BANDUNG –YUTELNEWS.com// Proses demokrasi dalam Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat tahun 2026 berakhir dengan hasil yang tegas. Tantan Sulthon Bukhawan berhasil meraih mandat mayoritas besar dan secara sah ditetapkan sebagai Ketua PWI Jawa Barat untuk masa bakti 2026–2031, mengungguli pesaingnya, Adriansyah, dalam pertarungan suara yang berlangsung ketat namun tetap berjalan tertib dan demokratis.
Proses pemilihan dan penghitungan suara dilaksanakan di Hotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 121, Kelurahan Turangga, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, pada Rabu (12/8/2026). Awalnya perolehan suara kedua calon tampak saling mendekat, namun seiring berjalannya penghitungan, dukungan kepada Tantan terus meningkat dan akhirnya menjauh signifikan.
Berdasarkan hasil rekapitulasi akhir, Tantan Sulthon Bukhawan mengantongi 444 suara, sedangkan Adriansyah memperoleh 247 suara. Dari total 699 suara yang masuk, tercatat 2 suara yang tidak memberikan pilihan dan 6 suara dinyatakan tidak sah. Angka tersebut menempatkan Tantan sebagai pemenang mutlak yang berhak memikul amanah organisasi wartawan terbesar di Jawa Barat untuk lima tahun ke depan.
Bersamaan dengan penetapan tersebut, Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat juga telah terbentuk, dipimpin oleh Oland P. Sibarani yang sebelumnya terpilih secara aklamasi, untuk turut mengawal marwah dan etika organisasi.
Usai dinyatakan menang, Tantan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam di hadapan seluruh anggota. Dengan nada suara yang menyentuh hati, ia menegaskan bahwa kemenangan ini bukanlah milik pribadi, melainkan milik seluruh keluarga besar PWI Jawa Barat.
“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada rekan-rekan wartawan yang telah memberikan kepercayaan. Mari kita tanamkan keyakinan bahwa kita adalah satu keluarga, satu kesatuan, yaitu PWI Jawa Barat. Masa kontestasi telah usai, saatnya kita kembali berdiri dalam satu barisan untuk membangun organisasi bersama-sama,” ujar Tantan.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa berbagai program kerja yang telah disiapkan tidak akan dapat berjalan maksimal tanpa dukungan dan kebersamaan seluruh elemen organisasi, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota. Oleh karena itu, ia mengajak rekan-rekan yang sebelumnya mendukung calon lain untuk turut bergabung, mengesampingkan perbedaan pilihan demi kemajuan bersama.
“Segala rencana dan program yang saya janjikan tidak akan berarti apa-apa jika saya berjalan sendiri. Tanpa persatuan dan bantuan rekan sekalian, cita-cita memajukan organisasi tidak akan terwujud. Maka dari itu, mari kita satukan tekad untuk membangun PWI menjadi lebih kuat lagi,” tegasnya.
Selain mengutamakan persatuan internal, Tantan juga menekankan pentingnya menjembatani hubungan antar generasi—baik para wartawan senior yang telah membuktikan pengabdiannya maupun generasi muda yang membawa semangat baru. Menurutnya, perpaduan antara pengalaman dan semangat pembaharuan adalah kekuatan utama untuk mengembalikan dan meningkatkan kembali wibawa organisasi.
“Saya sampaikan penghormatan dan terima kasih kepada para senior yang telah melangkah lebih dulu. Semoga ke depannya, hubungan antara senior dan rekan muda semakin erat, saling melengkapi untuk menjadikan PWI Jawa Barat sebagai organisasi yang besar, berwibawa, dan memberi manfaat nyata bagi dunia pers maupun masyarakat luas,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Tantan juga menyampaikan rasa terima kasih yang paling mendalam kepada keluarga tercinta, khususnya istri, yang senantiasa mendoakan dan mendukung perjalanannya hingga saat ini.
Kini, mandat telah digenggam. Tantan Sulthon Bukhawan memasuki babak baru kepemimpinannya dengan tugas besar: menerjemahkan dukungan suara yang diperolehnya menjadi kerja nyata, memperkuat profesionalisme wartawan, serta menjaga agar PWI Jawa Barat tetap menjadi pilar penting bagi kemajuan pers di tanah Pasundan.
Yans.









































