Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Nias Utara Tahun 2027 Di Kecamatan Namohalu Esiwa.

Namohalu Esiwa — Yutelnews.com

Kepulauan Nias || Pemerintah Kab. Nias Utara melaksanakan Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kab. Nias Utara Tahun 2027 tingkat Kec. Namohalu Esiwa, yang dibuka secara resmi Wakil Bupati Nias Utara YUSMAN ZEGA A.Pi, M.Si, secara Zoom. Hal ini juga di lakukan menyesuaikan saat ini dengan efesiensi anggaran, hari Selasa 20/01/2026

Mewakili Tokoh masyarakat se-Kec. Namohalu Esiwa diwakili oleh Otomosi Harefa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan Musrenbang RKPD Kab. Nias Utara Tahun 2027 tingkat Kecamatan Namohalu Esiwa serta berharap agar usulan-usulan pembangunan yang telah diusulkan dan telah disepakati agar dijadikan prioritas dalam pembangunan kedepan pada tahun 2027.

Sambutan Anggota DPRD Dapil 1, Yatatema Harega S.pd Menyampaikan Bagian dari pelayanan kantor Camat Namohalu Esiwa ditahun 2027 supaya kedepan ada Lanjutan Pembangunan Aula Kantor Camat Namohalu Esiwa dan kami berharap segala usulan dari kantor Camat Namohalu Esiwa bisa menyampaikan kepada kami supaya mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Utara.

Pada kata sambutan dan laporan Camat Namohalu Esiwa FAOZANOLO, S.AP., M. IP menyampaikan Musrenbang RKPD tingkat Kecamatan Namohalu Esiwa sangat menyambut baik, kami berharap kepada Dinas Sosial melalui kementerian sosial terkait program Rehab rumah tidak layak huni dan Dinas Pariwisata adanya pembinaan sanggar budaya, dan juga tiap desa menyampaikan tiga usulan pembangunan di musrenbang ini

“Ucap Wakil Bupati Nias Utara YUSMAN ZEGA A.Pi, M.Si menyampaikan pada arahan dan bimbingan bahwa kesempatan yang berbahagia ini kita dapat bertemu dalam rangka pelaksanaan Musrenbang RKPD Kabupaten Nias Utara Tahun 2027 Tingkat Kecamatan. Kita telah menetapkan tema pembangunan Tahun 2027 sebagai berikut : “Peningkatan Struktur Dan Akselerasi Transformasi Ekonomi Dan Sosial ”.

“Lanjut wakil Bupati pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan saat ini merupakan momen yang sangat strategis bagi kita untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan, yang mampu menjawab isu-isu Strategis yang termuat dalam RPKMD Kabupaten Nias Utara Tahun 2025-2029 Yaitu :
1. Kualitas SDM yang berkualitas dan berdaya saing
2. Ketimpangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja
3. Resiliensi prospek perekonomian untuk peningkatan produktifitas daerah
4. Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang berkelanjutan
5. Optimalisasi pembangunan infrastruktur
6. Reformasi birokrasi dan tata kelola Pemerintahan yang Adaptif dan profesional yang berkelanjutan.

Turut hadir pada musrenbang ini Camat Namohalu Esiwa, Forkopimca Namohalu Esiwa, Pj. Kades se-Kec. Namohalu Esiwa, Tokoh Masyarakat se-Kec. Namohalu Esiwa , ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan peserta undangan lainnya.

Kharisman Gea

Adanya Dugaan Tutup Mata Proyek Tambang Pasir dan Pecah Batu dengan Tikor 1.180239,104.120578 Ilegal di Nongsa

YUTELNEWS.com | Maraknya Proyek Aktivitas tambang pasir ilegal dan Pecah Batu di Dekat Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau menjadi bukti betapa lemahnya pengawasan lingkungan dan penegakan hukum didaerah setempat. Apalagi tidak jauh dari Markas Besar Polda Kepri.

Saat dikonfirmasi di lokasi tak seorang pun membuka suara terkait pemilik proyek tambang ilegal tersebut diduga ada oknum yang membekingi kegiatan tersebut sehingga berjalan mulus.

Fakta yang terjadi dilapangan, raungan mesin penyedot pasir terdengar tanpa henti. Tanah yang semula padat kini berubah menjadi kubangan raksasa, menyisakan cekungan menganga yang mengancam memicu banjir ke rumah-rumah warga.

Lokasi tambang berada diwilayah hukum Polsek Nongsa dan Polda Kepri, tetapi aktivitas ilegal itu tetap melenggang tanpa hambatan, mendorong publik kembali mempertanyakan sejauh mana komitmen aparat dalam menindak pelaku perusakan lingkungan.

Beberapa unit lori pengangkut pasir keluar-masuk permukiman, menimbulkan debu tebal yang terhirup langsung oleh warga setempat, tidak terkecuali anak-anak yang beraktivitas disekitar lokasi tersebut.

Mirisnya, ada hal yang lebih menyakitkan bagi warga yakni, aktivitas tambang tersebut tetap berjalan meski telah diberitakan berkali-kali. Bahkan potensi permainan dibalik diamnya aparat terkait.

Warga mengaku resah, bahkan merasa dibiarkan menghadapi dampak kerusakan lingkungan itu sendirian.

Kepada media, salah seorang warga yang melintas meminta identitasnya dirahasiakan mengeluh akibat air dari galian tanah itu bisa langsung turun ke rumah warga jika hujan melanda dan menyebutkan bahwa aktivitas penggalian itu sudah sangat lama beroperasi.

“Kalau hujan, air dari galian itu bisa langsung meluncur ke rumah warga. Sudah lama beroperasi, hampir tiap hari. Akan tetapi tidak ada tindakan,” ungkapnya.

Sejumlah pemerhati lingkungan menilai kondisi ini sebagai sinyal buruk, sebab operasi tambang yang diduga tidak berizin tersebut bukan hanya merusak bentang alam, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar.

Masyarakat kini mendesak pemerintah daerah, BP Batam, serta aparat penegak hukum untuk tidak lagi menutup mata. Penertiban harus dilakukan secara tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu, terlebih saat aktivitas merusak lingkungan berlangsung tepat didepan mata publik.

Sifat Ilegal: Kegiatan ini dianggap ilegal karena para pelaku sering kali beroperasi tanpa izin resmi yang diperlukan untuk penambangan dan pemrosesan mineral, melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Lokasi: Aktivitas ini dilaporkan terjadi di berbagai lokasi, termasuk kawasan hutan lindung di Nongsa, Teluk Mata Ikan, Ujung Nongsa, dan area di dalam kawasan keselamatan operasional penerbangan (KKOP) Bandara Internasional Hang Nadim.

Dampak Lingkungan: Operasi ini menyebabkan kerusakan ekosistem yang signifikan, termasuk pencemaran area hutan mangrove, kerusakan terumbu karang akibat lumpur, dan perubahan bentang alam.

Modus Operandi: Para penambang sering beroperasi secara “kucing-kucingan” atau pada malam hari untuk menghindari deteksi, meskipun penertiban berulang kali dilakukan oleh pihak berwenang.

Diminta Adanya Penegakan Hukum dan Sanksi

Pihak berwenang, termasuk Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau, BP Batam, TNI, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), telah melakukan penertiban dan penangkapan.

Ancaman Pidana: Pelaku yang terlibat dalam penambangan tanpa izin dapat dijerat Pasal 158 UU No. 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp 100 miliar. Pasal 161 UU yang sama juga mengancam pihak yang mengangkut, menjual, atau memanfaatkan hasil tambang ilegal.

Pecah batu ilegal, atau penambangan batu ilegal, adalah aktivitas melanggar hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana dan denda yang signifikan di Indonesia [1]. Kegiatan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba).

Menurut Pasal 158 UU Minerba, setiap orang yang melakukan penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), atau Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp100.000.000.000,00 (seratus miliar rupiah).

Hingga berita ini ditayangkan, pewarta masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait mengenai legalitas tambang serta alasan belum adanya tindakan tegas atas aktivitas yang diduga kuat ilegal tersebut.. /Red

Video lokasi

https://youtube.com/shorts/uilQHeujbW4?si=VQTrDYPc-GLNGRJD

Batam Magnet Investasi Nasional: Investasi Riil Capai Rp69 Triliun

YUTELNEWS.com /Di tengah selektivitas modal global yang meningkat dan penyesuaian rantai pasok internasional, Batam mencatat realisasi investasi riil sebesar Rp69,30 triliun sepanjang 2025, melampaui target tahunan Rp60 triliun atau sekitar 15 persen di atas sasaran.

Capaian ini menempatkan Batam sebagai salah satu kawasan dengan kualitas eksekusi investasi industri yang menonjol di Indonesia.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan capaian tersebut mencerminkan penguatan fundamental ekonomi kawasan. Menurutnya, pertumbuhan investasi Batam tidak semata didorong oleh penambahan jumlah proyek, tetapi oleh ekspansi dan pendalaman kapasitas pelaku usaha yang telah beroperasi.

“Yang tercermin adalah uang yang bekerja di lapangan—bukan sekadar rencana di atas kertas,” ujarnya.

Ia menambahkan, percepatan realisasi pada paruh kedua 2025 menandai meningkatnya belanja modal industri, seiring Batam memasuki fase capital deepening yang berperan langsung meningkatkan produktivitas dan daya saing kawasan.

Dari sisi struktur, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, menjelaskan bahwa komposisi investasi Batam semakin matang, baik berdasarkan asal negara penanam modal maupun sektor usaha.

Sepanjang 2025, Singapura tetap menjadi sumber investasi utama, diikuti Taiwan, RRT, Malaysia, Hongkong (RRT), Belanda, Amerika Serikat, Jepang, Swiss dan Perancis—kombinasi yang mencerminkan keterhubungan Batam dengan jaringan manufaktur dan logistik regional.

Menurut Li Claudia, struktur ini menunjukkan orientasi investasi yang semakin terkonsentrasi pada sektor produktif penopang industri inti.

“Komposisi negara dan sektor tersebut memperlihatkan Batam semakin terintegrasi dalam rantai pasok regional dan global,” katanya.

Penguatan struktur investasi itu ditopang oleh lonjakan penanaman modal dalam negeri (PMDN). Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan investasi yang disampaikan secara nasional, realisasi investasi Batam mencapai Rp44,01 triliun, melampaui target Rp36,99 triliun atau 118,97 persen.

Secara year-on-year, PMDN meningkat 125,90 persen, dari Rp8,16 triliun pada 2024 menjadi Rp18,43 triliun pada 2025, sementara penanaman modal asing (PMA) juga naik menjadi Rp25,58 triliun.

“Lonjakan PMDN menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor domestik serta kuatnya reinvestasi pelaku usaha nasional—penyangga penting di tengah volatilitas global,” ujar Fary.

Dari perspektif makro, capaian ini berlangsung ketika banyak ekonomi menghadapi pengetatan likuiditas dan penataan ulang rantai pasok.

Dalam konteks tersebut, kemampuan Batam mempertahankan momentum investasi menandakan keunggulan struktural sebagai lokasi produksi yang efisien, dekat pasar regional, dan didukung infrastruktur industri yang relatif matang.

Sebagai penutup, BP Batam menjelaskan bahwa capaian tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang benar-benar berlangsung di lapangan, seiring meningkatnya belanja modal dan penguatan kapasitas produksi pelaku usaha.

Metode pengukuran ini menangkap realisasi investasi yang diwujudkan dalam aset produktif—seperti mesin, peralatan industri, dan fasilitas produksi—yang digunakan langsung dalam kegiatan usaha.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pembentukan kapasitas ekonomi di Batam.

Dengan dasar itu, realisasi investasi 2025 tercatat Rp69,30 triliun, meningkat dari posisi triwulan III sebesar Rp54,7 triliun, dan berada sekitar 15 persen di atas target tahunan—menegaskan bahwa pertumbuhan investasi Batam tidak hanya bersifat nominal, tetapi juga berkualitas dan berdampak nyata bagi struktur industri kawasan.

 

Batam, 20 Januari 2026

Kepala Biro Umum BP Batam

M. Taofan

Website: bpbatam.go.id

Email: humas@bpbatam.go.id

X: @bp_batam

Facebook: BIFZA

Instagram: BPBatam

Youtube: BPBatam

Langkah Pemerintah Kota Gunungsitoli Sudah Tepat 227 Ekor Babi Ilegal di Musnahkan Yang Masuk ke Pulau Nias

YUTELNEWS.com, Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli menginformasikan kepada masyarakat bahwa Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Tempat Layanan Pelabuhan Nias Selatan, Karantina Sumatera Utara, telah melaksanakan pemusnahan 227 ekor babi yang masuk secara ilegal ke wilayah Kepulauan Nias, Senin (19/01/2026), bertempat di Markas Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias. Senin (19/01/2026).

Tindakan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit hewan menular strategis yang dapat membahayakan kesehatan hewan, manusia, serta keberlanjutan sektor peternakan di wilayah Kepulauan Nias.

Pemusnahan merupakan hasil sinergi Karantina Indonesia dan Lanal Nias, setelah tim patroli Lanal Nias berhasil mencegat dua kapal tanpa nama yang mengangkut ratusan ekor babi tanpa dokumen resmi karantina, seperti sertifikat veteriner, sertifikat karantina, dan dokumen kapal.

Kepala Karantina Sumatera Utara, N. Prayatno Ginting, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk perlindungan negara terhadap kesehatan hewan dan masyarakat. Masuknya hewan tanpa prosedur karantina dinilai berisiko tinggi membawa penyakit hewan menular yang dapat berdampak luas.

Seluruh proses pemusnahan disaksikan oleh unsur lintas instansi di wilayah Kepulauan Nias sebagai bentuk transparansi dan penguatan koordinasi antar lembaga. Selain pemusnahan hewan, kapal pengangkut juga dilakukan desinfeksi ketat untuk memastikan tidak adanya potensi penyebaran agen penyakit sebelum penanganan hukum lebih lanjut.

Pemerintah Kota Gunungsitoli mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha dan pelaku transportasi hewan, untuk mematuhi aturan karantina hewan sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, demi menjaga keamanan wilayah dan melindungi sumber daya hayati nasional.

Pemko Gunungsitoli mendukung penuh langkah tegas Karantina Indonesia dan seluruh unsur terkait dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat serta ketahanan pangan daerah.

(EDM)

Pencabutan Undian Calon Ketua RW dan RT di Desa Subi 

NATUNA, YUTELNEWS.COM —Pemerintah Desa Subi akan mengadakan pencabutan undian calon Ketua RW dan RT. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Kantor Desa Subi pada, Selasa (20/01/2026).

Pencabutan undian ini penting untuk menentukan nomor urut calon serta memastikan pemilihan berlangsung tertib, transparan, dan demokratis.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia Pemilihan, Siska Nofiana, didampingi Kepala Desa Subi, Asuwadi.

Diperkirakan ada sekitar 13 calon yang hadir, meskipun beberapa RW atau RT mungkin hanya memiliki satu calon.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terpilih Ketua RW dan RT yang amanah dan bertanggung jawab untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Bani)

Plt Gubri SF Hariyanto Komitmen Bereskan Izin Pertambangan Rakyat Kuansing, 30 Blok Ditargetkan Segera Berizin

Yutelnews.com – Pekanbaru Pemerintah Provinsi Riau menegaskan keseriusannya dalam menuntaskan skema Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), menyusul pertanyaan publik yang selama ini menilai proses tersebut berjalan lamban.

Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat doorstop media usai rapat koordinasi lintas sektor bersama Forkopimda dan pemerintah daerah.

Menjawab keraguan wartawan terkait pembahasan IPR yang telah berlangsung sejak tahun lalu, SF Hariyanto memastikan bahwa Pemprov Riau tidak hanya berhenti pada wacana.

“Sangat serius. Tadi sudah kita bentuk Tim Pokja. Pokjanya sudah kita bentuk, dan satu-dua hari ini sudah keluar,” tegas SF Hariyanto di Kantor Gubernur, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) tersebut menjadi langkah konkret untuk mempercepat proses legalisasi pertambangan rakyat, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan terkoordinasi.

Pokja ini juga akan menjadi penghubung antara pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Riau dalam pembaruan data serta progres penerbitan izin.

“Pokjanya segera bergerak, supaya bisa update juga ke Pemprov kapan IPR-nya diterbitkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto mengungkapkan bahwa Pemprov Riau telah menetapkan 30 blok wilayah pertambangan rakyat yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Kuansing, salah satunya Kecamatan Singingi.

Pendataan teknis akan mulai dilakukan dalam waktu dekat bersama koperasi dan kelompok masyarakat.

“Mulai besok kita buat data-datanya bersama koperasi dan kelompok,” katanya.

Ia menegaskan, skema IPR ini tidak membuka ruang bagi perusahaan swasta, melainkan secara tegas diperuntukkan bagi masyarakat melalui koperasi dan kelompok resmi.

Langkah ini diambil untuk memastikan pertambangan rakyat benar-benar menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat, bukan dikuasai pemodal besar.

“Tidak ada perusahaan. Semua lewat koperasi dan kelompok,” tegasnya.

Terkait manfaat bagi daerah, SF Hariyanto menyampaikan bahwa kehadiran IPR akan memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah sekaligus pemulihan lingkungan.

Retribusi dan pajak dari aktivitas pertambangan rakyat akan dialokasikan kembali untuk perbaikan kawasan bekas tambang yang selama ini rusak akibat aktivitas ilegal.

“Nanti kita dapat retribusi. Retribusi inilah yang kita gunakan untuk memperbaiki alam dan lingkungan yang bekas digali-gali. Ada pajaknya juga untuk Riau,” jelasnya.

Meski belum menetapkan tanggal pasti penyelesaian seluruh proses, SF Hariyanto menegaskan bahwa Pemprov Riau menargetkan percepatan maksimal.

“Segera mungkin,” ujarnya singkat.

Pemprov Riau pun menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan pada awal tahun ini.

Sementara itu, dalam rapat koordinasi tersebut, unsur Forkopimda juga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar pelaksanaan IPR tidak menyimpang dari tujuan awal.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan, aparat penegak hukum siap mengawal kebijakan ini agar pertambangan rakyat berjalan sesuai aturan, tertib, dan tidak kembali membuka ruang bagi praktik pertambangan ilegal.

“Kebijakan ini diharapkan menjadi titik balik penanganan pertambangan rakyat di Kuansing, dari pendekatan penertiban semata menuju penataan yang adil, legal, dan berkelanjutan,” ujarnya.
(Kabiro Desi)

Rapat Pengamanan Lapas Pekanbaru Bahas Strategi Deteksi Dini Cegah Barang Terlarang

Yutelnews.com – Pekanbaru, INFO_PAS – Seluruh jajaran pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti rapat pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, sebagai upaya memperkuat sistem keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Senin (19/01).

Rapat ini secara khusus membahas strategi deteksi dini guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas, termasuk narkoba, alat komunikasi ilegal, serta barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Dalam arahannya, Yuniarto menegaskan pentingnya penguatan pengawasan dan sinergi antarpetugas sebagai langkah preventif dalam menutup celah penyelundupan barang terlarang. Ia menekankan bahwa deteksi dini harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pengawasan pintu utama, pemeriksaan barang dan orang yang masuk ke dalam Lapas, pemanfaatan teknologi keamanan, serta peningkatan kewaspadaan petugas.

“Deteksi dini adalah kunci utama dalam menjaga Lapas tetap aman dan kondusif. Seluruh jajaran harus meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk berbagai modus baru yang terus berkembang,” tegas Yuniarto.

Rapat pengamanan ini juga menjadi tindak lanjut implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, khususnya pada poin pemberantasan narkoba dan berbagai modus penipuan di lingkungan Lapas dan Rutan.

Dalam rapat, seluruh petugas sepakat untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi narkoba dan mencegah praktik penipuan, baik melalui pengawasan internal, peningkatan integritas petugas, maupun penegakan disiplin yang tegas terhadap setiap pelanggaran.

Melalui rapat ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat terus meningkatkan kualitas pengamanan, mendukung terwujudnya Lapas yang bersih dari narkoba, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
(Kabiro Desi)

Taat Pajak, Lanud RSA Gandeng Kantor Pajak Natuna Permudah Aktivasi Coretax Personel

Yutelnews.com
Pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menggelar sosialisasi aktivasi Core Tax Administration System atau Coretax di Hanggar Timur Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026).

Kegiatan dipimpin Komandan Lanud RSA (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., diikuti para kepala dinas, serta seluruh personel yang masih mengalami kendala dalam proses aktivasi layanan perpajakan digital.

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman praktis tentang pembuatan akun Coretax, tata cara pengisian data, dan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan agar peserta mampu menerapkan materi secara langsung dalam administrasi pajak.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA mengajak seluruh peserta aktif berdiskusi dan menyampaikan kendala teknis, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan bersama dan manfaat kegiatan dirasakan secara merata oleh personel.

Sementara itu, Kepala Cabang KP2KP Ranai Kantor Pajak Natuna, Devi Wardani, menyampaikan apresiasi kepada Lanud Raden Sadjad atas komitmen personel dalam melaporkan SPT, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran pajak sebagai bagian dari tanggung jawab kepada negara.

Devi Wardani juga menjelaskan bahwa aktivasi Coretax menjadi kunci bagi Wajib Pajak untuk mengakses layanan perpajakan digital, termasuk pelaporan SPT Tahunan secara langsung dan tepat waktu.

Melalui kegiatan ini, Lanud RSA mendukung reformasi administrasi perpajakan serta memperkuat budaya tertib pajak sebagai wujud pengabdian TNI AU AMPUH di wilayah perbatasan Natuna. (Bani)

Danlanud RSA Bacakan Amanat Panglima TNI pada Upacara Bendera 17-an di Natuna

Yutelnews.com
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., pada Upacara Bendera 17-an di Main Apron Base Ops Lanud RSA, Senin (19/1/2026).

Upacara diikuti para Kepala Dinas, Komandan Satuan, dan Pejabat di lingkungan Lanud Raden Sadjad. Pasukan upacara terdiri dari personel Lanud RSA, Satrad 201 Ranai, serta Yon Arhanud 14 Pasgat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, sekaligus mengajak menjadikan momentum awal tahun untuk meningkatkan ibadah dan tanggung jawab tugas.

Panglima TNI menyoroti berbagai tantangan, mulai dari bencana alam hingga dinamika geopolitik global, yang menuntut prajurit bersikap PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Apresiasi disampaikan atas dedikasi dan profesionalisme prajurit serta PNS TNI dalam menjaga kedaulatan dan membantu masyarakat, dengan penekanan pada kesiapan fisik, mental, dan moral sebagai kunci keberhasilan tugas.

Panglima TNI juga mengajak memperkuat soliditas internal, meningkatkan sinergi dengan Polri dan instansi terkait, serta peduli terhadap perkembangan lingkungan strategis nasional maupun internasional.

Upacara bendera di Lanud RSA menjadi momentum mempertegas komitmen prajurit TNI AU AMPUH di wilayah perbatasan Natuna dalam memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Bani)

Kalapas Yuniarto Pimpin Apel Pagi di Lapas Pekanbaru Dengan Pidatonya Tekankan Integritas ASN

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengadakan apel pagi rutin yang dipimpin oleh Kepala Lapas, Yuniarto, untuk memperkuat disiplin dan integritas pegawai pada, Senin (19/01/2026).

Apel pagi berlangsung di halaman kantor Lapas dengan peserta dari berbagai jabatan dan satuan pengamanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan disiplin sebelum pegawai melaksanakan tugas.

Yuniarto menekankan pentingnya integritas sebagai dasar untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional,” ujar Yuniarto.

Ia menegaskan bahwa disiplin dan integritas harus terlihat dalam tindakan sehari-hari pegawai,” tegasnya.

Yuniarto mengajak semua pegawai untuk bekerja sama dan meningkatkan kinerja demi tujuan pemasyarakatan yang lebih baik,” ungkap Yuniarto.

Melalui apel pagi ini, diharapkan pegawai Lapas Pekanbaru termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan menciptakan suasana kerja yang integritas.

( Kabiro Desi )

Dewan Teddy setiadi Fraksi Gerindra menghadiri milad ke 5 Sebara 83 di CiCurug.

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Aliansi Sukabumi Bersatu (ASB) menghadiri undangan peringatan Milad ke-5 SEBARA (Serdadu Barisan Bersaudara) 83 yang digelar di Sindangsari, Desa Kompa, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (18/01/2026).

SEBARA merupakan salah satu organisasi yang tergabung dalam Aliansi Sukabumi Bersatu. Kehadiran ASB dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan soliditas antarorganisasi yang berada di bawah naungan aliansi.

Acara Milad ke-5 SEBARA 83 dihadiri langsung oleh Koordinator Aliansi Sukabumi Bersatu, Jaya Wirata (Ketua Umum BEEDIL), Wakil Koordinator Pupung Puryanto (KETUA LGS DPW JABAR), Sekjen aliansi Fransiska Prayudi (Sekretaris LGS DPW JABAR) beserta jajarannya serta Pembina ASB Iwan Setiawan. Kehadiran jajaran pengurus aliansi tersebut disambut hangat oleh keluarga besar SEBARA dan para tamu undangan.

Dalam suasana penuh kebersamaan, peringatan milad ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat sinergi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kondusivitas di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Aliansi Sukabumi Bersatu berharap, di usia ke-5 ini, SEBARA 83 semakin solid, dewasa dalam berorganisasi, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah, sejalan dengan semangat kebersamaan yang diusung oleh aliansi.



Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Polsek Kuantan Mudik Polres Kuansing Laksanakan Kegiatan Minggu Kasih di Desa Koto Cengar Dalam Bentuk Dialog Bersama Warga

YUTELNEWS.com — KUANTAN SINGINGI– Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, Polsek Kuantan Mudik Polres Kuansing melaksanakan Kegiatan Minggu Kasih bertempat di Desa Koto Cengar Kecamatan Kuantan Mudik, Minggu (18/01/2026)

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Kuantan Mudik, yakni Aiptu Jihad A.G, Aipda Desrial, dan Bripka Ardiansyah Putra, dengan menghadiri kegiatan Minggu Kasih bersama masyarakat serta melakukan dialog untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat, meningkatkan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh warga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan desa secara langsung kepada pihak kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Kuantan Mudik AKP Riduan Butar Butar, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan salah satu program Polri dalam rangka membangun komunikasi yang efektif dan berkelanjutan dengan masyarakat. Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Hasil dari kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kuantan Mudik atas upaya dan kehadiran Polri dalam menciptakan rasa aman, serta berharap kegiatan Minggu Kasih dapat terus dilaksanakan secara rutin.

Sumber : Humas Polres Kuansing
(Desi Kabiro)

Polsek Cikalongwetan Gelar Patroli Malam Minggu, Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Akhir Pekan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Cikalongwetan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli malam minggu menjelang akhir pekan, Sabtu malam, 17 Januari 2026.

Patroli dimulai pukul 21.30 WIB hingga selesai, dengan menyasar sejumlah wilayah hukum Polsek Cikalongwetan. Rute patroli meliputi Mapolsek Cikalongwetan, Desa Mandalamukti, Desa Ciptagumati, Desa Cikalong, Desa Cisomang, hingga Desa Tenjolaut.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin oleh IPDA Samsul selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan personel Aipda Usep, Bripka Arif, Bripka Gungun, serta Brigadir Hary Purnama.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., melalui keterangannya menyampaikan bahwa patroli ini difokuskan pada lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas. Sasaran patroli antara lain SPBU, pertokoan, pasar, kawasan perumahan, jalan sepi, serta daerah rawan tindak kriminalitas C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu, patroli juga menyasar perkantoran, instansi pemerintahan, perbankan, serta tempat keramaian dan hiburan masyarakat.

“Anggota juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa warga dan memberikan imbauan kamtibmas, serta menindaklanjuti laporan masyarakat melalui call center 110,” ujar Kapolsek.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi wilayah hukum Polsek Cikalongwetan terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas, dan aktivitas masyarakat berjalan dengan lancar. Kehadiran polisi di lapangan dinilai efektif dalam meminimalisir potensi kejahatan jalanan dan tindak kriminal lainnya.

Selain itu, patroli dialogis turut mempererat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Warga merasa lebih tenang dan terlindungi, serta memiliki ruang untuk menyampaikan masukan maupun keluhan secara langsung kepada petugas.

Polsek Cikalongwetan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada waktu-waktu rawan, guna menciptakan rasa aman dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.

Dien Yoyo

Bhabinkamtibmas Ciptagumati Sambang Desa, Takziah ke Rumah Duka Warga Binaan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui kegiatan sambang desa yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.

Pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai, Bhabinkamtibmas Desa Ciptagumati, Bripka M. Ersyad, S.Pd., melaksanakan giat melayat atau takziah ke rumah duka almarhumah Nani (68), warga Kampung Mandorbas RT 02 RW 05, Desa Ciptagumati, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Cibabat.

Kegiatan takziah tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Ciptagumati Dadan yang mewakili Kepala Desa, perangkat desa, Ketua RW 05 Aep, serta tetangga, masyarakat, dan kerabat almarhumah.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka M. Ersyad menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah. Ia juga memberikan imbauan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kesabaran dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga binaan,” ujar Bripka Ersyad di sela kegiatan.

Melalui kegiatan ini, Polri kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus perwakilan negara yang hadir dalam setiap situasi sosial kemasyarakatan, termasuk dalam suasana duka, guna menjaga hubungan yang harmonis serta kondusivitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.

Dien Yoyo

Miris: Pengelolaan Perkebunan Pohon Kelapa Toyolawa Tak Memiliki Izin HGU Yang Sah, Berujung Sanksi Pidana Dan Perdata

Nias Utara, – YUTELNEWS.com
Ketua DPD Gemantara Raya Kepulauan Nias Sumatera Utara (Sumut), Febeanus Zalukhu, mengungkapkan bahwa PT Sedar Abadi Jaya telah mengelola aset negara tanpa Hak Guna Usaha (HGU) yang sah selama beberapa puluh tahun di wilayah Desa Holigawolo, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.

Febeanus Zalukhu menjelaskan bahwa pengelolaan aset negara tanpa HGU yang sah dapat menghadapi sanksi pidana dan perdata, termasuk penyerobotan tanah, penggelapan, dan perusakan aset negara.

“Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak memiliki izin HGU yang sah. Kami menuntut agar PT Sedar Abadi Jaya di proses secara hukum dan jika terbukti bersalah, agar di hukum sesuai dengan UU yang berlaku di NKRI,” tegas Febeanus Zalukhu.

Febeanus Zalukhu juga mengungkapkan bahwa ada tiga lokasi perkebunan kelapa yang dikelola oleh PT Sedar Abadi Jaya tanpa izin HGU yang sah, yaitu Perkebunan Kelapa Toyolawa, Perkebunan Kelapa Pulau Mause, dan Perkebunan Kelapa Turego’o.

Menurut Febeanus Zalukhu, bahwa.Yang di ketahui selama ini,ada tiga Lokasi Perkebunan kelapa yang merupakan milik Negara yang di kelola oleh PT Sedar Abadi jaya selama beberapa puluh tahun, Namun setelah di ketahui ternyata Izin Hak Guna Usaha (HGU) Telah Berakhir pada 28 Maret 2024 sampai sekarang tidak ada perpanjangan Izin HGU Yang di miliki perusahaan PT sedar abadi jaya.

Ketika di telusuri sampai pusat bahkan kementrian pertanian dan perkebunan turun kelokasi bersama Dirjen Kehutanan RI yang di dampingi oleh Pemerintah Daerah Nias Utara pada 23 Juni 2025 yang di terima oleh Rasali zalukhu yang mengaku sebagai Penanggung jawab lapangan tidak dapat menunjukkan legalitas Perusahaan dan Izin HGU.

Sesuai dengan pantauan kita beberapa sumber yang di percaya menjelaskan bahwa ada tiga Lokasi Perkebunan Kelapa yang di kelola oleh perusahaan PT Sedar Abadi jaya antara lain: Perkebunan Kelapa Toyolawa yang ada didesa hiligawolo yang di Kelola oleh Oknum RZ,dan Perkebunan Kelapa Pulau Mause yang ada didepan pantai toyolawa di kelola oleh Oknum IH,dan Perkebunan kelapa Turego’o yang ada di depan pelabuhan lahewa di kelola oleh Oknum MS.Diduga bahwa ketiga oknum ini telah mengelola Ast Negara tanpa memiliki Izin HGU Yang Sah selama beberapa puluh tahun.”jelas Febeanus”

Pihaknya telah berkonsultasi dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk mendampingi dan akan membuat laporan resmi kepada pihak penegak hukum baik secara pidana maupun perdata.

(EM)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.