You Tell News

Demo di SPBU Lahewa, Protes Operasional Ditutup

YUTELNEWS.com | Hari ini terjadi kemacetan padat di SPBU Lahewa. Salah satu Pemerhati Lingkungan terlihat di rekaman video melakukan protes kepada pihak SPBU atas tutupnya operasional yang mengakibatkan antrian panjang. Jumat, 20/2/26.

Dalam rekaman video milik FZ mengatakan bahwa ada sekitar 12 drum dan mobil pickup telah diamankan oleh pihak berwajib.

Diduga penutupan SPBU tersebut diakibatkan adanya Penyalahgunaan BBM oleh pihak SPBU Lahewa dan Pihak Terkait.

Informasi yang dihimpun bahwa Pelaku Pembeli BBM Bersubsidi tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib.

Penyalahgunaan BBM, baik subsidi maupun non-subsidi yang tidak sesuai peruntukannya, merupakan tindak pidana yang diatur dalam UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Berikut adalah beberapa modus operandi ilegal yang mungkin terkait dengan BBM non-subsidi seperti Dexlite, berdasarkan kasus-kasus umum penyalahgunaan BBM:

Penyalahgunaan untuk Keperluan Industri: Perusahaan atau individu di sektor industri (seperti pertambangan, perkebunan, atau perkapalan) membeli Dexlite dengan harga non-subsidi yang sah, namun menggunakannya untuk operasional yang tidak sesuai dengan izin atau peruntukannya untuk menghindari biaya yang lebih tinggi dari bahan bakar industri yang sebenarnya.

Pengoplosan (Pencampuran): Modus ini melibatkan pembelian BBM berkualitas rendah (misalnya, Solar bersubsidi yang lebih murah) dalam jumlah besar, lalu mencampurnya dengan sedikit Dexlite atau bahan kimia lain untuk dijual kembali seolah-olah sebagai Dexlite asli dengan harga non-subsidi. Tujuannya adalah meraup keuntungan dari selisih harga yang signifikan.

Penjualan Tanpa Izin Usaha Niaga: Pihak-pihak yang tidak memiliki izin resmi untuk menjual BBM (izin usaha niaga dari pemerintah) melakukan penjualan Dexlite secara eceran atau dalam jumlah besar, yang merupakan pelanggaran hukum.

Modifikasi Tangki (Kasus Penimbunan Umum): Meskipun lebih sering terjadi pada BBM subsidi, modus ini melibatkan modifikasi tangki kendaraan atau penggunaan jeriken berulang kali untuk mengakumulasi volume BBM di luar batas wajar untuk dijual kembali atau ditimbun, meskipun untuk Dexlite hal ini lebih jarang terjadi karena margin keuntungan yang lebih kecil dibanding menyelewengkan BBM subsidi.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan terus mengawal kasus tersebut. /Tim

Berita sebelumnya..

Susahnya Mendapatkan BBM Bersubsidi, Ternyata SPBU di Kelurahan Lahewa Diduga Konspirasi dengan Pembeli

https://yutelnews.com/2026/02/20/diminta-spbu-lahewa-nias-utara-diperiksa-diduga-lemahnya-pengawasan/

Klik tautan di bawah dan tonton segera

👇

https://youtube.com/shorts/WuB-O-CDC8w?si=K7ThkI26hKMS6vlp

Fb

https://www.facebook.com/share/r/1BBuerfpfF/

Tiktok

https://vt.tiktok.com/ZSm5u9Nd5/

 

Ket. Foto (SS FB FZ- Ist)

Diminta SPBU Lahewa Nias Utara Diperiksa, Diduga Lemahnya Pengawasan 

YUTELNEWS.com / Heboh, Diduga CV Serasi Utara & Tani Kelapa Jaya Menyalahgunakan BBM Bersubsidi/ non-subsidi di SPBU di Lahewa. Diduga lemahnya Pengawasan oleh pihak berwenang. (Kamis, 19/2/2026).

Hal ini terpantau oleh tim media ini pada malam hari, tampak sebuah mobil pickup mengangkut BBM dengan menggunakan Drum. Ada beebrapa Drum pengangkutan dilakukan dengan nomor Plat BM 8918 BH.

Dalam surat tersebut dituliskan pembelian pada tanggal 11 februari 2026 tapi ternyata tidak sesuai dengan pembelian di SPBU tersebut, diduga adanya konspirasi antara Pihak SPBU dengan Pembeli.

Adapun rincian Pembelian BBM tersebut ;

Jenis BBM Dexlite dengan jumlah 2.400 liter, nomor SPBU : 14.238.347, penanggung jawab pembelian atas nama CV Tani Kelapa Jaya dengan penanggung jawab Bpk. T.Jailani.

Adapun dalam surat tersebut pengisi serman nazara, Pengawas Ali Idham Tanjung.

Dari hasil investigasi tim media bahwa Pelaku Pembeli diduga melakukan Manipulasi data, Penyalahgunaan BBM dan adanya Dugaan Penimbunan atau jual-beli BBM secara ilegal.

Informasi pagi ini (Jumat, 20/2/2026) SPBU tersebut tutup. Kemungkinan kehabisan BBM akibat pengangkutan /Pembelian yang melewati batas sehingga konsumen lainnya tidak mendapatkan.

Diminta kepada Pertamina dan APH untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap pihak SPBU maupun Pelaku Pembeli.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media akan melakukan konfirmasi dan pengawalan hingga adanya transparan yang jelas. /Tim

Kejari Natuna Luncurkan KITA PENDEKAR KMP, Program Percepatan Pembangunan Aset Koperasi Merah Putih

YUTELNEWS.com /Kejaksaan Negeri Natuna secara resmi melaksanakan Launching Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembentukan Tim KITA PENDEKAR KMP (Kolaborasi Integrasi Pertanahan, Pemerintah Daerah, dan Kejaksaan dalam Percepatan Sertifikasi Koperasi Merah Putih) pada Kamis (19/02/2026), bertempat di Aula Kejaksaan Negeri Natuna. (Ranai, 19 Februari 2026)

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dukungan terhadap program prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Program KITA PENDEKAR KMP merupakan inovasi kolaboratif yang digagas oleh Kejaksaan Negeri Natuna bersama Pemerintah Kabupaten Natuna dan Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna. Program ini bertujuan untuk memastikan kepastian hukum atas aset tanah dan bangunan Koperasi Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Natuna. Program ini menjadi yang pertama di Indonesia sebagai model kolaborasi lintas sektor secara terpadu dalam percepatan legalitas aset koperasi.

Kegiatan launching dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Kabupaten Natuna, Ketua Pengadilan Negeri Natuna, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna, perwakilan Kapolres Natuna, perwakilan Dandim 0318/Natuna, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama, dan cerdik pandai.

Selain itu, kegiatan juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama perwakilan PT Agrinas Pangan Nusantara, yakni Mayjen TNI Yuda Airlangga, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program strategis tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Dr. Erwin Indrapraja, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembentukan Tim KITA PENDEKAR KMP merupakan langkah konkret Kejaksaan dalam menjalankan fungsi pengawalan dan pengamanan pembangunan strategis nasional.

“Kejaksaan hadir untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai regulasi dan memiliki kepastian hukum. Legalitas atas tanah, AMDAL, dan bangunan menjadi fondasi utama agar pembangunan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Melalui program ini, Kejaksaan Negeri Natuna akan melakukan pengawalan dan pengamanan hukum terhadap 22 titik pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Natuna. Hingga saat ini, tidak terdapat kendala signifikan dalam pelaksanaan program. Namun demikian, terdapat potensi permasalahan pada sejumlah aset tanah yang masih berstatus hibah dan belum dilakukan proses balik nama menjadi aset Koperasi Merah Putih. Permasalahan tersebut akan didorong dan dipercepat penyelesaiannya guna memastikan seluruh aset memiliki alas hak yang sah dan berkekuatan hukum.

Dalam implementasinya, Pemerintah Kabupaten Natuna berperan dalam percepatan perizinan dan fasilitasi administrasi, Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna bertugas melakukan percepatan penerbitan sertifikat tanah, sementara Kejaksaan Negeri Natuna melalui fungsi Intelijen serta Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) melaksanakan pengawalan, mitigasi risiko hukum, dan pengamanan terhadap seluruh tahapan program.

Sebagai wilayah perbatasan dan garda terdepan di ujung utara Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kabupaten Natuna memiliki posisi strategis dalam menyukseskan program nasional tersebut. Keberhasilan pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan tidak hanya berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara yang kuat dan berdaulat.

Kejaksaan Negeri Natuna meyakini bahwa keberhasilan program KITA PENDEKAR KMP tidak hanya diukur dari jumlah sertifikat yang diterbitkan, tetapi juga dari dampak nyata terhadap penguatan ekonomi desa, peningkatan kemandirian masyarakat, pembukaan lapangan kerja, serta terwujudnya kepastian hukum yang berkelanjutan.

Dengan diluncurkannya KITA PENDEKAR KMP sebagai program perdana di Indonesia, Kejaksaan Negeri Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor secara transparan, akuntabel, dan profesional dalam mendukung percepatan pembangunan nasional, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Natuna.

Kejaksaan Negeri Natuna

Bidang Intelijen

#KejariNatuna

#KitaPendekarKMP

#KoperasiMerahPutih

#NatunaPerbatasan

(Bani)

Waspada Modus Over Kredit, Sejumlah Korban di Batam Mengeluh

YUTELNEWS.com /Praktik dugaan penipuan dengan modus ambil over kredit mobil kembali mencuat di Batam. Sejumlah debitur mengaku menjadi korban setelah unit kendaraan yang diambil dengan janji penyelesaian tunggakan justru hilang dan diduga dijual ke luar daerah.

Dikutip Dari penelusuran Republikbersuara.com, Rabu (18/2/2026), para korban menyebut pelaku berjumlah empat orang. Dua di antaranya diketahui bernama Aldi, pria kelahiran Pekanbaru 2 Agustus 2002, beralamat di Kampung Bagan RT 003 RW 009 Kelurahan Tanjung Piayu, serta Mardiansyah P, pria kelahiran Sei Kepayang Kanan 26 Maret 1988, beralamat di Jalan Murai LK VII Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku awalnya mendekati debitur yang tengah mengalami tunggakan cicilan leasing. Kepada korban, pelaku menawarkan solusi dengan skema over kredit serta menjanjikan penyelesaian kewajiban pembayaran ke pihak leasing.

“Modusnya ambil oper mobil di Batam, ujung-ujungnya untuk menghilangkan unitnya. Mereka kasih angin surga ke debitur, seolah-olah semua tunggakan akan dibereskan,” ungkap Ade Irma Ningsih, warga Piayu, kepada Republikbersuara.com.

Irma menambahkan, korban dijanjikan seluruh tunggakan akan diselesaikan dan cicilan dilanjutkan oleh pihak yang mengambil alih kendaraan. Namun kenyataannya berbeda. Setelah unit mobil diserahkan, dalam waktu sekitar dua pekan kendaraan tersebut tidak lagi diketahui keberadaannya.

“Padahal pada saat ambil mobilnya, dua minggu kemudian mobil itu hilang. Mereka langsung jual ke Medan,” lanjutnya.

Akibat kejadian ini, Irma menyebut debitur tetap harus menanggung kewajiban pembayaran ke perusahaan leasing karena secara administrasi kredit masih atas nama mereka. Sementara kendaraan yang menjadi objek pembiayaan sudah tidak berada di tangan.

Praktik ini diduga dilakukan secara terencana dengan memanfaatkan kondisi keuangan debitur yang sedang terdesak. Korban diimbau untuk tidak mudah percaya pada tawaran oper kredit tanpa prosedur resmi dan persetujuan tertulis dari pihak leasing.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan jaringan penjualan kendaraan tersebut ke luar daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada debitur dan Finance. /Tim

Sumber republikbersuara.com

Para Terduga Penipuan/Penggelapan

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah {2026}

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Anggota Komisi I menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Natuna.

Dardani menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT, penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Ia mengajak umat Muslim se-Kabupaten Natuna untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebajikan.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan empati sosial.

“Semoga ibadah puasa yang dijalankan membawa keberkahan, ketenangan, dan kebaikan bagi kehidupan pribadi, keluarga, serta masyarakat,” ujar Dardani.

Ia berharap Ramadhan 1447 Hijriah dapat menjadi sarana memperbaiki diri sekaligus memperkokoh persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com

Kejat Sulsel Eksekusi Mira Hayati Terpidana Kasus Kosmetik Ilegal

Yutelnews.com, Makassar — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan melalui Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekaligus Jaksa Eksekutor Bidang Pidana Umum, bersama Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar dan didukung penuh oleh Tim Intelijen Kejati Sulsel, resmi melaksanakan eksekusi penahanan terhadap terpidana kasus kosmetik berbahaya, Mira Hayati. Eksekusi ini dilaksanakan pada Rabu (18/2/2026) setelah pihak kejaksaan menerima salinan putusan lengkap dari Pengadilan Negeri Makassar.

Proses penjemputan terhadap terpidana yang dikenal publik sebagai pemilik brand MH Cosmetic tersebut dilakukan di kediaman pribadinya di kawasan Tamalanrea, Kota Makassar. Pelaksanaan eksekusi berjalan dengan lancar, terukur, dan transparan dengan disaksikan langsung oleh aparat lingkungan setempat, yakni Ketua RT 1 RW 7, Kelurahan Kapasa Raya.

Langkah eksekusi ini merupakan tindak lanjut atas Putusan Kasasi Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 12016 K/PID.SUS/2025 tertanggal 19 Desember 2025 yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dengan terbitnya putusan tersebut, Jaksa Eksekutor wajib segera melaksanakan eksekusi terhadap terpidana

Berdasarkan amar putusan Mahkamah Agung, terpidana Mira Hayati terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 435 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terkait peredaran produk skincare ilegal yang mengandung bahan berbahaya merkuri. Atas perbuatannya, terpidana dijatuhi vonis pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan denda sebesar Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah) subsider 2 (dua) bulan kurungan.

Pada tingkat pertama, PN Makassar memvonis Mira Hayati 10 bulan penjara. Jaksa kemudian mengajukan banding, dan PT Makassar memperberat hukuman menjadi 4 tahun penjara.

Sebelum dijebloskan ke penjara, terpidana terlebih dahulu diamankan dan menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Setelah dinyatakan sehat, terpidana langsung dibawa menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar untuk mulai menjalani masa hukumannya.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan bahwa tidak ada ruang kompromi dalam penegakan hukum terhadap kasus yang membahayakan kesehatan masyarakat ini.

“Saya telah memberikan instruksi yang sangat jelas dan tegas kepada jajaran Aspidum Kejati Sulsel dan Kejari Makassar untuk segera melakukan eksekusi. Tidak ada perlakuan istimewa bagi siapa pun. Hukum harus ditegakkan secara profesional,” tegas Kajati Sulsel.

Kajati Sulsel juga menambahkan bahwa pelaksanaan eksekusi ini sekaligus menjadi peringatan keras (warning) bagi seluruh pelaku usaha kosmetik ilegal, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

“Melalui eksekusi ini, kami ingin mengirimkan pesan yang sangat jelas. Jangan main-main dengan hukum, dan jangan korbankan kesehatan masyarakat demi keuntungan pribadi. Kami akan kejar dan kami tindak tegas,” jelasnya.(Abu algifari)

Ribuan Penumpang Padati Pelabuhan Tanjung Harapan Saat Imlek 2026, Kapolres Pastikan Pengamanan Maksimal

YUTELNEWS.com – Arus mudik dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang terpantau ramai, Senin (16/2/2026). Sejak pagi hingga sore hari, aktivitas kedatangan dan keberangkatan penumpang berlangsung intens. Tercatat sebanyak 2.310 penumpang melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional.

Meski terjadi lonjakan mobilitas, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan mendapat pengamanan ketat dari jajaran Polres Kepulauan Meranti.

Personel disiagakan sejak pukul 07.00 WIB hingga 18.30 WIB untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Pengamanan dipimpin Padal Pam Pelabuhan Tanjung Harapan dengan melibatkan tujuh personel, yakni Ipda Sabar Bernard Alexsander, Aiptu Dwi Padianto, Aipda Joko Sani, Aipda Yurnaldi, Bripda Yohanes Sitompul, Bripda Kevin Imanuel Simanjuntak (Raga), dan Bripda M. Rizky Wahyudi.

Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus penumpang, memantau aktivitas bongkar muat, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, mengatakan bahwa pengamanan difokuskan pada keselamatan penumpang, kelancaran arus kapal, serta pencegahan gangguan kamtibmas.

“Momentum perayaan Imlek identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kami pastikan seluruh personel hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang bepergian melalui Pelabuhan Tanjung Harapan,” ujar AKBP Aldi.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 29 armada beroperasi pada hari tersebut, terdiri dari 3 kapal internasional dan 26 kapal domestik.

Untuk rute internasional, tercatat 417 penumpang dengan rincian 404 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 13 Warga Negara Asing (WNA). Sebanyak 210 penumpang turun dan 207 penumpang berangkat.

Sementara pada rute domestik, jumlah penumpang mencapai 1.893 orang, dengan 1.410 penumpang turun dan 483 penumpang naik menuju berbagai daerah tujuan.

Secara keseluruhan, total pergerakan penumpang yang turun dan naik, baik domestik maupun internasional, mencapai 2.310 orang, terdiri dari 1.620 penumpang turun dan 690 penumpang berangkat.

AKBP Aldi Alfa Faroqi menambahkan, selama pelaksanaan pengamanan tidak ditemukan tindak pidana maupun gangguan keamanan yang menonjol. Seluruh aktivitas di pelabuhan berlangsung tertib tanpa kendala berarti. /Red

Batununggal Menggeliat! Desa UMKM Moci hingga Pabrik Tahu Penyem Ketan Jadi Motor Ekonomi Cibadak

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, kini tak lagi sekadar desa penyangga. Di balik geliat aktivitas warganya, Batununggal menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis UMKM dan industri olahan pangan yang patut diperhitungkan.Rabu ( 18/2/2026 )

Dikenal sebagai desa UMKM moci, Batununggal terus mempertahankan cita rasa tradisi yang menjadi identitas kuliner Sukabumi. Produk moci rumahan yang dikelola warga setempat tak hanya dipasarkan secara lokal, tetapi juga mulai merambah pasar luar daerah, bahkan menjadi oleh-oleh favorit khas Sukabumi.

Tak hanya itu, keberadaan PT Pabrik Cosmo Tahu Penyem Ketan di wilayah ini menjadi penguat sektor industri kecil dan menengah. Produksi tahu penyem ketan yang khas dengan tekstur lembut dan cita rasa gurih-manis ini turut menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Kombinasi antara UMKM tradisional dan industri pengolahan pangan modern menjadikan Batununggal sebagai desa yang produktif, kreatif, dan berdaya saing.
Kepala Desa Batununggal menegaskan bahwa potensi desa tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Batununggal memiliki kekuatan di sektor UMKM dan industri pangan. Kami terus mendorong pelaku usaha untuk berkembang, meningkatkan kualitas produksi, serta memperluas jaringan pemasaran. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, bukan hanya pelengkap,” tegas Kepala Desa Batununggal.

Ia juga menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama kemajuan wilayah.

“Kami ingin Batununggal dikenal bukan hanya sebagai desa biasa, tetapi sebagai desa produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warganya. Dengan kolaborasi yang solid, kami optimistis Batununggal bisa menjadi percontohan desa UMKM di Kecamatan Cibadak,” tambahnya.

Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Batununggal membuktikan bahwa desa bisa menjadi episentrum ekonomi rakyat. Dari moci yang legit hingga tahu penyem ketan yang menggoda selera, Batununggal terus melangkah maju, mengukuhkan diri sebagai desa yang bangkit

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Kepala Desa Pawenang Hilman Nulhakim Ucapkan Marhaban ya Ramadhan, Ajak Warga Perkuat Iman dan Kebersamaan

YUTELNEWS.com | Sukabumi Pawenang ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Pawenang. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ajakan kepada seluruh warga untuk menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih, penuh keikhlasan, dan semangat memperbaiki diri. Selasa ( 17/2/2026 ),

Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim, menuturkan bahwa Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Bulan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa dan seluruh amalan di bulan suci ini,” ujar Hilman Nulhakim.

Ia menambahkan, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati, menjaga lisan, serta memperbaiki hubungan antar sesama. Menurutnya, suasana Ramadhan harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan Desa Pawenang.

Kepala Desa Pawenang juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci. Ia berharap kegiatan ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Selain itu, Pemerintah Desa Pawenang berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang digelar masyarakat selama Ramadhan. Dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun desa yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

“Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh warga Desa Pawenang. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian sosial,” tutup Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang semakin kuat, masyarakat Desa Pawenang diharapkan dapat menjalani Ramadhan dengan penuh khidmat dan menjadikannya sebagai ladang amal untuk meraih keberkahan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Marhaban Ya Ramadan 1447 H, Ketua UKA GROUP H. Uka Tegaskan Kebangkitan Iman dan Solidaritas Masyarakat

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Ketua UKA GROUP, H. Uka, menyampaikan ucapan Marhaban Ya Ramadan kepada seluruh umat Muslim, khususnya masyarakat Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya. Selasa ( 17/2/2026 ),

Dalam pernyataannya, H. Uka mengungkapkan rasa syukur karena kembali dipertemukan dengan bulan yang penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk membangkitkan keimanan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Marhaban Ya Ramadan. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa, serta mampu meningkatkan kualitas diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar H. Uka.

Menurutnya, esensi Ramadan terletak pada kemampuan setiap individu dalam mengendalikan diri, menjaga sikap dan ucapan, serta mempererat tali silaturahmi. Nilai kesabaran, kejujuran, dan tanggung jawab harus semakin diperkuat dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai pimpinan UKA GROUP, H. Uka juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan amanah dalam setiap aktivitas, termasuk dalam dunia usaha. Ia berharap semangat Ramadan dapat menjadi landasan moral untuk membangun kepercayaan serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat persatuan dan kebersamaan. Dengan solidaritas yang kokoh, berbagai tantangan sosial diyakini dapat dihadapi dengan lebih baik.

Menutup pernyataannya, H. Uka berharap Ramadan 1447 H membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Semoga bulan suci ini menjadi jalan bagi kita semua untuk meningkatkan iman dan mempererat solidaritas,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Gangguan Listrik Sedanau, Warga Minta Tiga Langkah Cepat dan Dukungan DPRD Provinsi

NATUNAYUTELNEWS.com — Gangguan pasokan listrik kembali terjadi di Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. Kerusakan mesin pembangkit PLN yang terjadi sejak Jumat, 30 Januari 2026 hingga Selasa, 17 Februari 2026 belum sepenuhnya dinormalkan, sehingga pasokan listrik di wilayah tersebut masih belum stabil.

Masyarakat menilai gangguan ini hampir terjadi setiap tahun akibat kerusakan mesin yang berulang, bukan karena overhaul terencana. Setiap kali terjadi kerusakan berat, proses penanganan kerap memakan waktu lama karena harus menunggu teknisi dari luar daerah serta pengadaan dan pengiriman suku cadang dari kota. Kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun di wilayah yang masuk kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Beberapa warga di berbagai penjuru Sedanau menyampaikan tiga permintaan utama kepada manajemen PT PLN (Persero) di tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat, yakni:

1. Penempatan minimal satu atau dua teknisi tetap di Sedanau agar penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat;

2. Penyediaan suku cadang vital dalam kondisi siaga di lokasi, khususnya komponen yang selama ini kerap mengalami kerusakan fatal;

3. Penerapan sistem respons cepat khusus wilayah 3T agar gangguan tidak lagi berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Selain itu, masyarakat juga berharap perwakilan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang mewakili Natuna dan Anambas dapat ikut turun tangan dan menyuarakan persoalan kelistrikan Sedanau secara berkesinambungan kepada pemerintah pusat. Dukungan politik dan pengawasan dari wakil rakyat sangat dibutuhkan agar persoalan kelistrikan di wilayah perbatasan benar-benar mendapat perhatian serius di tingkat nasional.

Meski menyampaikan kritik dan harapan, masyarakat menegaskan kepercayaan terhadap PLN sebagai BUMN unggulan negara tetap terjaga. Aspirasi ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian agar pelayanan kelistrikan di wilayah perbatasan semakin andal. Bagi warga Sedanau, listrik bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan simbol nyata kehadiran negara di beranda terluar NKRI.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com

Pengangkatan Prof. Bahtiyar Efendi, Langkah Strategis IKAMA Menuju Organisasi Modern

YUTELNEWS.com | Madura ,Struktur Kepengusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) periode 2025-2030 resmi diumumkan.Selasa ( 17/2/2026 )

H. Muhammad Rawi kembali dipercaya menduduki posisi Ketua Umum. Hal ini berarti, untuk kali ketiga, pria yang akrab disapa Abah ini menakhodai organisasi IKAMA.

Di posisi Sekretaris Jenderal, didapuk H. Hanafi. Sedangkan tugas Bendahara Umum diemban H. Ach. Arif Efendi.
Guna memperkuat reorganisasi, IKAMA juga mengangkat Profesor Bahtiyar Efendi sebagai Dewan Pakar.

Abah H. Muhammad Rawi mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan dari seluruh anggota IKAMI kepada dirinya untuk kembali memimpin organisasi.

“Dengan dibentuknya kepengurusan yang baru, kami ingin menegaskan soliditas internal organisasi, sekaligus menjadi momentum konsolidasi menuju peran yang lebih strategis. Tentunya tidak hanya bagi warga Madura, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap dinamika sosial dan pembangunan nasional,” ungkapnya, Senin (16/2/2026).

Dirinya mengajak seluruh anggota untuk bahu-membahu membesarkan organisasi, untuk bisa berkiprah dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

“Tentunya, pengurus tidak bisa bergerak sendiri. Butuh dukungan, masukan, dan kritik membangun dari seluruh anggota, agar kiprah organisasi bisa dirasakan,” tuturnya.

Profesor Bahtiyar Efendi selaku Dewan Pakar IKAMA menyambut baik reorganisasi yang dilakukan Ikatan Keluarga Madura. Menurutnya, hal ini dapat memotivasi anggota untuk bisa berbuat maksimal bagi organisasi.

“Selain itu, tentunya diharapkan melalui reorganisasi ini semakin menjadi magnet bagi keluarga besar Madura di manapun berada untuk ikut bergabung, sehingga makin menguatkan pondasi organisasi dan silaturahmi,” tutur Prof. Bahtiyar.

Dikatakannya, warga Madura tersebar di seluruh penjuru nusantara. Dengan bergabung di IKAMA diharapkan warga Madura di perantauan tidak melupakan tanah kelahiran dan bisa ikut membangun kampung halaman.

“IKAMA aktif dalam bidang pembangunan dan sosial. Mudah-mudahan warga Madura bisa terus berkiprah ikut memajukan kampung halaman dan wilayah tempatnya berdomisili sekarang,” tuturnya.

Sekjen, H. Hanafi menambahkan kepengurusan baru akan memprioritaskan empat sektor utama, yakni pendidikan, penguatan ekonomi, sosial kemasyarakatan, serta pendampingan hukum.

“Fokus tersebut dirancang sebagai layanan konkret organisasi bagi anggota maupun masyarakat luas, dengan pendekatan inklusif tanpa membedakan latar belakang etnis,” katanya.

Pada sektor pendidikan, katanya lagi, IKAMA menargetkan pengembangan lembaga pendidikan formal dan nonformal, baik di dalam maupun luar negeri.

“Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta membuka akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan kesempatan,” tuturnya.

Di bidang ekonomi, penguatan peran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menjadi strategi utama dalam membangun jaringan ekonomi berbasis komunitas.

“Model kolaborasi antarwilayah diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi anggota sekaligus menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara pada sektor sosial, kepedulian organisasi telah diwujudkan melalui aksi kemanusiaan berskala nasional.

“DPP IKAMA tercatat menyalurkan bantuan senilai Rp750 juta bagi korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta Rp300 juta untuk korban bencana di Kabupaten Cianjur,” paparnya.

“Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong DPW IKAMA di seluruh Indonesia, termasuk kontribusi signifikan dari DPW IKAMA Arab Saudi senilai Rp80 juta,” imbuhnya.

Pada aspek hukum, IKAMA menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendampingan hukum gratis melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH), baik dalam proses litigasi maupun nonlitigasi.
“Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan,” katanya.

“Periode 2025–2030 harusmana menjadi fase penguatan peran organisasi agar lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman, sekaligus memperkuat posisi IKAMA sebagai organisasi sosial yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

SUBUH BERDARAH! Sepasang Suami Istri Jadi Korban Begal Golok di Pakuwon Parungkuda

YUTELNEWS.com. /Aksi kejahatan jalanan kembali mencoreng rasa aman warga Kabupaten Sukabumi. Sepasang suami istri menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di Jalan Pakuwon, Parungkuda, Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban berinisial F bersama istrinya saat itu hendak berangkat ke Pasar Parungkuda untuk mencari nafkah. Namun perjalanan mereka berubah menjadi tragedi ketika sebuah Yamaha Vixion warna biru memepet kendaraan yang mereka tumpangi.

Pelaku dengan brutal mengacungkan golok panjang dan melakukan pengejaran. Dalam upaya menyelamatkan diri, korban menarik gas, namun pelaku terus memburu hingga bacokan mengenai punggung kanan korban. Tidak berhenti di situ, motor korban ditendang hingga pasangan suami istri tersebut terjatuh ke aspal.

Dalam kondisi terluka dan syok, sepeda motor Honda Vario putih bernopol F 2995 OQ milik korban langsung dibawa kabur pelaku.

Luka Fisik dan Trauma Mendalam

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini kondisinya dilaporkan membaik dan menjalani pemulihan di rumah. Meski demikian, trauma akibat kejadian tersebut masih membekas, terutama karena peristiwa itu terjadi saat mereka hendak mencari rezeki di waktu subuh.

Alarm Keras Keamanan Dini Hari

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa jalur Pakuwon-Parungkuda merupakan titik rawan pada jam-jam tertentu, terutama dini hari yang minim penerangan dan sepi aktivitas.

Masyarakat mendesak aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli rutin pada rentang waktu 02.00–05.00 WIB, memperketat pengawasan di titik rawan, serta segera mengungkap dan menangkap pelaku.

Subuh seharusnya menjadi waktu penuh harapan, bukan menjadi saksi bisu aksi kekerasan di jalanan. Warga berhak merasa aman, terlebih saat berjuang mencari nafkah bersama keluarga.

Wowo : Sumber Kontributor Dede

Pimpinan Perusahaan dan Redaksi Yutelnews Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili

YUTELNEWS.com ||
Pimpinan Perusahaan bersama Pimpinan Redaksi serta seluruh jajaran wartawan Yutelnews menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Tionghoa serta pembaca setia di seluruh Indonesia.

Perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026 ini diharapkan menjadi momentum pembaruan semangat, kebijaksanaan, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pimpinan Perusahaan Yutelnews menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Imlek, seperti kerja keras, kejujuran, dan ketekunan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, berimbang, serta menjunjung tinggi kode etik pers.

Melalui momentum Tahun Ular Kayu, Yutelnews berkomitmen untuk terus menghadirkan informasi yang akurat, mencerdaskan, dan bertanggung jawab kepada publik, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh wartawan, mitra kerja, dan elemen masyarakat.

Keluarga besar Yutelnews juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh wartawan dan pembaca yang selama ini telah memberikan dukungan dan kepercayaan, sehingga Yutelnews dapat terus tumbuh dan berkontribusi dalam dunia informasi nasional.

Gong Xi Fa Cai 2026.
Semoga Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili membawa kesehatan, kemakmuran, dan keberkahan bagi kita semua.

{Redaksi dan Pimpinan Perusahaan
Yutelnews.com
17 Februari 2026}

Bupati H.Zukri Bersama Sultan Pelalawan X Ziarah ke Makam Sultan Pelalawan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Pelalawan – Yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM bersama Sultan Pelalawan X, Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan melaksanakan Ziarah Makam Sultan Pelalawan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Majelis Belimau Sultan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Kecamatan Pelalawan, Minggu (15/2/2026). Adapun Makam Sultan Pelalawan ini berada di lingkungan Masjid Hibbah.

Dalam prosesi tersebut, Bupati Pelalawan mengikuti rangkaian doa bersama serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Kesultanan Pelalawan, bersama Sultan Pelalawan X Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Zukri menyampaikan bahwa ziarah makam Sultan memiliki makna penting sebagai pengingat sejarah dan perjuangan para pendiri negeri, sekaligus menjadi momentum refleksi diri menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan.

“Melalui ziarah ini kita mendoakan para pendahulu sekaligus mengambil nilai keteladanan dari perjuangan mereka dalam membangun negeri.” ujarnya.

Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya serta religi yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Pelalawan.

Ziarah Makam Sultan Pelalawan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian doa selesai dilaksanakan.|| AS

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.