You Tell News

Dugaan Menggunakan Ijazah Palsu Anggota DPRD Pelalawan Dilakukan Penahanan

Pelalawanyutelnews.com ||
Tim penyidik Unit III Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan, resmi menahan tersangka oknum anggota DPRD Pelalawan, S alias SU, dalam kasus dugaan mengunakan ijazah orang lain, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara S.I.K mengatakan tersangka S yang datang memenuhi panggilan penyidik Polres Pelalawan, didampingi tim kuasa hukumnya.

Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, guna melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP). Usai berkasnya dikembalikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan ke penyidik kepolisian.

Politikus partai Golkar Kabupaten Pelalawan ini Sdr. S telah menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka hingga sore pada hari Jumat resmi dilakukan penahanan oleh tim penyidik Polres Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK mengatakan anggota DPRD Pelalawan tersebut sudah ditahan dan untuk penanganan lebih lanjut , oknum anggota DPRD Pelalawan, S ditetapkan tersangka pertengahan bulan Januari 2026 lalu. Setelah menjalani proses penyelidikan yang cukup panjang yang dilakukan oleh tim penyidik Satreskrim Polres Pelalawan.

Atas perbuatan tersangka S dijerat Pasal 263 ayat (2) KUHP tentang penggunaan surat palsu atau Pasal 391 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana. Tentang penggunaan surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah asli.

Setelah berkas dilengkapi, tersangka ditahan usai menjalani pemeriksaan lanjutan. Tim penyidik Tipikor Satreskrim Polres Pelalawan, akan kembali melimpahkan BAP ke Kejari Pelalawan.|| AS

Tegas Namun Santun, Iptu Gatot Kawal Keamanan Ramadhan 1447H di Pondok Gede.

Yutelnews.comKota Bekasi
Suasana Ramadhan 1447 H di wilayah Pondok Gede terasa lebih tertib dan kondusif berkat kesiapsiagaan aparat kepolisian, 28 – Februari 2026.

Di balik pengamanan yang berjalan lancar, sosok Kanit Reskrim Iptu Gatot menjadi figur penting dalam memastikan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini.

Sebagai perwira yang bertugas di Polsek Pondok Gede, yang berada di bawah jajaran Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Gatot dikenal aktif turun langsung ke lapangan. Ia tidak hanya memberi instruksi dari balik meja, tetapi hadir memimpin patroli malam, berdialog dengan warga, hingga memberikan pembinaan kepada para remaja yang masih kerap berkumpul menjelang sahur.

Pendekatan yang diterapkan bukan semata-mata penegakan hukum secara kaku. Dalam setiap kegiatan pengamanan, ia menekankan pentingnya cara-cara humanis dan persuasif.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya soal membubarkan kerumunan atau mencegah pelanggaran, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman.

Selama Ramadan, jam-jam rawan seperti menjelang sahur menjadi perhatian khusus.

Aktivitas remaja yang berpotensi mengarah pada balap lari liar, petasan, atau sekadar nongkrong hingga larut malam diawasi dengan pendekatan edukatif.

Petugas lebih dulu memberikan imbauan dan pemahaman mengenai risiko keselamatan serta dampak hukum jika terjadi gangguan ketertiban.

Kepemimpinan yang tegas namun santun tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga merasa terlindungi, sementara generasi muda tetap dirangkul tanpa merasa ditekan.

Sinergi antara kepolisian, unsur TNI, dan elemen masyarakat, Mitra Polri Pamwil Polres Metro Bekasi kota pun semakin kuat dalam menjaga stabilitas wilayah.
Bagi Iptu Gatot, keamanan adalah tanggung jawab bersama.

Ramadan menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara aparat dan warga, membangun kepercayaan, serta menghadirkan rasa aman yang nyata di tengah masyarakat Pondok Gede.

Dengan komitmen dan kerja nyata di lapangan, situasi kamtibmas pun tetap terjaga hingga akhir bulan suci.


Wowo

Bupati Bandung H.Dadang Supriatna, Lantik 143 Pejabat Eselon 3 dan 4 Pemkab Bandung , Diminta Bekerja Cepat dan Berdampak bagi Masyarakat

KAB BANDUNGYUTELNEWS com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna melantik 143 orang pejabat administrator, jabatan pengawas, jabatan fungsional tertentu, dan jabatan fungsional dengan tugas tambahan di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jum’at (27/2/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat eselon 3 dan 4 tersebut dilakukan secara maraton, hanya berselang satu pekan dari pelantikan sebelumnya yang dilaksanakan pada Jumat (20/2/2026) pekan lalu.

Dalam sambutannya Bupati Dadang Supriatna menegaskan rotasi dan promosi jabatan 143 orang pejabat di lingkungan Pemkab Bandung tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan dan peningkatan kinerja Pemkab Bandung terhadap masyarakat.

“Saya menginginkan tunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik. Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan profesionalisme. Jadilah pemimpin yang mampu menginspirasi bawahan dan dipercaya oleh masyarakat,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga meminta para pejabat yang dilantik dapat meninggalkan zona nyaman dan semakin adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman yang bergerak begitu cepat.

Ia mendorong para pejabat untuk menjadi pelopor dalam berinovasi. Di era transformasi digital dan dinamika sosial yang begitu cepat, birokrasi tidak boleh stagnan. Kang DS meminta para pejabat lebih adaptif, responsif, dan progresif.

“Tolong tingkatkan etos kerja dan integritas agar kinerja dan pelayanan publik dapat semakin cepat dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Bupati Dadang Supriatna

Secara khusus Kang DS berpesan agar para pejabat yang dilantik dapat memulai tugas dengan memperbaiki sistem kerja, simplifikasi prosedur, peningkatan kualitas layanan, hingga pemanfaatan teknologi informasi secara efektif dan akuntabel.

Sebab menurutnya, Kabupaten Bandung membutuhkan aparatur yang mampu berpikir solutif, bekerja kolaboratif, dan bertindak transformatif.

“Sumpah dan janji yang telah diucapkan menjadi sebuah kontrak moral dan spiritual yang dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada negara dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Ingat, jabatan harus dimaknai sebagai sebuah amanah dan pengabdian,” pesan Kang DS.

Dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah dalam mewujudkan Kabupaten Bandung Lebih Bedas, Kang DS menyatakan pihaknya ingin menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, pelayanan publik yang prima, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Oleh karena itu, Bupati mengajak para pejabat dan ASN untuk meneguhkan komitmen kolektif untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih berdampak bagi masyarakat.

“Saya mengajak seluruh jajaran pejabat yang dilantik untuk bahu-membahu, memperkuat sinergi lintas perangkat daerah, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap pelaksanaan tugas. Hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, dan kedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tuturnya.

“Ingat langkah-langkah yang kita lakukan hari ini juga merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Kabupaten Bandung harus menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan, baik dari aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” tambah Kang DS. 

(Yans.)

Di Tengah Tekanan Fiskal, Pajak Jadi Penopang Pembangunan Kabupaten Bandung

YUTELNEWS.com// Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung menggelar Forum Perangkat Daerah Rancangan Rencana Kerja Bapenda tahun 2027 dan High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, di Sutan Raja Soreang, Kamis 26 Februari 2026.

Bupati Bandung Dadang Supriatna yang membuka kegiatan mengingatkan betapa pentingnya pajak dalam melancarkan pembangunan. Hal ini juga dapat tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung yang setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung mencatat, IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 mencapai 75,58 atau tumbuh sebesar 1,33 persen dibanding tahun 2024.

“IPM Kabupaten Bandung setiap tahunnya meningkat karena pajak yang dibayarkan para wajib pajak. Ini mengingatkan betapa pentingnya pajak,” kata Bupati Bandung.

Di tengah kesulitan keuangan daerah karena berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat hingga mencapai Rp1 triliun, pajak dari para wajib pajak berperan untuk menutupi kekurangan tersebut.

“Walaupun TKD tahun 2026 berkurang, tapi tetap insentif guru ngaji dibayarkan Rp109 miliar. Insya Allah, pajak yang diberikan kepada pemerintah daerah bakal manfaat, untuk pembangunan jalan, pembayaran guru honor, termasuk untuk honor P3K Paruh Waktu. Bayangkan kalau pemda tidak mendapatkan pajak dari Bapak/Ibu sekalian,” ungkap Bupati Kang DS.

Sementara Kepala Bapenda Kabupaten Bandung Erwan Kusuma Hermawan mengatakan, melalui Forum Perangkat Daerah ini, pihaknya berharap dapat memperoleh dokumen perencanaan kerja yang berkualitas. Antara lain melalui saran dan pertimbangan dari para pemangku kepentingan yang hadir, serta verifikasi oleh Bapperida, sebagai penyempurnaan rancangan kerja Bapenda tahun 2027.

“Sebagai perangkat daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Bapenda dituntut untuk terus meningkatkan kinerja penerimaan daerah melalui inovasi kebijakan, optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah, serta penguatan sistem administrasi dan pengawasan,” kata Erwan dalam sambutannya.

Sejalan dengan kebijakan nasional dan arahan pemerintah dalam percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, lanjut Erwan, maka diperlukan komitmen bersama antara pemerintah daerah, perbankan, serta pemangku dalam kepentingan lainnya, dalam mengimplementasikan elektronifikasi daerah (ETPD).

“Digitalisasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan transparansi, akurasi data, kemudahan layanan kepada wajib pajak, serta mendukung peningkatan pendapatan daerah secara berkelanjutan,” tandas Erwan.

Menurutnya, High Level Meeting (HLM) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi digital, pada sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah, integrasi sistem informasi, serta optimalisasi kanal pembayaran non-tunai.

Dalam menjalani tahapan perencanaan kerja ini, kata Erwan, Bapenda akan terus berupaya melakukan inovasi-inovasi baru ke depan, baik melalui intensifikasi dan ekstensifikasi maupun optimalisasi sistem digitalisasi penerimaan pajak daerah.

Erwan mengakui berbagai upaya yang sudah dilakukan Bapenda dalam optimalisasi penerimaan pajak daerah masih belum sempurna. Karena itu Bapenda tetap perlu dukungan dari semua pihak, khususnya dukungan dari para pemangku kepentingan.

“Kami berharap pada tahun 2026 dari semua upaya-upaya yang sudah kami lakukan, bisa terjalin keselarasan dan bisa seiring sejalan bersama-sama, untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas,” pungkas Erwan.(*)

Yans.

Guru di SMKN 1 Guguak Diduga Aniaya Siswi karena Makan Buah Program MBG, Pelaku Dilaporkan ke Polsek 

YUTELNEWS.com /Dunia pendidikan di Kecamatan Guguak diguncang dugaan tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan SMKN 1 Guguak.

‎Seorang guru yang menjabat sebagai Wakil Kesiswaan bernama Hafiz dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan terhadap siswinya sendiri, Zafiratul Nadia Putri.
‎Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/2/2026) di area sekolah.

‎Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula saat program Makanan Gizi Gratis (MBG) tiba dan membagikan makanan kepada siswa. Korban yang saat itu tidak menjalankan ibadah puasa karena berhalangan, mengambil dan memakan satu buah pir dari omprengan yang diterimanya.

‎Tindakan tersebut kemudian dilaporkan oleh siswa lain kepada guru kelas. Laporan itu diteruskan kepada Wakil Kesiswaan, (Hafiz). Korban dipanggil untuk dimintai penjelasan. Namun, alih-alih mendapatkan pembinaan secara edukatif, korban justru diduga mengalami tindakan kekerasan.

‎Dalam ruangan tersebut, Hafiz diduga melempar korban menggunakan buah pir hingga buah itu pecah saat mengenai kepala korban. Akibat lemparan tersebut, Zafiratul Nadia Putri mengalami memar di kepala dan mengeluhkan pusing setelah kejadian.

‎Peristiwa ini memicu kemarahan keluarga korban. Orang tua Zafira tidak tinggal diam dan langsung melaporkan dugaan penganiayaan itu ke Polsek Guguak. Saat ini, laporan tersebut tengah diproses oleh pihak kepolisian.

‎Kasus ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi siswa. Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut.

‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus ini secara transparan dan profesional demi keadilan bagi korban serta menjaga marwah dunia pendidikan. /Red

Danposal Sedanau Hadiri Safari Ramadhan di Masjid Adz-Zikra, Perkuat Sinergi dan Stabilitas Wilayah

NATUNAYUTELNEWS.com || Komandan Pos TNI AL (Danposal) Sedanau, Letda Laut (P) Nor Rudianto, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan yang digelar di Masjid Adz-Zikra Sedanau,Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kamis (26/2/2026), bertepatan dengan 8 Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat sinergi lintas sektoral serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama bulan suci Ramadhan.

Kegiatan tersebut merupakan program rutin Pemerintah Kecamatan Bunguran Barat yang dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan dengan mengunjungi masjid-masjid yang ada di wilayah Kecamatan Bunguran Barat. Safari Ramadhan dipimpin langsung oleh Camat Bunguran Barat, Bahtiar, S.Pd.SD, sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan menjaga kondusivitas wilayah.

Kehadiran Danposal Sedanau dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan TNI Angkatan Laut terhadap program pemerintah kecamatan sekaligus mempererat kedekatan dengan masyarakat. Momentum Safari Ramadhan juga mencerminkan sinergitas antara unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Danramil 03 Sedanau, Bhabinkamtibmas dari Polsek Bunguran Barat, Kepala KUA Kecamatan Bunguran Barat, unsur instansi terkait, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta jamaah Masjid Adz-Zikra.

Dalam sambutannya, Bahtiar, S.Pd.SD menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral guna menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Partisipasi Danposal Sedanau, Letda Laut (P) Nor Rudianto, dalam kegiatan tersebut turut memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat. Kehadiran unsur TNI AL bersama Bhabinkamtibmas Polsek Bunguran Barat di tengah kegiatan keagamaan dinilai mampu menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus memperkokoh stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Bunguran Barat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Ahmad, dengan tema “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital”. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk menggunakan media sosial secara arif, santun, dan bertanggung jawab, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, ujaran kebencian, maupun provokasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin solid antara pemerintah kecamatan, unsur TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan Ramadhan yang aman, damai, dan penuh keberkahan di Bunguran Barat.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Razia Malam Ramadhan Digelar, Lapas Kelas IIA Warungkiara Tegas Berantas Barang Terlarang: Narkoba dan HP Dipastikan Nihil

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara menggelar razia rutin sebagai langkah memperketat pengamanan dan meningkatkan kewaspadaan selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu malam (25/2/2026) mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai di lingkungan lapas.

Razia ini merupakan tindak lanjut dari regulasi yang berlaku, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Permenkumham Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Keamanan dan Ketertiban pada Satuan Kerja Pemasyarakatan, serta Surat Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.06.OT.02.02 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan Selama Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan petugas yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).

Dalam arahannya, petugas diinstruksikan untuk bertindak tegas, profesional, dan tetap humanis, dengan menjunjung tinggi hak-hak warga binaan. Penegasan juga diberikan terkait larangan keras kepemilikan alat komunikasi ilegal serta barang-barang terlarang di dalam blok hunian.

Pemeriksaan difokuskan di Blok Cempaka, tepatnya Kamar 1 dan Kamar 7. Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian, yakni dua buah sendok, sepuluh kaleng, sembilan lempengan besi, dua kawat tali, serta satu set kartu remi. Seluruh barang temuan langsung diamankan dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap narkotika dan handphone dinyatakan nihil.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari deteksi dini serta komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Ramadhan.

“Razia ini adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun alat komunikasi ilegal. Di bulan suci Ramadhan, kewaspadaan kami tingkatkan agar warga binaan dapat beribadah dengan aman dan khusyuk,” tegasnya.

Razia rutin dilaksanakan minimal tiga kali dalam satu bulan dan juga dapat dilakukan secara insidentil sesuai kebutuhan serta arahan pimpinan. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2024 dalam mewujudkan Lapas dan Rutan Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Dengan penguatan pengamanan ini, Lapas Kelas IIA Warungkiara kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program P4GN sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah.

Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Diminta Program Makanan Bergizi Gratis di Batam Dievaluasi

YUTELNEWS.comBatam
Kamis 26 Februari 2026 – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program unggulan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang bertujuan mulia mencerdaskan anak bangsa patut diapresiasi dan didukung sepenuhnya. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa pihak pengelola belum memenuhi standar gizi yang ditetapkan, terutama saat bulan puasa.
Anak-anak sekolah menerima makanan yang belum layak dari segi kandungan gizi. Orang tua murid menyatakan bahwa anak-anak mereka hanya mendapatkan roti, buah-buahan kecil berkualitas rendah, serta beberapa biji kurma olahan yang tinggi gula. Kepala Badan Gizi Nasional (BBGN) pernah melaporkan kepada Presiden bahwa setiap hari anak-anak akan menerima sumber protein hewani seperti lele, potongan daging sapi, atau susu. Namun faktanya, janji ini tidak terpenuhi.

Anggaran per anak adalah 15.000 rupiah, dengan rincian 10.000 rupiah untuk makanan dan 5.000 rupiah untuk operasional. Anggaran untuk makanan seharusnya digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan gizi, bukan untuk keuntungan pihak pengelola. Fakta menunjukkan bahwa anggaran pasti dimanfaatkan untuk keuntungan pihak pengelola, bahkan lebih dari seharusnya, sehingga pemenuhan gizi anak-anak menjadi terabaikan. Saat ini, program makanan bergizi masih di bawah standar harga 10.000 rupiah yang telah ditetapkan.

Masalah utama terletak pada pengelolaan massal oleh pihak swasta penyelenggara program (SPPG) yang menangani beberapa sekolah sekaligus. Karena menangani banyak sekolah dan anak murid, pihak SPPG tidak mengutamakan kualitas melainkan hanya kuantitas. Jarak yang jauh dan penyimpanan yang tidak tepat meningkatkan risiko makanan basi bahkan berpotensi menyebabkan keracunan.

Jika SPPG tetap tidak memenuhi standar gizi sesuai anggaran, harus diberikan sanksi tegas mulai dari peringatan bertahap hingga penghentian pengelolaan agar ada efek jera dan perhatian serius terhadap kualitas gizi anak-anak.
Orang tua murid menyarankan agar pengolahan makanan dilakukan oleh pihak sekolah masing-masing. Bukan berarti guru beralih profesi menjadi tukang masak; pekerja memasak dapat diambil dari pihak luar, sementara guru tetap fokus pada tugas mendidik. Alasan pengolahan di sekolah masing-masing adalah:

Pihak sekolah akan lebih mementingkan nama baik sekolah dan kualitas gizi muridnya.
Bahan makanan lebih segar, proses memasak terkontrol, makanan tersaji aman dan layak gizi.
Pemerintah tetap melakukan pengawasan ketat melalui walikota, Dinas Kesehatan, dan badan gizi untuk memastikan standar gizi dan anggaran terpenuhi.

Adapun anggapan bahwa orang tua murid tidak bersyukur karena mendapatkan makanan gratis tidak tepat. Orang tua murid sangat bersyukur atas program yang diberikan pemerintah, namun mereka menginginkan agar program tersebut berjalan sesuai standar gizi yang ditetapkan. Ini bukan soal makanan gratis, melainkan hak anak-anak untuk menerima makanan layak gizi sesuai janji pemerintah.

Justru pihak pengelola seharusnya bersyukur atas kesempatan mengelola program dengan anggaran dari pemerintah. Kesempatan ini memberikan kemungkinan keuntungan, sehingga tidak perlu memotong kualitas makanan untuk anak-anak di bawah standar 10.000 rupiah.

Dengan model pengelolaan di sekolah masing-masing, anggaran 10.000 rupiah per anak benar-benar digunakan untuk gizi, sehingga program MBG dapat mencapai tujuan utama sesuai cita-cita mulia pemerintah: anak-anak menerima makanan bergizi lengkap, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

(Tim)

Berkas Dinyatakan Lengkap Kejari Gowa Tahan AGS Sebagai Tersangka Pungli PTSL di Kelurahan Tombolo

Yutelnews.com — Gowa
Pada hari Kamis tanggal 26 Februari 2026 Kejari Gowa, sungguminasa – Tim Jaksa Penuntut Umum Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gowa serah terima tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Tahap II) atas nama Tersangka AGS dari Penyidik Polres Gowa dan langsung melakukan penahanan.


Bahwa setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum, penyidik polres gowa menyerahkan tersangka inisial AGS beserta barang bukti dan adapun penerimaan tersangka beserta dan barang bukti di ruang tahap II kejaksaan Negeri Gowa dan terima serta diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum dan dalam pengawalan Bidang Intelijen Kejari Gowa;


Bahwa adapun tersangka diduga melakukan Tindak pidana Korupsi/Pungutan liar dalam kegiatan Pendaftaran tanah Sistematis lengkap (PTSL) yang terjadi Pada tahun 2024 di kel. Tombolo Kec. somba Opu Kab. Gowa, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 603 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Subs Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 604 UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana Subs Pasal 12 Huruf e Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 20 huruf c UU RI No.1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


Kasus posisi terhadap Tersangka yakni :


Bahwa Tindak pidana Korupsi/Pungutan liar dalam kegiatan Pendaftaran tanah Sistematis lengkap (PTSL) yang terjadi Pada tahun 2024 di kel.Tombolo Kec. somba Opu Kab. Gowa, yang dilakukan oleh tersangka AGS dengan cara melakukan pemungutan biaya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebesar RP. 3.500.000,-, sampai dengan Rp. 5.000.000,-/per bidang untuk 78 bidang tanah yang di hibahkan oleh Yayasan Urusan Pekuburan Tinggimae (YUPET) kepada warga yang telah lama bermukim/menempati lahan milik YUPET. Adapun total pungli yang dilakukan oleh Tersangka AGS sebesar Rp.307.750.000,- (tiga ratus tujuh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)


Bahwa Pasal yang disangkakan, yaitu :

Pasal Primair :

Pasal 603 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana jo pasal 20 huruf c undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana.


Pasal Subsidiair :

Pasal 604 Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana jo pasal 20 huruf c undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana.


Pasal 12 huruf e undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 20 huruf c Undang-undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHPidana.


Selanjutnya, Tersangka AGS dilakukan penahanan di Lapas Kelas IA Makassar selama 20 (dua puluh) hari terhitung mulai tanggal 26 Februari s.d.17 maret berdasarkan surat perintah penahanan Nomor : B-95/P.4.13/Ft.1/02/2026.( abu algifari)

Bupati Pelalawan H.Zukri Misran Resmi Melantik Denny Gunawan Periode 2026–2031

Pelalawan Yutelnews.com ||
Bupati Zukri secara resmi melantik Denny Gunawan sebagai Direktur Utama Perumda Tuah Sekata periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Kabupaten Pelalawan, Kamis (26/2/2026).

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Keputusan Bupati Pelalawan Nomor: KPTS.500/EK-SDA/2026/213 tentang Pengangkatan Direktur Utama Perumda Tuah Sekata yang ditetapkan pada 23 Februari 2026.

Bupati Zukri memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Denny Gunawan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta pakta integritas yang disaksikan Sekretaris Daerah Tengku Zulfan dan Asisten I Zulkifli.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menegaskan pentingnya komitmen, integritas, dan profesionalisme dalam mengelola perusahaan daerah. Ia meminta agar direktur utama yang baru mampu menjalankan amanah sesuai pakta integritas yang telah ditandatangani.

“Jika dalam beberapa tahun ke depan tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan, maka akan dilakukan evaluasi. Apabila tidak ada perubahan nyata, tentu bisa dilakukan pergantian. Semua harus profesional dan berkontribusi penuh terhadap perusahaan,” tegasnya.

Zukri juga berharap Perumda Tuah Sekata dapat terus mengembangkan unit usaha yang sudah berjalan sekaligus membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita sudah minta agar Perumda Tuah Sekata membuka anak perusahaan baru di bidang energi. Ke depan, kita juga akan membuka unit-unit bisnis lainnya. Lakukan kerja sama dengan Perumda BPR Dana Amanah sebagai sesama perusahaan milik daerah, serta dengan Koperasi Merah Putih,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tuah Sekata, Denny Gunawan, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja maksimal dalam meningkatkan kinerja perusahaan serta memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan berupaya melakukan inovasi dan penguatan manajemen agar Perumda Tuah Sekata semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.|| AS

Bupati Zukri Gelar Rapat Penanganan Banjir Sungai Kampar Bersama Kepala BWS Sumatera III

Pelalawan – Yutelnews.com ||
Zukri memimpin rapat pembahasan penanganan banjir Sungai Kampar di Ruang Rapat Bupati Pelalawan, Selasa (24/2/2025). Rapat tersebut dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III, Daniel beserta staf, serta sejumlah kepala OPD dan jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Zukri menyampaikan bahwa intensitas banjir yang dipicu meluapnya Sungai Kampar terus mengalami peningkatan. Jika sebelumnya banjir hanya terjadi di sepanjang pesisir sungai, kini genangan air mulai mengancam wilayah perkotaan akibat tingginya curah hujan, sedimentasi sungai, serta kiriman air dari daerah hulu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan memfokuskan penataan Sungai Kerinci yang menjadi outlet banjir di kawasan Pangkalan Kerinci. Penyempitan alur sungai dan sedimentasi dinilai menjadi faktor utama meluapnya air saat debit meningkat.

“Langkah yang direncanakan meliputi pelebaran sungai, pembangunan tanggul kiri dan kanan, penghijauan bantaran, serta pembangunan pintu air untuk menjaga stabilitas debit air. Kawasan tersebut juga akan ditata sebagai ruang terbuka hijau dan kawasan wisata dengan jogging track di sepanjang sungai,” jelasnya.

Selain itu, Pemkab Pelalawan juga tengah menyiapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) terkait kewajiban penanaman pohon bagi pemilik lahan kelapa sawit di sepanjang daerah aliran sungai. Kebijakan tersebut bertujuan menekan abrasi sekaligus mengurangi potensi banjir.

Bupati Zukri berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat melalui BWS Sumatera III, termasuk penyusunan kajian komprehensif terhadap Sungai Kampar serta kawasan strategis lainnya seperti Pulau Mendol di Kecamatan Kuala Kampar yang merupakan salah satu sentra swasembada pangan di Kabupaten Pelalawan.

Rapat tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret dan sinergi lintas sektor guna mengurangi dampak banjir yang kerap terjadi setiap musim penghujan di wilayah Pelalawan.|| AS

Kebakaran di Aspol Pekanbaru: Dua Rumah Dinas Terbakar 

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Kebakaran hebat terjadi di Asrama Polisi Polresta Pekanbaru, menghanguskan dua rumah dinas milik perwira menengah pada, Rabu (25/02/2026).

Kobaran api yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB diduga mulai dari sebuah kamar di rumah dan dengan cepat menyebar karena kondisi cuaca dan material bangunan.

Kebakaran melanda dua unit rumah dan sejumlah kendaraan mewah.

Mobil pemadam kebakaran yang datang sudah mengerahkan 10 unit, tetapi api baru padam pada pukul 16.00 WIB.

Kendaraan yang hangus terdiri dari 1 unit Toyota Hilux, 1 mobil listrik, dan 3 motor, sementara 2 kendaraan berhasil diselamatkan.

Dua rumah dalam keadaan kosong; pemilik pertama sedang beribadah umrah dan pemilik kedua dinas di Jakarta.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Kapolresta Pekanbaru, Kombespol Muharman Arta, telah mengonfirmasi situasi dan mengamankan lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Total kerugian materiel masih dalam tahap pendataan.

(AS)

Gegas Perangi TPPO, Polda Kepri Konsolidasi Total Gugus Tugas 2026

BATAMYUTELNEWS.com ||Polda Kepri mengintensifkan penguatan sinergi lintas sektor melalui Workshop Penguatan Gugus Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Tahun 2026. Kegiatan strategis tersebut digelar di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Rabu (25/2/2026), sebagai langkah akseleratif memperkokoh sistem pencegahan dan penindakan TPPO di wilayah perbatasan.

Workshop menghadirkan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., jajaran Pejabat Utama Polda Kepri, unsur DPRD Provinsi Kepri, Pemerintah Provinsi, serta elemen masyarakat sipil. Forum ini menjadi momentum konsolidasi, evaluasi kinerja, dan sinkronisasi kebijakan dalam memperkuat implementasi regulasi pemberantasan TPPO.

Dalam paparannya, unsur Pemerintah Provinsi menegaskan bahwa TPPO merupakan kejahatan transnasional dan pelanggaran HAM serius yang memerlukan respons komprehensif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penguatan regulasi daerah dan optimalisasi Gugus Tugas menjadi instrumen kunci dalam mempersempit ruang gerak pelaku.

Data Simfoni PPA Tahun 2025 mencatat 185 perempuan menjadi korban kekerasan. Fakta ini menjadi alarm kolektif bahwa perlindungan perempuan dan anak harus diperkuat melalui pendekatan preventif, represif, dan rehabilitatif secara simultan. Unit PPA Polda Kepri terus menjadi leading sector dalam penanganan kasus.

Wakapolda Kepri menegaskan bahwa posisi strategis Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan dan hub internasional menghadirkan peluang sekaligus kerentanan. Karena itu, penanganan TPPO harus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berbasis kolaborasi multipihak.

“Komitmen kami jelas dan progresif. Sinergi tidak boleh simbolik, tetapi harus implementatif. Penegakan hukum tegas berjalan beriringan dengan edukasi publik, pengawasan ketat, dan deteksi dini,” tegasnya.

Melalui penguatan Gugus Tugas TPPO 2026, diharapkan terbangun orkestrasi kerja yang solid, responsif, dan adaptif guna mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, humanis, dan zero tolerance terhadap perdagangan orang.

Secara terpisah, Kabidhumas Polda Kepri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 dan aplikasi Polri Super Apps sebagai kanal pengaduan cepat dan transparan.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Sinergi Strategis Kapolda Kepri–DJP, Perkuat Penegakan Hukum dan Jaga Stabilitas Investasi

BATAMYUTELNEWS.com || Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kepulauan Riau, Mekar Satria Utama, Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut menegaskan penguatan sinergi lintas sektoral dalam mendukung penegakan hukum perpajakan sekaligus menjaga stabilitas investasi di wilayah Kepulauan Riau.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerja Kapolda Kepri itu turut dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Kepri serta pejabat struktural Kanwil DJP Kepri. Pembahasan difokuskan pada konsolidasi kelembagaan, penguatan koordinasi teknis, serta optimalisasi penerimaan negara melalui langkah penegakan hukum yang profesional dan akuntabel.

Kakanwil DJP Kepri menegaskan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum merupakan elemen strategis dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan. Sinergitas yang solid dinilai mampu memperkuat kepastian hukum dan menciptakan iklim usaha yang sehat di daerah dengan dinamika pertumbuhan investasi yang tinggi.

Kapolda Kepri menyampaikan bahwa Kepulauan Riau sebagai kawasan strategis ekonomi dan wilayah perbatasan membutuhkan stabilitas kamtibmas yang terjaga secara berkelanjutan. Soliditas antarinstansi, menurutnya, menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan investor serta mendukung akselerasi pembangunan daerah.

“Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam memastikan stabilitas keamanan dan kepastian hukum tetap terjaga,” tegas Kapolda.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester M.M. Simamora, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa dukungan terhadap Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) perpajakan selama ini telah berjalan melalui mekanisme pendampingan sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen institusional dalam menjamin proses penegakan hukum berlangsung profesional, proporsional, dan akuntabel.

Pertemuan berlangsung konstruktif dan menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi strategis, menjaga stabilitas keamanan daerah, serta mendorong optimalisasi penerimaan negara di Provinsi Kepulauan Riau.

{Red:Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Pembinaan Rohani Rutin, Lanud RSA Perkuat Karakter dan Integritas Personel

NATUNAYIYELNEWS.com || Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) melaksanakan kegiatan pembinaan rohani rutin, Rabu (25/2/2026), sebagai bagian dari penguatan mental, ideologi, dan disiplin prajurit di wilayah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah di Masjid Mina Lanud RSA yang dipimpin langsung Komandan Lanud RSA, Onesmus Gede Rai Aryadi, serta diikuti para kepala dinas, pejabat staf, dan seluruh personel. Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan khidmat sebagai wujud pembinaan spiritual berkelanjutan di lingkungan satuan.

Dalam tausiyahnya, Kasi Base Ops Lanud RSA Kapten Lek Basori menekankan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta mengamalkan sholat sunnah sebagai fondasi pembentukan moral dan etika prajurit. Pesan tersebut menjadi bagian dari internalisasi nilai-nilai keimanan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Sementara itu, Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., menyampaikan keutamaan dua rakaat sebelum Subuh yang memiliki nilai spiritual tinggi, kemudian memimpin doa bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Pada waktu bersamaan, personel Nasrani melaksanakan ibadah di Ruang Rapat Mako, sedangkan personel Hindu beribadah di Aula RSAU Lanud RSA. Kegiatan lintas agama tersebut berlangsung selaras dan kondusif, mencerminkan toleransi serta penghormatan terhadap keberagaman di lingkungan TNI AU.

Melalui agenda rutin ini, Lanud RSA menegaskan komitmennya dalam membangun karakter, integritas, dan soliditas personel sebagai bagian dari pembinaan satuan yang profesional, modern, dan humanis.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.