Yout Voter 2025: Kesbangpol Jabar dan DPRD Jabar Kolaborasi Tingkatkan Literasi Politik Pemuda Jawa Barat

YUTELNEWS.com | Bandung Barat, Jawa Barat,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Kesbangpol dan DPRD Jawa Barat berkomitmen meningkatkan literasi politik di kalangan pemuda Jawa Barat. Hal ini diungkapkan dalam kegiatan Yout Voter 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung Barat tepatnya di Saung Makan TNT Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Rabu, (21/05/2025).

Kegiatan ini melibatkan pendidikan politik bagi anak muda untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi mereka dalam proses demokrasi.Kepala Kesbangpol Jawa Barat, Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., melalui Kabid Bakesbangpol Jawa Barat Ruliadi menekankan pentingnya kerja sama dalam upaya ini.

“Dengan jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 50 juta jiwa, Kesbangpol tidak mungkin bekerja sendiri. Ini membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk KPU dan Bawaslu,” jelas beliau.

Wahyu berharap program pendidikan politik ini dapat diperluas dan berkelanjutan untuk menjangkau seluruh pemuda Jawa Barat.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD Jawa Barat, Tobias Ginanjar Sayidina, S.A.P., memberikan apresiasi atas penyelenggaraan program ini di Kabupaten Bandung Barat.

“Saya sangat mendukung upaya ini. Peningkatan literasi politik merupakan kunci bagi terciptanya demokrasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tobias berharap program serupa dapat terus digalakkan dan ditingkatkan cakupannya mengingat besarnya jumlah penduduk Jawa Barat.

Upaya yang konsisten dan berkelanjutan diperlukan untuk mencapai tujuan peningkatan literasi politik di seluruh Jawa Barat.

Dien.

Banyak tempat Hiburan malam menjual minuman tanpa izin

Medan//yutelnews.com
Kepala dinas usaha kecil menengah (UKM),perindustrian dan perdagangan kota medan, Beny iskandar nasution bahwa benar banyak tempat hiburan malam menjual minuman berakhol tanpa izin.

Beny mengatakan pihaknya sll mempermudah dan membantu setiap pelaku usaha tempat Hiburan malam yang mengurus izin, “memang rekomendasi penjualan minuman berakhol kita yang mengeluarkan sebelum izinya di terbitkan dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu, saya juga heran mengapa pelaku usaha tempat hiburan malam tidak mau mengurus izin, padahal kita bantu dan permuda” ucap beliau (20/5/2025)

Di singgung soal D’red KTV benny membenarkan yang beralamat jalan ringroad belum berizin, dengan kejadian ini akan menjadi perhatian kita untuk menyuratin tempat hiburan malam yang belum ada izin.

Sementara itu, kadis pariwisata kota medan,odi anggia saat di konfirmasi prihal D’red KTV secara administratif pihaknya melaporkan kejadian ini ke provinsi sumut, kita hanya membuat BAP bila di temukan tempat hiburan malam bermasalah, pastinya menjadi bahan perhatian ke pak walikota agar kewenangan bisa kembali kepada kami” tuturnya.

Media yutelnews bahwa sangat ribet dan banyak persedurnya prihal melaporkan tempat hiburan malam yang bermasalah, dan banyak tempat hiburan malam menjual minuman tanpa izin, media yutelnews mencari keterangan dari narasumber dan fakta ada beberapa hal :
1.Kurangnya Pengawasan dan Penegakan Hukum
Aparat sering kali tidak rutin melakukan razia atau inspeksi ke tempat hiburan malam.
Ada juga kasus pembiaran atau bahkan oknum aparat yang “main mata” dengan pemilik usaha.
2.Keuntungan Tinggi dari Penjualan Miras
Penjualan miras memberikan margin keuntungan besar, terutama di tempat hiburan.
Dengan tidak mengurus izin, pelaku usaha bisa menghindari pajak dan biaya resmi, sehingga untungnya lebih besar.
3 Proses Perizinan yang Rumit dan Mahal
Banyak pelaku usaha menganggap prosedur perizinan terlalu birokratis, lama, dan memerlukan banyak biaya.
Beberapa daerah juga menetapkan syarat zonasi yang ketat, membuat tempat hiburan sulit mendapatkan izin meskipun ingin.
4.Minimnya Sosialisasi dan Edukasi Regulasi
Tidak semua pelaku usaha memahami peraturan terbaru soal perizinan miras.
Sosialisasi dari pemerintah daerah kadang kurang efektif atau tidak menjangkau seluruh pelaku usaha.
5 Ketidak sesuaian antara Regulasi dan Kenyataan Sosial
Di satu sisi, regulasi membatasi penjualan miras, tapi di sisi lain permintaan konsumen tinggi — terutama di kawasan wisata atau kota besar.
Hal ini menciptakan “pasar gelap” legal, di mana miras dijual secara terbuka tapi tanpa izin resmi.
6.Lemahnya Sanksi atau Efek Jera
Ketika pelanggaran ditemukan, sanksi yang diberikan kadang ringan atau tidak konsisten diterapkan.
Hal ini membuat pelaku usaha tidak merasa takut untuk melanggar aturan.

(Redaksi rizal hasibuan)

Lakukan Inspeksi Pimpinan Pada Wilayah Kejati Sulsel, Ini Yang Disampaikan Jamwas Rudi Margono

YUTELNEWS.com | , Sulsel — Jaksa Agung Muda Pengawasan, Rudi Margono melakukan Inspeksi Pimpinan pada wilayah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di Kejati Sulsel, Selasa (20/5/2025). Rombongan Jamwas disambut Kajati Sulsel, Agus Salim bersama jajaran.

Kajati Sulsel, Agus Salim dalam paparan capaian kinerja menyampaikan kondisi jajaran Kejati Sulsel bersama 23 Kejari dan 9 Cabjari dalam situasi kondusif.Dalam paparannya, Agus Salim menyampaikan serapan anggaran Kejati Sulsel di tahun 2024 mencapai 97,5 persen dan hingga bulan April tahun 2025 serapan anggaran sudah di angka 30 persen.

Dalam mengawal Pilkada Tahun 2024, Kejati Sulsel bersama penyelenggara dan Forkopimda Sulsel berhasil membuat pelaksanaan teraman kedua di Indonesia dari awalnya masuk 5 besar daerah paling rawan. Lewat pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN), 10 gugatan terhadap KPU ke Mahkamah Konstitusi (MK) berhasil dimenangkan.

Selanjutnya dalam pelaksanaan Restorative Justice, di mana Kejati Sulsel jadi salah satu satuan kerja pelaksana mandiri. Tahun 2024, sudah ada 138 perkara yang disetujui lewat keadilan restoratif dan 7 ditolak. Hingga bulan Mei tahun 2025, ada 67 perkara yang disetujui lewat RJ dan 1 ditolak.

“Kami sampaikan juga inovasi di Kejati Sulsel, pertama Satgas Percepatan Investasi di Sulawesi Selatan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Kedua Tim Terpadu Penerbitan Sertifikat Tanah Wakaf, khususnya rumah ibadah,” kata Agus Salim.

Kepada Jamwas Kejaksaaan Agung, Kajati Sulsel berharap arahan kepala seluruh jajaran. Terutama penguatan pengawasan intern untuk memastikan agar kinerja dapat tercapai.

“Mohon arahan Bapak Jamwas kepada kami, apa saja yang perlu ditindaklanjuti. Sehingga kami bisa bekerja secara efektif dan efisien sesuai rencana yang telah ditetapkan,” kata Agus Salim.

Jamwas Kejaksaan RI Rudi Margono, dalam pengarahannya mengajak seluruh pegawai Kejati Sulsel, baik jaksa dan tata usaha untuk membangun kepedulian terhadap institusi.

“Jadilah insan Adhyaksa yang totalitas, dengan selalu bertanya apa yang sudah saya berikan kepada Kejaksaan. Bangun sistem meritokrasi dan budaya kerja yang disiplin dan berintegritas dimulai dari diri pribadi,” kata Rudi Margono.

Rudi Margono menjelaskan paradigma Bidang Pengawasan yang saat ini tidak hanya bertugas sebagai assesment, review dan penjamin mutu di setiap tugas dan fungsi. “Saat ini sesuai aturan, ada 8 fungsi bidang pengawasna yang di Kejati ada Asisten Pengawasan sebagai perpanjangan tangan Jamwas. Delapan fungsi itu antara lain, konsultan, cataliyst, controlling, akselerator, quality assurance, penindakan projusticia, kepatuhan, quasi yudisial dan penegak disiplin,” tutup Rudi Margono. (Abu algifari))

Dukungan Ketua DPRD Wirman Putra Dalam Penerapan Transformasi Digital Pendidikan di Payakumbuh

PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemko Payakumbuh dalam menerapkan transformasi digital di sektor pendidikan, khususnya melalui peluncuran aplikasi SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) bernama DISAKOLA dan program Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Penyampaian ini diutarakan saat peluncuran di Aula Ngalau Indah pada, Jumat (16/05/2025).

Wirman menjelaskan bahwa keberadaan sistem digital ini dapat membantu menjawab tantangan zaman dan memperkuat komitmen pemerintah untuk memastikan akses pendidikan yang terbuka dan adil bagi semua warga,” Ujar Wirman.

Ia menegaskan,” DPRD Kota Payakumbuh mendukung peluncuran aplikasi DISAKOLA sebagai langkah penting menuju perbaikan pengelolaan pendidikan yang lebih transparan dan efisien,” ungkapnya.

Selanjutnya, Demi memastikan akses pendidikan yang adil DPRD ingin mendorong agar digitalisasi pendidikan juga menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Aplikasi SPMB DISAKOLA menggantikan sistem PPDB sebelumnya dan dirancang untuk pendaftaran siswa baru tingkat SD dan SMP melalui empat jalur.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menekankan bahwa digitalisasi adalah bagian dari upaya meningkatkan kualitas SDM di Payakumbuh. Selain itu, program KSRG juga telah menetapkan beberapa sekolah sebagai calon sekolah rujukan Google,” kata Wakil Walikota Elzadaswarman.

(Hms DPRD Kota Payakumbuh)

(MMD)

Penyambutan Tim WASEV TMMD Reguler ke-124 di Kabupaten Jepara

KABUPATEN JEPARA, YUTELNEWS.COM —Tim WASEV TMMD Reguler ke 124, yang dipimpin oleh Brigjen TNI Teguh Prayitno, disambut dengan hangat di Kabupaten Jepara. Acara penyambutan berlangsung di Pendopo R. A Kartini pada, Minggu (18/05/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Brigjen TNI Teguh Prayitno, Dandim 0719 Jepara Letkol Arm Khairul Cahyadi, Forkopimda, serta tamu undangan.

Wakil Bupati Jepara, Gus Hajar, mengapresiasi program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan perekonomian melalui kerjasama antara TNI dan pemerintah daerah,” ulasnya.

Brigjen TNI Teguh Prayitno menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan dan berharap kehadiran TMMD dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan infrastruktur di desa Kecapi,” ucap Teguh Prayitno.

Dandim 0719, Letkol Arm Khairul Cahyadi, menekankan perlunya promosi pariwisata Jepara dan memperkuat perekonomian serta ketahanan pangan melalui program-program yang sudah dilaksanakan,” ulasnya.

Acara diakhiri dengan Tari Krida Jati, menggambarkan budaya Jepara. Diharapkan, kehadiran TMMD dapat memberikan manfaat nyata bagi desa Kecapi serta membangun sinergitas antara TNI dan masyarakat.

(Singgih)

Kades Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP Dorong Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sukses di Gelar

YUTELNEWS.com | Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP, mendorong acara Musyawarah Desa (Musdes) Khusus dalam rangka pembentukan struktuar Koperasi Desa Merah Putih Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Sukapura,Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung dan dihadiri oleh berbagai unsur elemen penting masyarakat. pada hari jumat 16/05/2025.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, di wakili Sekcam dra Lusi Widhiyanti, Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP , Ketua BPD, LPMD, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Perwakilan Dinas Koperasi Kabuapaten Bandung bapak Gian, para ketua Rw dan Rt serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pengurus lembaga desa lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Sukapura Ganjar Sukma Wibawa S.IP , yang menyampaikan pentingnya keberadaan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan.

Seperti diketahui, Koperasi Merah Putih Desa Sukapura merupakan program strategis desa yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan transparan. Harapannya, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Sukapura secara berkelanjutan,”tambahnya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Bandung bapak Gian, yang memberikan dukungan dan arahan teknis mengenai pembentukan dan tata kelola koperasi di tingkat desa.membuat forum pelaksanaan dalam Musdes.

Forum pelaksana kemudian menetapkan tiga orang sebagai pimpinan musdes, Di bawah arahan pimpinan musdes, dilanjutkan dengan proses pemilihan pengurus koperasi secara musyawarah mufakat.

Dari hasil musyawarah, forum pelaksana menetapkan susunan pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sukapura sebagai berikut :

-Ketua. : Dr.H.Ateng Ruhendi.M.PD

-Sekertaris . : Herawati Juliani

-Bendahara : Yudi Herdiman

-Wakil ketua bid..Usaha : Diah Kartika Kirana Ginting.

-Wakil ketua bid.anggota : Agus Supriagus Adin.

Selain itu, forum pelaksana juga memilih dan menetapkan tiga orang sebagai pengawas koperasi desa merah putih sebagai berikut :

-Ketua Pengawas : H Ganjar Sukma Wibawa S.IP.

-Anggota ; Mumammad Rizki S.M.

-Anggota : Riskawati.

Yans.

Kunjungan Menteri Pangan di Desa Cangkuang Wetan untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Menteri Badan Pangan Zulkipli Hasan mengunjungi Desa Cangkuang Wetan, Kabupaten Bandung, untuk mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih yang bertujuan memperkuat ekonomi lokal pada, Kamis (15/05/2025).

Zulkipli Hasan hadir untuk meninjau pelaksanaan Poliklinik dan Apoteker yang bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih.

Koperasi Merah Putih bertujuan untuk memastikan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan meningkatkan produktivitas lokal.

Koperasi ini berfungsi sebagai alat ekonomi dan instrumen keadilan sosial yang membantu distribusi sembako dari produsen ke masyarakat.

Koperasi ini mencakup berbagai layanan, seperti simpan pinjam, distribusi pangan, dan pelayanan kesehatan.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih dan percaya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati menargetkan agar semua kelurahan dan desa di Kabupaten Bandung memiliki koperasi aktif dan legal pada akhir Juni 2025.

Pihak pemerintah bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia untuk mempercepat legalitas koperasi.

Kunjungan Menteri Zulkipli Hasan menandakan dukungan pemerintah pusat terhadap Koperasi Merah Putih sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Semua pihak diharapkan menjaga semangat gotong royong untuk mencapai tujuan ini.

(Yans)

Warga Sedanau minta Pemkab Natuna Segera Perbaiki Jalan Rusak di Pusat Pasar

YUTELNEWS.com
Sedanau, Natuna– Warga Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna untuk segera memperbaiki jalan rusak di Jalan Jenderal Sudirman, simpang empat Pasar Sedanau. Kondisi jalan yang semakin memburuk telah menyebabkan kecelakaan bagi pengendara motor, meskipun belum ada korban jiwa.

Menurut keterangan warga setempat, jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di pasar. Setiap hari, pengguna jalan terpaksa mengambil jalur lawan karena bagian yang rusak semakin meluas, mengancam keselamatan mereka. Saat ini, jalan tersebut hanya ditandai dengan **travicon** sebagai peringatan sementara bagi pengendara agar lebih berhati-hati.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, kecelakaan yang lebih fatal bisa terjadi. Jalan ini sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama karena berada di pusat pasar,” ujar salah seorang warga, Minggu (10/5/2025).

Warga juga mengungkapkan bahwa pemberitaan mengenai jalan rusak ini sudah pernah dipublikasikan beberapa minggu lalu, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak terkait. Mereka berharap Pemkab Natuna segera turun tangan dan melakukan perbaikan demi kelancaran serta keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin perbaikan dilakukan setelah ada korban jiwa. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemkab Natuna terkait rencana perbaikan jalan tersebut. Warga Sedanau pun terus berharap agar pemerintah segera merespons keluhan mereka demi keamanan dan kenyamanan bersama.

(Darmansyah)

Pangdam III/Slw, Tinjau Lokasi Ledakan Munisi di Garut

Garut,JabarYutelnews com|` Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, meninjau lokasi musibah ledakan munisi Gupusmu III Puspalad di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Selasa (13/05/2025).

Kejadian tragis yang terjadi pada Senin, 12/05/2025, mengakibatkan 13 korban jiwa, terdiri dari 4 anggota TNI AD dan 9 warga sipil. Ledakan terjadi saat kegiatan pemusnahan munisi afkir atau tidak layak pakai milik inventaris TNI AD. Pangdam III/Slw menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kodam III/Slw, kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para prajurit TNI AD yang gugur. Mereka adalah prajurit berdedikasi tinggi. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya warga sipil. Mari kita doakan bersama agar para korban mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Pangdam.

Penanganan terhadap para korban telah dilakukan, baik dari sisi identifikasi maupun proses pemakaman. Tim forensik bekerja sama dengan instansi terkait tengah melakukan identifikasi korban yang belum dikenali. Selain itu, Kodam III/Slw juga memberikan santunan kepada keluarga korban sipil sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa.

Lokasi kejadian hingga kini masih disterilkan oleh aparat TNI dan kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bahan berbahaya yang tersisa.

“Kami berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjamin lokasi benar-benar aman bagi warga sekitar. Saat ini masih ada potensi bahaya sehingga warga dilarang mendekat,” jelas Pangdam.

Terkait penyebab ledakan, Pangdam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung oleh tim investigasi TNI AD, termasuk mengusut lebih jauh bagaimana warga sipil bisa menjadi korban dalam kejadian yang terjadi di lahan milik BKSDA Kabupaten Garut, yang selama ini rutin digunakan untuk pemusnahan munisi dan berlokasi jauh dari permukiman warga.

Langkah-Langkah Penanganan di Lapangan mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian dan mengamankan area agar tidak ada masyarakat yang mendekat hingga lokasi benar-benar steril serta menyisir lokasi bersama tim TNI AD untuk memastikan tidak ada lagi bahan peledak aktif atau berbahaya.

Pemerintah daerah dan aparat keamanan mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas. Diharapkan seluruh proses penanganan dan investigasi dapat berjalan lancar, dan tidak terjadi hal serupa di masa mendatang.

Sumber : (Pendam III/Siliwangi).

(Yans.)

Warga tarajusari banjaran keluhkan PDAM tak kunjung jalan mengalir.

Kab.BandungYutelnews com| Warga perumahan sanggar mas lestari RS desa tarajusari,kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, keluhkan kondisi air PDAM Tirta Kabupaten Bandung tak kunjung mengalir kerumah warga sejak dua hari.

Warga mempertanyakan apa yang menjadi kendala hingga air tak mengalir dalam dua hari ini.

Warga masyarakat tarajusari RS menyampaikan keluhannya di salah satu Whatsapp ke awak media, terkait sering matinya air PDAM di Sanggar Mas Lestari desa tarajusari, Kecamatan Banjaran dan sekitarnya, yang sudah berlangsung kurang lebih dua hari. kamis 08/05/2025.

“Bahkan sampai hari ini airnya mati, tanpa ada pemberitahuan dan informasi terkait hal tersebut,” ungkapnya, Selasa (08/05/2025).

Dikatakannya, bahwa kebutuhan air pun menjadi berdampak dengan tidak jalan air PDAM tersebut yang menyebabkan pada kenyamanan masyarakat.

“Terutama bagi kami, yang tentu berdampak bagi kenyamanan para pihak, jika ada info yg jelas, tentu kami bisa mencari solusi atau melakukan menajemen resiko terhadap kendala tersebut,” ujarnya.

Ditempat yang berbeda, salah seorang warga bahkan rela menunggu hingga tengah malam, bahkan air yang dialiri pun kecil.

“Sudah beberapa hari ini tak jalan air pam, pas jalan malam, tapi airnya kecil,” ungkap RS.

(Yans.)

Warga tarajusari banjaran keluhkan PDAM tak kunjung jalan mengalir.

Kab.BandungYutelnews com| Warga Perumahan sanggar mas lestari RS desa tarajusari,kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, keluhkan kondisi air PDAM Tirta Kabupaten Bandung tak kunjung mengalir kerumah warga sejak dua hari.

 

Warga mempertanyakan apa yang menjadi kendala hingga air tak mengalir dalam dua hari ini.

 

Warga masyarakat tarajusari RS menyampaikan keluhannya di salah satu Whatsapp ke awak media, terkait sering matinya air PDAM di Sanggar Mas Lestari desa tarajusari Kecamatan Banjaran dan sekitarnya yang sudah berlangsung kurang lebih dua hari. kamis 08/05/2025.

 

“Bahkan sampai hari ini airnya mati, tanpa ada pemberitahuan dan informasi terkait hal tersebut,” ungkapnya, Selasa (08/05/2025).

 

Dikatakannya, bahwa kebutuhan air pun menjadi berdampak dengan tidak jalan air PDAM tersebut yang menyebabkan pada kenyamanan masyarakat.

 

“Terutama bagi kami, yang tentu berdampak bagi kenyamanan para pihak, jika ada info yg jelas, tentu kami bisa mencari solusi atau melakukan menajemen resiko terhadap kendala tersebut,” ujarnya.

 

Ditempat yang berbeda, salah seorang warga bahkan rela menunggu hingga tengah malam, bahkan air yang dialiri pun kecil.

 

“Sudah beberapa hari ini tak jalan air pam, pas jalan malam, tapi airnya kecil,” ungkap RS.

 

Yans.

Bumdes Babakan jaya Kolaborasi Dengan Deler Yamaha Bahana Grand opening Untuk Meningkatkan perekonomian masyarakat

 

 

 

Yutelnews.com Sukabumi.                  Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) Babakan Jaya , Kecamatan Parungkuda,Kabupaten Sukabumi, Menggandeng Deler Yamaha Bahana,Membuka Deler Yamaha Bumdes Bebeja, Di Mana Grend Opening di Gelar Di Halaman Kantor Desa babakan Jaya, kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (7/5/2025).

Bumdes Bebeja Berkah Salawasna Bumdes Desa Babakan Jaya Menggandeng Pihak Swasta, Merupakan Swasta Penting Dalam Meningkatkan Perekonomian Khususnya Desa Babakan Jaya, dan membangun Kerja Sama yang Saling Menguntungkan Anatara Bumdes Dan Pihak Swasta.

Kerja Sama Ini Adalah Momentum untuk Memperkuat Bumdes, Membuka Peluang Bisnis Baru Dan Meningkatkan Kesejahteraan Desa Babakan Jaya.

Alhamdulillah Bumdes Bebeja Berkah Salawasna Dapat Berkolaborasi dengan Deler Yamaha, di Hari Ini Grend Opening Deler Yamaha Bahana Bumdes Bebeja, di Gelar Dengan Meriah Dan Berjalan Dengan Lancar, “Evi Kusmiati S,pd Selalu Direktur Bumdes Bebeja Berkah Salawasna.

Kepala Desa Babakan Jaya Ence Beno Menjelaskan Bahwa tujuan Di Bentuk Bumdes Bebeja Ini Untuk Meningkatkan kualitas dan Juga Sumber Daya Manusia, Bumdes Agar Mampu Bersaing Dalam Dunia Bisnis, Dan Juga Perekonomian akar Rumput, dan Saya Tekankan ya Bahwa Bumdes Bebeja Ini Tidak Sepeserpun pake Anggaran Pemerintah, Semuanya Hasil Kolaborasi  Dari Pihak Swasta, Dan Tujuannya Agar Bumdes Mampu Berkembang, Dan Belajar Untuk Menjadi Bumdes Yang Baik, Dari Segi Management,Dan Juga Kualitas Sumber Daya, “Ungkapnya.Tambah Adnan Sekretaris Desa Babakan Jaya Mengungkapkan Saya Sangat Mendukung Dan saya Berharap Dengan Di Bentuk nya Bumdes Bebeja Kolaborasi Dengan Pihak Swasta Agar Menjadi Jam Terbang Untuk Bumdes Dan Bisa Bersaing Lebih Produktif, Inovatif Dan Tangguh, Dalam Dunia Bisnis, Dan Ekonomi Akar Rumput sehingga Kedepannya Jika Pengelolanya Pemerintah Desa  Bisa Lebih Baik Dari Segi Management  Maupun Dalam Segi  Kualitas,” Imbuhnya.

Lanjutnya Untuk Wilayah Kecamatan Parungkuda Desa Babakan Jaya Menjadi Desa, Pertama Bumdesnya Berkolaborasi Dengan Pihak Swasta Salah Satunya Yaitu Dengan Deler Yamaha Bahana.

dengan Adanya Deler Bahana Akan Mempermudah Masyarakat Desa Babakan Jaya Yang Akan Mencicil Motor Tapi Berbenturan BI Checking Saat Pengecekan,”Jelasnya.

Dengan Adanya Bumdes Kerja sama Dengan  Deler Bahana Dapat Membantu Masyarakat Desa Babakan Jaya yang ingin Mencicil Kendaraan Roda Dua Mencicil Tanpa Harus Ribet Terkait Aplikasi atau Pun BI Checking, “Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Bumdes Babakan jaya Kolaborasi Dengan Deler Yamaha Bahana Grand opening Untuk Meningkatkan perekonomian masyarakat

 

 

 

Sukabumi – Yutelnews.com ,Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes) Babakan Jaya , Kecamatan Parungkuda,Kabupaten Sukabumi, Menggandeng Deler Yamaha Bahana,Membuka Deler Yamaha Bumdes Bebeja, Di Mana Grend Opening di Gelar Di Halaman Kantor Desa babakan Jaya, kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (7/5/2025).

Bumdes Bebeja Berkah Salawasna Bumdes Desa Babakan Jaya Menggandeng Pihak Swasta, Merupakan Swasta Penting Dalam Meningkatkan Perekonomian Khususnya Desa Babakan Jaya, dan membangun Kerja Sama yang Saling Menguntungkan Anatara Bumdes Dan Pihak Swasta.

Kerja Sama Ini Adalah Momentum untuk Memperkuat Bumdes, Membuka Peluang Bisnis Baru Dan Meningkatkan Kesejahteraan Desa Babakan Jaya.

Alhamdulillah Bumdes Bebeja Berkah Salawasna Dapat Berkolaborasi dengan Deler Yamaha, di Hari Ini Grend Opening Deler Yamaha Bahana Bumdes Bebeja, di Gelar Dengan Meriah Dan Berjalan Dengan Lancar, “Evi Kusmiati S,pd Selalu Direktur Bumdes Bebeja Berkah Salawasna.

Kepala Desa Babakan Jaya Ence Beno Menjelaskan Bahwa tujuan Di Bentuk Bumdes Bebeja Ini Untuk Meningkatkan kualitas dan Juga Sumber Daya Manusia, Bumdes Agar Mampu Bersaing Dalam Dunia Bisnis, Dan Juga Perekonomian akar Rumput, dan Saya Tekankan ya Bahwa Bumdes Bebeja Ini Tidak Sepeserpun pake Anggaran Pemerintah, Semuanya Hasil Kolaborasi  Dari Pihak Swasta, Dan Tujuannya Agar Bumdes Mampu Berkembang, Dan Belajar Untuk Menjadi Bumdes Yang Baik, Dari Segi Management,Dan Juga Kualitas Sumber Daya, “Ungkapnya.

Tambah Adnan Sekretaris Desa Babakan Jaya Mengungkapkan Saya Sangat Mendukung Dan saya Berharap Dengan Di Bentuk nya Bumdes Bebeja Kolaborasi Dengan Pihak Swasta Agar Menjadi Jam Terbang Untuk Bumdes Dan Bisa Bersaing Lebih Produktif, Inovatif Dan Tangguh, Dalam Dunia Bisnis, Dan Ekonomi Akar Rumput sehingga Kedepannya Jika Pengelolanya Pemerintah Desa  Bisa Lebih Baik Dari Segi Management  Maupun Dalam Segi  Kualitas,” Imbuhnya.

Lanjutnya Untuk Wilayah Kecamatan Parungkuda Desa Babakan Jaya Menjadi Desa, Pertama Bumdesnya Berkolaborasi Dengan Pihak Swasta Salah Satunya Yaitu Dengan Deler Yamaha Bahana.

dengan Adanya Deler Bahana Akan Mempermudah Masyarakat Desa Babakan Jaya Yang Akan Mencicil Motor Tapi Berbenturan BI Checking Saat Pengecekan,”Jelasnya.

Dengan Adanya Bumdes Kerja sama Dengan  Deler Bahana Dapat Membantu Masyarakat Desa Babakan Jaya yang ingin Mencicil Kendaraan Roda Dua Mencicil Tanpa Harus Ribet Terkait Aplikasi atau Pun BI Checking, “Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Program 3S, Upaya Humanis Rutan Batam Bangun Kedekatan dengan Warga Binaan

YUTELNEWS.com | Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap warga binaan melalui penerapan Program 3S (Senyum, Sapa, dan Salam) pada Senin(05/05). Program ini merupakan program rutin yang dilaksanakan dengan tujuan untuk membangun kedekatan antara petugas dengan warga binaan serta memberikan wadah bagi warga binaan dalam menyampaikan berbagai keluhan dan masukan.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, menjelaskan bahwa pendekatan persuasif dan humanis yang diterapkan dalam program ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif di dalam Rutan. Dengan demikian, warga binaan merasa lebih nyaman dalam menjalani masa pembinaan di Rutan.

“Melalui Program 3S ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih terbuka antara petugas dan warga binaan. Dengan adanya pendekatan yang lebih humanis, kami berharap warga binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih efektif,” ujar Karutan.

Lebih lanjut, program ini juga berperan penting dalam mengidentifikasi berbagai permasalahan yang mungkin timbul di dalam Rutan, seperti masalah kesehatan, sosial, maupun keluhan lainnya. Dengan interaksi yang lebih dekat, petugas dapat lebih sigap dalam memberikan solusi yang dibutuhkan warga binaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Batam. Dengan adanya hubungan yang lebih harmonis antara petugas dan warga binaan, dapat meminimalisir potensi terjadinya gangguan keamanan dan ketetiban di Rutan Batam

Program 3S ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat baik untuk warga binaan maupun petugas. Dengan adanya program ini, Rutan Batam tidak hanya menjalankan tugas sebagai lembaga pemasyarakatan, tetapi juga berperan dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik, di mana warga binaan dapat merasakan adanya perhatian dan solusi terhadap masalah yang mereka hadapi./ Red

Dukungan Babinsa Pelda Agus Purwanto Koramil 10/Nangrak Untuk Pengobatan Gratis

SUKABUMI, YUTELNEWS.COM —Babinsa Koramil 10/Nagrak, Pelda Agus Purwanto, mendukung pengobatan gratis dalam rangka pembukaan TTMD Kodim 0607/Kota Sukabumi yang ke-124 pada 6 Mei 2025 di Lapang Bola Kp. Goal Para, Desa Goalpara, Kecamatan Sukaraja.

Ia menjelaskan,” bahwa kegiatan TMMD melibatkan semua instansi dan stakeholder di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini juga fokus pada sasaran nonfisik, seperti penyuluhan dan pelatihan, agar bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Program ini menjadi agenda tahunan pemerintah pusat dan daerah, dengan harapan semua pihak mendukung dan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan.

Pelda Agus memonitor dan mendampingi pengobatan gratis yang diadakan oleh Kodim 0607/Kota Sukabumi dan Puskesmas setempat, menekankan kepedulian kepada warga kurang mampu untuk memeriksakan kesehatan mereka,” ungkap Agus.

Tujuannya adalah untuk membantu mereka cepat sembuh dan kembali beraktivitas.

(Mirna)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.