio, pungkasnya.***

Yans.

HBP ke-62, Lapas Warungkiara Tebar Kepedulian: Bansos hingga Gerobak Usaha untuk Keluarga Warga Binaan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dimanfaatkan Lapas Kelas IIA Warungkiara dengan menggelar rangkaian kegiatan sosial dan pembinaan yang menyentuh langsung masyarakat serta keluarga warga binaan, Senin (26/04/2026).

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, peringatan HBP bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian dan kolaborasi.

“Di Hari Bakti Pemasyarakatan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, baik, dan lancar,” ujarnya.

Dalam rangka HBP ke-62, Lapas Warungkiara melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya penyaluran bantuan sosial (bansos), pemberian bantuan kepada keluarga warga binaan, serta pemberian penghargaan kepada mitra kerja.

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah pemberian bantuan gerobak usaha bagi keluarga warga binaan. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang usaha produktif.

“Bantuan gerobak ini diharapkan dapat membantu keluarga warga binaan tetap produktif dan memiliki penghasilan, bahkan berpeluang menjalin kerja sama dengan pihak ketiga,” jelasnya.

Selain itu, bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat sekitar dalam bentuk kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan perlengkapan sehari-hari.

“Semoga bantuan ini bisa memberikan manfaat langsung dan membantu mengurangi beban hidup masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Lapas Warungkiara juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra yang dinilai aktif mendukung program pembinaan, di antaranya Majelis Ulama Indonesia, Dinas Pendidikan, serta Kwartir Cabang Pramuka.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dalam pembinaan keagamaan, program pendidikan melalui Kejar Paket A, B, dan C, serta kegiatan kepramukaan bagi warga binaan.

Di akhir pernyataannya, Kalapas turut menyampaikan apresiasi kepada insan media yang telah membantu menyebarluaskan informasi positif terkait pemasyarakatan.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media. Dalam momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, pemasyarakatan tetap jaya,” pungkasnya.

Reporter: Mirna
Kabiro Sukabumi

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.