You Tell News

Sinergi Polisi dan Warga, Polsek Jajaran Kuansing Rutin Cek Pos Kamling Malam Hari

Yutelnews.com | Kuantan Singingi – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Kuantan Singingi bersama seluruh Polsek melaksanakan patroli serta pengecekan Pos Kamling/Pos Ronda di sejumlah wilayah, Sabtu malam (7/2/2026).

Kegiatan ini menyasar lingkungan permukiman warga, di antaranya Perumahan Cempaka Pandan Wangi Kecamatan Kuantan Tengah, Desa Sukaraja Kecamatan Logas Tanah Darat, Desa Kebun Lado Kecamatan Singingi, Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik, hingga Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan.

Patroli dan pengecekan Pos Kamling tersebut melibatkan personel Bhabinkamtibmas, anggota Polsek jajaran, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat pada jam-jam rawan ini menjadi langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memperkuat sistem keamanan swakarsa melalui siskamling.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman serta membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Patroli dan pengecekan Pos Kamling ini bukan hanya untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin masyarakat merasa dilindungi, didampingi, dan dilibatkan dalam menjaga lingkungannya,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Ia menambahkan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Sinergi antara Polri dan warga melalui Pos Kamling menjadi benteng awal dalam mencegah tindak kriminalitas.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan siskamling yang aktif serta komunikasi yang baik antara warga dan Bhabinkamtibmas, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif. Warga pun menyambut positif kehadiran personel Polri yang melakukan patroli serta berdialog langsung dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Kuantan Singingi berharap tercipta rasa aman dan nyaman, sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Kuansing.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi/Kabiro)

Diduga Curi TBS Sawit, Seorang Pemuda Diamankan Polsek Logas Tanah Darat

Yutelnews.com//

KUANTANSINGINGI,– Polsek Logas Tanah Darat, Polres Kuantan Singingi, menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi di wilayah hukumnya, Sabtu malam (7/2/2026).

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Logas Tanah Darat IPTU Masjidil, S.E., M.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 21.15 WIB.

“Benar, Polsek Logas Tanah Darat telah menerima laporan dugaan pencurian TBS sawit yang terjadi pada Sabtu siang di kebun milik pelapor di Desa Lubuk Kebun, Kecamatan Logas Tanah Darat,” ujar Kapolsek.

Kejadian pencurian tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di kebun sawit milik pelapor berinisial M (66) yang berlokasi di Jalan KUD Simpang Kampar, Desa Lubuk Kebun. Aksi pencurian pertama kali diketahui oleh penjaga kebun berinisial KF (30) yang melihat seorang pemuda mencurigakan sedang memanen buah sawit di kebun tersebut.

Penjaga kebun kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik kebun. Atas arahan pelapor, penjaga kebun mengamankan pemuda tersebut yang kemudian diketahui berinisial R (21). Selanjutnya, pelapor bersama saksi membawa terlapor ke lokasi tempat buah sawit dipanen dan mendapati buah sawit tersebut telah ditutupi dengan pelepah sawit.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, ditemukan buah sawit yang telah dipanen dan disembunyikan. Terlapor mengakui bahwa dirinya memanen buah sawit tersebut atas inisiatif sendiri untuk dijual,” jelas Kapolsek.

Buah sawit hasil dugaan pencurian tersebut kemudian ditimbang di RAM UD Akpol CV Bukik Tigo Simpang KUD, dengan berat total 347 kilogram atau sebanyak 14 tandan. Dari hasil penimbangan, kerugian yang dialami pelapor diperkirakan mencapai Rp1.103.000.

Setelah dilakukan penimbangan, pelapor membawa terlapor beserta barang bukti ke Polsek Logas Tanah Darat guna dilakukan proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, terlapor disangkakan Pasal 476 KUHP tentang Pencurian Biasa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Dalam pasal tersebut, pelaku pencurian biasa diancam dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak kategori V. yaitu Rp500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Kapolres Kuantan Singingi melalui Kapolsek Logas Tanah Darat menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani setiap laporan masyarakat secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum serta mengajak seluruh warga agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Polri berkomitmen memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat,” pungkas Kapolsek.

 

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

(Desi Kabiro)

Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

YUTELNEWS.com ||JAKARTA – Jumat, 6 Februari 2026, Polri menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka mememperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Langkah strategis ini dilakukan untuk mengawal proses produksi jagung dari hulu hingga hilir, sekaligus memastikan kesejahteraan petani binaan Polri di berbagai wilayah Indonesia.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring, dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi” Ujar Brigjen Langgeng.

Di sisi hulu, Polri hadir sebagai jembatan bagi Poktan jagung dalam mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses Poktan ke perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Salah satu implementasi nyatanya terlihat di wilayah Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis, di mana petani mendapatkan kredit modal untuk kembali menanam dan memperluas lahan pertanian jagung.

Danang Andi Wijanarko selaku senior vice president BRI dalam paparannya mewakili dari Himbara menyampaikan bahwa BRI sendiri pada tahun 2026 sudah menyiapkan plafond senilai 180T rupiah untuk pembiayaan KUR Mikro di bidang pertanian termasuk ekosistem pertanian Jagung.

Tidak hanya urusan modal, Polri melalui Gugus Tugas Ketahanan Pangan juga memberikan perlindungan kepada petani dengan menjaga stabilitas harga. Polri memastikan hasil panen petani tidak terjebak dijual ke tengkulak dengan harga rendah. Sebagai solusinya, Polri menjalin kerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap hasil panen dengan harga lebih baik.

Pelaksanaan pengadaan jagung tahun 2026 oleh Bulog didasarkan pada Surat dinas Internal nomor SDI-217/DU000/PD.02.01/12012026 tanggal 12 Januari 2026 tentang pengadaan Jagung dengan target 1 juta ton untuk Cadangan pangan pemerintah tahun 2026 dengan harga 6.400 Rupiah per Kilogram.

“Fokus kami adalah menjaga agar harga jagung di tingkat petani minimal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Di beberapa wilayah, seperti di Jabar dan di Kalsel, kolaborasi ini mendorong pembelian harga yang berpihak ke petani jagung, yakni mencapai Rp6.400 per kg sesuai standar HPP Bulog.” Ujar Brigjen Langgeng Purnomo selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Program ini bertujuan untuk mengembangkan lahan tidur, membebaskan petani dari jebakan tengkulak dan meningkatkan produksi jagung nasional. Dengan pendampingan manajerial yang tepat, diharapkan petani mampu membayar pinjaman modal tepat waktu dan meningkatkan taraf hidup mereka secara berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi program ketahanan pangan tahun 2026, Polri berharap dapat memperkuat ekosistem pertanian jagung pakan ternak dan mensejahterakan petani jagung Indonesia.

(Red:Darmansyah) Kabiro Natuna Yutelnews.com

 

Perjuangan Berbuah Manis, Jonrius Sinurat Raih Gelar Sarjana Hukum dengan Nilai Sangat Memuaskan

YUTELNEWS.com | Ruang peradilan semu Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) pada Jumat sore, 6 Februari 2026, menjadi saksi sebuah perjalanan panjang yang akhirnya bermuara pada kebahagiaan. Tepat pukul 17.00 WIB, Jonrius Sinurat resmi dinyatakan lulus dan menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) setelah mempertahankan skripsinya di hadapan dewan penguji.

Judul penelitian yang diangkat bukan perkara ringan, yakni “Implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terhadap Perlindungan Wartawan dalam Mewujudkan Kemerdekaan Pers.” Tema itu sekaligus mencerminkan kegelisahan sekaligus komitmen Jonrius terhadap dunia hukum dan kebebasan pers.

Sejak awal sidang, suasana akademik terasa serius. Namun di balik itu, tersimpan harapan besar dari seorang suami, ayah, sekaligus mahasiswa yang telah melalui banyak tantangan untuk sampai di titik ini.

Ketua Penguji, Dr. (c.) Winda Roselina Effendi, S.I.P., M.I.P., didampingi Anggota Penguji I, Dr. Seftia Azrianti, S.H., M.H., dan Anggota Penguji II, Rabu, S.H., memberikan apresiasi yang membuat ruang sidang menghangat.

“Memang tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Tuhan. Tapi skripsi Pak Jonrius ini salah satu yang menganalisis dengan baik. Peneliti sudah hadir di dalam analisisnya, bukan hanya mengutip. Data primer dan sekunder sudah dikolaborasikan. Secara keseluruhan sudah sesuai dengan kaidah penulisan,” ujarnya didampingi penguji lainnya.

Pujian itu bukan sekadar formalitas. Ia seperti penegasan bahwa kerja keras berbulan-bulan, begadang, membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan studi, akhirnya terbayar.

Ketika palu keputusan diketuk dan pimpinan sidang menyatakan, “Jonrius Sinurat dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan,” rasa lega tak lagi bisa disembunyikan.

Senyum merekah. Mata berkaca-kaca.

Di luar ruangan, dua buah hati tercinta, Cornelius Nielsen Sinurat (12) dan Nelly Laurentia Sinurat (8), yang sejak awal menunggu dengan setia, langsung menyambut sang ayah. Mereka tahu, ini bukan sekadar kelulusan, tetapi kemenangan dari ketekunan.

“Papa sudah membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk belajar. Kami bangga sekali,” ucap Cornelius.

Nelly pun memeluk ayahnya dengan mata berbinar. “Semoga Papa semakin semangat mengejar cita-cita berikutnya,” katanya.

Sang istri, Lianni Nababan, memang tidak dapat hadir karena harus menjalankan tugas pada jam dinas sore. Namun dukungan dan doanya tak pernah absen. Melalui pesan yang disampaikan setelah sidang, ia mengungkapkan kebahagiaannya.

“Saya tahu betul bagaimana perjuangan suami saya membagi waktu. Hari ini Tuhan menjawab semua lelah itu. Kami sangat bangga,” tuturnya.

Ucapan selamat pun mengalir dari berbagai pihak. Mulai dari Rektor UNRIKA, Prof. Dr. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M., “Selamat, sukses, dan berkah atas gelar Sarjana Hukumnya Pak Jonrius.”

Dekan Fakultas Hukum, Dr. Dwi Afni Mailani, S.H., M.H., juga turut menyampaikan ucapan selamat, “Selamat ya Pak sudah meyelesaikan pendidikannya di FH UNRIKA. Semoga membawa keberkahan buat bapak dan keluarga dan semoga semakin sukses ya Pak.”

Ucapan selamat juga turut disampaikan Kaprodi Ilmu Hukum, Dr. Rizki Tri Anugrah Bhakti, S.H., M.H., “Semoga semakin sukses dan diberkahi.”

Selain itu, para dosen di lingkungan Fakultas Hukum Unrika, keluarga besar, hingga sahabat dan rekan kerja juga turut menyampaikan ucapan selamat kepada Jonrius Sinurat atas kelulusan sidang skripsi nya dan perolehan gelar Sarjana Hukum nya.

Namun ada satu momen yang paling membekas di hati Jonrius.

Sekitar tiga jam setelah kelulusan, telepon WhatsApp dari ibunda tercinta masuk. Sang ibu awalnya hanya ingin menanyakan kabar, tanpa mengetahui bahwa anaknya baru saja menjalani sidang.

Begitu mendengar kabar kelulusan itu, sang ibu terdiam, lalu mengucap syukur.

Jonrius menirukan kalimat ibunya dengan haru, “Berarti ini namanya gerakan batin, aku tidak tahu itu, cuma mau tanya kabarmu saja tadi.”

Bagi Jonrius, itu seperti doa yang menemukan jalannya sendiri.

Usai sidang, ia bersama kedua anaknya dan rekan-rekan seangkatan berkeliling kampus, berfoto di gedung Fakultas Hukum hingga Rektorat. Setiap jepretan kamera merekam bukan hanya gambar, tetapi kenangan tentang perjuangan.

“Ini momen yang sangat membahagiakan dan membanggakan bagi saya. Terima kasih untuk semua doa dan dukungan. Gelar ini bukan hanya milik saya, tapi milik kita semua,” ujar Jonrius.

Hari itu, satu garis akhir telah dilewati. Namun bagi Jonrius Sinurat, S.H., itu sekaligus menjadi garis start menuju pengabdian dan masa depan yang lebih baik.

Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan Berjanji Ungkap Pelaku

YUTELNEWS.com|Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, melakukan kunjungan ke Desa Lubuk Kembang Bunga, Kec. Ukui, terkait penemuan gajah mati di Areal Konsesi PT. RAPP Estate Ukui. Kegiatan ini dihadinpingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K , oleh sejumlah pejabat, termasuk Kabid Wilayah I BKSDA Riau, Sdr. Yudha, Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, dan Dansat Brimob Polda Riau, KOMBES POL I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, para PJU Polres Pelalawan dan gabungan personil Polres Pelalawan dan Polsek .

Kapolda Riau menyatakan bahwa pihaknya akan menggunakan Pola Tekno Intel untuk mengungkap kasus penembakan gajah ini. “Pada Body Gajah ditemukan dalam keadaan terduduk, kepala Terpotong dan didapati 2 Proyektil ditubuh Gajah yang mana dilakukan oleh Profesional,” katanya.

Kunjungan Kapolda Riau juga bertujuan untuk membentuk Satgas Gabungan dan membuka Posko di Kantor RAPP Estate Ukui. “Kita akan membuat Time Line Progres pengungkapan dan tentukan siapa Berbuat apa,” tambah Kapolda Riau.

Selain itu, Kapolda Riau juga meminta masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus ini kepada Kapolres Pelalawan. “Apabila ada masyarakat yang ingin melapor terkait Informasi agar dapat menghubungi Nomor hp Kapolres Pelalawan No. 082175211007,” katanya.

Rangkaian kegiatan kunjungan Kapolda Riau meliputi pengecekan TKP, makan siang bersama, dan rapat pembahasan pembentukan Tim pengungkapan Kematian Gajah.

Kapolda Riau juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengungkap kejadian ini. “Kita berkolaborasi untuk mengungkap kejadian ini, dan kita update setiap hari penyidikan akan kita ambil alih,” katanya.

Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Tim Satgas Gabungan untuk mengungkap kasus ini. “Kami akan melakukan penyelidikan secara intensif untuk menangkap pelaku,” katanya.

Kapolres Pelalawan, yang juga menjadi ketua Tim Satgas Gabungan, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan perkembangan kasus ini kepada Kapolda Riau setiap hari. “Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” katanya.

Kegiatan kunjungan Kapolda Riau berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif , kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 wib.| AS

Kapolda Riau Tinjau Lokasi Gajah Mati dan Berjanji Ungkap Pelaku

Pelalawanyutelnews.com ||Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum, melakukan kunjungan ke Desa Lubuk Kembang Bunga, Kec. Ukui, terkait penemuan gajah mati di Areal Konsesi PT. RAPP Estate Ukui. Kegiatan ini dihadinpingi Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K , oleh sejumlah pejabat, termasuk Kabid Wilayah I BKSDA Riau, Sdr. Yudha, Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, dan Dansat Brimob Polda Riau, KOMBES POL I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K, para PJU Polres Pelalawan dan gabungan personil Polres Pelalawan dan Polsek .

Kapolda Riau menyatakan bahwa pihaknya akan menggunakan Pola Tekno Intel untuk mengungkap kasus penembakan gajah ini. “Pada Body Gajah ditemukan dalam keadaan terduduk, kepala Terpotong dan didapati 2 Proyektil ditubuh Gajah yang mana dilakukan oleh Profesional,” katanya.

Kunjungan Kapolda Riau juga bertujuan untuk membentuk Satgas Gabungan dan membuka Posko di Kantor RAPP Estate Ukui. “Kita akan membuat Time Line Progres pengungkapan dan tentukan siapa Berbuat apa,” tambah Kapolda Riau.

Selain itu, Kapolda Riau juga meminta masyarakat untuk melaporkan informasi terkait kasus ini kepada Kapolres Pelalawan. “Apabila ada masyarakat yang ingin melapor terkait Informasi agar dapat menghubungi Nomor hp Kapolres Pelalawan No. 082175211007,” katanya.

Rangkaian kegiatan kunjungan Kapolda Riau meliputi pengecekan TKP, makan siang bersama, dan rapat pembahasan pembentukan Tim pengungkapan Kematian Gajah.

Kapolda Riau juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengungkap kejadian ini. “Kita berkolaborasi untuk mengungkap kejadian ini, dan kita update setiap hari penyidikan akan kita ambil alih,” katanya.

Dir Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Tim Satgas Gabungan untuk mengungkap kasus ini. “Kami akan melakukan penyelidikan secara intensif untuk menangkap pelaku,” katanya.

Kapolres Pelalawan, yang juga menjadi ketua Tim Satgas Gabungan, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan perkembangan kasus ini kepada Kapolda Riau setiap hari. “Kami akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku,” katanya.

Kegiatan kunjungan Kapolda Riau berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif , kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 wib.|| AS

Berbagi Bahagia, Peduli Bersama: PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru Gelar Pertemuan Rutin dan Bakti Sosial

YUTELNEWS.comPekanbaru || Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar pertemuan rutin yang bertempat di halaman Kantor Lapas Pekanbaru. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh keakraban dan semangat kebersamaan, serta mengusung tema “Berbagi Bahagia, Peduli Bersama”, Sabtu (07/02/2026).

Pertemuan rutin diawali dengan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh seluruh anggota PIPAS. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota. Suasana hangat dan penuh semangat tampak mewarnai pelaksanaan senam bersama tersebut.

Setelah kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru terhadap sesama. Bantuan disalurkan kepada masyarakat sekitar serta keluarga warga binaan yang kurang mampu. Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima bantuan.

Ketua PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru, Ibu Dian Yuniarto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dan kekompakan PIPAS dalam melaksanakan aksi sosial.

“Melalui kegiatan ini, PIPAS Cabang Lapas Pekanbaru menunjukkan komitmen dan kekompakannya dalam berbagi dan peduli terhadap sesama. Kami berharap paket sembako yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban bagi masyarakat serta keluarga warga binaan yang menerimanya,” ujar Ibu Dian Yuniarto.

Melalui pertemuan rutin ini, PIPAS Cabang Lapas Kelas IIA Pekanbaru tidak hanya memperkuat kebersamaan antar anggota, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Sejalan dengan tema yang diusung, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi kebahagiaan dan peduli bersama.

(Desi Kabiro)

Polsek Cikalongwetan Monitoring Ibadah Mingguan di Gereja Shalom Pantekosta, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah, jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan monitoring di Rumah Ibadah Shalom Pantekosta, Minggu (8/2/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan berlangsung di Kampung Jambe Tilu RT 03 RW 03, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat. Monitoring dipimpin oleh personel Polsek Cikalongwetan, yakni Aiptu Edi H, Aipda Azwan Anas, S.H., dan Bripka Rahmat, dengan dihadiri Pendeta Kroni serta sekitar 40 jemaat.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri dalam kegiatan ibadah merupakan bentuk pelayanan dan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Kehadiran personel kami bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah. Ini merupakan wujud nyata Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujar AKP Deden Indrajaya.

Selain melakukan monitoring, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada jemaat dan masyarakat di sekitar lokasi gereja agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Ibadah mingguan tersebut mengangkat tema “Ketekunan Dalam Beribadah” dan berlangsung dengan khidmat. Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar rumah ibadah terpantau aman dan kondusif meski cuaca dalam keadaan mendung.

AKP Deden menegaskan bahwa Polsek Cikalongwetan akan terus melakukan pengamanan dan monitoring di setiap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan.

“Kami berkomitmen menjaga wilayah hukum Polsek Cikalongwetan tetap aman dan kondusif. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang harmonis,” tambahnya.

Secara umum, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi kepada pimpinan.

Cunarya

Kejati Sulsel Keluarkan Peringatan Resmi, Maraknya Penipuan Catut Nama Kajati Sulsel, Masyarakat Diminta Waspada

YUTELNEWS.comSulsel || Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengeluarkan peringatan resmi menyusul maraknya upaya penipuan yang mencatut nama pimpinan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr Didik Farkhan Alisyahdi, melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.

Modus penipuan ini terdeteksi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meyakinkan korban. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulsel, Soetarmi, menegaskan agar seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah, maupun pihak swasta untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami menyampaikan kepada seluruh pihak agar tidak menanggapi, tidak membalas, dan tidak melakukan komunikasi apa pun apabila dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal yang mengaku sebagai pejabat atau pegawai Kejati Sulsel, khususnya yang mengatasnamakan Bapak Kajati,” ujar Soetarmi dalam keterangannya di Makassar, Minggu (8/2/2026).

Soetarmi menekankan bahwa Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan memiliki prosedur komunikasi resmi yang baku dan terukur. 

“Kejati Sulsel tidak pernah menyampaikan informasi resmi melalui nomor pribadi. Tidak ada permintaan data sensitif maupun permintaan dalam bentuk lainnya yang dilakukan melalui nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi,” jelas Soetarmi.

Apabila masyarakat menerima pesan atau panggilan telepon yang mencurigakan, Kejati Sulsel memberikan imbauan sebagai berikut:

 • Jangan Memberikan Data Pribadi: Hindari mengirimkan informasi identitas, data keuangan, atau dokumen penting lainnya.

 • Abaikan Instruksi: Jangan mengikuti arahan atau perintah yang disampaikan oleh penelepon/pengirim pesan tersebut.

 • Blokir Nomor: Segera lakukan pemblokiran terhadap nomor yang bersangkutan untuk memutus akses komunikasi.

 • Laporkan: Segera lapor kepada pihak berwenang atau melalui kanal pengaduan resmi Kejati Sulsel untuk ditindaklanjuti.

Kejati Sulsel berkomitmen untuk menjaga integritas institusi dan melindungi masyarakat dari segala bentuk penyalahgunaan nama pejabat demi kepentingan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.           

(Abu algifari)

Pelantikan GP Ansor Sukabumi 2025–2029, Perkuat Sinergi Pemuda dan Pembangunan Daerah

YUTELNEWS.com |Sukabumi ,Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukabumi melaksanakan pelantikan Ketua dan jajaran pengurus periode 2025–2029 yang dilaksanakan di Sekretariat PCNU pada Sabtu (7/2/2026).

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Firdaus resmi dilantik sebagai Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Sukabumi periode 2025–2029. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukabumi Ahmad Firdaus menyampaikan bahwa kepemimpinan yang diembannya merupakan amanah organisasi yang harus dijalankan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pengabdian kepada umat, bangsa, negara, serta masyarakat Kabupaten Sukabumi.

GP Ansor Kabupaten Sukabumi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kaderisasi organisasi, mendukung program ketahanan pangan, penguatan ekonomi umat, pelestarian lingkungan hidup, peningkatan kesiapsiagaan kebencanaan, serta pembinaan generasi muda.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kontribusi GP Ansor dalam menjaga stabilitas sosial kemasyarakatan, memperkuat karakter generasi muda, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong di Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengharapkan GP Ansor dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, baik di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, sosial kemasyarakatan, maupun penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Komitmen Penegakan Hukum Berkualitas dan Independen, Kejati Sulsel Dapat Apresiasi Dan Dukungan Kuat Dari  Komisi III DPR RI.

Yutelnews.com, Makasar – Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) menyatakan komitmen teguh untuk menjadi garda terdepan dalam mengawal transformasi hukum nasional melalui implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan UU Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI di Makassar, Jumat (6/2/2026), jajaran Adhyaksa Sulawesi Selatan memaparkan capaian strategis sekaligus tantangan krusial yang dihadapi institusi di tengah transisi paradigma hukum dari retributif menuju keadilan korektif dan restoratif.


Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menegaskan bahwa penegakan hukum di wilayahnya kini tidak lagi semata-mata berorientasi pada pemidanaan, tetapi pada pemulihan keadaan dan harmoni sosial.


“Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan telah berhasil menggeser orientasi penegakan hukum dari semata-mata pemidanaan (retributif) menjadi pemulihan keadaan (restoratif), yang dibuktikan dengan pelaksanaan Restorative Justice yang kini tervalidasi melalui penetapan pengadilan,” tegas Didik Farkhan.


Hingga Januari 2026, Kejati Sulsel telah mengekspose 12 perkara melalui mekanisme Restorative Justice, dengan 11 perkara berhasil disetujui. Sebagai langkah progresif menyambut KUHP baru, Kejati Sulsel juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Daerah se-Sulawesi Selatan terkait penerapan pidana kerja sosial (Social Service Order) guna mengatasi kepadatan lembaga pemasyarakatan (overcrowding).


Kejati Sulsel juga melaporkan penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi (TPK) yang menjadi sorotan publik. Didik Farkhan mengungkapkan adanya indikasi penyimpangan masif dalam kasus pengadaan bibit nanas di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.


“Dalam kasus bibit nanas, ada mark-up. Kendala kita soal kerugian negara karena di BPK tidak ada temuan, sehingga kami meminta perhitungan kerugian negara di BPKP,” jelas Kajati Sulsel dalam forum tersebut.


Selain itu, integritas internal tetap menjadi prioritas. Kejati Sulsel tidak segan mempidanakan aparatnya yang menyimpang, sebagaimana terlihat dalam penanganan kasus korupsi Dana ZIS BAZNAS Enrekang yang menjerat mantan pejabat kejaksaan setempat.


*Dukungan Politik dan Pengawasan dari Komisi III DPR RI*


Paparan Kejati Sulsel mendapat apresiasi dan dukungan kuat dari anggota Komisi III DPR RI. Dr. Sarifuddin Sudding, S.H., M.H. (F-PAN) menyatakan dukungannya agar Kejaksaan tetap berani membongkar kasus-kasus besar meskipun melibatkan pihak berpengaruh.


“Saya berharap Kajati dan jajaran, termasuk Aspidsus yang punya integritas dan pengalaman membongkar kasus besar, ini dibongkar. Siapapun di belakangnya, jangan mau ada intervensi, kita dukung penuh tanpa ada intervensi dari pihak manapun,” ujar Sarifuddin Sudding.


Dukungan senada disampaikan oleh Rudianto Lallo, S.H., M.H. (F-P. NasDem) yang menekankan pentingnya kualitas penanganan perkara korupsi daripada sekadar mengejar kuantitas.


“Silakan jalan soal pemberantasan korupsi, kami di Komisi III bersama bapak. Tapi jangan mengejar kuantitas tapi kualitas nol. Saya tekankan kualitas kasus yang ditangani dengan kerugian negaranya besar,” kata Rudianto Lallo.


Sementara itu, Dr. I Wayan Sudirta, S.H., M.H. (F-PDI Perjuangan) mengapresiasi masukan teknis Kejati Sulsel terkait kendala implementasi KUHAP baru dan berjanji akan menjadikannya bahan pembahasan di tingkat pusat.


Menutup sesi tersebut, Kejati Sulsel memohon dukungan politik anggaran dari Komisi III DPR RI agar penegakan hukum di Sulawesi Selatan dapat tetap berjalan optimal demi mewujudkan kepastian hukum yang humanis dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.(abu Algifari)

Muscab II PERADI SAI Sukabumi: Era Baru Hukum Nasional Mengguncang, Advokat Dituntut Bangkit dan Naik Kelas

YUTELNEWS.com – Sukabumi ,Perubahan besar sistem hukum nasional di depan mata.
Musyawarah Cabang (Muscab) ke-II DPC PERADI SAI Sukabumi yang digelar pada Sabtu (7/2/2026) menjadi sinyal kuat bahwa era baru penegakan hukum telah dimulai, sekaligus menuntut advokat untuk bangkit, berbenah, dan naik kelas dalam profesionalisme serta integritas.
Muscab II bukan sekadar agenda rutin organisasi.

Forum ini menjelma menjadi panggung kebangkitan advokat Sukabumi dalam menghadapi gelombang besar transformasi hukum nasional melalui pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru yang akan mengubah wajah penegakan hukum Indonesia.

Di tengah dinamika perubahan regulasi yang semakin kompleks, PERADI SAI Sukabumi menegaskan posisi advokat sebagai benteng terakhir pencari keadilan. Advokat dituntut tidak hanya memahami perubahan norma hukum, tetapi juga harus adaptif, progresif, serta memiliki integritas kuat dalam mengawal kepastian dan keadilan hukum bagi masyarakat.

Transformasi KUHP dan KUHAP baru menjadi ujian nyata kualitas profesi advokat. Era baru hukum menuntut kemampuan analisis yang lebih tajam, penguasaan hukum yang lebih dalam, serta komitmen etika profesi yang tidak bisa ditawar.

Melalui Muscab II, PERADI SAI Sukabumi mempertegas langkah konsolidasi organisasi, penguatan kapasitas anggota, serta peningkatan kualitas pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat.

Semangat kebangkitan organisasi digaungkan sebagai gerakan kolektif menjaga kehormatan profesi advokat sekaligus memperkuat posisi advokat sebagai pilar utama penegakan hukum nasional.

Lebih jauh, Muscab II diharapkan melahirkan arah kebijakan strategis, program kerja progresif, serta gagasan besar yang mampu menjawab tantangan hukum modern yang semakin dinamis dan penuh kompleksitas.

Dengan semangat kebangkitan yang terus dikobarkan, PERADI SAI Sukabumi optimistis mampu berdiri di garis terdepan mengawal transformasi hukum nasional, sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan tegas, adil, humanis, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tim KSO Agrinas–PT NSM Diserang OTK, Premanisme Menggila di Lahan Negara

Yutelnews.com//

Rokan hulu- Kekerasan kembali mencoreng pengelolaan aset negara, tim kerja kso agrinas bersama pt nusantara sawit majuma (pt nsm) kembali menjadi korban penyerangan brutal oleh orang tak dikenal (otk) di area lahan kerja sama pengelolaan kebun.
Insiden ini terjadi saat para pekerja menjalankan aktivitas rutin, yakni panen dan patroli pengamanan, sebuah prosedur standar untuk menjaga kelancaran operasional dan keamanan aset negara di wilayah kso.

Dalam patroli tersebut, tim mendapati sejumlah orang mencurigakan berada di dalam kawasan kerja, Sesuai prosedur operasional, pekerja mencoba melakukan pendekatan secara persuasif untuk menanyakan maksud dan tujuan keberadaan mereka,
namun pendekatan humanis itu berujung petaka. Tanpa peringatan, para pekerja diserang secara brutal,batu beterbangan, situasi berubah ricuh, dan kekerasan tak terhindarkan.

Akibat serangan tersebut, salah satu pekerja pt nsm mengalami luka bacok serius di bagian kepala. Darah pekerja kembali tumpah di lahan yang seharusnya dijaga negara.
Peristiwa ini bukan kejadian tunggal.

Penyerangan serupa telah terjadi berulang kali, menunjukkan adanya pola kekerasan sistematis yang terus dibiarkan tanpa penindakan tegas.
Lebih mencengangkan, keberadaan kelompok otk tersebut sebelumnya telah dikonfirmasi oleh pihak pengacara terkait aktivitas mereka di lokasi kso, fakta ini memperkuat dugaan bahwa aksi kekerasan dilakukan secara sadar, terencana, dan terorganisir.
pihak pt nsm menilai insiden ini telah melampaui batas konflik biasa dan masuk kategori tindak pidana serius yang secara langsung mengancam keselamatan pekerja dan menghambat pengelolaan aset negara.

“Kami tidak bisa lagi menganggap ini sebagai insiden kecil. Ini kejahatan nyata di area kerja resmi,” tegas harisal aulia, koordinator lapangan pt nusantara sawit majuma.

Atas kejadian tersebut, pt nsm secara tegas mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku, mengungkap aktor intelektual di balik aksi kekerasan, serta menjamin keamanan seluruh pekerja di lokasi kso.

Jika kekerasan semacam ini terus dibiarkan, maka pesan yang sampai ke publik sangat berbahaya: premanisme lebih berkuasa daripada hukum.
Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi negara. Apakah aparat hadir melindungi pekerja dan aset negara, atau justru membiarkan teror berulang menjadi hal biasa?
hentikan kekerasan.
Tegakkan hukum. Lindungi pekerja. Negara tidak boleh kalah.

(Redaksi Rizal hsb)

Gotong Royong Tanpa Batas: Karang Taruna Cipta Madia Bersama Pemdes Kirim Bantuan ke Pasirlangu

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Pemerintah Desa Ciptagumati dan Karang Taruna Cipta Madia Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu (7/2/2026).

Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari masyarakat Desa Ciptagumati yang difasilitasi oleh Karang Taruna Desa “Cipta Madya”.

Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, menyampaikan bahwa gerakan solidaritas ini lahir dari kepedulian bersama seluruh unsur desa. Ia menegaskan, penggalangan donasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai elemen.

“Alhamdulillah, donasi dari masyarakat Desa Ciptagumati dapat kami salurkan langsung kepada saudara-saudara kita di Desa Pasirlangu. Ini adalah bentuk kepedulian dan empati kami terhadap warga yang sedang tertimpa musibah,” ujar Tedi Irawan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya digerakkan oleh Karang Taruna, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan desa, kelembagaan desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, BPD, serta MUI Desa Ciptagumati.

“Kami bergerak bersama. Karang Taruna Desa Ciptagumati melalui unit-unit kewilayahan turun langsung melakukan pengumpulan donasi. Pemerintah desa, BPD, MUI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, semuanya bahu-membahu. Ini bukti bahwa semangat gotong royong di Desa Ciptagumati masih sangat kuat,” katanya.

Tedi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ciptagumati yang telah menyisihkan rezekinya. Semoga apa yang telah diberikan menjadi keberkahan dan amal ibadah bagi kita semua,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut telah diterima langsung oleh Kepala Desa Pasirlangu dan jajaran BPD Desa Pasirlangu. Proses penyerahan berlangsung dengan penuh rasa kebersamaan dan harapan akan pemulihan yang cepat bagi warga terdampak.

“Alhamdulillah, kami diterima langsung oleh Pak Kepala Desa Pasirlangu beserta BPD setempat. Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan membantu proses pemulihan di berbagai bidang,” tutur Tedi.

Lebih lanjut, Tedi menegaskan bahwa solidaritas antardesa menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan dan musibah.

“Kita semua bersaudara. Ketika ada desa yang tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban moral bagi kita untuk membantu. Mudah-mudahan seluruh proses pemulihan di Desa Pasirlangu dapat segera terselesaikan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga desa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam memperkuat nilai kebersamaan serta kepedulian sosial di Kabupaten Bandung Barat.

Cunarya

Polres Kuansing Pastikan Personel Prima Jelang Ops Keselamatan 2026

YUTELNEWS.com | KUANTANSINGINGI,– Dalam rangka memastikan kesiapan dan kondisi prima personel sebelum pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2026, Polres Kuantan Singingi melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan kepada personel Polres Kuansing, di Mako Polres Kuansing. Sabtu (7/2/2026) pagi

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah (tensi), suhu tubuh, serta pembagian bekal kesehatan kepada personel yang akan terlibat langsung dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum operasi kepolisian digelar.

“Kesehatan personel adalah faktor utama dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. Dengan kondisi fisik yang prima, personel diharapkan dapat melaksanakan tugas di lapangan secara maksimal, humanis, dan profesional,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Operasi Keselamatan bukan hanya berfokus pada penindakan, namun lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

“Personel yang sehat akan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tujuan operasi untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Dokkes Polres Kuansing, Iptu Arpisman, S.H., bersama staf Sidokkes, Penda Ns. Tri Eni Putri, S.Kep, memastikan seluruh personel yang diperiksa berada dalam kondisi kesehatan normal dan layak untuk melaksanakan tugas operasi.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tekanan darah dan suhu tubuh personel dalam batas normal, serta seluruh personel menerima bekal kesehatan sebagai penunjang selama pelaksanaan operasi.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen Polres Kuantan Singingi dalam mempersiapkan personel secara menyeluruh, baik dari aspek fisik maupun mental, guna menyukseskan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.

Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

 

(Desi Kabiro)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.