YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, SH., S.I.K., M.H., dan Ketua Bhayangkari Cabang Cimahi, Ny. Vicka Niko, beserta rombongan pejabat utama Polres Cimahi dan pengurus Bhayangkari, melakukan kunjungan kerja dan bakti sosial ke Polsek Cikalongwetan. Pada Selasa, (27/05/2025).
Kunjungan ini merupakan kunjungan kerja perdana AKBP Niko N. Adi Putra sejak menjabat sebagai Kapolres Cimahi. Kunjungan ini juga dihadiri oleh sekitar 50 orang, termasuk pejabat dari Polres Cimahi, Camat Cikalongwetan, Danramil Cikalongwetan, para Kepala Desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan perwakilan Karang Taruna.
Dalam acara tersebut, kegiatan diawali dengan sambutan Kapolres Cimahi yang menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Kapolsek Cikalongwetan.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pemberantasan premanisme dan mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat serta memantau situasi terkini di lingkungan masyarakat, sejalan dengan etos kerja “KERJA KERAS, KERJA CERDAS, KERJA IKHLAS”.
Kapolres juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana di Polsek Cikalongwetan untuk memastikan kelancaran operasional kepolisian.
Selain arahan, kunjungan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada anggota yang sakit dan masyarakat disabilitas, serta kunjungan ke masyarakat Desa Mandalamukti.
Kegiatan tersebut berlangsung aman dan kondusif, dan rombongan meninggalkan Polsek Cikalongwetan pukul 16.00 WIB.
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Pelantikan pengurus Karang Taruna Cikalong Wetan periode 2025-2030 berlangsung meriah. Acara tersebut di selenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Cikalong wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selasa, (27/05/2025).
Acara pelantikan yang mengusung tema “Ngatur Hirup, Nyungsi Karya” ini langsung dilanjutkan dengan kegiatan peningkatan kapasitas bagi seluruh pengurus terpilih.
Acara Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Camat Cikalong Wetan, Danramil Cikalongwetan/Perwakilan, Kapolsek Cikalongwetan/Perwakilan, Pengurus Karang Taruna Bandung Barat dan Ketua Karang Taruna Desa Se-kecamatan Cikalong Wetan. Camat Cikalong Wetan, H. Dadang A.Sapardan, M.Pd., KP., dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada pengurus baru dan berharap agar mereka dapat menjalankan amanah dengan baik serta mampu mengimplementasikan tema “Ngatur Hirup, Nyungsi Karya” dalam program kerja Karang Taruna.
Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas bagi pengurus untuk menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas.
Ketua Karang Taruna terpilih, Endang Ahmad Tadjudin, mengungkapkan rasa syukur dan siap mengemban amanah. “Tema ‘Ngatur Hirup, Nyungsi Karya’ akan menjadi pedoman kami dalam menjalankan program kerja yang telah disusun,”ujarnya.
Usai pelantikan, seluruh pengurus langsung mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas yang menghadirkan narasumber dari Pengurus karang taruna kbb Materi pelatihan meliputi: peningkatan kapasitas organisasi, pemahaman organisasi, istilah-istilah di organisasi, ketentuan pengesahan SK, tugas-tugas pengurus, rapat kerja, dan program kerja pengurus karang teruna kecamatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya.
Dengan dilantiknya pengurus baru dan adanya kegiatan peningkatan kapasitas ini, diharapkan Karang Taruna Cikalong Wetan dapat semakin berperan aktif dalam pembangunan desa dan pemberdayaan pemuda di wilayah tersebut.
Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai rangkaian acara ini, menunjukkan komitmen pengurus baru untuk mewujudkan visi dan misi Karang Taruna.
YUTELNEWS.com| Sulsel – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar menggelar sidang perdana perkara tindak pidana korupsi Pengadaan Barang Penanganan Keadaan Siaga Darurat Covid-19 pada Dinas Sosial Kota Makassar Tahun Anggaran 2020, Senin (26/5/2025).Pada sidang perdana ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel bersama Kejari Makassar membacakan surat dakwaan terhadap 7 terdakwa.
Adapun ketujuh terdakwa tersebut adalah Mukhtar Tahir (Kepala Dinas Sosial Kota Makassar), Salahuddin (Wakil Direktur PT. Mulia Abadi Perkasa Makassar), M. Arief Rachman (Direktur CV. Annisa Putri Mandiri), Fajar Sidiq (Direktur CV. Sembilan Mart), Ikmul Alifuddin (Direktur CV. Zizou Insan Perkasa), Suryadi (Direktur CV. Adifa Raya Utama)dan Syamsul (Direktur CV. Mitra Sejati).
JPU Kejati Sulsel dan Kejari Makassar menyebut ketujuh terdakwa telah melakukan perbuatan atau turut serta memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp. 5.287.470.030,38.
Perkara ini bermula saat Dinas Sosial Kota Makassar mendapatkan anggaran Pengadaan Barang Penanganan Keadaan Siaga Darurat Covid-19 yang bersumber dari APBD Kota Makassar Tahun Anggaran 2020 melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai Rp. 36.580.000.000 (Tiga puluh enam miliar lima ratus delapan puluh juta rupiah).
Awalnya, hasil keputusan Rapat Paripurna DPRD Makassar memutuskan menggandeng Bulog sebagai mitra untuk pengadaan paket sembako dengan Harga perpaket Rp.150.000. Namun oleh terdakwa Mukhtar Tahir (Kepala Dinas Sosial Makassar) tidak melaksanakan hasil kesepakatan rapat DPRD Kota Makassar tersebut.
Terdakwa Mukhtar Tahir lalu menunjuk 9 (sembilan) penyedia dan 8 (delapan) diantaranya tidak memenuhi persyaratan sebagai penyedia dalam penanganan keadaan darurat diantaranya CV. Zizou Insan Perkasa, CV. Pilot Project, PT. Pertani, CV. Adifa Raya Utama, CV. Sembilan Mart, CV. Annisa Putri Mandiri dan CV. Mitra Sejati.
“Sehingga penawaran/penagihan serta yang dibayarkan kepada penyedia tersebut jauh lebih mahal dibandingkan dengan harga penawaran dengan pihak bulog,” kata JPU saat membacakan surat dakwaan.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan JPU Kejati Sulsel mendakwa Mukhtar Tahir dan 6 terdakwa lainnya melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.
Sementara pada dakwaan subsidair, Mukhtar Tahir dan 6 terdakwa lainnya dikenakan Pasal 3 Jo. Pasal 18 Ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP.
“Terhadap surat dakwaan yang telah dibacakan oleh tim JPU Kejati Sulsel, terdakwa menyatakan tidak mengajukan bantahan. Selanjutnya sidang dilanjutkan kembali pada tanggal 11 Juni 2025 dengan agenda pemeriksaan alat bukti (saksi),” tutup Soetarmi. (AbubAlgifari)
YUTELNEWS.com | Ketegangan antara warga desa sekitar dan PT HWI di Jepara mencuat ke permukaan. Warga mengeluhkan tidak adanya pelibatan mereka dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Padahal, PT HWI memiliki SOP resmi tentang rekrutmen tenaga kerja. Namun, SOP tersebut dianggap tidak transparan dan belum disosialisasikan secara memadai ke publik.
Agar tidak terjadi konflik berkepanjangan, perlu solusi bersama yang adil bagi masyarakat dan tetap menghormati kebijakan internal perusahaan. Solusi harus bersifat cepat, konkrit, dan membawa manfaat timbal balik.
Berikut ini 8 solusi cepat yang bisa diambil untuk menyelesaikan persoalan ini secara damai, adil, dan menguntungkan semua pihak:
1. Sosialisasi Terbuka SOP Rekrutmen PT HWI
Langkah awal adalah sosialisasi SOP rekrutmen PT HWI secara terbuka kepada perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Penjelasan ini penting agar masyarakat paham alur, syarat, dan mekanisme penerimaan tenaga kerja
.
2. Dialog Terjadwal dan Terbuka
Pemerintah daerah bisa memediasi forum komunikasi rutin antara PT HWI dan perwakilan warga. Forum ini menjadi wadah klarifikasi, masukan, dan komitmen bersama. Transparansi dan keterbukaan bisa mencegah kesalahpahaman dan mempererat hubungan sosial.
3. Penguatan Kompetensi Warga
Agar warga desa siap bersaing secara adil sesuai standar SOP perusahaan, perlu program pelatihan kerja singkat. PT HWI dapat bekerja sama dengan Disnaker dan BLK untuk membekali warga dengan keahlian teknis seperti menjahit, kontrol kualitas, atau operasional pabrik.
4. MoU atau Komitmen Tertulis tentang Tenaga Kerja Lokal
Perusahaan (PT HWI) dan pemerintah desa sekitar membuat MoU yang menyepakati bahwa sebagian besar prioritas pekerja diambil dari desa sekitar (misalnya 60–70%). sesuai kebutuhan dengan skema evaluasi berkala Dengan perjanjian ini, masyarakat punya pegangan dan perusahaan punya tanggung jawab yang jelas..
5. Tim Pengawas Independen
Untuk menjamin keadilan, perlu dibentuk tim pengawas rekrutmen independen dari unsur Disnaker, akademisi, LSM, dan tokoh masyarakat. Tim ini bertugas memantau proses rekrutmen dan mengevaluasi pelaksanaannya setiap 3–6 bulan.
6. Transparansi Informasi Lowongan
Informasi rekrutmen harus mudah diakses, seperti ditempel di balai desa, masjid, atau disebar lewat media sosial resmi desa dan perusahaan. Masyarakat akan merasa dihargai jika informasi terbuka dan merata.
7. CSR Pro-Rakyat dan Responsif
PT HWI perlu melibatkan masyarakat sekitar dalam penyusunan program CSR, seperti beasiswa pendidikan, pelatihan UMKM, perbaikan fasilitas umum, atau layanan kesehatan. CSR yang tepat sasaran akan memperkuat simpati warga terhadap perusahaan.
8. Kotak Saran dan Pengaduan
Perusahaan dan pemerintah desa perlu menyediakan kotak saran atau sistem pengaduan digital. Warga bisa menyampaikan keluhan atau masukan tanpa harus turun ke jalan. Ini bagian dari membangun komunikasi sehat dan saling menghormati.
Penutup
1. Masalah rekrutmen di PT HWI bukan soal siapa melawan siapa, tapi bagaimana semua pihak bisa saling memahami dan saling menguntungkan. Transparansi, pelibatan masyarakat, dan penghormatan pada SOP perusahaan dapat menjadi jembatan menuju harmoni sosial dan keberlanjutan industri.
2. Polemik antara warga dan PT HWI tidak perlu menjadi konflik berkepanjangan. Dengan langkah-langkah cepat dan pendekatan win-win, semua pihak bisa mendapatkan solusi yang adil dan saling menguntungkan warga sekitar benar-benar merasakan manfaat dari kehadiran industri di wilayahnya. ( Singgih)
YUTELBEWS.com | Batam – Pengurus Baru Ikatan Pendeta Nias (IKAPNI) Batam resmi dilantik oleh Penasehat Bishop Dr. Peringatan Zebua, MA.,IE, M.Th untuk Periode 2025-2029 di Komplek Ruko tanjung Trisakti blok F no 08-09, sungai Panas, Batam Center, Kepulauan Riau, Senin (26/5/2025), Pukul 18.00 – Selesai.
Dalam Pelantikan tersebut seluruh Pengurus IKAPNI dan Jemaat sekaligus merayakan Hari Paskah yang diangkat dengan Tema: “TETAP SETIA” dan Pengkhotbah oleh Dr. Yason Larosa, MA.IE, M.Pd.K.
Sebelum Pelantikan IKAPNI seluruh Jemaat Rayakan Paskah. Dalam Khotbahnya Pdt. Yason menyampaikan agar setiap orang menunjukkan Kesetiaan, Berdiri dengan Teguh dan jangan goyah apapun tantangan yang dihadapi.
“Tantangan yang sering dihadapi saat ini Materialisme, Individualisme,” ucapnya. Ia berharap agar selalu Menjaga nilai-nilai pelayanan yang dikerjakan.
Ayat Injil yang di kutip dari 1 Korintus 15:58 (TB)
“Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia”.
KSB IKAPNI BATAM
Adapun Struktur Pengurus IKAPNI yang Dilantik pada hari ini ;
Penasehat :
1. Bishop Dr. Peringatan Zebua, MA.,IE, M.Th
2. Pdt.,Dr.,Otniel Harefa, M.Pd.K
3. Pdt. Filemon Gulo, S.Th
Ketua. : Pdt.,Dr.,Ir.,Yaaro D. Zebua,M.Pd.K
Sekret. : Pdt.Dr. Septerianus Waruwu, M.Th
Bend. : Pdt.Saharman Gea, S.Th
Seksi Persekutuan :
– Pdt. Rewardi Wa’ö, S.Th
– Pdm. Lestan Iman Zebua, M.Th
– Pdt. Sigema Gulo,S.Th
Seksi Sosial /Diakonia :
– Pdt. Wilson Zalogo, M.Si, M.Pd
– Pdt. Refamati Gulo, M.Th
Seksi Kepemudaan:
– Pdm. Dr. Eliberkat Zebua, M.Th
– Pdm. Robert Hia, M.Th
Seksi Pendidikan & Teologi:
– Dr. Yason Larosa, MA.IE, M.Pd.K
– Dr. Talizaro Tafonao, M.Pd.K
SESI PELANTIKAN IKAPNI PERIODE 2025-2029
Sebelum pelantikan Pengurus IKAPNI Diawali dengan menyanyikan Lagu Nias “TANO NIHA“.
Bpk. Bishop Dr. Peringatan Zebua, MA.,IE, M.Th melantik Pengurus IKAPNI dengan mengucapkan Sumpah Janji Setia dalam Kepengurusan, dalam Pelayanan.
Informasi yang disampaikan oleh Sekretaris IKAPNI Pdt.Dr. Septerianus Waruwu, M.Th bahwa sudah 62 Pendeta yang tergabung di IKAPNI Batam.
Ketua IKAPNI dalam Sambutannya
Kata Sambutan dari Pdt.,Dr.,Ir.,Yaaro D. Zebua,M.Pd.K, menyampaikan terimakasih kepada Pengurus yang Lama, kepada Gembala Gereja, Semua Jemaat dan Undangan yang telah hadir dalam pelantikan tersebut. Beliau mengatakan agar setiap yang tergabung di IKAPNI maupun di luar IKAPNI untuk selalu Menjaga Kesatuan.
“Mari kita tetap setia melayani Tuhan, Tetap bersatu walaupun ada perbedaan Gereja dan Tetap menjadi Berkat bagi setiap Jemaat dan Gereja,” Pesannya.
Pada kesempatan yang sama Pdt.,Dr.,Otniel Harefa, M.Pd.K juga menyampaikan bersyukur IKAPNI berjalan dengan baik dari tahun 2017. Bersyukur bahwa IKAPNI selalu menopang satu dengan yang lain.
Beliau bercerita tentang Lembaga keagamaan PGI bahwa sangat berbeda dengan yang lain, walaupun begitu Pdt.,Dr.,Otniel mengatakan bahwa PGI juga dikatakan tidak lepas dari dukungan IKAPNI.
Pdt.,Dr.,Otniel berpesan agar IKAPNI terus Berkarya dan tetap Jaya di dalam Wadah Kebersamaan di Kota Batam. Dari Tokoh Keagamaan dan dari Undangan mengalir terus Ucapan Selamat atas pelantikan IKAPNI.
Di Akhir Acara digelar ramah Tama dan foto bersama.
Pdt.Dr. Septerianus Waruwu, M.Th sebagai Pembawa acara mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang telah hadir menyaksikan acara pelantikan. Terutama kepada Gembala GTDI Sungai Yordan yang telah memberi Tempat dalam pelantikan tersebut. /Red.
***
Pelantikan Pengurus Baru IKAPNI Periode 2025-2029 dan Perayaan Paskah Resmi Digelar di Gereja GTDI Sungai Yordan
Polda Jateng- Kota Semarang | Aksi kemanusiaan dilakukan jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah untuk membantu anak-anak di wilayah terdampak banjir. Mengandalkan perahu karet dan truk polisi, para personel Ditpolairud mengevakuasi sekaligus mengantar jemput para pelajar agar tetap bisa bersekolah di tengah genangan air di wilayah Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Kegiatan ini dilakukan oleh Unit 4 Siaga SAR Ditpolairud Polda Jateng pada Senin, (26/5/2025), di Dusun Lengkong, Kelurahan Sayung. Sebanyak 17 personel diterjunkan dalam misi kemanusiaan ini, dengan perlengkapan lengkap mulai dari pelampung, helm, hingga dua unit perahu karet bermesin.
“Sejak pagi kami sudah melakukan koordinasi dengan Polsek Sayung. Setelah itu tim langsung menuju lokasi dan membantu anak-anak sekolah menyeberang menggunakan perahu karet dan truk, agar mereka tetap bisa mengikuti pelajaran meski lingkungan mereka tergenang,” ujar Katim Unit 4 Siaga SAR, IPTU Abdul Latif Ibrahim, S.Tr.Pel., dalam keterangannya di lokasi.
Selain menumpang perahu, petugas juga tampak menggendong sejumlah anak melewati genangan air yang dangkal. Aksi ini turut mendapat sambutan hangat dan apresiasi warga setempat yang merasa terbantu saat menyeberang dan beraktifitas melintasi lokasi yang terdampak banjir.
Direktur Polairud Polda Jateng, Kombes Pol Hariadi, dalam keterangan di Mako Ditploairud menegaskan bahwa kegiatan kemanusiaan semacam ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap bisa mengakses pendidikan meski dalam situasi sulit.
“Kami hadir bukan hanya untuk penegakan hukum di wilayah perairan, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan kemanusiaan. Anak-anak ini adalah masa depan bangsa. Tugas kita bersama memastikan mereka tetap bisa sekolah, apapun kondisinya,” tegas Kombes Pol Hariadi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian jajaran Ditpolairud dalam membantu warga yang terdampak bencana. Dalam keterangannya di Mapolda Jateng dirinya menyebut kegiatan ini mencerminkan semangat kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.
“Ini adalah contoh konkret kehadiran Polri secara humanis di tengah masyarakat. Apa yang dilakukan Ditpolairud hari ini adalah bentuk nyata pelayanan yang tulus dan patut menjadi contoh,” ujar Kombes Pol Artanto.
YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Audiensi antara pengurus Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi dan Kepala Lapas Klas IIA Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi, Sabtu (24/5/2025) siang. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kalapas sembari menikmati kopi khas Banyuwangi yang menambah hangat suasana.
Rombongan RKBK dipimpin oleh Ketua Hakim Said, SH, dan didampingi beberapa pengurus, antara lain:
Sekretaris: Ns. Joko Setiono, S.Kep, Dewan Penasehat: KH. Moh. Ikrom Hasan, Koordinator Agama Katolik: Iwan Mudika, Bidang Ekonomi: Fransisko Adikara Pandit Mahasna alias Egy, dan M. Taufik, SE. Bidang Hubungan Antar Lembaga: Junjung Subowo dan Riski Kurniawan, SH, Bidang Kesehatan: Ns. Rudi Purwantoro, S.Kep, dan Bd. Diah Fitrianingsih, S.Keb., Ch. Owner Klinik dr. Didik Sulasmono (KDS) Rogojampi, Bidang Hukum: Aditya Ruli Delianto, SH., M.Kn., Bidang Olahraga: Drs. Suhada, M.Pd. dan Bidang Humas Publikasi.
Kalapas I Wayan Nurasta Wibawa, yang didampingi Plt. KKPLP Solihin, menyambut hangat kedatangan pengurus RKBK. Dalam sambutannya, pria kelahiran Gianyar, Bali, itu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program positif kepemimpinan sebelumnya, sekaligus memperkuat capaian Lapas ke arah yang lebih progresif.
“Kami akan teruskan program-program yang baik, dan juga berinovasi lewat program baru. Untuk itu, kami sangat terbuka terhadap dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga dan institusi di Banyuwangi. Salah satunya pelatihan UMKM bagi warga binaan,” ujar alumnus S1 dan S2 Universitas Indonesia ini.
Kalapas Wayan, juga menyampaikan komitmennya menjalin kemitraan dengan semua elemen. Ia pun berkelakar akan blusukan langsung ke markas RKBK.
“Jangan kaget kalau tiba-tiba saya nongol di markas RKBK buat ngopi bareng ya, Pak,” ucap Wayan Nurasta, yang sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ini sambil tersenyum.
Menanggapi itu, Ketua RKBK Hakim Said, menyambut positif ajakan kolaborasi Kalapas. Ia menegaskan dukungan penuh terhadap program pembinaan, khususnya lewat pengembangan ekonomi warga binaan melalui pelatihan UMKM yang ditangani oleh bidang ekonomi.
“Sekitar 90 persen warga binaan adalah warga Banyuwangi. Maka, kami siap hadir lewat pelatihan UMKM agar ketika mereka bebas nanti, punya keterampilan untuk mandiri,” jelas Egy, pengurus bidang ekonomi RKBK.
Hakim Said menambahkan, Lapas Banyuwangi yang telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kemenkumham, diharapkan bisa segera melangkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di bawah kepemimpinan Kalapas Wayan Nurasta. “Semoga Pak Wayan Nurasta bisa membawa Lapas Klas IIA Banyuwangi meraih WBBM, baik dari Kemenkumham RI maupun Kemenpan-RB,” ujar Hakim Said, yang juga sebagai Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN-LPSS) Banyuwangi.
Diakhir, KH. Moh. Ikrom Hasan, menyampaikan doa dan nasihat kepada Kalapas Wayan agar diberi kekuatan dalam memimpin Lapas yang dinamis dan penuh tantangan.
“Jalankan prinsip 3KO: Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi. Karena tidak ada persoalan yang tak bisa diselesaikan jika tiga hal ini dijalankan,” pesan kiai sepuh yang juga pernah menjabat Ketua PPP dan anggota DPRD Banyuwangi tiga periode, serta kini memimpin Paguyuban Joko Tole, komunitas warga Madura di Banyuwangi.
YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banyuwangi, dengan dukungan John Fawcett Foundation (JFF) menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan mata, penggantian bola mata palsu serta operasi katarak secara gratis pada tahap 1. Senin (26/5/2025).
Kegiatan bakti sosial ini di buka untuk seluruh warga Kabupaten Banyuwangi. Berlangsung di jln.Kartini.No.5, Markas PMI Cabang Banyuwangi, yang terjadwal mulai tanggal 26-29 Mei 2025. Bakti sosial ini di hadiri langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono dan Manager JFF Indonesia, Komang Wardhana Beserta segenap Forpimda Kabupaten Banyuwangi.
Dalam sambutannya, Komang Wardhana, mengatakan, pihaknya berencana akan terus mendukung bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak secara rutin di Banyuwangi serta berharap kerjasama yang telah terjalin selama satu dekade ini dapat membantu serta bermanfaat bagi masyarakat Banyuwangi.
Sementara di tempat yang sama, Mujiono, menjelaskan, untuk saat ini sudah ada 167 orang yang telah mengikuti program penggantian bola mata palsu dan yang paling menggembirakan adalah pemeriksaan beserta pembagian kacamata gratis sebanyak 14355 dengan kualitas terbaik.selain itu.
“JFF telah menyelesaikan sekitar 4 ribuan operasi katarak untuk warga Banyuwangi.dan jika di hitung biaya, maka hampir senilai 45 milyar,”katanya.
Sebelumnya, Amir Hidayat, selaku Plt. Kepala Dinas Kesehatan mengatakan, tujuan bakti sosial ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Banyuwangi melalui peningkatan kesehatan mata. Katarak merupakan salah satu penyebab utama kebutaan yang dapat di obati. Melalui program operasi katarak gratis ini.
“Di harapkan masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak dapat kembali melihat dengan jelas dan bisa beraktifitas secara optimal,” pungkasnya.
YUTELNEWS.com | Perjuangan memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam pilpres 2024 silam melibatkan sejumlah tokoh yang secara intens menggalang dukungan rakyat.
Salah satunya Masrom Nusantara yang sangat aktif dan intens turun ke akar rumput, dan disokong oleh Ir. Haidar Alwi dalam menggalang dukungan untuk Prabowo-Gibran.
Masrom juga menuturkan, bagaimana Haidar Alwi sampai menggelar tasyakuran akbar bersama masyarakat akar rumput dan organ relawan saat pengumuman hasil Pilpres 2024, serta saat pelantikan Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
Namun ketika pasangan Prabowo-Gibran telah ditetapkan dan disahkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden pilihan rakyat, semua terlihat senyap.
Bahkan sosok Haidar Alwi tetap berjuang dari luar pagar kekuasaan. Nama Haidar dan jajaran relawan pendukung yang dia galang tak pernah dimunculkan dalam hiruk-pikuk pembagian kekuasaan di Istana.
“Muhasabah diri dan waktu. Doa dan usaha tidak akan mengkhianati hasil perjuangan,” kata Masrom Nusantara dari organ relawan Rakyat Bantu Rakyat yang bernaung dibawah sokongan Haidar Alwi.
Masron mengakui, proses memenangkan Prabowo-Gibran dilalui dengan rasa dera dan duka, pahit getir perjuangan. Dan akhirnya Prabowo-Gibran berhasil menjadi pemimpin pilihan rakyat.
“Namun, tatkala jadi (presiden-wakil presiden dan sudah memimpin, semua sunyi diam tak bersuara lagi,” ungkap Masrom.
Dengan nada datar, Masron mengaku tidak habis pikir mengapa kekuasaan seperti kacang lupa pada kulitnya. Tokoh-tokoh pekerja keras saat pemenangan Prabowo-Gibran justru didiamkan dalam kesunyian di luar pagar istana.
“Ini lah fenomena Politik Indonesia,” ungkap Masrom.
Dengan sisa-sisa tenaga perjuangan, Masrom menyebut Relawan Rakyat Bantu Rakyat yang bernaung di bawah arahan Haidar Alwi, akan tetap semangat dan turut bersyukur bahwa Indonesia dipimpin oleh presiden pilihan rakyat.
“Namun Allah SWT yang membalasnya dengan mengutus orang baik yang selalu bersama rakyat. Membantu rakyat dan peduli sama rakyat. Sosok itu adalah Habib HR Ir. Haidar Alwi. MT.,” tukas Masrom.
“Salut dan bangga menjadi barisan Relawan Rakyat Bantu Rakyat. Tegak Lurus bersama Habib Haidar Alwi. MT,” tandas Masrom.
YUTELNEWS.com |Info Jepara, Puluhan warga dari Desa Banyuputih dan Gemulung, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang PT Hwaseung Indonesia (PT HWI), pada Senin pagi, 26 Mei 2025. Mereka menuntut agar pihak perusahaan memberi prioritas kepada warga setempat dalam proses rekrutmen tenaga kerja.
Aksi dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan tabur bunga di depan pintu gerbang PT HWI.
Para pengunjuk rasa juga membawa replika keranda mayat sebagai simbol matinya hati nurani manajemen HRD PT HWI terhadap warga sekitar.
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap sulitnya warga setempat memperoleh pekerjaan di PT HWI, meskipun lokasi pabrik berada tepat di lingkungan mereka. Dalam orasinya, massa mendesak agar perusahaan mengutamakan tenaga kerja lokal serta memenuhi komitmen untuk membangun infrastruktur di lingkungan sekitar, sebagaimana pernah disampaikan dalam audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Jepara.
Unjuk rasa dipimpin oleh Ketua Organisasi Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) Jepara, Supriyo Handono, didampingi oleh Tri Hutomo selaku kuasa dari warga dua desa tersebut. Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel Polres Jepara guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Aksi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang, di depan pintu masuk utama PT HWI yang berlokasi di kawasan industri Desa Banyuputih.
Warga mengungkapkan kekecewaan karena merasa terpinggirkan dari kesempatan kerja di perusahaan yang berdiri di atas tanah wilayah mereka. Mereka menilai proses rekrutmen tidak transparan dan lebih banyak merekrut tenaga kerja dari luar daerah, sementara masih banyak warga usia produktif yang menganggur.
Aksi berjalan tertib dan damai, dengan peserta membawa berbagai spanduk serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka berharap pihak manajemen PT HWI bersedia membuka ruang dialog dan merespons tuntutan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT HWI terkait aksi unjuk rasa tersebut.
YUTELNEWS.com | Pemkab Bandung di bawah pemerintahan Bupati Dadang Supriatna kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Kali ini, Pemkab Bandung berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-9 kalinya secara berturut-turut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bandung tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Penghargaan predikat WTP ke-9 kali beruntun itu diterima langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna di Kantor BPK RI perwakilan Jawa Barat, Senin (26/5/2025).
Bupati Bandung Dadang Supriatna, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian fenomenal tersebut.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT, kita kembali mendapatkan opini WTP ke-9 kali berturut-turut dari BPK RI. Ini sangat membanggakan,” ujar Bupati Bandung Dadang Supriatna usai menerima penghargaan WTP di Kantor BPK RI, Senin (26/5/2025).
Menurutnya, pencapaian WTP kesembilan kalinya secara berturut-turut ini merupakan sebuah prestasi luar biasa yang menunjukkan komitmen tinggi Pemkab Bandung dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
“Ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen bersama jajaran Forkopimda, DPRD Kabupaten Bandung dan seluruh ASN dan pegawai Pemkab Bandung,” ujar Dadang Supriatna.
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku bangga karena di Jawa Barat hanya 11 kabupaten/kota yang meraih predikat WTP dari BPK RI, termasuk Kabupaten Bandung di antaranya.
Bupati yang akrab disapa Kang DS itu menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan juga sebuah tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam meraih prestasi membanggakan ini.
“Terima kasih kepada jajaran Forkopimda, yang terhormat DPRD Kabupaten Bandung, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Pemkab Bandung, serta seluruh masyarakat Kabupaten Bandung atas kolaborasi dan sinergitas selama ini,” tutur Kang DS, sapaan akrabnya.
Predikat WTP ini, lanjut Kang DS, merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Bandung dalam menerapkan prinsip-prinsip good governance.
“Penghargaan ini sekaligus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus melakukan inovasi. Semoga ke depan Kabupaten Bandung lebih sukses, lebih Bedas lagi,” ungkap Kang DS.
“Saya persembahan predikat WTP ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” tambahnya. ()
YUTELNEWS.com | Pemerintah kelurahan pasawahan memberikan dukungan kegiatan retreat yang dilaksanakan oleh RW 04 palasari yang diikuti oleh seluruh ketua Rw dan jajaran pengurus dan para kader pkk di lingkungan RW 04 palasari kelurahan pasawahan kecamatan Dayeuhkolot,kabupaten bandung. kegiatan retreat berlangsung di lingkungan SDN pasawahan . pada minggu 25/05/2025
Kegiatan tersebut di hadiri, Lurah pasawahan Tatang Mulyana SH, Kasipem Ate Sunaryo,Am.d., S.Sos.,ketua LPM kelurahan Om Pipik, PKK Kelurahan Nani Mulyani , Sinta, Babinsa Koramil 2407 Dayeuhkolot, Ketua Rw 04 Suherman beserta para pengurus dan para kader PKK.
Lurah pasawahan Tatang Mulyana SH, di wakili Kasipem Ate Sunaryo,A.Md., S.Sos, menyampaikan Dalam kegiatan orientasi, pembekalan, dan pelatihan menghadirkan narasumber dari pemerintah kelurahan pasawahan dan ketua LPM kelurahan dan PKK kelurahan pasawahan. Agar program-program pemerintahan ini bisa lebih dipahami oleh para pengurus .
Dengan adanya retreat ini, akan jadi momentum para ketua Rw dan pengurus di tiap Rw se-kelurahan pasawahan, untuk belajar dan bertukar pandangan (sharing) dalam upaya menyatukan persepsi dan kebijakan dari pusat hingga ke tingkat kelurahan. Agar retreat ini menjadi wadah konsolidasi internal agar terciptanya sinergi yang lebih baik,” ujar Kasipem Ate
“Kalau di kelurahan pasawahan , kemarin belum ada kegiatan retreat. Tapi untuk di kelurahan pasawahan dan se-Kecamatan Dayeuhkolot, sepertinya kita di kelurahan pasawahan baru yang pertama kali di Rw 04 ini,” terang Ate.
Meski demikian, rencana pelaksanaan retret lanjut Ate Sunaryo, tidak ada instruksi dari pemerintah kecamatan. Hanya saja pelaksanaan retreat ketua Rw 04 Palasari , secara swadaya RW, dan hal ini menjadi inspirasi juga bagi pemerintah kelurahan pasawahan untuk memprogramkan retreat tingkat kelurahan karna dipandang sangat bermanfaat untuk membangun kolaborasi, koneksi dan komunikasi tim dalam berorganisasi.
Dari kegiatan retreat itu hasilnya akan terbukti efektif dalam membangun komitmen dan kinerja birokrasi. “Kami lihat, saat retreat ketua Rw 04 Palasari ini sangat bagus dan berhasil sehingga kami perlu memprogramkan kegiatan retreat ini secara berkelanjutan nya ,” pungkasnya.
YUTELNEWS.com | Airsugihan, OKI-Sumsel,- Kunjungan Kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq ke Desa Srijaya Baru, Kecamatan Airsugihan, kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam agenda kerja melauncing Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) yang di fasilitasi oleh Asia Plup & Peper Sinarmas (APP SINARMAS) pada Minggu,25 mei 2025.
Acara peresmian DMPG berjalan lancar sampai akhir hingga rombongan menteri bertolak kembali ke ibukota dengan menggunakan helikopter milik Sinarmas grub.
Tak berselang lama dari berakhirnya acara tersebut tepatnya didesa Srijaya baru masyarakat yang sudah sedari semalaman menghalau kawanan Gajah yg memasuki kawasan perkebunan dan pemukiman penduduk memakan korban terkena amukan Gajah.
Menurut keterangan warga, ratusan warga dari dua desa, yaitu desa Srijaya baru dan Nusakerta menghalau dan menggiring kawanan gajah kembali ke habitat Gajah di kawasan Hutan tanaman industri (HTI), dalam proses menggiring Gajah tersebut dua orang Sualip (60 th) Sugeng (57 th) warga Srijayabaru menjadi korban amukan Gajah keduanya lalu dibawa ke puskesmas terdekat.
Sementara itu informasi terakhir salah satu korban atas nama soalip tidak lama setelah diberi pertolongan pertama di puskesmas lalu dirujuk ke Rumah Sakit dikota Palembang.
Sementara itu menurut Sukron tokoh masyarakat Bukit batu yang ikut serta menghalau gajah setelah menghadiri acara kunjungan kerja menteri lingkungan hidup mengatakan ” Keluarnya kawanan gajah yang mengancam nyawa warga masyarakat ini sudah terjadi berulang kali, korban sudah berjatuhan, ini tidak bisa dibiarkan, sebenarnya ada atau tidak lahan konservasi satwa, gajah itu, kalau ada kenapa gajah keluar cari makan ke pemukiman penduduk ?.. kalau ada konservasi dan layak untuk gajah tidak mungkin gajah kelaparan mencari makan. Kata Sukron bersemangat.
Ditempat yang sama, Diman, tokoh masyarakat desa Simpang Heran juga mempertanyakan keseriusan pihak pemerintah dalam hal ini Badan Konservasi sumber daya alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan, ” permasalahan Gajah ini sudah bertahun tahun tidak selesai. Masyarakat sudah capek bahkan setres. Seolah-olah masyarakat harus bertanggung jawab menjaga kelestarian satwa gajah. Padahal masyarakat korban dari tanggung jawab BKSDA dalam menjalankan peran dan fungsinya. ” Kata Diman berapi api.
Lebih lanjut Diman menjelaskan bahwa sebelum ada perusahaan HTI di Airsugihan, tidak pernah terjadi hal seperti ini, rusaknya habitat gajah dan lemahnya pengawasan dari lembaga pemerintah seperti BKSDA menjadikan masyarakat yang harus menjadi korbannya.
Dalam caption vidio yang tersebar dari pesan singkat WhatsApp terlihat juga kepala desa Srijaya Baru,Anton. Sampai bertelanjang dada bahu membahu dengan warga menghalau kawanan gajah bahkan dibeberapa vidio tampak Kepala desa mengevakuasi dengan naik motor roda dua seorang warga yang terluka akibat amukan Gajah.
Sampai berita ini dimuat belum ada tanggapan dari pihak BKSDA sumatera selatan ataupun pemerintah Kecamatan Airsugihan.
YUTELNEWS.com | Bandung, Jabar, – Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Deden Saepul Hidayat meresmikan program Jagoan Wirausaha (Jawara) di Aula Timur Institut Teknologi Bandung, Kota Bandung, pada kamis (22/05/2025).
Plt. Kadisdik mengatakan, Jawara adalah inovasi sekaligus solusi untuk lulusan SMK yang fokus pengembangan diri menjadi wirausahawan. “Selain fokus menyiapkan lulusan yang siap kerja, mari ubah orientasi agar lulusan SMK bisa mandiri dan berkarya dengan berwirausaha,”ungkapnya.
Program ini, tambahnya, harus didorong oleh peran kepala sekolah yang juga terus berinovasi. “Lakukan inovasi, kemudian juga lakukan berbagai pendekatan dengan industri serta akomodasi potensi para siswa agar anak-anak kita di kemudian hari bisa berperan dan berbakti,” terangnya.
Plt. Kadisdik pun mengapresiasi Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar yang telah menginisiasi program tersebut. “Saya apresiasi langkah dari bidang PSMK ini. Karena ini langkah baru, semoga nanti bisa lebih masif dengan memperbanyak kolaborasi karena hasil dari program ini adalah bagian penting dari program Pak Gubernur,”imbuhnya.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan perjanjian kerja sama antar-belasan SMK dengan dunia usaha dunia industri, penyerahan penghargaan kepada siswa dan sekolah di Jabar yang menghasilkan omzet wirausaha tertinggi tingkat nasional serta pameran produk wirausaha dari belasan SMK di Jabar.
JEPARA, YUTELNEWS.COM —Sedekah Bumi Kelurahan Jobokuto 2025 diadakan dengan tema “Ngakar Ngukur Ning Kuto” sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan.
Acara ini berlangsung pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan partisipasi penuh dari masyarakat Jobokuto di Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Pembukaan acara dimulai dengan Tari Sengkolo dan Barongsai dari warga Pecinan Jepara.
Acara dimulai pukul 13. 00 WIB dan dihadiri oleh Plt Kelurahan Jobokuto Indah Santi Wulandari, Camat Jepara Subiyanto, Ketua Panitia Bahroni, serta tokoh masyarakat dan agama.
MC Ratu Andayani dan Maharani memandu acara, yang diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Ketua Panitia Bahroni mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan meminta agar Jobokuto tidak lagi menjadi desa yang tertinggal, melainkan menjadi desa yang bangkit dan beragam.
Plt Kelurahan Santi juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi serta menyerukan pentingnya toleransi dan gotong royong.
Karnival diikuti oleh dua puluh peserta, dimulai dengan Tarian Sengkolo yang melambangkan harapan akan keselamatan. Penampilan lainnya termasuk Barongsai, tari dari Papua, dan Tarian Kuda Lumping.
Semua peserta menunjukkan semangat dan kegembiraan selama karnival. Diharapkan ke depan, acara Sedekah Bumi akan lebih meriah dengan lebih banyak sponsor.