YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Dalam upaya membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah kenakalan remaja, Polsek Cikalongwetan menggelar kegiatan Police Goes to School di LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M. didampingi Kasium Polsek Cikalongwetan Aiptu Tedi Iswahyudi. Hadir pula jajaran pengurus LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia serta sekitar 250 peserta didik gabungan dari SMK IGASAR PINDAD dan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas undangan LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia dalam rangka memberikan pembinaan karakter dan penyuluhan hukum kepada para pelajar.
Dalam pemaparannya, AKP Deden Indrajaya menyampaikan materi bertema “Kenakalan Remaja” yang mengulas berbagai bentuk perilaku menyimpang di kalangan remaja, mulai dari tawuran, perundungan (bullying), balap liar, penyalahgunaan narkoba, vandalisme, pergaulan bebas, hingga judi online, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian di media sosial.
Selain menjelaskan faktor penyebab kenakalan remaja, Kapolsek juga memberikan pemahaman mengenai dasar hukum yang mengatur, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Menurutnya, setiap tindakan yang melanggar hukum memiliki konsekuensi yang dapat berdampak pada masa depan pelaku. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan mampu menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang positif, serta memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang produktif.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, taat hukum, serta mampu menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat,” pesan AKP Deden Indrajaya.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar penanganan kasus kenakalan remaja, batasan hukum bagi anak di bawah umur, hingga langkah-langkah menghindari pengaruh negatif di lingkungan maupun media sosial.
Pihak LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia mengapresiasi kehadiran Polsek Cikalongwetan yang dinilai memberikan edukasi hukum dan pembinaan karakter secara langsung kepada para peserta didik.
Sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan diharapkan terus terjalin dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, disiplin, serta memiliki kesadaran hukum yang tinggi.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Selain meningkatkan pemahaman peserta mengenai bahaya kenakalan remaja, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara Polsek Cikalongwetan, LEMDIKLAT Taruna Nusantara Indonesia, dan SMK IGASAR PINDAD dalam pembinaan karakter generasi muda.
Dien









































