Harkitnas ke-118, Kades Pawenang Hilman Nulhakim: Kebangkitan Bangsa Dimulai dari Desa

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim yang akrab disapa Aa Iing, menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kemajuan dan kebangkitan bangsa Indonesia sangat bergantung pada kemajuan yang dibangun dan dikembangkan dari tingkat desa.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Mari kita nyalakan kembali semangat persatuan, perkuat budaya gotong royong, dan bergerak maju bersama membangun desa yang lebih baik, demi Indonesia yang semakin maju dan berdaya saing,” ucap Aa Iing, Rabu (20 Mei 2026).

Menurut Aa Iing, semangat perjuangan para pendiri bangsa tidak boleh hanya menjadi sejarah atau seremoni belaka. Nilai-nilai luhur tersebut wajib diterjemahkan ke dalam tindakan nyata di tengah masyarakat, mulai dari menjaga kerukunan, saling peduli, hingga bekerja sama mempercepat pembangunan wilayah.

Ia menekankan bahwa desa adalah pondasi utama negara dan ujung tombak pembangunan. Oleh karenanya, kebangkitan nasional yang sesungguhnya baru akan terwujud manakala setiap desa di wilayah Indonesia sudah bangkit, mandiri, dan sejahtera.

“Kekuatan besar bangsa ini ada di tangan rakyatnya, dan pondasi utamanya ada di desa. Mari kita teladani semangat juang para pendiri bangsa, wariskan semangat itu ke generasi muda, dan buktikan bahwa Desa Pawenang siap berkontribusi besar bagi kemajuan daerah maupun negara,” tegasnya.

Di akhir pesannya, Aa Iing mengajak seluruh warga Desa Pawenang untuk bersatu hati, bergotong royong, dan bergerak bersama mewujudkan visi Indonesia maju, yang dimulai dari lingkungan terdekat yaitu desa sendiri.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

Harkitnas ke-118, Teddy Setiadi: Kebangkitan Bangsa Mulai dari Daerah, Persatuan Kunci Utama!

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 harus menjadi momen pembakar semangat persatuan, perjuangan, dan optimisme besar bagi kemajuan bangsa. Hal ini ditekankan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, dalam pernyataannya memperingati hari bersejarah tersebut, Rabu (20/5/2026).

Menurut Teddy, kebangkitan nasional tidak boleh sekadar seremoni tahunan yang berlalu begitu saja. Maknanya harus tertanam kuat dan menjadi pendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak maju, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman yang kian dinamis.

“Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118! Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan, bangun semangat gotong royong, dan terus bergerak bersama demi Indonesia yang makin maju,” tegas Teddy Setiadi.

Ia mengingatkan, api semangat para pendiri bangsa wajib terus diwariskan, khususnya ke dada para generasi muda. Tujuannya jelas, agar penerus bangsa memiliki jiwa nasionalisme tinggi, kepedulian sosial, dan tekad baja untuk membangun daerah sekaligus negara.

Politisi asal Sukabumi ini juga mengajak seluruh warga daerahnya untuk menjaga erat kekompakan dan kebersamaan. Ia menegaskan satu hal penting: kebangkitan besar Indonesia sejatinya lahir dari kebangkitan nyata yang terjadi di daerah-daerah.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang kuat persatuannya dan tak pernah lupa sejarah perjuangan pendahulunya. Ingat, kebangkitan Indonesia dimulai dari kebangkitan kita semua di daerah,” ucapnya dengan tegas.

Di akhir pernyataannya, Teddy menegaskan tema Harkitnas tahun ini tentang kebangkitan bersama menuju Indonesia maju, mandiri, dan berdaya saing, adalah cerminan nyata bahwa kekuatan terbesar bangsa ini lahir dari persatuan rakyat serta rasa peduli yang tulus terhadap sesama.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi)

MAN 1 Cibadak Sukabumi Jadi Tuan Rumah Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Usung Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Semangat kebangsaan dan cinta tanah air berkumandang lantang di Lapangan MAN 1 Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pada Rabu (20/5/2026) pagi sekira pukul 07.00 WIB, sekolah ini menjadi tuan rumah pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tingkat Kecamatan Cibadak. Kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh rasa nasionalisme.

Upacara ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Cibadak, perwakilan Pos Damkar V Cibadak, BPBD, Tagana, Danramil Cibadak yang diwakili Babinsa, Kapolsek Cibadak beserta jajaran, Satpol PP Cibadak, Bhabinkamtibmas, seluruh dewan guru, serta ratusan siswa-siswi MAN 1 Cibadak. Suasana semakin sakral dengan kehadiran seluruh elemen masyarakat dan aparatur yang bersatu padu dalam barisan.

 

 

Kepala MAN 1 Cibadak, Ade Ansorulah, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya karena sekolahnya dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan upacara tingkat kecamatan. Menurutnya, kepercayaan ini adalah bukti pengakuan atas kesiapan dan kualitas sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dan menyentuh hati, yaitu “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital. Alhamdulillah, kegiatan berjalan sesuai rencana dan sangat khidmat. Lebih dari 900 siswa-siswi kami hadir dan mengikuti upacara dengan tertib,” ujar Ade dengan bangga.

Ia menambahkan, kepercayaan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah.

“Ini bentuk apresiasi tertinggi dari Kecamatan Cibadak. Artinya, kami dianggap layak dan baik dalam penyelenggaraan kegiatan. Ke depannya, kami siap menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan lain, karena kami sudah terlatih dan memiliki semangat yang sama. Tugas kami adalah mengawal anak-anak bangsa ini mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045. Siswa-siswi saat ini adalah kunci masa depan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Cibadak, Mulyadi, hadir sebagai inspektur upacara dan menyampaikan amanat yang penuh wibawa, menyentuh, dan membakar semangat seluruh peserta upacara. Dalam sambutannya, ia menekankan makna mendalam dari peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini.

“Hadirin yang saya hormati, para pendiri bangsa dahulu bersatu bangkit dari keterpurukan untuk meraih kemerdekaan. Kini, tugas kepahlawanan itu telah beralih ke pundak kita semua, khususnya generasi muda yang hadir di sini. Harkitnas ke-118 bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan jiwa untuk terus membangun negeri dan menjaga kedaulatan negara di segala bidang,” ujar Mulyadi dengan tegas dan berwibawa di hadapan barisan peserta upacara.

Lebih lanjut, Mulyadi menegaskan bahwa menjaga tunas bangsa adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Di era kemajuan teknologi dan tantangan zaman, peran generasi muda menjadi penentu keberlangsungan bangsa.

“Tema kita hari ini ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ memiliki arti yang sangat luas. Menjaga tunas bangsa berarti membentuk karakter, mencerdaskan kehidupan, serta memastikan generasi muda terhindar dari hal-hal yang merusak masa depan, baik itu penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, maupun pengaruh negatif teknologi.

“Kedaulatan negara tidak hanya dijaga di perbatasan oleh TNI dan Polri, tetapi juga dijaga dari sini, dari kualitas sumber daya manusia yang kita lahirkan dan kita didik,” tegas Mulyadi.

Ia juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi MAN 1 Cibadak untuk menjadikan semangat kebangkitan sebagai bahan bakar prestasi.

“Jangan pernah merasa kecil atau terbatas. Seperti semangat pemuda tahun 1908 yang bersatu, saya harap adik-adik sekalian bersatu, berilmu, dan berakhlak mulia. Jadilah tunas bangsa yang kuat, yang kelak akan meneruskan estafet kepemimpinan negeri ini menuju puncak kejayaan di tahun 2045 nanti. Kecamatan Cibadak berharap kalian adalah orang-orang hebat pembawa kemajuan bagi bangsa Indonesia,” pungkas Mulyadi.

Reporter : Mirna
( Kabiro sukabumi)

Sosper DPRD Sumut: Warga Keluhkan Kabel Optik Semrawut hingga KIP Tak Merata

Yutelnews.com//

Medan – kegiatan sosialisasi peraturan (sosper) yang dilaksanakan oleh anggota dprd provinsi sumatera utara, dr. mustafa kamil adam, Sp.PD dari fraksi partai Nasdem, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan langsung kepada wakil rakyat, dalam masa Reses III Tahun Sidang 2025–2026 (19/5/2025)

Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut, sejumlah aspirasi masyarakat mencuat dan menjadi perhatian serius.

Salah satu keluhan utama adalah terkait kondisi kabel optik yang semrawut dan menjuntai ke bawah, sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, warga juga menyoroti tiang-tiang optik yang dipasang terlalu rapat, mengganggu estetika lingkungan serta berpotensi menghalangi akses jalan.

Tak hanya itu, masyarakat juga menyampaikan persoalan di sektor pendidikan, khususnya terkait kartu indonesia pintar (kip) kuliah dan KIP pendidikan.

Warga mengeluhkan masih banyak pelajar dan mahasiswa yang berhak namun belum mendapatkan bantuan tersebut, sehingga menimbulkan ketimpangan akses pendidikan.

Koordinator sahabat dr. mustafa kamil adam rizal hsb menyampaikan bahwa pihaknya tetap optimis terhadap komitmen wakil rakyat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami yakin dan optimis, pak dr. mustafa selalu mendengar suara rakyat dan akan menindaklanjuti setiap keluhan yang disampaikan,” ujarnya.
menanggapi berbagai aduan tersebut, masyarakat berharap agar dprd sumut segera memanggil instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan penertiban, khususnya dalam persoalan infrastruktur kabel optik dan distribusi bantuan pendidikan.

Kegiatan sosper ini kembali menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat sebagai jembatan antara kebutuhan publik dan kebijakan pemerintah.

(Red.rizal hsb)

Tingkatkan Pelayanan dan Potensi Daerah, Bupati Sukabumi Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan pentingnya sinergi, kolaborasi, dan koordinasi yang erat antara seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari perangkat daerah, tingkat kecamatan, hingga desa. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dinas yang digelar di Aula Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fitroh (YASPIDA), Kecamatan Kadudampit, Selasa (19/5/2026), sebagai langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Mari kita tingkatkan kinerja dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kerjasama dan komunikasi yang lancar antar sektor sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan dan layanan bisa diterima dan dirasakan manfaatnya oleh warga secara langsung,” ujar Bupati Asep Japar saat memimpin rapat.

Dalam arahannya, Bupati juga meminta para camat dan kepala desa untuk bergerak cepat dan responsif dalam menyikapi berbagai permasalahan yang muncul di wilayah. Sebagai ujung tombak pemerintahan, ia menekankan bahwa setiap kendala yang ada harus segera ditindaklanjuti dan disampaikan solusinya kepada masyarakat. Jika diperlukan, koordinasi dengan dinas atau instansi teknis terkait wajib dilakukan agar permasalahan dapat teratasi dengan tepat.

“Ketika ada kendala di wilayah, langsung berikan jawaban kepada masyarakat. Para kepala desa dan camat adalah wajah pemerintah di lapangan, sehingga kecepatan dan ketepatan dalam merespons kebutuhan warga adalah hal yang utama,” tegasnya.

Selain pelayanan publik, Bupati juga mendorong pemerintah desa untuk menggali dan menonjolkan potensi unggulan masing-masing wilayah, khususnya sektor pariwisata. Ia mengingatkan, belum lama ini telah ditetapkan 30 desa wisata di Kabupaten Sukabumi, dan potensi tersebut harus ditata serta dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi daerah.

“Bagi desa yang memiliki potensi wisata, mari ditata dengan baik agar menjadi daya tarik dan sumber pendapatan. Potensi ini adalah aset yang harus kita jaga dan kita kembangkan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menambahkan, di tengah kondisi efisiensi anggaran, seluruh elemen pemerintahan harus bergerak lebih kreatif dan inovatif untuk memaksimalkan potensi daerah yang belum tergali. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersatu menyukseskan program-program prioritas pemerintah pusat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), hingga Sekolah Rakyat.

“Program-program ini sangat strategis dan berdampak luas. Contohnya, dapur pelayanan MBG saja mampu menyerap ratusan ribu tenaga kerja. Ini bukti bahwa program pusat memiliki manfaat besar bagi masyarakat, dan kita wajib mendukung serta menjalankannya dengan baik,” ungkap Wabup Andreas.

Kegiatan rapat dinas tersebut diakhiri dengan serangkaian penyerahan simbolis oleh Bupati Sukabumi sebagai bentuk tindak lanjut dan komitmen nyata pemerintahan dalam pelayanan dan pembangunan daerah.

Reporter : Mirna
( kabiro Sukabumi)

Percepat Pengerukan Saluran Irigasi Cipalasari, Pentahelix Dayeuhkolot Kini Fokus di Wilayah PT INTI

BANDUNG -YUTELNEWS.com// Upaya normalisasi saluran irigasi Cipalasari terus digenjot oleh tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot. Pada peninjauan yang dilakukan. pada selasa (19/05/2026), titik perhatian dan rencana pelaksanaan pengerukan saluran air resmi beralih ke kawasan sekitar PT INTI, guna memastikan kelancaran aliran air di sepanjang jalur tersebut.

Kegiatan ini melibatkan sinergi lima unsur, yaitu pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media. Perpindahan lokasi penanganan ini dilakukan mengingat kondisi segmen saluran yang melintasi wilayah PT INTI dinilai sangat krusial, karena mengalami pendangkalan dan penumpukan lumpur yang cukup tebal serta terganggu oleh tumpukan sampah dan rumput liar. Hal ini berpotensi menghambat debit air yang berdampak langsung pada lahan pertanian dan pemukiman warga di hilir.

Di lokasi, tim melakukan pengamatan mendalam dan memetakan titik-titik yang menjadi prioritas utama pengerukan. Tujuannya adalah mengembalikan kedalaman dan lebar saluran sesuai fungsi aslinya, agar air dapat mengalir deras tanpa hambatan, serta mencegah terjadinya luapan atau banjir saat curah hujan tinggi maupun kekeringan saat musim kemarau.

Ketua tim Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyampaikan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya pembenahan menyeluruh yang telah berjalan. “Kami terus bergerak dan berpindah titik untuk memastikan seluruh bagian saluran tertangani dengan baik. Di wilayah PT INTI ini, kami melihat perlunya pengerukan yang lebih mendalam dan pembersihan rutin mengingat posisinya yang strategis dan sangat berpengaruh pada keseimbangan aliran air wilayah ini,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dan kerja sama dari manajemen PT INTI yang menyambut baik rencana pekerjaan ini. Kolaborasi ini dinilai penting agar pelaksanaan pengerukan dapat berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas di lingkungan sekitar.

Diharapkan, setelah tahap pengerukan di segmen ini selesai, fungsi irigasi akan pulih sepenuhnya. Hal ini tentu memberikan manfaat besar bagi petani dalam pengairan sawah serta memberikan rasa aman bagi warga sekitar dari ancaman genangan air yang kerap terjadi sebelumnya. Tim berkomitmen untuk terus memantau proses pekerjaan hingga tuntas dan berfungsi maksimal.

Yans.

Pemprov Jabar Komitmen Atasi Banjir Bersama Pentahelix Dayeuhkolot Gencarkan Normalisasi Saluran Air Irigasi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DSDA (Dinas Sumber Daya Air) terus berkomitmen menanggulangi permasalahan banjir yang kerap melanda pemukiman warga masyarakat Kabupqten Bandung khususnya diwilayah Dayeuhkolot, Salah satunya dilakukan melalui kegiatan normalisasi saluran air Cipalasari yang selama ini belum pernah tersentuh perbaikan.

​Kegiatan normalisasi ini berlangsung diwilayah perusahaan PT INTI. pada Selasa 19/05/2026. dan ditinjau langsung oleh pelaksana teknis kegiatan bidang sungai Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, bapak Dicky Setiawan ST.Mps.da.

Dalam keteranganya Dicky Setiawan ST, M.Ps.da menyampaikan, bahwa kegiatan yang berlangsung difokuskan untuk memperluas penampang basah saluran. Dengan adanya pengerukan sungai irigasi Cipalasari, diharapkan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan arus balik (backwater) ke arah pemukiman yang menjadi pemicu utama banjir, katanya.

Lanjut disampaikan Dicky, bahwa proses normalisasi ini telah menyelesaikan beberapa titik krusial, di antaranya di kawasan PT Alenatex, dan saat ini beralih pokus pengerjaan, sedang berjalan di kawasan PT Inti.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan sempat menghadapi kendala akses, sehingga harus melakukan pembongkaran dinding pembatas atas izin dari pihak perusahaan terkait,” ujarnya.

​Selain kendala teknis, lanjut Dicky, petugas yang melaksanakan normalisasi juga menyoroti banyaknya tumpukan sampah domestik yang ditemukan di dalam saluran air saat proses pengerukan. Mulai dari sampah plastik, ban bekas, kain, hingga kasur, ditemukan mengendap dan menyumbat laju air.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai atau irigasi yang telah dibersihkan. Selain itu, warga juga dilarang keras mendirikan bangunan liar di sepanjang sempadan sungai yang berfungsi sebagai lahan konservasi,” ujarnya.

Untuk mendukung program yang sedang berjalan, Manajemen PT Inti menyatakan dukungan penuh terhadap program Pentahelix Dayeuhkolot bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan khususnya aliran sungai di kawasan Palasari Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

​Divisi Umum PT Inti, Santoso Ibnutoro, dalam kesempatannya yang sama mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan rencana kerja perusahaannya. “Kehadiran program Pentahelix dinilai memberikan arahan dan koordinasi yang lebih jelas. Melalui program kolaborasi ini, tanggung jawab menjaga kebersihan aliran sungai tidak lagi hanya bertumpu pada satu pihak, melainkan melibatkan komitmen bersama dari berbagai instansi, perusahaan lain, hingga rumah warga di sekitar aliran sungai.

​”Dengan adanya program Pentahelix Dayeuhkolot ini, kita jadi bisa sama-sama aware terkait hal ini (Penanganan Banjir). Intinya PT Inti siap berkolaborasi untuk penanganan banjir diwilayah Kab Bandung,” ujar Santoso.

​Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung, dirinya menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar. Meski dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, pihak manajemen tetap optimis dan siap berkontribusi aktif demi menyukseskan program pelestarian lingkungan ini.,” ucap Santoso.

Senada dengan yang disampaikan Santoso, Tri Rahmanto sebagai ketua Pentahelix Dayeuhkolot menyampaikan optimisnya atas kolaborasi dalam program normalisasi Sungai yang sedang dilaksanakan saat ini.

“Dengan dukungan semua pihak baik Dari Dinas SDA Jabar, termasuk dari pelaku Usaha yang saat ini sudah bisa bersama, saya sangat optimis melalui program Pentahelix banjir di Dayeuhkolot bisa ditangani,” ungkap Tri.

Selain itu saya berharap, pasca dilaksanakannya pengerukan sungai Cipalasari ini, tentunya pihak perusahaan yang terlintas oleh sungai kedepannya bisa lebih peduli, bisa lebih memperhatikan untuk menjaga guna keberlangsungan bersihnya sungai untuk kelestarian bersama,” tukasnya.

Pemprov Jabar Komitmen Atasi Banjir Bersama Pentahelix Dayeuhkolot Gencarkan Normalisasi Saluran Air Irigasi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DSDA (Dinas Sumber Daya Air) terus berkomitmen menanggulangi permasalahan banjir yang kerap melanda pemukiman warga masyarakat Kabupqten Bandung khususnya diwilayah Dayeuhkolot, Salah satunya dilakukan melalui kegiatan normalisasi saluran air Cipalasari yang selama ini belum pernah tersentuh perbaikan.

​Kegiatan normalisasi ini berlangsung diwilayah perusahaan PT INTI pada Selasa 19/05/2026. dan ditinjau langsung oleh pelaksana teknis kegiatan bidang sungai DSDA Provinsi Jawa Barat, bapak Dicky Setiawan ST.Mps.da.

Dalam keteranganya Dicky Setiawan ST, M.Ps.da menyampaikan, bahwa kegiatan yang berlangsung difokuskan untuk memperluas penampang basah saluran. Dengan adanya pengerukan sungai irigasi Cipalasari, diharapkan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan arus balik (backwater) ke arah pemukiman yang menjadi pemicu utama banjir, katanya.

Lanjut disampaikan Dicky, bahwa proses normalisasi ini telah menyelesaikan beberapa titik krusial, di antaranya di kawasan PT Alenatex, dan saat ini beralih pokus pengerjaan, sedang berjalan di kawasan PT Inti.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan sempat menghadapi kendala akses, sehingga harus melakukan pembongkaran dinding pembatas atas izin dari pihak perusahaan terkait,” ujarnya.

​Selain kendala teknis, lanjut Dicky, petugas yang melaksanakan normalisasi juga menyoroti banyaknya tumpukan sampah domestik yang ditemukan di dalam saluran air saat proses pengerukan. Mulai dari sampah plastik, ban bekas, kain, hingga kasur, ditemukan mengendap dan menyumbat laju air.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai atau irigasi yang telah dibersihkan. Selain itu, warga juga dilarang keras mendirikan bangunan liar di sepanjang sempadan sungai yang berfungsi sebagai lahan konservasi,” ujarnya.

Untuk mendukung program yang sedang berjalan, Manajemen PT Inti menyatakan dukungan penuh terhadap program Pentahelix Dayeuhkolot bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan khususnya aliran sungai di kawasan Palasari Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

​Divisi Umum PT Inti, Santoso Ibnutoro, dalam kesempatannya yang sama mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan rencana kerja perusahaannya. “Kehadiran program Pentahelix dinilai memberikan arahan dan koordinasi yang lebih jelas. Melalui program kolaborasi ini, tanggung jawab menjaga kebersihan aliran sungai tidak lagi hanya bertumpu pada satu pihak, melainkan melibatkan komitmen bersama dari berbagai instansi, perusahaan lain, hingga rumah warga di sekitar aliran sungai.

​”Dengan adanya program Pentahelix Dayeuhkolot ini, kita jadi bisa sama-sama aware terkait hal ini (Penanganan Banjir). Intinya PT Inti siap berkolaborasi untuk penanganan banjir diwilayah Kab Bandung,” ujar Santoso.

​Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung, dirinya menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar. Meski dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, pihak manajemen tetap optimis dan siap berkontribusi aktif demi menyukseskan program pelestarian lingkungan ini.,” ucap Santoso.

Senada dengan yang disampaikan Santoso, Tri Rahmanto sebagai ketua Pentahelix Dayeuhkolot menyampaikan optimisnya atas kolaborasi dalam program normalisasi Sungai yang sedang dilaksanakan saat ini.

“Dengan dukungan semua pihak baik Dari Dinas SDA Jabar, termasuk dari pelaku Usaha yang saat ini sudah bisa bersama, saya sangat optimis melalui program Pentahelix banjir di Dayeuhkolot bisa ditangani,” ungkap Tri.

Selain itu saya berharap, pasca dilaksanakannya pengerukan sungai Cipalasari ini, tentunya pihak perusahaan yang terlintas oleh sungai kedepannya bisa lebih peduli, bisa lebih memperhatikan untuk menjaga guna keberlangsungan bersihnya sungai untuk kelestarian bersama,” tukasnya.

Bupati Bandung Resmi Buka SPMB 2026, KDS : Tidak Boleh Ada Pungli dan Titipan

KAB BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr H.M Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, pada Selasa (19/05/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung itu dihadiri jajaran Forkopimda diantaranya Kejari Bandung, Polresta Bandung, Dewan Pendidikan, Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, para camat, para kepala sekolah dan pengawas.

Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan sistem penerimaan murid baru yang lebih baik di Kabupaten Bandung.

“Sebagai kepala daerah, saya menekankan proses penerimaan murid baru ini harus berjalan objektif, transparan, akuntabel dan berkeadilan dan tanpa diskriminasi,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat membuka kick off SPMB.

Oleh karena itu, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mewanti-wanti agar Disdik maupun para kepala sekolah benar-benar melaksanakan proses penerimaan murid baru ini secara jujur, transparan dan akuntabel.

“Saya minta SPMB harus bebas pungli dan titip-titipan di seluruh sekolah di Kabupaten Bandung. Jangan ada yang macam-macam, lakukan sesuai aturan karena ini amanat Pak Presiden,” ujar KDS.

Ia menegaskan Pemkab Bandung berkomitmen untuk sekuat tenaga dapat meningkatkan kualitas pendidikan guna mempersiapkan generasi muda unggul di Kabupaten Bandung demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kita perbaiki sistem bersama. Saya fokus terhadap perbaikan sistem pendidikan termasuk dalam penerimaan murid baru ini. Kalau terjadi pungli, maka urusannya sama Kejari dan Polresta Bandung. Silakan laporkan,” tambahnya.

Dalam upaya mendukung keberhasilan pelaksanaan SPMB ini, Bupati KDS mengajak seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Bandung untuk terus bersinergi, mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata serta membangun kepercayaan masyarakat.

Ia juga memberikan instruksi khusus bagi para camat di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Kang DS meminta para camat untuk menyisir setiap desa agar seluruh anak dapat mengenyam pendidikan di sekolah-sekolah termasuk anak-anak disabilitas.

“Para camat tolong kawal dan sisir masyarakatnya masing-masing di tiap desa, semua anak harus sekolah. Termasuk anak-anak disabilitas, mereka juga berhak bersekolah di sekolah negeri maupun swasta. Jangan ada yang ditolak. Tolong para camat dan kepala sekolah perhatikan ini,” ujarnya menambahkan.

Dalam SPMB tahun ajaran 2026 ini, kata KDS, Disdik Kabupaten Bandung telah melakukan evaluasi dan merancang empat jalur pendaftaran SPMB menjadi dua gelombang yaitu gelombang pertama jalur domisili dan afirmasi, serta gelombang kedua melalui jalur prestasi dan mutasi.

Jalur penerimaan zonasi saat ini berubah istilah menjadi domisili. Jika zonasi didasarkan pada jarak rumah calon murid dengan sekolah, sistem domisili ini didasarkan pada kecamatan tempat domisili calon murid.

Pada kesempatan tersebut, KDS juga menyatakan pihaknya akan mengusulkan kepada Mendikdasmen agar memasukkan ‘calistung’ ke dalam kurikulum resmi Sekolah Dasar.
Saya masih menemukan ada anak kelas 5 SD yang belum bisa baca tulis hitung. Ini sangat memprihatinkan. Saya akan usulkan ke Mendikdasmen. Kalau tidak disetujui, saya akan masukkan calistung ini ke dalam muatan lokal SD di Kabupaten Bandung,” tutur Bupati KDS. (**)

Yans.

Pemprov Jabar Komitmen Atasi Banjir Bersama Pentahelix Dayeuhkolot Gencarkan Normalisasi Saluran Air Irigasi

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DSDA (Dinas Sumber Daya Air) terus berkomitmen menanggulangi permasalahan banjir yang kerap melanda pemukiman warga masyarakat Kabupqten Bandung khususnya diwilayah Dayeuhkolot, Salah satunya dilakukan melalui kegiatan normalisasi saluran air Cipalasari yang selama ini belum pernah tersentuh perbaikan.

​Kegiatan normalisasi ini berlangsung diwilayah perusahaan PT INTI pada Senin 19/05/2026. dan ditinjau langsung oleh pelaksana teknis kegiatan bidang sungai DSDA Provinsi Jawa Barat, bapak Dicky Setiawan ST.Mps.da.

Dalam keteranganya Dicky Setiawan ST, M.Ps.da menyampaikan, bahwa kegiatan yang berlangsung difokuskan untuk memperluas penampang basah saluran. Dengan adanya pengerukan sungai irigasi Cipalasari, diharapkan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menimbulkan arus balik (backwater) ke arah pemukiman yang menjadi pemicu utama banjir, katanya.

Lanjut disampaikan Dicky, bahwa proses normalisasi ini telah menyelesaikan beberapa titik krusial, di antaranya di kawasan PT Alenatex, dan saat ini beralih pokus pengerjaan, sedang berjalan di kawasan PT Inti.

Dalam pelaksanaannya, petugas di lapangan sempat menghadapi kendala akses, sehingga harus melakukan pembongkaran dinding pembatas atas izin dari pihak perusahaan terkait,” ujarnya.

​Selain kendala teknis, lanjut Dicky, petugas yang melaksanakan normalisasi juga menyoroti banyaknya tumpukan sampah domestik yang ditemukan di dalam saluran air saat proses pengerukan. Mulai dari sampah plastik, ban bekas, kain, hingga kasur, ditemukan mengendap dan menyumbat laju air.

“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai atau irigasi yang telah dibersihkan. Selain itu, warga juga dilarang keras mendirikan bangunan liar di sepanjang sempadan sungai yang berfungsi sebagai lahan konservasi,” ujarnya.

Untuk mendukung program yang sedang berjalan, Manajemen PT Inti menyatakan dukungan penuh terhadap program Pentahelix Dayeuhkolot bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan khususnya aliran sungai di kawasan Palasari Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

​Divisi Umum PT Inti, Santoso Ibnutoro, dalam kesempatannya yang sama mengungkapkan bahwa program ini sejalan dengan rencana kerja perusahaannya. “Kehadiran program Pentahelix dinilai memberikan arahan dan koordinasi yang lebih jelas. Melalui program kolaborasi ini, tanggung jawab menjaga kebersihan aliran sungai tidak lagi hanya bertumpu pada satu pihak, melainkan melibatkan komitmen bersama dari berbagai instansi, perusahaan lain, hingga rumah warga di sekitar aliran sungai.

​”Dengan adanya program Pentahelix Dayeuhkolot ini, kita jadi bisa sama-sama aware terkait hal ini (Penanganan Banjir). Intinya PT Inti siap berkolaborasi untuk penanganan banjir diwilayah Kab Bandung,” ujar Santoso.

​Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung, dirinya menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekitar. Meski dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, pihak manajemen tetap optimis dan siap berkontribusi aktif demi menyukseskan program pelestarian lingkungan ini.,” ucap Santoso.

Senada dengan yang disampaikan Santoso, Tri Rahmanto sebagai ketua Pentahelix Dayeuhkolot menyampaikan optimisnya atas kolaborasi dalam program normalisasi Sungai yang sedang dilaksanakan saat ini.

“Dengan dukungan semua pihak baik Dari Dinas SDA Jabar, termasuk dari pelaku Usaha yang saat ini sudah bisa bersama, saya sangat optimis melalui program Pentahelix banjir di Dayeuhkolot bisa ditangani,” ungkap Tri.

Selain itu saya berharap, pasca dilaksanakannya pengerukan sungai Cipalasari ini, tentunya pihak perusahaan yang terlintas oleh sungai kedepannya bisa lebih peduli, bisa lebih memperhatikan untuk menjaga guna keberlangsungan bersihnya sungai untuk kelestarian bersama,” tukasnya.

Yans.

Wagub Bali Minta Ormas Madas Nusantara Dapat Menjaga Toleransi dan Ikut Bangun Bali

YUTELNEWS.com /Wakil Gubernur Propinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta minta Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali dapat menjaga toleransi serta turut membangun Bali dengan mengjawantahkan dan menyukseskan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Titiang menyambut baik kehadiran Ormas Madas Nusantara di Bali. Diharapkan Madas Nusantara jangan hanya menjadi organisasi yang ada di atas kertas. Jadilah organisasi yang hidup, yang bergerak di tengah masyarakat, yang hadir memberikan solusi saat ada kesulitan, dan yang menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi,” tegas I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya di Bali.

Pesan-pesan moral dan himbauan itu disampaikan Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Propinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu (17/05/2026). Pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Bali dilakukan oleh Ketum Madas Nusantara, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal, SH,SE,M.Si dan dihadiri Forkopimda Bali, seperti Kesbangpol, DPRD Bali, Tokoh Masyarakat. Ketua DPW Madas Nusantara Bali adalah Abdul Majid.

Lebih lanjut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan Madas Nusantara memiliki peran strategis sebagaimana tertuang dalam beberapa pilar Sad Kerthi yaitu.

Atma Kerthi, setiap anggota Madas Nusantara adalah duta budaya Madura yang kehadirannya akan dinilai dan dirasakan oleh masyarakat Bali. Setiap anggota Madas Nusantara harus menunjukkan perilaku yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan menghormati adat dan tradisi setempat.

Jana Kerthi, Madas Nusantara harus menjadi pelindung nyata bagi hak-hak warganya, menjadi suara yang lantang ketika ada ketidakadilan, dan menjadi jembatan yang menghubungkan warga dengan sumber daya yang menjadi hak mereka.

Jagat Kerthi, tercermin ketika Madas Nusantara berhasil menjaga harmoni antara komunitas Madura dan krama Bali. Ketika warga Madura ikut merawat alam dan budaya Bali, ketika persaudaraan lintas suku dan agama tumbuh subur di tanah ini.

“Dengan menanamkan dan menghidupi nilai Sad Kerthi, Madas Nusantara tidak hanya menjadi organisasi suku yang mengurus kepentingan internal warganya, tetapi ia juga akan tumbuh menjadi kekuatan moral yang berkontribusi nyata pada peradaban Bali secara keseluruhan,” tegas Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta yang dibacakan Kesbangpol Propinsi Bali, Aditiana.

Menurut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta jika menelusuri lorong waktu sejarah, hubungan antara masyarakat Madura dan Bali bukanlah hubungan yang baru kemarin sore. Ia adalah hubungan yang telah teruji oleh zaman, hubungan yang dibangun di atas fondasi rasa saling hormat dan saling membutuhkan. Masyarakat Madura dikenal dengan karakter yang tangguh, jujur, dan memiliki loyalitas yang tak tergoyahkan.

Pelantikan kepengurusan DPW Madas Nusantara Bali, periode 2025-2028 bukanlah sekadar seremonial pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bersama. Bagi Titiang, warga Madura yang ber-KTP Bali dan menetap di Bali bukanlah pendatang, melainkan warga Bali itu sendiri. Saudara-saudara adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan daerah ini. Ingatlah, saudara adalah jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.

“Titiang mengajak Saudara sekalian untuk bersinergi tanpa batas dengan Pemerintah Provinsi Bali. Tantangan kita ke depan tidaklah mudah. Kita menghadapi pergeseran budaya dan tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat adalah kunci. Mari kita jaga Bali ini bersama-sama. Kita jaga taksu Bali dengan tetap memegang teguh jati diri dan warisan leluhur kita masing-masing dalam harmoni yang indah.

“Hentikan segala bentuk gesekan yang tidak perlu. Kedepankan musyawarah dan mufakat. Jadikan Madas Nusantara sebagai teladan organisasi yang santun, bermartabat, namun tetap tegas dalam prinsip menjaga kebenaran,” ujar Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Titiang berharap keluarga besar Madas Nusantara selalu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali. Tunjukkan bahwa kehadiran Madas Nusantara di Bali benar-benar membawa kedamaian, mencegah gesekan sosial, dan menjadi garda terdepan dalam merawat NKRI dari Pulau Dewata.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Titiang mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bali Madas Nusantara Periode 2025-2028, tegas Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Sementara Ketum Madas Nusantara KRH.HM.Jusuf Rizal dalam sambutannya menekankan agar Madas Nusantara dapat menjadi rumah besar bagi warga Madura di Propinsi Bali sebagaimana programnya Bina,Lindung, Sejahtera. Selaku mitra pemerintah, TNI dan Polri harus turut Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri, khususnya di propinsi Bali.

“Ormas Madas Nusantara tidak boleh arogan, tapi harus mampu menjaga sikap punya adab, etika dan moral yang baik. Prinsipnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi ormas yang membangun sumberdaya manusia berkualitas guna mempersiapkan Generasi Emas 2045,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu.

Lenih jauh, pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu berpesan kepada pengurus DPW Madas Nusantara Bali agar melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), konsolidasi program dan konsolidasi jaringan. /*

Wali Murid SMKN 6 Batam Sampaikan Dugaan Penandaan Data Sumbangan Komite ke Dinas Pendidikan Kepri

YUTELNEWS.com – Batam, Kepulauan Riau – Seorang wali murid berinisial S, orang tua dari siswa berinisial WA di SMK Negeri 6 Batam, menyampaikan keluhan terkait dugaan adanya penandaan pada catatan sumbangan komite sekolah menggunakan stabilo warna kuning setelah tidak melakukan sumbangan selama empat bulan.

“Banyak juga yang tidak menyumbang selama 4 bulan, namun yang ditandai dengan stabilo warna kuning hanya nama anak saya,” ujar Ibu S.

Menindaklanjuti hal tersebut, wali kelas menyampaikan hasil konfirmasi dengan pengurus komite:

“Barusan saya sudah konfirmasi dengan pengurus komite terkait penandaan kuning pada nama ibu, tidak ada arti atau maksud apa-apa, Bu. Mereka minta data kelas X memang sudah seperti itu, Bu, mereka hanya copy datanya.”

Namun demikian, Ibu S menyampaikan keberatan karena siswa yang bersangkutan saat ini sudah duduk di kelas XI, sehingga dinilai menunjukkan kurangnya kehati-hatian dalam pengelolaan data administrasi sekolah.

Selain itu, sejumlah wali murid di beberapa SMK Negeri di Kota Batam juga menyampaikan keluhan serupa terkait mekanisme sumbangan komite sebesar Rp100.000 per bulan yang dinilai menyerupai iuran wajib dan memberatkan sebagian orang tua siswa. Mereka juga mengkhawatirkan adanya dampak terhadap perlakuan kepada siswa apabila orang tua tidak melakukan pembayaran sumbangan tersebut.

Atas hal tersebut, Ibu S telah menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau untuk ditindaklanjuti. Ia juga meminta Gubernur Kepulauan Riau dan Ombudsman untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumbangan komite di satuan pendidikan. Hal ini mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, yang secara tegas mengatur bahwa komite sekolah dilarang meminta, memungut, maupun mewajibkan sumbangan dalam bentuk apa pun kepada orang tua murid.

Saeni

Senja Indah di Pantai Parangtritis, Wisata Favorit di Bantul

Yutelnews.com // Bantul, Yogyakarta
Suasana Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tampak ramai dan penuh keceriaan pada Senin sore, 18 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Pantai yang terkenal dengan panorama laut selatan dan keindahan matahari terbenam ini kembali menjadi tujuan favorit wisatawan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Angin pantai yang sejuk serta deburan ombak menciptakan suasana nyaman bagi para pengunjung. Banyak wisatawan datang dari berbagai daerah untuk menikmati keindahan Pantai Parangtritis. Di antara para pengunjung terlihat keluarga dari luar kota, termasuk seorang bulek bersama keluarganya, serta Mas Rehan yang datang jauh dari Natuna untuk menikmati suasana pantai yang terkenal di Yogyakarta tersebut.

Berbagai hiburan tersedia di kawasan wisata ini. Permainan kuda menjadi salah satu daya tarik utama yang banyak diminati pengunjung, terutama anak-anak dan keluarga. Kuda-kuda tersebut dimiliki oleh Pakde Usman yang sudah dikenal oleh wisatawan sekitar pantai. Selain itu, tersedia pula wahana selancar pasir yang menambah keseruan saat berwisata.

Tidak hanya hiburan, aneka kuliner khas pantai juga menjadi favorit para pengunjung. Pedagang di sekitar pantai menjual jagung bakar hangat dengan harga Rp10.000, pentol, udang goreng, air kelapa muda segar seharga Rp20.000, serta teh es yang cocok dinikmati di tengah suasana pantai sore hari.

Fasilitas umum di Pantai Parangtritis juga cukup lengkap dan membantu kenyamanan wisatawan. Tersedia musala untuk beribadah serta tempat bilas bagi pengunjung yang selesai bermain air laut. Kehadiran fasilitas tersebut membuat wisatawan merasa lebih nyaman selama berada di kawasan pantai.

Bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen liburan, terdapat jasa fotografi milik Mas Dodi. Wisatawan dapat berfoto bersama kuda dengan tarif Rp20.000, sementara layanan cuci foto dikenakan biaya Rp10.000. Selain itu, tersedia juga penyewaan tikar dengan harga Rp20.000 untuk bersantai menikmati pemandangan laut dan suasana senja.

Dengan keindahan alam, suasana yang ramai namun nyaman, serta berbagai hiburan dan kuliner yang tersedia, Pantai Parangtritis tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Yogyakarta yang selalu menarik untuk dikunjungi kapan saja.(Bani)

Ketua DWP Ir Hj.Tintin Cakra Aminaya, Monitoring Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon

Kab.Bandung -YUTELNEWS.com// Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung, Ir.Hj.Tintin Cakra Aminaya melakukan monitoring kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhkolot Drs. Asep Suryadi,M.K.P, Kepala Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, Kepala Upt Dalduk PK Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah,beserta jajaran, PKK Kecamatan dan Desa/ Kelurahan, para kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat. pada senin 18/05/2026.

Dalam kegiatan tersebut, pelayanan imunisasi bagi bayi dan balita berjalan lancar dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Selain imunisasi, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan balita, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan kepada para orang tua.

Kepala Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Ketua DWP Kabupaten Bandung yang hadir langsung memonitor kegiatan Posyandu di wilayahnya.

“Alhamdulillah kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon berjalan lancar. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Ketua DWP Kabupaten Bandung beserta jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan kesehatan balita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Suryadi M.K.P, juga mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

“Kegiatan ini sangat positif dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, desa, kader kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional. Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Ketua DWP Kabupaten Bandung, Tintin Cakra Aminaya juga memberikan motivasi kepada kader para Posyandu agar terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot.

Yans.

Ketua DWP Ir Hj.Tintin Cakra Aminaya, Monitoring Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon

Kab.Bandung -YUTELNEWS.com// Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung, Ir.Hj.Tintin Cakra Aminaya melakukan monitoring kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhkolot Drs. Asep Suryadi,M.K.P, Kepala Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, Kepala Upt Dalduk PK Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah,beserta jajaran, PKK Kecamatan dan Desa/ Kelurahan, para kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat. pada senin 18/05/2026.

Dalam kegiatan tersebut, pelayanan imunisasi bagi bayi dan balita berjalan lancar dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Selain imunisasi, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan balita, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan kepada para orang tua.

Kepala Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Ketua DWP Kabupaten Bandung yang hadir langsung memonitor kegiatan Posyandu di wilayahnya.

“Alhamdulillah kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon berjalan lancar. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Ketua DWP Kabupaten Bandung beserta jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan kesehatan balita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Suryadi M.K.P, juga mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

“Kegiatan ini sangat positif dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, desa, kader kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional. Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Ketua DWP Kabupaten Bandung, Tintin Cakra Aminaya juga memberikan motivasi kepada kader para Posyandu agar terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.