You Tell News

Peduli Warga, Respon Cepat Kades Asep Kusmiadi S.Pd, Tinjau Langsung Warga Terdampak Banjir di Cibedug Hilir.

BandungYutelnews com|| Peduli terhadap warga masyarakat Cibedug hilir desa Cangkuang wetan Kabupaten Bandung, respon cepat, Bupati HM. Dadang Supriatna lewat kepala desa Cangkuang wetan Asep Kusmiadi S.Pd, tinjau langsung lokasi terdampak banjir, yang meluap nya air dari citarum di Cibedug hilir desa Cangkuang wetan,kecamatan Dayeuhkolot kabupaten bandung, Pada sabtu 05/2025.

Luapan Air akibat citarum tersebut mengakibatkan warga Cibedug hilir terdampak banjir, terendam hingga ketinggian air mencapai 90 cm.

Akibatnya, beberapa Kepala Keluarga di Cibedug hilir Cangkuang wetan, kediamannya terendam sejak pukul 19.30 wib hingga Pagi hari tadi.

Setelah melihat langsung Kades Asep , yang juga sebagai kepala desa Cangkuang wetan menginstruksikan langsung kepada seluruh Jajaran aparat desa.

Untuk segera melakukan koordinasi dan langkah langkah dengan jajaran stakeholder terkait, dikhawatirkan Hujan kembali turun, ” Ucap Kades asep

” Kades Asep Kusmiadi berharap juga semoga , warga masyarakat di berikan kesabaran, kesehatan.

Pada kesempatan tersebut pula, Kades Asep sempat berkeliling sambil menyapa warga terdampak Banjir, Tidak hanya itu, sempat pula memberikan bantuan logistik guna mengurangi beban warga terdampak, yang diterima langsung warga dampak banjir di dampingi jajaran dan Pengurus Rw/Rt .

Kades Asep , menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Cibedug hilir agar selalu waspada, karena bencana itu kita tidak mengetahui kapan akan datang, oleh hal tersebut warga masyarakat senantiasa selalu waspada akan Bencana Alam baik itu Gempa Bumi, Banjir dan lainnya,” Tukasnya kades.

(Yans.)

Tim Gabungan Satpol PP Kota Bandung Sita Ratusan Botol Miras dan Ribuan Obat Terlarang Ilegal

YUTELNEWS.com| Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menyita ratusan botol minuman keras dan ribuan obat terlarang ilegal dari sejumlah titik, pada Jumat 16 Mei 2025.
Operasi ini merupakan upaya Satpol PP untuk menjaga ketertiban dan ketentraman di Kota Bandung.

“Kegiatan ini mengacu pada Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 09 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketentraman, dan Perlindungan Masyarakat,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi.

Ribuan botol minuman keras dan obat terlarang tersebut disita dari beberapa kios dan toko di:
– Jalan Sukabumi: disita 168 botol minuman keras berbagai merek dari kios.

– Jalan Ciateul: Disita 235 botol minuman keras dari kios dan 417 butir obat-obatan dari kios lainnya.

– Jalan Terusan Pasirkoja: Disita 1.685 butir obat-obatan dari sebuah toko.

Dalam kegiatan ini, Satpol PP bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Satnarkoba Polrestabes Bandung, dan TNI, serta BPOM Bandung.
“Tempat usaha yang melanggar telah disegel. Minuman keras diamankan, sementara obat-obatan diserahkan kepada Satnarkoba Polrestabes Bandung,” jelas Rasdian.

Para pelanggar akan menjalani proses hukum melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang dijadwalkan pada Rabu, 28 Mei 2025..

Yans.

Diduga Tak Adil, Nasabah MUF Keluhkan Tekanan Debt Collector Meski Berniat Bayar Angsuran

Yutelnews.com||Sidoarjo – Seorang nasabah Mandiri Utama Finance (MUF) mengaku mendapat perlakuan tidak adil dari pihak leasing cabang Sidoarjo. Nasabah yang berdomisili di Surabaya Barat tersebut mengalami keterlambatan pembayaran angsuran selama 29 hari dan telah menunjukkan itikad baik untuk membayar secara bertahap. Namun, ia justru menerima tekanan dan ancaman penarikan kendaraan dari pihak penagih utang (debt collector).
Peristiwa ini terjadi pada Kamis, 16 Mei 2025 sekitar pukul 13.00 WIB, saat nasabah mendatangi kantor MUF cabang Surabaya di Ruko Golden Palace, Jl. Mayjen HR. Muhammad. Ia bermaksud membayar satu angsuran terlebih dahulu, dengan rencana untuk melunasi sisa angsuran pada malam harinya setelah menerima gaji.
Sayangnya, pihak kantor cabang Surabaya menolak pembayaran tersebut dengan alasan harus menunggu konfirmasi dari kantor cabang Sidoarjo. Tidak hanya itu, pihak debt collector bersikeras agar nasabah membayar dua angsuran sekaligus dan harus dilakukan langsung di kantor MUF Sidoarjo, kendati nasabah telah menyampaikan bahwa ia mengalami kendala lokasi dan pekerjaan sehingga tidak memungkinkan datang ke Sidoarjo.
Ironisnya, jatuh tempo angsuran bulan Mei sebenarnya masih tanggal 20. Namun, debt collector tetap menekan nasabah agar melakukan pelunasan pada hari itu juga, disertai ancaman penarikan kendaraan. Padahal, nasabah telah menyatakan komitmennya untuk melunasi dua angsuran pada malam tanggal 17 Mei 2025.
Debt collector yang disebut dalam kejadian ini adalah Egi Dwi Kurniawan, dengan nomor WhatsApp 0858-1450-7611. Dalam komunikasi dengan nasabah, ia menyatakan bahwa “sudah tidak ada tawar-menawar lagi” dan menolak segala alasan yang diberikan.
Situasi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di tengah masyarakat:
Mengapa pembayaran tidak bisa dilakukan di kantor cabang Surabaya yang resmi?
Mengapa itikad baik nasabah untuk melunasi angsuran tidak dihargai?
Apakah ini merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang oleh oknum debt collector?
Hingga berita ini diturunkan, pihak Mandiri Utama Finance belum memberikan tanggapan resmi. Nasabah berharap MUF pusat segera melakukan evaluasi terhadap sistem penagihan, agar tidak merugikan konsumen yang sedang berusaha memenuhi kewajibannya secara bertanggung jawab(Boedipras)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung,JabarYutelnews com|| Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.                                                 

Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.

Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan tidak ada ampun untuk aksi premanisme di wilayah Jawa Barat.

Bandung- YUTELNEW.com                Jajaran Polda Jabar bakal menyikat habis para pelaku aksi premanisme yang menganggu keamanan iklim investasi.
Kami sudah bicarakan dengan gubernur, wali kota dan bupati dan seluruh kapolres, kita berkomitmen memberantas premanisme,” ucap Kapolda Jabar di Gedung Pakuan, Jumat (16/05/2025).

Ia menyebut pihaknya bakal menjamin investasi di Jawa Barat aman dan bebas dari aksi premanisme. Irjen Pol Rudi mengaku bakal melakukan patroli bersama TNI dan Satpol PP serta membangun pos di kawasan industri di Jabar.

Kapolda Jabar didampingi Kapolres jajaran menyebut sudah menetapkan 177 orang menjadi tersangka aksi premanisme selama operasi pekat 10 hari. Ia menegaskan tidak ada tempat untuk aksi premanisme di Jawa Barat.
Ia menyebut aksi premanisme banyak terjadi di kawasan industri, pemukiman, pasar, pembangunan rumah dan lainnya. Pihaknya akan tegas termasuk menindak pelaku pungutan liar di pasar atau parkir liar.

Ia menegaskan akan menindak seluruh aksi premanisme. Termasuk sudah mengintruksikan jajaran polres untuk menyikat segala bentuk aksi premanisme.
Segala macamnya yang dirisaukan oleh masyarakat, kita semua akan tindak dan sudah dilakukan. Sikat premanisme,” kata Rudi.
Kapolda Jabar pun mendukung langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akan memasukkan preman ke barak sebagai bentuk edukasi. Ia menyebut seseorang menjadi preman karena tidak terlatih untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Kita siapkan dia jadi manusia yang berguna dengan salah satunya pendidikan. Kita dukung,” kata Kapolda Jabar.

Pihaknya akan mengkaji apabila akan menggunakan sekolah polisi negara (SPN) untuk pendidikan terhadap preman tersebut. Pihaknya mendorong agar mereka mengubah cara berpikir dan mau bekerja.

“Tadi pak Gubernur Jabar mencanangkan di SPN akan kaji untuk pembekalan ya, supaya dia berubah, mindsetnya berubah kemudian dia mau bekerja. Terdedikasi yang baik sehingga siap mencari pekerjaan,” kata dia.

(Yans.)

Gubernur Sumut Bobby Nasution Keluh Kesah Ke Wapres Gibran Bahwa Provinsinya Juara Narkoba

Medan//yutelnews.com
Acara Penutupan muktamar persatuan umat muslim ( PUI) ke – 15 di medan sumatera utara, kamis (15/5/2025) malam, yang di hadirin wakil presiden Bapak Gibran, mulanya Gubernur
sumatera bapak Bobby Nasution membicarakan provinsinya menjadi tempat penyalahgunaan narkoba paling tinggi.

“Dalam beberapa tahun ini sampai sekarang, enggak salah di tahun 2024 dan 2025 ini, kami masih jadi pemenangnya, yaitu kami masih no satu dengan penyalahgunaan narkoba di indonesia, pak wapres” kata Bobby.

Gibran merespon pernyataan Bobby, Gibran menyigung PUI yang dapat di libatkan dalam memberantas narkoba di sumut, gibran kemudian menyinggung kebijakkan pemprov jawa barat yang mengirim anak – anak nakal ke barak meliter dan gibran berharap agar anak anak yang terlibat dalam pusaran narkoba agar di kirim ke pesantren.

Kita tau bahwa tahun 2024 dan 2025 menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dari segi jumlah kasus maupun volume barang bukti. Polda Sumut telah mengambil langkah-langkah tegas, termasuk penindakan hukum berat dan operasi gabungan dengan TNI, untuk memberantas jaringan narkoba yang semakin canggih dan berani.

Namun, tantangan tetap besar, terutama dengan keterlibatan jaringan internasional dan peredaran yang semakin terbuka di beberapa wilayah. Diperlukan kerja sama yang erat antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di Sumatera Utara.

Dari pantauan media yutelnews, peredaran narkoba di sumut di duga banyak di back up aparat keamanan, baik dari kepolisian maupun TNI, menjadi perhatian serius di Sumatera Utara selama tahun 2024 dan 2025, serta banyak barak narkoba di wilayah sumatera utara yang belum tuntas di bersihkan.

(Redaksi rizal hasibuan)

Lomba Sound Sport Konser Drum Band Marching Band Di Gelar di Gor Bukit Tunjuk Kabupaten Lahat.

Lahat Sumsel-YUTELNEWS.com
Lomba drum band Marching band di hadiri oleh wakll bupati lahat Widia Ningsih .SH.MH, kepala dinas pendidikan lahat Niel Hadrin , Sekretaris dinas pendidikan Hasperi , kasdim 0405 lahat Kapolres lahat seluruh Forkopinda ,lurah ,serta para guru bik dari kecamatan maupun dari kabupaten lahat khususnya. Kamis .tgl 15 ,mei tahun 2025.

Lomba saund Sport konser drum band marching band di buka lanbsung oleh wakil bupati lahat Wida Ningsih .SH.MH.

Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan Hut kabupaten lahat ke 156 tahun .

Adapun yang ikut serta dalam perlombaan 38 tim anatara lain , tingakat sekolah dasar terdiri 26 tim,dan 9 tim dari tingkat menengah pertama , di mana masing -masing menunjukan keahlian dan ke bolehan pada waktu bertanding di depan para juri terlihat masing -masing tim baik tingkat sekolah dasar maupun tingkat pertama bersemangat dalam memainkan Marching band .
Perlombaan ini dari taggal di bukanya 15, mei sampai dengan 19 mei.

Wakil bupati menyampaikan ajang perlombaan ini agar untuk para dewan juri dapat menilai dengan berlaku adil dan hasil yang sesuai di tampilkan oleh para peserta. Tegasnya.

Dengan ini kepada masyarakat kabupaten lahat dapat memeriakan hut kabupaten lahat yang ke 156 tahun 2025..Tuturnya.                                             

( Abd / asm / wan )

Peduli Terhadap Kelestarian Ekosistem Laut, Polisi Beri Imbauan Stop Destructive Fishing Kepada Masyarakat Di Jepara

JeparaYutelnews.com Polres Jepara Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali mengimbau nelayan tidak melakukan Destructive Fishing.

Hal itu dilakukan langsung dengan menggelar kegiatan sosialisasi pada nelayan di kantor Satpolairud Polres Jepara, pada Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh Kasat Polairud AKP M Syaifuddin beserta anggota Satpolairud Polres Jepara dengan dihadiri berbagai kelompok nelayan tradisional, seperti kelompok nelayan cantrang, kelompok nelayan arat, pengelola agen kapal perikanan, kelompok nelayan sapta pesona, tokoh masyarakat pesisir hingga pengurus perikanan kapal poursin.

Diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga lingkungan laut dan habitatnya khususnya di perairan laut Jepara.

Lalu, apa itu Destructive Fishing?

Destructive Fishing adalah menangkap ikan dengan cara merusak lingkungan perairan.

Misalnya dengan menggunakan bahan peledak, menggunakan potasium cyanide, strum dan jaring trawl serta jaring pukat harimau.

Destructive Fishing berbahaya karena dapat merusak ekosistem laut dan habitat ikan serta keberlangsungan kembang biak ikan.

“Apabila dikemudian hari masih ada yang melakukan penangkapan ikan tidak ramah lingkungan maka dengan sangat terpaksa kami lakukan penegakkan hukum,” ujar Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasat Polairud AKP M Syaifuddin, Jumat (16/5/2025).

Nelayan diharapkan patuh akan aturan tangkap ikan ini, sebab apabila ekosistem laut rusak, terumbu karang banyak yang mati sehingga kembang biak ikan akan macet.

Hal ini akan membuat hasil laut berkurang dan berdampak pada ekonomi masyarakat.

Kabupaten Jepara sendiri merupakan salah satu kabupaten pesisir yang terletak di pantai utara Provinsi Jawa Tengah dengan garis pantai sepanjang 82,73 km. Sebagian masyarakatnya juga berprofesi sebagai nelayan.

(Singgih)

Kades Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP Dorong Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sukses di Gelar

YUTELNEWS.com | Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP, mendorong acara Musyawarah Desa (Musdes) Khusus dalam rangka pembentukan struktuar Koperasi Desa Merah Putih Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Sukapura,Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung dan dihadiri oleh berbagai unsur elemen penting masyarakat. pada hari jumat 16/05/2025.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, di wakili Sekcam dra Lusi Widhiyanti, Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP , Ketua BPD, LPMD, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perwakilan Dinas Koperasi Kabuapaten Bandung bapak Gian, para ketua Rw dan Rt serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pengurus lembaga desa lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP , yang menyampaikan pentingnya keberadaan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan.

Seperti diketahui, Koperasi Merah Putih Desa Sukapura merupakan program strategis desa yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan transparan. Harapannya, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sukapura secara berkelanjutan,”tambahnya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Bandung bapak Gian, yang memberikan dukungan dan arahan teknis mengenai pembentukan dan tata kelola koperasi di tingkat desa.membuat forum pelaksanaan dalam Musdes.

Forum pelaksana kemudian menetapkan tiga orang sebagai pimpinan musdes, Di bawah arahan pimpinan musdes, dilanjutkan dengan proses pemilihan pengurus koperasi secara musyawarah mufakat.

Dari hasil musyawarah, forum pelaksana menetapkan susunan pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sukapura sebagai berikut :

-Ketua. : Dr.H.Ateng Ruhendi.M.PD

-Sekertaris . : Herawati Juliani

-Bendahara : Yudi Herdiman

-Wakil ketua bid..Usaha : Diah Kartika Kirana Ginting.

-Wakil ketua bid.anggota : Agus Supriagus Adin.

Selain itu, forum pelaksana juga memilih dan menetapkan tiga orang sebagai pengawas koperasi desa merah putih sebagai berikut :

-Ketua Pengawas : H Ganjar Sukma Wibawa S.IP.

-Anggota ; Mumammad Rizki S.M.

-Anggota : Riskawati.

Yans.

Polda Riau Gagalkan 17,37 kilogram Sabu Jaringan Internasional

Pekanbaru – yutelnews.com
Direktorat Reserse Kriminal Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika internasional dengan barang bukti mencengangkan, 17,37 kilogram sabu yang dikemas dalam 18 paket besar.

Konferensi pers yang digelar di Media Center Polda Riau pada Kamis (16/5) ini dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, Dirresnarkoba Kombes Pol Putu Yudha Prawira, serta Kabid Humas Kombes Pol Anom Karibianto.

Menurut Dir Resnarkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira, dalam pengungkapan ini, lima orang diamankan. Setelah pemeriksaan intensif, empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing berinisial I, D, A, dan MN.

” Tersangka I berperan sebagai penjemput barang ke Pekanbaru, sementara B dan A bertugas membawa sabu dari Jakarta. Menariknya, MN adalah narapidana aktif yang mengendalikan jaringan dari balik jeruji besi di salah satu lapas di Riau “, ujar Putu.

Kasus ini bermula pada 12 Mei 2025 dini hari, saat tim Ditresnarkoba membuntuti sebuah mobil Honda Brio putih yang dicurigai membawa sabu dari Siak ke Pekanbaru. Penyelidikan yang berlangsung selama hampir dua bulan itu akhirnya membuahkan hasil ketika tim menghentikan kendaraan di Jalan Buatan, Siak, dan menangkap dua orang pelaku.

” Dalam kendaraan yang dibawa tersangka I dan D, ditemukan dua tas berisi sabu yang dibungkus kemasan teh Cina “, ungkapnya.

Pengembangan dilakukan ke sebuah kos-kosan, meski awalnya tidak ditemukan barang bukti tambahan. Namun, pelaku diketahui telah memberi laporan kepada pengendali utama jaringan bahwa barang sudah tiba di Pekanbaru. Perintah selanjutnya, mendistribusikan 10 kg sabu kepada dua orang kurir yang akan membawa barang ke Jakarta.

Tim kepolisian kemudian melakukan operasi penyamaran (undercover) dan menangkap dua tersangka lain (A dan MN) saat pengambilan barang di Pasar Buah Pekanbaru.

MN, sang napi pengendali, diketahui menjalani hukuman 11 tahun dalam kasus serupa yang melibatkan 7 kg sabu. Ia memerintahkan para kurir dari dalam lapas dengan alat komunikasi ilegal.

” Polisi kini juga tengah memburu satu pelaku lainnya berinisial AZ, warga negara Malaysia yang diduga otak jaringan lintas negara. AZ disebut sebagai mantan napi yang kabur dari Lapas Bengkalis pada 2017 “, ungkap Putu.

Terungkap pula bahwa tersangka I telah dua kali menjadi kurir dengan tarif Rp7 juta per kilogram. Sedangkan B dan A telah tiga kali membawa sabu dengan bayaran mencapai Rp138 juta.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

“Jika tidak dihentikan, sabu seberat ini dapat merusak puluhan ribu generasi bangsa. Kami tidak akan berhenti sampai semua jaringan ini tertangkap,” tegas Putu Yudha Prawira.|| AS

Pemerintah Desa Sukapura Gelar Musyawarah Desa ( Musdes) Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

YUYELNEWS.com | Bandung,- Pemerintah Desa Sukapura menggelar acara musyawarah Desa (Musdes) khusus Koperasi Merah Putih, kita perlu ketahui dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesian Prabowo Subianto, No.9/2025. Dalam Inpres tersebut, pemerintah akan membentuk kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan diluncurkan pada tanggal 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional.

Tujuannya,Koperasi Merah Putih untuk memberdayakan potensi ekonomi warga Desa melalui Usaha Simpan Pinjam, Pertanian, Perdagangan, Memberikan pelayanan secara sistematis dan cepat, Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ekonomi melalui Koperasi, Modernisasi manajemen sistem perkoperasian, Menekan harga ditingkat konsumen, Meningkatkan harga ditingkat petani hingga nilai tukar petani (NTP) atau kesejahteraan petani naik, Menekan pergerakan tengkulak, Memperpendek rantai pasok, Menjadi motor menggerak bagi UMKM, Menekan tingkat kemiskinan ekstrim, serta Menekan Inflasi.

Pada hari Jumat 16 Mei 2025 Di Aula Kantor Desa Sukapura Kecamatan Dayeuhkolot, Resmi menggelar Musyawarah khusus (Musdes) untuk Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.

Kegiatan ini di hadiri oleh Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, di wakili oleh Sekcam dra Lusi Widhiyanti ,Perwakilan dinas koperasi kabupaten Bandung bapak Gian, Bhabinkamtibmas , Babinsa , Ketua BPD Desa Sukapura, Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP, LPMD , pendamping desa, serta para ketua Rt dan RW, para tokoh masyarakat, dan undangan yang lain nya.

Pada kesempatan ini kepala desa sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP mengatakan “ hari ini kita Pemdes Sukapura kecamatan Dayeuhkolot Melaksanakan Musyawarah Khusus Pembentukan Koperasi Desa merah Putih, alhamdulillah tadi pembukaan berjalan dengan Lancar.” Ujar Kades.

Lebih lanjut, Kades Ganjar Mengatakan Semoga kedepannya siapa pun yang terpilih Menjadi pengurus Koperasi desa Merah putih di desa sukapura, bisa amanah dan bisa menjalankan koperasi sesuai dengan peraturan yang ada dan mengingatkan pada masyarakat jangan dulu terpengaruh hal hal yang tidak jelas di luar ,” tukasnya kades.

Yans.

Terkait Isu Perpisahan Kepala Sekolah SMA Olahraga Riau Berikan Klarifikasi Dan Rencana Kegiatan Akan Datang

YUTELNEWS.com | Pekanbaru,- Terkait adanya isu yang beredar tentang perpisahan siswa di SMA Olahraga Riau, Kepala Sekolah Aslim S.Pd M.M. Waka kesiswaan Babus Slamat Sitabat S.Pd,Humas Irnawati S.Pd,Wakil Kurikulum H. Indra Wahyudi M.Pd,didampingi humas sekolah mengeluarkan klarifikasi resmi. Humas SMA Olahraga Provinsi Riau menyampaikan bahwa perpisahan yang berlangsung pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, bersifat sangat sederhana.

Menurut Waka Humas SMA Olahraga Provinsi Riau, acara tersebut dilaksanakan dengan penerapan protokol sederhana dan tidak menimbulkan kerumunan. Kegiatan ini diikuti oleh kelas XII dan disiarkan secara daring melalui zoom meeting bagi peserta dari luar daerah. Siswa mengenakan seragam sederhana ( putih abu-abu ), dan tidak ada pemberian gratifikasi berupa makanan atau minuman sebagai bagian dari acara.

Dalam menanggapi keputusan Gubernur Riau terkait perpisahan, Waka Humas menyebutkan bahwa perpisahan di SMA Olahraga Provinsi Riau adalah momen penting namun tetap bersifat sederhana. Sekolah berencana untuk mengadakannya secara lebih minimalis, seperti hanya melalui apel saja di masa mendatang, insya Allah.

Selain itu, pihak sekolah tetap menyediakan cenderamata sebagai kenang-kenangan untuk siswa yang akan meninggalkan sekolah. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam isu yang beredar dan memberi gambaran yang lebih jelas terkait pelaksanaan acara perpisahan.

AS

Perketat Pengawasan dan Keamanan, Rutan Batam Gelar Razia Gabungan bersama APH

YUTELNEWS.com | Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam Kembali melaksanakan Razia gabungan Bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polsek Sagulung, pada Kamis(15/05) dalam rangka menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang.

Kegiatan razia ini merupakan komitmen Rutan Batam dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 Perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan di seluruh Indonesia.
Razia gabungan ini dilaksanakan di beberapa blok hunian warga binaan yang melibatkan tim pengamanan Rutan Batam yang terdiri atas anggota regu jaga dan staf pengamanan, serta pihak kepolisian. Setiap ruangan dan sudut kamar hunian diperiksa secara cermat guna memastikan tidak ada barang-barang terlarang seperti handphone, narkoba, atau benda lain yang dapat mengganggu stabilitas keamanan rutan.

Dalam pelaksanaannya, razia berlangsung aman dan kondusif. Proses penggeledahan dilakukan secara humanis dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukannya barang-barang terlarang di blok-blok hunian, yang menunjukkan keberhasilan pengawasan dan pengendalian internal yang diterapkan oleh jajaran Rutan Batam.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Batam, Purwo Aji Prasetyo, memberikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Rutan Batam dan Polsek Sagulung dalam pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di rutan tetap terjaga.
“Melalui Razia gabungan ini, kami berupaya memastikan seluruh blok hunian bebas dari barang-barang terlarang. Hal ini penting untuk mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif dalam mendukung pembinaan bagi warga binaan,” ujar Purwo Aji.

 

Kades Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi S.Pd Peduli Lingkungan Sehat,Nyaman Gelar Kerja Bakti Jumsih Berkelanjutan.

YUTELNEWS.com | Bandung,- Jajaran peduli lingkungan kreatip Kepala Desa Asep Kusmiadi S.Pd bersama dengan warga, dan sejumlah instansi menggelar kerja bakti Jumsih berkelanjutan, yang berlangsung di kawasan lingkungan Desa Cangkuang wetan Kecamatan Dayeuhkolot,kabupaten bandung. Jumat, (16/05/2025) pagi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk membersihkan area publik di wilayah Desa Cangkuang wetan, Kecamatan Dayeuhkolot ” kata kades Asep,di sela-sela kerja bakti itu.

Lebih lanjut Kades Asep Kusmiadi menjelaskan, kerja bakti jumsih ini merupakan langkah nyata untuk menjaga kebersihan, khususnya di area lingkungan desa Cangkuang wetan .” Di sisi lain kerja bakti ini menunjukan rasa kepedulian masyarakat, sekaligus untuk menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.

“Kami ingin menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat desa Cangkuang wetan yang tinggal di daerah ini,” tambahnya.

Disebutkan kades Asep , kegiatan kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mulai dari warga, RT, RW, yang bahu-membahu membersihkan sampah di tiap lingkungan.

Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan adanya kerja bakti jumsih ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, sehingga Desa Cangkuang wetan menjadi desa yang bersih dan nyaman,” tukasnya.

Yans.

Kunjungan Menteri Pangan di Desa Cangkuang Wetan untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Menteri Badan Pangan Zulkipli Hasan mengunjungi Desa Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, untuk mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih yang bertujuan memperkuat ekonomi lokal pada, Kamis (15/05/2025).

Zulkipli Hasan hadir untuk meninjau pelaksanaan Poliklinik dan Apoteker yang bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih.

Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan meningkatkan produktivitas lokal.

Koperasi ini berfungsi sebagai alat ekonomi dan instrumen keadilan sosial yang membantu distribusi sembako dari produsen ke masyarakat.

Koperasi ini mencakup berbagai layanan, seperti simpan pinjam, distribusi pangan, dan pelayanan kesehatan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih dan percaya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menargetkan agar semua kelurahan dan desa di Kabupaten Bandung memiliki koperasi aktif dan legal pada akhir Juni 2025.

Pihak pemerintah bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia untuk mempercepat legalitas koperasi.

Kunjungan Menteri Zulkipli Hasan menandakan dukungan pemerintah pusat terhadap Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Semua pihak diharapkan menjaga semangat gotong royong untuk mencapai tujuan ini.

(Yans)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.