Tati Supriati Irawan Gelar Reses dan Gerakan Pangan Murah di Desa Mekarjaya, Dorong Pemerataan Perhatian Pemerintah Provinsi

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan, S.Sos, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang Tahun Anggaran 2025 di Aula Kantor Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman kantor desa. Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dengan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Dorong Pembangunan Desa dan Ketahanan Pangan

Dalam keterangannya, Tati Supriati menegaskan bahwa kehadirannya di Desa Mekarjaya merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat untuk memastikan jalannya penyelenggaraan pemerintahan berjalan efektif dan berpihak pada masyarakat.

“Saya hadir di Desa Mekarjaya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mendengar langsung kebutuhan warga dan memastikan anggaran desa digunakan secara optimal bagi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga kebutuhan pokok.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sekitar Rp50.000 per paket. Ini tentu sangat membantu masyarakat, sekaligus menstabilkan harga pangan di pasaran,” lanjutnya.

Menurut Tati, perhatian pemerintah provinsi terhadap desa-desa di Bandung Barat harus terus ditingkatkan, tidak hanya di sektor sosial tetapi juga di bidang ekonomi dan ketahanan pangan. Ia berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses kali ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi melalui dinas terkait.

“Saya akan terus mendorong agar desa-desa di Bandung Barat, termasuk Mekarjaya, mendapat perhatian lebih. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di desa, mulai dari pertanian, peternakan, hingga UMKM. Pemerintah provinsi perlu hadir untuk membantu mengoptimalkan potensi tersebut,” tegasnya.

Photo: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan, S.Sos, dan Obat Sobarna, S.IP., kepala Desa Mekar Jaya. 

Apresiasi Pemerintah Desa

Sementara itu, Kepala Desa Mekarjaya, Obar Sobarna, S.IP, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kehadiran anggota DPRD Provinsi ke desanya. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan momentum berharga yang diharapkan bisa membawa perubahan positif bagi masyarakat Desa Mekarjaya.

“Sejak saya menjabat kepala desa pada tahun 2019, baru kali ini Desa Mekarjaya kedatangan langsung anggota DPRD Provinsi. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Kami berharap ke depan Ibu Dewan terus sehat, semangat, dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat Bandung Barat,” ungkap Obar.

Ia menambahkan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan reses sekaligus Gerakan Pangan Murah karena memberikan manfaat langsung. Selain bisa menyampaikan aspirasi, warga juga dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat, apalagi di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif. Kami juga berharap hasil dari reses ini benar-benar bisa diakomodasi di tingkat provinsi,” tambahnya.

Menampung Aspirasi di 54 Desa

Dari total 165 desa di Kabupaten Bandung Barat, Tati Supriati Irawan mengungkapkan bahwa dirinya telah menyambangi 54 desa untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, setiap desa memiliki persoalan dan potensi yang berbeda-beda, sehingga pendekatan yang dilakukan pun harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal.

“Saya akan terus turun ke lapangan agar bisa mengetahui secara langsung kondisi masyarakat. Aspirasi dari desa menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan di tingkat provinsi, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” katanya.

Sinergi Pemerintah dan Legislatif

Kegiatan reses di Desa Mekarjaya ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi, legislatif, dan pemerintah desa. Melalui pendekatan yang partisipatif, diharapkan kebijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, masyarakat mendapatkan bantuan nyata dalam menghadapi kenaikan harga pangan, sementara forum reses menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan warga desa.

Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga dan anggota dewan, serta pembagian paket pangan murah yang disambut gembira oleh masyarakat.

Cunarya

Wakil Bupati Nias Utara Menandatangani Pengembangan Komuniti Kelapa Sawit wilayah Kabupaten Nias Utara.

Medan, Yutelnews.com ||
Pemerintah Kabupaten Nias Utara dan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan menandatangi Kesepakatan Bersama tentang Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Komoditi Kelapa Sawit Di Wilayah Kabupaten Nias Utara bertempat di Kantor PPKS Medan Jalan Brigjend Katamso No. 51 Kampung Baru Medan.Kamis, 09 Oktober 2025.

“Lanjut Bupati Nias Utara menyampaikan bahwa wilayah Kabupaten Nias Utara lebih mantap kita kembangkan penanaman sawit untuk meningkat perekonomian masyarakat khususnya Nias Utara.

Penandatangan Kesepakatan Bersama ini dihadiri Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi, M.Si bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nias Utara beserta jajaran dengan Kepala PPKS Medan DR. Winarna beserta jajaran.

Kolaborasi dan sinergi ini tentunya mendukung terwujudnya industri sawit Indonesia yang berkelanjutan. Mari kita dukung program kerjasama ini untuk keberlanjutan masa depan perkebunan di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Nias Utara untuk Komoditi Kelapa Sawit sebagai penyumbang devisa negara terbesar di negeri kita.

(Kharisman Gea)

Meriahnya Hari Kesatuan Gerak PKK KE-53 Kabupaten Nias Utara

YUTELNEWS.com | Lotu, Nias Utara – TP. PKK Kab. Nias Utara melaksanakan Lomba Dasawisma dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-53 Tingkat Kab. Nias Utara yang dibuka secara resmi Ketua TP. PKK Kab. Nias Utara Ny. Arismawati Amizaro Waruwu yang di laksanakan di Aula Pendopo Bupati Nias Utara. Jum’at, 10.Oktober 2025.

“Ucap Ketua TP. PKK Nias Utara Ny. Arismawati Amizaro Waruwu dalam arahannya bahwa kegiatan Lomba Dasawisma digelar dalam rangka memeriahkan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-53 Tingkat Kab. Nias Utara , yang diikuti oleh Delapan Peserta dari utusan delapan Kecamatan di Nias Utara.

Ketua TP. PKK juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan rasa kebersamaan seluruh anggota PKK baik di Desa, Kecamatan maupun di Kabupaten sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang erat antar seluruh anggota dan 10 program PKK dapat diterapkan dengan baik kedepan.

Turut hadir pada kegiatan ini, Ketua dan Pengurus TP. PKK Kab. Nias Utara, Pengurus TP. PKK Kecamatan dan seluruh peserta lomba.

 

(Kharisman Gea)

Brimob Riau Dirikan Dapur Lapangan Dan Makan Bersama Dengan Suporter PSPS Pekanbaru

Pekanbaru – yutelnews.com ||
Satuan Brimob Polda Riau menggelar dapur lapangan memasak makanan yang akan dibagikan kepada masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan sepak bola antara PSPS Pekanbaru dan Sriwijaya Fc di stadion rumbai
Jumat (10/10/2025)

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., beserta PJU Polda Riau.

Suasana terlihat penuh keakraban duduk bersama Kapolda Riau dan para suporter makan bersama dan sekaligus doa bersama.

Kapolda menyampaikan ajakan kepada seluruh pendukung dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Melalui strategi Green Policing, mari kita jaga agar pertandingan sepakbola ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh semangat sportivitas. Bersama kita kuat,” ujar Kapolda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Riau juga mengapresiasi Curva Nord yang selama ini dikenal sebagai kelompok suporter yang loyal namun tetap menjunjung tinggi kedamaian.

Di momen yang hangat tersebut, para suporter Curva Nord sempat menyanyikan yel-yel kebanggaan untuk PSPS Pekanbaru dan chant “Terima Kasih Kapolda” sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian Kapolda Riau terhadap dunia olahraga, khususnya sepak bola daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polda Riau membangun sinergi dengan masyarakat, terutama kalangan pemuda dan komunitas olahraga, sebagai implementasi nyata Green Policing, pendekatan kepolisian yang humanis, partisipatif, dan mengedepankan harmoni sosial.

Dengan dukungan dari aparat keamanan, panitia pelaksana, dan seluruh suporter, pertandingan antara PSPS Pekanbaru dan Sriwijaya FC pun berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.|| AS

Team LIBAS Desak Kejari Labusel Segera Eksekusi LHP Dugaan Korupsi Desa Teluk Panji

LABUSEL, YUTELNEWS.COM —Tiem Ligh Independent Bersatu (LIBAS) Labuhanbatu Raya sebagai pihak pelapor kembali menyuarakan desakan agar Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, segera menuntaskan proses hukum terhadap dugaan indikasi tindak pidana korupsi dana desa di Desa Teluk Panji (Sidodadi) dan Desa Teluk Panji III. Kamis (09/10/2025)

Desakan ini disampaikan Tiem LIBAS menyusul adanya konfirmasi bahwa proses pemeriksaan oleh Inspektorat telah rampung Pihak pelapor dan masyarakat kini menantikan langkah konkret dari korps Adhyaksa.

Menanggapi laporan yang disampaikan Tim LIBAS Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan Oloan Ikhwan Maruli Tua Sinaga, S.H., mengonfirmasi perkembangan terkini.

“Kami baru saja mengkonfirmasi Inspektorat dan betul hasil pemeriksaan Inspektorat sudah selesai. Saat ini, kita tinggal menunggu pengantaran hasil finalisasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut,” jelas Bapak Oloan.

Penyerahan berkas final LHP dari Inspektorat merupakan tahapan krusial untuk menentukan langkah hukum selanjutnya termasuk potensi peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan.

Ketua Tiem LIBAS Anshori Pohan menekankan bahwa penantian panjang kasus ini harus segera diakhiri dengan penegakan hukum yang adil dan transparan. Mereka menilai dugaan penyelewengan dana desa telah merugikan hak-hak pembangunan warga setempat.

“Kami dari Tim LIBAS mendesak agar Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan segera menyelesaikan laporan indikasi korupsi ini. Dengan rampungnya LHP Inspektorat tidak ada alasan bagi Kejaksaan untuk menunda-nunda proses,” tegas Anshori Pohan.

“Jika memang terdapat dan terbukti adanya penyimpangan serta kerugian negara kami menuntut agar Kejaksaan segera memproses para terduga pelaku secara hukum yang berlakku tanpa pandang bulu.

Kami berharap Kejari Labusel menunjukkan ketegasan dan keberanian dalam memberantas korupsi dana desa agar ada efek jera dan hak-hak masyarakat Teluk Panji bisa terpenuhi,” pungkasnya.

Tim LIBAS menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka berharap Kejaksaan dapat membuktikan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Labuhanbatu Selatan.

(Red)

Ketua Umum LSM GMBN Gerak Maju Bersatu Kecewa dan Ancam Aksi Massa Jika Sidang Kasus Fidusia Ditunda Lagi

YUTELNEWS.com | Sukabumi- Ketua Umum GMBN Gerak Maju Bersatu, Deni Sopian, menyatakan kekecewaannya yang mendalam atas penundaan sidang kasus pidusia di Pengadilan Negeri Sukabumi. Penundaan yang berulang kali dinilai telah menghambat proses keadilan dan menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat yang peduli hukum. Kamis, (9/10/2025).

“Kami sangat kecewa. Sidang ini selalu ditunda tanpa alasan jelas. Masyarakat butuh kepastian hukum, bukan penundaan terus-menerus,” tegas Deni Sopian.

Lebih lanjut, Deni memperingatkan bahwa jika tidak ada putusan pada sidang yang dijadwalkan tanggal 16 Oktober 2025, GMBN Gerak Maju Bersatu akan menghadirkan lebih banyak anggota dalam aksi lanjutan di depan pengadilan untuk menuntut keadilan.

“Kami akan memastikan suara masyarakat terdengar. Penegakan hukum harus dijalankan tanpa kompromi atau intervensi,” tambahnya.

Deni menekankan bahwa organisasi yang ia pimpin akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menuntut agar pihak pengadilan bekerja secara profesional, transparan, dan konsisten menghormati hak-hak masyarakat pencari keadilan.

“Jika hukum ditegakkan dengan benar, kepercayaan publik akan meningkat. Namun, penundaan yang terus-menerus bisa menimbulkan kecurigaan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” pungkas Deni.

Dengan ancaman aksi lanjutan yang lebih besar, GMBN Gerak Maju Bersatu mendesak agar sidang kasus fidusia segera dijadwalkan kembali dan dijalankan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Karutan Batam Hadiri Kunjungan Reses Komisi XIII DPR RI di Kepri

YUTELNEWS.com | Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam menghadiri kegiatan kunjungan reses Komisi III DPR RI di Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan kontrol dan evaluasi terhadap kinerja mitra kerja Komisi XIII, khususnya di bidang Hukum HAM Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam agenda tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau turut memberikan paparan mengenai kondisi terkini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di wilayah Kepri. Disampaikan bahwa jumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP) terus mengalami peningkatan, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam hal pembinaan maupun pengelolaan kapasitas hunian.

Kepala Rutan Batam menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan sinergi terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan.

Kegiatan kunjungan reses ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Komisi XIII DPR RI dengan jajaran pemasyarakatan, sekaligus menjadi momentum evaluasi dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan dan pembinaan terhadap warga binaan. /Red

Doa Bersama Warnai Peringatan Milangkala ke-14 Kecamatan Saguling

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Dalam rangka memperingati Milangkala ke-14 Tahun Kecamatan Saguling, jajaran pemerintahan kecamatan menggelar kegiatan doa bersama di Masjid Kantor Kecamatan Saguling, Rabu (9/10/2025). Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para ketua RW dan RT, unsur Forkopimcam, para kepala desa, UPTD, serta anggota BPD se-Kecamatan Saguling.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan refleksi atas perjalanan panjang Kecamatan Saguling yang telah berdiri selama 14 tahun. Melalui momentum tersebut, seluruh peserta diajak untuk mengenang berbagai capaian pembangunan serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Camat Saguling, Bambang Wijanarko Ischan, S.STP., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh unsur masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Saguling hadir. Pada milangkala ke-14 ini, kami melakukan doa bersama agar Kecamatan Saguling senantiasa dijauhkan dari segala musibah dan terus mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Bambang.

Ia juga menegaskan bahwa peringatan milangkala bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momen evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan di semua tingkatan.

“Melalui milangkala ini, kami berharap semangat bekerja dan mengabdi bisa terus tumbuh. Insyaallah ke depan, Kecamatan Saguling akan semakin baik dengan berbagai program yang sudah dan akan kami jalankan bersama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bambang menuturkan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah desa, lembaga masyarakat, maupun instansi vertikal, dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang optimal serta pembangunan berkelanjutan di wilayah Saguling.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah, mulai dari bidang sosial, pendidikan, kesehatan, hingga pengembangan ekonomi lokal.

Dengan semangat kebersamaan dan doa yang dipanjatkan, peringatan milangkala ke-14 ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Saguling, sekaligus memperkuat tekad untuk menjadikan Saguling sebagai wilayah yang berdaya, mandiri, dan berkeadilan.

Dien Yoyo

Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Wilayah Hukum Polres Cimahi Dukung Ketahanan Pangan

 

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat– Polres Cimahi menggelar kegiatan Penanaman Serentak Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di Kampung Cimenteng, RT 001 RW 009, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Rabu (8/10/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Bupati KBB, H. Asep Ismail, Danramil 0907/Cikalongwetan, Kapten Inf. Yudi Komara, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian KBB Lukmanul Hakim, S.Sos., M.Si., Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., Camat Cikalongwetan, H. Dadang A Sapardan M.Pd., Kp., dan Kepala Desa Kanangasari Endang Rusmana, S.IP.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan pembukaan penanaman jagung secara simbolis di lahan seluas 5 hektare. Penanaman serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan di daerah.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui penanaman jagung serentak ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun kemandirian pangan dan memanfaatkan lahan produktif,” ujar AKBP Niko.

Kegiatan penanaman serentak ini berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Diharapkan, hasil penanaman jagung tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor di wilayah hukum Polres Cimahi.

Sumber: Polsek Cikalongwetan

Dien Yoyo

Gordon Hassler dan Ujian Keadilan: Ketika Suara Rakyat Menggema di Depan Pengadilan

YUTELNEWS.com | Batam — Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Melawan Kriminalisasi (ARMK) menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (7/10/2025). Mereka membawa spanduk, poster, dan mengibarkan bendera One Peace, simbol perjuangan melawan ketidakadilan dan penindasan terhadap rakyat yaang dikriminalisasi.

Aksi itu digelar sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan kriminalisasi terhadap wartawan senior Gordon Hassler Silalahi, yang kini tengah menjalani persidangan di PN Batam atas dugaan pelanggaran Pasal 378 dan 372 KUHP.

Tokoh masyarakat Batam, Moody Arnold Timisela, memimpin langsung jalannya orasi. Dengan suara bergetar namun tegas, Moody menyampaikan bahwa perjuangan hari itu bukan sekadar membela seorang individu, melainkan membela keadilan rakyat.

“Kami hadir di sini bukan untuk mencampuri urusan hukum, tapi untuk menuntut keadilan yang bersih dari rekayasa. Kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap saudara kami, Gordon,” tegas Moody melalui pengeras suara, disambut sorak dukungan massa.

Moody, yang dikenal sebagai tokoh masyarakat asal Indonesia Timur, juga menegaskan pentingnya integritas para penegak hukum. Ia menyampaikan pesan keras kepada majelis hakim yang memimpin perkara tersebut.

“Yang mulia, jaga integritasmu! Jangan biarkan keadilan dibeli oleh kepentingan. Rakyat menanti keputusan yang benar-benar berpihak pada kebenaran,” serunya lantang.

Suasana makin memanas ketika aktivis 98, Paul Lin, tiba-tiba hadir di tengah kerumunan.

Kedatangannya sontak disambut sorak riuh dan tepuk tangan para pendukung Gordon yang sejak pagi memenuhi halaman pengadilan.

Dengan gaya khasnya yang berapi-api, Paul Lin langsung memegang pengeras suara dan memimpin orasi spontan.

“Bebaskan Gordon! Hakim harus tegakkan keadilan, jangan berpihak pada kekuasaan!” pekiknya.

Aksi Paul Lin sempat menarik perhatian publik dan aparat keamanan. Ia bahkan nyaris menerobos masuk ke ruang utama PN Batam, namun langkahnya dihalangi oleh rekan-rekan aktivis untuk menjaga ketertiban.

Dalam wawancara singkat usai aksi, Paul Lin menegaskan bahwa kasus Gordon bukan sekadar perkara individu, melainkan cerminan kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum di Indonesia.

“Ini bukan hanya tentang Gordon, tapi tentang kita semua. Bila kriminalisasi terhadap rakyat dibiarkan, maka rakyat akan kehilangan harapan pada keadilan,” ujarnya dengan nada tegas.Kasus yang menjerat Gordon Hassler Silalahi kini menjadi perhatian publik luas. Jurnalis yang dikenal kritis dan vokal terhadap dugaan penyimpangan di Batam itu didakwa melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan.
Namun, di mata para pendukungnya, Gordon adalah simbol perjuangan rakyat yang tengah menghadapi tekanan dari sistem hukum yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil.

Nada Perlawanan yang Tak Padam

Aksi ARMK di PN Batam hari itu mungkin hanya berlangsung beberapa jam, namun gema suaranya menandai sesuatu yang lebih besar, perlawanan rakyat terhadap dugaan kriminalisasi.

Seperti yang diserukan Moody sebelum aksi berakhir.

“Selama keadilan belum ditegakkan, rakyat tidak akan diam. Kami akan terus berdiri bersama Gordon, bersama kebenaran.”/ Red

Gordon Hassler dan Ujian Keadilan: Ketika Suara Rakyat Menggema di Depan Pengadilan
Screenshot Video Ketua Aksi Solidaritas Moody Arnold Timisela (Ist)

Bupati Pelalawan dan Kapolres Pelalawan Lepas Pawai Helat Pelalawan

Pelalawan – yutelnews.com ||
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pelalawan ke-26 tahun 2025, Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Wakil Bupati H. Husni Tamrin secara resmi melepas Pawai Budaya yang digelar di Taman Kenangan, Pangkalan Kerinci, Rabu (8/10/2025).

Pelepasan peserta ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Zukri disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan Taman Kenangan. Pawai tersebut menjadi salah satu rangkaian utama Helat Kabupaten Pelalawan ke-26 yang setiap tahunnya selalu dinantikan oleh masyarakat.

Turut hadir pada kesempatan itu anggota DPRD Provinsi Riau Sella Pitaloka, S.Ap., M.Si, Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K, Pj. Sekda Pelalawan Tengku Zulfan, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Pawai budaya mengambil rute dari Taman Kenangan menuju Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci. Sepanjang jalan lintas timur tampak dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan berbagai penampilan peserta pawai dengan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Pangkalan Kerinci, kecamatan dan desa se-Kabupaten Pelalawan, organisasi masyarakat, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Para peserta menampilkan busana adat, alat musik tradisional, hasil bumi, hingga miniatur rumah adat dan tari-tarian daerah yang menggambarkan kekayaan budaya nusantara dan potensi alam yang ada di Bumi Amanah ini.

Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat masyarakat yang ikut memeriahkan peringatan hari jadi kabupaten tahun ini.

“Pawai budaya ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi wujud rasa cinta kita terhadap keberagaman dan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Pelalawan. Melalui kegiatan ini, kita tunjukkan semangat persatuan dan kebersamaan untuk membangun Pelalawan yang lebih maju,” ujar Zukri.

Sementara itu, Wakil Bupati Husni Tamrin menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda.

“Anak-anak sekolah yang ikut pawai ini adalah generasi penerus. Mereka harus mengenal dan mencintai budaya sendiri agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Pawai budaya berlangsung meriah dan tertib berkat dukungan personel gabungan dari Polres Pelalawan, Polsek Pangkalan Kerinci, Satpol PP, dan TNI yang mengatur arus lalu lintas di sepanjang rute.

Masyarakat tampak antusias mengabadikan momen-momen menarik menggunakan ponsel mereka. Banyak pula warga yang membawa anak-anak untuk menyaksikan langsung keragaman budaya Indonesia yang ditampilkan di Pelalawan.|| AS

Masyarakat Kepulauan Nias Apresiasi Pemkot Gunungsitoli Tolak Babi Luar Untuk Cegah Penyebaran Virus ASF

GunungsitoliYUTELNEWS.com
Pemerintah Kota Gunungsitoli memberikan perhatian serius terhadap maraknya permasalahan lalu lintas ternak babi di wilayah Kota Gunungsitoli. Pada awal Oktober 2025, tercatat dua kejadian menonjol, yaitu pemasukan ternak babi tanpa dokumen resmi melalui Pelabuhan Kota Gunungsitoli dan penemuan bangkai ternak babi yang dibuang sembarangan di Desa Lasara Sowu, Kecamatan Gunungsitoli Utara.

Kasus pertama terjadi pada Rabu, 1 Oktober 2025, ketika Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskeptan) bersama Petugas Karantina berupaya memeriksa dokumen dua unit truk pengangkut babi. Namun, sopir truk tidak mengindahkan arahan petugas dan bahkan nyaris menabrak petugas sebelum melarikan diri ke Desa Sisarahili Gamo. Pemeriksaan di lokasi pembongkaran juga mendapat penolakan dari pemilik ternak yang bahkan melontarkan ancaman kepada petugas.

Beberapa hari kemudian, Selasa, 6 Oktober 2025, masyarakat melaporkan adanya bangkai babi yang dibuang di bawah jembatan Desa Lasara Sowu. Tim Terpadu segera turun ke lokasi, mengambil sampel, dan melibatkan Balai Veteriner Medan untuk pemeriksaan laboratorium. Selanjutnya, pada Kamis dini hari, 8 Oktober 2025, sebanyak ±25 ekor bangkai babi berhasil dievakuasi dan dikubur secara massal melibatkan Pemko Gunungsitoli, aparat kepolisian, perangkat desa, serta masyarakat.

Menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa langkah pengawasan lalu lintas ternak babi telah lebih dulu diatur melalui kebijakan pusat dan daerah. Dasarnya adalah Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 8492/SE/PK.320/F/08/2025 tanggal 19 Agustus 2025 tentang Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Terhadap Peningkatan Kasus African Swine Fever (ASF) di Wilayah Asia Pasifik. Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Gunungsitoli telah menerbitkan Surat Nomor 500.7.2.5/5518/Diskeptan/2025 tanggal 3 September 2025 tentang Penutupan Sementara Pemasukan Hewan Pembawa Masuk (HPM) yaitu Ternak Babi. Surat tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi dan mengamankan Kota Gunungsitoli dari ancaman penyakit ASF yang hingga kini masih menjadi wabah di kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, Pemerintah Kota Gunungsitoli juga telah menyurati Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Sibolga, PT. ASDP Cabang Sibolga, serta PT. Wira Jaya Lines (WJL) agar mendukung langkah kebijakan dengan tidak mengangkut truk pengangkut ternak babi yang tidak memiliki Sertifikat Kesehatan Hewan yang diterbitkan oleh Badan Karantina Indonesia melalui Satuan Pelayanan Karantina Pelabuhan Laut Sibolga.

Pemko Gunungsitoli mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak memasukkan ternak tanpa dokumen dan tidak membuang bangkai sembarangan. Wali Kota juga menugaskan Diskeptan untuk mensosialisasikan sanksi atas ternak ilegal. Pemko berkomitmen memperketat pengawasan dan bekerja sama dengan aparat terkait demi menjaga kesehatan hewan, masyarakat, dan lingkungan.

(EMEN)

Empati Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kunjungan Kerja Di Kepulauan Nias.

Gunungsitoli, Yutelnews.com ||
Bertempat di Pendopo Bupati Nias dilaksanakan Penyambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Bapak DR. HARLI SIREGAR, SH.,M.HUM) & Ibu Ketua IAD Wilayah Sumut (Ny. Tiurmaida Harli Siregar) bersama rombongan oleh FORKADA di wilayah Kepulauan Nias,Selasa 07/10/2025

Arahan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Bapak DR. HARLI SIREGAR, SH.,M.HUM) menyampaikan bahwa kehadiran saya di Kepulauan Nias ini bukan semata-mata menjalankan tugas kedinasan saja melainkan untuk lebih dekat dengan masyarakat dengan mendengar aspirasi dari masyarakat. Pentingnya tanah di Kepulauan Nias ini untuk terus dikembangkan dan diberdayakan dengan baik, karena Kepulauan Nias memiliki daya tarik yang sangat luar biasa. Melalui wadah FORKADA dapat menjadi tempat bekerjasama saling menopang, saling menguatkan dalam kehidupan Pemerintahan agar terus bersinergi dan berkolaborasi. Kejaksaan Negeri Sumatera Utara memiliki peran strategis dalam mendukung asta cita Presiden Republik Indonesia salah satu fokus terpenting adalah terwujudnya ketahanan pangan, energy, ekonomi hijau dan ekonomi biru. Untuk itu Kejaksaan siap mendukung penuh melalui pengawasan peran pembangunan strategis, pendampingan hukum dan tata kelola pemerintahan, tugas kami bukan hanya menindak tetapi mencegah dan kami berkomitmen untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah agar dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Kejaksaan akan terus melaksanakan pemberantasan korupsi dengan berbagai langkah demi memulihkan kerugian negara, pentingnya juga penerapan yang humanis dan adil yang dapat diterima oleh setiap elemen masyarakat demi penegakan hukum yang bermartabat bukan penegakan hukum yang menakutkan. Untuk itu kami akan terus bekerja dan setelah ini kami akan ke Kabupaten Nias Utara akan ada panen bersama, kunjungan kerja ini sebagai momentum untuk mempererat koordinasi, sinergi, serta membangun komunikasi yang lebih intensif antar kejaksaan dengan segenap pemangku kepentingan di Kepulauan ini dan mari kita jadikan ini menjadi tolak untuk membangun tata kelola untuk pemerintahan yang baik serta penegakan hukum yang berkeadilan.

Turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten/Kota Se-Kepulauan Nias, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten/Kota Se-Kepulauan Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, Kapolres Nias, Mewakili Dandim Brimob, Mewakili Danlanal Nias, mewakili Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli beserta jajaran, Kajari Gunungsitoli beserta Ibu, Kepala OPD Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, Instansi Vertikal BUMN dan BUMD, Tokoh Agama, Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama beserta Undangan Lainnya.

(Kharisman Gea)

Enam Mobil Polres Kuansing Dirusak dan Satu Wartawan Terluka Saat Razia PETI Ilegal di Kuansing, Ketua LSM PKA-PPD RIAU Taufik Angkat Bicara

Pekanbaru – yutelnews.com ||
Aksi berani jajaran Polres Kuansing menertibkan praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti, pada Selasa (07/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, berakhir ricuh mencekam. Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Raden Ricky Pratidiningrat dan didampingi awak media, justru menjadi sasaran serangan brutal dan anarkis dari sekelompok preman PETI.

Dalam insiden yang menunjukkan betapa bahayanya liputan di ‘sarang’ tambang ilegal, seorang wartawan lokal Kuansing, Ayub Kelana, menjadi korban pengeroyokan keji. Ayub, yang bertugas mendokumentasikan penertiban, harus dilarikan ke puskesmas karena wajahnya babak belur dihantam bogem mentah.

Ayub Kelana kepada Awak media menuturkan momen mengerikan ketika dirinya diserang. Meskipun berada dalam rombongan kepolisian yang seharusnya menjamin keamanan, ia justru diincar.
“Saat penertiban PETI itu, saya lagi liputan yang dipimpin Pak Kapolres Kuansing. Tiba-tiba ada salah satu oknum preman yang saya kenal, memprovokasi dan menghasut oknum preman lainnya untuk menyerang saya,” tutur Ayub.

Penyerangan tersebut menunjukkan betapa beraninya para pelaku kriminal yang diduga kuat membekingi aktivitas ilegal ini. Mereka tak gentar menyerang wartawan yang menjalankan tugas mulia pers.

Aksi brutal sekelompok preman di Desa Pulau Bayur ini tidak hanya melukai jurnalis, tetapi juga menargetkan lambang negara. Menurut Ayub, para pelaku merusak mobil dinas Kapolres Kuansing serta sejumlah mobil operasional Polres lainnya LSM PKA-PPD RIAU

Kerusakan pada kendaraan dinas kepolisian ini menjadi bukti nyata tingkat anarkisme dan perlawanan keras dari sindikat tambang ilegal terhadap upaya penegakan hukum. Ini adalah tantangan terbuka terhadap otoritas negara di wilayah tersebut.
“Kita berharap aparat kepolisian untuk mengusut tuntas cara-cara premanisme ini. Ini sudah anarkis dan tidak boleh dibiarkan. Nanti saya juga akan membuat laporan resmi di kepolisian,” tegas Ayub, menyuarakan tuntutan agar kebebasan pers dan martabat penegak hukum dihormati.

Insiden ini menjadi lonceng peringatan keras akan besarnya kekuatan dan keberanian para pelaku PETI di Kuansing, serta mempertanyakan seberapa aman wartawan dan aparat dalam menjalankan tugas di zona merah tambang ilegal. 07/10/2025.

Taufik Hidayat, Ketua divisi investigasi dan observasi LSM PEMANTAU KINERJA APARATUR PEMERITAH PUSAT DAN DAERAH (LSM PKA-PPD RIAU) minta kepada bapak Kapolri Lisryo Sigit Prabowo agar benar-benar dan seriusnya untuk menghentikan kegiatan ilegal di riua.

Ketua LSM PKA – PPD Riau Taufik Hidayat mengatakan.

“Kasihan ucapan kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo Di publik Karena di provinsi Riau ini masih berjalan nya ilegal salah satunya yg terjadi di kabupaten Kuansing provinsi Riau, Mobil Kapolres saja di hancurkan dan mobil dinas polri di hancurkan”. Ucap Taufik.

Kemudian Taufik menambahkan, Seperti lebih kuat nya Mafia ilegal dari pada penegak hukum di Riau ini , alangkah sedih nya kita melihat mobil Kapolres dan mobil dinas polri di rusak oleh pemain ilegal.Ucap Taufik Prihatin.

“Kami berharap hentikan semuanya atas nama kegiatan ilegal di Riau , dan kami yakin kapolri jenderal pol Listyo Sigit Prabowo orang yg komite dalam menyampaikan kepublik , bawa ilegal dan ilegal logging perjudian mesin harus hentikan, teryata ucapan Kapolri Listyo Sigit Prabowo belum dilakukan dengan maksimal masih bayak nya ilegal dan ilegal logging perjudian di Riau ini kapolri Jendral pol Listyo Sigit Prabowo ” Ucap Taufik Tegas.|| AS

Enam Mobil Rusak dan Satu Motor Dibakar Saat Penertiban PETI di Cerenti, Kapolres Kuansing: Kami Tetap Tegas Tindak Penambang Ilegal

YUTELNEWS.com | Kuantan Singingi – Suasana mencekam mewarnai jalannya penertiban aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sedikitnya enam unit mobil mengalami kerusakan dan satu unit sepeda motor dibakar oleh sekelompok warga yang diduga kuat dipengaruhi para pelaku PETI.

Dalam insiden tersebut, mobil dinas Kapolres Kuantan Singingi AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., ikut menjadi sasaran amukan massa. Selain itu, mobil Kabag Ops Kompol Teguh Wiyono, mobil Sat Lantas Polres Kuansing, satu bus Polres Kuansing, dan satu unit sepeda motor turut dibakar oleh kelompok yang menolak penertiban.

Petugas yang tengah berjaga di sekitar lokasi segera mengamankan diri ke Mapolsek Cerenti untuk menghindari korban jiwa. Beruntung, mobil dinas Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, A.K., M.M., yang turut berada di lokasi berhasil diselamatkan dari amukan warga.

Sebelum kejadian, rombongan Bupati, Kapolres, dan tim gabungan telah memarkir kendaraan mereka di Pasar Cerenti sebelum menyusuri Sungai Kuantan menuju Desa Pulau Bayur untuk melakukan penertiban serta pemusnahan puluhan rakit PETI. Saat perusakan terjadi, rombongan sedang berada di sungai memimpin langsung proses pemusnahan alat tambang ilegal tersebut.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan penertiban dilakukan karena aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Cerenti, khususnya di Desa Pulau Bayur, masih terus berlangsung dan telah meresahkan masyarakat serta merusak lingkungan.

“Penertiban ini kami lakukan karena aktivitas PETI masih marak di sepanjang aliran Sungai Kuantan, meskipun sudah sering diingatkan. Banyak warga yang justru mendukung kegiatan penertiban ini karena dampaknya sudah sangat merusak lingkungan,” ujar AKBP R. Ricky Pratidiningrat.

Namun, Kapolres menambahkan, terdapat sebagian pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak penertiban dan menimbulkan kericuhan.

“Para pemilik PETI ini mencoba menghasut warga agar menentang petugas. Akibatnya terjadi aksi anarkis yang merusak kendaraan milik petugas dan pemerintah,” jelasnya.

AKBP R. Ricky menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mundur dalam menindak aktivitas penambangan emas ilegal di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi. Menurutnya, kegiatan tersebut selain melanggar hukum juga berdampak buruk terhadap ekosistem dan kualitas air sungai.

“Kami tetap berkomitmen untuk menertibkan seluruh aktivitas PETI di Kuansing. Penegakan hukum akan terus dilakukan meski mendapat perlawanan. Ini juga bentuk komitmen Polri untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat,” tegas Kapolres.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, yang turut hadir langsung di lapangan membantu proses penertiban.

“Bupati Kuansing bahkan turun langsung ke lapangan untuk membantu membongkar rakit-rakit PETI sebelum dimusnahkan. Hal ini menunjukkan sinergitas yang kuat antara Pemda dan Polri dalam memberantas penambangan ilegal,” ujar AKBP R. Ricky.

Kapolres memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Setelah kejadian, situasi berangsur kondusif berkat kesigapan aparat gabungan dalam melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan saat ini situasi sudah berangsur kondusif. Kami tetap siaga untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas AKBP R. Ricky Pratidiningrat.

Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi.

 

AS

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.