DPC PAN Dayeuhkolot Sampaikan Apresiasi & Ucapan Selamat atas Pelantikan Ketua DPW PAN Ahmad Najib Qodratullah

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Dewan Pimpinan Kecamatan (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi setinggi -tingginya sekaligus ucapan selamat resmi kepada Ahmad Najib Qodratullah atas pelantikan dan pengukuhan beliau sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Barat periode 2026 – 2029 masa bakti terbaru, pada Minggu (10/05/2026) .
“Momen bersejarah ini dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan kesiapan partai menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk agenda besar Pemilihan Umum dan Pilpres 2029.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra Cargana didampingi sekretaris dan jajaran pengurus, disebutkan bahwa terpilih dan dilantiknya Ahmad Najib Qodratullah merupakan kebanggaan besar bagi seluruh kader PAN di wilayah Jawa Barat, termasuk di Kecamatan Dayeuhkolot. Beliau dinilai memiliki rekam jejak panjang, integritas tinggi, visi yang jelas, serta kemampuan memimpin yang sudah teruji, baik sebagai anggota legislatif maupun pengurus partai di berbagai tingkatan .

“Atas nama seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PAN se-Dayeuhkolot, kami mengucapkan selamat dan sukses bertugas kepada Bapak Ahmad Najib Qodratullah. Pelantikan ini adalah amanah besar dan bukti kepercayaan penuh dari seluruh elemen partai. Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah dan visi beliau yang selalu mengutamakan persatuan, penguatan organisasi, dan pelayanan kepada masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami di tingkat akar rumput untuk bekerja lebih giat lagi,” ujar Ketua DPC PAN Dayeuhkolot Hendra.

Dijelaskan lebih lanjut, kepemimpinan Ahmad Najib Qodratullah diharapkan mampu membawa PAN Jawa Barat semakin solid, kokoh, dan berperan signifikan dalam pembangunan daerah maupun nasional. Sosok beliau yang dikenal dekat dengan kader, responsif terhadap aspirasi, dan memiliki komitmen kuat menjaga nilai-nilai amanat nasional, menjadi modal utama untuk menyatukan langkah dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.

“Kami sangat yakin, di bawah arahan Bapak Ahmad Najib Qodratullah, partai PAN Jawa Barat akan semakin maju, berkembang, dan mampu meraih kepercayaan masyarakat lebih luas lagi. Terutama kami di Dayeuhkolot, siap menjadi garda terdepan, mitra setia, dan pelaksana setia seluruh program, kebijakan, dan arahan dari DPW. Kami siap bergerak bersama, berkonsolidasi, dan memenangkan partai di setiap kontestasi ke depan,” tambahnya.

DPC PAN Dayeuhkolot juga menegaskan komitmen penuh untuk mempererat sinergitas vertikal maupun horizontal, memperkuat basis massa, meningkatkan kualitas kader, serta terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan wilayah. Mereka berharap kepemimpinan ini dapat membawa angin segar, membuka peluang kemitraan strategis, serta memperjuangkan aspirasi rakyat dan kader hingga terpenuhi sepenuhnya.

“Semoga Bapak Ahmad Najib Qodratullah senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam memegang amanah ini. Semoga PAN Jawa Barat semakin jaya, semakin dipercaya, dan menjadi kekuatan politik yang menjaga kestabilan, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. Kami di Dayeuhkolot selalu siap mendukung dan berjuang bersama,” pungkasnya.

Yans.

Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama Wartawan, Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) Agus Supriadi, Takziah Ke Rumah Duka

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Salah satu bentuk kepedulian Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) Agus Supriadi beserta jajaran terhadap sesama wartawan kabupaten bandung, yang mengalami musibah kematian yaitu di antaranya ikut melaksanakan takziah, menengok kerumah duka, menyolatkan dan memakamkannya.

Takziah diharapkan seorang Ketua IJP bisa lebih dekat dengan sesama wartawan dan bisa merasakan kesedihan yang terkena musibah. Seperti yang dilakukan oleh Ketua IJP Agus Supriadi beserta jajaran yang ikut melaksanakan takziah terhadap salah satu wartawan Kabupaten Bandung yang meninggal dunia,” pada senin (11/05/2026).

Dalam takziah ini, Ketua IJP Agus Supriadi melayat ke rumah duka wartawan yang meninggal dunia, yaitu Almarhum Bapak Heriyadi yang beralamat di Komplek Parken K1 Desa Pananjung , Kecamatan Cangkuang , Kabupaten Bandung.

Ketua IJP Agus Supriadi juga mengatakan, Takziah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama wartawan, selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan juga sebagai sarana untuk berinteraksi dengan warga sekitar.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, saya atas nama pribadi dan organisasi Ikatan Jurnalis Pembaharuan (IJP) turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Heriyadi , semoga almarhum diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT .” ujar Ketua Agus.

“Kepada Keluarga yang ditinggalkan agar tabah, ikhlas, berlapang dada, karena semua yang kita miliki akan kembali kepada sang khalik, semoga almarhum pergi dalam keadaan khusnul khotimah dan diterima segala amal ibadahnya.” lanjut Ketua.

Ia juga menghimbau kepada seluruh wartawan di kabupatena bandung yang mengenal almarhum agar dapat bersama-sama mendoakan almarhumah bapak Heriyadi, apabila terdapat salah kata maupun perbuatan selama almarhum bergaul mohon kiranya agar bersama-sama dapat dimaafkan.

Simpati yang ditunjukkan oleh Ketua IJP beserta jajaran tersebut mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari keluarganya, karena kepeduliannya dapat membangun komunikasi sosial dan kedekatan dengan para sesama wartawan nya.

Sementara keluarga Almarhum yang ngga mau disebutkan namanya, mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua Ikatan Jurnalis Pembaharuan(IJP) dan jajaran yang senantiasa peduli terhadap sesama wartawan yang telah sempatkan waktunya bertakziah langsung ke rumah duka yang meninggal dunia.

“Atas nama keluarga almarhum kami ucapkan banyak terima kasih kepada Paketua Ijp dan jajaran nya yang sudah bisa datang dan hadir di tengah tengah kami untuk Takziah ke Almarhum saudara kami yang meninggal dunia,” ucap keluarga Almarhum.

Yans.

Anggota DPR RI Komisi II Dede Yusuf M. Turun Ke Majalaya Gelar Pangan Murah di Serbu Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS.com// Ratusan warga berburu gerakan pangan murah atau GPM yang digelar di Kampung Budaya Pasir Garut Desa Wangisagara Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/05/2026).

Gerakan pangan murah ini diinisiasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf M. Effendi berkolaborasi dengan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Saeful Bachri dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung. Anggota DPRD Kabupaten Bandung Raindra M. Otto Muharam juga turut hadir di tengah-tengah masyarakat.

Gerakan pangan murah yang diburu oleh ibu-ibu rumah tangga ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan. Kegiatan ini sebagai wujud nyata pemerintah membantu masyarakat terkait dengan gejolak harga. Dengan harapan harga stabil, dan bisa terkendali serta terjangkau oleh masyarakat.

Satkorcab Kabupaten Bandung
Oleh karena itu, Dede Yusuf bersama Saeful Bachri memberikan voucher kepada warga yang hendak berbelanja pangan murah tersebut. Meski harga pangan murah itu sudah disubsidi oleh pemerintah untuk memberikan keringanan kepada masyarakat. Berharap gerakan pangan murah ini terus digelorakan di Kabupaten Bandung, untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dede Yusuf mengatakan melaksanakan gerakan pangan murah ini menyusul kondisi negara sedang mengalami resesi. Tak hanya terjadi di negara Indonesia, juga dialami di seluruh dunia sebagai dampak dari perang antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

“Salah satu faktor yang menghambat perekonomian kita adalah BBM (ban bakar minyak) dan gas,” kata politisi Partai Demokrat ini kepada wartawan di sela-sela gerakan pangan murah.

Sebagaimana diketahui, kata Dede Yusuf, BBM dan gas berdampak langsung terhadap barang-barang atau harga, seperti sembako dan yang lainnya.

“Ada kenaikan harga sembako yang cukup signifikan di pasar. Oleh karena itu, saya mendapat dukungan dari DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan) Provinsi Jawa Barat untuk mendorong pelaksanaan pasar murah,” kata politisi Partai Demokrat asal Dapil Jabar II Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini.

Dede Yusuf mengatakan, gerakan pangan murah ini dilaksanakan di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Salah satu contohnya di Desa Wangisagara ini. Antusias penduduk sangat besar karena mereka mendapatkan diskon Rp2000/kg dari Provinsi Jawa Barat dan ditambah lagi kami memberikan voucher Rp10.000. Kami sudah bagikan ribuan voucher saat ini. Habis langsung,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat ini mengatakan dengan pemberian diskon dan voucher itu bisa mendorong ibu-ibu rumah tangga untuk berbelanja dengan harga yang lebih murah.

“Gerakan pangan murah ini dilaksanakan hampir sebulan sekali. Bulan depan kita bikin lagi, karena sebentar lagi kita menjelang Hari Raya Iduladha. Biasanya harga-harga merangkak naik. Menjelang Hari Raya Iduladha, harga sudah pasti lebih tinggi lagi. Kegiatan gerakan pangan ini kita akan lakukan di kecamatan lain,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Saeful Bachri, menuturkan hal senada. Ia berharap gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar.

“Diharapkan dengan adanya gerakan pasar murah ini dapat meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar,” ujar Saeful.

Dalam pasar murah tersebut, disediakan beragam kebutuhan pokok. “Di sini disediakan beragam macam kebutuhan pokok, seperti beras, minyak, telur, daging, sayuran, hingga buah-buahan,” pungkasnya.**

Yans

Wamendagri Bima Arya Ajak HIPMI Kolaborasi dengan Pemda Gerakkan Ekonomi Kreatif

Bandung, Jabar – YUTELNEWS.com// Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) berkolaborasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk menggerakkan ekonomi kreatif. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) V Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Barat di Gedung Daan Mogot Pusdikif, Kota Bandung.pada Sabtu (09/05/2026).

Dalam kapasitasnya sebagai Wamendagri, Bima bertugas mendampingi kepala daerah agar mampu membangun kemandirian fiskal guna mendukung program-program prioritas nasional. Menurutnya, daerah perlu didorong untuk mencari sumber pembiayaan alternatif, seperti crowd financing, alternative financing, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), hingga optimalisasi aset daerah.

Bima menegaskan, HIPMI memiliki ruang besar untuk mendampingi kepala daerah melalui perspektif yang lebih kolaboratif dan inovatif. Menurutnya, HIPMI dapat menjadi penghubung antara kepala daerah, pelaku usaha, dan komunitas.

“Saya banyak tahu dengan teman-teman [HIPMI] yang masuk di wilayah ekonomi kreatif, kuliner, dan lain-lain. Karena kepala daerah itu enggak ngerti. Jadi saya sampaikan ini, teman-teman bisa bantu kepala daerah-kepala daerah supaya lebih kreatif dan inovatif,” katanya.

Bima melanjutkan, tantangan kepala daerah saat ini dapat dilihat dari keberhasilan menjalankan program strategis nasional di daerah. Kepala daerah, kata dia, harus mampu mengawal Asta Cita secara detail, mulai dari kedaulatan pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel).

Ia menilai, momentum saat ini menjadi kesempatan bagi generasi muda dan para pelaku usaha untuk berkontribusi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Indonesia, lanjutnya, dapat menjadi negara maju apabila mampu memanfaatkan bonus demografi dengan baik serta membangun kemandirian nasional.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kesinambungan visi nasional lintas kepemimpinan. Menurutnya, pergantian pemimpin seharusnya tidak mengubah arah pembangunan nasional. Hal tersebut tercermin di sejumlah negara seperti Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Vietnam yang tetap mampu menjaga stabilitas ekonomi meski mengalami pergantian pemimpin.

“Enggak ada pemerintahan yang bisa sendirian, semuanya kolaborasi. Walaupun hari ini kolaborasi enggak cukup, sekarang adalah eranya co-creation. Kolaborasi itu mengakomodasi saja, tapi co-creation itu duduk sama-sama, ujian sama-sama, merencanakan sama-sama,” ungkapnya.

Bima juga mencontohkan praktik baik Pemerintah Kota Jambi yang dinilai mampu meningkatkan keuangan daerah melalui optimalisasi program prioritas nasional. Menurutnya, hal tersebut berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka pengangguran terbuka.

“Bagus angkanya, kemarin saya sampaikan ini di Bappenas, agak senang, karena ternyata ini bukti, bahwa kepala daerah ini enggak hanya mengeluh, tapi memilih berpeluh. Maka akan terbuka kesempatan,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus HIPMI Jawa Barat di antaranya Agung Rachmat, Zulfikar Priyatna, serta kader HIPMI se-Jawa Barat.

Puspen Kemendagri

Yans.

KDS Dan Serikat Buruh Konsisten Galakan Gerakan Tanam 12 Ribu Pohon, Mentri LH Berikan Apresiasi.

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS atas konsistensinya dalam menggalakan gerakan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri LH saat menghadiri Peringatan Puncak Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026 di halaman Kantor BP3KSDMT Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, pada Minggu (10/05/2026).

Dalam kesempatan itu, Menteri LH bersama KDS turut melakukan penanaman pohon secara simbolis.

Di hadapan Menteri LH, KDS melaporkan bahwa dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional tingkat Kabupaten Bandung, sebanyak 90 ribu buruh yang tergabung dalam serikat pekerja turut berpartisipasi mengumpulkan 12 ribu bibit pohon.

“Bibit pohon tersebut ditanam oleh para buruh di halaman rumah, kawasan hutan, hingga lahan-lahan kosong. Ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara buruh dan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menjaga dan menghijaukan lingkungan di Kabupaten Bandung,” ujar KDS.

Sementara itu, Menteri LH yang baru dilantik pada 27 April 2026 tersebut melakukan kunjungan strategis ke wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, Jawa Barat, untuk mengevaluasi sekaligus menyusun strategi percepatan penanganan sampah.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam melakukan audit lingkungan serta pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Saya mendapatkan tugas dan amanah dari Bapak Presiden untuk menangani persoalan sampah di tanah air dalam waktu dua tahun,” ujarnya.

Ia juga menegaskan akan bergerak bersama seluruh elemen daerah untuk membenahi sistem penanganan sampah di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

Yans.

Tim Masda Jabar Dalam Rapat DPRD Kabupaten Garut, Berikan Pemahaman Terkait Adanya Tuduhan dan Menyudutkan Tentang Pelaksanaan Kirab Mahkota Binokasih.

Garut, Jabar – YUTELNEWS.com//
Tim Majelis Adat Sunda Jabar ( MASDA Jabar ) yang Mendapat Undangan Mendadak malam hari Tgl 07 Mei 2026 jam 22.00 dari komisi IV DPRD Garut Untuk bisa ikut Menghadiri Rapat Besok nya hari Jumat tgl 08 Mei 2026 jam 13.00 WIB Sehubungan adanya Pertanyaan yang agak Menyudutkan dari Kelompok Masyarakat Yang tergabung dalam Pemuda Akhir Zaman Tentang Kirab Mahkota Binokasih,
MASDA Jabar alhamdulilah bisa Hadir di wakili Tim RANCAGE MASDAJabar koord Kab Garut : Kang Oos Supyadin SE MM , Yang dikenal juga sebagai aktifis Pemerhati Kesejarahan & Budaya terutama di Garut Selatan

Hadir pada acara audiensi di Gedung DPRD Kabupaten Garut tsb al : Pimpinan dan anggota Komisi IV, perwakilan MUI Garut, tokoh pondok pesantren, perwakilan Disparbud Garut, dewan kebudayaan, dewan kesenian, dewan adat, ormas islam dan Organisasi Pemuda Akhir Jaman selaku Pemohon.

Ada dua hal yang dipertanyakan oleh kelompok Organisasi Pemuda Ahir jaman yakni :

1. Tata Cara Penghormatan Gubernur Jabar KDM kepada Kareta Kencana yang berisi Mahkota Binokasih, yang mengangkat tangan didada sambil duduk dan berdiri dipandang berlebihan sehingga dikhawatir timbul tuduhan menabrak ajaran Agama Islam
2. Penampilan arak-arakan patung , yang berbentuk Kepala Buta raksasa atau seperti Jurig yang menyeramkan identik dengan Berhala dipandang tidak mencerminkan budaya Sunda malah kesannya seperti budaya Bali.

Menyikapi dua pertanyaan diatas MASDA JABAR ketika diberikan kesempatan berbicara menyampaikan beberapa poin antara lain memberi Penjelasan Sbb :

1. Bahwa kerajaan Pakuan Pajajaran atau kerajaan Sunda pernah ada itu adalah fakta sejarah yang harus diketahui sebagai wawasan dan pengetahuan umum masyarakat Sunda. Dan salah bukti sejarah tersebut adalah masih tersimpan dan terawatnya Mahkota Binokasih di Museum Sumedang Larang, sebagai Mahkota yang pernah dipakai Raja-Raja Sunda Galuh, bahkan historis perjalanan penyelamatan Mahkota tersebut erat kaitannya dengan Garut, Karena di Garut saat itu sekitar Pertengahan abad ke XVI Berdiri Kerajaan Timbang Anten dg ratunya Ratu Inten Dewata ( yang konon Keturunan langsung istri Sribaduga Maharaja ). Sbg Penyangga kedua setelah Sumedang larang. Bahkan dekrit Amanat terakhir ketika Sumedang larang runtuh diberikan Kpd Kerajaan Timbang Anten yang ada dijaki Gunung Guntur Garut, agar bisa menyelamatkan Marwah Pajajaran & Keturunanya dari Keruntuhan. Akhirnya Timbang Antenpun dalam keadaan Darurat mengeluarkan Piagam Tembaga yang disampaikan Panglima Wangsa Dikarya Kepada Eyang Singaparana utk Mengambil Tindakan Penyelamat Kerajaan Sunda Pajajaran. karena itulah alasan di Garut diselenggarakan Kirab Napak Tilas Pajajaran, karena dalam perencanaan awal Garut tidak kesebut sbg tempat tujuan Karnaval.
2. Bahwa Gubernur KDM melakukan penghormatan yang menurut sebagian pihak dipandang berlebih, justru menurut kami masyarakat adat Sunda bahkan Jawa sekalipun, Tata cara tersebut yakni menyilangkan kedua Tangan didada dg cara berdiri & membungkuk serta kadang-kadang Dalam posisi Duduk, masih dianggap wajar sebagai salah satu bentuk penghormatan tertentu , seperti halnya militer menghormat Simbol Bendera Duaja Masing-masing Batalion atau bendera Kebangsaan Negara dengan cara Penghormatan angkat tangan di atas Kepala atau dahi . Orang jepang Menghormat dengan cara Membungkukan Badan , dan Orang Sunda termasuk KDM dg cara Duduk atau berdiri dengan menyilangkan tangan didada sbg wujud nyuhun buhun alias menghormati kepada Simbol peninggalan leluhur dalam bentuk apapun, apalagi dlm bentuk MAHKOTA BINOKASIH yang merupakan sesuatu yang sangat dihormati dan dihargai oleh seluruh masyarakat Sunda karena merupakan legitimasi Kekuasaan raja Sunda Galuh Pajajaran pada Masa nya. Oleh karena itu sebagai pribadi muslim kita harus selalu ditanamkan akhlaqul kharimah dan berpikir positif alias husnudzon bukan Suudzon karena hal inipun bukan merupakan sesuatu tindakan penghormatan yang berlebihan apalagi bukan merupakan salah satu syariat tata cara Ibadah umat Islam yang diwajibkan dalam agama. Ataukah tata cara menyilangkan Kedua Tangan sambil duduk tsb Merupakan sesuatu Tata Cara yang berlebihan yang diharamkan Agama Islam ? Mohon hal tsb disampaikan dalil hadist dan ayatnya jika ada sehingga masyarakat Sunda bisa faham akan hal tsb.
3. Bahwa terkait arak-arakan patung yang dianggap Sbg BERHALA atau jurig ( Syetan) dalam pandangan kami Hal itu semata2 Sbg Karya Seni yang diakui sebagai kearifan lokal di daerahnya Masing2 , seperti Patung ONDEL2 di Betawi , Sisingaan di Subang , Patung Buraq & Maung di Cirebon, bahkan WAYANG GOLEK di Seluruh Tanah Sunda berbentuk patung kayu dll .sehingga semua itu menjadi bagian kejayaan budaya di daerahnya masing2.
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Seni itu universal, mari kita pahami bahwa Seni budaya dlm bentuk Patung tersebut semata2 wujud Kreativitas dalam kemampuan Berkarya seni, jangan diseret dalam kontek pehaman yang sempit apalagi tuduhan yang menyesatkan. sebagai BERHALA.

Lebih jauh disampaikan oleh Abah Anton Charliyan selaku Ketua Umum Masda Jabar yang pernah menjabat sebagai Kapolwil Priangan di Wilayah Garut tentang Pemahaman Patung sbg Berhala yang ditanyakan masyarakat Garut : di wilayah Garut ini memang Banyak golongan Agamis yang agak Extrim dan radikal, ketika berdinas di Jawa Barat , dua kali Saya mengalami dan menangani , Ada kelompok Tertentu yang mendeklarasikan diri Sebagai negara Islam Indonesia ( NII) Di Wil Garut, Bahkan ada kelompok tertentu sampai hari ini , yang tinggal di beberapa desa di wilayah Garut terutama Garut Selatan . Mengharamkan untuk Menghormat Bendera Merah Putih karena penghormatan thd lambang atau benda dianggap Sebagai Berhala , jadi wajar jika Pertanyaan tsb muncul di wilayah Garut.

“Menurut kami apapun akan jadi Berhala ketika Benda tsb Disembah dan dianggap Sbg Tuhan.atau Dipuja Gusti dalam bahasa Sundanya, namun Ketika hanya dipajang, dihormati dan dirawat atau di mumule sbg sebuah Karya Seni , hal tsb sebenarnya tidak perlu terlalu dipermasalahkan, seperti hal nya Patung Patung Para Pahlawan , atau Patung Maung Lodaya dan Maung Siliwangi di TNI dan Polri yg ada di setiap kantor di Wilayah Jawa barat. Apakah itu semua Berhala ?

ketika Patung tsb tidak dijadikan sesembahan , saya kira tidak perlu di cap sbg Berhala. Sekalipun diarak dalam sebuah Karnaval. Namun jika Kelompok tertentu punya keyakinan lain menurut syariat agamanya memang agak sulit menterjemahkanya , Tetapi apapun juga masalahnya
Bahwa pelajaran berharga dari permasalahan ini, pada kesempatan yang baik ini, mengingatkan kepada semua pihak , mungkin seyogianya
Baik pemerintah maupun masyarakat sebai pelaku kegiatan budaya dan adat agar dalam setiap kegiatannya untuk terlebih dahulu membuat NARASI atas apa yang akan ditampilkan dalam kegiatan adat atau budaya tersebut. khawatir adanya perbedaan pandangan dari pihak tertentu , seperti misalnya akan ada Hajat Gunung , Hajat bumi Ruwat Jagat dll, jika dilakukan di masyarakat umum. bahkan dalam agama muslim saja Peringatan Maulid, Rajaban dan Tahlilan ketika ada orang meninggal di permasalahkan oleh kelompok muslim tertentu .
namun yang lebih penting dari semua itu bahwa dengan adanya narasi akan menjadi Sarana Sosialisasi & transformasi budaya, sehingga pemahaman dan peningkatan wawasan serta pengetahuan akan Adat & budaya semakin meningkat dan lebih baik.

Kondisi kurangnya Sosialisasi inilah yang menurut pandangan kami semua , menjadikan sebagian masyarakat tertentu menjadi penyebab jauhnya rasa memiliki alias sense of belonging atas budaya, adat dan tradisinya sebagai warisan para leluhurnya.
Hal lain yang lebih utama dlm kehidupan bermasyarakat ini kita harus Tetap saling menghargai Perbedaan satu sama lain , baik dalam kegiatan agama maupun kegiatan Adat Budaya. Jangan sampai main hakim sendiri atau menyebar Fitnah & Hoak , lebih baik ditanyakan ditabayunkan kepada yang berhak sebagaimana yg telah di lakukan di Kab Garut ini sehingga tidak terjadi salah faham satu sama lainya , sebagai mana Nasihat warisan leluhur kita , Hayu urang silih hormati , silih bagi Pangarti, silih angkat darajat, silih simbeuhan kabisa , silih asih ,silih asah Jeung silih asuh . itulah sesungguhnya nilai adat tradisi budaya Kasundaan, yang mengedepan Rasa Welas asih Rahman dan rahim , warisan para leluhur kita dimanapun kita berada, sesungguhnya bila kita renungkan lebih jauh tidak ada perbedaan antara agama dan budaya semuanya berlandaskan pada prinsip yang sama dimulai dari rasa Asih Asuh Rahman dan rahim .
Demikian Penjelasan yang disampaikan Tim MASDA Jabar dalam rapat di ruang DPRD komisi IV Garut , mudah2 an masyarakat Bisa Memahami apa yang menjadi Pertanyaan diatas tadi .

Yans.

Zulkifli Hasan Tegaskan PAN Partai Rahmatan Lil Alamin dan Penjaga NKRI, KDM Ajak Bangun Jawa Barat dengan Kebersamaan

Bandung – YUTELNEWS.com// Ketua Umum H Zulkifli Hasan SE.M.M menegaskan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan partai yang menjunjung tinggi nilai Rahmatan Lil Alamin, menjaga persatuan bangsa, serta tetap berkomitmen mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penegasan tersebut disampaikan ketua umum H Zulkifli Hasan saat menghadiri kegiatan Pemilihan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Jawa Barat yang digelar di Hotel Sutan Raja soreang , Kabupaten Bandung.pada Minggu (10/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus DPW dan DPD PAN dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat, kader partai, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Suasana acara berlangsung penuh semangat kebersamaan dan konsolidasi organisasi menjelang berbagai agenda politik ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua umum H Zulkifli Hasan menekankan pentingnya menjaga politik yang sejuk, damai, dan mengedepankan kepentingan rakyat. Menurutnya, PAN hadir sebagai partai terbuka yang membawa nilai-nilai Islam moderat dan semangat kebangsaan.

“PAN adalah partai Rahmatan Lil Alamin. Kita menjaga persatuan, menjaga kebhinekaan, menjaga NKRI, dan terus hadir untuk membantu rakyat,” ujar Zulkifli Hasan di hadapan para kader PAN Jawa Barat.

Ia juga mengingatkan seluruh kader PAN agar terus menjaga kekompakan dan memperkuat kerja nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kekuatan partai akan tumbuh apabila kader mampu hadir memberikan solusi bagi kebutuhan rakyat.

Selain Ketua Umum PAN, acara tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi yang turut memberikan sambutan di hadapan peserta Rakerwil. Dalam sambutannya, Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik, untuk bersama-sama membangun Jawa Barat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

KDM menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk organisasi politik dan masyarakat.

“Jawa Barat harus dibangun dengan kebersamaan, dengan hati yang bersih, dan dengan semangat melayani masyarakat,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga budaya, persatuan, dan kondusivitas daerah demi menciptakan Jawa Barat yang maju dan harmonis.

Rakerwil PAN Jawa Barat tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga forum penyusunan program kerja dan penguatan kaderisasi partai di tingkat daerah. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, PAN Jawa Barat diharapkan semakin solid, mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta terus menjadi bagian dari pembangunan daerah dan nasional dengan tetap menjunjung tinggi nilai religius, nasionalis, dan semangat persatuan NKRI” pungkasnya.

Yans.

KDS Lepas 445 Calon Jemaah Haji Kabupaten Bandung

BANDUNG – YUTELNEWS.com/_ Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) melepas sebanyak 445 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Kloter 24 KJT (Kertajati). Pelepasan dilaksanakan di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/5/2026) siang.

Sebanyak 445 calon jemaah haji tersebut diberangkatkan pada musim haji tahun 2026 melalui kloter yang ditangani Kementerian Agama.

Pada kesempatan itu, KDS memberikan bantuan uang “kadedeuh” kepada seluruh calon jemaah haji yang secara simbolis diterima para pimpinan rombongan.

KDS juga memberikan arahan kepada para jemaah agar tidak khawatir selama berada di Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Bandung, kata dia, akan terus memantau kondisi para jemaah, mulai dari kesehatan, pelayanan medis, hingga ketersediaan makanan.

“Insyaallah Pemkab Bandung akan terus memantau kondisi jemaah selama berada di Tanah Suci, termasuk pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” ujar KDS.

KDS mengungkapkan, dari total 445 calon jemaah haji, jemaah termuda berusia 14 tahun. Sementara mayoritas jemaah berusia 64 tahun ke atas dan didominasi perempuan. Jumlah jemaah lansia tercatat sekitar 80 orang.

“Karena mayoritas lansia dan perempuan, kloter ini bisa disebut kloter lansia dan perempuan,” katanya.

KDS berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji, khususnya saat menjalani puncak ibadah di Arafah. Ia juga meminta doa agar masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bandung selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan kondisi daerah yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menyampaikan keprihatinannya terkait kuota haji Kabupaten Bandung tahun 2026 yang hanya mencapai 547 orang. Jumlah itu menurun dibanding tahun 2025 yang mencapai sekitar 2.500 orang.
“Mudah-mudahan tahun depan saya akan perjuangkan agar kuota haji Kabupaten Bandung kembali mendapatkan tambahan,” ujar KDS.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, KH Sofyan Yahya, anggota DPRD Kabupaten Bandung, Forkopimda, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung.***

Yans.

Apresiasi Keseriusan KDS Tangani Darurat Sampah, Menteri LH Dorong Percepatan Realisasi TPST Oxbow Cicukang Menjadi PSEL

Bandung – YUTELNEWS.com// Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mendorong segera terealisasinya pengembangan PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang.

Hal itu disampaikan Menteri LH saat meninjau TPST Oxbow Cicukang, di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, pada Minggu 10 Mei 2026.

Menurut menteri, TPST Cicukang dipersiapkan untuk mengolah sampah menjadi energi dengan kapasitas pasokan sampah 1.000 ton per hari.

“Jadi, kita akan bawa ini ke rapat kordinasi terbatas (rakortas). Apabila kemudian nanti sudah diputuskan, maka lelang TPST waste to energy akan dipercepat,” jelas Jumhur Hidayat.

Namun selagi menunggu terealisasinya TPST Cicukang untuk menjadi PSEL, menurutnya masih ada beberapa fasilitas yang ada seperti incenerator dan bisa didayagunakan dalam penanggulangan sampah khususnya di Kabuapten Bandung.

“Jadi, kita upayakan bisa dipercepat agar masalah sampah ini tidak sampai berlarut-larut,” tandas Jumhur.

Ditanya berapa waktu yang dibutuhkan untuk realisasi pembangunan PSEL itu, Jumhur menjawab antara satu sampai dua tahun, mulai dari proses lelang sampai penunjukan pemenang.

“Ya, harusnya setahun itu sudah jadi. Bisa dipercepat karena ini sudah perintah langsung dari Pak Presiden. Pokoknya sambil proses pembangunan berjalan ini manfaatkan dulu fasilitas yang ada,” kata dia.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menambahkan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berkomitmen permasalahan sampah menjadi salah satu prioritas pihaknya.

“Kami bersama-sama berkomitmen menyelesaikan sampah di Bandung Raya mulai dari hulu ke hilir. Jangan hanya mengandalkan hilir. Alhamdulillah, Pak Bupati Bandung juga sangat consern dan kita akan gaspol dengan melibatkan semua komponen,” ungkap Herman.

Bupat Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri LH dan Sekda Jabar di TPST Cicukang yang menunjukkan keseriusan dalam penaggulangan sampah di Bandung Raya, khususnya di Kabupaten Bandung.

Dengan rencana pembangunan PSEL ini, kata KDS, ke depan TPST Cicukang akan lebih representatif dalam penanggulangan sampah di Kabupaten Bandung.

“Kabupaten Bandung sendiri memang saat ini sedang darurat sampah karena ada keterbatasan kuota sampah hanya 280 ton per hari ke TPA Sarimukti, sementara produksi sampah Kabupaten Bandung sendiri mencapai 1.800 ton perhari,” kata Bupati KDS.

Akibat darurat sampah ini, KDS mengakui pemerintah daerah kerap menjadi sasaran keluhan warga. Namun ia berharap timbulnya kesadaran warga bahwa urusan sampah urusan kita semua dan bukan pemerintah saja.

“Mari kita mulai apik menangangi sampah dari rumah dulu atau hulunya, untuk dipilah dipilih terlebih dahulu, karena nanti kita juga ada beberapa inovasi seperti bank sampah yang ditempatkn di tiap-tiap desa dan bekerjasama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),” seru KDS.(*)

Yans.

Rian Herdiansyah Pimpinan WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya, Peduli Rumah Ibadah Salurkan Bantuan Material ke Mushola Al-Hidayah

BOGOR – YUTELNEWS.com// // Aksi nyata kepedulian terhadap kenyamanan beribadah ditunjukkan oleh jajaran pimpinan WN 88 Sub Unit 02 Mitra TNI-Polri Bogor Raya. Pada Jumat (08/05/2026), Rian Herdiansyah selaku pimpinan secara langsung menyalurkan bantuan material untuk renovasi Mushola Al-Hidayah yang berlokasi di RT 01/03, Kampung Cijeruk, Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.

Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh perwakilan warga, Ibu Illah, di area samping mushola dengan suasana penuh kekeluargaan.

Detail Bantuan yang Disalurkan Bantuan yang diberikan difokuskan pada kebutuhan perbaikan fisik dan estetika bangunan agar jamaah dapat beribadah dengan lebih khusyuk. Adapun rincian material yang diserahkan meliputi:

Cat Tembok
Karpet Talang (Bonet)
Bak Cat dan Kuas
Serta perlengkapan pendukung renovasi lainnya.

Komitmen Sosial WN 88
Dalam keterangannya, Rian Herdiansyah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi sosial WN 88 dalam membantu masyarakat, khususnya terkait fasilitas umum dan rumah ibadah.

“Rumah ibadah seperti mushola atau masjid yang kondisinya sudah kurang bersih atau mengalami kerusakan harus segera mendapat perhatian untuk diperbaiki. Tujuan utama kami adalah agar tempat suci ini terasa nyaman saat digunakan oleh warga untuk beribadah,” ujar Rian di lokasi.

Ia juga berharap agar pihaknya terus diberikan kemudahan dan rezeki untuk dapat konsisten melakukan aksi serupa di wilayah lain, terutama di pelosok Kabupaten Bogor.

Apresiasi dari Warga
Di sisi lain, Ibu Illah selaku perwakilan warga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan bantuan yang diberikan oleh Rian Herdiansyah beserta jajaran WN 88.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Rian. Semoga apa yang telah diberikan untuk Mushola Al-Hidayah ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat besar bagi seluruh warga di sini,” ungkap Ibu Illah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk turut serta dalam menjaga dan merawat fasilitas rumah ibadah demi kepentingan bersama.

Yans.

Lapas Batam Gelar Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

YUTELNEWS.com /Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam melaksanakan kegiatan Apel Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bebas dari peredaran handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.

Kegiatan apel diikuti oleh seluruh jajaran petugas Lapas Batam serta turut dihadiri unsur Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan para mitra pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam sebagai bentuk sinergitas dalam mendukung pemberantasan berbagai pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta mengikuti pembacaan ikrar bersama dengan penuh khidmat sebagai simbol keseriusan dan komitmen dalam menjaga integritas serta menciptakan pemasyarakatan yang bersih dan profesional.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen bersama seluruh pihak dalam menjaga marwah pemasyarakatan

“Melalui apel ikrar ini, kami menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan Lapas Batam yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan. Dukungan dari TNI, Polri, serta seluruh mitra pembinaan menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Yosafat Rizanto.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antarinstansi dan stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan agar berjalan optimal, transparan, dan berintegritas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran dan mitra terkait dapat terus memperkuat komitmen serta kolaborasi dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran. /*

Lapas Kelas IIA Warungkiara Gelar Razia dan Tes Urine, Tegaskan Komitmen Bebas Halinar

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Aparat penegak hukum bersama jajaran pemasyarakatan mengikuti kegiatan Apel Ikrar dan razia gabungan di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas Halinar, yakni handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengatakan apel ikrar dilaksanakan serentak secara nasional sebagai bentuk penguatan integritas jajaran pemasyarakatan.

“Pada hari ini, tepatnya tanggal 8 Mei 2026, kami seluruh warga pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melaksanakan Apel Ikrar seluruh Indonesia terkait Halinar, yaitu bebas pungli, handphone, dan narkoba,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihak lapas bersama unsur Forkopimcam Kecamatan Warungkiara serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sukabumi melakukan razia di sejumlah blok hunian warga binaan. Razia dilakukan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.

Panji menegaskan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melarang keras adanya penyelundupan handphone, peredaran narkoba, pungutan liar, maupun praktik penipuan di dalam lembaga pemasyarakatan.

“Ini diharapkan baik petugas maupun warga binaan dapat saling bersinergi, khususnya bersama aparat penegak hukum, untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam blok hunian, di antaranya sendok stainless, alat cukur jenggot, cangkir stainless, botol, dan kartu.

Selain razia, kegiatan juga dilanjutkan dengan tes urine yang melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten terhadap petugas maupun warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

“Hasilnya Alhamdulillah dinyatakan negatif semua,” pungkas Panji.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Warga Pasir Jengjing Akhirnya Nikmati Jalan Mulus! Dana Desa 2026 Digunakan Bangun Akses Vital di Babakan Panjang

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat gotong royong dan pembangunan desa kembali terlihat di Kampung Pasir Jengjing RT 01/RW 09, Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Desa Babakan Panjang mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan melalui program Dana Desa Tahun 2026.jum`at ( 8/5/2026 )

Pembangunan jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat itu disambut antusias warga. Akses yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini mulai diperbaiki demi menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama untuk akses pertanian dan mobilitas warga.

Kepala Desa Babakan Panjang, Sepuloh, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.

“Alhamdulillah, Dana Desa Tahun 2026 bisa kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan ini sangat penting untuk menunjang aktivitas warga dan perekonomian masyarakat Kampung Pasir Jengjing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Pasir Jengjing, Dae Robi, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan dan sering dikeluhkan warga.

“Warga sangat senang karena jalan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan. Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar dan nyaman,” katanya.

Di lokasi kegiatan tampak warga ikut membantu proses pekerjaan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan desa. Suasana gotong royong pun terlihat kental di tengah proses pengerjaan jalan tersebut.

Program pembangunan infrastruktur berbasis Dana Desa ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di wilayah Kecamatan Nagrak.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

ARMADAK Akan Gelar Aksi di Kejatisu Desak Usut Korupsi Proyek SMK Situ Jehe Pakpak

Medan//yutelnews.com
aliansi rakyat muda anti korupsi (armadak) menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan (kejatisu) sebagai bentuk tekanan publik atas dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek rehabilitasi di kecamatan sibande, .
langkah ini merupakan respons atas lambannya penanganan laporan yang sebelumnya telah disampaikan armadak melalui pelayanan terpadu satu pintu (ptsp). Hingga saat ini, belum terlihat adanya perkembangan signifikan yang disampaikan secara terbuka kepada publik.

Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dengan nilai miliaran rupiah tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis serta rencana anggaran biaya (rab),temuan ini diperkuat oleh hasil observasi lapangan yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian material dan kualitas pekerjaan.
Beberapa indikasi yang menjadi sorotan antara lain penggunaan bahan bangunan seperti spandek dan plafon yang tidak memenuhi standar, serta hasil pengerjaan yang dinilai tidak mencerminkan kualitas proyek dengan nilai anggaran besar.

Secara teknis, hal ini mengindikasikan adanya deviasi antara perencanaan dan realisasi pekerjaan.

Dalam perspektif tata kelola publik, kondisi tersebut mencerminkan potensi terjadinya moral hazard dalam pelaksanaan proyek, di mana lemahnya pengawasan membuka ruang bagi penyimpangan anggaran,Jika dibiarkan, praktik semacam ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak kualitas pembangunan sektor pendidikan.

Ketua armadak dalam keterangannya menegaskan bahwa setiap penggunaan anggaran negara harus dapat dipertanggung jawabkan secara hukum dan moral.
“Setiap rupiah dari apbn adalah amanah rakyat.

Dugaan penyimpangan dalam proyek pendidikan merupakan pelanggaran serius, karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Ini harus diusut tuntas tanpa kompromi,” tegasnya.

Armadak juga menyoroti perlunya audit menyeluruh, baik secara administratif maupun fisik, guna memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana korupsi, pelanggaran prosedur, atau penyalahgunaan wewenang dalam proyek tersebut.

Dalam aksi yang akan digelar, armadak menyampaikan sejumlah tuntutan kepada :
Memanggil dan memeriksa Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Situ Jehe
Membuka penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi.

memeriksa pejabat pembuat komitmen (ppk), pengawas, dan pihak terkait lainnya

Menyampaikan hasil pemeriksaan secara transparan kepada publik
lebih jauh, armadak menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi, guna menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Fenomena dugaan penyimpangan proyek ini juga dipandang sebagai refleksi persoalan struktural dalam pengelolaan anggaran publik di daerah yang masih rentan terhadap praktik tidak akuntabel,
armadak menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pengawasan penggunaan anggaran negara.

Aksi yang akan digelar ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan, khususnya dalam sektor pendidikan.

(Red.rizal hsb)

Polemik Dana Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Ketua PN Sumedang Dilaporkan ke KPK.

JAKARTA — YUTELNEWS.com// Dugaan penyalahgunaan wewenang dalam pencairan dana konsinyasi proyek Tol Cisumdawu senilai Rp190 miliar dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (07/05/2026).

Laporan tersebut diajukan oleh ahli waris lahan proyek Tol Cisumdawu, Ronny Riswara dan M Rizky Firmansyah. Mereka melaporkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sumedang Hera Polosia Destiny beserta sejumlah pejabat pengadilan lainnya terkait proses pencairan dana yang dinilai tetap dilakukan di tengah proses hukum yang belum sepenuhnya selesai.

Ronny Riswara menyebut pencairan uang konsinyasi tersebut menimbulkan tanda tanya karena dilakukan saat sengketa lahan masih bergulir di Mahkamah Agung.

“Kami menduga ada penyalahgunaan wewenang dalam proses pencairan dana konsinyasi ini. Karena pada saat pencairan dilakukan, proses hukum masih berjalan,” ujar Ronny usai menyampaikan laporan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan, pihak ahli waris sebelumnya memenangkan perkara kasasi Nomor 2260 Tahun 2023 yang telah berkekuatan hukum tetap. Putusan itu kemudian ditindaklanjuti PN Sumedang dengan menerbitkan sembilan penetapan dan sembilan cek pencairan dana konsinyasi.

Namun, menurut Ronny, proses tersebut menjadi polemik setelah muncul perkara dugaan korupsi pengadaan lahan proyek Tol Cisumdawu yang menjerat Direktur PT Priwista Raya, Haji Dadan Setiadi Megantara.

Dalam perkara tersebut, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung telah menjatuhkan vonis 4 tahun 8 bulan penjara terhadap Haji Dadan. Vonis juga dijatuhkan kepada Kepala Desa Cilayung, Uyun, serta dua pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Perkara tipikor itu sudah berkekuatan hukum tetap. Karena itu kami mempertanyakan mengapa pencairan tetap dilakukan,” katanya.

Sementara itu, Rizky Firmansyah menilai terdapat kejanggalan administrasi dalam penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) milik PT Priwista Raya.

Menurut dia, fakta persidangan Tipikor Bandung mengungkap bahwa Uyun sudah tidak lagi menjabat sebagai kepala desa ketika menandatangani dokumen warkah tanah yang menjadi dasar penerbitan hak atas tanah tersebut.

“Di persidangan terungkap bahwa yang bersangkutan sudah tidak menjabat kepala desa saat membuat warkah. Artinya kapasitas hukumnya dipertanyakan,” ujar Rizky.

Ia juga menyoroti dokumen sporadik yang mencantumkan riwayat tanah Desa Cilayung pada tahun 1980, padahal desa tersebut disebut baru terbentuk pada 1984.

Selain itu, Rizky mengungkapkan Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat pada 2023 pernah melakukan penyelidikan terkait dugaan kerawanan proyek Tol Cisumdawu. Dalam hasil penyelidikan itu, kata dia, PT Priwista Raya disebut masuk dalam kategori kelompok mafia tanah.

“Hasil penyelidikan menyebut ada dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang saling berkaitan, mulai dari desa, BPN hingga oknum peradilan,” ungkapnya.

Rizky menegaskan pihaknya juga masih mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kedua ke Mahkamah Agung pada 31 Desember 2025. Namun, dana konsinyasi tetap dicairkan pada 10 Maret 2026.

“Artinya saat pencairan dilakukan masih ada proses hukum yang berjalan,” katanya.

Ia mempertanyakan dasar hukum pencairan dana tersebut, terlebih sembilan penetapan dan sembilan cek yang sebelumnya diterbitkan PN Sumedang disebut tidak pernah dibatalkan.

Menanggapi laporan tersebut, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan setiap laporan masyarakat yang diterima lembaganya akan ditelaah dan diverifikasi lebih lanjut.

“Setiap laporan pengaduan masyarakat yang diterima KPK akan ditelaah, diverifikasi, dan dianalisis. Namun karena laporan pengaduan bersifat tertutup, kami tidak bisa menyampaikan detail materi maupun pihak pelapor,” ujar Budi.

Ia menambahkan, KPK tetap akan memberikan informasi perkembangan penanganan laporan kepada pelapor sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas lembaga.**

Devi Alex

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.