Sangat Butuh Guru-guru SD Negeri No.076679 Baho Tentang Jaringan Internet dan Renovasi Gedung Sekolah.

Baho, Nias Utara, Yutelnews.com || Pertemuan awak media Yutel di ruang kerja Kepala sekolah Ibu Asania Harefa S.pd Sekolah Dasar Negeri No.076679 Desa Baho Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara. Kamis /08/2025.

Ucap Kepala sekolah menyampaikan bahwa kami sangat butuh internet di sini apalagi pada daftar hadir Guru-guru Zaman digitalisasi juga Renovasi Gedung SD Negeri Baho ini dimana lantai banyak debu, Plafon sudah tidak layak pakai sudah beberapa kali saya ajukan Didapodik belum ada REALISI sampai Sekarang.

Lanjut awak media melihat anak-anak SD Negeri Baho berteriak kapan ada makanan Gratis ya Pak ? Sudah dibagikan di SD Lotu Kemarin dan SMP Negeri I Lotu ? “Saya jawab sabar ya nak belum tau kapan ada jadwal dari Penyedia Makanan Gratis di wilayah Nias Utara, saya merasa ada yang di duga kecemburuan sosial anak-anak tidak setentak pembagian makanan, harapan anak-anak secepatnya terealisasi dengan baik di lapangan.

Terus saya monitoring ke SMP 1 Lotu pada hari Dua pemberian makanan bergizi Gratis (MBG) dengan melalui Video dan foto ada sebagian tidak kebagian sayur dan jeruk di tempat Nasi yang sudah tersedia. Harapan anak-anak ada pemerataan, apalagi siswa siswi dan bergitu juga Guru-gurunya, pola pikirnya selalu di hati.

Sebelum di laksanakan kegiatan terlebih dahulu dibuat jadwal yang tepat dan jelas supaya Pers, LSM, Pengurus Organisasi mengenal bersama-sama kegiatan dimaksud.

(K.Gea)

Dorong Transformasi Digital Pendidikan di Riau, Sekolah Apresiasi Pengadaan IFP oleh Disdik

Pekanbaruyutelnews.com ||
Kebijakan Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan dalam menyediakan teknologi Interactive Flat Panel (IFP) guna mendukung transformasi digital di dunia pendidikan mendapat respons positif dan apresiasi. Dinilai sebagai langkah inovatif dan strategis untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran, khususnya di jenjang SMA.

Plt Kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru Sulismayati, M.Si mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan IFP dari Disdik Riau. Meski baru menerima satu unit, kehadiran perangkat ini telah memberikan dampak signifikan dalam proses pembelajaran.

“Alhamdulillah, walaupun baru satu unit, manfaatnya sudah sangat terasa, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan prestasi siswa. Kami berterimakasih kepada Disdik,” ungkap Sulismayati kepada media , Kamis (7/8/2025).

Sulismayati menjelaskan, IFP yang mirip dengan smart TV ini kaya akan fitur pendukung yang sangat relevan untuk mata pelajaran seperti matematika, fisika, kimia, biologi, astronomi, TIK, hingga geografi. Guru-guru di SMA Negeri 8 Pekanbaru kini lebih leluasa menyampaikan materi secara visual dan interaktif.

“Pembelajaran menjadi jauh lebih menarik sudah terintegrasi di dalam satu media perangkat ini. Siswa tidak lagi pasif, karena bisa langsung mengakses informasi dari internet, melihat video edukatif, hingga berdiskusi aktif di kelas,” ujarnya.

Kehadiran IFP juga menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Sulismayati mencontohkan saat siswa mempelajari unsur kimia seperti natrium, visualisasi langsung bisa ditampilkan lewat perangkat, memperkuat pemahaman siswa.

Terkait munculnya isu negatif tentang pengadaan dan penggunaan perangkat IFP yang tidak optimal, termasuk penempatannya tidak langsung di ruang kelas, Sulismayati menyanggahnya. Dikatakan, perangkat itu berfungsi dengan baik dan terkait penempatannya didasarkan pada pertimbangan keamanan dan pemerataan akses.

“Kami punya 36 kelas dan perangkat teknologi ini hanya 1 unit, jika ditempatkan di satu kelas saja tentu akan menimbulkan kecemburuan. Karena itu, kami tempatkan di perpustakaan agar bisa diakses bergantian,” jelasnya.

Ia menambahkan satu orang tenaga kependidikan telah ditunjuk khusus sebagai operator dan penjadwal penggunaan perangkat. Operator tersebut juga telah mendapatkan pelatihan dari pihak penyedia untuk kemudian melatih guru-guru lainnya hingga bisa mengoperasikan teknologi IFP itu secara optimal.

Karena sudah merasakan manfaat nyata dari pembelajaran digital di sekolah dengan dukungan perangkat IFP tersebut, disamping mengapresiasi kebijakan penggunaan teknologi itu, sang Kepsek juga berharap kedepannya pengadaannya ditingkatkan lagi oleh Disdik Riau.

“Dengan 1 unit IFP ini saja sudah dirasakan banyak manfaat dan kemudahan yang diperoleh dalam PBM di sekolah kami. Kalau unitnya lebih dari satu tentu akah lebih baik dan maksimal, makanya harapan kami kedepannya ada penambahan unit dari Disdik Riau,” ujar Sulismayati.

Kepala SMAN Plus Provinsi Riau Edi Sutono, MPd mengungkapkan hal senada. Sekolah yang dipimpinnya juga telah menerima bantuan 1 unit IFP dari Disdik Riau dan berfungsi dengan baik. Perangkat teknologi ini tidak hanya digunakan untuk proses pembelajaran, tapi juga media informasi bagi tetamu yang berkunjung.

“Makanya IFP ini kita tempatkan di ruang pertemuan sekolah agar multi fungsi dan beragam manfaatnya. IFP yang berkuran cukup besar ini juga kita jadikan media informasi sekolah bagi tetamu dari berbagai kalangan yang berkunjung,” kata Edi kepada media Jumat (8/8/2025).

Untuk mendukung proses pembelajaran digital secara intensif, lanjut sang Kepsek, pihak sekolah sudah melengkapi hampir seluruh kelas dengan smart tv atau televisi pintar, yang fungsinya mirip dengan IFP dengan ukuran lebih kecil.

“Dana pembelian tv pintar ini dari dana BOS kinerja (Boskin) yang diterima SMAN Plus, yang memang diusulkan untuk mendukung pembelajaran digital. Sejauh ini tidak ada kendala, perangkat smart tv maupun IFP dari Disdik berfungsi dengan baik,” terang Edi.

Kepsek menyebut Dengan adanya perangkat smart tv maupun IFP baik guru maupun siswa kami sangat senang dan bersemangat, karena proses belajar mengajar menjadi interaktif dan lebih menarik.

“Keberadaan teknologi yang memadai merupakan bagian dari ketersediaan sarana dan prasarana penting yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran,” pungkas Edi Sutono.

Dorong Optimalisasi

Forum Kepala Sekolah Pekanbaru juga menyambut baik dan mendukung pengadaan IFP sebagai sarana penunjang pembelajaran digital dan aktivitas sekolah, khususnya di jenjang SMA karena keberadaannya dinilai bermanfaat. Kebijakan penggunaan IFP ini dinilai tepat dan patut diapresiasi.

“Ketersediaan teknologi IFP ini banyak membantu guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Walau tidak mutlak, tapi salah unsur pendukung yang dapat diandalkan untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah,” ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Pekanbaru Benny Rio Denaldy, SSi. MSi kepada awak media, baru-baru ini.

Ia juga memastikan seluruh SMA di ibukota Riau ini sudah kebagian IFP alias penyaluran media teknologi canggih tersebut oleh Disdik Riau telah dilakukan secara merata. Perangkat IFP yang diterima juga diklaim dalam keadaan baik dan bisa difungsikan tanpa kendala.

“Pengadaan dan penggunaan IFP untuk SMA di Pekanbaru sudah merata, satu sekolah dapat satu. Karena baru satu unit per sekolah, kita tetap mendorong optimalisasi penggunaan IFP ini di seluruh sekolah mengingat ketersediaan teknologi ini membantu dan mendukung aktivitas pembelajaran dan pendidikan lainnya,” papar Benny yang juga Plt. Ketua PGRI Kota Pekanbaru ini.

Menurut dia, alat ini umumnya berfungsi baik dan familiar digunakan. Sudah banyak guru, terutama pengajar TIK dan IPA yang memakainya untuk mendukung pembelajaran dan pendidikan di sekolah.

“Sebelumnya memang sudah diadakan pelatihan terhadap guru dari masing-masing sekolah yang akan jadi operator teknologi ini. Ternyata memang selain mudah dioperasikan, juga teknologi ini efektif dan mendukung pembelajaran interaktif, sehingga guru dan siswa merasa lebih nyaman dan tertarik,” pria yang juga Kepala SMAN 13 Pekanbaru ini..

Karena mendukung aktivitas pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, Benny menilai kebijakan Pemprov melalui Disdik Riau ini patut diapresiasi dan berharap pengadaan IFP terus ditingkatkan secara bertahap, sehingga nantinya dapat digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas diseluruh sekolah.

“Proses pembelajaran digital dengan dukungan teknologi IFP ini diyakini mampu meningkatkan aktivitas pembelajaran, yang pada gilirannya akan mendukung keberhasilan pendidikan di daerah ini. Dukungan teknologi ini memang tidak mutlak tapi hanya salah satu indikator, karena ada unsur lainnya, yakni guru, siswa, orang tua dan masyarakat yang juga berperan dan menentukan,” tutup Benny Rio Denaldy.

Perangkat Berfungsi, Sesuai Prosedur

Terpisah, Kabid Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Riau Faizal Ahmaddin menjelaskan pengadaan IFP direalisasikan tahun 2024 lalu untuk 37 SMA Negeri yang ada di Provinsi Riau dengan alokasi dana Rp 9. 612.600.000.

Menurut dia, proses pengadaan IFP tersebut sudah sesuai prosedur atau regulasi yang ada. PT Hematech Nusantata selaku pelaksana pengadaan juga sudah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kontrak, dimana seluruh perangkat sudah didistribusikan kepada seluruh SMA dan semuanya berfungsi dengan baik.

“Untuk mengoperasikan penggunaan perangkat teknologi ini, operator yang ditunjuk masing-masing sekolah juga sudah dilakukan pelatihan oleh PT Hematech Nusantata. Selanjutnya operator mengajarkan dan melatih guru-guru hingga bisa mengoperasikan IFP untuk mendukung proses belajar mengajar secara digital,” terang Faizal kepada media Kamis (78/2025).

Adapun tujuan pengadaan IFP tersebut, lanjut dia, untuk mendukung proses pembelajaran digital yang sudah dicanangkan Pemprov Riau dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di jenjang SMA di Bumi Melayu.

Faizal menampik tudingan dari sejumlah kalangan yang menyebut banyak perangkat IFP yang telah didistribusikan ke sekolah tidak berfungsi dan digunakan secara optimal sehingga penempatannya di ruang labor atau perpustakaan, bukan di kelas.

“Itu tidak benar ya? Sebab, sebelum diserahkan ke sekolah sudah dilakukan pengecekan dan semuanya berfungsi baik. Soal penempatannya di ruang labor atau perpustakaan, mungkin agar bisa digunakan bergantian karena hanya 1 unit per sekolah. Kalau ditempatkan di satu kelas, dikhawatikan nanti muncul kecemburuan antara siswa. Apalagi, sekolah yang memiliki kelas yang banyak,” paparnya.

Faisal menyebut umumnya pihak sekolah merespons positif pengadaan perangkat IFP tersebut dan berharap dapat terus ditingkatkan guna mendukung proses belajar mengajar karena keberadaan teknologi tersebut sangat membantu dan dirasakan banyak manfaatnya. Dan sejauh ini, perangkat itu berfungsi normal dan tidak ada kendala.

“Harapan mereka kan setiap kelas itu dapat, sehingga pembelajaran digital lebih optimal. Kalau ada dananya nanti, kita bantu realisasikan. Namun, untuk saat ini pengadaannya baru bisa 1 unit untuk 37 SMA di Riau. Karena harganya lumayan mahal, IFP ukuran 86 inci per unit harganya Rp 254.800.000, belum termasuk pajak,” paparnya.

Faizal menyebut pihaknya juga berharap dan menginginkan para anak-anak didik di seluruh jenjang pendidikan bisa menikmati dan bisa menggunakan perangkat teknologi yang inovatif dan cerdas tersebut. Karena ini fungsinya sangat bagus untuk peningkatkan proses pembelajaran dan mutu pendidikan.

“Sekarang sudah era digital, era AI, Artificial Intelligence. Jadi kita di Riau harus menyesuaikan agar tidak ketinggalan dengan daerah-daerah lain, Makanya kita coba pengadaan IFP ini sesuai alokasi dana yang tersedia, dan alhamdulillah dapat digunakan dengan baik dan dirasakan manfaatnya,” pungkas Faizal Ahmaddin.

Untuk diketahui, sebagai teknologi display interaktif generasi terbaru, IFP tidak hanya menggabungkan fungsi layar sentuh canggih dan sistem presentasi nirkabel, tapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang kolaboratif dan dinamis. Kecanggihan ini jauh melampaui smart TV biasa.

Dengan dukungan multimedia dan akses internet, IFP menjadi alat bantu pembelajaran yang memungkinkan siswa lebih aktif, kreatif, dan kritis dalam menyerap materi.|| AS

Anggaran PKL Siswa SMKN Bunguran Barat Terancam Efisiensi, Masyarakat Minta DPRD Natuna dan Kepri Turun Tangan

Yutelnews.com
Bunguran Barat, 3 Agustus 2025 —
Kekhawatiran kembali mencuat di kalangan masyarakat, pendidik, dan orang tua siswa SMK Negeri di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, menyusul adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berpotensi memangkas dana untuk kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa SMK.

Sebagaimana diketahui, PKL adalah bagian penting dan wajib dalam kurikulum pendidikan kejuruan (SMK), yang bertujuan membekali siswa dengan pengalaman langsung di dunia kerja sebelum lulus. Sayangnya, dalam pelaksanaan kebijakan efisiensi anggaran di tingkat daerah, kegiatan ini turut terdampak, karena dianggap sebagai kegiatan operasional yang dapat ditekan.

 “PKL bukan kegiatan tambahan atau pelengkap. Ini syarat kelulusan bagi siswa SMK dan kunci untuk menciptakan lulusan yang siap kerja. Kalau sampai dipotong, bagaimana mereka bisa bersaing di dunia kerja nanti?” ujar salah satu orangtua wali murid SMKN Bunguran Barat yang berkiprah di bidang jurnalistik.

Klarifikasi: PKL Bukan Program Nasional yang Wajib Dipangkas

Perlu ditegaskan bahwa meskipun pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi anggaran untuk belanja-belanja tidak prioritas seperti perjalanan dinas, rapat, dan seremonial, tidak ada instruksi dari pusat yang mewajibkan pemangkasan kegiatan PKL.

Namun, di lapangan, terjadi kekeliruan pemahaman di mana PKL ikut terkena efisiensi karena disamakan dengan kegiatan luar sekolah lainnya.

“Kami minta ini jangan gagal dipahami. PKL bukan bagian dari kegiatan yang bisa dihilangkan. Ini wajib bagi siswa SMK, dan tidak masuk dalam daftar program nasional yang harus dipotong,”tambah orang tua dari wali murid yang berkiprah di bidang jurnalistik.

Permohonan Kepada DPRD: Perjuangkan Masa Depan Generasi Muda

Sehubungan dengan kondisi ini, masyarakat Kecamatan Bunguran Barat secara tegas memohon kepada DPRD Kabupaten Natuna dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau untuk:

Memberikan perhatian penuh terhadap keberlangsungan kegiatan PKL siswa SMK di daerah, Memastikan anggaran PKL tidak terkena pemotongan dalam APBD 2025, Mendorong pemerintah daerah agar menetapkan PKL sebagai program prioritas daerah di bidang pendidikan vokasi, Menyediakan dukungan pembiayaan yang layak untuk siswa, khususnya yang akan melaksanakan PKL ke luar wilayah.

> “Kami memohon kepada para anggota dewan yang terhormat untuk tidak tinggal diam. Tolong perjuangkan hak anak-anak kami untuk mendapat pendidikan praktik yang layak,” kata seorang orang tua siswa dari Desa Sedanau.

Efisiensi anggaran memang perlu, tetapi jangan sampai mengorbankan masa depan anak-anak kita.
PKL adalah jantung pendidikan SMK, dan menjadi jembatan penting menuju dunia kerja.
Oleh karena itu, masyarakat berharap DPRD Natuna dan DPRD Kepri bisa berdiri paling depan untuk memperjuangkan anggaran ini, demi keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan vokasi di Hb daerah perbatasan.

Reporter: Darmansyah

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

YUTELNEWS.com | Suasana semarak dan penuh kebanggaan menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 SMAN 3 Batam yang digelar di Lapangan depan Aula Wan Seri Beni, Kamis (31/7/2025). Acara ini mengusung semangat kolaborasi antara siswa, guru, orang tua, dan alumni dalam membangun semangat berkarya dan berprestasi.

Kegiatan dimulai dengan tari persembahan khas Melayu oleh tim SMANTIDANCER yang menyambut para tamu undangan. Dua pembawa acara, Nadine dan Athaya, dengan penuh semangat memandu jalannya acara. Doa pembuka dibacakan oleh Bapak Zulkifli, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh dirigen muda, Lubna Khai.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Bapak Adwalyan Sadar, S.Pd., menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

“Perayaan ini bukan hanya bentuk syukur atas bertambahnya usia sekolah, tetapi juga momen refleksi terhadap pencapaian dan tantangan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Batam, Ibu Silvia Andriyani, menyampaikan rasa bangganya terhadap siswa dan seluruh elemen sekolah yang terus berproses menuju pendidikan berkualitas.

“Kami bangga, karena dari tahun ke tahun semangat berkarya anak-anak semakin tinggi. Di usia ke-23 ini, kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, kerja keras, dan cinta terhadap sekolah. Kita bangga, kita berkarya,” ungkapnya penuh semangat.

Puncak perayaan ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh kepala sekolah, disaksikan oleh para tamu dan siswa dari berbagai kelas yang juga membawa kue ulang tahun mereka ke tengah lapangan. Iringan musik dari band sekolah turut memeriahkan momen tersebut. MC acara juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

Turut hadir dalam perayaan tersebut, Ketua Komite Sekolah, Dr. H. Gustian Riau, BSc, S.E., M.Si., yang memberikan apresiasi terhadap sinergi antara sekolah dan para orang tua murid.

“Saya bersyukur atas kerja sama yang baik antara pihak sekolah dan wali murid. Ini adalah contoh nyata bagaimana kolaborasi bisa menghasilkan pendidikan yang bermutu,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Andi Agung, S.E., M.M., juga memberikan sambutan dalam kesempatan tersebut. Ia menyoroti perkembangan positif SMAN 3 Batam dari masa ke masa.

“SMAN 3 Batam adalah sekolah yang telah melahirkan banyak prestasi, bahkan hingga ke tingkat nasional. Ini adalah bukti bahwa sekolah ini dikelola dengan baik dan layak menjadi kebanggaan masyarakat,” katanya.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

Setelah sambutan, panggung hiburan diisi oleh berbagai penampilan seni dari siswa-siswi SMAN 3 Batam. Di antaranya penampilan musik tradisional solo, vokal solo dari Zefanya dan Steven Ray, puisi oleh Aisyah, tari kreasi SMANTIDANCER, serta penampilan dua band kebanggaan sekolah: Arthicaes Everything dan Serpentine. Siswa Ilham juga turut tampil dengan vokal solonya. Tak ketinggalan, kelompok Ultras SMAN 3 Batam memberikan semangat lewat yel-yel penyemangat khas mereka.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan guru, kepala sekolah, tamu undangan, dan siswa, mengabadikan momen bersejarah perayaan HUT ke-23 sekolah.

SMAN 3 Batam Rayakan HUT ke-23 dengan Meriah: “Kita Bangga, Kita Berkarya”

SMAN 3 Batam terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi berprestasi, berkarakter, dan berbudaya. Perayaan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi di lingkungan sekolah. /Red

Gairah Baru Pendidikan Agama di Sedanau: Ustaz Ahmad Syafruddin Dirikan Pesantren Al-Madinah untuk Generasi Berakhlak Mulia

Yutelnews.com
Sedanau, Bunguran Barat – Kabar membahagiakan datang dari Sedanau. Seorang tokoh ulama dan pendidik, Ustaz Ahmad Syafruddin, S.Pd.I., M.Pd.I., dengan niat tulus dan tekad mulia memulai langkah besar dengan membuka sebuah pesantren bernama Pesantren Al-Madinah di Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. Kehadiran pesantren ini diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat pembinaan akidah dan akhlak generasi muda melalui pendidikan agama yang komprehensif dan berkesinambungan.

Program Pendidikan Santri

Pada tahun pertama, para santri akan dibimbing dalam berbagai ilmu keislaman melalui pembelajaran kitab-kitab dasar seperti:

Kitab Aqidah

Kitab Hadis

Kitab Nahwu

Kitab Shorof

Kitab Fiqih

Kitab Tajwid

Kitab Tata Bahasa Arab

Kitab Kisah Nabi Muhammad SAW

Kitab Kisah Para Nabi

Kitab Tasrifan

Kitab Adab Seorang Pelajar

Pesantren Al-Madinah juga memiliki program unggulan, antara lain:

Mempelajari Kitab Kuning (Kitab Gundul) Mazhab Syafi’i (Ahlussunnah wal Jamaah)

Hafalan Al-Qur’an

Tahsin dan Qira’at

Seni Baca Al-Qur’an

Dakwah (Public Speaking)

Kegiatan olahraga, bela diri, dan panahan

Syarat dan Biaya Pendaftaran

Pendaftaran dibuka untuk lulusan SD atau sederajat, dengan syarat:

Mampu membaca Al-Qur’an

Mengisi formulir pendaftaran

Membayar biaya pendaftaran perdana sebesar Rp150.000

Membayar biaya kitab sesuai kebutuhan

Pendaftaran dibuka mulai 15 Juni hingga Agustus 2025. Khusus bagi anak yatim/piatu, pesantren membebaskan biaya pendaftaran sebagai bentuk kepedulian sosial. Pendaftar yang terlambat tetap diberi kesempatan mendaftar pada bulan berikutnya dengan menghubungi pihak pesantren.

Alamat dan Donasi

Alamat pesantren:
Pesantren Al-Madinah
Jl. Panglima Hujan Nikmah RT 02 RW 10, Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna

Bagi yang ingin berdonasi untuk membantu anak-anak yatim/piatu atau mendukung pembangunan serta operasional pondok pesantren, dapat menghubungi:
📞 0821-4375-9565

Semoga setiap bentuk sumbangsih menjadi amal jariyah yang dibalas Allah SWT dengan ganjaran berlipat-lipat.

Ajakan Dukungan untuk Pemerintah dan Masyarakat

Kami berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah maupun anggota DPRD Kabupaten Natuna agar dapat membantu pengembangan sarana dan prasarana pesantren, demi mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan berilmu tinggi.

Mari bersama-sama membangun tempat pendidikan agama yang layak, demi masa depan bangsa yang lebih bermartabat dan diridhai oleh Allah SWT.

Reporter Darmansyah

H Yusup Salim,Resmi Menjadi Ketua PGRI dan Gedung PGRI.Masa Bakti 2025-2030.

BandungYUTELNEWS com|| H.Yusuf Salim resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bandung untuk masa bakti tahun 2025-2030 dalam Konferensi Kabupaten (Konkab) yang digelar pada Minggu (22/06/2025) Ia terpilih secara aklamasi sebagai calon tunggal.

Yusuf Salim menggantikan Plt .Isak Fauzi yang menjabat sebagai ketua sebelumnya. Bersamaan dengan pelantikan ketua, dilakukan juga pemilihan dan pelantikan tiga wakil ketua serta seorang sekretaris, oleh Pengurus PGRI Provinsi Jawa Barat.

Dalam kepemimpinannya, Yusuf Salim menegaskan komitmennya untuk mendorong rancangan peraturan daerah (Raperda) Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan yang telah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPRD Kabupaten Bandung

“Ini urgent untuk melindungi guru dan tenaga kependidikan dari berbagai ancaman serta menjamin hak-hak mereka,” katanya Di gedung PGRI Kab. Bandung, Minggu 22 Juni 2025.

Selain itu, ia juga menyoroti penataan tenaga honorer guru dan tenaga kependidikan yang tidak memenuhi syarat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Menurutnya, upaya sedang dilakukan agar tenaga honorer tidak diberhentikan atau dialihkan menjadi tenaga outsourcing.

Kami mengucapkan sebesar besarnya kepada semua pihak, yang telah membantu hingga selesainya acara ini, hingga khusus proses pemilihan tuntas di aklamasi, selanjutnya saya mohon maaf atas kekurangan dan juga setelah selesai proses pemilihan aklamasi,saya memohon bantuan pada semua pihak, khususnya jajaran yang ada di PGRI ini, karena pada prinsipnya di organisasi kita tidak bisa bekerja sendiri,tapi kita bekerja secara Tim,dan tidak bisa menjadi Superman tapi sebagai Super Tim”ucapnya

“Mudah mudahan dengan tuntasnya pemilihan ini bisa lebih bermanfaat kepada khalayak khususnya kepada Anggota PGRI.

Terkait dengan Program 200 hari kedepan,kita berkalobarasi pada prinsipnya organisasi ini yang paling utama adalah Paksun terhadap anggota dan Paksun ke organisasi dan kita Paksum kepada pimpinan,

“Hakekatnya kami sebagai Anggota PGRI satu sisi sebagai di organisasi,kita sebagai anggota yang notabene para guru,kita juga sebagai pimpinan,maka Paksum ke pimpinan, soliditas yang bukan hanya dalam pekik jargon saja,tapi solid dalam arti ikhlas lahir batin, hingga program yang terkait dengan pendidikan yang merupakan bagian program dari pemerintah dapat terlaksanakan”terangnya

Terkait Guru Honorer Yusuf menjelaskan,pada saat ini eksistik hari ini P3K dan PNS, terkait dengan Guru Honorer disatu sisi ada yang masuk kategori R3 Masuk kategori Honor yang dibayar oleh BOS .

Kami atau PGRI sebagai organisasi Guru berharap kita solid,kita sepakat,berjuang bersama sama dan kita usahakan dan kita dorong agar pemerintah secepatnya mengambil solusi sebaik -baiknya.

terkait honor tersebut, karena proses pengangkatan P3K ini kewengannya ada di pusat tetapi kami dari Organisasi PGRI insyaallah akan mendukung, membantu, memfasilitasi secepatnya”tegasnya

Ia pun menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan bupati dan wakil bupati terpilih guna mewujudkan tagline Kabupaten Bandung BEDAS Bangkit, Edukatif, Dinamis,Agamis dan Sejahtera.

Yans.

Masyarakat Bunguran Barat Desak Alokasi Anggaran Magang SMK: Seruan kepada DPRD Demi Generasi Pendidikan Pelosok

Yutelnews.com
NATUNA – Masyarakat Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Kepulauan Riau untuk segera merealisasikan pencairan dana kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin) bagi siswa SMK, khususnya yang akan melaksanakan magang ke Batam pada 28 Juni 2025 mendatang.

Desakan ini muncul menyusul rapat wali murid di SMKN 1 Bunguran Barat yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah. Dalam forum tersebut, banyak orang tua mengeluhkan belum adanya kepastian anggaran untuk biaya transportasi darat, konsumsi, dan kebutuhan selama masa magang anak-anak mereka di Batam.

“Sampai hari ini baru sebagian siswa yang bisa diberangkatkan. Banyak yang belum karena belum jelas siapa yang menanggung biaya perjalanan dan makan minum anak-anak selama di sana,” ujar salah seorang wali murid kepada awak media, Sabtu (21/6/2025).

Para orang tua menyampaikan bahwa siswa-siswi Bunguran Barat berasal dari wilayah kepulauan yang jauh dari pusat kota. Untuk mencapai Batam, mereka harus menempuh perjalanan laut yang memakan waktu sekitar dua hari. Hal ini menjadi beban tersendiri, terlebih bagi keluarga dengan ekonomi terbatas.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah. Anak-anak kami dari pulau, jauh dari kota. Untuk ke Batam saja bisa dua hari lewat laut. Kami benar-benar membutuhkan bantuan. Tidak semua orang tua mampu menanggung semua biaya,” ujar wali murid lainnya.

Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan magang merupakan bagian dari kurikulum wajib bagi siswa SMK dan tidak bisa ditinggalkan. Karena itu, dukungan anggaran sangat dibutuhkan agar pelaksanaan magang berjalan optimal dan merata bagi seluruh siswa.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan bahwa pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dilakukan secara bertahap dan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan.

Meski demikian, masyarakat Bunguran Barat tetap berharap agar wilayah pelosok seperti mereka mendapat prioritas khusus dalam proses distribusi anggaran.

“Kami mohon kepada pihak berwenang, walaupun dana katanya sudah diprioritaskan, kami yang jauh dari kota, dari pelosok, harus benar-benar diprioritaskan. Anak-anak kami juga bagian dari masa depan bangsa,” tegas seorang wali murid.

Mereka berharap, DPRD dan pemerintah provinsi tidak sekadar menunggu proses administratif, melainkan juga merespons secara empatik terhadap kondisi riil masyarakat yang tinggal jauh di pulau-pulau terluar, demi keadilan akses pendidikan yang setara bagi seluruh anak bangsa.

(Reporter: Darmansyah)

Jelang Penerimaan Murid Baru Bupati Bandung: Kepala Sekolah Lakukan Pungli Ultimatum, Saya Copot

BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Bupati Bandung HM Dadang Supriatna membuka “Kick Off Penerimaan Murid Baru” Kabupaten Bandung jenjang TK, SD, dan SMP tahun ajaran 2025/2026 di Sutan Raja Hotel Soreang, Kamis (22/05/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh pihak Kejari Bandung, Polresta Bandung, Dewan Pendidikan, Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, para camat, kepala sekolah, dan pengawas.

Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memperbaiki penerimaan murid baru di Kabupaten Bandung,” Tegasnya.

Ia menginginkan proses penerimaan ini berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan adil tanpa diskriminasi. Bupati mengingatkan Disdik dan para kepala sekolah agar melaksanakan proses ini dengan jujur dan transparan,” Ujarnya.

Bupati juga melarang adanya pungutan di seluruh sekolah dan akan mencopot kepala sekolah yang melanggar aturan tersebut. Ia ingin perbaikan sistem pendidikan yang lebih baik tanpa masalah seperti tahun-tahun sebelumnya,” Ucapnya.

Bupati mengajak seluruh stakeholder pendidikan untuk bersinergi mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata,” Ulas Dadang.

Selanjutnya Ia memberikan instruksi bagi camat untuk memastikan semua anak termasuk anak-anak disabilitas, mendapatkan kesempatan bersekolah. Dalam PMB tahun ajaran 2025/2026, Disdik Kabupaten Bandung merancang empat jalur pendaftaran, yaitu domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Masyarakat diminta untuk mengawasi proses ini agar berjalan jujur dan akuntabel demi menghasilkan peserta didik yang baik.

(Yans)

CABDIN Jember Berangkatkan 22 Duta Olimpiade Internasional SEASO 2025 ke Penang, Malaysia

Jember-YUTELNEWS.Com Dunia pendidikan Jember kembali mencetak prestasi membanggakan. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember secara resmi memberangkatkan 22 siswa terbaiknya untuk mengikuti ajang internasional SEAMEO Science Olympiad (SEASO) 2025 yang akan diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada tanggal 18-25 Mei 2025.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Sugeng Trianto saat memberikan pembekalan kepada 22 siswa SMA mengatakan bahwa delegasi dari Cabdin Wilayah Jember dalam kompetisi bergengsi tingkat Asia Tenggara ini dijadwalkan berangkat pada 18 Mei 2025 dari Jember menuju Malaysia dan berkompetisi sampai tanggal 25 Mei 2025.

Mereka merupakan pelajar terpilih dari berbagai satuan pendidikan di Jember yang telah melalui proses seleksi ketat serta pembinaan intensif oleh tim akademik dan pembimbing profesional.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi perjuangan para siswa serta dukungan dari sekolah dan orang tua. Ini adalah bentuk nyata dari semangat pendidikan di Cabdin Wilayah Jember yang terus mendorong prestasi ke tingkat global, dan pulang membawa emas” papar Sugeng.

Lebih lanjut Sugeng Mengatakan bahwa SEASO merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh SEAMEO Regional Centre, mempertemukan pelajar-pelajar unggul dari berbagai negara Asia Tenggara untuk berkompetisi di bidang sains. Keikutsertaan siswa-siswa Jember dalam SEASO bukan hanya membuktikan kualitas akademik mereka, tetapi juga menjadi media pertukaran budaya dan penguatan karakter generasi muda.

Secara terpisah Kepala Seksi Cabdin Wilayah Jember Muhammad Khotib mengatakan Selain dukungan akademik, para peserta dari Jember juga dibekali pembekalan budaya, etika internasional, dan penguatan karakter sebagai duta pelajar Indonesia di luar negeri.

“Keterlibatan siswa SMA SMK dalam SEASO 2025 dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain pentingnya untuk berkarya dan terus berprestasi nasional dan internasional bagi peningkatan mutu pendidikan di seluruh Cabdin Wilayah Jember” . Pungkasnya.

(Didik H)

Lomba Sound Sport Konser Drum Band Marching Band Di Gelar di Gor Bukit Tunjuk Kabupaten Lahat.

Lahat Sumsel-YUTELNEWS.com
Lomba drum band Marching band di hadiri oleh wakll bupati lahat Widia Ningsih .SH.MH, kepala dinas pendidikan lahat Niel Hadrin , Sekretaris dinas pendidikan Hasperi , kasdim 0405 lahat Kapolres lahat seluruh Forkopinda ,lurah ,serta para guru bik dari kecamatan maupun dari kabupaten lahat khususnya. Kamis .tgl 15 ,mei tahun 2025.

Lomba saund Sport konser drum band marching band di buka lanbsung oleh wakil bupati lahat Wida Ningsih .SH.MH.

Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan Hut kabupaten lahat ke 156 tahun .

Adapun yang ikut serta dalam perlombaan 38 tim anatara lain , tingakat sekolah dasar terdiri 26 tim,dan 9 tim dari tingkat menengah pertama , di mana masing -masing menunjukan keahlian dan ke bolehan pada waktu bertanding di depan para juri terlihat masing -masing tim baik tingkat sekolah dasar maupun tingkat pertama bersemangat dalam memainkan Marching band .
Perlombaan ini dari taggal di bukanya 15, mei sampai dengan 19 mei.

Wakil bupati menyampaikan ajang perlombaan ini agar untuk para dewan juri dapat menilai dengan berlaku adil dan hasil yang sesuai di tampilkan oleh para peserta. Tegasnya.

Dengan ini kepada masyarakat kabupaten lahat dapat memeriakan hut kabupaten lahat yang ke 156 tahun 2025..Tuturnya.                                             

( Abd / asm / wan )

Meriah! Malam Penutupan HUT ke-42 SMEA Kusuma Bangsa Serangkaian Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN 1 Bunguran Barat Dihadiri Ketua Komisi I DPRD Natuna

 

YUTELNEWS.com
Natuna – 5 Mei 2025
Semarak dan penuh haru! Itulah suasana yang tergambar dalam malam puncak penutupan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 SMEA Kusuma Bangsa yang dirangkaikan dengan acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMKN 1 Kecamatan Bunguran Barat tahun ajaran 2024/2025. Acara yang digelar pada Senin malam (5/5) itu turut dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Natuna, Dardani, S.IP dari Fraksi Partai Gerindra, juga di hadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FORCOPIMCAM).

Digelar mulai pukul 20.00 WIB sampai selesai, kegiatan ini berlangsung penuh kekeluargaan dan antusiasme dari masyarakat, orang tua siswa, serta seluruh jajaran sekolah.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, Kasyifal Ghammi Thaib, menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar seremonial, melainkan sebagai ajang mempererat silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat. “Terima kasih atas dukungan masyarakat serta kerja keras para guru. Acara ini bisa sukses berkat kekompakan kita semua,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kasyifal juga memberikan motivasi kepada para siswa kelas XII agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menyampaikan bahwa pihak sekolah telah menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan sejumlah universitas, termasuk Universitas Sains danTeknologi Komputer (STEKOM) Semarang.

“Bagi siswa yang berprestasi, tersedia peluang kuliah dengan skema pembiayaan yang sangat meringankan, bahkan bisa gratis asalkan ada niat sungguh-sungguh untuk belajar,” tambahnya.

Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Dardani, S.IP, yang memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh civitas akademika SMKN 1 Bunguran Barat. “Saya bangga melihat kemajuan sekolah ini di bawah kepemimpinan Bapak Kasyifal. Semangat para guru dan siswa luar biasa. Kami di DPRD Natuna, khususnya Komisi I, siap mendukung setiap langkah positif dalam dunia pendidikan,” ungkap Dardani.

Ia juga menitipkan pesan kepada siswa-siswi yang dilepas agar tetap menjaga semangat belajar dan menjunjung tinggi nama baik sekolah dan daerah. “Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan bangsa.Selamat kepada sang juara atas
frestasi gemilang di bidang olahraga! dalam rangka HUT SMEA Kusuma Bangsa, semoga keberhasilan ini menjadi awal dalam pencapaian-pencapain yang lebih besar lagi,” tutupnya.

Acara ini menjadi momen tak terlupakan bagi para siswa yang akan melangkah menuju masa depan, sekaligus menjadi refleksi atas komitmen bersama membangun pendidikan Natuna yang lebih maju dan inklusif.

(Darmansyah)

Mewujudkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif Melalui Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua, Hari Pendidikan Nasional 2025

YUTELNEWS.com | Banyuwangi — Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, S.Pd., M.M., menyampaikan pesan inspiratif bagi seluruh insan pendidikan di Banyuwangi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Jum’at, 3 Mei 2025.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan peserta didik harus saling bersinergi. Hanya dengan partisipasi semua pihak, kita bisa mewujudkan pendidikan yang benar-benar merata dan bermutu,”

Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan pergerakan kolektif menuju perbaikan nyata. Ia juga mengapresiasi dedikasi para pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh stakeholder yang selama ini telah berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Banyuwangi.

“Di era digital saat ini, inovasi menjadi kunci. Kita harus terbuka terhadap pendekatan baru dalam pembelajaran, memperkuat literasi teknologi, dan memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal karena keterbatasan akses,” tambahnya.

Suratno juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi terus mendorong penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kurikulum kontekstual berbasis kearifan lokal, serta program-program yang mendukung kesejahteraan peserta didik secara holistik.

Mengakhiri pesannya, Suratno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hardiknas 2025 sebagai titik tolak gerakan bersama membangun masa depan pendidikan yang lebih cerah. “Mari kita wujudkan Banyuwangi sebagai kabupaten pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, inklusi, dan kemajuan. Bersama, kita bisa.

( Red )

Peringati Hardiknas Tahun 2025: Pemdes Ciptagumati menggelar Acara Gebyar Kreativitas PAUD Gugus Ciptagumati Tahun 2025

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HPN) , PAUD Gugus Ciptagumati menggelar Acara Gebyar Kreativitas PAUD Tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Gedung Olah Raga (Gor) Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) . Sabtu, (04/05/2025).

Gebyar Kreativitas PAUD Gugus Ciptagumati Tahun 2025 bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak PAUD dalam mengekspresikan kreativitas dan bakat mereka melalui berbagai kegiatan seni dan budaya. Acara ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini dalam membentuk generasi yang kreatif dan berkarakter.Acara ini di hadiri langsung oleh Kepala Desa Ciptagumati Tedi Irawan, S.IP., Bunda Paud Ciptagumati, Camat Cikalongwetan, Bunda Paud Cikalongwetan, Babinsa, Babinkantibmas, Perangkat Desa dan Tamu undangan lainya.

Herma, salah satu guru PAUD Desa Ciptagumati menjelaskan.”Maksud diadakannya kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati hardiknas, dan alhamdulillah kegiatan gebyar kreatifitas Paud segugus desa ciptagumati ini kepala desa ciptagumati pak tedi irawan ikut anil dalam acara ini, dan alhamdulillah kegiatan ini di danai oleh pemerintahan desa setempat,”papar Herma.

Menurut Herma, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik dan dapat menumbuh kembangkan ke kreatifpan guru dan orang tua murid dan anak-anak.

“Manfaat dari kegiatan ini adalah dengan adanya gebyar kreatifitas ini dapat menumbuh kembangkan ke kreatifpan guru dan orang tua murid dan anak-anak. Mereka harus mengenal kebudayaan Indonesia yg beraneka ragam, sekaligus bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar lembaga dan saling mengenal teman-teman sebaya anak- anak PAUD yang ada di wilayah desa Ciptagumati.”tutupnya

Terpisah, Tedi Irawan, S.IP., selaku Kepala Desa Ciptagumati berharap dengan diadakannya kegiatan gebyar PAUD Desa Ciptagumati ini bisa menciptakan anak-anak yang cerdas dan bisa bermanfaat untuk keluarga, bangsa, negara dan agama .

“Saya berharap dengan di adakan kegiatan gebyar PAUD desa ciptagumati ini bisa menciptakan anak-anak yang cerdas yang bisa bermanfaat buat keluarga, bangsa negara dan agama,”harap Tedi Irawan.

“Pemerintah desa ciptagumati selalu mendukung kegiatan positif, apa lagi kegiatan di bidang pendidikan khususnya buat paud yang ada di desa,” tambah nya

Selain itu, Tedi Irwan juga menjelaskan, selain di danai oleh pemerintah desa kegiatan ini juga di dukung oleh BPJS ketenagakerjaan program kematian dan kecelakaan kerja.

“Alhamdulillah bentuk dukungan dan perhatian membantu buat insentif tutor paud, operasional paud dan pembiayaan buat gebyar PAUD dan Alhamdulillah seluruh tutor paud di fasilitasi juga dengan BPJS ketenagakerjaan program kematian dan kecelakaan kerja,” ucapnya.

“Alhamdulillah Acara di hadiri juga sama bapak camat Cikalongwetan, bunda paud kecamatan dan bunda paud desa ciptagumati, pak bhabinkamtibmas dan pak babinsa dan perangkat desa ciptagumati.”Pungkasnya.

Dengan demikian, Gebyar Kreativitas PAUD Gugus Ciptagumati Tahun 2025 merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kreativitas dan inovasi anak-anak PAUD serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan anak usia dini.

Dien

Upacara Hardiknas, “Pendidikan Adalah Proses Membangun Karakter, Akhlak Mulia Dan Peradaban Bangsa”

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Bupati Sukabumi H Asep Japar memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2025 yang digelar di Alun-alun Pelabuhan ratu, Jumat (02/05/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Bupati H Andreas, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta jajaran pendidikan se-Kabupaten Sukabumi.

Bertindak sebagai komandan upacara, Dadad Handriyan memimpin jalannya prosesi dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap makna penting Hardiknas.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti.

Pidatonya menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk memperkuat dedikasi, komitmen, dan semangat seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan amanat konstitusi mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun, termasuk agama, suku, gender, ekonomi, maupun domisili,” jelasnya.

Pendidikan lanjutnya, bukan hanya hak asasi tetapi juga merupakan proses pembangunan karakter, akhlak mulia, dan peradaban bangsa. Ia menekankan bahwa pendidikan harus menjadi sarana mobilitas sosial dan peningkatan martabat bangsa,” Ujarnya.

Amanat tersebut juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menempatkan pendidikan sebagai prioritas nasional. Dalam Asta Cita keempat, Presiden bertekad membangun sumber daya manusia Indonesia yang kuat melalui penguatan infrastruktur pendidikan, digitalisasi pembelajaran, dan peningkatan kualitas serta kesejahteraan guru.

“Guru tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai mentor dan konselor yang senantiasa membimbing murid menuju masa depan yang gemilang,” imbuhnya.

Dengan semangat Hardiknas, menteri mengajak saling bergandeng tangan, bahu membahu, dan bergotong royong mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama antara Provinsi Jawa Barat pemerintah kabupaten sukabumi kantor kementerian agama Kabupaten Sukabumi dan Komando distrik militer 0622/Kabupaten Sukabumi tentang sinergis pembangunan pendidikan istimewa, selanjutnya penyerahan beasiswa tahfidz secara simbolis yang akan diberikan kepada 3 penerima tingkat SD dan 3 penerima tingkat SMP.

(Mirna)

Berbagai Karya Seni Ditampilkan di SMAN 3 Batam

YUTELNEWS.com | Batam – Demi Menunjang Keterampilan dan Kreatif Siswa, SMAN 3 Batam, Kepulauan Riau gelar acara Karya di Aula Wan Seri Beni, Jumat (21/02/2025) sekira pukul 08.00 WIB pagi hari.

Acara tersebut dimulai dengan membacakan Doa oleh Ivander X.C, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Kata Sambutan dari Kepala Sekolah (Kepsek), Kata Sambutan dari Lurah Belian Bapak Putra Khosenda Peatisara Wirya.

Kegiatan tersebut dimeriahkan oleh Siswa melalui Pentas Seni, Tarian, Musik, Bazar dan Kuliner.

Berbagai Karya Seni Ditampilkan di SMAN 3 Batam

Penampilan Karya tersebut Dimulai dari Kelas X.D, X,G, X.I, X.B, X.A, X.H, X.E, X.C, XL, X.K, X.F, X.J.

Hadir langsung Kepsek Silvia Andriyani S.Pd, M.M, Sejumlah Guru Pengajar, Lurah, dan beberapa undangan lainnya.

Kepsek SMAN 3 Batam melalui Humasnya menyampaikan,

Kegiatan ini merupakan Aksi nyata/ gelar karya P5 ( Projek penguatan profil pelajar Pancasila) bertujuan utk mengembangkan karakter, kompetensi , kreatifitas, kerjasama, dan kemandirian siswa/i khususnya kls X SMAN 3 Batam.

“Kegiatan ini mengambil tema kearifan lokal, KEPRI I LOVE YOU. Dengan menampilkan kreatifitas seni musik, seni tari, langgam, gurindam 12, dan berbagai kuliner melayu seperti kue dan masakan tradisional melayu serta minuman khas melayu kepri,” ucapnya.

Lurah menyampaikan dalam kata sambutannya sangat mendukung program tersebut sehingga Siswa semakin kreatif dalam karyanya. /Red

Berbagai Karya Seni Ditampilkan di SMAN 3 Batam
Salah satu penampilan Seni dari Siswa

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.