Ratusan Rumah Tempati Tanah PPTKH dan Perkebunan di Kertasari, Kang DS: Insya Allah Akan Saya Perjuangkan Jadi Hak Milik

BANDUNGYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa pihaknya akan memperjuangkan kepemilikan lahan yang ditempati ratusan rumah yang belum jelas kepemilikannya di atas tanah PPTKH (Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan) dan Perkebunan di Desa Tarumajaya dan Desa Cilembang Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung.

Hal ini dikatakan Bupati Dadang Supriatna saat melaksanakan Jumat Keliling atau Jumling di Masjid Jami Al Ikhlas Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Jumat (6/2/2026).

Di Desa Tarumajaya, yaitu sebanyak 900 rumah di atas tanah PPTKH dan sebanyak 300 rumah di atas tanah Perkebunan. Sedangkan di Desa Cikembang sebanyak 800 rumah yang berada di kawasan tanah Perkebunan.

“Insya Allah se-Kecamatan Kertasari akan saya perjuangkan supaya menjadi hak milik. Minta bantuannya ke LPNU (Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama) Provinsi Jawa Barat. Insya Allah sekuat tenaga akan saya perjuangkan, supaya masyarakat di Desa Tarumajaya dan Desa Cikembang Kecamatan Kertasari memiliki kepastian hukum,” Bupati Dadang Supriatna.

Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna berharap tempat atau rumah yang ditempati oleh masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya masyarakat Kertasari menjadi keberkahan. Apalagi sebelumnya Gubernur Jawa Barat dan Presiden Republik Indonesia serta Menteri Kehutanan Republik Indonesia sudah melakukan survei ke kawasan Kertasari.

“Mudah-mudahan tempat ini menjadi keberkahan warga masyarakat Kabupaten Bandung khususnya, umumnya masyarakat Jawa Barat karena pusat air Sungai Citarum ada di kawasan Kertasari. Saya sudah mengontrolnya, insya Allah sumber air Citarum akan dipermanenkan dan bermanfaat bagi masyarakat Kertasari dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bandung beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung melaksanakan Jumling dalam rangka mendekatkan silaturahmi dengan para jamaah maupun masyarakat sekitar.

Sebelum melaksanakan Jumling, Bupati Bandung bersama Assekbang, Distan, DLH, Diskop UKM, Disparekraf, Disperkimtan, Diskominfo, Bagian SDA, Bagian Perekonomian, dan Camat Kertasari melaksanakan kegiatan monitoring dan cek lokasi potensi daerah Kabupaten Bandung di wilayah Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari.

Hadir juga jajaran Forkopimcam Kertasari, Anggota DPRD Kabupaten Bandung yang merupakan tokoh agama setempat KH. Wawan Sofwan juga turut hadir dalam Jumling tersebut.

Bupati Bandung mengajak para jamaah salat Jumat untuk memanjatkan doa semoga menjadi keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.

Di hadapan masyarakat, Kang DS menyampaikan program guru ngaji dengan anggaran Rp109 miliar per tahun dengan melibatkan sekitar 16.400 guru ngaji di Kabupaten Bandung.

“Program guru ngaji akan tetap dipertahankan. Termasuk ribuan marbot masjid yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Bandung,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bedas mensosialisasikan program magrib wajib mengaji di lingkungan masjid maupun madrasah, dan program isya wajib belajar. Untuk itu, ia meminta bantuan kepada para orang tua maupun tokoh masyarakat untuk sama-sama anak-anaknya membiasakan diri melaksanakan magrib mengaji.

“Kami berharap program magrib mengaji ini didukung oleh para tokoh masyarakat maupun para orang tua. Ayo kita membiasakan diri melaksanakan magrib mengaji di masjid dan madrasah. Berharap bisa melahirkan anak-anak bangsa berkarakter dan berakhlakul karimah,” ajaknya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini berharap kepada para orang tua untuk membatasi anak-anaknya penggunaan handphone pada waktu isya atau malam, supaya handphonenya disimpan dan membiasakan diri belajar.

Tak hanya itu, Bupati Bandung menyampaikan program Besti atau Beasiswa Ti Bupati yang setiap tahun kuotanya terus meningkat. Dari semula 80 mahasiswa dan sekarang sudah mencapai 250 mahasiswa.

“Ini untuk anak atau siswa berprestasi yang hendak melanjutkan ke perguruan tinggi, baik anak para petani, anak para ustadz maupun anak para kiai, yang secara ekonomi terutama para orang tua yang belum mampu untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Sehingga Bupati Bandung mengeluarkan program Besti atau Beasiswa Ti Bupati,” tuturnya.

Menurutnya, program Besti ini sudah berjalan selama empat tahun, dan sudah ada yang sudah lulus. Ia berharap program ini bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut Kang DS mengungkapkan bahwa pada periode pertama kepemimpinannya jadi Bupati Bandung, selama 3,5 tahun sudah menyelesaikan 29.327 unit rumah pada program perbaikan rutilahu (rumah tidak layak huni).

“Setelah saya hitung dengan Disperkimtan (Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan), ternyata masih menyisakan sekitar 15.000-an rumah (rutilahu) lagi. Termasuk di Kecamatan Kertasari. Namun di Kecamatan Kertasari, posisi tanahnya itu variatif, ada yang menempati tanah milik, tanah carik, tanah milik perkebunan, dan tanah milik kehutanan,” ungkapnya.

Kang DS juga mengajak masyarakat untuk mensukseskan program MBG (Makan Bergizi Gratis), program pertanian swasembada pangan, dan program berkelanjutan lainnya.

Dalam menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kang DS mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan, mohon maaf lahir dan bathin.

“Kita semua berharap bisa melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan kalayan sempurna dan diterima oleh Allah SWT. Aamiin yra,” katanya.***


Yans.

Diminta Pihak Berwenang Audit Dana BOS SMAN 1 Tuhemberua Nias Utara

YUTELNEWS.com — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tuhemberua yang beralamat di Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, diduga melakukan penarikan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dinilai cacat hukum untuk Tahun Anggaran (TA) 2023, 2024, dan 2025.

Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Tuhemberua membenarkan adanya dugaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Kepala Sekolah diduga telah melakukan penarikan Dana BOS TA 2023–2025 tanpa pemberitahuan maupun persetujuan dari Komite Sekolah.

Kepada awak media, Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Tuhemberua menegaskan bahwa penarikan Dana BOS tersebut dinilai memiliki indikasi korupsi, mengingat dirinya tidak pernah menandatangani dokumen pencairan dana BOS pada tahun-tahun anggaran tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh, berikut rincian Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMAN 1 Tuhemberua:

Anggaran BOS TA 2023:

Tahap 1: Rp524.715.674

Tahap 2: Rp528.000.000

Anggaran BOS TA 2024:

Tahap 1: Rp564.080.000

Tahap 2: Rp555.209.210

Anggaran BOS TA 2025:

Tahap 1: Rp563.200.000

Tahap 2: Rp553.888.960

Berdasarkan rincian penggunaan anggaran tersebut, diduga terdapat penyelewengan dana yang tidak disertai bukti fisik yang dapat dipertanggungjawabkan.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak sekolah serta dinas terkait guna mendapatkan keterangan resmi.

 

(M. Nazara)

Teddy Setiadi Hadiri Tasyakur HUT ke-18 Gerindra, Santuni 60 Anak Yatim: “Kompak Bergerak, Harus Berdampak!”

YUTELNEWS.com – Sukabumi, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Sukabumi berlangsung penuh makna dan nuansa kebersamaan. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil II, Teddy Setiadi, turut hadir dalam acara tasyakur yang dirangkaikan dengan santunan kepada 60 anak yatim, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Kompak Bergerak, Berdampak” ini digelar di Aula DPC Partai Gerindra, Jalan Pondok Leungsir, Desa Ci Sande, Kecamatan Cantayan. Acara berlangsung khidmat namun sarat semangat perjuangan dan kepedulian sosial.

Dalam sambutannya, Teddy Setiadi menegaskan bahwa usia 18 tahun menjadi momentum penting bagi Partai Gerindra untuk terus memperkuat soliditas kader sekaligus memperbesar manfaat nyata bagi masyarakat.

“Gerindra tidak boleh hanya besar secara struktur, tapi juga harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Santunan anak yatim ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bergerak dan berdampak,” tegas Teddy.

Ia juga menambahkan, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus menjadi ruh perjuangan seluruh kader Gerindra, khususnya di Kabupaten Sukabumi, sejalan dengan cita-cita besar partai dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Acara tasyakur ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim, yang disambut penuh haru dan kebahagiaan. Kehangatan suasana menjadi bukti bahwa peringatan HUT Gerindra bukan sekadar seremonial, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial.

Dengan semangat “Kompak Bergerak, Berdampak”, Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengabdi, dan bekerja nyata demi kepentingan rakyat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tasyakur HUT Gerindra ke-18, DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi Solid Bergerak Hadirkan Dampak Nyata

YUTELNEWS.com – Sukabumi, Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra ke-18, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Sukabumi menggelar tasyakur sebagai wujud rasa syukur sekaligus penguatan soliditas kader. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen Gerindra agar terus bergerak kompak dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tasyakur berlangsung dalam suasana khidmat, sederhana, namun penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPC, PAC, sayap partai, kader, hingga simpatisan Gerindra dari berbagai wilayah di

Kabupaten Sukabumi. Kebersamaan ini mencerminkan kekuatan Gerindra sebagai partai yang terus tumbuh dan mengakar di tengah rakyat.
Dalam sambutannya, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa usia 18 tahun merupakan fase kedewasaan partai.

Menurutnya, kekompakan seluruh kader menjadi kunci utama agar Gerindra tetap konsisten mengawal kepentingan rakyat dan hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“Gerindra tidak boleh berhenti pada seremoni.
Kekompakan harus diterjemahkan dalam kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Inilah makna dari kompak bergerak, berdampak,” ujarnya.
Mengusung semangat

“Kompak Bergerak, Berdampak”, DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja-kerja kerakyatan, mulai dari kegiatan sosial, pendampingan masyarakat, hingga pengawalan aspirasi publik di berbagai sektor pembangunan daerah.

Rangkaian tasyakur ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar Partai Gerindra senantiasa diberi kekuatan, persatuan, dan istiqomah dalam memperjuangkan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Melalui peringatan HUT ke-18 ini, DPC Gerindra Kabupaten Sukabumi menyatakan kesiapan untuk terus bergerak bersama rakyat, menjaga soliditas organisasi, serta menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi daerah.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Jum’at Berkah Aryandra: Hadirkan Harapan bagi Korban Bencana dan Anak Yatim

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Semangat berbagi di hari Jum’at kembali diwujudkan melalui aksi sosial PT. Indra Jaya Prakarsa Aryandra City View bersama Yayasan Aryandra Tahfidz Quran Gratis pada Jumat (6/2/2026). Mengangkat tema “Aryandra Property Peduli Terhadap Korban Bencana Alam”, kegiatan ini diisi dengan penyaluran sekitar 400–500 paket bantuan serta santunan kepada anak yatim dalam dua agenda terpisah.

Kegiatan pertama berlangsung di halaman kantor pemasaran Aryandra Property, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan. Dalam agenda rutin Jum’at Berkah tersebut, perusahaan membagikan paket bantuan kepada masyarakat sekitar sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim di wilayah tersebut.

Nuansa kebersamaan dan kehangatan terasa sepanjang kegiatan. Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan, sementara senyum anak-anak yatim menghadirkan suasana penuh haru dan syukur.

Photo: Direktur PT. Indra Jaya Prakarsa Aryandra City View, Budi Indra S. Brahmana

Program Jum’at Berkah sendiri merupakan agenda rutin perusahaan setiap hari Jumat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Tak hanya itu, kepedulian juga diwujudkan dengan penyaluran bantuan langsung ke posko bencana longsor di Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bantuan diserahkan kepada warga terdampak bencana sebagai bentuk solidaritas terhadap para penyintas.

Paket bantuan yang disalurkan meliputi pakaian layak pakai, selimut, air minum, makanan siap saji, obat-obatan, serta alas tidur, kebutuhan dasar yang sangat diperlukan dalam situasi darurat. Penyerahan dilakukan langsung oleh tim Aryandra Property dengan penuh empati dan semangat gotong royong.

Site Manager Aryandra Property, Cucu Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini lahir dari kepedulian dan rasa kemanusiaan yang mendalam.

“Kegiatan ini adalah panggilan hati kami untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan. Kami ingin menumbuhkan semangat kepedulian dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyalakan harapan. Semoga bantuan ini dapat menjadi penguat dan bukti bahwa saudara-saudara kita tidak sendiri,” ujar Cucu Hidayat.

Sementara itu, Direktur PT. Indra Jaya Prakarsa Aryandra City View, Budi Indra S. Brahmana, menegaskan bahwa komitmen sosial menjadi bagian penting dalam perjalanan perusahaan.

“Kami percaya bahwa membangun hunian harus sejalan dengan membangun kepedulian. Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat. Melalui Jum’at Berkah, kami ingin terus konsisten berbagi dan memberikan dampak positif,” ungkapnya.

Apresiasi turut disampaikan oleh Ketua RW 4 Desa Ciptagumati, Asep Agil. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Aryandra Property kepada warganya.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Aryandra Property yang tidak hanya hadir sebagai pengembang, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Bantuan dan santunan ini sangat berarti bagi warga kami, khususnya anak-anak yatim dan masyarakat yang terdampak bencana. Semoga kebaikan ini membawa keberkahan dan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut berbagi,” ujar Asep Agil.

Melalui Yayasan Aryandra Tahfidz Quran Gratis, Aryandra Property berkomitmen untuk terus menjalankan program sosial secara berkelanjutan. Perusahaan berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas dan menghadirkan harapan di tengah berbagai ujian kehidupan.

Dengan semangat gotong royong, Aryandra Property meyakini bahwa setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan memberi dampak besar bagi masa depan masyarakat yang lebih baik.

Dien Yoyo

Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gandeng DLHK, Warga Binaan Dibekali Penyuluhan Pengelolaan Sampah

YUTELNEWSPEKANBARU ||Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar kegiatan Penyuluhan Pengelolaan Sampah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan di lingkungan Lapas, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan penyuluhan dibuka secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto. Dalam sambutannya, Yuniarto menegaskan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan, khususnya di dalam Lapas.

“Pengelolaan sampah yang baik bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter dan tanggung jawab bersama. Kedepan, hasil dari pengelolaan sampah ini akan diolah menjadi pupuk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi, sehingga dapat dijual kembali kepada masyarakat,” ujar Yuniarto.

Penyuluhan ini diikuti oleh sebanyak 100 orang warga binaan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Kegiatan berlangsung interaktif melalui pemaparan materi serta diskusi mengenai praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai guna.

Hadir mewakili Kepala Dinas DLHK Kota Pekanbaru, Rima Septisia, selaku Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Madya, yang sekaligus bertindak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Rima menjelaskan tentang klasifikasi sampah, teknik pengelolaan sampah yang tepat, hingga proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk. Menurutnya, pengelolaan sampah yang terintegrasi tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.

“Pengelolaan sampah yang baik harus dimulai dari pemilahan sejak sumbernya. Sampah organik dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang. Jika dikelola dengan benar, sampah tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” jelas Rima.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan warga binaan dapat memiliki keterampilan dalam mengelola sampah secara mandiri, sekaligus mendukung program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan.

(Desi Kabiro)

Sekda Natuna Tegaskan HPN Ajang Aktualisasi Kepedulian Sosial Pers

YUTELNEWS.comNatuna || Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, mengapresiasi aksi bakti sosial insan pers Natuna dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Masjid Al-Mukarromah, Penagi, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (6/2/2026).

Menurut Boy, HPN bukan sekadar seremoni profesi, melainkan momentum strategis bagi insan pers untuk mengaktualisasikan peran sosial serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan, kolaborasi media dan pemerintah menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah serta membangun opini publik yang konstruktif dan edukatif.

Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari rangkaian HPN 2026, dengan puncak peringatan nasional dijadwalkan berlangsung di Provinsi Banten pada 9 Februari 2026.

(Bani)

Enam PAC PDI Perjuangan Dapil III Sukabumi Tancap Gas Konsolidasi, Musancab Tetapkan Pengurus 2026–2031

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Mesin organisasi PDI Perjuangan di Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Sukabumi mulai dipanaskan. Enam Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan resmi menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) sebagai langkah strategis konsolidasi partai, sekaligus menetapkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031.

Musancab yang berlangsung Jumat (6/2/2026) di Aula Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan, menjadi momentum penting penguatan barisan partai di tingkat akar rumput.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning P.A., AK, yang hadir bersama jajaran pengurus DPP, termasuk Dendin. Sementara jalannya Musancab dipimpin oleh jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi di bawah komando Ketua DPC, Paoji Nurjaman.

Dalam arahannya, dr. Ribka menekankan bahwa PAC merupakan garda terdepan partai dalam menyerap aspirasi rakyat dan mengawal perjuangan ideologis PDI Perjuangan di tingkat kecamatan.

“PAC adalah tulang punggung kekuatan partai. Kepengurusan yang solid, disiplin, dan berpihak pada rakyat akan menjadi kunci kemenangan PDI Perjuangan ke depan,” tegas dr. Ribka.

Ia juga menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada para pengurus PAC yang telah ditetapkan melalui Musancab.

“Atas nama DPP Partai, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PAC Dapil III Kabupaten Sukabumi yang baru. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan terus hadir di tengah rakyat,” tandasnya.

Melalui Musancab ini, PDI Perjuangan Dapil III Kabupaten Sukabumi menegaskan kesiapan organisasi untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan, menjaga soliditas kader, serta mengonsolidasikan kekuatan politik partai hingga ke tingkat basis.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Informasi Gudang Beras Oplosan di Kabil dan PT UKP – Yafindo Disorot, Pengawasan Dinilai Gagal Total

YUTELNEWS.com / Sebuah Gudang beras di Jl. Hangkansturi, Kabil, kec. Nongsa tepatnya di Kawasan Kabil, Diduga Gudang tersebut dijadikan sebagai Penampungan Beras Oplosan yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dari Sumber yang dipercaya salah satu mantan Pekerja di perusahaan tersebut mengungkap ribuan karung beras berwarna putih Polos yang sudah di packing untuk di tukar karung.

Ia menyebutkan bahwa yang dikelola oleh PT Yafindo Pemiliknya Inisial (Yas). Salah satu Gudang lain perusahaan yang disebut-sebut adalah PT Usaha Kiat Permata (UKP), beralamat di Komplek Mega Industri Park Blok E No.1, Batu Ampar, Kota Batam yang diduga bagian dari Perusahaan Milik PT Yafindo.

Praktik ini diduga melibatkan pencampuran beras impor berkualitas rendah atau rusak (dari Thailand dan Vietnam) dengan beras premium untuk meraup keuntungan besar. Beras oplosan kemudian dikemas ulang dengan merek terkenal dan dijual sesuai harga pasar merek tersebut.

Gudang pengoplosan diduga tersebar di beberapa lokasi, antara lain di kawasan industri Sekupang, Batu Ampar (Megacipta Industrial Park), Cahaya Garden Bengkong, dan Sei Panas.

Ada dugaan jaringan atau kelompok tertentu, yang disebut sebagai pengendali gudang beras oplosan dan Isu adanya “bekingan oknum” juga muncul dalam laporan beberapa media lokal.

Diminta Pemerintah Kota Batam dan Aparat Penegak Hukum untuk melakukan pengecekan gudang distributor untuk memastikan kualitas beras yang beredar.

Sebelumnya Secara nasional dikutip dari beberapa media Nasional, Bareskrim Polri telah mengungkap kasus serupa dan menetapkan beberapa tersangka dari produsen besar karena menjual beras yang tidak sesuai standar mutu pada label kemasan.

Imbauan untuk Konsumen

Warga Batam diimbau untuk berhati-hati saat membeli beras. Penting untuk memastikan beras yang dibeli memiliki label yang jelas, memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), dan sesuai dengan berat bersih yang tertera pada kemasa.

UU Perlindungan Konsumen dan Ancaman Hukuman

Pelaku dapat dijerat dengan undang-undang ini dan menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara.

UU Pangan, Pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 139 dan Pasal 142 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2002 tentang Pangan.

Tindak Pidana Pencucian Uang, Pelaku oplosan beras bisa dijerat dengan tindak pidana pencucian uang jika hasil kejahatan yang besar ini digunakan untuk mencuci uang.

Salah satu Ketua Organisasi rencananya akan melaporkan adanya dugaan Gudang Beras Oplosan tersebut kepada Pihak Polda Kepri hingga ke Mabes Polri.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada Disperindag, Perusahaan, APH dan Dinas Terkait. /Tim

Bersambung..

Kasek SMPN 1 Afulu Nias Utara akan Segera Dilaporkan Kembali Terkait Dana BOS

YUTELNEWS.com | Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Afulu, Nias Utara akan segera dilaporkan ke Kejari dengan tembusan Kemenkeu RI terkait Dugaan Penyelewengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal ini disampaikan langsung oleh masyarakat yang tidak dipublikasikan identitasnya.

“Dalam waktu kita akan segera laporkan oknum kasek tersebut terkait dugaan Penyelewengan Dana BOS TA 2022-2025. Data dan keterangan saksi/sumber masih kita kumpulkan,” jawabnya saat dihubungi.

Ia menambahkan bahwa Pengawasan atau tim audit dari Internal dinilai kurang transparan, tidak dipublikasikan sehingga menimbulkan sorotan dan dugaan konspirasi oleh oknum² tertentu.

“Kita menduga adanya konspirasi oleh oknum² tertentu sehingga Dana BOS tersebut tidak terpublikasi secara autentik,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Disdik, Inspektorat, BPK, BPKP. /Tim

Forkopimcam Cibadak Bergerak Bersama Warga, Rumah Tak Layak Huni Dibongkar

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Wujud nyata kepedulian sosial kembali dirasakan masyarakat di Kabupaten Sukabumi. Satu unit rumah warga yang tidak layak huni di Kampung Situ Saeur, RT 02/11, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, resmi dibongkar untuk kemudian dibangun kembali melalui kegiatan gotong royong, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Cibadak Mulyadi bersama unsur Forkopimcam Cibadak, Kapolsek Cibadak, serta melibatkan elemen masyarakat. Sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, puluhan personel dari TNI, Polri, dan warga setempat bahu-membahu membongkar rumah lama yang sudah tidak layak ditempati.

Camat Cibadak Mulyadi menyampaikan bahwa gotong royong merupakan nilai luhur masyarakat Sukabumi yang harus terus dijaga dan dihidupkan dalam kehidupan sosial.

“Gotong royong sangat penting dalam penanganan rumah tidak layak huni karena dapat mempercepat proses perbaikan, meringankan biaya, serta meningkatkan rasa kepedulian masyarakat. Dengan gotong royong, warga dapat saling membantu dan berbagi tugas sehingga proses pembangunan berjalan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini akan terus digaungkan dan dijadikan program berkelanjutan di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, maka semakin banyak pula rumah warga Sukabumi yang dapat dibantu. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Setelah proses pembangunan selesai, Mulyadi berharap penerima manfaat dapat memanfaatkan dan merawat rumah tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia juga mengajak masyarakat Sukabumi untuk terus menjaga serta menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial.

“Kepada masyarakat, mari kita terus hidupkan semangat gotong royong dan kepedulian kepada sesama. Gotong royong adalah jati diri bangsa Indonesia dan budaya masyarakat Sukabumi. Dengan gotong royong, semua bisa tertolong,” pungkasnya

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Reses Perdana DPRD Kabupaten Sukabumi 2026, Faisal Akbar Awaludin Serap Aspirasi Sosial dan Dorong UHC Tuntas

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Faisal Akbar Awaludin, melaksanakan Reses ke-1 Tahun Sidang 2026 pada Kamis (5/2/2026) yang digelar di Kampung Salakopi RT 01/04, Desa Lembursawah, sebagai momentum menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Faisal mengungkapkan bahwa mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk para tim sukses yang telah puluhan tahun berjuang bersama dirinya, didominasi persoalan sosial. Isu yang paling banyak mencuat antara lain BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan pembangunan posyandu.

“Saya tekankan kepada masyarakat yang hadir, aspirasi yang masuk saat ini mayoritas berkaitan dengan persoalan sosial. Seperti BPJS PBI yang tidak aktif dan kebutuhan posyandu. Semua itu akan saya teruskan langsung ke dinas terkait,” ujar Faisal.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi yang membidangi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pariwisata, dan kepemudaan, Faisal menegaskan komitmennya untuk tetap fokus memperjuangkan aspirasi yang sejalan dengan tugas pokok dan fungsi komisinya agar realisasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Aspirasi masyarakat memang ada juga yang menyangkut irigasi dan jalan. Namun untuk saat ini saya ingin tetap di rel saya, fokus di Komisi IV. Soal pembangunan fisik seperti jalan dan irigasi biarlah komisi lain yang membidangi. Kita saling menguatkan sesuai tugas masing-masing,” tegasnya.

Ke depan, Faisal berharap Kabupaten Sukabumi dapat terus bergerak menuju daerah yang lebih baik dan sejahtera. Ia secara khusus mendorong percepatan Universal Health Coverage (UHC) agar kepesertaan BPJS Kesehatan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya sangat mendorong agar UHC segera tercapai. Kalau kepesertaan BPJS sudah aktif semua, masyarakat tidak akan pusing lagi saat berobat. Ke depan, visi misi berobat gratis cukup pakai KTP bisa benar-benar berjalan,” ungkapnya.

Menurut Faisal, kebijakan berobat gratis menggunakan KTP merupakan program yang sangat mulia dan wajib direalisasikan.

“Masa di Kabupaten Sukabumi tidak bisa? Ini visi misi yang harus kita perjuangkan bersama. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)Reses Perdana DPRD Kabupaten Sukabumi 2026, Faisal Akbar Awaludin Serap Aspirasi Sosial dan Dorong UHC Tuntas

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Faisal Akbar Awaludin, melaksanakan Reses ke-1 Tahun Sidang 2026 pada Kamis (5/2/2026) yang digelar di Kampung Salakopi RT 01/04, Desa Lembursawah, sebagai momentum menyerap langsung aspirasi masyarakat di wilayah pemilihannya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Faisal mengungkapkan bahwa mayoritas aspirasi yang disampaikan masyarakat, termasuk para tim sukses yang telah puluhan tahun berjuang bersama dirinya, didominasi persoalan sosial. Isu yang paling banyak mencuat antara lain BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif, pelayanan kesehatan, serta kebutuhan pembangunan posyandu.

“Saya tekankan kepada masyarakat yang hadir, aspirasi yang masuk saat ini mayoritas berkaitan dengan persoalan sosial. Seperti BPJS PBI yang tidak aktif dan kebutuhan posyandu. Semua itu akan saya teruskan langsung ke dinas terkait,” ujar Faisal.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi yang membidangi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, pariwisata, dan kepemudaan, Faisal menegaskan komitmennya untuk tetap fokus memperjuangkan aspirasi yang sejalan dengan tugas pokok dan fungsi komisinya agar realisasi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Aspirasi masyarakat memang ada juga yang menyangkut irigasi dan jalan. Namun untuk saat ini saya ingin tetap di rel saya, fokus di Komisi IV. Soal pembangunan fisik seperti jalan dan irigasi biarlah komisi lain yang membidangi. Kita saling menguatkan sesuai tugas masing-masing,” tegasnya.

Ke depan, Faisal berharap Kabupaten Sukabumi dapat terus bergerak menuju daerah yang lebih baik dan sejahtera. Ia secara khusus mendorong percepatan Universal Health Coverage (UHC) agar kepesertaan BPJS Kesehatan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya sangat mendorong agar UHC segera tercapai. Kalau kepesertaan BPJS sudah aktif semua, masyarakat tidak akan pusing lagi saat berobat. Ke depan, visi misi berobat gratis cukup pakai KTP bisa benar-benar berjalan,” ungkapnya.

Menurut Faisal, kebijakan berobat gratis menggunakan KTP merupakan program yang sangat mulia dan wajib direalisasikan.

“Masa di Kabupaten Sukabumi tidak bisa? Ini visi misi yang harus kita perjuangkan bersama. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur Musrenbang di Kecamatan Payakumbuh Timur dihadiri Sekdako Rida Ananda

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —DPRD Kota Payakumbuh meminta pemerintah daerah lebih selektif menetapkan program prioritas tahun 2027 di tengah keterbatasan fiskal, dalam Musrenbang Kecamatan Payakumbuh Timur yang digelar di Aula SKB Kota Payakumbuh, Kelurahan Padang Alai Bodi pada, Kamis (05/02/2026).

DPRD akan terus mengawal agar perencanaan pembangunan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat bukan sekadar keinginan. Setiap program harus efektif, efisien, dan tepat sasaran,” kata Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur.

Wakil Ketua DPRD Hurisna Jamhur menegaskan, Musrenbang kecamatan menjadi forum penting untuk menyatukan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pemerintah daerah,” tegaskan.

Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini ruang kita menyusun prioritas yang benar-benar menjawab persoalan masyarakat,” ujarnya.

Hurisna menyebut DPRD berkomitmen memastikan setiap usulan yang muncul dalam Musrenbang tidak berhenti sebagai daftar tetapi masuk ke dalam program prioritas yang memberi manfaat luas,” ucapnya.

“Kami di DPRD memastikan usulan masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi juga diperjuangkan agar menjadi program yang jelas dan terukur,” ujarnya.

Hurisna Jamhur mengungkapkan, sejumlah aspirasi prioritas yang mengemuka dari hasil Musrenbang kelurahan dan reses anggota DPRD di wilayah Payakumbuh Timur antara lain normalisasi Sungai Batang Agam dan Batang Sikali untuk mitigasi banjir sekaligus perlindungan lahan pertanian,” ungkap Hurisna Jamhur.

Normalisasi sungai ini penting. Kita bicara soal mitigasi banjir dan juga perlindungan lahan pertanian warga,” ujar Hurisna.

Selain itu, DPRD juga mendorong pengadaan lahan serta pembangunan kantor camat yang representatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kantor camat yang memadai akan berdampak langsung pada pelayanan. Kita ingin pelayanan publik di Payakumbuh Timur makin cepat, nyaman, dan tertib,” ulasnya.

DPRD juga menaruh perhatian pada pengembangan kawasan agrowisata Bukit Patah Sembilan sebagai destinasi unggulan yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kawasan Bukit Patah Sembilan punya potensi besar. Kalau dikelola serius, ini bisa jadi penggerak ekonomi warga.

Pada kesempatan itu, Hurisna mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh yang memperkuat dukungan terhadap lembaga kemasyarakatan kelurahan melalui pengalokasian honorarium bagi LPM, PKK, RW, dan RT dalam APBD,” apresiasi Hurisna Jamhur.

Kami mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap lembaga kemasyarakatan. Ini bentuk penguatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” kata Hurisna.

Ia menambahkan, tantangan pengurangan transfer dana dari pemerintah pusat membuat pemerintah daerah harus menata ulang skala prioritas, terutama dalam menetapkan program yang berdampak langsung.

Di tengah pengurangan transfer pusat, kita harus lebih selektif. Jangan sampai anggaran habis untuk hal-hal yang tidak prioritas,”ujarnya.

Hurisna mendorong pemerintah daerah memusatkan program pada pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, penguatan UMKM, ketahanan pangan, pengelolaan sampah, serta peningkatan kualitas layanan publik.

Fokus kita jelas, mulai dari kemiskinan, stunting, UMKM, ketahanan pangan, sampai pengelolaan sampah dan layanan publik. Ini kebutuhan dasar masyarakat,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Hurisna Jamhur menilai kolaborasi pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci agar perencanaan pembangunan berjalan partisipatif dan pengawasan berjalan kuat.

Kolaborasi adalah kunci. Dengan perencanaan partisipatif dan pengawasan yang kuat, kita optimistis pembangunan di Payakumbuh Timur akan semakin berkualitas dan berkelanjutan,”ujar Hurisna.

Musrenbang Kecamatan Payakumbuh Timur tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, Kepala OPD, Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, unsur Forkopimcam, lurah, serta unsur masyarakat.

(Hms DPRD Payakumbuh)

(MD)

Kapolres Kuansing Kunjungi dan Cek Pos Satkamling, Tegaskan Keamanan Lingkungan Dimulai dari Gotong Royong Warga

Yutelnews.com | Kuantansingingi,– Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran melaksanakan kunjungan dan pengecekan Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) Lingkungan II RT/RW 005/002 Perumahan Cempaka Pandan Wangi, Kelurahan Sei Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, sekira pukul 20.45 WIB. Rabu malam (04/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Waka Polres Kuansing KOMPOL Nardy Masry, S.H., Kasat Binmas AKP Feriwardy, S.H., Camat Kuantan Tengah Eka Putra, S.Sos., M.Si., Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., Danramil 02 Kuantan Tengah Kapten Inf Jefry Sihombing, unsur Binmas, Bhabinkamtibmas, perangkat lingkungan, serta masyarakat yang sedang melaksanakan ronda malam.

Kehadiran Kapolres dan rombongan disambut hangat oleh warga. Ketua Lingkungan II Kelurahan Sei Jering, Mawardi, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan syukur atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran pimpinan Polres Kuansing menjadi motivasi besar bagi warga untuk terus mengaktifkan ronda malam.

“Dengan aktifnya Pos Satkamling ini, rasa aman dan nyaman di lingkungan kami semakin terasa. Kami juga menyampaikan aspirasi warga, bahwa saat ini pos ronda kami masih kekurangan senter dan pentungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kuantan Tengah Eka Putra menegaskan bahwa kegiatan siskamling merupakan hasil komitmen bersama antara pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kami terus mendorong agar seluruh lingkungan yang belum memiliki pos ronda segera membentuk siskamling. Ini bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

Danramil 02 Kuantan Tengah Kapten Inf Jefry Sihombing juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui kegiatan seperti ini, aparat bisa lebih dekat dan mengenal warganya secara langsung.

“Selama ini saya sering melintas di wilayah ini, namun dengan kegiatan seperti ini, kedekatan emosional dengan masyarakat bisa terbangun lebih baik,” tuturnya.

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan humanis, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh warga yang telah aktif menjaga keamanan lingkungan secara swakarsa.

“Kami sangat menghargai semangat Ketua Lingkungan, Ketua RT, dan seluruh masyarakat yang telah menghidupkan kembali budaya ronda malam. Ini adalah wujud nyata gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa kita,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan bahwa keamanan tidak bisa hanya dibebankan kepada Polri semata, namun membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Masih ada pekerjaan ke depan yang harus kita laksanakan bersama. Ronda malam ini bukan sekadar berjaga, tetapi membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan secara mandiri,” jelasnya.

Terkait aspirasi warga mengenai kekurangan perlengkapan pos ronda, Kapolres memastikan hal tersebut akan ditindaklanjuti.

“Untuk kelengkapan yang masih kurang, nantinya akan kami titipkan melalui Kapolsek Kuantan Tengah agar bisa dipenuhi secara bertahap,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam kegiatan tersebut Kapolres Kuansing menyerahkan bingkisan berupa tiga buah kentongan dan empat rompi Satkamling dari Sat Binmas Polres Kuansing kepada warga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog santai di dalam Pos Satkamling yang membahas situasi harkamtibmas di lingkungan setempat.

Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya preventif Kepolisian dalam menjaga kondusifitas kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan, memastikan peran aktif masyarakat melalui sistem keamanan swakarsa, serta mempererat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan Pos Satkamling tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan yang aman, damai, dan tenteram.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi

(Desi Kabiro)

Patroli KRYD dan Antisipasi C3, Polres Kuansing Jaga Kamtibmas Malam Hari Tetap Kondusif

Yutelnews.com | Kuantan Singingi – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Kuantan Singingi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta patroli antisipasi tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (C3), Rabu malam (4/2/2026).

Kegiatan patroli dimulai pukul 21.00 WIB dan diawali dengan apel kesiapan di Lapangan Mapolres Kuansing. Patroli dipimpin oleh Pamapta III Polres Kuansing, IPDA Sapitri Asrinaldi, S.E., dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai fungsi.

Personel yang terlibat terdiri dari Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Lantas, Sie Propam, serta personel SPKT Polres Kuansing.

Dalam arahannya, IPDA Sapitri Asrinaldi menekankan pentingnya kewaspadaan dan profesionalisme personel selama pelaksanaan patroli. Ia menginstruksikan agar kegiatan difokuskan pada pusat-pusat keramaian, daerah rawan kecelakaan lalu lintas, tempat ibadah, serta lokasi yang berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas dan tindak pidana C3.

Rute patroli meliputi sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Lurus Perkantoran Pemda Kuansing, SPPG Polres Kuantan Singingi, Komplek Perkantoran Pemda Kuansing, kawasan perbankan dan Rumah Dinas Kapolres Kuansing, serta SPBU Sei Jering Teluk Kuantan.

Patroli dilaksanakan menggunakan satu unit mobil patroli Pamapta Polres Kuansing dan satu unit mobil patroli Sat Lantas Polres Kuansing.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli KRYD merupakan bentuk komitmen Polres Kuansing dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Patroli KRYD dan antisipasi C3 ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta gangguan Kamtibmas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Dengan adanya patroli rutin yang ditingkatkan ini, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi tetap terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi / Kabiro)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.