Yayasan Syarif Hidayatullah Setujui Penggunaan Lahan Untuk SD Negeri Cibunar 1, Disdik Kabupaten Sukabumi Targetkan Penambahan Kelas

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Krisis ruang kelas yang berlangsung lama di SD Negeri Cibunar 1 di Kp. Cibunar RT.10/RW.03, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, sehingga masih menggunakan sebagian lahan milik Yayasan Syarif Hidayatullah, sempat ramai menjadi sorotan media.

Perlu diketahui, berdasarkan dari data pokok pendidikan Ditjen PAUD Dikdasmen, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, SD Negeri Cibunar 1 mempunyai izin Pendirian Sekolah dengan SK/SD/1960 serta memiliki SK Izin Operasional SK/SD/1960.

Ketika dimintai keterangannya, menanggapi hal tersebut Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M., menjelaskan bahwa dirinya baru beberapa bulan bertugas disini, akan tetapi saya telah mengutus Kasi Sarpras untuk berkomunikasi dengan pihak Yayasan dan SD Negeri Cibunar 1. Selasa 03/09/2024.

“Saya sudah mengambil langkah dengan mengutus Kasi Sarpras untuk berkomunikasi dengan pihak Yayasan dan sekolah. Kami tidak memungkiri bahwa memang benar SD Negeri Cibunar 1 memakai sebagian lahan Yayasan,” jelas Kadisdik kabupaten Sukabumi.

Kepala Seksi Sarana Prasarana (Kasi Sarpras) Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Deni Hermawan, S.H., menambahkan bahwa dirinya telah datang untuk berkomunikasi dengan pihak yayasan. Ia mengakui bahwa memang benar ada sebagian gedung yang sudah bertahun-tahun digunakan untuk fasilitas pendidikan SDN Cibunar 1.

“Komunikasi terakhir kami dengan pihak yayasan menunjukkan bahwa mereka intinya tidak keberatan, selama proses belajar mengajar dapat menyesuaikan dengan jadwal yang ada,” ungkap Deni saat berbincang dengan tim awak media.

Selain itu, Deni Hermawan.SH menyampaikan bahwa SD Negeri Cibunar 1 saat ini baru memiliki gedung dengan kapasitas 4 kelas, yang dinilai sangat minim. Oleh karena itu, pihaknya harus segera mengambil langkah untuk menambah ruang bertingkat, mengingat keterbatasan lahan sekolah yang ada.

“Saat ini, kami memiliki dua target. Pertama, menambah ruang bertingkat ke atas karena melihat lahan yang kurang maksimal luasnya, dan kedua, segera mendapatkan penyediaan lahan dari pemerintah daerah,” Jelas Kasi Sarpras SD Disdik Kabupaten Sukabumi.

Adapun mengenai persyaratan kriteria status akreditasi sekolah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Khusyairin.S.PD menerangkan_Untuk status akreditasi sekolah,Sepenuhnya itu ditangani oleh Badan Akreditasi Nasional, Jadi mengenai lahan yang dipergunakan oleh sekolah tersebut, Boleh tanah pinjam pakai,Guna pakai,Wakaf,Hibah atau tanah hak milik sekolah tersebut, Jadi tidak mengikat harus berdiri diatas lahan sendiri, Namun memang lebih baiknya bila sekolah tersebut berdiri dilahan sekolah, Dan untuk masalah lahan tersebut bukan ranah kami di Dinas Pendidikan, Tapi membangun sekolahnya bila memang sudah ada lahannya,Tutur Sekdis Pendidikan Khusyairin.S.PD.

Reporter : mirna

Presiden Mahasiswa Politani Minta KPUD Umumkan Riwayat Hidup Bapaslon Bupati/Wakil yang Didalamnya Berisi Riwayat Pendidikan

YUTELNEWS.com – kabupaten 50 kota Presiden Mahasiswa Politani, Dimas meminta Penyelengara Pemilukada Limapuluh Kota 2024 dalam hal ini KPUD 50 Kota mengumumkan secara terbuka Riwayat Hidup yang didalammya termuat Riwayat Pendidikan masing-masing Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkontestasi.

“Keterbukaan Informasi Publik Masing-masing Bapaslon beralur kepada PKPU No.8 tahun 2024” ungkap Dimas.

Sebagai Syarat Pencalonan Masing-masing Bapaslon harus memenuhi Syarat Pencalonan dengan melampirkan Riwayat hidup yang didalamnya tertulis Riwayat Pendidikan dengan melampirkan Ijazah SD, SMP dan SLTA (Sederajat) yang benar-benar didapat secara resmi dari Lembaga Pendidikan yang menerbitkannnya.

KPUD harus benar-benar teliti dalam memverifikasi Syarat Pencalonan Masing-masing Bapaslon dengan tujuan menghindari Polemik ditengah-tengah masyarakat dan diharapkan setiap Bapaslon yang mendaftar benar-benar layak untuk dipilih oleh masyarakat Kabupaten 50 Kota alias Bukan Calon yang “palsu”” tukuknya.

Statemen Presiden Mahasiswa Politani tersebut disampaikannya saat mengikuti Diskusi bersama KPU Sumbar yang bekerja sama dengan Forum Seni Budaya (FSB) Paliko pada Kamis malam di Caffee Coffee City, Kota Payakumbuh.

Acara yang mengangkat topik “Kupas Tuntas Persyaratan Bakal Calon Kepala Daerah” ini telah menyajikan diskusi mendalam tentang PKPU RI Nomor 8 Tahun 2024 dan berbagai dinamika hukum serta politik yang berkembang.

Diskusi ini dihadiri berbagai narasumber kompeten seperti Komisioner KPU Sumbar, Jons Manedi, serta para akademisi seperti Fauzi Iswari dan Budi Febriandi.

Dimas juga meminta,”Kami berharap KPU dan lembaga terkait lainnya dapat lebih memperketat persyaratan administratif calon kepala daerah untuk memastikan integritas dan kualitas demokrasi. Revisi dan penyesuaian yang dilakukan harus benar-benar mematuhi prinsip konstitusi dan hukum yang berlaku agar proses Pilkada mendatang dapat berlangsung adil dan transparan.”

Dalam diskusi mereka bersepakat agar semua pihak dapat bekerja sama untuk mengawal dan memastikan Pilkada serentak 2024 berjalan dengan lancar, sesuai dengan prinsip demokrasi yang sehat dan berkeadilan.

( MAHWEL )

Sekolah MAN 2 Genteng Kecamatan Genteng Kab, Banyuwangi Masih Menjual Buku LKS, Ada Apa ?

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Sebenarnya sudah ada aturannya dimana sekolah dilarang melakukan penjualan buku pelajaran atau seragam. Sebagaimana hal ini disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor: 17 tahun 2010 pasal 181 yang berbunyi: “Pendidik dan tenaga kependidikan baik perseorangan maupun.

kolektif dilarang: poin a) menjual buku pelajaran, bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam disatuan pendidikan”. Tetapi aturan tersebut sering kali tidak dihiraukan, terbukti fakta dilapangan masih banyak sekolah sekolah terang terangan berani menabrak aturan tersebut.
Yaitu dengan melakukan penjualan buku pelajaran kepada siswa. Salah satunya ditemukan disekolah Madrasah Aliyah Negeri 2; (MAN) Genteng kecamatan Genteng kabupaten Banyuwangi.

Hal itu diketahui saat seorang siswanya yang sudah lulus masih memiliki tunggakan pembayaran LKS dan SPP sehingga menyebabkan pengambilan ijazah tertunda. Namun demikian ijazah tetap diberikan oleh sekolah pada hari Jumat, 16 Agustus
2024.

Dan pihak Siswa yang bernama Pramudya menyadari selama ini tidak mengambil ijazah karena merasa masih punya tunggakan uang SPP dan LKS. Jadi bukan karena tidak boleh diambil. “Disekolah kami Kalau siswa ada masalah tunggakan bisa dimusyawarahkan, ijazah tetap bisa diambil, tetapi karena siswa kami bernama Pramudya belum pernah mengambil maka ijazah masih ada disekolah.

“Kata Guru yang bagian pengambilan ijazah. Media YutelNews.com mengkonfirmasi tapi perlu disclaimer dulu bahwa konfirmasi ini bukan persoalan terkait penahanan ijazah tetapi masalah biaya tanggungan SPP dan LKS.

Kenapa disekolah MAN 2 Genteng Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi yang notabene sekolah Negeri masih menjual LKS, Haryono salah seorang guru menyatakan.

“Begini pak, pembelian LKS itu sifatnya sukarela atau tidak wajib, boleh beli diluar boleh beli didalam sekolah”.Tetapi yang tidak bisa dielakkan faktanya buku-buku LKS ini menambah beban berat bagi orang tua siswa sehingga menyebabkan biaya pendidikan menjadi mahal. Siswa terpaksa harus beli, karena kalau tidak beli takut ketinggalan pelajaran dari gurunya sebab materi yang diajarkan diambil dari LKS.

Hal tersebut mengundang tanggapan dari aktifis Banyuwangi. Menanggapi hal ini BCW (Banyuwangi Corruption Watch) yang digawangi oleh Masruri sebagai ketuanya menyatakan” Seharusnya tidak ada penjualan buku pelajaran apapun namanya termasuk LKS disekolah, karena aturannya sudah jelas penjualan buku maupun seragam disekolah dilarang, dan kalau itu dilakukan mau tidak mau menyebabkan sekolah berorientasi kearah bisnis”.Lantas bagaimana kalau pihak sekolah beralasan bahwa yang mana penjualan itu tidak ada paksaan bagi siswa, “Sulit rasanya untuk dipahami kalau itu dikatakan bukan paksaan, sebab apa mungkin kalau materi pelajaran diambil dari LKS siswa tidak beli buku LKS? Jawabnya tidak mungkin itu. “imbuh Masruri.

Maka sudah saatnya berbisnis disekolah dihentikan. Jika hal ini diteruskan tanpa ada teguran dari pihak atasan maka biaya sekolah semakin mahal dan akhirnya dikhawatirkan efeknya
nanti banyak anak yang putus sekolah lantaran orang tuanya tidak sanggup lagi membiayai sekolah anaknya Bukankah kewajiban lembaga-lembaga pendidikan terutama sekolah Negeri adalah mensukseskan program pemerintah wajib belajar

(Tim Red)

Mengusung Tema Perang, Siswa SDN 53 (Kenzie) Toreh Prestasi di Scratch Coding Ruang Guru

Kota PayakumbuhYutelnews.com — Scratch adalah bahasa pemrograman berbasis visual yang interaktif dan menyenangkan. Dengan ini, anak-anak dapat membuat animasi, permainan, cerita, musik, dan karya kreatif lainnya. Mereka dapat membuat program (yang disebut proyek) dengan menyusun balok-balok perintah (blocks) secara visual.

Scratch didesain untuk menjadi asyik, edukatif, dan mudah untuk dipelajari. Scratch bisa digunakan untuk membuat cerita interaktif, permainan, seni (art), simulator, dan masih banyak lagi. Scratch bahkan mempunyai editor menggambar dan editor suara sendiri.

1 Agustus dua siswa SDN 53 Payakumbuh berhasil masuk 15 besar, setelah menyisihkan 1066 peserta Jika digabung mulai dari Siswa SD dan SMP.

2 Siswa tersebut atas Nama : Kenzee Aditya Wieryo dan Kenzie Alvaro.

Kenzee Aditya Wieryo (Kelas V) mengusung tema Menghindari Nuklir Japanese.

Sedangkan Kenzie Alvaro membuat Judul Perang gerilya.

Guru pendamping mereka Nindia Oktaviani, S. Pd mengatakan,
“Mereka ikut coding selama 3 buan secara online, awalnya 11 orang. Semuanya Kami banru mengirimkan proyeknya, langsung ke Tim Ruang Guru Jakarta, Akhirnya kita lolos 2 orang (Kenzee dan Kenzie)” ungkap Nindia Sang Guru pendamping.

Namun Ke 11 murid tersebut tetap mendapat sertifikat, Sementara Kenzee dan Kenzie selain Sertifikat mereka juga mendapatkan Bingkisan dari Ruang Guru.

Ucapan Terima Kasih datang dari berbagai pihak, khususnya Kadis Pendidikan, Dt.Dasril,
” SDN 53 Keren, tetap berjuang pertahankan!
Memberikan Pemahaman siswa tentang sains sejak dini tentu kita berharap akan mampu menyiapkan Generasi Hebat menuju Indonesia Emas 2045″ tutup Dt.Dasril.

( MAHWEL )

Akhir Nya Kasus Pengadaan Baju Seragam di Mulai Terang Menerang Kabupaten 50 Kota Punya Cerita 

Yutelnews.com —Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Slamet Hariyanto, S.H, M.H, melalui Kasi Intelijen Gugi Dolansyah, S.H didampingi Kasi Pidsus Abu Abdurahman, S.H menetapkan 3 orang Tersangka dalam Pengadaan Seragam Siswa SD dan SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten 50 Kota, Rabu 07/08/2024 sekira Pukul 21’40 Wib.

 

Pengumuman Penetapan Tersangka Pengadaan Seragam tersebut dilakukan di Gedung Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Payakumbuh Barat.

 

Dalam Keterangannya Kasi Intelijen Menyampaikan,

“Kami memanggil 3 orang hari ini (07/08/2024) sebagai Saksi, Lalu kami lakukan Pemeriksaan kepada mereka sejak pukul 09’00 Wib, Selanjutnya sekira Pukul 21’00 Wib (Malam) Naikan Statusnya menjadi Tersangka dan Kami Lakukan Penahanan,” Urai Kajari Payakumbuh melalui Kasi Intelijen, Gugi Dolansyah, S.H dalam Press Releasenya.

 

Selanjutnya, Gugi Menukuk

“Berdasarkan Surat Penahanan Nomor Sprint : 1215/L.3/12/SD.1/08/2024, Kami Melakukan Penahanan terhadap Inisial MR, YA dan YP” tukuk Gugi.

 

YP merupakan Direktur dari CV. Mus, sementara MR adalah Kuasa Direktur CV.Mus dan YA merupakan Direktur CV. SPM.

 

Tersangka YP dan MR langsung ditahan selama 20 hari Kedepan, pengecualian untuk Tersangka YA untuk sementara dikenakan Tahanan Kota karena sedang hamil besar.

 

CV.Mus Merupakan Rekanan untuk Pengadaan Seragam SD senilai Rp3.726.800.000 (Tiga Milyar Tujuh Ratus Dua Puluh Enam Delapan Ratus Ribu Rupiah).

 

CV. SPM Merupakan Rekanan untuk Pengadaan Seragam SMP senilai Rp4.624.900.000 (Empat Milyar Enam Ratus Dua Puluh Empat Delapan Ratus Ribu Rupiah).

 

Bahwa Metode Pemilihan Penyedia barang yang digunakan adalah E-Purchasing.

 

CV.Mus/CV.SPM Menandatangani Surat Pesanan dan Kemudian mengalihkan pekerjaan yang dimaksud kepada Perusahaan lain Yaitu :

1. CV. YI di Pungawan Surakarta untuk Kemeja Lengan Panjang SD/SMP, Celana Panjang/Rok SD/SMP, dasi SD/SMP dan Jilbab Segi empat (untuk perempuan) SD/SMP.

2. CV. GM (Suj) di Cimahi Untuk Barang berupa Sepatu Sekolah SD/SMP dan Tas Sekolah SD/SMP.

 

Bahwa terdapat Potensi Kerugian Keuangan Negara dalam Pengadaan Perlengkapan Siswa melalui Metode E-Purchasing melalui E-Catalogue tersebut. Terdapat dugaan kemahalan dalam pelaksanaan kemahalan Harga, kompetisi penyedia yang minim, serta pengalihan pekerjaan ke pihak lain.

 

Disamping itu terdapat potensi negara membayar hasil pekerjaan yang diserah terimakan lebih tinggi dari harga yang seharusnya dibayar (bukan harga terbaik).

 

Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh BPKP adalah Rp1,144,161,196 (Satu Milyar Seratus Empat Puluh Empat Juta Seratus Enam Puluh Satu Ribu Seratus Sembilan Puluh Enam Rupiah).

 

Pihak Kejari Payakumbuh juga menyampaikan,” bahwa Tersangka tidak akan berhenti pada Rekanan saja, akan terus dilakukan pengembangan ke Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 50 kota.

 

Bahkan tidak menutup kemungkinan akan menyasar tokoh-tokoh politik yang diduga memainkan peran yang sangat signifikan dalam mengatur Kemenangan CV. Mus dan CV. SPM sebagai Rekanan Penyedia Pengadaan Seragam tersebut.

 

Layak ditunggu “Keberanian” Kejari Payakumbuh membongkar tuntas dugaan korupsi pengadaan seragam SD/SMP pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan 50 Kota hingga ke akar-akarnya.

 

( Satria Kirana)

Miris!! SDN Lawang Setra Nyaris Ambruk, Pihak Sekolah Minta Pemerintah Supaya Cepat Bertindak

SukabumiYutelnews.com —Miris Bangunan Sekolah SD Negeri Lawang Setra di Kecamatan simpenan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat rusak parah, kondisinya sangat memprihatikan ancam keselamatan siswa saat kegiatan belajar.

 

Dari pantauan,” awak media di lapangan nampak terlihat kontruksi bangunan sekolah sudah lapuk dimakan usia, pintu ruang salah satu kelas sudah tidak berada pada posisinya lagi, dan dindingnya juga sudah terkelupas yang menampakan ukiran bata merah dan berjamur terlihat jelas.

 

Belum lagi rangka atap yang selalu bocor ketika hujan tiba dan terlihat nyaris Ambruk suasana inilah, yang membuat kuatir para guru dan orang tua siswa disana.

 

“Kondisi sekolah ini sangat memprihatikan, “kami minta pemerintah daerah segera melakukan perbaikan karna kuatir dapat menyebabkan bencana bagi para siswa,” ungkap salah satu wali murid selasa 06/08/2024 kepada awak media.

 

Salah satu guru SD Negeri Lawang Setra Gesta Hadi Sukamana menyebutkan,” kondisi seperti ini telah terjadi beberapa tahun terakhir, namun belum mendapatkan bantuan untuk renovasi.

 

“Sudah lama kondisi sekolah seperti ini namun belum mendapatkan bantuan untuk renovasi,” ungkapnya.

 

Lanjutnya, “sebagai seorang guru ia merasa sangat khawatir akan keselamatan dan kenyamanan para siswa dalam menuntut ilmu di sekolah ini, apalagi di tengah kondisi cuaca di musim hujan tiba menambah kekuatiran kami sebagai pendidik.

 

“Kami sangat khawatir sekali akan keamanan dan keselamatan anak didik kami, apalagi di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, bahkan sedikit ekstrim di musim hujan tiba,” ujarnya.

 

Apabila hujan cukup deras, air hujan akan masuk ke ruang kelas yang kemudian jadi banjir. Tapi yang lebih kami takutkan lagi adalah bila angin kencang kami khawatir atapnya akan ambruk, apalagi saat ini penopangnya hanya menggunakan beberapa batang bambu saja,” jelasnya.

 

“Dengan demikian, “saya harap adanya perhatian dari pemerintah untuk segera merenovasi sekolah ini,” harapnya.

 

(Reporter: mirna)

Kepala Kacapdin Banyuwangi Perwakilan Jatim, Jaenuri di Demo LDKS PIJAR di Tuntut Keluar Dari Bumi Blambangan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Lembaga Diskusi Kajian Sosial Pilar Jaringan Aspirasi Rakyat (LDKS PIJAR) dalam aksi demo Hari ini di depan kantor DPRD Kabupaten Banyuwangi menindaklanjuti permasalahan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang terkesan arogansi kepada Pemerintah Daerah (PEMDA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi. Senin (05/08/2024)

Bondan Madani selaku ketua umum LDKS PIJAR membenarkan bahwa dalam aksinya menuntut kepada Bupati dan DPRD kabupaten Banyuwangi untuk segera membuat surat rekomendasi kepada Kepala Dinas pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk mencopot kepala cabang dinas pendidikan provinsi Jawa Timur “JAENURI” dari jabatannya dan keluar dari bumi Blambangan.

Masih menurut Bondan, aksi ini tidak akan berhenti jika sampai akhir bulan Jaenuri masih tetap berada di wilayah kabupaten Banyuwangi.

“LDKS PIJAR akan Lakukan aksi demo dengan masa lebih besar lagi yang akan di laksanakan di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.” Ucapnya.

Koordinator Aksi Jhon Al Ma’Arif menambahkan saat keluar dari dari ruang rapat DPRD Kabupaten Banyuwangi, Pak Michael dan Pak Ahli Mahrus Selaku Pimpinan DPRD menerima tuntutan untuk segera membuat surat rekomendasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk menarik Jaenuri dari Banyuwangi.

“Tadi saat di dalam ruangan melalui telepon seluler kepala dinas pendidikan provinsi Jawa Timur sempat di hubungi oleh Pak Michael. Tetapi tidak mau mengangkatnya, namun pihaknya bakan melaporkan aksi ini kepada ketua DPD Partai Demokrat yang merupakan eks Wagub. “Ujarnya.

“LDKS PIJAR akan selalu mengawal permasalahan pendidikan di Banyuwangi, bahkan siap menjadi garda terdepan jika pendidikan di Kabupaten Banyuwangi terus mengalami kegaduhan. Kami pun siap untuk menggelar aksi di provinsi jika rekomendasi dari DPRD tidak digubris.” Pungkasnya.

(Slamet/imam)

Lembaga BCW Angkat Bicara : “Sepakat Kacabdin Kab, Banyuwangi di Pindah”

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Tak henti-hentinya persoalan dunia pendidikan  terus disikapi oleh para aktifis Banyuwangi. Terutama terkait pelaksanaan PPDB yang tengah berlangsung yang diwarnai dengan dugaan monopoli bisnis seragam sekolah di lembaga-lembaga pendidikan milik pemerintah.

Hal itu terjadi secara masif  terutama di tingkat SLTA Negeri yang kewenangannya ada di pemerintah provinsi Jawa Timur dan  otoritas kebijakannya  ada pada Kepala Cabang Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi. Kalau dulu seragam dibebaskan bagi orang tua beli di pasar sekarang tidak bisa lagi, sebab yang menjual seragam pihak sekolah sendiri dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar. Oleh karena itu wajar  orang tua murid menjerit karena biaya seragam yang sangat memberatkan itu.

Sedangkan pihak sekolah tidak mau tahu, kalau tidak mau bayar seragam yang  harganya berkisar antara Rp. 2.750.000 sampai Rp. 3000.000, ya otomatis tidak  dapat seragam sekolah. Sehingga  inilah yang mengundang penyikapan dari kalangan aktifis Banyuwangi karena banyaknya pengaduan msyarakat.

Hingga sampai  akhirnya membawa persoalan tersebut ke meja  hearing DPRD Banyuwangi karena saking gregetnya atas fenomena dunia pendidikan berubah jadi ajang bisnis. Sayangnya Hearing yang diajukan dua lembaga swadaya Masyarakat  yaitu dari Pemerhati Pendidikan Anak Bangsa (PPAB) dan Sekretariat Bersama Rakyat Blambangan Bersatu (SBRBB) justru tidak dianggap oleh Kepala Cabang Dinas Ahmad Jaenuri.

Dengan bukti dimana  yang bersangkutan  tidak menghadiri undangan penting  hearing DPRD Banyuwangi tersebut Padahal hearing sangat penting bagi rakyat Banyuwangi atas adanya penerapan kebijakan yang tidak adil dan memberatkan. Gak tahu lagi kalau itu semua dianggap  cuma main-main. Tentu ini hal yang tidak patut. Sebab itu sama dengan  meremehkan pihak pemerintah Daerah Banyuwangi beserta komisi IV yang memimpin hearing.

Sehingga tak pelak hal tersebut juga mengundang tanggapan aktifis Muda Banyuwangi bernama Bondan Madani yang merupakan ketua umum Lembaga Diskusi Kajian Sosial ( LDKS) Pijar juga sering di juluki si raja Demo. Menurut Bondan si raja Demo dimana dia salah satu aktifis yang mengikuti hearing menyatakan bahwa  Ahmad Jaenuri sudah termasuk meremehkan   DPRD dan juga dari Sekda Juga meremehkan orang Banyuwangi.

Untuk itu Bondan akan berkirim surat ke DPRD agar memberikan rekomendasi  untuk Jaenuri pindah dari Kacabdin Banyuwangi. Pejabat yang bergaya  arogan dan mengabaikan kepentingan orang banyak sudah bukan jamannya lagi.

Tidak hanya itu  gonjang ganjing penjualan seragam ini disikapi pula oleh lembaga Anti Korupsi Banyuwangi dalam hal ini tidak lain adalah lembaga Anti Korupsi dibawah bendera  Banyuwangi Corruption Watch atau dikenal dengan BCW yang diketuai Masruri. Pada dasarnya Masruri BCW sangat menyayangkan ketidak hadiran Ahmad Jaenuri sebagai Kacabdin dalam undangan hearing DPRD yang diajukan teman teman aktifis. Meskipun BCW tidak termasuk LSM yang ikut mengajukan dan tidak ikut hearing tetapi saat media ini meminta tanggapan atas hal tersebut  Masruri menyatakan prihatin ada pejabat yang meremehkan urusan orang banyak ” Ketidak hadiran Kacabdin Ahmad Jaenuri dalam hearing itu bukan hal yang sepele. Ini masalah serius.

Kalau yang bersangkutan sudah tidak mau lagi menghargai kawan-kawan aktifis Banyuwangi dan tidak mau menghormati pemerintah dan wakil rakyat. Saya sepakat dan sependapat dengan aktifis yang lain dimana Ahmad Jaenuri di pindahkan saja dari kedinasan di Banyuwangi” ujar Masruri.

Sebab masih menurut Masruri dengan tidak hadirnya Jaenuri dalam hearing ini menyebabkan persoalan tersebut tidak terselesaikan dan akan semakin berlarut-larut.

(Tim Red)

Pj Walikota Langsa Buka Kegiatan Roverdays Tingkat Penegak dan Pendega 2024

YUTELNEWS.com | Langsa – Pj Walikota Langsa DR. (C) Syaridin, S.Pd., M.Pd membuka kegiatan roverdays tingkat Penegak dan Pandega Tahun 2024 Kota Langsa, dilaksanakan oleh gerakan Pramuka Gugus depan Langsa kota, di Bumper Swimbath Pondok Keumuning, Jum’at (26/07/24).

Dalam sambutannya Syaridin menuturkan bahwa lokasi Bumper Swimbath Scout camp, Gp. Pondok Kemuning Kec Langsa Lama, Kota Langsa ini untuk pelaksanaan kegiatan Roverdays tingkat Penegak dan Pandega Tahun 2024 Kota Langsa merupakan keputusan yang tepat.

Selain, lokasi yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Langsa yaitu Taman Hutan Kota yang berada di Lokasi Paya Bujok Seuleumak Tepatnya di Depan Rumah Sakit Cut Mutia PTPN I.

“Karena lokasi Bumper Swimbath Scout camp juga merupakan salah satu lokasi wisata di Kota Langsa yang sangat diminati oleh Masyarakat karena disini kita bisa melepas lelah dan penatnya kegiatan sehari-hari sambil ber istirahat dan menikmati indahnya alam yang dimiliki oleh Kota Langsa,” katanya.

Pj Walikota juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia acara Roverdays tingkat Penegak dan Pandega Tahun 2024 Kota Langsa.

“Khususnya kepada Ketua Gugus Depan 01 077- 01 078 Langsa Kota 19.20. yaitu Bapak SAIFULLAH SE., MM, yang telah menginisiasi lahirnya kegiatan Roverdays Tingkat Penegak dan Pandega pada hari yang berbahagia ini, Beliau ini juga merupakan salah satu Pimpinan di Jajaran Lembaga Legislatif Kota Langsa yaitu sebagai Wakil Ketua DPR Kota Langsa yang pada tahun ini kembali terpilih u periode 2024/2029,” sebutnya.

Dikatakan, Pemerintah Kota Langsa juga meyakini bahwa Ketua Gugus Depan Langsa Kota telah menjalankan perannya dalam hal pembinaan para anggota pramuka Kota Langsa.

“Melalui kegiatan ini, insya Allah Anak-anak kita akan mampu melahirkan bakat dan talenta yang masih terpendam dari para anggota pramuka yang ada di Kota Langsa.

Kita Juga Berharap semoga even ini dapat merangkul lebih banyak peserta kedepannya, khususnya tingkat penegak dan pandega, sehingga kedepannya kegiatan Roverdays Tingkat Penegak dan Pandega di tahun depan akan menjadi semakin lebih baik dan semakin meriah,” harapnya.

Dalam gerakan pramuka juga terdapat lembaga-lembaga yang dapat memberikan pendidikan khusus yang menjurus kepada peminatan yang disebut dengan satuan karya (saka) seperti saka bahari, saka bakti husada, saka bhayangkara, saka dirgantara, saka kencana, saka taruna bumi, saka wana bakti, saka wira kartika, dan beberapa saka lainnya.

“Mungkin kedepannya Ketua Gugus Depan Langsa Kota beserta seluruh jajarannya, dapat melaksanakan kegiatan pelatihan-pelatihan tersebut, Sehingga Gerakan Pramuka kita semakin Kreatif dan Inovatif dalam dunia Kepramukaan,” ujar Syaridin.

Ketua Majelis Gugus depan Langsa kota, Saifullah, SE, MM menjelaskan kegiatan ini merupakan untuk menjalin persaudaraan, persahabatan dalam kepramukaan yang terdiri dari kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tamiang dan Lhokseumawe.

“Saya berharap semua peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Roverdays ini sampai dengan tuntas. Dan tetap menjunjung tinggi aturan kepanitiaan termasuk menjaga batasan laki-laki dan perempuan selama kegiatan berlangsung,” kata Saifullah.

Pembukaan Roverdays dihadiri unsur Forkopimda Kota Langsa, Direktur Bank Aceh, KNPI Kota Langsa dan tamu undangan lainnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal).

Wisuda Unimal XXXIV Diikuti 1434 Alumni, 181 dengan Predikat Cumlaude

YUTELNEWS.com | Universitas Malikussaleh (Unimal) akan melaksanakan wisuda XXXIV tahun 2024 pada hari Sabtu dan Minggu (27-28 Juli 2024) di Gedung Auditorium Unimal Kampus Reuleut Kabupaten Aceh Utara.

Berdasarkan rilis informasi oleh Dr. T. Nazaruddin selaku Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama melalui http://unimal.ac.id, wisuda tersebut diikuti oleh 1434 orang alumni yang berasal dari program studi Diploma Tiga (D3), Sajana (S1) dan Program Magister (S2).

Dari total alumni sebanyak 181 orang lulus dengan predikat Cumlaude, lulusan dengan predikat Cumlaude terbanyak berasal dari Fakultas Hukum dengan 44 lulusan dan yang paling sedkit berasal dari Fakultas Pertanian yakni hanya tujuh lulusan.

Sedangkan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 35 lulusan, Fakultas Kedokteran 30 lulusan, FISIPOL 30 lulusan, Fakultas Teknik 21 lulusan, dan FKIP 13 lulusan.

Wisuda kali ini terasa sangat spesial karena dilaksanakan di Gedung Auditorium Unimal Kampus Reuleut yang baru selesai dibangun dari dana loan Asian Development Bank (ADB). Unimal baru saat ini memiliki Gedung Auditorium yang mampu menampung lebih dari dua ribu peserta dan sangat representatif.

Menurut Raja Maulana Hariansyah, alumnus dari Program Studi Agroekoteknologi (S1) Fakultas Pertanian, “Gedung Auditorium Unimal ini sudah sangat representatif dan memadai. Seluruh alumni peserta wisuda dan orang tua juga merasa sangat senang karena wisuda kali ini sudah seperti di kampus-kampus ternama lainnya di Indonesia. Lagi pula, Gedung Auditorium ini juga sudah lama diimpikan dan diidam-idamkan oleh seluruh mahasiswa Unimal.”

“Kekurangan di sana sini masih dirasakan seperti belum adanya penghijauan sehingga angota keluarga yang tidak dapat masuk ke auditorium akan merasa kepanasan di luar. Namun ini dapat dimaklumi karena saat ini Gedung Auditorium sedang dalam masa finishing,” pungkas Raja.

Wisuda kali ini akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum IKA Unimal terpilih periode 2024-2028 yakni Azhari Cage, S. IP. yang juga anggota DPD RI terpilih periode 2024-2029. Azhari Cage akan memberikan kata sambutan dan sekaligus menerima alumni Unimal yang akan diserahkan oleh Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, S.T., M.T., ASEAN Eng. yang merupakan Rektor yang sekaligus Ketua Senat Unimal.

(Azhari)

Muhammad Yasin, S.Pd.i., M.Pd Tepung Tawari Murid Baru SDN Kuta Gara Tahun Ajaran 2024

YUTELNEWS.com | Tampak kompak dewan guru dalam acara peusejuk (tepung tawari) adat Kampong Singkil, khusus 152 murid baru SD Negri Kuta Gara Kecamatan Sultan Daulat Tahun Ajaran 2024. Ini dilaksanakan oleh Kepala Sekolah SDN Kuta Gara Muhammad Yasin, S.Pd.i.M.Pd bersama wali murid yang didampingi oleh dewan guru dan komite sekolah, hari sabtu(20/7-2024).

“Kepala Sekolah SDN Kuta Gara M Yasin mengatakan, sebelum pihaknya mengadakan kegiatan peusejuk untuk keselamatan dan kemajuan murid-murid baru SDN Kuta Gara.

Kami dari guru punya sikap untuk melakukan peusejuk kepada murid baru, kita buat untuk murid-murid agar memohon kepada Allah agar terlindung dari kejahatan mencegah dari hal yang tidak di inginkan.”ucapnya M Yasin.

“M Yasin menerangkan bahwa prosesi guru merupakan salah satu tradisi dan bermakna yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Aceh Kota Subulussalam, secara historis dari adat istiadat masyarakat Singkil yang menjunjung tinggi kehormatan terhadap ilmu pengetahuan dan para pendidik.

“Guru memiliki nilai penting tentang bagai mana menghargai dan menghormati para guru, yang merupakan sosok penting dalam perjalanan menuntut ilmu. para guru adalah pilar utama dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia. oleh karenanya, penghormatan kita yang kita berikan melalui guru adalah salah satu bentuk nyata apresiasi terhadap dedikasi guru,”jelasnya M Yasin.

Lanjut M Yasin menambahkan, murid-murid yang akan memulai jenjang pendidikan baru diserahkan secara simbolis kepada para guru sebagai tanda penyerahan tanggung jawab pendidikan dari orang tua kepada tenaga pendidik.

“Kita semua menyadari bahwa pendidikan menjadi kunci utama pembangunan didaerah serta mencetak generasi muda yang berkualitas, siap menghadapi tantangan masa depan.

Ucapan ribuan terima kasih kepada ibu/bapak dan guru mendidik anak-anak, yang mengajarkan demi masa depan kelak untuk murid SDN Kuta Gara. acara peusejuk dan berdoa, langsung dibacakan oleh Kepala Sekolah SDN Kuta Gara M Yasin.

Jalaludin Barat

Wisuda Santri MDTA Nurul Huda Kelas 6 dan Kenaikan Kelas 1-5 : Wujudkan Pendidikan Islam Generasi Muda

YUTELNEWS.com | Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Nurul Huda yang Berlokasi di Kampung Cipeteuy RT 02, RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menggelar acara Wisuda Santri Kelas 6 sekaligus Kenaikan Kelas 1-5.

Acara ini digelar di Halaman Mesjid Baitul Huda, Kampung Cipeteuy, RT 01 RW 05, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, pada hari Sabtu (20/7/2024).

Wisuda tersebut juga merupakan bagian dari Pengajian Rutin Akbar Majelis Baitul Huda yang diadakan setiap Tahunnya

Acara tersebut di mulai Pada Pukul 09:00 Wib yang diisi dengan Pertunjukan Kreasi dari para Santri dan Santriah di lanjutkan pada malam harinya dengan acara Tausiyah yang dipimpin oleh Ustadz Yusuf Supriatna S.P.D., ( MUI Kecamatan Cikalongwetan)

Kepala MDTA Nurul Huda, Ustadz Ikin Sodikin, menjelaskan bahwa pendidikan di MDTA sangat penting untuk membekali peserta didik (santri) dalam memahami ilmu agama dasar, seperti tajwid, bacaan solat, dan doa sehari-hari.

Tujuannya adalah agar peserta didik dapat menerapkan nilai-nilai ajaran Islam sejak dini dan memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan siswa lainnya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri oleh ratusan jama’ah dan aparatur pemerintahan Desa Mekarjaya, mulai dari Kepala Desa, Para Kadus, BPD, MUI, dan Pengurus Ranting NU Desa Mekarjaya. Kami mengucapkan selamat kepada wisudawan dan terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan kepada kami untuk mendidik putra-putrinya,” ujarnya.

Ustadz Ikin Sodikin memberikan pesan kepada santri yang diwisuda agar tetap semangat dalam menuntut ilmu agama dan tidak berhenti mengaji hanya karena telah diwisuda. Baginya, mencari ilmu tidak ada batasnya dan harus dilakukan sepanjang hayat.

“Ibu-bapak wali santri juga diharapkan terus mendampingi anak-anak dalam mendidik mereka agar menjadi anak yang sholeh dan sholehah,” imbuhnya.

Menurut Menurut Ustadz Ikin, jumlah santri di MDTA Zahratul Huda sebanyak 67 orang, dan yang diwisuda pada kali ini adalah santri kelas 6 sebanyak 4 orang.

Adapun juara pertama diraih oleh Moh Raihan Baeruni putra dari Bapak Saepudin, Juara kedua diraih oleh Dovi Pajarjani putri dari Bapak Dudu, sedangkan juara ketiga diraih oleh Syifa Khaerunnisa putri dari Bapak Ate

Ustadz Ikin juga menambahkan” Acara wisuda ini sebagai ikhtiar kami untuk bahan motivasi bagi santri yang lain, kemudian kami hadir sebagai lembaga pendidikan agama non formal yang punya peran penting sebagi pondasi aqidah anak bangsa, kami hadir dengan punya keseriusan dan legalitas yang sudah diakui oleh pemerintah.

“Harapan kedepannya kegiatan wisuda ini terus berjalan setiap tahun, dan semoga pendidikan MDTA ini lebih diperhatikan oleh pemerintah, agar siswa/santri sejak dini dibekali ilmu agama dan pondasi aqidah keislaman yang kuat,” pungkasnya.

(D.YOYO)

Tanamkan Cinta Tanah Air, Serka Anwar Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan Kepada Siswa SMK Negeri 4 Langsa 

Langsa — Yutelnews.com —17 Juli 2024, Serka Anwar Fuadi Batituud Koramil 22/Langsa Barat Kodim 0104/Aceh Timur, memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi SMK Negeri 4 Langsa JL. Istiqomah No.12, Desa Alue Dua Bakaran Bate, Kec. Langsa Baro, Propinsi Aceh.

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara pada generasi muda dalam pembekalannya, Serka Anwar Fuadi menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. “Sebagai generasi penerus, kalian harus memiliki semangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, dan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya bela negara dalam kehidupan sehari-hari. “Kami sangat berterima kasih atas pembekalan ini. Kami jadi lebih paham tentang pentingnya peran kami sebagai pelajar dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata salah satu siswa.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah memberikan wawasan kebangsaan kepada siswa-siswi kami. Ini adalah langkah positif untuk membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air,” Kata Bapak Rusli S.Pd.

Pembekalan wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan oleh Koramil 22/Langsa Barat dalam rangka memperkuat semangat nasionalisme di kalangan pelajar.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

KepSek SDN 20 Sri Herawati Mengadakan MPLS Hari Pertama Sekolah Memperkenalkan Murid Baru

Payakumbuh — Yutelnews.com —Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan serangkaian kegiatan yang diadakan sekolah pada awal tahun ajaran untuk memperkenalkan murid baru dengan lingkungan sekolah.

MPLS diadakan selama tiga hari dimulai dari hari pertama sekolah, Hari pertama Proses Belajar Mengajar (PBM) tahun 2024/2025 yang diawali dengan upacara bendera, dilanjutkan dengan penyematan kartu nama peserta MPLS dan pemasangan topi MPLS oleh kepala sekolah selanjutnya kepala sekolah mengenalkan guru-guru dan tenaga kependidikan dan lokasi kelas I sampai kelas VI.

Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu hari pertama masuk sekolah, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SDN 20 Payakumbuh kepada Murid baru di sekolah, pihak sekolah menekankan pendidikan Karakter bagi murid kelas 1.

“Sementara terhadap murid kelas II sampai VI, Kepala SDN 20 Payakumbuh Sri Herawati berharap agar bisa menjadi contoh perilaku teladan yang baik untuk adik-adiknya di kelas satu, demi terwujudnya Visi dan Misi SD Negeri 20 Kota Payakumbuh (Cerdas, Berkarakter, Dan Berwawasan Lingkungan berdasarkan Iman dan Taqwa) .

Hal itu diungkapkan Sri Herawati saat hari pertama MPLS yang digelar di Halaman sekolah, Senin pagi 15 Juli 2024. Sri Herawati selaku Kepala sekolah juga menambahkan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) nantinya juga akan ditekankan dengan pendidikan karakter bagi murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik.

” Dalam MPLS ini kita juga tekankan pendidikan karakter bagi anak-anak atau murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik,” ujarnya.

Beberapa pendidikan karakter yang nantinya akan diterapkan adalah, sholat jamaah, Tahfizh, saling berbagi, goro dan berbagai hal positif lainnya.

”Memang pendidikan karakter sangat perlu, sebab berapapun nilai akademik anak-anak akan percuma jika tidak memiliki karakter yang baik. Tugas guru adalah mendidik, mengajar dan melatih,” ucapnya.

Sri Herawati juga berharap dukungan dari orang tua/wali murid, komite, dan masyarakat serta berbagai pihak untuk mewujudkan Murid yang memiliki Karakter dan nilai yang baik. Penyerahan murid baru kepada pihak sekolah ditandai dengan pemasangan Kokarde kepada 2 orang murid kelas 1 oleh Kepala SDN 20 Payakumbuh,” ulasnya.

( M&M&D)

Diduga Kebal Hukum, Gelper Game Boy Zone di Ruko Fanindo Tj Uncang Beroperasi

YUTELNEWS.com | Tidak Asing lagi di telinga masyarakat dan juga aparat, Game Boy Zone dengan Modus Gelanggang Permainan (Gelper) kini beroperasi bebas di Komplek Ruko Fanindo blok F, Tj. Uncang, Kec. Batu Aji, Batam diduga tidak tersentuh oleh Hukum dan dibekingi oleh oknum-oknum tertentu dan adanya Pembiaraan.

Pantauan tim media  pada Jumat (3/6/2024) sore hari, terpantau lokasi Gelper tersebut dijaga oleh beberapa orang yang tidak dikenal identitasnya. Terlihat sejumlah pemain Dewasa di Gelper tersebut sedang fokus untuk bertaruh menang atau kalah. Bahkan terlihat pemain yang telah menang melakukan penukaran rokok di kasir.

Pada Sabtu (22/06/2024) sore hari, awak media ini kembali ke lokasi untuk menanyakan terkait perizinannya. Salah satu satpam yang bertugas mengatakan agar menghubungi Humas yang berinisial Marga “Pasaribu”.

“Silahkan tanya ke Pas bang, ini nomornya silahkan simpan, 0857 0638 67xx” ucap salah satu satpam yang berbaju Hitam sambil memberikan nomor Pas kepada awak Media.

Tim Media pun telah mencoba menghubungi “Pasaribu” yang diduga sebagai humas namun yang bersangkutan menolak saat ditelepon melalui WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Media akan melakukan konfirmasi kepada Polsek Setempat, Polres Hingga ke Polda, Dinas terkait dan Pengelola Gelper tersebut.

[Red]

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.