You Tell News

Bintek KUHP dan KUHAP Baru di Kejati Sulsel, JAM Pidum Tekankan Peran Jaksa sebagai Navigator Utama Penanganan Perkara

YUTELNEWS.comMakassar || Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) bertajuk “Penerapan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP” pada Rabu, 4 Februari 2026. Acara strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi hukum nasional, termasuk para Aspidum dan Kajari dari seluruh wilayah Sulawesi.

Wakil Menteri Hukum RI, Prof. Dr. Edward Omar Sharif Hiariej, S.H., M.Hum., hadir memberikan keynote speech sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, Prof. Eddy menekankan bahwa meskipun kodifikasi hukum baru ini masih akan terus disempurnakan melalui praktik, kualitasnya jauh melampaui aturan kolonial sebelumnya.

“Kuhap yang baru ini jauh dari kesempurnaan dan akan ada perubahan sembari berjalan, namun saya jamin 100 persen jauh lebih baik dibanding KUHAP yang lama. Aturan ini sangat mengedepankan perlindungan terhadap HAM, dirinci sekali hak tersangka, hak anak, hingga hak disabilitas untuk mencegah kesewenang-wenangan aparat,” ujar Prof. Eddy Hiariej.

Beliau menambahkan bahwa prinsip utama dalam aturan baru ini adalah sistem peradilan pidana terpadu yang tegas membagi kewenangan mulai dari penyidikan di Polri, penuntutan di Kejaksaan, hingga pembelaan oleh advokat.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, memaparkan materi mengenai rencana strategis Kejaksaan RI dalam menyongsong era baru ini. Ia menegaskan posisi Jaksa sebagai pengendali perkara (Dominus Litis).

“Jaksa bertindak sebagai Navigator Utama yang memastikan setiap tahap proses peradilan, dari pra-penuntutan hingga eksekusi, berjalan tertib dan menjamin hak-hak tersangka serta korban. Kita harus mengantisipasi problematika praktis pasca berlakunya aturan ini melalui pemahaman yang seragam,” tegas Prof. Asep Nana Mulyana.

Dalam sesi teknis, Ketua Kamar Pidana Mahkamah Agung RI, Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H., menguraikan tentang mekanisme Plea Bargaining dan Saksi Mahkota yang menjadi terobosan untuk efisiensi peradilan.

“Mekanisme pengakuan bersalah adalah ruang bagi terdakwa untuk kooperatif dengan imbalan keringanan hukuman. Namun, Hakim tetap harus menguji secara ketat apakah pengakuan tersebut dilakukan secara sukarela, tanpa tekanan, dan tanpa penyiksaan,” jelas Dr. Prim Haryadi.

Sementara itu, Guru Besar FH UI, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, menyoroti pentingnya perubahan paradigma dari retributif (pembalasan) menuju keadilan restoratif dan rehabilitatif.

“Tantangan terbesar kita bukan hanya pasal, tapi perubahan mindset. Pidana penjara tidak lagi menjadi primadona. APH harus mulai terbiasa dengan alternatif pidana seperti kerja sosial atau pemaafan pengadilan (judicial pardon) jika itu dirasa lebih adil bagi masyarakat,” tukas Prof. Harkristuti Harkrisnowo.

Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, selaku tuan rumah menyampaikan bahwa Bintek ini merupakan langkah krusial bagi para Jaksa di wilayah Sulawesi untuk menyamakan persepsi hukum agar tidak terjadi disparitas penuntutan di masa transisi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakajati Sulsel, Prihatin, Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Andi Basmal, serta jajaran Hakim Tinggi PT Makassar.

(Abu Algifari)

Agus Flores: Kapolri Diminta Dirkrimsus Tidak Bisa Bersihkan Tambang Ilegal dan Ilegal Loging Di COPOT

Jakarta —yutelnews.com ||
Ketua Umum Perkumpulan Wartawan PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri, Agus Rugiarto, S.H., M.H., yang dikenal dengan nama panggung Agus Flores, memberikan pengarahan tegas terkait lemahnya penegakan hukum di sektor pertambangan ilegal dan pembalakan liar di sejumlah daerah.

Agus Flores menegaskan bahwa penunjukan pejabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) bukanlah sebatas jabatan atau gaya-gayaan semata, melainkan amanah penting untuk mendukung langsung program Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri dalam memberantas praktik tambang ilegal dan illegal logging.

“Penunjukan Dirkrimsus itu bukan untuk gaya-gayaan, tapi untuk bekerja nyata mendukung program Presiden dan Kapolri memberantas tambang ilegal. Kalau tidak mampu, masih banyak perwira menengah berpangkat Kombes yang berprestasi dan siap mengemban tugas tersebut,” tegas Agus Flores, Rabu (4/2/2026).

Menurutnya, masyarakat kerap melampiaskan kekecewaan kepada Kapolri dan Kapolda ketika menemukan aktivitas pertambangan ilegal dan pembalakan liar yang terus berlangsung. Padahal, akar persoalan berada pada kinerja jajaran teknis, khususnya Dirkrimsus, yang dinilai tidak optimal menjalankan fungsi penegakan hukum.

“Jangan semua kesalahan dibebankan ke Kapolri dan Kapolda. Kalau Dirkrimsus tidak menjalankan tugas dengan baik, yang terkena semprotan publik justru pimpinan,” ujarnya.

Agus Flores juga mendorong para Kapolda untuk lebih berani dan objektif dalam memberikan rekomendasi kepada Kapolri, termasuk mengusulkan pergantian Dirkrimsus apabila terbukti tidak mampu menjalankan tugas secara profesional.

Ia menekankan bahwa persoalan ini bukan semata soal jabatan, melainkan menyangkut harga diri institusi Polri di hadapan Presiden Prabowo serta kepercayaan publik terhadap komitmen penegakan hukum.

“Ini menyangkut kehormatan Polri di hadapan Presiden. Jangan hanya memviralkan dukungan Polri kepada Presiden, tetapi penegakan hukum di bidang pertambangan dan kehutanan justru lemah,” katanya.

Agus Flores menegaskan bahwa saat ini Polri harus menunjukkan kinerja terbaiknya untuk mendukung penuh agenda nasional pemerintah, khususnya dalam penegakan hukum yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Polri sekarang harus memberikan yang terbaik untuk Presiden,” pungkasnya.

Salam Hormat,
R.Mas M.H Agus Rugiarto, S.H. (Agus Flores)
Ketua Umum PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri.|| AS

Danlanud RSA Natuna Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

NATUNA – YUTELNEWS.com ||
Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026).

Rakornas dibuka Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan dihadiri Wakil Presiden, jajaran kabinet, Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, Kapolri, kepala daerah, Forkopimda, serta komandan satuan TNI dan Polri.

Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan penguatan sinergi pusat dan daerah demi keberlanjutan pembangunan nasional, sekaligus mengapresiasi komitmen seluruh peserta Rakornas dalam mendukung dan mengimplementasikan kebijakan pemerintah.

Kegiatan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045” dan diikuti ribuan peserta dari kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda.

TNI Angkatan Udara terus berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung program prioritas nasional melalui sinergi yang solid dengan pemerintah pusat dan daerah.

(Bani)

Pemuda Lira Riau Audensi Dengan KEJATI RIAU Siap Bersinergi Memberantas Korupsi di Riau.

YUTELNEWS.com | Pekanbaru – Dewan Pimpinan Wilayah Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Riau Audensi dengan Kejati Riau, Audensi yang awalnya di jadwalkan Dengan Kepala kejati Riau Bapak Dr. Sutikno,SH,MH  akhirnya di wakili oleh Asintel Kejati Riau Sapta Putra, SH,M.hum dan Kasi Penkum Kejati Riau Zikrullah SH,MH.
(Rabu,4 /2/2026).

Pengurus Pemuda Lira Riau yang hadir Daniel Saragi,SH Ketua DPW Pemuda Lira, Ketua Bidang Hukum Sapala Sibarani,SH, Humas Pemuda Lira Rial Akbar dan Jhonson Tampubolon anggota Pemuda Lira Riau.

Pertemuan ini bertujuan Membangun komunikasi yang baik antar Pengurus Pemuda Lira Riau dengan Institusi kejaksaan tinggi Riau, agar kedepannya  bisa Berkaloborasi dalam Membangun Provinsi Riau.

Daniel Saragi SH Ketua DPW Pemuda Lira Riau mengatakan siap mengawal dan bekerja sama dengan kejaksaan Tinggi Riau dalam mengawal Kasus Korupsi di Riau, Karena Pemuda Lira adalah Organisasi LSO LSM Lira yang berkomitmen mengawal Pemberantasan Korupsi khusus nya di Riau ujar Daniel

Pemuda Lira Riau siap mengawasi kinerja kejaksaan Tinggi Riau sebagai kontrol sosial untuk penegakan hukum di Riau Dengan kepemimpinan Bapak Dr. Sutikno SH,MH Semoga kedepan penegakan hukum di Riau semakin baik kedepannya
selanjutnya di tambahkan Ketua Bidang Hukum Pemuda Lira Riau Sapala Sibarani , SH menyampaikan siap untuk mendorong serta mendukung Kejati Riau terutama kegiatan preventif sekaligus memberikan dukungan agar pihak Kejati Riau tetap semangat melakukan tindakan represif terhadap pelaku kejahatan di Riau khususnya tindak pidana korupsi.
Demi penegakan hukum yang positif dalam hal penegakan tindak pidana Korupsi diminta kolaborasi yang serius antara Kejati Riau dengan Pemuda Lira Riau.

SUMBER PEMUDA LIRA RIAU

Gudang Beras di Sekupang Disorot, Beberapa Titik Ditemukan

YUTELNEWS.com / Gudang Beras di Sungai Harapan, Kec. Sekupang, Kota Batam, Kepulauan Riau kini disorot. Diduga Gudang tersebut dijadikan tempat Oplosan beras. Dugaan sementara bahwa Pemiliknha PT.Usaha Kiat Permata (PT UKP) yang dikelola oleh Ayen. (Rabu, 04/2/2026).

Informasi yang dihimpun sebelumnya bahwa Kodim 0316/Batam telah mengamankan sebanyak empat ton lebih beras di Sekupang. Diduga beras tersebut berasal dari luar negeri.

Sumber yang dipercaya bahwa beras tersebut berasal dari India, Thailand maupun Vietnam.

“Pada awalnya masuk beras itu dengan karung polos warna putih, setelah nyampai di Batam, beras tersebut dikemas ulang dengan berbagai merek dan diedarkan di berbagai pasar lokal dengan harga murah,” tulis sumber.

Gudang di Sengkuang, Batu Ampar yang di sidak oleh Penegak Hukum menjadi Bukti adanya praktik beras oplosan.

Hal ini menjadi Sorotan Publik terkait Penindakan dan Pengawasan pihak berwenang. Ada Apa? Apakah ada indikasi Konspirasi dengan oknum tertentu??. Publik menilai sejauh mana pengawasan tersebut.

Diminta pihak berwenang seperti Polda Kepri dan Forkopimda untuk segera mengusut gudang tersebut.

Tidak berhenti disini, tim media akan terus melakukan investigasi dan konfirmasi kepada pihak terkait. /Tim

 

Bersambung…

Tiktok

https://vt.tiktok.com/ZSanT2XEh/

Youtube

https://youtube.com/shorts/q3RgLcvoy7s?si=6oWAx6hDbZ7AyVvi

FB

https://www.facebook.com/share/r/1BFk2fSGci/

Peringati HUT ke-10 FPII, Kalapas Warungkiara Sampaikan Pesan Kuat untuk Insan Pers

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Forum Pers Independen Indonesia (FPII) yang jatuh pada 6 Febuari 2026. Rabu ( 4/2/2026 )

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap peran FPII dalam menjaga independensi pers serta membangun kolaborasi yang positif antara insan pers dan berbagai pemangku kepentingan.

“Assalamualaikum saya Kurnia panji pamekas kalapas II warung Kiara mengucapkan selamat ulang tahun seluruh pengurus anggota porum pers independen Indonesia tanggal 6 Febuari 2026 semoga di usia yang ke 10 FII akan terus konsisten dan menjaga independensi pers dan semoga kolaborasi serta kerjasama kita terus menghasilkan hal yang baik bagi bangsa dan negara sukses selalu ujar Kurnia panji.”

Menurutnya, keberadaan organisasi pers yang independen sangat penting dalam menjaga keseimbangan informasi serta menjalankan fungsi kontrol sosial yang konstruktif di tengah masyarakat.

Peringatan satu dekade FPII diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen insan pers untuk terus menjunjung profesionalisme, etika jurnalistik, dan tanggung jawab sosial dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Kasi Pidsus Baru Dilantik, Tegaskan Komitmen Tegas: Lapdu Bodong Tak Akan Dilayani

YUTELNEWS.com – Sukabumi
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi yang baru dilantik, Essa Dendra Aneksa, langsung menunjukkan sikap tegas dalam mengawali masa jabatannya. Ia menegaskan bahwa hanya laporan pengaduan (lapdu) yang jelas, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan yang akan diproses oleh pihaknya. Rabu ( 4/2/2026 )

Essa menyampaikan meski masih dalam tahap awal penyesuaian, prinsip profesionalitas dan kehati-hatian dalam penegakan hukum menjadi komitmen utamanya sejak hari pertama menjabat.

“Harapannya saya bisa beradaptasi dengan baik. Setiap laporan pengaduan yang masuk akan kami pelajari dan kaji terlebih dahulu untuk menentukan tindak lanjutnya,” ujar Essa.

Ia menegaskan, Kejaksaan tidak akan bersikap gegabah dalam menangani laporan masyarakat. Menurutnya, seleksi ketat terhadap lapdu sangat diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan objektif dan tidak disusupi kepentingan tertentu.

“Visi dan misi kami sederhana, bekerja secara profesional dan sebaik mungkin. Kami hanya akan menindaklanjuti laporan pengaduan yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, bukan lapdu bodong,” tegasnya.

Terkait sejumlah perkara tindak pidana khusus yang disebut-sebut masih tertunda, Essa mengaku belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh. Pasalnya, ia baru saja dilantik dan belum sepenuhnya mempelajari seluruh berkas perkara yang ada.

“Untuk kasus-kasus yang tertunda, saya baru saja dilantik. Bahkan belum sepenuhnya duduk di ruangan. Insyaallah mulai besok akan dipelajari satu per satu mana yang perlu ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Kasi Pidsus Baru Dilantik, Tegaskan Komitmen Tegas: Lapdu Bodong Tak Akan Dilayani

YUTELNEWS.com – Sukabumi
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi yang baru dilantik, Essa Dendra Aneksa, langsung menunjukkan sikap tegas dalam mengawali masa jabatannya. Ia menegaskan bahwa hanya laporan pengaduan (lapdu) yang jelas, sah, dan dapat dipertanggungjawabkan yang akan diproses oleh pihaknya. Rabu ( 4/2/2026 )

Essa menyampaikan meski masih dalam tahap awal penyesuaian, prinsip profesionalitas dan kehati-hatian dalam penegakan hukum menjadi komitmen utamanya sejak hari pertama menjabat.

“Harapannya saya bisa beradaptasi dengan baik. Setiap laporan pengaduan yang masuk akan kami pelajari dan kaji terlebih dahulu untuk menentukan tindak lanjutnya,” ujar Essa.

Ia menegaskan, Kejaksaan tidak akan bersikap gegabah dalam menangani laporan masyarakat. Menurutnya, seleksi ketat terhadap lapdu sangat diperlukan agar proses penegakan hukum berjalan objektif dan tidak disusupi kepentingan tertentu.

“Visi dan misi kami sederhana, bekerja secara profesional dan sebaik mungkin. Kami hanya akan menindaklanjuti laporan pengaduan yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, bukan lapdu bodong,” tegasnya.

Terkait sejumlah perkara tindak pidana khusus yang disebut-sebut masih tertunda, Essa mengaku belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh. Pasalnya, ia baru saja dilantik dan belum sepenuhnya mempelajari seluruh berkas perkara yang ada.

“Untuk kasus-kasus yang tertunda, saya baru saja dilantik. Bahkan belum sepenuhnya duduk di ruangan. Insyaallah mulai besok akan dipelajari satu per satu mana yang perlu ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
(Kabiro Sukabumi)

Perumda Tirta Nusa Natuna Inisiasi Penguatan Daya Listrik SPAM Sedanau untuk Optimalkan Distribusi Air Bersih

NATUNA — YUTELNEWS.com || Perumda Air Minum Tirta Nusa Kabupaten Natuna menginisiasi langkah strategis dalam rangka penguatan dukungan kelistrikan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Sedanau. Upaya ini dilakukan sebagai respons atas keterbatasan daya listrik yang selama ini berdampak pada optimalisasi produksi dan distribusi air bersih kepada masyarakat.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Natuna, Zaharuddin,S.Pd, menyampaikan bahwa ketersediaan daya listrik merupakan faktor krusial dalam menjamin keberlanjutan operasional SPAM Sedanau. Saat ini, kapasitas daya yang tersedia dinilai belum memadai, terutama seiring dengan rencana peningkatan kapasitas produksi air bersih hingga mencapai 10 liter per detik.

Sebagai bagian dari langkah percepatan, jajaran Perumda Tirta Nusa telah melakukan peninjauan lapangan ke wilayah Sedanau pada Rabu, 4 Februari 2026. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait guna merumuskan solusi teknis atas keterbatasan infrastruktur kelistrikan yang ada.

“Penguatan daya listrik menjadi kebutuhan mendesak karena berhubungan langsung dengan kontinuitas layanan air bersih kepada masyarakat. Tanpa dukungan daya yang memadai, peningkatan kapasitas produksi tidak dapat berjalan secara optimal,” ujar Zaharuddin.

Lebih lanjut, Perumda Tirta Nusa telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna, termasuk Bupati Natuna, untuk mendorong sinergi bersama PT PLN (Persero) Unit Natuna dalam pemenuhan kebutuhan kelistrikan SPAM Sedanau.

Zaharuddin berharap realisasi penambahan daya listrik dapat segera terlaksana, sehingga peningkatan layanan air bersih dapat dirasakan masyarakat sebelum memasuki bulan Ramadan. Menurutnya, kolaborasi antara Perumda, Pemerintah Daerah, dan PLN menjadi kunci utama dalam pemenuhan layanan dasar, khususnya penyediaan air bersih yang berkelanjutan di wilayah Sedanau.

Red: Darmansyah,Kabiro Natuna Yutelnews.com

Bupati Asmar Meranti Panen Raya di Mekar baru , Targetkan 3 Tahun Panen dengan Swasembada 19 000 Ton.

YUTELNEWS.com | KEPULAUAN MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri kegiatan Panen Raya sekaligus Penanaman Padi di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) yang berlokasi di Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (4/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan Program Strategis Nasional (PSN) Swasembada Pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Kepala Satgas Swasembada Pangan Provinsi Riau, perwakilan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Riau, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Kepala Perum Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, TNI–Polri, para kepala OPD, camat, kepala desa, Brigade Pangan, kelompok tani (Poktan/Gapoktan), serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Produksi Padi Meningkat Signifikan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi, S.P, dalam laporannya menyampaikan bahwa hasil panen padi tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Peningkatan produksi padi tahun ini mencapai lebih dari 3.000 ton. Ini adalah capaian yang sangat menggembirakan dan menjadi modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan beras masyarakat Kepulauan Meranti mencapai sekitar 19 ribu ton per tahun, sementara produksi lokal baru berkisar 6.000 ton per tahun. Namun dengan optimalisasi lahan dan peningkatan indeks pertanaman (IP) menjadi dua hingga tiga kali tanam per tahun, pemerintah optimistis ketergantungan pasokan dari luar daerah dapat ditekan.

Optimalisasi Lahan dan Modernisasi Pertanian
Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui optimalisasi lahan, perbaikan jaringan irigasi, serta peralihan dari sistem manual ke mekanisasi pertanian. Pemerintah daerah juga telah membentuk Brigade Pangan yang dilengkapi alat dan mesin pertanian (alsintan) guna mendukung percepatan tanam dan panen.

Namun demikian, sejumlah kebutuhan masih menjadi perhatian, terutama keterbatasan combine harvester dan gudang penyimpanan alsintan agar peralatan pertanian dapat terawat dengan baik dan tidak rusak akibat cuaca.
Bulog Siap Serap Gabah Petani

Untuk menjamin kepastian pasar, Bulog Wilayah Riau dan Kepulauan Riau menyatakan kesiapan menyerap gabah petani dengan harga Rp6.500 per kilogram. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendorong semangat bertanam.
Bupati: Geografis Bukan Hambatan, Tapi Peluang

Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa kondisi geografis Meranti sebagai daerah kepulauan dengan lahan gambut dan pengaruh pasang surut laut bukanlah penghalang bagi pertanian pangan.

“Kita berada di bibir Selat Malaka dengan tantangan alam yang besar. Namun hari ini kita buktikan, melalui program Optimasi Lahan, wilayah marginal bisa menjadi hamparan hijau yang produktif. Petani Meranti adalah petarung tangguh,” tegasnya.

Menurut Asmar, kegiatan panen raya ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kontribusi nyata Kepulauan Meranti terhadap kedaulatan pangan nasional.

“Sebagai wilayah terluar, kemandirian pangan Meranti adalah bagian dari kedaulatan negara. Setiap bulir padi yang kita panen hari ini adalah pesan kepada pusat: dari pesisir Riau, kami siap memberi makan negeri,” ujarnya.

Dorongan Teknologi dan Benih Tahan Salinitas
Bupati juga mengajak para petani dan kelompok tani untuk terus meningkatkan kapasitas dengan memanfaatkan teknologi pertanian serta menggunakan varietas benih yang tahan terhadap kadar salinitas.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, lanjutnya, akan terus berkomitmen bersama Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Pusat dalam mencari solusi terbaik demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mewujudkan swasembada pangan.

Di akhir sambutan, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Satgas Swasembada Pangan, BBPOPT, TNI, Polri, serta seluruh pihak yang telah melakukan pendampingan, monitoring, dan koordinasi sehingga program ini berjalan dengan baik.

 

(Bom)

Kalapas Pekanbaru Hadiri Pembangunan Zona Integritas, Perkuat Komitmen Pelayanan Bersih dan Responsif

Yutelnews.com//

Pekanbaru – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri kegiatan Penandatangan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas yang digelar di Aula Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Selasa (4/3/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Riau sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas harus diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Zona Integritas bukan sekadar pencanangan, tetapi komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan,” tegas Maizar.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Riau, Bambang Pratama, menekankan pentingnya kecepatan respons terhadap pelayanan dan pengaduan masyarakat sebagai indikator utama birokrasi yang baik di lapas.

“Kecepatan merespons pelayanan dan pengaduan merupakan poin utama dalam membangun birokrasi yang baik dan dipercaya publik,” ujar Bambang Pratama.

Selaku pelaksana di UPT, Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh pembangunan Zona Integritas.

“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Yuniarto.

Melalui pencanangan ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Riau semakin memperkuat komitmen dalam mewujudkan lembaga yang bersih, bebas dari korupsi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima dan berkeadilan.
(Desi Kabiro)

Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati Di Desa Mekar Baru Rangsang Barat

YIYELNEWS.com /Panen Raya Sekaligus Penanaman Padi di Lahan Oplah bersama Bupati AKBP (Purn) H.Asmar di Desa Mekar Baru Tahun 2026 Rabu (4/2/2026) Pagi Hari ini.

Selain itu, Penanaman Padi di Lahan Oplah bersama Bupati Meranti di Desa Mekar Baru Tahun 2026 di hadiri oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) bersama Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali perwakilan Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi diwakili oleh Kabag SDM Kompol Ali Zar S.So, Kasi Intel Kejari Meranti dan bersama jajaran Forkopimda Kepulauan Meranti

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kabag SDM Polres Meranti Kompol Alizar menyampaikan Kegiatan ini Polres Kepulauan Meranti mendukung penuh, menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menjadikan sektor pertanian, khususnya padi, sebagai pilar ekonomi dan ketahanan pangan utama di tahun 2026.

“Fokus pada penanaman padi di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) merupakan salah satu solusi konkret dan strategis Pemerintah Indonesia untuk mendongkrak luas tanam dan meningkatkan hasil panen secara signifikan,” kata Kompol Alizar.

Program ini bertujuan mengubah lahan kurang produktif atau rawa menjadi lahan usaha tani yang lebih produktif.

Adapun Langka- langka yang di lakukan oleh Polres Kepulauan Meranti Melakukan monitoring juga melakukan Pengamanan Tertutup dan Kegiatan berakhir sekira pukul 11.00 Wib selama pelaksanaan kegiatan situasi terdapat dalam keadaan aman dan terkendali.(Bom)

Reses Perdana 2026, Teddy Setiadi Serap Aspirasi Warga Dapil II dan Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, melaksanakan kegiatan Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II pada Rabu (4/2/2026). Kegiatan tersebut menjadi agenda penting dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara legislatif dengan warga.

Reses yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi dan harapan pembangunan di wilayahnya.

Dalam dialog terbuka yang berlangsung interaktif, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang masih menjadi perhatian. Di antaranya kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan kewajiban anggota legislatif dalam menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Reses merupakan momentum penting bagi kami untuk turun langsung mendengar kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami catat, kaji, dan perjuangkan agar dapat masuk dalam program prioritas pembangunan daerah,” ujar Teddy Setiadi.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa terlepas dari sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan yang tepat sasaran.

Selain menyerap aspirasi, Teddy juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta semangat gotong royong dalam mendukung program pembangunan daerah. Ia berkomitmen untuk terus mengawal berbagai usulan masyarakat agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas pembangunan.

Masyarakat yang hadir berharap kegiatan reses tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan.

Pelaksanaan Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen wakil rakyat dalam menjalankan fungsi representasi serta mempererat hubungan antara DPRD dan masyarakat, khususnya di wilayah Dapil II Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Patroli Blue Light Polres Kuansing: Menjaga Keamanan Malam Hari 

KUANTAN SENGINGI, YUTELNEWS.COM —Polres Kuantan Singingi melaksanakan Patroli Blue Light untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hari. Kegiatan ini dilakukan oleh Satuan Samapta pada, Selasa malam (03/02/2026).

Patroli dimulai pukul 20’00 Wib dan mencakup lokasi strategis di Kota Taluk Kuantan seperti Rumah Dinas Kapolres dan Lapas Teluk Kuantan.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, melalui Kasat Samapta, AKP Repriadi, menegaskan bahwa patroli ini sesuai dengan tugas Polri dalam menjaga Kamtibmas,” ungkapnya.

Patroli dipimpin oleh anggota Sat Samapta dan bertujuan untuk menciptakan rasa aman serta mencegah gangguan Kamtibmas.

Anggota patroli juga memberikan imbauan kepada remaja dan pemuda agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif, seperti balap liar.

Hasil patroli menunjukkan situasi aman dan terkendali tanpa adanya tindak pidana yang terjadi.

Polres Kuansing berkomitmen untuk meningkatkan patroli rutin guna menjaga stabilitas keamanan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

(Kabiro Desi)

Panen Raya Jagung di Desa Banua Gea Dengan Anggaran Rp264 juta

YUTELNEWS.com | Banuagea Nias utara – Panen raya jagung yang berlangsung di lahan seluas kurang lebih 2 hektar di Desa Banua Gea, Kecamatan Tuhemberua, Nias Utara, menjadi momen penting dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di daerah tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Februari 2026 ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Nias Utara, Yusman Zega, serta perwakilan dari Kapolres Nias Kabag SDM, Kapolsek Tuhemberu,Sekcam Tuhemberua, kepala dinas pertanian Nias Utara, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Tuhemberua.

Sekcam Tuhemberua menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama pelaksanaan panen raya jagung dari dana desa di wilayah kecamatan tersebut. Ia menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pengurus TPK (Tim Pelaksana Kegiatan ) dapat mentransfer ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan tanaman jagung kepada masyarakat setempat, sehingga dapat meningkatkan hasil dan pendapatan warga.

Wakil Bupati Yusman Zega menambahkan bahwa panen raya merupakan momentum penting dalam memanen hasil pertanian secara luas, yang tentunya berdampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa lahan yang digunakan memiliki kondisi berpasir, sehingga hasil panen tidak selalu optimal dan tanahnya cenderung kurang subur.

Namun, di balik antusiasme tersebut, terdapat keluhan dari salah satu masyarakat Desa Banua Gea yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia menyampaikan ke awak media bahwa program ketahanan pangan berbasis jagung ini menelan anggaran sebesar Rp264 juta, namun hasil panen yang diperoleh dinilai tidak memuaskan karena buah jagung yang kecil-kecil,ringan dan tidak cukup untuk memutar modal. Ia menuntut adanya penelusuran dan investigasi dari instansi terkait guna memastikan penggunaan dana dan keberhasilan program ini.

Kegiatan panen raya jagung ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Tuhemberua, sekaligus menjadi evaluasi untuk perbaikan program-program serupa di masa mendatang.

 

Emanuel y gea

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.