Polsek Cikembar Taman Jagung Di Lahan 1 Hektar Swasebada Pangan

YUTELNEWS.com – CIKEMBAR ,Dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tak hanya berhenti di meja rapat. Jajaran Polsek Cikembar membuktikannya dengan turun langsung ke lahan, menanam benih jagung di area seluas 1 hektare di Kampung Sedamukti, Desa Bojongraharja, Kamis (29/1/2027).

Kegiatan ini menjadi simbol nyata sinergi lintas sektor antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani lokal dalam memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa.

Penanaman jagung tersebut dihadiri Camat Cikembar, perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), jajaran Polsek Cikembar, serta para petani setempat. Kolaborasi ini dinilai penting di tengah tantangan krisis pangan global dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kapolsek Cikembar, IPTU Yadi Supriadi, S.H., M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program strategis pemerintah.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif mendukung ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung ini diharapkan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian pangan di wilayah Cikembar,” ujarnya.

Menurutnya, langkah konkret seperti ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengoptimalkan lahan produktif, sekaligus membangun kesadaran bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, penanaman jagung ini diharapkan menjadi awal dari penguatan sektor pertanian lokal yang berkelanjutan, sekaligus bukti bahwa swasembada pangan dimulai dari desa,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Korupsi BLT Terbongkar, Tersangka Langsung ditahan di Lapas Sukabumi 

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi telah menerima pelimpahan kasus dugaan korupsi Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Polres Sukabumi. Kasus ini berkaitan dengan penyalahgunaan dana BLT antara tahun 2020 hingga 2022 pada, Kamis (29/01/2026).

Tersangka diduga tidak menyalurkan dana BLT yang seharusnya diberikan kepada masyarakat, menyebabkan kerugian keuangan negara sekitar Rp1.000.000.000.

Dana yang ada diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mencalonkan diri sebagai legislator, kebutuhan sehari-hari, dan membeli mobil.

Tersangka dikenakan pasal Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara 2 hingga 20 tahun.

Bukti yang diserahkan kepada Kejaksaan meliputi dokumen BLT dan uang tunai Rp108. 000.000.

Tersangka telah ditahan di Lapas Bandung setelah pelimpahan tahap dua dan berkas perkara dinyatakan lengkap.

Kasus ini menarik perhatian karena menyangkut dana yang seharusnya membantu masyarakat kurang mampu. Penegak hukum berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

(Kabiro Mirna)

Harga Kelapa di Natuna Turun Tajam Setelah Panen dan Perawatan Kebun: Petani Meradang, Pemerintah Diminta Ambil Sikap

YUTELNEWS.com
Natuna, Kepulauan Riau
Harga kelapa di beberapa kecamatan di Kabupaten Natuna, termasuk di Kecamatan Subi mengalami penurunan tajam pada Selasa, 27 Januari 2026, setelah sebelumnya masyarakat petani melakukan pembersihan lahan dan perawatan kebun kelapa secara intensif. Harga yang sebelumnya sekitar Rp 4.500 per butir kini anjlok menjadi sekitar Rp 2.500 per butir, menyebabkan pendapatan petani kelapa turun drastis dalam waktu singkat.

Para petani mengaku prihatin, karena mereka sudah mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya untuk membersihkan lahan serta merawat tanaman kelapa demi mendapatkan produksi yang baik. Namun justru harga jual buah kelapa di pasaran lokal turun drastis begitu panen mulai banyak tersedia. Kondisi ini membuat banyak petani mempertanyakan ikuti rencana produksi tetapi harga pasar tidak stabil dan tidak menjamin keuntungan.

Penyebab Penurunan Harga

Berdasarkan analisis pasar dan kondisi umum komoditas kelapa, beberapa faktor yang memungkinkan memengaruhi turunnya harga secara tiba-tiba adalah:

Kelebihan Pasokan Lokal
Saat panen berjalan, jumlah buah yang masuk ke pasar bisa jauh lebih banyak daripada kebutuhan lokal. Ketika pasokan melimpah sementara permintaan tetap, harga otomatis turun. Ini sering terjadi pada pasar lokal yang tidak punya akses distribusi besar ke luar daerah.

Distribusi & Akses Pasar Terbatas
Natuna sebagai wilayah kepulauan memiliki tantangan distribusi yang besar — akses ke pasar besar atau luar Pulau Kalimantan/Kepri sering terbatas dan memakan biaya tinggi. Akibatnya, kelapa yang diproduksi tidak terserap pasar besar sehingga harga lokal lebih rendah.

Kurangnya Rantai Pengolahan dan Hilirisasi
Jika kelapa mentah diolah lebih lanjut menjadi produk bernilai tambah (seperti minyak kelapa, santan, VCO), pendapatan bagi petani bisa lebih baik. Kekurangan fasilitas atau dukungan hilirisasi membuat petani hanya menjual buah mentah yang rentan pada fluktuasi harga dasar.

Kondisi Permintaan Eksternal
Pada kondisi lain di beberapa daerah, permintaan tinggi dari luar negeri atau domestik bisa membuat harga melonjak. Namun hal ini belum tentu merata di semua daerah, termasuk Natuna di mana permintaan ekspor belum optimal terhubung.

Dampak pada Petani dan Masyarakat

Petani kelapa di Natuna kini mengalami beberapa dampak langsung, antara lain:

Pendapatan turun sementara biaya produksi meningkat karena perawatan lahan.

Ketidakpastian ekonomi pada masyarakat petani yang sudah berinvestasi tenaga dan modal untuk panen.

Peluang peralihan usaha karena kelapa tidak lagi memberi laba yang cukup.

Tuntutan dan Harapan dari Pemerintah

Para petani dan kelompok tani kini meminta pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat, untuk mengambil langkah konkret dalam menstabilkan harga dan membantu mekanisme pasar kelapa:
Fasilitasi akses pasar yang lebih luas — termasuk penghubung ke pasar provinsi atau nasional yang bisa menyerap pasokan kelapa Natuna.
Dukungan hilirisasi dan pengolahan lokal — seperti fasilitas pembuatan santan, minyak kelapa, atau produk lain agar nilai tambah bisa dinikmati petani.
Program penjaminan harga atau intervensi pasar saat terjadi anjlok drastis sehingga petani tidak dirugikan.
Penyusunan kebijakan komoditas lokal untuk komoditas pertanian yang sangat penting bagi ekonomi masyarakat pesisir dan kepulauan.

Para petani berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, dan Kementerian Pertanian RI segera dilakukan supaya kondisi harga kelapa menjadi lebih stabil dan hasil kerja keras petani tidak sia-sia.

{Bani}

Penandatanganan SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial di Jakarta

JAKARTA, YUTELNEWS.COM —Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna, berpartisipasi dalam penandatanganan Surat Edaran Bersama (SEB) terkait penyelenggaraan informasi geospasial di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta pada, Senin (26/01/2026).

Acara ini menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung terhadap integrasi data geospasial untuk perencanaan pembangunan.

Penandatanganan SEB bertujuan untuk meningkatkan tata kelola data dan informasi geospasial di daerah.

Bupati Bandung mengungkapkan komitmen untuk mendukung kebijakan nasional yang mendorong pembangunan berkelanjutan,” ungkap Bupati Dadang.

Menteri PPN, Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya data akurat dalam perencanaan pembangunan untuk meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting dari kementerian dan lembaga.

Acara ini merupakan langkah penting dalam mendukung Satu Data Indonesia, dengan harapan meningkatkan efektivitas dan transparansi dalam perencanaan pembangunan di seluruh Indonesia.

(Yans)

SPPG Batununggal Yayasan TNI AU Adi Upaya Hadir di Sukabumi

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batununggal, di bawah Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya, telah dibuka di Sukabumi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

SPPG Batununggal berlokasi di Kampung Selamanjah, Desa Batununggal, dan mulai beroperasi pada, (26/01/2026).

H. Boy menekankan pentingnya pemenuhan gizi untuk kesehatan dan sumber daya manusia, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan,” ujarnya.

Layanan ini tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga edukasi tentang pola makan sehat.

Program ini mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

SPPG diharapkan berkembang dan menjadi pusat pelayanan gizi yang berkelanjutan.

Kehadiran SPPG Batununggal diharapkan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Desa Batununggal dan sekitarnya.

(Kabiro Mirna)

Kafe Gen-Z Signature Tempat Nongkrong yang Gaya Hidup Multitasking Fenomena Idola Kawula Muda 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Kafe Gen-Z Signature telah menjadi lebih dari sekadar tempat untuk menikmati kopi bagi generasi Z. Di kota-kota besar, seperti Payakumbuh, kafe menjadi bagian penting dari gaya hidup sehari-hari mereka, fungis sebagai tempat nongkrong, berkarya, dan menyelesaikan tugas pada, Jum’at (23/01/2026).

Fungsi Kafe bagi Gen Z tidak hanya sebagai tempat bersantai, tetapi juga sebagai ruang untuk bertukar ide dan berdiskusi. Cinta, seorang mahasiswa, menyatakan pentingnya suasana tenang dan bersih untuk konsentrasi saat menulis.

Gen Z sering menggunakan kafe sebagai tempat untuk membuat konten media sosial. Setiap sudut kafe dimanfaatkan untuk pemotretan OOTD, vlogging, dan ulasan minuman.

Pemilik kafe Gen-Z Signature sadar akan pentingnya desain yang menarik dan pelayanan ramah untuk menarik pengunjung muda. Banyak kafe bahkan menciptakan desain yang “Instagram able” untuk meningkatkan daya tarik.

Selain nongkrong, kafe Gen-Z Signature juga populer untuk menyelesaikan tugas kuliah dan pekerjaan freelance dengan fasilitas WiFi cepat dan outlet di setiap meja. Antos, sebagai mahasiswa, merasa lebih nyaman mengerjakan tugas di kafe karena suasana yang mendukung,” ujarnya.

Gaya Hidup Multitasking Fenomena ini menciptakan gaya hidup baru di mana nongkrong, ngonten, dan nugas menjadi satu kesatuan. Kafe ini menjadi simbol dari gaya hidup yang menggabungkan kenyamanan, kreativitas, dan produktivitas.

Kafe Gen Z Signature bukan hanya tempat untuk ngopi tetapi juga ruang yang mencerminkan identitas kreatif, terhubung, dan produktif dari generasi muda. Kafe menjadi tempat di mana mereka dapat mengekspresikan diri sambil tetap produktif.

(MMD)

Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan, Wujud Implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas 2026

Yutel news.com Pekanbaru,|| INFO_PAS – Sebagai wujud nyata kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melalui kegiatan bakti sosial di 2 (dua) panti asuhan yang berada di Kota Pekanbaru, yaitu Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Amanah. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kurang beruntung, sekaligus sebaigai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Jumat (23/01).

Rombongan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang dipimpin oleh perwakilan pejabat struktural disambut hangat oleh pengurus panti dan anak-anak asuh. Dalam kegiatan tersebut, Lapas menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok, bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah motivasi anak-anak dalam belajar dan berkembang.

Selain penyerahan bantuan, jajaran pegawai juga berinteraksi langsung dengan anak-anak panti asuhan melalui sesi ramah tamah. Suasana penuh kebersamaan dan keceriaan terasa sepanjang kegiatan, mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto ketika dimintai keterangan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

(Desi Kabiro)

Isu Jembatan Pamuruyan Amblas Dipastikan Hoaks, Kondisi Jembatan Aman

YUTELNEWS.com – Sukabumi || ,Beredarnya video bernarasi “Jembatan Pamuruyan Amblas” di sejumlah grup WhatsApp pada Kamis (22/01/2026) sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Informasi tersebut menyebutkan jembatan penghubung Cibadak–Cicurug mengalami kerusakan dan mengganggu arus lalu lintas.

Dalam video yang beredar terlihat pemasangan garis pengamanan di sekitar jembatan serta penerapan sistem buka-tutup kendaraan dari arah Bogor maupun Sukabumi. Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan menimbulkan kekhawatiran pengguna jalan.

Namun, setelah dilakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak terkait, informasi tersebut dipastikan tidak benar. Video yang beredar merupakan dokumentasi peristiwa lama amblasnya Jembatan Pamuruyan yang terjadi pada tahun 2022, dan kembali disebarkan tanpa disertai keterangan waktu yang jelas.

Pengawas Lapangan PPK 2.1 Jawa Barat Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Agus Warso, menegaskan bahwa kondisi Jembatan Pamuruyan saat ini aman, normal, dan berfungsi dengan baik.

“Peristiwa amblas memang terjadi pada akhir 2022, namun kerusakan tersebut sudah lama ditangani dan diperbaiki. Saat ini jembatan aman untuk dilalui,” ujarnya.

Agus juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi perpesanan.

“Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap berita yang belum diverifikasi kebenarannya di lapangan, terutama berita lama yang kembali diviralkan,” tegasnya.

Kabar tersebut turut dibantah oleh Camat Cibadak, Mulyadi, yang memastikan kondisi jembatan dalam keadaan aman.

“Hoaks, saya sendiri baru melintas,” kata Mulyadi.

Hal senada disampaikan Hendryana, Staf Ahli Dewan Pers, yang juga memastikan tidak ada gangguan saat melintasi jembatan tersebut.
“Aman, tidak ada masalah,” ujarnya.

Penelusuran lanjutan menunjukkan bahwa video serupa diketahui diunggah melalui akun TikTok @asep_mu1 pada 13 Desember 2022. Sementara akun yang disebut sebagai sumber awal penyebaran tidak lagi ditemukan.

Sebagai informasi, peristiwa amblasnya Jembatan Pamuruyan terjadi pada Selasa, 13 Desember 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, saat sebuah truk trailer pengangkut besi melintas di lokasi. Saat itu, proyek pembangunan duplikasi jembatan tengah melakukan pengerukan tanah di sekitar pondasi jembatan lama.

Warga sekitar, Nuriaman (47), menyebut ambruknya sebagian badan jembatan dipicu aktivitas pembangunan pondasi baru yang berdekatan dengan struktur lama.

Kesimpulan:
Kabar Jembatan Pamuruyan amblas yang beredar pada Kamis (22/01/2026) adalah hoaks. Hingga saat ini, kondisi Jembatan Pamuruyan dinyatakan aman dan dapat dilalui oleh kendaraan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Komitmen Perkuat Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Jalani Ibadah di Cetiya Dharma Bakti

YUTELNEWS.com
Pekanbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berkomitmen memenuhi hak-hak dasar warga binaan, salah satunya hak dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan ibadah warga binaan beragama Buddha di Cetiya Dharma Bakti Lapas Kelas IIA Pekanbaru, yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat, Rabu (21/01).

Kegiatan ibadah ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Buddha dengan pendampingan petugas pemasyarakatan serta pembimbing rohani. Suasana ibadah berlangsung tenang, mencerminkan nilai-nilai kedamaian, introspeksi diri, dan pembinaan spiritual bagi para peserta.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian warga binaan. Melalui pembinaan rohani, diharapkan warga binaan dapat memperkuat keimanan, meningkatkan kesadaran diri, serta membentuk sikap dan perilaku yang lebih baik selama menjalani masa pidana.

“Pelaksanaan ibadah ini adalah salah satu bentuk nyata pemenuhan hak beragama bagi seluruh warga binaan tanpa diskriminasi. Kami memberikan kesempatan yang sama bagi setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadahnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selain sebagai pemenuhan hak konstitusional, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ketika kembali ke masyarakat nantinya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ibadah di Cetiya Dharma Bakti secara rutin, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang humanis, religius, serta berorientasi pada pembinaan, sejalan dengan tujuan sistem Pemasyarakatan di Indonesia.
(Desi Kabiro)

Ketua DPRD Wirman Putra Bersama Walikota Zulmaeta dan Wakil Walikota Elzadaswarman Turun ke Lapangan Dengarkan Aspirasi Masyarakat Kota Payakumbuh

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, mengambil pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat dengan hadir langsung di Masjid Al Mutawahidah, Talawi pada, Selasa malam (20/01/2026).

Ia berbaur dengan warga dalam suasana khatam Alquran bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Usai acara, Wirman memanfaatkan momen itu untuk mendengar keluhan dan harapan warga secara langsung.

Warga menyampaikan beberapa masalah, seperti ketertiban pedagang, kondisi jalan setapak, dan akses pupuk bagi petani yang belum tergabung dalam kelompok tani.

Aspirasinya disampaikan terbuka dan dijawab langsung oleh para pemangku kepentingan yang hadir. Wirman menekankan pentingnya mendengar suara masyarakat dan mengatakan bahwa DPRD bertanggung jawab untuk menindaklanjutinya.

Ia menyatakan bahwa mendengar aspirasi masyarakat adalah kewajiban dan tidak perlu menunggu rapat resmi.

Masukan dari warga dicatat agar mendapat perhatian dalam kebijakan dan anggaran.

Selain itu, ia menyebutkan bahwa masalah infrastruktur dan pertanian harus diprioritaskan, dan DPRD siap bekerja sama dengan pemerintah kota untuk memberikan solusi nyata.

Pendekatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang merasa dihargai dan percaya pada pemerintah. Halaman masjid menjadi ruang aspirasi rakyat yang aktif.

(Hms DPRD Payakumbuh)

(MMD)

Perkuat Keamanan, Lapas Pekanbaru Gelar Razia Rutin Guna Dukung 15 Program Aksi Kemenimipas

YUTELNEWS.com PEKANBARU, INFO_PAS || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan menggelar razia rutin di area blok hunian warga binaan. Kegiatan yang dipimpin oleh Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Heru Prabowo ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini gangguan keamanan sekaligus memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif.

Razia yang dilakukan secara mendadak ini menyasar berbagai barang terlarang seperti alat komunikasi ilegal, senjata tajam, hingga barang-barang lain yang dilarang berada di dalam Lapas. Petugas menyisir setiap sudut kamar hunian dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis namun tegas.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari implementasi kebijakan pusat.

“Razia rutin ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen kami dalam menjalankan arahan pimpinan. Fokus utama kami adalah memastikan Lapas Pekanbaru bersih dari segala bentuk barang terlarang guna mendukung penuh 15 Program Aksi yang telah dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas),” ujar Yuniarto.

Beliau juga menambahkan bahwa keamanan merupakan pondasi utama agar proses pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan dengan optimal.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Pekanbaru, Heru Prabowo, menjelaskan bahwa intensitas pengawasan akan terus ditingkatkan sebagai langkah deteksi dini.

“Kami terus berupaya menguatkan fungsi keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Melalui razia ini, kami ingin memastikan tidak ada celah bagi gangguan kamtib. Ini adalah bagian dari langkah akselerasi untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas sesuai dengan target 15 program aksi kementerian,” tegas Heru di sela-sela kegiatan.

Dalam razia ini, petugas menemukan beberapa barang terlarang yang berada di kamar hunian seperti, gunting, senjata tajam, potongan besi dan kabel listrik. Barang terlarang ini langsung di data dan di sita oleh petugas keamanan dan ketertiban untuk di inventarisir.

Hasil dari razia ini nantinya akan didata dan dimusnahkan sebagai bentuk transparansi. Selain razia fisik, pihak Lapas juga terus melakukan penguatan mental dan pengarahan kepada warga binaan agar senantiasa mematuhi aturan yang berlaku di dalam lembaga.

(Desi Kabiro)

Relokasi Pasar Bawah Teluk Kuantan Berjalan Kondusif, berkat dukungan Personil Gabung, Polri, TNI, Pol PP, BPBD dan Dishub

YUTELNEWS.com KUANTANSINGINGI || Personil gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Perhubungan turun mengamankan kegiatan pengosongan dan pembongkaran kios Pasar Bawah Teluk Kuantan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (20/1/2026).

Pengamanan dilakukan sejak pagi hari guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci utama kelancaran proses pembongkaran kios pasar yang merupakan bagian dari program penataan kawasan Pasar Bawah Teluk Kuantan oleh Pemerintah Daerah.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polri hadir untuk memberikan rasa aman serta mengawal kebijakan pemerintah daerah agar dapat dilaksanakan dengan baik tanpa menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami menurunkan ratusan personel gabungan untuk mengamankan proses pengosongan dan pembongkaran kios Pasar Bawah Teluk Kuantan. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada para pedagang,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Menurut Kapolres, sebelum pelaksanaan kegiatan, komunikasi dan koordinasi telah dilakukan secara intensif bersama pemerintah daerah dan para pemilik kios, sehingga masyarakat dapat memahami tahapan serta tujuan dari penataan pasar tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan hari ini berjalan lancar. Tidak terdapat gangguan kamtibmas yang menonjol, dan sebagian pemilik kios juga telah melakukan pembongkaran secara mandiri,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Asisten I Pemerintah danKesejahteraanRakyat Setda Kuansingdr. H. Fahfiansyah,Sp.OG,Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masry,S.H., unsur TNI, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polres dan Polsek jajaran, personel TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, serta dukungan tenaga medis dari Puskesmas Kuantan Tengah. Pemerintah daerah juga menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan satu unit wheel loader untuk mendukung proses pembongkaran kios.

Hingga Selasa sore, tercatat sebanyak 20 unit kios telah dibongkar, sementara 70 unit kios lainnya masih dalam proses dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Kapolres Kuantan Singingi menegaskan bahwa Polres Kuansing akan terus memberikan pengamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan penataan Pasar Bawah Teluk Kuantan selesai dilaksanakan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mendukung kebijakan pemerintah daerah demi terciptanya lingkungan pasar yang lebih tertib, aman, dan nyaman,” pungkas AKBP Hidayat Perdana.

Kegiatan pengosongan dan pembongkaran kios Pasar Bawah Teluk Kuantan direncanakan berlanjut pada Rabu 21 Januari 2026 dengan pengamanan maksimal dari personel gabungan.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi
(Desi Kabiro)

Pencabutan Undian Calon Ketua RW dan RT di Desa Subi 

NATUNA, YUTELNEWS.COM —Pemerintah Desa Subi akan mengadakan pencabutan undian calon Ketua RW dan RT. Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung di Kantor Desa Subi pada, Selasa (20/01/2026).

Pencabutan undian ini penting untuk menentukan nomor urut calon serta memastikan pemilihan berlangsung tertib, transparan, dan demokratis.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia Pemilihan, Siska Nofiana, didampingi Kepala Desa Subi, Asuwadi.

Diperkirakan ada sekitar 13 calon yang hadir, meskipun beberapa RW atau RT mungkin hanya memiliki satu calon.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terpilih Ketua RW dan RT yang amanah dan bertanggung jawab untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(Bani)

Kalapas Yuniarto Pimpin Apel Pagi di Lapas Pekanbaru Dengan Pidatonya Tekankan Integritas ASN

PEKANBARU, YUTELNEWS.COM —Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengadakan apel pagi rutin yang dipimpin oleh Kepala Lapas, Yuniarto, untuk memperkuat disiplin dan integritas pegawai pada, Senin (19/01/2026).

Apel pagi berlangsung di halaman kantor Lapas dengan peserta dari berbagai jabatan dan satuan pengamanan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan disiplin sebelum pegawai melaksanakan tugas.

Yuniarto menekankan pentingnya integritas sebagai dasar untuk menciptakan lingkungan kerja yang profesional,” ujar Yuniarto.

Ia menegaskan bahwa disiplin dan integritas harus terlihat dalam tindakan sehari-hari pegawai,” tegasnya.

Yuniarto mengajak semua pegawai untuk bekerja sama dan meningkatkan kinerja demi tujuan pemasyarakatan yang lebih baik,” ungkap Yuniarto.

Melalui apel pagi ini, diharapkan pegawai Lapas Pekanbaru termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan menciptakan suasana kerja yang integritas.

( Kabiro Desi )

Orasi di Hadapan 1.000 Siswa se-Provinsi Riau, Kapolda: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam, Kepercayaan, dan Masa Depan

YUTELNEWS.com, Pekanbaru- Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa masa depan lingkungan, kualitas kehidupan sosial, dan keberlanjutan Provinsi Riau sangat bergantung pada keberanian generasi muda untuk peduli dan bertanggung jawab.

Hal itu disampaikannya saat memberikan orasi pada kegiatan Youth Green Policing Eco Academy (YGPEA) 2026 di GOR Tri Buana, Pekanbaru, Kamis (15/1/2026).

Dalam YGPEA 2026, hadir juga sebagai orator, Founder Tumbuh Institute Rocky Gerung, Guru Besar Filsafat Sosial UNJ Robet, dan Aktivis Lingkungan Sherly Annavita.

Dalam orasinya, Kapolda menyampaikan bahwa perubahan besar dalam sejarah selalu dimulai dari anak-anak muda yang memilih untuk tidak diam.

Menurutnya, kepemimpinan tidak identik dengan jabatan atau kekuasaan, melainkan lahir dari keberanian untuk bertindak ketika banyak orang memilih bersikap pasif.

“Kalian tidak harus menjadi pejabat untuk berdampak, dan tidak harus menjadi tokoh terkenal untuk berarti. Kalian hanya perlu menjadi generasi yang peduli, berani, dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Herry.

Ia mencontohkan tindakan-tindakan sederhana yang memiliki dampak besar seperti membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk menjaga sungai, tidak menyebarkan hoaks sebagai cara merawat kedamaian sosial, serta berani melaporkan perusakan lingkungan sebagai wujud menjaga masa depan.

Menurut lulusan Akpol 1996 ini, kepemimpinan yang paling murni justru lahir dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan secara konsisten.

Kapolda Riau juga menekankan bahwa generasi muda hari ini hidup di tengah tiga krisis besar sekaligus, yakni krisis iklim, krisis kepercayaan, dan krisis kepedulian.

Krisis iklim, kata dia, tidak lagi menjadi isu yang jauh, melainkan hadir dalam banjir yang semakin sering, kemarau yang makin panjang, serta kabut asap yang pernah menutup langit Riau.

Namun, ia menegaskan bahwa arah krisis tersebut ditentukan oleh pilihan manusia, antara merawat atau merusak, peduli atau mengabaikan.

“Cara kita memperlakukan alam hari ini akan menentukan kualitas hidup generasi setelah kita. Hutan ini bukan warisan dari leluhur kita, tetapi titipan dari anak cucu kita di masa yang akan datang,” tegasnya.

Pada aspek sosial, Irjen Herry mengingatkan bahwa krisis kepercayaan ditandai dengan mudahnya hoaks menyebar dan kebencian menjadi lebih viral dibandingkan kebaikan.

Ia menekankan pentingnya etika digital, verifikasi informasi, serta keberanian untuk bersikap jujur sebagai fondasi membangun kembali kepercayaan publik, baik antarwarga maupun terhadap institusi.

“Setiap kali kalian memilih berkata jujur, memverifikasi informasi sebelum membagikannya, dan mendengar sebelum menghakimi, kalian sedang menenun kembali benang kepercayaan yang rapuh itu. Itu adalah kerja kepemimpinan, meskipun sering tidak terlihat,” ucap Kapolda Riau.

Lebih lanjut, Kapolda yang akrab disapa Herinen ini menyoroti krisis kepedulian sebagai tantangan yang paling berbahaya.

Menurutnya, dunia tidak runtuh karena terlalu banyak orang jahat, melainkan karena terlalu banyak orang baik yang memilih diam.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk menjadi generasi yang merawat di tengah krisis iklim, menjadi generasi yang jujur di tengah krisis kepercayaan, serta menjadi generasi yang berani peduli di tengah krisis kepedulian.

“Kalian tidak harus menyelamatkan dunia dalam satu hari. Kalian hanya perlu melakukan bagian kalian dengan konsisten, dengan integritas, dan dengan hati. Percayalah, itu sudah cukup untuk mengubah arah sejarah hijaunya Provinsi Riau ini,” tuturnya.

Mengakhiri orasi, Kapolda Riau menegaskan bahwa masa depan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan dibangun oleh pilihan-pilihan kecil yang dibuat setiap hari dengan memilih untuk peduli, memilih untuk jujur, menjaga alam, dan menjaga sesama.

Pilihan-pilihan itulah, menurutnya, yang akan menentukan masa depan Riau dan Indonesia.

“Kalian bukan hanya sedang membangun masa depan kalian sendiri. Kalian sedang membangun masa depan Riau dan masa depan Indonesia,” pungkasnya.

(Desi Kabiro)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.