Kalapas IIB Payakumbuh Azhar dan M. Faizal Martha selaku Ka.KPLP Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau 

YURELNEWS.com |Jadi sorotan, Randai Sanggar Palimo Gaga Lapas Kelas IIB Tanjung Pati ex Lapas Kelas IIB Payakumbuh Tampil dalam Ajang Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM), di Halaman Kantor Balai Kota Payakumbuh.

Berlokasikan di halaman Kantor Balai Kota Payakumbuh, tampil sebagai pembuka acara dalam kegiatan Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Alam Minangkabau (BAM).

Kegiatan dibuka langsung oleh Pj. Wali Kota Payakumbuh

Drs, Jasman Rizal, M.M dan sambutan oleh Ketua Pelaksana H. Dasril yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Sabtu (30/11).

Kegiatan Ajang Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Adat Minangkabau ( BAM ), Dihadiri perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat .

Pj. Walikota Drs, Jasman Rizal, M.M Payakumbuh, Azhar selaku Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Payakumbuh didampingi M. Faizal Martha selaku Ka.KPLP dan 15 orang petugas pengawalan , serta enam belas orang Warga Binaan Lapas Kelas IIB Payakumbuh juga turut hadir dalam kegiatan yang meriah ini.

Istimewanya penampilan randai kreasi yang diiringi alunan musik hidup tradisional dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas klas IIB Payakumbuh menjadi pembuka dalam acara yang bergengsi tersebut.

Tampilan memukau dari Sanggar Seni Palimo Gaga Lapas Payakumbuh langsung di Apresiasi oleh Pj Walikota Payakumbuh Drs, Jasman Rizal, M.M dan Tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI yang turut hadir dalam kesempatan kali ini, kata, Jasman .

Pj Drs, Jasman Rizal, M.M mengatakan dengan adanya Ajang Launching Kurikulum Muatan Lokal Budaya Adat Minangkabau ( BAM ) yang diadakan oleh Sanggar Seni Palimo Gaga Lapas Tanjung Pati

“Sangat banyak nilai positif, nilai moral yang bisa didapatkan di dalam Lapas salah satunya dengan pembinaan yang Memanusiakan Manusia di dalam Lapas klas IIB Payakumbuh , ujar Jasman .

Kalapas IIB Payakumbuh Azhar mengatakan Lapas Klas IIB yang sekarang sudah berganti Nomenklatur menjadi Lapas Kelas IIB Payakumbuh , Kegiatan acara ada juga Randai Sanggar Palimo Gaga ini, kegiatan Warga Binaan ini harus selalu dikembangkan karna akan menjadi nilai tambah pada instansi, juga sebagai wadah bagi narapidana untuk menyalurkan minat dan bakatnya di bidang tarian dan alat musik tradisional”, ucap Jasman.

( MD )

Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital Pemkab Bandung Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos di Tahun Politik 

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) melaksanakan Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital di Desa Mandalahaji Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Kamis (30/11/2023).

Festival Diskominfo itu dengan tema “Bijak Bermedsos di Tahun Politik ini”. Para pesertanya sengaja dihadirkan dari berbagai kalangan, di antaranya pemuda Karang Taruna, Badan Permusyawaratan Desa, Ketua RW, dan kader PKK. Kegiatan ini lebih fokus para pesertanya kaum ibu, karena mereka sering memegang atau menggunakan gadget dalam bermedia sosial.

Festival Diskominfo itu dengan menghadirkan narasumber Ketua Relawan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) Jawa Barat Dudi Rustandi.

Hadir pula Kepala Diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha diwakili Sekretaris Perdana Firmansyah dan Kabid Aptika (Aplikasi dan Informatika) Lusianto dan jajaran pegawai di lingkungan Diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung.

Kepala Diskominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha melalui Kabid Aptika Lusianto mengatakan, pelaksanaan Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital ini rutin dilaksanakan setiap tahun dan biasanya dilaksanakan di lingkungan Pemkab Bandung dengan event yang lebih besar, dan saat ini hanya dilaksanakan di tingkat desa, salah satunya di Desa Mandalahaji.

“Tahun ini kita mencoba untuk ke tiap-tiap desa, dan sebenarnya sudah beberapa desa yang kita kunjungi. Termasuk kita kemarin di Desa Rawabogo, dan hari ini di Desa Mandalahaji,” kata Lusianto di sela-sela kegiatan Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital.

Lusianto mengungkapkan maksud dilaksanakan Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital ini adalah untuk memasyarakatkan digitalisasi layanan pemerintah kepada masyarakat.

“Jadi kita langsung bertemu dengan masyarakat. Sebenarnya ada dua misi, yaitu layanan publik, dan layanan pemerintah berbasis elektronik,” kata Lusianto.

“Kemudian kita mengedukasi masyarakat dalam berbagai macam digitalisasi yang sekarang berkembang. Hal itu terkait dengan teknologi 4.0, kita harus mengedukasi masyarakat. Karena masyarakat kalau tidak diedukasi, nantinya bisa menjadi masyarakat yang akhirnya tidak punya adab,” imbuhnya.

Lusianto berharap kepada masyarakat bagaimana ramah bermedsos dalam berpolitik. “Jangan sampai asal like, asal share, padahal itu hoaks, kan itu berbahaya,” katanya.

Untuk itu, lanjut Lusianto, perlu dilakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian ada beberapa aplikasi, pinjaman online, dan lain-lain, bahwa itu dinilai berbahaya.

“Apalagi nanti kita juga mengenalkan bagaimana kita mudah mengakses layanan publik oleh pemerintah daerah. Layanan publik, sekarang semua serba digital. Kedepannya, mungkin akan ful digital, dan sampai saat ini sudah digital,” katanya.

Lusianto mengatakan bahwa saat ini pemerintah desa juga dalam mengajukan berbagai hal harus online. “Mengajukan anggaran harus online, kemudian menandatangani elektronik,” katanya.

Tak hanya itu, kata Lusianto, Diskominfo Kabupaten Bandung juga melaksanakan sosialisasi digitalisasi serupa ke guru-guru Sekolah Dasar.

“Dengan adanya Festival Diskominfo Bandung Bedas Go Digital ini, ya tentunya bisa mengedukasi masyarakat, terus masyarakat bisa menjadi smart dalam bersosial media,” katanya.

Di hadapan para peserta, Ketua Relawan TIK Jawa Barat Dudi Rustandi turut membahas dampak kebebasan berekspresi.

“Jangan sampai terjebak informasi palsu atau berita hoaks. Masyarakat juga harus paham dan bisa membedakan antara berita dengan opini,” kata Dudi.

Dudi pun menjelaskan dampak karakter media sosial, di antaranya terhubung, informasi, antarmuka, menyimpan, interaktif, dan simulasi.

Ia juga mengungkapkan tentang isu politik Pemilu 2024, yaitu politik identitas, kecurangan pemilu, politik dinasti, hoaks kesehatan, isu IKN dan ujaran kebencian. “Jangan sampai kita terjebak. Kita harus bijak dalam mendapatkan informasi,” katanya.

Dampak reaksioner terhadap informasi, yaitu jejak digital, UU ITE, sanksi sosial dan pembunuhan karakter.

“Bijak bermedia sosial, yaitu menjaga informasi yang bersifat pribadi, menjaga etika dalam berkomunikasi, pilah pilih berteman di media sosial, berhati hati ketika menggunakan konten, tidak membagikan ulang informasi yang belum jelas dan cari kebenaran dan cantumkan sumber konten ketika membagikan sesuatu,” katanya.

(Susy)

Akhirnya, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin Tetapkan UMK Jabar 2024 Sesuai PP Nomor 51

YUTELNEWS.com | Akhirnya, (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, telah menandatangani keputusan Gubernur terkait besaran UMK tahun 2024. Hasilnya, PP nomor 51 2023 tetap menjadi pedoman kenaikan UMK di 27 Kota Kabupaten (KoKab) di Jawa Barat.

“Saya juga sudah menerima perwakilan dari serikat pekerja, sudah disetujui tetap pakai PP nomor 51 tahun 2023 itu yang menjadi dasar kami dan kami hanya bisa di koridor itu,” Kata Bey di Gedung Sate. Pada Kamis (30/11/2023).

Bey mengaku, ada 14 Kokab yang menyarankan besaran UMK di atas PP nomor 51, namun, Pemprov Jabar tetap mempertimbangkan besaran UMK akan tetap naik, meski harus sesuai dengan PP nomor 51.

Kenaikan tertinggi Bekasi 5.343.430 tahun lalu Jabar UMK range 2-5 juta, terendah Kota Banjar Rp2.070.192, hal tersebut berbeda dengan tahun lalu, Karawang kini menjadi peringkat nomor 2 UMK tertinggi di Jabar.

“Kenaikan tiap daerah berbeda-beda sesuai karakter dan batas UMK, saya berharap karena sudah diputuskan, kita patuhi bersama dan memang hasil hari ini adalah yang kami bisa maksimal perbuat, sudah diformulasi dan sudah cukup untuk kami menetapkan UMK hari ini,” Pungkasnya.

(D. Yoyo)

Anggota DPR Sirojudin, SE dan Dr Ribka Tjiptaning P.AAK kembali Salurkan Bantuan Air ke Masyarakat Kamandoran

YUTELNEWS.com | Dalam upaya membantu masyarakat yang kesulitan air bersih SIROJUDIN, SE dan Ribka Tjiptaning P.AAK Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PDI-P memberikan bantuan air bersih yang di salurkan kepada masyarakat Kp kamandoran RT 01 dan 02 RW 10 desa karang tengah Kecamatan Cibadak Kab. Sukabumi Bersama AI Jamaludin anggota BAGUNA PUSAT.

Menurut SIROJUDIN,SE Bahwa bantuan tersebut akan rutin di lakukan untuk memberikan sarana air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih di wilayah Kp. kamandoran RT 01 dan 02 RW 10 desa karang tengah Kecamatan Cibadak Kab Sukabumi dan juga di wilayah lainnya yang membutuhkan.

Sementara itu menurut AI Jamaludin selaku anggota BAGUNA PUSAT menyampaikan bahwa tim dari Dr. Ribka TJiptaning P,AAK dan Sirojudin,SE akan memprioritaskan bantuan air bersih tersebut, karna menurutnya sangat bermanfaat pasalnya untuk memenuhi kebutuhan memasak, mandi, cuci dan minum di Kp. kamandoran RT 01 dan 02 RW 10 desa karang tengah Kecamatan Cibadak Kab Sukabumi.

Pengiriman air bersih dengan mobil tangki dilakukan bergiliran dan rutin karena supaya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di kabupaten Sukabumi secara merata

Rangga dewa (Bungsu) selaku tokoh pemuda dan karang taruna saat di wawancara awak media menambahkan kami sangat berterima kasih kepada Dr Ribka tjiptaning P,AAK dan SIROJUDIN,SE juga kepada anggota BAGUNA PUSAT untuk sumbangan air bersihnya karna Alhamdulilah sangat bermanfaat untuk masyarakat di kampung kami,ucapnya.

“Harapannya dengan adanya aksi peduli ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan air dan mudah-mudahan segera ada perubahan situasi sehingga tidak ada kekeringan lagi dan hujan segera turun”, pungkasnya

(Idam Kabiro)

Hendak Terobos Tol, Aksi UNRAS Massa Buruh di Bekasi Sempat Saling Dorong-dorongan dengan BRIMOB

 

YUTELNEWS.com | Demo buruh di kawasan industri MM 2100 Cikarang, Kabupaten Bekasi, sempat memanas. Massa buruh sempat saling dorong dengan personel Brimob yang menjaga aksi demo di lokasi.

Pantauan Yutelnews.com, Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 10.47 WIB, massa sudah berdatangan ke lokasi demo. Massa yang sudah di lokasi sempat mencoba menerobos ke jalan tol yang dijaga oleh Brimob.

Para personel Brimob langsung menghadang massa. Aksi saling dorong pun tak terhindarkan. Massa buruh juga meneriaki personel Brimob yang menghadang.

Kejadian rusuh itu tak berlangsung lama. Salah satu perwakilan dari buruh mencoba menenangkan massa yang terlibat aksi dorong-dorongan dengan Brimob.

“Tenang…tenang… damai,” teriak perwakilan massa buruh.

Massa buruh terlihat terus berdatangan ke lokasi demo. Setelah suasana menenang, massa buruh kembali melanjutkan orasinya.

Seperti diketahui, massa buruh kembali turun ke jalan melakukan unjuk rasa (UNRAS) di kawasan industri MM 2100 Cikarang, Kabupaten Bekasi. Ratusan polisi diturunkan untuk mengawal demo, termasuk dari Brimob Polda Metro Jaya.

“Total personel 800-an, di luar BKO. BKO ada 4 kompi, 2 kompi Sabhara, dan 2 kompi Brimob,” ujar Kabag Operasional Polres Metro Bekasi AKBP Ahsanul Muqqafi kepada Yutelnews.com, Kamis (30/11).

Ahsanul mengatakan semula massa buruh berencana melakukan demo di 4 titik, yakni kawasan EJIP, Jababeka, Gobel, dan MM 2100. Namun, sejauh ini massa terkonsentrasi di 2 titik saja.

“Demo buruh yang saat ini berlangsung baru di Gobel dan MM 2100 saja,” katanya.

Massa merupakan elemen dari buruh yang menuntut masalah kenaikan upah minimum. Peserta aksi diperkirakan mencapai 1.000-an.

Ahsanul mengatakan saat ini polisi tengah melakukan pengamanan dan penjagaan demo di MM 2100 dan Gobel. Pihak kepolisian juga melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan imbas demo tersebut,(Kamis 30/10/2023)

(Wakabiro April Y. Zai)

Upacara Peringatan Hut Ke-52 KORPS Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Nias Tahun 2023

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten Nias Gelar Peringatan HUT Ke-52 KORPRI Kabupaten Nias Tahun 2023, bertempat di Halaman Kantor Bupati Nias Jalan Ir. Soekarno, Hilizoi-Gido. Dalam hal ini, Bupati Nias bertindak sebagai Inspektur Upacara.Rabu, 29 November 2023.

Dalam sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang dibacakan oleh Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si menyampaikan bahwa momentum ulang tahun ke-52 dijadikan sebagai upaya untuk meneguhkan KORPRI sebagai penguat NKRI dan pelindung  ASN. Oleh karena itu, semua program yang bermanfaat bagi masyarakat tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kerja yang optimal dari seluruh ASN dan program terobosan dan reformasi struktural yang telah berdampak positif kepada masyarakat luas adalah bagian dari kerja keras para ASN.

Ia mengungkapkan bahwa peran aktif para ASN anggota KORPRI dalam mengendalikan inflasi dan penanganan stunting sangatlah besar. Saat ini sedang terjadi perubahan yang sangat cepat karena dua hal besar yaitu karena perkembangan teknologi dan perubahan harapan masyarakat yang terus meningkat, ini harus disikapi oleh KORPRI.

“Kepada seluruh pengurus KORPRI agar tetap tegak lurus kepada negara, Pancasila dan UUD 1945 serta membentengi diri dari intoleransi dan radikalisme. Program utama KORPRI mencakup Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Digitalisasi Birokrasi, Penguatan Ideologi ASN, Perlindungan Karir, Bantuan Hukum dan Peningkatan Kesejahteraan program ini diharapkan membawa dampak positif kepada masyarakat” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Nias Samson P. Zai mengajak seluruh Dewan Pengurus dan anggota KORPRI untuk saling mendukung dan saling bekerjasama memajukan organisasi KORPRI karena merupakan satu-satunya wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia secara khusus yang ada di Kabupaten Nias.

“Setiap anggota KORPRI diharapkan untuk dapat termotivasi dalam meningkatkan kinerja dan etos kerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing” harapnya.

Pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke-52 KORPRI Kabupaten Nias Tahun 2023 ditandai dengan Pemotongan Kue Ulang Tahun, Penyerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X/XX/XXX Tahun, Penyerahan SK Pensiun bagi ASN Purna Bakti. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Final Lomba Pengucapan Panca Prasetya KORPRI sekaligus Penyerahan Hadiah Kejuaraan Pertandingan dan Perlombaan secara keseluruhan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nias, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Staf Ahli Bupati Nias, Asisten Sekda Kabupaten Nias, Unsur Forkopimda Kabupaten Nias, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias, Kabag Lingkup Setda Kabupaten Nias, Pimpinan Instansi Vertikal BUMN/BUMD, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nias, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Nias dan Camat se-Kabupaten Nias.

(Y, Z)

Demo Buruh, Kemacetan Panjang Terjadi di Rancaekek Hingga Nagreg, ini Tuntutannya

YUTELNEWS.com | Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Raya Rancaekek, Kabupaten Bandung pada hari ini, Rabu (29/11/2023).

Menurut pantauan YUTELNEWS.COM tersendatnya arus lalu lintas ini karena adanya blokade jalan yang dilakukan bertepatan dengan demo buruh.

Adapun arus lalu lintas tersendat dari sekitar Rancaekek hingga Nagreg.

Jalur yang mengarah ke Nagreg pun sebagian ruasnya digunakan untuk kendaraan yang menuju Kota Bandung.

Para pengendara motor yang melintas ke arah Kota Bandung sampai mengangkut kendaraannya melewati trotoar agar bisa berpindah jalur jalan yang lainnya.

Sedangkan, kendaraan roda empat, bus, hingga truk yang mengarah ke Kota Bandung sama sekali tidak bisa bergerak.

Sementara itu, buruh-buruh yang melakukan aksi melakukan orasi di sekitar area jembatan jalan tol.

Adapun, aksi buruh ini bertepatan dengan demo serentak yang dilakukan dalam rangka mengawal penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin.

Diketahui, para buruh berencana menggelar aksi bersama di depan Gedung Sate, Kota Bandung. Adapun, UMK 2024 akan ditetapkan pada 30 November 2023.

(April Y. Zai Wakabiro)

UPDT Puskesmas Kedungwungu Melaksanakan Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan IV 

YUTELNEWS.com | Puskesmas Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini Lintas sektor Triwulan IV Tahun 2023 di Aula Puskesmas Kedungwungu, kegiatan ini diadakan oleh Tim Puskesmas Kedungwungu yang dihadiri oleh Muspika Tegaldlimo, Kepala KUA, Koordinator PLKB, Satkorwil Satdik, Ketua LP Ma’arif NU, Kecamatan Tegaldlimo, Kades Kedungwungu, Kedungasri, Kendalrejo dan Kalipait, beserta TP PKK, Kader Desa dan Kasunnya. TOKOH Masyarakat. Rabu (29/11/2023).

Acara ini dibuka Bapak Heru Prassetyo, Skm., selaku Kepala Puskesmas Kedungwungu Kecamatan Tegaldlimo, menyampaikan suatu rangkaian kegiatan yang bekerja secara sinergik yang meliputi perencanaan, penggerakan pelaksanaan serta pengendalian, pengawasan dan penilaian. Penerapan manajemen penggerakan pelaksanaan dalam bentuk forum pertemuan yang dikenal dengan Lokakarya Mini. Katanya.

Dalam Pertemuaan ini Camat mengharapkan melalui kegiatan lintas sektor ini mampu memberikan edukasi dan pemahaman pada masyarakat bahwa penyakit polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus bernama polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan, kesulitan bernapas, hingga yang paling fatal adalah kematian dan sejauh ini tidak dapat disembuhkan, akan tetapi penyakit polio ini bisa dicegah melalui imunisasi. Tambahnya.

Danramil 0825/09 Tegaldlimo, Kapten Inf Gunoto, berpesan yang disampaikan oleh Peltu Suyoto mengatakan bahwa acara yang di selenggarakan berdasarkan Program Tahunan PuskesmasTahun 2023 tentang Lokakarya Mini dengan tujuan untuk menyediakan layanan kesehatan pada masyarakat untuk hidup sehat dengan melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini untuk kerja sama lintas sektor dan mensinergikan semua program yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Pesannya.

“TNI dalam hal ini Koramil sangat mendukung dan siap membantu Puskesmas untuk mensukseskan program yang sudah disetujui, “Meskipun Babinsa yang ada di desa akan selalu mendampingi para Bidan, Desa dan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat,” Tambahnya.

Camat Tegaldlimo Mujiono, SAP., Menyampaikan pesan melalui Eko Iswanto, SE., Kasi Pem Kecamatan Tegaldlimo menyampaikan bahwa sesuai tempat penyelenggaraannya, Masalah kesehatan saat ini menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya mungkin masalah stunting bagi desa-desa yang ada di Kecamatan Tegaldlimo sudah mengetahuinya. Pungkasnya.

Sumber: Bgn. Opr09

(Slamet/ Imam)

Hari Ini Hingga Eesok Akan Jadi Puncak Demo Buruh se-Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung

YUTELNEWS.com | Menjelang pengumuman Upah Minimum Kota/kabupaten (UMK), Jawa Barat (Jabar), paling lambat akan diumumkan pada 30 November 2023 besok, pekerja buruh se-Jabar dari berbagai serikat pekerja, mulai melakukan aksi demo di Gedung Sate kota Bandung sejak Selasa, 28 November 2023 kemarin.

Rencananya aksi demo buruh di Gedung Sate ini akan berlangsung selama tiga hari sejak Selasa kemarin hingga Kamis besok dan puncaknya akan digelar pada hari ini dan besok.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto Ferianto menjelaskan, aksi demo buruh tersebut dilakukan untuk mengawal rapat pleno dewan pengupahan Jabar yang akan menetapkan besaran UMK 2024 di Jabar.

“Bahwa kita akan melaksanakan mogok dan aksi secara besar-besaran pada 29 sampai 30 di seluruh wilayah Jawa Barat,” kata salah satu peserta demo

Nantinya buruh dari luar Jabar, Lanjutnya, akan melakukan konvoi dengan sepeda motor ke Kota Bandung untuk ikut gabung dalam demo di Gedung Sate.

Dirinya juga menyampaikan pada hari pertama demo kemarin tidak ada perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang menemui massa aksi.

Bahkan ada beberapa surat permohonan audiensi yang disampaikan oleh buruh sejak beberapa waktu lalu pun tidak direspon sama sekali.

(D.Yoyo)

Warga Bandung Barat di Gemparkan dengan Kemunculan 3 Ekor Babi Hutan yang Berkeliaran ke Pemukiman

YUTELNEWS.com | Kampung Purabaya, RT 01/06, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang Kabupaten Barat, Jawa Barat dihebohkan dengan kemunculan 3 ekor babi hutan, hewan liar tersebut tiba-tiba berkeliaran di pemukiman pada Senin (27/11/2023) sore.

Kepanikan warga Desa Jayamekar tersebut sempat terekam oleh video hingga viral di media sosial, Dalam video yang beredar, terlihat babi hutan sedang di buru oleh warga hingga menabrak rolling door warung dan angkutan umum.

“Iya kemarin rame pas kejadian jam 5 sore. Warga sangat ketakutan sekali,” kata Kamal (17) salah seorang warga, Selasa (28/11/2023).

Dirinya tidak mengetahui datang dari mana babi hutan tersebut karena kemunculannya secara tiba-tiba, menurut Kamal, ada tiga ekor babi yang masuk ke pemukan warga, bahkan, ada yang sempat masuk ke dalam warung dan rumah warga.

“Tau-tau ada aja gerombolan babi hutan, yang satu masuk ke rumah terus keluar lagi, terus yang satu lagi sempat masuk ke warung, kalau yang satu lagi mah saya liat lari dari arah Timur,” Jelas Kamal.

Mendengar ada babi hutan, warga pun berhamburan keluar rumah, sebagian warga yang berani akhirnya memburu babi hutan tersebut.

“Ada yang liat katanya 9, tapi yang saya liat itu ads 3 ekor yang dikejar warga,” Lanjut Kamal.

Setelah itu, kawanan babi hutan tersebut akhirnya berhasil ditangkap warga, dari tiga ekor babi yang terlihat, dua di antaranya berhasil ditangkap warga, sedangkan satu ekor lainnya kabur, babi hutan yang ditangkap diserahkan ke pemburu.

“Yang ketangkap ada 2 ekor dan yang satunya kabur, yang masuk ke warung dapet sama salah seorang warga dengan kondisi masih hidup, nah yang satunya, yang di kejar warga itu mati dengan kondisi tertusuk oleh besi karena khawatir soalnya banyak anak kecil takutnya nyerang warga juga makanya ditusuk,” pungkasnya.

(D.Yoyo)

Perempuan Asal Sumatra Barat Ditemukan Tewas di Sebuah Kos Karanganyar

YUTELNEWS.com | Seorang perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah kos, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (25/11/2023) malam.

Dari informasi yang dihimpun Yutelnews.com, jenazah perempunan itu ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB.

Identitas jenazah diketahui bernama Rahmi (31).

Korban merupakan warga Desa Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Korban ditemukan tetangga kosnya dalam keadaan sudah kaku di dalam kosnya.

Setelah melihat kejadian itu, selanjutnya memberi tahu pemilik kos dan melaporkan ke kepolisian.

Kapolsek Jaten, AKP Yuni Marsianto mengatakan setelah mendapatkan laporan itu, korban langsung dievakuasi.

“Korban bernama Rahmi ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, di Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar,” kata Yuni, Minggu (26/11/2023).

Yuni mengatakan jenazah korban dilakukan pemeriksaan luar oleh bidan dari Puskesmas Jaten II, Ida Widyaningsih dan Dewi Rahayu.

Dari pemeriksaan korban, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, ditemukan lebam pada betis kiri dan siku di kedua tangannnya yang diduga lebam muncul karena kecapekan tubuh .

Selain itu, mulut dan hidung korban keluar darah yang diduga dari penyakit asam lambung.

“Selain itu, ditemukan obat obatan dari dokter riwayat penyakit asam lambung, dan dimungkinan penyebab meninggal dunia korban karena penyakit asam lambung,” ucap dia.

“Jenazah sudah diambil oleh keluarganya di RSUD dr Moewardi Solo, pukul 12.00 WIB,” pungkasnya.

(Kharisma Satria Kirana)

Cuma Hanya Bermodal Kartu Pers Tanpa Pendidikan Jurnalistik, Menjadi Awal Pemicu Wartawan Abal-Abal

YUTELNEWS.com | Direktur Utama, Lembaga Pendidikan Wartawan, Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., meminta segenap pemimpin redaksi media berita di tanah air agar berhati-hati mengeluarkan kartu pers.

“Sebab pemberian kartu pers, atau KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi yang belum pernah menjalani pendidikan wartawan, adalah tindakan berbahaya,” ujar Wahyudi di Pekanbaru, Selasa (28/11/23) siang.

Menurut pengamatannya, salah satu pemicu maraknya aktivitas wartawan abal-abal di tanah air justru kemudahanya memperoleh KTA pers.

Merupakan hal yang mustahil, jelasnya, seorang yang tidak paham dengan kode etik jurnalistik misalnya, bisa menjalankan profesi wartawan secara profesional.

“Padahal profesionalisme merupakan syarat dasar menjalankan profesi wartawan sebagaimana diamanahi Pasal 2 Kode Etik Jurnalistik Indonesia,”kata penulis buku-buku jurnalistik itu.

Maraknya aktivitas jurnalis kontra profesional ini jelasnya, menjadi peluang massif terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Publik yang seyogianya berharap banyak kepada pers sebagai penyaji informasi kebenaran, lanjutnya, dengan aktivitas wartawan abal-abal ini, justru jadi masalah baru bagi masyarakat.

“Yah seharusnya wartawan kan memburu informasi dengan senjata yang dimilikinya, Tetapi jika dia tidak paham menggunakan senjatanya, bisa-bisa dia menembak narasumbernya,” jelasnya.

“Yang pasti, konsekuensi dari penyimpangan ini akan merugikan publik,” ungkap Wahyudi.

Segala upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pun, demikian Wahyudi menilai akan percuma, jika arus deras yang menjadi sumber wartawan abal-abal ini tidak segera dibendung.

“Kita cermati data eskalasi jumlah wartawan tanah air sudah di atas angka 140 ribu, Dengan pertambahan angka ribuan setiap tahun,” kata Wahyudi.

Berharap dengan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dinilai pesimistis, jika arus deras lahirnya wartawan karbitan ini tidak diantisipasi.

“UKW itu kan bersifat menguji, Bukan melatih, Itupun sangat tidak sebanding antara yang sudah lulus UKW (sekitar 20 ribu-red) dengan pertambahan wartawan baru,” tandasnya.

Wahyudi lantas mengajukan dua alternatif, Pertama, setiap pemimpin redaksi perlu mempertimbangkan dengan cermat sebelum menerbitkan kartu pers atau KTA.

“Paling tidak, bagi calon wartawan dia bisa lebih dulu menunjukkan sertifikat pelatihan jurnalistik, Atau diuji menulis berita,” tegas Wahyudi.

Kedua, lanjut Wahyudi bagi pihak-pihak yang terlanjur memegang kartu pers, harus segera mengikuti pelatihan jurnalistik agar paham tentang ilmu jurnalistik,

“Minimal Pendidikan Jurnalistik tingkat dasar,” pungkasnya.

Sumber PJC

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Setelah KIM Kab Bandung Juara Nasional, Diskominfo Kota Cilegon Kunjungi Diskominfo Kab Bandung

YUTELNEWS.com | Lagi-lagi Kabupaten Bandung Jawa Barat kembali menjadi sorotan. Pasalnya, banyak yang tertarik dengan keberhasilan dalam pengembangan, pemberdayaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) hingga meraih juara Nasional. Atas dasar hal itu, Dinas Komunikasi, Informasi (Diskominfo) Persandian dan Statistika Kota Cilegon, Provinsi Banten menyambangi Kantor Diskominfo Kabupaten Bandung bertujuan untuk melakukan study tiru.

Kedatangan rombongan Diskominfo Persandian dan Statistika Kota Cilegon berjumlah 40 orang dipimpin langsung Kadisnya Agus Zulkarnain., S.STP., M.Si, bersama jajaran, disambut ramah oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha., SH.,M.ip didampingi Sekdis Perdana Firmansyah, Pranata Humas Adhie Nur Indra, dan Seyla serta Perwakilan Forun KIM Kab. Bandung bertempat di Aula Diskominfo Kab. Bandung, Selasa (28/11/2023).

Kadiskominfo sangat mengapresiasi dan menyambut dengan santun Diskominfo Kota Cilegon.

Dalam penyambutanya, Kadiskominfo Kabuapten Bandung Yosep Nugraha mengungkapkan rasa syukur terimakasih karena telah berkunjung ke Dinas yang dipimpinnya. Yosep pun menyambut baik kehadiran rombongan Diskominfo Kota Cilegon berserta KIM Cilegon yang mau shering berbagi ilmu dengan Diskominfo Kabupaten Bandung.

Kadisfominfo Kabupaten Bandung yang akrab disapa Kang Yosep, berdasarkan Permenkominfo Nomor 8 tahun 2010, menggaris bawahi adalah tugas KIM itu sangat besar.

“Yang ingin saya garis bawahi adalah tugas KIM itu sangat besar. Dua substansi, pertama melakukan pengelolaan informasi, yang kedua melakukan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan nilai tambah,” kata Kang Yosep.

“Nah, kalau pengelolaan informasi berarti mulai dari mencari sumber informasi, mengelola informasi, mempublikasikan informasi, kalau dunia sekarang berarti dalam berbagai flat form media,” tandas Kang Yosep.

Disebutkan Kang Yosep, seperti media online, media sosial, instagram, tiktok, FB (Facebook) dan sebagainya. Kemudian informasi itu dimaksudkan juga untuk memberikan kesadaran, pemahaman kepada masyarakat sekitar, agar masyarakat itu tahu bagaimana caranya mencari sumber informasi yang benar dan salah. ‘”Cara memilah informaai itu hoaks atau bukan dan itu diedukasikan kepada masyarakat oleh kita nersama teman-teman KIM,” katanya.

Sehingga mereka tidak terjebak atau menjadi bagian dari sistem hoaks yang sedang berjalan trend atau viral. “Yang menjadi kekhawatiran kita saat ini, itu kan kebenaran seolah berbasis viralitas, dimana. Tapi disisi.lain ada market yang bagus juga, karena pemasaran tergantung viralitas juga meskipun misalnya awalanya itu di viralkan dengan bahasa yang kasar yang jelek dan sebagainya. Tapi kemungkinan menjadi market yang bagus seperti odading Mang Oleh yang diviralkan oleh Ade Londok,” sebutnya.

“Alhamdulillah, berkat KIM sebagai mitra kerja pemerintah mengedukasi, mencerdaskan masyarakat mampu mengimplementasikan diseminasi informasi sebagai peran fungsi adinda, sehingga kami sangat terbantu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain,. S. STP., M.Si menyatakan, dengan berkunjung ke Diskominfo Kabupaten Bandung sangat tepat, sebab ia menganggap mampu dan berhasil memberdayakan maayarakat.

“Kami kesini ingin banyak belajar, ingin banyak mengetahui bagaimana pemberdayaan, pembinaan, dan pengelolaan KIM yang ada di Kabupaten Bandung. Dan, saya hadir kan KIM Kota Cilegon untuk bisa mengoptimalkan kesempatan yang sangat baik ini,” kata Agus.

Diakui Agus, kalu KIM di Kota Cilegon sepertinya masih disibukan dengan aktivitas tugas dan profesi lain. “Jadi mungkin belum bisa maksimal seperti KIM di Kabupaten Bandung dengan jumlah KIM yang luar biasa banyak,“ kata Agus.

”Kita memiliki 43 kelurahan, KIM-nya baru terbentuk 52, itu juga dari KIM tingkat Kota hingga Kelurahan, jadi mudah-mudahan nanti rekan-rekan bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Tadi disinggung olek Pak Kadiskominfo Kabupaten Bandung, bahwa KIM ini sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi oleh, dari, untuk masyarakat juga pemerintah,” katanya.

Agus memaparkan, di zaman sekarang kemajuan teknologi informasi perkembangannya sangat luar biasa. “Tadi sudah disampaikan juga bahwa, apabila kita tidak bijak menyikapi, menggunakan medsos, bisa jadi menimbulkan komplik horizontal diantara masyarakat. Nah, semoga dengan keberadaan KIM ini bisa meredam bisa mencegah hal itu, dengan melakukan diseminasi terkait berita hoaks apalagi sekarang kita menghadapi tahun politik, jelang pemilu legislatif dan pilpres ini sangat tinggi potensi konfliknya,” ujarnya.

“Kami kesini ingin belajar bagaimana cara KIM bisa berdaya sehingga bisa menghasilkan karya menjadi nilai tambah. Dan hasil dari sini semoga bisa kita implementasikan di Kota Cilegon,“ kata Agus.

Pembina KiM Kabupaten Bandung Adhie Nur Indra seraya menambahkan, semoga KIM Cilegon bisa belajar mendalami apa yang disampaikan oleh Diskominfo Kabupaten dan temen KIM disini, mudah-mudahan KIM Kota Cilegon bisa mendalami agar bisa mengimplementasikan di Kota Cilegon.

Adhie Nur Indra memaparkan latar belakang mulai dari pembentukan, pengembangan, pengelolaan KIM di Kabupaten Bandung, hingga berhasil meraih juara Nasional.

Tak sampai disitu dengan keuletan serta kegigihannya, pihaknya membimbing Forum KIM Kabupaten tidak hanya terpaku di desa saja dalam mengembangkan KIM.

“Namun bisa membentuk KIM milenial di kaum pelajar disela-sela mereka saat sedang melakukan seminar. Sosialisasi yang melibatkan kalangan pelajar SMA, SMP tentang bijak memanfaatkan sosmed, dan sepakat tidak ada bullyng di sekolah,” pungkasnya.

(Yans)

Persatuan Gonjong Limo Pekanbaru Menjamu Puluhan Wartawan 50 Kota

YUTELNESWS.com | Puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota yang sedang melakukan kunjungan studi komparatif ke Propinsi Riau, menjadi tamu istimewa bagi perantau Luak 50 yang bermukim di Kota Pekanbaru.

Puluhan wartawan yang terdiri dari media cetak, media online dan media elektronik tersebut dijamu khusus oleh pengurus Gonjong Limo Pekanbaru di salah satu kafe pusat Kota Pekanbaru pada Selasa (28/11) malam.

Hadir pengurus inti dari Gonjong Limo Pekanbaru Nikmatul Akrab (penasehat), Dedi Armen (ketua), Sri Novrita (sekretaris), Endri (bendahara), Bastian Koti Datuak Majo Bosa (wakil ketua), Aris Arismon (wakil ketua) serta sejumlah pengurus Gonjong Limo lainnya sampai ke tingkat kecamatan. Juga hadir perantau sukses sekaligus anggota DPRD Riau 4 periode Mira Roza dari PKS.

Ketua Gonjong Limo Pekanbaru Dedi Armen bangga dikunjungi oleh insan pers dari Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Dedi pun mengakui, selalu monitor perkembangan kondisi daerah kampung halaman terutama melalui pemberitaan-pemberitaan insan pers di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Dedi Armen juga memaparkan program Gonjong Limo Pekanbaru bagi perantau Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

Salah satunya melalui program Kartu Tanda Anggota bagi seluruh perantau Gonjong Limo Pekanbaru. Yaitu memiliki kemudahan setiap anggota yang sudah memiliki KTA. Yaitu pemanfaatan KTA dari berobat, kegiatan sosial hingga berbagai kegiatan lainnya yang bermanfaat dan membantu terhadap anggota Gonjong Limo Pekanbaru.

KTA sekaligus untuk pendataan perantau kita sekaligus ada kemudahan bagi anggota Gonjong Limo Pekanbaru. Alhamdulillah, sekarang sudah banyak perantau kita yang mengurus KTA ini,” ujar Dedi Armen.

Sedangkan, rombongan wartawan dari Limapuluh Kota melalui Kepala Dinas Komunikasi Desri berterimakasih terhadap perhatian dari Gonjong Limo Pekanbaru, terutama jamuan bagi insan pers.

“Mudah-mudahan silaturahmi antara perantau kita Gonjong Limo Pekanbaru tetap terjalin,” ujar bapak Desri,

                                              ( MD)

Komisi VII DPR RI, Rian Firmansyah Kolaborasi Bersama BRIN Wujudkan Kapasitas dan Peningkatan Inovasi UMKM

YUTELNEWS.com|| Anggota Komisi VII DPR RI Rian Firmansyah S.Pd, Berkolaborasi dengan BRIN (Badan Riset Nasional) gelar pelatihan menajemen Bisnis bagi UMKM di Gedung serbaguna Desa lampengan Kecamatan Ibun Kab.Bandung, Selasa (28/11/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud peningkatan kapasitas pengguna riset dan inovasi untuk masyarakat tahun 2023 yang diikuti lebih dari 250 UMKM di wilayah Kabupaten Bandung.

Program BRIN ini tentunya untuk menaikkan kelas bagi UMKM, dan kita mencari potensi-potensi dari pada daerah setempat khususnya di Daerah Kabupaten Bandung seperti halnya di Kecamatan Majalaya ataupun di Kecamatan Ibun baik itu di bidang kuliner dan yang lainnya,” Kata Rian disela-sela acara.

Rian Menjelaskan bahwa warisan Budaya ataupun warisan kuliner kita saat ini tentunya melalui proses akulturasi budaya, itu menjadi penting di mana produk-produk kreatif seperti borondong yang ada di wilayah sekitaran Kec. Majalaya sepertinya Borondong yang biasa -biasa saja dan ini patut diolah oleh para pelaku UMKM,” tegasnya.

Dengan inovasi, dimana borondong ini ada jenis borondong lain ada tambahan dengan inovasi menambahkan Enten di borondong tersebut. Tentunya ini patut diolah, patut diviralkan dan harus dengan promosi yang baik, sehingga menjadi panganan yang bersifat wajib bagi masyarakat menjadi oleh-oleh dari Kecamatan Ibun, Majalaya dan sekitarnya.

Dirinya membahkan, dengan sentuhan teknologi yang dilakukan para UKM yang ada di wilayah tersebut saya yakin dengan ditambah teknik marketing dengan menggunakan sosial media, dengan di viralkan, tentunya ini akan menjadi terkenal bukan saja di wilayahnya tersebut tetapi akan terkenal semakin luas dan masif, ujarnya.

Dengan melakukan sentuhan teknologi dan ditambah dengan sentuhan tradisional para UMKM tentunya akan mendapatkan keuntungan yang baik dan menjadi modal litas yang bisa meningkatkan omset daripada produk yang diolah oleh para pelaku UMKM, sehingga secara langsung akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha.

Masyarakat harus terus mengeluarkan gagasan dan idenya terkait dengan inovasi di bidang apapun dalam hal ini tentunya bidang kuliner, agar memang itu menjadi modal utama untuk diolah dan dikembangkan oleh para pelaku UMKM,” ucapnya.

Dirinya menjelaskan, dalam hal inovasi dan riset ini tentunya ada pendekatan ilmiah, jadi dalam proses inovasi kita mengembangkan produk kita semuanya harus terdata dan didokumentasi secara terukur itu sangat penting, ” karena dengan itu semua kita bisa menilik sejarah daripada panganan dan juga kuliner yang sedang diolah oleh para pelaku UMKM yang tidak akan pernah tidak bisa diklaim oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

selain dari pada pengembangan ini, termasuk di dalamnya juga dalam Pengembangan produk ini agar selalu tercatat terdata dan terdokumentasi baik secara foto maupun video juga dengan catatan tertulis sebagai jurnal.” Pungkasnya.

(Yans)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.