Kang DS: Implementasi Visi Misi Dikolaborasikan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran

Jakarta – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna tampil menjadi narasumber pada Leadership Forum:
Pilar Nusantara Penopang Asta Cita: “Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Perspektif
Daerah”.

Leadership Forum ini digelar CNN Indonesia di Studio 2 CNN Indonesia (Gedung Trans TV Lt.Ground Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2025).

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, dan Wakil Wali Kota Bandung Erwin menjadi narasumber pada bahasan Menerjemahkan Asta Cita: Kepemimpinan Lokal dan Inovasi Daerah.

Di hadapan Menteri Dalam Negeri RI M. Tito Karnavian dan sejumlah pejabat dari Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Provinsi DKI Jakarta dan pejabat pemerintahan lainnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan paparannya mendukung Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan visi misi dan rencana aksi pada pemerintahannya di Kabupaten Bandung. Karena Pemilunya lebih awal, dan Pilkada dilaksanakan pada bulan November 2024, artinya para kepala daerah harus mengadopsi visi misi presiden terpilih.

“Sehingga kami dalam menentukan visi misi, ini seluruhnya masuk pada visi misi Pak Presiden. Sehingga dalam implementasinya kami tidak mengalami kesulitan. Hampir 40 persen dari misi kami ada lima itu yang sesuai dengan delapan Asta Cita itu sesuai semuanya,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati Bandung mengucapkan syukur alhamdulillah walaupun kondisi saat ini ada transisi sistem yang dilakukan oleh pemerintah pusat, tetapi pemerintah daerah berusaha semaksimal mungkin sehingga roda pemerintahan tidak stag.

“Karena tujuan pemerintah yang utama itu ada tiga hal yang harus kita persiapkan. Pertama adalah bagaimana untuk bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat. Kedua, meningkatkan pelayanan, yang ketiga membuat aman dan tentram. Ini tentu tugas pokok utama pemerintah,” tuturnya.

Dadang Supriatna mengatakan, dalam implementasi melaksanakan visi misi Presiden, ia tidak mengalami kesulitan karena semua alat negara sudah berada di tiap-tiap daerah.

“Tinggal kolaborasi dengan TNI-Polri, sudah selesai,” katanya.

Untuk menuju Asta Cita, disebutkan, ada program yang sifatnya penugasan langsung dari Presiden, yang notabene pemerintah daerah tidak bisa menolak karena program prioritas yang harus disukseskan.

“Sehingga tugas pemerintah daerah dalam hal ini, diminta ataupun tidak diminta sudah menjadi kewajiban. Karena selaku pembina langsung adalah Pak Mendagri, sehingga apa yang dilakukan Pak Presiden maka pemerintah daerah harus bisa mendukung dan mensuport bahkan mensukseskannya,” tuturnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa ia tidak mengalami kesulitan karena selalu komunikasi dan konsolidasi, sehingga program-program yang diberikan Presiden tidak ada hambatan di lapangan.

“Kami pemerintah daerah harus bisa menjalankan tugas pokok selaku kepala daerah. Salah satunya mensukseskan program pemerintah pusat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kang DS menjelaskan bahwa Kabupaten Bandung adalah daerah terluas dan terpadat penduduknya kedua di Jawa Barat. Penduduk 3,8 juta jiwa, luas wilayah 174 ribu hektare, dengan sumber daya alam yang sangat luar biasa.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bandung mempunyai lahan pertanian dan juga mempunyai sumber daya manusia di antaranya 77 ribu petani. Selain itu ada beberapa destinasi wisata, sehingga sumber daya alam ini bisa memberikan kontribusi.

“Kita lihat perbandingan dan perkembangan pada tahun 2021, pengunjung ke Kabupaten Bandung baik domestik maupun internasional itu sekitar 2 juta pengunjung. Kemarin Desember 2024 mencapai 7 juta pengunjung. Artinya, keindahan di Kabupaten Bandung sangat prospek dan sangat diminati baik domestik maupun internasional,” ujarnya.

Bupati Bedas mengatakan, program Presiden betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat, walaupun secara faktual merasa kebingungan adanya pengurangan tentang TKD (Transfer ke Daerah). Tetapi kalau TKD ini dikonversikan, contoh Kabupaten Bandung saat ini tahun 2026 akan mengalami pengurangan sekitar Rp1 triliun. Dari Rp3,6 triliun, jadi Rp2,6 triliun, secara sekilas memang bingung.

“Tetapi kalau dikonversikan dengan program Pak Presiden, contohnya program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Saya hitung dari 361 titik dapur MBG, itu sekitar 1,253 juta jiwa penerima manfaat dikonversikan dengan uang mencapai Rp5,4 triliun,” jelasnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa pemerintah daerah ada yang melaksanakan sesuai dengan visi misi lokal. “Visi kami adalah mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS), maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kang DS mengungkapkan ada tiga program prioritas yang sifatnya penting, dan sangat dinantikan manfaatnya oleh masyarakat. Di antaranya, program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan setelah dihitung Kabupaten Bandung potensi penerima manfaatnya 1,253 juta jiwa atau dihitung per dapurnya 3.000 sampai 3.500 jiwa.

“Ada 361 titik dapur. Dan ada daerah tertinggal, dalam artian daerah terjauh, perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur misalnya. Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung dengan Bandung Barat, Kabupaten Bandung dengan Sumedang,” jelasnya.

Kemudian dikolaborasikan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga dua program ini tidak bisa dipisahkan.

Ia mengatakan dampak program MBG mengurangi angka pengangguran. Pertama, menambah pengusaha baru, selaras dengan program Pemkab Bandung setiap tahunnya akan menciptakan 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja.

“Setelah dihitung angka pengangguran di Kabupaten Bandung yang saat ini 6,32 persen, artinya hampir 123.000 jiwa masyarakat Kabupaten Bandung sampai saat ini belum mempunyai pekerjaan,” ujarnya.

Namun realitasnya, lanjut Kang DS, dengan masuknya program MBG di Kabupaten Bandung justru terbantu. Salah satu contoh setiap dapur itu membutuhkan 47 tenaga relawan dan dikali 361 titip dapur MBG, sehingga sekitar 18.000 orang masyarakat Kabupaten Bandung sudah bisa bekerja.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus hadir bagaimana masyarakat yang tidak mempunyai pekerjaan. “Nah kita berikan edukasi dan modal. Kita ada program pinjaman bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Kenapa ini dihadirkan, karena bank emok masih ada di lapangan. Pinjol masih merajalela, ini harus hadir pemerintah,” ujarnya.

Menghadapi Indonesia Emas 2045, kata Kang DS, tidak lepas dari lima hal. Pertama, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan paham digitalisasi. Maka pemerintah harus hadir bagaimana untuk meningkatkan sumber daya manusia.

Ketiga, riset and development. Kajian dan inovasi ini penting, sehingga belanja isu ini penting. Solusinya seperti apa, sehingga riset and development ini salah satu acuan untuk bisa melakukan suatu program yang disesuaikan dengan visi misi daerah.

“Tentunya setiap daerah memiliki visi misi yang berbeda,” katanya.

Keempat, institusi yang kuat. Tentu, mental ini penting. Integritas penting, karena suatu program tidak akan sukses kalau karakter dan mental tidak mumpuni.

“Sehingga organisasi yang kuat perlu ditingkatkan, harus ada kekompakan, kerja sama yang baik dan kolaborasi,” ujarnya.

Kelima, pengelolaan keuangan yang baik. Program sebagus apapun, kalau pengelolaan keuangan tidak baik, pasti pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tidak WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

“Saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat mari kita manfaatkan program yang konkrit untuk kemajuan bangsa dan negara yang kita cintai,” tutupnya.**

 

Yans

Rutan Kelas Iia Batam Gelar Razia Bersama Aparat Penegak Hukum, Dukung Pemberantasan Handphone Dan Narkoba

Yutelnews com / Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau melaksanakan razia gabungan bersama aparat penegak hukum sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung gerakan Zero Halinar Handphone dan Narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.

Kegiatan razia dilaksanakan pada Jumat malam (10/10) dengan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), melibatkan jajaran Polri dan petugas internal Rutan Batam. Pemeriksaan menyasar seluruh blok hunian warga binaan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali.

Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian, barang bawaan pribadi, serta area-area rawan penyimpanan barang terlarang. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkoba maupun handphone, namun sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan berhasil diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Rutan Batam dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari praktik-praktik penyimpangan.

“Razia ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga marwah Pemasyarakatan agar tetap bersih, aman, dan bebas dari narkoba maupun peredaran handphone ilegal. Kami terus memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk memastikan Rutan Batam tetap dalam koridor yang sehat dan profesional,” ungkapnya.

Kegiatan razia berjalan dengan tertib, humanis, dan penuh kehati-hatian tanpa mengganggu kenyamanan warga binaan. Melalui langkah ini, Rutan Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada 13 area prioritas, salah satunya pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di Lapas/Rutan, serta menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait upaya berkelanjutan dalam pemberantasan handphone dan narkoba di seluruh UPT Pemasyarakatan. /Red

Aktivis Desak Pengusutan Dugaan Suap di Polres Dairi

MEDAN, YUTELNEWS.COM —Aktivis mahasiswa dari Kabupaten Dairi mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk menyelidiki dugaan suap terkait penangkapan 11 pelaku judi dadu di Polres Dairi pada, Selasa (14/10/2024).

Penangkapan terjadi pada malam 3 Oktober 2025, di Dusun Kuta Bunga, Dairi. Setelah ditangkap, para terduga pelaku diduga dibebaskan pada 4 Oktober 2025 tanpa proses hukum yang jelas. Ada kecurigaan bahwa uang telah ditransaksikan terkait pembebasan tersebut.

Ridos Berutu dari mahasiswa menyatakan bahwa tindakan ini merugikan reputasi kepolisian dan kepercayaan masyarakat terhadap hukum,” ucapnya

Aktivis meminta Kapolda untuk memeriksa Kapolres Dairi dan menangani kasus ini secara transparan. Ada rencana aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut untuk mendesak penyelidikan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi ujian bagi integritas Kapolda Sumatera Utara dalam menegakkan hukum tanpa kompromi.

(Redaksi Rizal Hsb)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kab, Banyuwangi Lakukan Pembohongan Publik dalam SK Bupati   

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam tayangan JDIH Kabupaten Banyuwangi   melakukan pembohongan publik terhadap realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota (Pemkot) banyuwangi. Selasa 14/10/2025.

Presentase realisasi APBD kabupaten banyuwangi Tahun Anggaran 2025, Pemkot banyuwangi. Lampiran Keputusan Bupati Banyuwangi. Nomor 188/6/KEP/429.0012025. Tentang Penetapan Paket Strategis   Nilai Terbesar  Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Pembohongan publik tersebut diketahui setelah dilakukan penelusuran, ternyata Pemkot Banyuwangi memanipulasi dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pendapatan Asli Daerah (PAD)  2025  Sebesar 1.477.416.000 tentang  Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. larangan Desa Lemahbang Dewo Kecamatan Rogojampi.

Setelah melihat data dan fakta diperoleh media ini, langsung  konfirmasi lewat aplikasi wa shap ke  Subbagian Perencanaan dari PU Pengairan Sandi dikonfirmasi tidak ada anggaran yang nilainya 1.477.416.000. Pungkasnya.

Begitu juga Kepala dinas BPKAD H.Cahyanto saat di konfirmasi lewat wa shap di batalkan kontrak kontruksinya info dari teman dinasnya. Imbuhnya.

 

( Red )

Hj. Dewi Asmara Dorong Masyarakat Sukabumi Sadar HAM Melalui Implementasi P5HAM

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII, Hj. Dewi Asmara, S.H., M.H., menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal itu disampaikan dalam kegiatan bertajuk “Mewujudkan Masyarakat Sadar Hak Asasi Manusia Melalui Implementasi P5HAM” yang digelar di Daarul Matin, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (14/10/2025).

Dalam sambutannya, Hj. Dewi Asmara menyampaikan bahwa implementasi P5HAM (Penghormatan, Perlindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan HAM) harus dimulai dari kesadaran individu hingga ke tingkat masyarakat.

“Kesadaran akan hak asasi manusia bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ketika masyarakat memahami hak dan kewajiban dalam konteks HAM, maka kehidupan sosial akan menjadi lebih adil dan harmonis,” ujar Hj. Dewi di hadapan peserta.

Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, serta perwakilan ormas tersebut berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta antusias mengikuti sesi dialog terbuka yang membahas berbagai isu kemanusiaan, mulai dari perlindungan perempuan dan anak hingga kesetaraan hak di bidang sosial dan ekonomi.

Selain materi utama, acara juga diselingi dengan pembagian bantuan sosial dan door prize, termasuk sepeda dan paket sembako, sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang aktif berpartisipasi.

Salah satu peserta, Ustadz Mulyadi dari Kecamatan Cibadak, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Bu Dewi bukan hanya bicara soal teori HAM, tapi juga menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat. Ini sangat menginspirasi,” katanya.

Dengan kegiatan ini, Hj. Dewi Asmara berharap nilai-nilai HAM tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sukabumi, demi mewujudkan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Aksi Pengrusakan Lahan di Wilayah Kebun Kali Gedang Kecamatan Sempol Kab, Bondowoso

YUTELNEWS.com | BONDOWOSO – Aksi pengrusakan lahan dan penebangan liar tanaman kopi kembali terjadi di wilayah kebun Kali Gedang, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso.

Kejadian ini bukan yang pertama. Dalam tiga tahun terakhir, kawasan produktif milik PTPN I Regional 5 itu telah tiga kali menjadi sasaran penebangan oleh orang tak dikenal (OTK).

Manajer Java Coffee Estate (JCE) PTPN I Regional 5, Samuel Christian Nababan, menegaskan bahwa peristiwa kali ini menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan maupun masyarakat sekitar.

“Atas kejadian penebangan liar oleh OTK di Kali Gedang, PTPN mengalami kerugian sekitar Rp400 juta. Ini bukan angka kecil dan bukan hanya tentang kerugian perusahaan, tetapi juga berkurangnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (14/10/2025)

Samuel mengungkapkan, aksi serupa telah berulang kali terjadi. Menurut catatan internal perusahaan, kasus pertama berlangsung pada tahun 2022, kemudian dua kali pada tahun 2025, yakni pada Maret dan baru-baru ini.

“Kami menganalisa bahwa perbuatan ini bukan spontan. Ada indikasi kuat bahwa penebangan ini disusun secara terstruktur dan sistematis oleh oknum tertentu yang mengatasnamakan kelompok perjuangan masyarakat,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Pihak PTPN I Regional 5 telah resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bondowoso, dan berharap aparat penegak hukum dapat mengusutnya secara menyeluruh.

“Kami sangat berharap Polres Bondowoso bisa menuntaskan kasus ini. Karena kalau terus dibiarkan, bukan hanya perusahaan yang dirugikan, tapi masyarakat juga akan kehilangan potensi ekonomi dari sektor perkebunan kopi,” jelas Samuel.

Selain kerugian materi, perusahaan juga menyoroti dampak sosial yang lebih luas. Kebun kopi di kawasan Kali Gedang, selama ini menjadi tumpuan ekonomi bagi ratusan warga sekitar yang bergantung pada aktivitas panen, perawatan, dan pengolahan kopi.

Oleh karena itu, Samuel pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan isu lahan atau kepemilikan untuk kepentingan tertentu.

“Kami menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab yang dapat merugikan masyarakat sendiri di kemudian hari,” tegasnya.

 

( Red )

 

Anggota DPRD Dadang Hemayana S.I.P ,Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Solusi Tepat Penguatan Ekonomi Desa.

Bandung – YUTELNEWS com|| Dalam Rangka upaya mendorong percepatan program strategi nasional Bapak Presiden Prabowo Program koperasi Desa Merah Putih (KDKMP ) hari ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung,Fraksi PKB Dadang Hemayana S.IP.Mendampingi Bapak Bupati Bandung Dr.H.Dadang Supriatna,SIp.MSI.Dalam Rangka Roadshow kunjungan kerja dan Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di tiga kecamatan Yaitu Kecamatan Banjaran, Kecamatan Pamemumpeuk dan Arjasari di dampingi langsung Para (OPD) Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Pada selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini,dalam hal Silaturahim pemantapan untuk menerima dan menampung usulan dan kesiapan terbentuk nya Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Setiap Desa Masing -masing di tiga kecamatan Banjaran, Pameumpeuk Dan Kecamatan Arjasari

Dalam kesempatan nya Dadang Hemayana S.I.P, menyampaikan pentingnya penguatan ekonomi rakyat, terutama yang tinggal di desa .Sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 Program Koperasi Desa Merah Putih (Kop des Merah Putih) di luncurkan sebagai strategi nasional untuk membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif, berkelanjutan dan modern, berlandaskan semangat gotong-royong.

Koperasi merah putih (KMP) merupakan solusi tepat, Sebagai upaya penguatan ekonomi desa,Dalam mengelola ekonomi secara mandiri yang di distribusikan dan di pasarkan hasil kerja perseorangan atau kelompok yang di kelola oleh masyarakat desa, Sehingga akan terjadi peningkatan perputaran penguatan ekonomi Desa.

Alhamdulillah hari ini, kami selaku legislator DPRD Fraksi FKB bersama jajaran pemerintahan Desa, kecamatan dan pemerintahan daerah kabupaten Bandung, Bisa Mendampingi kunjungan Kerja Bapak Bupati Bandung, ini merupakan suatu komitmen kita bersama, Dalam mendukung dan keseriusannya percepatan koperasi merah putih berjalan secara maksimal, cepat dan tepat KMP Desa di Kabupaten Bandung.

Namun kami menyampaikan harapannya dengan adanya pertemuan dan kunjungan secara langsung, mudah-mudahan penggerak dan para pengurus Koperasi merah putih desa, merasa termotivasi dan semangat menjalankan nya, Sehingga bisa mendorong,mengajak warga masyarakatnya untuk bergabung di Koperasi merah putih Desa nya masing-,masing, agar program (KMP ) koperasi merah putih akan mudah dan cepat berjalan dengan baik.”pungkasnya.

 

Yans

Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan dan Relawan SPPG Kabupaten Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi– Dalam rangka meningkatkan pemahaman serta penerapan prinsip keamanan pangan di lingkungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan dan Relawan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Senin, (13/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para penjamah pangan serta relawan agar mampu mengolah, menyimpan, dan menyajikan makanan dengan cara yang aman, higienis, dan bergizi bagi para penerima manfaat program SPPG.

Dalam pelatihan tersebut, Fitriawatie, S.Gz, selaku Ahli Gizi dan Pengawas Pangan Kabupaten Sukabumi, bertindak sebagai narasumber utama. Ia memaparkan berbagai materi penting, di antaranya tata cara penyimpanan bahan pangan yang benar, pengendalian kontaminasi silang, penerapan sanitasi alat dan dapur, serta teknik penanganan makanan agar tetap layak konsumsi.

“Penjamah pangan memiliki peran penting dalam memastikan makanan yang disajikan aman dan bergizi. Dengan memahami prinsip keamanan pangan, risiko penyakit akibat makanan dapat dicegah sejak dini,” ujar Fitriawatie.

Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Selain materi teori, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik langsung mengenai penerapan standar kebersihan dalam proses pengolahan makanan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para penjamah pangan dan relawan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan pangan, sekaligus mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Sukabumi.

Mirna (Kabiro Sukabumi)

Pulau Nias Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan Program Agen Perubahan BAKTI Kemenkomdigi

GunungsitoliYUTELNEWS.com
Pulau Nias dipilih sebagai lokasi pertama pelaksanaan program Agen Perubahan (Agent of Change) dan satu-satunya di Indonesia, khususnya di Provinsi Sumatera Utara. Pemilihan ini didasarkan pada besarnya potensi pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata yang dapat ditunjang melalui transformasi digital.

‎Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program strategis Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) yang berkolaborasi dengan Rumah Perubahan, dengan tujuan membangun ekosistem pemanfaatan infrastruktur digital yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

‎Sosialisasi Agen Perubahan dilaksanakan di Kota Gunungsitoli, bertempat di ruang Rapat II Kantor Wali Kota, atas kerja sama antara BAKTI Kemenkomdigi dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, serta turut melibatkan Dinas Kominfo Kabupaten Nias, Dinas Kominfo Kabupaten Nias Utara, dan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kepulauan Nias.

‎Mengawali kegiatan, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, Dasma Estaraya Telaumbanua, S.H., M.H., CGCAE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAKTI Kemenkomdigi atas pelaksanaan kegiatan ini di Kota Gunungsitoli. Dasma menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

‎“Untuk mempercepat transformasi digital di Kepulauan Nias, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, ia juga menyampaikan beberapa aspirasi penting dari Pemerintah Kota Gunungsitoli, di antaranya: Peningkatan pembangunan infrastruktur aksesibilitas jaringan di seluruh wilayah Kepulauan Nias; Perluasan jaringan 4G dan 5G oleh BAKTI Kemenkomdigi; Penguatan peran Dinas Kominfo sebagai ujung tombak digitalisasi di daerah; Fasilitasi forum sinergitas se-Kepulauan Nias untuk memperkuat kolaborasi antar daerah; Peningkatan literasi digital masyarakat; Pembinaan inovasi digital pada empat sektor prioritas; dan Pendirian Learning Center Digital di Kepulauan Nias sebagai wadah pengembangan kompetensi dan kreativitas berbasis teknologi.

‎Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara, Emanuel Zebua, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menilai, program ini merupakan langkah positif dalam mempercepat kemajuan di empat sektor prioritas yang menjadi fokus pembangunan nasional, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, dan Pariwisata.

‎“Dengan pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan, kami yakin para peserta yang tergabung dalam Agent of Change akan mampu menjadi pelopor perubahan dan membawa dampak nyata bagi masyarakat Kepulauan Nias,” ungkap Emanuel.

‎Peserta kegiatan ini terdiri atas pelaku ekonomi, peternak, pelaku pariwisata, mahasiswa dan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Gunungsitoli dan sekitarnya. Mereka diminta untuk menyampaikan ide serta rencana proyek inovatif yang relevan dengan empat sektor prioritas.

‎Peserta juga diajak untuk merumuskan langkah strategis mulai dari ide awal hingga tahap eksekusi proyek yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Sejumlah ide kreatif dan gagasan menarik pun muncul dari para peserta, yang diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut dan menjadi contoh penerapan transformasi digital di daerah.

‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi kepada BAKTI Kemenkomdigi atas kepedulian dan dukungannya terhadap peningkatan kapasitas masyarakat di wilayah Kepulauan Nias, serta diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat digital yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

*EDM*

Kapolres Nias Selatan Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Dan Pelantikan di Jajaran Polres Nias Selatan 12 Oktober 2025

Nias Selatan – YUTELNEWS.com
Upacara Serah Terima Jabatan dan Pelantikan di Jajaran Polres Nias Selatan berlangsung di Mako Polres Nias Selatan, Minggu (12/10/2025).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K, M.H yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Upacara ini dihadiri oleh Wakapolres Nias Selatan Kompol Mahyu Danil Noor, S.Si, PJU, perwira, personel Polres Nias Selatan, serta Bhayangkari Cabang Nias Selatan yang turut hadir bersama.

Dalam upacara tersebut, dilakukan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan Pakta Integritas oleh pejabat baru dan pejabat lama. Pejabat yang diserahterimakan antara lain, Ps Kabag OPS AKP Jimmy Charles Hutajulu, S.E. yang digantikan oleh AKP Bruno Harefa, Ps. Kapolsek Teluk Dalam Polres Nias Selatan IPTU Hamdani Ritonga, S.W.,S.H. yang digantikan oleh IPDA Modal Tarigan S.H.,M.H, Ps., Kasat Samapta Polres Nias Selatan AKP Bruno Harefa yang digantikan oleh IPTU Hamdani Ritonga, S.W.,S.H, Ps. Kasatresnarkoba Polres Nias Selatan IPTU Ady Susanto Parlindungangari S.H, yang digantikan oleh IPDA Didi Sutadi, dan Ps. Kasatpolairud Polres Nias Selatan IPTU Karib Zega, S.I.P.,M.H yang digantikan oleh IPDA Polman Irwan Silitonga, S.H

Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., dalam arahannya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi mereka selama bertugas di Polres Nias Selatan. Ia berharap dengan jabatan baru, kinerja para pejabat dapat lebih ditingkatkan untuk kepentingan organisasi Polri.

Kepada pejabat baru, Kapolres juga mengucapkan selamat datang dan berharap mereka segera menyesuaikan diri dengan tugas baru yang diemban, agar pelaksanaan tugas dapat maksimal.

Kapolres juga mengucapkan selamat bertugas ditempat baru kepada IPTU Karib Zega, S.I.P.,M.H dan IPTU Ady Susanto Parlindungangari S.H yang akan Mengembang tugas ditempat lain. Dalam acara tersebut, Kapolres Nias Selatan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan.

(EDM)

Kapolres Nias Pimpin Sertijab Para Kasat dan Kapolsek,AKP Sonifati Zalukhu Jabat Kasat Reskrim

GunungsitoliYUTELNEWS.com
Kapolres Nias AKBP Agung S.D.C., S.Psi., M.Psi., Psi., M.K.P., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasat Reskrim, Kasat Polairud dan Kapolsek Idanogawo di halaman Mako Polres Nias. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Nias dan seluruh personel, serta berlangsung dengan tertib dan khidmat. Senin (13/10/2025).

Dalam amanatnya, Kapolres Nias menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran pelaksanaan upacara. Ia menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari manajemen sumber daya manusia Polri yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengabdian, memenuhi kebutuhan organisasi, dan memberikan dampak positif bagi institusi maupun personel.

“Sebagai mata rantai keberhasilan Polri dari Tingkat pusat hingga ke Wilayahan manapun kita ditugaskan, apapun jabatan yang kita emban, tugas Polri tetaplah sama sebagai penegak hukum, pelindung pengayom dan pelayan Masyarakat,” ujar Kapolres Nias.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nias juga menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat baru yaitu AKP Sonifati Zalukhu, S.H., sebagai Kasat Reskrim, IPTU Karib Zega, S.I.P., M.H., sebagai Kasat Polairud dan IPDA Dismen B. J. Harefa sebagai Kapolsek Idanogawo, Ia berharap pejabat baru dapat menjalankan peran manajerial, pembinaan sumber daya manusia, dan pelayanan kepolisian secara profesional.

Kepada pejabat lama Kompol Alfaret Lase, dan AKP Adlersen Lambas Parto, S.H., M.H., Kapolres menyampaikan apresiasi atas loyalitas, kerja sama, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas di Polres Nias. “Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutup Kapolres Nias.

Usai pelaksanaan upacara Sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan acara syukuran.


(EDM)

DPRD Pelalawan Gelar Sidang Istimewa Sempena Hari Jadi Pelalawan Yang Ke – 26 Tahun 2025

Pelalawan – yutelnews.com || Sempena peringatan hari Jadi ke-26 Kabupaten Pelalawan menjadi semangat refleksi dan penguatan komitmen antara DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang semakin menawan. Melalui Sidang Paripurna Istimewa yang digelar di ruang rapat utama DPRD Pelalawan, Rabu (12/10/2025), semangat kolaborasi diteguhkan untuk memperkuat sinergi menuju Pelalawan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal SE, didampingi Wakil Ketua I Baharudin SH MH dan Wakil Ketua II Tengku Azriwardi ST. Hadir pula Bupati Pelalawan H Zukri SM MM, unsur Forkopimda, Sultan Besar Pelalawan Assayyidus Syarif H Tengku Kamaruddin Haroen, serta para mantan kepala daerah yang pernah memimpin kabupaten hasil pemekaran dari Kampar tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal menyampaikan bahwa usia ke-26 tahun bukan hanya menjadi penanda waktu, tetapi juga simbol kematangan daerah dalam menapaki perjalanan pembangunan. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni antara lembaga legislatif, eksekutif, dan masyarakat agar setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Pelalawan dibangun atas dasar gotong royong dan kolaborasi. Maka, kebersamaan harus terus menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan,” ujar Syafrizal.

Sementara itu, Bupati Pelalawan H Zukri menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak hanya sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud peneguhan tekad bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor.

“Tak ada kemajuan tanpa kebersamaan. Dengan semangat sinergi, kita mampu mewujudkan Pelalawan yang menawan – maju, mandiri, dan berdaya saing,” ungkap Zukri di hadapan tamu undangan.

Dalam dua tahun terakhir, Pelalawan mencatat berbagai kemajuan signifikan di berbagai sektor. Sejumlah indikator utama pembangunan daerah menunjukkan tren positif:

Pertumbuhan ekonomi mencapai 4,36%, melampaui rata-rata Provinsi Riau yang berada di 3,52%.

Investasi melonjak hingga Rp13,6 triliun pada 2024, tertinggi di Riau, sekaligus mengantarkan Pelalawan meraih penghargaan Investasi Terbaik I.

Tingkat kemiskinan menurun dari 8,49% menjadi 7,24%, sementara kemiskinan ekstrem turun drastis dari 445 menjadi 188 kepala keluarga.

Tingkat pengangguran terbuka kini hanya 2,13%, jauh di bawah rata-rata provinsi.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,25 poin, masuk kategori tinggi berkat peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Capaian tersebut, menurut Zukri, menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan mampu menghadirkan hasil konkret bagi masyarakat

Pemerintah Kabupaten Pelalawan juga terus memperkuat sektor pelayanan dasar masyarakat. Program Pelayanan Kesehatan Gratis berbasis KTP kini dapat diakses oleh seluruh warga tanpa diskriminasi.

Di bidang pendidikan, pemerintah membangun ruang kelas baru dan menyalurkan bantuan seragam untuk pelajar kurang mampu sebagai bentuk kepedulian terhadap kesetaraan akses pendidikan.

Pembangunan infrastruktur strategis turut menjadi fokus utama. Tingkat kemantapan jalan meningkat menjadi 41,96%, disertai pengembangan Kawasan Sentra Pangan Pulau Mendol serta Kawasan Wisata Bono yang kini tengah diusulkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dari sisi energi, rasio elektrifikasi hampir sempurna di angka 99,99%, sementara jaringan gas rumah tangga dari Kementerian ESDM telah menjangkau 3.076 sambungan — menjadikan Pelalawan satu-satunya kabupaten di Riau yang menerima bantuan program tersebut.

Sidang Paripurna Istimewa ini juga menjadi wadah refleksi atas perjalanan dua dekade lebih pembangunan daerah. Pemerintah dan DPRD berkomitmen untuk terus menapaki visi jangka panjang: “Pelalawan Maju, Ekonomi Mandiri, Nyaman dan Aman, Bermarwah dan Berkelanjutan Tahun 2029.”

Usia ke-26 menjadi bukti bahwa Pelalawan tidak hanya tumbuh dari sisi fisik, tetapi juga berkembang secara sosial dan spiritual, menuju kabupaten yang modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi di jantung Provinsi Riau. Kehadiran jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, dan mantan kepala daerah menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan tetap terjaga di Bumi Tuah Negeri Seiya Sekata ini.

Bupati Zukri dan Ketua DPRD Syafrizal sama-sama menegaskan komitmen untuk terus menjaga harmoni antara eksekutif dan legislatif, memperkuat akuntabilitas pemerintahan, dan memastikan setiap program pembangunan berpihak pada masyarakat.

“Harapan kami, semangat kolaborasi ini dapat terus terjaga agar seluruh program pembangunan berjalan berkesinambungan,” tutup Ketua DPRD H. Syafrizal.|| AS


Parlementerial DPRD Pelalawan

Karang Taruna PKT Cikalongwetan Gelar Kompetisi Olahraga Antar Desa, Perkuat Solidaritas dan Semangat Pemuda

YUTELNEWS.com | Cikalongwetan, KBB– Karang Taruna PKT Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan dan penggerak pemuda di tingkat kecamatan. Melalui penyelenggaraan kompetisi olahraga Catur antar desa, organisasi sosial kepemudaan ini berupaya menumbuhkan semangat sportivitas, mempererat silaturahmi, dan memperkuat solidaritas antar warga di wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Minggu, (12/10/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 13 desa ini disambut antusias oleh masyarakat. Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, seluruh pengurus Karang Taruna desa turut berpartisipasi aktif dan memberikan dukungan penuh, sehingga acara berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.

Photo: Endang Ahmad Tajudin.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikalongwetan, Kang Endang Ahmad Tajudin menjelaskan bahwa kompetisi Catur ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antar pemuda di tingkat desa dalam menciptakan kegiatan positif dan membangun semangat kebersamaan.

“Selain mendapat dukungan dari teman-teman PKT, kegiatan ini juga didukung penuh oleh seluruh pengurus Karang Taruna desa. Pesertanya merupakan perwakilan dari 13 desa di Cikalongwetan,” ujar Kang Endang Ahmad Tajudin.

Lebih lanjut, Dirinya juga menjelaskan bahwa sistem pertandingan menggunakan format setengah kompetisi dan akan dilaksanakan setiap hari Minggu selama tiga pekan ke depan.

Pola tersebut disesuaikan dengan jumlah peserta yang cukup banyak serta tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya kompetisi.

“Melihat animo warga yang luar biasa, kegiatan ini kami selesaikan dalam tiga hari pertandingan yang berlangsung setiap hari Minggu selama tiga minggu ke depan,” jelasnya.

Menurut Kang Endang ahmad Tajudin, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan sosial antar pemuda dan memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Cikalongwetan.

“Tujuan utama kami bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa mempererat kebersamaan dan menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan energi positif mereka,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Karang Taruna berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang bermanfaat dan mampu menggerakkan semangat kepemudaan di tengah masyarakat.

Kegiatan seperti ini, menurutnya, juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa serta memperkuat kolaborasi antara Karang Taruna dan pemerintah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Cikalongwetan bukan hanya penonton, tetapi juga pelaku aktif dalam pembangunan sosial dan kemasyarakatan. Semoga semangat ini terus berlanjut dan menginspirasi wilayah lain,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya kompetisi olahraga ini, Karang Taruna Kecamatan Cikalongwetan berhasil membuktikan bahwa sinergi antara organisasi pemuda, pemerintah desa, dan masyarakat mampu menciptakan kegiatan positif yang berdampak luas.

Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan yang memperkuat nilai-nilai solidaritas dan sportivitas di kalangan generasi muda.

Cunarya.

MARGA-SU Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi di Dinas Pertanian Pakpak Bharat

YUTELNEWS.com | masyarakat garuda sumatera utara (marga-su) mengeluarkan pernyataan sikap mendesak kejaksaan tinggi sumatera utara (kejati sumut) untuk segera mengusut tuntas dugaan korupsi terkait penganggaran dan pengelolaan kegiatan di dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten pakpak bharat tahun anggaran 2024. pernyataan ini disampaikan melalui siaran pers yang diterima redaksi yutelnews.com pada hari ini,sabtu (11/10/2025).

Dalam pernyataan tersebut, marga-su menyoroti persoalan yang terjadi di lingkungan dinas pertanian dan ketahanan pangan pakpak bharat yang diduga melibatkan mantan kepala dinas yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kesbangpol pakpak bharat.

Mereka menilai bahwa dugaan korupsi ini merupakan tindakan yang menentang aparat penegak hukum (aph) dan presiden prabowo subianto, yang selalu mengingatkan untuk tidak bermain-main dengan anggaran negara dan menindas rakyat.

“Kami meminta dan mendesak kepala kejaksaan tinggi sumatera utara segera memanggil dan memeriksa mantan kepala dinas pertanian kab,pakpak bharat terkait kasus dugaan korupsi penganggaran dan pengelolaan kegiatan ta. 2024,” tegas r. berutu, koordinator marga-su, dalam pernyataan tersebut.

Selain itu, marga-su juga mendesak kejati sumut untuk membentuk tim khusus (timsus) dan turun langsung ke Kabupaten pakpak bharat guna mengusut tuntas kasus dugaan korupsi di tubuh dinas pertanian dan ketahanan pangan pakpak bharat,mereka juga meminta kejati sumut untuk tidak berdiam diri dan segera membongkar kasus ini sampai tuntas.

Marga-su mengapresiasi pernyataan kepala kejaksaan tinggi sumatera utara yang ingin menjadikan masyarakat sebagai mitra yang baik, mereka berharap agar kejati sumut dapat membawa dampak dan perubahan dalam memberantas tindak pidana korupsi di sumatera utara, baik skala kecil maupun besar.

“Kami berharap bapak dr. harli siregar, sh.m.hum sebagai kepala kejaksaan tinggi sumatera utara membawa dampak dan perubahan bagi kejaksaan tinggi sumatera utara untuk memberantas dan membongkar sindikat korupsi yang terjadi di sumatera utara,” lanjut r. berutu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kejaksaan tinggi sumatera utara belum memberikan tanggapan terkait desakan dari marga-su ini, yutelnews.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

(Redaksi.Rizal hsb)

APDESI Cikalongwetan dan APDESI Sukabumi Gelar Laga Persahabatan, Pererat Silaturahmi Antar Kepala Desa

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Semangat kebersamaan dan sportivitas terlihat jelas dalam pertandingan persahabatan sepak bola antara DPK APDESI Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat melawan DPD APDESI Kabupaten Sukabumi yang digelar di Stadion Mandalamukti Bersatu (Mabes), Sabtu (11/10/2025) sore.

Laga bertajuk Super Big Match ini dihadiri oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan, serta sejumlah tamu penting. Dari pantauan awak media, beberapa kepala desa turut memperkuat tim DPK APDESI Cikalongwetan, di antaranya Agun Gumilar (Kepala Desa Cikalong) dan Tedi Irawan (Kepala Desa Ciptagumati), yang tampil apik di lapangan.

Pertandingan berlangsung sengit namun penuh keakraban. Untuk Tim B, laga berakhir dengan skor imbang 1–1, sementara Tim A harus mengakui keunggulan DPD APDESI Kabupaten Sukabumi dengan skor 3–2.

Photo: Tim Sepak Bola APDESI Cikalongwetan dan APDESI Kab. Sukabumi

Hadir pula memberikan dukungan, Ahmad Fauzi, S.Ag., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, serta sejumlah staf kecamatan yang ikut memperkuat tim dari Cikalongwetan.

Dalam keterangannya, Agun Gumilar, Amd.Ak., M.Ip., selaku perwakilan DPK APDESI Cikalongwetan sekaligus Kepala Desa Cikalong, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pertandingan persahabatan tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pertandingan persahabatan dengan DPC APDESI Kabupaten Sukabumi dalam rangka mempererat silaturahmi. Mudah-mudahan ke depan kami juga bisa berkunjung ke Sukabumi untuk laga tandang,”ujar Agun.

“Ini merupakan pertandingan kedua setelah sebelumnya digelar di Desa Gudang Kahuripan. Melalui sepak bola ini, kami berharap komunikasi dan sinergi antara APDESI Bandung Barat dan Sukabumi semakin terjalin baik,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, Deden Dedi Wahyudin, mengungkapkan apresiasinya atas sambutan hangat dari pihak APDESI Cikalongwetan.

“Terima kasih kepada DPC APDESI Bandung Barat, khususnya rekan-rekan di Kecamatan Cikalongwetan. Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari roadshow silaturahmi kami ke berbagai daerah di Jawa Barat. Lewat sepak bola, kami ingin mempererat hubungan, saling berbagi pengalaman, dan berkolaborasi untuk kemajuan desa-desa di Jawa Barat,”ujarnya.

Tadi juga kami sempat berbincang dengan Kang Obar dari Desa Mekarjaya, insyaallah nanti kami undang rekan-rekan untuk bermain di Pelabuhan Ratu sambil bersilaturahmi,” pungkasnya.

Pertandingan ini menjadi bukti bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menjadi sarana yang efektif dalam mempererat hubungan antar kepala desa lintas daerah. Selain menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga memperkuat jaringan komunikasi dan kerja sama antar APDESI di tingkat kabupaten untuk kemajuan pembangunan desa.

#Apdesi #Cikalongwetan #Sukabumi #BandungBarat #SepakBolaPersahabatan #SilaturahmiDesa

Dien Yoyo

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.