You Tell News

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi SH, Tegaskan Pembangunan Harus Tepat Sasaran di Tengah Tekanan Anggaran

Kab.BandungYUTELNEWS.com // Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, S.H., menggelar Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Aula Yayasan Al-Mufassir, Desa Sukamantri, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung. pada Rabu (25/02/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 250 warga dari Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Majalaya, Solokanjeruk, Paseh, dan Ibun.

Agenda reses berlangsung hangat dan penuh interaksi. Sejumlah unsur Muspika turut hadir, di antaranya Plt Camat Ibun Agus Rustandi, Kasi Sosbud Tintus, Ketua KNPI Kecamatan Ibun Atep Kustiwa, jajaran Polsek Ibun, tokoh Agama, kader PKB Kecamatan Ibun dan Majalaya, Karang Taruna, dan Tamu undangan Lainnya.

Dalam penyampaiannya, Ketua DPRD Kabupaten Bandung itu menegaskan bahwa forum reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Ia meminta warga tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing.

“Reses ini adalah ruang terbuka. Sampaikan kebutuhan riil masyarakat, terutama yang menyangkut pembangunan dan pelayanan dasar,” ujarnya.

Selain menampung aspirasi, hj Renie juga memaparkan kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tantangan akibat kebijakan rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) mengalami penyesuaian signifikan, dari sebelumnya sekitar Rp 4 triliun menjadi Rp 1 triliun.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi nasional untuk menekan pemborosan dan menyesuaikan belanja daerah dengan proyeksi pendapatan riil.

Meski demikian, ia memastikan DPRD akan tetap mengawal program prioritas agar tidak terdampak secara signifikan.

“Efisiensi ini harus disikapi dengan penataan ulang skala prioritas. Program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen menjadi kunci dalam memastikan pemerataan pembangunan.

Aspirasi yang disampaikan dalam reses akan menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran ke depan.

Melalui kegiatan tersebut, hj Renie berharap pembangunan di wilayah Dapil V dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan masyarakat di Majalaya, Solokanjeruk, Paseh, dan Ibun dapat terakomodasi secara optimal dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Bandung tahun mendatang.

(Yans.)

Lanud Raden Sadjad Natuna Gelar Sholat Dhuha dan Ibadah Lintas Agama

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Sebagai bagian pembinaan mental dan ideologi, Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) menggelar kegiatan rutin Rabu pagi berupa Sholat Dhuha di Masjid Mina Lanud RSA, Kab. Natuna, Provinsi Kepri, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan diikuti Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., para Kepala Dinas, pejabat, serta personel melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Dalam tausiyah singkat seusai sholat, Kasi Base Ops Lanud RSA Kapten Lek Basori mengajak personel memperbanyak membaca Al Quran dan mengerjakan sholat sunnah sebagai bekal pembinaan diri.

Pada kesempatan tersebut, Kadister Lanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si., menambahkan keutamaan dua rakaat sebelum Subuh yang bernilai lebih baik dari dunia dan seisinya, kemudian dilanjutkan memimpin doa bersama.

Personel Nasrani melaksanakan ibadah di Ruang Rapat Mako, sementara personel Hindu beribadah di Aula RSAU Lanud RSA. Kegiatan pembinaan rohani dilaksanakan sesuai keyakinan masing-masing.

Melalui kegiatan ini, pembinaan rohani dilaksanakan secara menyeluruh sesuai keyakinan masing-masing guna membangun karakter dan integritas personel.

{BANI}

Musrenbang RKPD 2027 Cikalongwetan: Warga dan Pemerintah Duduk Bersama Rancang Masa Depan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan terasa di Pendopo Kecamatan Cikalongwetan, Rabu (25/2/2026), saat Kecamatan Cikalongwetan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 tingkat kecamatan. Forum tahunan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang bertemunya gagasan, harapan, dan kebutuhan masyarakat yang dirangkai dalam satu tujuan: pembangunan yang lebih baik dan merata untuk tahun mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Camat Cikalongwetan H. Dadang A. Sapardan, M.Pd., KP., Danramil Cikalongwetan Kapt. Inf. Yudi Comara, serta perwakilan Kapolsek Cikalongwetan. Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, TP PKK tingkat kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga unsur lembaga kemasyarakatan lainnya.

Ruang Partisipasi dan Penyelarasan Program

Musrenbang tingkat kecamatan menjadi wadah untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan dari desa, menyelaraskannya dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menentukan skala prioritas yang akan dibawa ke tingkat kabupaten dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.

Dalam keterangannya, Camat Cikalongwetan menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam setiap proses pembangunan.

“Musrenbang ini adalah ruang strategis agar setiap usulan dari desa benar-benar terakomodasi dan selaras dengan kebijakan pembangunan kabupaten. Kita ingin pembangunan yang partisipatif, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap perencanaan harus berbasis data dan mempertimbangkan skala prioritas, mengingat keterbatasan anggaran yang harus dikelola secara efektif dan tepat sasaran.

Lima Bidang Prioritas Pembangunan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung Barat, dilanjutkan rekapitulasi usulan dari seluruh desa di Kecamatan Cikalongwetan. Peserta kemudian mengikuti diskusi per bidang sebelum menyepakati dan menetapkan berita acara hasil Musrenbang.

Dalam pembahasan, usulan dikelompokkan ke dalam lima bidang utama:

1. Infrastruktur

Menjadi salah satu perhatian utama, dengan usulan peningkatan dan pemeliharaan jalan lingkungan dan jalan desa, pembangunan drainase dan irigasi, pemasangan serta pemeliharaan PJU, hingga penyediaan sarana air bersih dan sanitasi.

2. Ekonomi

Difokuskan pada penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, pemberdayaan BUMDes, pengembangan sektor pertanian dan peternakan, peningkatan ketahanan pangan, serta pelatihan keterampilan masyarakat guna mendorong kemandirian ekonomi warga.

3. Sosial dan Budaya

Meliputi peningkatan sarana pendidikan dan keagamaan, penguatan kegiatan kepemudaan dan olahraga, pembinaan lembaga kemasyarakatan, serta pelestarian seni dan budaya lokal sebagai identitas daerah.

4. Pemerintahan

Mengusulkan peningkatan kapasitas aparatur desa, digitalisasi pelayanan publik, serta penguatan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

5. Kesehatan

Memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana Posyandu serta Puskesmas, program pencegahan dan penanganan stunting, serta sosialisasi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Komitmen Bersama untuk Masa Depan

Kehadiran unsur Forkopimcam dalam Musrenbang ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mengawal proses perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan. Sinergi antara unsur pemerintahan, TNI, Polri, dan pemerintah desa diharapkan semakin memperkuat koordinasi serta efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Hasil Musrenbang Kecamatan Cikalongwetan selanjutnya akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kabupaten Bandung Barat sebagai bagian dari penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.

Melalui forum ini, masyarakat dan pemerintah menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang proyek dan angka, melainkan tentang menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan bersama, pembangunan yang terarah, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Sumber : Ramli R

Cunarya

PEMKAB Nias Utara dan BPS melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Tahun 2026.

YUTELNEWS.comLotu//Nisut
Rabu 25 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Utara laksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Nias Utara Dalam Angka 2026, Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) dan Penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara di Aula Tafaeri Kabupaten Nias Utara, Hari Rabu 25/02/2026.

Kepala Badan Pusat Statistik Nias Utara Darma Beriman Telaumbanua, SE., MM Menyampaikan penyusunan Nias Utara dalam Angka sangat penting dan sangat strategis dalam menyajikan data-data sektoral dimana data ini sangat penting bagi pemerintah dalam pengambilan suatu kebijakan baik dalam merumuskan, merencanakan program-program pemerintah terkhusus Pemerintahan Kabupaten Nias Utara. Penyusunan Nias Utara dalam angka sudah dilaksanakan sejak awal tahun dan dimana perilisan Nias Utara dalam angka ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2026. BPS Nias Utara mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Utara terutama Diskominfo Kabupaten Nias Utara sebagai wali data dan juga PIC atau Operator setiap OPD se-Kab. Nias Utara yang telah bekerja sama dengan BPS untuk mengoptimalkan dan mewujudkan Nias Utara dalam angka.

“Lanjut Pada kesempatan ini, BPS menyampaikan bahwa pada tahun 2026 akan ada kegiatan besar yang diadakan oleh BPS RI terutama BPS Nias Utara yaitu Sensus Ekonomi 2026 yang dimana ini merupakan salah satu dari 3 sensus besar yang diadakan BPS RI.

Meskipun Sensus Ekonomi ini sangat sulit, BPS Nias Utara mengharapkan dukungan dari Pemerintah, Kepala OPD, masyarakat, Media dan seluruh pihak dalam mendukung untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Selanjutnya, Kepala BPS Nisut menyampaikan salah satu kegiatan hari ini terkait dalam Penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara. Sejak dari awal terbentuk, BPS Nias Utara telah berkomitmen bahwa yang paling penting dan paling utama adalah bagaimana BPS Nisut dapat memberikan pelayanan terhadap pengguna data. Tentu saja masih banyak keterbatasan baik di sarana prasarana bahkan SDM, Oleh karena itu pada kesempatan ini BPS ingin mendapat masukan dan buah pikiran dari seluruh jajaran agar kedepannya dalam standar pelayanan data BPS Kabupaten Nias Utara dapat memberikan pelayanan lebih optimal, cepat dan komprehensif.

Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi., M.Si, menyampaikan arahan dan bimbingan bahwa sensus ekonomi merupakan kegiatan strategis Nasional yang dilaksanakan secara berkala untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nias Utara.

“Ujar Wakil Bupati Nias Utara berharap semoga Sensus Ekonomi 2026 dapat menggambarkan keadaan ekonomi Kabupaten Nias Utara 2026 dan juga berharap Mitra BPS yang melakukan pendataan sensus ekonomi 2026 ini memiliki integritas yang tinggi sehingga dapat menyajikan data yang asli, sesuai dan akurat.

“Tegas Wakil Bupati Nias Utara menyampaikan kegiatan Focus Group Discussion hari ini memiliki peran penting dalam penyusunan Publikasi Kabupaten Nias Utara Dalam Angka 2026. Publikasi ini merupakan salah satu sumber data utama yang menjadi rujukan dalam melihat kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah secara menyeluruh. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dan instansi vertikal menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

PEMKAB Nias Utara sangat mendukung penuh upaya BPS dalam meningkatkan kualitas data statistik. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan kesepahaman, komitmen bersama, serta langkah konkret dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.

Turut hadir pada acara ini Wakil Bupati Nias Utara, Sekda Nias Utara, Kepala Kemenag Nias Utara, Kapolsek Lahewa mewakili Kapolres Nias, Staf ahli, asisten, BPS Nias Utara, Kepala OPD se-Kab. Nias Utara, RRI Gunungsitoli, akademisi, Ketua Organisasi Team Libas Nias Utara , Media dan undangan lainya.

(Kharisman Gea)

Bupati Kang DS Ajak Seluruh Perangkat Daerah Utamakan Produk IKM/UMKM dan Belanja di Pasar Rakyat

KAB. BANDUNGYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Edaran tentang Penggunaan dan Pembelian Produk dan atau Jasa IKM/UMKM (Industri Kecil dan Menengah/Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta Pasar Rakyat di Kabupaten Bandung.

Surat Edaran Nomor : 500./006/ 0375/ DISPERDAGIN tertanggal 23 Februari 2026 ini ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Melalui Surat Edaran (SE) ini, Bupati Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna ajak para ASN untuk menggunakan produk IKM/UMKM serta berbelanja di pasar rakyat.

Di tengah kondisi pasar dan IKM mengalami kesulitan memasarkan dan kurangnya pembelian, untuk itu Bupati Bandung hadir dengan mengeluarkan SE yang ditujukan kepada Kepala Perangkat Daerah, BUMD dan RSUD.

Kang DS menegaskan dalam rangka mengoptimalkan penggunaan produk IKM/UMKM serta membantu pelaku usaha perdagangan pasar rakyat di tengah kondisi perekonomian saat ini diperlukan dukungan dari seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diimbau untuk mengutamakan produk/jasa IKM/UMKM lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, dalam berbagai kegiatan itu untuk mengutamakan
produk IKM/UMKM lokal, gunakan barang/jasa IKM/UMKM lokal selama
memenuhi harga, kualitas dan ketersediaan.

Bupati Bedas mengungkapkan untuk prioritaskan pengadaan bernilai kecil (berikan prioritas IKM/UMKM sesuai perundang undangan) dalam kegiatan konsumsi/rapat, cinderamata/souvenir perlengkapan kegiatan rapat dan pelatihan, perjalanan dinas dan lain-lain.

“Membudayakan berbelanja di pasar rakyat, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” harapnya.

Kang DS juga menghimbau kepada seluruh Perangkat Daerah agar menggerakkan seluruh pegawai untuk
melaksanakan Surat Edaran ini dengan penuh tanggungjawab.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan dengan adanya sosialisasi kepada seluruh ASN dan OPD juga membantu untuk penggunaan produk IKM dan UMKM, selain membiasakan belanja di pasar rakyat.

“Dengan adanya Surat Edaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan Pak Bupati Bandung peduli untuk membantu memasarkan dan mengunakan produk IKM/UMKM Kabupaten Bandung, juga mendorong ASN untuk belanja di pasar rakyat di tengah kondisi pasar dan IKM omsetnya menurun dan sepi,” tuturnya.

(Yans.)

Festival Togak Tonggol dan Mandi Balimau Kasai di Langgam Dihadiri Bupati Dan Wakil Bupati Pelalawan

Pelalawan – yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Wakli Bupati Husni Tamrin menghadiri Festival Adat Togak Tonggol dan tradisi Mandi Balimau Kasai yang dipusatkan di Balai Anjungan Ranah Tanjung Bunga, Kecamatan Langgam, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi masyarakat setempat dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan bahwa budaya Togak Tonggol yang dilaksanakan dalam rangkaian festival tersebut merupakan warisan budaya yang patut dibanggakan. Tradisi ini bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat adat.

Bupati menambahkan bahwa tradisi Togak Tonggol juga telah menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tradisi khas Kabupaten Pelalawan tersebut sukses meraih Juara I Kategori Atraksi Budaya Terbaik pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kekayaan dan keunikan budaya lokal yang terus dilestarikan.

Menurut Bupati, pelaksanaan Togak Tonggol menjelang Ramadan memiliki makna mendalam bagi masyarakat, yakni sebagai simbol penyelesaian persoalan dan sengketa sebelum memasuki bulan suci, sehingga ibadah dapat dijalani dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.

“Jika ada tonggol yang tidak naik, itu pertanda ada persoalan yang harus diselesaikan. Inilah makna sesungguhnya dari tradisi kita, yakni menyatukan, mendamaikan, dan mempererat persaudaraan.” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi peran para datuk dan tokoh adat yang terus menjaga serta melestarikan budaya tersebut. Ia menilai, semakin dilestarikan, maka budaya daerah akan semakin dikenal luas dan berpotensi menarik kunjungan masyarakat luar ke Langgam.

Pemerintah Kabupaten Pelalawan, lanjutnya, berkomitmen mendukung penuh pelestarian adat dan budaya, sekaligus mendorong pembangunan di Kecamatan Langgam dan Kelurahan Langgam secara berkelanjutan.

Festival Adat Togak Tonggol dan Mandi Balimau Kasai berlangsung meriah, diwarnai dengan penampilan budaya dan tradisi Melayu di Kabupaten Pelalawan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Sewitri, Ketua TP PKK Pelalawan Sella Pitaloka, S.IP, M.Si, sekaligus Anggota DPRD Propinsi Riau, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, para Asisten, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan, perwakilan PT EMP Bentu dan PT RAPP, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Langgam.|| AS

Tim lll Safari Ramadan Ketua DPRD Wirman Putra Berikan Bantuan hibah Rp25 Juta serta Dukungan Fasilitas Masjid 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, memimpin Tim III Safari Ramadan yang memberikan bantuan hibah sebesar Rp25 juta kepada Masjid Baitul Inabah di Kelurahan Padang Karambia pada, Selasa (24/02/2026).

Penyerahan bantuan adalah wujud komitmen DPRD dan Pemko Payakumbuh untuk mendukung fasilitas ibadah.

Wirman menekankan pentingnya meningkatkan kualitas keimanan di bulan Ramadan dan memperkuat peran DPRD dalam penganggaran dan pengawasan pemerintahan,” ujar Wirman Putra.

Selanjutnya DPRD menyoroti pentingnya pengembalian pasar setelah kebakaran dan perencanaan pembangunan yang lebih baik untuk kawasan perdagangan.

DPRD juga berupaya menangani masalah persampahan dengan mendorong pengelolaan yang efektif dengan keterlibatan masyarakat.

Komitmen penguatan spiritual masyarakat melalui kebijakan hibah juga diungkapkan, termasuk dukungan untuk pembangunan Masjid Agung sebagai pusat kegiatan keagamaan.

Wirman menegaskan dukungan DPRD terhadap visi Pemko Payakumbuh untuk menciptakan kota yang maju. Kebijakan strategis akan dibahas terbuka agar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Wirman Putra.

(MD)

Bupati H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU dan Ustadz Abdul Somad

Pelalawanyutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM menghadiri kegiatan buka puasa bersama Muslimat NU yang dirangkaikan dengan tausiyah agama oleh Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., Jumat (20/2/2026), di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bupati menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibu-ibu kuat dalam iman dan akhlak, maka akan lahir generasi yang kuat pula. Saya berharap Muslimat NU terus menjadi mitra pemerintah dalam membina umat dan menjaga moral generasi muda.” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pelalawan.

Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustadz Prof. H. Abdul Somad (UAS) menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam Islam dan dalam mewujudkan Indonesia yang maju. UAS menyampaikan bahwa perempuan bukan hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pendidikan, dakwah, sosial, dan pembangunan bangsa.

“Perempuan adalah tiang peradaban. Dari tangan seorang ibu lahir para pemimpin, ulama, dan generasi penerus bangsa. Jika perempuannya baik, maka baiklah masyarakatnya.” ungkapnya dalam ceramah.

Ustadz Somad juga mengingatkan bahwa peran perempuan dalam keluarga sangat menentukan arah masa depan anak-anak, sehingga ibu-ibu diharapkan terus meningkatkan ilmu, keimanan, dan kepedulian sosial.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan jajaran Muslimat Nahdlatul Ulama, serta masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Turut hadir unsur Forkopimda Pelalawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, para asisten, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.|| AS

Kang DS: IPM Kabupaten Bandung 2025 Naik Jadi 75,58 Poin

Bandung – YUTELNEWS.com // Prestasi membanggakan kembali ditunjukkan pemerintahan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung 2025 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya.

“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,59 poin,” kata Bupati Bandung saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rancaekek, Senin 23 Februari 2025.

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung 20 Februari 2026, seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan. Peningkatan IPM ini terjadi saban tahun di mana selama 2020 hingga 2025 IPM Kabupaten Bandung rata-rata meningkat sebesar 0,78 persen pertahun.

Pembentuk IPM 2025 yang mengalami peningkatan antara lain Umur Harapan Hidup (UHH) bayi yang lahir pada tahun 2025 sebesar 75,70 tahun, meningkat 0,47 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.

Pada dimensi pengetahuan atau pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun ke atas pada 2025 meningkat 0,25 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 12,74 tahun menjadi 12,99 tahun.

Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,25tahun, dari 9,15 tahun menjadi 9,40 tahun pada tahun 2025.

Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil Per kapita per tahun (yang disesuaikan) pada 2025 meningkat Rp227 ribu atau 1,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya dari Rp11,39 juta pada tahun 2024 menjadi Rp11,62 juta pada tahun 2025.(*)



Yans

Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumut Minta Tuduhan terhadap Pengusaha Aseng Kayu Dibuktikan, Tegaskan Jangan Menggiring Opini

MedanYUTELNEWS.com
Pernyataan sejumlah pihak terkait dugaan praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara, khususnya yang menyeret nama seorang pengusaha bernama Aseng Kayu, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara, Robin Silalahi, menegaskan bahwa setiap tuduhan harus disertai bukti yang jelas dan tidak boleh hanya berdasarkan dugaan semata.

Menurut Robin, pihaknya mendukung penuh upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam memberantas praktik perjudian tanpa pandang bulu. Namun, ia mengingatkan agar proses penegakan hukum tetap menjunjung asas profesionalitas, objektivitas, dan kepastian hukum.

“Kami mendukung kepolisian memberantas segala bentuk perjudian. Namun jangan sampai muncul kesan tebang pilih atau justru menimbulkan ketidakpastian hukum. Nama Aseng Kayu terus disebut-sebut, sementara hingga saat ini belum ada bukti valid yang menunjukkan keterlibatannya dalam aktivitas perjudian di Sumatera Utara,” ujar Robin Silalahi, Rabu (25/2/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam negara hukum, setiap dugaan harus dapat dibuktikan secara sah, bukan sekadar opini atau asumsi yang berpotensi merugikan pihak tertentu.

“Kalau hanya dugaan, semua orang bisa menduga. Tetapi dugaan harus dibuktikan. Jika tidak, maka hal tersebut berpotensi mencemarkan nama baik seseorang,” tegasnya.

Robin juga menyampaikan bahwa Aseng Kayu merupakan seorang pengusaha dan saat ini menjabat sebagai Dewan Pembina DPP LSM Pakar Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan keberatan atas tudingan yang dinilai belum memiliki dasar hukum yang jelas.

“Aseng Kayu adalah pengusaha dan Dewan Pembina kami. Kami merasa keberatan jika beliau dituduh sebagai bandar judi tanpa bukti. Kami meminta pihak-pihak yang menuding untuk dapat membuktikan tuduhan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan bahwa proses pembuktian sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum, dan tidak seharusnya ada upaya menggiring opini publik atau mengintervensi proses hukum.

“Kepolisian bekerja secara profesional. Jika memang ada bukti kuat, tentu kepolisian akan bertindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk melakukan pencekalan atau tindakan lainnya. Namun jika tidak ada bukti, maka jangan sampai ada opini yang justru merugikan seseorang,” pungkasnya.

DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang berjalan dan tidak menyampaikan tuduhan tanpa dasar yang jelas, demi menjaga objektivitas, keadilan, serta kondusivitas di tengah masyarakat.

(TIM/ED)

Kebijakan Terbaru Walikota Batam, Pelayanan Kartu Pencari Kerja Berlaku 1 Maret 2026

Yutelnews.com / Kebijakan baru terkait pelayanan kartu pencari kerja resmi diberlakukan Pemerintah Kota Batam. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pelayanan Kartu Pencari Kerja (AK/1) atau Kartu Digital Angkatan Kerja (SIAPkerja-ID) yang efektif mulai 1 Maret 2026.

Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa Dinas Tenaga Kerja Kota Batam tidak lagi memproses penerbitan AK/1 bagi pemohon yang menggunakan KTP atau Kartu Keluarga di luar wilayah administrasi Batam.

Amsakar menjelaskan langkah ini merupakan bentuk penyesuaian kewenangan pelayanan daerah sekaligus upaya menertibkan administrasi kependudukan dan ketenagakerjaan. Ia menekankan pentingnya penyelenggaraan layanan publik yang tertib dan sesuai regulasi.

Menurutnya, penerbitan AK/1 sebagai bagian dari pelayanan dasar di bidang ketenagakerjaan harus dilakukan secara akurat dan berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Dengan pembatasan tersebut, data angkatan kerja di Batam diharapkan menjadi lebih valid dan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan tenaga kerja daerah.

AK/1 sendiri merupakan dokumen ketenagakerjaan berbasis digital yang memuat identitas serta status pencari kerja. Penerbitannya dilakukan melalui sistem SIAPkerja maupun aplikasi layanan daerah sesuai aturan penempatan tenaga kerja dalam negeri.

Pemko Batam mengimbau masyarakat yang hendak mengurus dokumen tersebut agar memastikan data kependudukan telah sesuai dengan domisili administrasi. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pelayanan publik sekaligus meningkatkan kualitas pendataan tenaga kerja di Kota Batam /*

Sumber tintamediakepri

Kebakaran di Pasar Lama Simpang Gaung, 15 Rumah Ludes Dilalap Api

SIMPANG GAUNG– YUTELNEWS.com || Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Pasar Lama, Kecamatan Simpang Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (24/02/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Sedikitnya 15 unit rumah dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga saat sebagian masyarakat masih beristirahat. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan lain. Kondisi rumah yang mayoritas berbahan kayu serta jarak antarbangunan yang berdekatan mempercepat penyebaran api.

Warga setempat berupaya melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah sebagian besar bangunan terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, puluhan kepala keluarga terdampak dan terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat maupun tempat yang lebih aman. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pemerintah kecamatan bersama aparat terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan dan koordinasi penanganan darurat. Bantuan awal bagi warga terdampak sedang diupayakan.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

(Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com)

PMII Riau Desak Polda Riau Ungkap Penyebar Narasi Dugaan Hoaks Terkait Layanan 110 dan Tabrak Lari di Pekanbaru

PEKANBARUYUTELNEWS.com || Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Riau mendesak Kepolisian Daerah Riau untuk mengusut secara tuntas pihak-pihak yang diduga menyebarkan narasi tidak akurat terkait layanan Call Center 110 dan peristiwa dugaan tabrak lari di Kota Pekanbaru.

Isu tersebut sebelumnya berkembang di ruang publik setelah muncul pemberitaan mengenai keluhan keluarga korban yang menyebut panggilan ke layanan 110 tidak mendapat respons, serta laporan awal disebut tidak diterima. Narasi itu dengan cepat memicu perhatian masyarakat dan menimbulkan persepsi negatif terhadap sistem pelayanan kepolisian.

Namun, berdasarkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian, laporan polisi dinyatakan telah diproses setelah persyaratan administrasi terpenuhi. Selain itu, hasil pemeriksaan internal terhadap log panggilan layanan 110 disebut tidak menemukan adanya panggilan masuk sesuai waktu yang diberitakan.

Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menegaskan bahwa apabila benar terdapat penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan fakta, maka hal tersebut tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan hukum.

 “Jika narasi yang beredar terbukti tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik, maka harus diungkap secara terang siapa penyebarnya. Penegakan hukum harus objektif dan tidak tebang pilih,” tegas Ghulam Zaky.

PMII Riau menilai bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat berdampak serius terhadap kepercayaan publik kepada institusi pelayanan darurat. Dalam konteks negara hukum, setiap informasi yang berimplikasi pada reputasi lembaga negara harus dapat diuji secara faktual dan dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PMII Riau juga mendorong kepolisian untuk terus memperkuat sistem layanan 110 agar semakin responsif, transparan, dan terdokumentasi dengan baik, sehingga setiap polemik dapat dijawab melalui data yang objektif.

Sebagai organisasi mahasiswa, PMII Riau menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu pelayanan publik dan penegakan hukum di Provinsi Riau secara kritis dan konstruktif, demi terwujudnya sistem yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.(Bom)

Bupati Bandung Kang DS, Dinilai Berhasil Majukan Kabupaten Bandung dengan Inovasi Dapat Penghargaan BRIN

BandungYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menerima penghargaan bergengsi tingkat nasional dengan menerima Sertifikat Apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Aria kepada Bupati Bandung di ajang Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025, di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Ged. B.J Habibie Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.

Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini berkomitmen penuh terhadap inovasi daerah sebagai upaya peningkatan daya saing daerah sebagaimana tercantum dalam visi misi Bandung Lebih Bedas dan dituangkan ke dalam 57 Rencana Aksi.

Hasilnya, IDSD Kabupaten Bandung 2025 mendapatkan skor 3,93 poin atau melampaui skor nasional yang sebesar 3,50 poin, dinilai dari 12 pilar Konsep IDSD. Bupati Kang DS dinilai BRIN telah berkomitmen dan berhasil dalam memperkuat daya saing dan inovasi daerah sehingga diganjar dengan penghargaan ini.

Bahkan skor ini naik dari skor tahun sebelumnya tahun 2024 yang sebesar 3,86 poin. Bupati Kang DS menyatakan, keberhasilan Kabupaten Bandung meraih skor IDSD 3,93 menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bandung dalam meningkatkan daya saing daerah sehingga menjadi daerah yang maju.

Kang DS menyatakan peringkat IDSD Kabupaten Bandung ini menjadi landasan data yang kuat untuk perumusan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.

“Khususnya dalam mengoptimalkan 12 pilar IDSD yang masih memerlukan perhatian, demi terwujudnya misi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, maju berdaya saing dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” kata bupati seusai meerima penghargaan, Selasa (24/2/2026).

Sementara Wamendagri Bima Arya dalam arahannya mengatakan, pemerintah daerah diharapkan dapat membangun ekosistem inovasi melalui risen, regulasi, kelembagaan, aktor inovasi dan sektor pendanaan.

“Dengan demikian inovasi yang dihasilkan fokus pada solusi. Inovasi yang menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan nyata,” papar Wamendagri.

Wamen menambahkan, inovasi yang dihasilkan juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah di mana ada manfaat jelas bagi para pengguna, seperti pemanfaatan yang lebih mudah, aman, efisien, atau nyaman.

“Inovasi juga harus terintegrasi secara mendasar. Bukan tempelan, tapi menyatu dalam sistem/layanan dan jadi cara kerja baru,” imbuh Bima Arya.

Lebih dari itu inovasi yang dihasilkan juga ada bukti manfaat di mana dampaknya bisa dibuktikan dengan data/contoh konkret, dan bukan klaim semata.(*)



Yans.

Bupati Bandung Tegaskan Komitmen Penguatan Kesejahteraan Guru P3KPW Secara Bertahap dan Berkelanjutan

BandungYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menegaskan kesejahteraan guru tetap menjadi perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW).

Menanggapi aspirasi guru yang berkembang, Bupati Kang DS menjelaskan kebijakan penghasilan P3KPW saat ini merupakan bagian dari penyesuaian yang dilakukan secara terukur dan bertahap.

“Pemda memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan guru. Skema yang berjalan saat ini merupakan tahap penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah, dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan,” ujar Kang DS saat Tarawih Keliling di Masjid Besar Rancaekek, Senin (24/2/2026).

Untuk P3KPW yang telah memiliki sertifikasi dan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar kurang lebih Rp2 juta per bulan, Pemkab Bandung memberikan tambahan Rp500 ribu per bulan dari APBD selama 14 bulan, termasuk THR dan gaji ke-13. Sementara bagi P3KPW yang belum memiliki TPG, diberikan penghasilan Rp1 juta per bulan.

Kang DS menegaskan kebijakan tersebut bukanlah keputusan akhir, melainkan bagian dari tahapan yang akan terus dievaluasi.

“Evaluasi akan terus dilakukan. Kami ingin kebijakan ini tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan berkelanjutan sesuai perkembangan kemampuan fiskal daerah,” tegasnya.

Ia menjelaskan pembiayaan P3KPW saat ini bersumber dari APBD, mengingat regulasi penggajian P3KPW belum diatur secara eksplisit dalam UU ASN dan dana Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tidak dapat digunakan untuk menggaji P3KPW.

Selain itu, Kabupaten Bandung juga mengalami pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) hampir Rp1 triliun, yang turut mempengaruhi ruang fiskal daerah.

Meski demikian, Kang DS memastikan bahwa komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas.

*Rekam Jejak Perjuangan untuk Guru*

Kang DS menuturkan keberpihakan terhadap guru bagi dirinya bukanlah hal yang baru. Sejak menjabat Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, ia telah mengusulkan pengangkatan guru honorer menjadi P3K.

“Saya sudah memperjuangkan pengangkatan guru honorer sejak 2017. Saat itu belum berhasil, tetapi perjuangan tidak berhenti,” kenangnya.

Saat menjabat Bupati periode pertama, Pemkab Bandung langsung memberikan insentif sebesar Rp350 ribu per bulan kepada guru honorer, selain insentif bagi guru ngaji.

Guru honorer juga memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sejak 2021.

Pada 2022, sekitar 9.000 pekerja dan guru honorer berhasil diangkat menjadi P3K, termasuk sekitar 7.500 guru honorer menjadi P3KPW.

Perjuangan tersebut berlanjut pada Desember 2025 dengan pelantikan 7.550 guru honorer menjadi P3K, termasuk di dalamnya 4.200 guru P3KPW.

“Insya Allah, saya akan terus berjuang agar status P3K semakin diperkuat dan P3K Paruh Waktu dapat meningkat statusnya secara bertahap sesuai regulasi,” ujarnya.

*DPRD Kawal Bersama*

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar menegaskan pihaknya bersama Pemkab Bandung memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kesejahteraan guru.

“Kami memahami aspirasi para guru. Saat menerima audiensi perwakilan guru P3KPW, kami sudah menyampaikan bahwa DPRD akan terus mengawal peningkatan kesejahteraan guru sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Cecep.

Ia menambahkan DPRD terbuka terhadap dialog dan akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru apabila ruang fiskal daerah semakin membaik.

“Kami dari Komisi D selalu terbuka dan siap menerima audiensi dari teman-teman guru P3KPW. Prinsipnya, kita kawal bersama secara bertahap dan berkelanjutan,” tandasnya.(*)



Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.