You Tell News

Anggaran PKL Siswa SMKN Bunguran Barat Terancam Efisiensi, Masyarakat Minta DPRD Natuna dan Kepri Turun Tangan

Yutelnews.com
Bunguran Barat, 3 Agustus 2025 —
Kekhawatiran kembali mencuat di kalangan masyarakat, pendidik, dan orang tua siswa SMK Negeri di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi memangkas dana untuk kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK.

Sebagaimana diketahui, PKL adalah bagian penting dan wajib dalam kurikulum pendidikan kejuruan (SMK), yang bertujuan membekali siswa dengan pengalaman langsung di dunia kerja sebelum lulus. Sayangnya, dalam pelaksanaan kebijakan efisiensi anggaran di tingkat daerah, kegiatan ini turut terdampak, karena dianggap sebagai kegiatan operasional yang dapat ditekan.

 “PKL bukan kegiatan tambahan atau pelengkap. Ini syarat kelulusan bagi siswa SMK dan kunci untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. Kalau sampai dipotong, bagaimana mereka bisa bersaing di dunia kerja nanti?” ujar salah satu orangtua wali murid SMKN Bunguran Barat yang berkiprah di bidang jurnalistik.

Klarifikasi: PKL Bukan Program Nasional yang Wajib Dipangkas

Perlu ditegaskan bahwa meskipun pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi anggaran untuk belanja-belanja tidak prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, dan seremonial, tidak ada instruksi dari pusat yang mewajibkan pemangkasan kegiatan PKL.

Namun, di lapangan, terjadi kekeliruan pemahaman di mana PKL ikut terkena efisiensi karena disamakan dengan kegiatan luar sekolah lainnya.

“Kami minta ini jangan gagal dipahami. PKL bukan bagian dari kegiatan yang bisa dihilangkan. Ini wajib bagi siswa SMK, dan tidak masuk dalam daftar program nasional yang harus dipotong,”tambah orang tua dari wali murid yang berkiprah di bidang jurnalistik.

Permohonan Kepada DPRD: Perjuangkan Masa Depan Generasi Muda

Sehubungan dengan kondisi ini, masyarakat Kecamatan Bunguran Barat secara tegas memohon kepada DPRD Kabupaten Natuna dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau untuk:

Memberikan perhatian penuh terhadap keberlangsungan kegiatan PKL siswa SMK di daerah, Memastikan anggaran PKL tidak terkena pemotongan dalam APBD 2025, Mendorong pemerintah daerah agar menetapkan PKL sebagai program prioritas daerah di bidang pendidikan vokasi, Menyediakan dukungan pembiayaan yang layak untuk siswa, khususnya yang akan melaksanakan PKL ke luar wilayah.

> “Kami memohon kepada para anggota dewan yang terhormat untuk tidak tinggal diam. Tolong perjuangkan hak anak-anak kami untuk mendapat pendidikan praktik yang layak,” kata seorang orang tua siswa dari Desa Sedanau.

Efisiensi anggaran memang perlu, tetapi jangan sampai mengorbankan masa depan anak-anak kita.
PKL adalah jantung pendidikan SMK, dan menjadi jembatan penting menuju dunia kerja.
Oleh karena itu, masyarakat berharap DPRD Natuna dan DPRD Kepri bisa berdiri paling depan untuk memperjuangkan anggaran ini, demi keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan vokasi di Hb daerah perbatasan.

Reporter: Darmansyah

Bupati H Dadang Supriatna, Sebut Bupati Cup Aquatic Competition Ajang Warming Up Menuju Porprov 2026

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna membuka Kejuaraan Bupati Cup Aquatic Swimming Competition Tingkat Jawa Barat, pada Sabtu 02 Agustus 2025.

“Suatu kehormatan bagi kami karena telah mempercayakan untuk menjadi venue Kejuaraan Bupati Cup Aquatic Swimming Competition Tingkat Jawa Barat yang menjadi ajang tahunan persahabatan dan pembinaan para atlet aquatik se-Jawa Barat untuk bisa menjadi atlet nasional maupun internasional,” kata Bupati Bandung dalam sambutannya.

Menurut bupati, event ini juga merupakan ajang warming up menuju Porprov Jabar 2026 di Bogor. Selain menjadi wahana untuk memperlihatkan kemampuan para atlet untuk dipersiapkan di ajang Porprov Jabar.

“Kabupaten Bandung sendiri menargetkan 5 medali dari cabang olahraga renang. Mudah-mudahan tercapai dan bisa mewujudkan target 100 medali emas di Porprov 2025 sesuai janji KONI Kabupaten Bandung kepada saya,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Ketua KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Bandung Kang DS yang selalu memberikan support terbaik untuk olahraga di Kabupaten Bandung.

“Untuk itu selamat berkompetisi. Mudah-mudahan Bupati Cuap Aquatik Swimming Competition tingkat pemula dan kelompok umur ini bisa menghasilkan bibit-bibit unggul yang akan berprestasi di tingkat nasional maupn internasional,” ucap Yana yang akrab disapa Ustadz Persib ini. /Yans.

Program Bupati Bandung,Kaslok BPBD Asep Mahmud, Melalui PRIMA Gelar Sosialisasi Penanganan Bencana dan Cek Kesehatan Gratis

YUTELNEWS com | Dalam upaya memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi mengenali ancaman dan mengorganisir sumber daya masyarakat untuk dapat mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi resiko bencana, PRIMA Lamajang Peuntas bersama BPBD, Damkar Kabupaten Bandung dan juga Bakti Kencana University, menggelar kegiatan sosialisasi kebencanaan,Pengecekan kesehatan gratis kepada masyarakat. pada Minggu 03/07/2025.

Kegiatan Sosialisasi bencana diikuti oleh ratusan warga masyarakat dan dihadiri oleh kepala bidang Kaslok BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kanit Tantrib Satpol PP Kecamatan Dayeuhkolot Ana Sumarna, Bhinmas Desa Citeureup Aiptu Ujang Kodar, tokoh masyarakat Tri Rahmanto, Ketua RW Yomi Tridiansah, Ketua Perhimpunan Remaja Mesjid (PRIMA) Rasid dan Anggota.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu pagi di kampung lamajang Peuntas RW 16 ini, merupakan Mitigasi non struktural yang di lakukan kepada masyarakat dalam Kesiapan terjadinya bencana banjir maupun kebakaran, baik waktu terjadi bencana dan setelah terjadinya bencana seperti mengamankan barang-barang berharga atau yang di anggap penting pada saat terjadi banjir, juga cara memadamkan api pada saat terjadi kebakaran dilingkungan rumah.

Kepala Bidang Kaslok BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud menyampaikan, kegiatan ini merupakan suatu upaya dan progres yang bagus, di mana kita dari BPBD pada saat ini bisa memberikan edukasi langsung kepada masyarakat dalam menghadapi bencana, baik itu sebelum dan saat kejadian bencana ataupun pasca bencana.

Sosialisasi bencana ini merupakan suatu upaya untuk mengukur dari tingkat kesiapan masyarakat yang berada di daerah-daerah rawan banjir, terutama bagi masyarakat Kampung Lamajang Peuntas Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Asep Mahmud pun mengatakan dalam kegiatan Pencegahan kesiapsiagaan Penaganan dalam terjadinya bencana, masyarakat juga diharapkan bisa berperan aktif sebagai langkah antisipasi serta membantu Pemerintah atau instansi yang berkaitan dengan kebencanaan. Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa mengerti dan siap diri terhadap dampak bencana yang ditimbulkan. Minimal mereka itu tidak pasif pada saat terjadinya bencana.

Mari kita bersama-sama, baik masyarakat, Pemerintah, dunia usaha, kalangan akademisi dan juga teman-teman dari Media untuk bisa bersama-sama berkolaborasi dalam penanganan kebencanaan ini. Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana yang dilakukan ini, tentunya untuk membentuk masyarakat tangguh bencana yang memiliki kemampuan mandiri salam penanggulangan bencana dalam sebuah kerangka mitigasi bencana yang berbasis masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama Tri Rahmanto sebagai tokoh masyarakat sekaligus Koordinator PRIMA Lamajang Peuntas yang menginisiasi kegiatan ini menyampaikan, dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI yang ke-80 pada tahun 2025, kita dari PRIMA Lamajang Peuntas membuat kegiatan yang kiranya bisa bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Sosialisasi Pencegahan bencana yang dilaksanakan bersama BPBD dan Damkar Kabupaten Bandung,mahasiswi kesehatan pada hari ini, adalah sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bentuk penguatan atas instruksi pak Bupati HM. Dadang Supriatna dalam program prioritas penanganan bencana di wilayah Kabupaten Bandung.

Kegiatan Ini merupakan salah satu bentuk konsep pentahelik dalam mengisi kemerdekaan HUT RI dalam penanganan kebencanaan di wilayah dengan terlibatnya masyarakat dan elemen yang lain secara langsung, termasuk hadirnya para Mahasiswa fakultas Kesehatan dari Universitas Bakti Kencana pada hari ini,” ujarnya Tri Rahmanto.

Mengingat Sosialisasi bencana ini sangat penting bagi semua pihak, termasuk masyarakat umum yang hadir. Tentunya melalui kegiatan ini diharapkan, edukasi yang disampaikan oleh narasumber baik dari BPBD maupun dari pemadam kebakaran (Damkar), masyarakat bisa menambah ilmu dan memahaminya, sehingga bisa menguasai dalam penanggulangan bencana,” harapnya Tri.

Siska Mutiani sebagai mahasiswa Bakti Kencana University sangat mengapresiasi dan merasa senang bisa terlibat langsung dalam acara sosialisasi dan mitigasi kebencanaan yang digagas oleh seorang tokoh masyarakat Dayeuhkolot yaitu oleh Bapak Tri Rahmanto.

Melalui kegiatan ini, tentunya kami bersama rekan-tekan yang lain berkesempatan untuk memberikan dukungan dan membantu dari segi kesehatan kepada masyarakat seperti yang dilakukan oleh lembaga-lembaga lain. Kita pada hari ini akan membantu pengecekan darah dan Gula darah secara gratis kepada Warga Yang hadir,” Katanya.

Sebagai mahasiswi keperawatan dari Universitas Bakti Kencana, Siska juga menyarankan kepada masyarakat agar bisa lebih peduli lingkungan, dengan cara jangan membuang sampah sembarangan dan bisa mengelola sampah dengan baik. Mengingat wilayah ini sering terdampak banjir, tentunya masyarakat harus betul-betul menjaga kebersihan terutama pada sampah yang bisa menjadi nyamuk dan mengakibatkan penyakit Demam berdarah di pasca sesudah banjir.

Selain itu dalam kesempatan ini, kami juga akan memberikan edukasi terkait pola hidup sehat, seperti asupan makanan yang bergizi yang harus di konsumsi dimana kadang masyarakat itu kurang paham.

Semoga dengan kehadiran kami disini bisa membantu program-yang di gagas PRIMA Lamajang Peuntas dalam kegiatan di masyarakat,” pungkasnya.

Yans.

Kades Cilame Alo Sobirin S.Sos, Siap Gebyarkan yang Terbaik di Expo Wisata Budaya Kecamatan Kutawaringin

YUTELNEWS.com| Perintah Desa Cilame Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, akan menggelar pementasan seni budaya bertajuk “Gebyar Expo Wisata Budaya (GEWB) Jilid 2”. Acara tersebut

akan digelar mulai 5-16 Agustus 2025 di lapangan sepakbola Andes desa Cilame.

Kepala desa Cilame Alo Sobirin S.Sos didampingi Ketua Panitia GEWB Gilang, mengatakan GEWB sebelumnya dilaksanakan tahun 2020 di lokasi yang sama dengan dimeriahkan oleh sejumlah kesenian tradisional dan menampilkan artis kenamaan.

“Expo Wisata Budaya tahun ini insya Alloh bakal makin semarak, karena kami menghadirkan sejumlah artis kenamaan meskipun dupilikatnya. Seperti duplikat Iwan Fals, Farid Harja almarhum dan Ian Kalsela KW. Selain itu pementasan seni budaya Sunda lebih dominan kami tampilkan. Seperti wayang golek dengan dalang pesohor, H.Dadan Sunandar Sunarya, Giri Harja 3, Pencaksilat, Calung Kahot, Reog, Goong Lonjor, Debus, dan kesenian lainnya. Untuk Tabligh Akbar kami undang Da’i internasional sekaligus artis bintang film sinetron religi, H.Rd.Hariri AA.MA., dan kesenian lokal lainnya,”papar Kades Alo, kepada wartawan di sekretariatnya, kantor desa Cilame, Kutawaringin,pada minggu (03/08/2025).

Kades Alo juga menjelaskan, dukungan yang sudah masuk kepada panitia sudah mulai berdatangan. Salah satunya dari Bupati Bandung yang merekomendasikan acara untuk para sponsor. Bahkan melalui dinas kebudayaan dan dinas pariwisata Ekraf, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Bandung dan sejumlah pengusaha yang berdomisili di sekitar desa Cilame. Pihaknya optimis jika pelaksanaan GEWB tahun ini akan lebih meriah karena kualitas acara yang disuguhkannya lebih baik lagi.

“Ya Alhamdulillah untuk support kepada panitia diyakini akan semakin besar, karena kami menyuguhkan acara yang semakin berbobot. Misalnya pada acara tabligh Akbar kami mengundang da’i ternama yang juga artis sinetron ustad Hariri, selain itu kami juga mengangkat seni budaya lokal dan pariwisata desa Cilame. Desa kami adalah salah satu desa wisata. Makanya kami mengedepankan pariwisatanya. Kami sampaikan pula bahwa desa Cilame juga memiliki pengusaha bidang fashion. Makanya dalam pelaksanaan ini kami lengkapi dengan Bazzar UMKM yang di dalamnya ada pameran fashion dan kerajinan asli karya desa Cilame,”bebernya.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Karang Taruna desa Cilame, Gilang menambahkan dalam ragam acara pihak ya menampilkan kesenian Sunda dan berbagai macam perlombaan. Pasanggiri Jaipong dan Pop Sunda menjadi salah satu acara yang bakal menarik pengunjung GEWB. Bahkan acara spesial penampilan duplikat Darso, akan menjadi salah satu daya tarik.

“Karena di acara duplikat sang fenomenon almarhum H.Darso ini kami mengusung nama “Sarebu Darso”. Lomba ini menjadi menarik karena penilainya dimulai dari gurak gerik artis pop Sunda H.Darso sampai pada penampilan dan gaya busananya. Bahkan acara festival pop Sunda kami mengedepankan lagu yang saat ini populer. Sehingga diyakini pula pesertanya akan banyak. Silahkan hubungi panitia karena acara tinggal sebulan lagi, terhitung hari ini,”tandas Gilang.

Yans.

Satu Warga Binaan Lapas Batam Terima Amnesti Presiden, Kalapas Batam: Kami Berikan Sesuai Prosedur

YUTELNEWS.com | Batam, 2 Agustus 2025 – Suasana haru menyelimuti Lapas Batam setelah seorang warga binaan berinisial Sayed resmi menerima amnesti berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pemberian Amnesti, Sabtu (2/8)

Pemberian amnesti ini merupakan hasil proses pengusulan yang dilakukan oleh Lapas Batam sesuai prosedur dan ketentuan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kalapas Batam, Yugo Indra Wicaksi, dalam keterangannya mengucapkan selamat kepada Sayed atas amnesti yang diterima.

“Kami dari pihak Lapas hanya bersifat mengusulkan. Semua proses dan keputusan akhir merupakan kewenangan Kementerian dan tentunya atas persetujuan Bapak Presiden. Saya ucapkan selamat kepada saudara Sayed yang hari ini mendapatkan amnesti. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujar Kalapas.

Sayed, yang sebelumnya menjalani pidana terkait kasus narkotika, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kebijakan yang telah diberikan.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT, dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Bapak Kalapas Batam atas kesempatan ini. Ini adalah harapan baru bagi saya untuk memperbaiki diri dan membuktikan bahwa saya bisa berubah,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Pemberian amnesti ini menjadi bukti bahwa negara memberikan ruang dan kesempatan kedua bagi mereka yang benar-benar menunjukkan perubahan dan itikad baik dalam menjalani masa pembinaan. Lapas Batam sendiri terus berkomitmen menjalankan fungsi pembinaan secara maksimal agar para warga binaan siap kembali berkontribusi positif bagi masyarakat.

Terima Amnesti Presiden, Satu Orang Warga Binaan Rutan Batam Resmi Dibebaskan

YUTELNEWS.com | Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam melaksanakan pembebasan kepada 1 (satu) orang warga binaan yang memperoleh Amnesti dari Presiden Republik Indonesia, Sabtu (02/08). Pembebasan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pemberian Amnesti.

Amnesti ini diberikan kepada 1.178 terpidana di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengampunan penuh dari negara yang menghapus seluruh akibat hukum terhadap status terpidana/narapidana yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam, Fajar Teguh Wibowo, menyampaikan bahwa pemberian amnesti Presiden bertujuan sebagai bentuk reintegrasi sosial serta upaya mengurangi kelebihan kapasitas pada Rutan/Lapas di Indonesia.

“Dari jumlah 1.178 orang Narapidana pada Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia yang mendapatkan Amnesti Presiden Prabowo Subianto hari ini, satu orang diantaranya merupakan warga binaan Rutan Kelas IIA Batam” ujar Karutan.

Karutan berharap bahwa pemberian Amnesti Presiden ini dapat menjadi titik balik bagi warga binaan dalam memperbaiki diri dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap bahwa Amnesti yang diberikan kepada warga binaan, dapat menjadi sesuatu yang sangat positif serta menjadi momentum bagi warga binaan agar dapat diterima kembali ke masyarakat serta menjadi pribadi yang lebih baik”, pungkas Karutan.

Pemberian Amnesti oleh Presiden dilaksanakan setelah melalui seluruh tahapan proses administrasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku./Red

Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, Gubernur Jabar” Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat”

Sukabumi-YUTELNEWS.com
Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga edisi ke-18. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Lapangan Bola Petuguran, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu Malam (2/8/2025).

Program yang diprakarsai langsung oleh Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mulyadi, ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui kunjungan langsung ke daerah-daerah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sukabumi H Asep Japar, Wakil Bupati H Andreas, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam. Hadir pula para pejabat dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Nuansa budaya lokal turut mewarnai acara. Dimana, Berbagai kesenian tradisional khas Sukabumi ditampilkan untuk menghibur warga sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah. Sejumlah tokoh hiburan Jawa Barat seperti Kang Ohang, Wa Kancil, Ceu Popon, Teh Kanaya, dan Mang Ado sukses membawa kebagiaan masyarakat Palabuhanratu.

Gubernur Jawa Barat, H Dedi Mulyadi, mengatakan pentingnya menjaga Palabuhanratu sebagai bagian dari identitas budaya dan ekologi Jawa Barat.

“Saya menangis. Palabuhanratu itu tempat bersandar, pusat kasih sayang, pusat peradaban. Kalau laut itu perempuan, gunung itu laki-laki. Di Palabuhanratu, semuanya menyatu: harapan, welas asih, dan kehidupan,” ucapnya.

H Dedi menyampaikan tiga poin penting sebagai syarat untuk memajukan sektor pariwisata kabupaten sukabumi, diantaranya masyarakat harus memiliki budaya, pemimpin harus memiliki daya, dan arah pembangunan harus berwibawa.

“Laut dan gunung itu ibarat ibu dan bapak kita. Jaga laut sebagaimana kita menjaga perempuan. Jangan biarkan Palabuhanratu kehilangan roh dan jati dirinya,” tegasnya.

H Dedi mengimbau masyarakat Sukabumi agar senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di daerahnya. Dengan begitu, ia berkomitmen akan membangun Sukabumi ke depan, terutama dalam hal penataan ruang dan pelestarian lingkungan.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H Asep Japar menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap kabupaten sukabumi.

“Alhamdulillah, warga Sukabumi senang bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur. Program-program beliau sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bapak aing tea, bapak kita semua,” ungkapnya.

Bupati menambahkan bahwa berbagai program dari Pemprov maupun pemerintah pusat sangat mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi.

“Kami sangat mendukung program-program yang dikucurkan oleh Pak Gubernur dan Pak Presiden di Kabupaten Sukabumi,” tutupnya.




Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

PWMOI Gandeng Relawan Prabowo Gelar Pelatihan Anti Korupsi Bagi Jurnalis, Pemuda Dan Mahasiswa

YUTELNEWS.com | PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) gandeng Relawan Prabowo gelar pelatihan anti korupsi bagi jurnalis, pemuda dan mahasiswa guna mendukung komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi di Bumi Nusantara.

Sebagaimana dilansir media, Prabowo Subianto secara tegas minta kepada masyarakat untuk melaporkan berbagai tindak penyelewengan korupsi pejabat dan aparat, mulai pusat dan daerah. Prabowo juga menyatakan perang dan berani mati melawan korupsi. Sebab korupsi telah merusak bangsa.

Guna menindaklanjuti arahan dan komitmen Prabowo itu, PWMOI dan Relawan Prabowo menilai menyelenggarakan pelatihan anti korupsi penting bagi para jurnalis yang saat ini tumbuh subur seiring dengan banyaknya media online di seluruh Nusantara. Karena banyak jurnalis belum memahami aspek dalam memberitakan masalah korupsi atau abuse of power.

“PWMOI dan Relawan Prabowo menganggap peningkatan kompetensi dan profesionalis para jurnalis sangat strategis, agar dalam menulis para jurnalis tidak melanggar kode etik jurnalistik maupun hukum. Dengan demikian dapat menyampaikan berita yang akurat,” tegas Ketum PWMOI, Kanjen Raden Haryo (KRH).HM.Jusuf Rizal, SH kepada media di Jakarta.

Menurut pria wartawan senior berdarah Madura-Batak itu, saat ini di era revolusi industri sebagaimana disampaikan Prabowo Subianto, masyarakat akan lebih mudah menyampaikan informasi terkait penyelewengan oleh para pejabat dan aparat.

Hanya PWMOI perlu meningkatkan terus mendorong kompetensi para jurnalis — khususnya yang muda-muda — dalam mendukung komitmen pemberantasan korupsi yang digaungkan Prabowo Subianto. Prabowo tidak mungkin sendirian guna memerangi korupsi yang merajalela mulai eksekutif, legislatif, yudikatif maupun di BUMN dan BUMD.

“PWMOI dan Relawan Prabowo juga akan mendidik jurnalis baru agar setiap desa memiliki satu jurnalis (One Village, One Journalist). Para Jurnalis nanti akan menjadi mata dan telinga bagi penyelenggaraan negara yang transparan dan akuntabel,” tegas Jusuf Rizal, pria yang telah 20 tahun jadi aktivis penggiat anti korupsi.

Pelatihan anti korupsi juga akan diadakan kepada Pemuda dan Mahasiswa agar nanti sebagai generasi bonus demokrafi dapat menjadi generasi emas 2045 yang anti korupsi guna membawa Indonesia maju.

Dikatakan program pelatihan anti korupsi ini sedikitnya akan digelar di 20 kota besar di Indonesia sebagaimana temuan KPK ada 20 Propinsi Terkorup. PWMOI dan Relawan Prabowo akan meminta KPK, Kejaksaan, Kepolisian dan Dewan Perwakilan Rakyat sebagai narasumber.

“Kami harapkan kepada instansi pemerintah terkait, BUMN, BUMD dan Perusahaan swasta dapat mendukung dan mensponsori kegiatan ini di berbagai daerah. PWMOI dan Relawan Prabowo akan menyampaikan pelaksanaan pelatihan kepada Presiden Prabowo Subianto,” tegas Jusuf Rizal, Sekjen Perkumpulan Perusahaan Media Online Indonesia (MOI) itu.

Pelabuhan Ro-Ro Sedanau Tak Kunjung Beroperasi, Warga Pertanyakan Kepastian

Yutelnews.com
Sedanau, Natuna – Sabtu 2 Agustus 2025 Warga Kecamatan Bunguran Barat, khususnya di Kelurahan Sedanau, terus mempertanyakan nasib Pelabuhan Ro-Ro yang hingga kini belum beroperasi secara reguler, meskipun proyek tersebut telah rampung secara fisik dan sempat dilakukan uji coba sandar oleh kapal KMP Bahtera Nusantara 01 pada akhir tahun 2024 lalu.

Pelabuhan yang dibangun menggunakan anggaran miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ini digadang-gadang akan menjadi pintu masuk transportasi logistik dan penumpang antar pulau yang lebih efisien. Namun kenyataan di lapangan justru berbeda. Hingga Agustus 2025, pelabuhan tersebut belum digunakan sebagaimana mestinya, dan aktivitas sandar kapal Ro-Ro belum berjalan secara berkala.

> “Roro memang pernah masuk pada bulan September 2024, itu pun hanya sebatas tahap uji coba. Tapi sampai sekarang belum ada kepastian kapan aktif kembali. Fasilitas sudah ada, tapi kapal tak pernah datang lagi,” ungkap salah seorang warga Sedanau kepada awak media.

 

Menurut informasi, pelabuhan tersebut sebenarnya telah difungsikan untuk kapal perintis seperti KM Sabuk Nusantara, namun fungsi utama sebagai pelabuhan sandar kapal Ro-Ro belum terwujud. Bahkan infrastruktur tambahan seperti terminal ruang tunggu penumpang dan tapak landasan kapal Ro-Ro telah dibangun, namun belum dimanfaatkan.

Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi dan kekecewaan masyarakat. Beberapa tokoh masyarakat dan pemuda menyayangkan lemahnya koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta tidak jelasnya status pengalihan aset yang menjadi penghambat pengoperasian pelabuhan.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kepri, Marzuki SH, juga sempat menyampaikan kritik keras terhadap proyek ini. Ia menyebut bahwa pembangunan pelabuhan tersebut berpotensi masuk dalam kategori “gagal fungsi”, karena menyerap anggaran besar namun tidak memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

> “Kita tidak ingin pelabuhan ini hanya jadi pajangan. Harus ada langkah konkret dari pemerintah untuk memastikan pelabuhan benar-benar beroperasi dan dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya dalam sebuah pernyataan pers beberapa waktu lalu.

 

Di tengah kelesuan operasional tersebut, masyarakat Sedanau semakin aktif membicarakan dan mempertanyakan kejelasan pelabuhan Ro-Ro. Mereka mendesak pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab atas pembangunan yang menggunakan anggaran negara.

> “Infrastruktur pelabuhan dibangun dari hasil pajak rakyat, maka seharusnya hasilnya kembali kepada rakyat. Jangan biarkan mangkrak tanpa kejelasan. Kami butuh kejujuran dan kepastian, bukan janji,” ujar warga lainnya yang ditemui di lokasi pelabuhan.

 

Masyarakat berharap agar pemerintah tidak terus-menerus mengulur waktu dan segera memberikan jawaban resmi terkait status operasional pelabuhan Ro-Ro tersebut. Harapan publik ini menjadi bentuk kontrol sosial agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan nyata masyarakat dan tidak menjadi simbol proyek yang gagal fungsi.

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau maupun dari Pemerintah Kabupaten Natuna terkait tindak lanjut operasional Pelabuhan Ro-Ro Sedanau.

Reporter: Darmansyah

PWI Kabupaten Bandung Kembali Buat Gebrakan, Kolaborasi Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Videografi

YUTELNEWS.com | Bandung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung di bawah kepemimpinan Plt Ketua PWI H Asep Syahrial atau Kang Awing, kembali membuat gebrakan dahsyat.

Kali ini, PWI Kabupaten Bandung berkolaborasi dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung menggelar pelatihan jurnalistik dan videografi, pada sabtu (02/08/2025).

Pelatihan jurnalistik dan videografi yang digagas PWI Kabupaten Bandung ini diikuti oleh 45 orang anggota Karang Taruna dari setiap RW, anggota komunitas wisata, aktivis sosial hingga mahasiswa.

Kepala Desa Indragiri Agus Margono mengatakan pelatihan jurnalistik dan videografi ini bertujuan untuk mencetak duta informasi untuk menginformasi kan berbagai potensi desa.

Terlebih, kata Agus, Desa Indragiri terletak di kawasan wisata Rancabali dan memiliki berbagai potensi sumber daya alam, wisata hingga potensi produk UMKM unggulan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif PWI Kabupaten Bandung dalam memberikan edukasi kepada generasi muda di desa kami. Semoga ilmu yang didapatkan dapat dimanfaatkan untuk memajukan potensi desa,” ujar Agus.

Sementara itu, Plt Ketua PWI Kabupaten Bandung, H Asep Syahrial menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PWI dalam meningkatkan keterampilan pemuda di wilayah terpencil.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pemuda dapat menggali serta menyebarkan informasi tentang potensi desa mereka,” ungkap Kang Awing, sapaan akrabnya.

Ia berharap pelatihan menulis ini tidak hanya memberi keterampilan bagi para peserta, namun jiga diharapkan menjadi keterampilan praktis terutama mampu memproduksi konten positif untuk mempublikasikan berbagai potensi desa.

“Desa punya banyak cerita dan potensi. Dengan keterampilan videografi dan jurnalistik yang benar, pemuda desa bisa ikut berkontribusi untuk membangun dan mengembangkan potensi desa mereka melalui jembatan informasi,” tutur Kang Awing.

Ketua Karang Taruna Desa Indragiri Robby Rindra Permana mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas inisiatif PWI Kabupaten Bandung menggelar pelatihan jurnalistik dan videografi tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan ilmu bagaimana membuat berita dan konten yang berkualitas. Harapannya, ini bisa berlanjut agar kami semakin memahami cara membuat konten yang menarik,” ujarnya.

 

Yans

Pemdes Cihelangtonggoh Kecamatan Cibadak Salurkan Bantuan Beras 10 Kg Bulan Juni – Juli Sebanyak 775 KPM

YUTELNEWS.com | Sukabumi –  Pemdes Cihelangtonggoh menyalurkan bantuan beras 10 kg kepada 775 KPM Selama 2 Bulan Per KPMnya 20 Kg. Penyaluran bantuan tersebut bertempat di Aula Desa  Cihelangtonggoh Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan sosial (bansos) pemerintah untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit.Sabtu(02/8/2025).

Kepala Desa Cihelangtonggoh Mulyadi mengatakan bahwa pembagian beras ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban ekonomi masyarakat Khususnya Desa Cihelangtonggoh Kecamatan Cibadak.

“Alhamdulillah, pembagian beras hari ini berjalan lancar dan tertib. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,”Ucap Mulyadi.

Salah satu warga yang menerima bantuan,
mengaku senang dan bersyukur atas bantuan beras yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa bantuan ini sangat bermanfaat baginya dan keluarganya.

Pembagian beras di Aula Desa Cihelangtonggoh Kecamatan Cibadak merupakan salah satu contoh upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terbantu dan mampu memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari.

 

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Pemdes Cibunarjaya Realisasikan Anggaran Dana Desa untuk Pengaspalan Jalan Lingkungan Tahun 2025

Ciambar – Yutelnews.com ,Pemerintah Desa (Pemdes) Cibunarjaya Kecamatan Ciambar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur desa dengan merealisasikan program pengaspalan jalan lingkungan di Kampung Barurata Rt 03 RW 010 Desa CiBunarjaya,Kecamatan Ciambar Proyek pengaspalan ini menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025 , Sabtu, ( 2/8/2025).



Pelaksanaan proyek ini dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bunarjaya dan sudah menjadi agenda prioritas yang disepakati melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus). Kesepakatan ini melibatkan seluruh unsur lembaga desa dan tokoh masyarakat setempat.


Kepala Dusun Cimong bahwa kegiatan pengaspalan jalan ini sudah direncanakan secara matang. Menurutnya, pengaspalan ini penting untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.



“Kegiatan ini memang sudah direncanakan dan disepakati oleh semua unsur lembaga desa Cibunarjaya dan para tokoh masyarakat. Kami berharap setelah pengaspalan ini selesai, jalan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama para petani dan pelaku usaha di sekitar sini.


Dengan akses jalan yang lebih baik, mereka bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang menurun saat ini,” ujar Cimong.



Fatimah Sebagai Bu Rt Sangat Berterima kasih kepada Pemdes Cibunarjaya Yang Telah Memperbaiki jalan lingkungan.


“Jalan ini sangat penting karena menjadi akses utama warga sehari-hari, terutama bagi para petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dengan perbaikan jalan ini, kami berharap kegiatan ekonomi di desa bisa lebih lancar tanpa hambatan, terutama saat musim panen raya,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang melalui dana desa telah membantu perbaikan akses jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di saat kondisi ekonomi sedang sulit.


Pentingnya perbaikan jalan lingkungan ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa yang ingin menyelaraskan penggunaan anggaran Dana Desa dengan anjuran pemerintah pusat untuk mendorong pemulihan ekonomi di daerah.



“Ketika anggaran Dana Desa sudah dianggarkan, maka sebaiknya langsung direalisasikan agar pembangunan berjalan efektif. Dengan infrastruktur jalan yang baik, diharapkan perekonomian masyarakat bisa berkembang dan lebih produktif,” tambahnya


Dengan realisasi pengaspalan jalan ini, Pemdes Cibunarjaya berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus mendukung roda perekonomian masyarakat agar lebih stabil dan berkembang di tengah tantangan ekonomi saat ini,” Pungkasnya.



Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Warga Resah, Peredaran Sabu di Kampung Perlabian Diduga Dikendalikan Baba dan Geleng

LABUHANBATU SELATAN – YUTELNEWS.com
Keresahan mendalam menyelimuti warga Kampung Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pasalnya, peredaran narkoba jenis sabu di wilayah mereka semakin merajalela dan diduga kuat dikendalikan oleh Baba yang dikomandoi Geleng. Sabtu(02/08/2025)

Menurut pengakuan warga, Baba tidak bekerja sendirian. Ia diduga dikomandoi yang akrab disapa Geleng untuk berkomunikasi ke atas dalam menjalankan bisnis haram ini. Warga menduga, jaringan ini telah beroperasi cukup lama dan secara sistematis menyebarkan sabu, merusak generasi muda di kampung tersebut.

Aktivitas mereka yang terorganisir membuat para orang tua di Kampung Perlabian sangat khawatir akan masa depan anak-anak mereka. Keresahan warga bukan hanya karena maraknya sabu, tetapi juga dampak domino yang ditimbulkannya.

Peredaran narkoba ini diduga kuat menjadi pemicu meningkatnya aksi kriminalitas, seperti pencurian hasil pertanian, khususnya kelapa sawit yang merupakan mata pencaharian utama warga. Masyarakat menduga, para pengguna narkoba membutuhkan uang untuk membeli sabu, sehingga mereka nekat mencuri hasil panen warga, Ancaman Terhadap Generasi dan Perekonomian

“Kami bukan hanya takut akan narkoba yang merusak anak-anak kami, tapi kami juga khawatir hasil panen sawit kami dicuri terus-menerus. Jika ini terus terjadi, ekonomi keluarga kami bisa hancur,” ungkap seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Melihat situasi yang semakin tak terkendali, masyarakat Kampung Perlabian kini menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum. Mereka secara terbuka meminta Kapolres Labuhanbatu Selatan khususnya Kapolsek Kampung Rakyat untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kami memohon agar pihak kepolisian tidak tinggal diam. Tangkap Baba dan seluruh jaringannya. Jangan biarkan kampung kami hancur karena narkoba,” tutur salah seorang warga dengan nada putus asa.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba yang meresahkan ini. Masyarakat berharap, laporan ini segera direspons serius agar ketenangan dan keamanan di Kampung Perlabian bisa kembali pulih.

AP/Tim

Pelantikan Pengurus IDI, Bupati Ajak Kuatkan Kolaborasi Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Sukabumi – Yutelnews.com ,Dr. H. Asep Suherman kembali menjadi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sukabumi. Hal itu pasca dilantik bersama jajaran pengurus IDI Cabang Kabupaten Sukabumi periode 2025-2028 di salah satu hotel berbintang di Sukabumi, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat itu, hadir Bupati Sukabumi H. Asep Japar didampingi Sekda H. Ade Suryaman bersama kepala perangkat terkait lainnya.

H. Asep Japar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berusaha untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dalam mewujudkan itu semua, perlu adanya peran serta semua pihak, termasuk IDI.

“Peningkatan derajat kesehatan merupakan tugas kita bersama. Jadi mari kita berkolaborasi untuk mewujudkan itu semua,” ujarnya.

Apalagi dengan cita-cita Pemerintah Kabupaten Sukabumi bidang kesehatan yang sangatlah tinggi. Sehingga, peran serta dokter& sangat penting.

“Kami punya harapan ke depan bisa lebih banyak dokter di Kabupaten Sukabumi. Termasuk dokter-dokter spesialisnya,” ucapnya.

Dengan harapan tersebut, bupati meminta segala masukan dari IDI. Hal itu demi tercapai semua harapan dan Sukabumi ke depan bisa lebih maju.

“Mohon masukannya dari IDI supaya Sukabumi ke depan bisa lebih maju lagi,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, H. Asep Japar pun memberikan selamat kepada pengurus IDI Cabang Kabupaten Sukabumi. Dirinya meyakini di kepengurusan ini dapat membawa organisasi yang lebih baik.

“Selamat untuk ketua dan jajaran pengurus yang baru dilantik,” bebernya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Sukabumi Dr. H. Asep Suherman mengatakan, lebih dari lebih dari 500 dokter yang tergabung di Kabupaten Sukabumi. Keberadaanya untuk membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan di Kabupaaten Sukabumi.

“Kami support untuk Pemda Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Oleh karena itu, dalam memimpin IDI tiga tahun ke depan, dirinya membawa visi membawa IDI yang mandiri, transformatif, dan profesional.

“Kami pun telah menyiapkan program kerja untuk tiga taun ke depan. Maka dari itu, pasca pelantikan ini langsung rapat kerja cabang,” pungkasnya




Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Ditunggu Tindakan APH Atas Isu Peredaran Sabu di Kampung Perlabian Diduga Dikendalikan Baba dan Geleng

YUTELNEWS.com | Keresahan mendalam menyelimuti warga Kampung Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Pasalnya, peredaran narkoba jenis sabu di wilayah mereka semakin merajalela dan diduga kuat dikendalikan oleh Baba yang dikomandoi Geleng. Warga Menunggu tindakan dari Aparat Penegak Hukum. Sabtu(02/08/2025).

Menurut pengakuan warga, Baba tidak bekerja sendirian. Ia diduga dikomandoi yang akrab disapa Geleng untuk berkomunikasi ke atas dalam menjalankan bisnis haram ini. Warga menduga, jaringan ini telah beroperasi cukup lama dan secara sistematis menyebarkan sabu, merusak generasi muda di kampung tersebut.

Aktivitas mereka yang terorganisir membuat para orang tua di Kampung Perlabian sangat khawatir akan masa depan anak-anak mereka. Keresahan warga bukan hanya karena maraknya sabu, tetapi juga dampak domino yang ditimbulkannya.

Peredaran narkoba ini diduga kuat menjadi pemicu meningkatnya aksi kriminalitas, seperti pencurian hasil pertanian, khususnya kelapa sawit yang merupakan mata pencaharian utama warga. Masyarakat menduga, para pengguna narkoba membutuhkan uang untuk membeli sabu, sehingga mereka nekat mencuri hasil panen warga, Ancaman Terhadap Generasi dan Perekonomian.

“Kami bukan hanya takut akan narkoba yang merusak anak-anak kami, tapi kami juga khawatir hasil panen sawit kami dicuri terus-menerus. Jika ini terus terjadi, ekonomi keluarga kami bisa hancur,” ungkap seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

Melihat situasi yang semakin tak terkendali, masyarakat Kampung Perlabian kini menaruh harapan besar kepada aparat penegak hukum. Mereka secara terbuka meminta Kapolres Labuhanbatu Selatan khususnya Kapolsek Kampung Rakyat untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Kami memohon agar pihak kepolisian tidak tinggal diam. Tangkap Baba dan seluruh jaringannya. Jangan biarkan kampung kami hancur karena narkoba,” tutur salah seorang warga dengan nada putus asa.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan peredaran narkoba yang meresahkan ini. Masyarakat berharap, laporan ini segera direspons serius agar ketenangan dan keamanan di Kampung Perlabian bisa kembali pulih.

AP/Tim

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.