NAMLEA-BURU, YUTELNEWS.COM — “Seratus lima hari berlalu menyisir lereng Gunung Botak, Satgas Yonif 733/Masariku membuktikan bahwa ketegasan yang berbalut kasih sayang mampu mengembalikan kedamaian yang hilang selama bertahun-tahun di Bumi Bupolo pada, Rabu (16/09/2026).
Berdasarkan mandat Keputusan Gubernur Maluku Nomor 2394 tanggal (27/11/2025) para prajurit menertibkan tambang ilegal tanpa menabur benih permusuhan. Justru sebaliknya, kehadiran mereka menanam rasa hormat, percaya, dan kasih sayang yang mendalam di hati setiap warga.
Penyerahan pengamanan kepada Satgas Yonif 821/Satria Bupolo dan Yonif 865/Manewata hari selasa (15/09/2026) menjadi bukti nyata, kawasan yang dulu bising kini benar-benar bersih, tenang, dan kembali damai di bawah langit yang jernih.
Saat perpisahan tiba, air mata warga mengalir tulus tak terbendung “Karena sudah saling kenal, kita jadi saling menyayangi,” ucap seorang ibu setempat dengan mata berkaca-kaca, lalu menyerukan bangga: “MASARIKU is the best!”
Deru mesin penambang kini lenyap sepenuhnya, digantikan keheningan alam yang damai. Jejak kebaikan yang ditinggalkan menjadi standar luhur bagi pasukan penerus untuk menjaga tanah ini tetap asri, aman, dan sejahtera bagi semua anak negeri.
Gunung Botak kini berdiri kembali sebagai saksi bisu yang agung bukan kekuatan senjata yang paling abadi, melainkan ketulusan hati para prajurit yang mengabdi sepenuh jiwa demi rakyat yang mereka cintai.
TIEM A1. TERPERCAYA.
(KORWIL, M. LD RAMA.)





















