Kadis Koperasi dan UKM M Faizal Lakukan Penegasan Aset Pasar Blok Barat dan Pelaksanaan Pembongkaran Eks Kebakaran

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kota Payakumbuh, M. Faizal, menegaskan bahwa bangunan Pasar Blok Barat adalah aset murni pemerintah kota pada, Senin (06/09/2026).

Hal ini disampaikan terkait klaim kepemilikan dari beberapa pihak yang tidak didukung oleh dokumen sah.

Faizal menjelaskan bahwa tanpa dokumen kepemilikan yang valid, tidak ada pihak yang berhak atas klaim bangunan tersebut,” jelasnya.

Pemko memiliki bukti administratif dari 1984 yang menunjukkan bahwa bangunan adalah aset pemerintah.

Ia menekankan perlunya pemahaman yang jelas antara hak menempati toko (hak sewa) dan kepemilikan bangunan,” ucap Faisal.

Hak sewa tidak memberikan bukti kepemilikan atas aset pemerintah.

Pembongkaran Pasar Blok Barat bukan keputusan mendadak, melainkan telah direncanakan dan dianggarkan sejak Maret 2026.

Pedagang telah diberi informasi sebelumnya mengenai rencana ini.

Pemerintah mencatat 502 pedagang yang akan diutamakan dalam penataan dan penempatan di pasar baru.

Setelah dokumen penyerahan dari pemerintah pusat diterima, mekanisme penempatan akan dijelaskan.

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Kadis Koperasi dan UKM Faizal berkomitmen menjaga kepentingan pedagang yang telah terdaftar, dan memastikan bahwa semua proses penataan dan pembangunan pasar baru mengikuti aturan yang berlaku, dengan fokus pada hak pedagang yang terdata,” ungkapnya.

Pemko meminta setiap klaim tentang status aset Pasar Blok Barat diuji dengan dokumen resmi.

Faizal menegaskan bahwa bukti yang berbeda harus didukung oleh dokumen dan bahwa polemik kepemilikan tidak boleh hanya bermula dari pernyataan lisan,” tegasnya .

Siapa pun yang merasa memiliki aset harus membuktikannya dengan dokumen.

Pemko Payakumbuh akan terus melakukan penataan Pasar Blok Barat berdasarkan bukti resmi dan data pedagang yang sudah terverifikasi.

Pembangunan pasar baru diharapkan dapat mengatasi masalah jangka panjang dan memberikan kepastian bagi 502 pedagang yang terdampak kebakaran.

(MDC)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

NEWS FEED